teori MOTIVASI KERJA Oleh Semiati Ibnu Umar

					           MOTIVASI KERJA

             Oleh : Semiati Ibnu Umar




4/6/2011                SIU             1
               TEORI-TEORI MOTIVASI
           ADA 2 (DUA) JENIS TEORI :
           1. LEBIH MENEKANKAN PADA
               - APA YANG MEMOTIVASI TENAGA
               KERJA DISEBUT :
                        TEORI-TEORI ISI
           2. PADA “BAGAIMANA” PROSES MOTIVASI
               BERLANGSUNG DISEBUT :
                    TEORI MOTIVASI PROSES


4/6/2011                    SIU                  2
        TEORI MOTIVASI ISI
           BERKEYAKINAN TENTANG ADANYA KONDISI
           INTERNAL DALAM INDIVIDU DINAMAKAN :
                KEBUTUHAN ATAU MOTIVE

 TEORI MOTIVASI ISI
    ADA 3 (TIGA) :
    1. TEORI TATA TINGKAT KEBUTUHAN
    2. TEORI EKSISTENSI RELASI-PERTUMBUHAN
    3. TEORI DUA FAKTOR


4/6/2011                   SIU                   3
   I. TEORI MOTIVASI ISI
             I.1. TEORI KEBUTUHAN TATA
   TINGKAT DARI
                  A. MASLOW :


 KEBUTUHAN
 TINGKAT TINGGI                                  KEBUTUHAN
                                               AKTUALISASI DIRI
            KEBUTUHAN
            HARGA DIRI

                               K. SOSIAL

KEBUTUHAN                  K. RASA AMAN
TINGKAT RENDAH



                     KEBUTUHAN FISIOLOGIS

 4/6/2011                                SIU                      4
1.2. TEORI EKSISTENSI – RELASI – PERTUMBUHAN

           ALDERFER
           - MENGEMBANGKAN TEORI E.R.G.
                E.R.G. SINGKATAN DARI :

                E = EXISTENCE
                R = RELATEDNESS
                G = GROWTH NEEDS

           TEORI E.R.G. MERUPAKAN :
           - MODIFIKAS DAN REFORMULASI DARI TEORI
             TATA TINGKAT DARI MASLOW

4/6/2011                    SIU                     5
 ALDERFER MENGELOMPOKKAN KEBUTUHAN DALAM
 3 KELOMPOK YAITU :


 (1). KEBUTUHAN EKSISTENSI (EXISTENCE NEED)
        KEBUTUHAN AKAN SUBTANSI MATERIAL :
        - KEBUTUHAN FISIOLOGIS
        - KEBUTUHAN RASA AMAN (DARI MASLOW)




4/6/2011               SIU                    6
    (2). KEBUTUHAN HUBUNGAN (RELATEDNESS NEED)
            * KEBUTUHAN UNTUK MEMBAGI PIKIRAN DAN
              PERASAAN DENGAN ORANGLAIN DAN
              MEMBIARKAN MEREKA MENIKMATI HAL-HAL YANG
              SAMA DENGAN KITA

           * INDIVIDU BERKEMBANG UNTUK BERKOMUNIKASI
             SECARA TERBUKA DENGAN ORANGLAIN YANG DI
             ANGGAP PENTING DALAM KEHIDUPAN MEREKA
             DAN MEMPUNYAI HUBUNGAN YANG BERMAKNA
             DENGAN KELUARGA, TEMAN DAN REKAN KERJA
             MENCAKUP :
                  - KEBUTUHAN SOSIAL DAN BAGIAN
                    EKSTERNAL DARI KEBUTUHAN ESTEEM DARI
                    MASLOW
4/6/2011                     SIU                           7
  (3). KEBUTUHAN PERTUMBUHAN
       (GROWTH NEEDS)

           “KEBUTUHAN-KEBUTUHAN YANG DIMILIKI
           SESEORANG UNTUK MENGEMBANGKAN
           KECAKAPAN MEREKA SECARA PENUH”

