Agama Buddha

					    Pendidikan Agama Buddha

                                                        www.edu-city.blogspot.com
                                                  www.interdownworld.yolasite.com

1
                              www.edu-city.blogspot.com
                 Index
• Bab 1 : Lambang Agama Buddha
• Bab 2 : Tipitaka




                                 www.edu-city.blogspot.com
                                 2
Bab 1 : Lambang Agama Buddha




                               www.edu-city.blogspot.com
                               3
              Pengenalan
• Lambang/simbol artinya tanda-tanda
• Setiap agama yang ada pasti memiliki
  simbol/lambang tersendiri
• Lambang/simbol ini bertujuan sebagai




                                         www.edu-city.blogspot.com
  identitas agama
• Dengan melihat simbol yang ada maka
  dapat diketahui agama yang dianut
  seseorang




                                         4
    Lambang/simbol yang ada di Agama
               Buddha :
•   Buddharupam/Patung Buddha
•   Bendera Buddhis
•   Dupa
•   Bunga
•   Lilin
•   Bunga teratai
•   Candi




                                       www.edu-city.blogspot.com
•   Stupa/Thupa
•   Swastika
•   Pohon Bodhi
•   Dhammacakka/Roda Dhamma
•   Air




                                       5
 Simbol agama Buddha yang dipakai
           di agama lain
• Di antara lambang/simbol tersebut, tidak
  semua dapat dikelompokkan sebagai
  lambang/simbol Buddha karena akan
  dipakai juga di agama lain yaitu :
  – Dupa (dipakai oleh Agama Hindu)




                                                       www.edu-city.blogspot.com
  – Bunga
  – Lilin
  – Air
     • Bunga, lilin, dan air umumnya semua agama ada




                                                       6
                            www.edu-city.blogspot.com
Buddharupam/Patung Buddha




                            7
                Pengenalan
• Sebelum ada Buddharupam/Patung Buddha
• Umat Buddha dan para Bhikkhu menggunakan
  “Jejak Kaki Buddh” (Sirpada) sebagai alat untuk
  memberi penghormatan kepada Buddha
  Gotama
• Di samping Jejak kaki Buddha, ada juga




                                                    www.edu-city.blogspot.com
  digunakan “Dhammacakka”(roda Dhamma)
• Patung di dalam pengertia agama Buddha
  bukanlah sebagai alat bagi ita untuk memohon
  atau meminta-minta, sedangkan sebagai
  lambang penghormatan kepada Buddha




                                                    8
    Karakteristik Buddharupam
• Patung yang dibuat harus
  menunjukkan/mencerminkan kebijakan,
  keagungan, keadilan, keindahan, cinta kasih,
  keadilan
• Patung yang dibuat harus sesuai dengan




                                                 www.edu-city.blogspot.com
  norma-norma agama, kesusilaan




                                                 9
       Fungsi Buddharupam
• Sebagai alat untuk melakukan
  penghormatan pada sang Buddha atas jasa-
  jasanya dalam mengajarkan kebenaran dari
  sebagai pendiri Agama Buddha
• Sebagai alat yang digunakan dalam




                                             www.edu-city.blogspot.com
  bermeditasi
• Sebagai alat untuk memotivasi/memberikan
  dukungan bagi jkita berbuat baik




                                             10
            Catatan Tambahan
• Umat Buddha dan Agama Buddha bukanlah “Agama
  Penyembah Patung” atau “Penyembah Berhala” karena
  patung dalam Agama Buddha tetaplah patung yang tidak
  memiliki kekuatan/keistimewaan meski terbuat dari
  emas, perak, dll
• Patung di Agama Buddha berfungsi sebagai lambang
  penghormatan atas jasa-jasa sang Buddha dalam




                                                         www.edu-city.blogspot.com
  memberikan ajaran kebenaran kepada semua makhluk
  sehingga mencapa Nibbana, serta sebagai alat untuk
  bermeditasi
• Tanpa adanya Rupam/Patung. Umat Buddha juga dapat
  melaksanakan kebaktian karena yang paling penting
  adalah “tekad”




                                                         11
       Bendera Buddhis




12
     www.edu-city.blogspot.com
                 Pengenalan
• Bendera Buddhis terdiri dari 5 warna dan 1
  warna campuran, yaitu :
  a. Warna Biru tanda/lambang kebaktian (Bhatti)
  b. Warna kuning tanda/lambang kebijaksanaan
     (Panna)




