Docstoc

Ketika Berdoa

Document Sample
Ketika Berdoa Powered By Docstoc
					Ketika Berdoa, Mujizat Terjadi - 10 Oct
2006.
Wednesday, 21 January 2009 09:30 Pdt. JE Awondatu




User Rating:                            /0
                                 Rate
Poor                      Best

Kisah Para Rasul 12;



12:1. Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras
terhadap beberapa orang dari jemaat.
12:2 Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.
12:3 Ketika ia melihat, bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia
melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. Waktu itu hari
raya Roti Tidak Beragi.
12:4 Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memenjarakannya di bawah
penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya
ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak.
12:5. Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun
mendoakannya kepada Allah.
12:6 Pada malam sebelum Herodes hendak menghadapkannya kepada orang
banyak, Petrus tidur di antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai.
Selain itu prajurit-prajurit pengawal sedang berkawal di muka pintu.
12:7 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus dan cahaya
bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya,
katanya: "Bangunlah segera!" Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus.
12:8 Lalu kata malaikat itu kepadanya: "Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah
sepatumu!" Iapun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya:
"Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku!"
12:9 Lalu ia mengikuti malaikat itu ke luar dan ia tidak tahu, bahwa apa yang
dilakukan malaikat itu sungguh-sungguh terjadi, sangkanya ia melihat suatu
penglihatan.
12:10 Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua,
sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka
dengan sendirinya bagi mereka. Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke
ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia.
12:11 Dan setelah sadar akan dirinya, Petrus berkata: "Sekarang tahulah aku
benar-benar bahwa Tuhan telah menyuruh malaikat-Nya dan menyelamatkan
aku dari tangan Herodes dan dari segala sesuatu yang diharapkan orang
Yahudi."
12:12 Dan setelah berpikir sebentar, pergilah ia ke rumah Maria, ibu Yohanes
yang disebut juga Markus. Di situ banyak orang berkumpul dan berdoa.
12:13 Dan ketika ia mengetuk pintu gerbang, datanglah seorang hamba
perempuan bernama Rode untuk mengetahui siapa yang mengetuk itu.
12:14 Ia terus mengenal suara Petrus, tetapi karena girangnya ia tidak membuka
pintu gerbang itu dan segera masuk ke dalam untuk memberitahukan, bahwa
Petrus ada di depan pintu gerbang.
12:15 Kata mereka kepada perempuan itu: "Engkau mengigau." Akan tetapi ia
tetap mengatakan, bahwa benar-benar demikian. Kata mereka: "Itu
malaikatnya."
12:16 Tetapi Petrus terus-menerus mengetuk dan ketika mereka membuka pintu
dan melihat dia, mereka tercengang-cengang.
12:17 Tetapi Petrus memberi isyarat dengan tangannya, supaya mereka diam,
lalu ia menceriterakan bagaimana Tuhan menuntunnya ke luar dari penjara.
Katanya: "Beritahukanlah hal ini kepada Yakobus dan saudara-saudara kita."
Lalu ia keluar dan pergi ke tempat lain.
12:18 Pada keesokan harinya gemparlah prajurit-prajurit itu. Mereka bertanya-
tanya apakah yang telah terjadi dengan Petrus.
12:19 Herodes menyuruh mencari Petrus, tetapi ia tidak ditemukan. Lalu
Herodes menyuruh memeriksa pengawal-pengawal itu dan membunuh mereka.
Kemudian ia berangkat dari Yudea ke Kaisarea dan tinggal di situ.
12:20. Herodes sangat marah terhadap orang Tirus dan Sidon. Atas persetujuan
bersama mereka pergi menghadap dia. Mereka berhasil membujuk Blastus,
pegawai istana raja, ke pihak mereka, lalu mereka memohonkan perdamaian,
karena negeri mereka beroleh bahan makanan dari wilayah raja.
12:21 Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian
kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka.
12:22 Dan rakyatnya bersorak membalasnya: "Ini suara allah dan bukan suara
manusia!"
12:23 Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi
hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing.
12:24 Maka firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang.
12:25 Barnabas dan Saulus kembali dari Yerusalem, setelah mereka
menyelesaikan tugas pelayanan mereka. Mereka membawa Yohanes, yang
disebut juga Markus.




Salah satu musuh yang paling besar dari kekristenan, adalah orang Yahudi.
Orang Yahudi itu benci sekali kepada orang Kristen. Nah, ketika Herodes tahu, ia
mulai bertindak keras ayat 1, terhadap beberapa orang dari jemaat, ia menyuruh
membunuh Yakobus saudara Yohanes. Sebab di dalam ayatnya yang ke 17, ada
juga Yakobus, tapi Yakobus yang lain. Ia membunuh Yakobus dengan pedang.
Ketika ia melihat bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, dia lihat ini
orang Yahudi itu senang, ketika orang Kristen dibunuh, hamba Tuhan dipancung
kepalanya, ia mulai menangkap Petrus.

