KONSEP TUMBANG

Document Sample
KONSEP TUMBANG Powered By Docstoc
					KONSEP
 UMUM
TUMBUH
KEMBANG
 KONSEP UMUM
TUMBUH- KEMBANG
ANAK HAR I I NI


   ANAK S E HAT



                  DEWASA
              MASA MENDATANG

              HARI DEPAN CERAH
       I.   PENDAHULUAN

ANAK MEMPUNYAI CIRI :
TUMBUH & BERKEMBANG SEJAK
KONSEPSI     AKHIR MASA REMAJA
 •   TUMBUH : KWANTITAS
 •   PERKEMBANGAN : KWALITAS
PENGERTIAN


Pertumbuhan:
 bertambahnya jumlah & besarnya sel
 seluruh tubuh yang secara kuantitatif &
 dapat diukur
Perkembangan
  Bertambahnya kemampuan (skill) dlm
  struktur dan fungsi tubuh yg lbh kompleks
   ANAK

   • DINAMIS
   • TUMBUH - BERKEMBANG

   ANAK

PEMBUAHAN          DEWASA
(UU No : 4 , 1979)    PED-SOS

- USIA < 21 TAHUN)
- BELUM KAWIN
            II. TUJUAN

1.UMUM:   MENJAGA TUMBUH–KEMBANG
          MELALUI TAHAP-TAHAP
           SESUAI DG POTENSINYA

2. KHUSUS : DETEKSI DINI DAN
            INTERVENSI DINI
       KELAINAN TUMBUH-KEMBANG
           III. TAHAPAN PERTUMBUHAN &
                    PERKEMBANGAN

1.   MASA PRANATAL/MASA INTRA UTERIN
     A. MASA EMBRIO : KONSEPSI S/ 8 MINGGU
     B. MASA FETUS      : 9 MINGGU S/ LAHIR
2.   MASA POST NATAL/MASA SETELAH LAHIR
     A. MASA NEONATAL (0-28 HARI)
     B. MASA BAYI
        1. MASA BAYI DINI (1-12 BULAN)
        2. MASA BAYI AKHIR (1 - 2 TAHUN)
     C. MASA PRASEKOLAH/MASA ANAK AWAL
        (2 - 6 TAHUN)
     D. MASA SEKOLAH/MASA PRA PUBERTAS/
        MASA ANAK AKHIR (L : 6-12 TH; P : 6-10 TH)
     E. MASA ADOLESENSI/MASA REMAJA
       (L : 12-20 TH; P :10-18 TH)
       IV. CIRI PERTUMBUHAN


•   PERUBAHAN UKURAN

•   PERUBAHAN PROPORSI

•   HILANGNYA SIFAT LAMA

•   TIMBULNYA SIFAT BARU
PERUBAHAN UKURAN TINGGI BADAN
PERUBAHAN PROPORSI TUBUH
        KEUNIKAN


  KECEPATAN

 PERTUMBUHAN

TIDAK   TETAP

                 MASING-MASING
                     ORGAN
                    MEMILIKI
                POLA YANG BERBEDA
SECARA UMUM TERDAPAT 4 TIPE
PERTUMBUHAN ORGAN TUBUH


1. POLA UMUM (GENERAL PATTERN)
2. POLA NEURAL (BRAIN & HEAD PATTERN)
3. POLA LIMFOID (LYMPHOID PATTERN)
4. POLA GENITAL (REPRODUCTIVE
                  PATTERN)
POLA PERTUMBUHAN ORGAN TUBUH
Klasifikasi tingkat maturitas kelamin
anak perempuan

