Obat Gastro

Document Sample
Obat Gastro Powered By Docstoc
					2010



   FARMAKOTERAPI
   TERAPI PADA KASUS-KASUS GASTROINTESTINAL
   Konstipasi – Vomitus – Diare - Gastritis




                      PENDIDIKAN DOKTER HEWAN
                         UNIVERSITAS BRAWIJAYA
                                                          ANGKATAN 2008
                                              Created by : Galuh P. Prameswari
KASUS                : KONSTIPASI
KELOMPOK             : Kelompok 1
                       Alfan Chilmi R.             0811310004
                      Fitria Novitasari            0811310017
                      Roosy M. Riupassa            0811310033
                      Christina Dewi P.            0811313006
                      Heri Setiawan                0811310022
                      Mega Ayu K.                  0811310027
                      Awang Yoga P.                0811313004
                      Wahyuni Eka S.               0811313022
                      Moh. Ali                     0811310029
                      Arifin Wibowo                0811313003



A. JUDUL KASUS
Konstipasi Pada Anjing

B. KASUS
   Pada suatu hari, seekor pemilik anjing datang ke dokter hewan dengan membawa
   anjing Doberman jantan umur 2 tahun dengan keluhan :
    tidak mau makan
    tidak defekasi selama 4 hari
    jarang beraktivitas
    perut membesar
    sering mengejan-ngejan
   
C. TUJUAN TERAPI
   -Mengeluarkan sumbatan:
    a. melunakkan feces
    b. Mempercepat peristaltik
   -Menghilangkan causa

D. PROSES TERAPI
  P-treatment
Nama Obat       Keamanan            Efikasi                 Dosis          Harga
Semisintetik    Efek     samping:   Farmakokinetik:         Indikasi:
Metilselulosa   obstruksi    usus   diberikan peroral,      melembekkan
                dan esofagus        tidak     diabsorbsi    tinja     pada
                                    melaluisaluran          pasien yang
                                    cerna,    diekskresi    tidak boleh
                                    melalui        tinja.   mengejan
                                    Farmakodinami:
                                    mengikat air dan
                                    ion dalam lumen
                                    kolon,     sebagian
                                    komponennya
                                 dicerna oleh bakteri
                                 kolon              dan
                                 metaboliknya
                                 meningkatkan efek
                                 pencahar      melalui
                                 peningkatan
                                 osmotic         cairan
                                 lumen.
Bisakodil   Efek samping :       Farmakokinetik:          Indikasi:       Contoh
            kolik        usus,   pemberian peroral /      konstipasi      dulcolax(supositoria)
            perasaan terbakar    perektal.                Kl: penderita   Rp.10.800/kapsul;
            pada penggunaan      Dihidrolisis di usus     onstruksi       tablet Rp. 3.600/strip
            rectal,              halus         menjadi    usus            isi 4 tablet)
            hipokalemia dan      difenol          yang    -dog: 10mg
            atonia kolon pada    kemudian                 PO sid PRN
            penggunaan           dikonjugasi di hepar     -cat: 5mg PO
            jangka panjang       dan dinding usus.        sid PRN
                                 Diekskresi melalui
                                 empedu.
                                 Direhidrolisis
                                 menjadi        difenol
                                 kembali yang akan
                                 merangsang
                                 motilitas usus besar.
                                 -menginduksi
                                 defekasi       dengan
                                 merangsang
                                 aktivitas peristaltik
                                 usus yang bersifat
                                 mendorong
                                 (propulsif) melalui
                                 iritasi lokal mukosa
                                 atau kerja yang
                                 lebih selektif pada
                                 plexus           saraf
                                 intramural dari otot
                                 halus usus sehingga
                                 meningkatkan
                                 motilitas.
                                  Efek        pencahar
                                 terlihat setelah 6-12
                                 jam
                                 Farmakodinamik:
                                 merangsang mukosa
                                 syaraf     intramural
                                 atau otot polos
                                 sehingga
                                 meningkatkan
                                    peristaltikdan
                                    sekresi lendir usus
                                    melalui penghambat
                                    Na-K ATP-ase

Katul           -                   Farmakokinetik:       Pemberian
                                    efek tampak dalam     dicampur
                                    24 jam                dengan
                                    Farmakodinamik:       makanan
                                    mengikat air dan
                                    ion dalam lumen
                                    kolon

Advice :

P-nondrug

digunakan untuk meningkatkan frekuensi BAB pada pasien konstipasi, yaitu dengan
menambah asupan serat sebanyak 10-12 gram per hari dan meningkatkan volume cairan
yang diminum, serta meningkatkan aktivitas fisik/olah raga. Sumber makanan yang kaya
akan serat, antara lain: sayuran, buah, dan gandum. Serat dapat menambah volume feses
(karena dalam saluran pencernaan manusia ia tidak dicerna), mengurangi penyerapan air
dari feses, dan membantu mempercepat feses melewati usus sehingga frekuensi
defekasi/BAB meningkat.

P-drug

Dengan obat laksatif/pencahar digunakan untuk meningkatkan frekuensi pembuangan
feses dan untuk mengurangi konsistensi feses yang kering dan keras. Secara umum,
mekanisme kerja obat pencahar meliputi pengurangan absorpsi air dan elektrolit,
meningkatkan osmolalitas dalam lumen, dan meningkatkan tekanan hidrostatik dalam
usus. Obat pencahar ini mengubah kolon, yang normalnya merupakan organ tempat
terjadinya penyerapan cairan menjadi organ yang mensekresikan air dan elektrolit. Obat
pencahar sendiri dapat dibedakan menjadi 3 golongan, yaitu: (1) pencahar yang
melunakkan feses dalam waktu 1-3 hari (pencahar bulk-forming, docusates, dan
laktulosa); (2) pencahar yang mampu menghasilkan feses yang lunak atau semi-cair
dalam waktu 6-12 jam (derivat difenilmetan dan derivat antrakuinon), serta (3) pencahar
yang mampu menghasilkan pengluaran feses yang cair dalam waktu 1-6 jam (saline
cathartics, minyak castor, larutan elektrolit polietilenglikol).


Monitoring
Berkurangnya rasa tidak enak dan sakit pada abdomen, buang air besar dalam (15 sampai
60 menit), evaluasi kembali bila terdapat perdarahan rektum atau tidak ada buang air
besar setelah pemberian.
 1. Beberapa klinisi menyatakan bahwa sebaiknya suppositoria laksatif stimulan tidak
    diberikan pada pasien dengan kram perut, fisura anal atau rektal, atau hemoroid
    ulseratif. Laksatif stimulan membentuk kebiasaan dan penggunaan jangka lama obat
    ini dapat menyebabkan ketergantungan pada laksatif serta hilangnya fungsi usus
    normal. Dengan penggunaan jangka panjang atau overdosis laksatif stimulan,
    gangguan elektrolit termasuk hipokalemia, hipokalsemia, asidosis metabolik atau
    alkalosis, sakit pada abdomen, diare, malabsorpsi, penurunan berat badan, dan
    enteropathy dengan kehilangan protein dapat terjadi. Gangguan elektrolit dapat
    menyebabkan muntah dan kelemahan otot, jarang menyebabkan osteomalasia,
    aldosteronisme sekunder, dan tetanus.

 2. Pada penggunaan kronis dapat terjadi perubahan patologis termasuk kerusakan
    struktural pada plexus myenteric, gangguan berat dan permanen dengan motilitas
    kolon, serta hipertrofi mukosa muskularis. Kolon katartik dengan atoni dan dilasi
    kolon, khususnya pada bagian kanan terjadi pada kebiasaan menggunakan bisakodil
    (seringkali selama beberapa tahun) dan sering menyerupai ulseratif kolitis.




KASUS                : VOMITUS PADA ANJING
KELOMPOK             : Kelompok 2
                      Diki firmansyah    0811310015
                      Furqon adimas      0811310018
                      Isma prashtani     0811310025
                      M. Hartanto yusufa 0811310028
                      Viska marchelen w  0811310040
                      Bornea pertiwi     0811313005
                      Faris nurhanafi    0811313011
                      Vepty ulan         0811313020


Kasus

       Suatu pagi anjing Pak Kentus mengalami muntah-muntah, terlihat lemah, dan
tidak mau makan. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan Pak kentus membawa
anjingnya menuju rumah sakit hewan yang di dalamnya memiliki dokter-dokter hewan
yang handal, terampil dan ikhlas dalam melayani pasien.

