Docstoc

MATERI RAKERPIM

Document Sample
MATERI RAKERPIM Powered By Docstoc
					Page | 0
      RAPAT KERJA PIMPINAN
        PIMPINAN WILAYAH IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH KEPULAUAN RIAU
                               PERIODE 2010-2012

  1. BIDANG KEPEMIMPINAN
     Ketua Umum PW IPM Kepulauan Riau : Susanna
     Bidang ini diarahkan berupa terciptanya kepemimpinan (Leadership) yang kuat dan progresif
     menuju gerakan IPM yang transformatif. Hal tersebut meliputi pengelolaan kepemimpinan dan
     manajemen serta penataan mekanisme dan sistem kepemimpinan dan manajemen.

      Konsep Dasar pengembangan bidang kepemimpinan meliputi:
      1. Mengawal orientasi ikatan
      2. Optimalisasi kinerja dan partisipasi pimpinan
      3. Optimalisasi fungsi dan peran lembaga kepemimpinan
      4. Pengembangan dan penguatan komunikasi eksternal
      5. Konsolidasi organisasi dan penataan mekanisme kerja organisasi. Upaya penataan,
         sosialisasi dan koordinasi gerak serta mekanisme kerja organisasi. Untuk mewujudkan
         suatu kondisi kerja organisasi yang sesuai dengan indikasi kritis dan kretaif. Diarahkan
         kepada penciptaan jaringan infrastruktur yang mandiri di tiap hirarki dan memban gun
         budaya dialogic, partisipatoris dan upaya membangun organisasi sebagai gerakan massif.
         Hal tersebut dilakukan dengan sosialisasi berbagai kebijakan, dan penataan mekanisme
         kerja di setiap jenjang diharapkan dapat menjadi langkah pendukung yang akan membuat
         organisasi IPM benar-benar siap dalam mencanangkan gerakan tradisi kritis-kreatif dalam
         skala yang luas.

                                    Narasi Kerja Kepemimpinan
                                  Indikator
     Narasi Program                                    Alat Verifikasi   Resiko Asumsi     Prioritas
                                Keberhasilan
MISI :
“ Menguatkan Jaringan
dan Komunikasi Efektif ”
OUTPUT
 - Kepemimpinan efektif     - Pergerakan PW IPM    - Renstra PW          - Renstra tidak
 - Team Work Pimpinan         Kepri jelas selama     IPM Kepri             jadi panduan
     Solid                    satu periode           2010-2012             pimpinan
 - Akselerasi Popularitas   - Tidak ada konflik    - Jobdes jelas        - Kepentingan
     IPM                    - Tidak ada tumpang                            yang berbeda
                              tindih kebijakan     - Dokumentasi         - Media tidak
                            - Signifikasi publik     berita IPM di         berpihak pada
                              mengenal IPM           media                 isu IPM
AKTIVITAS
1. Mengawal Orientasi
   Ikatan.
   - Melakukan              - Seluruh personil     -     LPJ Pimpinan    - Pimpinan
        Rencana Strategis     terlibat dalam       -     Laporan           tidak peduli
                                                                                               Page | 1
        PW IPM Kepri              pembuatan renstra.           Renstra              renstra
                                                                                  - Conflik of
 2. Optimalisasi Kinerja     - Semua Pimpinan                                       interest
    dan Partisipasi            Ikut Up Grading                                    - Kesalah          Monitoring
    Pimpinan                 - 85 % Pimpinan aktif                                  fahaman          Kinerja
    - Up Grading               rapat rutin                -    Daftar hadir
    - Monitoring Kinerja     - 80 % program                    rapat
        Pimpinan               bidang terlaksana          -    Papan              - Tidak aktif
                                                               monitoring         - Partisipasi
                              -  85 % pimpinan                 pimpinan             Pimpinan
    3. Optimalisasi Peran        hadir rapat pleno        -    Daftar hadir         Rendah
       Lembaga                - Melakukan rapat                pleno              - Konflik
       Kepemimpinan              rutin seminggu           -    Notulensi            internal
    - Rapat Rutin                sekali                        pleno
    - Rapat Pleno               Dalam rentang             -    Daftar hadir       - Konflik          Tulisan
                                setahun minimal 3              rapat rutin          Internal         Media
    4. Pengembangan             tulisan dimuat media      -    Notulensi          - Partisipasi
       Komunikasi &             nasional                       rapat rutin          pimpinan
       Jaringan                   - 3 kali dalam                                    rendah
                                       sebulan
    -   Melakukan                 - 1 kali sebulan        -    Dokumentasi        - Media tidak
        audiensi                  - Kerjasama                  tulisan media        berpihak
    -   Membuat tulisan ke             program            -    Notulensi            Pelajar
        media nasional                                         audiensi           - Tidak ada
                                                          -    Dokumentasi          followup
                                                               media
                                                               memuat
                                                          -    MoU

    2. BIDANG ADMINISTRASI DAN KESEKRETARIATAN
Sekretaris Umum           : Dodi Kurnia Putra
Bidang ini diarahkan kepada terciptanya administrasi organisasi yang tertib, rapi, dan memudahkan
proses organisasi. Karena itu, bidang ini memiliki program:
   a. Optimalisasi sosialisasi sistem administrasi IPM
   b. Optimalisasi pelaksanaan sistem administrasi IPM
   c. Optimalisasi pelayanan dan pemenuhan kebutuhan administrasi organisasi

