Docstoc

Rangkuman Atmosfer Dan Hidrosfer (Fariz� 2011)

Document Sample
Rangkuman Atmosfer Dan Hidrosfer (Fariz� 2011) Powered By Docstoc
					       Rangkuman Atmosfer dan
              Hidrosfer




Disusun Oleh:
     M. Fariz Al Faruqi
             Khairul Fahmi
             Even Kenedi
                                 Atmosfer
A. Lapisan atmosfer dan pemanfaatanya
          Atmosfer merupakan campuran berbagai gas yang dipengaruhi dan terikat
   oleh gravitasi bumi. Di lapisan yang paling dekat dengan bumi komposisi gas di
   atmosfer kira-kira terdiri atas 78% nitrogen dan 21% okisgen. Adapun sisanya
   meliputi karbon dioksida, argon, neon, dan uap air. Secara vertikal, lapisan atmosfer
   terdiri atas Troposfer (0-10km), Stratosfer (10-50km), Mesosfer (50-80km),
   Termosfer (80-500km).
B. Dinamika unsur cuaca dan iklim
          Cuaca merupakan gambaran fisik atmosfer pada suatu tempat dalam kurun
   waktu yang relatif singkat (24jam), dan iklim adalah keadaan rata-rata suaca pada
   suatu daerah dalam ,urun waktu yang relatif lama (10-30thn).
          Keadaan fisik cuaca dan iklim muerupakan hasil pengukuran dan pengamatan
   berbagai unsur :
          -   Radiasi matahari merupakan energy yang menggerakan berbagai proses
              yang terjadi di atmosfer melalui berbagai peristiwa yaitu penyerapan
              (absorpsi), pemantulan, hamburan, dan pemancaran kembali atau reradiasi.
          -   Temperatur udara adalah derajat panas dari udara yang diukur dengan
              termometer yang berubah sepanjang waktu, baik secara harian, bulanan,
              maupun tahunan. Sebenarnya terdiri atas temperatur udara horizontal,
              yang digambar dalam bentuk pada isoterm dan temperatur udara vertikal
              yang disebut dengan gradient temperature.
          -   Kelembapan udara adalah sejumlah uap air yang dikandung oleh udara pada
              waktu dan tempat tertentu. Kelembapan udara dapat dinyatakan dalam
              kelembapan absolute, kelembapan spesifik dan kelembapan relative.
          -   Awan merupakan kumpulan partikel air yang melayang-layang di atmosfer
              yang pada akhirnya suatu ketika akan jatuh ke permukaan bumi sebagai
              presipitasi. Bentuk formasi dasar awan hanya terdiri atas sirrus, cumulus
              dan stratus.
          -   Curah hujan merupakan hasil akhir dari perpaduan berbagai faktor, yaitu
              topografi, atau bentuk medan. Berdasarkan hujan dibedakan menjadi
              hujan orografis, hujan konveksi, hujan frontal, hujan siklon, dan hujan
              musim.
          -   Angin adalah gerakan atmosfer dalam arah horizontal. Adapun gerakan
              atmosfer dalam arah vertikal dinamakan aliran udara. Angin diberi nama
              sesuai dengan dimana arah angin datang. Seperti : angin darat, angin laut,
              angin barat, angin, angin lembah,dsb.



