Docstoc

Kajian Kritis

Document Sample
Kajian Kritis Powered By Docstoc
					             KAJIAN KRITIS


27/03/2011                   1
                  PENGERTIAN
                KAJIAN KRITIS
Kegiatan membaca, menelaah, menganalisis
suatu bacaan/artikel untuk memperoleh ide-
ide, penjelasan, data-data pendukung yang
mendukung pokok pikiran utama, serta
memberikan komentar terhadap isi bacaan
secara keseluruhan dari sudut pandang
kepentingan pengkaji
Kegiatan utama yang dilakukan dalam kajian
kritis adalah pemahaman makna yang
tertuang dalam suatu bacaan
27/03/2011                              2
Prinsip Kajian Kritis
1. Kajian Ilmiah
1) Apakah bacaan atau artikel menyajikan data, fakta
   dan opini secara objektif dan logis,
2) pernyataan dalam kalimat tulus, benar, sesuai
   aturan dan norma yang berlaku serta sesuai dengan
   kaidah bahasa yang berlaku, dan
3) tidak memuat pandangan-pandangan tanpa
   dukungan fakta, tidak emosional atau menonjolkan
   emosi


27/03/2011                                             3
2. Sikap Ilmiah
    Menemukan sikap kritis dalam bentuk
    sikap ilmiah yang diantaranya meliput
    1) sikap ingin tahu, kritis, terbuka,
    objektif, 2) menghargai karya orang
    lain, 3) berani mempertahankan
    kebenaran, dan 4) mempunyai
    pandangan luas dan jauh ke depan.


27/03/2011                                  4
3. Sistematis dan Holistis
   Sistematis menuntut kajian dilakukan
   secara berurutan dan terpadu sehingga
   satu aspek dengan aspek lainnya
   membentuk suatu keseluruhan yang
   tertata rapi. Sementara itu, holistis
   berititik tolak dari pandangan
   menyeluruh utuh atau ’makna global’
   dengan aspek-aspek selalu dilihat
   sebagai suatu keseluruhan
27/03/2011                                 5
Aspek-Aspek dalam Kajian Kritis
 1. Aspek Bahasa: semantik, sintaksis,
    stilistika, dan retorika.
 2. Aspek Membaca: Membaca merupakan
    upaya yang dilakukan dalam menelusuri ide
    yang dibentangkan oleh penulis dalam suatu
    bacaan.
 3. Aspek Konteks: Dalam penelaahan
    bacaan, konteks memiliki peran yang sangat
    besar. Konteks berkaitan dengan situasi dan
    kondisi yang melatarbelakangi penulisan.
27/03/2011                                    6
4. Aspek Keutuhan Bacaan
    a. Penulis (kualifikasi dan rekam jejak
    reputasi atau kepakarannya)
    b. Rujukan-rujukan yang digunakan:
    yang meliputi kemutakhiran dan jumlah rujukan
    yang diacu, baik yang mendukung atau pun
    yang bertentangan.
    c. Relevasi rujukan-rujukan yang diacu
    oleh penulis artikel untuk mendukung gagasan
    atau temuan.
    d. Ketepatan cara merujuk (berdasarkan
    kaidah-kaidah yang berlaku).
27/03/2011                                    7
e. Akurasi (ketelitian) data: meliputi validitas
dan reliabilitas instrumen yang digunakan,
keterwakilan populasi oleh sampel jika data
diperoleh melalui sampling, dan kemutakhiran data
jika data diambil dari sumber data tertentu (misal
dari Badan Pusat Statistik).
f. Kedalaman analisis dan pembahasan yang
dibuat oleh penulis terhadap data-data yang
disajikan.
g. Kejelasan dan kemudahan uraian deskripsi
yang disajikan
h. Kelengkapan informasi yang disajikan oleh
penulis.
27/03/2011                                     8
5. Aspek Pembaca
• Aspek pembaca terutama terkait dengan niat
  pembaca dan kesesuaian isi bacaan dengan
  kebutuhan pembaca
• Tujuannya mungkin adalah untuk mencari rumusan
  masalah, mencari masukan atas rumusan masalah
  yang sudah dirancangnya, mencari pandangan atau
  teori untuk membantunya menyelesaikan masalah
  atau untuk memperkaya informasi, bahan atau teori
  yang telah diperolehnya.