TMK   Rambut pubis                      Buah dada
1     Praremaja                         Praremaja
2     Jarang, berpigmen <<, lurus,      Menonjol seperti bukit
      atas medial labia.                kecil, areola melebar
3     Lebih hitam, mulai ikal, jumlah   Mamma dan areola
      bertambah                         membesar, tak ada kontur
                                        pemisah
4     Kasar, keriting, banyak tpi tdk   Areola dan papila
      sebanyak dewasa                   membentuk bukit kedua.
5     Bentuk segi tiga seperti dewasa, Matang, papila menonjol,
      tersebar sampai media paha       areola sebagai bagian dari
                                       kontur buah dada.
Klasifikasi tingkat maturitas kelamin
anak laki-laki

TMK      Rambut pubis                Penis           Testis
1     Tidak ada                  Praremaja       Praremaja

2     Sedikit, panjang, pigmen   Sedikit         Skrotum
      sedikit                    membesar        m’besar, warna
                                                 merah muda
3     Sedikit lebih gelap, mulai Lebih panjang   Lebih besar
      ikal
4     Seperti tipe dewasa tetapi > besar, ukuran Lebih besar,
      lebih sedikit, kasar,      glans dan lebar skrotum lebih
      keritng                    penis bertambah gelap
5     Seperti dewasa, menyebar Ukuran dewasa     Ukuran dewasa
      sampai medial paha
         V. CIRI-CIRI PERKEMBANGAN


1.   PERKEMBANGAN MELIBATKAN PERUBAHAN
2.   PERKEMBANGAN AWAL MENENTUKAN
     PERKEMBANGAN SELANJUTNYA
3.   PERKEMBANGAN MEMPUNYAI POLA YANG
     TETAP
4.   PERKEMBANGAN MEMILIKI TAHAPAN YANG
     BERURUTAN
5.   PERKEMBANGAN MEMPUNYAI KECEPATAN
     YANG BERBEDA
6.   PERKEMBANGAN BERKOLERASI DENGAN
     PERTUMBUHAN
PENILAIAN PERKEMBANGAN

ASPEK/ BIDANG PERKEMBANGAN
 MOTORIK KASAR (GROSS MOTOR)
 MOTORIK HALUS (VISION AND FINE
  MOVEMENTS)
 BERBAHASA (LENGUAGE ATAU HEARING
  AND SPEECH)
 SOSIAL DAN BERMAIN (SOCIAL BEHAVIOUR
 AND SPONTANEOUSPLAY)
BERBERAPA CARA PENILAIAN
PERKEMBANGAN

 VOJTA
 MUNCHEN
 DENVER DEVELOPMENTAL
  SCREENING TEST
 SKALA BAYLEY
 KMS JAWA BARAT
VI.   FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
      PERTUMBUHAN & PERKEMBANGAN


 1.   FAKTOR GENETIK
      A. JENIS KELAMIN
      B. UMUR
      C. KELUARGA
      D. RAS/BANGSA

2.    FAKTOR LINGKUNGAN
      A. PRENATAL
      B. PERSALINAN
      C. PASCA NATAL
                     GENETIK


                     ANAK


       ASAH           ASIH        ASUH


                LINGKUNGAN
MIKRO         MINI        MESO         MAKRO



 IBU     KELUARGA      DILUAR RUMAH   KEBIJAKAN
VII. KEBUTUHAN DASAR ANAK



     A S I H

                    A
                    S
                    U
                    H
     A S A H
    A S U H

                      MAKANAN


             PERUMAHAN


       PA K A I A N


PELAYANAN KESEHATAN
          ASAH

          KELUARGA




SEKOLAH              MASYARAKAT
ASIH

           • KASIH SAYANG ORANG TUA

              • RASA AMAN

             • HARGA DIRI

             • KEBEBASAN

       • KEBUTUHAN AKAN RASA SUKSES
PEMANTAUAN PERTUMBUHAN

1. BENTUK UMUM TUBUH :
   * ARAH : CEPHALO CAUDAL
   * PERUBAHAN PROPORSI
2. BERAT BADAN :
   * BBL     : 3100 – 3400 gr
   * 5 BLN : 2 x BBL
   * 1 THN : 3 x BBL
   * 21/2 THN: 4 x BBL
   * 5 THN : 6 x BBL (2 X BB 1 THN)
   * 10 THN : 10 x BBL
KENAIKAN BB PD THN. I :

