BAB II Tinjauan Pustaka Sistem Informasi Pelayanan Dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat di PSBN Mahatmiya Bali

Document Sample
BAB II Tinjauan Pustaka Sistem Informasi Pelayanan Dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat di PSBN Mahatmiya Bali Powered By Docstoc
					                                     BAB II

                            TINJAUAN PUSTAKA



A. Pengertian Sistem Informasi


          Sistem adalah kumpulan elemen berhubungan yang merupakan suatu

   kesatuan. Dari segi etimologi, kata sistem sebenarnya berasal dari Bahasa Yunani

   yaitu “Systema”, yang dalam Bahasa Inggris dikenal dengan “SYSTEM”, yang

   mempunyai satu pengertian yaitu sehimpunan bagian atau komponen yang saling

   berhubungan secara teratur dan merupakan satu keseluruhan yang tidak

   terpisahkan. Sistem adalah suatu kebulatan atau totalitas yang berfungsi secara



                                        8
utuh, disebabkan adanya saling ketergantungan diantara bagian-bagiannya.”A

whole that functions as a whole by virtue of interdependence of its parts”

(Buckley). Sistem adalah sekelompok elemen-elemen yang terintegrasi dengan

maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan (Raymod McLeod Jr. Sistem

Informasi Manajemen, hal 13). Sistem adalah seperangkat elemen yang

membentuk kegiatan atau suatu prosedur / bagan pengolahan yang mencari suatu

tujuan atau tujuan-tujuan bersama, dengan mengoperasikan data dan atau barang

pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan atau energi dan

atau barang (Robert.G.Murdick / Joel.E.Ross / James.R.Clagget. Sistem

Informasi untuk Manajemen Modern, hal 16). Dapat didefinisikan tujuan dari

sistem sebagai sasaran keseluruhan yang harus dicapai suatu sistem, minimal

sistem harus memiliki satu tujuan. Dari beberapa pengertian sistem diatas dapat

diambil kesimpulan bahwa sebuah system harus memenuhi beberapa syarat,

antara lain:


       1. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan tujuan.

       2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.

       3. Adanya hubungan diantara elemen system

       4. Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi dan material) lebih

           penting dari pada elemen sistem.

       5. Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen.

       Informasi adalah suatu jenis sumberdaya yang tersedia dan dapt dikelola

seperti halnya sumberdaya yang lain. Informasi dari komputer dapat digunakan



                                      9
    oleh para manajer, non manajer, serta orang-orang dan organisasi-organisasi

    dalam lingkungan perusahaan (Raymod McLeod Jr. Sistem Informasi

    Manajemen, hal 4). Sistem Informasi adalah suatu system dalam suatu organisasi

    yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung

    orerasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan

    menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan

    (Raymod McLeod Jr. Sistem Informasi Manajemen, hal 15).


B. Basis Data


    1. Data dan Informasi

           Istilah basis data banyak menimbulkan interpretasi yang berbeda. Basis

      Data adalah suatu susunan atau kumpulan data operasional lengkap dari suatu

      organisasi atau perusahaan yang diorganisir atau dikelola dan disimpan secara

      terintegritasi dengan menggunakan metode tertentu menggunakan komputer

      sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan

      pemakainya. Sedangkan sistem basis data adalah suatu sistem penyusunan dan

      mengelola record-record menggunakan komputer untuk menyimpan atau

      merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi atau

      perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang

      diperlukan pemakai untuk proses pengambilan keputusan (Marlinda, 2004:1).

      Data adalah fakta mengenai objek, orang dan lain-lain. Data dinyatakan

      sebagai nilai (angka, deretan karakter, atau simbol) (Kadir, 1998:8). Sejumlah

      penulis menyatakan nilai-nilai yang secara actual terkandung dalam basis


                                        10
   data. Basis data adalah sekumpulan yang terorganisir dari data yang saling

   terkait. Tegasnya basis data adalah sekumpulan yang lengkap dari data,

   petunjuk-petunjuk, tabel-tabel, indek, daftar data dan lain sejenisnya

   (Husni,1997:12). Informasi adalah hasil analisis dan sintesis terhadap data,

   dengan kata lain informasi merupakan informasi merupakan data yang telah

   diorganisasikan ke dalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan seseorang,

   entah manajer, staff, maupun orang lain dalam lingkup kebutuhannya.

