Docstoc

apakah usaha dan kewirausahaan itu ?

Document Sample
apakah usaha dan kewirausahaan itu ? Powered By Docstoc
					          MARI BELAJAR
              BISNIS
   Pendidikan Kewirausahaan untuk
   Sekolah Menengah Kejuruan dan
Lembaga Pelatihan Kejuruan dan Teknis


         MODUL 1
     Apa itu Usaha dan
      Kewirausahaan?

“RENCANA SESI PELATIHAN”




         Departemen Pendidikan Nasional
                     dan
  International Labour Organization (ILO), Jakarta
Mengetahui Tentang Bisnis




Hak cipta @International Training Centre, ILO 1996

Publikasi ini dilindungi hak cipta sesuai Protokol 2 Konvensi tentang Hak Cipta Internasional. Permohonan wewenang
untuk menggandakan, menerjemahkan atau menyadur sebagian atau seluruh materinya harus dikirim ke International
Training Centre, ILO. Permohonan dapat diajukan ke pusat pelatihan ini. Meskipun demikian, penggandaan kutipan-
kutipan singkat dapat dilakukan tanpa harus memperoleh izin, dengan syarat sumbernya harus disebutkan.




Mengetahui tentang Bisnis

ISBN 92-0949-342-9
Diterbitkan pertama kali pada tahun 1996
Edisi kedua tahun 2000
Edisi ketiga 2002
Edisi keempat 2004
Edisi yang direvisi 2005


Istilah-istilah yang digunakan dalam buku-buku terbitan International Training Centre ILO yang sesuai dengan aturan
PBB, serta penyajian materi-materi yang terkandung di dalamnya adalah bukan merupakan pendapat International
Training Centre mengenai status hukum suatu negara, daerah, atau wilayah atau otoritas manapun, atau tentang batas-
batas negara/daerah tersebut. Tanggung jawab atas pendapat-pendapat yang disampaikan dalam artikel, penelitian
maupun kontribusi lain yang telah ditanda-tangani merupakan tanggung jawab dari masing-masing penulisnya, dan
penerbitan buku ini bukan merupakan bentuk persetujuan dari International Training Centre atas pendapat-pendapat
yang disampaikan didalamnya.



Publikasi dan katalog atau daftar buku-buku terbitan terbaru International Training Centre dapat diperoleh di alamat
berikut ini:

Publications
International Training Centre, ILO
Viale Maestri del Lavoro 10
10127, Turin, Italy
Tel: +39 11 693-6693
Fax: +39 11 693-6352
E-mail: MDP@itcilo.it
http://www.itcilo.it/english/publications/index.htm




2
                                                       Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




MODUL 1

Apa itu Usaha dan
Kewirausahaan?



Tujuan modul:
      Agar peserta mengetahui bahwa semua orang terlibat dalam
      sebuah usaha dengan satu cara atau cara yang lain.
      Agar peserta mengetahui bahwa gaya hidup semua orang
      dipengaruhi oleh peran yang mereka lakukan dalam usaha.
      Agar peserta mengenali bahwa dengan menggunakan
      kewirausahaan dalam segala hal merupakan pendekatan yang
      bermanfaat baik bagi perorangan maupun masyarakat



Cakupan Modul:
                                                                             Halaman
1.   Arti, ruang lingkup dan bentuk usaha                                         5
2.   Usaha dan Peran yang dimainkan setiap orang                                 13
3.   Alasan Kewirausahaan dalam Usaha Bisnis                                     29
4.   Pentingnya Kewirausahaan dalam Masyarakat dan Bekerja Mandiri               45




                                                                                              3
Mengetahui Tentang Bisnis




4
                                                            Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




I    TOPIK 1:       Arti, Ruang Lingkup dan Bentuk
                    Usaha
II   WAKTU YANG DISARANKAN:
     • 1 jam

III TUJUAN:
     • Agar peserta dapat mengenali dan menjelaskan istilah usaha dan unsur-unsurnya
       baik dalam pengertian sempit maupun dalam pengertian luas.
     • Peserta dapat memahami bahwa sama seperti orang yang lain, mereka akan
       terlibat dalam kegiatan usaha melalui berbagai macam kegiatan baik yang terjadi
       sekarang atau pada masa yang akan datang.

IV DASAR PEMIKIRAN:
     • Dengan memahami istilah usaha dalam pengertian sempit maupun dalam
       pengertian luas, peserta akan dapat memahami bahwa setiap dalam kegiatan
       usaha baik satu arah maupun dua arah.
     • Dengan memahami berbagai kategori dan klasifikasi kegiatan usaha, peserta akan
       memahami bahwa usaha yang dilakukan dapat digunakan untuk menampung
       berbagai kepentingan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

V    AKTIVITAS:
     1. Minta agar para peserta menjelaskan arti dari usaha. Mereka juga dapat mencari
        istilahnya di kamus. Setelah diberikan definisi-definisi dari usaha, tulislah pada
        papan tulis istilah utama yang disebutkan oleh para peserta.
     2. Dalam LEMBAR KERJA 1, minta peserta menulis contoh-contoh usaha yang
        menyediakan barang atau jasa yang ada di sekitar masyarakat.
     3. Dengan menggunakan LEMBAR KERJA 1, analisa ke 15 usaha contoh sesuai
        dengan klasifikasi dalam TRANSPARANSI 1 (setiap contoh dapat lebih dari satu
        bentuk klasifikasi).
     4. Minta peserta untuk membaca HANDOUT 1.




                                                                                                   5
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                                    MODUL 1: Topik 1
LEMBAR KERJA 1

                Tuliskan contoh-contoh dari usaha yang terdapat
                             di sekitar Anda tinggal


Usaha-usaha yang menyediakan barang atau jasa untuk, atau menerima barang dan jasa dari
institusi pelatihan atau organisasi saya.




 1.                           6.                            11.
 2.                           7.                            12.
 3.                           8.                            13.
 4.                           9.                            14.
 5.                           10.                           15.




6
                                  Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                 MODUL 1: Topik 1
TRANSPARANSI 1

                   Klasifikasi Usaha


  •   Swasta              vs          Publik

  •   Laba                vs          Nirlaba

  •   Formal              vs         Informal

  •   Individual          vs         Masyarakat

  •   Local               vs          Asing

  •   Bisnis              vs          Sosial

  •   Kecil               vs          Besar

  •   Manufaktur          vs          Jasa

  •   Konsumsi            vs          Industri




                                                                         7
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                                          MODUL 1: Topik 1
HANDOUT 1

Arti, Lingkup dan Bentuk Usaha
A. Bentuk Usaha
Orang-orang dalam suatu masyarakat mempunyai banyak kepentingan dan kebutuhan dan
keinginan yang berbeda dalam hidup mereka. Adalah peran dari mereka yang berjiwa
kewirausahaan untuk mengidentifikasikan kepentingan, keperluan dan keinginan tersebut
dan menetapkan usaha bisnis tertentu dimana kepentingan, keperluan dan keinginan itu
dapat dipenuhi. Semua usaha bisnis memberikan imbalan yang memuaskan bagi mereka
yang berhasil mendirikannya.
Istilah yang digunakan untuk menggolongkan usaha termasuk swasta, publik, formal, infor-
mal, perorangan, masyarakat , lokal, asing, kecil, besar, bisnis, sosial, manufaktur, dan jasa,
biasa atau industri. Perusahaan yang sukses, apapun sifatnya, memberikan pendekatan yang
tidak bisa ditolak dan berharga yang memberikan kontribusi pada penyediaan solusi bagi
masalah, selain juga memenuhi keperluan dan keinginan yang dikehendaki. Perbedaan utama
antara semua jenis usaha terletak pada keuntungan yang diberikannya. Usaha bisnis
menyediakan keuntungan selain imbalan, sedangkan usaha non-bisnis menyediakan jenis
imbalan lain yang dapat berupa fisik maupun psikologis. Mereka yang berjiwa kewirausahaan
akan melibatkan diri dalam usaha tergantung pada imbalan yang diharapkan dari usaha itu.
Usaha khusus dalam masyarakat mempunyai potensi untuk memperoleh manfaat dari
kehadiran semua usaha lainnya. Output dari salah satu usaha biasanya menjadi masukan
untuk usaha lain, dan ini membantu dalam peredaran uang antara usaha dan didalam
masyarakat. Semakin banyak uang yang beredar dalam masyarakat, semakin makmur
masyarakat itu. Sifat sinergis dari semua usaha dalam masyarakat menciptakan lingkungan
dimana terdapat banyak peluang untuk dieksploitasi oleh mereka yang berjiwa kewirausahaan.
Maka tergantung orang-orang inilah untuk mengidentifikasikan peluang yang tersedia dan
memanfaatkannya. Hampir semua masyarakat mempunyai banyak peluang yang belum
dimanfaatkan yang dapat menambah sinergi ini jika dikendalikan secara benar, untuk
menciptakan bahkan lebih banyak peluang bagi semua orang.
Selama pelatihan dan pendidikan, laki-laki dan perempuan memperoleh ketrampilan berbeda
yang menuju ke karier yang berbeda. Ketrampilan itu diterapkan dalam perdagangan, jasa,
manufaktur, pengolahan makanan, rekreasi, informasi dan komunikasi, dan bentuk usaha
lain. Ketrampilan yang diperoleh adalah aset besar yang dapat dibanggakan oleh laki-laki
dan perempuan. Keberadaan berbagai jenis usaha di dalam masyarakat Anda memberikan
peluang untuk menerapkan ketrampilan yang telah diperoleh selama pelatihan Anda. Semua
jenis ketrampilan yang dipelajari mempunyai kesempatan untuk diterapkan jika dicari peluang
pada semua jenis usaha. Adalah normal bagi laki-laki dan perempuan untuk
mempertimbangkan kesesuaian nilai-nilai pribadi, kepentingan dan harapan dengan jenis
usaha dimana mereka ingin terlibat. Namun, jika diambil terlalu jauh, ini dapat membatasi
peluang Anda.
Inti atau pesan kunci diatas adalah untuk memberikan pengertian bahwa Anda telah mulai
dengan cara yang benar dengan memperoleh ketrampilan. Langkah berikutnya adalah untuk


8
                                                             Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




waspada dan mengevaluasi banyaknya usaha di masyarakat Anda dan mengamati sifat sinergi
potensialnya. Langkah terakhir adalah untuk mengidentifikasi bagaimana ketrampilan yang
Anda peroleh dapat diterapkan atau dimanfaatkan dalam berbagai usaha yang mungkin.
Maka Anda dapat melakukan apa yang dapat Anda lakukan, dengan apa yang Anda dimiliki,
dimana Anda berada, dan tetap berhasil.


B. Arti dan Lingkup Usaha
Dalam pengertian sempit, Usaha adalah kegiatan yang menghasilkan uang. Dalam pengertian
luas usaha adalah suatu ide yang diwujudkan dalam suatu rencana dan dilaksanakan dalam
suatu kegiatan. Secara sederhana, setiap kegiatan dapat diartikan sebagai usaha jika
dilaksanakan melalui langkah-langkah: 1). Mencari ide, 2). Direncanakan, 3). Dilaksanakan,
4). Terdapat aktifitas yang jelas, 5). Adanya imbalan atau penghargaan atas kegiatan tersebut.
Anda dapat menjadi seseorang yang mempunyai jiwa kewirausahaan apabila Anda secara
terus menerus mengikuti secara sistematis proses diatas dalam menghadapi tantangan-
tantangan dalam kehidupan Anda. Dengan memahami konsep usaha sebagaimana pengertian
di atas, Anda dapat memahami bahwa terdapat banyak orang yang mempunyai potensi
kewirausahaan, dan bahkan Anda dapat mewujudkan usaha bisnis Anda sendiri. Yang
membedakan apabila seseorang memiliki jiwa kewirausahaan adalah mereka yang dapat
menghadapi secara positif tantangan dan masalah yang mereka hadapi setiap hari dengan
mereka yang tidak dapat menghadapinya adalah dalam pendekatan dan sikap mereka ketika
menghadapi persoalan dan memecahkan masalah.
Menjadi seseorang dengan jiwa kewirausahaan dapat memberi keuntungan bagi Anda secara
perorangan dan dapat pula membantu anda untuk menjadi orang yang berharga, bermanfaat
di keluarga anda, kelompok, tempat bekerja dan masyarakat umum. Memiliki sifat
kewirausahaan akan membuat anda mencapai banyak hal dan akan menonjol ditengah or-
ang banyak karena sikap dan pendekatan anda yang sistematis terhadap isu-isu ataupun
kejadian-kejadian yang sedang berlangsung. Dengan menggunakan pendekatan
kewirausahaan Anda akan tahu apa yang akan anda lakukan dalam kondisi apapun yang
perlu dihadapi . Pendekatan seperti ini akan membuat anda menghargai tantangan dalam
hidup karena akan dapat mewujudkan tantangan itu menjadi hasil yang positif.
Dengan memahami konsep usaha sebagaimana pengertian di atas, anda dapat memahami
bahwa, termasuk anda dapat mewujudkan usaha bisnis anda sendiri, dengan kata lain
pengusaha tidak dibatasi dengan jenis kelamin, umur, kepercayaan, suku, dan atau unsur
pembeda yang lain.
Untuk membantu anda menjadi seorang pengusaha, anda membutuhkan dan perlu mengingat
KE W I R A U S A H A A N dibawah ini :
K   Kreatif, ketrampilan, Kepemimpinan, Ketidakpastian
    Pengusaha baik laki-laki dan perempuan mempunyai kemampuan atau pengetahuan
    yang memungkinkan mereka untuk melakukan dan menyelesaikan aktivitas. Kebanyakan
    mereka yang berjiwa kewirausahaan mempunyai pengetahuan yang cukup, sikap dan
    ketrampilan praktis untuk memimpin, berani dan mampu untuk menghadapi
    ketidakpastian serta memiliki kreatifitas yang tinggi dengan memanfaatkan perubahan
    yang terjadi serta sumber daya yang mampu dikelola.