C. Klasifikasi Iklim
          Klasifikasi iklim menurut para ahli menggunakan dasar klasifikasi tertentu,
          antara lain :
          -   Iklim matahari didasarkan pada kedudukan dan pergeseran semu matahari
              terhadap permukaan bumi.
          -   Iklim fisis didasarkan pada kenyataan yang sesungguhnya di suatu wilayah
              tertentu.
          -   Iklim Schnidt-ferguson berdasarkan jumlah curah hujan setiap bulan.
          -   Iklim Koppen berdasarkan kombinasi antara temperatur udara dengan
              curah hujan.
D. Persebaran curah hujan
          Persebaran curah hujan dipengaruhi oleh beberapa factor, antara lain:
          -   Topografi
          -   Arah dan kecepatan angin
          -   Arah hadapan lereng
          -   Kelembapan udara
E. Jenis Vegetasi menurut alam
          Kondisi iklim berbeda menyababkan perbedaan jenis vegetasi. Di wilayah
   gurun dengan kondisi iklim yang ekstrim akan ditumbuhi jenis vegetasi yang berbeda
   dengan vegetasi wilayah lainya.
F. Perubahan iklim global
          Pada fenomena El nino, terjadi pembalikan tekanan curah ujan, arah angin dan
   arus laut. Pada kondisi El nino. Indonesia akan mengalami kekeringan. Sedangkan
   wilaya Amerika Selatan akan mengalami hujan yang sangat panjang.
                                  Hidrosfer
A. Siklus Hidrologi
           Lapisan air menutupi 71% muka bumi dalam bentuk padat (es), cair (air), da
     gas (uap air). Sebenarnya jumlah air du permukaan bumi secara keseluruhan relative
     tetap, karena air bersirkulasi secara terus-menerus dari atmofer ke bumi dan
     kembali ke atmosfer mengikuti siklus Hidrologi.
B.    Jenis-jenis perairan
           Berdasarkan tempatnya, air dapat dibedakan menjadi.
           -   Air Bawah permukaan
           Yang merupakan hasil resapan dari air permukaan.
           Air bawah permukaandi bedakan dalam beberapa wilayah
           1. Wilayah kapiler
           2. Wilayah funikuler
           3. Wilayah pendakuler
               Air tanah memiliki beberapa bentuk diantaranya sungai bawah tanah,
               geyser, dan artetis.
           -   Air permukaan
           Merupakan keseluruhan air yang berada di muka bumi. Air permukaan
           dibedakan menjadi perairan asin dan perairan tawar.
           1. Perairan asin
                  Sebagian besar (67,5%) air yang ada di muka bumi ditemukan dalam
                  bentuk perairan asin. Yang umumnya ditemukan di laut.
2. Perairan tawar
      a. Danau
           Merupakan permukaan daratan yang cekung atau lebih rendah
           daripada muka daratan di sekelilingnya
      b. Sungai
           Merupakan aliran air di permukaan bumi yang secara alami berasal
           dari daerah tinggi dan mengalir ke daerah yang lebih rendah.
      c. Rawa
           Merupakan cekungan yang lebih rendah dari pada daerah
           sekitarnya
              Rawa dapat dibedakan berdasarkan sifat airnya
                 Rawa air tawar
                 Rawa air payau
                 Rawa air asin



      d.   Penyebab dampakdan penanggulangan banjir
           Upaya untuk mencegah dan menanggulangi banjir, antara lain:
           1. Menjaga kelstarian hutan di kawasan DAS
           2. Mempertahankan lahan terbuka dan memperbanyak sumur-
              sumur resapan di perkotaan.
      e. Perairan laut
           Pembagian wilayah laut.
           1. Wilayah pesisir
              Antara lautan dan daratan yang dibatasi oleh suatu wilayah
              disebut pesisir
           2. Wilayah dasar laut.
              Dibedakan 2 macam yaitu: Tepi benua dan Dasar laut dalam
      Gerakan air laut
             Air laut bersifat dinamik (selalu bergerak) berdasarkan
      penyebabnya, gerakan air laut disebabkan oleh angin,
      temperatur, dan gaya tarik Bulan-Bumi.
             Gerakan air laut meliputi:
                 Gelombang
                 Arus
                 Pasang surut
f. Wilayah perairan laut Indonesia.
      Hasil konveksi hukum laut Internasional yang diterapkan di
      Jamaika 1982 dan yang disepakati PBB, batas lait Indonesia
      meliputi:
         Batas landas Kontinen (200m)
         Batas laut Teritorial (21mill)
         Zona Ekonomi Eksklusif (200mill)

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:2081
posted:4/5/2011
language:Malay
pages:6