TDW BUSINESS SESSION by ekowindy

VIEWS: 106 PAGES: 38

									 TDW UNIVERSITY
Business Sessions

   By : Tung Desem Waringin
Bagaimana Berhasil Menjadi True Business Owner

                                          Seperti yang diceritakan
                                       pada Tips 7, salah satu tes
                                       apakah “Business Owner”
                                       atau “Self-employee” yang
                                       memiliki business
                                       sesungguhnya adalah bila
                                       bisnis tadi kita tinggal satu
tahun, bisnis tadi bertambah besar atau rugi, (bisakah anda
meninggalkan bisnis anda selama satu tahun atau lebih dan saat
kembali menemukannya lebih menguntungkan serta berjalan
dengan baik daripada ketika anda pergi?).

  •   Bagaimana bisnis kita berkembang dengan atau tanpa kita ?
      Menurut Robert Kiyosaki untuk berhasil menjadi “Business
      Owner” diperlukan :
      A. Pengendalian sistem
      B. Kemampuan memimpin orang.
  •   Banyak orang merasa bahwa yang paling penting adalah
      produk atau jasanya. Ini tidak mutlak benar.
  •   Jutaan orang bisa membuat burger lebih enak dari Mc.
      Donald tapi hanya Mc. Donald yang mempunyai system
      yang telah menyajikan milyaran burger.
  •   Menurut saya ada 3 sistem yang diperlukan untuk membuat
      perusahaan menjadi dahsyat :
      1. Sistem sumber daya manusia termasuk pembinaan,
      reward dan punishmentnya.
      2. Sistem kontrol (kontrol arus kas, kontrol kedisiplinan,
     kontrol keuangan , administrasi, dll).
     3. Sistem marketingnya.




Sistem adalah urut-urutan kerja yang logis dan menghasilkan.
Untuk memilih orang-orang yang tepat menurut saya ada 3
kualitas yang diperlukan, yaitu :

  1. Passion
  2. Integrity
  3. Skill
Bagaimana Menimbang Resiko Dalam Memulai Bisnis ?
                                     Dalam memulai suatu Bisnis,
                                yang paling menghambat seseorang
                                bukan modal ataupun ilmu tetapi
                                adalah rasa takut menghadapi
                                resiko. Apabila kita mau memulai
                                bisnis harus belajar yang namanya
                                menimbang resiko, dimana kita
                                dapat tahu dan menilai berapa
                                besar resiko yang akan kita hadapi
                                ketika memulai bisnis tersebut.
                                Caranya menimbang resiko dapat
                                dilihat

                             Videonya di
http://www.screencast.com/t/NhFM2h7e

Artikelnya:

   Sering kali seseorang ingin memulai bisnis, yang menghambat
mereka bukan karena kurang ilmu nya, pengetahuan, atau bahkan
kurang modal, melainkan rasa takut. Takut lah yang menghambat
mereka untuk memulai bisnis, kalau kita mau mulai belajar bisnis
alangkah baik nya kita mengenal satu yang nama nya resiko.

   Resiko dengan beresiko adalah berbeda, resiko ada 2 unsur.
Yaitu, pertama besar kecil kemungkinan terjadi nya, yang
kedua adalah besar kecil akibat nya, bisa itu positif atau
negatif. Sedangkan beresiko apabila kita sudah menimbang
resiko nya, yaitu besar kecil kemungkinan terjadi nya serta besar
kecil akibat negatif nya dan positif nya. Ternyata resiko nya tidak
bisa kita terima, berarti bisnis tersebut beresiko.

   Mari kita tes dengan angka, misal nya anda mulai bisnis
dengan kemungkinan berhasil 1:9. Maksud nya apa, anda bisnis
10 kali berhasil nya cuma sekali, yang kesepuluh bangkrut. Kira-
kira anda mau atau tidak, tentu saja anda berbicara tidak mau.
Kenapa tidak mau karena anda merasa kemungkinan gagal nya
jauh lebih besar dan anda tidak mau. Anda lupa menimbang apa
yang perlu anda timbang? Yaitu besar kecil nya akibat nya kalau
terjadi. Misal nya begini, kalau anda bisnis akibat nya kalau gagal
anda cuma bayar satu, tetapi kalau berhasil anda dapat 50 kali.
Mari sekarang kita hitung lagi, saya ulangi sekali lagi. Kalau anda
tidak berhasil efek nya paling buruk anda bayar nya cuma satu.
Tetapi sekali berhasil anda dapat 50 resiko nya, bisa anda terima.

   Mari kita hitung usaha anda, 10 kali berhasil nya cuma 1.
Berarti anda gagal nya 9 kali dan anda bayar satu, satu saja.
Tetapi kalau anda berhasil dapat nya 50 kira-kira mau tidak? Mau,
berapa kali. Anda pasti mau sebanyak-banyak nya bisnis dengan
kemungkinan berhasil 10 persen. Karena kalau sekali berhasil
anda dapat 50 kali lipat di banding kalau anda gagal sekali.
Sekarang ketika mulai bisnis kita akan selalu menimbang akan
hal ini. Kemungkinan berhasil nya berapa persen dan kemudian
yang kedua adalah akibat nya apa kalau saya berhasil saya dapat
apa? Tetapi kalau saya tidak berhasil saya bayar berapa. Berarti
tergantung juga satu unsur lagi dari kondisi keuangan anda.

   Kalau kondisi keuangan anda hari ini misalnya 20, anda
mainnya berapa? Misalnya anda main nya dua,dua,dua. atau anda
main nya satu,satu. Atau main nya sepuluh, sepuluh dan anda
cuma main dua kali saja. Kalau kemungkinan berhasil nya 1:9 atau
10 persen, anda cuma punya uang 20 anda harus main dan main
nya satuan saja. Misal nya Rp 20.000.000 anda main nya Rp
1.000.000, Rp.1.000.000. Tetapi kalau Rp 100.000.000 anda main
Rp10.000.000 ,Rp10.000.000 .

   Karena rasio keberhasilan nya 1:9 main 10 kali 9 kali gagal dan
1 kali berhasil. Mungkin tidak ternyata luput anda main
Rp20.000.000 dan ikut Rp 1.000.000. Kalau sampai kalah 15 kali
pun tidak masalah. Begitu ke 16 kali menang dan dapat
Rp50.000.000 baru seru. Dengan demikian ketika memulai bisnis
anda mulai tanya, resiko nya apa.

