Docstoc

Pemanfaatan Internet Untuk Bursa Kerja

Document Sample
Pemanfaatan Internet Untuk Bursa Kerja Powered By Docstoc
					Pemanfaatan Internet Untuk Bursa Kerja
Djasli Djamarus*
Agung Sediono**
Ellen Wijaya***
* Dosen  Fakultas Teknologi Industri – Universitas Trisakti
** Kepala  Puskom – Universitas Trisakti
*** Alumni Jurusan T. Informatika – Universitas Trisakti
Abstract
Nowadays, the current information and communication technology enable people to continually disperse
information in the global network, known as the Internet. It subsequently promotes people to interchange
their
information via the Internet. By the means of the dynamic web sites, people can provide or obtain
information
very quickly and easily. One of the technologies that usually used to develop web site is called Active
Server
Pages or ASP.
Base on our observation, we know that many enterprises often directly offer some jobs to some well known
universities in order to find candidate that meet their requirements. These facts challenge us to develop a
system
that enable enterprises to advertise the job they offered as well as to provide students, especially the fresh
graduates, and other job seekers, with some job vacancies.
Through our research we design a system called the Job Vacancy Information System (JVIS). We expect
that our system can help both enterprises and job seekers to find information they need. We implement our
system using Active Server Pages technology, so that the JVIS can be dynamic and interactive system.
By using this system, enterprises could give vacancies information in online accessing and receive
resumes from job seekers via the Internet. Job seekers could get vacancies information and find specify
vacancies information also could send resume in online accessing.
Keywords: Active Server Pages, Internet, Information System, Job Vacancy
1. Pendahuluan
Dalam dunia usaha dan perdagangan, salah
satu hal penting agar dimungkinkannya terjadi
transaksi perdagangan adalah adanya pertemuan
antara pihak yang memerlukan suatu barang atau
jasa dengan pihak lain yang memiliki barang atau
jasa tersebut. Seringkali untuk mengusahakan agar
hal ini dapat terjadi, pihak yang memiliki barang
atau jasa melakukan promosi untuk mencari pihak
lain yang memerlukan. Namun demikian, pada saat
ini, karena kebutuhan yang demikian mendesak,
tidak jarang pula terjadi hal yang sebaliknya, yaitu
pihak yang memerlukan aktif mencari barang atau
jasa yang diperlukannya dengan maksud untuk
mendapatkan pilihan yang lebih banyak dan
kualitas yang lebih baik dalam waktu yang cepat.
Perkembangan Teknologi Informasi dewasa
ini telah memungkinkan terhubungnya berbagai
komputer yang ada di muka bumi ini untuk dapat
berkomunikasi dengan komputer yang lain dalam
suatu jaringan global yang dikenal sebagai jaringan
Internet.
Karena berbagai keunggulannya, dunia usaha
pada saat ini tergerak dengan cepat untuk
memanfaatkan Internet sebagai sarana usaha
mereka, baik untuk komunikasi, pemasaran barang
dan juga transaksi barang atau jasa yang
dimilikinya. Berbagai pemanfaatan jaringan
Internet dalam dunia usaha tersebut lazim dikenal
sebagai e-business.
Dalam dunia pendidikan, produk yang
dihasilkan suatu Perguruan Tinggi adalah sarjana.
Seorang sarjana yang baru lulus dari Perguruan
Tinggi, seringkali harus mencari tempat dimana ia
dapat bekerja untuk mengaplikasikan pengetahuan
yang dimilikinya. Hal yang sebaliknya pun banyak
terjadi, yaitu berbagai institusi, baik perdagangan
swasta ataupun pemerintahan, karena kebutuhan
yang mendesak aktif melakukan pencarian tenaga
kerja yang berkualitas.