   Komputer sebagai alat membangun sistem informasi yang dibutuhkan selama

   ini memungkinkan Instansi untuk mengintegrasikan data, baik berupa data

   barang, transaksi, dan informasi lain yang dilakukan dari berbagai terminal.


2. Komponen Dasar Sistem Basis Data

       Komponen-komponen pokok sistem basis terdiri dari empat hal yang

   saling berhubungan. Empat komponen tersebut adalah sebagai berikut.


     a.   Data

          Data pada sebuah basis data dapat disimpan secara terintegrasi

          (integrated) dan dapat dipakai secara bersama-sama (shared). Basis

          data merupakan kumpulan dari berbagai macam file dari aplikasi yang

          berbeda yang disusun dengan cara menghilangkan bagian-bagian yang

          rangkap (redudant). Masing-masing basis data dapat dipakai secara

          bersama-sama untuk aplikasi yang berbeda.




                                     11
     b.   Perangkat Keras (Hardware) Terdiri dari semua perangkat komputer

          yang digunakan untuk pengelolaan sistem basis data.

     c.   Perangkat Lunak (Software)

          Berfungsi sebagai perantara (interface) antara pemakai dengan data

          fisik pada basis data.


     d.   Pemakai atau User

          Pamakai basis data dibagi menjadi tiga klasifikasi. Tiga klasifikasi

          tersebut adalah sebagai berikut.


          1) Database Administrator (DBA), orang atau tim yang bertugas

              mengelola sistem basis data secara keseluruhan.


          2) Programer, merupakan orang atau tim yang bertugas membuat

              program aplikasinya.


          3) End user, merupakan orang yang mengakses basis data melalui

              terminal dengan menggunakan query language atau program

              aplikasi yang dibuat oleh programer.


3. Hirarki data

   Data diorganisasikan kedalam suatu hirarki yang terdiri atas:


   a. Elemen data

      Elemen data adalah satuan data terkecil yang tidak dapat dipecahkan lagi

      mejadi unit lain yang bermakna. Pada data mahasiswa dapat berupa NIM,




                                     12
       nama, alamat, tahun masuk dan atribut lain yang yang menyangkut ke

       dalam data mahasiswa. istilah lain untuk elemen data adalah medan

       (field), kolom, item, dan atribut.


  b. Rekaman

       Rekaman adalah gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait.

       Dalam sistem basis data relasional, rekaman biasa disebut dengan istilah

       tupel atau baris.


  c. Berkas Himpunan seluruh rekaman yang bertipe sama membentuk sebuah

       berkas. Berkas dapat dikatakan sebagai kumpulan rekaman data yang

       berkaitan dengan suatu subjek. Dalam sistem basis data rasional, berkas

       mewakili komponen yang disebut relasi atau tabel.

4. Database Management System (DBMS)

       Definisi DBMS pada sejumlah literatur sangatlah bervariasi. Secara

  umum, DBMS diartikan sebgai suatu program komputer yang digunakan

  untuk memasukkan, mengubah, menghapus, memanipulasi dan memperoleh

  data/informasi dengan praktis dan efisien.


  Komponen utama DBMS dapat dibagi menjadi 4 macam :


  a.   Perangkat Keras

       Perangkat keras berupa komputer dan bagian-bagian di dalamnya, seperti

       prosesor, memori dan harddisk. Komponen inilah yang melakukan

       pemrosesan dan juga untuk menyimpan basis data.