    Narasi Program           Indikator Keberhasilan             Alat Verifikasi          Resiko Asumsi            Prioritas
 Sosialisasi Sistem     1.    Terlaksananya di empat          1. Notulensi             Partisipasi Daerah
 Administrasi IPM             daerah prioritas (Batam,        2. Dokumentasi           yang kurang
                              Tanjungpinang, Bintan,             (foto)
                              Karimun)
                        2.    Peserta di masing-masing
                              daerah dihadiri sekurang-
                              kurangnya 75%
 Out put                1.    Terbitnya buku system           1. Buku                  1. partisipasi          Kolektivitas
 1. Panduan Sistem            administrasi IPM Kepri          2. Notulensi             2. pengiriman
    Administrasi        2.    Pelatihan Administrasi yg       3. Dokumentasi              buku pedoman
                              dilakukan di Pimpinan Di                                    adminstrasi
                              bawah                                                       yang terlambat
                                                                                       3. tidak sampai ke
                                                                                          ranting
 Penyusunan &           1. terbitnya tanfidz Musywil          1. Buku Tanfidz          1. Paket
                                                                                                            Page | 2
 sosialisasi Tanfidz           IPM Kepri II SESUAI             2. Bukti                 pengiriman
                               KEBUTUHAN DAERAH &                 Penerimaan            yang terlambat
                               CABANG/RANTING                     Buku Tanfidz       2. Alamat
                            2. 100% daerah memiliki               Oleh Daerah           sekretariat yang
                            3. terbit sebelum April               yang Di email         tidak jelas
                                                                  Ke PW IPM          3. Biaya Cetak
                                                                  Kepri
                                                               3. Nota Cetak
 Out put                    1. dimiliki 100% daerah            1. lembar             2. pengiriman
 Buku tanfidz               2. tersosialisasi sebelum juni        penerimaan              yang terlambat
                                                                  oleh daerah        3. alamat tujuan
                                                                                          yang tidak jelas
 Penetapan mekanisme       1. pelaksanaan pleno yang           1. notulensi          4. Partisipasi
 kerja                        dihadiri oleh 100% PW IPM        2. dokumentasi             pimpinan
                              Kepri                                                  5. inkonsistensi
                                                                                          aplikasi
 Out Put                    Ditanda tangani oleh semua         1. Notulensi          1. Lemahnya
 Mou dengan Para            pimpinan                           2. Dokumentasi             partisipasi
 Pimpinan                                                                                 pimpinan
 Penerbitan KTA &           1. Setiap Jenjang                  1. Database           1. transportasi
 Pemenuhan atribut             Kepemimpinan memiliki              Secretariat           penyebaran
 organisasi                    KTA.                            2. Surat              2. regulasi informasi
                            2. 100% daerah memiliki               Permohonan KTA
                               Papan nama organisasi           3. Dokumentasi
 Out Put                         1. terbitnya kurang lebih         1. database           1. belum
 1. KTA                              300 KTA baru                  2. hosting               massifnya
 2. Data Base Anggota            2. website/blog                                            penyebaran
     Online                                                                                 sampai ke
                                                                                            ranting
                                                                                         2. rendahnya
                                                                                            akses
                                                                                            internet

   3. BIDANG KEUANGAN
Bendahara Umum   : Sri Andri Yanti
                   Rahma Dianti

        Bidang ini memiliki program:
        a. Penataan administrasi keuangan PW IPM Kepri
        b. Optimalisasi penggalian, pengelolaan, dan pemanfaatan dana organisasi
        c. Pengembangan spirit kekayaan dan kewirausahaan dengan inovasi lembaga usaha
            penopang dana organisasi

                              Indikator
  Narasi program                                     Alat verifikasi        Resiko asumsi           Prioritas
                            keberhasilan
 Misi                  Terbentuknya Jaringan     Modul di tiap          Modul tidak terdapat
 Penguatan             dan komunikasi efektif    ranting/daerah yang    di arena yang
 jaringan dan                                    diprioritaskan         diprioritaskan
 komunikasi efektif
 Output                   tersosialisasi            rekam proposal        modal tidak            jaringan
  Terbentuknya            modul ke                  dokumentasi            tersosialisasi          kerja
      modul                ranting/target tiap                               dengan lancar          modul
      administrasi         daerah                                           modul sudah
                                                                                                         Page | 3
     keuangan              pemahaman                                          dipahami
    Terbentuknya           peserta terhadap                                  kurangnya
     jaringan kerja         isi modul                                          respon dari
                                                                               peserta terhadap
                                                                               isi modul dalam
                                                                               hal pemahaman
 Aktivitas                 dilaksanakan satu        modul                   minimnya respon         buku
  workshop                 kali dalam satu          laporan                  dari peserta di          panduan
      administrasi          periode                   kegiatan                 tiap daerah
      keuangan             dilaksanakan di          dokumentasi             belum ada modul
                            tiap regional                                      yang jelas
                           diikuti oleh 30
                            orang/regional Dari
                            ranting


1. Pembuatan batik IPM
                                    Indikator                                                                     Prioritas
     Narasi program                                        Alat verifikasi          Resiko asumsi
                                  keberhasilan
 Misi
 Penguatan jaringan dan
 komunikasi efektif
 Output                          Tersosialisasinya        Desain dan kain        Ada/terdapat                 3 regional
  Pakaian batik                  pakaian batik             batik                   kendala perizinan            Masing-
                                  IPM di wilayah                                    pada setiap level             masing
                                  pilot project                                     pimpinan                      regional
                                  (Prov. Kepri)                                     dikdasmenAUM                 diwakili oleh
                                                                                                                  satu daerah
 Aktivitas                       Setengah                 Baju batik             Kurang dari                  3egional
  Pembuatan batik IPM            periode pertama          MOU dengan              setengah wilayah             @3 regional
      di sekolah                  >3sekolah dari            Dikdasmen PW            pilot project belum           ada 1 daerah
      (pemesanan melalui          setiap wilayah            Muh                     mengenakan batik
      PW IPM Kepri)               sebagai pilot            Dokumentasi             IPM sekurang-
                                  project sudah             penggunaan              kurangnya pada
                                  memakai batik             batik di wilayah        akhir setengah
                                  IPM                       pilot project           periode 2010-2012
2. Pemesanan Aksesoris IPM
                                    Indikator                                                                     Prioritas
     Narasi program                                        Alat verifikasi          Resiko asumsi
                                  keberhasilan
 Misi
 Penguatan jaringan dan
 komunikasi efektif
 Output                          Tersosialisasinya        Aksesoris              Ada/terdapat                 3 regional
  Aksesoris                      perlengkapan              perlengkapan            kendala perizinan            Masing-
      Perlengkapan IPM            aksesoris IPM di          IPM                     pada setiap level             masing
      (almamater, Pin,            wilayah pilot                                     pimpinan daerah               regional
      Bendera, dll)               project (Prov.                                                                  diwakili oleh
                                  Kepri, terutama                                                                 satu daerah
                                  Kota Batam, Tg.
                                  Pinang, Bintan)
 Aktivitas                       Setengah                 Aksesoris              Kurang dari                  3egional
  Pemesanan                      periode pertama           perlengkapan            setengah wilayah             @3 regional
      pembuatan aksesoris         >3sekolah dari            IPM                     pilot project belum           ada 1 daerah
                                                                                                           Page | 4
   perlengkapan IPM          setiap wilayah         MOU dengan           memesan
   (pemesanan melalui        sebagai pilot           PD Muh               aksesoris
   PW IPM Kepri)             project sudah           dimasing-            perlengkapan IPM,
                             ada yang                masing daerah        sekurang-
                             memesan                Dokumentasi          kurangnya pada
                             berbagai macam          penggunaan           akhir setengah
                             aksesoris               aksesoris            periode 2010-2012
                             perlengkapan            perlengkapan
                             IPM                     IPM di wilayah
                                                     pilot project

