Docstoc

Macam-macam beasiswa

Document Sample
Macam-macam beasiswa Powered By Docstoc
					Abdul Basyir 4:56 pm
Teman-teman, berikut ini ada beberapa list beasiswa luar negeri dari beberapa negara. Teman-teman
bisa melihat macam-macam beasiswa sesuai dengan negara masing-masing. Semoga bermanfaat.
ASEAN
Asea            Uninet            (ASEAN-European                  University    Network)
ASEA UNINET merupakan wadah kerja sama antar universitas ASEAN dengan universitas di
beberapa negara Uni Eropa (ASEAN – European University Network), yang menyediakan dana
beasiswa untuk program Doktoral, Master, Post Doktoral dan Short Research Visit.
Program beasiswa yang ditawarkan adalah sebagai berikut :
    1. On Place Scholarships for Master Studies (Program Master untuk pendidikan dalam
       negeri/Indonesia)
    2. Postdoc Scholarships (Technology Grants)
    3. Ph.D. Scholarships (Technology and North-South-Dialogue)
    4. Research Scholarships 3-6 months (North-South-Dialogue)
Batas Umur dan persyaratan akademik Pelamar :
    1. Maksimal 27 tahun untuk Program S2, dapat berbahasa Inggris/Jerman lisan dan tulisan, dan
       IPK (GPA) tinggi
    2. Maksimal 32 tahun untuk Program S3, dapat berbahasa Inggris/Jerman lisan dan tulisan, dan
       IPK (GPA) tinggi
    3. Maksimal 35 tahun untuk Program Postdoctoral dan Research, dapat berbahasa Inggris/Jerman
       lisan dan tulisan

Dokumen Yang Harus Dilampirkan :
    1. Application form
    2. Curriculum vitae
    3. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai terakhir (dalam bahasa Inggris)
    4. Surat Penerimaan (letter of acceptance/admission letter) dari perguruan tinggi di Austria atau
       surat keterangan sebagai mahasiswa di Program Pascasarjana perguruan tinggi di Indonesia
       (khusus untuk On Place Scholarships for Master Studies)
    5. Dokumen pendukung lain yang relevan
JEPANG
1.               JSPS                 General                  Exchange                 Program
Dalam rangka Kerjasama Japan Society for the Promotion of Science – Directorate General of Higher
Education (JSPS-DGHE), memberikan quota/alokasi untuk untuk pertukaran ilmuwan Indonesia –
Jepang melalui General Exchange Program. Deadline aplikasi sebelum Mei setiap tahunnya.
Kualifikasi calon untuk mengikuti program tersebut adalah sebagai berikut :
    1. Lulusan Program S2 (Master);
    2. Usia kurang 40 tahun
    3. Memiliki karya ilmiah yang telah dipublikasikan pada jurnal ilmiah yang terakreditasi oleh
       Ditjen Dikti atau jurnal Internasional
    4. Telah memiliki kontak dengan calon professor pembimbing dari perguruan tinggi di Jepang
2.    JICA      (Long      Term      Training    Master      Program       in    Engineering)
Beasiswa Pemerintah Jepang melalui JICA untuk Long Term Training Program for Master Program in
Graduate School of Engineering, Toyohashi University of Technology, Jepang.
Beasiswa meliputi tuition fess, monthly allowance, return ticket airfare.
Deadline aplikasi sebelum April setiap tahunnya.
Persyaratan beasiswa :
     Mahasiswa S1 jurusan Tehnik Mesin, Tehnik Sistem Produksi, Tehnik Material, Tehnik
      Arsitektur, Tehnik Sipil dan Tehnik Ekologi
     Kualifikasi pelamar :
Program ini terbuka untuk kandidat yang memenuhi syarat sebagai berikut :
    1. Telah selesai mengikuti 16 tahun pendidikan sekolah dan/atau akan lulus sebelum 30 Nopember
       2004 (di bawah usia 35 tahun)
    2. Sehat secara fisik dan mental
    3. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang baik agar dapat mengikuti kelas yang ditawarkan
       dalam program ini
3. Monbusho Scholarship
Departemen Pendidikan, Sains, Olah Raga dan Kebudayaan Jepang (Monbusho) menawarkan beasiswa
Monbusho untuk program S2. Beasiswa meliputi tuition fess, monthly allowance, return ticket airfare.
