Penerapan Strategi Pemasaran Yang Efektif Untuk Meningkatkan Volume Penjualan Edisi 18 Investor Newsletter Kinerja Kuartal Ketiga Beberapa perubahan telah by ute33499

VIEWS: 0 PAGES: 12

Penerapan Strategi Pemasaran Yang Efektif Untuk Meningkatkan Volume Penjualan document sample

More Info
									             Edisi 18


Investor
Newsletter
Kinerja Kuartal Ketiga



Beberapa perubahan telah dilakukan di jajaran manajemen senior WOM, anak
perusahaan BII di bidang pembiayaan, sementara proses penerapan standar pengelolaan
risiko kredit bank juga telah dimulai, yang berdampak pada peningkatan beban
penyisihan kerugian kredit di WOM.

Kredit yang disalurkan meningkat 16% (y-o-y), dimana segmen Kredit Konsumer
memperlihatkan pertumbuhan yang menggembirakan dengan peningkatan sebesar
10% dari kuartal sebelumnya. Kredit UKM & Komersial tumbuh sebesar 34%
(y-o-y). Pendapatan operasional inti terus memperlihatkan kecenderungan meningkat
selama lima kuartal terakhir.

Perekonomian nasional diperkirakan akan terus tumbuh dengan neraca pembayaran
yang kokoh, didukung oleh pertumbuhan PDB sebesar 6,5% pada kuartal ketiga,
harga komoditas yang tetap tinggi, serta rencana percepatan anggaran pembangunan
Pemerintah pada kuartal akhir 2007. Sekalipun harga minyak dunia terus bergerak naik,
besaran subsidi BBM diperkirakan tidak akan berubah, mengingat prospek positif dari
pendapatan ekspor komoditas serta iklim politik menjelang Pemilihan Umum 2009.

• Laba bersih sebesar Rp439 miliar
• Marjin bunga bersih (NIM) turun menjadi 4,98% dari 5,31%
• Rasio cost to income membaik menjadi 59%
• Kredit Konsumer meningkat 10% dibandingkan kuartal sebelumnya
• Kredit UKM & Komersial tumbuh 34% (y-o-y)
• Komposisi simpanan nasabah membaik dengan dana Giro dan Tabungan
  sebesar 47% dari total simpanan nasabah, dibandingkan 40% pada tahun 2006
• LDR sebesar 72,01% dan CAR sebesar 22,13% yang masih menyisakan ruang untuk
  pertumbuhan aktiva
• Rasio NPL bersih secara konsolidasi membaik menjadi 2,94% (2006 : 3,38%)
                                                                                                                                                                    1
Ikhtisar Keuangan

Kinerja Kuartal III 2007
Total aktiva meningkat sebesar 7% antara lain didorong oleh pertumbuhan kredit. Kredit UKM & Komersial tumbuh 34% y-o-y,
sementara segmen kredit Konsumer juga memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan pada kuartal ketiga 2007
menyusul upaya perbaikan kualitas kredit secara menyeluruh oleh BII. Bisnis kartu kredit juga mencatat pertumbuhan. Menyusul
peningkatan standar pengelolaan kredit di WOM, anak perusahaan BII di bidang pembiayaan sepeda motor, beban penyisihan
kredit tercatat meningkat yang berdampak pada pendapatan operasional. Namun demikian, tingkat kredit bermasalah (NPL) bank
membaik menjadi 2,94% dari total kredit, dibandingkan 3,38% pada periode yang sama di 2006.

Jumlah kewajiban meningkat sebesar 7%. Simpanan nasabah relatif tidak berubah dibandingkan tahun lalu, namun terlihat
peningkatan signifikan pada komposisi dana berbiaya rendah yaitu giro dan tabungan, yang diharapkan berdampak positif pada
peningkatan profitabilitas.

Laba bersih untuk periode sembilan bulan sampai dengan 30 September 2007 adalah sebesar Rp439 miliar, lebih rendah 15%
dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2006, terutama disebabkan oleh keputusan untuk meningkatkan beban
penyisihan kredit di WOM. Pendapatan non-bunga terus memperlihatkan peningkatan sementara biaya-biaya juga terus terkendali.

Jutaan Rupiah, %


                                                       September 2007                         Juni 2007         September 2006
  Pendapatan bunga                                            4.163.945                            2.793.847               4.698.386
  Beban bunga                                                 2.300.558                            1.584.518               2.616.778
  Pendapatan bunga bersih                                     1.863.387                            1.209.329               2.081.608
  Pendapatan operasional bersih                                 475.815                              355.246                 578.584
  Laba bersih                                                   438.518                              289.656                 517.372
  Total aktiva                                               53.813.893                           53.561.909              50.134.792
     Kredit – gross                                          30.417.624                           28.192.415              26.121.481
     Obligasi pemerintah                                      9.794.754                           10.726.608              10.276.325
     Surat berharga (termasuk SBI)                            4.595.256                            5.753.285               4.792.912
     Penempatan pada bank lain                                2.612.093                            2.711.298               2.962.932
  Total kewajiban                                            48.372.873                           48.294.858              45.011.304
     Tabungan                                                 6.649.457                            6.087.712               4.860.841
     Giro                                                     9.553.729                            9.233.888               8.924.169
     Deposito                                                18.619.744                           20.511.838              21.254.107
  Total ekuitas                                               5.441.020                            5.267.051               5.123.488
  LDR                                                           72,01%                               63,92%                  61,43%
  NPL – gross                                                    3,75%                                4,35%                   4,78%
  NPL – bersih                                                   2,94%                                3,46%                   3,38%
  CAR                                                           22,13%                               23,59%                  23,59%


