Putusan Perceraian by AndreasSwisman

VIEWS: 4,591 PAGES: 6

									   Hal                            1                           dari                            7
    SALINAN            P           U          T           U            S           A           N
    Nomor                      :                  2139/                       Pdt.G/2009/PA.JS.
    BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
    DEMI       KEADILAN       BERDASARKAN         KETUHANAN          YANG        MAHA        ESA
    Pengadilan Agama Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili perkaraperkara
    perdata dalam tingkat pertama, telah menjatuhkan putusan sebagai berikut
    dalam                         perkara                        antara                         :
    Penggugat, Umur 32 tahun, Agama Islam, Pendidikan SLTA, Pekerjaan Swasta,
    Tempat           kediaman           di       Jakarta          Selatan.          Selanjutnya
    disebut                                sebagai                                   Penggugat;
    L                     a                     w                        a                     n
    Tergugat, Umur 42 tahun, Agama Islam, Pendidikan SLTA, Pekerjaan Swasta,
    Tempat          kediaman          di       Tangerang.           Selanjutnya          disebut
    sebagai                                                                            Tergugat;
    -                     Pengadilan                     Agama                         tersebut;
    -             Setelah              membaca                surat-surat               perkara;
    - Setelah mendengar keterangan Penggugat serta para saksi juga memperhatikan
    bukti-bukti                                dimuka                                    sidang;
    TENTANG                                DUDUK                                   PERKARANYA
    Menimbang, bahwa Penggugat dengan surat gugatannya tertanggal 16
    November 2009 yang didaftarkan pada Kepaniteraan Pengadilan Agama Jakarta
    Selatan dibawah Nomor 2139/Pdt.G/2009/PA.JS. mengemukakan hal-hal yang pada
    pokoknya                berbunyi               sebagai                 berikut              :
    1. Bahwa, Penggugat dan Tergugat telah menikah secara sah Pada tanggal 05
    Agustus 1999, dihadapan Pejabat Kantor Urusan Agama Kecamatan Jakarta
    Selatan dengan Kutipan Akta Nikah No. 348/13/VIII/1999 tanggal 05 Agustus
    1999                                                                                        ;
    2. Bahwa, sesudah menikah Penggugat dan Tergugat hidup rukun dalam membina
    rumah tangga di di rumah kediaman bersama di Jakarta Selatan ± 4 tahun, telah
    rukun baik (ba'dad dukhul) dan dikaruniai anak 2 orang yang bernama :
    2.1. Anak Penggugat Dan Tergugat I, lahir 13 November 1999;
    2.2.    Anak     Penggugat       Dan   Tergugat     II,    lahir     1     Agustus     2004;
    3. Bahwa, kurang lebih sejak 2004 ketentraman rumah tangga Penggugat dengan
    Tergugat mulai goyah, setelah antara Penggugat dan Tergugat terjadi
    perselisihan secara terus menerus sampai dengan saat ini, yang penyebabnya
    antara                                        lain                                          :
    Hal                            2                           dari                            7
    3.1. Tergugat sejak awal menikah menikah tidak mencukupi nafkah lahir kepada
    Penggugat karena saat itu Tergugat belum bekerja, namun setelah Tergugat
    kerja Tergugat memberi nafkah semaunya dan tidak mencukupi, selain itu
    Penggugat tidak pernah tahu berapa penghasilan Tergugat setiap bulannya;
    3.2. Tergugat dari awal menikah telah menghianati kepercayaan Penggugat
    dimana Tergugat telah berselingkuh dengan wanita lain, hal tersebut
    Penggugat              ketahui           langsung               oleh             Penggugat;
    3.3. Tergugat setiap ada permasalahan yang kecil maupun masalah besar sudah
    tidak mau perduli, dan komunikasi antara Penggugat dan Tergugat sudah
    tidak                        ada                        sama                          sekali;
4. Bahwa, puncak perselisihan dan pertengkaran antara Penggugat dengan Tergugat