                                       13
   b.   Data

        Data di dalam basis data mempunya sifat terapadu (integrated) dan

        berbagi (shared).

   c.   Perangkat Lunak

        Perangkat lunak, dalam hal ini DBMS, berkedudukan antara basis data

        (data yang disimpan dalam harddisk) dan pengguna. Perangkat lunak

        inilah yang berperan melayani permintaan-permintaan pengguna.

   d.   Pengguna

        Penggunadapat diklasifikasikan menjadi tiga kategori :

        1. Pengguna akhir.

        2. Pemrograman aplikasi.

        3. Administrator basis data.

5. Abstraksi Data

        Untuk mendukung kepraktisan, DBMS menyediakan pandangan abstrak,

   terhadap data bagi pengguna. DBMS berusaha menyembunyikan detail

   tentang bagaimana data disimpan dan dipelihara. Namun tentu saja hal ini

   dilakukan dengan sedapat mungkin mengusahakandata agar dapat diakses

   secara efisien.


        Abstraksi data dalam DBMS biasa dibagi menjadi tiga lapis, yaitu lapis

   fisik, lapis konseptual dan lapis pandangan.




                                       14
       a. Lapisan Fisik merupakan lapis terendah dalam abstraksi data. Lapis ini

          menjelaskan bagaimana data sesungguhnya disimpan. Pada lapis

          inilah struktur data dijabarkan secara rinci.

       b. Lapisan Konseptual bersifat data apa saja yang sesungguhnya

          disimpan pada basis data, dan juga menjabarkan hubungan –

          hubungan antardata. Level ini biasa dipakai oleh DBA.

       c. Lapis Pandangan merupakan lapis tertinggi pada abstraksi data. Pada

          lapis ini pengguna hanya mengenal struktur data yang sederhana,

          yang berorientasi pada kebutuhan pengguna. Data yang dikenal oleh

          masing – masing pengguna bisa berbeda – beda dan barangkali hanya

          mencakup sebagian dari basis data.

6. Model Basis Data

       Model basis data menyatakan hubungan antar rekaman yang tersimpan

   dalam basis data. Beberapa literatur menggunakan istilah struktur data logis

   untuk menyatakan keadaan ini.


       Model dasar yang paling umum ada 3 macam, yaitu :


       a. Model Hirarkis

          Model hirarkis biasa disebut model pohon, karena menyerupai pohon

          yang dibalik. Model ini menggunakan pola hubungan orang tua-anak.

          Setiap simpul (biasa dinyatakan dengan lingkaran atau kotak)

          menyatakan sekumpulan medan. Simpul yang terhubung ke simpul

          pada level di bawahnya disebut orang tua. Setiap orangtua bisa


                                     15
   memiliki satu (hubungan 1:1) atau beberapa anak (hubungan 1:M),

   tetapi setiap anak hanya memilikisatu orangtua. Simpul – simpul yang

   dibawahi oleh simpul orang tua disebut anak. Simpul yang tidak

   memiliki orangtua disebut akar. Simpul yang tidak memiliki anak

   disebut daun. Adapun hubungan antara anak dan orangtua disebut

   cabang.

b. Model Jaringan.

   Model ini menyerupai model hirarkis, dengan perbedaan suatu simpul

   anak bisa memiliki lebih dari satu orang tua. Oleh karena sifatnya

   yang demikian, model ini bisa menyatakan hubungan 1:1 (satu

   orangtua punya satu anak), 1:M (satu orang tua punya banyak anak),

   maupun N:M (Beberapa anak bisa mempunyai beberapa orangtua).

c. Model Rasional.

   Model relasional merupakan model yang paling sederhanan sehingga

   mudah digunakan dan dipahami oleh pengguna, serta merupakan yang

   paling populer saat ini. Model ini menggunakan sekumpulan tabel

   berdimensi dua (yang disebut relasi atau tabel), dengan masing-

   masing relasi tersusun atas tupel atau baris dan atribut.




                              16
7. Entity Relational Diagram (ERD)

       Entity Relationship Diagram merupakan jaringan yang menggunakan

   susunan data yang disimpan dari sistem secara abstrak. Diagram Entity

   Relationship ini ditemukan oleh Chen tahun 1976. Tujuan dari Entity

   Ralationship ini adalah untuk menunjukkan objek data dan relationship yang

   ada pada objek tersebut. Disamping itu Model ER ini merupakan salah satu

   alat untuk perancangan dalam basis data.

