Sistem Kekebalan Tubuh by teliusyikwa

VIEWS: 2,381 PAGES: 13

									                              SYSTEM KEKEBALAN TUBUH




BAB. I


1.1 LATAR BELAKANG
Perkembangan jaman yang begitu pesat dan kesibukkan manusia semakin kompleks
membuat manusia hampir melupakan akan pentingnya kesehatan yang seharusnya
diutamakan. Salahnya adalah kekebalan tubuh yang sangat penting peranannya sehingga, saya
mencoba menyediaakan informasi semaksimal mungkin tentang system kekebalan tubuh
dengan kemampuan dan informasi yang terbatas.


1.2 MASALAH
        Apakah yang dimaksud dengan system kekebalan tubuh ?
        Bagaimanakah struktur,fungsi, dan proses pada system kekebalan tubuh manusia ?
        Bagaimanakah kaitan antara struktur, funfsi dan proses pada system kekebalan tubuh
         manusia?
        Apa sajakah jenis-jenis kekebalan tubuh yang ada pada manusia ?
        Apa sajakah kelainan / gangguan yang dapat terjadi pada system kekebalan tubuh
         manusia ?


1.3 TUJUAN
• Mengetahui pengertian tentang system kekebalan tubuh
• Mengetahui struktur, fungsi, dan proses pada system kekebalan tubuh
 manusia
• Mengaitkan struktur, fungsi, dan proses pada system kekebalan tubuh
 manusia
• Memahami jenis-jenis kekebalan tubuh
• Mengidentifikasi jenis gangguan / kelainan yang dapat terjadi pada
 system kekebalan tubuh manusia


1.4 MANFAAT
        Sebagai sumber informasi yang sangat berguna dalam menambah pengetahuan dan
         wawasan ( aspek teoritis )
        Sebagai sumber informasi yang sangat penting untuk dapat        diaplikasikan dalam
         kehidupan sehari-hari ( aspek praktis )




BAB. II. SISTEM KEKEBALAN TUBUH


2.1 Pengertian
    Sistem kekebalan tubuh ( imunitas ) adalah sistem mekanisme pada organisme yang
melindungi tubuh terhadap pengaruh biologis luar dengan mengidentifikasi dan membunuh
patogen serta sel tumor. Sistem ini mendeteksi berbagai macam pengaruh biologis luar yang
luas, organisme akan melindungi tubuh dari infeksi, bakteri, virus sampai cacing parasit,
serta menghancurkan zat-zat asing lain dan memusnahkan mereka dari sel organisme yang
sehat dan jaringan agar tetap dapat berfungsi seperti biasa.


2.2 Jenis – jenis Sistem Kekebalan Tubuh.
Sistem kekebalan tubuh terbagi 2,yaitu :
1. Sistem kekebalan tubuh berdasarkan asalnya
2. Sistem kekebalan tubuh berdasarkan mekanisme kerjanya
Sistem Kekebalan Tubuh Berdasarkan Asalnya:
system kekebalan tubuh berdasarkan salnya adalah Kekebalan Nonspesifik (Kekebalan tubuh
bawaan atau Kekebalan tubuh alami). Kekebalan tubuh nonspesifik adalah bagian dari tubuh
kita yang telah ada sejak kita lahir. Respn bawaan biasanya terpicu ketika mikroba
diidentifikasi oleh resoptor pengenalan pola yang mengenali komponen-komponen sel asing
pada kelompok bersar mikroorganisme, komponen ini didapat dari serpihan pathogen yang
rusak, dan terluka. Pertahanan ini nbersifat non- spesifik, yang berarti system ini menanggapi
pathogen secara umum. System tidak memberikan kekebalan yang tahan lama melawan
pathogen.