Petrus ketua dari Rasul ditangkap. Justru ditangkap pada waktu hari raya Roti
Tidak Beragi, salah satu bagian dari Paskah. Setelah Petrus ditangkap, Herodes
menyuruh memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing
terdiri dari empat prajurit. Berarti enam belas orang. Maksudnya, setelah Paskah
ia menghadapkannya ke depan orang banyak. Demikianlah Petrus ditahan di
dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun, katakan dengan tekun
mendoakannya kepada Allah.

Saudara, setelah jemaat berdoa, bayangkan Petrus tidur didampingi dua tentara.
Jadi Petrus tidur, dua tentara tidur di kiri kanannya. Petrus tangan dan kakinya di
rantai, enam belas tentara, dia ditaroh di tempat tahanan paling bawah. Ini
Petrus, mestinya orang penting. Karena dia tidur saja di temani oleh dua orang
tentara.

Ada satu pendeta yang bekerja di Kalimantan. Ketika dia masuk ke daerah orang
Dayak, orang Dayak sangat menghormati pendeta ini. Dan dia di terima oleh
suku Dayak, dan dia diharuskan tidur, di kiri kanannya ditemani oleh dua wanita
muda. Pada waktu pendeta itu bersaksi kepada saya, semalam-malaman dia
tidak bisa tidur. Takut kalau dia balik ke sana kena yang ini, takut kalau balik ke
sini dia kena yang ini. Dia tidak bisa tidur, jadi dia melotot saja ke atas.

Tetapi saudaraku, yang heran, Petrus ini, dijaga dua tentara, dia tidur lelap, tidur
nyenyak. Orang yang hidup di dalam kemenangan, ketika besok mau di hukum
mati, dia bisa tidur. Ada haleluyah saudara? Ada penyelundup-penyelundup
narkoba yang ditangkap di Singapura, besoknya jam lima harus digantung,
malam ini dia marah-marah, dia berteriak-teriak, dia stress! Dia tidak bisa tidur.
Tetapi orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, akan memiliki
ketenangan di dalam hidupnya. Dia bisa tidur. Tentara mungkin tidak boleh tidur,
karena harus menjaga Petrus. Tetapi akhirnya tertidur juga.

Ketika malam, datanglah malaikat dia tepuk pundak Petrus, dan dia bilang
bangun, pakai sandalmu, sebab dulu belum ada sepatu, pakai jubahmu, ikuti aku,
dan dia (Petrus) mengikuti, ketika keluar dari penjara, pintu terbuka dengan
sendirinya. Sekarang saya mau tanya kepada saudara, kalau pintu terbuka
dengan sendirinya itu mujizat atau bukan, saudara?( Mujizat, jawab
jemaat. )Bukan! Saudara juga masuk ke hotel masuk ke mana, ada pintu terbuka
dengan sendirinya. Itu bukan mujizat. Tetapi, kalau pintunya terkunci, pintu
terkunci saudara mau lewat dan pintu terbuka, itu baru mujizat.

Dan ketika sudah sampai di luar, malaikat tinggalkan Petrus, baru Petrus sadar,
bahwa tadi itu malaikat yang tolong dia. Kemudian dia berlari, ayatnya yang ke
12, pergilah ia ke rumah Maria, ibu Yohanes yang disebut juga Markus. Di situ
banyak orang berkumpul dan berdoa. Di dalam ayatnya yang ke 5, tetapi jemaat
dengan tekun mendoakannya kepada Allah. Doa belum selesai, Petrus sudah
keluar.

Ketika Petrus mengetuk-ngetuk pintu, pintu tidak segera di buka. Rode berkata,
itu Petrus! Tetapi tidak ada yang berani buka, tidak ada yang percaya. Karena
sudah yakin, ini harus dihukum mati. Ada yang berkata, itu malaikatnya. Kalau
menurut Matius pasal 18, setiap anak kecil ada malaikatnya. Dan kemungkinan
orang ini berkata, itu malaikat Petrus, bukan Petrus! Tetapi apa yang terjadi,
ketika terus mengetuk pintu, akhirnya dibukakan, inilah Petrus. Selesai ceritanya
sampai di sana.

Tetapi, saudaraku mujizat yang barusan kita baca tidak akan terjadi, kalau ayat 5
ini tidak ada. Dan ayat 5 berkata, jemaat dengan tekun mendoakan kepada
Allah. Nah, kata tekun dalam bahasa inggris dipakai kata, constant. Constant
atau konsisten itu adalah, doa yang terus menerus. Kesalahan banyak orang
Kristen di dalam mengiring Yesus, kesalahan banyak orang Kristen di dalam
berdoa, mereka tidak konstan! Mereka berdoa seperti capung cebok! Dia berdoa,
sebentar saja dia sudah terbang. Dia tidak mengalami satu doa pergumulan. Dia
tidak mau berdoa dengan konstan. Mereka berdoa itu, once a while, kalau ada
waktu, ketika mau, ketika rasanya enak, aku baru mau berdoa. Ketika begini aku
mau berdoa.

