Informasi Sk Tunjangan Guru - PowerPoint

Description

Informasi Sk Tunjangan Guru document sample

Shared by: try14207
-
Stats
views:
376
posted:
4/11/2011
language:
Indonesian
pages:
66
Document Sample
scope of work template
							SERTIFIKASI DOSEN
   TAHUN 2008


  TIM SERTIFIKASI DOSEN
       DITJEN DIKTI

         tim sertif ikasi dosen nasional
              Syarat Peserta
Syarat Perserta menurut Permendiknas No 42/2007 Pasal
    1 ayat 2 dan Surat Edaran Dirjen Dikti:
1.  memiliki kualifikasi akademik sekurang-kurangnya
    program magister (S2)/setara,
2.  memiliki pengalaman kerja sebagai pendidik pada
    perguruan tinggi sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun,
    dan memiliki jabatan akademik sekurang-kurangnya
    Asisten Ahli,
3.  mempunyai beban akademik sekurang-kurangnya 12
    sks per semester dalam dua tahun terakhir di
    perguruan tinggi di mana ia bekerja sebagai dosen
    tetap, dan
4.  tidak sedang menjalani hukuman adminstratif.
                      tim sertif ikasi dosen nasional
     Yang Tidak Diperbolehkan:
1.   dosen tetap yayasan yang juga berstatus
     sebagai guru tetap yayasan;
2.   dosen tetap yayasan yang status
     kepegawaiannya pegawai PNS atau
     pegawai;
3.   dosen tetap yayasan yang berumur lebih
     dari 65 tahun Nol bulan


                  tim sertif ikasi dosen nasional
     Kriteria Urutan Peserta Menurut
         Surat Edaran Dirjen Dikti
1.   Jabatan Akademik
2.   Jenjang Pendidikan
3.   Daftar Urut Kepangkatan (DUK)

Urutan ini disusun berdasar urutan prioritas
   di tingkat perguruan tinggi

                  tim sertif ikasi dosen nasional
        CONTOH Penerapan (1)
   dosen dengan jabatan akademik Lektor Kepala
    dapat prioritas pertama
   jika kuota kurang dari jumlah dosen Lektor
    Kepala, dilanjutkan dengan Lektor Kepala
    berpendidikan DOKTOR dapat prioritas pertama
   jika jumlah dosen Lektor Kepala berpendidikan
    DOKTOR lebih banyak dari kuota, dosen
    berpangkat IV.c lebih dulu dari IV.b, selanjutnya
    IV.b lebih dulu dari IV.a
        CONTOH Penerapan (2)
   jika pada pangkat yang sama kuota lebih sedikit
    dari jumlah dosen, maka yang mencapai
    pangkat tersebut lebih dulu berhak didahulukan
   Catatan: UMS memiliki LK PNS = 33 orang,
    diantaranya yang S3 = 3 orang; LK Tetap
    Yayasan = 97, diantaranya yang S3 = 13 orang.
    Penetapan urutan sebaiknya segera disusun
    dengan memperhatikan edaran dikti (dan
    kemungkinan menambahkan visi dan sasaran
    pengembangan UMS ke depan)
     Tatacara Sertifikasi Dosen
Permendiknas No 42/2007:
 Pasal 2 ayat 1: Sertifikasi dosen
  dilaksanakan melalui uji kompetensi untuk
  memperoleh sertifikat pendidik.
 Pasal 2 ayat 2: Uji kompetensi
  sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
  dilakukan dalam bentuk penilaian
  portofolio.

