Docstoc

MySQL Server dan Navicat 2005

Document Sample
MySQL Server dan Navicat 2005 Powered By Docstoc
					SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                                             BAB 14
                                            MYSQL


        Dalam pembahasan tentang design database dengan menggunakan tool MySQL ini dapat
menggunakan 3 (tiga) pendekatan yaitu, dengan menggunakan tool Navicat 2005 Ver.7.0.7 trial, PHP
MyAdmin dan dengan menggunakan MySQL Prompt. Dalam pembahasan Bab 14 ini yang akan dibahas
adalah dengan menggunakan tool Navicat 2005 Ver.7.0.7 trial, dan MySQL Prompt.

14.1. Navicat 2005
        Dalam mendesain database dengan menggunakan Navicat 2005 ini merupakan pintu gerbang
untuk menuju MySQL dan pemrogaman berbasis WEB dan biasanya menggunakan PHP, akan tetapi
database MySQL ini bisa dikoneksikan ke Visual Basic, Delphi dan lainnya..

14.1.1. Koneksi ke MySQL Server
         Langkah pertama untuk menjalankan Navicat, kita harus mengatur paameter koneksi Navicat
untuk koneksi ke MySQL Server.
        •    Pada menu pull-down Navicat, klik File, lalu klik New Connection, klik Test Connection maka
             akan tampak gambar berikut ini, setelah itu klik Oke.




                                Gambar 14.1. Koneksi MySQL - Navicat

       •     Apabila telah terkoneksi maka pada Navicat Main Window akan tampak gambar berikut ini :




                          An active connection                     An inactive connection

                                  Gambar 14.2. Connection - Navicat

14.1.2. Bekerja Dengan Database
         Dalam bekerja dengan database ini yang bisa lakukan adalah create, open, rename, delete, copy
database dan maintain database.

       a. Create database
             Langkah yang dilakukan untuk membuat database adalah sebagai berikut :

   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                               1
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

           •   Klik kanan pada Server Navigator, maka akan tampak menu berikut ini:




           •   Kemudian pilih New Database, maka akan tampak gambar berikut ini :




           •   Ketik nama databasenya misalkan : RumahSakit, lalu klik Oke, maka anda telah membuat
               satu database dengan nama RumahSakit, seperti tampak pada gambar berikut:




                                  Gambar 14.3. Create database

      b. Open database
             Langkah yang dilakukan untuk membuka (open database yang telah terbentuk adalah,
      dengan cara:
          • Klik kanan pada database RumahSakit, lalu klik Open Database, maka database telah
               siap untuk digunakan dan ditandai dengan tanda + pada nama database tersebut.
          • Atau lakukan double klick pada database nya.

      c. Rename database
             Kita tidak dapat melakukan rename (merubah nama database) melalui Navicat, untuk
      melakukan perubahan database, langkahnya adalah:
                  • Jalankan Windows Explorer, lalu klik Program Files, klik MySQL, klik MySQL
                       Server 5.0, klik Data, maka database RumahSakit yang telah kita bentuk
                       sebelumnya akan terlihat.

   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                         2
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                  •   Lakukan rename database RumahSakit menjadi RumahSakitOke, langkahnya,
                      double klik RumahSakit, lalu ketik RumahSakitOke.
                  •   Setelah itu kita jalankan Navicat kembali, maka database yang telah kita rubah
                      secara otomatis akan berubah namanya, seperti gambar berikut:




                                 Gambar 14.4. Rename database

      d. Delete database
            Untuk melakukan penghapusan database yang telah terbentuk ada 2 (dua) cara, yaitu:

                  •   Pada Server Navigator, klik Database yang akan dihapus, lalu klik kanan, setelah
                      itu Drop Database, lalu Oke untuk menghapusnya atau Cancel untuk melakukan
                      pembatalan penghapusan.
                  •   Pada directiory C: Program Files, klik MySQL, klik MySQL Server 5.0, klik Data,
                      lalu klik database yang akan dihapus, lalu tekan Delete, lalu lalu Yes untuk
                      mengahpusnya atau No untuk melakukan pembatalan penghapusan.

      e. Copy database
           Untuk melakukan copy sebuah database, caranya adalah sebagai berikut:

          • Pada Menu Navicat, klik Tools, lalu klik Data Transfer Function, maka akan tampak gambar
            berikut:




                                       Gambar 14.5. Copy database

   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                            3
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

                   Sebagai contoh kita akan mengcopy suatu database, misalkan database Akademik yang
            terdiri hanya 1 (satu) table yaitu mahasiswa pada Server Localhost kedalam database
            RumahSakitOke pada Server sa, maka langkahnya adalah:

            •    Pada Source Connection, kita pilih localhost, lalu pilih database Akademik, lalu pada
                 Target, klik Transfer directly to server pilih sa, lalu pada Database pilih RumahSakitOke.
            •    Setelah itu klik Start, lalu Oke, lalu Close, lalu No.
            •    Setelah itu kita klik Refresh, maka table Mahasiswa yang ada pada database Akademik
                 telah tercopy kedalam database RumahSakitOke.

            Catatan !!
            Terlebih dahulu kita harus membuat database Akademik dan table Mahasiswa beserta isi
            datanya terlebih dahulu.

Latihan 14.1.
1. Buat database dengan nama database NilaiMHS dan Perpustakaan, disimpan pada server localhost.
2. Rubah nama database Perpustakaan menjadi Pustaka.

14.1.3. Bekerja Dengan Table
         Dalam bekerja dengan table ini yang bisa lakukan adalah konfigurasi table view, create, open,
design, delete, copy / duplikasi table dan print structure table.

       a.   Konfigurasi table view
                   Untuk melakukan konfigurasi tampilan table dengan cara : Klik View – List atau View
        – Detail.




                                      Gambar 14.6. View list table




                                    Gambar 14.7. View detail table

       b.    Create table
                     Untuk melakukan pembuatan table baru, langkahnya adalah sebagai berikut, dalam
        contoh ini kita akan membuat table baru dengan nama Mahasiswa yang disimpan pada database
        NilaiMHS yang telah dibuat sebelumnya.



   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                                 4
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

           •   Double klik database NilaiMHS, lalu klik Tables, lalu klik New Table (atau klik New Table
               pada toolbar            , sehingga akan tampak seperti pada gambar berikut ini:




                                     Gambar 14.8. Create table

           •   Lalu masukkan field – field nya, tipe data dan lebar pada table Mahasiswa tersebut,
               sehingga hasilnya akan nampak seperti gambar berikut ini.




