Docstoc

Materi : Administrasi Usaha

Document Sample
Materi : Administrasi Usaha Powered By Docstoc
					ADMINISTRASI USAHA
      ARTI ADMINISTRASI

 SEMPIT : SBG. KEG. KETATAUSAHAAN,
  meliputi menghimpun, memperbanyak atau
  menggandakan data, mendistribusikan data,
  menyimpan/
 mengarsip data penting dan memusnahkannya.
* LUAS : proses kerjasama yg dilakukan
  sekelompok orang untuk mencapai suatu
  tujuan.
               Administrasi
   Keuangan
   Perkantoran
   Penjualan/niaga
   Negara
   Public
   perhotelan
   Perbekalan
   Public Relation/humas/PR
   Tata laksana
       ADINISTRASI USAHA
   PERIJINAN USAHA
   SURAT MENYURAT
   PEMASARAN
   KEUANGAN
   PAJAK
Administrasi usaha
1. Perijinan Usaha
   Maksud dikeluarkan ijin usaha : memberikan
    pembinaan, pengarahan dan pengawasan dlm
    keg usaha dan menjaga ketertiban dlm usaha
    serta menciptakan pemerataan kesempatan
    berusaha.
   SK Menteri Perdag No. 1458/KP/XII/1984,
    tanggal 19 Desember 1984 dlm rangka
    mempermudah perijinan sbb:
    a. IJIN PRINSIP :
       persetujuan yg dikeluarkan pemda
       setempat utk perush industri
b. IJIN PENGGUNAAN TANAH
   yaitu ijin yg dikeluarkan oleh kantor agraria
   setempat berkenaan dgn masalah pembebasan
   tanah
c. IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB)
   yaitu ijin yg dikeluarkan pemda,dalam hal ini
   Dinas Pengawasan Pembangunan. Bangunan
   yg direncanakan hrs sesuai dgn gambar yg
   direncanakan
d. IZIN GANGGUAN/SITU(Surat Ijin Tempat
   Usaha), yaitu ijin yg dikeluarkan oleh bagian
   Undang-undang Gangguan Pemda setempat.
   Ijin hrs dimulai dari RT, RW dan kelurahan
   setempat
e. Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP)
   yaitu surat ijin yg dikeluarkan oleh
   Dinas Perindustrian, Perdagangan dan
   Koperasi.

f. Wajib Daftar Perusahaan
   yaitu surat yg dikeluarkan oleh Dinas
   Perindustrian Perdagangan dan
   Koperasi.
                     SITU
   Meminta persetujuan tetangga kanan kiri muka
    belakang
   Surat pernyataan para tetangga
   Mengetahui RT, RW dan Desa
   Kecamatan ditembusi
   Kabupaten
        SIUP : Surat Ijin Usaha
              Perdagangan
     SIUI : Surat Ijin Usaha Industri
   SIUP untuk usaha kecil berlaku selamanya :
    sampai berakhirnya usaha/bangkrut
   SIUP untuk usaha besar berlaku selamanya :
    sampai berakhirnya 5 tahun dan sesudah itu
    harus regristasi
           AKTA PENDIRIAN
               PERUSAHAAN pertama
Untuk mendirikan usaha formal maka langkah
    membuat akta pendirian yang dilakukan didepan
    notaris.
Akta pendirian memuat :
a.  Tanggal pendirian perusahaan
b.  Bentuk dan nama perusahaan
c.  Nama pendiri
d.  Alamat tempat usaha
e.  Tujuan pendirian usaha
f.  Besarnya modal usaha
g.  Kepengurusan dan tanggung jawab anggota pendiri
    usaha
     SITU (surat ijin tempat usaha)
     Syarat permohonan SITU :
a.    Foto copy akta pendirian
b.    Denah tempat kedudukan usaha
c.    Surat persetujuan/tidak keberatan dari
      tetangga yang diketahui oleh RT, RW, lurah
      dan camat
d.    Fotocopy KTP
e.    Surat bukti pelunasan PBB
       TDUP (Tanda Daftar Usaha
             Perdaganga)
   Yaitu surat tanda daftar untuk dapat
    melaksanakan keg usaha perdagangan yg
    diberikan kpd perush yg keseluruhan
    investasinya, diluar tanah dan bangunan senilai
    Rp 200.000.000 (usaha kecil) atau di atas Rp
    200.000.000 (usaha menengah ke atas).
     NPWP (Nomor Pokok Wajib
             Pajak)
   Yaitu suatu sarana dalam administrasi
    perpajakan yg dipergunakan sbg tanda
    pengenal diri atau identitas wajib pajak.
   Syarat memperoleh NPWP:
    a. fc. Akta pendirian
    b. fc. SITU
    c. fc. KTP atau SIM atau identitas lain
    d. surat kuasa (bagi yg diwakilkan)
     NRP (Nomor Register Perusahaan)
     Syarat pengajuan NRP :
a.    fc. KTP
b.    Fc. Akta pendirian
c.    Fc. SIUP
d.    fc. NPWP
NRB (Nomor Rekening Bank)
Syarat pengajuan NRB :
a.  fc. KTP
b.  Contoh tanda tangan pimp dan bendahara
c.  Tanda bukti setoran
d.  Lembar pembentukan setoran
       ANDAL (Analisa Dampak
           Lingkungan )
    Syarat pengajuan :
a.   fc. Penanggung jawab perush
b.   Fc. Akta pendirian perush
c.   Fc. Surat ijin usaha
d.   Fc. NPWP
e.   Fc. NRP
f.   Fc. Denah lokasi yang menimbulkan
     dampak lingkungan
        2. SURAT MENYURAT
Surat yaitu alat utk menyampaikan informasi
   tertulis kpd pihak lain baik atas nama diri
   pribadi maupun jabatannya dalam organisasi
   dengan maksud ttt.
FUNGSI SURAT, sebagai :
a. duta/wakil organisasi
b. Alat bukti tertulis (bukti hitam di atas putih)
c. Pedoman
d. Alat pengingat
        PENGGOLONGAN SURAT
    MENURUT ISI :
a.   Surat pribadi (bersifat kekeluargaan, perkenalan)
b.   Surat dinas ( bersifat formal )
c.   Surat niaga ( bersifat bisnis/niaga )