   Resiko yang paling buruk apa, misalnya resiko paling buruk
saya kehilangan sejumlah uang sekian. Saya sudah rela,
kemudian kemungkinan berhasil nya 50:50. Dan kalau saya
berhasil dapat nya “Lima kali lipat”. Yang paling penting saya bisa
main 3 kali sampai 4 kali. sekali menang saya dapat 5 kali lipat.
Dengan me manage resiko seperti ini kita gali pertanyaan lagi.
Misalnya begini, ketika mau mulai bisnis, akibat nya kalau saya
bisnis ini saya kehilangan Rp100.000.000 , dan Rp100.000.000
masih bisa saya terima. Tetapi lebih baik anda tanya lagi supaya
kalau Rp1.000.000 kemungkinan resiko nya jauh lebih kecil. Ini
bisa tidak pakai istilah bagi hasil. Tidak harus keluar modal terlebih
dahulu, modal nya bisa dari orang lain terlebih dahulu atau dari
suplier anda.

   Sehingga anda tidak pakai modal dan kemungkinan anda
ruginya jauh lebih nol lagi karena sudah tanpa modal sama
sekali. Kemudian anda bisa “Konsinyasi” terlebih dahulu, akibat
nya kalau anda tidak laku anda bisa kembalikan saja.
   Pertanyaan kedua supaya kemungkinan berhasil nya jauh lebih
besar setelah anda mulai menimbang resiko anda jangan lupa
tanya kedua hal ini. Karena supaya akibatnya jauh lebih kecil, bisa
tidak konsinyasi dulu atau bisa tidak ada garansi nya. Supaya
kemungkinan untung jauh lebih besar, saya harus belajar dengan
siapa. Ketika anda menimbang seperti ini, hidup anda akan jauh
lebih berani ambil resiko. Karena resiko selalu ada dan bisa
terjadi dimana-mana.

   Memang di luar pemikiran kita, tetapi kalau kita bisa terima
anda mendengarkan cd saya ini anda juga menyaksikan dvd ini.
Pertanyaan nya ada tidak resiko nya? Bisa jadi rumah anda di
tabrak pesawat terbang dan anda mati, mungkin tidak? Itu
mungkin sekali dan pertanyaan nya itu resiko dan ini kemungkinan
nya kecil. Atau bisa juga saat ini jika anda nonton ramai-ramai
bersama saudara anda mungkin tidak kemungkinan nya dapat
terjadi, atau resiko ini terjadi tetapi akibat nya kecil. Misalnya orang
yang seruangan anda kentut, pasti kan ada efeknya. Ya efeknya
itu bau, kemungkinan terjadi nya besar dan itu bisa kita abaikan.
Sesuatu hal yang kita timbang ini kita tidak mampu menerima
nya berarti resiko.

   Anda mulai usaha dengan modal 10 Milyar, duit anda cuma 2
Milyar. Yang 8 Milyar anda utang dengan cara anda gadaikan
rumah dan sebagainya, bahkan anda hutang kepada mafia dan
mafia nya kejam sekali. “Awas ya saya tahu anak mu sekolah
dimana kalau ada apa-apa nanti saya incar anak mu”. Kemudian
anda kerja sama dengan orang yang baru anda kenal, dan orang
tadi baru 2 bulan keluar dari penjara. Bagi anda bisnis nya
beresiko tidak, tetapi dengan kondisi yang sama dan dengan
kepemilikan harta nya lebih banyak. Misalnya Bill Gates modalnya
10 Milyar kemungkinan berhasil nya hampir nol karena partner nya
habis keluar dari penjara dan dia bergelut di dunia yang baru. Bagi
Bill Gates itu beresiko atau tidak beresiko. Saya simpulkan kalau
anda mau bisnis atau investasi pertimbang kan resiko atau
beresiko.

   Kalau resiko nya ada dan anda terima kemungkinan berhasil
dan bisa anda terima. Kalau anda kena resiko lebih kecil maka
akibat nya kecil. Dan juga siapa yang bisa bantu saya saya harus
join sama siapa dan sudah anda timbang semua ternyata masih
bisa   terima   resiko   dengan    misi   kekayaan   anda.   Apalagi
kemungkinan kalau menang dapat nya banyak. “Why not”.
Makanya saya Tung Desem Waringin saya sering buka dan tutup
perusahaan karena sudah menimbang resiko, kalau tidak jadi
tutup dan kalau jadi meledak lebih besar. Semoga bermanfaat
saya Tung Desem Waringin mengucapkan salam Dahsyat.

Action Plan:

1. Buat list rencana Bisnis baru

2. Nilai berapa resikonya

3. Apakah merupakan Bisnis yang resikonya dapat Anda terima?

Semoga Bermanfaat
6 Kunci Memiliki Winning Team

                                         Kita memerlukan cara untuk
                                    membuat SDM kita menjadi
                                    dahsyat, nah itu adalah rahasia
                                    dari 6 kunci Winning Team.
                                    SDM dalam suatu perusahaan
                                    merupakan team yang sangat
                                    berpengaruh dalam suatu
                                    perusahaan, dan merupakan
                                    tonggak perusahaan sehingga
                                    sangat mempengaruhi
                                    perkembangan perusahaan ke
depannya.
Dalam video ini, saya akan menceritakan cara-caranya untuk
membuat winning team yang telah terbukti oleh perusahaan-
perusahaan di dunia.

Semoga bermanfaat

Untuk melihat Video http://www.screencast.com/t/RjJcBIGorWX

   Artikel:

   Enam kunci Winning tim. supaya tim kita dahsyat luar biasa.
Perusahaan ada orang nya, kecuali jika anda menggunakan 100%
teknologi. Kita harus punya Strong Leadership. Pimpinan harus
bisa mengatur lalu dia punya drive kuat dan tidak semua orang
punya bakat seperti ini bisa di didik.
   Ada orang punya perusahaan tahun 2005 mendapatkan
penghargaan sebagai perusahaan nomor tujuh pertumbuhan
terbesar di dunia. 3600 persen sekian. Ali Baba kalah, Deiwu
kalah, semua kalah, dia nomor tujuh.

