Docstoc

Out door study

Document Sample
Out door study Powered By Docstoc
					METODE OUR DOOR STUDY SEBAGAI PEMBELAJARAN TANGGAP

 BENCANA PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI(PAUD) DI KAB.

                          JEPARA 2011



             PROPOSAL SEMINAR PENDIDIKAN

         Untuk memenuhi tugas mata kuliah Seminar Pendidikan




                                 Oleh

                       1. Akhmad Mualif Aluvi.

                       2. Shintya wijayati S.

                       3. Siti Nur Hidayah.




                       JURUSAN GEOGRAFI

                     FAKULTAS ILMU SOSIAL

                UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

                                2011
                                        BAB I

                                 PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang Masalah

          Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan

   mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor

   alam dan/atau non-alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya

   korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak

   psikologis (UU 24/2007). Tingginya resiko bencana alam yang terjadi di Indonesia dan

   rendahnya pengetahuan masyarakat terkait bencana alam, hal ini menimbulkan kematian

   dalam jumlah besar akibat bencana alam semakin tidak bisa dicegah. Pemerintah sendiri

   kurang tanggap akan hal ini, karena hanya tindakan evakuasi korban dan pemulihan

   kondisi administrasi kota yang menjadi sasaran utama pemerintah.

          Gempa, Banjir, Tsunami, Tanah Longsor, Gunung meletus, Badai, merupakan

   serentetan peristiwa bencana alam di Indonesia yang membuat kondisi fisik dari lokasi

   bencana alam memburuk serta lambannya evakuasi dan buruknya pelayanan pemerintah

   pada korban bencana alam serta kurangnya pembelajaran serta pengetahuan terhadap

   bencana alam menjadikan kondisi psikologis korban bencana alam semakin

   memprihatinkan, terutama kondisi psikologis anak-anak yang bisa menyebabkan trauma

   mendalam pada diri mereka. Namun sampai saat ini belum ada tindakan untuk

   menanggulangi terkait masalah ini

          Kondisi   ini bertolak belakang dengan negara Jepang. Mengingat Rawannya

   bencana alam yang terjadi di Jepang, pemerintah Jepang mengadakan pembelajaran

   tanggap bencana untuk mengurangi resiko jatuhnya korban dalam jumlah besar.
Pembelajaran bencana mulai diajarkan pada Anak Usia Dini. Sehingga tingkat trauma

pada anak-anak dapat diminimalisir.

        Anak usia dini adalah anak-anak yang berumur 0-6 tahun. Pengelompokan anak

didasarkan pada usia sebagai berikut :

   Usia 0 – 1 tahun

   Usia 1 – 2 tahun

   Usia 2 - 3 tahun

   Usia 3 - 4 tahun

   Usia 4 - 5 tahun

   Usia 5 - 6 tahun

        Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada
anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian
rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan
rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Dalam
melaksanakan Pendidikan anak usia dini hendaknya menggunakan prinsip-prinsip sebagai
berikut :
a. Berorientasi pada Kebutuhan Anak
            Kegiatan pembelajaran pada anak harus senantiasa berorientasi kepada
    kebutuhan anak. Anak usia dini adalah anak yang sedang membutuhkan upaya-upaya
    pendidikan untuk mencapai optimalisasi semua aspek perkembangan baik
    perkembangan fisik maupun psikis, yaitu intelektual, bahasa, motorik, dan sosio
    emosional.
b. Belajar melalui bermain
            Bermain merupakan saran belajar anak usia dini. Melalui bermain anak diajak
    untuk bereksplorasi, menemukan, memanfaatkan, dan mengambil kesimpulan
    mengenai benda di sekitarnya.
c. Lingkungan yang kondusif
            Lingkungan harus diciptakan sedemikian rupa sehingga menarik dan
    menyenangkan dengan memperhatikan keamanan serta kenyamanan yang dapat
    mendukung kegiatan belajar melalui bermain.
d. Menggunakan pembelajaran terpadu
          Pembelajaran pada anak usia dini harus menggunakan konsep pembelajaran
   terpadu yang dilakukan melalui tema. Tema yang dibangun harus menarik dan dapat
   membangkitkan minat anak dan bersifat kontekstual. Hal ini dimaksudkan agar anak
   mampu mengenal berbagai konsep secara mudah dan jelas sehingga pembelajaran
   menjadi mudah dan bermakna bagi anak.
e. Mengembangkan berbagai kecakapan hidup
          Mengembangkan keterampilan hidup dapat dilakukan melalui berbagai proses
   pembiasaan. Hal ini dimaksudkan agar anak belajar untuk menolong diri sendiri,
   mandiri dan bertanggungjawab serta memiliki disiplin diri.
f. Menggunakan berbagai media edukatif dan sumber belajar
          Media dan sumber pembelajaran dapat berasal dari lingkungan alam sekitar
   atau bahan-bahan yang sengaja disiapkan oleh pendidik /guru.
g. Dilaksanakan secara bertahap dan berulang –ulang
          Pembelajaran bagi anak usia dini hendaknya dilakukan secara bertahap,
   dimulai dari konsep yang sederhana dan dekat dengan anak. Agar konsep dapat
   dikuasai dengan baik hendaknya guru menyajikan kegiatan–kegiatan yang berluang .
      Secara umum tujuan pendidikan anak usia dini adalah mengembangkan berbagai
potensi anak sejak dini sebagai persiapan untuk hidup dan dapat menyesuaikan diri
dengan lingkungannya.
      Hal inilah yang membuat penulis untuk meneliti Metode Out Door Study Sebagai