Nah persoalan ini saudaraku, banyak melanda orang Kristen. Orang Kristen itu
nggak kena berkat sedikit saja, doanya sudah kendor. Dia nggak konstan berdoa.
Ketika dia mengalami problem, baru dia berdoa. Ketika problem tidak ada, dia
tidak berdoa lagi. Tetapi ayat ini berkata, jemaat dengan tekun, dengan konstan,
dengan konsisten, mereka berdoa. Tidak akan ada mujizat, sebelum ada
sesuatu yang konstan saudara kerjakan, yang konsisten saudara kerjakan, yang
terus menerus saudara kerjakan.

Di Cianjur, saudara, dulu kami membaptis orang di sungai. Nama sungai itu
namanya Ciraden, 3 km dari Cianjur ke arah Cipanas. Di Ciraden itu saudara,
ada sebuah batu. Batu itu halus luar biasa, dan di tengahnya itu agak cekung.
Kenapa? Karena ada air yang menetes di atas batu itu. Air itu menetes dan tidak
ada seorangpun yang tahu sudah berapa puluh tahun, air yang menyusup dari
pinggir-pinggir tebing, menetes ke batu itu. Sampai batu yang besar dan kasar
itu, menjadi cekung hanya oleh tetesan air.

Kalau batu itu saya umpamakan problem saudara yang seperti batu besarnya,
dan saudara berkata, mustahil saya bisa mengatasi problem yang besar ini,
tetapi dengan tetesan-tetesan doa saudara, dengan saudara berdoa dengan
konsisten, berdoa terus-menerus tanpa lelah, terus-menerus, terus-menerus
berdoa, batu yang besar itu pun bisa cekung, ada haleluyah? Segala apa pun
tidak ada yang mustahil, bagi mereka yang tahu berdoa dengan konstan, yang
tahu berdoa dengan konsisten.

Kalau saya tanya saudara suka berdoa? Semua akan menjawab, ya. Tetapi
kalau saya tanya, apakah doa saudara konsisten? Apakah saudara tetap berdoa?
Apa saudara ke gereja? Saudara akan berkata, ya saya ke gereja. Tetapi
apakah saudara ke gereja, konstan, konsisten. Pada waktu senang atau susah,
pada waktu kemarau atau hujan, saudara tetap konstan, konsisten, itu lain soal.
Dan Alkitab merekam puluhan, bagaimana Tuhan memberikan berkat-Nya bagi
orang yang konsisten. Yang pertama kita akan melihat Matius pasal 15 ayat 21.
Saya tadi baca juga Herodes marah sama orang Tirus dan Sidon, di sini juga kita
akan melihat Tirus dan Sidon di daerah Libanon. Ayat 21;



15:21. Lalu Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon.
15:22 Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru:
"Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan
setan dan sangat menderita." (Reaksi pertama dari Yesus ayat 23;)
15:23 Tetapi Yesus sama sekali tidak menjawabnya.




Kata tidak menjawabnya dalam bahasa Yunani, DICUEKIN...Ketika perempuan
dari Tirus dan Sidon di daerah Libanon ini datang kepada Yesus dan berkata;
Tuhan, anak Daud, kasihani anak saya, dia kerasukan setan, dia sangat
menderita. Wanita ini datang bukan untuk dirinya, dia datang untuk anaknya.
Siapa saudara yang punya anak, punya keluarga yang belum terima Tuhan,
yang belum terima keselamatan, saudara juga patut berdoa dengan konsisten.
Tuhan tolong anak saya, Tuhan tolong isteri saya, Tuhan tolong suami saya.
Kerasukan setan dan dia sangat menderita. Tetapi Yesus sama sekali tidak
menjawabnya. Tadi kita nyanyi, siapa yang datang kepada Yesus, tak
dikecewakan.

Tetapi kalau kita baca ayat ini, Yesus sepertinya mengecewakan. Dia tidak
menjawab. Karena Yesus tidak menjawab, murid-murid-Nya lebih galak! Murid-
murid-Nya datang, dan meminta kepada-Nya, "Suruhlah dia pergi, dia mengikuti
kita dengan berteriak-teriak!" Saudara, saya yakin, perempuan ini dengar apa
yang dikatakan oleh murid-murid Yesus. "Yesus, ini perempuan suruh pergi! Usir
saja dia. Dia teriak-teriak mengikuti kita!"

Apa yang mau saya ingin katakan kepada saudara? Kadang-kadang, murid
Yesus jadi polisi sorga. Kita seringkali menghakimi orang, kita jadi polisi sorga.
Kita nggak pernah diangkat jadi polisi, tapi kita jadi polisi sorga. "Ini perempuan
ini, sudah orang kafir, bukan orang Yahudi, dia teriak-teriak, suruh dia pergi!" Itu,
wanita dengar dong?