                               Gambar 14.9. Create table Mahasiswa

           •   Primary key table : nim, klik Primary Key pada field nim, tempatkan kursor pada field nim.
           •   Untuk menambah field, klik Add Field.
           •   Untuk menyisipkan field, klik Insert Field.
           •   Untuk menghapus field, klik Delete Field.
           •   Untuk field agama, ketik pada Textbox ‘Islam’, dan j_kelamin ‘Pria’
           •   Untuk menyimpan table, klik Save, maka akan tampak pada gambar berikut:




                                Gambar 14.10. Save table Mahasiswa

   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                                5
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

           •   Ketik nama tablenya : Mahasiswa, lalu klik Oke untuk menyimpannya dan Cancel untuk
               pembatalan penyimpanan.
           •   Dekripsi mengenai tipe data dari masing – masing field adalah sebagai berikut:

                 Text or Memos




                 Number or Currency




                 Dates and Times




                                      Gambar 14.11. Tipe data

      c.    Open table
                    Untuk membuka table yang telah kita buat sebelumnya, langkahnya adalah sebagai
       berikut:
            • Pada Database Windows, klik Table Tab, lalu klik table nya, dalam contoh ini Mahasiswa.
            • Untuk mengisi data pada table tersebut, klik Open Table pada Database Windows atau
                klik kanan lalu Open Table, sehingga akan nampak pada gambar berikut ini:




                                     Gambar 14.12. Open table

           •   Lakukan pengisian data pada table Mahasiswa terebut dengan data – data berikut ini:




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                             6
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                                Gambar 14.13. Data – data mahasiswa

           •   Utuk mempercepat pengisian data, anda lakukan dengan menggunakan Microsoft Excel,
               lalu lakukan pengkopian atau lakukan import data kedalam table Mahasiswa pada
               Navicat.

       1. Dengan cara Copy – Paste
           • Pada lembaran kerja Excel, anda select row all, pada data yang akan dicopy, seperti
              terlihat berikut ini:




           •   Lalu klik Edit, Copy, setelah itu anda menuju ke Navicat, tempatkan kursor pada record
               pertama pada table Mahasiswa (open table), seperti nampak pada gambar berikut ini:




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                           7
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005


           •   Lalu klik kanan Paste ( atau Edit, Paste pada toolbar), maka akan tampak pesan berikut
               ini, lalu klik Oke untuk melakukan copy dan Cancel untuk melakukan pembatalan.




           •   Hasilnya akan nampak berikut ini:




                               Gambar 14.14. Copy data mahasiswa

           •   Permasalahan timbul pada field / kolom tgl_lahir, semuanya terisi, dengan 0000-00-00,
               kaena kita melakukan copy paste maka tidak bisa dilakukan khusus untuk kolom tersebut,
               bandingkan dengan cara kedua berikut ini.

       2. Dengan cara Import Wizard
                   Pertama yang kita lakukan adalah : lakukan penghapusan seluruh record pada table
          yang telah dilakukan pengkopian dengan cara pertama diatas.
          • Klik pada table Mahasiswa, lalu klik kanan Open table, pilih seluruh record dengan cara :
              klik record pertama lalu tekan tomblo Shift pada keyboard, lalu pilih seluruh record,
              sehingga akan tampak seperti gambar berikut ini.




           •   Lalu pada icon yang terletak disebelah kiri bawah monitor yang tampak seperti berikut ini:
   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                                8
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




           •    Lakukan klik tanda – (erase record) – lalu klik Oke untuk melakukan penghapusan
               seluruh record.
           •   Setelah itu, kita akan melakukan import data yang telah kita buat sebelumnya dengan
               menggunakan Excel. Lakukan klik pada table Mahasiswa, lalu klik kanan dan klik Import
               Wizard seperti pada gambar berikut (step 1):




           •   Pilih option buttom : Excel file (*.xls), lalu klik Next >, akan tampak gambar berikut (step
               2):




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                                 9
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

               Pada pilihan Import from, pilih nama file Excel yang akan kita import datanya (cari dimana
               kita menyimpan di folder kita dalam komputer). Pada Tables pilih Sheet1 (karena datanya
               berada pada sheet1).

           •   Lalu klik Next >, akan tampak gambar berikut (step 3):




           •   Abaikan pilihan, lalu klik Next > , akan tampak gambar berikut ini (step 4):




           •   Abaikan pilihan, lalu klik Next > , akan tampak gambar berikut ini (step 5):




           •   Abaikan pilihan, lalu klik Next > , akan tampak gambar berikut ini (step 6):




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                              10
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




           •   Abaikan pilihan, lalu klik Next > , akan tampak gambar berikut ini (step 7):




           •   Setelah itu klik Start, untuk memulai melakukan import data Mahasiswa dari Excel ke
               table Mahasiswa pada database NilaiMHS di Navicat, akan tampak pada gambar berikut
               (step 8).




               •   Kita telah sukses melakukan import data, untuk mengakhiri tekan Close, dan untuk
                   melihat hasilnya anda double klik pada table Mahasiswa, maka hasilnya akan tampak
                   pada gambar berikut ini:




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                         11
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                                   Gambar 14.15. Import Wizard


               Terlihat bahwa pada field tanggal lahir isi datanta sesuai dengan yang ada pada isian
               data pada Excel yang telah kita buat sebelumnya.

      a.   Design table
                Untuk melakukan update field, atau menambahkan field pada table tersebut, klik Design
      Table pada Database Windows atau klik kanan lalu Design Table, sehingga akan nampak pada
      gambar berikut ini:




                                          Gambar 14.16. Desain table

      b.    Delete table
                 Untuk melakukan penghapusan suatu table pada database, langkahnya adalah sebagai
      berikut:
            • Pada database windows klik table tab sesuai dengan databasenya.
            • Lakukan klik pada table yang akan dihapus.
            • Lalu klik                  (delete table) pada database windows.




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                          12
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005


       Latihan 14.2.
       Sebagai latihan, buat table baru dengan nama Jurusan yang disimpan pada database NilaiMHS
       dengan struktur table sebagai berikut:




                                    Gambar 14.17. Struktur table jurusan (a)

       Lalu simpan dengan nama table Jurusan, setelah itu lakukan penghapusan terhadap table
       tersebut.

       Buat kembali table baru dengan nama Jurusan yang disimpan pada database NilaiMHS dengan
       struktur table sebagai berikut:




                              Gambar 14.18. Struktur table jurusan (b)

       Lalu simpan dengan nama table Jurusan, setelah itu lakukan pengisian data pada table tersebut
       denan data – data berikut ini:




                                     Gambar 14.19. Data value jurusan

       Pengisian data, bisa kita lakukan dengan menggunakan Queries, caranya:
          • Pada Query List, lakukan klik queries untuk melakukan pemasukan data dengan query,
               lalu klik kanan, dan klik New Query, maka akan tampil pesan berikut dan lakukan
               pengetikan sintaks query berikut ini:




                                         Gambar 14.20. Insert Into

           •   Setelah itu klik Run, maka kita telah memasukkan data 1 (satu) record pada table
               Jurusan, lakukan pengisian untuk record yahng lainnya.

       Peringatan :
       Kita tidak dapat memasukkan data dalam 1 (satu) query untuk data 5 (lima) record pada table
       jurusan tersebut apabila menggunakan Navicat Queries.

   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                         13
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

      c.   Copy / Duplikasi table
               Untuk melakukan pengkopian / duplikasi table kedalam database lain, langkahnya adalah
       sebagai berikut:
           1. Copy table dari database satu kedalam database lain.
           • Aktifkan database yang akan dilakukan pengkopian tablenya.
           • Pada database windows, lakukan klik table tab.
           • Pilih table yang akan dicopy (misal jurusan pada database NilaiMHS).
           • Lakukan drag (tekan klik kiri pada mouse lalu tempatkan pada database Akademik
               (misalkan), maka akan tampak pesan berikut ini:




                                Gambar 14.21. Copy / Duplikasi table

           •   Klik Copy here (structure and data), untuk melakukan pengkopian struktur table beserta
               datanya.
           •   Klik Structure here (structure only), untuk melakukan pengkopian struktur table nya saja,
               atau cancel untuk membatalkan pengkopian.

