Docstoc

Filsafat ilmu (tugas akhir)

Document Sample
Filsafat ilmu (tugas akhir) Powered By Docstoc
					                                                       FAK. TARBIYAH
                                             IAIN “WALISONGO” SEMARANG
                                      Nama           : Abdullah Khusairi
                                      NIM            : 083811001
                                      Mata Ujian : Filsafat Ilmu
                                      Hari/Tanggal : Jum’at, 7 Januari 2011
                                      No. urut absen :
                                      Tanda Tangan :
                                      Dosen          : Drs. Mahfud Junaidi, M. Ag

                                    PERTANYAAN
1.   Filsafat ilmu pengetahuan (Phylosophy Of Scientific Knowledge), merupakan cabang
      dari filsafat pengetahuan (Epistemology). Ia kadang disebut sebagai Theory Of
      Science, Science Of Science. Mengapa demikian (jelaskan berdasarkan istilah-istilah
      tersebut), dan apa yang sebenarnya yang menjadi kajian utama/ruang lingkup kajian
      dari disiplin filsafat ilmu itu. Dan apa manfaat filsafat ilmu dalam kehidupan anda
      sebagai seorang ilmuwan, jelaskan !
2.   Jelaskan skema berikut !




3.   Anda sudah belajar tentang struktur fundamental ilmu pengetahuan menurut pendapat
      Archie J. Bahm yang sangat menarik dan krusial dalam studi filsafat ilmu
      pengetahuan. Jika anda memahami teori Bahm, tentu anda akan lebih memahami
      bagaimana ilmu pengetahuan itu dibangun oleh para ilmuwan. Apakah masing-
      masing komponen dalam struktur itu bisa berdiri sendiri? Mengapa demikian? Dan
      komponen mana yang paling penting? Mengapa?
4.   Anda juga sudah belajar tentang teori kebenaran dalam ilmu pengetahuan atau teori
      kebenaran ilmiah. Tenyata kebenaran dalam ilmu pengetahuan itu tidak tunggal.
      Sehingga bisa terjadi, benar menurut teori Y belum tentu benar menurut teori X,
      begitu juga sebaliknya. Bisa juga terjadi benar menurut keduanya atau salah
      menurut keduanya. Mengapa hal demikian bisa terjadi, dam kebenaran seperti apa
      yang paling baik. Coba anda jelaskan permasalahan tersebut dan lengkapi jawaban
      anda dengan contoh yang anda buat sendiri !


                                            1
5.   Coba anda jelaskan dan lengkapi penjelasan anda tentang contoh, beberapa istilah
      berikut ini : 1) Logika Deduktif, 2) Logika induktif, 3) Scientific Problem, 4)
      Scientific Attitude.


                                       JAWABAN
1.   Filsafat ilmu pengetahuan merupakan salah satu cabang dari filsafat pengetahuan.
      Karena ilmu pengetahuan menjadi unsur pembangun dan pengembangan dari
      sebuah filsafat pengetahuan. Filsafat ilmu pengetahuan (Theory of science, dan
      science of science) mempunyai persepsi tentang bagaimana obyek atau kajian itu,
      juga percaya bahwa tentang percaya pada sesutu sebagaimana percayanya itu.
      Obyek kajian dalam ilmu pengetahuan merupakan bentuk aktifitas manusia yang
      dengan melakukannya mereka memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang
      lebih lengkap dan cermat tentang alam dimasa lampau, sekarang, akan datang serta
      kemampuan yang meningkat untuk menyesuaikan dirinya pada mengubah
      lingkungannya serta mengubah sifat-sifatnya sendiri. Theory of science (teori ilmu)
      merupakan teori yang dipakai untuk acuan dalam ilmu pengetahuan, sedangkan
      science of science (ilmu dari ilmu) merupakan ilmu yang menjadi sumber ilmu
      pengetahuan.
             Kajian utama / ruang lingkup filsafat itu sendiri ada beberapa macam :
      a. Kenyataan atau fakta, yang dapat diterima sebagai kenyataan adalah sesuatu
          yang nyata bagi posivistik yang ada korespondensi antara yang sensual satu
          dengan sensual lainnya.
      b. Kebenaran, kebenaran posifistik dilandaskan pada ditemukannya frekuensi
          tinggi atau variansi besar, sedangkan pada phenomenologi kebenanran
          dibuktikan berdasar dengan diketemukannnya yang esensial.
      c. Konfirmasi, fungsi ilmu adalah menjelaskan, memprediksi proses dan produk
          yang akan datang, atau memberikan pernyataan. Pemaknaan tersebut dapat
          ditampilkan sebagai konfirmasi absolut atau probabilistik.
      d. Logika inferensi, merupakan logika yang melandaskan pada kebenaran materiil
          pada sisi obyek formalnya.
          Bagi saya, filsafat ilmu mempunyai manfaat yang sangat signifikan. Karena
      dengan mempelajari filsafat ilmu, sebagai orang biologi kita tidak mudah
      merendahkan dan menjelek-jelekkan ilmu yang lain seperti matematika atau ilmu
      perekonomian. Belajar filsafat ilmu berarti belajar tentang esensi yang sebetulnya