                                                     www.edu-city.blogspot.com
  c. Warna merah tanda/Lambang cinta kasih (metta)
  d. Warna putih tanda/lambang kesucian (Soceya)
  e. Warna Orange/Jingga tanda/Lambang semangat
     atau usaha (Viriya)
  f. Warna campuran dari kelima warna




                                                     13
        Bagaimana ditentukan warna
             bendera Buddhis ?
• Warna-warna Bendera Buddhis ini, terpencar dari
  tubuh Sang Buddha Gotama pada minggu keempat
  setelah mencapai Penerangan sempurna
• Di saat Buddha bermeditasi merenungkan ajaran
  “Abhidhamma”, setelah selesai meditasi, maka
  terpencar warna-warna tersebut
   a.   Warna Biru (Nila) dari Rambut




                                                    www.edu-city.blogspot.com
   b.   Warna Kuning (Pita) dari kulit
   c.   Warna Merah (Lohita) dari Darah
   d.   Warna Putih (Odatta) dari tulang
   e.   Warna Orange (manjettha) dari kuku
   f.   Warna campuran




                                                    14
Hasil karya siapakah warna bendera
              Buddhis ?
• Colonel Henry Stell Olcout dari Inggris
• Yang Mulia Bhikkhu Sri Hikāduve
  Sumanggala dari Srilanka




                                             www.edu-city.blogspot.com
• Warna bendera Buddhis disahkan sebagai
  warna bendara Buddhis internasional pada
  tahun 1950 di Colombo, Sri Lanka pada
  perhimpunan umat Buddha sedunia




                                             15
       Dupa




16
     www.edu-city.blogspot.com
             Pengenalan
• Pembakaran dupa di Agama Buddha
  melambangkan kekotoran batin yang ada di
  dalam diri setiap makhluk yang harus
  dibuang/dikikis sedikit demi sedikit
• Wangi dupa yang dibakar saat kebaktian




                                             www.edu-city.blogspot.com
  melambangkan perbuatan baik yang
  dilakukan akan dapat menyebar ke segala
  arah bahkan sampai ke alam surga




                                             17
    Kekotoran batin yang ada di dalam
                  diri :
•   Lobha (keserakahan)
•   Dosa (kebencian)
•   Moha (kebodohan)
•   Irsia (cemburu, iri hati)




                                                  www.edu-city.blogspot.com
•   Avijja (kegelapan batin atau ketidaktahuan)
•   Silabata paramasa (pandangan salah)




                                                  18
         Penggantian dupa
• Pembakaran dupa tidak boleh diganti
  dengan kemenyan. Kecuali kemenyan murni
  sebab dapat mengundang makhluk yang
  derajatnya lebih rendah dari manusia
• Dupa dapat mengundang makhluk yang




                                            www.edu-city.blogspot.com
  derajatnya lebih tinggi dari manusia




                                            19
       Bunga




20
     www.edu-city.blogspot.com
              Pengenalan
• Bunga merupakan lambang dari ketidak-
  kekalan
• Semua yang ada di alam semesta ini tidak
  akan dapat bertahan selamanya suatu hari
  nanti pasti mengalami proses kehancuran




                                               www.edu-city.blogspot.com
• Yang mengalami ketidak-
  kekalan/kehancuran (anicca) yaitu segala
  sesuatu yang bersyarat dan tidak bersyarat




                                               21
   Bersyarat dan tidak bersyarat
• Yang dimaksud dengan bersyarat adalah segala
  sesuatu yang ada di dunia ini diketahui kapan
  muncul, kapan mengalami perubahan, dan
  kapan lenyap atau hancur
  – Contoh : Manusia




                                                  www.edu-city.blogspot.com
• Yang dimaksud dengan tidak bersyarat adalah
  segala sesuatu yanga da di dunia ini tidak
  diketaui kapan muncul dan lenyap/hancur
  – Contoh : Surga, neraka, planet/bumi




                                                  22
       Lilin




23
     www.edu-city.blogspot.com
                    Pengenalan
• Lilin melambangkan Lambang penerangan
• Dengan memasang atau mempersembahkan lilin saat kebaktian
  berarti kita telah berusaha membuat diri kita menjadi terang
• Cara membuat agar diri kita seperti lilin adalah dengan
  mempelajari, memahami, dan mempraktekkan
  dhamma/kebenaran di hidup sehari-hari