A. BIDANG ORGANISASI

  Segala puji hanya bagi Allah, yang memberikan kita petunjuk dan hidayah Nya sehingga kita tetap
  kokoh berdiri diatas ajaran Islam. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad
  SAW. Manusia unggul yang memberi suri tauladan, inspirator dan motivator bagi umat manusia
  sampai akhir zaman.
  Seiring dengan kebijakan-kebijakan yang telah dihasilkan dalam Musyawarah Wilayah II di
  Tanjungpinang pada tanggal 24-26 Desember 2010, Bidang organisasi diarahkan pada penguatan
  organisasi (struktur, suprastruktur, dan infastruktur) guna mewujudkan gerakan transformatif. Karena
  itu, bidang ini memiliki program: (1) Penelitian dan potensi organisasi; (2) Konsolidasi dan penataan
  tata kelola organisasi; dan (3) Pengembangan dan penguatan fungsi struktur organisasi.
  Oleh karena itu, Bidang organisasi melakukan analisis dengan mempertimbangkan visi dan misi IPM
  untuk merumuskan beberapa program kerja yang real guna mensinergikan potensi dan kekuatan
  ikatan dalam menghadapi tantangan kedepan. Program kerja tersebut telah dirumuskan dalam Rapat
  Kerja Pimpinan Wilayah IPM tahun 2011
  TIM PENYUSUN (BIDANG ORGANISASI):
  Ketua Bidang      : Juhari Oktavian Hidayatullah
  Sekretaris Bidang : Sega Hasido

  PROGRAM KERJA BIDANG ORGANISASI:
  1. Penelitian dan Potensi Organisasi
     a. Penelitian Potensi Organisasi
        Aktivitas : Penelitian Potensi Organisasi
        Indikator :
        o Membuat proposal penelitian.
        o Merumuskan instrumen penelitian
        o Pengambilan data penelitian tentang minat, tren, dan aktivitas pelajar
        o Publikasi laporan hasil penelitian
        o Tersosialisasikannya laporan hasil penelitian
        Alat Verfikasi:
        Poposal penelitian, Laporan tertulis, Data, Laporan tertulis, dan Dokumentasi (foto, rekaman,
        dll)
        Output:
        Artikel Penenlitian (Laporan potensi organisasi)

      b. Melakukan Pendataan Organisasi
         Aktivitas : Pembuatan data base PD, PC dan PR se-Kepulauan Riau
         Indikator :
                                                                                              Page | 5
       Terkumpul data base IPM se-Indonesia yang valid yaitu:
       o Terkumpul 100% data PD IPM se-Kepulauan Riau
       o Terkumpul minimal 75% data PC IPM se- Kepulauan Riau
       o Terkumpul minimal 60% data PR IPM se- Kepulauan Riau
       Alat Verfikasi: Laporan data dan Dokumentasi
       Output:
        Data base resmi IPM se- Kepulauan Riau
        Direktori organisasi IPM se- Kepulauan Riau

2. Konsolidasi dan Penataan Tata Kelola Organisasi
   a. Pembuatan Buku Pedoman Ranting (BPR)
      Aktivitas : Pendistribusian buku
      Indikator :
      o Tersosialisasikannya BPR ke semua Pimpinan Ranting se- Kepulauan Riau
      o Dilaksanakannya BPR ke semua Pimpinan Ranting se- Kepulauan Riau
      Alat Verifikasi:
      Laporan/data tertulis, Notulensi, Dokumentasi dan Buku Pedoman Ranting (BPR)
      Output      :
      Terbentuknya Buku Pedoman Ranting (BPR)

3. Pengembangan dan Penguatan Fungsi Struktur Organisasi
   a. Penguatan Struktur Organisasi
      Aktivitas :
      Konsolidasi dan Pengembangan Struktur Organisasi (PW dan PD se- Kepulauan Riau)
      Indikator :
      o Masing-masing level pimpinan termotivasi untuk lebih meningkatkan pergerakan
      o Pimpinan yang kuat, strategis dan dinamis
      o Tercipta kondisi yang kondusif dalam pergerakan
      o Terlaksananya pendampingan
      o Berkembangnya PD-PD yang kurang aktif
       Alat Verifikasi:
       Laporan tertulis, Dokumentasi, Jadwal Turba, Komunikasi intensif ke semua daerah, dan
       Indeks Progesifitas Organisasi
      Output       : Komunikasi efektif dan Turba

   b. KONPIDA
      Aktivitas :
      1) Penjaringan Tuan Rumah
      2) Penetapan Tuan Rumah
      3) Pelaksanaan konpida
      Indikator :
      o Terjaringnya masing-masing regional sebagai calon tuan rumah konpida
      o Pengesahan tuan rumah.
      Alat verivikasi:
      Jadwal pelaksanaan permusyawaratan pasti, form, surat-surat, dan proposal, notulensi,
      dokumentasi, danlaporan.
      Output      :
      Penetapan tuan rumah dan pelaksanaan konpida
   c. MUSYAWARAH WILAYAH
      Aktivitas :
                                                                                  Page | 6
1) Penjaringan Tuan Rumah
2) Penetapan Tuan Rumah
3) Pelaksanaan permusyawaratan.
Indikator :
o Terjaringnya masing-masing regional sebagai calon tuan rumah musywil
o Pengesahan tuan rumah musywil
o Keteraturan permusyawaratan di semua level pimpinan.
Alat verivikasi:
Jadwal pelaksanaan permusyawaratan pasti, form, surat-surat, dan proposal, notulensi,
dokumentasi, dan laporan.
Output:
Penetapan          tuan       rumah          dan           pelaksanaan      musywil




                                                                             Page | 7
                                                               AGENDA BIDANG ORGANISASI
                                 Okt-10         Nop-10              Des-10              Jan-11        Feb-11          Mar-11           Apr-11           Mei-11
No         Agenda
                           1    2 3 4     5   1 2 3 4          1   2 3 4      5     1    2 3 4    1    2 3 4     1   2 3 4     5   1   2 3 4        1   2 3 4
1    Rakerpim
     Pendataan
2
     Organisasi
     Data Base
     Direktory
3    Buku
     Buku Panduan
     Ranting
     Pengguatan struktur
4
     organisasi
     komunikasi efektif     Setiap bulan pada minggu pertama
     TURBA
5    Konpida
6    Penelitian
7    Musywil
             Jun-11              Jul-11           Agust-11                 Sep-11               Okt-11           Nop-11                Des-11                Jan-12
No
     1 2 3 4 5              1    2 3      4   1    2 3 4           1   2     3 4        5   1   2 3      4   1   2 3      4    1   2     3 4    5       1    2 3       4
1
2



3

4
     Setiap bulan pada minggu pertama

5
6

                                                                                                                                                            Page | 8
                                                AGENDA BIDANG ORGANISASI

                                          Feb-12          Mar-12             Apr-12           Mei-12           Jun-12       Jul-12
No                Agenda
                                      1    2 3 4     1   2 3 4     5     1   2 3 4    1   2     3 4    5   1    2 3 4   1   2 3 4
1    Rakerwil
2    Pendataan Organisasi
     Data Base
     Direktory
3    Buku
     Buku Panduan Ranting
4    Pengguatan struktur organisasi
     komunikasi efektif               Setiap bulan pada minggu pertama
     TURBA
5    Konpida
6    Penelitian
7    Musywil