Kalau kita jaman sekarang 'digituin' sama satu pendeta, saudara ngomongnya
pasti begini, "Memangnya pendeta cuma dia?" Betul apa betul? Pasti dia
ngomong, "Memangnya gereja cuma itu? Di Jakarta tuh, ribuan pendeta. Gua
ditolak begini! Memangnya cuma Yesus, gua diusir! Nggak dibukain pintu, gua
tertolak!" Wanita ini tidak! Dia konsisten.



15:24 Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari
umat Israel."




Yesus tidak seperti murid-Nya. Sekarang , Dia baru bicara, "Wanita, Aku diutus
hanya untuk domba yang hilang dari Israel." Nah, orang Israel ini sampai
sekarang masih terhilang, menolak Yesus. Mereka tidak percaya Yesus, sampai
sekarang. Orang Yahudi itu. Di sini dikatakan oleh Yesus, Aku diutus hanya
kepada domba-domba yang hilang, dari umat Israel. Bukan satu yang hilang,
domba-domba, banyak yang hilang. Jadi maaf saja, Aku tidak bisa melayani
engkau, gitu kira-kira. Itu kan bahasa siucai (orang terpelajar), udah ditolak!
tetapi perempuan itu berkata,



15:25 Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata:
"Tuhan, tolonglah aku."




Apa reaksi perempuan itu saudara? Dia mendekat dan menyembah! Hanya
orang yang dekat Tuhan, dapat menyembah Dia. Orang yang jauh dari Tuhan,
mana bisa dia nyembah! Orang yang selingkuh, bagaimana mungkin dia bisa
menyembah Tuhan! Orang yang tidak jujur sama isteri, tidak jujur sama suami,
yang tidak jujur sama pegawai, tidak jujur sama dirinya sendiri, bagaimana dia
bisa menyembah Tuhan? Apanya yang mau disembah? Tuhan yang kita
sembah sangat suci, sangat kudus!

Tapi perempuan ini dia mendekat. Tambah ditolak tambah mendekat.
KONSISTEN!!! Terus konstan! Ditolak, dia maju terus. Dia cuma punya tiga
perkataan, Tuhan tolonglah aku! Tetapi Yesus menjawab, aduh...belum pernah
saya dengar Yesus sekasar ini dalam bicara, ya...



15:26 Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi
anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."




Aduh...anak kecil juga ngerti! Yesus ngomong, tidak patut Aku mengambil roti,
firman Allah, Aku adalah Firman Hidup, Yesus sendiri, tidak patut Aku
mengambil roti yang harusnya diberikan kepada anak, itu di kasih kepada anjing!
Matius 7 ayat 6, jangan kamu memberikan hal-hal yang mulia kepada anjing atau
babi. Anjing dan babi adalah binatang yang haram pada jaman Yesus, yang
menggambarkan orang kafir. Jadi Dia tahu perempuan ini kafir, Dia pakai bahasa
Seloka. Tidak patut roti untuk anak di kasih kepada anjing. Kan nggak baik dong?
Ini roti untuk anak, masa di kasih kepada anjing?
Tetapi perempuan ini tidak mundur. Perempuan ini bilang begini,



15:27 Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun anjing itu makan remah-remah
yang jatuh dari meja tuannya."




Benar Tuhan, dia nggak salahkan kata-kata Yesus! Benar Tuhan, seolah-olah
dia ngomong begini. "Betul Tuhan saya anjing. Benar Tuhan saya anjing, saya
orang kafir, saya dianggap anjing. Memang saya tidak boleh makan roti dari
anak. Memang. Tapi kan anjing suka ada di bawah meja? Itu roti kan suka jatuh?.
Remehnya kan anjing makan?"
Saudara, luluhlah hatinya Yesus. Dan Ia bilang begini;



15:28 Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu,
maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga
anaknya sembuh.




Apa yang terjadi, kalau malam hari ini ada Yesus di tengah kita dan berkata:
"Besar imanmu. Jadilah kepadamu seperti apa yang kaukehendaki." Wah...kalau
saudara dapat omongan begitu, ada yang minta mobil, ada yang minta rumah,
ada yang minta pesawat terbang, ada yang minta bisa nyedot lumpur Lapindo,
supaya bisa jadi juruselamat, ada yang minta ini ada yang minta itu, wah
macam-macam!

Tetapi lihat saudaraku, firman ini diberikan kepada orang yang konsisten. Firman
ini diberikan kepada orang yang terus menerus maju, terus menerus datang.
Peribahasa rohani bilang begini; ketika kita merasa ditolak, tertolak, tidak bisa
maju lagi. Justru pada saat itulah kita harus maju.

Saya selalu teringat cerita Napoleon Boneparte. Dia terkurung oleh tentara
Inggris di Waterloo. Dan dia mulai memimpin tentaranya, menerobos blokade
dari tentara Inggris, gagal hari pertama. Banyak tentara Perancis mati. Hari
kedua, diterobos lagi di tempat yang sama, gagal lagi. Banyak tentara mati. Dia
kembali mundur, dan bersembunyi di satu gua. Menurut sejarah, Napoleon mau
bunuh diri, karena dia tidak mau takluk kepada Inggris. Jadi dia mau bunuh diri.