   Partner saya dia punya Event Organiser, punya properti, hotel,
WAH!! banyak sekali, dia bilang karyawannya cuma dua.WHAT!!
Saya tahu karyawannya banyak tapi dia mengaku cuma dua.
Karyawan yang di nomor tujuh besar satu orang pimpinannya,
yang di EO satu orang pimpinannya.

   Kalau ada apa dia tidak mencampuri, tapi selalu melalui
pimpinannya. Strong Leadership, anda cari orang yang ceritanya
bisa di percaya, yang mempunyai visi lebih dan bisa
mengkomunikasikan. Dan dia orang yang peka. Setiap kita
bicara selesai, kalau kita bicara dia selesai. Saya ingin setiap
detail perusahaan itu harus selalu diperhatikan.

   Yang kedua mempunyai goal yang sama. Anda harus punya
goal. Celakanya banyak perusahaan tidak mempunyai goal. Beri
goal, target saya ini, omset saya ini, saya harus dapat ini, anda
harus kasih goal. Saya selalu mempunyai goal, saya ingin jadi
toko buku yang terbesar, saya ingin omset sekian, saya ingin naik
sekian persen minimal, kehilangannya kurang dari sekian.

   Dan saya punya goal yang sama. setuju!!.. setuju!! . mari kita
kejar setelah goal yang sama, kemudian mempunyai keyakinan
yang sama untuk mencapai ini harus pakai cara bagaimana??

   Ini butuh training budaya. Terus di biasakan mulai dari atas
dan terus training-training sampai akhirnya mereka mempunyai
keyakinan yang sama. Berikutnya harus punya action plan,
kamu hubungi ini, kamu recruit ini, ada rencana kerjanya.

   Kelima punya monitoring system, produktivitas terkait dengan
penghasilan. Kalau dia action begini hasilnya begini, berikutnya,
ada pelatihan akan ada skill-skill untuk keterampilan, motivasi dan
budaya perusahaan.

   Yang terakhir budaya sampai jadi budaya, kalau di cek, dia
bicara begini, karyawan yang dahsyat. Dia sudah mendarah
daging dia tidak hanya termotivasi saja, bahkan dia mati demi
perusahaannya pun mau. Dia bilang karyawan dia harus manjadi
”Martir” demi perusahaan kalau anda bisa membuat karyawan
anda jadi ”Martir” pasti perusahaan anda akan meledak
DAHSYAT!!

   Salah satu contoh yang dinamakan martir adalah sebagai
berikut, kalau orang menyebarkan agama apakah dia di gaji? di
gaji kecil saja untuk biaya hidup. Hidup di tempat yang sengsara,
banyak nyamuk, dan hal- hal lain yang menuntut ketangguhan.

   Anda pun bisa mendengarkan bisnis revolution saya. Saya
ceritakan bagaimana seorang jadi tangguh dan menjadi
”Martir”, Saya ceritakan sekuel panjang lebar disana. Bisa dapat
CD audionya juga yang sangat menarik, salah satunya dengan
adanya training terus menerus dan adanya perasaan memiliki,
dan dengan terkait penghasilan akhirnya menjadi kebiasaan.

   Pimpinan harus memberi contoh, training, bisa baik atau bisa
buruk atau yang punya visi sama, terus mentraining meperlakukan
sistim reward and punishment, jelas sampai akhirnya jadi budaya.
Action plan :
1. Catat siapa pimpinan di perusahaan Anda yang dapat
dipercaya?
2. Apakah goalnya jelas dan terukur?
3. Sudahkah karyawan anda sudah menjadi martir perusahaan?
Membuat Nilai Tambah

                                    Membuat nilai tambah akan
                                 membuat perusahaan Anda terus
                                 berkembang dan dapat
                                 bertahan di bandingkan
                                 perusahaan kompetitor. Hal ini
                                 telah di buktikan dan di terapkan
                                 oleh perusahaan-perusahaan
                                 besar di dunia seperti Jhonson n
                                 Jhonson, semoga bermanfaat

                                 Untuk lihat Video,
http://www.screencast.com/t/vMSdNNZYE

Artikel :

    Dalam bisnis ini kita harus selalu mempunyai nilai tambah,
sebetulnya nilai tambah itu secara garis besar di bagi tiga. Anda
hanya bisa ambil dua , jarang sekali anda bisa tiga tiganya. Ini
saya ambil dan belajar dari Michael Tracy bagaimana ”Double
Digit Grow”. Ini buku yang sangat bagus dan bagaimana kita
tumbuh dua kali lipat. Dia cerita tentang IBM dan perusahaan
yang tumbuhnya cuma dua sekian persen tapi ada juga yang 11%
dan 20%,dan terus tumbuh. Dan ada Jhonson n jhonson yang
tumbuh selama 59 tahun bisnis nya terus tumbuh dan tumbuh
terus. Dan saya pun masih terus harus belajar, disini dikatakan
oleh Michael Tracy ada tiga keunggulan bisnis.

Satu adalah murah, anda dengan operasional yang paling ringkes
dan paling efisien anda bisa murah. Bisa seperti toko buku saya,
satu keunggulannya adalah murah, parkir gratis dan segala
macam yang lainnya, yang kedua keunggulan berikutnya adalah
unggul dalam mutu produk – produk anda, dahsyat luar biasa
, mutunya lebih baik di banding yang lain, yang ketiga adalah
servisnya atau pelayanannya. Hanya tiga menurut dia dan servis
itu termasuk kecepatan..

Action Plan :

1. Apa nilai tambah Perusahaan Anda?

2. Bagaimana di banding dengan Perusahaan kompetitor?

3. Buat nilai tambah yang dapat meningkatkan penjualan
Pensiun Muda Melalui Bisnis

                            Semua orang bisa pensiun muda, asal
                        tahu rahasianya dalam video ini saya
                        akan menjelaskan bagaimana caranya
                        pensiun muda, selamat menikmati

                        Untuk Lihat Video,
                        http://www.screencast.com/t/r8i3F4U9BF

                        Artikel :

   Pensiun muda, yang penting dalam bisnis dan anda ingin
pensiun muda. Model bisnis ini yang dikatakan Roberrt Kiyosaki,
bukan berapa banyak. Tetapi yang penting seberapa cepat.
Contohnya sewaktu saya ngajar di Jepang untuk nasabah City
Goal, yang punya 1.000.000 US keatas tabungannya lalu di bayari
oleh City Bank dan Robert Kiyosaki ngajar disana. Ada dua ratus
orang waktu itu yang organaiser nya. Tanya nanti si Robert
Kiyosaki.