                                                                                                                                     Page | 9
B. BIDANG PERKADERAN
   TIM PENYUSUN (BIDANG PERKADERAN):
   Ketua Bidang      : Danik Eka Ramaningtiyas
   Sekretaris Bidang : Moh. Arif Hidayatullah
   Anggota Bidang    : 1. Wengky Pura Chaniago
                       2. Daniati Rahmah
                       3. Moh. Ihwan
                           Program kerja PW IPM KEPRI kabid perkaderan
         1.   Mengadakan Taruna Melati di setiap wilayah kepri yang belum mengadakan seperti Tm I,II,III.
         2.   Membentuk sekolah kader ikatan untuk setiap pengurus IPM di kepri.
         3.   Mengadakan tadabur alam di wisata kepri sebagai ajang keakraban sesama kader IPM.
         4.   Mengadakan dan menyiapkan fortasi di sekolah Muhammadiyah Kepri


         A. Jadwal kerja kaderisasi
 NO                               Agenda                                         Target         Waktu            Tempat
 1.            Mengadakan Taruna Melati di setiap wilayah kepri               Pelajar,dan     MENYUSUL          MENYUSUL
                                                                              anggota
  2.    Membentuk sekolah kader ikatan untuk setiap pengurus IPM di kepri         IPM         MENYUSUL          MENYUSUL
  3.    Mengadakan tadabur alam di wisata kepri sebagai ajang keakraban           IPM         MENYUSUL          MENYUSUL
        sesama kader IPM.
  4.    Mengadakan dan menyiapkan fortasi di sekolah Muhammadiyah             Pelajar,dan     MENYUSUL          MENYUSUL
        Kepri                                                                 anggota


           B. PENGERTIAN
                     1. TM adalah ajang pelatihan atau proses pengkaderan untuk calon-calon anggota untuk
                     bergabung menjadi anggota.
                     Kaderisasi adalah proses pendidikan jangka panjang untuk menanamkan nilai-nilai tertentu
                     kepada seorang kader
                     2. Sekolah kader
SEKOLAH KADER
Pengertian
Sekolah kader merupakan suatu proses pendidikan yang disusun secara terpadu meliputi penyadaran,
pemberdayaan, dan pembelaan terhadap kader IPM. Kegiatan ini berlangsung dalam jangka waktu tertentu
setelah perkaderan formal tingkat muda (TM II). Untuk alumni TM III dan TM Utama tidak ada karena, diharapkan
langsung mampu berkiprah dalam kancah yang lebih luas. Alasan lain adalah, karena letak geografis yang cukup
luas sehingga bisa mengakibatkan ketidakefektifan kegiatan. Selain itu, jika alumni TM I dan TM II masih
“dipikirkan”, maka alumni TM III dan TM Utama harus sudah “memikirkan”. Karena itulah, alumni TM III dan TM
Utama tidak ada sekolah kader.
Tujuan
Terbentuknya kader pelopor-ideologis yang memiliki komitmen dan loyalitas tinggi terhadap ikatan, berwawasan
luas, berlandaskan akidah Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta mampu menjadi inti penggerak organisasi dan
pelangsung tongkat estafeta kepemimpinan IRM demi terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Target
      1. Terbentuknya kader ideologis yang memiliki jiwa pelopor dan siap melanjutkan tongkat estafeta
           kepemimpinan IPM selanjutnya.
      2. Mampu menyelesaikan permasalahan yang terjadi di internal organisasinya dan mengambil alih
           kepemimpinan jika stagnan, demi sinergisitas pemimpinan.
      3. Terciptanya kader yang memiliki penguasaan materi tentang keislaman, keilmuan, dan advokasi
           lapangan.
      4. Terwujudnya kader kritis-transformatif yang mampu melakuan counter hegemony dan proteksi terhadap
           ideologi lain yang mengancam eksistensi IRM.
Waktu dan Tempat
Waktu dan tempat penyelenggaraan setidak-tidaknya bejalan selama setengah periode (satu tahun). Kajian bisa
diadakan setiap seminggu sekali atau dua minggu sekali pada sore hari, dengan alokasi waktu maksimal dua jam
                                                                                                   Page | 10
(120 menit). Namun masing-masing tingkatan berwenang dalam menentukan waktunya dengan tetap mencapai
tujuan-tujuan dari sekolah kader
Sasaran Peserta
Peserta dibatasi maksimal 30 orang agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan efisien dan
termasuk salah satu pendidikan partisipatoris. Ketigapuluh peserta tersebut diharapkan memenuhi syarat
sebagai berikut:
      1. Alumni Pelatihan Kader Taruna Melati II
      2. Aktif di IPM setidak-tidaknya untuk satu periode ke depan.
      3. Mendapat surat keterangan dari PR IPM, PC IPM, atau PD IPM setempat.
      4. Mempunyai komitmen untuk mengikuti pelatihan secara penuh.
      5. Membuat makalah tentang pengembangan kaderisasi di internal organisasnya.
Penyelenggara
Tim Insturktur PD IPM yang telah dibentuk oleh pengurus PD IPM.
Materi-Materi
Materi-materi yang akan diberikan dalam sekolah kader bisa bermacam-macam. Berikut ini panduan yang bisa
dijadikan pegangan oleh para penyelenggara:
      1. Kajian rutin yang bersifat periodik dengan materi yang terstruktur sebagai berikut:
No. Topik
1.      Pengenalan Diri: Studi Kritis Konsepsi tentang Manusia, Tuhan, dan Alam Semesta
2.      Hakikat agama dan hakikat Islam
3.      Islam Transformatif
4.      Ideologi Gerakan Muhammadiyah
5.      Keputusan-keputusan Tarjih Muhammadiyah
6.      Muqaddimah dan Kepribadian IPM
7.      Strategi Perjuangan dan Agenda Aksi IPM
8.      Paradigma Pendidikan untuk Transformasi Sosial
9.      Membongkar Sekolah: Studi Kritis Terhadap Dunia Sekolah
10.     Kajian Budaya Pop
11.     Ideologi & Metodologi ANSOS
      1. Diadakan workshop yang membahas tentang kajian tertentu yang dianggap penting untuk internal
           organisasi maupun sebagai penguatan kapasitas intelektual para kader.
      2. Silaturahmi dan kunjungan ke tokoh-tokoh Muhammadiyah atau Islam untuk menjalin silaturahmi dan
           memperkaya pengetahuan.
Petunjuk Teknis Pengelolaan
Sekolah kader merupakan follow up dari perkaderan formal. Karena itu, tidak ada kateogorisasi pra,
pelaksanaan, maupun pascakegiatan. Kegiatannya hanya rutinitas pengelolaan dan pendampingan terhadap
kader, yang nantinya mampu meneruskan tonggak estafeta kepemimpinan IPM.
Mekanisme pembelajaran bisa dilakukan dengan dua cara, forum besar dan forum kecil. Jika forum besar, maka
mendatangkan seorang pembicara dan dipandu oleh seorang moderator. Setelah sesi ceramah berlangsung,
diadakanlah sesi tanya jawab dan dialog partisipatoris. Sedangkan jika forum kecil, ada dialog-dialog aktif yang
dipadu oleh seorang pendamping dari tim insturktur.
Diharapkan dua metode ini selalu bergantian dalam setiap kali pertemua. Jika pertemuan pertama forum besar,
maka pada pertemua kedua forum kecil, begitu selanjutnya. Contoh penjadwalan waktu materi sekolah kader
Waktu       Materi
            Pekan I        Ta’aruf, Orientasi & Kontrak Belajar
                           Pengenalan Diri: Studi Kritis Konsepsi tentang Manusia, Tuhan
Bulan I     Pekan II
                           dan Alam Semesta
            Pekan III      Hakikat agama dan hakikat Islam
            Pekan IV       Islam Transformatif
            Pekan I        Ideologi Gerakan Muhammadiyah
Bulan II    Pekan II       Keputusan-keputusan Tarjih Muhammadiyah
            Pekan III      Muqaddimah dan Kepribadian IPM
            Pekan IV       Strategi Perjuangan dan Agenda Aksi IPM
            Pekan I        Paradigma Pendidikan untuk Transformasi Sosial
Bulan III Pekan II         Membongkar Sekolah: Studi Kritis Terhadap Dunia Sekolah
            Pekan III      Kajian Budaya Pop