                 tim sertif ikasi dosen nasional
                DASAR HUKUM
1.   Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
     Pendidikan Nasional
2.   Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan
     dosen
3.   Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang
     Pendidikan Tinggi
4.   Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 1999 tentang
     Perguruan Tinggi Berbadan Hukum Milik Negara (BHMN)
5.   Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
     Standar Nasional Pendidikan
6.   Peraturan Menteri Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar
     Nasional Pendidik
7.   Peraturan Menteri Nomor 42 Tahun 2007 tentang Sertifikasi
     Dosen dan perubahannya
8.   Keputusan Menteri Koordinator Pengawasan
     Pembangunan dan Aparatur Negara (Menko Wasbangpan)
     Nomor 38 Tahun 1999 tentang Jabatan Fungsional Dosen
     dan Nilai Angka Kredit sertif ikasi dosen nasional
                         tim
     DASAR HUKUM (tambahan)
1.   Peraturan Menteri Nomor 17 Tahun 2008 tentang
     Perubahan Pertama atas Peraturan Mendiknas Nomor
     42 tahun 2007 tentang Sertifikasi Dosen
2.   Peraturan Menteri Nomor 18 Tahun 2008 tentang
     Penyaluran Tunjangan Profesi Dosen
3.   Peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2008 tentang
     Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Dosen
4.   Peraturan Menteri Nomor 20 Tahun 2008 tentang
     Penetapan Inpassing Pangkat Dosen Bukan PNS yang
     telah menduduki Jabatan Akademik pada PTS dengan
     Pangkat PNS
     Jabaran Portofolio menurut Permendiknas
                      42/2007
Pasal 2 ayat 3: Penilaian portofolio sebagaimana dimaksud
     pada ayat (2) dilakukan untuk menentukan pengakuan
     atas kemampuan profesional dosen, dalam bentuk
     penilaian terhadap kumpulan dokumen yang
     mendeskripsikan:
   a.   kualifikasi akademik dan unjuk kerja Tridharma
        perguruan tinggi (dengan SK PAK dan pangkat);
   b.   persepsi dari atasan, sejawat, mahasiswa dan diri
        sendiri tentang kepemilikan kompetensi pedagogik,
        profesional, sosial dan kepribadian; dan
   c.   pernyataan diri tentang kontribusi dosen yang
        bersangkutan dalam pelaksanaan dan
        pengembangan Tridharma perguruan tinggi.

                       tim sertif ikasi dosen nasional
    Kuota Nasional dan Kuota
          Perguruan Tinggi
 Kuota tahun 2008 sebanyak 12.000 dosen
 Jumlah Gubes 3233 jadi kuota untuk
  dosen non Guru Besar yang dibagi 8767
Distribusi kuota untuk PT:




               tim sertif ikasi dosen nasional
       Penerimaan Tunjangan

   Tunjangan diterimakan sesuai dengan
    Permendiknas No. 18 Tahun 2008 tentang
    Penyaluran Tunjangan Profesi Dosen




                  tim sertif ikasi dosen nasional
Prosedur Serdos




    tim sertif ikasi dosen nasional
               Prosedur Serdos (1)
1.   Depdiknas menetapkan kuota nasional (tahun 2008 sejumlah
     12.000). Kuota ini kemudian dijabarkan oleh Dirjen Dikti menjadi
     kuota perguruan tinggi (PT-Pengusul). Khusus untuk perguruan
     tinggi swasta distribusinya diserahkan kepada Kopertis.
2.   Pada PT-Pengusul kuota diproses menjadi daftar calon peserta
     sertifikasi dosen. PT-Pengusul dalam menangani proses
     sertifikasi ini disarankan untuk membentuk Panitia Sertifikasi
     Dosen (PSD) di tingkat PT-Pengusul.
3.   Daftar calon peserta sertifikasi dosen di PT Pengusul diurutkan
     berdasar (1) jabatan akademik, (2) pendidikan terakhir, dan (3)
     daftar urut kepangkatan atau yang sejenisnya. Rambu-rambu
     pengurutan ini diberlakukan di tingkat perguruan tinggi.
4.   PSD pada PT-Pengusul berkonsultasi dengan
     fakultas/jurusan/prodi untuk menentukan (1) mahasiswa, (2)
     teman sejawat, dan (3) atasan dosen yang akan menilai masing-
     masing calon peserta sertifikasi dosen.
5.   PSD kemudian memberikan blangko isian kepada (1) mahasiswa,
     (2) teman sejawat, (3) atasan dosen yang akan menilai, dan (4)
     dosen yang diusulkan untuk memberikan penilaian persepsional.
     Selain penilaian persepsional, dosen yang diusulkan melakukan
     penilaian personal.
                           tim sertif ikasi dosen nasional
             Prosedur Serdos (2)
6.    Hasil semua penilaian diserahkan kembali ke PSD.
7.    PSD mengkompilasi hasil penilaian dan melengkapi
      dengan persyaratan lain seperti penilaian angka kredit,
      foto dan lain sebagainya. Hasil pengkompilasian ini
      menjadi berkas portofolio yang diserahkan oleh PSD di
      PT-Pengusul kepada perguruan tinggi penyelenggara
      sertifikasi dosen (PTP-Serdos).
8.    PTP-Serdos menilai portofolio dan hasilnya diserahkan
      kembali ke PT-Pengusul dan Ditjen Dikti.
9.    Berdasarkan hasil ini kemudian Ditjen Dikti
      menerbitkan nomor registrasi (khusus) bagi yang lulus
      dan dikirim ke PTP-Serdos untuk penerbitan sertifikat.
10.   Bagi yang tidak lulus diserahkan kepada PT-Pengusul
      untuk pembinaan dan pengusulan kembali.
                         tim sertif ikasi dosen nasional
          Penjaminan Mutu
 Penjaminan mutu proses sertifikasi melalui
  monitoring dan evaluasi internal dan
  eksternal
 Penjaminan mutu (pra dan) pasca
  sertifikasi melalui pembangunan Sistem
  Pengembangan Profesionalisme Dosen