   MENURUT KEAMANAN ISINYA:
a. Surat sangat rahasia (berhubgn dengan keamanan
    negara)
b. Surat rahasia (tdk boleh diketahui orang lain
c. Surat konfidensial (cukup diketahui pejabat ybs. Saja)
d. Surat biasa (tidak ada akibat buruk jika diketahui orang
    lain)
     MENURUT URGENSINYA :
a. Surat kilat
   Penyampaian selekas mungkin
b. Surat segera
   Surat yg harus ditanggapi, tetapi tdk harus
   secepat surat kilat
c. Surat biasa
   Surat yg tdk segera memerlukan tanggapan
       MACAM SURAT NIAGA :
           Macamnya :

   Surat permintaan penawaran
   Surat penawaran (offerte)
   Surat pesanan (order)
   Surat pemberitahuan dan pengiriman barang
   Surat pembayaran
   Surat penagihan
   Surat pengaduan
              SURAT NIAGA
   Surat-surat yang dibuat dalam rangka mencari
    keuntungan
   1. nama lembaga
                        Kop surat
   2. nama jalan
   3. nama kota
   4. kode pos
   5. telp
   6. fax
   7. logo
   8. website
   9. email
   10. alamat kawat
   11. bankir
   12. po box ( post office box ) / Kotak Pos

   rasimun71@yahoo.co.id
          SURAT PERMINTAAN
             PENAWARAN
   Surat yang dibuat oleh calon pembeli kepada
    penjual untuk meminta keterangan tentang
    barang yang diinginkan. ( harganya, jenis dan
    diskon )
   Dasar :
   1. inisiatif sendiri
   2. iklan
   3. sumber lain/orang lain
        SURAT PENAWARAN
   MUNCUL KARENA :
   1. ADANYA PERMINTAAN PENAWARAN
   2. INISIATIF SENDIRI

   Surat penawaran :
   Surat yang dibuat penjual kepada pembeli
    untuk memberikan keteranga tentang barang
    yang diinginkan pembeli
    SURAT PESANAN (ORDER)
   Surat yang dibuat pembeli untuk memesan
    barang yang diinginkan oleh pembeli.