                                                                   www.edu-city.blogspot.com
• Lilin mempunyai sifat yaitu rela membakar dirinya sedikit demi
  sedikit memberi penerangan pada orang lain atau keadaan yang
  ada di sekitarnya. Kita sebagai umat Buddha hendaknya dapat
  menjadi lilin yang mengorbankan diri demi kepentingan makhluk
  lain yaitu dengan cara berdana atau membantu yang
  membutuhkan




                                                                   24
       Bunga teratai




25
     www.edu-city.blogspot.com
               Pengenalan
• Bunga teratai melambangkan kesucian atau
  kebersihan batin
• Bunga teratai memiliki sifat yaitu “Mekar di
  air yang kotor tetapi bunganya tetap bersih”
  maksudnyameskipun kita hidup/berada di




                                                 www.edu-city.blogspot.com
  antara orang-orang atau lingkungan yang
  tidak baik, kita tidak terikat/ikut-ikutan




                                                 26
         Bunga teratai dalam
    perkembangannya ada 4 tahap :
• Bunga teratai yang masih berada di dalam air
   – Maksudnya ada manusia yang masih kebodohan, yang belum
     memahami dhamma sehingga masih harus dibimbing
• Bunga teratai yang mulai mekar tetapi belum muncul di
  permukaan air
   – Maksudnya ada sebagian manusia yang sudah mulai dan memahami
     dhamma tapi masih belum begitu paham sehingga harus dibimbing
• Bunga teratai yang sudah mekar tetapi masih berada dalam air




                                                                       www.edu-city.blogspot.com
   – Maksudnya sudah ada manusia memahami dhamma/kebenaran,
     sudah dapat membedakan mana baik dan mana buruk tetapi masih
     belum sempurna sehingga harus dibimbing lebih lanjut
• Bunga teratai yang sudah mekar dan muncul di permukaan air
   – Maksudnya manusia yang telah memahami dhamma,
     mempraktekkannya dalam hidup sehari-hari serta dapat membimbing
     orang lain yang belum paham




                                                                       27
       Candi/Stupa (Pagoda)




28
     www.edu-city.blogspot.com
                Pengenalan
• Candi dibangun oleh umat Buddha sebagai
  penghormatan atau tempat penghormatan
  terhadap ajarah Buddha
• Di dalam candi terdapat stupa yang berfungsi
  untuk menyimpan benda-benda atau abu




                                                     www.edu-city.blogspot.com
  jenazah atau Relik dari orang-orang suci seperti
  Sammasambuddha, Pacceka Buddha, Savaka
  Buddha, atau arahat
• Puncak sebuah stupa dinamakan Joti yang
  artinya cahaya suci Buddha Gotama




                                                     29
       Swastika




30
     www.edu-city.blogspot.com
                Pengenalan
• Swastika terdiri dari 3 kata :
  – Su = baik, mulia, agung
  – Asti = kata yang menunjukkan suatu keadaan
  – Ka = akhiran suku kata yang menunjukkan kata
    benda




                                                   www.edu-city.blogspot.com
• Jadi, swastika artinya suatu keadaan yang
  baik atau kebahagiaan
• Swastika di Jepang digunakan sebagai
  lambang kemakmuran dan kebahagiaan




                                                   31
       Air




32
     www.edu-city.blogspot.com
                  Pengenalan
• Air adalah lambang kebersihan
• Air dianggap memiliki sifat sebagai berikut :
   – Dapat membersihkan noda-noda
   – Dapat memberikan tenaga hidup bagi makhluk-
     makhluk
   – Dapat menyesuaikan diri dengan semua keadaan




                                                         www.edu-city.blogspot.com
   – Selalu mencari tempat yang rendah (tidak sombong)
• Persembahan air tidak boleh diganti arak
• Persembahan yang termasuk golonga persembahan
  air adalah buah-buahan, kue-kue, gula-gula, obat-
  obatan dan sebagainya




                                                         33
       Dhammacakka




34
     www.edu-city.blogspot.com
             Pengenalan
• Dhammacakka merupakan lambang Ajaran
  Buddha/Kebenaran
• Ajaran sang Buddha yaitu :
  – Cattari Arya Saccani




                                         www.edu-city.blogspot.com
  – Hukum Kamma & Punabhava
  – Tilakkhana
  – Paticca Samuppada