           2. Copy table pada satu database.
           • Aktifkan database yang akan dilakukan pengkopian tablenya.
           • Klik table yang akan dicopy / duplikasi.
           • Lalu klik kanan, dan klik Duplicate Table, maka kita telah berhasil melakukan pengkopian
               table pada database yang sama.

      d.     Print structure table
                  Untuk melakukan pencetakan structure table yang telah kit buat pada suatu database
       lain, langkahnya adalah sebagai berikut:
             • Aktifkan database yang akan dilakukan pencetakan tablenya.
             • Pada database windows, lakukan klik table tab, lalu klik tablenya yang akan dilakukan
                  pencetakan.
             • Klik kanan pada mouse, lalu klik Print Tables, akan nampak ambar berikut ini:




           •   Pada gambar diatas adalah tampilan dilayar, untuk melakukan pencetakan ke kertas,
               lakukan klik Print, maka akan tampak gambar berikut ini:




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                             14
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                                      Gambar 14.22. Print structure table

           •   Lakukan setting terhadap konfigurasi pada printer, setelah itu klik Oke untuk melakukan
               pencetakan dan Cancel untuk pembatalan.

      e.   Information table
                Kita bisa melihat mengenai informasi pada table yang telah terbentuk sebelumnya atau
       akan meilhat perintah SQL nya untuk table tersebut, langkahnya adalah sebagai berikut:
           • Aktifkan database yang akan dilihat informasi tablenya.
           • Pada database windows, lakukan klik table tab, lalu klik tablenya (contoh mahasiswa
                pada database NilaiMHS) yang akan dilihat informasinya.
           • Lalu klik kanan, klik Table Information, maka akan ampak gambar berikut ini:

           Informasi General (umum)




           Informasi DDL




                                  Gambar 14.23. Informasi table




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                           15
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005


14.1.4. Bekerja dengan Query
           Pembahasan dalam queri ini adalah create query, open / run query, de;ete query, save query, load
sql file dan export query.

       a.   Create query
                Untuk melakukan queri pada suatu table didalam suatu database, langkahnya adalah
       sebagai berikut:
            • Aktifkan database yang akan dilakukan queri (database NilaiMHS contohnya).
            • Klik Query pada database windows, lalu klik New query, maka akan tampak gambar
                berikut ini:




             •   Sebagai contoh, ketik perintah queri pada Query Editor berikut ini:




             •   Untuk menjalankan queri tersebut, lakukan klik Run button, maka hasilnya akan nampak
                 berikut ini:




                                       Gambar 14.24. Create query

             •   Untuk menyimpan hasil query lakukan klik Save button, dan simpan nama queri :
                 Q_mhs1, maka hasilnya akan nampak berikut ini:


       b.   Open query
                Untuk melakukan open queri pada suatu table didalam suatu database, langkahnya
       adalah sebagai berikut:
            • Aktifkan database yang akan dilakukan queri (database NilaiMHS contohnya).
            • Klik Queries pada database NilaiMHS, maka akan tampak 1 (satu) nama queri yang telah
                kita buat sebelumnya yaitu : QMhs1.
            • Klik pada Q_Mhs1 tersebut, lalu klik Open Query, maka hasilnya adalah berikut:




    @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                               16
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                                     Gambar 14.25. Open query

           Latihan 14.3.
           Buat queri baru pada database NilaiMHS tersebut, dengan perintah query berikut ini:
               Select * From Mahasiswa
               Where kota_m=’Bekasi Timur’
           Dan simpan dengan nama : Q_mhs_kota_bekasi_timur

      c. Delete query
              Untuk melakukan delete queri pada suatu database, langkahnya adalah sebagai berikut:
          Cara 1
          • Aktifkan database yang akan dilakukan delete queri (database NilaiMHS contohnya).
          • Pada database windows klik Query tab.
          • Klik nama queri yang akan dilakukan penghapusan, lalu klik Delete Query, maka akan
              tampil pesan berikut:




                                   Gambar 14.26. Delete query (a)

           •   Klik Yes untuk menghapus queri dan Cancel untuk pembatalan.

           Cara 2
           • Aktifkan database yang akan dilakukan delete queri (database NilaiMHS contohnya).
           • Pada Query List, lakukan klik queri yang akan dihapus lalu klik kanan, dan klik Delete
               Query, maka akan tampil pesan berikut:




                                      Gambar Delete query (2)

                                   Gambar 14.27. Delete query (b)

           •   Klik Yes untuk menghapus queri dan Cancel untuk pembatalan.




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                         17
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005


      d. Rename query
              Untuk melakukan rename (merubah nama query) pada query yang telah terbentuk
      sebelumnya pada suatu database, langkahnya adalah sebagai berikut:
           • Aktifkan database yang akan dilakukan rename queri (database NilaiMHS contohnya).
           • Pada Query List, lakukan klik queri yang akan dihapus lalu klik kanan, dan klik Rename
              Query, maka akan tampil pesan berikut:




                                   Gambar 14.28. Rename query

           •   Rename nama query Q_Mhs1 menjadi Q_Mahasiswa_1, lalu tekan Enter.

      e. Query Builder
               Untuk menampilkan query builder pada suatu database, langkahnya adalah sebagai
      berikut:
            • Aktifkan database yang akan dilakukan queri builder (database NilaiMHS contohnya).
            • Pada Query List, lakukan klik queri yang akan ditampilkan query buildernya (dalam
               contoh ini misalkan Q_mhs_kota_bekasi_timur, lalu klik kanan, klik Design Query atau
               dari Database Windows klik Design Query, maka akan tampak gambar berikut:




           •   Lalu klik Query Builder, maka akan ampak gambar berikut:




           •   Untuk menjalankan hasil dari query klik Run, maka hasilnya sebagai berikut:

   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                        18
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                                     Gambar 14.29. Query builder

Latihan 14.4.
Buat queri dengan beberapa kriteria yang diinginkan, contoh queri bisa dilihat pada latihan dengan SQL
Server 2000 :
    1. 10 queri untuk 1 (satu) table ( mahasiswa atau jurusan ) ?.
    2. 5 (lima) queri untuk 2 (dua) table ( join table jurusan dengan mahasiswa ) ?.

14.2. MySQL Prompt
          Untuk menjalankan MySQL Server prompt untuk MySQL version 5.0, langkahnya adalah sebagai
berikut :




    •   Klik Start, Programs, MySQL, MySQL Server 5.0, lalu klik MySQL Command Line Clinet, seperti
        gambar diatas, maka akan tampak gambar berikut ini:




    •   Pada Enter Pasword ketik : sa, jika paswordnya pada saat kita buat sa, jika tidak sesuaikan, maka
        akan tampak pada gambar berikut:




                                    Gambar 14.30. MySQL Prompt

        Anda telah berhasil mengakses MySQL pertama kalinya, MySQL akan menampilkan pesan
selamat datang dan dilengkapi dengan nomor urut koneksi ke server MySQL dan versi MySQL, sebagai
tanda bahwa MySQL siap untuk menjalankan tugasnya dan akan tampil tanda mysql> yang disebut
MySQL Prompt.
    • Catatan : Perintah didalam MySQL tidak akan membedakan penulisan antara huruf besar dan
        kecil jika sistem operasinya berbasis Windows, kecuali anda menggunakan sistem operasi Linux.