Problem Pasien

        Pasien mengalami muntah-muntah.
        Pasien terlihat lemas
        Pasien mengalami anoreksia

Tujuan Terapi
      Untuk menghentikan muntah pada pasien
      Untuk mengembalikan kondisi pasien kepada kondisi normal
       Untuk memberikan makanan yang dapat dicerna oleh pasien

Proses Terapi
Advice
       Ditempatkan pasien pada tempat yang nyaman.
       Pasien dipuasakan selama 24 jam dengan tetap diberikan air minum.
Non Obat
       Setelah muntah selesai, diberikan makanan halus yang mudah dicerna seperti
bubur
Obat
Terapi yang diberikan berupa Terapi suportif dan simtomatik
Terapi Suportif
    Pemberian Ringer’s Dextrose 5 % 40 ml digunakan untuk mengganti cairan tubuh
    dan elektrolit yang hilang, kandungan laktat dimetabolisme dalam hepar menjadi
    bentuk bikarbonat. Dosis maintenance RD adalah 40-50 mg/kg/ hari.




Terapi simtomatik
         Diberikan obat-obat antiemetika dengan pilihan-pilihan obat sebagai berikut
        Nama Obat          Mekanisme           Dosis         Harga       Kontraindikasi
                               Kerja
    Chlorpromazine       H1-reseptor       anjing= 2      Rp.           Hipotensi dan
                         blocking          mg/kg berat                  berpotensi
    2,5%
                         actions.          badan                        toxisitas pada
                                                                        hewan
                                                                        Efek sedasi
    Diphenhydramine Antihistamin           Anjing= 25 Rp. 16.900 Sedatif berefek
                         (H1 blokade)      – 50 mg/kg                   sebagai
    (Benadryl)
                                           berat badan                  antimuskarinis
                                           IV                           (atropine-like
                                                                        effect).
    Maropitan            Meningkatkan      Anjing = 8     Rp. 32.000 Dalam dosis
                         kelarutan air     mg/kg                        tinggi
                         dan stabilitas                                 menyebabkan
                         dan mengurangi                                 hypersalivasi,
                         toksisitas dari                                diare, tinja
                         molekul;                                       berdarah,
                         Dengan                                         drooling,
                         menghambat                                     muntah-
                         penjalaran                                     muntah,
                         neurotransmiter                                kelesuan,
                         yang menuju ke                                 kehilangan
                         CNS pada saat                                  nafsu makan,
                         akan terjadi                                   tremor otot, dan
                         respon muntah                                  perut kembung
  Metoklopramid        D2 blocker        anjing= 2      Rp. 11.200   meningkatkan
                                         mg/kg berat                 peristaltik
                                         badan                       duodenum,
                                                                     merelaksasi
                                                                     sfingter pilorus
                                                                     dan bulbus
                                                                     duodenum dan
                                                                     jejenum


   Rujukan
  • Cek darah ke laboratorium dimungkinkan adanya infeksi bakteri
  • Memperhatikan sanitasi kandang

   Monitoring dan Evaluasi
  • Perkembangan pasien, kalau sudah sembuh pemberian obat dihentikan


  Kesimpulan

  Dalam terapi ini digunakan :
  1. Ringer’s Dextrose 5 % 40 ml digunakan untuk mengganti cairan tubuh dan
     elektrolit yang hilang.
  2. Untuk antiemetika diberikan maropitan dengan keunggulan toksisitas akut yang
     rendah dan merupakan temuan terbaru dari obat antimuntah untuk anjing.


KASUS               : DIARE PADA ANJING
KELOMPOK            : Kelompok 3
                      Arweniuma Ika W.           0811310008
                      Fitri Sandra               0811310016
                      Ghariza Feby               0811310020
                      Risang Renanda             0811310032
                      Galuh Pawestri P           0811313012
                      Siti Kurniawati            0811313018
                      Sugeng Widodo              0811310036
                      Silvia Anjar               0811310035
                      Vicky M.                   0811313021


KASUS :
Seekor klien membawa seekor anjing yang sudah beberapa hari ini diare, kondisi tubuh
lemas, anoreksia, dan dehidrasi.
   PROBLEM :
   Diare profus karena infeksi bakteri


   TUJUAN :
1. Eradikasi penyebab
2. Mengembalikan kondisi anjing ke kondisi semula


   P-TREATMENT
    Advis : pembuatan pakan yang lebih higienis khususnya yang berbahan
            dari daging segar

    Terapi non obat :
    o puasa 1-4 hari ( tetap beri minum ),
    o Pakan 3-6x sehari dengan pakan mudah cerna, setelah 3-5 hari secara gradual
        kembali ke pakan normal,
    o Beri pakan yang mudah dicerna, rendah serat, lemak sedang
    o Terapi obat : Fluid therapy (10% sukrosa), Injeksi Biosolamin


   Terapi Obat :



          NAMA              DOSIS            CARA                FREKUENSI
          OBAT                               PEMBERIAN
                                       ANTIBIOTIK
          Ampicilin         22 mg/ kg        PO                  3X sehari
                            11-22mg/kg       IV,SC,IM            3X sehari
          Amikacin          10 mg / kg       IM                  3X sehari
                                             IV                  2X sehari
          Gentamycin        2,2 mg/ kg       IV, SC, IM          3X sehari
          Kanamycin         5 mg/ kg         SC                  2X sehari
                                             PO                  3X sehari
                              ANTIBIOTIK + ANTIDIARE
          Sulfasalazine     10-15 mg/ kg     PO                  3-4X sehari

   Monitoring Dan Evaluasi
   Diperhatikan apakah kondisi anjing sudah kembali seperti semula, makan normal, dan
   sudah tidak diare. Jika semua gejala sudah hilang, obat dihentikan.
KASUS                  : GASTRITIS PADA ANJING
KELOMPOK               : Kelompok 4
                          Bedhi Kuswantoro                    0811310009
                          Devi Widiyana                       0811310013
                          Galuh Puspitasari                   0811310019
                          Susanti Anggraini Arif              0811310037
                          Aneke Putri                         0811313001
                          Vinda Ayu W                         0811310039
                          Yordania Mardiyan Yoel              0811313023
                          M. Yunan Farid                      0811310030
                          Nealvin Irfan                       0811313016




                                          Kasus
    Seseorang membawa anjingnya ke klinik hewan. Menurut si pemiliknya, dalam 2 hari
ini,anjingnya mengalami gejala utama vomit. Selain itu anjing terlihat malas bergerak,
disertai rasa sakit di abdomen serta mengalami vomit saat dipalpasi abdomen, tidak mau
makan (anoreksia), dehidrasi dan kemudian depresi
   1.   Menentukan problematika pasien
   2.   Menentukan tujuan terapi
   3.   Pemilihan P-Treatment dan P- Drug
   4.   Mulai melakukan proses terapi
   5.   Memberi informasi, instruksi dan perhatian
   6.   Memonitor hasil terapi dan evaluasi dari efek yang terjadi
Problematika Pasien

        Dari hasil gejala yang terjadi maka anjing terkena gastritis acute.
Gastritis akut adalah inflamasi pada gaster atau lambung yang ditandai dengan vomit
kurang dari 7 hari, dan tidak menunjukkan gejala-gejala yang lain. Penyakit ini dapat
terjadi pada semua anjing dari segala umur. Hewan muda biasanya mengalami masalah
karena mengingesti benda asing.
Patofisiologi dari gastritis acute adalah Mukosa lambung mengalami perusakan yang
selanjutnya memicu infiltrasi sel-sel radang ke lamina propria dan berpotensi
menyebabkan erosi superfisial lambung.