                                                                                                    9
Mengetahui Tentang Bisnis




E    Energi, Empati, Etika
     Bekerja keras dengan cara yang pintar, adalah kunci dalam kewirausahaan. Banyak
     kekuatan mental dan fisik dibutuhkan untuk dapat menghadapi semua tantangan yang
     terlibat dalam memperoleh solusi bagi masalah dan untuk berhasil menyelesaikan suatu
     usaha. Untuk meningkatkan kekuatan, anda perlu merangsang otak dan semua indra -
     penglihatan, pendengaran, sentuhan, penciuman, dan rasa sehingga semua siap dalam
     mengenali apa yang perlu dilakukan dalam situasi yang berbeda disamping itu sikap ber-
     empathi degan etika yang baik juga mampu memberikan rangsangan kepada kita untuk
     mempu menyelesaikan masalah orang lain. Dalam rangka menjalankan kegiatan tersebut
     Anda perlu sehat dan fit secara fisik, dan ini bisa dicapai dengan diet yang sesuai dan
     latihan fisik.

W Wawasan Luas
  Wawasan yang luas terhadap segala sesuatu yang pernah diketahui dan atau dialami
  dalam kehidupan sehari-hari atau dengan memahami pengalaman orang lain, dapat
  dijadikan sebagai salah satu sumber berpikir untuk menyelesaikan masalah melalui
  penciptaan hal-hal yang lebih bermanfaat bagi diri sendiri maupun bagi masyarakat.

I    Ide, Inovasi, Imbalan, Inisiatif
     Kemampuan untuk menerapkan ide-ide baru yang memungkinkan Anda mejalankan
     aktivitas secara berbeda adalah tanda lain mereka yang berjiwa kewirausahaan. Melalui
     inisiatif, imajinasi, intuisi dan pengetahuan individu, Anda akan dapat mengubah sesuatu
     atau menemukan jalan untuk mengakomodasi situasi yang baru. Apapun yang Anda
     hadapi. Informasi mengenai isu dan bidang yang berbeda adalah masukan yang penting
     untuk menjadi inovatif. Maka, laki-laki dan perempuan yang mau berusaha memberi
     nilai yang besar pada informasi dan mereka selalu awas dan senantiasa melakukan
     penelitian.

R    Rencana
     Supaya dapat melihat gambar keseluruhan dari usaha dalam pengertian mengapa harus
     didirikan, apa yang harus dilakukan, bagaimana dapat diselesaikan, siapa yang akan
     melakukannya dan kapan akan selesai, adalah perlu untuk membuat rencana tertulis.
     Rencana tertulis dapat menjelaskan situasi dan membantu membuat keputusan apakah
     akan melibatkan diri dalam kegiatan yang berakibat suatu usaha dimulai atau tidak. Dalam
     hal usaha bisnis, perencanaan akan memberi indikasi apakah akan terjadi keuntungan
     atau kerugian.

A    Adil
     Seorang pengusaha perlu memiliki sifat adil dalam arti sempit mampu menjaga perlakuan
     diri terhadap pekerja atau orang lain sehubungan dengan hak dan kewajiban baik pada
     saat berinteraksi langsung maupun tidak langsung dengan pengusaha

U    Ulet
     Keputusan untuk mengambil langkah dan memulai usaha atau melakukan kegiatan harus
     dibuat. Semua laki-laki dan perempuan yang mau berusaha membuat keputusan ini hanya
     setelah mereka melakukan sejumlah penelitian, sehingga pada akhirnya mereka biasanya


10
                                                           Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




    dapat mencapai hasil sukses dan mendapatkan keuntungan. Anda selalu harus mengambil
    langkah pertama, karena hal ini menandai perbedaan antara yang berjiwa kewirausahaan
    dan mereka yang tidak. Sukses dimulai dari keputusan untuk memulai bergerak ke arah
    yang benar dan yang kita inginkan.

S   Supel, Sabar, Senang
    Pengembangan kepribadian seseorang untuk mampu berinteraksi dengan orang lain salah
    satu sifat yang harus dimiliki adalah mampu berinteraksi dan memposisikan dirinya dalam
    lingkungan dan kondisi yang sedang berlangsung. Sabar dan tidak keberatan dan dengan
    senang hati untuk mendengarkan pendapat orang lain, akan mampu memberikan banyak
    peluang usaha dan relasi di kemudian hari.

A   Antusias
    Terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi ketika mencoba untuk mendirikan suatu
    usaha. Perempuan menghadapi tantangan yang spesifik, beberapa diantaranya negatif
    dan tidak berpihak. Untuk mewujudkan usaha yang akan memberi keuntungan yang
    Anda harapkan, kemampuan untuk tetap berada di jalur yang digariskan meskipun
    terdapat banyak tantangan di sepanjang jalan adalah penting. Kesabaran, ketehunan
    dan kepercayaan diri adalah beberapa sikap yang harus Anda terapkan untuk bertahan
    terhadap tantangan mental dan fisik yang akan Anda hadapi.

H   Hasil (laba), Hadiah
    Anda yakin bahwa untuk mencapai penghargaan yang memuaskan dari pekerjaan, Anda
    perlu mengerjakan dan menyelesaikan tugas secara baik dan tepat waktu dengan penuh
    harapan dan target. Efisiensi, keefektifan dan pengaturan waktu adalah aspek penting
    yang membuat anda dapat menyelesaikan pekerjaan. Kemampuan
    untuk berfokus pada hasil kerja membantu Anda untuk berkonsentrasi pada apapun yang
    Anda ingin lakukan.

A   Asa
    Anda mempunyai motivasi untuk mencapai kesuksesan dan melakukan semua kegiatan
    Anda. Sikap dan ketajaman persepsi Anda memungkinkan Anda bekerja untuk mendapat
    hasil yang diharapkan setiap kali Anda berniat melakukan sesuatu. Pendekatan ini
    membuat Anda bekerja lebih keras daripada orang lain.

A   Akal Sehat
    Akal sehat sangat penting bagi seorang pengusaha untuk selalu berpikir positif kepada
    orang lain, disamping agar mampu melakukan prediksi dan perencanaan yang realistis
    sehingga kerugian dapat dihindarkan.

N   Norma
    Salah satu syarat seorang pengusaha dapat menjalankan kegiatan usahanya adalah apabila
    mereka mengetahui norma/aturan/kebiasaan dan mampu untuk tidak melanggarnya.
    Dalam pengertian formal, norma dapat dikatakan sebagai hukum yang harus dipahami
    oleh seorang pengusaha terkait dengan apa yang boleh dan bisa dikerjakan dan hal-hal
    apa yang seharusnya dihindari.

                                                                                                11
Mengetahui Tentang Bisnis




12
                                                            Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




I    TOPIK 2:       Usaha dan Peran Yang dimainkan
                    Setiap Orang
II   WAKTU YANG DISARANKAN:
     • 3 Jam

III TUJUAN:
     • Agar peserta dapat mengetahui fakta-fakta tentang usaha kecil
     • Agar peserta dapat mengenali bahwa meskipun semua orang terlibat dalamusaha,
       masing-masing memegang peran yang berbeda dan setiap orang memilih peran
       yang diinginkan.

IV DASAR PEMIKIRAN:
     • Dengan mengetahui statistik, ciri, karakteristik, tipe dan kegunaan dari usaha kecil,
       peserta dapat membuat keputusan yang lebih baik dan lebih realistik mengenai
       bagaimana mereka ingin terlibat.
     • Melalui identifikasi peran yang dimainkan dalam usaha bisnis, murid dapat
       mengamati bahwa, meskipun semua peran itu penting, beberapa lebih
       penting daripada yang lainnya untuk keberhasilan usaha secara keseluruhan.
       Peran-peran di hargai dengan cara yang berbeda, tergantung pada tingkat
       kepentingannya.


V KEGIATAN:
     1. Bagi peserta menjadi dua kelompok (positif dan negatif) dan minta mereka untuk
        memperdebatkan pernyataan berikut :
        “Usaha kecil tidak penting bagi pengembangan ekonomi negara. Semua usaha
        kecil harus ditutup demi pertumbuhan ekonomi dan daya saing”.
     2. Bandingkan informasi yang dihasilkan dengan arti, fakta-fakta, dan alasan untuk
        tertarik pada usaha kecil yang diberikan dalam TRANSPARANSI 1 hingga 4.
     3. Minta peserta untuk menggolongkan karakteristik usaha kecil sebagai kekuatan
        atau kelemahan dan bandingkan dengan yang terdapat pada TRANSPARANSI 5
        dan HANDOUT 1.
     4. Minta agar peserta mengisi LEMBAR KERJA 1 untuk melihat apakah mereka dapat
        mengidentifikasi usaha kecil yang bearad di sekitar Anda.
     5. Tunjukkan TRANSPARANSI 6, 7dan 8 untuk menunjukkan strategi kelangsungan
        hidup dari usaha kecil, sifat lokal dari usaha kecil dan bidang dimana usaha kecil
        berhasil. Tekankan bahwa: Usaha kecil memainkan peran di semua negara dan di
        semua sektor ekonomi.
     6. Usaha kecil mempunyai sifat unik yang membuatnya dapat muncul dan tumbuh.
        Minta murid mengisi LEMBAR KERJA 2 mengenai jenis pegawai yang diperlukan
        untuk menjalankan usaha yang diidentifikasi. Tunjukkan TRANSPARANCY 3 dan
        identifikasikan apakah setiap posisi adalah Un-Skilled, Semi Skilled atau Skilled.
     7. Minta agar murid membaca HANDOUT 2, yang menunjukkan bahwa pengusaha
        menjalankan dan atau memulai usaha bisnis dengan menggunakan strategi yang
        berbeda.


                                                                                                 13
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                                        MODUL 1: Topik 2
TRANSPARANSI 1

                            Pengertian Usaha Kecil



       A
       Usaha Yang Memiliki Ciri-Ciri
       • Manajemen tergantung pemilik (bebas ditentukan oleh pemilik)
       • Modal disediakan oleh pemilik
       • Daerah operasi lokal
       • Berukuran/skala relatif kecil



       B
       “Sebuah usaha yang pemiliknya mempunyai jalur komunikasi langsung dengan
       kegiatan operasi dan dengan sebagian besar tenaga kerja, termasuk personil
       kunci”




       C
       “Usaha yang dimiliki dan dioperasikan dan atau dikendalikan secara individu”




       D
       “usaha yang mempekerjakan tidak lebih dari limapuluh orang” (jumlah ini
       mungkin berbeda dari satu negara ke negara lain).