Karena kebutuhan kedua pihak tersebut sama
dengan kebutuhan promosi dalam dunia usaha,
maka proses pencarian kerja maupun tenaga kerja
ini tentunya juga dapat dijembatani dengan suatu
Bursa Kerja Elektronik (BKE) yang berbasis
Internet. Dengan demikian BKE akan menjadi
sarana komunikasi antar pencari kerja dengan
pencari tenaga kerja yang memanfaatkan jaringan
Internet yang antara lain akan memanfaatkan
fasilitas situs web (web site) sebagai media promosi
dan juga fasilitas surat elektronik (e-mail) sebagai
media komunikasi.
Dengan menggunakan teknologi informasi
yang ada pada saat ini, yaitu teknologi Active
Server Pages (ASP), dapat dibuat suatu BKE
berupa situs web yang dapat menyediakan
informasi secara dinamis dan interaktif. Dengan
memanfaatkan bursa ini pencari tenaga kerja dapat
mempromosikan lowongan yang dimilikinya untuk
diketahui para pencari kerja.
Dengan latar belakang tersebut dalam
penelitian ini telah dilakukan analisa dan rancangan
suatu sistem informasi bursa lowongan kerja yang
juga telah diimplementasikan dengan menggunakan
teknologi ASP di Universitas Trisakti. Sistem
tersebut dinamakan sebagai Sistem Informasi Bursa
Kerja (SIBK) dan diharapkan dengan adanya bursa
lowongan kerja pada jaringan Internet akan terjadi
pertukaran informasi antara perusahaan dan pencari
kerja yang diharapkan dapat mempercepat
bertemunya kebutuhan kedua pihak tersebut,
terutama pihak pencari kerja.
2. Studi Pustaka
Tidak dapat dipungkiri bahwa jaringan
Internet, merupakan daya tarik tersendiri bagi
berbagai aspek kehidupaan, termasuk dalam bidang
usaha dan perdagangan. Pada saat ini berbagai
informasi telah terpampang di Internet untuk
dimanfaatkan bagi mereka yang membutuhkan.
Dengan adanya berbagai fasilitas di Internet
tersebut, pada saat ini orang seakan dapat bekerja
dari tempat dan waktu yang tidak terbatas.
Selain fasilitas e-mail, pemanfaatan Internet
dalam dunia usaha dan perdagangan pada
umumnya dilakukan dengan membuat suatu situs
web (web site). Dengan menggunakan situs web
ini, berbagai produk perdagangan dapat
dipromosikan. Selain itu melalui situs web yang
baik juga dapat dilakukan transaksi jarak jauh,
antara pihak yang memiliki suatu produk dengan
pihak yang memerlukan. Untuk dapat
memanfaatkan situs web tersebut secara maksimal,
diperlukan suatu perangkat lunak yang dapat
membangun sistem informasi yang dapat diakses
melalui jaringan Internet.
Agar suatu sistem informasi dapat diakses
melalui jaringan Internet, maka diperlukan suatu
perangkat lunak yang mampu melakukan
pembagian tugas antara sisi pelayanan (server) atau
belakang (back-end), dengan sisi yang harus
dilayani (client) atau depan (front end), yang biasa
dikenal sebagai teknologi client/server. Pada sisi
belakang, perangkat lunak tersebut harus dapat
memberikan apa-apa yang dikehendaki oleh client
nya, dan pada depan perangkat lunak tersebut harus
dapat menerima dan juga memperlihatkan apa-apa
yang diberikan oleh server dalam bentuk yang
diinginkan.
Salah satu teknologi yang dapat
dipergunakan untuk mengembangkan suatu
situs web adalah Active Server Pages (ASP)
pada sisi belakang yang dapat melayani
permintaan browser pada sisi depan. Selain
kedua jenis perangkat lunak tersebut, pada
umumnya akan diperlukan suatu perangkat
lunak pengelola basis data (Data Base
Management Systems, DBMS) pada sisi
belakang yang dapat diakses oleh ASP untuk
kemudian dikirim ke sisi depan.