Tujuan Terapi
   1. Mencegah dehidrasi dan depresi
   2. Menghilangkan vomit
   3. Pengobatan gastritis akut
   4. Eradikasi bakteri

Penentuan Interverensi Terapi
Pemilihan P-treatment & P-drug
 1. Advis : - Hewan dipuasakan selama 24 jam , tetapi tetap diberi minum
               - Diberi banyak minum untuk mengurangi dehidrasinya
 2. Non drug : cairan parenteral, Larutan actated Ringer’s atau normal saline
 3. Drug : pemberian anti vomit (antiemetik), pengobatan peradangan mukosa,
    antibiotic.
       Disarankan anjing untuk dilakukan rawat inap selama 24 jam

         Obat anti muntah




    •
    Ondansetron
    Ondansetron diperuntukkan untuk mencegah mual dan muntah yang disebabkan
    kemoterapi kanker atau setelah operasi. Ondansetron bekerja dengan memblokade
    hormon Serotonin yang menyebabkan muntah.
  • Metoclopramid
    Bekerja pada saluran pencernaan sebagai prokinetik, dan ini berguna pada
    penyakit saluran cerna, tetapi kurang berguna pada rasa ingin muntah karena obat
    cytoxic dan setelah operasi.
  • Domperidon
    Domperidon merupakan antagonis dopamin yang secara periferal bekerja
    selektif pada reseptor D2. Domperidone mempunyai khasiat antiemetik yang
    sama dengan metoclopramide.
no Nama obat           Efek samping                Mrkanisme         Dosis
                                                   kerja
1  Metokloropamid Gejala ekstra pyramidal          D2 Blocker        0,2-0,5 mg/kg
                                                                     IV IM PO
2  Domperidon          Gejala ekstra pyramidal<    D blocker         2-5         mg
                                                                     /animal PO
3  Ondansetron         Gejala ekstra pyramidal 5-HT3 Blocker 0.5 to 1.0
                       <<<                                           mg/kg, IV or
                                                                     oral
4       Amoxicillin                                                  10-20  mg/kg
                                                                     BB selama 3
                                                                     minggu

Terapi
Hewan dipuasakan
Hewan diberi invus laktat ringer secara iv
Pemberian anti muntah Metokloropamide 0,2-0,5 mg/kg PO
Diberi antibiotic amoxicillin 10-20 mg/kg BB selama 3 minggu
Informasi, intruksi & perhatian pada pemilik pasien
   • Informasi bahwa si anjing harus di puasakan makan tetapi tetap di beri minum
      selama 24 jam.
   • Memberi intruksi agar pemilik anjing selalu memantau kondisi si anjing secara
      intensif
   • Pemberian antibotik harus tuntas, pemberian obat dilakukan 3 kali sehari
      disesuaikan dengan umur.
   • Memberi intruksi agar si pemilik anjing, membawa kembali anjingnya jika dalam
      waktu 3 hari kondisi si anjing tidak membaik.

Monitor hasil terapi & evaluasi
  • Melakukan monitoring kondisi anjing dengan melakukan kontak dengan klien.
  • Apabila setelah 3 hari, si anjing tidak menunjukan gejala gastritis maka proses
      terapi di hentikan.
2010



   FARMAKOTERAPI
   TERAPI PADA KASUS DIARE DAN DERMATITIS




             PENDIDIKAN DOKTER HEWAN
                UNIVERSITAS BRAWIJAYA
                                        ANGKATAN 2008
                            Created by : Galuh P. Prameswari
KASUS                 : DIARE PADA SAPI YANG DISEBABKAN
                        OLEH BAKTERI
KELOMPOK              : Kelompok 1A
                        Alfan Chilmi R      (0811320004)
                        Bedhi Martodiredjo (0811310009)
                        Susanti Anggraini  (0811310037)
                        Vicky Malini       (0811313021)
                        Yordania M Y       (0811313023)



Judul : Diare
Kasus : Pak Sukadi, seorang peternak sapi perah di daerah Pujon terpaksa memanggil
seorang dokter hewan karena sejak pagi tadi tiba-tiba sapinya tidak mau makan, perutnya
membesar, dan sering buang air besar dengan tinja yang agak encer. Pak Sukadi sangat
khawatir, karena sapi itu baru dibeli dengan harga 10 juta.

Proses terapi rasional :

   -   Diagnose : menurut amnanesa kepada pemilik sapi, riwayat makan nya tidak ada
       pergantian hanya saja karena terkena air hujan, pakan sapi menjadi basah diduga
       pakan mengandung bakteri. Diare akut

   -   Tujuan terapi :
       1. Mencegah Dehidrasi
       2. Menghentikan diare
       3. Eradikasi penyebab (bakteri)

   -   P-treatment & p-drug :
       1. Advis : sebaiknya menjaga sanitasi kandang
       2. Non-drug : mengganti pakan dengan pakan yang bersih
       3. Drug :
           o Untuk mencegah dehidrasi maka di infuse secara iv
           o Untuk menghentikan diare obat-obat yang digunakan :
               Loperamide
               Lomotil>> Opiate agonist. Stimulates smooth muscle segmentation in
                 intestine, as well as electrolyte absorption. Used for acute treatment of
                 nonspecific diarrhea

            N    Nama          Efek           Dosi   kontraindikasi            Harga
            o    Obat          Samping        s
            1    Loperamid     Nyeri                         hipersensitivit   Rp
                 e             abdominana                    as dengan         800,00/tabl
                               l (perut),                    loperamid,        et
                               mual,                         hambatan
                            muntah,                     peristaltik,
                            mulut                       hindari
                            kering,                     penggunaan
                                                        sebagai terapi
                            mengantuk,                  utama untuk
                            pusing,                     disentri akut,
                            ruam kulit,                 ulseratif
                            dan                         kolitis akut,
                            megakolon                   bacterial
                            toksik                      enterocolitis
                                                        dan kolitis
                                                        pseudomembr
                                                        an.


         4    Lomotil       Dapat                Alergi pada atropine,
                            menyebabk            menyebabkan
                            an                   jaundice,
                            konstipasi

       o Memberi antibiotic
            Amoksisilin
        No  Nama obat       Efek              harga
                            samping
        1   Amoksisilin Alergi

-   Terapi
    Laktat ringer secara IV
    Diberi lomotil
    Diberi antibiotic amoksisilin

-   Informasi, intruksi dan perhatian
    Pemberian infuse secara iV harus dilakukan oleh dokter hewan.
    Lomotil merupakan obat antidiare yang nantinya sapi akan mengalami konstipasi,
    tetapi ini hanya akan terjadi beberapa hari.pemberian lomotil dilakukan secara
    oral dapat dicampur dengan pakan sapi
    Pemberian antibiotic amoksisilin harus diberikan habis
     Pemberian antidiare dihentikan bila sapi sudah tidak diare lagi.

-   Monitoring, evaluasi dan edukasi
    Kondisi sapi harus dipantau steiap hari.
    Bila tidak terliaht perubahan atau sapi tidak tambah sehat maka hubungi kembali
    dokter hewan yang memriksa.
    Melakukan pemeriksaan ulang.
KASUS                : DIARE PADA SAPI YANG DISEBABKAN
                       OLEH BAKTERI
KELOMPOK             : Kelompok 1B
                            Bedhi Kuswantoro       0811310009
                            Arweniuma I            0811310008
                            Fitria Novita S        0811310017
                            Galuh Puspitasari      0811310019
                            Faris Nurhanafi        0811313011
                            Nealvin Irfan          0811313016

                                        KASUS
   Pak Sukadi seorang peternak sapi perah di daerah Pujon terpaksa memanggil seorang
dokter hewan karena sejak pagi tadi tiba-tiba sapinya tidak mau makan, perutnya
membesar dan sering buang air besar dengan tinja yang agak encer. Pak Sukadi sangat
kawatir, karena sapi itu baru dibeli dengan harga 10 juta.
       Proses Terapi Rasional dengan langkah-langkah sebagai berikut :
   7. Menentukan problematika pasien
   8. Menentukan tujuan terapi
   9. Pemilihan P-Treatment dan P- Drug
   10. Mulai melakukan proses terapi
   11. Memberi informasi, instruksi dan perhatian
   12. Memonitor hasil terapi dan evaluasi dari efek yang terjadi

          Nama           Cara kerja          Efek             Dosis       Harga
                                           samping
     Oxitetracycline Menekan            Iritasi            5-                Rp.
         50mg        pertumbuhan        lambung            8mg/kgBB       2.576,00
                     bakteri,     yaitu pada               diberikan
                     menghambat         pemberian          secara p.o
                     sintesis protein oral.                dan     atau
                     ribosom bakteri Tromboflebit          injeksi
                                        is pada
                                        pemberian
                                        injeksi
      Racecordil      mengembalikan Hanya
                       keseimbangan menimbulkan
                        sistem tubuh    efek samping
                     dalam mengatur yang minimal
                      penyebaran air
                       dan elektrolit ke
                              usus
       Loperamide       memperlambat kolik                            Rp.150,0
                       motilitas saluran abdomen                      0/ tablet
                        cerna dengan
                        mempengaruhi
                       otot sirkuler dan
                         longitudinal
                              usus
Problematika Pasien
Diare non-infeksi akibat keracunan makanan.