14.2.1. Mengetahui Versi MySQL
        Untuk mengetahui versi berapa yang digunakan dalam MySQL dapat mengunakan
perintah berikut ini:

   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                              19
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                                   Gambar 14.31. Version MySQL (a)

SELECT digunakan untuk menampilkan hasil query dilayar komputer kita, sedangkan VERSION()
untuk mengetahui versi berapa MySQL yang sedang kita gunakan. Pada penulisan () yang
menempel langsung pada fungsinya tidak boleh ada tanda spasi, misalkan ditulis VERSION ()
bukan VERSION(), maka perintah tersebut tidak bisa dijalankan oleh MySQL dan jangan lupa
setiap akhir perintah harus diakhiri dengan tanda ; (titik koma).




                                   Gambar 14.32. Version MySQL (b)

Baris ‘1 row in set (0.01 sec)’ menampilkan informasi tentang jumlah baris atau
record yang dihasilkan oleh perintah MySQL, dilengkapi dengan jumlah waktu dalam satuan detik
yang digunakan untuk memprosesnya.

14.2.2. Menampilkan Database
       Untuk menampilkan database bentuk umumnya adalah “ SHOW DATABASES”, berikut ini
contoh menampilkan database:




                                     Gambar 14.33. Show databases

        Database mysql,test dan information_schema adalah tiga database yang sudah ada
secara default pada saat pertama kali menjalankan MySQL. Database mySQl berisi data – data
tentag user, jenis hak akses user (user priviliges), pasword dan lainnya.


14.2.3. Membatalkan Perintah
         Untuk melakukan pembatalan perintah yang telah terlanjur kita ketikkan (tapi belum ditekan tombol
enter, tambahkan saja “\c” (singkatan cancel) pada akhir perintah tersebut dan ikuti dengan menekan enter.

   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                               20
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005


                                    mysql> Show \C
                                    mysql>


                                Gambar 14.34. Pembatalan perintah

14.2.4. Memberi Catatan dan Komentar
       Untuk memberikan catatan atau komentar, dengan memberikan awalan /* dan diakhiri */,
atau awalan # pada baris komentar (hanya satu baris komentar).

                   mysql>       /* Di bawah ini adalah perintah
                       ->       Untuk menampilkan Database */
                       ->       Show
                       ->       Databases
                       ->       ;


                   mysql>       /* Di bawah ini adalah perintah
                       ->       Untuk menampilkan
                       ->       Database */
                       ->       Show
                       ->       Databases;


                   mysql>    SHOW /* Arti Show
                      ->     adalah tampilkan */
                       ->    Database
                       ->    ;


                   mysql> SHOW DATABASES # Tampil Database
                       -> ;


                                 Gambar 14.35. Catatan / komentar

14.2.5. Membuat Database Baru
       Bentuk umum untuk membuat database baru adalah “CREATE DATABASE Database
Name”. Buatlah database baru berikut ini:

                   mysql> CREATE DATABASE Penjualan
                       -> ;
                   Query OK, 1 row affected (0,0 sec)

                Untuk melihat hasilnya apakah database telah terbentuk, ketik
                perintah berikut ini:

                   mysql> SHOW DATABASES
                       -> ;


   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                21
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                                 Gambar 14.36. Create database

14.2.6. Memilih Database
       Bentuk umum untuk memilih database yang akan digunakan adalah “USE database”.
Untuk mengaktifkan database “NilaiMHS” yang telah kita buat sebelumnya adalah sebagai berikut:

                    mysql> USE NilaiMHS
                        -> ;
                    Database changed


                                   Gambar 14.37. Use database

        Catatan : Perintah USE tidak harus diakhiri dengan tanda titik-koma (;), tetapi
        harus ditulis dalam 1 (satu) baris perintah.


14.2.7. Menampilkan table
        Bentuk umum untuk menampilkan table yang ada pada database adalah “SHOW
TABLES”. Untuk menampilkan table yang ada pada database “NilaiMHS” yang telah kita aktifkan
adalah sebagai berikut:




                                   Gambar 14.38. Show tables

          Hasil perintah diatas adalah telah terbentuk 2 (dua) table yaitu Mahasiswa dan Jurusan,
table ini telah ada karena sebelumnya telah kita buat dengan menggunakan Navicat 2005.


14.2.8. Membuat table
         Bentuk umum untuk membuat table baru yang ada pada database “NilaiMHS” yang telah
kita aktifkan adalah sebagai berikut: “CREATE TABLE tabel (field spesifikasi_field,…). Sebagai
contoh misalkan kita akan membuat table baru dengan nama Dosen, maka perintahnya adalah
sebagai berikut:




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                      22
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005


                  mysql>      CREATE TABLE Dosen
                      ->      (
                      ->      nid char(3) not null,
                      ->      nama_d varchar(35) not null,
                      ->      pendidikan_d varchar(10),
                      ->      agama_d varchar(10),
                      ->      alamat_d varchar(90),
                      ->      kota_d Varchar(20),
                      ->      telpon_d Varchar(15)
                      ->      );

        Untuk melihat hasilnya apakah table Dosen telah terbentuk ketik : Show Tables;. Atau kita
bisa melihat hasilnya dengan menggunakan Navicat 2005.




                                Gambar 14.39. Create table Dosen

14.2.9. Menampilkan Struktur Table
       Bentuk umum untuk menampilkan struktur table yang telah dibuat pada database
NilaiMHS” yang telah kita aktifkan adalah sebagai berikut: “SHOW COLUMNS FROM Table“ atau
“DESCRIBE Table”. Sebagai contoh misalkan kita akan membuat table baru dengan nama
Mahasiswa, maka perintahnya adalah sebagai berikut:

                  mysql>      SHOW COLUMNS From Mahasiswa
                         ->   ;
                  Atau :
                  mysql>      DESCRIBE Mahasiswa
                         ->   ;




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                      23
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                               Gambar 14.40. Show dan describe table

14.2.10. Membuat Primary Key
         Bentuk umum untuk membuat primary key adalah sebagai berikut: “ALTER TABLE [nama
table] Add Constraint [nama constraint] Primary Key [nama primary key]“. Sebagai contoh
misalkan kita akan membuat primary key pada table Dosen, maka perintahnya adalah sebagai
berikut:


                 mysql>     ALTER TABLE Dosen
                     ->     ADD CONSTRAINT
                     ->     PKDosen Primary Key (nid)
                     ->     );


                                Gambar 14.41. Membuat primary key

       Untuk melihat hasilnya apakah table Dosen telah terbentuk primary keynya, ketik :
Describe Dosen;. Atau kita bisa melihat hasilnya dengan menggunakan Navicat 2005 – Design
Table.