Laba Bersih (Rp miliar)                               Pendapatan Bunga Bersih (Rp miliar)                      NIM (%)
(kumulatif, tahun berjalan)                           (kumulatif, tahun berjalan)

                634                                                                                              5,35
                                                                       2.629                                                 5,14
                                                                                                                                        4,87     4,86      4,98
      517
                                                              2.082
                                              439                                                    1.863


                                   290                                                    1.209


                                                                                  620
                          115




    Sep ‘06   Des ‘06   Mar ‘07   Jun ‘07   Sep ‘07         Sep ‘06   Des ‘06   Mar ‘07   Jun ‘07   Sep ‘07     Sep ‘06     Des ‘06   Mar ‘07   Jun ‘07   Sep ‘07
2

    Pendapatan bunga bersih. Per September 2007, pendapatan bunga bersih tercatat sebesar Rp1.863 miliar, turun 10%
    dibandingkan tahun lalu. Hal ini memperlihatkan peningkatan dari selisih negatif 14% yang tercatat di pertengahan tahun.
    Kondisi tersebut diakibatkan oleh pelebaran spread suku bunga kredit dan simpanan, peningkatan laju pertumbuhan kredit,
    dan membaiknya komposisi pendanaan dimana porsi giro dan tabingan terus bertambah besar.

                          Bunga yang Diperoleh                   September 2007                            Juni 2007    September 2006
      Kredit (termasuk pembiayaan konsumen)                                 2.848.753                      1.862.417              3.069.490
      Obligasi pemerintah                                                    705.132                        474.763                974.382
      Efek-efek                                                              337.033                        257.954                292.598
      Penempatan pada bank lain                                              171.639                        132.771                265.993
      Syariah                                                                 17.339                          10.981                   9.993


    Pendapatan operasional lainnya. Pendapatan operasional lainnya sebesar Rp996 miliar relatif sama dengan pencapaian
    pada tahun 2006. Selain pendapatan imbal-jasa dari aktivitas trade finance, transaksi perbankan dan biaya administrasi
    rekening, BII juga membukukan pendapatan dari penjualan portofolio surat-surat berharga pada awal tahun 2007.

    Total beban operasional lainnya. Upaya efisiensi biaya terus memperlihatkan kemajuan selama kuartal ketiga. Pada
    periode sembilan bulan pertama 2007, jumlah beban sebesar Rp1.747 miliar atau lebih rendah 1% dibandingkan periode
    yang sama tahun sebelumnya (2006 : Rp1.758 miliar), dan 12% lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya. Rasio cost
    to income terus membaik menjadi 59,86% (2006 : 60,93%) dan dibandingkan 61,12% pada kuartal sebelumnya.

    Profitabilitas. Per September 2007, laba bersih secara konsolidasi tercatat sebesar Rp439 miliar (2006 : Rp517 miliar), atau
    lebih rendah 15% dibandingkan tahun lalu, terutama akibat meningkatnya biaya provisi untuk WOM. Laba sebelum pajak
    juga turun 11% menjadi sebesar Rp541 miliar.

    Di antara faktor-faktor yang mempengaruhi profitabilitas adalah turunnya pendapatan bunga bersih menjadi sebesar Rp218
    miliar (y-o-y) sejalan dengan menurunnya tingkat suku bunga bank dan mengecilnya spread suku bunga pada periode enam
    bulan pertama. Memasuki semester kedua, spread suku bunga kembali bergerak naik. Pendapatan operasional lain tercatat
    naik menjadi sebesar Rp200 miliar dari tahun sebelumnya.

    Total aktiva dan kredit. Total aktiva tumbuh 7% (y-o-y) dari Rp50,1 triliun menjadi Rp53,8 triliun terutama disebabkan
    oleh peningkatan sebesar 16% pada kredit yang diberikan. Kontributor terbesar pada pertumbuhan kredit adalah kredit
    UKM & Komersial yang naik 34% menjadi Rp9.801 miliar, sementara kredit Konsumer naik 4% menjadi Rp7.797 miliar.
    Sedangkan kredit Korporasi tumbuh 14% menjadi Rp7.711 miliar. Aktiva produktif Syariah juga terus tumbuh secara
    substansial.