Deadline aplikasi sebelum Mei setiap tahunnya.
Persyaratan beasiswa :
    1. Usia pada bulan April 2004 tidak lebih dari 35 tahun (baik untuk S-2 maupun S-3).
    2. Peserta program S-2 harus sudah menyelesaikan S-1. Peserta program S-3 harus sudah
       menyelesaikan S-2.
    3. Pelamar harus sehat jasmani dan rohani.
    4. Pelamar harus dapat menguasai bahasa Inggris sehingga dapat membaca thesis akademi dan
       mengutarakan pendapatnya pada waktu wawancara.
    5. Pelamar diminta untuk menghubungi seorang Professor di Jepang sebagai Pembimbing sesuai
       dengan bidang studi masing-masing.
    6. Pelamar beasiswa Monbusho tidak diperbolehkan suami-istri melamar bersamaan, harus salah
       satu. Setelah yang satu selesai baru yang satu lagi dapat mengikuti beasiswa ini.
    7. Bagi mereka yang sudah pernah menerima beasiswa Monbusho dan ingin mendaftar lagi, harus
       3 tahun ada di Indonesia baru boleh mengikuti program ini. Selama usianya masih di bawah 35
       tahun pada saat keberangkatan.
    8. Pelamar harus bersedia belajar bahasa Jepang karena bahasa pengantar di Perguruan Tinggi
       Jepang adalah bahasa Jepang.
Fasilitas yang di dapat oleh pemakai beasiswa Monbusho adalah :
    1.   Beasiswa diberikan secara penuh 185.500 yen per bulan
    2.   Transportasi dari Bandara Soekarno-Hatta sampai di bandara Jepang (pp).
    3.   Asrama (akomodasi).
    4.   Asuransi Kesehatan (biaya kesehatan).
    5.   Satu mahasiswa satu Professor pembimbing.
    6.   Bebas biaya ujian masuk, matrikulasi dan uang kuliah.
    7.   Tunjangan kedatangan : 25.000 yen pada saat tiba di bandara Jepang.
4. Japanese Grant Aid for Human Development Scholarship (JDS)
Pemeritah Indonesia membentuk Japanese Grant Aid for Human Development Scholarship (JDS)
dengan bantuan dari Pemerintah Jepang di tahun 2002. Tujuan JDS adalah memberikan kesempatan
bagi warga negara Indonesia untuk studi S2 di Jepang dan ditujukan bagi pegawai negeri dengan tujuan
mendukung usaha nasional mencapai pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia. Penerima
beasiswa JDS diharapkan memperoleh ilmu pengetahuan, mengembangkan riset dan hubungan di
Jepang serta berpartisipasi aktif memecahkan masalah yang sedang dihadapi Indonesia dengan
memperhatikan pembangunan ekonomi dan sosial.
Persyaratan beasiswa :