14.2.11. Mengubah Struktur Table
       Dengan perintah ALTER TABLE, kita dapat melakukan penambahan kolom / field (ADD)
pada table, menghapus kolom dan Index (DROP), mengganti table (RENAME), mengubah jenis
kolom (MODIFY), mengganti jenis kolom sekaligus jenis kolom (CHANGE) dan lainnya.

       a. Menambah kolom
       Misalkan kita akan menambahkan kolom email, varchar(25) null pada table Dosen di database
       NilaiMHS, maka perintahnya adalah: (sebelumnya kita harus mengaktifkan database NilaiMHS).
               1. Akhir field

                 mysql> ALTER TABLE Dosen
                       -> ADD email Varchar(25)
                       -> ;

               Untuk melihat hasilnya ketik : DESCRIBE Dosen;

                                Gambar 14.42. Menambah kolom (a)




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                      24
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

               2. Setelah field
                        Misalkan kita akan menambahkan field hp varchar(13) setelah kolom kota_d,
               maka perintahnya adalah:



                 mysql> ALTER TABLE Dosen
                       -> ADD hp Varchar(13)
                       -> AFTER kota_d;

               Untuk melihat hasilnya ketik : DESCRIBE Dosen;

                                Gambar 14.43. Menambah kolom (b)

               3. Awal field
                        Misalkan kita akan menambahkan field kodepos char(5) sebelum kolom nid,
               maka perintahnya adalah:


                        mysql> ALTER TABLE Dosen
                                -> ADD kodepos Varchar(5)
                                -> FIRST;

       Untuk melihat hasilnya ketik : DESCRIBE Dosen;
       Terlihat bahwa kita telah melakukan penambahan field email, hp dan kodepos.




                                 Gambar 14.44. Menambah kolom

       b. Merubah tipe data kolom
               Misalkan kita akan merubah tipe data pada kolom email menjadi varchar(30) null pada
       table Dosen di database NilaiMHS, maka perintahnya adalah: (sebelumnya kita harus
       mengaktifkan database NilaiMHS). Untuk melihat hasilnya ketik : DESCRIBE Dosen;


                        mysql> ALTER TABLE Dosen
                                -> MODIFY email Varchar(30)
                                -> ;


                                   Gambar 14.45. Merubah kolom

       c. Menghapus kolom
               Misalkan kita akan menghapus kolom email, hp dan kodepos, maka perintahnya adalah:
       (sebelumnya kita harus mengaktifkan database NilaiMHS).

   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                       25
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                         mysql> ALTER TABLE Dosen
                                 -> DROP kodepos
                                 -> ;


        Lakukan penghapusan kembali untuk field hp dan email
                Untuk melihat hasil akhir ketik : DESCRIBE Dosen, maka hasilnya akan tampak pada
        gambar berikut:




                                   Gambar 14.46. Menghapus kolom

14.2.12. Insert Data
         Sintaks untuk melakukan pengisian data pada table didalam database adalah sebagai berikut:

        INSERT INTO Table (kolom1,kolom2,….)
        VALUES (data_kolom1, data_kolom2,….)

         Misalkan kita akan mengisikan data 1 record pada table Dosen di database NilaiMHS, maka
perintahnya adalah: (sebelumnya kita harus mengaktifkan database NilaiMHS).

        mysql> INSERT INTO Dosen
             -> VALUES
             -> (‘D01’,’Amir Mahmud,SE’,’S1’,’Islam’,
             -> ‘Jl.Nangka Permai No.11’,’Bekasi’,’021-872345’)
             -> ;


        Untuk melihat hasilnya, kita jalankan Navicat, NilaiMHS, Dosen, lalu Open Table, maka
        hasilnya akan nampak berikut ini:




        Atau dari MySQL Prompt ketik > Select * From Dosen, maka hasilnya adalah:




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                              26
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                                   Gambar 14.47. Insert data

       Latihan 14.5.
       Lakukan pengisian data untuk record yang lainnya dengan data – data dosen berikut ini
       dengan menggunakan MySQL Prompt:




                                   Gambar 14.48. Data dosen

              Untuk lebih mempercepat, kita bisa sjaa melakukan Import data melalui Navicat
       2005 dari database MS-Acces. Sebelumnya kita harus mengeksport data dulu dari SQL
       Server Ke MS-Acces, karena data – data ini telah kita buat sebelumnya dengan
       menggunakan SQl Server. Caranya:
       1. SQL Server Ke Access
           • Buat database baru pada MS-Access dengan nama NilaiMHS (tempatkan pada
             folder kita masing – masing).
           • Setelah itu kita jalankan SQL Server dan kita aktifkan database NilaiMHS pada
             SQL Server, lalu Klik Kanan pada database NilaiMHS, klik All Tasks, Export Data,
             maka akan tampak gambar berikut:




                 •    Maka akan tampil gambar berikut:




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                  27
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                  •   Klik Next, akan tampil gambar berikut:




                  •   Klik Next, akan tampil gambar berikut:




                 Pada pilihan Destination pilih Microsoft Access, pada File Names, cari nama file yang
                 telah kita buat sebelumnya dengan nama NilaiMHS.MDB pada folder dimana file
                 tersebut tersimpan. Pada User Name and Pasword abaikan.

                  •   Klik Next, akan tampil gambar berikut:




                 •    Klik Next, akan tampil gambar berikut:

   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                           28
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                 Pilih Select All apabila anda mau meng Export seluruh table yang ada.

                 •    Klik Next, akan tampil gambar berikut:




                 •    Klik Next, akan tampil gambar berikut:




           •    Klik Finish untuk mengakhiri Export data dari SQL Server ke MS-Access. Setelah
               muncul gambar dibawah ini lalu kita klik Oke, maka kita telah sukses melakukan
               Export data.




                       Gambar 14.49. Export data dari Sql Server ke Access


   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                   29
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

       Untuk memastikan apakah kita telah sukses melakukan export data jalankan Database
       NilaiMHS.MDB pada Microsofot Access, seperti tampak pada gambar berikut:




                         Gambar 14.50. Database NilaiMHS – MS-Access

       Perhatian !
       Kita harus menyesuaikan tipe data yang ada pada Access tersebut karena hasil Export
       dari SQL Server, beserta primary key nya harus kita definisikan juga.

       2. Access ke Navicat 2005
       Untuk melakukan Import data dari MS-Access ke Navicat 2005 langkah – langkahnya adalah
       sebagai berikut:
           • Jalankan Navicat 2005, open database NilaiMHS pada Navicat tersebut, sehingga hasilnya
              berikut ini:




           • Open table Dosen, kemudian hapus 1 record yang telah dimasukkan datanya
             sebelumnya dengan menggunakan MySQL Prompt.
           • Pada table Dosen, klik kanan, lalu klik Import Wizard, maka akan tampak gambar
             berikut:




           • Klik MS-Access Database (*.MDB), lalu klik Next, maka akan tampak gambar
             berikut:



   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                        30
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




           • Pada pilihan Import from, cari nama database pada MS-Access yang akan kita import
             datanya, dalam hal ini NilaiMHS.MDB. pada pilihan Tables klik Dosen karena kita akan
             mengimport data dosen pada table MS-Access ke table dosen pada Navicat 2005
             (MySQL).
           • Setelah itu klik Next, maka akan tampak gambar berikut:




           • Klik Next, maka akan tampak gambar berikut:




           • Klik Next, maka akan tampak gambar berikut:




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                      31
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

            • Klik Next, maka akan tampak gambar berikut:




            • Klik Start, lalu Close untuk mengakhiri, maka kita telah sukses melakukan import data dari
              MS-Access ke Navicat 2005.
            • Untuk melihat hasilnya, lakukan Double klik pada table Dosen di Navicat 2005, maka
              hasilnya akan nampak pada gambar berikut:




                       Gambar 14.51. Import data dari MS-Access ke Navicat 2005

                 Terlihat bahwa pada kolom telpon belum ada datanya dan nilainya null,
                 dikarenakan pada table dosen pada database NilaiMHS MS-Access field tersebut
                 belum ada.