   Isinya :
   1. nama barang
   2. jenis barang
   3. harga dan jumlah
   4. cara pengiriman
    ISTILAH DLM PENYERAHAN
             BARANG
  LOKO GUDANG :
  (Pembeli datang ke gudang penjual)
 PRANGKO STASIUN

   (Penjual mengantarkan barang sampai di stasiun dan
   ongkos ditanggung penjual)
 FREE ON BOARD (fob)

  (Penjual mengantar barang sampai dipelabuhan dan
   ongkos bongkar ditanggung pembeli)
 PRANGKO GUDANG PEMBELI

   (Barang2 sampai digudang pembeli menjadi
   tanggungan penjual)
        SURAT PENGIRIMAN
            BARANG
   Surat yang dibuat oleh penjual kepada pembli
    untuk mengirimkan barang yang dipesan oleh
    pembeli
   Isinya:
   1. nama dan jenis barang
   2. jumlah barang
   3. harga barang
   4. cara pengiriman
SURAT PENGADUAN (CLAIM)
   ADA KERUSAKAN
   KURANGNYA BARANG
   KADALUWARSA /TIDAK TEPAT WAKTU
   KUALITAS TIDAK COCOK
   FORCE MAJEURE (keadaan tidak terduga)
       SURAT PEMBAYARAN
   Surat yang dibuat oleh pembeli kepada penjual
    untuk membayar pembelian barang

   Cara pembayaran :
   1. dibayar dimuka
   2. dibayar dibelakang

   COD = Cash On Delivery
      MASALAH MUNCUL JIKA
     TERJADI MISKOMUNIKASI
   SURAT PENGADUAN (CLAIM), muncul
    jika :
   Barang rusak
   Barang jumlahnya kurang
   Kualitas tidak sesuai
   Kadaluwarsa
   Force majeure (keadaan tak terduga)
     PENYELESAIAN CLAIM :
   SURAT ADJUSMENT (PENYELESAIAN
    CLAIM) :
   Mengganti barang rusak
   Ganti rugi
   Retur barang (kembali)
   Konsinyasi (titipan)
   Potongan harga
       SURAT PENAGIHAN
Surat penagihan dikirm jika dalam jangka waktu
  tertentu pembeli tidak membayar jumlah uang
  sesuai kesepakatan.

   PENAGIHAN 1
   PENAGIHAN 2
   PENAGIHAN 3
       3. PENCATATAN TRANSAKSI
               KEUANGAN
   Transaksi keuangan adalah semua transaksi
    yang terjadi dalam usaha yang dapat
    mengakibatkan perubahan harta, utang, modal,
    pendapatan dan beban.
   Prinsip dasar pencatatan transaksi keuangan
    adalah dengan persamaan dasar akuntansi,
    yaitu :
    HARTA = UTANG + MODAL , atau
    AKTIVA = PASSIVA
          H = U + M atau A = P
   Kekayaan perusahaan disebut HARTA atau
    Aktiva.
   Aktiva yang berasal dari kreditur disebut
    UTANG
   Aktiva yang berasal dari pemilik disebut
    MODAL
                   Harta
   Kas
   Piutang
   Perlengkapan
   peralatan
       PERSAMAAN LAIN :
   H=U+M

   M= H–U

   U=H-M
BUKTI – BUKTI TRANSAKSI
1. Cek
   Surat perintah membyar kpd bank yang
  ditujukan pada orang yang namanya
  tercantum dalam surat berharga tsb
  sesuai besaran nominalnya.
2. Giro bilyet
   surat perintah pemindahbukuan dari nasabah
   suatu bank kpd yang bersangkutan untuk
   memindahkan sejumlah uang dari rekening ke
  rekening penerima yang namanya disebut
  dalam giro.
3. Kwitansi
     surat bukti transaksi pembayaran.
4. Faktur
     bukti transaksi pembelian atau penjualan
    secara kredit
5.  Nota kontan
    bukti transaksi pembelian atau penjualan
    secara kontan

SE & O = jika terjadi kesalahan dalam
   perhitungan dapat dibetulkan lagi
Contoh transaksi :
1.Tgl 1 Juni 1989 Ali mendirikan perush dgn
  menyetor uang tunai ke kas perush sebesar Rp
  1.000.000,-
  Analisa:
  - Aktiva berupa uang kas bertambah sebesar Rp
  1.000.000,-
  - Modal pemilik bertambah Rp 1.000.000,
   karena uang itu berasal dari pemilik perushaan
2.Tgl 4 Juni 1989 perush Ali membeli perlengkapan
  kantor dgn tunai sebesar Rp 75.000,-
                  Analisa :
-  Aktiva berupa uang kas berkurang Rp 75.000,-
- Aktiva baru, perlengkapan kantor bertambah