               KEBUTUHAN AKTUALISASI DIRI &
               KEBUTUHAN HARGA DIRI




4/6/2011                 SIU                    8
      • KEBUTUHAN :
            EKSISTENSI  HUBUNGAN  PERTUMBUHAN
             TERLETAK PADA SATU KESINAMBUNGAN
             KEKONKRETAN

            KEBUTUHAN EKSISTENSI  MERUPAKAN
             KEBUTUHAN PALING KONKRET

            KEBUTUHAN PERTUMBUHAN  MERUPAKAN
             KEBUTUHAN PALING ABSTRAK (TIDAK
             KONKRET)


4/6/2011                    SIU                    9
     1.3. TEORI 2 (DUA) FAKTOR
           (DARI HERZBERG)

           1. MOTIVATOR
           2. HYGIENE FAKTOR

           • FAKTOR-FAKTOR YANG MENIMBULKAN
             KEPUASAN KERJA
                FAKTOR MOTIVATOR (SATISFIER)

           • FAKTOR-FAKTOR YANG MENIMBULKAN
             KETIDAKPUASAN KERJA
                - DISSATISFIER FACTOR
                - HYGIENE FACTOR
4/6/2011                   SIU                 10
  1.3.1. FAKTOR MOTIVATOR

           FAKTOR INSTRINSIK PADA PEKERJAAN KALAU
           TIDAK TERPENUHI TIDAK PUAS  NOT
           SATISFIED

           • TANGGUNG JAWAB (RESPONSBILITY)
           • KEMAJUAN (ADVANCEMENT)
           • PEKERJAAN ITU SENDIRI (WORK IT SELF)
           • CAPAIAN (ACHIEVEMENT)
           • PENGAKUAN (RECOGNITION)
4/6/2011                     SIU                    11
  .3.2. FACTOR HYGIENE

           DISSATIFIER BERKAITAN DEGNAN KONTEKS DARI
           PEKERJAAN FACTOR-FACTOR EKSTRINSIK

            • GAJI
            • RELATIONSHIP (PEER)
            • RELATIONSHIP (PENYELIAAN)
            • KONDISI KERJA
            • ADMINISTRASI DAN KEBIJAKAN PERUSAHAAN
            • PERSONAL LIFE


4/6/2011                      SIU                      12
     II. TEORI MOTIVASI PROSES
     • BERSIBUK DIRI DENGAN MENEMUKENALI DAN
     MEMPELAJARI PROSES-PROSES YANG
     MEMPRAKARSAI, MEMPERTAHANKAN DAN
     MENGAKHIRI PERILAKU

      TEORI MOTIVASI PROSES ADA 4 :
      1. TEORI PENGUKUHAN
      2. TEORI EXPECTANCY
      3. TEORI EQUITY
      4. TEORI TUJUAN


4/6/2011                   SIU                 13
 II.1. TEORI PENGUKUHAN
           - DASARNYA TEORI BELAJAR
           - “OPERANT CONDITIONING” (DARI SKINNER)

           ADA 2 (DUA) ATURAN POKOK :
           a. PEMEROLEHAN JAWABAN YANG BENAR
           b. PENGHILANGAN JAWABAN YANG SALAH




4/6/2011                    SIU                      14
     PENGUKUHAN YANG TERSENDAT BERAKIBAT :
      - PEMEROLEHAN YANG LEBIH LAMBAT
      - LAMBATNYA PENGHILANGAN