Tujuan Terapi
    Pengobatan diare

Penentuan Interverensi Terapi
Pemilihan P-treatment & P-drug
       - Advis       :
   4. Puasa 1-4 hari
   5. Pakan 3 – 6 X sehari dengan paakan mudah cerna , setelah 3-5 hari secara gradual
       kembali ke pakan normal
   6. Beri pakan yang mudah dicerna , rendah serat, lemak sedang

      - Non drug :
   7. Istirahat dan puasa makan tetapi tidak puasa minum. Minum yang banyak.
   1. Anti Diare


Informasi, intruksi & perhatian pada pemilik pasien
   • Memberi intruksi agar pemilik sapi selalu memantau kondisi sapi secara intensif.
   • Pemberian pakan yang disesuaikan dengan kesehatan sapi, berikan pakan yang
      banyak serat.
   • Pemberian vitamin dan antibiotik lebih diatur kembali.

Monitor hasil terapi & evaluasi
  • Melakukan monitoring kondisi sapi dengan melakukan pemeriksaan kembali dan
      komunikasi dengan pemilik.
  • Apabila setelah dilakukan proses pengobatan selama beberapa hari sapi tetap
      tidak sembuh, maka perlu dilakukan diagnose ulang.
       KASUS                  : DIARE PADA SAPI YANG DISEBABKAN
                                OLEH BAKTERI
       KELOMPOK               : Kelompok 1C
                                Heri Setiawan
                                Diki Firmansyah
                                Bornea Pertiwi Putri
                                Mega Ayu KSD
                                Arifin Wibowo


                                              KASUS
             Pak Sukadi seorang peternak sapi perah di daerah Pujon terpaksa memanggil
          seorang dokter hewan karena sejak pagi tadi tiba-tiba sapinya tidak mau makan,
          perutnya membesar dan sering buang air besar dengan tinja yang agak encer. Pak
          Sukadi sangat kawatir, karena sapi itu baru dibeli dengan harga 10 juta.

       Problematika Pasien
       Diare akut akibat bakteri

       Tujuan Terapi
           Pengobatan diare
           Pengobatan bakteri

       Penentuan Interverensi Terapi
       Pemilihan P-treatment & P-drug
       Advis     :
          8. Mengganti pakan dengan pakan yang mudah dicerna
          9. Setelah sembuh kembali ke pakan normal secara gradual

       Non drug :
                Pemberian oralit
          2. Anti Diare Untuk Bakteri

   Nama         Golongan           Cara kerja        Efikasi     Efek samping        Dosis      Harga
Nifuroxazide    Antibiotika   Nifuroxazide adalah              Efek samping        5 ml/50kg   Harga Per
                              senyawa mtrofuran                dapat ditoleransi   BB PO        Satuan
                              yang memiliki efek               dengan baik.                    Terkecil :
                              bakterisidal                     Dapat terjadi                   Rp33,900.
                              Nifuroxazide bekerja             penqurangan                        00
                              lokal pada saluran               flora mikroba
                              pencemaan. -                     normal.
                              Aktifitas
                              antimikroba
                              Nifuroxazide lebih
                              besar dan obat anti
                              infeksi intestinal
                              biasa
                             seperti,kloroyodokui
                             n.
Kloramfenik    Antibiotika   Kloramfenikol                     Diskrasia darah,    50 mg/kg     Harga Per
     ol                      adalah antibiotik                 gangguan            BB sehari     Satuan
                             yang mempunyai                    saluran                PO        Terkecil :
                             aktifitas                         pencernaan,                      Rp250.00
                             b.akteriostatik, dan              reaksi
                             pada dosis tinggi                 neurotoksik,
                             bersifat bakterisid.              reaksi
                             Aktivitas                         hipersensitif dan
                             antibakterinya                    sindroma
                             dengan menghambat                 kelabu.
                             sintesa protein
                             dengan jalan
                             mengikat ribosom
                             sub unit 50S,
Metronidazol   Antiprotozo   efektif diare yang                Gangguan            10-30mg/kg Harga Per
                    a        disebabkan protozoa               saluran                 PO     Satuan
                             penyebab diare                    pencernaan,                    Terkecil :
                             ( Entamoeba                       pengecapan                     Rp450.00
                             histolyca, Giardia                terasa seperti
                             Llambia,                          logam, lidah
                             Cryptosporidium,                  berambut,
                             dan Cylospora )                   radang lidah,
                                                               radang rongga
                                                               mulut,
                                                               neutropenia
                                                               yang bersifat
                                                               reversibel,
                                                               pusing, vertigo,
                                                               inkoordinasi,
                                                               ataksia

       Terapi Symtomatis
   Nama        Golongan              Cara kerja            Efikasi    Efek samping      Dosis     Harga
Kaolin dan                   Kaolin: Merupakan suatu                 Dapat            10         Harga Per
pectin                       absorben yang dapat                     mempengaruhi     ml/50kg     Satuan
                             menyerap bakteri-                       absorbsi         BB PO      Terkecil :
                             bakteri,substansi-substansi             saluran          Bentuk     Rp3,650.0
                             beracun dan merangsang                  pencemaan        cairan         0
                             dari saluran usus,serta                 dan obat-obat
                             membentuk lapisan                       lain
                             pelindung pada dinding
                             usus.
                             Pektin: Dapat
                             menghilangkan toksin-
                             toksin yang dihasilkan
                             oleh bakteri-bakteri dan
                            juga dapat menghancurkan
                            bakteri karena
                            terbentuknya asam
                            galakturonat,asam
                            galakturonat merupakan
                            suatu media yang dapat
                            menghambat pertumbuhan
                            bakteri-bakteri yang biasa
                            menebabkan diare.

      Antimotility Agent
      Obat ini berfungsi untuk mengurangi motilitas dari GI Trax yang berlebihan yang dapat
      menyebabkan diare
   Nama        Golongan           Cara kerja        Efikasi    Efek samping        Dosis       Harga
Loperamide        Anti       Loperamide                       Flatulen/kembu 0.08-0.20        Harga Per
HCL             motilitas    merupakan                        ng, konstipasi,   mg/kg PO       Satuan
                             antispasmodik,                   mual, muntah,                   Terkecil :
                             dimana mekanisme                 mulut kering,                   Rp150.00
                             kerjanya yang pasti              sakit pada
                             belum dapat                      abdominal.
                             dijelaskan. Secara in            Reaksi
                             vitro pada binatang              hipersensitif
                             Loperamide                       (termasuk
                             menghambat                       kemerahan pada
                             motilitas /                      kulit).
                             perilstaltik usus                Kelelahan,
                             dengan                           mengantuk,
                             mempengaruhi                     pusing,
                             langsung otot                    megacolon
                             sirkular dan                     toksik. Gejala
                             longitudinal dinding             over dosis :
                             usus.                            konstipasi,
                                                              mual, depresi
                                                              susunan saraf
                                                              pusat.




       Informasi, intruksi & perhatian pada pemilik pasien
          • Memberi intruksi agar pemilik selalu memantau kondisi hewanya secara intensif
          • Pemberian obat harus dihentikan jika gejala sydah hilang
          • Memberi intruksi agar si pemilik anjing, membawa kembali anjingnya jika dalam
             waktu 3 hari kondisi hewan tidak membaik.

       Kesimpulan
Pemilihan obat untuk diare akut karena bakteri ini menggunakan kombinasi Kaolin dan
pectin 10 ml/50kg BB PO bentuk cairan, selain harga obat efek samping obat ini ringan.
Tidak perlu pemberian antibiotika karena obat ini juga merupakan bakteriostatik.




KASUS                : DIARE PADA SAPI YANG DISEBABKAN
                       OLEH BAKTERI
KELOMPOK             : Kelompok 1A
                       Nur Ahmad Wijaya   0811310031
                       Roosy Margaretha R 0811310033
                       Viska Marchelen    0811310040
                       Wahyuni Eka S      0811313022




KASUS
Pak Sukadi, seorang peternak sapi perah di Pujon terpaksa memanggil seorang dokter
hewan karena sejak pagi tiba-tiba saja sapinya tidak mau makan, perutnya besar, dan
sering buang air besar dengan tinja yang agak encer. Pak Sukadi sangat khawatir
karena sapi itu baru dibeli dengan harga sepuluh juta.