14
                                                        Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                                       MODUL 1: Topik 2
TRANSPARANSI 2

      Fakta-Fakta tentang Usaha Kecil

 1)  Di banyak negara, sampai dengan 99% dari semua bisnis adalah usaha kecil.
 2)  LEBIH DARI 40% dari pegawai bisnis di banyak negara dipekerjakan di usaha
     kecil.
 3) SEKITAR 40% dari volume total bisnis di banyak negara dilakukan oleh Usaha
     Kecil.
 4) SEKITAR 75% dari pekerjaan baru dihasilkan oleh sektor usaha kecil.
 5) 50% dari semua usaha kecil gagal pada dua tahun pertama.
 6) 60% dari uang yang digunakan untuk merintis usaha kecil dihasilkan dari sumber
     swasta, seperti tabungan pribadi dan pinjaman dari teman.
 7) Biaya untuk menciptakan lapangan pekerjaan melalui usaha kecil adalah sebagian
     kecil dari apa yang diperlukan untuk menciptakan lapangan pekerjaan pada usaha
     besar.
 8) Usaha kecil menampung porsi terbesar pegawai dalam retail, grosir dan jasa.
 9) Usaha kecil menyumbang bagian terbesar dari penjualan dan pegawai di segmen
     tertentu dari manufaktur.
 10) Manajemen buruk adalah penyebab terbesar dari kegagalan usaha kecil.
 11) Kemungkinan bisnis baru dapat bertahan hidup lebih dari lima tahun adalah
     satu banding empat.
 12) Di hampir semua negara, usaha kecil adalah rumah alami dari kewirausahaan.




                                                                                             15
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                         MODUL 1: Topik 2
TRANSPARANSI 3

                            Segitiga Perbandingan




                             Sedikit




                  Beberapa
                                       PERUSAHAAN
                                        MENENGAH


        Banyak
                                  PERUSAHAAN KECIL
                             [KEPEMILIKAN TUNGGAL YANG
                               FORMAL, KEMITRAAN DAN
                                    PERUSAHAAN)

 Terlalu Banyak

                                  PERUSAHAAN MIKRO
                                      [INFORMAL]




16
                                                   Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                                  MODUL 1: Topik 2
TRANSPARANSI 4

 Alasan Tertarik Mendirikan Usaha Kecil




     •   Para pelaku usaha kecil menghasilkan sebuah tekanan politik yang
         besar dan suara yang tidak mungkin diabaikan.
     •   Banyak orang yang terlibat dalam usaha kecil.
     •   Para pelaku (pegawai, dan kadang pemilik) cenderung kurang
         mampu.
     •   Usaha-usaha kecil menawarkan banyak kesempatan bekerja.
     •   Usaha kecil mengurangi kemiskinan dan memiliki kontribusi
         terhadap usaha mengurangi pengangguran.
     •   Sebagai dasar kegiatan usaha yang lebih besar.




                                                                                        17
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                                  MODUL 1: Topik 2
TRANSPARANSI 5

                    Kekuatan dan Kelemahan
                          Usaha Kecil




       KELEMAHAN                               KEKUATAN
       •     Keterbatasan keuangan             •   Sentuhan pribadi
       •     Permasalahan pegawai              •   Motivasi yang lebih tinggi
       •     Tingginya biaya langsung          •   Fleksibilitas yang tinggi
       •     Terlalu banyak telur dalam satu   •   Kurangnya birokrasi
             keranjang                         •   Tidak menarik perhatian
       •     Kredibilitas                          (kurang mencolok)
       •     Keterbatasan kualitas             •   Melayani pasar lokal




18
                                                              Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                                             MODUL 1: Topik 2
HANDOUT 1

Kekurangan dan Kekuatan
Usaha Kecil
KEKURANGAN - KEKURANGAN USAHA KECIL
Keterbatasan Keuangan
    Menyeimbangkan “uang masuk” dan “uang keluar”adalah sebuah perjuangan, terutama
    ketika mencoba untuk berkembang. Bukannya menerima pelayanan istimewa dari pemilik
    modal (lembaga keuangan) ketika meminta pinjaman, pelaku usaha kecil malah lebih
    sering merasa diperlakukan seperti warganegara kelas dua. Perusahaan Kecil tidak dapat
    menggunakan kredit sebagai alat menjual semudah yang dilakukan oleh perusahaan
    besar. Selain itu, kebanyakan perusahan kecil memiliki masalah untuk tetap bertahan
    selama menunggu produk mereka dapat diterima oleh pasar.
Permasalahan Kepegawaian
    Usaha Kecil tidak dapat membayar gaji besar dan menyediakan kesempatan dan status
    yang biasanya terdapat dalam perusahaan besar. Pemilik Usaha Kecil harus berkonsentrasi
    pada permasalahan sehari-hari dalam menjalankan bisnis dan biasanya memiliki sedikit
    waktu untuk memikirkan tujuannya.
Biaya langsung yang tinggi
    Sebuah Usaha Kecil tidak dapat membeli bahan baku,mesin atau persediaan semurah
    perusahaan besar, atau mendapatkan diskon untuk volume yang lebih besar seperti
    produsen besar. Jadi biaya produksi per unit biasanya lebih tinggi untuk Usaha Kecil,
    tetapi bagaimanapun biaya overhead biasanya lebih rendah.
Terlalu banyak telur dalam satu keranjang
    Sebuah perusahaan besar yang terdiversifikasi dapat mengalami hambatan di salah satu
    sektor bisnisnya namun tetap kuat. Hal ini tidak berlaku bagi usaha kecil dengan hanya
    sedikit jenis produknya. Usaha Kecil sangat rentan jika sebuah produk baru tidak laku,
    jika salah satu pasarnya terkena resesi, atau jika produk lama tiba-tiba ketinggalan jaman.
Kurang kredibilitas
    Masyarakat menerima produk perusahaan besar karena namanya dikenal dan biasanya
    dipercaya. Usaha Kecil harus berjuang untuk membuktikan dirinya setiap kali menawarkan
    sebuah produk baru atau memasuki pasar baru. Reputasinya dan keberhasilan yang lalu
    di pasar jarang diperhitungkan.




                                                                                                   19
Mengetahui Tentang Bisnis




KEKUATAN USAHA KECIL
Sentuhan pribadi
   Pelanggan seringkali akan membayar maksimal untuk perhatian pribadi. Bahkan, dalam
   kebanyakan industri dimana perbedaan antara produk dan harganya hanya sedikit, faktor
   manusia menjadi kelebihan utama yang bersaing.

Motivasi lebih tinggi
   Manajemen kunci dalam Usaha Kecil biasanya terdiri atas pemilik. Konsekuensinya,
   mereka berkerja keras, lebih lama dan memiliki lebih banyak keterlibatan personal. Laba
   dan rugi memiliki lebih banyak arti bagi mereka daripada gaji dan bonus yang diperoleh
   oleh pegawai dalam perusahaan besar.

Fleksibiltas lebih tinggi
    Sebuah Usaha Kecil memiliki fleksibiltas sebagai kelebihan kompetitif yang utama. Sebuah
    perusahaan besar tidak dapat menutup sebuah pabrik tanpa oposisi dari organisasi tenaga
    kerja, atau bahkan menaikkan harga tanpa intervensi dari pemerintah, namun Usaha
    Kecil dapat bereaksi cepat terhadap perubahan persaingan. Sebuah Usaha Kecil juga
    memiliki jalur komunikasi yang lebih pendek. Lingkup produknya sempit, pasarnya terbatas
    dan pabrik dan gudangnya dekat. Perusahaan ini dapat dengan cepat mencium masalah
    dan memperbaikinya.

Kurangya birokrasi
   Memahami gambaran besar adalah sulit bagi eksekutif dalam perusahaan besar.
   “Management myopia” ini mengarah pada tindakan yang berlebihan dan ketidakefisienan
   birokrasi. Dalam Usaha Kecil seluruh permasalahan dapat mudah dimengerti, keputusan
   dapat cepat dibuat dan hasil dapat diperiksa dengan mudah.

Tidak mencolok
    Karena tidak begitu diperhatikan, perusahaan baru dapat mencoba taktik penjualan yang
    baru atau memperkenalkan produk tanpa menarik perhatian atau oposisi yang berlebih.
    Perusahaan besar senantiasa menghadapi perang proksi, aksi antitrust dan peraturan
    pemerintah. Mereka juga kurang fleksible dan sukar diganti atau dilakukan strukturisasi
    kembali.




20
                                                                                                   Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                                                                                       MODUL 1: Topik 2
LEMBAR KERJA 1

                                           Usaha Kecil di sekitar Anda


Tuliskan 15 kegiatan usaha bisnis dalam lingkungan / masyarakat anda yang anda anggap
efisien, menguntungkan atau sesuai.
Karena kemungkinan terdapat lebih dari 15 contoh kegiatan bisnis, konsentrasikan pada
kegiatan bisnis yang paling menarik bagi anda sebagai kemungkinan usaha mandiri dengan
keuntungan besar. Jangan meninggalkan kemungkinan hanya karena anda merasa tidak
memiliki kemampuan yang diperlukan untuk berhasil. Jika anda tidak memiliki kemampuan
yang diperlukan, anda mungkin dapat melatihnya atau memperkerjakan seseorang yang dapat
membantu anda.Masukan semua kemungkinan yang menarik



  Nama Usaha                                                 Mengapa Mereka Memilih Usaha Tersebut?
  1. ..............................................................................................................................................
  2. ..............................................................................................................................................
  3. ..............................................................................................................................................
  4. ..............................................................................................................................................
  5. ..............................................................................................................................................
  6. ..............................................................................................................................................
  7. ..............................................................................................................................................
  8. ..............................................................................................................................................
  9. ..............................................................................................................................................
  10. ..............................................................................................................................................




                                                                                                                                                      21
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                    MODUL 1: Topik 2
TRANSPARANSI 6

       Mengapa usaha kecil bersifat lokal ?




                            MASYARAKAT LOKAL
                        L




                                                 SU
                    KA




                                                   PP
                   LO




                                                     LIE
               AR




                                                        R
                                                       LO
               S
            PA




                                                         KA
                             USAHA KECIL LOKAL             L
            PE




                                                            L
              GA




                                                         KA
                WA




                                                       LO
                  IL




                                                    NK
                    OK




                                                  BA
                      AL




                             KONSUMEN LOKAL




22
                                                 Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                                MODUL 1: Topik 2
TRANSPARANSI 7

  Bidang-Bidang Dimana Usaha Kecil
            Dapat Berhasil




    •   Menyediakan permintaan yang terbatas pada suatu wilayah
        atau daerah lokal
    •   Manufaktur yang memenuhi permintaan untuk waktu singkat
        atau permintaan khusus
    •   Menyediakan layanan perbaikan teknis
    •   Menyediakan layanan pribadi
    •   Situasi dimana pasar berubah dengan cepat
    •   Mentargetkan pada segmen pasar khusus
    •   Bisnis bersifat lokal
    •   Memyediakan sentuhan pribadi
    •   Menghindari bersaing langusng dengan Perusahaan raksasa




                                                                                      23
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                            MODUL 1: Topik 2
LEMBAR KERJA 1

           Isilah daftar posisi pekerja yang diperlukan untuk setiap
              jenis usaha yang diberikan dibawah. Untuk masing-
               masing posisi gunakan “U” untuk Unskilled ( tidak
     terampil), “SS untuk Semi Skilled (semi trampil) dan “S” untuk
                            Skilled (Terampil).