Ciri-cirinya :
•    Sistem ini tidak selektif,artinya semua benda asing yang masuk ke dalam tubuh akan
     diserang dan dihancurkan tanpa seleksi.
•    Tidak memiliki kemampuan untuk mengingat infeksi yang terjadi sebelumnya.
•   Eksposur menyebabkan respon maksimal segara. Sistem ini               memiliki komponen-
    komponen yang mampu menangkal benda masuk ke dalam tubuh, yakni :
Rintangan Mekanis:       Rintangan mekanis merupakan system pertahanan tubuh yang pertama
dan umumnya terletak di bagian permukaan tubuh Terdiri atas. Petahanan tubuh terdiri atas:
    •   Kulit :Terdiri dari lapisan tanduk yang tidak mudah ditembus          oleh benda asing
        kecuali jika kulit dalam keadaan terluka. Asam lemak dan keringat yang dihasilkan
        oleh kelenjar di kulit juga akan mencegah benda asing masuk ke dalam tubuh.
    •   Selaput Lendir      :Merupakan hasil sekresi dari sel yang terdapat di sepanjang saluran
        pernapasan dan saluran pencernaan. Pada saluran pernapaan, Selaput lendir berfungi
        dalam menangkap bakteri atau benda asing yang masuk ke dalam tubuh melalui
        saluran pernapasan.Contoh : Selaput lender pada hidung. Selaput lender pada saluran
        pencernaan berfungsi sebagai         rintangan yang melindungi sel diluar system
        pencernaan.


    •   Rambut-rambut halus :Sebagian besar terdapat pada
        saluran pernapasan.Contoh : di hidung,rambut-rambut halus
        berfungsi sebagai penyaring udara yang masuk melalui hidung.


    •   Rintangan Kimiawi


    •   Hasil Sekresi     :berperan untuk membunuh benda asing dengan menggunakan zat
         kimia dan enzim.


    •   Bakteri yang terdapat di permukaan tubuh ( bakteri      nonpatogen ) : Berfungsi untuk
        menekan pertumbuhan bakteri patogen yang akan masuk ke dalam tubuh.


    •   Sel Darah Putih : Merupakan system pertahanan tubuh kedua. Apabila benda asing
        berhasil melewati system pertahanan pertama dan masuk ke dalam tubuh,maka sel
        darah putih akan mencegah benda asing masuk lebih jauh lagi ke dalam tubuh. Sel
        darah putih akan menghancurkan setipa benda asing yang masuk ke dalam tubuh
        dengan cara fagositosis.


Mekanisme fagositosis :
1. Mikroba menempel ke fagosit.
2. Fagosit membentuk pseudopodium yang menelan mikroba
3. Vesikula fagositik bersatu sengan lisosom
4. Mikroba dibunuh oleh enzim dalam fagolisosom
5. Sisa-sisa mikroba dikeluarkan lewat eksotisosis


  • Sel Natural Killer :Merupakan sel pertahanan yang mampu
     melisis dan membunuh sel-sel kanker serta sel tubuh yang          terinfeksi virus sebelum
     diaktifkanya system kekebalan       adaptif. Sel ini membunuh dengan cara menyerang
     membrane      sel target dan melepaskan senyawa kimia preforin.


    • Protein Komplemen: merupakan protein darah yang berfungsi
      membantu system pertahanan sel darah putih.Protein komplemen membantu system
      kekebalan tubuh dengan cara :


1. Menghasilkan opsonin, kemotoksin dan kinin. Opsonin untuk mempermudah terjadinya
  fagositosis. Kemotoksin berfungsi sebagai penarik sel darah sel putih menuju ke infeksi.
  Sedangkan pameabilitas pembuluh darah.


2. Berperan dalam proses penghancuran membran sel           mikroorganisme yang menyerang
  tubuh.


3.Menstimulasi sel darah putih agar menjadi lebih aktif.


• Interferon : Sel yang berperan dalam mensekresikan sekumpulan
  protein saat tubuh kita terserang virus. Interferon akan bertindak
  sebagai antivirus dan bereaksi sengan sel yang belum terinfeksi oleh
  virus. Interferon juga dapat merangsang limfosit untu mengahncurkan dan membunuh sel-
  sel yang terinfeksi virus.


