Instalasi Debian Squeeze by FikiFahrudinFahmi

VIEWS: 633 PAGES: 20

									            LANGKAH INSTALASI DEBIAN SQUEEZE


•   Pastikan anda telah menyiapkan CD Installer Debian Squeeze, klo belum
    punya silahkan download dulu di debian.org.

•   Kopi jahe dengan sedikit cemilan saya rasa juga cukup membantu
    kenyamanan anda duduk depan komputer. Apalagi klo ada seseorang
    yang nemenin, tambah mantap pastinya.. 

    Kopi udah siap, cemilan tersedia, n cewek udah disamping kita, saatnya
    meluncur ke TeKaPe (Gaya Parto di OVJ).

1. Silahkan seting BIOS dulu agar booting pertama melalui CDROM Drive.
   Jangan lupa masukkin CD Installer debiannya,

2. Dibawah ini adalah halaman pertama jika kita berhasil booting melalui
   CDROM Drive.




    Ada beberpa menu pilihan :

    Install  untuk melakukan instalasi dalam mode text

    Graphical Install  untuk melakukan instalasi dalam mode graphic / GUI

    Advanced Options  pada menu ini ada beberapa pilihan lagi yaitu :
    expert install, rescue mode, automated install, graphical expert install,
    graphical rescue mode, graphical automated install.

    Help  menu bantuan

Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 1
    Biar lebih cepatnya, kita pilih install saja untuk melakukan instalasi dalam
    mode text

Upsss.. Lupa belum baca basmalah, biar lancar sebaiknya sebelum
melakukan      sesuatu   kita  awali dengan membaca    basmalah.
Bismillahirrokhmanirrokhim....

3. Selanjutnya adalah halaman pilihan bahasa instalasi, defaultnya adalah
    English. Anda bisa memilih sesuai bahasa kesukaan anda. Kali ini saya
    menggunakan bahasa english karena saya lebih familiar menggunakan
    bahasa inggris sebagai bahasa komputer dibanding bahasa Indonesia.
    Bukan berarti saya mahir bahasa inggris... 




4. Selanjutnya pemilihan lokasi. Silahkan pilih lokasi anda. Defaultnya adalah
    United Stated




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 2
5. Langkah berikutnya adalah pemilihan jenis keyboard, saran saya biarkan
   default karena biasanya ini sudah mendeteksi secara otomatis jenis
   keyboard yang kita gunakan.




6. Halaman selanjutnya adalah menu konfigurasi jaringan. Pada instalasi kali
    ini terdeteksi 2 buah network adapter. Yakni eth0 dan eth1, kali ini yang
    akan kita gunakan sebagai primary network adapter adalah eth0. Jadi kita
    pilih eth0 kemudian enter.




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 3
7. Selanjutnya jaringan akan mencari apakah ada mesin dhcp server yang
   aktif. Jika menemukan mesin dhcp server, maka komputer ini akan
   mendapatkan ip address dari dhcp server, jika komputer ini tidak
   terhubung dengan dhcp server, anda bisa langsung cancel untuk
   mempercepat proses instalasi.




8. Gambar dibawah ini muncul karena komputer tidak menemukan mesin
   dhcp server, jadi konfigurasi jaringannya failed (gagal).




9. Selanjutnya ada tiga pilihan konfigurasi jaringan, yakni :

    Retry Network autoconfiguration : melakukan scan ulang untuk
    mencari mesin dhcp server.

    Retry network autoconfiguration with a DHCP hostname : sama
    dengan pilihan pertama namun ditambahkan informasi hostname dari
    dhcp server.

    Configure network manually : melakukan konfigurasi jaringan secara
    manual

    Do not configure the network at this time : tidak melakukan
    konfigurasi jaringan saat ini,




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 4
    Kali ini saya memilih pilihan yang terakhir agar mempercepat proses
    instalasi, untuk konfigurasi jaringan akan saya lakukan setelah instalasi
    sistem selesai.