2.1. Active Server Pages (ASP)
ASP adalah teknologi yang memungkinkan
web developer untuk mengerjakan proses dalam
server. ASP adalah teknologi sever-side, yang
berarti aplikasi web dengan teknologi ASP dapat
dijalankan oleh berbagai browser. ASP berupa
halaman web yang memanfaatkan scripting
ActiveX dari Microsoft dengan menggunakan
bahasa pemrograman Microsoft seperti Visual
Basic, dan dijalankan pada web server Microsoft.
Karena sifatnya yang dapat dijalankan pada web
server itulah maka ASP dikenal sebagai server-side
scripting language.
Adapun kemudahan yang diperoleh dalam
membuat aplikasi web dengan ASP, antara lain:
pilihan bahasa skrip yang digunakan adalah
VBScript sebagai default dan JScript, namun
dapat juga digunakan bahasa skrip lainnya
dengan menambahkan add-in.
memudahkan untuk membuat website yang
interaktif dan dinamis.
instruksi, fungsi dan pernyataan yang ada
dalam skrip ASP relatif sangat mudah untuk
dipahami dan dipergunakan.
sangat efisien dalam segi konektivitas maupun
penanganan aplikasi untuk transaksi yang
jumlahnya sangat banyak.
mendukung server component sehingga web
developer dapat membuat aplikasi ActiveX
dengan menggunakan bahasa pemrograman
seperti Visual Basic, Delphi, C++, Java, dll.
Dalam eksekusinya sekumpulan skrip ASP
terlebih dahulu akan diproses di server sebelum
dikirimkan ke client. Client hanya akan menerima
dalam bentuk HTML. Dengan demikian maka
terdapat dua elemen yang sangat penting di suatu
program ASP, yaitu skrip yang digunakan untuk
menulis program dan HTML yang harus dihasilkan
dari ASP yang dibuat. Skrip ASP dituliskan secara
singkat dengan pasangan tag <% pada awal dan %>
pada akhir.
Gambar 1: Rancang Bangun Active Server Pages




2.2. Microsoft SQL Server
Microsoft SQL Server adalah suatu
perangkat lunak DBMS yang bersifat relasional
yang mampu mendukung aplikasi dengan arsitektur
client/server. Pada perangkat lunak ini, basis data
terdapat pada sisi belakang atau server, dan data
yang disimpan dapat digunakan bersama-sama oleh
beberapa pengguna yang menjalankan aplikasi pada
sisi depan. Dua komponen penting dari Microsoft
SQL Server, yang memungkinkan dilakukan fungsi
pelayanan ini adalah:
Stored procedures
Merupakan sekumpulan program-program dari
kumpulan kalimat-kalimat SQL yang disimpan
di dalam server untuk menjalankan tugas-tugas
yang diberikan. Satu stored procedure bisa
digunakan oleh beberapa program dan
perubahan yang terjadi akibat pelaksanaan
stored procedure segera akan direfleksikan
kepada semua pengguna.
Triggers
Merupakan stored procedures khusus yang
dijalankan bila operasi INSERT, DELETE dan
UPDATE dijalankan pada suatu tabel. Trigger
digunakan untuk memelihara integritas data
namun bukan untuk mengembalikan hasil
query. Suatu trigger dapat mengandung logika
pemrosesan yang kompleks.
3. Sistem Informasi Bursa Kerja
SIBK merupakan suatu sarana yang dapat
membantu proses pencarian kerja maupun
pencarian tenaga kerja dengan menggunakan
teknologi informasi yang ada pada saat ini. Dalam
hal ini SIBK berfungsi sebagai media komunikasi
antara pencari pekerja dengan pencari lowongan
kerja. Dengan menggunakan SIBK ini, pencari
kerja dapat memperoleh informasi pekerjaan yang
tersedia dan sebaliknya, pencari pekerja dapat
menyebarkan informasi kebutuhannya melalui
SIBK.
03.1 Analisis
Berdasarkan, analisa yang dilakukan
terhadap kebutuhan data ataupun informasi untuk
SIBK ini, maka akan ada tiga pihak yang terlibat
dalam SIBK ini, yaitu:
Administratur Bursa
Administratur Bursa akan memberikan hak
kepada pihak-pihak tertentu, baik dari sisi
pencari tenaga kerja maupun dari sisi pencari
kerja untuk mendapat berbagai informasi yang
diperlukan.
