Taujih Tarhib Ramadhan

Document Sample
Taujih Tarhib Ramadhan Powered By Docstoc
					Assalammu`alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh… ;D

Kali ni aku mau bercerita tentang Taujih Tarhib Ramadhon, tema ini
aku dapatkan ketika aku datang ke acara Tahrib ramadhon yang
diadakan oleh bidang Pembinaan Kader DPD PKS kota Palembang pada
Penyampaian Program Ansyitoh Romadhon 1431 H.

Aku tidak menyangka akan mengikuti kegiatan seperti itu, aku itu org
nya melakukan apapun kalo aku mau, karena aku sudah bertekad akan
menjadi akhwat seperti yang diinginkan, jadi aku dengan senang hati
datang, walaupun ternyata dari anggota lq ku hanya aku dan miwa
yang datang, yang lain, pada gak bisa,, [uhhh.] sedikit kecewa
terbersit di hati, karena aku jadi merasa ni acara keknya gak menarik
ato gak penting karena pada gak bisa datang, gak bisa menyempatkan
diri utk hadir, ehhh. ternyata setelah sampai ke tempat tujuan, aku
terkesima, subhanallah,,, alangkah banyak orang, aku pikir hanya anak
muda seusia ku lah yang datang, ternyata dari balita samapi nenek
nenek, ibu ibu bapak bapak, datang memenuhi ruangan yang tidak
terlalu besar daya tampungnya, sampai para ikhwan harus ngepor di
lantai, krn akhwat ny membludak,,,

Aku jg gak menyangka kalo acara ni diadakan oleh PKS, tp terlepas
dari semua sangkaan aku senang bisa datang ke acara itu,
mendengarkan ceramah yang menyentuh hati, dan semoga bertambah
ilmu dan iman ku kpd Allah 

Well,,, pada acara itu, ada sambutan dan pembukaan acara, oleh ust.
Sumarno Ahmad Jamil, Lc. Yaitu ketua dewan syariah daerah PKS
kota Palembang. Dari sambutan ada beberapa point yang aku ambil
dan renungi, yaitu

1. tiap tiap muslim memuliakan tamunya dan Ramadhon adalah tamu,
sehingga kita harus memuliakan Bulan Ramadhon, menyambutnya
dengan suka cita dan berlomba lomba untuk beribadah, walau demian
Nabi Muhammad saw. juga memperbanyak ibadah ketika di bulan
Sya`ban.

2. Bulan Ramadhon itu ibarat Halte, tempat beristirahat dari dunia,
memperbanyak tabungan akhirat untuk bekal kita nantinya, lalu
membersihkan diri dan mendekatkan diri kepada Allah.

pada Bulan Ramadhon perlu dilakukan persiapan yang akan dijelaskan
pada penjelasan berikutnya.



Penjelasan Mekanisme Ziswaf [Zakat, Infaq, Shadaqoh, Wakaf]

Ini disampaikan oleh Adi Apriliansyah, SE selaku Koor. Ziswaf &
Chairmen DSIM.

Point yang dapat aku simpulkan :: membuat Mustahiq lambat laun
menjadi seorang Muzakki dengan pemberian zakat yang disalurkan
oleh MU [ Madrasah Ummat ] salah satunya dengan Layanan
Kesehatan Cuma-Cuma, Pemberian zakt dll. Ini programnya ziswaf di
PKS.

Zakat yang terikat dengan bulan Ramadhon itu hanya zakat Fitrah,
walau demikian kebnyakan masyarakat jika ingin berzakat, infaq,
shodaqoh dan wakaf, biasanya dilakukan di bulan Ramadhon [apakah
ini krn BUDAYA???]



Kemudian materi TAUJIH TAHRIB RAMADHON 1431 H yang
disampaikan oleh ust. Luqmanul Hakim, MA, pada ceramah beliau, aku
mengambil beberapa point yaitu,

Ditinjau   dari   bahasa   Tarhib   artinya   penyambutan   dengan
mengungkapkan Marhaban ya Ramadhon, Marhaban itu adalah penuh
suka cita, menyambut kedatangannya dengan lapang dada, ikhlas,
tidak ada rasa menggerutu, maupun mengganggu kenyamanan, serta
adanya suatu pengharapan untk mnjd lebh baik shg iman kita selalu
diasah dan diasuh 



Dalam puasa ada yang nama nya 5 T, yang harus kita jauhi, kita
hindari, lalu apa saja itu???