                                         35
         Cattari Arya Saccani
• Artinya 4 kebenaran mulya yaitu :
  – Kebenaran mulia tentang Dukkha
  – Kebenaran mulia tentang Asal mula dukkha
  – Kebenaran mulia tentang akhir dukkha
  – Kebenaran mulia tentang jalan menuju akhir




                                                 www.edu-city.blogspot.com
    dukkha




                                                 36
 Hukum Kamma dan Punabhava
• Kamma atau Kamma berarti perbuatan. Setiap
  perbuatan, apakah yang membawa
  kebahagiaan atau penderitaan, pasti
  memberikan akibat/hasil yang sesuai
• Suatu perbuatan dapat disebut atau




                                                   www.edu-city.blogspot.com
  digolongkan sebagai “Kamma/karma” yaitu
  apabila perbuatan itu disertai
  niat/kehendak/Cetana untuk berbuat
• Perbuatan dapat dilakukan melalui 3 cara yaitu
  melalui pikiran, ucapan & jasmani




                                                   37
Bunyi Hukum Kamma di Kitab
  Samyutta Nikaya I, 227 :
           “Sesuai dengan benih yang ditanam
           Begitulah buah yang akan didapat
           Pembuat kejahatan, mendapat penderitaan
           Pembuat kebaikan, mendapat kebahagiaan”




                                                     www.edu-city.blogspot.com
                                                     38
                       Punabhava
• Punabhava artinya kelahiran kembali
• Setiap makhluk pasti mengalami kelahiran dan
  kematian
• Ada 4 cara kelahiran suatu makhluk :
   – Melalui kandungan (Jalabuja Yoni)
      • Mis : Manusia, binatang mamalia




                                                   www.edu-city.blogspot.com
   – Melalui telur (Andaja Yoni)
      • Mis : Ayam, itik, ikan, ular, buaya, dll
   – Melalui kelembapan (Samsedaja Yoni)
      • Mis : nyamuk, kecoak
   – Secara Spontan (opapatika Yoni)
      • Mis : Makhluk alam dewa, neraka




                                                   39
             Ada 4 cara kematian :
•   Habisnya Usia
•   Habisnya Kamma
•   Habisnya Usia dan Kamma
•   Karena ada Kamma pemotong/penghancur

• Keempat cara kematian tersebut dapat dicontohkan




                                                           www.edu-city.blogspot.com
  dengan sebuath pelita minyak. Suatu pelita dapat padam
  karena 4 sebab, yaitu :
    –   Karena kehabisan minyak
    –   Karena habisnya sumbu
    –   Karena habisnya minyak dan sumbu
    –   Karena tertiup angin atau ditiup dengan snegaja




                                                           40
                Tilakkhana
• Artinya 3 corak umum :
1. Anicca artinya ketidakkekalan semua yang ada
   di dunia ini. Anicca meliputi segala sesuatu
   yang bersyarat/tidak bersyarat
2. Dukkha artinya ketidakbahagiaan atau




                                                   www.edu-city.blogspot.com
   penderitaan. Dukkha timbul karena adanya
   anicca
3. Anatta artinya ketidak ada jiwa/inti/aku yang
   kekal selamanya sebab semuanya hanya
   bersifat semetnara saja




                                                   41
         Paticca Samuppada
• Paticca Samuppada adala hsebab musabab
  yang saling berkaitan/berhubungan. Paticca
  Samuppada digambarkan berupa sebuah
  rantai




                                               www.edu-city.blogspot.com
                                               42
Bunyi hukum Paticca Samuppada
• Dengan adanya ini, maka adanya itu
• Dengan timbulnya ini, maka timbullah itu
• Dengan tidak adanya ini, maka tidak adanya
  itu




                                               www.edu-city.blogspot.com
• Dengan terbentuklah ini, maka terhentilah
  semuanya




                                               43
                                 Bab 2 : Tipitaka




44
     www.edu-city.blogspot.com
               Pengenalan
• Tipitaka adalah tiga himpunan/kelompok
  /keranjang ajaran yang pernah diajarkan
  oleh Buddha Gotama selama 45 tahun
• Tipitaka/tripitaka yang merupakan kitab suci
  umat Buddha, bukanlah merupakan suatu




                                                 www.edu-city.blogspot.com
  buku yang dapat dibawa di mana saja
  dengan praktis sebab kitab tripitaka
  merupakan kumpulan dari buku-buku
  tentang ajaran dari Buddha Gotama