             JENIS USAHA
            RUMAH SAKIT              SIFAT KETRAMPILAN

             Jenis Pegawai           U  Unskilled/Tidak Terampil
             1.                         Sedikit persiapan atau
                                        penggunaan peralatan
             2.                      SS Semi Skilled / Semi Terampil
                                        Sedikit pelatihan di tempat
                                        kerja dan perlu penggunaan
             3.
                                        peralatan khusus
                                     S Skilled / Terampil
             4.                         Terlatih dan menggunakan
                                        peralatan yang sangat
             5.                         kompleks



24
                           Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




SEKOLAH         SIFAT KETRAMPILAN

Jenis Pegawai   U  Unskilled/Tidak Terampil
6.                 Sedikit persiapan atau
                   penggunaan peralatan
7.              SS Semi Skilled / Semi Terampil
                   Sedikit pelatihan di tempat
                   kerja dan perlu penggunaan
8.
                   peralatan khusus
                S Skilled / Terampil
9.                 Terlatih dan menggunakan
                   peralatan yang sangat
10.                kompleks



SUPERMARKET     SIFAT KETRAMPILAN

Jenis Pegawai   U  Unskilled/Tidak Terampil
11.                Sedikit persiapan atau
                   penggunaan peralatan
12.             SS Semi Skilled / Semi Terampil
                   Sedikit pelatihan di tempat
                   kerja dan perlu penggunaan
13.
                   peralatan khusus
                S Skilled / Terampil
14.                Terlatih dan menggunakan
                   peralatan yang sangat
15.                kompleks



RESTORAN        SIFAT KETRAMPILAN

Jenis Pegawai   U  Unskilled/Tidak Terampil
16.                Sedikit persiapan atau
                   penggunaan peralatan
17.             SS Semi Skilled / Semi Terampil
                   Sedikit pelatihan di tempat
                   kerja dan perlu penggunaan
18.
                   peralatan khusus
                S Skilled / Terampil
19.                Terlatih dan menggunakan
                   peralatan yang sangat
20.                kompleks



                                                                25
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                          MODUL 1: Topik 2
TRANSPARANSI 6

            Contoh-Contoh Usaha
      Dan Pekerjaan Yang Mendukungnya

Kategorikan apakah U,SS atau S

           PASAR SWALAYAN                RESTORAN
           ·   Pemeriksa Makanan         ·   Juru Menggoreng
           ·   Pengangkat Barang         ·   Juru Masak
           ·   Pengontrol Stok           ·   Hostes
           ·   Manajer Produk            ·   Pencuci Piring
           ·   Manajer Toko              ·   Pembuat Salad
           ·   Manajer Daging            ·   Pelayan
           ·   Penata Buku               ·   Pelayan perempuan
           ·   Baker                     ·   Manajer
           ·   Pekerja Kebersihan        ·   Kasir
           ·   Sekretaris                ·   Penjaga
                                         ·   Bartender
           RUMAH SAKIT
           ·  Perawat
           ·  Asisten Perawat            SEKOLAH
           ·  Dokter                     ·  Guru
           ·  Apoteker                   ·  Penjaga
           ·  Ahli Gizi                  ·  Perawat
           ·  Petugas                    ·  Sekretaris
           ·  Administrator              ·  Pegawai Perpustakaan
           ·  Terapis Occupational       ·  Pengemudi Bis
           ·  Terapis Fisik              ·  Pembantu Umum
           ·  Penata Buku                ·  Kepala Sekolah
           ·  Sekretaris                 ·  Terapis Bicara
           ·  Juru Masak                 ·  Konselor
           ·  Pegawai kebersihan         ·  Operator Audio Visual
           ·  Spesialis Ruangan          ·  Superintendent
           ·  Pekerja Sosial             ·  Juru Masak
           ·  Sukarelawan                ·  Pemegang Buku
           ·  Supir Ambulans & Asisten   ·  Pelatih Olah Raga
           ·  Psikolog
           ·  Psikiater
           ·  Kasir
           ·  Terapis Bicara
           ·  Terapis Pendengaran
           ·  Asisten Lab
           ·  Pelayan
           ·  Ahli Bedah




26
                                                             Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                                            MODUL 1: Topik 2
HANDOUT 2

                    Tipe-tipe Pengusaha
Sebelum memulai sebuah usaha bisnis, adalah perlu untuk mengidentifikasi jenis-jenis
Pengusaha supaya Anda dapat menentukan pilihan. Berbagai tipe Pengusaha diperlukan untuk
membantu negara agar berkembang. Mari kita lihat kemungkinannya:


1.   Pekerja Mandiri
     Perorangan yang melakukan seluruh pekerjaan dan mengambil semua keuntungan. Ini
     termasuk toko keluarga, agen, ahli reparasi, akuntan, hingga ahli fisika dan ahli hukum.
     Ini dapat merupakan pekerjaan penuh waktu karena tidak ada orang lain yang terlibat.

2.   Pengusaha opportunistik
     Mereka yang memulai usaha bisnis dan memperluasnya secepat mungkin untuk dapat
     menggaji pegawai lain. Biasanya, pegawai tambahan ini mempunyai keahlian yang
     diperlukan yang tidak dimiliki oleh pemilik.

3.   Pengusaha Inventif
     Mereka dengan kemampuan inventif khusus yang merancang produk yang lebih baik
     kemudian menciptakan perusahaan untuk mengembangkan, memproduksi dan menjual
     itemnya. Perusahaan teknologi tinggi berjenis ini merupakan trend baru.

4.   Pengusaha Multiplier
     Mereka yang mencari ide dari ide orang lain agar dapat membuat usahanya sendiri
     berdasarkan model tersebut. Operasi waralaba (Franchise) atau chain store adalah bentuk
     pendekatan ini.

5.   Pengambil Manfaat dari Skala Ekonomi – Economy of Scale Exploiter
     Mereka yang memanfaatkan volume besar penjualan dengan menawarkan harga diskon
     dan beroperasi dengan overhead yang sangat rendah.

6.   Pengusaha Pengakuisisi:
     Mereka yang mengambil alih usaha bisnis yang dimulai oleh orang lain dan menggunakan
     ide mereka untuk membuatnya berhasil. Ini sering terjadi bila terdapat masalah keuangan
     dalam operasi saat itu. Ide manajemen yang segar dapat menyelamatkan usaha bisnis.

7.   Pengusaha Model Jual Beli
     Mereka yang membeli perusahaan dengan maksud memperbaikinya agar dapat dijual
     kembali untuk keuntungan.

8.   Pengusaha Spekulator
     Mereka yang membeli komoditas dan menjualnya kembali untuk keuntungan. Real estate,
     barang seni, barang antik dan hasil tanam adalah barang spekulator yang khas/unik.




                                                                                                  27
Mengetahui Tentang Bisnis




28
                                                         Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




I    TOPIK 3:     Alasan Kewirausahaan

II   WAKTU YANG DISARANKAN:
     • 2 jam


III TUJUAN:
     • Memberikan penjelasan dan pemahaman kepada peserta terhadap penghargaan
       serta pemahaman tentang unsur-unsur dan konsep-konsep kewirausahaan.
     • agar peserta memahami langkah-langkah kewirausahaan yang memungkinkan
       sukses dalam berbisnis.


IV DASAR PEMIKIRAN
     • Dengan memahami konsep kewirausahaan para peserta akan memahami bahwa
       setiap situasi yang meraka alami menawarkan peluang-peluang yang berpotensi
       untuk memberikan manfaat dan membuat hidup menjadi lebih baik bagi dirinya
       sendiri dan bagi orang lain.
     • Dengan memahami bahwa kewirausahaan dalam bisnis mengikuti langkah-
       langkah prinsip yang jelas, peserta akan dapat memanfaatkannya ketika mereka
       siap untuk memulai bisnis.


V. KEGIATAN
     1. Tunjukkan TRANSPARANSI 1 dan diskusikan kelima unsur kewirausahaan. Minta
        peserta membaca HANDOUT 1 dan minta peserta membahas bagaimana menjadi
        seorang dengan jiwa kewirausahaan dapat mempengaruhi perubahan dalam
        situasi kehidupan mereka.
     2. Buatlah rangkuman dengan menekankan bahwa:
         - Kewirausahaan adalah pendekatan organisasi dan managemen yang
              memungkinkan orang menanggapi perubahan serta mengatasi masalah
              dalam situasi apapun yang mereka alami. Gunakan HANDOUT 1.
         - Ada lima unsur kewirausahaan: memperhatikan lingkungan, mengenali
              peluang, menghimpun sumber-sumber daya yang dibutuhkan, melakukan
              kegiatan dan menerima imbalan. Gunakan TRANSPARANCY 1
         - Kewirausahaan melibatkan penggunaan sumber daya ekonomi (uang dan
              peralatan) maupun sumber daya manusia (tenaga, ketrampilan, pengetahuan,
              waktu): perlihatkan TRANSPARANSI 2 dan bagikan HANDOUT 2. Minta
              peserta menambahkan sumber dalam TRANSPARANCY 2
     3. Bagikan LEMBAR KERJA 1 dan meminta peserta membacanya.
     4. Seluruh kelas berdiri membentuk lingkaran dan sebuah bola dilempar dari satu
        peserta ke peserta lain mana saja yang ia inginkan. Peserta yang melempar
        menyebut salah satu ciri kewirausahaan dalam bisnis yang tercantum pada
        LEMBAR KERJA, dan peserta yang menangkap harus menjelaskan apakah itu ciri
        dari kewirausahaan atau bukan. Ciri-ciri yang diidentifikasi dicatat pada papan
        tulis.



                                                                                              29
Mengetahui Tentang Bisnis




       5. Setelah semua peserta berpartisipasi, TRANSPARANSI 3 diperlihatkan sebagai
          perbandingan.
       6. Minta peserta mengerjakan LEMBAR KERJA 2 untuk memperlihatkan keuntungan
          dan upaya keras kewirausahaan dalam bisnis. Jawaban-jawaban dibandingkan
          dengan jawaban yang ada dalam TRANSPARANSI 4.
       7. Buatlah kesimpulan menggunakan TRANSPARANSI 5 dengan menekankan bahwa
          seorang Pengusaha :
           - adalah penggerak utama dalam bisnis dengan mengidentifikasi celah-celah di
               pasar
           - mengerahkan sumber-sumber daya
           - mengatur dan mengelola usaha
           - menanggung semua ketidakpastian dan risiko usaha
           - mendapat imbalan atas upaya yang telah diberikan
       8. Kaji ulang HANDOUT 2.




30
                                   Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                  MODUL 1: Topik 3
TRANSPARANSI 1

     Unsur-Unsur Kewirausahaan



       1. Mengamati lingkungan
       2. Mengidentifikasi yang dapat dikerjakan
          dan bermanfaat
       3. Mengumpulkan sumber daya yang
          dibutuhkan untuk melaksanakan
          kegiatan
       4. Melaksanakan kegiatan ketika siap
       5. Menerima imbalan




                                                                        31
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                                        MODUL 1: Topik 3
HANDOUT 1

          Perubahan-Perubahan Dalam
                  Kehidupan
1.   Kegiatan-kegiatan dan situasi-situasi dalam kehidupan sangat banyak dan bervariasi.
     Situasi-situasi ini akan berubah dengan berlalunya waktu dan sesuai dengan lokasi.
     Sesuatu hal terjadi pada anda, keluarga anda, di dalam masyarakat anda dan bahkan di
     dalam pemerintahan, yang menuntut agar hal-hal diubah dan dilakukan dengan cara
     yang lain. Kejadian-kejadian di lingkungan alam anda, sektor hukum, sektor keuangan,
     pasar tenaga kerja, dan bahkan cuaca, semuanya dapat memaksa anda untuk melakukan
     hal-hal dengan cara yang berbeda. Bahkan hal-hal yang terjadi jauh dari daerah dimana
     anda tinggal dapat mempengaruhi anda, secara langsung atau tidak langsung.
2.   Dalam situasi apapun, selalu terdapat sesuatu yang dapat dilakukan untuk meringankan
     masalah. Karakteristik yang membedakan mereka yang berjiwa kewirausahaan adalah
     kesiapan dan kewaspadaan mereka untuk melakukan sesuatu sebagai tanggapan terhadap
     situasi baru yang mereka alami. Tantangan yang pertama adalah untuk mempelajari,
     menganalisa, dan menafsirkan situasi. Melalui proses ini, tantangan baru yang dihadapi
     orang dalam lingkungan yang baru dapat diidentifikasi secara jelas. Tantangan kedua
     adalah untuk mendapatkan solusi dalam menghadapi tantangan yang baru yang bila
     dilaksanakan akan sangat bermanfaat bagi mereka yang berjiwa kewirausahaan.
3.   Setiap orang mempunyai potensi untuk memulai tindakan dalam situasi apapun jika
     mereka mempunyai kemauan, dorongan dan motivasi. Kebanyakan laki-laki dan
     perempuan mempunyai bakat terpendam dan kemampuan yang memungkinkan mereka
     menemukan respon yang berharga guna menghadapi tantangan apapun yang ada dalam
     situasi baru. Namun demikian, kebanyakan orang cenderung lamban dalam bereaksi atau
     menunggu orang lain bertindak lebih dahulu. Mereka yang berjiwa kewirausahaan adalah
     orang yang berorientasi pada tindakan atau tugas, proaktif dan bersedia mengambil peran
     kepemimpinan.
4.   Dengan mengambil tindakan ketika dihadapkan pada situasi yang tidak dikenal, orang
     akan mendapatkan manfaat fisik atau psikologis. Mereka yang berjiwa kewirausahaan
     cenderung bereaksi lebih cepat dalam situasi baru dibandingkan orang biasa. Mereka
     pandai melihat peluang, dan akan memanfaatkannya selama pintu peluang tersebut masih
     terbuka. Mereka tidak menunggu orang lain bertindak lebih dahulu, dan ini konsisten
     dengan sifat berani mengambil risiko dan kepanjangan akal daya dari orang yang berjiwa
     kewirausahaan.
5.   Tindakan harus segera diambil bila seseorang berada dalam situasi kehidupan yang tidak
     familiar baginya. Pelaksanaan dan pencapaian kegiatan adalah penting dari orang-orang
     berjiwa kewirausahaan. Mereka tidak ragu-ragu, menunda-nunda atau menghambat
     pelaksanaan. Mereka cepat mengambil keputusan serta menyusun rencana pelaksanaan
     yang jelas yang akan mereka ikuti seketat mungkin.