Pencari Tenaga Kerja
Merupakan perusahaan-perusahaan yang
mempunyai beberapa lowongan kerja dan
sedang mencari tenaga kerja yang berkualitas.
Dengan BKE ini, pencari tenaga kerja dapat
mendaftarkan diri ke Administratur Bursa,
untuk kemudian memasukkan informasi
mengenai lowongan yang dimiliki dan juga
berbagai persyaratan yang harus dimiliki oleh
tenaga kerja yang diinginkan.
Pencari Kerja
Adalah orang-orang sedang
memerlukan/membutuhkan pekerjaan sesuai
dengan bidang keahliannya. Seperti halnya
pencari tenaga kerja, pencari kerja dapat
mendaftarkan diri ke Administratur Bursa,
untuk kemudian memdapat akses akan
lowongan kerja yang ada di SIBK.
Adapun Diagram Aliran Data yang terjadi, antara
Sistem Bursa Kerja Elektronik, dengan Pencari
Kerja dan juga Pencari Tenaga Kerja digambarkan
pada gambar 2.




Gambar 2: Diagram Aliran Data SIBK
dalam konteks level

Dengan melihat fungsi dari SIBK tersebut, maka
entitas utama yang terlibat dalam Sistem Informasi
ini adalah:
Perusahaan pencari tenaga kerja, yang berupa:
Nama Organisasi atau Perusahaan, Alamat, dll
Lowongan Kerja, yang berupa: Jenis
Pekerjaan, Kualifikasi Pekerja yang
diinginkan, dll
Pencari Kerja, yang berupa: Nama Pekerja,
Alamat, Kualifikasi, dll
Selain itu dalam SIBK ini juga diperlukan
berbagai data lain yang dipergunakan sebagai
refererensi dari berbagai data isian pencari kerja,
lowongan kerja maupun perusahaan, antara lain
yaitu: data referensi Propinsi, Negara, Bahasa,
Agama, Industri, Keterampilan Komputer,
Pendidikan.
3.2 Perancangan Sistem
Sebagai salah satu bagian penting dari
metodologi “water fall” yang dikenal dalam
disiplin rekayasa perangkat lunak, maka SIBK
dirancang dengan memperhatikan kebutuhankebutuhan
sistem yang telah didapat pada tahap
analisis. Dalam tahap perancangan, SIBK ini
dilakukan rancangan utama, yaitu:
Perancangan arsitektur SIBK
Perancangan struktur data basis data yang
dipergunakan
Perancangan rincian prosedur
Perancangan bentuk antar muka dengan
pengguna
3.2.1 Perancangan arsitektur SIBK
SIBK dirancang sebagimana sistem lain yang
mempunyai arsitektur client/server, yaitu ada halhal
yang dilaksanakan pada sisi depan (client) dan
ada hal-hal yang dilakukan pada sisi depan (server),
dalam hal ini pembagian tersebut adalah:
Sisi depan
Pada umumnya sisi depan akan bertugas untuk
melakukan proses-proses yang menggunakan
jenis informasi yang pasti dan seragam.
