Docstoc

Hadits mutawatir ma'ani

Document Sample
Hadits mutawatir ma'ani Powered By Docstoc
					      HADITS MUTAWATIR MA’NAWI


               Karya Tulis Ilmiah
         Disusun Guna Memenuhi Tugas
         Mata Kuliah : Ulumul Hadits
   Dosen Pengampu : Bpk. Drs. Ikhrom, M.Ag




                Disusun oleh :

       Abdullah Khusairi (083811001)




          FAKULTAS TARBIYAH
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO
              SEMARANG
                  2009



                  1
                                 KARYA TULIS ILMIAH
                          HADITS MUTAWATIR MA’NAWI

I.        PENDAHULUAN
          Hadits merupakan sumber hukum islam bersamaan dengan Al-qur’an. Karena
       sangat pentingnya hadits tersebut, kita sebagai seorang muslim harus mempelajari
       hadits nabi SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dilihat dari
       segi kuantitasnya atau dari jumlah para periwayatnya hadits dibagi menjadi dua
       yaitu hadits mutawatir ma’nawi dan hadits mutawatir lafdzi.
          Hadits mutawatir adalah hadits yang diriwayatkan oleh orang banyak yang
       menurut kebiasaan mereka terhindar dari melakukan dusta mulai awal hingga
       akhir sanad, atau hadits yang diriwayatkan oleh periwayat yang banyak pada
       setiap tingkatan sanadnya yang menurut akal para periwayat tersebut tidak
       mungkin sepakat untuk berdusta dan memalsukan hadits. Dalam meriwayatkan
       hadits mereka juga bersandar pada sesuatu yang dapat diketahui dengan indra
       misalnya pendengaran atau semacamnya.1


II.       PERMASALAHAN
          Dalam karya tulis ini, kami akan membahas beberapa hal yang berkaitan
       dengan hadits mutawaitr ma’nawi dan mutawatir lafdzi, diantaranya :
       1. Pengertian hadits mutawatir ma’nawi
       2. Syarat-syarat hadits mutawatir
       3. Contoh hadits mutawatir ma’nawi


III.      PEMBAHASAN
       1. pengertian
          Hadits mutawatir manawi adalah hadits mutawatir dengan makna umum yang
       sama walaupun berbeda redaksi dan berbeda rincian maknanya. Dengan kata lain


1
    Syaikh Manna’Al Qathathan. 2005. Pengantar Ilmu Hadits. Jakarta : Pustaka Al-Kautsar. Hlm.110-
111




                                                2
        hadits mutawatir ma’nawi adalah hadits yang mutawatir yang para periwayatnya
        berbeda dalam menyusun redaksi hadits tersebut namun terdapat persesuaian dan
        kesamaan dalam maknanya. 2
            Para ulama’ juga ada yang berpendapat lain tentang definisinya :
                                                           ‫ﻣﺎاﺗﻔﻖ ﻧﻘﻠﺘﮫ ﻋﻠﻰ ﻣﻌﻨﺎه ﻣﻦ ﻏﯿﺮ ﻣﻄﺎﻗﺒﺔ ﻓﻲ اﻟﻠﻔﻆ‬
    Hadits mutawatir ma’nawi adalah hadits yang periwatannya disepakati maknanya,
    akan tetapi lafadznya tidak.
            Menurut As-Suyuthi hadits mutawatir ma’nawi adalah :
                                      ‫أن ﯾﻨﻘﻞ ﺟﻤﺎﻋﺔ ﯾﺴﻨﺤﯿﻞ ﺗﻮاﻃﺆھﻢ ﻋﻠﻰ اﻟﻜﺬب وﻗﺎﺋﻊ ﻣﻔﺘﻠﻔﺔ ﺗﺸﺘﺮك ﻓﻲ أﻣﺮ‬
            Hadits yang dinukilkan oleh banyak orang yang menurut adat mustahil
        mereka bersepakat untuk berdusta atas kejadian yang berbeda-beda, tetapi pada
        titik persamaan.3
        2. Syarat-syarat hadits mutawatir
            Para ulama’ berbeda pendapat dalam membicarakan hadits mutawatir,
        menutut ulama’ muta’akhirin dan ahli usul fiqh suatu hadits dapat diterapkan
        sebagai hadits mutawatir apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
            a. hadits mutawatir harus diriwayatkan oleh sejumlah besar periwayat yang
                membawa keyakinan bahwa itu sepakat untuk tidak berbohong. Mengenai
                masalah ini ulama’ berbeda pendapat, ada yang menetapkan jumlah
                tertentu dan ada yang tidak menetapkannya. Bagi ulama’ yang tidak
                menetapkan jumlah tertentu mereka menegaskan bahwa yang penting
                dengan jumlah itu dapat memberikan keyakinan terhadap apa yang
                diberitakan dan mustahil mereka berdusta.4
                Ulama’ yang menentukan jumlahnya adalah :
                         Abu thoyib menentukan minimal 4 orang, diqiyaskan dengan
                jumlah saksi yang diperlukan oleh hakim
                         Ashabus Syafi’i menentukan minimal 5 orang yang diqiyaskan
                dengan para nabi yang mendapatkan gelar ulul azmi.


