Financial Statement Dalam Perusahaan Asuransi SKEMA BARU TENTANG SISTIM PENJAMINAN NEW by ukp10564

VIEWS: 187 PAGES: 6

More Info
									                  SKEMA BARU TENTANG SISTIM PENJAMINAN
                    [NEW FINANCIAL SECURITY SCHEMES]
                              BSP INDONESIA
                               03 JUNE 2010

     I.         LATAR BELAKANG

Merujuk pada surat Garuda No.GARUDA/DN-20064/07 tertanggal 07 Desember 2007
perihal Penjaminan Penjualan Domestik, maka program penjaminan domestik akan
dilakukan penyesuaian mengenai angka jaminan harus menutupi 2 x rata-rata penjualan
per periode.

Merujuk pada Reso 810 Sec 3 point 3.4.1.2(c)




Perubahan di atas adalah dalam rangka memenuhi kebutuhan Airlines, sebagaimana
diajukan dan dikemukakan dalam surat Garuda, untuk memperoleh perlindungan penuh
[full coverage] atas paparan risiko kredit selama periode penjualan 2 minggu untuk
penjualan domestic dan 3 minggu untuk penjualan internasional.

Airlines juga telah sepakat untuk memberikan pilihan program penjaminan untuk
memenuhi program penjaminan ini dengan pilihan sebagai berikut :

     1. Default Insurance Program (DIP)
     2. Full Bank Garansi (BG)

Setiap Agen IATA yang disetujui diberikan kebebasan untuk memilih skema mana yang
paling cocok untuk bisnisnya masing-masing untuk masing-masing lokasi.

     II.        MEKANISME:

Mekanisme dari setiap skema jaminan keuangan telah dibahas dan disepakati oleh
kelompok kerja airlines dan agen yang juga disebut ‘the airlines & agents working group
(JALWG),’ sebagai berikut:

     1. DIP

     1.1.       Jika sebuah agen ingin bergabung dalam DIP, maka ia harus
                memberitahukan hal tersebut secara tertulis kepada IATA (melalui pengisian
                Financial Security Questionnaire, yang diisi dengan lengkap diprint di atas
                kop surat dan distempel perusahaan).
     1.2.       Agen juga mengirimkan DIP Form yang telah diisi dengan baik dan
                ditandatangani oleh pemegang saham terbesar serta distempel perusahaan.

Penjaminan IATA domestic & International
Halaman 1 dari 6
                Selain itu, agen menyerahkan Indemnity Agreement yang diisi dengan
                lengkap dan dilegalisir oleh notaris dan photocopy KTP dan KK para
                pemegang saham sesuai dengan data akte notaris.
     1.3.       IATA selanjutnya mengajukan formulir yang telah dilengkapi tersebut kepada
                Perusahaan Asuransi (Insurance Provider).
     1.4.       Perusahaan Asuransi selanjutnya akan memberikan konfirmasi tentang telah
                diterimanya Agen tersebut ke dalam program (berdasarkan catatan yang
                baik).
     1.5.       IATA selanjutnya akan melakukan setting pada billing system setelah
                mendapatkan persetujuan dari perusahaan asuransi, dan agen dapat
                mengecek pada billing akan muncul premi DIP
     1.6.       Perkiraan besaran premi yang ditawarkan adalah 0,15% dengan kode 793.
     1.7.       Besaran premi dibayar melalui Billing Statement Analysis dengan tingkat
                premi yang disepakati yang dihitung dari besaran total tagihan pada setiap
                periode penagihan / billing period.