    1. Warga negara Indonesia;
    2. Usia maksimal 40 tahun per tanggal 1 April 2005
    3. PNS sebagai dosen PTN / dosen Kopertis
    4. Masa kerja minimal 2 tahun sebagai PNS
    5. Pendidikan minimal S1
    6. Pelamar harus mendapat ijin dari pimpinannya
    7. Mempunyai skor TOEFL ITP/International minimal 530 atau IELTS 6.0.
    8. Bagi pelamar yang skornya di bawah jumlah yang sudah ditentukan di atas dapat mengikuti test
       pada seleksi kedua
    9. Pelamar tidak sedang mendapatkan beasiswa
    10.       Pelamar belum pernah menempuh program S2 baik di dalam maupun di luar negeri
    11.       Pelamar terutama dari daerah terpencil dan wanita sangat dianjurkan
    12.       Pelamar yang sudah mencapai seleksi akhir harus mengikuti “Pre-departure English
       Tarinig” di Jakarta selama kurang lebih 2 bulan
    13.       Mahasiswa yang menerima beasiswa dari JDS tidak diperkenankan untuk melamar atau
       mengikuti ujian Doctor selama studi di Jepang
JERMAN
1.                                                                                            DAAD
Universitas dan Fachhochschule Jerman menawarkan program Postgraduate Degree atau Certificate
untuk negara-negara berkembang. Dalam rangka ini, DAAD memberikan beasiswa untuk pegawai dari
departemen pemerintah, institusi/otoritas negara dan perusahaan negara yang berminat menekuni
bidang politik nasional atau proyek riset dalam bidang teknologi, ekonomi, pertanian dan sosial untuk
mengikuti program tersebut. Beasiswa meliputi tuition fess, monthly allowance, return ticket airfare.
Deadline aplikasi sebelum Agustus setiap tahunnya.
Kualifikasi beasiswa :
     Batas usia 36 tahun pada saat pendaftaran aplikasi (untuk beberapa jurusan disyaratkan
      maksimal 32 tahun
     Min IPK 2,75 dan paling sedikit 2 tahun pengalaman kerja setelah lulus S1
     Surat pernyataan dari perusahaan pelamar yang menyatakan akan menerima kembali pelamar
      setelah kembali ke negara asal
     2 (Dua) surat rekomendasi dengan tanggal yang masih baru
     Motivation statement
     Untuk program postgraduate dalam bahasa Inggris skor TOEFL minimum 550 atau IELTS-Test
      6.0
BELANDA
1. STUNED (Studeren in Netherland)
Beasiswa STUNED dibiayai oleh pemerintah Belanda untuk program studi Pasca Sarjana di
universitas-universitas Belanda. Beasiswa meliputi uang kuliah, biaya hidup (uang bulanan), paket
asuransi (perjalanan, kesehatan, third party liability), biaya perjalanan internasional, biaya transportasi
selama di Belanda yang berkaitan dengan keperluan studi, bantuan biaya yang berkaitan dengan
keperluan studi (buku-buku dan biaya pengiriman) dan biaya pengurusan visa. Deadline aplikasi
sebelum April setiap tahunnya.
Persyaratan umum:
     warga negara Indonesia, dibuktikan dengan: fotokopi KTP atau Kartu Dinas Pegawai Negeri,
      fotokopi paspor .Khusus untuk fotokopi paspor diserahkan setelah kepastian memperoleh
      beasiswa.
     usia tidak lebih dari 40 tahun untuk pria, dan 45 tahun untuk wanita
     pendidikan minimal S1 atau yang setingkat dari universitas di Indonesia dan dapat
      menunjukkan bukti prestasi akademik (IPK min. 2,75) dibuktikan dengan transkrip dan ijazah
      yang dilegalisir
     pengalaman kerja minimal 2 tahun di institusi terakhir
     mempunyai latar belakang pendidikan atau bidang kerja yang sesuai dengan pilihan studi
      program pascasarjana
     bersedia mengikuti dan menyelesaikan seluruh perkuliahan selama menerima beasiswa
     memiliki kemampuan bahasa Inggris yang cukup baik (TOEFL computer based skor min. 213,
      atau ITP 550, IELTS 6); yang diterima hanya International TOEFL atau Institutional TOEFL
      (ITP) yang diakui. Nilai TOEFL berlaku hanya sampai 1 tahun.
     kondisi kesehatan yang baik, dibuktikan dengan: hasil tes kesehatan setelah kepastian
      memperoleh beasiswa
     Tidak menempuh studi di luar negeri dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ini
     diterima di salah satu program pascasarjana yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan
      tinggi di Belanda untuk tahun ajaran 2007/2008, dibuktikan dengan: surat penerimaan dari
      universitas yang mencantumkan dengan jelas di dalamnya tanggal awal dan akhir program studi
      yang dipilih, total biaya perkuliahan dan nama program studi
     usia tidak lebih dari 40 tahun untuk pria, dan 45 tahun untuk wanita
2.              NFP                  (Netherlands                   Fellowships                Program)
Beasiswa NFP dibiayai oleh Departemen Luar Negeri pemerintah Belanda untuk program studi Pasca
Sarjana, Doktoral, Short Courses dan Training bidang tertentu di universitas-universitas Belanda.