    Pendapatan Bunga (%)                                       Kredit (Rp triliun)                                     NPL Gross (%)
    (per 30 September 2007)
                    Syariah 0,4                                                                                                      5,43      5,43

Penempatan pada bank lain                                                                                                4,78
                                                                                                             30,4                                       4,35
          4,2                                                                                     28,2
                                                                              26,3       26,5
       Efek-efek                                                    25,2
          8,3
                                                                                                                                                                   3,75



                                               Kredit &
                                         pembiayaan konsumen
    Obligasi pemerintah                          69,8
            17,3


                                                                  Sep ‘06    Des ‘06   Mar ‘07   Jun ‘07    Sep ‘07     Sep ‘06     Des ‘06   Mar ‘07   Jun ‘07   Sep ‘07
                                                                                                                                                                                                    3

Proporsi kredit terhadap total aktiva produktif meningkat dari 52% per September 2006 menjadi 57% per September 2007,
sementara obligasi Pemerintah dan aktiva produktif lainnya tercatat masing-masing sebesar 18% dan 19% dari total aktiva
produktif pada September 2007. Diversifikasi portofolio kredit BII tetap terjaga, baik berdasarkan sektor ekonomi maupun
segmen nasabah, dimana kredit UKM & Komersial tercatat sebesar 38,5% dari total portofolio kredit, kredit Konsumer
sebesar 30,6% dan kredit Korporasi sebesar 30,3%. Rasio kredit terhadap simpanan nasabah (LDR) membaik dari 61,43%
menjadi 72,01%.

Kualitas aktiva. Tingkat kredit bermasalah (NPL) terus menurun dari NPL bersih sebesar 3,85% per Desember 2006
menjadi 2,94% per September 2007, dimana tercatat penurunan sebesar 43% pada kategori kredit dalam perhatian
khusus.

                                                      2006                                               2007                                          ∆                                 ∆
  Klasifikasi Kredit
                                            Sep              Des                 Maret                     Jun                      Sep    Des06–Sep07                        Sep06–Sep07
Lancar                                     18.426         18.031                18.116                   20.257                 23.450            28%                              27%
Dalam perhatian khusus                      2.018          2.009                 1.947                    1.645                  1.149           -43%                             -43%
Kurang lancar                                 387            341                   344                       65                    166           -52%                             -57%
Diragukan                                     163            194                   141                      131                     94           -60%                             -42%
Macet                                         477            616                   667                      800                    699            14%                              47%


WOM Finance. Menyusul bertambahnya kepemilikan saham BII di WOM pada kuartal sebelumnya, BII telah melakukan
perubahan manajemen senior WOM serta menerapkan standar pengelolaan kredit dan risiko yang ketat dari bank kepada
portofolio bisnis perusahaan pembiayaan tersebut. Hal ini berdampak pada meningkatnya biaya provisi yang diperkirakan
sebesar Rp700 miliar sampai Rp750 miliar pada tahun 2007. Peningkatan tersebut bersifat jangka pendek, karena sekaligus
diiringi dengan upaya peningkatan kualitas operasional. Dengan jaringan 100 kantor cabang dan 3.000 dealer kendaraan
bermotor, WOM merupakan bagian penting dari strategi BII untuk menembus pasar pembiayaan konsumer. Sejalan dengan
penurunan suku bunga, pasar sepeda motor yang sempat melemah di 2006 sebagai dampak dari dikuranginya subsidi
BBM terlihat kembali menguat dengan perkiraan penjualan sebanyak 4,8 juta unit sepeda motor untuk tahun 2007. Dari
pengalaman sejarah, sangat kecil kemungkinannya bahwa tingkat subsidi BBM saat ini akan dikurangi menjelang pemilihan
umum tahun 2009, apalagi dengan adanya peningkatan pendapatan ekspor akibat tingginya harga komoditas.

Simpanan Nasabah. Walaupun jumlah simpanan nasabah tidak banyak berubah baik dibandingkan kuartal sebelumnya
maupun dibandingkan dengan tahun lalu, BII berhasil memperbaiki komposisi dana pihak ketiga melalui strategi pricing
dan pemasaran yang efektif, didukung oleh peningkatan kualitas pelayanan seperti yang telah dibahas dalam Investor
Newsletter edisi sebelumnya. Komposisi dana murah (giro dan tabungan) meningkat dari 40% menjadi 47% dari total
simpanan nasabah.




Total Aktiva (Rp triliun)                                       Komposisi Kredit (%)                                                      Dana Masyarakat (Rp triliun)
                                                                (per 30 September 2007)
                                                                                             Lain-lain
                        54,6                                                                     4        Perdagangan                                        37,1      36,4
              53,1                53,6       53,8                             Kartu kredit                                                     35,0                             35,8         34,8
     49,2                                                                                                      15
                                                                                   4

                                                                   Kredit otomotif
                                                                          11
                                                                                                                         Perindustrian
                                                                                                                              18

                                                                      KPR
                                                                      13

                                                                                                                    Jasa-jasa
                                                         Pertambangan & sektor umum                                    12
                                                                     8
   Sep ‘06   Des ‘06   Mar ‘07   Jun ‘07    Sep ‘07                               Konstruksi             Pertanian & transportasi            Sep ‘06       Des ‘06   Mar ‘07   Jun ‘07   Sep ‘07
                                                                                      5                            10
4


    CAR
    BII memiliki posisi yang sangat baik untuk masa mendatang dengan tingkat kecukupan modal (CAR) yang stabil sebesar
    22,13%, jauh di atas persyaratan minimum Bank Indonesia sebesar 8%.

    Kinerja Saham BII (BNII)
    Volume perdagangan saham BNII tercatat terus meningkat pada kuartal ketiga mencapai lebih dari 19,2 miliar saham yang
    diperdagangkan pada kisaran harga antara Rp149 per saham hingga Rp250 per saham, dengan harga penutupan kuartal
    ketiga sebesar Rp235 per saham. Harga saham tertinggi pada tahun 2007 adalah Rp260 per saham pada bulan Januari
    2007.