                 tim sertif ikasi dosen nasional
Hubungan Antar Institusi Pelaksana
          Serdos bagi PTN




             tim sertif ikasi dosen nasional
Hubungan Antar Institusi Pelaksana Serdos
                bagi PTS




                tim sertif ikasi dosen nasional
         Penunjukan PTP-Serdos
PTP-Serdos ditetapkan oleh Mendiknas. Karena
    luasnya jangkauan di Depdiknas maka
    terdapat tiga kriteria PTP-Serdos yaitu:
(1) PTP-Serdos Pembina, yaitu PTP-Serdos yang
    mendapat tugas tambahan membina kecuali
    menilai portofolio,
(2) PTP-Serdos Mandiri, yaitu PTP-Serdos yang
    langsung dapat menilai portofolio, dan
(3) PTP-Serdos Binaan, PTP Serdos yang dalam
    menilai portofolio mendapat binaan dari PTP
    Serdos Pembina
                   tim sertif ikasi dosen nasional
          Pengaturan PTP Serdos
   Masing-masing PT-Pengusul dapat memilih PTP-Serdos,
    sesuai bidang/rumpun ilmu masing-masing dosen,
    namun untuk ketertiban pelaksanan sertifikasi dosen,
    ditetapkan aturan sebagai berikut:
   Perguruan tinggi swasta di bawah koordinasi Kopertis
    memilih PTP-Serdos berdasarkan kedekatan wilayah
    dan kesesuaian bidang ilmu masing-masing dosen
    seperti Tabel lampiran Permendiknas 19 Tahun 2008 .
   Perguruan tinggi negeri yang bukan PTP-Serdos juga
    memilih PTP-Serdos berdasar kedekatan wilayah dan
    kesesuaian bidang ilmu masing-masing dosen.
   PTP-Serdos sebagai PT-Pengusul dapat memilih PTP-
    Serdos yang setara atau lebih tinggi kategori
    penugasannya sesuai dengan rumpun keilmuannya.

                       tim sertif ikasi dosen nasional
     Tugas Pembinaan PTP Serdos Pembina
1.   pada tahap persiapan ikut mempersiapkan
     kelayakan asesor,
2.   pada waktu penyelenggaraan ikut menjadi
     saksi penilaian portofolio dosen,
3.   pada akhir penyelenggaraan dibentuk forum
     antara PTP-Pembina dan PTP-Binaan untuk
     memutuskan hasil akhir kelulusan dosen, dan
     menandatangani penetapan kelulusan secara
     bersama-sama antara PTP Pembina dengan
     PTP-Serdos Binaan

                     tim sertif ikasi dosen nasional
Tatacara Menilai Portofolio




         tim sertif ikasi dosen nasional
Rekrutmen Asesor




   tim sertif ikasi dosen nasional
Tatacara Pemakaian Koding Asesor




            tim sertif ikasi dosen nasional
                CATATAN:

   Pada tahun pertama (2008) asesor
    portofolio hanya yang berkualifikasi
    Profesor Doktor dan sudah mengikuti
    penyamaan persepsi, sedangkan tahun-
    tahun berikutnya dapat ditambah dengan
    melakukan seleksi asesor sesuai dengan
    ketentuan yang ada pada Buku Pedoman
    ini.

