Docstoc

Persediaan Bahan baku

Document Sample
Persediaan Bahan baku Powered By Docstoc
					                                                                                         MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU
                                                                                                PADA PERUSAHAAN
                                                                                                                Oleh :
                                                                                                            Ari Febriano
                                                                                                     Mahasiswa Fakultas Ekonomi
                                                                                                        Universitas Pancasila
                                                                                                            Semester 10


                                                                                                                 BAB I
                                                                                                            PENDAHULUAN

                                                                                   Secara umum pengertian persediaan adalah barang-barang yang dimiliki
                                                                           oleh suatu perusahaan dengan maksud dan tujuan untuk dijual dalam suatu
                                                                           kegiatan operasi normal perusahaan, sedangkan di dalam perusahaan
                                                                           manufaktur, yang dikategorikan sebagai persediaan adalah semua barang yang
-- Converted from Word to PDF for free by Fast PDF -- www.fastpdf.com --




                                                                           sedang diproduksi atau akan dimasukkan ke dalam proses produksi. Peranan
                                                                           persediaan itu sendiri adalah sebagai sumber utama pendapatan perusahaan
                                                                           melalui penjualan barang.
                                                                                   Dalam hal ini, jenis persediaan digolongkan ke dalam tiga kategori, yaitu
                                                                           raw materials (bahan mentah), work in process (barang dalam proses), dan
                                                                           finished goods (barang jadi). Persediaan tersebut dapat dinilai berdasarkan
                                                                           sistem biaya histories (historical cost) dengan metode penilaian persediaannya
                                                                           adalah FIFO (First In First Out), Rata-Rata (Average), dan LIFO (Last In First
                                                                           Out).
                                                                                   Tujuan dari penilaian persediaan ini adalah:
                                                                           1. Membandingkan biaya dengan pendapatan yang berkaitan dengannya
                                                                              dalam rangka menghitung laba bersih.
                                                                           2. Menyajikan nilai barang untuk perusahaan.
                                                                           3. Menyajikan informasi mengenai persediaan yang akan membantu investor
                                                                              serta pemakai lainnya untuk memprediksi atau meramalkan arus kas
                                                                              perusahaan di masa depan.
                                                                                    Penilaian persediaan ini sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
                                                                           yang berlaku pada saat sekarang ini, yaitu nomor 14 mengenai persediaan.
                                                                           Penggunaan metode penilaian persediaan yang tepat sangat mempengaruhi
                                                                           suatu laporan keuangan perusahaan.


                                                                                                               BAB II
                                                                                                           PEMBAHASAN


                                                                                    Harga pokok historis (historical cost) pada umumnya dapat diartikan
                                                                           sebagai jumlah pengorbanan moneter yang dibayarkan atau akan dibayar
                                                                           dalam perolehan atau produksi barang, termasuk seluruh jasa yang diperlukan
                                                                           untuk memperoleh barang dalam kondisi dapat dijual. Biaya produksi harus
                                                                           mencakup biaya langsung normal bahan baku dan upah serta biaya tidak
                                                                           langsung normal yang tidak dapat dialokasikan kepada produk dengan dasar
                                                                           hubungan yang logis. Sistem biaya historis ini merupakan salah satu sistem
                                                                           yang dapat menentukan metoda penilaian persediaan yang digunakan oleh
-- Converted from Word to PDF for free by Fast PDF -- www.fastpdf.com --




                                                                           perusahaan. Metoda penilaian yang dimaksud adalah :