  * TRIWULAN I     : 700-1000 gr/BLN
  * TRIWULAN II    : 500 - 600 gr/BLN
  * TRIWULAN III    : 350- 450 gr/BLN
  * TRIWULAN 1V    : 250 - 350 gr/BLN
3. TINGGI BADAN :
      * PBL    : 50 CM
      * 1 THN    : 11/2 x PBL
      * 4 THN    : 2 x PBL
 4. KEPALA

* MENCERMINKAN PERTUMB. OTAK
   * 1 THN : 2/3 BESAR OTAK DEWASA
   * 5 THN : 4/5 BESAR OTAK DEWASA
   * 6 THN : 9/10 BESAR OTAK DEWASA
* LINGKAR KEPALA
   - WAKTU LAHIR : 33 - 35.6 CM
   - TH I : 44,4 – 46,9 cm (10 cm)
   - TH II : 46,9 –49,5 vm (2,5 cm)
   - TH III: 47,7 – 50,8 cm (1,25 cm)
*ACUAN UTK LING. KEPALA
     KURVE L.K DARI NELLHAUS
GRAFIK LINGKAR KEPALA (NELLHAUS)
PENUTUPAN FONTANEL / SUTURA


 FONTANEL POST MENUTUP : 6-8 MG
 FONTANEL ANT MENUTUP : 16-18 BLN
 SUTURA MENUTUP : 6 –8 MG
5. ERUPSI GIGI


GIGI SUSU BLN GIGI TETAP TH
2 (I) bwh     5-10 4 (M) ke-1 5-7
4 (I) atas    8-12 8 (I)      7-9
2 (I) lateral 12-15 8 (PM)    10-12
4 (M) ke-1 12-16 4 (C)        11-12
4 (kuspid) 16-20 4 (M) ke-2   13
4 (M) ke-2 20-30 4 (M) ke-3   16-21
GIGI SUSU BERJUMLAH 20 BUAH
GIGI TETAP BERJUMLAH 32 BUAH
 6. PUSAT OSIFIKASI


PUSAT OSIFIKASI PRIMER
UMUMNYA DIBENTUK PADA MASA JANIN

PUSAT OSIFIKASI SEKUNDER
DIBENTUK SETELAH LAHIR

• SAAT LAHIR :
  KALKANEUS, KUBOID, TIBIA PROKS, TALUS DAN
  FEMUR BAG DISTAL
• 6 BULAN : TANGAN DAN PERGELANGAN
  TANGAN
• 12-18 TH : SIKU
7. JARINGAN LEMAK


 BANYAK DAN BESAR LEMAK
  MENENTUKAN GEMUK / KURUS
  PD TRIMESTER III KEHAMILAN S/
  PERTENGAHAN MASA BAYI
 MELAMBAT SAMPAI UMUR 6 TAHUN
   P : 8 TH } AWAL PUBERTAS    TERUS
    L : 10 TH } AWAL PUBERTAS   TERUS
JARINGAN LEMAK TUBUH
Tahap-tahap Tumbuh Kembang Manusia



    1. Neonatus (lahir – 28 hari)
    Pada tahap ini, perkembangan neonatus
      sangat memungkinkan untuk
      dikembangkan sesuai keinginan.
    Implikasi keperawatan : membantu orang
      tua untuk mengidentifikasi dan
      menemukan kebutuhan yang tidak
      ditemukan.