Frekuensi penggunaan fasilitas yang ada pada
sisi ini umumnya tinggi, namun hanya
menggunakan jumlah data yang relatif sedikit
atau telah tersedia sebelumnya. Fasilitas
tersebut antara lain adalah:
Fasilitas interaksi dengan pengguna
Fasilitas pemroses event pada browser
Sisi belakang
Pada sisi belakang akan dilaksanakan segala
sesuatu yang berhubungan dengan pengaturan
penggunaan server atau manipulasi data pada
basis data. Contoh proses yang dilakukan pada
sisi belakang adalah:
Pembatasan waktu pakai dari setiap client
Penentuan waktu timeout dari sebuah
aplikasi
Pelayanan pencarian data yang diminta
3.2.2 Perancangan struktur data basis data
yang dipergunakan
Dari analisa yang dilakukan, maka ditarik
empat entitas penting yang terlibat dalam SIBK ini,
yaitu:
USER, yaitu pemakai yang diijinkan
menggunakan SIBK
EMPLOYEER, yaitu pemakai yang termasuk
kategori pencari tenaga kerja
JOB SEEKER, yaitu pemakai yang termasuk
kategori pencari kerja
JOB VACANT, yaitu lowongan kerja yang ada
Sedangkan hubungan antar keempat entitas tersebut
adalah:
EMPLOYEER merupakan sub-class dari
USER
JOB SEEKER merupakan sub-class dari
USER
Satu EMPLOYER mempunyai beberapa JOB
VACANT, dan satu JOB VACANT hanya
dimiliki oleh satu EMPLOYER (hubungan 1 –
banyak)
Satu JOB SEEKER dapat melamar beberapa
JOB VACANT, dan satu JOB VACANT dapat
dilamar oleh beberapa JOB SEEKER
(hubungan banyak – banyak)
Dengan demikian maka dapaaat dibuat suatu
Entity-Relationship Diagram (E-R Diagram)
sebagai terlihat pada gambar 3.
Gambar 3: E-R Diagram SIBK


Dengan menggunakan E-R diagram tersebut,
maka dapat diturunkan nama tabel- tabel yang
dipergunakan, sebagai berikut:
Tabel USR_PASSWD, sebagai tabel
identitas dan password pengguna (USER),
dengan field User_Id sebagai key.
Tabel EMP_REG, sebagai tabel yang berisi
record pencari tenaga kerja (EMPLOYER),
dengan field Id, yaitu nomor identifikasi
pencari tenaga kerja sebagai key.
Tabel JOB_SEEK_REG, sebagai tabel yang
berisi record pencari kerja (JOB SEEKER),
dengan field Id sebagai key.
Tabel EMP_APP, sebagai tabel yang berisi
record lowongan pekerjaan (JOB VACANT)
yang sedang membutuhkan tenaga tenaga
kerja, dengan field App_id, yaitu nomor
identifikasi lowongan pekerjaan tersebut
sebagai key.
Tabel JOB_SEEK_APP, sebagai tabel yang
merupakan hubungan (relationship) antara
pencari kerja (JOB SEEKER) dengan
terhadap lowongan kerja (EMP_APP)
Selain itu juga diperlukan tabel-tabel lain
yang merupakan tabel referensi yang dapat
menambah akurasi data yang disimpan dalam
basis data, misal tabel referensi propinsi, tabel
referensi bidang ilmu dan lain-lain.
3.2.3 Perancangan rincian prosedur
Berdasarkan analisa yang dilakukan, maka
didapat proses-proses yang akan dilakukan oleh
pengguna SIBK, baik sebagai pencari kerja ataupun
pencari tenaga kerja. Proses-proses yang diperlukan
tersebut adalah:
Proses Registrasi Pencari Kerja
Proses Login Pencari Kerja dengan prosesproses
pilihan berikutnya:
mengubah data registrasi pencari kerja
mengisi dan melengkapi ikhtisar diri
mencari informasi lowongan pekerjaan
kategori tertentu
melihat informasi lowongan pekerjaan
secara terperinci
memilih posisi lowongan kerja dan
mengirim ikhtisar diri secara online
Proses Registrasi Pencari Tenaga Kerja
Proses Login Pencarai Tenaga Kerja dengan
proses-proses pilihan berikutnya:
mengubah data registrasi pencari tenaga
kerja
mengisi informasi lowongan pekerjaan
melihat daftar kumpulan informasi pencari
tenaga kerja dan daftar pelamar
Proses untuk menangani pengguna yang secara
tidak sengaja lupa password
Proses penanganan proses di luar prosedur oleh
pengguna, antara lain :
Proses pengguna mengisi data login tidak
tepat;
Proses pengisian data-data yang tidak
lengkap;
Proses pengguna mendaftar dengan
UserID yang telah digunakan;
Proses pengguna mengisi data password
tidak sama dengan password yang diulang.