Ketika pagi-pagi tentaranya masih lelah tertidur, matahari masuk menyinari dia
punya gua, dia lihat saudara, ada laba-laba turun. Laba-laba turun...dia goyang-
goyang badannya, dia goyang-goyang badannya, dia lempar badannya, mau
mencapai batu seberang. Tidak sampai! Hancur benangnya. Naik lagi ke atas.
Turun lagi dengan benang yang lain. Diperhatikan sama Napoleon. Dia goyang-
goyang badannya, dia goyang-goyang badannya, dia lempar lagi badannya ke
batu itu. Tidak sampai lagi. Naik lagi ke atas, turun ...Napoleon lihat lagi.
Diayunkan badannya ke batu itu ketiga kalinya, dan berhasil! Dan dari sana dia
mulai membuat sarang laba-laba.
Langsung Napoleon bangkit dan dia bilang sama tentaranya; kita berangkat, kita
terobos lagi di tempat yang sama.Tentara Inggris tidak pernah menyangka,
Napoleon akan menyerang ketiga kali di tempat yang sama. Sudah dua kali
gagal, pasti dia serang di tempat yang lain. Jadi penjagaan di tempat lain.
Napoleon menyerang lagi yang ketiga kalinya di tempat yang sama, dan dia
berhasil. Konsisten. Konstan!

Kita tidak boleh ngiri sama Tiger Wood, dia Juara Dunia. Bola seperti ada
matanya. Karena satu hari katanya, dia latihan dia pukul bola seribu bola. Kita
aja latihan pukul tiga puluh bola, sudah nggak kuat, bayarnya. Kalau dia, dia
pukul seribu bola setiap hari, bola baru lagi. Dari kecil dia berlatih. Konsisten,
konsisten, konsisten.

Ada satu ayat dalam firman Allah berkata begini, dengan satu usaha yang tidak
tahu lelah, sampailah orang kepada perkara-perkara yang besar. Saudaraku,
harus kita konsisten, jangan mundur, terus menerus maju, terus menerus jangan
berhenti, terus terus...konsisten.
Contoh kedua, kitab Rut pasalnya yang ke 2 ayat ke 2;



2:2 Maka Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi: "Biarkanlah aku
pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati
kepadaku." Dan sahut Naomi kepadanya: "Pergilah, anakku."
2:3 Pergilah ia, lalu sampai di ladang dan memungut jelai di belakang penyabit-
penyabit; kebetulan ia berada di tanah milik Boas, yang berasal dari kaum
Elimelekh.
2:4. Lalu datanglah Boas dari Betlehem. Ia berkata kepada penyabit-penyabit itu:
"TUHAN kiranya menyertai kamu." Jawab mereka kepadanya: "TUHAN kiranya
memberkati tuan!"
2:5 Lalu kata Boas kepada bujangnya yang mengawasi penyabit-penyabit itu:
"Dari manakah perempuan ini?"(Saya berhenti di situ. Dalam bahasa Indonesia
dipakai kata, darimana perempuan ini. Dalam bahasa Inggris di pakai kata,
whose young woman is this? Milik siapakah perempuan ini?)
2:6 Bujang yang mengawasi penyabit-penyabit itu menjawab: "Dia adalah
seorang perempuan Moab, dia pulang bersama-sama dengan Naomi dari daerah
Moab.
2:7 Tadi ia berkata: Izinkanlah kiranya aku memungut dan mengumpulkan jelai
dari antara berkas-berkas jelai ini di belakang penyabit-penyabit. Begitulah ia
datang dan terus sibuk dari pagi sampai sekarang dan seketikapun ia tidak
berhenti."




Kata lah itu sebetulnya tidak ada. Begitu ia datang dan terus sibuk dari pagi
sampai sekarang dan seketikapun ia tidak berhenti." Ada haleluyah saudara?
Ada haleluyah?

Contohnya perempuan, saudara. Yang pertama perempuan Kanaan, yang kedua
Rut, orang Moab, semuanya orang kafir. Tuhan mau mengajar umat-Nya orang
Israel ini, dari orang kafir. Diajar, bagaimana orang yang dianggap kafir itu justru
konsisten. Dia bekerja dari pagi sampai sore seketikapun dia tidak berhenti. Dia
terus memungut jelai, memungut jelai, memungut gandum, memungut jelai, terus
memungut. Dari usaha yang tidak tahu lelah inilah, dalam Rut pasal 4, ia menjadi
isteri dari Boas.
Bayangkan Rut itu seorang janda! Apa kurang di Betlehem gadis cantik, yang
bisa nempel sama Boas, orang kaya? Tetapi Boas tidak tertarik dengan gadis-
gadis, dia tertarik dengan Rut ini, karena konsistennya. Konsisten dalam hal apa?
Kita mau mendengar kesaksian Boas. Boas ngomong apa saudara-saudara ya?
Ayatnya yang ke 11;



2:11 Boas menjawab: "Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala
sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan
bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi
kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal.
Ini cerita di dalam Rut pasal 1 ayatnya yang ke 16;



1:16 Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang
dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah
aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam:
bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;
1:17 di mana engkau mati, akupun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan.
Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu,
jikalau sesuatu apapun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!"