   Komponen (simbol) ERD :

       a. Entity adalah suatu objek yang dapat diidentifikasi secara unik dengan

           objek lainnya, dimana semua informasi yang berkaitan dengannya

           dikumpulkan. Kumpulkan dari entity yang sejenis dinamakan Entity

           Set.

           Simbol dari Entity adalah :

       b. Relationship adalah hubungan yang terjadi antara satu entity dengan

           entity lainnya. Relationship tidak mempunyai keberadaan fisik atau

           konseptual kecuali yang diwarisi dari hubungan antara entity

           tersebut. Kempulan Ralationship yang sejenis dinamakan dengan

           Raltionship Diagram.

           Simbol dari Relationship adalah :

       c. Atribut adalah karakteristik dari Entity atau relationship yang

           menyediakan penjelasan detail tentang entity atau relationship

           tersebut.

           Simbol dari Atribut adalah :


                                    17
C. ANALISIS DAN DESAIN SISTEM


  1. Analisis sistem adalah

     a. Sebuah istilah yang secara kolektif mendeskripsikan fase – fase awal

        pengembangan sistem

     b. Teknik pemecahan masalah yang menguraikan bagian – bagian komponen

        dengan mempelajari seberapa bagus bagian – bagian komponen tersebut

        bekerja dari berinteraksi untuk mencapai tujuan mereka.

     c. Tahapan paling awal dari pengembangan sistem yang menjadi pondasi

        menentukan keberhasilan sistem informasi yang dihasilkan nantinya.

        Tahapan ini sangat penting karena menentukan bentuk sistem yang akan

        dibangun.

  2. Desain Sistem

         Teknikpemecahan masalah yang saling melengkapi (dengan analisis

     sistem) yang merangkai kembali bagian – bagian komponen menjadi sistem

     yang lengkap – harapannya, sebuah sistem yang diperbaiki. Hal ini

     melibatkan penambahan, penghapusan, perubahan – perubahan bagian relatif

     pada sistem awal (aslinya). Pada desain model proses dan model data, untuk

     mewujudkan kebutuhan sistem didefinisikan dan kerangka kerja coding juga

     ditentukan. Dokumentasi dari tahapan desain ini akan sangat berguna untuk

     pengembangan sistem di masa depan, jika ada perubahan dari kebutuhan

     pengguna.




                                     18
3. Data Flow Diagram (DFD)

         DFD adalah suatu model logika data atau proses yang dibuat untuk

   menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari

   sistem, dimana data disimpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut

   dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data

   tersebut. Adapun simbol – simbol Data Flow Diagram adalah :

    No       Nama           Simbol                     Keterangan

                                          Kesatuan luar di lingkungan luar

                                          sistem     yang       dapat      berupa

                                          sekelompok orang, divis, organisasi

    1     Terminator                      atau sistem lainnya yang berada di

                                          lingkungan    luarnya     yang    akan

                                          memberikan input atau menerima

                                          output dari sistem

                                          Kegiatan yangdilakukan oleh orang,

    2     Proses                          mesin atau komputer dari hasil suatu

                                          arus data yang masuk dalam proses.