   sebesar Rp 75.000,-
3. Tgl 10Juni 1989 perusahaan membeli inventaris
   kantor dari Toko Maju dgn harga Rp 500.000,-
   dibayar tunai Rp 300.000,- sisanya kemudian.
   Analisa :
   - Aktiva berupa inventaris kantor bertambah Rp
   500.000,-
   - Aktiva uang kas berkurang Rp 300.000,-
   - Utang bertambah Rp 200.000,-
4. Tgl 15 Juni perusahaan membayar sewa kantor Rp
   15.000,-
   Analisa :
   - Aktiva kas berkurang Rp 15.000,-
   - Modal berkurang Rp 15.000,-
5. Tgl 20 Juni perusahaan menerima penghasilan
   jasa sebesar Rp 25.000,-
   Analisa :
   - Aktiva kas bertambah Rp 25.000
   - Modal bertambah Rp 25.000
6. Tgl 25 Juni perusahaan membayar utang sebesar
   Rp 100.000,-
   Analisa :
   - Aktiva kas berkurang Rp 100.000
   - Utang berkurang Rp 100.000
7. Tgl 30 Juni pemilik mengambil uang tunai
  dari kas perush untuk keperluan pribadi Rp
  10.000,-
  Analisa :
  -Aktiva kas berkurang Rp 10.000,-
  -Modal berkurang Rp 10.000,- karena akan
  mengurangi modal

Data di atas dapat disusun dalam persamaan
 dasar akuntansi.
Perush. /Penjahit Busana “Rapi” pada tanggal 1
  Januari menunjukkan sbb : Kas = Rp 864.000,
  Piutang = Rp 288.000, Perlengkapan = Rp
  48.000,- Peralatan = Rp 2.256.000 dan Utang
  =Rp 499.200,-
Transaksi selama bulan Januari sbb :
2 jan = dibayar sewa bulan januari Rp 90.000
4 jan = diterima hasil menjahit tunai =Rp
  936.000
5 jan = dibayar perkas utang =Rp 400.000
8 jan = dibeli perlengkapan dgn kredit dari Toko
  Serba Ada Rp 400.000
     4. PAJAK PRIBADI DAN PAJAK USAHA
   PAJAK :
    iuran dari rakyat kpd negara yg wajib
    dibayarkan, dpt dipaksakan berdasarkan
    undang-undang dan pemerintah tdk memberi
    balas jasa secara langsung.
Ciri – ciri pajak :
a.   Pajak dipungut berdasark UU
b.   Pajak dipungut pemerintah
c.   Pajak digunakan utk membiayai pengeluaran umum
     pemerintah
d.   Pungutan pajak dapat dipaksakan
e.   Jasa timbal (kontra prestasi) tdk dapat ditunjukkan
     secara langsung
        PAJAK PENGHASILAN
    UU yg mengatur pajak :
a.   UU No. 7 tahun 1983, kemudian diubah
b.   UU No. 7 tahun 1991, diubah lagi
c.   UU No. 10 tahun 1994

UU pajak penghasilan mengatur pengenaan
  pajak penghasilan thd subjek pajak
  berkenaan dgn penghasilan yg diterima atau
  diperolehnya dalam tahun pajak.
            SUBYEK PAJAK :
    MELIPUTI :
a.   Orang pribadi (di DN atau LN)
b.   Badan usaha (PT, CV, Firma dll)
c.   Badan Usaha Tetap

OBYEK PAJAK
Obyek pajak adalah penghasilan, yaitu setiap
   tambahan yg diterima oleh wajib pajak.
          MACAM PAJAK :
    MENURUT GOLONGANNYA
a.   Pajak langsung
b.   Pajak tak langsung

MENURUT SIFATNYA :
- Pajak bersifat perseorangan
- Pajak bersifat kebendaan
           PERANAN PAJAK :

1.   Sebagai alat untuk mencapai tujuan atas
     kebijaksanaan negara dalam lapangan
     ekonomi dan sosial
2.   Sebagai pemasukan terbesar bagi negara
     dalam bidang keuangan
             TARIF PAJAK

         UNTUK WAJIB PAJAK PRIBADI
LAPISAN PENGHASILAN KENA       TARIF
PAJAK                          PAJAK
Sampai dengan Rp 25.000.000    5%
Rp 25.000.000 s.d. Rp 50.000.000     10%
Rp 50.000.000 s.d. Rp 100.000.000    15%
Rp 100.000.000 s.d. Rp 200.000.000   25%
Di atas Rp 200.000.000               35%
           TARIF PAJAK

      UNTUK WAJIB PAJAK BADAN USAHA
LAPISAN PENGHASILAN KENA          TARIF
PAJAK                             PAJAK
Sampai dengan Rp 50.000.000       10%
Rp 50.000.000 s.d. Rp 100.000.000 15%
Di atas Rp 100.000.000            35%