                                                 45
                Isi tipitaka
• Tipitaka terdiri dari 45 jilid (tergantung
  bahasanya), 84000 halaman dan merupakan
  kitab suci yang paling tebal di dunia sehingga
  mendapat penghargaan dari “Museum Rekor
  Dunia”
• Bhikkhu Mingan Sayadaw dari Myanmar juga




                                                   www.edu-city.blogspot.com
  mendapat penghargaan sebagai manusia yang
  memiliki ingatan luar biasa sebab dapat
  menghafal kitab Tipitaka secara keseluruhan
  maka diberi gelar “Tipitakadhara” (Penghafal
  tipitaka




                                                   46
                   Isi tipitaka
• Vinaya pitaka
  – Berisi tentang peraturan, etika, tata tertib bagi para
    Bhikkhu/ni atau Samanera/ri
• Sutta pitaka
  – Berisi tentang Khotbah/ceramah/ajaran dari
    Buddha Gotama kepada semua golongan




                                                             www.edu-city.blogspot.com
    masyarakat selama 45 tahun lamanya
• Abhidhamma pitaka
  – Berisi tentang ilmu jiwa/psikologi, etika, logika,
    metafisika Agama Buddha serta merupakan ajaran
    yang disampaikan oleh sang Buddha kepada para
    dewa selama 7 hari di alam Tusita




                                                             47
                                   www.edu-city.blogspot.com
Sejarah Penulisan Kitab Tipitaka




                                   48
 Sejarah penulisan kitab tipitaka
• Pada saat Sang Buddha masih hidup, para
  Bhikkhu yang menjadi siswanya masih taat
  melaksanakan Vinaya yang dibuat dan
  ditetapkan sang Buddha
• Semua siswa baik yang baru ditasbihkan




                                             www.edu-city.blogspot.com
  atau yang lebih lama
• Yang telah mencapai kesucian/yang belum
  semuanya menghormati gurunya




                                             49
  Jadi, sejarahnya apa ? Baca lebih
              lanjut dulu
• 1 minggu setelah sang Buddha mencapai
  Nibanna, ada seorang bhikkhu tua yang
  bernama Bhikkhu Subaddha yang tidak
  disiplin yang selalu ditegur dan diberi
  hukuman oleh sang Buddha merasa senang




                                            www.edu-city.blogspot.com
  dan bahagia dengan wafatnyasang
  Buddhaserta memberi ucapan bahagia




                                            50
Ucapan Bhikkhu Subaddha
 “Wahai kawan-kawan, jangan bersedih atau meratap lagi sebab
 sekarang kita telah bebas dari pertapa Agung Buddha Gotama yang
 tidak akan memberitahukan yang pantas dilakukan/yang tidak
 pantas sehingga hidup kita menderita, mulai sekarang kita boleh
 malakukan apapun yang kita sukai dan tidak berbuat yang kita
 benci”




                                                                   www.edu-city.blogspot.com
                                                                   51
Setelah Bhikkhu Subaddha mengucapkan
        begitu, apa selanjutnya ?
• Bhikkhu Mahakassapa Thera mendengarkan
  ucapan itu maka menasehati dan mengajar
  Bhikkhu Subhaddha dan kawan-kawan
  untuk kembali bersama-sama menjaga dan
  melaksanakan ajaran Buddha, tetapi ditolak




                                               www.edu-city.blogspot.com
  sehingga atas usulan Bhikkhu lain maka
  Mahakassapa Thera mengadakan
  pertemuan/Sidang Sangha (Pasamuan
  Agung 1)




                                               52
       Pasamuan Agung




53
     www.edu-city.blogspot.com
         Pasamuan Agung 1
• Tahun : 543 SM/483 SM (Seminggu setelah
  wafatnya Buddha)
• Tempat : Goa Sattapanni
• Penyebab : Ucapan Bhikkhu Subaddha




                                             www.edu-city.blogspot.com
• Pendukung : Raja ajatasattu dari Magadha
• Jumlah Peserta : 500 orang arahat
• Pemimpin : Y.A. Mahakassapa Thera




                                             54
       Hasil Pasamuan Agung 1
• Dhamma Vinaya dihafalkan secara lisan dari generasi
  ke generasi
• Memilih 2 orang Bhikkhu untuk menghapal ajaran
  Buddha yaitu :
   – Bhkkhu Anan da Thera
      • Bertugas menghapal semua ajaran yang pernah diajarkan oleh