                  tim sertif ikasi dosen nasional
         Instrumen Portofolio
1.   Penilaian angka kredit (PAK) (SK PAK
     dan SK Pangkat Dosen PNS atau SK
     Inpassing Dosen Tetap Yayasan)
2.   Penilaian Persepsional yang meliputi
     penilaian dari mahasiswa, teman sejawat,
     atasan langsung dan dosen yang
     diusulkan;
3.   Penilaian diskripsi diri dosen yang
     diusulkan atau disebut juga penilaian
     personal dan
                  tim sertif ikasi dosen nasional
Instrumen Persepsional




        tim sertif ikasi dosen nasional
ASPEK PENILAIAN




    tim sertif ikasi dosen nasional
            PERSEPSIONAL

LULUS PENILAIAN PERSEPSIONAL BILA:

1.   rerata komponen ≥ 3,00 dan
2.   rerata seluruh instrumen ≥ 3,50

Untuk memudahkan proses dibuat tabel:

                   tim sertif ikasi dosen nasional
DIBUAT TABEL




   tim sertif ikasi dosen nasional
     PERSONAL ATAU DESKRIPSI DIRI

    LULUS PERSONAL ATAU DESKRIPSI
     DIRI bila
1.   skor rerata subkomponen ≥ 2,00 (A – K);
     dan
2.   skor rerata komponen ≥ 3,00 (Bag. I A-E
     dan Bag. II F-K)

Untuk memudahkan proses dibuat tabel:
                  tim sertif ikasi dosen nasional
KONSISTENSI ATAU OBJEKTIVITAS
   Konsistensi penilaian dimaksudkan
    sebagai perbandingan antara “skor
    persepsional suatu kelompok” dengan
    “skor deskripsi diri”. Konsistensi bernilai
    tinggi apabila sesuai antara keduanya dan
    rendah bila sebaliknya.



                   tim sertif ikasi dosen nasional
DIBUAT TABEL




   tim sertif ikasi dosen nasional
Kriteria Lulus Berdasarkan Obyektivitas
             atau Konsistensi




               tim sertif ikasi dosen nasional
Tabel Utk Mencari Kategori Persepsional




               tim sertif ikasi dosen nasional
Tabel Mencari Kategori Deskripsi Diri




              tim sertif ikasi dosen nasional
    Nilai Gabungan PAK dan Persepsional
   Penskoran PAK dalam portofolio
    ditentukan oleh (1) jabatan akademik dan
    (2) kepangkatan.




                   tim sertif ikasi dosen nasional
Berdasarkan Pangkat




      tim sertif ikasi dosen nasional
                 Skor PAK
   Skor PAK adalah skor gabungan
    (ditambahkan) antara perolehan skor
    pangkat dan Jabatan Akademik. Contoh
    perhitungan skor PAK, seorang dosen
    yang memiliki jabatan akademik “Lektor
    Kepala” dan berpangkat (ruang gaji) III.c,
    maka dosen tersebut akan mendapat skor
    50 + 20 = 70

                   tim sertif ikasi dosen nasional
Nilai Gabungan




   tim sertif ikasi dosen nasional
Nilai Gabungan




   tim sertif ikasi dosen nasional
Rekapitulasi Kesimpulan




       tim sertif ikasi dosen nasional
Skoring untuk
Penilaian Jabatan Fungsional


  JABATAN FUNGSIONAL           SKOR
 ASISTEN AHLI                   10
 LEKTOR                         20
 LEKTOR KEPALA                  50
 GURU BESAR                     80
Skoring untuk
Penilaian Golongan


       GOLONGAN SKOR
            III/a    10
            III/b    15
            III/c    20
            III/d    30
            IV/a     40
            IV/b     55
            IV/c     70
            IV/d     85
            IV/e     100
Penggabungan Skor Jabatan dan
Golongan


Nilai gabungan merupakan jumlah skor
jabatan fungsional dengan skor golongan
Contoh :
Lektor, Gol. III/c
  Skor Lektor         20
  Skor Gol. III/c     20   +
  Skor gabungan       40        (N1)

Rentang Skor gabungan 20 s/d 180
Skoring untuk Penilaian Kompetensi
(Persepsional)