   Mau ngajar apa? Itu yang di ajar sudah kaya – kaya benar,
salah satu yang di ajar dia ngomong gini, anda seneng mana
punya penghasilan 100.000 US atau 10.000 US? kalau bisa dua –
duanya, itu sudah ikut seminar saya. Tetapi begini ketika mereka
ngomong Robert saya pilih 100.000 US, “you not get the idea”
pantesan kamu miskin! 1.000.000 US di anggap miskin. Robert
Kiyosaki keras sekali kalau mengajar terkadang bentak orang.
pantesan kamu malas dan pantesan uang kamu di taruh di
City Bank. Bunganya 0,1 persen tidak di kasih bunga juga mau,
celaka besok tidak mau nabung lagi. Kamu ini bukan berapa
besar, tapi seberapa cepat.

   Percuma kalau kamu punya duit 100.000 US, dapetnya 50
tahun. Lebih baik 10.000 US permenit, anda selalu tanya berapa
cepat kita bisa menghasilkan, dan bisa sampai lebih cepat
anda baru bisa pensiun! Kalau anda tidak waspada tentang
waktu anda tidak bisa sukses.




Action Plan :

1. Umur berapa Anda ingin pensiun?

2. Bagaimana Model bisnis Anda?

3. Seberapa cepat?
Hukum Timbal Balik

                                 Hukum Timbal Balik dapat Anda
                              terapkan seperti tanaman yang
                              dipupuk terus kemudian dipanen
                              dan merupakan win-win solution,
                              selamat menikmati

                              Untuk lihat Video,
                              http://www.screencast.com/t/ecpFqD
9SWl

Artikelnya,

   Hukum timbal balik saya ceritakan seperti ini, ketika orang mau
meminta sumbangan mulai dari satu lembaga kecil hingga besar,
dari yang meminta dengan proposal resmi, hingga yang memohon
mohon karena terdesak dan lain sebagainya.

   Ada hukum yang namanya hukum timbal balik! saya pun yang
mengajar kena hukum ini , tidak bisa menolak , salah satu contoh,
saya punya teman pembicara istrinya agen asuransi, orangnya
baik sekali. Setiap ulang tahun saya selalu di beri hadiah ulang
tahun hingga istri saya melahirkan.

   Tapi dia tidak pernah membicarakan asuransi, dia memberi
hadiah lagi, begitu pula sebaliknya saya juga kadang memberi
hadiah, tapi dia lebih sering. Akhirnya kami berteman baik, sudah
jadi teman dan ada sedikit utang budi. Karna selalu di beri , di
bulan Desember dia datang kerumah saya, main bersama anak-
anak saya dan keluarga
    Ketika datang kerumah saya, dia bicara ”pak Tung. sory ya
saya biasanya di bulan Desember tidak pernah kerja lagi.
Desember saya sudah jalan-jalan, tapi kali ini pak tung...saya
sudah sembilan kali million dollar table, kalau luput satu kali ini pak
susah pak, saya tidak dapat yang ke 10 pak, ini sayang pak. kalau
sampai ke 10 saya bisa dapat life time member, please dibantu ya”
.

    Saya hanya terdiam dan tertawa. ”Dipupuk terus, setelah
berbuah di panen. Asem tenan...”

Action Plan :

1. Buat daftar teman Anda untuk di pupuk

2. Sudahkah Anda menyebarkan pupuk Anda?

3. Panen saat Anda butuhkan
Mengatasi Kemalasan

                            Orang sibuk seringkali orang yang
                            paling malas.

                            (Robert T. Kiyosaki)

                            Keterangan :

                                 Mereka sibuk dan mereka tetap
                            sibuk karena itu salah satu cara
                            untuk menghindari sesuatu yang
                            tidak ingin mereka hadapi. Ada
orang sibuk nonton TV, sibuk memancing, bermain golf, sibuk
belanja ke Mall, namun didalam hati mereka ingin menghindari
sesuatu hal yang tidak ingin mereka hadapi. Ini adalah bentuk
kemalasan yang paling umum. Malas dengan jalan tetap sibuk.
Ada juga orang yang sibuk bekerja keras sehingga tidak perduli
dengan istri dan anaknya. Dan ada juga orang yang terlalu sibuk
mengurusi kekayaan mereka dan tidak perduli dengan kesehatan
mereka. Dan ada orang yang terlalu sibuk mengurusi kesehatan
dan tidak perduli lagi terhadap pekerjaan. Yang menjadi ukuran
malas adalah apa yang dianggap penting jauh di dalam lubuk hati
mereka, tetapi mereka hindari.

   Kata Robert Kiyosaki, “Obat untuk kemalasan adalah sedikit
ketamakan.” Seringkali kita mendengar dikatakan bahwa “orang
tamak adalah orang yang jahat”. Namun dalam diri kita semua
adalah nafsu/hasrat untuk memiliki barang-barang baru atau
bagus atau hal-hal yang menyenangkan. Jadi agar hasrat itu tetap
terkendali, orang tua kita kerap kali menemukan cara-cara untuk
menekan hasrat itu dengan cara menciptakan rasa bersalah.

   Jadi, setiap kali anda mendapati diri anda menghindari sesuatu
yang anda tahu seharusnya anda lakukan, maka satu-satunya hal
yang anda tanyakan pada diri anda sendiri adalah “apa untungnya
untuk saya?” Bersikaplah sedikit tamak. Itulah obat yang terbaik
untuk kemalasan. Akan tetapi, terlalu tamak, seperti apapun
lainnya yang berlebihan, tidaklah baik.