32
                                                               Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




6.   Untuk menanggapi dan menerima situasi kehidupan berubah, orang perlu memanfaatkan
     alat (prinsip-prinsip, ketrampilan, pengetahuan) yang tepat untuk situasi tersebut. Melalui
     perencanaan yang matang, dapat diidentifikasi sumber daya fisik atau psikologis yang
     diperlukan, untuk menyelesaikan tugas. Dalam proses perencanaan yang sama, juga
     diidentifikasi banyaknya sumber daya yang diperlukan maupun dari mana sumbernya.
7.   Inovasi dan ketahanan adalah karakteristik-karakteristik utama lainnya yang
     memungkinkan mereka yang berjiwa kewirausahaan menyelesaikan kegiatan yang telah
     dimulainya. Mereka mencoba cara-cara yang baru untuk melakukan sesuatu dan tidak
     mudah putus asa sebelum kegiatannya selesai.
8.   Situasi baru yang mungkin akan Anda alami di masa depan barangkali membawa banyak
     peluang, yang diantaranya dapat dijadikan usaha yang menguntungkan. Adalah tanggung
     jawab anda untuk menetapkan dan menciptakan keberhasilan dalam situasi apapun yang
     anda alami. Anda harus berfikir dengan jernih dan menegaskan apa yang ingin anda
     lakukan di masa depan dan bagaimana anda akan menghadapi situasi. Anda harus
     mempunyai sikap untuk menyelesaikan masalah dan membuat keputusan yang akan
     memungkinkan anda memanfaatkan bakat, kecakapan, sifat-sifat dan kemampuan anda.




                                                                                                    33
Mengetahui Tentang Bisnis




                                              MODUL 1: Topik 3
TRANSPARANSI 2

               Sumber Daya Yang Dibutuhkan
                       Pengusaha
                Untuk Melaksanakan Ide-Ide



                            •   PENGETAHUAN
                            •   KETRAMPILAN
                            •   MANUSIA
                            •   PERALATAN
                            •   WAKTU
                            •   UANG
                            •   IDEA
                            •   MOTIVASI




34
                                                              Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                                             MODUL 1: Topik 3
HANDOUT 2

     Sumber Daya Yang Dibutuhkan
     oleh Seorang Pengusaha Untuk
           Melaksanakan Ide

SUMBER DAYA MANUSIA
Tenaga
   Kesehatan yang baik sangat penting untuk mempertahankan tingkat energi yang tinggi.
   Gizi yang cukup, istirahat dan gerak badan merupakan kebutuhan dasar. Sikap pribadi
   juga mempunyai pengaruh kuat terhadap persediaan tenaga seseorang. Orang yang
   mampu mencapai banyak biasanya mempunyai sikap positif dan tujuan-tujuan jelas untuk
   memotivasi mereka.

Ketrampilan
    Ketrampilan dikembangkan ketika orang belajar bagaimana melaksanakan tugas dengan
    kompeten. Siapa saja dapat mengembangkan keterampilan jika mau mengerahkan upaya
    yang diperlukan. Ada beberapa jenis ketrampilan: Ketrampilan praktis sehari-hari seperti
    menulis dengan jelas atau melakukan pekerjaan rumah tangga; Ketrampilan kejuruan
    yang memungkinkan seseorang melakukan pekerjaan tertentu; dan Ketrampilan yang
    sifatnya minat seperti menari, melukis, atau olahraga. Anda dapat meningkatkan kualitas
    hidup anda dengan mengembangkan ketrampilan anda secara memadai.

Pengetahuan
   Semangat hidup yang tinggi dan rasa ingin tahu yang aktif akan merangsang orang untuk
   belajar. Membaca, mengamati dan mendengarkan adalah cara-cara untuk tetap berada
   di dalam arus utama kehidupan. Setiap orang harus bertanggung jawab untuk memperoleh
   sejumlah tertentu informasi dengan mengembangkan Keterampilan komunikasi seperti
   membaca, menulis, berbicara dan mendengarkan.

Waktu
   Waktu adalah sumber daya yang unik. Setiap orang memiliki jumlah waktu yang sama
   (24 jam sehari dan 168 jam setiap minggu). Sebagian besar waktu dihabiskan oleh kegiatan
   sehari-hari seperti makan, tidur, sekolah, bekerja dan higien. Sisa waktu seharusnya dipakai
   untuk kegiatan rekreasi dan minat khusus yang dapat memberi kepuasan.




                                                                                                   35
Mengetahui Tentang Bisnis




SUMBER DAYA EKONOMI

Uang
   Uang diperlukan untuk mendapatkan barang dan jasa yang diinginkan oleh Pengusaha.
   Cara utama untuk mendapatkan uang adalah melalui pekerjaan. Nilai uang yang
   sesungguhnya dapat diukur dari kebutuhan--kebutuhan dan keinginan-keinginan yang
   dapat dipenuhi dan jaminan yang dapat diberikan untuk masa depan.

Peralatan
    Peralatan yang berguna bisa sederhana saja seperti pisau kecil atau jepitan kertas. Atau
    dapat berupa telepon yang dipasang oleh perusahaan telepon, oven microwave yang
    dilengkapi kontrol elektronik digital, atau sebuah komputer saku. Nilai dari suatu alat
    tergantung dari efisiensi penggunaannya. Bahkan alat yang paling canggih pun tidak
    dapat berfikir atau bertindak sendiri.




36
                                                                 Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                                                MODUL 1: Topik 3
LEMBAR KERJA 1


                       PRINSIP-PRINSIP KEWIRAUSAHAAN

    Bacalah artikel di bawah ini dan identifikasi ciri-ciri atau prinsip-prinsip kewirausahaan
    di dalam bisnis


Konon kabarnya “jika seseorang dapat membuat perangkap tikus yang lebih baik, maka dunia
akan berbondong-bondong ke rumahnya”. Dalam perekonomian pasar ada “peluang emas”
untuk mendapatkan laba, pengakuan dan pelayanan untuk siapa saja yang mempunyai
imaginasi, tenaga dan semangat untuk melakukan pekerjaan dengan lebih baik, atau memberi
pelayanan lebih baik daripada orang lain. Hakikat dari sistem usaha bebas adalah persaingan.
Persaingan akan membuat seseorang yang sudah melakukan pekerjaan dengan baik berusaha
lebih keras lagi agar menjadi lebih baik, daripada “berongkang-ongkang kaki” saja..
Persaingan ini, pada akhirnya, akan menghasilkan standar hidup yang lebih baik bagi
konsumen karena menawarkan pilihan-pilihan. Konsumen “berbelanja” untuk mencari nilai
terbaik dan kualitas terbaik. Ketika pembelian dilakukan, uang yang dibayarkan adalah
“suara” yang pro produk atau jasa yang dipilih. Produk atau toko atau jasa yang tidak mendapat
cukup dukungan (dapat dilihat dalam volume penjualannya) dalam “suara-rupiah” dari
konsumen tidak akan mampu bertahan.
Tugas dari pengusaha yang ingin berhasil adalah untuk memberi sedikit layanan ekstra, produk
yang sedikit lebih baik, atau dengan cara lain meningkatkan daya saingnya. Setiap tahun
banyak usaha yang gulung tikar, tetapi banyak pula yang berhasil. Yang berhasil adalah yang
menawarkan jasa dan barang sedemikian rupa sehingga memuaskan masyarakat dimana
usaha tersebut beroperasi. Jika usaha itu tidak lagi memuaskan jumlah penduduk yang cukup
untuk mendukungnya, maka usaha itu akan gagal.
Dengan berkembangnya jumlah penduduk, berkembang pula kebutuhan untuk hadirnya
lebih banyak usaha di dalam masyarakat. Usaha-usaha yang ada tidak dapat atau tidak mau
memperbesar diri untuk memenuhi peningkatan bisnis dan, dengan tumbuhnya sentra-sentra
penduduk yang baru, maka lokasi-lokasi yang baru diperlukan. Setiap tahun beberapa juta
bayi lahir dan bayi-bayi ini merupakan “bisnis besar”. Bayi-bayi akan tumbuh menjadi anak,
pelajar, pekerja, manajer dan konsumen-konsumen hari esok. Bahkan setelah diperhitungkan
dengan angka kematian, peningkatan jumlah penduduk per tahun masih tinggi!
Seorang pengusaha tidak perlu menjadi manajer terbaik, atau memiliki toko terbesar, untuk
dapat bersaing secara sehat. Hal ini adalah relatif. Jika seseorang melihat bahwa di dalam
suatu masyarakat yang sedang tumbuh masih dibutuhkan toko dan mereka memulai beroperasi
sebelum orang lain, maka ia sudah selangkah lebih maju daripada para pesaingnya. Jika
lokasinya bagus, maka dalam waktu yang tidak lama akan terdapat toko-toko lain, tetapi
inipun belum tentu merupakan saingan langsung karena mungkin mereka mewakili produk-
produk dan jasa-jasa yang berbeda sehingga justru akan membawa lebih banyak bisnis.



                                                                                                      37
Mengetahui Tentang Bisnis




Intinya adalah bahwa siapapun dengan imaginasi dan sedikit keberanian untuk mengambil
risiko atas kemampuan dan ambisi sendiri, pada umumnya akan berhasil dalam bisnis asalkan
dia sudah sampai pada titik di dalam hidupnya dimana dia merupakan pengambil risiko bisnis
yang baik. Orang harus mempunyai pendidikan dasar, ketrampilan, pengetahuan dan
kematangan agar dapat mengurangi kemungkinan gagal dalam bisnis. Setiap bisnis merupakan
risiko. Kemungkinan gagal akan banyak berkurang bila ada pendidikan, pengalaman dan
pertimbangan yang baik.
Ada unsur kebetulan dalam semua usaha bisnis. Memang ada beberapa pengusaha yang
beruntung, tetapi Anda tidak boleh mengandalkan pada keberuntungan semata!




38
                               Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                              MODUL 1: Topik 3
TRANSPARANSI 2

         Ciri-Ciri Kewirausahaan
               Dalam Bisnis


    •   MEMBUKA PASAR BARU
    •   MEMULAI USAHA SWASTA BARU
    •   MEMANFAATKAN PERUBAHAN
    •   MENAMBAH NILAI
    •   MENYEDIAKAN PRODUK/JASA YANG
        DIBUTUHKAN
    •   MEMBUKA WAWASAN BARU
    •   PRAKARSA PERORANGAN
    •   BERSAING
    •   OVERCOMING KETIDAKPASTIAN
    •   MENCARI PELUANG
    •   MEMBUAT SESUATU MENJADI BERMANFAAT
    •   MENCIPTAKAN LEBIH BANYAK
        KESEJAHTERAAN




                                                                    39
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                                      MODUL 1: Topik 3
LEMBAR KERJA 2

     Isilah di tempat yang tersedia untuk menunjukan Imbalan dan
                Upaya Keras kewirausahaan di dalam bisnis



              Imbalan Dan Upaya Keras Kewirausahaan Dalam Bisnis

              Imbalan Menjadi Pengusaha Sukses
              1.
              2.
              3.
              4.
              5.

              Upaya Keras yang disyaratkan untuk menjadi Pengusaha Sukses
              1.
              2.
              3.
              4.
              5.




