INFILRASI _ KADAR AIR TANAH by bw979

VIEWS: 1,502 PAGES: 29

									INFILTRASI
 Infiltrasi adalah proses masuknya air melalui
  permukaan tanah ke dalam profil tanah. Air
  hujan atau air irigasi dapat digunakan oleh
  tanaman setelah melalui proses infiltrasi ke
  dalam tanah menjadi kadar air tanah.

 Faktor yang berpengaruh terhadap infiltrasi
  adalah : Jenis tanah DAN Kadar lengas awal
  menentukan hisapan kapiler dan
  konduktivitas hidrolik tanah.
             HUJAN


INFILTRASI
L
A
J
U   TANAH KERING


I
N
F   TANAH LEMBAB
I
L
T
R
    TANAH BASAH
A
S
I

                   WAKTU (JAM)
INFILTRASI DAN IRIGASI/HUJAN


I     LAJU INFILTRASI
N
F
I
L
T
R                  IRIGASI/ HUJAN
A
S
I
                    GENANGAN/ LIMPASAN



            PENAMBAHAN WAKTU
Persamaan Kostiakov
   fp  K .t       n

fp = laju infiltrasi, (mm/menit)
K dan n = konstanta, tergantung pada sifat tanah dan
   kadar lengas awal.
t = waktu (menit)

Persamaan Phillip
            0.5
fp  K .t          C

Fp    = laju infiltrasi, cm/menit
K dan C= konstanta
Persamaan Phillip
                0.5
 fp  K .t             C
Fp = laju infiltrasi, cm/menit
K dan C= konstanta


Persamaan Horton

                                           k .t
  fp  fc  ( fo  fc ).e
 fo = laju infiltrasi awal pqada saat t =0, cm/menit
 fc = laju infiltrasi konstan, cm/menit
1.Persamaan Kostiakov
         t
                   K n 1
  F   K .t dt 
               n
                       .t
      0           n 1
 Dalam bentuk logaritmik diperoleh persamaan sebagai berikut :
              K 
 log F  log        (n  1) log t
              n 1
Dapat dituliskan dalam bentuk linier sebagai berikut :

 Y  A  Bx
Dengan :

Log F = Y ; log (K/ (n+1)) = A   ;     dan (n+1) = B
                     Hasil pengukuran infiltrasi
Double ring
infiltrometer                            Infiltrasi
                                         Kumulatif
                No.    Waktu (menit)       (mm)
                1            2              10.5
                2            5              22.0
                3           10              33.5
                4           20              55.0
                5           30              75.0
                6           45             106.0
                7           60             133.0
                8           90             186.0
                9           120            243.0
                10          180            336.5
                11          240            439.5
                                      Infiltrasi kumulatif

                             3
 Log-infiltrasi kumulatif



                            2.5
                             2
                                                                         y = 0.773x + 0.7667
                            1.5
                                                                             R2 = 0.9975
                             1

                            0.5
                             0
                                  0      0.5         1            1.5            2             2.5
                                                    Log-w aktu (menit)                     F
                                                                                           Linear (F)

Y = 0.7667 + 0.773 x, maka :
B = (n +1) = 0.773  n = - 0.227
Log (K / (n + 1)) = 0.7667  K / 0.773 = 5.8439  K = 4,5173

fp = dF/dt = K . t n = 4,5173 t – 0,227
                     LAJU INFILTRASI

                                             Hubungan antara laju Infiltrasi dengan Waktu

                             3.5
                              3
Laju Infiltrasi (mm/menit)




                             2.5
                              2
                             1.5
                              1

                             0.5

                              0
                                   0   20    40    60    80    100      120       140   160   180   200   220   240   260
                                                                      Waktu (menit)


                                                                    -0.227
                             Kostia     Kostiakov : fk = 4.5173.t
                                                                        -0.5
                                        Phillip    : fp = 1.58+2.65.t
                             Phillip    Horton     : fh = 1.3(3.1-1.3).e
                                                                             -0.018.t


                             Horton
KADAR AIR TANAH
PENGERTIAN KADAR AIR TANAH

 KADAR AIR TANAH/ LENGAS TANAH/ SOIL
  MOISTURE CONTENT/WATER CONTENT

 JUMLAH AIR DI DALAM TANAH DAERAH
  PERAKARAN/ZONE PERAKARAN YANG
  MENGISI SEBAGIAN RUANG PORI TANAH

 DINYATAKAN DALAM SATUAN : PERSEN
  BERAT, PERSEN VOLUME, KEDALAMAN
KADAR AIR PERSEN BERAT

           Berat air
 b                      x100 %
      Berat tana h kering
      a b
 b       x100%
      bc
  a = berat contoh tanah basah + wadah
  b = berat contoh tanah kering oven + wadah
  c = berat wadah contoh tanah
BERAT VOLUME (BV)

        berat tanah kering (g)
BV                            3
     volume bongkah tanah (cm )