Beasiswa meliputi tuition fees, return ticket airfare, housing fees, health insurance, monthly allowance.
Deadline aplikasi sebelum Pebruari setiap tahunnya.
Persyaratan umum:
     warga negara dari dan bekerja di salah satu dari 57 negara berkembang yang terdaftar ;
     telah memenuhi persyaratan dan diterima oleh universitas di Belanda untuk mengikuti salah
      satu program master yang ada di daftar terbaru;
     telah melengkapi Formulir Pendaftaran program NFP-master dan telah menyerahkan semua
      dokumen yang diperlukan ke Netherlands Education Centre (NEC)
     dicalonkan oleh employer- nya, yang berjanji akan tetap membayar gaji si kandidat dan jabatan
      akan tetap dipertahankan selama berada di Belanda. Sebagai pengecualian dalam situasi khusus,
      employer diperkenankan untuk memberikan sebagian dari gaji dan employer menjanjikan akan
      mematuhi semua persyaratan formal NFP lain bila beasiswa diberikan. Harap diketahui bahwa
      tunjangan NFP tidak mencukupi kebutuhan anggota keluarga siswa, baik di negara asal maupun
      di Belanda;
     memberi pernyataan yang menjelaskan motivasi kedua belah pihak, baik pemohon maupun
      employer- nya;
     bukan merupakan karyawan industri besar, perusahaan niaga atau multinasional;
     memberikan bukti kemampuan menulis dan berbicara dalam bahasa pengantar (kebanyakan
      bahasa Inggris)
     Kandidat yang pernah mengikuti pendidikan bahasa asing lain selain bahasa Inggris wajib
      memberikan bukti berupa skor tes yang diakui secara internasional, seperti IELTS (skor
      minimal 6.0) atau TOEFL (skor minimal 550 poin pada tes berbasis lembaran kertas atau 213
      poin rata tes berbasis komputer). Pengecualian aturan ini akan diberikan kepada kandidat yang
      memiliki pendidikan tersier dalam bahasa Inggris, dan juga untuk kandidat yang sebelumnya
      pernah mengikuti kursus atau program dengan institusi pendidikan Belanda tidak lebih dari
      empat tahun yang lalu;
     siap mencurahkan waktu untuk mengikuti seluruh program dan sanggup secara fisik dan mental;
      memberi pernyataan bahwa yang bersangkutan akan kembali ke negara asalnya segera setelah
      program studi berakhir.
AMERIKA
1.                                                                                    Fulbright
The American Indonesia Exchange Foundation (AMINEF) menawarkan beasiswa Fulbright untuk studi
di Amerika Serikat. Fokus utama dari Program Fulbright di Indonesia adalah untuk mempromosikan
pemahaman bersama antara Indonesia dengan Amerika melalui jalur pendidikan dan beasiswa
akademik. Beasiswa Fulbright tersedia untuk warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan
kualifikasi                                  yang                                    ditentukan.
Persyaratan beasiswa :
     Lulus S1 dengan IPK min. 2,85
     Mampu berbahasa Inggris dengan baik dibtunjukkan dengan skor TOEFL minimal 550
     Memiliki pekerjaan tetap dan telah berpengalamn kerja minimal 2 tahun sejak lulus S1
     Memiliki potensi kepemimpinan dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat Indonesia
      serta apresiasi terhadap budaya antarbangsa
     Bersedia untuk kembali ke Indonesia setelah Program Fulbright selesai
AUSTRALIA
1.                ADS                 (Australian              Development                Scholarship)
Beasiswa Australian Development Scholarships (ADS) dibiayai oleh pemerintah Australia untuk
program studi Pasca Sarjana di universitas-universitas Australia. Beasiswa meliputi tuition fees, return
ticket airfare, housing fes, health insurance, monthly allowance, tunjangan untuk suami/istri dan anak,
kursus      bahasa     Inggris.     Deadline     aplikasi   sebelum     Agustus    setiap     tahunnya.