40
                                             Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                            MODUL 1: Topik 3
TRANSPARANSI 3

      Imbalan Dan Upaya Keras
     Kewirausahaan Dalam Bisnis


      IMBALAN KEWIRAUSAHAAN DALAM BISNIS
      • Aktualisasi diri / Kepuasan diri
      • Perasaan bebas dan kemandirian
      • Memberi manfaat dan pekerjaan (investor, pemasok, bankir,
         sub-kontraktor, angkatan kerja, pelanggan)
      • Barang-barang ekonomi (produk/jasa, pendapatan untuk
         pekerja, laba untuk pemegang saham)

      UPAYA KERAS KEWIRAUSAHAAN DALAM BISNIS
      • Jumlah waktu yang dikeluarkan
      • Tenaga yang dikeluarkan
      • Melewatkan/mengorbankan aspek-aspek penting dalam
         kehidupan
      • Kehidupan sosial yang terbatas (olahraga dan waktu santai)
      • Kurang waktu bersama keluarga
      • Investasi keuangan




                                                                                  41
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                                      MODUL 1: Topik 3
TRANSPARANSI 4

                   Imbalan Dan Upaya Keras
                  Kewirausahaan Dalam Bisnis


                  Peran Pengusaha dalam Bisnis
                  A. UNTUK
                  • Menciptakan pekerjaan
                  • Mempertahankan kebebasan berusaha
                  • Mendorong persaingan yang sehat
                  • Menghasilkan kesejahteraan
                  • Memperluas kemakmuran
                  • Menjamin inovasi dan kreativitas
                  • Mendorong pengembangan kelompok akar rumput
                  • Kemajuan sosial
                  • Pertumbuhan

                  B. MELALUI
                  • Identifikasi celah-celah di pasar
                  • Mencari sumber keuangan dan sumber daya lainnya
                  • Menjalankan dan mengelola usaha
                  • Menanggung beban dari ketidakpastian




42
                                                            Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                                           MODUL 1: Topik 3
HANDOUT 3

 Fungsi Kewirausahaan dalam Bisnis
b)   Pengusaha adalah penggerak utama dalam suatu usaha bisnis. Tanpa Pengusaha tidak
     akan ada bisnis. Merekalah orang yang mengidentifikasi celah-celah di pasar dan
     kemudian mengubah celah-celah ini menjadi peluang-peluang usaha. Oleh karena itu,
     salah satu fungsi Pengusaha adalah untuk memulai suatu usaha.
c)   Adalah seorang Pengusaha yang membiayai suatu usaha. Setelah melihat adanya peluang
     usaha, pengusaha akan mencari dan mengerahkan sumber-sumber daya yang diperlukan
     untuk memanfaatkan peluang tersebut. Dengan demikian pengusaha menjadi
     penyandang dana dari usaha tersebut. Tentu saja pengusaha tidak harus membiayai usaha
     itu dari tabungan pribadinya saja. Dana dan sumber-sumber daya lainya dapat dipinjam.
     Maka fungsi dari pengusaha adalah untuk membiayai bisnis.
d)   Fungsi lain dari pengusaha adalah untuk mengelola usaha. Ini juga merupakan fungsi
     yang mudah didelegasikan kepada orang lain. Namun, sekalipun sudah ada orang lain
     untuk mengelola usaha itu, tanggung jawab akhir untuk pengelolaan tetap berada di
     pundak pengusaha. Fungsi-fungsi pengelolaan mencakup banyak kegiatan, seperti
     mengatur, mengkoordinasi, memimpin, merekrut, menghargai, mengevaluasi, dsb.
     Pengusaha tidak hanya mengelola produksi, tetapi juga pemasaran, personalia, dan semua
     aspek lain dalam usaha tersebut.
e)   Pengusaha juga berfungsi untuk menanggung beban dari ketidakpastian risiko-risiko
     bisnis. Ini timbul karena pengusaha adalah pihak yang menyediakan dana untuk usaha
     tersebut. Fungsi ini tetap, walaupun ada orang atau pihak lain yang meminjamkan dana
     yang dibutuhkan, misalnya bila meminjam dari lembaga keuangan.

Melalui fungsi kewirausahaan, banyak pekerjaan dapat diciptakan di dalam perekonomian
masyarakat. Selain itu, kekayaan tersedia bagi perorangan dan masyarakat umum melalui
tindakan-tindakan para pengusaha . Pengusaha juga mendorong persaingan, yang sangat
penting untuk mempertahankan kebebasan dalam usaha, dan mendukung sistem ekonomi
pasar yang sudah terbukti cocok untuk pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan
memperluas kemakmuran di antara penduduk suatu negara. Kewirausahaan adalah mekanisme
yang efektif untuk memastikan inovasi dan kreativitas, maupun mencapai pembangunan di
tingkat akar rumput.




                                                                                                 43
Mengetahui Tentang Bisnis




44
                                                           Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




I    TOPIK 4:       Pentingnya Kewirausahaan dan
                    Pekerja Mandiri

II   WAKTU YANG DISARANKAN:
     • 3 jam


III TUJUAN:
     • Agar peserta memahami bahwa kemajuan perseorangan dan masyarakat pada
       umumnya akan sangat terbantu bila kewirausahaan berkembang dalam
       masyarakat tersebut.
     • Agar peserta memahami bahwa bekerja mandiri adalah gaya hidup yang mungkin
       cocok untuk sebagian di antara mereka setelah lulus.


IV DASAR PEMIKIRAN
     • Dengan menggunakan pendekatan kewirausahaan dalam berfikir dan dalam
       mengelola kegiatan, baik perorangan dan masyarakat akan mampu mempercepat
       kemajuan mereka menuju hidup yang lebih baik oleh karena kewirausahaan
       adalah motor penggerak pembangunan ekonomi
     • Dengan memahami bahwa bekerja untuk diri sendiri merupakan gaya hidup yang
       bisa memmuaskan, beberapa peserta mungkin akan termotivasi untuk memilihnya
       sebagai pilihan karir alternatif.


V. KEGIATAN
     1. Minta peserta membaca dan membahas HANDOUT 1.
     2. Minta peserta membaca dan membahas HANDOUT 2.
     3. Tunjukkan TRANSPARANSI 1, 2, dan 3, mintalah peserta membahas karakteristik-
        karakteristik dari suatu masyarakat yang inovatif, peran dari kewirausahaan dalam
        masyarakat seperti itu dan tujuantujuan ekonomi.
     4. Minta peserta membaca LEMBAR KERJA 1, yang merupakan studi kasus mengenai
        usaha/bisnis Amir.
         · Bagikan kelas menjadi lima kelompok ( A, B, C, D) dan beri dua pertanyaan
             kepada masing-masing kelompok, seperti terdapat dalam tugas kerja
             kelompok pada akhir lembar kerja
         · Gunakan laporan dan presentasi dari masing-masing kelompok, lakukan
             diskusi tentang bagimana Amir, sebagai pengusaha, telah menyumbang
             kepada pembangunan ekonomi masyarakat dimana ia tinggal.
     5. Bagi kelas menjadi kelompok-kelompok. Tunjukan TRANSPARANSI 4 mengenai
        arti bekerja mandiri dan minta masing-masing kelompok membuat interpretasi
        mereka tentang definisi tersebut.
     6. Minta peserta membahas Keuntungan dan Kekurangan Pekerja Mandiri dan
        bekerja Pada Orang Lain pada TRANSPARANCY 5
     7. Minta peserta membaca HANDOUT 3 dan 4 pada Keuntungan dan Kekurangan
        Pekera Mandiri.



                                                                                                45
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                                       MODUL 1: Topik 4
HANDOUT 1

                      Operasi Perekonomian
                                         INDIVIDU
PEMILIK SUMBER DAYA                                              KONSUMEN


                                Pajak               Jasa




PASAR                                                         Pengeluaran          PASAR
                 Pendapatan
INPUT                                                         (permintaan         OUTPUT
                 (upah, sewa,           PEMERINTAH
                 bunga, laba)                                 pasar)




                                 Pajak               Jasa

Buruh, Sumber                                                         Barang-barang
Daya Alam (tanah)                                                     dan Jasa-Jasa
dan Modal                                  BADAN
                                           USAHA



Sebagian besar kegiatan ekonomi suatu Negara didasarkan pada keputusan-keputusan yang
dibuat dalam sektor perekonomian swasta. Terdapat arus perputaran dari uang yang
dibelanjakan oleh KONSUMEN dan USAHA BISNIS ke satu arah (pasar output), dan arus putar
yang serupa dari barang dan jasa dari PEMILIK SUMBER DAYA dan USAHA BISNIS (pasar
input) ke arah yang berlawanan. Arus-arus di atas menunjukan bagaimana PASAR INPUT dan
PASAR OUTPUT digabungkan untuk mengkoordinasikan dan menentukan bagaimana sumber-
sumber daya dipergunakan di dalam perekonomian yang pada dasarnya adalah usaha swasta.
Hal diatas juga memperlihatkan posisi dari pemerintah, yang biasanya menjadi pengawas
terhadap peraturan-peraturan dan juga sebagai wasit. Kesejahteraan akan tercapai bagi semua
orang apabila sumber-sumber daya yang diproses menjadi barang-barang dan jasa-jasa dan
berhasil dijual di pasar-pasar,




46
                                                              Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                                             MODUL 1: Topik 4
HANDOUT 2

         Peran Kewirausahaan Sektor
          Swasta dalam Masyarakat
Dewasa ini, sudah diakui secara umum bahwa sektor swasta lebih hemat dari segi biaya dan
efisien dalam melaksanakan fungsi-fungsi ekonomi dasar tertentu daripada sektor publik.
Pengusaha memainkan peran penting dalam bisnis dan di sektor swasta. Sebagian besar
kekayaan dari masyarakat atau negara diciptakan oleh kegiatan-kegiatan usaha.
1.   Menghasilkan Produk dan Jasa : Fungsi ekonomi yang mendasar dari suatu bisnis/
     usaha adalah untuk membuat dan mendistribusikan produk-produk dan jasa-jasa yang
     diinginkan oleh masyarakat. Para Pengusaha memenuhi peran ini, untuk mengidentifikasi
     permintaan konsumen maupun untuk melakukan apa yang harus dilakukan untuk
     memuaskan permintaan itu.
2.   Penyedia Pekerjaan : adalah penyedia utama dari pekerjaan yang “sebenarnya” - yaitu
     pekerjaan untuk orang-orang yang butuh dan ingin bekerja. Berapa banyaknya pekerjaan-
     pekerjaan yang memberi imbalan atau keuntungan adalah sangat penting untuk
     kesejahteraan suatu negara.
3.   Pendapatan Bagi Stakeholder: Dengan menciptakan kesempatan untuk bekerja, usaha
     bisnis memberikan suatu basis pendapatan untuk para ‘stakeholders’ dalam hal gaji, upah,
     laba ditahan dan pajak.
     Upah, Gaji dan Laba ditahan : Tugas dari suatu usaha adalah sangat penting untuk
     mendapatkan upah, gaji dan laba ditahan agar dapat membayar pajak dan memberi
     pendapatan siap pakai untuk membiayai pembelanjaan konsumen dan tabungan (modal
     investasi).
4.   Sumber Pajak Bagi Negara : Tanpa pajak atas pendapatan perorangan dan badan-
     badan usaha, maka lembaga-lembaga sosial dan jasa-jasa tidak dapat diselenggarakan.
5.   Pendapatan Siap Pakai : Pendapatan siap pakai adalah pendapatan setelah dibayarkan
     pajaknya, yang dapat dipakai untuk membeli barang-barang konsumen atau untuk
     menabung.
     Pengeluaran konsumen : Pembelanjaan konsumen bukan hanya untuk memuaskan
     kebutuhan dasar, namun juga untuk menciptakan permintaan terhadap produksi barang
     dan jasa.
     Tabungan pribadi : Tabungan pribadi mewakili pendapatan yang tidak dialokasikan
     untuk pengeluaran segera.
6.   Investasi dalam Aset-Aset Produktif : Pendanaan investasi usaha diperoleh melalui
     provisi, pinjaman laba ditahan, atau melalui penjualan modal sendiri. Untuk usaha nirlaba
     maka sumber-sumber pendanaan seperti ini akan terbatas. Suatu usaha membutuhkan
     investasi modal untuk menciptakan kapasitas produksi: teknologi inovatif, modernisasi,
     dan perluasan aset-aset produktif




                                                                                                   47
Mengetahui Tentang Bisnis




7.   Pelayanan dan Infrastruktur Sosial : Sebagian besar barang-barang modal, jasa
     komersial dan jasa sosial maupun pengetahuan teknologi yang dibutuhkan untuk
     memenuhi kebutuhan kita berasal dari kegiatan usaha, yaitu melalui pengembangan
     ekonomi terhadap sumber-sumber daya yang dimiliki secara pribadi.