03.2.4 Perancangan bentuk antar muka dengan
pengguna
Untuk membantu pemakai dalam
menggunakan SIBK ini, dibuat suatu aliran
pelaksanaan proses-proses yang telah dirancang
terus dalam suatu kerangka menu. Halaman awal
yang merupakan halaman utama akan dikaitkan
dengan berbagai situs yang mempunyai hubungan
dengan SIBK (home). Pada halaman utama ini akan
terdapat button yang dapat dipilih untuk
melanjutkan proses-proses: Registrasi Pencari
Kerja, Registrasi Pencari Tenaga Kerja, Proses
Login pemakai baik sebagai Pencari Kerja atau
Pencari Tenaga Kerja, Proses Bantuan Untuk
Pemakai yang lupa kata kunci (password).
Berdasarkan hal tersebut, maka dibuat halaman
antar muka yang diperlukan, dengan struktur
sebagai terlihat pada gambar 4.
3.2.5 Hubungan Halaman dan Tabel Basis
Data
Setiap halaman merupakan antara muka yang
dibuat pada umumnya memiliki hubungan dengan
tabel-tabel basis data. Hubungan itu dapat berupa
penyimpanan atau pengambilan data yang diatur
oleh suatu prosedur. Adapun hubungan halaman
antara muka dengan tabel basis data yang
dipergunakan adalah sebagai berikut:
1. Halaman form registrasi pencari kerja
berhubungan dengan data yang tersimpan pada
tabel usr_passwd, job_seek_reg, dan beberapa
tabel referensi.
2. Halaman form registrasi penyedia lowongan
pekerjaan berhubungan dengan data yang
tersimpan pada tabel usr_passwd, emp_reg,
dan beberapa tabel referensi.
3. Halaman ikhtisar diri untuk pencari kerja
berhubungan dengan data yang tersimpan pada
tabel job_seek_reg dan beberapa tabel
referensi.
4. Halaman daftar informasi lowongan pekerjaan
berhubungan dengan data yang tersimpan pada
tabel emp_app, emp_reg, dan job_seek_app.
5. Halaman tampilan terperinci informasi
lowongan pekerjaan berhubungan dengan data
yang tersimpan pada tabel emp_app, dan
emp_reg.
6. Halaman lowongan pekerjaan untuk penyedia
lapangan kerja berhubungan dengan data yang
tersimpan pada tabel emp_app dan beberapa
tabel referensi.
7. Halaman kumpulan daftar informasi penyedia
lapangan kerja berhubungan dengan data yang
tersimpan pada tabel emp_app.
8. Halaman Daftar Pelamar dengan Posisi
Pekerjaan berhubungan dengan data yang
tersimpan pada tabel job_seek_app
9. Halaman tampilan ikhtisar diri pelamar secara
terperinci berhubungan dengan data yang
tersimpan pada tabel job_seek_reg dan
beberapa tabel referensi.




Gambar 4 : Struktur Menu
4. Implementasi
Dengan menggunakan rancangan sistem
tersebut, maka SIBK diimplementasikan sebagai
suatu sistem yang berbasis web dengan
menggunakan teknologi ASP. Adapun perangkat
yang dipergunakan, adalah:
Perangkat Keras dengan spesifikasi:
PC dengan Prosesor Intel Pentium III 866
MHZ, yang terhubung dengan jaringan
Internet
Memory 128 MB
Kapasitas penyimpanan (Hard disk) 3 GB
Perangkat Lunak:
Sistem Operasi, Windows NT 4.0
Microsoft SQL Server 7.0, sebagai
pengelola data base
Microsoft InterDev 6.0, sebagai alat untuk
membuat script yang akan dijalankan oleh
ASP
Selain itu mengingat sistem ini diinginkan
untuk dapat diakses pada jaringan Internet, maka
perangkat keras yang ada tersebut harus
mempunyai fasilitas hubungan dengan jaringan
Internet.