Kekebalan tubuh spesifik ( kekebalan adaptif / Kekebalan tubuh buatan ) Kekebalan tubuh
spesifik adalah system kekebalan yang diaktifkan oleh kekebalan tubuh nonspesifik dan
merupakan system
pertahanan tubuh yang ketiga.
Ciri-cirinya :
• Bersifat selektif terhadap benda asing yang masuk ke dalam tubuh.
• Sistem reaksi ini tidak memiliki reaksi yang sama terhadap semua jenis benda asing
• Memiliki kemampuan untuk mengingat infeksi sebelumnya
• Melibatkan pembentukan sel-sel tertentu dan zat kimia ( antibody )
• Perlambatan waktu antara eksposur dan respon maksimal


Komponen yang terlibat dalam kekebalan tubuh spesifik adalah :
• Antigen : Merupakan zat kimia asing yang masuk ke dalam tubuh dan dapat merangsang
terbentuknya antibody.Antigen memiliki struktur tiga dimensi sengan dua atau lebih
determinant site.


Determinant site merupakan bagian dari antigen yang dapat melekat          pada bagian sisi
pengikatan pada antibody.Antigen dapat berupa protein ,sel bakteri,atau zat kimia yang
dikeluarkan mikroorganisme.


Jenis –jenis antigen:
• Heteroantigen : antigen yang berasal dari spesies lain
• Isoantigen : Antigen dari spesies sama tetapi struktur genetiknya
 berbeda.
• Autoantigen : Antigen yang berasal dari tubuh itu sendiri.
• Hapten : Merupakan suatu determinant site yang lepa dari struktur antigen. Hapten hanya
dapat berikatan dengan antibody apabila disuntikkan ke dalam tubuh.
• Antibodi ( Imunoglobulin / Ig) : merupakan zat kimia( protein        plasma) yang dapat
mengidentifikasi antigen. Antibodi dihasilkan oleh sel limfosit B. Ketika sel limfosit B
mengidentifikasi antigen,dengan cepat sel akan bereplikasi untuk menghasilkan sejumlah
besar sel plasma.Sel plasma lalu akan menghasilkan antibody dan melepaskanya ke dalam
cairan tubuh. Sel limfosit B juga menghasilkan sel memori B, dengan struktur yang sama
dengan sel limfositB,dan dapt hidup lebih lama dari pada sel plasma.
• Antibody Poliklonal :Antibodi dihasilkan di dalam tubuh secara alami yang dibentuk
merupakan klon dari sel-sel limfosit dan umum .
• Antibodi monoclonal : Antibodi yang dibentuk di luar tubuh melalui fusi sel .Merupakan
hasil pengklonan satu sel hibridoma.Berfungsi untuk mendiagnois penyakit kanker dan
hepatisis.
Antibodi memiliki struktur seperti huruf Y dengan dua lengan dan satu kaki. Lengan tersebut
dinamakan antigen binding site,yakni tempat melekatnya antigen .Molekul antibody dapat
dikelompokkan menjadi lima kelas yakni, IGg, IgA, IgM, IgD, IgE. 2.2.2. Sistem kekebalan
tubuh berdasarkan mekanisme kerjanya Sistem kekebalan tubuh berdasarkan mekanisme
kerjanya terbagi 2,yaitu :


• Imunitas humoral
Imunitas humoral, yaitu imunitas yang dimediasi oleh molekul di dalam darah, yang disebut
antibodi. Antibodi dihasilkan oleh sel B limfosit. Mekanisme imunitas ini ditujukan untuk
benda asing yang berada di di luar sel (berada di cairan atau jaringan tubuh). B limfosit akan
mengenali benda asing tersebut, kemudian akan memproduksi antibodi. Antibodi merupakan
molekul yang akan menempel di suatu molekul spesifik (antigen) di permukaan benda asing
tersebut. Kemudian antibodi akan menggumpalkan benda asing tersebut sehingga
menjaditidak aktif, atau berperan sebagai sinyal bagi sel-sel fagosit.