                                                                                                      Page | 11
           Pekan IV     Ideologi & Metodologi ANSOS                                     Metode dan Teknik
                                                                                        Pengelolaan
         1.Metode Pengelolaan
Sekolah Kader menggunakan dua metode, paedagogi dan andragogi. Namun untuk tingkat SKD lebih
ditekankan pada paedagogi, karena mereka butuh input lebih banyak (lebih ideologis). Sedangkan untuk tingkat
SKM menggunakan metode gabungan antara paedagogi dan andragogi dengan lebih menekankan pada
andragogi.

      Teknik Pengelolaan
               1. Ceramah
               2. Diskusi
               3. Brainstorming (olah pikir)
               4. Dinamika kelompok
               5. Mentoring (Pendampingan)
               6. Case Study
Penutup
Demikian panduan pelaksanaan sekolah kader ini dibuat dengan harapan mampu menjadi pegangan praktis
bagi anggota dan pimpinan IPM di seluruh level. Keberhasilan sebuah program tidak lain karena partisipasi
seluruh pihak, termasuk keberhasilan dari sekolah kader ini tidak akan terwujud tanpa peran serta dan aksi PD
IPM dan PR IPM di seluhuh Indonesia.
                   3. Tadabur alam
                   Tadabur alam adalah cara mengingat kembali kuasa atau ciptaan Allah. Di tadabur alam ini
                   kita ada sering pendapat tentang kemajuan IPM ke depan agar lebih baik lagi.
                   4. Fortasi
                   Fortasi adalah forum ta’aruf dan orientasi siswa baru,sebagai ajang silaturahmi dan
                   memperkenalkan ortom melalui orientasi siswa baru di seluruh sekolah muhammadiyah.
                   Sehingga tiap-tiap pimpinan membuat materi untuk bekal dan pedoman materi saat fortasi.