10. Selanjutnya adalah konfigurasi hostname / nama komputer. Isikan sesuai
    keinginan anda.




11. Langkah selanjutnya adalah pengisian password untuk user root. User root
    merupakan user yang memiliki hak akses penuh terhadap sistem. Jadi
    anda jangan sampai lupa password ini.




12. Masukkan lagi password root untuk verifikasi.




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 5
13. Kemudian dilanjutkan dengan mengisi nama lengkap dari user.




14. Dilanjutkan dengan memasukkan username untuk account anda.




15. Masukka password untuk account yang baru saja anda buat.




16. Masukkan lagi password untuk account anda sebagai verifikasi terhadap
    password yang anda masukkan sebelumnya.




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 6
17. Kemudian dilanjutkan dengan konfigurasi waktu. Yang pertama kita
    tentukan time zone-nya.

    Kali ini saya biarkan default yakni Estern.




18. Proses selanjutnya adalah partisi harddisk. Terdapat beberapa pilihan
    untuk tahap partisi kali ini yakni :

    Guided – use entire disk                                Ketiga pilihan ini proses
                                                            partisi akan dilakukan
    Guided – use entire disk and set up LVM
                                                            secara otomatis oleh sistem.
    Guided – use entire disk and set up encrypted LVM

    Manual : gunakan pilihan ini untuk melakukan partisi secara manual.




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi        Page 7
    Sebelum membuat partisi perlu saya jelaskan sedikit disini bahwa untuk
    linux, jumlah partisi minimal 2, yakni root (/) dan swap. Dimana untuk
    root akan digunakan sebagai sistemnya, sedangkan swap digunakan
    sebagai virtual memori. Untuk root saya sebaiknya kapasitasnya lebih dari
    3 GB, sedangkan swap kapasitasnya adalah 2X kapasitas memori
    fisik.

19. Sorot pada nama harddisk yang kita gunakan.




20. Akan muncul pertanyaan apakah kita akan membuat partisi pada
    harddisk, pilih Yes




21. Sorot pada Free Space




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 8
22. Pilih Create a New partition. Untuk membuat partisi baru. Kali ini kita akan
    membuat partisi untuk root terlebih dahulu.




23. Masukkan besar kapasitas yang akan kita gunakan sebagai root.




24. Pilih Primary pada type for the new partition




25. Kemudian pada location for the new partition, pilih Beginning.


Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 9
26. Hasilnya akan tampak seperti gambar dibawah ini. Pada gambar dibawah
    ini terlihat pada bagian mount point adalah tanda / tanda itu menunjukkan
    bahwa mount point tersebut adalah root. Sedangkan pada use as adalah
    ext3, padahal untuk debian squeeze sudah mendukung ext4. Jadi
    sekarang kita ganti ext3 menjadi ext4. Tekan enter pada use as




27. Kemudian pilih ext4




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 10
28. Hasilnya akan tampak seperti gambar dibawah ini. Pilih Done setting up
    the partition.




29. Partisi untuk root telah selesai kita buat. Sekarang kita akan membuat
    partisi untuk swap. Sorot pada free space.




30. Pilih Create a new partition




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 11
31. Masukkan besar kapasitas untuk swap. Ingat bahwa besar partisi swap
    adalah 2X kapasitas memoi fisik. Jadi jika memori fisik kita 256 MB maka
    untuk swap adalah 512 MB.




32. Pilih Primary pada type for the new partition




33. Pilih Beginning pada location for the new partition




34. Pada gambar dibawah ini terlihat use as adalah ext3 dan pada mount
    point adalah /home. Padahal pada tahap ini kita ingin membuat partisi
    untuk swap. Untuk mengubahnya menjadi partisi swap, tekan enter pada
    bagian use as,




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 12
35. Pilih swap area.




36. Pilih Done setting up the partition untuk mengakhirinya.




37. Terlihat kita sudah membuat 2 buah partisi, yakni yang digunakan sebagai
    root dan swap. Namu juka masih ada sisa space harddisk, sebaiknya kita
    manfaatkan untuk membuat partisi /home. Partisi /home ini digunakan
    sebagai direktori penyimpanan user.