    KOMPETENSI         JLH.     RENTANG
                      BUTIR      SKOR
PEDAGOGIK               9            9 - 45
PROFESIONAL             8            8 - 40
KEPRIBADIAN             6            6 - 30
SOSIAL                  5            5 - 30
TOTAL = (N2)            28       28 - 140
Kategorisasi
Nilai Persepsional

 PEROLEHAN NILAI     KATEGORI   KODE

  > 70%               Tinggi     T

  50% - 70%          Sedang      S

  < 50%              Rendah      R
Skoring untuk
Penilaian Deskripsi Diri

   KOMPETENSI               JLH.   RENTANG
                           BUTIR    SKOR
BAGIAN I
PEDAGOGIK DAN               13      13 - 65
PROFESIONAL
BAGIAN II
KEPRIBADIAN DAN             19      19 - 95
SOSIAL
TOTAL                       32     32 - 160
Kategorisasi
Nilai Deskripsi Diri

 PEROLEHAN NILAI       KATEGORI   KODE

  > 70%                 Tinggi     T

  50% - 70%            Sedang      S

  < 50%                Rendah      R
Penilaian terhadap Objektivitas

      PERSEPSI       DESKRIPSI    OBJEKTIVITAS
                       DIRI
          T              T
          S              S            OT
          R              R
          T              S
          S              T
                                      OS
          S              R
          R              S
          T              R
                                      OR
          R              T
PENENTUAN KELULUSAN


 Peserta Dinyatakan LULUS Jika Memenuhi Kriteria


 •   Untuk instrumen Persepsional
         • Rerata skor komponen Persepsional ≥
           3.0
         • Rerata skor keseluruhan instrumen ≥ 3.5
 •   Untuk instrumen Personal
         • Rerata skor subkomponen ≥ 2.0
         • Rerata skor komponen ≥ 3.0
 •   {(1xN1+2xN2)/3} ≥ 75
 •   Objektivitas OT atau OS
         Kriteria Kelulusan

 Dosen dinyatakan lulus apabila semua (4
  aspek) yang dinilai lulus
 Salah satu saja tidak lulus maka dosen
  tersebut belum lulus




                 tim sertif ikasi dosen nasional
       Program Komputer (+an)
   Untuk memudahkan pengolahan data penilaian
    portofolio sertifikasi dosen, suatu program
    komputer sedang dipersiapkan. Saat ini pada
    taraf validasi program karena perubahan syarat
    kelulusan dan penyesuaian dengan sistem
    manajemen data.
   Setidaknya seorang staf pengelola PSD dari
    setiap PTP-Serdos akan mendapat pelatihan
    penggunaan software komputer ini.
         MANAJEMEN DATA
 Data utama adalah data yang
  menginformasikan identitas dosen,
  pendidikan, keahlian, institusi, skor rerata
  portofolio, dan lain sebagainya. Agar data
  utama dapat saling dipertukarkan maka
  perlu ditulis dalam format yang sama.
 Data dibuat dalam bentuk tabel dan ditulis
  dalam program MS Access-2003 dengan
  field/kolom yang ditentukan oleh Pusat
  (Depdiknas/Depag)

                  tim sertif ikasi dosen nasional
NOMOR PESERTA




    tim sertif ikasi dosen nasional
          NOMOR PESERTA
1. Digit ke satu dan dua, tahun diusulkan. Tahun
   2008 ditulis 08
2. Digit ke tiga Departemen (1 = Depdiknas, 2 =
   Dep. Agama, dst)
3. Digit 4 sampai ke tujuh koding perguruan
   tinggi
4. Digit ke delapan, asesor atau peserta.
5. Digit ke 12 sampai ke 15 nomor urut di PT-
   Pengusul
6. Setiap ganti tahun maka nomor ini mulai dari
   “0001” lagi
Nomor peserta ini dibuat oleh PT Pengusul
                   tim sertif ikasi dosen nasional
Tatacara Pemakaian Koding Peserta




            tim sertif ikasi dosen nasional
               Data Utama

 Data utama adalah data yang
  menginformasikan identitas dosen,
  pendidikan, keahlian, institusi, skor rerata
  portofolio, dan lain sebagainya. Agar data
  utama dapat saling dipertukarkan maka
  perlu ditulis dalam format yang sama.
 Data dibuat dalam bentuk tabel dan ditulis
  dalam program MS Access-2003 dengan
  field/kolom sebagai berikut.
                  tim sertif ikasi dosen nasional
Fields pada data utama