nilai-nilai dasar Ikatan Pelajar Muhammadiyah sebagai berikut:
      1. 1. Nilai Keislaman (Menegakkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai ajaran Islam). Islam yang dimaksud
          adalah agama rahmatan lil ‘alamin yang membawa kebenaran, keadilan, kesejahteraan, dan
          ketentraman bagi seluruh umat manusia yang bersumber dari Al-Qur’an dan as-Sunnah. Artinya, Islam
          yang dihadirkan oleh IPM adalah Islam yang sesuai dengan konteks zaman yang selalu berubah-ubah
          dari satu masa ke masa selanjutnya.
      2. 2. Nilai Keilmuan (Terbentuknya pelajar muslim yang berilmu). Nilai ini menunjukkan bahwa IPM
          memiliki perhatian serius terhadap ilmu pengetahuan. Dengan ilmu pengetahuan kita akan mengetahui
          dunia secara luas, tidak hanya sebagian saja. Karena dari waktu ke waktu, ilmu pengetahuan akan
          terus berkembang dan berubah. IPM berkeyakinan, ilmu pengetahuan adalah jendela dunia.
      3. 3. Nilai Kekaderan (Terbentuknya pelajar muslim yang militan dan berakhlak mulia). Sebagai
          organisasi kader, nilai ini menjadi konsekuensi tersendiri bahwa IPM sebagai anak panah
          Muhammadiyah untuk mewujudkan kader yang memiliki militansi dalam berjuang. Tetapi militansi itu
          ditopang dengan nilai-nilai budi pekerti yang mulia.
      4. 4. Nilai Kemandirian (Terbentuknya pelajar muslim yang terampil). Nilai ini ingin mewujudkan kader-
          kader IPM yang memiliki jiwa yang independen dan memiliki ketrampilan pada bidang tertentu (skill)
          sebagai bentuk kemandirian personal dan gerakan tanpa tergantung pada pihak lain.
      5. 5. Nilai Kemasyarakatan (Terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya/ the real islamic
          society). Nilai kemasyarakatan dalam gerakan IPM berangkat dari kesadaran IPM untuk selalu
          berpihak kepada cita-cita penguatan masyarakat sipil. Menjadi suatu keniscayaan jika IPM sebagai
          salah satu ortom Muhammadiyah menyempurnakan tujuan Muhammadiyah di kalangan pelajar
    6. IPM adalah lembaga kaderisasi yang salah satu fungsinya adalah melakukan proses penyiapan kader-
         kader untuk terlibat dalam aktifitas kemanusiaan dan kemasyarakatan yang lebih luas dari lingkup IPM.
         Dan satu pertimbangan yang tidak bisa dipungkiri IPM adalah bahwa IPM merupakan organisasi otonom
         Muhammadiyah dan berfungsi menjaga proses kaderisasi di Muhammadiyah. ltu artinya IPM sebagai
         lembaga kaderisasi Muhammadiyah.
    TIM PENYUSUN (BIDANG PERKADERAN):
    Ketua Bidang      : Bayu Ginanjar
    Sekretaris Bidang : Dhesty Liany Nevita Sherry
                                                                                                    Page | 12
  VISI BIDANG: “Massifikasi Perkaderan Produktif di Semua Jenjang”.
  MISI BIDANG: Memperkaya referensi teoritis dan sejarah pengkaderan.
  RENCANA STRATEGIS BIDANG PERKADERAN:
No       Aktifitas       Indikator                              Resiko
                                         Alat Verifikasi                       Prioritas       Output
  .     Program        Keberhasilan                            Asumsi
Program : Penguatan Khasanah Perkaderan
1     Kajian Rutin 1) Kesepahaman 1) Berita Acara 1) Komitmen                  Primer      1) Tulisan2 ttg
      Pimpinan      & penguatan         2) Daftar Hadir Pimpinan dlm                       tela'ah kritis
                    kapasitas           3)                 realisasi kinerja               Perkaderan
                    pimpinan            Dokumentasi/       2) Minimnya                     2) Aksi
                    2) Kontinuitas      arsip hasil        referensi                       pendampingan
                    kajian              kajian: artikel,                                   kaderisasi
                    3) Kualitas &       jurnal, dll                                        metodik &
                    kuantitas kajian                                                       pengembanga
                                                                                           n wawasan
                                                                                           need
                                                                                           asessment
2     Penerbitan   1) Terbitnya           1) Dokumentasi    1) Komitmen        Pendukun    1) News Letter
      News Letter  News Letter            arsip tulisan     Pimpinan           g           2) Feed Back
      Berkala      secara berkala         2) News Letter       dlm realisasi               berupa
                   2) Mampu               yg diterbitkan    kinerja                        partisipasi aktif
                   memuat                 3) Waktu          2) Partisipasi                 kepenulisan
                   Progressifitas         Penerbitan        kepenulisan                    serta distribusi
                   Perkaderan IPM                                                          informasi
                   serta informasi &
                   referensi
                   pengembangan
                   kaderisasi
Program : Membumikan SPI
3     Distribusi & 1) SPI                 1) Bukti          1) Komitmen        Primer      SPI "Hijau"
      Sosialisasi  terdistribusi          pengiriman &      Pimpinan                       edisi Revisi
      SPI "Hijau"  minimal sampai         penerimaan           dlm realisasi               telah
      edisi Revisi ke PD                  2) Pengisian      kinerja                        terdistribusi &
                   2) SPI                 Form              2) Bukti                       tersosilisasika
                   tersosialisasikan      Sosialisasi       penerimaan &                   n dengan baik
                   sampai ke tingkat                        form sosialisasi
                   ranting                                  tdk dikirim
                                                            kembali
                                                            3) Dana
                                                            distribusi &
                                                            sosialisasi
4     Pilot Project   1) Pilot Project    Laporan           1) Struktur yg     Pendukun    Terlaksananya
      Perkaderan      TM2 & PF 1          Kegiatan,         krg kooperatif     g           perkaderan
                      terlaksana          modul, dll        2) Dana                        "ideal"
                      2) Kualitas                           pelaksanaan                    berdasarkn
                      capaian realisasi                     3) Minimnya                    SPI pada 3
                      pilot project                         kapasitas                      kawasan
                                                            fasilitator                    sampel yg
                                                                                           berbeda
Program : Peningkatan Kualitas & Kuantitas Kader
5     Pendataan     terkumpulnya         Data Based         Form tdk dikirim Primer        Data Based
      Kader         data kader TM1-                         ulang (Struktur                Perkaderan
                    TM3 se-                                 yg krg
                    Kepulauan Riau                          kooperatif)


                                                                                                 Page | 13
       6     Taruna           1) terlaksananya   Laporan           1) Input           Primer     Kader
             Melati Tiga      TM 3               Kegiatan,         dibawah                       Paripurna
                              berdasarkan        modul, dll        standart
                              kaidah SPI                           2) Dana
                              2) Kualitas &                        pelaksanaan
                              Kuantitas kader                      3) Inkonsistensi
                              Paripurna                            Pimpinan
       7     Pelatihan        1) terlaksananya   Laporan           1) Input           Primer     Fasilitator
             Fasilitator      PFW                Kegiatan,         dibawah                       Nasional
             Wilayah          berdasarkan        modul, dll        standart
                              kaidah SPI                           2) Dana
                              2) Kualitas &                        pelaksanaan
                              Kuantitas                            3) Inkonsistensi
                              Fasilitator                          Pimpinan
                              Nasional
       10    Temu             Kesepahaman        1) Berita Acara   1) Dana            Pendukun   Konsensus
             Daerah           bersama ttg        2) Absensi        Pelaksanaan        g          Perkaderan
             Bidang           kaidah             kehadiran         2) Struktur yg                Nasional
             Perkaderan       perkaderan IPM     3) Dokumentasi    krg kooperatif
                                                 & arsip
                                                 software

     C. BIDANG KAJIAN DAN DAKWAH ISLAM
         TIM PENYUSUN (BIDANG KDI):
            Ketua Bidang : Surya Mandala Putra
            Sekretaris Bidang        : Sandy
       Bidang ini diarahkan pada penanaman nilai-nilai Islam secara kritis-kreatif-transformatif,
       sehingga dapat membangun identitas Pelajar muslim yang memiliki spiritualitas tinggi dan
       mengedepankan nilai-nilai moral.
     1. Sasaran Khusus
         Bidang ini diarahkan pada peran IPM dalam program-program mengenai kajian keislaman
         secara mendalam dengan pendekatan yang lebih konstruktif, sekaligus juga melaksanakan
         dakwah alternative untuk menjawab problematika masyarakat umunmya dan Pelajar pada
         khususnya (lebih khusus lagi pelajar Muhammadiyah).
     2. Konsep Dasar Pengembangan Program Bidang
         Konsep dasar pengembangan Bidang Kajian dan Dakwah Islam meliputi:
        a. Intensifikasi pengkajian, pemahaman, dan pengembangan serta pendampingan wawasan
            keislaman.
        b. Penyempurnaan dan sosialisasi konsep dakwah IPM.
        c. Pengembangan kegiatan yang berorientasi pada penumbuhan sikap kritis dan amaliyah
            transformatif yang dilandasi akhlaqul karimah, serta kegiatan-kegiatan kreatif yang berorientasi
            dakwah islam di kalangan pelajar