           SIEGEL & LANE
           (MENGUTIP JABLONKE & DE VRIES)
           1) TENTUKAN JAWABAN YANG DIINGINKAN
           2) KOMUNIKASIKAN DENGAN JELAS PERILAKU INI KEPADA
               TENAGA KERJA
           3) KOMUNIKASIKAN DENGAN JELAS GANJARAN APA YANG
               DITERIMA TENAGA KERJA JIKA JAWABAN YANG BENAR
               TERJADI
           4) BERIKAN GANJARAN HANYA JIKA JAWABAN YANG BENAR
               YANG DILAKSANAKAN
           5) GANJARAN DIBERIKAN KEPADA JAWABAN YANG DIINGINKAN
               PADA SAAT YANG PALING MEMUNGKINKAN, YANG TERDEKAT
               KEJADIANNYA.
4/6/2011                          SIU                         15
           PEMEROLEHAN PERILAKU :
             - MENUNTUT ADANYA SATU PENGUKUHAN
               SEBELUMNYA

           PENGUKUHAN
                 POSITIF
                   - JAWABAN YANG DIINGINKAN

                 NEGATIF
                   - MENGHILANGKAN SATU
                     RANGSANGAN


4/6/2011                    SIU                  16
           PEMEROLEHAN :

           - TIMBUL CEPAT BILA PENGUKUHAN
             DIBERIKAN SECARA BERKESINAMBUNGAN

           - DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI TIDAK
             BERKESINAMBUNGAN (PARTIAL
             REINFORCEMENT)




4/6/2011                      SIU                17
      II.2. TEORI HARAPAN (EXPECTANCY)
            DIKEMBANGKAN OLEH :
            1. VROOM
            2. PORTER & LAWLER (1968)
            3. SIEGEL & LANE (1984)

            MODEL TEORI HARAPAN DARI LAWLER :
           (1). ORANG PUNYA PILIHAN-PILIHAN ANTARA BERBAGAI
                HASIL PENGELUARAN (0) YANG SECARA POTENSIAL
                MEREKA GUNAKAN.

           ALTERNATIVE HASIL KELUARAN PUNYA HARKAT :
                         (VALENCE (V) )


                         (KETERTARIKAN)
4/6/2011                       SIU                            18
       (2). ORANG PUNYA HARAPAN-HARAPAN BAHWA :

                             UPAYA (EFFORT = E)

              AKAN MENGARAH KE :

                     PERILAKU UNJUK KERJA
                       (PERFORMANCE – P)
                               E–P
 (3). ORANG PUNYA HARAPAN-HARAPAN
          BAHWA :
                         HASIL KELUARAN
                         (OUTCOMES – 0)

           TERTENTU AKAN DIPEROLEH SETELAH :

                               UNJUK KERJA
                            (PERFORMANCE – P )
4/6/2011                            SIU           19
                                  P–Q
4/6/2011   SIU   20
       • HARKAT (VALENCE) V :

           -TIAP HASIL – KELUARAN PUNYA HARKAT YANG
           MENCERMINKAN PERASAAN TERHADAP HASIL
           KELUARAN




4/6/2011                   SIU                    21
           HASIL KELUARAN :
                  -POSITIF
                  INGIN MENCAPAI

                 -NEGATIF
                 TIDAK INGIN MENCAPAINYA

                 -NETRAL
                 TIDAK MEMPERDULIKAN HASIL KELUARANNYA

                 HARKAT :
                 -DI UNGKAPKAN DALAM ANGKA BERKISAR
                 ANTARA (+ 1) – (-1)



4/6/2011                        SIU                       22
           LAWLER

           •FAKTOR YANG MENENTUKAN (E – P)
              - HARGA DIRI
              - KEPERCAYAAN DIRI
              - PENGALAMAN LAMPAU DALAM SITUASI SERUPA
              - SITUASI SEKARANG YANG AKTUAL
              - KOMUNIKASI (INFORMASI & PERSEPSI) DARI
               ORANG LAIN



4/6/2011                           SIU                   23
    • BESAR/KECILNYA HARAPAN P – O,
      DITENTUKAN OLEH :
           -PENGALAMAN
           -KETERTARIKAN DARI O
           -KEPERCAYAAN DALAM KENDALI
            INTERNAL TERHADAP EKSTERNAL
           - HARAPAN-HARAPAN E – P
           - SITUASI AKTUAL
           - KOMUNIKASI