   Menurut saya pribadi, bagaimana menghilangkan rasa
malas kita harus mempunyai alasan yang sangat kuat. Dan
alasan yang sangat kuat adalah menghindari sengsara dan
mencari nikmat. Bila kita sedang malas, bayangkan, dengarkan
dan rasakan penderitaan yang amat sangat dengan detail dan
emosionil (tulis minimal 10 kerugian) bila kita masih bermalas-
malasan atau tidak melakukan hal-hal yang penting, dan
bayangkan, dengarkan dan rasakan kenikmatan yang amat sangat
secara detail dan emosionil (tulis minimal 10 kenikmatan) bila kita
sudah mulai rajin dan melakukan hal-hal yang penting.
Penderitaan dan kenikmatan ini bukan hanya sekarang, tapi 1
tahun kedepan, 5 tahun kedepan, 10 tahun kedepan dan 20 tahun
kedepan.

   Bila anda menganggap seminar penting sebagai sarana belajar
cepat anda, lihat disini dan daftar sekarang juga sebelum
kehabisan..!!
Kekecewaan Menjadi Kekuatan

                                     Jadikan kekecewaan
                                  menjadi kekuatan anda.

                                  (Robert T. Kiyosaki)

                                  Keterangan :

                                     Bagi seorang pemenang,
kekecewaan, kekalahan atau kegagalan memberi inspirasi kepada
mereka untuk terus belajar dan take action sehingga mereka lebih
baik dan lebih kuat. Bagi pecundang, kekecewaan, kekalahan
atau kegagalan menghentikan mereka.

   Mengutip John D. Rockefeller, “Saya selalu berusaha
mengubah setiap bencana menjadi peluang.” Menurut ayah kaya
Robert Kiyosaki, “ Hanya orang bodoh yang berharap semua
berjalan sesuai dengan keinginannya.”

   Siap untuk kecewa bukan berarti menjadi seorang pecundang
yang kalah atau pasif. Dengan siap secara mental dan emosional
serta finansial mempersiapkan diri menghadapi kejutan yang
mungkin kita tidak inginkan maka kita bisa bertindak dengan
tenang dan bijaksana ketika keadaan tidak sesuai dengan
keinginan kita.

   Dengan kata lain kita harus siap dengan kemungkinan terburuk
dan selalu berjuang (termasuk dalam hal ini belajar, mempunyai
impian) dengan konsisten dan persisten untuk mencapai yang
terbaik.
   Singkatnya, kita semua melakukan kesalahan. Kita semua
merasa kesal dan kecewa ketika keadaan tidak sesuai
keinginan kita. Namun perbedaannya terdapat pada cara kita
memproses kekecewaan itu secara internal. Ayah kaya
meringkasnya seperti ini. Ia berkata, “ukuran keberhasilanmu
ditentukan oleh kekuatan hasratmu; besarnya mimpimu; dan
caramu menghadapi kekecewaan selama perjalanan.”




   Banyak orang yang menggunakan kekecewaannya seperti
membangun tembok mengelilingi mereka sehingga mereka
tidak berkembang lagi. Tetapi ada juga yang menggunakan
kekecewaan sebagai pondasi atau batu pijakan untuk tumbuh
menjadi lebih baik.

   Bagaimana caranya menggunakan kekecewaan, kekalahan
atau kegagalan menjadi kekuatan. Yaitu dengan menggunakan
pertanyaan di bawah ini :

- Apa yang harus saya pelajari dari kejadian ini sehingga besok
saya menjadi lebih baik?

- Saya harus belajar apa sedemikian sehingga bila menghadapi
hal yang sama, saya akan jauh lebih berhasil?

- Siapa yang bisa membantu saya untuk menghadapi masalah
yang sama sedemikian sehingga menjadi lebih mudah berhasil?

   Apakah anda merasa Robert Kiyosaki bisa membantu anda,
dan ilmunya bisa membantu anda untuk menang secara
keuangan? Apabila jawabannya “ya” silahkan daftar seminar disini
sebelum kehabisan..!! Hari semakin dekat..
Tanpa Alasan Atau Tujuan Yang Kuat, Apapun Dalam Hidup Ini
Adalah Sulit

                                (Robert T. Kiyosaki)

                                    Ketika kita bertanya kepada
                                kebanyakan orang, apakah
                                mereka ingin kaya dan merdeka
                                secara finansial? Mereka akan
                                mengatakan “Ya”. Tetapi ketika
mereka harus menghadapi kenyataan, jalan yang tampaknya
terlalu panjang, terlalu banyak bukit untuk didaki, terlalu banyak
kerikil, dan untuk itu akan banyak orang yang menyerah.

   Supaya orang kuat menjalani jalan yang panjang, berbukit dan
berkerikil, orang membutuhkan alasan dan tujuan yang kuat.

   Sebagai contoh, Sir Edmund Hillary, pendaki Mount Everest
yang pertama. Ketika Sir Edmund Hillary ditanya,”kenapa anda
mendaki gunung everest dengan mempertaruhkan nyawa anda?
Apakah jika ditanya seperti ini, Sir Edmund akan menjawab seperti
ini,”Tidak tahu ya.., saya cuma jalan-jalan pagi dengan anjing
saya, kemudian saya melihat ada gunung, kemudian naik keatas,
dan kemudian saya turun” eh..ternyata semua orang
mengatakan,”Oh..kamu hebat..kamu hebat.” Apakah seperti itu?
Sudah pasti bukan. Sir Edmund Hillary mempunyai alasan yang
sangat kuat sedemikian sehingga tujuan sebagai orang pertama
yang mampu mendaki mount everest menjadi obsesi. Ketika dia
tidur dia bermimpi Mount Everest, ketika bangun dan membuka
jendela dia lihat Mount Everest, ketika makan dia teringat Mount
Everest, bahkan ketika ke toilet pun dia lihat Mount Everest.

   Demikian juga Juara Olympiade Sprinter 100m Carl Lewis,
ketika ditanya kenapa kamu juara? Apakah dia menjawab “Tidak
tahu ya, saya lagi lari-lari, Eh.. tahu-tahu juara”

   PIkirkan dan tulislah alasan-alasan anda untuk menjadi
sukses. Apakah alasan anda sangat kuat?
Cara Menemukan Karyawan Yang Jujur dan Bisa Dipercaya

                                       SDM merupakan tonggak
                                   perusahaan sehingga sangat
                                   penting memiliki karyawan yang
                                   memiliki kejujuran dan
                                   integritas. Dalam video ini saya
                                   akan menjelaskan lebih detail,
semoga bermanfaat




Untuk lihat Video, http://www.screencast.com/t/llMBaQt2

Artikel :

    Siapa yang tahu tahu kita punya karyawan yang punya
integritas, punya kejujuran. Mau tahu caranya? Satu pada saat
rekrutmen. Pada waktu rekrut pun, belum tentu memenuhi sarat.
Awalnya kita pikir orang tersebut jujur, tapi dibelakang ketika
terdesak dia mencuri, bisa ? Kita bisa tahu minimal polanya!