                                          Digunakan untuk membuat model

                                          sekumpulan paket data dandiberi

    3     Data Store                      nama     dengankata     benda     yang

                                          bersifat jamak

                                          Aliran data yang mengalir melalui




                                     19
4   Arus Data         sistem dimulai dengan sebagian

                      input dan diubah menjadi output

                      Kesatuan luar di lingkungan luar

                      sistem     yang      dapat       berupa

                      sekelompok orang, divisi, organisasi

5   Terminator        atau sistem lainnya yang berada di

                      lingkungan     luarnya   yang     akan

                      memberikan input atau menerima

                      output dari sistem

                      Kegiatan     yang    dilakukan     oleh

                      orang, mesin atau komputer dari

6   Proses            hasil suatu arus data yang masuk

                      dalam proses

                      Digunakan untuk membuat model

                      sekumpulan paket data dan diberi

7   Data Store        nama dengankata bendayangbersifat

                      jamak

                      Aliran data yang mengalir melalui

8   Arus data         sistem dimulai dengan sebagian

                      input dan diubah menjadi output




                 20
D. Structured Query Language (SQL)


   1. Pengertian SQL


          SQL Singkatan dari Structured Query Language. SQL adalah bahasa yang

      digunakan untuk berkomunikasi dengan RDBMS(Relational Database

      Management System).SQL digunakan untuk membuat objek-objek database

      dan memanipulasi data pada database.


          SQL pertama kali dikembangkan pada tahun 1970`an di laboratorium

      IBM- San Jose California Pertama kali dikembangkan sebagai bahasa di

      produk database DB2 yang sampai saat ini merupakan produk database

      andalan IBM. SQL sering dilafalkan dengan “sequel”.SQL selanjutnya

      berkembang menjadi berbagai macam dan bentuk.Setiap Vendor RDBMS

      seperti    Ms.Acsses   dkk   mengembangkan        versi   SQL     nya       masing-

      masing.beberapa standart SQL yang diterima luas adlah SQL ANSI 92 dan

      SQL ANSI 99.


          Perintah-perintah SQL dikelompokan menjadi 2 bagian penting yaitu

      DML(Data Manipulation Language) dan DDF(Data Definition Language).

      DDF       merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pembentukan

      objek-objek    database,seperti   Triger,Stored   Procedure     de-el-el.     DMF

      merupakan perintah SQL yang berhungan dengan manipulasi data sperti

      memperoleh data, memasukan, mengedit, mengupdate dan menghapus




                                         21
  data.permintaan/penggunaan perintah SQL pada suatu database disebut

  dengan Query. Query-Query Dasar:


       SELECT,untuk memperoleh data dari tabel.

       INSERT,untuk menambah data ke tabel.

       UPDATE,untuk mengupdate data yang ada pada tabel.

       DELETE,untuk menhapus suatu record pada tabel.

2. Perintah-Perintah SQL

      Penulisan SQL pada berbagai DBMS sangat bervariasi, Contoh bentuk

  yang umum dipakaiadalah seperti berikut :

  SELECT * FROM tbsiswa atau SELECT * FROM tbsiswa;

  a. Menciptakan Tabel

     Tabel diciptakan melalui pernyataan CREATE TABLE. Sebagai contoh :

         CREATE TABEL tbsiswa (

              nis             Char(10) Unique Not Null,

              nama            Char(50) Not Null

              kelas           Char(30) )

     Tabel yang diciptakan dengan pernyataan di atas mensyaratkan :

             nis harus diisi dan bersifat unik.

             nama harus diisi.

             kelas bisa tidak diisi.




                                        22
b. Menciptakan Indeks

   Indeks biasa diciptakan dengan tujuan :

             Indeks dapat meningkatkan kinerja, dan

             Indeks menjamin bahwa suatu kolom bersifat unik.


       Sebagai contoh, jika seringkali terdapat perintah untuk mengurutkan

   data siswa menurut nama, maka nama akanlebih baik kalau diindeks.

   Dengan adanya indeks, pencarian suatu data yang didasarkan kolom yang

   diindeks akan dapat dilakukan dengan cepat. Namun kelebihan ini tentu

   saja juga harus dibayar dengan suatu kelemahan. Pengindeksan

   memperlambat proses penambahan dan penghapusan baris pada tabel,

   karena saat terjadi penambahan atau penghapusan baris, indeks perlu

   diperbaharui.


c. Menghapus Indeks

       Indeks yang tidak dipergunakan lagi (karena sesuatu hal) bisa dihapus

   dengan menggunakan pernyataan DROP INDEX. Format pernyataan ini :

   DROP INDEX nama_indeks ON nama_tabel

   Contoh :

       DROP INDEX nis ON tbsiswa

   Merupakan pernyataan untuk menghapus indeks nis pada tabel tbsiswa.