                                                                     www.edu-city.blogspot.com
        Buddha gotama selama 45 tahun kepada para Bhikkhu/ni
   – Bhikkhu Upali Thera
      • Bertugas menghapal semua peraturan yang dibuat dan
        ditetapkan oleh sang Buddhakepada para Bhikkhu/ni
• Mulai muncul/timbul aliran Mahayana di Agama
  Buddha




                                                                     55
            Pasamuan Agung 2
• Tahun : 100 tahun setelah wafatnya Sang Buddha
• Tempat : Kota Vesali
• Penyebab : Bhikkhu dari suku Vajji ingin mengubah
  Vinaya (peraturan)
• Pendukung : Raja Kosola dari Vesali




                                                      www.edu-city.blogspot.com
• Jumlah Peserta : 700 orang arahat
• Pemimpin : Y.A. Yasojakalidaputra Thera
• Hasil :
   – Dhamma Vinaya tidak ada perubahan
   – Dhamma Vinaya dihapalkan kembali secara lisan




                                                      56
         Pasamuan Agung 3
• Tahun : 300 tahun setelah wafatnya sang
  Buddha (349 SM)
• Tempat : Kota pattaliputta, Patna
• Penyebab : Ada Bhikkhu palsu di Sangha




                                            www.edu-city.blogspot.com
• Pendukung : Raja Asoka
• Jumlah peserta : 100 orang arahat
• Pemimpin : Y.A Moggaliputta Tissa Thera




                                            57
      Hasil Pasamuan Agung 3
• Para bhikkhu yang berjumlah lebih kurang
  1000 orang diseleksi kembali sampai berjumlah
  100 orang dan yang palsu ternyata berasal dari
  Brahmana Hindu ditangkap dan dipenjarakan
• Raja Asoka meminta agar dilakukan pengiriman
  Dhammaduta ke seluruh dunia agar Ajarah




                                                   www.edu-city.blogspot.com
  Buddha dapat dikenal termasuk putra/putri
  Asoka yaitu Bhikkhu Mahinda & Bhikkhuni
  Sanghamitta ke Srilanka
• Dhamma Vinaya dihapalkan kembali sejara
  lisan




                                                   58
            Pasamuan Agung 4
• Tahun : 83 SM (Permulaan abad VI)
• Tempat : Alovihara, Srilanka
• Penyebab : Agar semua orang dapat mengedahui
  kemurnian dhamma Vinaya dan jika terjadi
  kesalahan/pelanggaran juga dapat diketahui
• Pendukung : Raja Vatta Gammavibhaya




                                                         www.edu-city.blogspot.com
• Jumlah Peserta : 500 orang Bhikkhu
• Pemimpin : Y.A. Rakkhita Thera
• Hasil : Tipitaka untuk pertama kalinya dituliskan di
  daun lontar dan diperiksa kembali berulang-ulang.
  Jika terjadi kesalahan, dapat diperbaiki




                                                         59
          Pasamuan Agung 5
• Tahun : 1871 M
• Tempat : Mandalay, Myanmar
• Penyebab : Supaya ada keseragaman ajaran
  Buddha dan Tipitaka berbahasa Pali di dunia
• Pendukung : Raja Mindonmin
• Jumlah Peserta : 2400 orang Bhikkhu




                                                   www.edu-city.blogspot.com
• Pemimpin : ~ (tidak diketahui)
• Hasil : Kitab Tipitaka dituliskan pada 729/727
  buah lempengan batu marmer dan diletakkan
  di bukit Mandalay, Myanmar




                                                   60
               Pasamuan Agung 6
•   Tahun : Mei 1954-Mei 1956
•   Tempat : Yaangon, Myanmar
•   Penyebab : Agar agama Buddha tersebar di seluruh dunia
•   Pendukung : ~
•   Jumlah peserta : ~
•   Pemimpin : ~




                                                                      www.edu-city.blogspot.com
•   Hasil :
     – Tipitaka mulai diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dunia
     – Sebagai tahun kebangkitan kembali agama Buddha di dunia yang
       penutupan pasamuan Agung VI dihadiri oleh pemimpin dunia dan
       memberikan sambutan seperti India, Tahiland, Cina, Jepang,
       Kamboja, Vietnam




                                                                      61

				
DOCUMENT INFO
Categories:
Tags:
Stats:
views:1228
posted:3/11/2011
language:Malay
pages:61