Beberapa keterbatasan dari sismtem yang
dibangun ini adalah:
Data-data pelamar yang telah dikirim ke
penyedia lapangan kerja tidak dihapus atau
diubah meskipun telah terjadi perubahan datadata
pelamar pada basis data yang disimpan.
Tidak terdapat fasilitas hubungan langsung
antara Pencari Kerja dengan Pencari tenaga
Kerja
5. Penutup
Berdasarkan pelaksanaan penelitian
pengembangan Bursa Kerja yang telah dilakukan
dengan menggunakan jaringan Internet, dapat
ditarik kesimpulan bahwa pemanfaatan teknologi
informasi yang ada pada saat ini, terutama
perkembangan aplikasi yang dapat dijalankan pada
jaringan Internet, telah banyak membantu berbagai
proses interaksi dalam berbagai bidang, dengan
jangkauan yang sangat luas. Dengan memanfaatkan
teknologi tersebut, maka bertambahlah satu fasilitas
komunikasi yang merupakan kombinasi dari
komunikasi dengan media cetak dengan media
elektronik.
SIBK sangat dapat saja dikelola oleh
organisasi yang memang punya hubungan dengan
ketenagakerjaan, namun demikian mengingat
bahwa suatu Perguruan Tinggi merupakan sumber
tenaga kerja yang sering dilihat oleh perusahaan
pencari tenaga kerja, maka keberadaan SIBK dalam
suatu Perguruan Tinggi dirasakan akan sangat
bermanfaat dan dapat menambah daya tarik
Perguruan Tinggi tersebut.
Selain itu berdasarkan hasil yang telah
diimplementasikan, SIBK masih dapat terus
dikembangkan dengan antara lain dengan cara
menambahkan fasilitas pengiriman gambar dan
dokumen secara elektronik seperti foto dan
fotocopy diploma, untuk dpat dilihat langsung oleh
pencari tenaga kerja.
Selain itu juga dapat ditambahkan fasilitas
tambahan untuk melihat lowongan kerja yang ada
berdasarkan disiplin ilmu yang ada. Hal ini akan
sangat memudahkan pengguna dalam mencari
lowongan pekerjaan yang sesuai dengan bidang
ilmu yang dimiliki terutama bila jumlah lowongan
yang ada telah sangat banyak.
Daftar Pustaka
Agung, Gregorius, “ASP Programming:, MITSAQ,
Yogyakarta, 2001
Djamarus, Djasli, “Model Pendidikan Terbuka
dengan Memanfaatkan Hypermedia”, Kuliah
Perdana S-2, Universitas Trisakti, 2001
Elmashri, Ramez, Shamkant B. Navathe,
”Fundamentals of Database Systems”, The
Benjamin/Cummings Publishing Co. Inc., 1989
Evans, Nicholas D., Ken Miller, Ken Spencer.
“Programming Microsoft Visual InterDev 6.0”,
Microsoft Press, Washington, 1999
Ian, Sommeeville, “Software Engineering”.
Addison Wesley, Great Britain, 1996
Kurniawan, Andi. “Microsoft Active Server
Pages”, Elex Media Komputindo, 2001
Kurniawan, Yahya, “Aplikasi Web Database
dengan ASP”, Elex Media Komputindo, Jakarta,
2001
Nolan, S., “Microsoft SQL Server 7.0 Database
Implementation Training Kit”, Microsoft Press,
Washington, 1999
Pramono, Djoko. “Membangun Situs dengan
Visual InterDev 6”, Elex Media Komputindo,
Jakarta, 2001
Pressman, Roger S. “Software Engineering A
Practitioner’s Approaach” McGraw Hill, Inc., New
York, 1992
Wijaya, Ellen. “Analisa dan Perancangan Sistem
Informasi Lowongan Pekerjaan”, Universitas
Trisakti, 2001

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:120
posted:2/19/2011
language:Indonesian
pages:12