4/6/2011                      SIU         24
    (4). DALAM SETIAP SITUASI TINDAKAN-TINDAKAN DAN
         UPAYA YANG DIPILIH UNTUK DILAKSANAKAN
         DITENTUKAN OLEH :

           HARAPAN-HARAPAN
              (E-P & P – O)
                   DAN
           PILIHAN-PILIHAN YANG DIPUNYAI PADA SAAT ITU

    MODEL HARAPAN DARI LAWLER :
                BESAR/KECILNYA MOTIVASI

                    INDEKS MOTIVASI =
                 ∑ { (E-P) X ∑ * (P-O) (V)] }

4/6/2011                      SIU                        25
     II.3. TEORI KEADILAN (EQUITY THEORY)
           ADAMS :
             - MEMBERI BATASAN APA YANG DI
               ANGGAP ADIL ATAU WAJAR,
                   DAN
               DENGAN REAKSI-REAKSI MEREKA KALAU
              BERADA DALAM SITUASI YANG
              DIPERSEPSIKAN SEBAGAI TIDAK
              ADIL/WAJAR.




4/6/2011                  SIU                      26
      JIKA ORANG MELAKUKAN PEKERJAANNYA DENGAN IMBALAN
      GAJI/PENGHASILAN, MEREKA MEMIKIRKAN TENTANG :

           - APA YANG MEREKA BERIKAN PADA PEKERJAANNYA
             dan
           - APA YANG MEREKA TERIMA UNTUK KELUARAN
             KERJA MEREKA

      KEADILAN :             KETIDAK ADILAN :
      PERBANDINGAN            PERBANDINGAN
      A/B SAMA DENGAN C/D     A/B TIDAK SAMA DENGAN C/D




4/6/2011                      SIU                         27
JIKA TERJADI PERSEPSI TENTANG KETIDAK ADILAN ORANG AKAN
MELAKUKAN TINDAKAN-TINDAKAN BERIKUT :

      1). MENGUBAH MASUKAN
            - MENAMBAH ATAU MENGURANGI UPAYA UNTUK BEKERJA
      2). BERTINDAK MENGUBAH HASIL KELUARAN (DITINGKATKAN
           ATAU DITURUNKAN)
      3). MERUSAK SECARA KOGNITIF MASUKAN DAN HASIL
           KELUARANNYA SENDIRI
           - MENGUBAH PERSEPSI TENTANG PERBANDINGAN B & A
      4). BERTINDAK TERHADAP ORANGLAIN UNTUK MENGUBAH D & C
      5). SECARA FISIK MENINGGALKAN SITUASI
      6). BERHENTI MEMBANDINGKAN A : B DENGAN ORANGLAIN DAN
           MENGGANTI ATURAN LAIN
4/6/2011                           SIU                        28
  II.4. TEORI TUJUAN

           LOCKE
           MODEL KOGNITIF

           MENJELASKAN HUBUNGAN-HUBUNGAN
           ANTARA :

            - INTENTIONS / NIAT / TUJUAN-TUJUAN DENGAN
              PERILAKU

           ATURAN DASARNYA :
            - PENETAPAN TUJUAN-TUJUAN SECARA SADAR



4/6/2011                       SIU                       29
           TUJUAN – TUJUAN :
             - YANG CUKUP SULIT KHUSUS DAN
               PERNYATAAN YANG JELAS DAN
               DAPAT DITERIMA OLEH TENAGA KERJA


             AKAN MENGHASILKAN UNJUK KERJA YANG
             LEBIH TINGGI




4/6/2011                     SIU                  30
           MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA

           A. PENGANTAR
              MOTIVASI SEBAGAI :
              - MASUKAN DARI TENAGA KERJA
              - KELUARAN DARI TENAGA KERJA

            TENAGA KERJA

            MOTIVASI            BEKERJA

           DERAJAT / BESARNYA TGT PADA :
           - PERSEPSI IMBALAN ATAS UNJUK KERJA
           - APA YANG TELAH DIALAMI SELAMA BEKERJA
                                         (ROBBINS)
4/6/2011                        SIU                  31
  B. PENGERTIAN
        1. MOTIVASI KERJA
        2. KEPUASA KERJA