                                          36
2. Bayi (1 bulan – 1 tahun)
   Bayi usia 1-3 bulan :
 mengangkat kepala
 mengikuti obyek dengan mata
 melihat dengan tersenyum
 bereaksi terhadap suara atau bunyi
 mengenal ibunya dengan penglihatan,
   penciuman, pendengaran dan kontak
 menahan barang yang dipegangnya
 mengoceh spontan atau bereaksi dengan
   mengoceh


                                          37
Bayi usia 3-6 bulan :
• mengangkat kepala sampai 90°
• mengangkat dada dengan bertopang tangan
• belajar meraih benda-benda yang ada dalam
  jangkauannya atau diluar jangkauannya
• menaruh benda-benda di mulutnya,
• berusaha memperluas lapang pandang
• tertawa dan menjerit karena gembira bila diajak
  bermain
• mulai berusaha mencari benda-benda yang
  hilang



                                                    38
Bayi 6-9 bulan :
  duduk tanpa dibantu
  tengkurap dan berbalik sendiri
  merangkak meraih benda atau mendekati seseorang
  memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang
  lain
  memegang benda kecil dengan ibu jari dan jari telunjuk
  bergembira dengan melempar benda-benda
  mengeluarkan kata-kata tanpa arti
  mengenal muka anggota keluarga dan takut pada orang
  lain
  mulai berpartisipasi dalam permainan tepuk tangan




                                                           39
Bayi 9-12 bulan :
berdiri sendiri tanpa dibantu
berjalan dengan dituntun
menirukan suara
mengulang bunyi yang didengarnya
belajar menyatakan satu atau dua kata
mengerti perintah sederhana atau larangan
minat yang besar dalam mengeksplorasi sekitarnya
ingin menyentuh apa saja dan memasukkan benda-
benda ke mulutnya
berpartisipasi dalam permainan

Implikasi keperawatan : mengontrol lingkungan
sekitar bayi sehingga kebutuhan perkembangan fisik
dan psikologis bayi dapat terpenuhi.


                                                     40
3. Todler (1-3 tahun)
   peningkatan kemampuan psikososial dan
   perkembangan motorik
   Anak usia 12-18 bulan :
   mulai mampu berjalan dan mengeksplorasi
   rumah serta sekeliling rumah
   menyusun 2 atau 3 kotak
   dapat mengatakan 5-10 kata
   memperlihatkan rasa cemburu dan rasa bersaing



                                                   41
Anak usia 18-24 bulan :
 mampu naik turun tangga
 menyusun 6 kotak
 menunjuk mata dan hidungnya
 menyusun dua kata
 belajar makan sendiri
 menggambar garis di kertas atau pasir
 mulai belajar mengontrol buang air besar dan
 buang air kecil
 menaruh minat kepada apa yang dikerjakan
 oleh orang yang lebih besar
 memperlihatkan minat kepada anak lain dan
 bermain-main dengan mereka

                                                42
Anak usia 2-3 tahun :
 anak belajar meloncat, memanjat, melompat dengan
  satu kaki
 membuat jembatan dengan 3 kotak
 mampu menyusun kalimat
 mempergunakan kata-kata saya
 Bertanya
 mengerti kata-kata yang ditujukan kepadanya
 menggambar lingkaran
 bermain dengan anak lain
 menyadari adanya lingkungan lain di luar keluarganya

  Implikasi keperawatan : keamanan sangat penting.
  Strategi untuk mencegah risiko keselamatan harus
  dilakukan secara seimbang agar perkembangan anak
  tetap optimal.

                                                         43
4. Pre sekolah (3-6 tahun)
    Dunia pre sekolah berkembang. Selama bermain, anak mencoba
    pengalaman baru dan peran sosial. Pertumbuhan fisik lebih lambat.
Anak usia 3-4 tahun:
   berjalan-jalan sendiri mengunjungi tetangga
   berjalan pada jari kaki
   belajar berpakaian dan membuka pakaian sendiri
   menggambar garis silang
   menggambar orang (hanya kepala dan badan)
   mengenal 2 atau 3 warna
   bicara dengan baik
   bertanya bagaimana anak dilahirkan
   mendengarkan cerita-cerita
   bermain dengan anak lain
   menunjukkan rasa sayang kepada saudara-saudaranya
   dapat melaksanakan tugas-tugas sederhana.