                                             2
      tentang sebuah ilmu pengetahuan dan mampu mendudukkan semua ilmu dalam
      kedudukan yang sama. Selain itu ilmu dapat menciptakan teknologi yang dapat
      mempermudah kehidupan manusia untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.
2.   Dari skema tersebut diketahui bahwa untuk mendapatkan suatu ilmu dapat dimulai
      dari berbagai cara, bisa dari sebuah ramalan (hipotesis), melalui suatu pengujian,
      melalui sebuah fakta, dari logika induktif, melalui khasanah ilmu, maupun logika
      deduktif melalui pembatasan rasional dan empirik, karena ini merupakan suatu
      siklus untuk menemukan sebuah teori keilmuan.
          Misalnya sebuah hipotesis dimasyarakat berkembang fenomena bahwa
      kesamaan fisik seorang ayah dengan anaknya, maka dilakukan pengujian ilmiah
      fenomena tersebut dengan metode penelitian. Kemudian didapatkan fakta bahwa
      kesamaan fisik seorang anak mirip dengan ayahnya, dari fakta-fakta tersebut diolah
      melalui logika induksi dengan data dari hasil stastitik. Didapatkan bahwa hal
      tersebut dipengaruhi oleh faktor genetika (Khasanah ilmu).
          Faktor genetika mempengaruhi kesamaan fisik ayah dengan anaknya, secara
      rasional bahwa dari kesimpulan yang ada memang berpengaruh. Hal tersebut dapat
      dibuktikan dengan logika matematika sebagai sarana berfikir ilmiah. Dari situ bisa
      ditarik kesimpulan tentang pengaruh genetika untuk membuktikan hipotesis yang
      telah ada sebelumnya.
3.   Dalam teori yang diungkapkan oleh Archie J. Bahm, hal-hal yang menjadi bangunan
      dari struktur fundamental ilmu pengetahuan ada beberapa macam yaitu : adanya
      masalah, adanya sikap ilmiah, menggunakan metode ilmiah, adanya kesimpulan dan
      adanya pengaruh atau efek. Komponen-komponen ini tidak dapat berdiri sendiri
      karena saling terikat sebagai dasar dari ilmu pengetahuan.
          Tanpa adanya komponen-komponen tersebut, usaha manusia dalam memperoleh
      pengetahuan dan pemahaman lebih lengkap dan cermat tentang alam dimasa
      lampau, sekarang, akan datang serta kemampuan untuk menyesuaikan dirinya,
      mengubah lingkungan, serta mengubah sifat-sifatnya tidak akan terlaksana. Dari
      sekian komponen, menurut saya yang paling penting adalah semuanya, karena
      semua hal ini merupakan satu kesatuan dasar yang membentuk suatu ilmu
      pengetahuan. Misalnya tanpa menggunakan metode ilmiah dan penarikan
      kesimpulan maka teori tentang proses sistem respirasi (pernafasan) pada manusia
      tidak akan diketahui hingga saat ini (hilang ditelan masa).