    Salah satunya dari mata, mata bisa di baca. Di DVD Sales
Magic saya, bisa dijelaskan lebih detail. Karena waktunya terbatas
saya akan memberi tahu sepintas yang paling penting. Mata itu
apa? Mata itu adalah jendela dunia. Ini juga diajarkan di FBI dan
CIA.

    Setiap mata mempunyai reaksi. Ketika ditanya, apa warna
bajumu? Atau baju favoritmu warna apa? Lalu ketika kamu kecil
warna seragam kamu apa? Tanpa sadar dia akan melihat kekiri
atas, ke tangan kirinya, artinya dia mengakses ke memori visual,
tapi ketika matanya mengakses kekanan atas, berarti dia sedang
kreatif, itu dinamakan visual.

   Ketika saya seminar Sales Magic, saya meminta kepada
peserta untuk melakukan survey mengenai hal ini. Caranya
saya meminta kepada salah satu peserta untuk saling
berpandangan, misalnya “A“ dan “B”.

   Saya meminta kepada “A” untuk membayangkan, dan “B”
mencatat. Ketika membayangkan, silahkan perhatikan kemana
arah matanya. Setelah dibayangkan “A” harus mengangguk
menyatakan sudah, dan katakan “ya”.

   Saat itu saya meminta kepada “A’ untuk membayangkan gajah
yang warnanya oranye, memakai kaos kaki biru setinggi lutut,
kemudian hidungnya terdapat garis-garis putih.

   Saat membayangkan, matanya akan mengarah kekanan
atas. Tandanya di membentuk dari sesuatu yang tidak ada
menjadi ada. Gajah yang oranye seperti apa?. Memakai kaos kaki
biru, semuanya dibayangkan. Ketika dia membayangkan matanya
akan mengarah kekanan atas, tetapi bila kidal maka matanya akan
mengarah kekirinya. Ketika matanya mengarah kekanan atas
berarti berarti dia sedang “kreatif”.

   Jadi ketika pasangan anda pulang terlambat, lalu anda
bertanya kenapa? Dan ketika menjawab matanya mengarah
kekanan atas maka anda sudah bisa menebaknya sendiri dan
saya tidak bertanggung jawab lagi terhadap pertempuran
dikeluarga anda.
   Karena karyawan dan pasangan anda sudah mengetahui pola
ini maka bagaimana cara menaggulanginya? Anda bisa
mengetahuinya dengan cara mantap atau tidaknya jawaban dan
reaksinya saat itu, jadi BOHONG itu mempunyai REAKSI!

   Kalau kita wawancara bapak ibu, coba tanyakan pertanyaan-
pertanyaan yang pasti jawabanya adalah “ya”. Contohnya “oh
bapak SD nya SD negeri ya?” SMP nya Muhammadiah ya? Iya
pak!, SMA kanisisus? Iya Pak. Dengan kita bertanya seperti ini
maka kita sedang mempelajari polanya.

   Kemudian tanyakan sesuatu yang yang mengejutkan misalnya
dia adalah lulusan fakultas ekonomi UGM, tapi kita bertanya
“Bapak lulusan UI?” maka sedikitnya dia akan terdiam dan kaget,
karena pertanyaan yang diajukan tidak sesuai dengan apa yang
tertulis.

   Kemudian kita tanyakan kembali pertanyaan dengan jawaban
“YA” sekali lagi. Dari situ kita kan mengetahui polanya. Bila dia
ragu maka kita harus mempertanyakan, apakah dia JUJUR atau
BOHONG ?

Semoga Bermanfaat

Action Plan :
1. Terapkan ketika Anda interview perekrutan karyawan
2. Buat list pertanyaan yang menyimpang
3. Cari pola / patronnya
Tiga Sistem Bisnis Yang Membuat Kita Bebas

                                        Tiga jenis sistem bisnis :

                                       1. Perusahaan tradisional

                                       2. Bisnis waralaba

                                       3. Pemasaran jaringan

   Untuk membedakan apakah kita pemilik bisnis sesungguhnya
atau Self Employee adalah, bila bisnis milik kita tersebut kita
tinggal selama satu tahun, bisnis tersebut masih menguntungkan
dan berkembang, berarti kita adalah pemilik bisnis sesungguhnya
dan bisnis tersebut jalan dengan atau tanpa kita.

   Menurut Robert Kiyosaki ada 3 jenis sistem yang membuat
kita bisa mendapatkan passive income tanpa kita harus
bekerja untuk selama-lamanya :

   Pertama, sistem tradisional adalah dimana Anda
mengembangkan sistem Anda sendiri. Untuk mengembangkan
sistem bisnis sendiri kita harus mempunyai pembimbing.
Pembimbing adalah seseorang yang sudah melakukan apa yang
Anda ingin lakukan dan berhasil dalam melakukannya. Jangan
mencari penasehat, Penasehat adalah orang yang memberi tahu
cara melakukan tapi dia sendiri belum melakukannya.

Kedua, Bisnis waralaba. Cara lain mempelajari sistem adalah
dengan membeli sebuah usaha waralaba. Dengan membelinya
Anda sudah membeli sebuah sistem yang sudah berjalan, sudah
dicoba serta sudah terbukti. Jika membeli sebuah sistem waralaba
jadilah seorang ”Employee”. Lakukan persis seperti yang mereka
katakan. Jangan menjadi ”Self-employee” atau orang yang ingin
melakukan dengan cara mereka sendiri.

Ketiga, Pemasaran jaringan. Juga disebut sebagai Multilevel atau
Sistem Distribusi Langsung. Dimana Anda membeli dan menjadi
bagian sebuah sistem yang sudah ada.

Untuk mengikuti bisnis jaringan atau waralaba yang bagus
menurut Robert Kiyosaki :

 1. Merupakan organisasi yang telah terbukti baik dan
   mempunyai catatan prestasi yang bagus serta sistem distribusi
   dan program kompensasi yang sudah sukses selama
   bertahun-tahun.

