Docstoc

Analisa Kelayakan Proyek

Document Sample
Analisa Kelayakan Proyek Powered By Docstoc
					ANALISA KELAYAKAN PROYEK




  ASPEK PEMASARAN
Karakteristik Proyek
• Merupakan suatu aktivitas yg berlangsung dlm
  waktu tertentu dengan hasil akhir tertentu
• Proyek dibagi dlm sub sub pekerjaan yang
  membutuhkan koordinasi & pengendalian dlm hal
  waktu, urutan pekerjaan, biaya & performansi.
• Proyek biasanya melibatkan beberapa fungsi
  organisasi (kompleksitas)
• Setiap proyek mempunyai ciri tersendiri yang
  berbeda (unique) dari sebelumnya
• .......
Karakteristik Proyek (Cont.)
• Proyek adalah aktivitas temporer
• Proyek biasanya menggunakan teknologi baru &
  memiliki elemen yg tidak pasti & berisiko
  (ketidakbiasaan/unfamiliar)
• Selama proses, proyek akan melewati beberapa
  fase yg disebut siklus hidup proyek. Istilah umum :
  program (perbedaan : jangka waktu yg lebih lama,
  lingkungannya lebih luas dan sumber daya yg
  dibutuhkan juga lebih banyak)
Pedoman Umum


Salah satu syarat agar proyek dapat berhasil
dalam beroperasi, adalah mampu memasarkan
hasil produksi/jasa secara kompetitif dan
menguntungkan (profitable)
Peranan Profit

• Sebagai sumber dana intern untuk membiayai
  penggantian fasilitas produksi yang telah usang
  (obsolete)
• Sumber dana perluasan proyek
• Sumber dana perluasan kredit
• Sumber dana deviden dan kesejahteraan sosial
  karyawan
Fokus Penelitian Aspek Pasar
• Apakah pada masa yang akan datang ada cukup
  permintaan pasar untuk menampung produk yang
  akan dihasilkan proyek (Demand Forecasting)
• Seberapa jauh proyek yang akan dikembangkan
  mampu merebut demand yang terjadi (Market
  Share,Competition)
• Memperoleh gambaran faktor faktor ekstern yang
  mempengaruhi perkembangan
  permintaan produk dan suasana
  persaingan
Fokus I : Forecasting

• Definisi dasar :
  Proses memperkirakan apa yang terjadi di masa
  datang (peramalan)
• Jenis forecasting :
  a. Kualitatif/judgmental (opini/prediksi ahli) dan
  kuantitatif (data historis/causal)
  b. Jangka pendek (0-1 th), menengah (1-5 th) dan
  panjang (>5 th)
Tahapan Forecasting
• Penelitian Pendahuluan
  Collect data historis, interview narasumber (second
  opinion), product knowledge, dll
• Menentukan metode yang akan digunakan
• Plotting data
• Forecasting, dengan mempertimbangkan faktor
  faktor perubahan
Metode Forecasting Kuantitatif

•   Regresi Linier
•   Moving Average
•   Exponential Smoothing
•   Ekonometri
•   Box Jenkins
•   Dekomposisi
4 Komponen Forecasting

• Trend : kecenderungan naik atau turun
• Seasonal/Musiman : berulang pada suatu
  periode
• Siklus : berulang dalam beberapa tahun,
  disebabkan perubahan ekonomi negara
• Random : variasi acak
Fokus II : Market Acquisition
• Bentuk kompetisi : monopoli,
  semi/managed atau free competition
• Market share
• Tingkat persaingan dengan : produk sejenis
  eksisting, substitusi, impor dan calon
  kompetitor
• Collect all data tentang kondisi pasar
Fokus III : Faktor Ekstern
• Perkembangan ekonomi nasional, regional &
  internasional
• Pertumbuhan penduduk dan daya belinya
• Pertambahan jumlah konsumen sasaran
• Kemajuan teknologi
• Fasilitas infrastruktur publik
• Siklus kehidupan produk
• Peraturan pemerintah
Contoh Kasus : Analisa Pasar Studi
Kelayakan Pendirian Pabrik Briket Batubara
a.   Potensi sumber daya batubara di Indonesia (aspek suplai)
     - ketersediaan hampir di seluruh kepulauan Indonesia
     - cadangan yang melimpah
     - Intensifnya kegiatan eksplorasi yang dilakukan perusahaan
     perusahaan swasta/asing
     - kualitas batubara yang cukup baik (kandungan kimia dan nilai
     kalori)
     - banyaknya sektor industri yang membutuhkan batubara sebagai
     sumber energi