    Harga Saham BII, Volume Transaksi BNII dan Indeks Sektor Keuangan

         Juta Saham                                                                                      Rupiah/Indeks
     1.200                                                                                                              300



     1.000                                                                                                              250



       800                                                                                                              200



       600                                                                                                              150



       400                                                                                                              100



       200                                                                                                              50



          0                                                                                                             0
                 Jan             Feb      Mar      Apr         Mei      Jun        Jul        Agu         Sep
                                                               2007

                       Volume                     Indeks Sektor Keuangan                    Harga Saham BNII
                       Transaksi BNII



    Komposisi Simpanan Nasabah (%)                                   Total Kewajiban (Rp triliun)                             Ekuitas (Rp triliun)
                                                                                                                                             5,3       5,4      5,3        5,4
        25,5    24,5      24,0     25,8    27,4                                               49,2                                 5,1
                                                                                   47,8                48,3      48,4
                                                                          44,0



        13,9    15,1      16,5     17,0    19,1


                                                    Giro


        60,7    60,4      59,5     57,2    53,5     Tabungan


                                                    Deposito

       Sep ‘06 Des ‘06 Mar ‘07 Jun ‘07 Sep ‘07                          Sep ‘06   Des ‘06   Mar ‘07   Jun ‘07   Sep ‘07          Sep ‘06   Des ‘06   Mar ‘07   Jun ‘07   Sep ‘07
                                                                                                                      5

Peristiwa Penting

•   BII meningkatkan kredit ke sektor UKM dan mikro bekerja sama dengan 4 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan
    1 BPR Syariah di bawah skema linkage Bank Indonesia, dengan total kredit sebesar Rp46,5 miliar.

•   BII menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 25 Juli 2007. RUPSLB
    menyetujui pengunduran diri Armand B. Arief serta pengangkatan Sukatmo Padmosukarso sebagai Wakil Presiden
    Direktur, dan pengangkatan Sanjay Kapoor dan Ventje Rahardjo sebagai anggota baru di jajaran Direksi.

•   BII meluncurkan “BII Porsche Power Price”, sebuah program promosi yang memberikan kesempatan kepada
    nasabah baru kartu kredit BII untuk memenangkan hadiah berupa sebuah mobil mewah Porsche Cayman dan
    10.000 telepon selular Nokia.

•   Wealth Management BII meluncurkan “Invest the Future Ahead”, konsep layanan keuangan satu-atap bekerja
    sama dengan Danareksa Investment Management, dimana BII akan bertindak sebagai agen penjual bagi produk-
    produk reksadana dari Danareksa. Selain itu, BII juga telah menjalin kemitraan dengan Schroder Investment
    Management Indonesia untuk memasarkan produk-produk reksadana Schroder.

•   BII meluncurkan program promosi “Biingkisan” yang menawarkan dua keuntungan berupa Cash Bonus dan
    Undian Berhadiah bagi nasabah lama maupun baru yang membuka rekening Tabungan Rupiah Gold.

•   BII menjalin kemitraan dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dalam penyediaan layanan pengiriman uang
    Western Union Services. Pada tahap awal, BII telah bekerja sama dengan 20 BPR di wilayah Jakarta, Bekasi,
    Sukabumi, Bandung, Yogyakarta dan Magelang.

•   BII bekerja sama dengan Lippo Karawaci menyediakan fasilitas pembiayaan bagi konsumen perumahan di Lippo
    Karawaci, antara lain melalui produk KPR Express, Rumah Maxima (fasilitas pinjaman dengan jaminan properti),
    serta House for Free, yaitu produk gabungan KPR Express, Rumah Maxima dan program asuransi.

•   Pada tanggal 9 Agustus 2007 BII hadir di acara peresmian pabrik Tossa Glass Plant (TG2) di Kendal, Jawa Tengah,
    yang dilakukan oleh Presiden RI, Bpk. Susilo Bambang Yudhoyono. Pembangunan pabrik float glass berkapasitas
    900 ton per hari tersebut difasilitasi bersama oleh BII dan Bank Danamon melalui suatu pinjaman club deal.

•   BII melebarkan jaringan di Bandung melalui pembukaan Kantor Cabang Pembantu (KCP) Asia-Afrika, KCP Dago
    dan BII Syariah Bandung, sejalan dengan target BII untuk menjaring nasabah di segmen menengah-atas dan
    atas. Untuk melayani wilayah Jawa Barat yang memiliki potensi pertumbuhan bisnis, BII telah membuka SME/
    Commercial Banking Center (SCBC), Regional Sales dan Home Loan.