Pembelajaran Tanggap Bencana Pada Pendidikan Anak Usia Dini di Kab. Jepara, .

Dengan mengambil sampel penelitian siswa PAUD, mengingat bahwa tingkat tersebut

masih awam dengan pembelajaran tanggap bencana. Hasil penelitian ini diharapkan

sebagai bentuk dalam mengukur sejauh mana peranan metode out door study terhadap

Kesigapan anak dalam menanggulangi bencana, selain itu juga sebagai bahan masukan

tentang peranan metode out door study dalam pembelajaran geografi dalam rangka

menumbuhkan pengetahuan siswa terkait bencana yang ada di Indonesia.
1.2 Penegasan Istilah

   a. Metode Out Door Study

                Karjawati (1995) menyatakan bahwa metode out door study adalah metode

       dimana guru mengajak siswa belajar di luar kelas untuk melihat peristiwa langsung di

       lapangan dengan tujuan untuk mengakrabkan siswa dengan lingkungannya.

   b. Bencana Alam

                Bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan

       mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor

       alam sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan,

       kerugian harta benda, dan dampak psikologis (UU 24/2007).

   c. Belajar

                Pendidikan diawali dari proses belajar, “belajar berarti mempergunakan

       pikiran untuk membaca atau berlatih dengan tujuan memahami”(L. Ron Hubbard,

       2002     :3).     „Belajar     adalah    perubahan   yang   terjadi   dalam   tingkah   laku

       manusia.”(Ridwan, 2008 : 202).

   d. Pendidikan Anak Usia Dini(PAUD)

                Pendidikan Anak Usia Dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan

       kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui

       pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan

       jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih

       lanjut

1.3 Perumusan Masalah

           Penelitian       ini     dilakukan   pada   siswa Pendidikan Usia Dini Kab. Jepara .

    Dipandang          pada masa ini merupakan masa pengenalan lingkungan alam serta

    lingkungan sosial. Pada masa ini siswa mengalami masa pengenalan lingkungan fisik dan
    sosial diluar lingkungan rumah sehingga siswa dituntut untuk beradaptasi dengna

    lingkungan baru. Dengan lingkungan yang baru hal ini membuat minat belajar siswa

    tinggi. Oleh karena itu penulis mengambil permasalahan sebagai berikut:

    1. Bagaimana pembelajaran tanggap bencana terhadap pengetahuan siswa dengan

        lingkungan fisik di sekitarnya?

    2. Bagaimana kontribusi pembelajaran out door study terhadap keaktifan siswa?

1.4 Tujuan Penelitian

   Penelitian mempunyai beberapa tujuan sebagai berikut:

   1. Tujuan Teoritis

      Untuk menambah ilmu pengetahuan tentang peranan metode outdoor study sebagai

      pembelajaran tanggap bencana siswa pendidikan usia dini (PAUD).

   2. Tujuan Praktis

      Untuk mengembangkan wawasan, menambah pengalaman, dan memperluas

      pengetahuan dalam melakukan kegiatan pendidikan.

 1.5 Manfaat PENELITIAN

         Program penelitian di bidang pendidikan           Perguruan Tinggi diharapkan

     memberikan manfaat yang berarti bagai pihak PAUD dan siswanya dalam hal:

    1. Manfaat bagi pihak PAUD di Jepara

              Memberikan gambaran kepada guru tentang penggunaan metode out door study

      dalam pembalajaran tanggap bencana terhadap kesiagaan anak terhadap bencana.

    2. Manfaat bagi siswa

              Membantu siswa dalam pemahaman terhadap pembelajaran tanggap bencana

      dan diharapkan dapat menumbuhkan minat anak dalam peduli terhadap alam sekitar.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:313
posted:3/21/2011
language:Indonesian
pages:6