14.2.13. Update Data
        Sintaks untuk melakukan update(perubahan) data pada table didalam database adalah
sebagai berikut:

        UPDATE Table SET kolom=pengubahan_data
        WHERE kriteria

Misalkan kita akan merubah data (imput) pada 1 record pada table Dosen di database NilaiMHS pada
kolom telpon_d yang belum ada datanya, maka perintahnya adalah: (sebelumnya kita harus mengaktifkan
database NilaiMHS). Data nomor telepon terebut dari masing – masing record bisa dilihat pada gambar
14.45 diatas.

                            mysql > UPDATE Dosen
                                  -> SET telpon_d=’021-872345’
                                  -> WHERE nid=’D01’;


                                          Gambar 14.52. Update data




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                             32
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

                  Lakukan hal yang sama untuk record ke 2 sampai dengan record yang ke 7 dan untuk
                  melihat hasilnya tekan double klik pada table Dosen dengan Navicat, atau dengan
                  MySQL Prompt:
                  Select nid,nama_d,telpon_d From Dosen dari MySQL Prompt, maka hasilnya sebagai
                  berikut:




                                            Gambar 14.53. Select Dosen

14.2.14. Delete Data
        Sintaks untuk melakukan delete (penghapusan) data pada table didalam database adalah
sebagai berikut:

                 DELETE FROM Table
                 WHERE kriteria

Sebagai latihan, tambahkan terlebih dahulu 1 record data baru pada tabel Dosen dengan MySQL Prompt
dengan data berikut ini :
‘D08’,’Lestary Ningtyas,Ir,M,Kom’,’S2’,’Islam’,’Jl.Cendana I No.21-22’,’Bekasi’,’021-8253212’

Lalu lakukan penghapusan data pada record 8 dengan nid=’D08’, maka perintahnya adalah: (sebelumnya
kita harus mengaktifkan database NilaiMHS).

                                 mysql> DELETE FROM Dosen
                                      -> Where nid=’D08’
                                      -> ;




                                         Gambar 14.54. Delete data
14.2.15. Query Data
        Sintaks untuk melakukan query (menampilkan) data pada table didalam database adalah
sebagai berikut:




                                    Gambar 14.55. Sintaks query

   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                         33
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

       a. Seluruh data
               Sama seperti pada saat kita menggunakan SQL Server, perintah untuk
       menmpilkan seluruh data pada suatu table adalah dengan ditandai * setelah SELECT atau
       pilih seluruh field yang ada pada table tersebut.
               Contoh :

                       mysql> SELECT *
                            -> From Jurusan
                            -> ;

              atau

                       mysql> SELECT kode_jur,nama_jur
                            -> From Jurusan
                            -> ;

              hasilnya akan sama yaitu:




                                     Gambar 14.56. Select all table
       b. Kolom / Field tertentu
               Kita dapat menampilkan data dengan menampilkan kolom tertentu pada suatu
       table. Sebagai contoh :

                       mysql> SELECT nim,nama_m,agama,j_kelamin
                            -> From Mahasiswa;




                              Gambar 14.57. Select kolom tertentu


   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                 34
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

       c. Kolom / Field tertentu berurutan
              Kita dapat menampilkan data dengan menampilkan kolom tertentu pada suatu
       table dan ditampilkan secara berurutan, sebagai contoh :

                     1. Order By

                       mysql> SELECT nid,nama_d,telpon_d
                            -> From Dosen
                            -> ORDER BY nama_d DESC;




                           Gambar 14.58. Select kolom tertentu order by

                     2. Distinct

                       mysql> SELECT agama_d
                            -> From Dosen
                            -> ORDER BY nama_d;




                            Gambar 14.59. Select kolom tertentu distinct

       d. Kriteria tertentu
               Kita dapat menampilkan data dengan menampilkan kriteria tertentu pada kolom
       pada suatu table sebagai contoh :

                       mysql> SELECT nid,nama_d,telpon_d
                            -> From Dosen
                            -> Where agama_d=’Islam’
                            -> ORDER BY nama_d DESC;




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                               35
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                                   Gambar 14.60. Select kriteria

14.2.16. Duplikasi Table
        Kita bisa melakukan duplikasi table beserta isi datanya kedalam table baru yang kita
bentuk, dimana yang dilakukan duplikasi adalah bisa datanya saja atau berserta strukturnya.
        Misalkan kita akan melakukan duplikasi datanya saja kedalam table baru yang terbentuk,
langkahnya adalah:

                 •   Buat table baru dengan nama JurusanBaru.

                           mysql> CREATE TABLE JurusanBaru
                                -> (kode_jurb Char(2) Primary Key,
                                -> nama_jurb Varchar(25)
                                -> );

                 •   Ketik perintah berikut ini pada MySQL Prompt

                           mysql> INSERT INTO JURUSANBARU
                                -> SELECT * FROM JURUSAN;




                 •   Untuk melihat apakah data pada table Jurusan telah tersalin kedalam table
                     Jurusanbaru, ketik perintah berikut :

                                mysql> SELECT * FROM JURUSANBARU
                                     -> ;

                                   Gambar 14.61. Duplikasi data

14.2.17. Menghapus Table
        Kita bisa melakukan penghapusan table beserta isi datanya didalam suatu database.
Sintaks untuk menghapus table adalah : [ DROP TABLE Nama Table ]. Sebagai contoh kita akan
menghapus table JurusanBaru didalam database NilaiMHS, langkahnya adalah:




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                   36
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005


                        mysql> DROP TABLE JURUSANBARU
                             -> ;

                        Untuk melihat hasilnya apakah table JurusanBaru telah terhapus, ketik :
                        [ Show Tables ]




                                   Gambar 14.62. Hapus table

14.2.18. Menghapus Database
      Kita bisa melakukan penghapusan database beserta table dan isi datanya. Sintaks untuk
menghapus databse adalah : [ DROP DATABASE Nama Database ]. Sebagai contoh kita akan
menghapus database Penjualan yang telah dibuat sebelumnya, langkahnya adalah:

                •   Tampilkan database yang ada, langkahnya:

                        mysql> SHOW DATABASES
                             -> ;




                •   Benar bahwa database penjualan ada, lakukan penghapusan pada database
                    tersebut, perintahnya adalah:


                        mysql> DROP DATABASE PENJUALAN
                             -> ;


                •   Untuk memastikan apakah database Penjualan telah terhapus ketik : [ Show
                    Databases; ]

                                 Gambar 14.63. Hapus database

14.2.19. Keluar dari MySQL
       Untuk keluar dari MySQL, kita dapat mengguanakn perintah QUIT atau EXIT, perintah ini
adalah satu-satunya yang tidak memerlukan tanda titik koma (;) diakhir perintahnya, maka
langkahnya adalah:

   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                          37
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005


                                            mysql> QUIT

                                   atau:

                                            mysql> EXIT

                                    atau:

                                            mysql> \q


                                   Gambar 14.64. Keluar MySQL
Latihan 14.6.
        Kita telah berhasil membuat database NilaiMHS sebelumnya, dimana table yang telah ada
adalah table Mahasiswa, Jurusan dan Dosen. Untuk latihan kali ini, selesaikan soal berikut ini:
        1. Buat 2 table baru lagi dengan nama table Matakuliah, dan Nilai, dengan struktur table,
            berikut ini, dengan menggunakan MySQL Prompt.