                                                                           1. Metoda FIFO (First In First Out)
                                                                                    Menurut metoda ini, barang yang masuk (dibeli) lebih awal, dianggap
                                                                           dikeluarkan (dijual) lebih awal juga. Dengan demikian sisa persediaan barang
                                                                           pada akhir periode, adalah barang-barang yang masuknya (dibelinya) paling
                                                                           akhir.
                                                                           2. Metoda Rata-Rata (Average)
                                                                                    Menurut metoda ini, sisa persediaan barang dinilai berdasarkan harga
                                                                           rata-rata seluruh pembelian yang pernah terjadi, yaitu nilai rupiah seluruh
                                                                           pembelian dibagi dengan seluruh unit barang yang dibeli.
                                                                           3. Metoda LIFO (Last In First Out)
                                                                                  Menurut metoda ini, barang yang masuk (dibeli) lebih awal, dianggap
                                                                           dikeluarkan (dijual) lebih akhir. Dengan demikian sisa persediaan barang pada
                                                                           akhir periode, adalah barang-barang yang masuknya (dibeli) paling awal.
                                                                           Dalam melakukan penilaian persediaan, haruslah memenuhi tujuan pengukuran
                                                                           persediaan diantaranya:
                                                                           1. Untuk menetapkan besarnya hasil usaha secara layak dengan cara
                                                                              membandingkan biaya-biaya dengan pendapatannya.
                                                                           2. Untuk menilai barang-barang yang dimiliki oleh perusahaan.
                                                                           3. Untuk memperoleh informasi mengenai persediaan yang membantu
                                                                              pemakailaporan dalam meramalkan arus kas perusahaan di masa yang
                                                                              akan datang.
                                                                                  Adapun kelebihan dalam penggunaan historical cost dalam dasar
                                                                           penilaian persediaan adalah :
                                                                           1. Harga pokok perolehan didasarkan pada transaksi yang telah terjadi,
                                                                              sehingga harga perolehan bersifat objektif dan dapat diverifikasi.
                                                                           2. Harga pokok persediaan merupakan nilai pengorbanan yang diserahkan
                                                                              oleh perusahaan pada saat memperoleh barang sehingga dapat dibuktikan
                                                                              dan diuji kebenarannya.
                                                                           3. Berdasarkan kelebihan diatas, penggunaan harga pokok perolehan lebih
                                                                              tepat   diterapkan   untuk    tujuan   penilaian   atas   kepengurusan   pihak
-- Converted from Word to PDF for free by Fast PDF -- www.fastpdf.com --




                                                                              manajemen karena menyatakan fakta yang benar-benar sudah terjadi dalam
                                                                              perusahaan dan bukan merupakan informasi yang bersifat hipotesis tentang
                                                                              hal-hal di luar perusahaan.
                                                                                  Selain melakukan metoda penilaian terhadap persediaan perusahaan,
                                                                           penentuan kuantitas persediaan juga merupakan suatu hal yang penting karena
                                                                           akan memeprniudah pencatatan nilai barang yang belum terjual sehingga
                                                                           kuantitas persediaan dapat ditentukan dengan tepat. Sistem pencatatan itu
                                                                           sendiri terbagi menjadi dua, yaitu :
                                                                           1. Sistem Periodik
                                                                                  Dalam sistem periodik, perusahaan mencatat pembelian barang dagang
                                                                           ke dalam perkiraan pembelian (perkiraan beban). Pada akhir periode, pada
                                                                           perkiraan persediaan, perusahaan menggantikan nilai persediaan awal dengan
                                                                           nilai persediaan akhir berdasarkan hasil perhitungan fisik. Di bawah ini
                                                                           disajikan contoh pencatatan persediaan dengan sistem periodik :
                                                                           a. Untuk mencatat pembelian secara kredit
                                                                              Pembelian                    xxx
                                                                              Hutang dagang                xxx
                                                                           b. Untuk mencatat penjualan secara kredit
                                                                              Piutang dagang               xxx
                                                                              Penjualan                    xxx
                                                                           c. Pencatatan persediaan pada akhir periode
                                                                              Ikhtisar Laba Rugi           xxx
                                                                              Persediaan (Saldo awal)      xxx
                                                                              Persediaan (Saldo akhir)     xxx
                                                                              Ikhtisar Laba Rugi           xxx
                                                                           2. Sistem Perpetual
                                                                                 Dalam sistem perpetual, perusahaan akan mencatat setiap mutasi yang
                                                                           terjadi pada persediaan barangnya. Jadi daftar hitung persediaan akan selalu
                                                                           menunjukkan nilai persediaan pada setiap saat. Sistem perpetual juga
                                                                           memberikan tingkat kontrol terhadap persediaan yang lebih akurat dibanding
                                                                           sistem periodik, karena informasi mengenai persediaan dalam sistem perpetual
                                                                           selalu mencerminkan keadaan persediaan sekarang. Di bawah ini disajikan
-- Converted from Word to PDF for free by Fast PDF -- www.fastpdf.com --