•   BII meningkatkan jaringan kerja sama dengan pengembang-pengembang properti terkemuka seperti PT Wika
    Realty, PT Copylas Indonesia dan Podomoro Group untuk menyediakan fasilitas kredit kepemilikkan rumah,
    apartemen, ruko dan rukan.
6
    Neraca                                                                                                                                                   NERACA KONSOLIDASI
                                                                                                                                            PT BANK INTERNASIONAL INDONESIA Tbk
                                                                                                                                               TANGGAL 30 SEPTEMBER 2007 DAN 2006
                                                                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)

    Aktiva                                                                                         Kewajiban dan Ekuitas
                           Keterangan                                30 Sep ‘07     30 Sep ‘06                          Keterangan                           30 Sep ‘07    30 Sep ‘06
    1. Kas                                                              944.848        722.530     1. Giro
    2. Penempatan pada Bank Indonesia                                                                  a. Rupiah                                              3.628.100     2.919.503
        a. Giro Bank Indonesia                                        2.755.729      2.795.538         b. Valuta asing                                        5.906.941     5.990.841
        b. Sertifikat Bank Indonesia                                  1.274.366      1.233.693
        c. Lainnya                                                            –            213         Giro wadiah
    3. Giro pada bank lain                                                                             a. Rupiah                                                 14.836         9.308
        a. Rupiah                                                        52.207         49.429         b. Valuta asing                                            3.852         4.517
        b. Valuta asing                                                 189.574        279.988     2. Kewajiban segera lainnya                                  647.170       482.346
    4. Penempatan pada bank lain
                                                                                                   3. Tabungan                                                6.636.755     4.853.452
        a. Rupiah                                                       130.000          45.000
        PPA – Penempatan pada bank lain -/-                               (1.376)         (557)        Tabungan wadiah                                                –         5.241
        b. Valuta asing                                               2.482.093      2.917.932         Tabungan mudharabah                                       12.702         2.148
        PPA – Penempatan pada bank lain -/-                             (26.164)       (31.409)    4. Deposito berjangka
    5. Surat berharga yang dimiliki                                                                    a. Rupiah                                             15.214.650    18.143.580
        a. Rupiah                                                       367.314        696.455
            i. Diperdagangkan                                                   –          3.075           i. Pihak terkait dengan bank                           3.476        35.250
            ii. Tersedia untuk dijual                                   267.798        249.714             ii. Pihak lain                                    15.211.174    18.108.330
            iii. Dimiliki hingga jatuh tempo                              99.516       443.666         b. Valuta asing                                        3.251.695     3.028.128
        PPA – Surat berharga yang dimiliki -/-                            (3.673)        (6.965)           i. Pihak terkait dengan bank                             603        23.372
        b. Valuta asing                                               1.791.532      2.262.776             ii. Pihak lain                                     3.251.092     3.004.756
            i. Diperdagangkan                                                   –              –
            ii. Tersedia untuk dijual                                 1.386.267      1.055.709         Deposito berjangka mudharabah
            iii. Dimiliki hingga jatuh tempo                            405.265      1.207.067         a. Rupiah                                                148.797        60.905
        PPA – Surat berharga yang dimiliki -/-                          (18.179)       (21.350)            i. Pihak terkait dengan bank                             240           200
    6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali         1.162.044        599.988             ii. Pihak lain                                       148.557        60.705
    7. Obligasi pemerintah                                                                             b. Valuta asing                                            4.602        21.494
            i. Diperdagangkan                                            27.030         61.263
            ii. Tersedia untuk dijual                                 9.767.724        677.856             i. Pihak terkait dengan bank                               –             –
            iii. Dimiliki hinga jatuh tempo                                   –      9.537.206             ii. Pihak lain                                         4.602        21.494
    8. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual                                 5. Sertifikat deposito
        kembali (reserve repo)                                                                         a. Rupiah                                                      –             –
        a. Rupiah                                                             –               –
                                                                                                       b. Valuta asing                                                –             –
        PPA – Reserve repo -/-                                                –               –
        b. Valuta asing                                                       –               –    6. Simpanan dari bank lain                                 2.472.901     1.116.143
        PPA – Reserve repo -/-                                                –               –    7. Kewajiban pembelian kembali surat berharga yang         1.095.744       600.000
    9. Tagihan derivatif                                                 24.762            591         dijual dengan syarat repo
        PPA – Tagihan derivatif -/-                                       (248)             (6)    8. Kewajiban derivatif                                        42.388         3.339
    10. Kredit yang diberikan                                                                      9. Kewajiban akseptasi                                       624.276       550.058
        a. Rupiah                                                    24.410.318     21.238.621
                                                                         40.533        719.215     10. Surat berharga yang diterbitkan
            i. Pihak terkait dengan bank
            ii. Pihak lain                                           24.369.785     20.519.406         a. Rupiah                                              2.675.830     2.337.358
        PPA – Kredit yang diberikan -/-                               (369.320)       (530.714)        b. Valuta asing                                                –             –
        b. Valuta asing                                               5.836.838      4.754.784     11. Pinjaman yang diterima
            i. Pihak terkait dengan bank                                    481          3.819         a. Fasilitas pendanaan jangka pendek Bank Indonesia            –             –
            ii. Pihak lain                                            5.836.357      4.750.965
        PPA – Kredit yang diberikan -/-                               (156.794)       (152.234)        b. Lainnya                                             2.961.988     1.033.064
    11. Piutang syariah                                                                                    i. Rupiah                                          2.850.566       916.917
        a. Piutang murabahah (bersih)                                                                          – Pihak terkait dengan bank                    1.386.742       370.134
            i. Rupiah                                                    57.869         46.727                 – Pihak lain                                   1.463.824       546.783
            ii. Valuta asing                                                658         13.807             ii. Valuta asing                                     111.422       116.147
        b. Piutang istishna
            i. Rupiah                                                     1.226            843                 – Pihak terkait dengan bank                       34.389             –
            ii. Valuta asing                                                  –              –                 – Pihak lain                                      77.033       116.147
        c. Piutang qardh hiwalah (bersih)                                                          12. Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi                21.557        14.501
            i. Rupiah                                                          –          1.233    13. Kewajiban sewa guna usaha                                      –             –
            ii. Valuta asing                                                   –              –    14. Beban bunga yang masih harus dibayar                     202.978       212.117
        PPA – Piutang syariah -/-                                          (552)          (588)
    12. Pembiayaan musyarakah                                                                      15. Taksiran pajak penghasilan                                89.195         3.813
        a. Rupiah                                                        97.034         41.563     16. Kewajiban pajak tangguhan                                 29.064        48.849
        b. Valuta asing                                                   7.084         23.078     17. Kewajiban lain-lain                                    1.078.730     1.888.146
        PPA – Pembiayaan musyarakah -/-                                  (2.866)        (1.153)    18. Pinjaman subordinasi
    13. Pembiayaan mudharabah muqayaddah
                                                                                                       a. Pihak terkait dengan bank                                   –             –
        a. Rupiah                                                          6.597            825
        b. Valuta asing                                                         –              –       b. Pihak lain                                          1.344.226     1.352.251
        PPA – Pembiayaan mudharabah muqayaddah -/-                           (66)            (4)   19. Modal pinjaman
    14. Tagihan akseptasi                                               624.276        550.058         a. Pihak terkait dengan bank                                   –             –
        PPA – Tagihan akseptasi -/-                                       (8.075)        (5.496)       b. Pihak lain                                                  –             –
    15. Penyertaan                                                        14.383         14.383
        PPA – Penyertaan -/-                                            (11.727)       (11.727)    20. Hak minoritas                                            263.896       330.202
    16. Goodwill                                                        135.681        165.258     21. Ekuitas
    17. Pendapatan yang masih akan diterima                             394.191        459.411         a. Modal disetor                                       3.230.522     3.223.149
    18. Biaya dibayar dimuka                                            317.717        350.354         b. Opsi saham                                              88.731       70.646
    19. Uang muka pajak                                                         –        17.804        c. Agio                                                  190.699       122.928
    20. Aktiva pajak tangguhan                                          168.828        161.819
    21. Aktiva tetap                                                  1.256.118      1.172.332         d. Cadangan umum                                           21.805       15.467
        Akumulasi penyusutan aktiva tetap -/-                         (479.947)       (361.956)        e. Dana setoran modal                                           –            –
    22. Properti terbengkalai                                             40.961         42.828        f. Selisih penjabaran laporan keuangan                     96.231      108.485
        PPA – Properti terbengkalai -/-                                   (6.144)              –       g. Selisih penilaian kembali aktiva tetap                       –            –
    23. Aktiva sewa guna                                                        –              –       h. (Rugi) laba yang belum direalisasi dari surat         (30.732)       34.083
        Akumulasi penyusutan aktiva sewa guna -/-                               –              –           berharga dan obligasi pemerintah
    24. Agunan yang diambil alih                                          37.113         36.696
        PPA – Agunan yang diambil alih -/-                                (2.813)              –       i. Pendapatan komprehensif lainnya                             –             –
    25. Aktiva lain-lain                                                525.722        286.069         j. Saldo laba                                          1.843.764     1.548.730
       Total Aktiva                                                  53.813.893     50.134.792        Total Kewajiban dan Ekuitas                            53.813.893    50.134.792
                                                                                                                                                                 7
Laba-Rugi dan Saldo Laba                                                                            LAPORAN LABA-RUGI DAN SALDO LABA KONSOLIDASI
                                                                                                                   PT BANK INTERNASIONAL INDONESIA Tbk
                                                                                    UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR TANGGAL 30 SEPTEMBER 2007 DAN 2006
                                                                               (dalam jutaan Rupiah, kecuali laba per saham yang disajikan dalam Rupiah penuh)