   Bila nama indeks yanga akan dihapus hanya digunakan pada sebuah tabel,

   maka klausa ON nama_tabel tidak perlu ditulis.




                                    23
d. Menghapus Tabel

      Tabel yang tak terpakai lagi dapat dihapus dengan menggunakan

   pernyataan DROP TABLE. Contoh :

      DROP TABLE tbsiswa

   merupakan pernyataan untuk menghapus tabel tbsiswa.

e. Mengubah Strktur Tabel

      Setelah seluruh tabel tercipta, kadang andaperlu mengubah struktruk

   tabel. Hal ini dapat dikerjakan dengan menggunakan pernyataan ALTER

   TABEL. Sebagai contoh :

      ALTER TABEL tbsiswa ADD kelamin CHAR(1)


   merupakan perintah untuk menambahkan kolom bernama kelamin, yang

   bertipe CHAR(1).


      Bila anda bermaksud menghapus kolom tertentu, Anda dapat

   menggunakan klausa DROP pada pernyataan ALTER TABLE. Contoh :

      ALTER TABLE tbsiswa DROP kelamin


f. Menambah Data

      Bila tabel telah tercipta, pemasukan data bisa segera dilakukan. SQL

   memiliki pernyataan bernam INSERT yang berguna untuk memasukkan

   data ke tabel. Contoh

      INSERT INTO tbsiswa ;

              VALUES (1, „Ashadi‟, „Jl. Beo 34‟, „Yogya‟, „P‟)




                                    24
     Urutan nilai yang diletakkan dalam tanda kurung disesuaikan dengan

  urutan kolom dalam tabel.

g. Mengubah Data

     Data yang telah tersimpan pada tabel dapat diubah dengan

  menggunakan pernyataan UPDATE. Contoh :

     UPDATE tbsiswa ;

             SET nama = „Evi Tamala Sari‟ WHERE nis = 11

     Pernyataan di atas digunakan untuk mengubah isi kolom nama pada

  tabel tbsiswa dengan „Evi Tamala Sari‟, khusus untuk baris dengan nilai

  nis sama dengan 11.

h. Menghapus Data

     Baris–baris yang tak terpakai dapat dihapus dengan menggunakan

  pernyataan DELETE. Untuk menghapus baris yang nilai nis-nya adalah

  11, anda bisa memberikan pernyataan seperti berikut:

     DELETE FROM tbsiswa WHERE nis = 11

   Bila WHERE tidak disebutkan, seluruh baris pada tabel akan dihapus.

  Contoh :

      DELETE FROM tbsiswa

   Pernyataan ini akan membuat semua baris pada tabel pengarang dihapus.




                                 25
E. Borland Delphi 7


          Borland Delphi merupakan suatu bahasa pemrograman yang memberikan

     berbagai fasilitas pembuatan aplikasi visual. Keunggulan bahasa pemrograman

     ini terletak pada produktivitas, kualitas, pengembangan perangkat lunak,

     kecepatan kompilasi, pola design yang menarik serta diperkuat dengan

     pemrogramannya yang terstruktur. Keunggulan lain dari Delphi adalah dapat

     digunakan untuk merancang program aplikasi yang memiliki tampilan seperti

     program aplikasi lain yang berbasis Windows.


          Khusus untuk pemrograman database, Borland Delphi menyediakan

     fasilitas objek yang kuat dan lengkap yang memudahkan programmer dalam

     membuat program. Format database yang dimiliki Delphi adalah format

     database Paradox, dBase, MS. Access, ODBC, SyBASE, Oracle dan lain – lain.




                                       26

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:192
posted:4/8/2011
language:Indonesian
pages:19
Description: BAB II Tinjauan Pustaka Sistem Informasi Pelayanan Dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Cacat di PSBN Mahatmiya Bali