 2. Mempunyai peluang bisnis yang bisa berhasil Anda jalankan,
   yang bisa Anda percayai, dan bisa Anda bagi dengan penuh
   keyakinan dengan orang lain.

 3. Mempunyai program pendidikan jangka panjang yang terus
   berlangsung yang bertujuan mengembangkan Anda sebagai
   manusia. Rasa percaya diri mutlak diperlukan disisi kanan
   Quadrant.

 4. Mempunyai program bimbingan yang kuat. Anda ingin belajar
   dari para pemimpin, bukan penasihat. Orang-orang yang
   sudah menjadi pemimpin disisi kanan quadrant dan yang ingin
   Anda berhasil.

 5. Mempunyai orang-orang yang Anda hormati dan sukai.
Seni Mendapatkan Modal

                                             Mendapatkan modal
                                        dapat dilakukan dengan
                                        berbagai macam cara,
                                        dalam video ini saya akan
                                        menjelaskan cara-cara
                                        yang tepat sehingga kita
                                        tidak melakukan kesalahan-
                                        kesalahan dalam bisnis.

Video ini dibagi menjadi 3 (tiga) bagian :

untuk melihat bagian pertama,
http://www.screencast.com/t/pO7yqEvpKT9

Untuk melihat bagian kedua,
http://www.screencast.com/t/knwfY36H

Untuk melihat bagian ketiga,
http://www.screencast.com/t/y7y1HnUIhy

Artikel :

    Seni mendapatkan modal yang pertama adalah MENABUNG
ini adalah cara paling lama dalam mendapatkan modal. Ke dua
HUTANG SAUDARA, jadikan ini sebagai jurus terakhir karena ini
adalah cara yang paling bahaya. Salah – salah anda bisa putus
tali persaudaraan. Jadi bila terpaksa berhutang kepada saudara,
anda harus menjadikan kapan akan dibayar, lau sebutkan
keuntungan yang dia dapat bila meminjamkan anda uang.
   Masih ingat Win-Win. Anda bisa dikatakan Win bila orang lain
pun Win. Bila suatu ketika anda belum bisa membayar, tunjukan
I’tikad baik dan katakan bahwa untuk saat ini anda belum bisa
bayar dan baru bisa bayar bunganya saja.

   Berikutnya HUTANG TEMAN. Sebelum anda melakukan ini
anda harus berteman terlebih dahulu. Salah satunya caranya
adalah dengan cara membuat proposal bila memang anda akan
membuat suatu project, maksudya setiap anda hutang anda bukan
hutang tapi menawarkan peluang bisnis, beritahukan
keuntungannya.

   Atau anda menawarkan untuk menjadi private investor,
menjadi Private Investor ketika anda rugi anda tidak bayar, tetapi
bila dia beruntung beritahukan berapa keuntungannya, jadi anda
menawarkan peluang

   Banyak perusahaan meminta saya untuk bekerjasama. Setiap
perusahaan yang mengajak saya bekerja sama setidaknya dia
harus ahli dibidang tersebut, pernah melakukan usaha tersebut
yang intinya adalah dia memang sudah mantap dan
perencanaannya sudah matang.

   Bila anda pernah mendengar mengenai H. Amir Abadi yusuf,
dia adalah audit akuntan, pengarang buku, dosen dan mempunyai
9 perusahaan saya mengajukan proposal tiga kali bertemu sudah
di setujui. Karena saya informasikan bahwa Toko buku saya sudah
berpengalaman 9 tahun, saya tunjukan grafik omset yang selalu
naik, jika invest maka inilah keuntungan – keuntungan yang akan
didapatkan.
   Kemudian Pak Mangaian Simanungkalit Calon Menteri
Perumahan ketika kita joint kembali kita tunjukan dulu “CPA” yakni
Certified Property Analyst, saya mau bekerjasama lagi karena
sebelumnya pernah berhasil.

   Ada orang bertanya kepada saya bahwa sudah punya toko
ramai sekali sudah 2 bulan ada yang menawarkan untuk
franchise, saya sarankan dia untuk jual satu dulu, buat Standart
System Marketingnya, displaynya seperti apa? Pemasarannya
seperti apa? Dan lain-lain.

   Indomart sudah mempunyai standart marketingnya sendiri,
pertama kali buka buka grafiknya grafiknya naik. Salah satu cara
yang dia lakukan adalah memberi hadiah payung. Jadi kalau mau
jual Frenchise, marketingnya harus tertulis termasuk SISTEM
CONTROLnya, termasuk cara control stocknya.

   Contoh, saya punya toko buku baru 35 ribu item buku saya
kesulitan mengontrol stoknya, tapi saya belajar dari indomart, saya
tanya barang-barang apa saja yang distok, apakah distoknya tiap
hari?, lalu dia memberitahu apa saja yang harus distok.

   Satu ialah stok barang-barang yang paling gampang hilang,
yang kedua yang mahal, ketiga yang laku, keempat sistem acak,
dan selalu diganti-ganti, yang kelima barang restan, adalah
barang yang sudah tidak laku yang tidak di display itu yang paling
gampang dicuri, yang paling laku yang mahal adalah yang paling
sering hilang, kemudian yang secara acak dan yang restand pun
sering hilang.
   Bila ada barang yang hilang ditanggung sebesar 0,15% dari
omset. Kalau terus hilang lebih dari itu berarti menjadi tanggung
jawab pribadi yakni potong bonus atau potong gaji.

   Berdasarkan salah satu buku yang saya baca, ternyata
karyawan yang sudah 5 tahun keatas kemungkinan mencuri 300%
lebih banyak dari pada karyawan baru dan sekali dia mencuri bisa
mencapai 500% dibanding yang karyawan baru. Pencurian yang
paling banyak adalah pencurian internal.

   Berikutnya yaitu jual ide, dan mengajaknya untuk menjadi
partenership , bila dia menjadi partnership maka dia akan ikut
terjun langsung. Untuk lebih meyakinkan anda bisa memberikan
jaminan berupa sertifikat ataupun latar belakang anda. Buat
dia percaya kepada anda, katakana padanya bahwa dia harus
cepat karena ini menguntungkan dan sekali lagi sebutkan
keuntungan-keuntungan tersebut.