Diagnosa
Sapi perah Pak Sukandi menderita enteritis


Tujuan Terapi
   • Menghilangkan diare
   • Menambah nafsu makan

Proses Terapi
   • Advice
       Sapi istirahat dengan keadaan kandang yang bersih
   • Non-Drug
       Dilakukan P-treatment dengan melakukan manajemen pemberian pakan yang
       baik, hindari merubah menu pakan secara mendadak dan drastis. Baik jenis
       maupun volumenya.
   • Drug
       untuk sapi dewasa, berikan antibiotik terramycin 5mg/kg bb PO dengan harga
       Rp 10.200,00 pemberian 3 hari berturut-turut. Untuk pedet sama, dan
       diminumkan colibact bolus 1. Apabila terjadi dehidrasi maka berikan cairan infus
       atau NaCl fisiologis. Diberikan vitamin B-kompleks untuk menambah nafsu
       makan.
       Jika dikarenakan parasit diberikan dovenic 20-25 mg/kg bb IV dengan harga Rp
       15.000,00
        Jika dikarenakan protozoa diberikan metronidazole 20-30 mg/kg bb PO q12h
        untuk 10-14 hari dengan harga Rp 22.800,00


KASUS                   : DERMATOMYCOSIS
KELOMPOK                : Kelompok 2A
                          Devi Widiyana            0811310013
                          Fitri Sandra             0811310016
                          M. Hartanto Y            0811310028
                          M.Ali                    0811310029
                          Siti Kurniawati          0811313018



1.   Kasus :
        Phila membawa kucing kesayanganya, choky si bulu tebal ke dokter hewan.
     Kepada dokter hewan, Phila menceritakan bahwa sejak 3 hari yang lalu choky
     terlihat hyperaktif, sering mengaruk-garuk, dan seringkali menjilati badanya, saat
     diperiksa dokter ditemukan pada bagian ekornya suatu daerah berwarna merah, dan
     bulu di tempat tersebut agak rontok.

2.   Problem pasien
      Hewan Hyperekatif, sering Menggaruk-Garuk, Sering Menjilati Badannya, Lesi
        Bulat, Berwarna Kemerahan, Kulit Di Daerah Lesi Beraspek Basah, Bulu Kusut
        Dan Rontok, Pruitus
      Diagnosa : Ringworm, Dermatomikosis oleh Jamur

3.      Tujuan terapi
       Eradikasi jamur penyebab dematomikosis
       Menjaga agar rambut tidak rontok

       Memulihkan Kondisi Kulit Yang Kemerahan


4.    Pemilihan P-treatment & P-drug
     a. Advis :
               Lingkungan yang bersih dan tidak lembab
               Selalu membiasakan mengeringkan kucing setelah dimandikan

     b. Terapi non obat
            Memberikan pakan diet khusus untuk penyakit jamur.
            Mandi (dipping system) 2x seminggu dengan Lime Sulfur 0, 5% atau
             Chlorhexadine 0,5% atau Captan solution 0,3%

     c. Terapi obat
            Griseofulvin 25-50 mg/kgBB dengan interval 12 jam
            Itraconazole 10-20 mg/kgBB dengan interval 24 jam atau ketoconazol 10
             mg/kgBB dengan interval 12-24 jam.


        Griseofulvin yang diberikan bertujuan mencegah invasi jamur terutama invasi di
daerah kulit, rambut, dan kuku. Pada kucing absorbsi dari Griseofulvin meningkat apabila
diberikan dengan bersama dengan pakan yang mengandung lemak. Namun Griseofulfin
tergolong teratogenik sehingga tidak boleh diberikan pada hewan bunting. Griseofulvin
diberikan minimal 7 hari tetapi umumnya 3-4 minggu dengan pemberian 3-4 kali sehari .
Salep biru yang diberikan merupakan penggabungan dari vaselin album, minyak ikan,
sulfanilamida serbuk, dan Gusanex®. Pemberian salep biru secara topikal bertujuan
mempercepat proses persembuhan luka di kulit, mencegah infeksi bakteri dan jamur,
serta mencegah invasi lalat. Selain penggunaan salep biru pengobatan topikal lain yang
digunakan untuk mengatasi jamur yaitu pemberian resorcine dan sulfanilamida serbuk


     d. Rujuk ke Klinik : Tidak perlu karena kondisi kucig masih bisa dimonitoring oleh
        pemilik.


5.      P-drug




6.      Informasi, instruksi dan perhatian
      Obat diberikan secara rutin dan harus habis
      Obat disimpan di tempat yang kering dan sejuk

      Jaga kebersihan kandang dan selalu dalam keadaan kering
      Kembali kontrol ke klinik 2 minggu setelah pengobatan pertama


7.      Kesimpulan
      Kondisi kucing hyperekatif, sering menggaruk-garuk, sering menjilati badannya
 diagnosis : Ringworm, Dermatomikosis oleh Jamur
Terapi yang digunakan:
      Advis : setelah mandi harus dikeringkan, lingkungan bersih dan tidak lembab
      Terapi non obat :

        Mandi (dipping system) 2x seminggu dengan Lime Sulfur 0, 5
      Terapi obat :
        ketoconazol 10 mg/kgBB dengan interval 12-24 jam  karena dosis lebih sedikit
        dan harga lebih murah



KASUS                  : DERMATITIS PADA KUCING
KELOMPOK               : Kelompok 1A
                         Furqon Adhimas Y.    0811310018
                         Ghariza Feby El Gani  0811310020
                         Christina Dewi P.    0811313006
                         Galuh Pawestri P.    0811313012
                         Vepti Ulan S.A.      0811313020




E. JUDUL KASUS
   Dermatitis pada Kucing

F. KASUS
         Phila membawa kucing kesayangannya, Choki si bulu tebal, ke dokter hewan.
   Kepada dokter Phila menceritakan bahwa sejak 3 hari yang lalu.Choki terlihat
   hiperaktif, menggaruk-garuk dan sering sekali menjilati badannya. Saat diperiksa
   dokter,ditemukan pada bagian ekornya suatu Daerah berwarna merah, dan bulu
   ditempat tersebut. agak rontok.
         Diagnosa dari symtomp yang terjadi adalah Dermatitis karena Ringworm

G. TUJUAN TERAPI
   Menghilangkan pruritus
    Menghilangkan causa




 H. PROSES TERAPI
                                             Efek
 Nama Obat            Cara Kerja                             Dosis           Harga
                                          Samping
 Griseofulvin Menghambat pertumbu- Gangguan             microsized      Rp 29.750/250mg
              han berbagai spesies darigastrointestinal formulation:    (Generik)
              microsrorum.                              25–60 mg/kg
                                                        PO q12h for 4–
              Pd penggunaan p.o                         6 weeks;
              griseofulvin diabsorpsi
              secara lambat dengan                      ultramicrosized
              memperkecil        ukuran                 formulation:
              par-                 tikel.               2.5–5.0 mg/kg
                                                        PO q12–24h;
              Griseofulvin ditimbun di
              sel sel terbawah dari                     pediatric
              epidermis sehingga ke-                    suspension:
              ratin yg baru terbentuk                   10–25 mg/kg
              akan tetap dilindungi                     PO q12h
              terhadap infeksi jamur.
Ketoconazole Ketoconazole bekerja Anorexia               dose:          Rp20.500/200mg
               dengan menghambat                         10 mg/kg PO (Generik)
               enzym "cytochrom P.                       q24h or
               450" jamur, dengan                        divided twice
               mengganggu sintesa                        per day for
               ergosterol         yang                   3–4 weeks
               merupakan komponen
               penting dari membran
               sel jamur.

 I. KESIMPULAN
    Ketoconazole merupakan pilihan yang paling tepat, dilihat dari efficacy, side effect,
    cost.




 KASUS                 : DEMODEKOSIS
 KELOMPOK              : Kelompok 2C
                         Isma Prasthani HP            0811310025
                         M. Yunan Farid               0811310030
                        Aneke Putri YD                0811313001
                        Awang Yoga P                  0811313004
                                            KASUS

    Phila membawa anjing kesayangannya, Choki si bulu tebal, ke dokter hewan. Kepada dokter
Phila menceritakan bahwa sejak 3 hari yll. Choki terlihat hiperaktif, menggaruk-garuk dan sering
sekali menjilati badannya. Saat diperiksa dokter, ditemukan pada bagian ekornya suatu daerah
berwarna merah, dan bulu ditempat tsb. agak rontok.

       Proses Terapi Rasional dengan langkah-langkah sebagai berikut :

                   1.   Menentukan problematika pasien
                   2.   Menentukan tujuan terapi
                   3.   Pemilihan P-Treatment dan P- Drug
                   4.   Mulai melakukan proses terapi
                   5.   Memberi informasi, instruksi dan perhatian
                   6.   Memonitor hasil terapi dan evaluasi dari efek yang terjadi

Problematika Pasien
    Gejala : Terlihat hiperaktif, menggaruk-garuk, menjilati badannya, bagian ekornya suatu
daerah berwarna merah, dan bulu agak rontok.

    Diagnosa : Ringworm, Dermatomikosis oleh Jamur


Tujuan Terapi
Memperbaiki kerontokan rambut, menghilagkan demodekosis, dan, Memulihkan kondisi kulit
yang kemerahan.