• Imunitas selular
Imunitas selular adalah respon imun yang dilakukan oleh molekul-molekul protein yang
tersimpan dalam limfa dan plasma darah. Imunitas             ini dimediasi oleh sel T limfosit.
Mekanisme ini ditujukan untuk benda asing yang dapat menginfeksi sel (beberapa bakteri
dan virus) sehingga tidak dapat dilekati oleh antibodi. T                limfosit kemudian akan
menginduksi 2 hal:
   (1) Fagositosis benda asing tersebut oleh sel yang terinfeksi,
   (2) Lisis sel yang terinfeksi sehingga benda asing tersebut terbebas ke luar sel dan dapat
       di dilekati oleh antibodi.


2.3. Imunisasi
Merupakan salah satu usaha manusia untuk menjadikan individu
kebal terhadap suatu penyakit. Imunisasi terbagi 2,yaitu :
1. Imunisasi aktif : Diperoleh karena tubuh secara aktif membuat antibody sendiri.
   •   Imunisasi aktif Alami.       Kekebalan yang Diperoleh seseorang setelah sembuh dari
       sakit     tertentu. .
   •   Imunisasi Aktif Buatan. Imunisasi merupakan pemberian mikroorganisme yang telah
       mati atau dilemahkan ke dalam tubuh manusia supaya tubuh membentuk antibody
   •   Melibatkan pembentukan antibody di dalam tubuh sebagai respon terhadap masuknya
       antigen tertentu ke dalam tubuh .
   •   Bertujuan untuk merangsang tubuh agar membentuk antibody                 yang dapat
       mengaktifkan system kekebalan tubuh.
   •   Dilakukan dengan pemberian vaksin ke dalam tubuh.


1. Imunisasi Pasif : kekebalan yang didapat dari pemindahan antibody dari suatu individu ke
individu lainnya.


   •   Imunisasi Pasif Alami
       Terjadi pada bayi dalam kandungan, dimana antibody sang ibu akan masuk ke dalam
       tubuh bayi melalui plasenta,dan ASI pertama.


   •   Imunisasi Pasif Buatan
       Kekebalan yang diperoleh dengan memasukkan antibody serum yang telah kebal
       penyakit yang dilakukan melalui suntikan.Tujuanya adalah untuk memberikan
       kekebalan tubuh secepatnya karena tubuh penerima tidak memiliki banyak waktu
       untuk membentuk antibody.


2.4 Kelainan dan Penyakit pada System Kekebalan Tubuh
1. Alergi
  Merupakan suatu reaksi abnormal yang terjadi pada seseorang.Umumnya alergi bersifat
  khusus dan hanya muncul jika penderita melakukan kontak dengan penyebab alergi.Alergi
  dapat diturunkan dari orang tua / keluarga dekat.Alergi dapat terjaddi secara tiba-tiba dan
  bersifat fatal terhadap penderita.Seseorang yang alergi akan mengalami gangguan
  emosi,konsentrasi,dan lain-lain.Alergi terjadi karena penderita sangat sensitive terhadap
  allergen.


2. AIDS
  AIDS merupakan suatu sindrom atau penyakit yang disebabkan oleh virus HIV (Human
  Immunodeficiency Virus). Pada tubuh manusia,virus HIV hanya menyerang sel yang
  memiliki protein tertentu.protein itu ialah yang terdapat pada sel darah putih T4,yaitu sel
  darah putih yang berperan menjaga system kekebalan tubuh. Apabila virus HIV
  menginfeksi     tubuh,manusia       akan   mengalami    penurunan   system      kekebalan
  tubuh.Akibatnya,para penderita HIV-AIDS akan mudah terinfeksi berbagai jenis penyakit.