Semoga bermanfaat,

Salam Dahsyat

Action Plan :
1. Untuk apa modal tersebut?
2. Sudahkah bekerja dengan ahli di bidang tersebut?
3. Bagaimana cara mengembangkan bisnis tersebut?
Agar Perusahaan Dapat Bertahan Kini Dan Sepanjang Masa

                                Perusahaan yang dapat
                             memimpin pasar adalah
                             perusahaan yang memiliki alasan
                             yang sangat kuat dan merupakan
                             perusahaan yang dapat bertahan
                             kini dan sepanjang masa. Bisnis
                             yang seperti apa? akan saya
                             jelaskan dalam video ini

                                Video ini dibagi menjadi 2 (dua)
                             bagian.
                             Untuk melihat bagian 1,
http://www.screencast.com/t/ZbZjBGFO6y

Untuk melihat bagian 2, http://www.screencast.com/t/jGtEuaNiw5w




Artikel :

    Supaya bisnis ini berlangsung kini dan sepanjang masa, saya
juga terus belajar supaya bagaimana bisnis ini belangsung kini
dan sepanjang masa karena zaman berubah. Tapi kita harus
mempunyai mindset, yang satu namanya Win-Win dan Win.

    Win yang pertama kita harus pastikan pelanggan kita Win,
setelah pelanggan harus Win, karyawan juga harus Win, setelah
karyawan Win, pemegang saham juga harus Win, kemudian
yang terakhir yang ke-empat masyarakat harus juga harus win,
anda tidak bisa membuat masyarakatnya jadi rugi.

   Saya belajar dari guru yang sangat dahsyat namanya
Buckminster Fuller, semasa hidupnya dia adalah orang yang
sangat dahsyat luar biasa, dia mengajarkan Critical Path,
General Teori world, seperti halnya Leonardo Da Vinci yang
membuat menara geodesic, betul-betul orang yang sangat
jenius.

   Dia telah menjadi acuan Anthony robbins dan Robert kiyosaki
dialah yang mengenalkan kata-kata passive income. Bagi
Buckminster Fuller yang dinamakan kaya adalah ketika kita
berhenti kerja kita tetap bisa hidup dengan gaya hidup kita
sekarang ini, tanpa harus mengubah gaya hidup kini dan
sepanjang masa, sampai matipun itu yang namanya kaya.




   Bisnis ini harus menghasilkan, kalau anda bisnis harus
menghasilkan. Saya mengelola asosiasi management
Indonesia ketika saya mengelola itu harus menghasilkan.
Kedua menyenangkan, kalau anda seneng tapi tidak
menghasilkan itu namanya piknik! Banyak orang seneng ini
tidak apa-apa. Tapi bila anda hanya memikirkan kesenangan
sajatapi selalu merugi anda tidak akan bertahan lama. Buat di
mind set anda harus menjadi nomor satu, harus menghasilkan.

   Ketiga mudah, Banyak orang dalam hidup cari mudah terlebih
dahulu, ini bisnis model dengan pola yang salah, percaya tidak?
Begitu lulus orang cari kerja yang mudah dulu, dia akan mencari
kerja, yang terpenting siapapun yang mau menerima dan berada
disana kini sepanjang masa, kapan dia berhenti kerja? Ketika dia
dipecat, ini adalah model yang salah.

   Bila anda mencari mudah anda akan menjadi sulit, kalau
mencari yang menghasilkan awalnya tidak mudah. Coba anda
bayangkan misalnya Michael Jordan ternyata sebelumnya dia
tidak suka basket, ternyata sekarang dia menjadi bintang basket,
lalu madona ternyata tidak suka bernyayi tapi justru sekarang dia
menjadi Diva, Bill gates ternyata dia dengan teknologi tapi
akhirnya dia menjadi orang yang sangat dahsyat dan sangat
sukses dibidangnya. Pertanyaannya boleh tidak saya punya bisnis
yang menghasilkan tapi tidak menyenangkan, boleh tidak?
Jawabannya adalah boleh tapi harus secepatnya didelegasikan.

   Jadilah kita sebagai pemimpin pasar. Impian yang menjadi
baik adalah baik adanya, impian menjadi nomor satu baik adanya,
kalau kita tidak punya ambisi nomor satu anda jadi nomor sebelas,
tapi jika anda sebelas tapi ingin jadi nomor satu mendadak anda
terus belajar, karena anda terus belajar saya pun terus .

   Lalu bagaimana dengan toko buku saya, katakana kepada
pemimpin toko buku saya nomor satu atau nomor dua? Atau
saya tutup? SELESAI! Akhirnya toko buku saya menjadi nomor
satu di Jogja, karena saya menaikan standar. Anda sengaja jadi
terbaik anda akan jadi terbaik,

   Anda harus jadi pemimpin besar. kita bisa ketemukan banyak
cara, contohnya ketika saya launching buku saya, saya sudah
mempunyai mindset buku saya akan menjadi nasional bestseller,
awalnya pihak penerbit menolak, tapi setelah saya buktikan hingga
akhirnya menembus rekor MURI, pihak penerbit hanya bisa
terkagum dan akhirnya diberikan tanda sebagai nasional best
seller, saya terus mencari cara salah satunya adalah memberi
keuntungan-keuntungan bagi siapa saja yang membeli buku
saya maka akan mendapatkan CD seminar saya, dan gratis
mengikuti seminar saya yang seharga Rp. 750rb. Kenapa saya
sangat berkeinginan kuat? Karena saya punya alas an yang kaut
juga yakni kalau buku ini tidak laris maka saya akan malu karena
itu saya memutar otak saya. Yang terpenting setiap strategi yang
dilaksanakan harus mempunyai WIN – WIN, harus mempunyai
nilai tambah, sehingga kita punya keunggulan bersaing

Kalau kita jadi pemimpin pasar selalu tanya supaya laku, kalau
anda tidak bisa jualan? You die! Kalau anda bisa jualan anda kaya
Amin!

Salam Dahsyat!

Action Plan :
1. Apakah perusahaan anda memimpin pasar?
2. Apa alasan kuat perusahaan anda?
3. Apa yang harus diperbaiki agar perusahaan anda menjadi
perusahaan yang dapat bertahan

								
To top