                                                                        44
Anak usia 4-5 tahun :
 mampu melompat dan menari
 menggambar orang terdiri dari kepala, lengan
 dan badan
 dapat menghitung jari-jarinya
 mendengar dan mengulang hal-hal penting dan
 cerita
 minat kepada kata baru dan artinya
 memprotes bila dilarang apa yang
 diinginkannya
 membedakan besar dan kecil
 menaruh minat kepada aktivitas orang dewasa.


                                                45
Anak usia 6 tahun:
• ketangkasan meningkat
• melompat tali
• bermain sepeda
• menguraikan objek-objek dengan gambar
• mengetahui kanan dan kiri
• memperlihatkan tempertantrum
• mungkin menentang dan tidak sopan


  Implikasi keperawatan : beri kesempatan
  untuk bermain dan berinteraksi sosial

                                            46
5. Usia sekolah (6-12 tahun)
   Kelompok teman sebaya mempengaruhi perilaku anak.
   Perkembangan fisik, kognitif dan sosial meningkat.
   Anak meningkatkan kemampuan komunikasi.
Anak usia 6-7 tahun :
 membaca seperti mesin
 mengulangi tiga angka mengurut ke belakang
 membaca waktu untuk seperempat jam
 anak wanita bermain dengan wanita
 anak laki-laki bermain dengan laki-laki
 cemas terhadap kegagalan
 kadang malu atau sedih
 peningkatan minat pada bidang spiritual



                                                        47
Anak usia 8-9 tahun:
 kecepatan dan kehalusan aktivitas motorik
  meningkat
 menggunakan alat-alat seperti palu
 peralatan rumah tangga
 ketrampilan lebih individual
 ingin terlibat dalam segala sesuatu
 menyukai kelompok dan mode
 mencari teman secara aktif




                                              48
Anak usia 10-12 tahun:
• pertambahan tinggi badan lambat
• pertambahan berat badan cepat
• perubahan tubuh yang berhubungan dengan pubertas mungkin
  tampak
• mampu melakukan aktivitas seperti mencuci dan menjemur
  pakaian sendiri
• memasak, menggergaji, mengecat
• menggambar, senang menulis surat atau catatan tertentu
• membaca untuk kesenangan atau tujuan tertentu
• teman sebaya dan orang tua penting
• mulai tertarik dengan lawan jenis
• sangat tertarik pada bacaan, ilmu pengetahuan


  Implikasi keperawatan : memberikan waktu dan energi agar anak
  dapat mengejar hoby dan aktivitas sekolah. Mengakui dan
  mendukung prestasi anak.



                                                                  49
6. Remaja (12-18/20 tahun)
   Konsep diri berubah sesuai dengan perkembangan
   biologi
   Mencoba nilai-nilai yang berlaku
   Pertambahan maksimum pada tinggi,berat badan
   Stres meningkat terutama saat terjadi konflik
   Anak wanita mulai mendapat haid, tampak lebih gemuk
   Berbicara lama di telepon, suasana hati berubah-ubah
   (emosi labil), kesukaan seksual mulai terlihat
   menyesuaikan diri dengan standar kelompok
   anak laki-laki lebih menyukai olahraga, anak wanita
   suka bicara tentang pakaian, make-up
   hubungan anak-orang tua mencapai titik terendah,
   mulai melepaskan diri dari orang tua
   takut ditolak oleh teman sebaya


                                                          50
Pada akhir masa remaja : mencapai maturitas
fisik, mengejar karir, identitas seksual
terbentuk, lebih nyaman dengan diri sendiri,
kelompok sebaya kurang begitu penting, emosi
lebih terkontrol, membentuk hubungan yang
menetap.

Implikasi keperawatan: bantu remaja untuk
mengembangkan kemampuan koping atau
strategi mengatasi konflik.




                                               51

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:842
posted:2/11/2011
language:Indonesian
pages:52