1. Terpaksa

2. Tersiksa

3. Terlalaikan

4. Tersia-siakan

5. Terlalu



>>> puasa itu untuk Allah, Hanya Allah yang tau balasan dar I puasa
itu apa. Dan dalam berpuasa kita harus menjaga etika dalam puasa,
jadi tetap harmonis dan semngat dalam menjalani ibadah di bulan
Ramadhon. Jaga etika ini dpat berupa menjaga hub. Silaturohim,
sopan santun, toleransi dsb.



Dalam berpuasa juga ada yang namanya 5 M, dan ni dapat kita raih
jika kita berpuasa, ^^

1. Menguntungkan

2. Mengingatkan

3. Menolong
4. Memelihara

5. Menentramkan



Rasulullah bersabda, “ Puasa adalah Benteng”.

>>> Benteng dari perbuatan maksiat kepada Allah, untuk itu puasa
dapat memelihara diri. Oom syetan putus asa loh di bulan Ramadhon
ni,,, sehingga musuh kita ketika berpuasa adalah HAWA NAFSU,
yang bisa mengikat itu hanyalah PENGENDALIAN DIRI pada era
rekayasa yang penuh tipu muslihat, sehingga kita harus berhati hati
dalam memelihara diri.



Rasulullah bersabda, “puasa adalah sebagian dari kesabaran.”

>>> Jadi, akan terbentuk rasa tentram dalam totalitas kita beribadah
kepada Allah swt.



Adapun tujuan berpuasa tersebut dalam Al Baqoroh ayat 183 yaitu “…
agar kamu bertakwa.”

Prinsip Ketakwaan ::

  - Pemaknaan
  - Penghayatan
  - Pengamalan
  - Perbaikan



>>> Jangan sampe amalan di bulan Ramadhon melakukan ngaji, sholat
tarawih, i`tiqof dan amalan amalan lainnya tetapi ketika berakhir
Ramadhon masih menjalankan maksiat seperti masih ngegosip, lalai
sholat, ngejek org, dll.



KUNCI KETAKWAAN adalah HATI

Rasulullah bersabda, “ketakwaan itu disini” [sambil menunjuk dada]

Dan segalanya itu berasal dari niat di hati, jika hati bersih, dengan
niat yang baik, bersih dan baik [lancar] lah apa yang diperbuat dan
apa yang diharapkan.



Arah dan Sasaran Ketakwaan itu ada 2 point,

1. Kesalehan Pribadi

Ditandai dengan PENGENDALIAN DIRI !!!

Orang yang TIDAK bs mengendalikan diri maka dia akan jatuh pada
kehancuran. Kalo gak ada pengendalian diri, badan tekurus, Batin jadi
kurus, apalagi kalo gak percaya sm Allah, suuzhon sm Allah, tersiksa
lahir bathin… Jadi harus cerdas emosional… 

KUNCI PENGENDALIAN DIRI :: ALLAH,,,

1. berserah diri kepada ALLAH

1. Inget ALLAH

1. Yakin sama ALLAH

1. Berdoa kepada ALLAH



2. Kesalehan Sosial
Ditandai dengan PARTISIPASI…

Puasa sebagai ibadah yang berorientasi pada social religious

  - Rabbaniyah
  - Penguatan potensi diri
  - Partisipasi social



Prinsip PARTISIPASI :: kuncinya tetap dari HATI

  - Peduli
  - Empati
  - Bahu membahu
  - Tolong menolong
  - Sumber kasih sayang



Kunci Integrasi social adalah JANGAN TAKABUR !!!

Hey, kita para manusia, yang diciptakan Allah dengan sebaik baiknya,
jgn sampe ngejer ngejer target (Quantitas) tanpa keikhlasan,
(Qualitas), apa lagi ada rasa sombong, sehingga jauh dari Ridho Allah,
itu semua tidak akan ada hasilnya…

Rasulullah bersabda, “ tidak akan masuk surga, jika dalam diri
terdapat sekecil apapun rasa sombong.”

Sekian point yang bisa aku bagi, sebenarnya setelah materi ini adalagi
materi mengenai target yang sebisa mngkin dicapai ketika Ramadhon
baik secara individu maupun Group, seperti, baca buku fiqih shoum,
buku keutamaan dakwah dan jihad di Bulan Ramadhon,sholat jamaah
di mesjid, tilawah Quran min. hatam 2x, sholat Qhiyamullail, dan
Dhuha, dzikir Alma`surat: pagi dan petang, i`tiqaf,   zakat, sholat
Ied,



Semngat ya menyambut Ramadhon ^^

Note selanjutnya bertemakan ttg No Tittle jilid 2, hehe

Wassalammu`alaikum.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:480
posted:2/27/2011
language:Indonesian
pages:7