                          Gambar 14.65. Struktur table Matakuliah dan Nilai

        2. Lakukan import data dari database Access yang telah kita buat sebelumnya. Contoh
           bisa dilihat pada Latihan 14.5 nomor 2 diatas.
        3. Buat primary key untuk table Matakuliah (kdmk) dan Nilai (nim,kdmk,smt) dengan
           menggunakan MySQL Prompt. Karena pada saat kita melakukan import dari Access
           primary key nya belum terbentuk.
        4. Lakukan relasi antar table (foreign key constraint) dengan menggunakan MySQL
           Prompt untuk :
           • Jurusan ke Mahasiswa, nama constraint : fkJurusan
           • Mahasiswa ke Nilai, nama constraint : fkMahasiswa
           • Matakuliah ke Nilai, nama constraint : fkMatakuliah
           • Dosen ke Nilai nama constraint : fkDosen
           Contoh, Jurusan ke Mahasiswa




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                      38
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                                 Gambar 14.66. Foreign Key constraint

                Isi data dari table Matakuliah dan Nilai adalah sebagai berikut setelah berhasil
         melakukan Import data pada pertanyaan nomor 2 diatas:




                                Gambar 14.67. Data matakuliah dan nilai

14.3. Perintah Lanjutan MySQL
        Pada pembahasan sebelumnya kita telah berhasil membuat database NilaiMHS,
melakukan pengisian data melalui Navicat 2005, MySQL prompt, Import Data, membuat primary
dan foreign key constraint dan melakukan query sederhana.

14.3.1. Perintah Limit
        Perintah limit digunakan untuk menampilkan data pada suatu table didalam database
dengan batasan record tertentu. Sebagai contoh misalkan pada table Mahasiswa yang terdiri dari
16 record / baris, dan kita akan menampilkan hanya 10 record saja maka langkahnya adalah:
      • Aktifkan database NilaiMHS (Use NilaiMHS;).
    @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                    39
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

      • Ketik ( Select * From Mahasiswa ), terlihat data mahasiswa terdiri dari 16 record.
      • Lalu ketik perintah berikut:

                          mysql> SELECT NIM,NAMA_M,TELPON_R,HP
                               -> FROM MAHASISWA
                               -> LIMIT 10;




                                      Gambar 14.68. Perintah LIMIT

Latihan 14.7.
Untuk latihan kali ini ketik perintah SQL berikut ini:

                          mysql> SELECT NIM,NAMA_M,TELPON_R,HP
                               -> FROM MAHASISWA
                               -> LIMIT 10,4;


                          mysql> SELECT COUNT (*)
                               -> FROM MAHASISWA
                               -> ;


                          mysql> SELECT NIM,NAMA_M
                               -> FROM MAHASISWA
                               -> LIMIT 13,5;


                          mysql> SELECT NIM,NAMA_M,TELPON_R,HP
                               -> FROM MAHASISWA
                               -> ORDER BY NAMA_M DESC
                               -> LIMIT 15,5;

                    Berikan penjelasan dari masing – masing query ?

                                  Gambar 14.69. Latihan perintah LIMIT




    @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                    40
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

14.3.2. Perintah Alias
         Perintah alias bisa digunakan untuk mengubah tampilan nama table maupun nama kolom
sehingga menjadi lebih mudah dipahami.
Aktifkan database NilaiMHS (Use NilaiMHS;).
       • Lalu ketik perintah berikut:

                 mysql> SELECT NIM,NAMA_M AS NAMA_MAHASISWA
                      -> FROM MAHASISWA
                      -> ;

               atau ketik perintah berikut:

                 mysql> SELECT NIM,NAMA_M AS ‘NAMA MAHASISWA’
                      -> FROM MAHASISWA
                      -> ;

                                  Gambar 14.70. Perintah Alias

      Berikut ini contoh penggunaan ALIAS dengan menggunakan fungsi CURRENT_DATE
(menampilkan tanggal saat ini dari sistem komputer (server). Berikut ini contoh penggunaan hal
tersebut pada table Mahasiswa dan join pada table Jurusan.


                 mysql> SELECT NIM,NAMA_M AS ‘NAMA MAHASISWA’,
                      -> TGL_LAHIR,NAMA_JUR AS ‘NAMA JURUSAN’,
                      -> CURRENT_DATE AS ‘TANGGAL SEKARANG’
                      -> FROM MAHASISWA INNER JOIN JURUSAN ON
                      -> MAHASISWA.KODE_JUR=JURUSAN.KODE_JUR
                      -> LIMIT 10
                      -> ;

                              Gambar 14.71. Perintah Current_date

        Perintah SQL tersebut diatas adalah untuk menampilkan nim, nama_m tgl_lahir (dari table
Mahasiswa), nama_jur (dari table Jurusan), current_date. Dimana nama_m dan nama_jur diganti
alias, data yang ditampilkan hanya 10 record pertama.

14.3.3. Perintah Grouping
        GROUP BY adalah sebuah perintah yang digunakan untuk menggolongkan data
  berdasarkan kriteria tertentu, kemudian ditampilkan pada layar.
      Misalkan kita ingin mengetahui mahasiswa yang lahir pada bulan Januari, Februai dan
seterusnya, maka perintahnya adalah:


                 mysql>     SELECT TEMPAT_LHR AS ‘TEMPAT LAHIR’,
                      ->    COUNT(*) AS JUMLAH_KELAHIRAN
                      ->    FROM MAHASISWA
                      ->    GROUP BY TEMPAT_LHR;




    @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                   41
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005




                                Gambar 14.72. Perintah grouping

       Bagaimana kalau kita ingin mengetahui dikota mana saja yang jumlah kelahirannya minimal
3 kelahiran, maka perintah diatas kita tambahnya perinah HAVING. Untuk mencoba ketik query
berikut ini:


                  mysql>    SELECT TEMPAT_LHR AS ‘TEMPAT LAHIR’,
                       ->   COUNT(*) AS JUMLAH_KELAHIRAN’
                       ->   FROM MAHASISWA
                       ->   GROUP BY TEMPAT_LHR;
                       ->   HAVING JUMLAH_KELAHIRAN > 3




                                 Gambar 14.73. Perintah having
14.3.4. Perintah Join
       Menghubungkan 2 (dua) atau lebih disebut dengan JOIN, kita sebenarnya telah
menggunakan perintah join pada gambar 14.66. Sebagai latihan ketik perintah query berikut ini
dengan menggunakan MySQl Prompt:
          • Aktifkan database NilaiMHS ( Use NilaiMHS;).
          • Lalu ketik perintah Query berikut:

                  mysql> SELECT NIM,NAMA_M,TGL_LAHIR,NAMA_JUR
                       -> FROM MAHASISWA INNER JOIN JURUSAN ON
                       -> MAHASISWA.KODE_JUR=JURUSAN.KODE_JUR
                       -> ORDER BY NAMA_M
                       -> ;