Penentuan Interverensi Terapi
Pemilihan P-treatment & P-drug
               1. Advis           : 1. Perawatan pasien dapat dilakukan dengan mengeringkan
                  rambut                           setelah                       dimandikan
                               2. lingkungan bersih dan tidak lembab


                Non drug: -
                Non-Drug
                  - Cuci dengan desinfektan alat-alat grooming seperti sisir, sikat, setelah
                 menggunakannya.
                 - segera isolasi dan cegah kontak dengan anjing yang lain
                 - Memberikan pakan diet khusus untuk penyakit jamur.


3. Drug : - Pemberian multivitamin ADE berfungsi untuk mempercepat proses penyembuhan
dan regenerasi kulit.

            Mandikan dengan shampoo khusus( Mandi (dipping system) 2x seminggu
             dengan Lime Sulfur 0, 5% atau Chlorhexadine 0,5% atau Captan solution 0,3%)



                    - injeksi obat golongan avermectin, Invermectin
                    - Amitraz
                    - Salep

4. Rujuk ke Klinik : Tidak perlu karena kondisi kucig masih bisa dimonitoring oleh pemilik.



P-Drug

   3. Ivermectin (Heartguard, Ivomec, Eqvalan liquid)
 Nama     Golongan        Cara kerja       Kontraindikasi               Efek           Dosis        Harga
                                                                      samping

Iverectin   avermectin    Antiparasitic drug.   Tidak diberikan     neurotoxic          600         105.000
                            Neurotoxic to         pada anjing       and      signs   mcg/kg/60–
                             parasites by         jenis collie,     include:          120 days,
                             potentiating          Australian       depression,         PO.
                              effects of           shepherds,       ataxia,
                              inhibitory        shelties, and Old   difficulty
                          neurotransmitter,          English        with vision,
                               GABA.               sheepdogs        coma, and
                                                                    death.
                          ivermectin injeksi                        Ivermectin
                          1-2 minggu sekali                         appears to
                                                                    be safe for
                                                                    pregnant
                                                                    animals



  4. Amitraz (Mitaban; Taktic-EC)
 Nama    Golongan       Cara     kontraindikasi         Efek samping         Dosis       Harga
                       kerja

Amitraz                   amitraz                           Causes         5,3 ml/gl    60.000,00
                            yang                         sedation in       water;dip
                          diulang                         dogs ( -2       wet dog
                             1-2                       agonist) which
                          minggu                            may be         And air-
                           sekali                        reversed by      dry q 7-14
                                                        yohimbine or       adys x 3-
                                                        atipamezole.         6 Rx
                                                         When high
                                                       doses are used,
                                                          other side
                                                            effects
                                                           reported
                                                            include
                                                           pruritus,
                                                           PU/PD,
                                                        bradycardia,
                                                        hypothermia,
                                                       hyperglycemia,
                                                         and (rarely)
                                                         seizures.


Dipping, yaitu dengan cara memandikan hewan untuk tujuan pengobatan. Obat yang sering
digunakan adalah amitraz, dan diulang tiap minggu selama beberapa minggu sampai hewan
sembuh
    5. Grisiovulvin




         Griseofulvin yang diberikan bertujuan mencegah invasi jamur terutama invasi di daerah
kulit, rambut, dan kuku. Pada anjing absorbsi dari Griseofulvin meningkat apabila diberikan
dengan bersama dengan pakan yang mengandung lemak. Namun Griseofulfin tergolong
teratogenik sehingga tidak boleh diberikan pada hewan bunting. Griseofulvin diberikan minimal 7
hari tetapi umumnya 3-4 minggu dengan pemberian 3-4 kali sehari.Secara oral.
         Pemberian salep biru secara topikal bertujuan mempercepat proses persembuhan luka di
kulit, mencegah infeksi bakteri dan jamur, serta mencegah invasi lalat. Selain penggunaan salep
biru pengobatan topikal lain yang digunakan untuk mengatasi jamur yaitu pemberian resorcine
dan sulfanilamida serbuk

Informasi, intruksi & perhatian pada pemilik pasien
    • Memberi intruksi agar pemilik anjing selalu memantau kondisi si anjing secara intensif
    • Obat diberikan secara rutin dan harus habis

   •   Memberi intruksi agar si pemilik anjing, membawa kembali anjingnya jika dalam waktu
       3 hari kondisi si anjing tidak membaik.
   •   Cara mencegah penyakit dermatitis, Jaga kelembaban kult dengan cara menghndari
       perubahan suhu.Hindari berkeringat terlalu banyak atau kepanasan,           Kurangi
       Stress.Hindari sabun dengan bahan yang terlalu keras.

Monitor hasil terapi & evaluasi
  • Melakukan monitoring kondisi anjing dengan melakukan kontak dengan klien.
  • Apabila setelah dilakukan proses pengobatan selama beberapa hari anjing tetap tidak
      sembuh, maka perlu dilakukan diagnose ulang.

Dapat diberikan amitraz pada anjing yag terserang demodekosis secara kontinue.
KASUS                  : DERMATITIS ATOPIK PADA KUCING
KELOMPOK               : Kelompok 2D
                         Risang R.     0811310032
                         Sugeng W      0811310036
                         Silvia Anjar  0811310035
                         Vinda Ayu     0811310039



KASUS
Phila membawa kucing kesayangannya, Choki si bulu tebal, ke dokter hewan. Kepada
dokter Phila menceritakan bahwa sejak 3 hari yll. Choki terlihat hiperaktif, menggaruk-
garuk dan sering sekali menjilati badannya. Saat diperiksa dokter, ditemukan pada bagian
ekornya suatu daerah berwarna merah, dan bulu ditempat tsb. agak rontok.


TUJUAN TERAPI
Untuk mengurangi rasa gatal
Mengurangi inflamasi



PROSES TERAPI
Advice
Kebersihan kondisi lingkungan tempat tinggal atau kandang juga mempengaruhi,
menghindari tungau debu rumah dapat membantu mengurangi bertambah parahnya
dermatitis atopik. Selain itu iklim juga berpengaruh, sehingga penderita harus menjaga
kondisi sanitasi dan ventilasi di sekitar tempat tinggal atau kandang. Iklim yang cerah
kering menguntungkan.


Non drug
Pemberian vitamin yaitu vitamin B dan E dimana vitamin B mempunyai fungsi untuk
untuk menjaga kelembaban dan meregenerasikan kulit Zat Panthenol yang dihasilkan dari
vitamin B adalah satu-satunya zat dari vitamin yang dapat dioleskan pada bagian luar
kulit, dan dapat diserap sampai lapisan kulit bagian dalam dan vitamin E sebagai
penangkap zat radikal atau antioksidan dan pelindung kulit dan menrurangi infeksi dan
omega 3 mencegah radang pada kulit .


P-Drug
Obat yang sering digunakan :
kortikosteroid topikal

Antihistamin
imunomodulator topika
Pemberian vaksinasi


Nama obat :


      Imidacloprid     Every 2 weeks, after bathing
      Permethrin
      Prednisone   : 0.5 mg/kg PO QOD
      Chloropheniramine : 2 mg/kg PO BID
      Hydroxyzine 10 mg PO BID to TID (cat)
      Clemastine and 0.67 mg PO BID (cat)
[Year]



    FARMAKOTERAPI
    Terapi Pada Kasus Kardiovaskular, Nyeri,
    dan Inflamasi
    Hipertensi-Heart Failure Congestive-Arthritis-Ginggivitis




                        PENDIDIKAN DOKTER HEWAN
                           UNIVERSITAS BRAWIJAYA
                                                                ANGKATAN 2008
                                                    Created by : Galuh P. Prameswari
   KASUS                : HIPERTENSI PADA ANJING
   KELOMPOK             : Kelompok 1
                          Alfan Chilmi R.    0811310004
                         Fitria Novitasari   0811310017
                         Roosy M. Riupassa   0811310033
                         Christina Dewi P.   0811313006
                         Heri Setiawan       0811310022
                         Mega Ayu K.         0811310027
                         Awang Yoga P.       0811313004




                         Wahyuni Eka S.              0811313022
                         Moh. Ali                    0811310029
                         Arifin Wibowo               0811313003


   KASUS
          Bu Vicky mempunyai seekor anjing Doberman yang berumur 1 tahun. Dengan
   gejala si anjing abdomenya membesar, asites dan odema, batuk, sesak nafas, tekanan
   darah meningkat dengan tekanan sistolik 190 mmHg dan tekanan Diastolik 120 mmHg
   dari ukuran normal 160mmHg/100 mmHg.