tersebut terjadi pada awal Agustus 2009 antara Penggugat dan Tergugat tersebut
berpisah tempat tinggal sampai dengan sekarang tanpa nafkah lahir bathin,
Tergugat pergi meninggalkan kediaman bersama, hal ini sebagai bukti
perselisihan Penggugat dan Tergugat telah berada dalam kondisi yang tidak
mungkin           lagi        bersatu         membina             rumah          tangga;
5. Bahwa, pihak keluarga pernah menasehati dan mendamaikan Penggugat dengan
Tergugat,        namun         upaya       tersebut         tidak       berhasil       ;
6. Bahwa dengan keadaan yang demikian, Penggugat merasa tidak mungkin lagi
untuk mempertahankan rumah tangga bersama Tergugat. Oleh karena itu
Pengugat      berketetapan      hati   untuk     bercerai      dengan     Tergugat     ;
7. Bahwa disamping Penggugat mengajukan gugat cerai, Penggugat juga
menggugat agar Penggugat ditetapkan sebagai pemegang hak hadhonah /
pemeliharaan atas anak yang bernama Anak Penggugat Dan Tergugat I, lahir 13
November 1999 dan Anak Penggugat Dan Tergugat II, lahir 1 Agustus 2004 ,
hasil dari perkawinan antara Penggugat dan Tergugat tersebut diatas;
8. Bahwa, berdasarkan dalil dan alasan tersebut diatas, maka dengan ini Penggugat
memohon kepada bapak Ketua Pengadilan Agama Jakarta Selatan cq Majelis
Hakim yang memeriksa perkara ini untuk dapat menentukan suatu hari
persidangan, kemudian memanggil Penggugat dan Tergugat untuk diperiksa dan
diadili, selanjutnya memberikan putusan yang amarnya sebagai berikut :
1.         Mengabulkan           gugatan        Penggugat           seluruhnya         ;
2. Menjatuhkan thalak satu bain sughro Tergugat terhadap Penggugat;
3. Menetapkan anak Penggugat dan Tergugat yang bernama Anak Penggugat
Dan Tergugat I, lahir 13 November 1999 dan Anak Penggugat Dan Tergugat
II, lahir 1 Agustus 2004 berada dalam pengasuhan dan pemeliharaan
Penggugat;
Hal                          3                           dari                          7
4. Menetapkan biaya perkara ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang                                                                            berlaku;
ATAU : Apabila Pengadilan berpendapat lain mohon putusan yang seadiladilnya;
Menimbang, bahwa pada hari – hari persidangan perkara ini Penggugat telah
hadir sendiri di persidangan, sedangkan Tergugat tidak hadir di persidangan dan tidak
mengirim wakil / orang lain sebagai kuasanya yang sah meskipun telah dipanggil
dengan cara resmi dan patut sesuai relaas panggilan Nomor :
2139/Pdt.G/2009/PA.JS, tanggal 9 Desember 2009 , 6 Januari 2010 dan 22 Februari
2010 oleh karena itu perkara ini dapat diperiksa tanpa hadirnya Tergugat;
Menimbang, bahwa Majelis Hakim telah berusaha mendamaikan pihak
yang berperkara dengan menasehati Penggugat tetapi tidak berhasil;
Menimbang, bahwa kemudian dibacakan gugatan Penggugat yang isinya
tetap                  dipertahankan                   oleh                 Penggugat;
Menimbang, bahwa untuk menguatkan dalil-dalil gugatannya, Penggugat
telah mengajukan alat bukti surat yang diberi tanda P.1 sebagai berikut :
I.                                       Surat                                         :
1. Photo copy Kutipan Akta Nikah Penggugat dan Tergugat No: 488/66/X/1996
tanggal       22        Oktober       1996       (        Bukti      P.       1.)      ;
2. Photo copy Kartu Tanda Penduduk Penggugat No: 09.5310.530375.0492 tanggal
25          Mei          2009          (         Bukti          P.         2.)         ;
Photo copy tersebut telah dicocokkan dan ternyata sesuai dengan aslinya dan
telah                                   bermaterai                                      cukup;
II.                                                                                Saksi-saksi:
I. Saksi I, umur 38 tahun, Agama Islam, pekerjaan Karyawan, tempat
tinggal                       di                       Jakarta                         Selatan;
1.        Bahwa         saksi         adalah       kakak          kandung          Penggugat;
 Bahwa Penggugat dengan Tergugat adalah suami istri yang sah
dan            sudah              mempunyai               2             orang            anak;