     tim sertif ikasi dosen nasional
Fields pada data utama




      tim sertif ikasi dosen nasional
Fields pada data utama




      tim sertif ikasi dosen nasional
Fields pada data utama




      tim sertif ikasi dosen nasional
Bagan Pertukaran Data




       tim sertif ikasi dosen nasional
                   Pengelolaan Data Utama
1.   Pada awalnya Data Utama dibuat oleh PT Pengusul untuk
     field/kolom 1 sampai 22. Data dari PT Pengusul disebut ”DATA
     USULAN”, nama file data PT Pengusul mengikuti aturan
     D_tahun dikeluarkan_periode_koding PT Pengusul.
2.   Penjelasan: ”D” berarti data utama; tahun 2008 ditulis 08; periode
     adalah usulan di tahun tersebut ditempat PT Pengusul, ditulis ”1”
     atau ”2” dst ganti tahun mulai ”1” lagi; koding PT Pengusul lihat
     lampiran 13
3.   Data Usulan dari PT Pengusul dikirim ke PT-Serdos untuk
     diproses penilaian portofolionya. Sesudah diproses maka PTP-
     serdos menambah field/kolom 23 sampai 31. Data ini disebut
     ”DATA HASIL” dan diberi nama file dengan menambah nama
     file dari PT Pengusul dengan ”koding PTP-Serdos”, sehingga
     menjadi D_tahun dikeluarkan_periode_koding PT
     Pengusul_koding PTP Serdos
4.   PTP-Serdos diminta untuk membuat data gabungan (rekapitulasi)
     yang berisi semua data utama di PT Pengusul yang menjadi
     tanggung jawabnya menjadi satu file. Data gabungan ini disebut
     ”DATA GABUNGAN” dan diberi nama file: DG_tahun
     dikeluarkan_periode_koding PTP-Serdos.
                            tim sertif ikasi dosen nasional
                   Pengelolaan Data Utama

5.   Soft copy Data Gabungan ini memuat semua field/kolom dari 1
     sampai 29 untuk semua PT-Pengusul di wilayah tanggung
     jawabnya. Data gabungan ini dikirim ke Ditjen Dikti dalam bentuk
     soft copy dan hard copy. Untuk bentuk hard copy cukup
     ditampilkan field/kolom no 1 s/d 3, 14, 15, 22, 28 dan 29 dengan
     diberi otorisasi (tanda tangan dan cap) pada setiap lembar
     cetakannya
6.   Penjelasan: ”DG” berarti data gabungan; tahun 2008 ditulis 08;
     periode adalah periode di tahun tersebut ditempat PTP Serdos,
     ditulis ”1” atau ”2” dan seterusnya ganti tahun mulai ”1” lagi;
     koding PTP Serdos (lihat lampiran)
7.   PTP-Serdos diminta untuk membuat data internal PTP-Serdos
     yang merekam proses penilaian portofolio, data ini misalnya
     menunjukkan: NIRA asesor, hasil skor semua instrumen dari
     asesor 1 dan 2, skor gabungan dsb. Data ini disebut ”DATA
     INTERNAL”. Data ini dapat dipakai untuk membantu
     menunjukkan bukti bila terjadi perselisihan
8.   Pada setiap kali mencetak (print) dikeluarkan nama file dan
     tanggalnya pada catatan kaki. Komputer yang dipakai diharapkan
     selalu valid tanggal nya.
                           tim sertif ikasi dosen nasional
66   tim sertifikasi dosen nasional

						
Related docs
Other docs by try14207
Irs Form 1093 - DOC
Views: 404  |  Downloads: 0
Information Systems Change Risk Assessment
Views: 13  |  Downloads: 0
Informatica Data Quality Workbench I - DOC
Views: 85  |  Downloads: 0
Invoice Template German - DOC
Views: 50  |  Downloads: 0
Invoice Tax Calculation
Views: 3  |  Downloads: 0
Invoice Signature
Views: 6  |  Downloads: 0
Views: 49  |  Downloads: 0
Informatica Etl Project - DOC
Views: 190  |  Downloads: 3
Informasi Sk Tunjangan Guru - PowerPoint
Views: 447  |  Downloads: 0