B. Pertanyaan-Pertanyaan dari masyarakat yang perlu
   dijawab Pengusaha.
1.   Apa Yang Akan Diproduksi?
     Oleh karena dua-pertiga dari produksi total barang dan jasa difokuskan pada sektor
     konsumen, maka konsumen merupakan kelompok yang akan menentukan apa yang akan
     diproduksi.
2.   Untuk Siapa Akan Diproduksi?
     Dalam ekonomi, pertanyaan “Untuk Siapa” biasanya diuraikan sebagai siapa yang
     mempunyai uang paling banyak untuk membeli barang/jasa yang diproduksi. Secara
     umum, orang-orang dengan uang paling banyak adalah yang memiliki usaha yang berhasil
     (konsumen menginginkan barang dan jasa mereka) dan/atau mereka yang mempunyai
     profesi dalam bidang yang permintaannya tinggi (perusahaan membutuhkan
     Keterampilan/keahlian mereka).
3.   Bagaimana Akan Diproduksi?
     Ini ditentukan dengan mengingat konsumen, yaitu terutama melalui interaksi antara
     perusahaan dan konsumen. Misalnya, Rolls Royce adalah mobil berkualitas tinggi yang
     dibuat dengan sangat teliti dan tahan lama. Namun, banyak konsumen tidak mampu
     membeli Rolls Royce. Pengusaha memperhatikan hal ini dan memproduksi mobil-mobil
     dengan kualitas dan harga yang lebih rendah untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan
     mereka yang tidak mampu membeli Rolls Royce.

Dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan ini, penting diingat bahwa pasar bergerak ddalam
setiap bidang pertanyaan. Sebagai contoh, jika konsumen tidak membeli barang tertentu,
maka ini merupakan pertanda bagi perusahaan untuk berhenti memproduksi barang itu (apa
yang akan diproduksi). Jika konsumen tidak mau membayar harga dari suatu barang meskipun
kualitasnya sangat bagus, maka produsen mungkin harus mencari cara untuk mengurangi
kualitas barang agar harganya juga berkurang (bagaimana akan diproduksi). Orang-orang
yang memilih bidang profesi atau mendirikan perusahaan yang memproduksi barang dan
jasa yang permintaannya tinggi akan memperoleh hasil lebih banyak (untuk siapa).




48
                                                        Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




C. Pentingnya Kewirausahaan
1.   MENCIPTAKAN PEKERJAAN: Para pengusaha menciptakan pekerjaan untuk diri mereka
     sendiri dan orang-orang lain. Mereka adalah pemberi kerja, dan dengan demikian
     membantu mengatasi masalah pengangguran.
2.   SUMBER DAYA LOKAL: Bila pengusaha memanfaatkan sumber-sumber daya lokal, maka
     nilai dari sumber daya tersebut akan meningkat.
3.   DESENTRALISASI DAN DIVERSIFIKASI USAHA: Para pengusaha mampu
     mengidentifikasi peluang-peluang usaha, dan menempatkan usaha-usaha ini di tempat
     yang sesuai, termasuk daerah pedesaan.
4.   PROMOSI TEKNOLOGI: Dengan kreatifitas mereka, pengusaha dapat menyumbang
     kepada penggunaan dan pengembangan teknologi.
5.   PEMBENTUKAN MODAL: Kewirausahaan meningkatkan pembentukan modal dan
     investasi.
6.   PROMOSI BUDAYA KEWIRAUSAHAAN: Dengan memproyeksikan citra kesuksesan,
     Pengusaha menjadi panutan yang dapat ditiru oleh kaum muda-mudi




                                                                                             49
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                       MODUL 1: Topik 4
TRANSPARANSI 1

                        Masyarakat dengan jiwa
                            kewirausahaan
                         (Entreprising Society)


          •      Barang-barang dan jasa-jasa berguna yang secara
                 berkala diproduksi / disediakan
          •      Distribusi luas dari barang-barang dan jasa-jasa
                 yang dibutuhkan di dalam seluruh masyarakat
          •      Ide-ide baru selalu dimasukkan untuk
                 penyegaran kembali dan pertumbuhan ekonomi
          •      Terus menerus menemukan kebutuhan -
                 kebutuhan masyarakat yang belum diidentifikasi
          •      Terus menerus memecahkan atau menyelesaikan
                 persoalan-persoalan yang dialami dalam
                 masyarakat
          •      Menghindari stagnasi dengan cara memberi
                 kesempatan kepada perorangan untuk
                 menunjukkan inovasi dan kreativitas mereka




50
                                     Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                    MODUL 1: Topik 4
TRANSPARANSI 2

  Kewirausahaan Mendorong Pelaku
 Usaha kecil dalam Masyarakat untuk:



   •   Tumbuh menjadi usaha-usaha besar atau
       multinasional kebanggaan dari suatu‘
       masyarakat yang inovatif
   •   Mendukung potensi inovator untuk
       menghasilkan jasa-jasa baru, proses-proses
       baru, produk-produk baru untuk kebaikan
       masyarakat
   •   Berfungsi sebagai pemasok, konsumen dan
       subkontraktor dari organisasi-organisasi yang
       lebih besar sebuah pasar yang besar di dalam
       masyarakat
   •   Memacu persaingan di dalam ekonomi antara
       perusahaan-perusahaan kecil dan besar, yang
       akan menghasilkan peningkatan mutu dari
       produk/jasa serta efisiensi dalam masyarakat -
       untuk kebaikan masyarakat




                                                                          51
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                        MODUL 1: Topik 4
TRANSPARANSI 3

         Sasaran Ekonomi dari
       Masyarakat yang progresif
 (Economic Goals of Progressive Society)




           •       Optimalisasi peran pegawai menuju full
                   employment
           •       Pertumbuhan Ekonomi Yang Stabil
           •       Kebebasan Memilih Bagi Konsumen, Pekerja
                   dan bisnis
           •       Persamaan Kesempatan / Peluang bagi laki-
                   laki dan perempuan
           •       Jaminan Kesejahteraan Ekonomi
           •       Keadilan Dan Pemerataan Ekonomi
           •       Keseimbangan Internasional
           Tindakan Yang Perlu Dilakukan Pengusaha
           •       Peningkatan Kuantitas Sumber Daya
                   Produktif
           •       Perbaikan Kualitas Sumber Daya Produktif
           •       Peningkatan Efisiensi
           •       Peningkatan Inovasi dan Kreatifitas
           •       Kemajuan Teknologi




52
                                                            Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                                           MODUL 1: Topik 4
LEMBAR KERJA 1

   Baca dan pahami, studi kasus berikut, dan identifikasi hal-hal
   yang terjadi kemudian jawab pertanyaan secara berkelompok.


                                    Usaha Amir




Amir berusia empat puluh tahun. Saat ini ia tinggal di Meaulaboh. Amir datang ke Meaulaboh
ketika ia masih berusia muda. Ayahnya bekerja sebagai juru masak di sebuah restoran. Amir
mengikuti pendidikan sekolah menengah. Setelah lulus, ia tidak
memenuhi syarat untuk masuk ke perguruan tinggi tetapi diterima di sebuah institut teknik
dimana ia mendaftarkan diri untuk kursus dua tahun di bidang penjahitan pakaian. Setelah
menyelesaikan kursus ini, ia bekerja di sebuah perusahaan penjahit di wilayah industri di
Meaulaboh.
Amir bekerja untuk perusahaan ini selama dua tahun. Kemudian ia memutuskan untuk memulai
usahanya sendiri. la memperoleh pinjaman dari bank umum sebagai modal usaha. Ia memakai
tabungannya untuk tambahan modal.
Amir kemudian menyewa sebuah tempat di daerah perbelanjaan yang terdekat dengan
rumahnya supaya ia dapat berjalan kaki ke tempat kerja. la membeli 4 mesin jahit. Ia membeli
bahan-bahan dan mempekerjakan 4 penjahit yang trampil untuk memotong dan menjahit


                                                                                                 53
Mengetahui Tentang Bisnis




pakaian. Pada awalnya ia membuat gaun wanita, celana panjang dan kemeja pria. Produk-
produk ini ia pajang di tokonya agar konsumen datang dan membelinya. Kemudian Amir
mengunjungi beberapa toko di alun-alun kota dimana pakaian-pakaian seragam diproduksi
secara massal. Dua perusahaan memberinya order untuk menjahit pakaian seragam mereka.
Untuk dapat memenuhi pesanan itu, ia harus mempekerjakan 5 pegawai penuh-waktu dan 2
pegawai secara paruh-waktu. la juga terpaksa membeli 3 mesin jahit lagi. Amir mampu
memenuhi pesanan-pesanan itu dan pelanggannya merasa puas dengan produk jadinya.
Dengan semakin berkembangnya usaha Amir, ia membutuhkan tambahan ruang. Ia menyewa
ruangan yang lebih besar di tempat yang populer di tengah kota. Kini ia lebih dekat dengan
calon-calon pelanggannya maupun pelanggan-pelanggan yang lama. Ia masih tetap memasok
pakaian seragam kepada dua perusahaan tersebut dan yang sama membuat pakaian untuk
dijual kepada pelanggan-pelanggan yang lain. Pada waktu inilah, ia membutuhkan seorang
tenaga akuntansi untuk mengurus pembukuan dan menangani keuangan usaha, dan seorang
pesuruh kantor untuk melakukan tugas-tugas kecil. Amir sendiri menjadi manajer umum.
Amir menyelenggarakan pameran-pameran di Jakarta untuk mempromosikan
produkproduknya baik kepada konsumen lokal maupun konsumen di pasar luar negeri. Tidak
lama sesudah mengadakan dua kali pameran, ia mulai mengekspor beberapa produknya ke
negara-negara tetangga. Pendapatan bersihnya meningkat dengan cepat.
Amir bersikap ramah terhadap pelanggan-pelanggannya. Mereka menyukainya karena kualitas
produk-produknya dan karena kejujurannya. Para pegawai juga menyukainya dan mereka
setia dan berdedikasi terhadap pekerjaan mereka. Lima di antara pegawainya telah bekerja
untuk Amir selama lebih dari sepuluh tahun. Para pegawai dan pelanggan-pelanggan telah
memberinya nama julukan “Pak Fashion”: Amir menyukai nama ini dan menerimanya. Ia
membayar pegawai-pegawainya dengan upah yang cukup memadai, dan mengadakan
asuransi untuk mereka . Ia juga membayar tunjangan perjalanan disamping gaji bulanan.
Amir mengutamakan kualitas pekerjaan bagi pegawai-pegawainya.




54
                                                             Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                                            MODUL 1: Topik 4
TUGAS KERJA KELOMPOK 1

     Baca dan pahami, studi kasus berikut, dan identifikasi hal-hal
     yang terjadi kemudian jawab pertanyaan secara berkelompok.



Setiap peserta akan bergabung dengan salah satu kelompok (A, B, C, D, E), dan setiap kelompok
barus menjawab dua pertanyaan yang diberikan, tentang bagaimana Amir (sebagai Pengusaha
) telah menyumbang kepada pembangunan ekonomi nasional dari masyarakat dimana ia
tinggal.
Seseorang dari masing-masing kelompok akan mempresentasikan laporan tentang jawaban
kelompoknya.



Kelompok A
1.   Bagaimana Amir menciptakan pekerjaan untuk kaum muda-mudi?
2.   Bagaimana Amir menaikkan standar hidup dari pegawainya

Kelompok B
1.   Bagaimana Amir menyumbang kepada kestabilan harga dan mendorong persaingan di
     dalam industri pertekstilan?
2.   Bagaimana ia membantu pemerintah dalam menambah devisa negara?

Kelompok C
1.   Bagaimana Amir membantu negara dalam meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB)?
2.   Bagaimana ia menyumbang kepada pengembangan jiwa dan budaya kewirausahaan?


Kelompok D
1.   Bagaimana Amir memanfaatkan sumber daya lokal dan bagaimana ini menyumbang
     kepada kesejahteraan negaranya?
2.   Bagaimana Amir memberikan Keterampilan tanpa biaya besar dalam hal belajar sambil
     bekerja?


Setelah dilakukan diskusi dalam masing-masing kelompok, satu orang dari setiap kelompok
akan mempresentasikan laporan mengenai diskusi kelompoknya. Kelas dapat menambahkan
ide-ide mereka setelah setiap presentasi laporan selesai.