                                            Keterangan                                                    30 September 2007         30 September 2006
      Pendapatan dan Beban Operasional
1.    Pendapatan bunga, marjin dan bagi hasil
      1.1. Pendapatan bunga
           a. Rupiah                                                                                              3.466.358                  3.965.175
           b. Valuta asing                                                                                          596.199                    637.364
      1.2. Pendapatan marjin dan bagi hasil                                                                          17.339                      9.993
      1.3. Provisi dan komisi
           a. Rupiah                                                                                                 64.663                     62.503
           b. Valuta asing                                                                                           19.386                     23.351
      Jumlah pendapatan bunga, marjin dan bagi hasil                                                              4.163.945                  4.698.386
2.    Beban bunga, bonus dan bagi hasil
      2.1. Beban bunga
           a. Rupiah                                                                                              2.017.659                  2.349.675
           b. Valuta asing                                                                                          262.443                    252.982
      2.2. Beban bonus dan bagi hasil                                                                                 6.257                      4.933
      2.3. Provisi dan komisi                                                                                        14.199                      9.188
      Jumlah beban bunga, bonus dan bagi hasil                                                                    2.300.558                  2.616.778
      Pendapatan bunga, marjin dan bagi hasil bersih                                                              1.863.387                  2.081.608
3.    Pendapatan operasional lainnya
      3.1. Pendapatan provisi, komisi dan fee                                                                       186.702                    159.045
      3.2. Pendapatan transaksi valuta asing – bersih                                                                77.896                     66.421
      3.3. Pendapatan kenaikan nilai surat berharga dan obligasi pemerintah                                          39.651                        403
      3.4. Pendapatan lainnya                                                                                       691.411                    570.231
      Jumlah pendapatan operasional lainnya                                                                         995.660                    796.100
4.    Beban penyisihan penghapusan aktiva produktif dan aktiva non produktif                                        633.128                    543.409
5.    Beban (pendapatan) estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi                                                   3.401                     (2.519)
6.    Beban operasional lainnya
      6.1. Beban administrasi dan umum                                                                              582.747                    672.119
      6.2. Beban personalia                                                                                         768.557                    690.754
      6.3. Beban penurunan nilai surat berharga dan obligasi pemerintah                                                   –                          –
      6.4. Beban transaksi valuta asing – bersih                                                                          –                          –
      6.5. Beban promosi                                                                                             79.550                    131.157
      6.6. Beban lainnya                                                                                            315.849                    264.204
      Jumlah beban operasional lainnya                                                                            1.746.703                  1.758.234
      Pendapatan operasional bersih                                                                                 475.815                    578.584
      Pendapatan dan Beban Non Operasional
7.    Pendapatan non operasional                                                                                      78.930                    36.786
8.    Beban non operasional                                                                                           14.007                     9.837
      Pendapatan non operasional bersih                                                                               64.923                    26.949
9.    Pendapatan/beban luar biasa                                                                                           –                          –
10.   Laba sebelum pajak penghasilan                                                                                 540.738                   605.533
11.   Taksiran pajak penghasilan -/-                                                                               (152.696)                   (20.433)
12.   Pajak tangguhan -/-                                                                                             18.167                   (17.369)
13.   Laba setelah pajak penghasilan                                                                                 406.209                   567.731
14.   Laba sebelum akuisisi                                                                                             (274)                    (2.396)
15.   Hak minoritas -/-                                                                                               32.583                   (47.963)
16.   Laba periode berjalan                                                                                          438.518                   517.372
17.   Saldo laba awal periode                                                                                     1.665.068                  1.292.400
18.   Dividen -/-                                                                                                  (253.484)                  (253.791)
19.   Cadangan umum -/-                                                                                               (6.338)                   (7.251)
20.   Saldo laba akhir periode                                                                                    1.843.764                  1.548.730
21. Laba bersih per saham                                                                                               9,07                     10,77
8
    Komitmen dan Kontinjensi                                                 LAPORAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI KONSOLIDASI
                                                                                       PT BANK INTERNASIONAL INDONESIA Tbk
                                                                                          TANGGAL 30 SEPTEMBER 2007 DAN 2006
                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)