                                                                           contoh pencatatan persediaan dengan sistem perpetual :
                                                                           a. Untuk mencatat pembelian secara kredit
                                                                              Persediaan                   xxx
                                                                              Hutang dagang                xxx
                                                                           b. Untuk mencatat penjualan secara kredit
                                                                              Piutang dagang               xxx
                                                                              Penjualan                    xxx
                                                                              Harga pokok penjualan        xxx
                                                                              Persediaan                   xxx
                                                                                 Dalam hubungannya dengan persediaan, harga pokok merupakan
                                                                           sejumlah biaya yang telah dikeluarkan baik secara langsung maupun tidak
                                                                           langsung yang berhubungan dengan perolehan, penyiapan dan penempatan
                                                                           persediaan sampai dengan siap untuk dijual. Berdasarkan hal tersebut, maka
                                                                           unsur-unsur yang menentukan harga pokok persediaan adalah sebagai
                                                                           berikut :
                                                                           1. Biaya pembelian
                                                                           2. Biaya transportasi
                                                                              a. FOB Shipping Point (pembeli yang membayar biaya transportasi)
                                                                              b. FOB Destination (penjual yang membayar biaya transportasi)
                                                                           3. Potongan harga pembelian
                                                                              a. Diskon dagang
                                                                              b. Diskon tunai
                                                                              c. Retur dan potongan harga pembelian
                                                                                  Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, bahwa penetapan metoda
                                                                           penilaian persediaan akan berpengaruh terhadap penyajian laporan keuangan
                                                                           karena pada prinsipnya, persediaan akhir suatu bulan berjalan adalah
                                                                           merupakan persediaan awal bulan berikutnya. Pengaruhnya terhadap laporan
                                                                           keuangan khususnya pada :
                                                                           1. Neraca
                                                                                  Persediaan merupakan unsur yang penting dalam penyusunan neraca.
                                                                           Adapun pengaruh metoda penilaian persediaanpada neraca adalah dalam
                                                                           penentuan nilai dari persediaan akhir, akibat banyaknya metoda penilaian yang
-- Converted from Word to PDF for free by Fast PDF -- www.fastpdf.com --




                                                                           digunakan, antara lain FIFO, Average, dan LIFO maka akan menimbulkan
                                                                           perbedaan dalam penentuan nilai persediaan akhir dan ini akan sangat
                                                                           berpengaruh pada neraca. Jika terjadi penurunan harga persediaan yang
                                                                           menyolok antara tanggal neraca dan tanggal disusunnya laporan, penurunan
                                                                           tersebut harus diungkapkan dengan suatu catatan atau penjelasan. Hal ini
                                                                           adalah bahwa persediaan akhir periode berjalan merupakan persediaan awal
                                                                           periode selanjutnya.
                                                                           2. Laporan Laba Rugi
                                                                                  Dalam tujuan laba rugi, metoda penilaian persediaan berpengaruh dalam
                                                                           penentuan-penentuan nilai persediaan awal, persediaan akhir, harga pokok
                                                                           penjualan dan juga penentuan laba kotor.
                                                                                                                  BAB III
                                                                                                           KESIMPULAN


                                                                                 Setiap prosedur yang memungkinkan perusahaan mencapai volume
                                                                           penjualan tertentu dengan investasi yang relatif kecil dalam persediaan akan
                                                                           menaikkan tingkat pengembalian (laba) dan, dengan sendirinya, meningkatkan
                                                                           nilai perusahaan tersebut. Namun tindakan untuk mengurangi investasi dalam
                                                                           persediaan juga dapat mengakibatkan hilangnya kesempatan untuk menjual
                                                                           karena habisnya persediaan untuk dijual atau tingginya biaya untuk
                                                                           menurunkan tingkat produksi.
                                                                                 Para manajer harus mempertahankan jumlah persediaan sedemikian
                                                                           rupa sehingga keuntungan yang diperoleh dari pengurangan tingkat investasi
                                                                           seimbang dengan biaya yang diakibatkan oleh penurunan persediaan tersebut.
                                                                                 FIFO dan LIFO sangat menentukan untuk mendapatkan keuntungan
                                                                           terbesar dan penghindaran kerugian dari pengadaan persediaan. Setiap
                                                                           perusahaan harus dapat menentukan apakah akan menggunakan metoda FIFO
                                                                           atau LIFO agar perusahaan dapat mendapatkan keuntungan maksimal dan
                                                                           dapat terhindar dari kerugian besar.
-- Converted from Word to PDF for free by Fast PDF -- www.fastpdf.com --

				
DOCUMENT INFO
Description: Materi kewirausahaan berupa modul