Penderita HIV positif umumnya masih dapat hidup dengan normal dan tampak sehat,tetapi
dapat menularkan virus HIV.Penderita AIDS adalah penderita HIV positif yang telah
menunjukkan gejala penyakit AIDS.Waktu yang dibutuhkan seorang penderita HIV positif
untuk menjadi penderita AIDS relatif lama,yaitu antara 5-10 tahun.Bahkan ada penderita HIV
positif yang seumur hidupnya tidak menjadi penderita AIDS. Hal tersebut dikarenakan virus
HIV didalam tubuh membutuhkan waktu untuk menghancurkan system kekebalan tubuh
penderita.Ketika system kekebalan tubuh sudah hancur,penderita HIV positif akan
menunjukkan gejala penyakit AIDS.Penderita yang telah mengalami gejala AIDS atau
penderita AIDS umumnya hanya mampu bertahan hidup selama dua tahun.


Gejala-gejala penyakit AIDS adalah:
   •   Ganguan pada system saraf
   •   Penurunan libido
   •   Sakit kepala
   •   Demam
       Berkeringat pada malam hari selama berbulan-bulan
   •   Diare
   •   Terdapat bintik-bintik berwarna hitam atau keungu-ungua disekujur tubuh
   •   Terdapat banyak bekas luka yang belum sembuh total
   •   Terjadi penurunan berat badan secara drastis


Penularan virus HIV:
   •   umumnya terjadi melalui hubungan seks dengan penderita HIV
   •   Pemakaian jarum suntik bersama-sama dengan penderita HIV
   •   Transfusi darah yang terinfeksi HIV
   •   Bayi yang minum ASI penderita HIV atau dilahirkan oleh ibu penderita HIV


Cara menghindari HIV:
   a. Menghindari hubungan seks diluar nikah
   b. Menggunakan kondom jika melakukan hubungan seksual
   c. Memakai jarum suntik yang terjamin sterilisasinya
   d. Menghindari kontak langsung dengan penderita HIV jika sedang terluka
   e. Menghindari kehamilan bagi wanita penderita HIV
   f. Menerima transfusi darah yang tidak terinfeksi HIV




• Automunitas
Kegagalan daya diskriminasi endogen pada system kekebalan tubuh sendiri dianggap sebagai
zat / benda asing dan terhadapnya dibentuk zat antibody.




2.5 Makanan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh
1. Jeruk. Mengatasi sariawan pasti hal pertama yang ada di benak orang kebanyakan ketika
ditanya manfaat jeruk. Tapi tahukah Anda bahwa jeruk merupakan salah satu buah yang dapat
mencegah kanker dan serangan jantung. Enzim Limonid pada jeruk mampu mencegah kanker
tertentu. Enzim Pektin yang ada menurunkan LDL (kolestrol jahat), memperkecil
penyumbatan pembuluh darah dan memperkecil resiko serangan jantung


2.Semangka. Wajah segar, bercahaya dan tampak lebih muda terpancar dari orang yang
mengkonsumsi buah kaya air ini secara teratur. Zat bekaroten dalam semangka mampu
menyegarkan kembali sel-sel layu yang dirusak oleh molekul radikal bebas yang merupakan
hasil sampingan metabolisme tubuh.


Likopen yang ada dalam semangka dapat menyusutkan resiko kanker mulut rahim dan kanker
pankreas pada wanita. Sebuah hasil penelitian di India menunjukkan, likopen dapat
menambah jumlah sperma pada laki-laki terutama yang struktur spermanya tidak normal dan
pergerakannya lamban


3. Kedelai. Dalam kacang kedelai terdapat Isoflavon, enzim yang memiliki fungsi mirip
hormon estrogen, sehingga dapat mencegah keropos tulang. Kedelai juga termasuk makanan
pengganti protein tinggi yang ideal, karena tak mengandung asam lemak jenuh sehingga
mengurangi resiko serangan jantung
4. Brokoli. Sulforaphan, zat antioksidan pada brokoli dapat membantu tubuh untuk
menghilangkan atau menetralkan zat penyebab kanker, karsinogenik. Zat bekarotin di dalam
brokoli mampu mencegah kanker usus besar dan payudara, juga tekanan darah tinggi