                                                Keterangan                         30 September 2007      30 September 2006
    KOMITMEN
         Tagihan komitmen
    1.   Fasilitas pinjaman yang diterima dan belum digunakan
         a.   Rupiah                                                                              –                      –
         b.   Valuta asing                                                                        –                      –
    2.   Lainnya                                                                                  –                      –
         Jumlah tagihan komitmen                                                                  –                      –
         Kewajiban komitmen
    1.   Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik
         a.   Rupiah                                                                       171.719                119.773
         b.   Valuta asing                                                                  31.950                 20.629
    2.   Irrevocable L/C yang masih berjalan dalam rangka impor dan ekspor                 412.013                328.362
    3.   Lainnya
         Jumlah kewajiban komitmen                                                                –                      –
    JUMLAH KOMITMEN BERSIH                                                                 615.682                468.764
    KONTINJENSI                                                                          (615.682)              (468.764)
         Tagihan kontinjensi
    1.   Garansi yang diterima
         a.   Rupiah                                                                        17.147                 11.663
         b.   Valuta asing                                                                  24.501                  6.879
    2.   Pendapatan bunga dalam penyelesaian
         a.   Rupiah                                                                       230.678                181.052
         b.   Valuta asing                                                                  69.493                 40.284
    3.   Lainnya                                                                                  –                      –
         Jumlah tagihan kontinjensi                                                        341.819                239.878
         Kewajiban kontinjensi
    1.   Garansi yang diberikan
         a.   Bank garansi
              –    Rupiah                                                                  478.765                242.266
              –    Valuta asing                                                            269.201                312.492
         b.   Lainnya                                                                      343.071                       –
    2.   Revocable L/C yang masih berjalan dalam rangka ekspor dan impor                          –                      –
    3.   Lainnya                                                                                  –                      –
         Jumlah kewajiban kontinjensi                                                    1.091.037                554.758
    JUMLAH KONTINJENSI BERSIH                                                            (749.218)              (314.880)
                                                           Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
                              Dewan Komisaris                                                                                Direksi
  Presiden Komisaris                    : Ernest Wong Yuen Weng                          Presiden Direktur                   : Henry Ho Hon Cheong
  Komisaris                             : Thomas Patrick Sodano                          Wakil Presiden Direktur             : Sukatmo Padmosukarso
  Komisaris                             : Ingyu Choi                                     Direktur Kepatuhan                  : Fransiska Oei
  Komisaris                             : Woo Shick Lee                                  Direktur                            : Dira K. Mochtar
  Komisaris Independen                  : Kuo How Nam                                    Direktur                            : Prem Kumar
  Komisaris Independen                  : Putu Antara                                    Direktur                            : Satinder Pal Singh Ahluwalia
  Komisaris Independen                  : Umar Juoro                                     Direktur                            : Rita Mas’Oen
  Komisaris Independen                  : Taswin Zakaria                                 Direktur                            : Sanjay Kapoor
                                                                                         Direktur                            : Ventje Rahardjo
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 25 Juli 2007.