Pendaftar beasiswa ADS harus:
     mendaftar pada bidang studi yang telah ditetapkan;
     memiliki Indeks Prestasi Komulatif (IPK) minimal 2.9 (skala maksimal 4) dan IELTS 5.0
      (Institusional TOEFL 500 atau Internasional TOEFL 170). Hasil nilai IELTS atau TOEFL harus
      yang terbaru (tes yang diikuti pada tahun 2006 atau 2007 masuk kategori nilai terbaru);
     telah lulus kesarjanaan S1 jika berminat pada program Master (S2);
     telah memiliki gelar Master jika berminat pada program Doktoral (S3) ;
     mendaftar untuk tingkatan yang lebih tinggi dari tingkatan yang telah dimiliki saat ini;
     jika mendaftar untuk program Doktoral (S3) , peserta harus berprofesi sebagai dosen universitas
      dan staff pengajar di lembaga pendidikan tinggi atau peneliti , staf penelitian dari institusi
      lembaga penelitian yang resmi, atau perencana dan pembuat kebijaksanaan baik instansi
      pemerintah maupun swasta;
     menjawab seluruh pertanyaan yang berhubungan di dalam formulir aplikasi;
     bersedia dan sanggup mengikuti secara penuh program pelatihan bahasa Inggris (EAP) di
      Indonesia dalam rangka persiapan untuk belajar di Australia jika telah diterima beasiswa; dan
     berusia tidak lebih dari 42 tahun pada saat periode pendaftaran.
Pengiriman                                   Dokumen                                 Aplikasi
Untuk melengkapi aplikasi pendaftar, pendaftar diwajibkan untuk mengirimkan dokumen-dokumen
sebagai berikut:
     3 (tiga) rangkap Fotokopi Akta Lahir / paspor / KTP
     3 (tiga) rangkap Fotokopi Ijasah S1 yang telah dilegalisir (cap asli) bagi pelamar program
      Master maupun Doktoral
     3 (tiga) rangkap Fotokopi Daftar Nilai / Transkrip S1 yang telah dilegalisir (cap asli) bagi
      pelamar program Master maupun Doktoral
     3 (tiga) rangkap Fotokopi Ijasah S2 yang telah dilegalisir (cap asli) bagi pelamar program
      Doktoral
     3 (tiga) rangkap Fotokopi Daftar Nilai / Transkrip S2 yang telah dilegalisir (cap asli) bagi
      pelamar program Doktoral
     3 (tiga) rangkap Fotokopi hasil IELTS atau TOEFL (selambat-lambatnya yang diambil pada
      tahun 2006 atau 2007)
     3 (tiga) rangkap Surat referensi dari pembimbing S2 bagi pelamar program Doktoral
     3 (tiga) rangkap Proposal Riset (research outline) bagi pelamar Master (full research) dan
      Doktoral
     3 (tiga) rangkap CV / Daftar Riwayat Hidup.
2.              APS                (Australian                Partnership               Scholarship)
Beasiswa Kemitraan Australia (Australian Partnership Scholarships/APS), adalah suatu bentuk inisiatif
dari Kemitraan Australia Indonesia untuk Rekonstruksi dan Pengembangan (Australian Indonesia
Partnership for Reconstruction and Development/AIPRD). Beasiswa APS ini dibiayai oleh pemerintah
Australia bagi orang Indonesia untuk melanjutkan studi mereka ke jenjang pendidikan pascasarjana di
universitas-universitas                                                                     Australia.
Beasiswa meliputi tuition fees, return ticket airfare, research fees, housing fees, health insurance,
monthly allowance, tunjangan untuk suami/istri dan anak dan kursus bahasa Inggris. Deadline aplikasi
sebelum Agustus setiap tahunnya.