    Sorot pada free space


Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 13
38. Pilih create a new partition




39. Masukkan sisa space harddisk




40. Pilih Primary




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 14
41. Setelah selesai akan tampak seperti gambar dibawah ini. Anda bisa
    merubah use as yang awalnya ext3 menjadi ext4 seperti pada
    pembuatan partisi root diatas. Dan pastikan mount point-nya adalah
    /home. Pilih Done setting up the partition jika sudah selesai.




42. Hasil dari pembuatan partisi kita terlihat pada gambar dibawah ini. Pilih
    Finish partitioning and write changes to disk.




43. Pilih Yes jika anda yakin akan partisi yang telah kita buat.




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 15
44. Tunggu beberapa saat sampai proses partisi dan memformat harddisk
    selesai.




45. Setelah pembuatan partisi selesai, akan dilanjutkan dengan installing
    base system. Tunggu hingga proses ini selesai.




46. Selanjutnya adalah konfigurasi package manager. Jika anda memiliki repo
    dalam bentuk CD, anda bisa memilih yes untuk melakukan scanning pada
    CD Repo, namun untuk mempercepat proses instalasi sebaiknya kita pilih
    No. Untuk pembuatan repository akan kita bahas seletah instalasi selesai.




47. Tunggu beberapa saat sampai proses select and installing software
    selesai.




48. Dilanjutkan dengan halaman konfigurasi popularity-contest. Pilih No pada
    participate in the package usage survey?




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 16
49. Halaman selanjutnya adalah software selection. Pada halaman ini anda
    bisa memilih software –software apa saja yang ingin anda install. Namun
    kali ini saya tidak membahasnya secara mendetail. Hanya saya tunjukkan
    fungsi umumnya saja.

    Graphical desktop environment  jika anda memilih ini, maka hasil
    dari instalasi anda akan memiliki Graphical User Interface (GUI). Namun
    jika tidak anda pilih maka hasil dari instalasi anda hanya akan memiliki
    text mode saja.

    Web server, print server, dns server, mail server, sql database,
    ssh server, laptop  merupakan aplikasi tambahan untuk
    mengadministasi server.

    Standart system utilities  merupakan aplikasi standart yang wajib
    anda install.




50. Tunggu beberapa saat sampai proses instalasi software selesai. Karena
    tadi Graphical Desktop Environment-nya saya aktifkan, maka pada tahap
    instalasi ini akan sedikit memakan waktu lebih lama. Ada 544 software
    yang akan di install. Sambil menunggu anda bisa minum kopi sambil
    nyemil, jangan lupa temen disamping anda yang dari awal udah setia
    nemenin juga diajak ngobrol biar g ngambek gara2 dicu’ekn 



Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 17
51. Klo udah selesai, tahap selanjutnya adalah install grub boot loader. Pilih
    Yes




52. Instalasi telah selesai, pilih continue untuk melanjutkan. Setelah anda pilih
    continue, CD instalasi akan keluar secara otomatis. Silahkan ambil CD-
    nya.




53. Gambar dibawah ini adalah halaman boot loader debian squeeze.




    Lebih menarik dibanding boot loader debian versi sebelumnya kan????
Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 18
54. Klo gambar dibawah ini adalah halaman login. Silahkan login
    menggunakan user dan password yang telah kita buat pada instalasi tadi.




55. Klo gambar dibawah ini adalah halaman desktop dengan wallpaper default
    debian squeeze.




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 19
Alhamdulillahirobbill’alamin... syukur alhamdulillah atas izin Allah S.W.T dan
berkat do’a seseorang disamping kita, dan juga atas usaha yang kita lakukan,
kita telah berhasil meng-install debian versi 6.0.0.

Silahkan diminum lagi kopinya, keburu dingin ntar g enak lo... 




Modul Instalasi Debian Squeeze / www.brainfiki.co.cc / Fiki Fahrudin Fahmi   Page 20

								
To top