 Bahwa keadaan rumah tangga Penggugat dengan Tergugat sudah
tidak      harmonis       sering       terjadi     pertengkaran          dan      perselisihan
disebabkan      antara     Penggugat        dengan     Tergugat       saling    curiga      dan
juga                                    masalah                                      ekonomi;
 Bahwa       Tergugat       meninggalkan         Penggugat        selama        7      bulan;
2. Bahwa saksi sudah pernah menasehati Penggugat                                agar rukun
kembali      dalam     rumah       tangganya      dengan       Tergugat       namun       tidak
berhasil;
II. Saksi II, umur 40 tahun, Agama Islam, pekerjaan Swasta, tempat
Hal                            4                            dari                              7
tinggal                       di                       Jakarta                         Selatan;
 Bahwa           saksi            adalah           adik            ipar           Penggugat;
 Bahwa Penggugat dengan Tergugat adalah suami istri yang sah
dan            sudah              mempunyai               2             orang            anak;
 Bahwa keadaan rumah tangga Penggugat dengan Tergugat sudah
tidak      harmonis       sering       terjadi     pertengkaran          dan      perselisihan
disebabkan      antara     Penggugat        dengan     Tergugat       saling    curiga      dan
juga                                    masalah                                      ekonomi;
 Bahwa       Tergugat       meninggalkan         Penggugat        selama        7      bulan;
3. Bahwa saksi sudah pernah menasehati Penggugat                                agar rukun
kembali      dalam     rumah       tangganya      dengan       Tergugat       namun       tidak
berhasil;
Menimbang,         bahwa         atas      keterangan        para        saksi      Penggugat
membenarkannya;
Menimbang, bahwa Penggugat berkesimpulan tetap pada gugatannya dan
tidak      akan     mengajukan          apapun       lagi     dan        mohon        putusan;
Menimbang, bahwa untuk mempersingkat uraian putusan ini, segala sesuatu
yang berlangaung dalam persidangan dapat dilihat dalam berita acara persidangan
perkara ini yang dianggap telah termasuk dan merupakan bagian yang tak terpisahkan
dari                          putusan                            ini                           ;
TENTANG                                                                           HUKUMNYA
Menimbang, bahwa maksud dan tujuan gugatan Penggugat sebagaimana
terurai                                                                                 diatas;
Menimbang,       bahwa      Tergugat       tidak    pernah      datang       menghadap       di
persidangan dan tidak pula menyuruh orang lain menghadap sebagai kuasanya,
meskipun telah dipanggil dengan cara resmi dan patut sesuai relaas panggilan
Nomor: 2139/Pdt.G/2009/PA.JS, tanggal 9 Desember 2009, 6 Januari 2010 dan 22
Februari 2010 maka Tergugat yang tidak hadir dipersidangan tersebut harus
dinyatakan tidak hadir dan berdasarkan pasal 125 (1) HIR gugatan Penggugat ini
dapat                   dikabulkan                     dengan                    Verstek;
Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan bukti P.1 Penggugat terbukti
sebagai isteri sah dari Tergugat sehingga mempunyai landasan hukum untuk
mengajukan            gugatan            perceraian            kepada           Tergugat;
Menimbang, bahwa berdasarkan bukti P.2 dan tidak ada eksepsi dari
Tergugat maka terbukti Penggugat bertempat kediaman di Jakarta Selatan, sehingga
perkara ini menjadi kewenangan Pengadilan Agama Jakarta Selatan sesuai dengan
pasal 73 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 yang telah diubah oleh
Undang-Undang                 Nomor               3              Tahun              2006;
Hal                           5                           dari                          7
Menimbang, bahwa dasar hukum yang diajukan oleh Penggugat sebagai
dasar alasan cerai gugat ini adalah sebagaimana dalam pasal 19 huruf (f) Peraturan
Pemerintah Nomor 9 tahun 1975 yang mengisyaratkan harus ada perselisihan dan
pertengkaran yang terus-menerus antara suami isteri itu dan tidak ada harapan akan