5. Kangkung. Kangkung kan membuat ngantuk! Mitos ini sudah lama beredar di masyarakat,
tapi sebenarnya kangkung mengandung zat untuk meningkatkan ketahanan tubuh. Bersifat
anti racun, anti radang dan mengandung protein, kalsium juga karoten ini dapat melancarkan
air seni. Bagi ibu hamil juga berguna untuk mengatasi mual di awal kehamilan


6. Belimbing. Buah ini mengandung serat makanan, vitamin A dan C juga kalium. Zat-zat
tersebut menjaga kenormalan fungsi organ pencernaan, sistim pembuluh darah dan jantung.
Bagi orang yang mempunyai tekanan darah dan kolestrol tinggi sangat disarankan untuk
mengkonsumsi belimbing.
BAB. III
PENUTUP


3.1 Kesimpulan
Sistem kekebalan tubuh ( imunitas ) adalah sistem mekanisme pada organisme yang
melindungi tubuh terhadap pengaruh biologis luar dengan mengidentifikasi dan membunuh
pathogen serta sel tumor.


Sistem imun terbagi dua berdasarkan perolehannya atau asalnya, yaitu:
   1. Sistem imun Non Spesifik (Sistem imun alami)
   2. Sistem imun Spesifik (Sistem imun yang didapat/hasil adaptasi)


Berdasarkan mekanisme kerjanya, sistem imun terbagi, yaitu:
1. Sistem imun humoral (sistem imun jaringan atau diluar sel, yang      berperan adalah Sel B
"antibodi"
2. Sistem imun cellular (sistem imun yang bekerja pada sel yang terinfeksi antigen, yang
berperan adalah sel T (Th, Tc, Ts)


Imunisasi Merupakan salah satu usaha manusia untuk menjadikan individu kebal. terhadap
suatu penyakit. Imunisasi terbagi 2,yaitu :
• Imunisasi aktif. Diperoleh karena tubuh secara aktif membuat antibody sendiri.
• Imunisasi Pasif. kekebalan yang didapat dari pemindahan antibody dari suatu individu    ke
individu lainnya.


Kelainan dan Penyakit pada System Kekebalan Tubuh.
Kelainan dan Penyakit pada System Kekebalan Tubuh terdiri dalergi,AIDS,autoimunitas.
Kekebalan tubuh kita juga dapat ditingkatkan dengan memakan buah-buahan seperti
semangka,belimbing,brokoli,dan lain-lain.




DAFTAR PUSTAKA
http://www.forumsains.com/biologi/sistem-pertahanan-tubuh/
go4lifeindonesia.com
KATA PENGANTAR


Puji Syukur kepada Yang Maha Kuasa. Karena pertolonganNya, tulisan tantang Sistem
kekebalan tubuh ini dapat diselesaikan. Saya menulis bukan karena saya sudah
mengetahuinya. Namun hanya Karena keingin tahuan saya tentang system kekebalan dan
untuk memperdalamnya. Ternyata sangat penting untuk kita mengetahuinya dan menerapkan
hal-hal yang bisa kita lakukan dalam kehidupan agar kesehatan kita tetap terjaga. Dalam
Penulisan ini saya ingin menyampaikan banyak terima kasih kepada dosen yang telah
memberikan tugas ini. Karenanya saya dapat menambah banyak informsai tentang system
kekebalan tubuh dalam proses penulisa. Namun dengan berbagai keterbatasan saya dalam
penulisan ini jika ada yang salah kata mohon dimaafkan dan saya sangat mengharapkan kritik,
saran dan masukan dari semua yang membacakan tulisan ini guna memperbaikinya yang lebih
sempurna. (Contact kritik, saran dan masukan: teliusyikwa@gmail.com)




                                                                          Yogykarta, 2011


                                                                                   Penulis

								
To top