Ini menantu kepada mertua. Hanya maut yang memisahkan aku dari engkau.
Biasanya suami dengan isteri. Suami dengan isteri tidak boleh diceraikan
manusia. Apa yang dijodohkan Tuhan tidak boleh diceraikan manusia. Apapun
yang terjadi kata Rut, ini menantu kepada mertua, Allahmu menjadi Allahku,
bangsamu menjadi bangsaku, di mana engkau mati di sana aku mati, di mana
engkau bermalam di sanapun aku akan bermalam. Beginilah kiranya Tuhan
menghukum aku, jika aku tidak setia mengiring engkau. Konsisten!

Berita konsisten ini, sampai ke telinga Boas. Sampai Boas berkata, telah
disampaikan kepadaku...Boas, di dalam ilmu Tipologi, adalah gambaran Tuhan
Yesus Kristus. Boas dari Betlehem, Yesus lahir di Betlehem. Rut, menurut ilmu
Tipologi adalah gambaran jemaat, gereja, saudara dan saya, yang asalnya orang
kafir. Yang di sebut kafir itu, yang non Yahudi. Pokoknya yang bukan Yahudi itu
kafir. Dan kitalah orang-orang kafir.

Tetapi seolah-olah saudaraku, Rut ini masuk ke dalam keluarga dari Elimelekh,
dan dia ikut kepada Naomi, dan Naomi dalam ilmu Tipologi adalah Roh Kudus
yang mengajak gereja keluar dari Moab datang kepada Betlehem Romah Roti,
rumah di mana roti firman Allah diberitakan.
Lalu apa yang terjadi? Boas tahu, telah dilaporkan kepadaku, kesetiaanmu
kepada mertuamu. Saudara, konsistensi kita itu sampai kepada hati-Nya Tuhan
Yesus. Kesetiaan kita, kerajinan kita, konsistensi kita ikut kepada Tuhan, itu
sampai ke telinga-Nya Tuhan.

Saya selalu ingat kepada Kisah Para Rasul pasal 10, bagaimana Kornelius
didatangi oleh malaikat, dan malaikat itu berkata, doamu dan sedekahmu sudah
naik kepada Tuhan, dan Tuhan mengingat-ingat engkau. Karena orang ini
konsisten. Setiap hari berdoa. Semua orang takut akan Allah, padahal dia
pengawal tentara Romawi. Tetapi dia konsisten iring kepada Tuhan.

Seorang putera raja India. India adalah negara berpenduduk paling besar kedua
di dunia. Delapan ratus juta penduduk India. Kalau saudara mau tahu India,
saudara buka kitab Ester, disitu saudara lihat, ada satu raja namanya
Ahasyweros, dia memerintah dari India sampai Ethiopia. Jadi India itu negara
cukup tua dan besar.

Ada satu putera raja di sana yang beragama Hindu, pendek cerita dia terima
Yesus. Ketika dia terima Yesus, ayahnya berkata, bunuh dia! Tidak boleh dari
agama kita bisa masuk Kristen. Bunuh dia! Jadi dia di kejar. Tapi dia lari terus,
dia terus menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadi. Dialah yang
menciptakan lagu, MENGIKUT YESUS KEPUTUSANKU. Itu ada delapan
sembilan bab lagunya. Salah satunya, SALIB DI DEPAN DUNIA DI
BELAKANG.SALIB DI DEPAN DUNIA DI BELAKANG.SALIB DI DEPAN DUNIA
DI BELAKANG KU TAK INGKAR KU TAK INGKAR. KU MAU SETIA
WALAUPUN SUSAH. KU MAU SUSAH WALAUPUN SUSAH...Dia harus mati!
Di vonis mati oleh ayahnya sendiri. Tapi dia tidak mau ingkar. Ini yang saya
katakan, konsisten. Setia sampai kepada akhir.
Dalam Matius pasalnya yang ke 24 ayatnya yang ke 12 dan 13;



24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan
orang akan menjadi dingin.
24:13 Tetapi orang yang bertahan(yang setia, yang konsisten) sampai pada
kesudahannya akan diselamatkan. Itu salinan yang benar selamat.




Saudara, sorga hanya di sediakan bagi mereka yang setia sampai kepada akhir.
Saudara mau setia sampai kepada akhir? Saudara berdoa, belum dijawab,
datang terus kepada Tuhan, belum dijawab datang terus, minta kepada Tuhan,
belum dijawab datang terus, ditolak, oh datang terus, mendengar cacian
omongan, datang terus kepada Yesus, disindir datang terus kepada Yesus, di
olok datang terus kepada Yesus, di dalam rumah tangga ada kekacauan datang
kepada terus Yesus. Apapun problem saudara, terus datang kepada
Yesus...terusss datang kepada Yesus...terusss datang kepada Yesus...terusss
datang kepada Yesus, masa Tuhan Yesus itu buta, Dia tidak melihat kesetiaan
saudara? Dia pasti menolong kita, asal kita konsisten! Terusss datang mencari
pertolongan kepada Tuhan. Amin saudara?
Di dalam Matius 7 ayatnya yang ke 7 dan 8;



7:7 "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan
mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
7:8 "Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang
mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.