                Contoh Ilustrasi:
                Contoh 1 : Kode keagenan Internasional :
                Total Billing untuk Periode 100503 = USD 20,000.00
                Tingkat Premi Asuransi = 0,15%
                Total Premi yang harus dibayar = 0,15% X USD 20,000.00 = USD 30.00
                Jumlah Tagihan yang harus dibayar untuk periode 070101
                = USD 20,000.00 + USD 30.00 = USD 20,030.00

                Contoh 2 : Kode keagenan Domestik :
                Total Billing untuk periode 100503 = IDR 75.000.000,-
                Tingkat Premi Asuransi = 0,15%
                Total Premi yang harus dibayar = 0,15% x IDR 75.000.000,- = IDR 112.500,-
                Jumlah tagihan yang harus dibayar untuk periode 100503
                = IDR 75.000.000,- + IDR 112.500,- = IDR 75.112.500,-

     1.8.       Premi asuransi yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan.
     1.9.       Kekurangan pembayaran atau gagal bayar atas premi asuransi dapat
                menyebabkan gangguan dan/atau gagal laksana prosedur bagi agen yang
                bersangkutan.
     1.10.      Apabila terjadi wanprestasi atau apabila IATA telah menyatakan bahwa Agen
                tidak mampu membayar suatu jumlah kewajiban dalam suatu jangka waktu
                yang diberikan (berdasarkan Reso 832), maka IATA akan mengajukan klaim
                kepada Perusahaan Asuransi yang bersangkutan untuk memperoleh
                pembayaran atas jumlah yang tertunggak.
     1.11.      IATA memberi kuasa kepada Perusahaan Asuransi untuk melakukan
                penagihan kepada agen yang bersangkutan.
     1.12.      Perusahaan Asuransi mungkin akan memerlukan informasi tambahan
                tentang suatu agen sebelum memutuskan untuk menerima mereka dan/atau
                berhak untuk menolak menerimanya.

     Harap dicatat bahwa:
     - Kontrak dengan Perusahaan Asuransi berlaku selama 2 tahun.



Penjaminan IATA domestic & International
Halaman 2 dari 6
     2. Full Bank Garansi

     2.1        Jika sebuah agen ingin bergabung dengan program full bank garansi ini,
                maka agen tersebut harus mengajukan suatu pemberitahuan tertulis kepada
                IATA, pemberitahuan mana harus ditandatangani oleh Direksi (Menyerahkan
                Financial Security Questionnaire = FSQ)
     2.2        IATA akan memproses surat kepada agen mengenai berapa jumlah Bank
                Garansi yang harus diserahkan untuk penjaminan Full Bank Garansi dengan
                batas waktu penyerahan Bank Garansi kurang lebih 2 minggu.
     2.3        Nilai minimum dari bank garansi yang harus disediakan adalah USD. 15,000
                atau 3 x penjualan rata-rata / periode, (bagi agen yang memiliki kode
                keagenan international) atau USD 15,000.00 (apabila ingin dikonversikan ke
                dalam IDR maka dapat menggunakan nilai tukar yang dikeluarkan oleh PT
                GARUDA INDONESIA) atau 2 x rata-rata penjualan per periode (bagi agen
                yang hanya memiliki kode keagenan domestik) tergantung mana yang lebih
                besar yang akan dijadikan sebagai acuan.

                Contoh Ilustrasi:

      Contoh kasus 1 :
      Agen ABC memiliki satu kode keagenan (international) dengan detail :
      Total BG yang ada            = USD 10,000.00
      Rata-rata penjualan/periode  = USD 6,000.00
      3 X rata-rata penjualan      = USD 6,000.00 X 3
                                   = USD 18,000.00
      Tambahan jaminan             = USD 18,000.00 – USD 10,000.00
                                   = USD 8,000.00


      Contoh kasus 2 :
      Agen DEF memiliki satu kode keagenan (international) dengan detail :
      Total BG yang ada              = USD 10,000.00
      Rata-rata penjualan/periode    = USD 4,000.00
      3 X rata-rata penjualan        = USD 4,000.00 X 3
                                     = USD 12,000.00
      Tambahan jaminan         = USD 15,000.00 – USD 10,000.00 = USD 5,000.00