b.   Kebijakan pemerintah terhadap pengembangan briket
     - Di awal kebijakan, difokuskan untuk pemakaian di rumah tangga
     dan industri kecil
     - Dikembangkan untuk industri skala menengah hingga besar
     - Mendorong investasi pendirian pabrik pabrik batubara dan
     mengedukasi masyarakat dalam pemakaian briket
c. Latar belakang pemanfaatan dan pemasyarakatan briket
    batubara
    - Optimalisasi sumber daya alam
    - Sebagai sumber energi alternatif untuk rumah tangga
    dan industri
    - Mengurangi konsumsi dan subsidi minyak tanah
    - Mengurangi ketergantungan pemakaian kayu,
    sehingga konservasi hutan dapat terjaga

    Data data :
    - Proyeksi tingkat konsumsi energi pada sertiap sektor
    di Indonesia
    - Distribusi pemakaian jenis bahan bakar pada rumah
    tangga di pulau Jawa
d. Proyeksi pasar (aspek demand) dan penentuan pasar
     sasaran
     - Difokuskan hanya pada daerah pemasaran dan
     pelayanan
     - Target pasar : industri kecil dan rumah tangga
     - Identifikasi industri industri yang mengkonsumsi
     batubara
     - Data jumlah kebutuhan bahan bakar untuk rumah
     tangga dan industri kecil (plotting grafik)
     - Proyeksi kebutuhan briket untuk konsumsi rumah
     tangga dan industri kecil selama 5 tahun ke depan
     - Prosentase pemenuhan demand eksisting
e. Identifikasi Pesaing dan Penentuan Market
  Volume
  - Identifikasi kompetitor eksisting dan yang
  akan datang
  - Analisa market share pesaing
  - Target market share dan jumlah produksi
 Perbandingan Briket dan Bahan Bakar Lainnya
 (Analisa Produk)

No DESKRIPSI PERBANDINGAN                BRIKET BATUBARA               MINYAK TANAH              ARANG KAYU
 1   Harga persatuan                              Rp. 400/kg                 Rp. 680/ltr            Rp. 250/kg
 2   Lama konsumsi/satuan                          4 - 5 jam                    5 jam                  1 jam
 3   Nilai kalori                                 6300 kalori                7200 kalori            7500 kalori
 4   Besar subsidi pemerintah                       33,30%                     55,50%                     0
 5   Harga tanpa subsidi (HPP)                    Rp. 250/kg                 Rp. 380/ltr            Rp. 250/kg
 6   Kemudahan mendapatkan                 Mudah, belum banyak                 Mudah             Mulai sulit untuk
                                            dikenal secara umum                                 mendapatkannya
 7   Kepraktisan pemakaian               Praktis dan cepat terbakar   Praktis, mudah tumpah        Tidak praktis
 8   Bau yang ditimbulkan                       Tidak berbau                   Berbau          Tidak begitu berbau
 9   Tingkat polusi                                Rendah                      Tinggi                 Sedang
10   Kelangkaan bahan baku                        Berlimpah         Terbatas & semakin menipis      Mulai habis
11   Efek pembakaran thd yang dibakar          Tidak berjelaga               Berjelaga              Berjelaga
12   Kecepatan menyala                      Cepat (ada penyulut)               Cepat                  Lambat
     Sumber : Surabaya Post 5 Mei 1998 dan PT. Bukit Asam

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Stats:
views:887
posted:3/2/2011
language:Indonesian
pages:18
Description: Analisa Kelayakan Proyek dari Aspek Pemasaran