Persyaratan Pelamar Beasiswa
Persyaratan Umum
Pelamar Beasiswa haruslah:
     warga negara Indonesia dan bukan warga negara tetap di Australia atau Selandia Baru;tidak
      menikah atau bertunangan dengan seseorang yang memegang kewarganegaraan Australia atau
      Selandia Baru maupun pemilik Permanent Resident Australia atau Selandia Baru.
     memenuhi persyaratan-persyaratan pemerintah Australia untuk menjadi mahasiswa
      internasional ke Australia (misalnya kesehatan, karakter, dst);
     tidak sedang menerima beasiswa lain yang akan menimbulkan manfaat tumpang tindih;
     tidak sedang menerima beasiswa dari Pemerintah Australia dalam 12 bulan sebelum
      mengajukan lamaran;
     mengajukan aplikasi untuk studi baru yang dimulai dan tidak mencari dukungan melalui APS
      untuk perkuliahan yang sudah dimulai di Australia;
     dapat menjalankan beasiswa pada tahun beasiswa itu ditawarkan; dan
     memenuhi persyaratan masuk ke institusi pendidikan Australia di tempat mana perkuliahan
      ditempuh.
Persyaratan                                                                                        Khusus
Para kandidat beasiswa harus:
     melamar untuk bidang-bidang studi yang ditawarkan.
     mempunyai rata-rata nilai kumulatif (IPK) minimal 2.9 (untuk skala maksimum 4.0). Nilai IPK
      tersebut adalah nilai yang diperoleh untuk jenjang S1 maupun S2 dalam negri. Memiliki
      kemampuan berbahasa Inggris minimum 5.0 untuk IELTS atau 500 untuk Institutional TOEFL
      atau 170 untuk International TOEFL). Hasil IELTS atau TOEFL harus yang terbaru (berumur
      tidak lebih dari 18 bulan sebelum mendaftar beasiswa)
     sudah memperoleh minimal S1 untuk bisa melamar Graduate Certificate, Graduate Diploma
      maupun Master.
     menjawab semua pertanyaan-pertanyaan yang relevan pada formulir lamaran;
     bersedia mengikuti pelatihan bahasa Inggris English for Academic Purposes (EAP) secara
      penuh waktu di Indonesia sebelum berangkat ke Australia; dan
     tidak berumur diatas 42 tahun pada saat melamar.
PRANCIS
1. Edufrance
Edufrance adalah lembaga yang memberikan layanan informasi belajar di Prancis. Edufrance
memberikan layanan kepada para siswa yang hendak melanjutkan studi atau mendapatkan beasiswa di
Prancis.
2. Erasmus Mundus
“The Erasmus Mundus Programme” adalah suatu program Komisi Eropa yang mengutamakan
kerjasama dan mobilitas di bidang pendidikan tinggi, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas
pendidikan tinggi Eropa dan menunjang pemahaman inter budaya dengan negara-negara di seluruh
dunia. Program Master Erasmus Mundus dikoordinasi oleh gabungan universitas-universitas di Eropa.
Beasiswa yang diberikan sebesar 21.000 euro/tahun untuk biaya pendidikan, biaya pendaftaran dan
biaya tiket.
INGGRIS
1. British Chevening Award
Beasiswa British Chevening Award dibiayai oleh pemerintah Inggris untuk program studi Pasca
Sarjana di universitas-universitas Inggris. Beasiswa meliputi tuition fees, return ticket airfare, monthly
allowance dan kursus bahasa Inggris sebelum keberangkatan. Deadline aplikasi sebelum September
setiap tahunnya.