   DIAGNOSA
   Anjing doberman milik bu Vicky menderita hipertensi portal.

   TUJUAN TERAPI
1. Menghilangkan odema, asites dan pembesaran abdomen.
2. Menghilangkan sesak nafas dan batuk.

   PROSES TERAPI
1. Advice
           Anjing istirahat, dihindari jalan-jalan.
2. Non drug
   Menjaga pola makan dengan Menurunkan konsentrasi sodium (avoid 0.9% NaCl) karena
   dalam tubuh terlalu banyak, Menurunkan glukosa 2.5%,dan Lemak Jenuh.
3. Drug
a. Menghilangkan odema, asites,pembesaran abdomen dan sesak nafas diberikan diuretik
   yaitu spironolactone (1–2 mg/kg PO q12h)
   Hal ini dipilih dengan pertimbangan sebagai berikut:
    no Nama             Cara kerja           Efek samping dosis pemberian Harga
    1. klortalidon Menghambat                Hipotensi     1-2   Per    oral Rp
                        trasport NaCl        postural,     mg/kg setiap  12 2.900/tabl
                                             ganggguan sal       jam         et
                                             cerna ringan,
                                             impotensi,
                                    hipokalemia,
 2.      furosemid   Penghambatan   Menggangu            1-2      Per      oral Rp
                     transport      pendengaran,         mg/kg    setiap    12 2.300/tabl
                     elektrolit     ekanan darah                  jam           et
                     Na,K,Cl        mrnjadi tinggi,
                                    sngat kuat
 3.      Spironolak Penghambat      Ringan      dan      1-2      Per      oral Rp
         ton        reabsorpsi Na d reversibel,          mg/kg    setiap    12 2.900/tabl
                    sekresi K       sakit kepala dn               jam           et
                                    gangguan
                                    darah

MONITORING DAN EVALUASI
      a. Setelah obat habis anjing diperiksa tekanan darahnya apa sudah normal.
      b. Anjing dimonitoring kesehatannya pada sesak nafas dan odemnya.



KESIMPULAN
      Anjing doberman umur 1 tahun milik bu Vicky mengalami hipertensi yang
pengobatannya dengan pemberian spironolactone (1–2 mg/kg PO q12h) yang tidak
menyebabkan efek samping yang berat dan harganya terjangkau.




KASUS                   : HEART FAILURE CONGESTIVE PADA ANJING
KELOMPOK                : Kelompok 2
                         Diki firmansyah    0811310015
                         Furqon adimas      0811310018
                         Isma prashtani     0811310025
                         M. Hartanto yusufa 0811310028
                         Viska marchelen w  0811310040
                         Bornea pertiwi     0811313005
                         Faris nurhanafi    0811313011
                         Vepty ulan         0811313020


Heart Failure Congestive- Right Side

KASUS
       Pada suatu hari Mr. Martin merasa sedih melihat kondisi anjingnya. Anjing Mr.
Martin tidak seaktif biasanya, cepat lelah, nafasnya cepat, terkadang batuk-batuk pada
malam menjelang, perut membengkak dan nafsu makan menurun. Hal ini menyebabkan
anjing Mr. Martin mengalami penurunan berat badan. Sesuatu yang tidak biasa dilihat
dari anjing tersebut adalah sering pinsan dan dada sering bergetar.
        Untuk itu Mr. Martin pergi ke dokter hewan untuk memeriksakan Anjing
kesayangannya tersebut.


Problem
   - Sesak nafas
   - Oedem pda beberapa daerah di organ tubuh
   - Detak jantung dibawah rata-rata.
   - batuk

PROSES TERAPI
Tujuan
   1. Menghilang sesak
   2. Menghindari asitesnya
   3. Meningkatkan kontraksi jantung
   4. Menghidari terjadinya remodeling jantung

P-TREATMENT
Advice
- menghindari exercise berlebih
- hewan harus lebih banyak beristirahat
- minum obat secara teratur
- menyiapkan oxycan kemungkinan dibutuhkan

Non-drug
   - diet rendah garam (sodium)
   - penambahan Carnitine supplementation akan membantu anjing dengan dilated
      cardiomyopathy (e.g., cocker spaniels and boxers).
Drug
   - diuretic
   - ionotropik positif
   - Angiotensin converting enzime inhibitor


P-Drug
Diuretik
       Furosemid
       Hydrochlorothiazide

   Nama obat        Cara kerja        Efek             Dosis   Contraindikasi         harga
                                      samping
   Furosemid        Menghambat        Hiperkalsiuria   2-4    Pada         hewan Rp
                    kotransport Na+ , dan              mg/kg penderita penyakit 23.167
                    K+,     Cl-  dan menurukan         IV,IM, pericardial.
                    menghambat        kalsium          PO q
                    resorpsi air dan darah.            4-12 h
                     elektrolit.
   Hydrochlorothi    Membantu ginjal      Hiporkalsiuria 2-4     Pada    gangguan Rp.
   azide             mencegah             dan            mg/kg   fungsi     ginjal, 15.180
                     penyerapan garam     meningkatkan PO sid    Hypokalemia,
                     berlebih      dan    kalsium                Hypomagnesemia,
                     cairan yang tidak    darah.                 Hyponatremia,
                     diinginkan dalam                            Mild         Pre-
                     tubuh.                                      Eclampsia,    dan
                                                                 Hipertensi

Furosemid merupakan pilihan awal obat diuretic yang diberikan, dimana bertujuan untuk
mengurangi akumulasi kelebihan cairan. Mula kerja obat ini lebih cepat dan efek
diuretiknya lebih kuat dibandingkan gol. tiazid

ACE inhibitor
      Enalapril
      Benazepril
      Captopril


   Nama obat       Cara kerja        Efek samping    Dosis    Contraindikasi harga
   Enalapril       Menghambat        Pusing, sakit   0,25-1   Pada       hewan Rp
                   konversi          kepala,         mg/kg PO yang       sedang 14.500
                   angiotensin I     hipotensi       1-2x/hr  bunting,
                   menjadi           fatige,                  stenosis arteri
                   angiotensin II.   asthenia,                renalis bilateral.
                   Mencegah
                   terjadi
                   remodeling
                   jantung.
   Benazepril      Menghambat                        0.25 to 0.5 Pada      hewan Rp.
                   konversi                          mg/kg q24h yang       sedang 31.680
                   angiotensin I                                 bunting,
                   menjadi                                       stenosis arteri
                   angiotensin II.                               renalis bilateral.
                   Mencegah
                   remodeling
                   jantung.
   Captopril       Menghambat                        0.5–2 mg/kg Pada      hewan Rp
                   konversi                          q8–12h PO. yang       sedang 10.700
                   angiotensin I                                 bunting,
                   menjadi                                       stenosis arteri
                   angiotensin II.                               renalis bilateral.

Inotropik
   - Digoxsin
   - Dopamine
   - Dobitamne
   Nama obat      Cara kerja      Efek samping       Dosis          Contraindikasi     harga
   Digoxsin       Mengambat                          < 20 kg:       Bradikardia,       Rp
                  pompa Na-K                         0.01 mg/kg     kardiomiopati,     16.930
                  ATPase pada                        q12h; > 20     hipokalemia,
                  membrane sel                       kg use 0.22    aritmic
                  otot jantung,                      mg/m2 q12h
                                                     PO
                  sehingga meni
   Dopamine       Menstimulasi                       2–10                              Rp.
                  reseptor                           mcg/kg/min                        15.000
                  dopamine D1                        IV infusion.
                  dan reseptor β
                  adrenergic di
                  sel        otot
                  jantung. Pada
                  keadaan akut
                  sangat efektif.
   Dobutamine     suatu agonis β-                    5–20                              Rp.
                  adrenergik                         mcg/kg/min                        20.000
                  yang bekerja                       IV infusion
                  sebagai
                  inotropik

Obat yang dipilih untuk pengobatan ini adalah :

   -   Furosemide (1–2 mg/kg q8h–q24h) or other loop diuretic is the initial diuretic of
       choice. Diuretics are indicated to remove excess fluid accumulation (i.e., ascites
       or pleural effusion).
   -   Dopamine, Dog, cat: 2–10 mcg/kg/min IV infusion
   -   ACE inhibitors such as enalapril (0.5 mg/kg q12h–q24h) or benazepril (0.5 mg/kg
       q24h)

Rujukan
   - Diharapkan melakukan pemeriksaan spesimen darah ke laboratorium untuk
      dilakukan pemeriksaan mikroskopis dan serologis
   - Melakukan uji sensitivitas antibiotik apabila gagal jantung diakibatkan karena
      adanya bakteri.