       RING SAMPLER DIGUNAKAN UNTUK
       MENGAMBIL CONTOH TANAH TAK
       TERUSIK/TERGANGGU

volume ring sampler   .r .t
                          2
BERAT VOLUME BEBERAPA JENIS TANAH DI
INDONESIA


 JENIS TANAH            BERAT VOLUME
                        (g/cm3)
 PODSOLE MERAH KUNING       1,10 – 1,35
 REGOSOL                    1,07 – 1,48
 ALUVIAL                    1,02 – 1,42
 GRUMOSOL                   0,98 – 1,37
 MEDITERAN                  0,93 – 1,11
 LATOSOL                    0,90 – 1,22
 ANDOSOL                    0,68 – 0,86
 ORGANOSOL                  0,14 – 0,21
 KADAR AIR PERSEN VOLUME
                      volume air
Kadar air % volume               x 100%
                     volume tanah

  Kadar air volume tric :  v   b .BV
                              v
  Kadar air kedalaman : d          .D
                              100
                             b
  Kadar air kedalaman : d      .BV .D
                            100
PENGUKURAN KADAR AIR TANAH

METODE GAVIMETRIK : DENGAN
 PENIMBANGAN
TENSIOMETER
KONDUKTIVITAS ELEKTRIK TANAH
NUETRON PROBE/ SENSOR
 RADIOAKTIF
PENGUKURAN TEKANAN/TEGANGAN
 IKAT-PRESSURE MEMBRAN
 APPARATUS
Bonyoucoss Soil
 Moisture meter




                  Neutro probe moisture measurement
Pressure membrant apparatus
 KETERSEDIAAN AIR
 DALAM TANAH

                       AIR GRAFITASI (TERDRAINASE CEPAT)
  KL/FC             KAPASITAS LAPANG/FIELD CAPASITY

            A
            M          AIR KAPILER (TERDRAINASE LAMBAT)

            C

  TL/WP             TITIK LAYU/ WILTING POINT
                       AIR HIGROSKOPIC (TAK TERDRAINASE)



AMC : AVAILABLE MOISTURE CONTENT/ AIR TERSEDIA BAGI TANAMAN
PENGERTIAN
 FC : FIELD CAPACITY (KAPASITAS LAPANG).
  KEADAAN KAT DIMANA AIR DAN UDARA DLM
  KEADAAN SEIMBANG
 TANAH BASAH JENUH (SETELAH HUJAN
  DERAS/DIBERI IRIGASI DIDIAMKAN 2 X 24
  JAM
 WP (WELTING POINT). KEADAAN KAT
  DIMANA TANAMAN MULAI LAYU KRN
  KEKURANGAN AIR
 INITIAL WP (TITIK LAYU AWAL), PERMANENT
  WP (TITIK LAYU PERMANENT/TETAP/AKHIR)
PENGERTIAN

TITIK LAYU AWAL : TANAMAN MULAI
 LAYU/ PADA SIANG HARI-SORE/PAGI
 BERIKUTNYA SEGAR LAGI
TITIK LAYU AKHIR/TETAP : TANAMAN
 LAYU TAK DAPAT BALIK LAGI
 WALAUPUN DIBERI AIR IRIGASI
 GAYA IKAT TANAH TERHADAP KADAR
 AIR
  pF : TEKANAN/ TEGANGAN ISAP AKAR YANG
  DIPERLUKAN UNTUK MENGHISAP AIR DARI TANAH


1. ATMOSFER ATAU BAR, 1 ATM = 760 mm Hg, 1 BAR =
   750 mm Hg, MAKA 1 ATM = 1,013 BAR
2. TINGGI KOLOM AIR DALAM TABUNG, 1 ATM = 1033,6
   CM AIR = 1,0336 kg/cm2
3. pF (potential free energy) = log 10 tinggi kolom air
   dalam cm
4. 1 atm = 1033,6 cm air, maka pF = log 1033,6 = pF 3,00
KADAR AIR          TEGANGAN IKAT AIR
TANAH PADA         OLEH TANAH
PORI
0,2 mikron         15 atm (pF 4,2)
0,2 – 8,6 mikron   1/3 atm (pF 2,54)
8,6 – 30 mikron    0,…atm
  PORI TANAH, TEGANGAN, KADAR AIR
  TANAH


KADAR AIR          TEGANGAN IKAT KEADAAN
TANAH PADA         AIR OLEH      KADAR AIR
PORI               TANAH         TANAH
0,2 mikron         15 atm (pF 4,2)   TITIK LAYU
0,2 – 8,6 mikron   1/3 atm (pF 2,54) KAPASITAS
                                     LAPANG
8,6 – 30 mikron    0,…atm            TERDRAINASE
                                     CEPAT
Nilai pF untuk bebagai jenis tanah
      7

      6                                pasir
      5                                debu
      4
 pF



                                       lempung
      3

      2

      1

      0
          0   10    20    30    40     50      60

              kadar air volumemetrik (%)

								
To top