2
  Habsi Ash Shiddiqy. 1965. Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadits. Jakarta : Bulan Bintang. Hlm. 123
3
  Said Agil Al Munawar.1996. Pengantar Studi Ulumul Hadits. Jakarta : Gaya Media Pratama. Hlm. 131-
   132
4
  Op.cit


                                                 3
                           Ulama’ yang lain ada yang menetapkan 20 orang dan 40 orang
                    seperti dalam firman Allah surat Al-Anfal : 64
                b. Berdasarkan tanggapan panca indra, bahwa berita yang mereka sampaikan
                    harus benar-benar merupakan hasil pendengaran atau penglihatan sendiri.
                c. Seimbang jumlah perawi, sejak dalam thabaqat (tingkatan) pertama
                    maupun thabaqat berikutnya. Hadits mutawatir yang memenuhi syarat-
                    syarat seperti ini tidak banyak jumlahnya, bahkan Ibnu Hibban dan Al
                    Hazimi menyatakan bahwa hadits mutawatir tidak mungkin terdapat
                    persyaratan yang demikian ketatnya. Sedangkan Ibnu Shalah berpendapat
                    bahwa mutawatir itu memang ada tetapi jumlahnya sedikit.
                Para ulama’ sepakat bahwa hadits mutawatir adalah hujjah bagi kaum
            muslimin, maka dari itu wajib hukumnya untuk mengamalkan kandungan yang
            terdapat pada hadits tersebut.
            3. Contoh hadits mutawatir ma’nawi
             (‫ﻣﺎرﻓﻊ ﺻﻠﻰ اﷲ ﻋﻠﯿﮫ وﺳﻠﻢ ﯾﺪﯾﮫ ﺣﺘﻰ روي ﺑﯿﺎض اﺑﻄﯿﮫ ﻓﻲ ﺷﻲء ﻣﻦ دﻋﺎﺋﮫ اﻻ ﻓﻲ اﻻﺳﯿﺴﻘﺎء )ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﯿﮫ‬
                “ Rasulullah SAW tidak mengangkat kedua tangan beliau dalam do’a beliau,
            selain dalam do’a sholat istisqo’ dan beliau mengangkat tangannya, sehingga
            nampak putih kedua ketiaknya”.
                                                                            (‫ﻛﺎن ﯾﺮﻓﻊ ﯾﺪه ﻣﻨﻜﯿﮫ )ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﯿﮫ‬
                “ Rasulullah SAW mengangkat kedua tanganya sejajar dengan pundak
            beliau”. 5
                                                                             (‫إﻧﻤﺎاﻷﻋﻤﻞ ﺑﺎﻟﻨﯿﺎت )ﻣﺘﻔﻖ ﻋﻠﯿﮫ‬
                “ Segala sesuatu itu tergantung dari niatnya”. 6


      IV.       KESIMPULAN
                 Dari uraian diatas kita dapat menyimpulkan bahwa hadits mutawatir ma’nawi
            adalah hadits mutawatir yang para periwayatnya berbeda dalam menyusun hadtis
            namun terdapat persesuaian atau kesamaan dalam maknanya.

5
    Hadi Mufa’at Ahmad. 1985. Pengantar Ilmu Hadits. Semarang : Fakultas Syari’ah IAIN Walisongo.
Hlm. 17-18
6
    Habsi Ash Shiddiqy. 1965. Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadits. Jakarta : Bulan Bintang. Hlm. 173



                                                    4
         Syarat-syarat hadits mutawatir diantaranya harus diriwayatkan oleh sejumlah
     besar periwayat yang sepakat untuk tidak berbohong, berdasarkan panca indra dan
     seimbang dengan jumlah para periwayatnya. Contoh hadits mutawatir ma’nawi
     diantaranya tentang Rasulullah tidak mengangkat tangan ketika berdo’a selain
     pada saat sholat istisqa', dan segala sesuatu tergantung pada niatnya.


V.       PENUTUP
         Demikian karya tulis ini kami buat, kami. Kami yakin karya tulis ini masih
     jauh dari kesempurnaan, untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat kami
     harapkan dari berbagai pihak demi kebaikan yang akan datang. Akhirnya kami
     berharap semoga karya tulis ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Amin.




                                 DAFTAR PUSTAKA


        Ahmad, Hadi Mufa’at. 1985. Pengantar Ilmu Hadits. Semarang : Fakultas
         Syari’ah IAIN Walisongo.
        Al Munawar, Said Agil.1996. Pengantar Studi Ulumul Hadits. Jakarta : Gaya
         Media Pratama.
        Al Qathathan, Syaikh Manna’. 2005. Pengantar Ilmu Hadits. Jakrta : Pustaka
         Al-Kautsar.
        Ash Shiddiqy, Habsi. 1965. Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadits. Jakarta :
         Bulan Bintang.




                                          5

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:709
posted:3/6/2011
language:Indonesian
pages:5