; BELAJAR DARI NUH
Documents
Resources
Learning Center
Upload
Plans & pricing Sign in
Sign Out

BELAJAR DARI NUH

VIEWS: 84 PAGES: 2

  • pg 1
									                    IMAN & PENGAMBILAN KEPUTUSAN 2                                       Keputusan yang harus diambil Nuh adalah keputusan yang membuat orang tertawa,
                                                                                         mengejek bahkan menghinanya. Pastilah pada waktu itu Nuh menjadi bahan gossip
                            BELAJAR DARI NUH:                                            dan dianggap sebagai orang gila. Tetapi Nuh tidak terpengaruh dan tetap konsisten
              KEPUTUSAN YANG TIDAK DITOPANG OLEH AKAL SEHAT                              pada keputusannya.


                            Ibrani 11:7 & Kejadian 6:9-22                                                              II. KEPUTUSAN NUH


I. PENDAHULUAN                                                                          1. Kualitas keputusan sangat berhubungan dengan kualitas hidup (Kej 6:9)
                                                                                           Jika Allah mempunyai rencana yang kelihatannya luar biasa, Dia pasti akan
                                                                                           memakai orang yang tidak main-main. Kalau kualitas hidup kita saja tidak beres,
Keputusan yang ditopang oleh akal sehat adalah keputusan yang mudah tetapi salah           jangan berharap kita bisa mengambil keputusan-keputusan yang berkualitas.
satu keputusan yang paling sulit untuk diambil adalah keputusan yang tidak ditopang
oleh akal sehat. Ada beberapa kali dalam Alkitab, orang-orang yang dipakai Tuhan
harus mengambil keputusan yang tidak masuk akal, bandingkan:                               Jadi keputusan kita akan sangat ditentukan oleh kualitas hidup kita.
                                                                                        2. Suara Tuhan bukan hanya "magic key" namun harus menjadi "way of life" (Kej 6:
                                                                                           13)
1. Daniel                                                                                  Kalau kita mendengar suara Tuhan bukan berarti bahwa semuanya menjadi beres
   - bandingkan, kekudusan vs kompromi                                                     tetapi itu harus menjadi way of life atau habit.

   Daniel tidak makan makanan raja dan secara akal sehat Daniel akan kurus dan tidak       Alkitab katakan bahwa Nuh bergaul akrab dengan Allah, ini berarti bahwa setiap
   sehat, tetapi Daniel ada pada pilihan antara kekudusan atau kompromi. Dan Daniel        hari dia mendengar suara Tuhan dan karena itulah Nuh jelas yakin bahwa itu
   memilih kekudusan. Untuk sesuatu yang kelihatannya tidak ditopang akal sehat,           adalah suara Tuhan.
   kekudusan akan menang.
2. Abraham
   - bandingkan, Tuhan bicara vs penolakan orang-orang disekitar                           Bagaimana mungkin orang yang hidupnya tidak benar dapat berkata bahwa dia
                                                                                           mendengar suara Tuhan? Tidaklah mungkin. Hati-hati terhadap orang yang
                                                                                           seperti ini. Ingat, suara Tuhan bukan hanya magic key tetapi harus menjadi way
   Ketika Tuhan berbicara kepada Abraham untuk meninggalkan sanak keluarganya              of life.
   dan pergi ke negeri yang akan Tuhan tunjukkan kepadanya, pastilah saat itu           3. Tuntunan Tuhan selalu akan jelas dan lengkap(Kej 6:14-17)
   keluarganya menganggap Abraham sangat aneh dan mungkin sudah sesat. Kemudian            Kalau begitu bagaimana dengan keputusan Abraham? Tuhan jelas semuanya, Dia
   ketika Tuhan meminta Abraham untuk mengorbankan anaknya yang dikasihi, Ishak,           menuntun Abraham sampai ke Kanaan, tetapi sebelum Abraham berjalan, dia
   pastilah Sarah tidak bisa menerima keputusan tersebut dan mungkin berpikiran            tidak akan mengerti kalau Tuhan berkata akan menuntun sampai Kanaan. Karena
   bahwa Abraham sudah tidak waras. Tetapi itulah kenyataannya, di satu sisi ada           itu Tuhan menyuruh Abraham untuk berjalan dulu dan setelah itu barulah Tuhan
   Tuhan yang berbicara dan di sisi lain ada penolakan orang-orang di sekitar.             menjelaskannya.
3. Daud                                                                                 4. Tuntunan Tuhan akan makin jelas pada saat kita menjalan kan (Kej 6:22)
   - bandingkan keyakinannya vs makian Goliath                                             Kalau kita menjalaninya tetapi pintu terus tertutup, hati-hati mungkin itu bukan
                                                                                           dari Tuhan. Kalau Tuhan menuntun maka kita akan melihat makin lama
   Daud harus berhadapan dengan Goliath. Secara akal sehat Daud tidak mungkin              tuntunanNya akan semakin jelas. Masalah akan tetap ada, tetapi tuntunan Tuhan
   menang tetapi dia mempunyai keyakinan, sekalipun harus menghadapi makian                akan semakin jelas.
   Goliath.
4. Salah satunya adalah Nuh                                                                Coba pikirkan peristiwa Nuh, walaupun orang mengejek dan menertawakannya,
   Kalau kita pelajari Kejadian 6:9-22, keputusan yang harus diambil Nuh bukanlah hal      tetapi ada fakta yang jelas, semua binatang menurut ketika diperintahkan untuk
   yang mudah ketika Tuhan berbicara kepada Nuh bahwa akan ada hujan dan hujan             masuk kedalam bahtera. Itulah tuntunan Tuhan yang semakin jelas ketika Nuh
   yang keras (padahal tidak ada hujan di jaman itu), akan ada banjir dan air bah          taat menjalankan perintah Tuhan.
   sehingga seluruh dunia akan ditutup oleh air, untuk itu buatlah bahtera yang akan
   menyelamatkan Nuh dan keluarganya dan juga segala makhluk yang hidup.
III. SULITNYA MENDENGAR SUARA TUHAN                                                       c. Dia bisa dilempari batu oleh orang-orang