Salinan yang benar dalam Amplified New Testament dia berbunyi begini, ayat ke
7, mintalah dan teruslah meminta, maka akan diberikan kepadamu. Carilah dan
teruslah tetaplah mencari, maka kamu akan mendapat. Ketuklah dan tetaplah
atau teruslah mengetuk, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap
orang yang meminta dan terus meminta, menerima. Dan setiap orang yang
mencari dan mencari, mendapat. Dan setiap orang yang mengetuk dan terus
mengetuk, baginya pintu dibukakan.
Pintu hanya dibuka bagi mereka yang terus menerus mengetuk. Sama seperti
Petrus tadi, mengetuk pintu, orang tidak membuka, itu bukan Petrus, tapi dia
terus mengetuk...dan pintu dibukakan. Saudara pun demikian. Apa kasus
saudara, apa persoalan saudara, apa problem saudara, terus datang kepada
Tuhan. Minta kepada Tuhan. Pasti Tuhan menolong kepada saudara!
Wahyu pasalnya yang ke 2. Di dalam Wahyu paslanya yang ke 2, kita akan
melihat hal yang lain. Wahyu pasalnya yang ke 2 ayatnya yang ke 9;



2:9 Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu--namun engkau kaya--dan fitnah
mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak
demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis.
2:10 Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis
akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya
kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari.
Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu
mahkota kehidupan.




Hanya orang yang konsisten, hanya orang yang setia sampai mati. Ada orang
yang setia cuma lima tahun, setia kepada Tuhan. Ada yang setia sepuluh tahun,
ada yang setia lima belas tahun, ada yang setia dua puluh tahun!

Saya kenal beberapa, yang pada tahun delapan puluh dua, waktu saya khotbah
di Singapura, di depan seribu utusan dari empat puluh negara Full Gospel
Bussiness Fellowship. Ada tokoh-tokoh Full Gospel dari Indonesia, yang begitu
berapi-api, sekarang tidak lagi mau berjalan dengan Tuhan. Mundur dari Tuhan.
Mudah, setia dua puluh tahun. Tetapi yang Tuhan tuntut, kita setia sampai mati.
Kita setia sampai titik darah penghabisan. Kita setia, kita konsisten mengiring
kepada Yesus. Itulah yang menjadi jaminan kita akan mendapatkan Kerajaan
Sorga.
Ayat yang terakhir, kita buka Ibrani pasalnya yang ke 4, kita membaca ayatnya
yang ke 16, ayatnya yang terakhir;



4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih
karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk
mendapat pertolongan kita pada waktunya.




Saya mau berhenti dulu di sini. Tadi dua wanita. Sekarang ada wanita ketiga.
Lukas 18 ayat 1;



18:1. Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk
menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.




Bahasa Inggris, dengan tidak kehilangan hati. Saudara tahu, ada orang berlutut
berdoa, tapi hatinya tidak di situ. Ini saya pakai istilah, doa liturgi. Bapa kami
yang ada di dalam sorga...(tanpa ekspresi) Amin. Hati tidak di situ.

Saya ingat mendoakan saudara Lius Pongoh dulu di Rumah Sakit. Bersama Tan
Joe Hok dan beberapa pemain, mendoakan Lius Pongoh. Dia lagi tidur. Saya
doa pelan-pelan, saya tumpangkan tangan di perutnya, karena racunnya itu di
sini. Saya baru ngomong, Tuhan Yesus tolong (setengah berbisik)... dia
terbangun, Lius Pongoh terbangun. Dan dia begitu terbangun, "Bapa kami di
dalam sorga dipermuliakanlah..." Padahal doa yang sesungguhnya harus
mengusir racun! Tapi semua doanya, doa Bapa kami. Ketemu calon mertua, doa
Bapa kami. Kaget sedikit, doa Bapa kami. Itu lose heart. Tidak ada hati di sana.
Tuhan Yesus tidak suka dengan doa yang tanpa hati.

Saya kasih ilustrasi. Kalau saudara berkata, haleluyah! Haleluyah! Haleluyah!
Seribu kali, nggak ada arti apa-apa, kalau tidak dengan hati. Tetapi kalau dari
hati saudara ngomong, haleluyah! Sungguh keluar, saudara bisa meneteskan air
mata. Kita gampang sekali ngomong, saya cinta Yesus! Saya cinta Yesus! Bukti
nggak ada, bukti nggak ada! Ku mau cinta Yesus selamanya...Yesus di Sorga
bilang emm...Ha mau cinta Aku selamanya? Tidak ada hati. Doa saja tidak ada
hati! Maka dikatakan di sini, tidak jemu-jemu, dalam bahasa Inggris lose heart.
Jangan sampai kita doa itu sudah nggak ada hatinya lagi! Doa cuma dari mulut
doang. Kayak Baygon udah nggak ada isinya. Dipencet, bunyi masih ada, isi
udah nggak ada, pssst... Tidak ada sesuatu yang keluar dari hati kita.



