Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Jamban Keluarga Di Desa Talang Daya Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalan Lampam Kabupaten OKI 2009

Document Sample
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Jamban Keluarga Di Desa Talang Daya Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalan Lampam Kabupaten OKI 2009 Powered By Docstoc
					Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Jamban Keluarga Di Desa Talang
Daya Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalan Lampam Kabupaten OKI 2009

( xx + 73 halaman, 2 gambar, 16 tabel, 8 grafik, 8 lampiran )

         Jamban adalah suatu bangunan yang dibangun untuk menampung atau pengumpul
kotoran manusia yaitu tinja atau urin. Cakupan jamban keluarga Propinsi Sumatera Selatan tahun
2006 sebesar 47%, tahun 2007 sebesar 56% dan tahun 2008 sebesar 69%. Cakupan jamban
keluarga tertinggi dicapai oleh Kota Lubuk Linggau (83%), Kabupaten Ogan Ilir (76%) dan
Prabumulih (69%). Sedangkan cakupan terendah adalah Kabupaten Musi Banyuasin (28%),
Kabupaten Musirawas (27%) dan Kabupaten OKI (33%).
         Puskesmas Pangkalan Lampam merupakan Puskesmas di Kabupaten OKI yang wilayah
kerjanya ada 17 Desa. Adapun cakupan jamban terendah adalah pada Desa Talang Daya (1,4%),
Desa Perigi (1,7%) dan Desa Rambai (2,1%). Rendahnya cakupan penggunaan jamban sehat
disebabkan karena masih cukup tinggi presentase rumah tangga yang menggunakan pembuangan
air besar yang tidak sehat seperti jamban cemplung dan tidak pakai jamban serta kebiasaan buang
air besar di sungai.
         Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan
penggunaan jamban keluarga di Desa Talang Daya Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalan
Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2009. Jenis penelitian ini adalah survey analitik,
dengan pendekatan Cross sectional yaitu pengumpulan data variabel dependen dan independen
dilakukan sekaligus pada waktu yang sama
         Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel yang diuji dengan uji statistik chi
square, mempunyai hubungan yang sangat bermakna seperti pendidikan (p value 0,000),
pendapatan (p value 0,000), pengetahuan (p value 0,000), sikap (p value 0,013) dan ketersediaan
jamban (p value 0,000) mempunyai hubungan yang bermakna, sedangkan untuk variabel
pekerjaan (p value 0,514) dan peran petugas penyuluh kesehatan (p value 0,117) tidak ada
hubungan yang bermakna.
         Disarankan bagi petugas penyuluh kesehatan untuk lebih meningkatkan lagi penyuluhan
tentang jamban kepada masyarakat dengan mencari waktu yang tepat dalam menyampaikan
materi penyuluhan dan dengan materi yang mudah dimengerti oleh masyarakat sedangkan bagi
masyarakat Desa Talang Daya agar dapat aktif untuk mengikuti setiap penyuluhan yang diberikan
oleh petugas kesehatan serta menanyakan tentang materi yang belum dimengerti sehingga
diharapkan dapat mengubah kebiasaan buang air besar di sungai menjadi di jamban yang sehat
dan bersih.

Daftar Pustaka : 23 (1993 – 2009)

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1639
posted:3/20/2011
language:Indonesian
pages:1