rukun            lagi           dalam            rumah              tangganya            ;
Menimbang,        bahwa       oleh     karena       itu      Majelis     Hakim      perlu
mempertimbangkan            tentang        adanya          alasan        tersebut        ;
Menimbang, bahwa Majelis Hakim telah mendengarkan keterangan saksi
keluarga dan atau orang dekat dengan kedua belah pihak, guna memenuhi ketentuan
pasal 76 Undang-undang Nomor 7 tahun 1989 yang telah diubah oleh Undang-
Undang Nomor 3 Tahun 2006 jo pasal 22 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 9
tahun       1975      dan        pasal      134        Kompilasi       Hukum       Islam;
Menimbang,       bahwa     dari    keterangan     saksi-saksi     keterangannya    saling
mendukung dan memperkuat dalil-dalil gugatan Penggugat, kesaksian mana telah
memenuhi ketentuan pasal 171 ayat (1) dan 172 HIR. setelah dihubungkan dengan
keterangan pihak-pihak serta bukti lain, maka dapatlah disimpulkan hal-hal/faktafakta
hukum                        sebagai                        berikut                      :
 Bahwa Penggugat dengan Tergugat adalah suami istri yang sah dan sudah
mempunyai                        dua                     orang                      anak;
 Bahwa Penggugat dengan Tergugat sering terjadi perselisihan dan
pertengkaran disebabkan antara Penggugat dengan Tergugat saling curiga dan
juga                                 masalah                                    ekonomi;
 Bahwa       Tergugat     meninggalkan        Penggugat         selama      7     bulan;
 Bahwa saksi telah pula ikut menasehati Penggugat namun tidak berhasil;
Menimbang, bahwa dari apa yang telah disimpulkan tersebut diatas, maka
terbuktilah bahwa antara Penggugat dan Tergugat telah terjadi perselisihan dan
pertengkaran yang terus-menerus. Hal mana antara mereka tidak ada harapan untuk
hidup                                     rukun                                      lagi;
Menimbang, bahwa dengan demikian berarti alasan perceraian sebagaimana
tersebut dalam penjelasan pasal 39 ayat 2 huruf (f) Undang-undang Nomor 1 tahun
1974 jo pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 tahun 1975 jo pasal 116
huruf (f) Kompilasi Hukum Islam tersebut telah terbukti adanya ;
Menimbang, bahwa dengan telah terbukti pula adanya perselisihan dan
pertengkaran yang terus-menerus antara Penggugat dengan Tergugat dan tidak ada
harapan hidup rukun lagi dalam rumah tangga tersebut, apabila perkawinan mereka
diteruskan, maka tujuan perkawinan sebagaimana dimaksud pasal 1 Undang-undang
Nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan jo. Pasal 3 Kompilasi Hukum Islam tidak
akan tercapai, bahkan sebaliknya apabila perkawinan mereka tidak
Hal                          6                          dari                            7
diputuskan/diceraikan, maka perselisihan dan pertengkaran yang tidak berkesudahan
antara Penggugat dengan Tergugat tersebut akan mengakibatkan makin beratnya
beban penderitaan lahir dan bathin kedua belah pihak, oleh karena itu Pengadilan
berpendapat, bahwa perkawinan antara Penggugat dengan Tergugat harus diceraikan,
karena perceraian tersebut adalah paling tepat dan memenuhi rasa keadilan bagi
kedua                                     belah                                    pihak;
Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut diatas
dan telah terbukti pula bahwa rumah tangga Penggugat dan Tergugat ternyata telah
tidak dapat ditegakkan lagi, karena rumah tangga tersebut telah tidak ditopang diatas
suasana ketentraman, kecintaan, kasih-sayang, harmonisnya pergaulan serta
masingmasing
pihak telah tidak menunaikan apa yang menjadi kewajibannya, sehingga
dengan demikian menurut pasal 70 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 tahun 1989
yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 gugatan Penggugat
tersebut                                harus                                dikabulkan;
Menimbang,       bahwa     petitum    3     Penggugat    minta      agar    menetapkan
Penggugat     sebagai    pemegang      hak      hadhonah/pemeliharaan       atas    anak
Penggugat dan Tergugat yang bernama Anak Penggugat Dan Tergugat I, lahir 13