Mengapa kadangkala dalam pengambilan keputusan kita sulit mendengar suara Tuhan?          Itulah yang dikatakan bahwa keputusan kita tidak ditopang oleh akal sehat, tetapi
                                                                                          kalau kita yakin bahwa itu dari Tuhan, lakukan saja. Alkitab berkata uji segala
1. Kita tunggu suara audible                                                              sesuatu. Sambil kita jalan, Tuhan akan menolong kita. Bagaimana kita mengujinya?
   Kita maunya Tuhan berbicara kepada kita secara audible atas semua pertanyaan           Pada waktu kita tahu itu dari Tuhan, lakukanlah, meskipun tantangan harus kita
   dan masalah kita. Tetapi ada banyak hal dimana Tuhan tidak akan berbicara secara       hadapi tetapi pintu semakin lama akan terbuka lebar. Berjalanlah terus sampai
   audible. Bahasa Tuhan adalah bahasa Roh dan bahasa Roh yang dimaksud disini            engkau meraih keberhasilan, supaya apa yang selama ini tidak pernah engkau
   adalah dari Roh Tuhan ke roh kita. Kita memang tidak tahu bagaimana Tuhan              pikirkan, Tuhan akan sediakan secara luar biasa bagi hidupmu.
   berbicara tetapi kita tahu dan yakin kalau Tuhan berbicara.
                                                                                          Ingat: persoalan bukan berarti kita salah mendengar, bandingkan: pencobaan Yesus
  Ingat, Allah kita adalah Allah yang sangat kreatif, Dia dapat berbicara melalui
  banyak hal dan audible adalah pilihan terakhir Tuhan.                                   IV. PENUTUP

   Morris Cerullo pernah mengatakan demikian, hati-hatilah jika Tuhan sampai              Iman adalah kunci untuk mengambil keputusan yang tidak ditopang oleh akal sehat.
   berbicara secara audible kepada kamu karena itu berarti rohmu sudah mati. Jika
   roh kita sudah mati, Tuhan tidak bisa bicara lagi kepada kita secara Roh tetapi        Paulus berkata hidup yang kujalani bukanlah hidup karena melihat tetapi hidup
   secara audible.                                                                        karena percaya. (em)
2. Kita selalu diliputi kebingungan
   Kita selalu bingung apakah benar ini suara Tuhan? barangkali itu suara setan!
   Padahal Alkitab berkata mintalah maka kepadamu akan diberi dan Tuhan tidak
   pernah memberi batu kepada anakNya yang meminta roti. Jadi kalau kita minta
   suara Tuhan tidaklah mungkin suara setan yang datang. Kita bisa membedakannya
   karena suara setan itu membawa kebingungan demi kebingungan tetapi suara
   Tuhan itu sangat jelas. Hal ini sulit untuk dijelaskan tetapi kalau kita benar-benar
   dekat dengan Tuhan dan senantiasa bersekutu denganNya, kita semua akan
   mengerti.
3. Kita tidak mau luangkan waktu dengan Tuhan
   Alkitab jelas menegaskan bahwa Nuh hidup bergaul akrab dengan Tuhan dan sudah
   dijelaskan bahwa suara Tuhan bukanlah magic key tetapi harus menjadi way of life.
   Kalau saja kita mau meluangkan waktu untuk Tuhan, berbicara kepada Tuhan,
   duduk diam di kaki Tuhan, berjalan bersama Tuhan, maka pastilah Tuhan akan
   memberitahukan banyak hal termasuk ide-ide. Tuhan juga akan memberkati hidup
   kita, pekerjaan dan bisnis kita, keputusan-keputusan kita dan seluruh aspek hidup
   kita sehingga kita akan terkagum-kagum melihatnya. Karena ada banyak hal yang
   kita tidak pikirkan tetapi itu yang Tuhan berikan kepada kita.
4. Kita kuatir dengan resiko
   Kadangkala kita tahu itu suara Tuhan tetapi kita takut dengan resikonya.

Kalau kita simak tentang Nuh, ada beberapa resiko yang dihadapinya:

a. Dia rugi besar
   Untuk membangun bahtera yang demikian besar dibutuhkan biaya yang sangat besar
b. Dia dianggap gila

								
To top