INSTRUMENTASI by hermansyahpsik

VIEWS: 4,076 PAGES: 14

									INSTRUMENTASI MEDIS
Ns. Zuraidah, S.Kep

PENGERTIAN
• Instrumentasi Medis adalah suatu ilmu yang berhubungan dengan alat-alat dibidang medis. • Setiap sistem instrumen menpunyai beberapa komponen yaitu :
– Measurand (sasaran pengukuran) – Sensor – Kondisi sinyal – Tampilan keluaran – Elemen-elemen tambahan.

1. MEASURAND
• Measurand adalah bentuk fisik, isinya dan kondisi dimana sistm diukur. • Tempat masuk measurand penting karena didalam tubuh (tekanan darah), dipermukaan tubuh (potensial EGC), mungkin dipancarkan dari tubuh (radiasi infra merah), atau mungkin berasal dari contoh jaringan tubuh (darah, biopsi jaringan).

2. TRANSDUSER
• Transduser adalah suatu peralatan yg mengubah suatu bentuk energi/sinyal kebentuk yg lain • Output elektrik dari sensor umumnya yang diinginkan karena keuntungan2 yg diberikannya pd proses sinyal selanjutnya.

3. SENSOR
• Mengubah suatu sasaran pengukuran/parameter fisis kekeluaran elektrik. • Sensor hanya tanggap thdp bentuk energi yg ada pada sasaran pengukuran dan tidak pada yg lain.

4. Tampilan Keluaran
• Hasil proses pengukuran harus ditampilkan kesuatu bentuk dimana operator dapat mengamatinya. • Bentuk terbaik penampila adalah bentuk numerikal atau grafikal, diskret atau kontinu dlldan tergantung pada sasaran pengukurannya dan bagaimana

5. ELEMEN TAMBAHAN
• Spt sinyal kalibrasi dari sasaran pengukuran harus ditambahkan pd sensor input atau sesegera mungkin pada rantai proses sinyal • Banyak bentuk dari kontrol dan umpan balik dibutuhkan untuk menimbulkan sasaran pengukuran utk mengatur sensor, kondisi sinyal dan utk aliran lgsg output pd penampil, penyimpan atau transmisi.

Perawatan dan Perlakuan Khusus pada Sistem Instrumen Medis
• • • • Perawatan Alat elektronika/listrik Perawatan pada alat ukur mekanik Perawatan Alat dari bahan baku logam Perawatan alat dari bahan baku gelas/kaca • Perawatan dari bahan baku karet

1. Perawatan pada alat elektronika /listrik
• Bersifat sgt peka thdp goncangan/getaran • Umumnya tdk tahan pd suhu diatas 250C • Sehingga pd saat penggunaan suhu ruangan sebaiknya berkisar antara 18250C dan rata –rata pada suhu 210C

STRELISASI
• Sterilisasi adalah suci hama yaitu suatu proses membunuh segala bentuk kehidupan mikrorganisme. • Teknik strelisasi ada 2 cara yaitu:
– Secara fisis – Secara kimia/chemical

A. Metode Radiasi
• Radiasi gelombang elektromagnet yg sering dipergunakan yaitu sinar ultra violet, sinar gamma or sinar X dan sinar matahari. • Sinar ultra violet yg diserap oleh sel organisme yg hidup akan mendaptkan energi. • Sinar gamma lbh tinggi dr sinar ultra violet dan merupakan radiasi pengion • Sterilisasi yg berdaya tinggi biasanya digunakan untuk objek2 yg tertutup plastik (stick untuk swab dan jarum suntik).

Meode pemanasan dgn auto clav
• Pemanasn dgn menggunakan uap air dan pengaruh tekanan • Benda yg disuci hamakan diletakkan diatas lempengan saringan tdk lgsng mengenai air dibawahnya. • Pemanasan dilakukan dgn air mendidih pada suhu 1000C. • Pemanasan dgn suhu 1000C dpt mati dlm 30’.dan spora yg dpt berthn dlm wkt selama 10 jam pd temperatur 1000C dpt dimatikan dlm wkt 30’ apabila air yg mendidih ditambahkan dgn natrium karbonat.

3. Pemanasan Secara Kering
• Efektif dilakukan pd suhu tinggi dgn temperatur 1600C s/d 1800C • Pd suhu tsb dpt menyebabkan kerusakan pd sel2 hidup dan jaringan. • Waktu yg diperlukan rata2 ± 45’, tetapi pd temperatur 1600C dpt dimatikan dlm wkt 1 jam sdgkn dgn suhu 1800C dlm wkt 30’. • Dipergunakan utk mensterilisasi alat2 pipet, tabung rekasi, stick swab, jarum operasi. Jarum suntik dn syringe.

Sterilisasi Secara Kimia
• Sterilisasi dgn menggunakan larutan kimia spt alkohol 96%, Aceton tab formalin, Sulfur dioksida dan chlorine. • Materi yg akan disuci hamakan dibersihkan terlebih dahulu kemudian direndam dlm alkoholn atau aseton atau tab formalin selama 24 jam.


								
To top