FISIOLOGI PENYEMBUHAN LUKA

Document Sample
FISIOLOGI PENYEMBUHAN LUKA Powered By Docstoc
					  FISIOLOGI
PENYEMBUHAN
    LUKA
        By
  Wound Care Team
ANATOMI KULIT
      1.   Epidermis
      2.   Dermis
      3.   Subcutis/ Jaringan
           lemak
            FUNGSI KULIT
1.   Proteksi
2.   Sensori
3.   Absorbsi
4.   Ekskresi
5.   Thermoregulasi
6.   Metabolisme
7.   Komunikasi sosial
                     A Wound is
An injury to the integument or underlying structures that
may or may not result in a loss of skin integrity.
Physiological function of the tissue is impaired (K. Carville)

  (Kerusakan integumen atau struktur dibawahnya yang
  mengakibatkan atau tidak mengakibatkan kerusakan integritas
  kulit. Fungsi fisiologis jaringan menjadi rusak).
     Fisiologi penyembuhan luka
1.   Fase Inflamasi
2.   Fase Proliferasi
3.   Fase Maturasi
        1. FASE INFLAMASI
0-3 hari
Hemostasis : vasokontriksi sementara
Respon jaringan rusak:
Histamin dilepas-vasodilatasi p.d-aliran darah meningkat-
timbul sensasi merah, bengkak, panas dan tidak nyaman
Respon pertahanan
Polimorf dan makrofag keluar dari kapiler dan masuk ke luka.
Polimorf melindungi luka dari bakteri sedang makrofag
membersihkan luka.
   2. FASE PROLIFERASI
Disebut juga fase rekontruksi
Hari ke 3-24
Makrofag merangsang terbentuknya fibroblast
yang mendasari terbentuknya kolagen dan
pembuluh darah baru.
Granulasi
Ephitelisasi
     3. FASE MATURASI
Hari ke 24 – 1 tahun
Fase remodeling
Memulihkan kekuatan regangan
Beresiko terhadap gesekan dan tekanan
Tipe Penyembuhan Luka
           1.   Primer
                  Sedikit jaringan yang
                  hilang
                  Kedua tepi luka saling
                  berdekatan dan
                  berhadapan.
                  Tepi luka dilekatkan
                  oleh jahitan, clip, tape
                  Jarang menimbulkan
                  scar
Tipe penyembuhan Luka…
           2. Sekunder
                Hilangnya sebagian/
               seluruh jaringan (partial
               atau full thickness)
                Tepi luka tidak
               berdekatan
                Luka menutup melalui
               proses granulasi,
               pembentukan scar,
               reephitelisasi.
Tipe penyembuhan luka…
           3. Tersier
                  Luka dibiarkan terbuka
                untuk sementara (untuk
                mengeluarkan eksudat)
                 Luka yang memerlukan
                tindakan bedah tambahan
                dalam proses
                penyembuhan
     Faktor Lokal yang mempengaruhi
              penyembuhan
1. Dehidrasi:
         Permukaan luka kering – sel epitel bergerak ke bawah – tepi luka tidak akan
         maju
2. Eksudat berlebihan
      Jaringan baru mudah lepas
3. Temperatur
         Dibawah suhu 28°C aktifitas leukosit turun sampai 0
         Pengembalian suhu ke normal memakanan waktu 3-5 jam
4.   Jaringan Nekrotik, krusta, benda asing
5.   Trauma Berulang
6.    Infeksi
7.    Penatalaksanaan luka
 Faktor general yang mempengaruhi
        proses penyembuhan
1.   Usia
2.   Penyakit penyerta
3.   Nutrisi
4.   Oksigenasi
5.   Penggunaan obat
6.   Kondisi Psikologis

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1453
posted:3/2/2011
language:Malay
pages:15