27/03/2011                                            9
          Pelaksanaan Kajian Kritis
(1) mengidentifikasi informasi permukaan dari
   bacaan yang akan dikritisi:
   a. Bacalah Judul dan Subjudul.
   b. Bacalah Pendahuluan atau Paragraf Pertama
   c. Bacalah Heading yang Ditebalkan (Bila Ada).
   d. Bacalah Kalimat Pertama tepat di bawah
   Heading
   e. Bacalah Paragraf Terakhir atau Kesimpulan



 27/03/2011                                     10
  (2) Menelaah informasi isi bacaan.
a. Cara memahami isi bacaan secara cepat adalah dengan mengenali
     pokok pikiran setiap alinea/paragraf
b. Menangkap makna pesan yang terkandung dalam bacaan
c. Meyakini atau menyangkal kebenaran isi bacaan, merupakan
     langkah yang paling sulit dari membaca kritis, karena pembaca
     harus memiliki kemampuan menjustifikasi.
d. Sangat mungkin informasi yang diperoleh benar adanya, akan tetapi
     kurang lengkap. Terhadap informasi seperti ini pembaca harus
     mencoba mencari informasi kelengkapannya. Seandainya ternyata
     tidak ditemukan, maka sebaiknya tidak digunakan




  27/03/2011                                                    11
3. Kajian Logika dan Penalaran Isi.
Untuk melihat pada kecermatan logika dan
   penalaran si penulisnya, ada sejumlah hal
   utama yang dapat dilakukan dalam mengkaji
   bacaan secara kajian kritis, sebagai berikut.
a.     Temukan definisi atau pengertaian dasar
   yang digunakan penulisnya
b.     Identifikasi model tulisan yang digunakan
   penulisnya
c.     Temukan ilustrasi apa saja yang terdapat
   dalam bacaan

                                               12
4. Kajian Aspek Kerangka dan Isi
Bacaan
    a. Siapa penulis artikel? Guru atau dosen yang cukup
    berpengalaman; pengamat atau peneliti bahasa yang sudah
    berpengalaman (dilihat dari banyaknya tulisan yang dibuat dan
    dimuat oleh jurnal); pejabat di lingkungan departemen atau dinas
    pendidikan, atau yang lainnya.
    b. Kapan artikel tersebut ditulis atau dimuat?
    c. Bagaimana kategori atau jenis jurnal atau buletin memuat?
    d. Bagaiman penataan kerangka berpikir yang dibuat oleh
    penulis?
    e. Bagaimana urgensi masalah dan tujuan penulisan artikel?
    f.    Bagaimana teknik pelaksanaan penelitian atau khususnya
    dalam pengumpulan data?
    g. Keterpercayaan sumber-sumber data yang digunakan atau
    dirujuk?
27/03/2011                                                       13
 h. Bagaimana ketaatan penulis dalam mengikuti kaidah
 perujukan pendapat lain?
 i.   Bagaimana akurasi data-data primer atau sekunder yang
 digunakan oleh penulis?
 j.   Bagaimana teknik analisis data, baik secara deskriptif,
 kuantitatif, atau statistik?
 k. Bagaimana kemampuan atau ketajaman penulis dalam
 membuat pembahasan berdasarkan hasil analisis data?
 l.   Bagaimana sistematika (urutan logika berpikir) yang
 ditunjukkan oleh penulis dari masalah, teknik pengambilan data,
 analisis data, pembahasan sampai pada kesimpulan?
 m. Bagaimana kejelasan temuan yang dihasilkan dari penelitian
 atau kekuatan gagasan yang dimunculkan oleh penulis?
 n. Bagaimana justifikasi atau rekomendasi yang dibuat oleh
 penulis berdasarkan hasil penelitian atau uraiannya?



27/03/2011                                                     14
                 Selesai
             Semoga bermanfaat




27/03/2011                       15