    @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                  42
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

       a. Left Join
              • Aktifkan database NilaiMHS ( Use NilaiMHS;).
              • Lalu ketik perintah Query berikut:


                 mysql> SELECT NAMA_M,SMT,NILAI_UAS
                      -> FROM NILAI LEFT JOIN MAHASISWA ON
                      -> NILAI.NIM=MAHASISWA.NIM
                      -> ORDER BY NAMA_M;




                                   Gambar 14.74. Perintah left join

       a. Right Join
             • Aktifkan database NilaiMHS ( Use NilaiMHS;).
             • Lalu ketik perintah Query berikut:

                 mysql> SELECT NAMA_M,SMT,NILAI_UAS
                      -> FROM NILAI RIGHT JOIN MAHASISWA ON
                      -> NILAI.NIM=MAHASISWA.NIM
                      -> ORDER BY NAMA_M;

                                  Gambar 14.75. Perintah right join

            Perintah LEFT dan RIGHT JOIN akan menghasilkan data yang tidak memiliki
       pasangan masing – masing, akan terlihat bahwa mahasiswa yang tidak memiliki nilai akan
       NULL nilai datanya.

14.3.5. Operator Aritmatika
        MySQL Server mendukung operator yang menampilkan operasi aritmatika seperti, penjumlahan,
pengurangan, pembagian, perkalian, dan modulus pada kolom dengan jenis data numeric. Jenis data
numeric adalah INT, Smallint, Decimal, Numeric, Float, Real, Money, SmallMoney.
             • Aktifkan database NilaiMHS ( Use NilaiMHS;).
              • Lalu ketik perintah Query berikut:

                          mysql> SELECT NIM,NAMA_M,TGL_LAHIR,
                              -> TGL_LAHIR+5 'TANGGAL LHR + 5'
                              -> FROM MAHASISWA


                                  Gambar 14.76. Perintah aritmatika


    @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                     43
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

14.3.6. Perintah Kondisi
         MySQL Server menyediakan beberapa metoda untuk pencarian baris-baris pada tabel. Metode ini
dapat dibagi dalam beberapa kategori seperti Comparison operator      : =, >, <, >=, <=, !, Range operator :
Between dan Not Beetween, List operator : In dan Not In, String operator : i Like dan Not Like dan Logical
Operator : And, Or, Not.

      a. Comparison
          • Aktifkan database NilaiMHS ( Use NilaiMHS;).
          •    Lalu ketik perintah Query berikut:


                  mysql> SELECT NAMA_M,SMT,NILAI_UAS
                       -> FROM NILAI INNER JOIN MAHASISWA ON
                       -> NILAI.NIM=MAHASISWA.NIM
                       -> WHERE NILAI_UAS>78
                       -> ORDER BY NAMA_M;


                  mysql> SELECT NAMA_M,SMT,NILAI_UTS,NILAI_UAS
                       -> FROM NILAI INNER JOIN MAHASISWA ON
                       -> NILAI.NIM=MAHASISWA.NIM
                       -> WHERE NILAI_UTS<78 AND NILAI_UAS>=75
                       -> ORDER BY NAMA_M;

                                   Gambar 14.77. Perintah comparison

      b. Range
          • Aktifkan database NilaiMHS ( Use NilaiMHS;).
          •    Lalu ketik perintah Query berikut:

       mysql>      SELECT NAMA_M,SMT,NILAI_UAS,NAMA_MK
           ->      FROM NILAI INNER JOIN MAHASISWA ON
           ->      NILAI.NIM=MAHASISWA.NIM INNER JOIN MATAKULIAH
           ->      ON NILAI.KDMK=MATAKULIAH.KDMK
           ->      WHERE NILAI_UAS BETWEEN 80 AND 95
           ->      ORDER BY NAMA_M DESC;


       Bandingkan dengan perintah berikut ini:

       mysql>      SELECT NAMA_M,SMT,NILAI_UAS,NAMA_MK
           ->      FROM NILAI INNER JOIN MAHASISWA ON
           ->      NILAI.NIM=MAHASISWA.NIM INNER JOIN MATAKULIAH
           ->      ON NILAI.KDMK=MATAKULIAH.KDMK
           ->      WHERE NILAI_UAS NOT BETWEEN 70 AND 80
           ->      ORDER BY NAMA_M;


                                      Gambar 14.78. Perintah range



    @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                                                44
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005

     b. List
         •     Aktifkan database NilaiMHS ( Use NilaiMHS;).
         •     Lalu ketik perintah Query berikut:


      mysql>      SELECT NAMA_M,SMT,NILAI_UAS,NAMA_MK,SKS
          ->      FROM NILAI INNER JOIN MAHASISWA ON
          ->      NILAI.NIM=MAHASISWA.NIM INNER JOIN MATAKULIAH
          ->      ON NILAI.KDMK=MATAKULIAH.KDMK
          ->      WHERE SKS IN (2,3)
          ->      ORDER BY NAMA_M DESC;


      Bandingkan dengan perintah berikut ini:

      mysql>      SELECT NAMA_M,SMT,NILAI_UAS,NAMA_MK,SKS
          ->      FROM NILAI INNER JOIN MAHASISWA ON
          ->      NILAI.NIM=MAHASISWA.NIM INNER JOIN MATAKULIAH
          ->      ON NILAI.KDMK=MATAKULIAH.KDMK
          ->      WHERE SKS NOT IN (2,3)
          ->      ORDER BY NAMA_M;


                                     Gambar 14.79. Perintah list in




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com              45
SQL Server 2000 / MySQL – Navicat 2005



                                DAFTAR PUSTAKA


   1. Adi Nugroho, “Konsep Pengembangan Sistem Basis Data”, Penerbit Informatika,
      Bandung.
   2. Arbie, ”Manajemen Database dengan MySQL”,Penerbit Andi Yogyakarta,2004
   3. Bambang Hariyanto, ”Sistem Manajemen Basisdata, Pemodelan, Perancangan
      dan Terapannya”, Penerbit Informatika Bandung, 2004
   4. Bambang Robi’in, ”Manajemen dan Administrasi Database menggunakan SQL
      Server 2000”, Penerbit Andi Yogyakarta,2002
   5. Didik Setiyadi,Tukino, “Perancangan Database, SQL Server 2000”, Modul
      Praktikum, STMIK Bani Saleh, Bekasi, 2005
   6. Feri Djuandi, “SQL Server 2000 untuk Profesional”, PT. Elex Media Komputindo,
      Jakarta, 2002
   7. Thomas M. Connolly,C.Begg, Anne D.S, “Database System”, Addison Wesley
      Publishing Company, USA, 1996
   8. Yuswanto, “Panduan Belajar SQL Microsoft Access 2002”, Penerbit Prestasi
      Pustaka Surabaya, 2002




   @ 2010 : www.didiksetiyadi.com, dds@didiksetiyadi.com                         46

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:2812
posted:2/25/2011
language:Indonesian
pages:46
Description: Belajar Database MySQL Server dan Navicat 2005