Persyaratan beasiswa :
     warga negara Indonesia
     Usia 25 – 40 tahun
     Minimal IPK 3.0
     Dapat berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan
     Prospek karir yang cerah
     Komitmen kepada pembangunan dan kemampuan untuk menunjukkan motivasi
     Bidang studi yang dipilih harus sesuai dengan latar belakang pendidikan atau posisi pekerjaan
      saat ini
     Tidak dapat menerima aplikasi untuk program MBA
     Penerima beasiswa Chevening sebelumnya untuk program Master tidak diperkenankan untuk
      mendaftar
     Dapat menunjukkan potensi kepemimpinana dan kapasitas untuk dapat berpartisipasi dalam
      pembangunan Indonesia
     Mempuyai kemampuan dan potensi untuk berkontribusi dalam hubungan bilateral antara
      Indonesia dan Inggris di masa depan
     Sangat disarankan bagi kandidat dari Indonesia Timur untuk melamar bidang studi sebagai
      berikut : Media, International Relations, Environmental Policy, Local Governmental
      Administration, Democracy and Pluralism
     Memiliki skor IELTS 6.5 dan bagi pelamar yang diterima universitas di Inggris (disetujui oleh
      Kedutaan) akan mendapatkan beasiswa
SUMBER BEASISWA LAINNYA
1. Inpex Foundation
Beasiswa ini diberikan oleh INPEX Foundation, sebuah organisasi nonprofit yang didirikan di Tokyo,
Jepang dibawah ijin dari Kementrian pendidikan Jepang. Dana Inpex Foundation berasal dari Indonesia
Petroleum, Ltd.,Tokyo. Beasiswa ini hanya untuk melanjutkan program S2 di Universitas Jepang.
Beasiswa meliputi tuition fess, monthly allowance, return ticket airfare. Deadline penyerahan aplikasi
sebelum Oktober setiap tahunnya.
Persyaratan umum:
(1). Warga negara Indonesia yang telah menyelesaikan program S1-nya di Indonesia. Bidang studi
Natural Science. Dan usia tidak lebih dari 30 tahun saat apply beasiswa ini.
(2). Bermaksud melanjutkan S2 di Universitas Jepang dengan bidang studi Natural Science, dan telah
mendapat surat ijin masuk ke Universitas Jepang atau akan bermaksud masuk ke Universitas Jepang.
(3). Mempunyai prestasi yang bagus selama S1 dan sehat jasmani, rohani.
(4). Telah mendapat ijin/persetujuan dari atasan (buat institusi/company) dan ijin dari rektorat (bagi
universitas) untuk mengikuti seleksi beasiswa Inpex.
(5). Mereka yang interest untuk meningkatkan hubungan kerja sama antara Indonesia dan Jepang.
(6). Tidak mendapat beasiswa dari manapun.
Beasiswa Inpex Foundation meliputi :
(a). Uang sekolah meliputi, uang untuk ujian masuk, uang untuk pendaftaran, uang sekolah per
semester akan dibayarkan semua oleh Foundation.
(b). Penerima beasiswa Inpex akan di berikan uang saku per bulan 160.000 yen, uang ini untuk biaya
hidup sehari hari meliputi, biaya apartemen, biaya makan & minum, uang kesehatan/dokter,
transportasi, kebutuhan buku-buku dll.
(c). Tiket kelas ekonomi dari Jakarta – Tokyo atau sebaliknya akan di tanggung oleh Foundation saat
kedatangan dan saat kepulangan (setelah selesai program master). Biaya untuk pengurusan paspor, visa
dll sebelum keberangkatan di tanggung oleh penerima beasiswa.
(d). Beasiswa akan di berikan maksimal 2 tahun 8 bulan.
2. Hitachi Scholarship Foundation
Hitachi Foudation menawarkan beasiswa program S2 ataupun S3 untuk staf akademik di universitas
yang terletak di negara-negara Asia Tenggara yang bermaksud untuk belajar di Jepang. Beasiswa
meliputi tuition fess, monthly allowance, housing fees and return ticket airfare. Deadline aplikasi
sebelum Oktober setiap tahunnya.
3. Schlumberger
Schlumberger menawarkan beasiswa kepada staf akademik (dosen) wanita untuk program S2 dan S3 di
bidang ilmu fisika. Beasiswa yang ditawarkan meliputi tuition fees, housing fees, monthly allowances,
travel expenses, medical/insurance coverage.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:2008
posted:3/15/2011
language:Indonesian
pages:8