  A.d.1. MOTIVASI KERJA
         MOTIVASI :
           SUATU PROSES YANG DITIMBULKAN OLEH
           KEBUTUHAN-KEBUTUHAN YANG MENDORONG
           SESEORANG UNTUK MELAKUKAN
           SERANGKAIAN KEGIATAN YANG MENGARAH
           KETERCAPAINYA TUJUAN TERTENTU.




4/6/2011                    SIU                 32
                                          SUATU SIKLUS
                                        (MOTIVATION CYCLE)

             KEBUTUHAN DRIVE
                 MOTIVE



           LEGA            PUAS



                  TUJUAN




4/6/2011                          SIU                        33
    A.d.2. KEPUASAN KERJA
    BATASAN ANTARA LAIN :

    LOCKE
    (DALAM SIEGEL DAN LANE, 1982)

   “THE APPRAISAL OF ONE’S JOB AS ATTAINING OR ALLOWING THE
    ATTAINMENT OF ONE’S IMPORTANT JOB VALUES, PROVIDING THESE
    VALUES ARE CONGRUENT WITH OR HELP FUL FILL ONE’S BASIC
    NEEDS”

    ADA 2 UNSUR
    - NILAI-NILAI PEKERJAAN
    - KEBUTUHAN DASAR

        - NILAI-NILAI PEKERJAAN MERUPAKAN TUJUAN-TUJUAN YANG INGIN
          DICAPAI DALAM MELAKUKAN TUGAS PEKERJAAN.
        - NILAI-NILAI PEKERJAAN ITU HARUS SESUAI/MEMBANTU
4/6/2011 MEMENUHI KEBUTUHAN DASAR     SIU                            34
       D. TEORI-TEORI KEPUASAN KERJA

   1. TEORI PERTENTANGAN W.
      - (DISCREPANCY THEORY). LOCKE

   2. MODEL DARI KEPUASAN BIDANG/BAGIAN
      - (FACET SATISFACTION). LAWLER

   3. TEORI PROSES BERTENTANGAN
      - (OPPONENT – PROSES THEORY). LANDY



4/6/2011                  SIU               35
           C. TEORI-TEORI MOTIVASI

  YANG MENEKANKAN “APA”
      TEORI MOTIVASI ISI

  YANG MEMUSATKAN PERHATIANNYA PADA
  “BAGAIMANA” PROSES MOTIVASI BERLANGSUNG.
  TEORI MOTIVASI PROSES.




4/6/2011                   SIU               36
  1. TEORI MOTIVASI ISI

  1) TEORI TATA-TINGKAT-KEBUTUHAN (ABRAHAM MASLOW)

  2) TEORI EKSISTENSI – RELASI – PERTUMBUHAN TEORI ERG
      - EXISTENCE
      - RELATEDNESS
      - GROWTH NEEDS (ALDERFER)

  3) TEORI DUA FAKTOR
      TWO FAKTOR THEORY
      - TEORI HYGENE
      - MOTIVASI HERZBERG


4/6/2011                    SIU                          37
  MENINGKATKAN
  MOTIVASI KERJA

  1. * PERAN PEMIMPIN/ATASAN
        a. BERSIKAP KERAS
        b. MEMBERI TUJUAN YANG BERMAKNA]

  2. * PERAN DIRI SENDIRI

  3. * PERAN ORGANISASI



4/6/2011                    SIU            38
     MENINGKATKAN
     MOTIVASI KERJA

     1. (DARI 3) PERAN PEMIMPIN/ATASAN
        ADA 2 (DUA) CARA POKOK :
        a. BERSIKAP KERAS
        b. MEMBERI TUJUAN YANG BERMAKNA