                                                 PROGRAM KERJA
                                                            PENANGGUNG
NO         SASARAN          PROGRAM           INDIKATOR                                    WAKTU           TEMPAT
                                                                JAWAB
1     PD - PR IPM          Penerbitan        Buku selesai
      se-Kepri             Buku:              direvisi      Surya Mandala
                             buku            pada……….        Putra dan Team
                               panduan        dan masuk       KDI PW IPM
                               Pelatihan      cetak           Kepri Periode
                               Dakwah         pada……..,       2010-2012
                               Pelajar        serta bisa
                                                                                                       Page | 14
                                         tersosialisasika
                                         n hingga akhir
                                         periode
                                        Pelajar mampu
                                         memahami
                                         konsep dakwah
                                         dan
                                         diaplikasikan
                                         ditataran
                                         praksis
2    PD IPM se-       Pelatihan Da’I
     Kepri            Pelajar II dan  Pelatihan diikuti
                      III serta        minimal 60 %
                      Pembentukan      utusan PD IPM
                      Korp Mubaligh    se-kepri
                      Pelajar,        Pelatihan Da’i           Sandy dan
                                       terlaksana                Tim KDI PW
                                       minimal                   IPM Kepri
                                       Agustus 2011

     Internal PW      Kajian Islam
     IPM Kepri             Kajian  Kajian minimal             oleh Sandy
                               Islam   diikuti oleh 80 %
                               Rutin   Pimpinan
                               Pimpi
                               nan    Kajian Islam
                                       rutin Pimpinan
                           Kultu      terlaksana
                               m       minimal 1 kali
                               Qobla   dalam sebulan
                               Rapat
                               Rutin  Tadarus dan
                                       Kultum minimal
                           Tadar      dihadiri 80 %
                               us      pimpinan
                               Pimpi
                               nan    Tadarus dan
                                       kultum
                                       Pimpinan
                                       terlaksana
                                       setiap rapat
                                       pimpinan

    D. BIDANG PENGKAJIAN ILMU PENGETAHUAN
       TIM PENYUSUN (BIDANG PIP):
       Ketua Bidang      : Yusra Nurvita Purwani
       Sekretaris Bidang : Maritha Fitri Ratna Sari

    Visi IPM Periode 2010-2012:
    Pelajar Kreatif Berdaya Ubah untuk Provinsi Kepulauan Riau yang Progressif
    Misi IPM Periode 2010-2012:
    1. Membangun Tradisi ilmiah.
                                                                                 Page | 15
2. Membangun budaya kritis dan kreatif.
3. mengaktualisasikan nilai-nilai Islam Transpormatif.
4. Meningkatkan jaringan dan komunikasi efektif.
Misi Bidang:
Membangun tradisi ilmiah, kritis dan kreatif.
Arah Kebijakan Bidang:
Bidang ini diarahkan pada terciptanya tradisi berpikir kritis, penguasaan ilmu pengetahuan dan
teknologi di kalangan pelajar dalam bingkai nilai-nilai keIslaman. Juga sebagai pengawal gerakan
iqra’ dan sadar media. Karena itu, Bidang PIP PW IPM Kepulauan Riau memiliki:
Arah Kebijakan Program Bidang:
a. Membangun tradisi baca, tulis, dan diskusi kelompok pelajar kritis.
b. Peningkatan kualitas ilmu pengetahuan melalui komunitas-komunitas kreatif dan ilmiah.
c. Melakukan penyadaran kebutuhan untuk menguasai teknologi.
d. Melakukan kontrol dan massifikasi gerakan Iqra’ pelajar di sekolah.
e. Penyadaran akan pentingnya media dan kritis terhadap media.



Maka Program Kerja Bidang PIP Periode 2010-2012:
A. Membangun tradisi baca, tulis, dan diskusi kelompok pelajar kritis. Adapun kegiatan:
   1. Mengadakan Lomba Penulisan dan Penerbitan buku pelajar, seperti:
       a. Jurnalistik Pelajar & Media Sekolah.
       b. Komunitas Pelajar Ilmiah (KPI).
       c. Buku Inspirasi & Motivasi Pelajar Berprestasi dan buku-buku lainnya.
   2. Mengadakan seminar/diskusi/talkshow/workshop atau bedah buku dan sejenisnya.
   3. Mengadakan roadshow pelatihan jurnalistik (media cetak dan elektronik) ke daerah-daerah dan
       atau cabang
B. Peningkatan kualitas ilmu pengetahuan melalui komunitas-komunitas kreatif dan ilmiah. Adapun
   kegiatan:
   1. Olimpiade Science dan sosial pelajar berprestasi.
   2. Musyawarah Komunitas Pelajar Kreatif.
C. Melakukan penyadaran kebutuhan untuk menguasai teknologi. Adapun kegiatan:
   1. Diskusi publik dan pelatihan pembuatan website atau blog dan sejenisnya.
   2. Pelatihan dan Pengembangan inovasi teknologi.
D. Melakukan kontrol dan massifikasi gerakan Iqra’ pelajar di sekolah.
   1. Pendirian perpustakaan karya pelajar sebagai pusat karya pelajar kepulauan riau
   2. Gerakan 1000 pelajar gemar membaca dan menulis (buku, menulis puisi, cerpen, dll).
E. Penyadaran akan pentingnya media dan kritis terhadap media.
   1. Penerbitan media pelajar (Majalah, Bulletin, dan sejenisnya) disetiap jenjang struktur
       kepemimpinan di IPM.
   2. Berpartisipasi dalam penulisan di media massa (koran, majalah publik dan yang lainnya) dan
       elektronik (talkshow di TV dan on air di radio).
   3. Aktif dan mengkritisi isu dan wacana yang berkembang di media massa (baik media cetak
       maupun elektronik).




                                                                                        Page | 16
                                             AGENDA KEGIATAN PIP PW IPM KEPULAUAN RIAU
No.              Nama Kegiatan                                       Deskripsi                         Waktu            Keterangan

                                                                                                               Ruang perpustakaan,
1.    Pendirian Perpustakaan Karya Pelajar    Batam dan Tanjungpinang
                                                                                                               peralatan dan perlengkapan

                                                                                                               Proses penyusunan hingga
                                              a. Jurnalistik Pelajar & Media Sekolah.
                                                                                                               produksi.
      Penerbitan Buku-buku PIP dan Buku-
2.                                            a. Komunitas Pelajar Ilmiah (KPI) dll.
      buku Pelajar lainnya                                                                                     Proses penyusunan, editing,
                                              b. Inspirasi/Motivasi Pelajar Berprestasi &
                                                                                                               Produksi dan distribusi.
                                                 Berorganisasi,


      Roadshow Jurnalistik & Pelatihan        1. Batam
                                                                                                               Berkoordinasi dengan
3.    Pengambangan dan Pemanfaatan            2. Tanjungpinang
                                                                                                               Pimpinan Daerah
      Teknologi Tepat Guna                    3. Bintan

                                              Peringatan hari-hari besar nasional (Hardiknas, Sumpah
4.    Seminar, talkshow dan sejenisnya                                                                         Pendidikan, Pemuda, dll
                                              Pemuda dll)

                                              a. Di awali dengan Olimpiade & pendataan komunitas-              Di awali dengan Olimpiade
                                                 komunitas pelajar tingkat daerah se-kepri,                    dan pendataan komunitas-
5.    Musyawarah Komunitas Pelajar Kreatif
                                              b. Ajang Kreatifitas Pelajar,                                    komunitas pelajar se Kepri di
                                              c. Pameran & Perhargaan.                                         tingkat PD.