                                             3
4.   Kebenaran dalam ilmu pengetahuan itu tidak mutlak. Menurut pendapat si A tentang
      sesuatu itu merupakan kebenaran akan tetapi belum tentu benar menurut si B bisa
      juga salah semuanya. Perbedaan pendapat tentang kebenaran ini, disebabkan adanya
      teori-teori kebenaran yang terdiri dari :
      a. Teori kebenaran koreponden yang menyatakan hal yang ada sebagai hal yang
          tidak ada, yang tidak ada sebagai ada adalah salah. Sebaliknya mengatakan hal
          yang ada sebagai ada, yang tidak ada sebagai tidak ada adalah benar.
      b. Teori kebenaran koheren yang menyatakan bahwa kebenaran tidak ditemukan
          dalam kesesuaian antara proporsi dengan kenyataan melainkan dalam relasi
          antara proporsi baru dengan proporsi yang sudah ada.
      c. Teori kebenaran pragmatis yang menyatakan kebenaran sama artinya dengan
          kegunaan, jadi ide konsep, pernyataan, dan hipotesis yang benar adalah berguna.
                                                  Contoh
                                                                  Kebenaran      Kebenaran
                           Pernyataan
                                                                 Koresponden     Koheren
 Kucing temasuk hewan vivipar (beranak), Kucing bernafas
                                                                     √              _
 dengan insang
 Kucing temasuk hewan vivipar (beranak), Kucing bernafas
                                                                     √              √
 dengan paru (pulmo)
 Kucing temasuk hewan ovipar (bertelur), Kucing bernafas
                                                                     √              _
 dengan paru (pulmo)
 Kucing temasuk hewan ovipar (bertelur), Kucing bernafas
                                                                      _             _
 dengan insang
5.   Penjelasan Istilah
      a. Logika Induktif, merupakan sistem penalaran yang menelaah prinsip-prinsip
          penyimpulan yang sah berdasarkan bentuknya serta kesimpulan yang dihasilkan
          sebagai kemestian yang diturunkan dari pangkal pikirnya. Contoh : sapi
          mempunyai mulu, kerbau mempunyai mulut, lalat mempunyai mulut, jadi
          semua hewan mempunyai mulut.
      b. Logika Deduktif, merupakan sistem penalaran yang menelaah prinsip-prinsip
          penyimpulan yang sah dari sejumlah hal khususnya sampai pada suatu
          kesimpulan yang bersifat boleh atau mungkin. Contoh :
              Semua orang mempunyai hutang( premis mayor )



                                              4
       Paijo adalah orang ( premis minor )
       Jadi paijo mempunyai hutang ( kesimpulan )
       tidak ada pengetahuan baru
c. Scientific Problem, merupakan suatu masalah yang menjadi dasar dari
   pembentukan ilmu pengetahuan. Masalah tersebut terus menerus mencari solusi
   yang terbaik dan dihadapi dengan sikap dan sarana berfikir ilmiah.
   Contoh : Cara berfikir orang Indonesia masih kalah dengan orang asing terhadap
            tehnologi. Bagaimana upaya meningkat cara berfikir orang indonesia
            dengan mengkonsumsi ketela (Manihot utilisima).
d. Scientific Attitude, merupakan sikap yang digunakan oleh para ilmuwan dalam
   menghadapi permasalahan ilmiah dan mencari solusi permasalahannya dengan
   metode ilmiah.
   Contoh : Ilmuwan harus berusaha dalam melakukan eksperimen apakah ketela
            (Manihot utilisima) dapat meningkatkan cara berfikir orang Indonesia.


                          Alhamdulillah Selesai..!




                                     5

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1703
posted:3/6/2011
language:Indonesian
pages:5