           Ad.a.
           MEMAKSA T.K. BEKERJA KERAS
           MEMBERI ANCAMAN
           T.K. TAK DAPAT MENGHINDAR DARI SITUASI
           TERSEBUT


4/6/2011                        SIU                 39
     CONTOH :
     -HARUS DATANG TEPAT WAKTU
     -HARUS MELAKSANAKAN TUGAS/KELIHATAN
      BEKERJA PADA JAM KERJA
     -KALAU TIDAK  DIPOTONG GAJI/DIKELUARKAN


      TERPAKSA MELAKSANAKAN KARENA TAKUT
     DIKELUARKAN SEBAB CARI KERJA SUSAH




4/6/2011                 SIU                    40
 -PADA CARA “MEMAKSA/BERSIKAP KERAS”
  DIPAKAI PADA :
      - GAYA KEPEMIMPINAN YANG BERORIENTASI
        PADA TUGAS (TEORI KEPEMIMPINAN
        FIEDLER)
        (TEORI KEPEMIMPINAN SITUASIONAL –
        GAYA TELLING)

 -PADA T.K YANG MENGHARKAT TINGGI “NILAI TAAT”
 KEPADA ATASAN :
 MELAKUKAN PEKERJAANNYA SEBAGAI KEWAJIBAN,
 TIDAK MERASA DIPAKSA
4/6/2011               SIU                       41
   - PADA T.K YANG MENGHARKAT TINGGI “NILAI
     KEMANDIRIAN” DAN MERASA TELAH MEMILIKI
     KEMAMPUAN

    MELAKUKAN PEKERJAANNYA SEBAGAI PAKSAAN

   Ad.b.
   PEMIMPIN BERSAMA T.K
   DITEMUKAN TUJUAN-TUJUAN YANG BERMAKNA

   CONTOH :
   T.K MAU MENGANGSUR RUMAH DALAM 5 TAHUN
   JIKA PERUSAHAAN PUNYA POLICY YANG MEMUNGKINKAN
    T.K. TERSEBUT AKAN BERKERJA DENGAN MOTIVASI
   TINGGI
4/6/2011                  SIU                       42
       (TEORI PENETAPAN TUJUAN DARI LOCKE)
      -PADA UMUMNYA T.K PUNYA SASARAN
       LEBIH DARI SATU
       ATASAN PERLU MENGENALI SASARAN
       YANG BERNILAI TINGGI :

      ATASAN MEMBANTU UNTUK
       MENCAPAINYA
      ATASAN MEMOTIVASI BAWAHANNYA




4/6/2011                 SIU                 43
2. (DARI 3) PERAN DIRI SENDIRI
DARI GAMBARAN TEORI 2 FAKTOR MCGREGOR :

TYPE X :
- MEMILIKI MOTIVASI KERJA YANG BERCORAK REAKTIF
  MEREKA MEMERLUKAN ORANG LAIN UNTUK MENDORONG, MEMAKSA
  MEREKA BEKERJA
  PERSONAL VALUE SISTEM (SISTEM NILAI PRIBADI)
  MEREKA MEMPRIORITASKAN KEGIATAN LAIN

 SESUDAH ITU BARU BEKERJA
  CONTOH : PENYADAP KARET

HARUS MERUBAH SISTEM NILAI
 NILAI “BEKERJA ADALAH MULIA; BEKERJA ADALAH IBADAH

TIPE X  DIUBAH TYPE Y
4/6/2011                        SIU                       44
   3. (DARI 3 ) PERAN ORGANISASI

   KEBIJAKAN DAN PERATURAN PERUSAHAAN DAPAT
   “MENARIK” ATAU “MENDORONG”

    MOTIVASI KERJA SEORANG TENAGA KERJA

   CONTOH :
   1. GUGUS KENDALI MUTU (GKM QUALITY CIRCLES)
   2. KEBIJAKAN DALAM IMBALAN KEUANGAN
   3. DLL

4/6/2011                 SIU                     45

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:678
posted:4/6/2011
language:Indonesian
pages:45