November 1999 dan Anak Penggugat Dan Tergugat II, lahir 1 Agustus 2004;
Menimbang, bahwa berdasarkan keterangan dua orang saksi dibawah sumpah
maka terbukti anak yang bernama Anak Penggugat Dan Tergugat I, lahir 13
November 1999 dan Anak Penggugat Dan Tergugat II, lahir 1 Agustus 2004 adalah
anak kandung Penggugat dengan Tergugat yang berusia kurang dari 12 tahun;
Menimbang, bahwa pasal 105 Kompilasi Hukum Islam dalam hal
terjadinya perceraian pemeliharaan anak yang belum mumayyiz atau belum berumur
12 tahun adalah hak ibunya, oleh karenanya gugatan Penggugat tentang
pemeliharaan            anak             tersebut          dapat             dikabulkan;
Menimbang, bahwa oleh karena perkara ini termasuk bidang perkawinan
maka Penggugat dihukum untuk membayar biaya perkara ini sesuai dengan pasal 89
Undang-undang Nomor 7 tahun 1989 yang telah diubah oleh Undang-Undang Nomor
3                                     Tahun                                        2006;
Memperhatikan segala peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
Hukum         Syar’i       yang       berkaitan        dengan         perkara         ini;
M           E         N          G           A         D          I           L          I
1. Menyatakan Tergugat yang telah dipanggil dengan resmi dan patut untuk
menghadap               di             persidangan,            tidak               hadir;
2.        Mengabulkan          gugatan         Penggugat       dengan            verstek;
3. Menjatuhkan talak satu bain sughra Tergugat (Tergugat) terhadap diri
Penggugat                                                                   (Penggugat);
Hal                          7                          dari                            7
4. Menetapkan Penggugat sebagai pemegang hak hadhonah/pemeliharaan
atas anak Penggugat dan Tergugat yang bernama Anak Penggugat Dan
Tergugat I, lahir 13 November 1999 dan Anak Penggugat Dan Tergugat II, lahir
1                                    Agustus                                       2004;
5. Membebankan kepada Penggugat untuk membayar biaya perkara ini sebesar Rp.
476.000,-      (empat      ratus     tujuh       puluh     enam        ribu      rupiah);
Demikian, putusan ini dijatuhkan di Jakarta Selatan pada hari Senin, tanggal
1 Maret 2010 Masehi, bertepatan dengan tanggal 15 Robi’ul Awwal 1431 Hijriyah,
oleh kami TAMAH,S.H sebagai Hakim Ketua Majelis, Dra. Hj. TUTI ULWIYAH,
M.H dan Drs. CHOTMAN JAUHARI, M.H, masing-masing sebagai Hakim
Anggota dengan dibantu oleh Dra. IDA FITRIYANI sebagai Panitera Pengganti;
Kemudian pada hari itu juga diucapkan Ketua Majelis dalam sidang terbuka
untuk umum dengan di hadiri oleh para Hakim Anggota tersebut, Panitera
Pengganti,        Penggugat        dan       tanpa        hadirnya      Tergugat;
Hakim                                                                     Anggota
ttd.
Dra.               Hj.              TUTI              ULWIYAH,                M.H
Hakim                                                                       Ketua
ttd.
TAMAH,S.H
Hakim                                                                     Anggota
ttd.
Drs.                   CHOTMAN                     JAUHARI,                   M.H
Panitera                                                               Pengganti
ttd.
ttd.Dra.                               IDA                              FITRIYANI
PERINCIAN                     BIAYA                   PERKARA                    :
1.             Biaya              Pendaftaran              Rp.             30.000;
2.              Biaya              Panggilan              Rp.            435.000;
3.                      Redaksi                     Rp.                     5.000;
4.               Biaya               Materai               Rp.              6.000;
Jumlah                                  Rp.                              476.000;
(empat        ratus        tujuh       puluh        enam        ribu       rupiah)
Untuk              salinan             yang             sama             bunyinya
oleh
PANITERA                                                             PENGADILAN
AGAMA                                JAKARTA                             SELATAN
Dra. HJ. AMINAH

								
To top