Monitoring dan evaluasi

       Monitor status renal, electrolyte, hidrasi, kecepatan dan usaha respirasi,berat
       badan, keadaaan abdominal.
       Jika azotemia berkembang, kurangi dosis diuretic dan dosis digoxin jika
       menggunakan digoxin karena akan menyebakan toxicitas. Jika zotemia persisten
       dan si hewan diberikan ACE inhibitor, kurangi atau hentikan penggunaan obat ini.
       Monitoring ECG secara periodic untuk mendeteksi arrhythmias
       Monitoring konsentrasi obat inotropik. Nilai normal 1-2mg/ml dalam kandungan
       serum 8-10 jam setelah dosis diadministrasikan
KASUS                   : ARTHRITIS PADA ANJING
KELOMPOK                : Kelompok 3
                          Arweniuma Ika W.   0811310008
                          Fitri Sandra       0811310016
                          Ghariza Feby       0811310020
                          Risang Renanda     0811310032
                          Galuh Pawestri P   0811313012
                          Siti Kurniawati    0811313018
                          Sugeng Widodo      0811310036
                          Silvia Anjar       0811310035
                          Vicky M.           0811313021


A. KASUS
   Seorang klien membawa seekor anjing labrador hitam jantan (dogi) berumur 4 ½
   tahun yang terlihat sangat ksakitan, pincang saat berjalan, terjadi inflamasi pada sendi.
   Si dogi didiagnosa arthritis.

B. TUJUAN TERAPI
   Menghilangkan nyeri dan inflamasi pada sendi.

C. P-TREATMENT
     Advice
     Anjing diistirahatkan dan aktivitas di luar ruangan di minimalisir.
     Non Drugs
     Fisioterapi, penurunan berat badan, dan penurunan intake kalori

     Drugs

No     Nama Obat    Mekanisme              Dosis       Efek Samping            Harga
                    Kerja
ANALGESIK Gol. NSAIDs
1  Aspirin                                 25 mg/kg    Gastritis               Rp     1.100/
                                           (2x1 PO)                            tablet
2      Phenylbutazone                      7mg/kg      Toksik                  Rp     4.400/
                                           (3x1 PO)    gastrointestinal,       tablet
                                                       depresi     sumsum
                                                       tulang
3      Meclofenamic                        0,5 mg/kg   Gastritis,              Rp      2.200
       Acid                                (2x1 PO)    gastrointestinal        /tablet
                           Menghambat                  ulceration
4      Carprofen           sintesis                    Gastritis,     vomit    Rp     9.000/
                           prostaglandin               (lebih        sedikit   tablet
                                                       dibanding aspirin)
5      Etodolac                                        -                       Rp 24.600/
                                                                               tablet
SUPLEMEN NUTRISI
1   Cosequin               Vitamin         1-2caps                             Rp       500/
    (Glycosamyn)           untuk sendi     /hari                               tablet
                                           Setelah
                                           6mg jadi
                                           ½-1/hari
D. RUJUKAN
  Dirujuk ke Rumah Sakit Hewan untuk melakukan rontgen (radiography)
  Tes Laboratorium  Rhematoid Factor Test
  Dirujuk ke dokter hewan spesialis bedah

E. MONITORING DAN EVALUASI
   Jika kondisi pasien memburuk berarti harus mengubah obat dan dosisnya serta
   dirujuk untuk operasi .

F. KESIMPULAN
  Pasien menderita athritis dengan gejala inflamasi dan nyeri pada sendi. Pasien
  diberikan Aspirin 25mg/kg secara per oral 2x1hari karena aspirin efektif, mudah
  dicari, dan efisien serta sering digunakan di lapangan. Selain itu diberikan suplemen
  nutrisi glycosamine. Anjing harus diistirahatkan dan diatur konsumsi kalorinya. Jika
  semakin parah anjing di rujuk ke dokter spesialis bedah atau rumah sakit hewan.




KASUS                 : GINGGIVITIS PADA ANJING
KELOMPOK              : Kelompok 4
                        Bedhi Kuswantoro                   0811310009
                        Devi Widiyana                      0811310013
                        Galuh Puspitasari                  0811310019
                        Susanti Anggraini Arif             0811310037
                        Aneke Putri                        0811313001
                        Vinda Ayu W                        0811310039
                        Yordania Mardiyan Yoel             0811313023
                        M. Yunan Farid                     0811310030
                        Nealvin Irfan                      0811313016



KASUS
        Bu Isma datang ke klinik hewan dengan membawa anjingnya si Cito. Kondisinya
cito anorexia,

Problematika Pasien

    Pemeriksaan rongga mulut :
     Terdapat patahan tulang di sela-sela gigi yang menancap di gusinya.
    Terjadi infeksi bakteri yang menyebabkan radang pada gusi.
Dari hasil anamnesa, kondisi anjing dan hasil pemeriksaan, maka diagnose yang kami
ambil anjing tersebut terkena Gingivitis disertai infeksi sekunder.
Gingivitis adalah radang pada gusi.

Tujuan Terapi
    Mengangkat tulang yang tertancap
    Eradikasi bakteri
    Menghilangkan inflamasi
    Menghilangkan rasa sakit

Penentuan Interverensi Terapi
Pemilihan P-treatment & P-drug
   10. Advice    : - Memberi pakan si anjing dengan tekstur yang lunak seperti
       bubur.
                   - menggosok gigi anjing dengan menggunakan pasta gigi anjing
                    khusus yang tersedia dengan berbagai rasa (ayam, sapi, dsb) atau
                    cukup gunakan air putih biasa. Selain itu cara menggosok gigi
                    bisa dengan menggunakan sepotong kain yang dililitkan ke
                    tangan anda dan gosokkan pada permukaan gigi anjing

   11. Non drug : -    Pemberian Anastesi untuk menghilangkan rasa sakit
                    - Mengangkat tulang yang menancap di gusi.
   12. Drug :
                - Analgesik
                - Anti inflamasi
                - Antibiotik

P-Drug
   6. Anastesi

         Nama         Golongan Cara kerja            Efek        Dosis      Harga
                                                     samping

         Lidocaine Anti            Mempengaruhi      bradycardia, 0.25–     Rp.
                   aritmia         axon     syaraf   hipotensi,   0.75mg/kg 2.656 /
                                   sodium            arrhythmia, IV slowly  15 ml
                                   channels,         gagal
                                   untuk             jantung,
                                   mencegah          kepeningan,
                                   depolarisasi.     mengantuk,



   7. Anti Inflamasi dan analgesic
   Nama         Golongan Cara kerja                  Efek       Dosis        Harga
                                               samping

   Ibuprofen    NSID          Menghambat      Mual,       Tidak bisa Rp.11.700 /
                              prostaglandin.  /muntah,    ditentukan 200 mg
                                              Dispepsia,
                              menghambat      Tukak
                              isoenzim        lambung /
                              siklooksigenase perdarahan,
                              1 (COX-1) dan lambung,
                              siklooksigenase Diare
                              2 (COX-2)



   8. Antibiotic
      Nama         Golongan      Cara          Efek samping   Dosis     Harga
                                 kerja
      Ampiciline penisilina   merupakan Diare, glossitis, 22 mg         Harga Per
                 semisintetik antibiotik  stomatitis, mual, /kg PO      Satuan
                              spektrum    muntah,                       Terkecil :
                              luas yang enterokolitis,                  Rp600.00
                              bersifat    kolitis
                              bakterisid. pseudomembran.



Informasi, intruksi & perhatian pada pemilik pasien
   • Memberi intruksi agar pemilik anjing selalu memantau kondisi si anjing secara
      intensif
   • Pemberian antibotik harus tuntas, pemberian obat dilakukan 3 kali sehari
      disesuaikan dengan umur.
   • Memberi intruksi agar si pemilik anjing, membawa kembali anjingnya jika dalam
      waktu 3 hari kondisi si anjing tidak membaik.
   • Lidocaine secara Intra Vena dengan pelan-pelan agar tidak terjadi emboli pada
      pembuluh darah.
   • Ampiciline diberikan 3 kali sehari setiap 8 jam.



Monitor hasil terapi & evaluasi
  • Melakukan monitoring kondisi anjing dengan melakukan kontak dengan klien.
  • Apabila setelah dilakukan proses pengobatan selama beberapa hari anjing tetap
      tidak sembuh, maka perlu dilakukan diagnose ulang.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:3112
posted:2/20/2011
language:Indonesian
pages:40