18:2 Kata-Nya: "Dalam sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan
Allah dan tidak menghormati seorangpun.
18:3 Dan di kota itu ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan
berkata: Belalah hakku terhadap lawanku.
18:4 Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata
dalam hatinya: Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati
seorangpun,
18:5 namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia,
supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku."
18:6 Kata Tuhan: "Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu!
18:7 Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang
malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum
menolong mereka?
18:8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi,
jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"




Maaf saudara, iman di sini ada hubungan dengan selalu datang. Ia selalu datang.
Selalu datang. Dia selalu datang, dia selalu menyusahkan aku, kata hakim yang
jahat. Menyusahkan aku. Bagaimana dengan Tuhan yang berkata, engkau harus
berdoa siang dan malam, dengan tidak jemu-jemu, dengan tidak lose heart!
Aduh, saudara, mujizat mah, pasti ada, kalau kita berdoa, mujizat datang.

Rasanya saya tidak berlebih-lebihan kalau saya ngomong, saya selalu hidup
dalam mujizat Tuhan. Ada satu guru agama Kristen di Bandung. Di sekolah
Kristen, ketika dia mengajar, dia tahu ada satu muridnya ini dari Cianjur. Gereja
apa kamu? Pantekosta. Oh, Awondatu, pendetanya ? Itu dapat bantuan dari
Amerika, tuh Awondatu itu. Dapat bantuan dari Amerika. Kalau nggak ada
bantuan dari Amerika, nggak mungkin dia bisa punya Sekolah Alkitab, nggak
mungkin dia punya mobil, enggak mungkin, itu pasti bantuan Amerika. Jemaat
saya bingung. Sampai nanya kemarin, "Om di bantu Amerika?" "Amerika yang
mana?"

Dialah(menunjuk ke atas) yang membantu saya. Ketika kita berdoa, mujizat pasti
terjadi. Ketika kita berdoa, yang salahnya kita pengen mujizat, doanya nggak
mau. Nggak bisa jalan! Saudara,bilang, oh nggak bisa, saya pengen mujizat,
Tuhan saya pengen mujizat, mujizat dong, mujizat dong. Ayo dong, Engkau
dahsyat...dahsyat...dahsyat...dahsyat! Tuhan bilang, doa kamu! Doa konsisten
nggak mau? Nggak bisa mujizat datang. Konsisten!

Saya pacaran sama isteri saya tujuh tahun. Papa saya masih hidup, melamar
sama emak saya, masih hidup waktu itu, melamar. Dijawab sama mertua saya,
"Diterima tidak, ditolak tidak." Hayo! Diterima tidak, ditolak tidak! Maksud saya,
maunya saya kan pendek-pendek, tolak tolak dong, saya cari yang lain! (dengan
mimik bercanda, jemaat tertawa). Diterima terima dong! Ini nggak, diterima tidak,
ditolak tidak! Saya tulis surat sama isteri saya, tujuh surat, nggak di balas! Tanya
sama dia tuh! (jemaat tertawa)

Waktu surat yang ketujuh, saya ancam, "Kalau surat ini nggak di balas, saya
mundur teratur!" Nakut nakutin, padahal saya pengen sama dia...(jemaat kembali
tertawa). Dijawabnya cuma beberapa kalimat, "Maaf, saya, Yangyang tidak bisa
tulis surat." Aduh, tujuh surat, panjang-panjang pakai angin sorga, segala macam,
dijawab, maaf Yangyang tidak bisa...Tapi dengan usaha yang tidak tahu lelah,
konsisten, konsisten!

Saudara, kalau kita berdoa, mujizat pasti datang. Bukan dari pendeta, bukan dari
organisasi gereja, bukan dari manusia. Bukan! Kalau saudara berdoa, saudara
yang untung. Saudara tidak berdoa, saudara yang rugi. Saya tidak ada
keperluan. Kalau saya berdoa, saudara tidak berdoa, saya untung saudara tidak
untung. Kalau saudara berdoa, saya tidak berdoa, saudara yang untung saya
tidak untung. Tapi kalau kita berdoa bersama-sama, kita semua akan diberkati
oleh Tuhan. Ketika kita berdoa, mujizat pasti datang.

Mari kita berdiri bersama-sama, siapa yang perlu bantuan doa, dia maju ke
depan.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:97
posted:3/26/2011
language:Indonesian
pages:20
About tagged-basistik.blogspot.com,free-pdf-doc-xls-ppt.blogspot.com,fisika-basistik.blogspot.com,soccers-basistik.blogspot.com,pharaswork.blogspot.com