                                                                                                                                      Page | 17
E. BIDANG ADVOKASI
Ketua Bidang : Siti Masita
Sekretaris Bidang : Rahmat Maulid
1. Latar belakang
     Beberapa tahun belakangan ini, banyaknya kasus kekerasan yang terjadi terhadap pelajar. Berdasarkan
fakta-fakta yang ada terbukti bahwa kasus kekerasan terhadap pelajar belum menjadi isu sentral oleh
masyarakat untuk di cegah dan di tanggulangi. Pertanyaanya yang harus di jawab adalah menyangkut
bagaimana cara kita untuk mengurangi,manangani dan mencegah kekerasan terhadap pelajar.
2. Apa tujuan sosialisasi ini ?
     Berkaitan dengan latar belakang di atas maka sosialisasi ini bertujuan:
        Mencegah terjadinya kekerasan
        mengatasi
        Memberikan perlindungan
3. Keluaran yang harus dilakukan ialah :
     Hal yang ingin di capai adalah agar kekerasan terhadap pelajar dapat di cegah dan dapat di tanggulangi
demi kepribadian dan masa depan pelajar yang merupakan ujung tombak dari nasib Negara/kepri di masa
mendatang.
4. Luang lingkup kegiatan dan peserta
     Luang lingkup kegiatan sosialisasi ini adalah pada tingkat wilayah dan daerah. Peserta sosialisasi ini
adalah para pelajar di kepri.
5. Materi-materi dalam sosialisasi
Materi-materi yang di sampaikan ialah:
        Pencegahan terahada kekerasan
        Memotivasi pelajar dalam pembelajaran
        IPM dan pelajar kepri
        Undang-undang hak pelajar
  
6. Pemateri ialah :
        Bibiana dyah s.o.s
        PW. IPM kepri
        Porles kepri
        Dinas kependidikan kepri
7. Penaggung jawab
Ketua umum PW IPM Kepri.
8. Panitia pelaksana
KETUA                                                 KABID ADVOKASI PW IPM KEPRI
SEKRETARIS                                            SEKBID ADVOKASI PW IPM KEPRI
BENDAHARA                                             BENDAHARA UMUM PW IPM KEPRI
SEKRETARIAT                                           1.
                                                      2.
                                                      3.
                                                      4.


ACARA                                                1.
                                                     2.
                                                     3.
                                                     4.

PERLENGKAPAN                                         1.


                                                                                                 Page | 18
                                                  2.
                                                  3.
                                                  4.
                                                  5.
KONSUMSI                                          1.
                                                  2.
                                                  3.
                                                  4.
KEAMANAN                                          1.
                                                  2.
                                                  3.
                                                  4

                                           Jadwal acara

           Waktu                     Materi/Acara                               Pemateri
      08.00 – 09.00      Pembukaan
      09.00 – 10.00      Orientasi                                Fasilitator
      10.00 – 12.00      Pencegahan terhadap kekerasan            Pemateri

      12.00 - 13.00      Motivasi pelajar terhadap pembelajaran   pemateri
      13.00 – 15.00      IPM dan pelajar kepri                    IPM kepri
      15.00 – 15.30      Ishoma                                   All
      15.30 – 16.00      Undang-undang hak pelajar                Fasilitator / Pamateri
      20.30 – 21.00      Penutupan                                All

   BIDANG APRESIASI SENI BUDAYA DAN OLAHRAGA
   TIM PENYUSUN (BIDANG ASBO):
   Ketua Bidang        : Taufik Hidayat
   Sekretaris Bidang : Muhammad Hapizal
1. Konsep Dasar Bidang Apresiasi Seni, Budaya dan Olahraga
    Bidang ASBO akan difokuskan pada massifikasi Gerakan Pelajar Kreatif sebagai bentuk aktualisasi
    kesadaran kreatif dalam bidang kebudayaan, serta pengembangan bakat, minat, dan apresiasi dalam
    bidang seni menuju terbentuknya kader IPM yang kreatif.
2. Konsep dasar pengembangan program
    Konsep dasar pengembangan program bidang Apresiasi Seni, Budaya dan Olahraga meliputi:
   a. Pengembangan kajian budaya
   b. Pengembangan seni dan budaya lokal
   c. Menguatkan gerakan “Sastra Masuk Sekolah”
   d. Membudayakan olahraga di kalangan pelajar

3. Batasan Konsep Pengembangan Program Bidang
    Batasan konsep pengembangan program bidang Apresiasi Seni, Budaya dan Olahraga akan menjadi
    fungsi kontrol dalam realisasi pelaksanaan kebijakan program.
   a. Pengembangan Kajian Budaya
       Batasan Kebijakan difokuskan pada pengembangan Program Kajian Budaya yang berorientasi pada
       penguatan eksistensi budaya bangsa / budaya lokal di tengah proses perkembangan dan
       perubahan yang terjadi saat ini.
   b. Pengembangan seni dan budaya lokal
       Batasan Kebijakan difokuskan pada pelestarian Budaya Melayu yang merupakan budaya lokal asli


                                                                                           Page | 19
   provinsi Kepulauan Riau, karena dirasa mulai tereduksi oleh gegap gempitanya arus globalisasi,
   terutama pengaruh dari keluar masuknya Bangsa asing yang turut membawa kulturnya masing -
   masing ke bumi Kepulauan Riau
c. Menguatkan Gerakan “Sastra Masuk Sekolah”
   Batasan kebijakan difokuskan pada upaya penggalian, pemberdayaan, dan pendampingan bakat
   serta potensi Pelajar dalam bidang Sastra, yakni dengan menggalakkan kegiatan apresiasi pada
   sastra di tingkat Daerah sampai Ranting
d. Membudayakan olahraga di kalangan Pelajar
   Batasan kebijakan difokuskan pada upaya pembiasaan atau membudayakan olahraga sebagai
   salah satu aktivitas yang masuk ke dalam skala prioritas di kalangan pelajar. Budaya olahraga akan
   ditanamkan dari tingkat wilayah sampai ke ranting.


PROGRAM KERJA BIDANG ASBO:
  No.      Aktivitas        Deskripsi                    PJ                Waktu           Output
 1.   Pekan OSP          Lomba                    Taufik Hidayat     Konpida PW IPM      Juara
      (Olahraga dan Seni                                             Kepri (November     /Pemenang
      Pelajar)                                                       2011)               lomba




                                                                                           Page | 20
Page | 21

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:568
posted:4/4/2011
language:Indonesian
pages:22