                                                                                                  55
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                       MODUL 1: Topik 4
TRANSPARANSI 4

                              Bekerja Mandiri
                            (Self-employment)




                   Bekerja Mandiri adalah kegiatan dimana
                    seseorang menciptakan peluang kerja
                      sendiri dengan menciptakan usaha




56
                                                 Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




                                                                MODUL 1: Topik 4
TRANSPARANSI 5

                      Bekerja Mandiri

  KEUNTUNGAN                           TANTANGAN
  •   Memimpin bukan dipimpin          •   Jam kerja lama dan tidak teratur
  •   Dapat mewujudkan ide-ide         •   Tanggung jawab luas
  •   Dapat berkreasi (kreatif)        •   Harus mengambil risiko
  •   Potensi pendapatan yang tidak    •   Pendapatan tidak stabil dan tidak
      terbatas                             terjamin
  •   Kemandirian                      •   Tidak ada tunjangan, dsb
  •   Dapat mengambil inisiatif        •   Selalu terlibat dalam keuangan
  •   Mengendalikan lingkungan kerja   •   Dibatasi oleh waktu
  •   Memberi perintah                 •   Masa depan tidak jelas
                                       •   Proses belajar tidak pernah
                                           berhenti
                                       •   Sulit mendelegasikan pekerjaan
                                       •   Terlalu banyak pekerjaan
                                           administrasi
                                       •   Tergantung pada tindakan
                                           pegawai



       Pekerjaan Dengan Upah Tetap

  KEUNTUNGAN                           TANTANGAN
  •   Tanggung jawab yang khusus       •   Harus mengikuti perintah
      (atau tetap)                     •   Kemampuan anda tidak mudah
  •    Pendapatan yang teratur             diakui
  •    Tunjangan, dll.                 •   Pendapatan tetap
  •   Jam kerja tetap                  •   Tanggung jawab terbatas
  •   Masa depan lebih jelas           •   Sulit mewujudkan ide-ide
  •   Wewenang pengawasan terbatas     •   Tergantung pada pemberi kerja
  •   Risiko minimal




                                                                                      57
Mengetahui Tentang Bisnis




                                                                           MODUL 1: Topik 4
HANDOUT 3

            Keuntungan Dan Hambatan
                 Bekerja Mandiri

1. KEUNTUNGAN BEKERJA MANDIRI
Mereka yang memilih bekerja mandiri sebagai karir biasanya melakukannya karena lima alasan
dasar: kepuasan pribadi, kemandirian, laba, jaminan pekerjaan, dan status.
a.   Kepuasan pribadi: Untuk beberapa orang, imbalan utama bila bekerja untuk diri sendiri
     adalah kepuasan pribadi. Kepuasan pribadi berarti anda dapat melakukan apa yang anda
     mau dengan hidup anda. Bekerja untuk diri sendiri memungkinkan anda bekerja setiap
     hari dalam pekerjaan yang anda sukai. Misalnya, jika anda suka fotografi, anda dapat
     membuka studio foto sendiri. Setiap kali ada pelanggan yang puas dengan hasil
     pemotretan, anda merasakan kepuasan sendiri.
     Anda mungkin merasa puas bila dapat membantu masyarakat dimana anda tinggal.
     Orang-orang yang bekerja untuk diri sendiri menyediakan barang dan jasa dan
     menciptakan pekerjaan untuk orang lain. Mereka juga membeli barang dan jasa dari
     perusahaan-perusahaan lokal, meminjam uang dari bank lokal, dan membayar pajak.
b.   Kemandirian: Keuntungan lain dari bekerja untuk diri sendiri adalah kemandirian.
     Kemandirian berarti anda bebas dari pengawasan orang lain. Anda dapat menggunakan
     pengetahuan, keterampilan dan kemampuan anda sesuai pertimbangan anda. Bila anda
     bekerja untuk diri sendiri, anda didorong oleh semangat kemandirian untuk bertahan.
     Dibandingkan orang yang bekerja untuk orang lain, anda mempunyai lebih banyak
     kebebasan bertindak. Anda memimpin dan dapat membuat keputusan tanpa harus
     mendapat persetujuan orang lain.
c.   Laba dan pendapatan: Salah satu imbalan utama yang diharapkan bila memulai usaha
     baru adalah laba. Laba adalah jumlah pendapatan yang tersisa setelah semua biaya dan
     pengeluaran dibayar. Laba adalah hak dari pemilik usaha. Karena bekerja untuk diri sendiri,
     anda dapat mengendalikan penghasilan anda. Seringkali, semakin banyak waktu dan
     tenaga yang dikerahkan untuk usaha, akan menghasilkan semakin banyak pendapatan.
     Ini jarang terjadi bila anda bekerja untuk orang lain. Berapakah yang ingin anda peroleh
     setiap tahun setelah usaha anda berjalan lancar? Apakah anda ingin 20.000.000,
     50.000.000, 100.000.000 atau lebih setahun? Memutuskan besarnya pendapatan adalah
     penting karena jenis-jenis usaha mempunyai potensi pendapatan yang berbeda-beda.
     Restoran cepat-saji berbeda dengan usaha manufaktur kecil. Memang sangat menggoda
     untuk menetapkan sasaran yang tinggi sekali, misalnya Rp. 150.000.000 per tahun. Banyak
     jenis usaha mempunyai potensi untuk berhasil dalam jangka panjang, namun ,jarang
     ada usaha yang dapat menghasilkan laba dalam waktu singkat. Satu cara untuk
     menetapkan sasaran pendapatan pribadi adalah dengan pertanyaan: “Berapa banyak
     yang ingin saya peroleh (per tahun) enam tahun dari sekarang?
d.   Jaminan pekerjaan: Banyak usaha diciptakan oleh orang-orang yang mencari jaminan
     pekerjaan yang tidak dapat mereka temukan di tempat lain. Jaminan untuk pekerjaan


58
                                                              Modul 1: Apa itu Usaha dan Kewirausahaan?




     adalah adanya jaminan bahwa anda akan bekerja terus dengan menerima gaji/upah.
     Orang yang bekerja untuk diri sendiri tidak mungkin dipecat atau diberhentikan atau
     dipaksa pensiun pada usia tertentu.
e.   Status: Status adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan peringkat sosial atau
     posisi seseorang. Seorang Pengusaha menerima perhatian dan pengakuan melalui kontak
     dengan pelanggan dan pemaparan publik. Akibatnya, mereka dapat menikmati status
     yang lebih dari pekerja lain. Yang berhubungan erat dengan status sosial adalah
     kebanggaan dalam kepemilikan: kebanyakan orang senang melihat nama mereka
     terpampang pada gedung, kendaraan, kertas surat, dan iklan. Semua orang, hingga tingkat
     tertentu, mencari status. Bisnis pun mempunyai status, ada yang statusnya tinggi dan ada
     yang rendah. Misalnya, pengumpulan sampah mempunyai status yang rendah. Ada orang-
     orang yang sangat tertarik dengan status bisnis mereka dan ada yang tidak peduli. Ini
     mungkin merupakan pertimbangan penting bagi anda dalam memilih jenis usaha anda.
     Kuncinya adalah untuk memilih usaha dengan status yang membuat anda merasa nyaman.
f.   Fleksibilitas: Orang yang menjadi Pengusaha mempunyai pilihan untuk memulai usaha
     dalam semua kategori dan ukuran, tergantung kemampuannya. Bekerja untuk diri sendiri
     juga memberi orang itu jabatan sebagai pemberi kerja dan pemimpin daripada sebagai
     pegawai dan pengikut.


2. HAMBATAN BEKERJA MANDIRI
Selain mengetahui keuntungan bekerja untuk diri sendiri, anda juga perlu tahu kerugiannya:
kemungkinan kehilangan modal yang telah diinvestasi, pendapatan yang tidak pasti atau
rendah, jam kerja panjang, dan pekerjaan rutin.
a.   Kemungkinan kehilangan modal yang diinvestasi: Yang dimaksud dengan modal
     yang telah diinvestasi adalah uang yang ditempatkan oleh Pengusaha untuk memulai
     usahanya. Biasanya, semakin berisiko usaha tersebut, semakin besar laba yang bisa
     diperoleh. Jika usahanya berhasil, laba akan tinggi. Jika usahanya gagal, modal yang
     sudah ditanam akan hilang; mungkin saja seorang Pengusaha kehilangan seluruh
     tabungan pribadi dan tabungan keluarga. Dan mungkin akan perlu waktu bertahun-
     tahun untuk membayar kembali bank, pemasok dan orang-orang yang pernah memberikan
     pinjaman kepadanya untuk memulai usaha tersebut.
b.   Pendapatan tidak pasti atau rendah: Tidak seperti gaji seorang pegawai, laba yang
     diperoleh biasanya akan bervariasi dari bulan ke bulan. Ini berlaku bahkan di perusahaan-
     perusahaan yang sudah mapan. Sekalipun pendapatan, mungkin jumlahnya tidak cukup
     untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga. Ini sering terjadi dalam enam sampai
     duabelas bulan pertama operasi usaha.
c.   Jam kerja yang panjang: Para Pengusaha tidak bekerja hanya 40 jam seminggu; mereka
     tidak memakai kartu pencatat jam kerja. Banyak Pengusaha yang bekerja 14 jam atau
     lebih setiap hari, 6 atau 7 hari seminggu. Seringkali si pemilik usaha adalah orang yang
     pertama datang pada pagi hari dan terakhir pulang pada malam hari. Jam-jam kerja
     ditetapkan untuk kemudahan para pelanggan, bukan atas keinginan si pemilik. Sebagai
     contoh, banyak toko di pasar buka dari jam 8.00 pagi sampai 9.00 malam. Beberapa
     Pengusaha merasa bahwa mereka tidak mungkin meninggalkan usaha mereka untuk
     lebih dari satu dua hari.
d.   Pekerjaan rutin: Menjalankan usaha sendiri mungkin melibatkan pekerjaan-pekerjaan
     rutin yang tidak anda sukai. Anda juga perlu menjadi orang yang serba bisa. Ini kadang-



                                                                                                   59
Mengetahui Tentang Bisnis




    kadang dapat menjadi tantangan bila and tidak bergabung dengan orang lain dalam
    suatu kemitraan atau anda tidak dapat mencari cukup uang untuk memungkinkan anda
    mempekerjakan orang.
e. Risiko-risiko: Anda mempunyai peluang paling baik untuk berhasil jika anda siap untuk
    mengambil risiko dengan perhitungan. Risiko yang diperhitungkan memungkinkan anda
    memperkirakan kemungkinan gagal atau sukses tanpa harus berspekulasi. Usaha-usaha
    dengan tingkat risiko sangat rendah memberi imbalan (laba) sedikit dan mungkin pada
    akhirnya akan menghambat ide-ide anda dan tindak-lanjutnya.
f. Keterlibatan waktu: Memulai usaha kecil membutuhkan banyak kerja keras. Bahkan
    mungkin akan memakai hampir seluruh waktu anda pada tahun-tahun yang pertama.
    Namun dalam jangka panjang, kerja keras dan keterlibatan pribadi dari si pemilik usaha
    kecil dapat sangat bervariasi. Dalam banyak usaha kecil yang sudah mapan, kegiatan
    sehari-hari diserahkan kepada seorang manajer. Putuskan berapa banyak upaya dan
    keterlibatan pribadi yang ingin anda berikan kepada usaha kecil anda di masa depan
    (enam tahun dari sekarang). Mungkin anda ingin terus terlibat penuh, atau mungkin
    anda lebih senang terlibat separuh waktu, atau barangkali tidak mau terlibat sama sekali.
g. Kontak dengan orang lain: Bagaimana perasaan anda bila bekerja dengan orang-orang
    lain? Apakah anda menikmatinya, atau anda ingin sekali bekerja sendirian? Atau mungkin
    anda berada di tengah-tengah? Sesungguhnya ada tiga jenis kontak dengan orang lain
    di dalam suatu bisnis : kontak dengan pelanggan, dengan pegawai, dan dengan pemasok.
    Kebanyakan pemilik bisnis kecil tidak keberatan mengadakan kontak dengan pegawai
    dan pemasok, karena mereka berada pada pihak paling nyaman. Namun kontak antara
    pemilik-pelanggan sangat berbeda, tergantung dari jenis usahaya. Misalnya dalam menjual
    real estate ( property), keagresifan diri merupakan sifat yang penting. Jika anda tidak
    menyukai pekerjaan menjual pribadi anda, jangan memilih usaha seperti itu. Banyak jenis
    usaha menggunakan pendekatan menjual yang tidak bersifat pribadi. Misalnya dalam
    bisnis pengecer, penjualan yang sukses lebih tergantung pada kualitas produk yang baik
    harga bersaing dan iklan daripada kontak pribadi dengan pelanggan.
Contoh Ekstrim tentang penjualan yang tidak bersifat pribadi adalah penjualan melalui pos
(pemesanan lewat pos), melalui internet atau email, dimana anda bahkan tidak pernah bertemu
dengan pelanggan ( pelanggan mengirim pemesanan dan pemilik mengirimkan barangnya.




60

				
DOCUMENT INFO
Description: Modul berasal dari diklat kewirausahaan tentang KAB -Know about a Business