                              Pemegang Saham
   Sorak Financial Holdings Pte. Ltd.                                   56,13%
   Masyarakat < 5%                                                      37,80%
   Masyarakat > 5%                                                       6,07%
   Aranda Investments (Mauritius) Pte. Ltd.
   Jumlah                                                              100,00%


catataN:
1. Laporan keuangan konsolidasi untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2007 dan 2006 tidak diaudit. Informasi keuangan tersebut disajikan dalam
   memenuhi Peraturan Bank Indonesia No. 7/50/PBI/2005 tanggal 29 November 2005 tentang perubahan atas Peraturan Bank Indonesia No. 3/22/PBI/2001 tanggal 13 Desember
   2001 mengenai “Transparansi Kondisi Keuangan Bank”, Surat Edaran Bank Indonesia No. 7/10/DPNP tanggal 31 Maret 2005 tentang perubahan atas Surat Edaran Bank Indonesia
   No. 3/30/DPNP tanggal 14 Desember 2001 mengenai “Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan dan Bulanan Bank Umum serta Laporan Tertentu yang Disampaikan kepada
   Bank Indonesia”, Surat Edaran Bank Indonesia No. 8/11/DPbS tanggal 7 Maret 2006 tentang Perubahan Surat Edaran Bank Indonesia No. 7/56/DPbS tanggal 9 Desember 2005
   tentang “Laporan Tahunan, Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan dan Bulanan serta Laporan Tertentu dari Bank yang Disampaikan kepada Bank Indonesia”.
2. Nilai tukar mata uang untuk 1 USD per tanggal 30 September 2007 dan 2006 masing-masing adalah Rp9.145 dan Rp9.225.




Disclaimer:
Laporan ini disusun oleh PT Bank Internasional Indonesia Tbk secara independen dan diedarkan semata-mata untuk keperluan informasi umum. Laporan ini tidak dimaksudkan
untuk memberikan informasi khusus kepada siapapun yang menerimanya. Informasi dalam laporan ini didapatkan dari sumber-sumber yang terpercaya. Namun, tidak ada jaminan
(tersurat maupun tersirat) atas akurasi dan kelengkapan informasi tersebut. Semua opini dan perkiraan yang dimuat dalam laporan ini merupakan penilaian kami pada saat tanggal
laporan dan dapat saja berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
Bersama ini dinyatakan bahwa PT Bank Internasional Indonesia Tbk dan/atau anak-anak perusahaannya dan/atau karyawannya dan/atau agen-agennya tidak bertanggung
jawab (tersurat ataupun tersirat) atas konsekuensi yang dapat saja terjadi sebagai akibat dari tindakan seseorang atau sesuatu pihak yang dilakukan berdasarkan sebagian atau
keseluruhan informasi yang terkandung dalam laporan ini. PT Bank Internasional Indonesia Tbk dan/atau anak-anak perusahaannya dan/atau karyawannya dan/atau agen-agennya
tidak bertanggung jawab atas kesalahan yang terjadi, baik kekurangan maupun kesalahan pelaporan, yang tidak disengaja atau karena sebab lain, dalam laporan ini, dan atas
ketidaktepatan atau ketidaklengkapan yang dapat saja terjadi.



PT BANK INTERNASIONAL INDONESIA Tbk                                         Corporate Communication & Office of the Board
Plaza BII Tower 2, Jl. M.H. Thamrin No. 51, Jakarta 10350                   E-mail: InvestorRelations@bankbii.com
Web Site: http://www.bii.co.id                                              Ph: +62-21 2300 888
Biarkan Uang anda Berkembang Secara terencana
Kami mengerti bahwa setiap individu memiliki tujuan keuangan yang berbeda. apapun
tujuan anda, investasi yang terencana dan konsisten akan memperoleh hasil yang optimal.
Untuk itulah, BII Reksa Dana hadir menjadi alternatif investasi melalui pengelolaan portofolio
yang optimal dalam bentuk efek pasar, efek utang ataupun efek saham. Setiap investasi
yang ditanamkan akan dikelola oleh Manager Investasi Independen yang membantu tujuan
investasi dan keuangan anda.




                  Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi
                  cabang BII terdekat atau BII customer care
                  Surabaya (031) 547 8811, Yogyakarta (0274) 548 811, Bandung (022) 421 8811
  www.bii.co.id   Medan (061) 456 8811, Denpasar (0361) 238 811, email: cs@bii.co.id

								
To top