Docstoc

Hubungan Perilaku Dengan Kejadian Penyakit Hipertensi Di Puskesmas Swakelola Plaju Tahun 2009

Document Sample
Hubungan Perilaku Dengan Kejadian Penyakit Hipertensi Di Puskesmas Swakelola Plaju Tahun 2009 Powered By Docstoc
					ABSTRAK

Hubungan Perilaku Dengan Kejadian Penyakit Hipertensi Di Puskesmas Swakelola
Plaju Tahun 2009
( xv+59 halaman, 16 tabel, 2 gambar, 5 lampiran)
ABSTRAK

        Hipertensi adalah suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan
suplay oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai kejaringan tubuh
yang membutuhkannya. Tubuh akan bereaksi lapar, yang mengakibatkan jantung harus
bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Bila kondisi tersebut
berlangsung lama dan menetap, timbullah gejala yang disebut sebagai penyakit tekanan
darah tinggi. Di kota Palembang pada tahun 2008 jumlah penderita hipertensi 18.798
orang, sedangkan di Puskesmas Swakelola Plaju jumlah penderita hipertensi selalu
mengalami peningkatan setiap tahunnya.
        Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku dengan kejadian
penyakit hipertensi di Puskesmas Swakelola Plaju. Penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif dengan menggunakan rancangan Cross sectional. Populasi penelitian adalah
pasien yang berkunjung ke puskesmas. Sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan
Accidental sampling yaitu mengambil sampel sesuai dengan jumlah sampel yang ada
pada saat pengambilan selama 1 bulan. Metode analisis data menggunakan analisis
univariat dan bivariat, uji statistik yang digunakan adalah Chi square.
        Dari hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan antara kebiasaan merokok
dengan kejadian penyakit hipertensi (p value = 0,017); tidak ada hubungan antara asupan
garam berlebih dengan kejadian penyakit hipertensi (p value = 0,279); tidak ada
hubungan antara obesitas dengan kejadian penyakit hipertensi (p value = 0,067); ada
hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian penyakit hipertensi (p value = 0,004);
tidak ada hubungan antara umur dengan kejadian penyakit hipertensi (p value = 0,083);
ada hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian penyakit hipertensi        (p value =
0,001).
        Berdasarkan penelitian ini peneliti menyarankan bagi institusi tempat penelitian
agar lebih meningkatkan informasi pada pasien yang berkunjung agar dapat
meningkatkan kesadaran penderita dalam mengatur gaya hidupnya dan memberikan
penyuluhan seperti bahaya penyakit hipertensi, pencegahan hipertensi, faktor risiko
hipertensi dan perilaku untuk penderita hipertensi.

Daftar Pustaka : 13 (2001-2009)

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1499
posted:3/20/2011
language:Indonesian
pages:1