      Contoh kasus 3 :
      Agen GHI memiliki satu kode keagenan (domestik) dengan detail :
      Kurs yang dikeluarkan oleh PT Garuda Indonoesia pada periode bersangkutan
      adalah 1 USD = IDR 9250
      Total BG yang ada             = IDR 75,000,000.00
      Rata-rata penjualan/periode   = IDR 50,000,000.00
      2 X rata-rata penjualan       = IDR 50,000,000.00 x 2
                                    = IDR 100,000,000.00
      Minimum nilai BG              = USD 15,000.00 x IDR 9250= IDR 138,750,000.00

Penjaminan IATA domestic & International
Halaman 3 dari 6
      Tambahan jaminan                     = IDR 138,750,000.00 – IDR 50,000,000.00
                                           = IDR 88,750,000.00

      Contoh kasus 4 :
      Agen JKL memiliki satu kode keagenan (domestik) dengan detail :
      Kurs yang dikeluarkan oleh PT Garuda Indonoesia pada periode bersangkutan
      adalah 1 USD = IDR 9250
      Total BG yang ada             = IDR 75,000,000.00
      Rata-rata penjualan/periode   = IDR 100,000,000.00
      2 X rata-rata penjualan       = IDR 100,000,000.00 X 2
                                    = IDR 200,000,000.00
      Minimum nilai BG              = USD 15,000.00 X IDR 9250
                                    = IDR 138,750,000.00
      Tambahan penjaminan           = IDR 200,000,000.00 – IDR 75,000,000.00
                                    = IDR 125,000,000.00

      Contoh kasus 5 :
      Agen XYZ memiliki dua kode keagenan (domestik and internasional) dengan
      detail :
      Kurs yang dikeluarkan oleh PT Garuda Indonoesia pada periode bersangkutan
      adalah 1 USD = IDR 9250
      Data Internasional :
      Total BG yang ada               = USD 20,000.00
      Rata-rata penjualan/periode     = USD 10,000.00
      3 X rata-rata penjualan         = USD 10,000.00 X 3 = USD 30,000.00
      Tambahan penjaminan             = USD 30,000.00 – USD 20,000.00
                                      = USD 10,000.00
      Data Domestik :
      Total BG yang ada               = IDR 80,000,000.00
      Rata-rata penjualan per periode = IDR 50,000,000.00
      2 X rata-rata penjualan         = IDR 50,000,000.00 X 2 = IDR100,000,000.00
      Tambahan penjaminan             = IDR 100,000,000.00 – 80,000,000.00
                                      = IDR 20,000,000.00
      *) Minimum nilai BG USD 15,000.00 sudah tercukupi pada kode keagenan
      internasional agent XYZ.

     2.4        Garansi bank yang diajukan oleh Agen harus memenuhi standar format dan
                kriteria dari IATA sebagaimana diuraikan dalam Lampiran A dan IATA BG
                Terms and Conditions yang bisa didownload dari website customer service
                IATA dengan alamat sebagai berikut :
                http://www.iata.org/worldiwde/asia_pacific/indonesia/Pages/customer_service.aspx
                IATA akan mengirimkan kembali Bank Garansi yang tidak sesuai dengan
                format dan criteria yang tercantum dalam IATA BG Terms & Conditions dan
                format yang telah ditetapkan.

     2.5        IATA akan melakukan evaluasi secara berkala untuk memastikan agar dana
                jaminan dari agen selalu dan setiap saat memenuhi besaran minimum yang
                ditetapkan, dengan menggunakan data penjualan 6 bulan ke belakang. IATA
                akan meminta tambahan jaminan berupa Bank Garansi yang diperlukan


Penjaminan IATA domestic & International
Halaman 4 dari 6
                apabila berdasarkan evaluasi secara berkala, nilai jaminan yang ada tidak
                mencukupi atau memenuhi peraturan penjaminan yang berlaku. Batas waktu
                penyerahan tambahan penjaminan Bank Garansi kurang lebih 2 minggu dari
                tanggal surat permintaan IATA.

     2.6        Kelalaian penyerahan tambahan penjaminan sesuai dengan point 2.5 maka
                status keagenan akan ditempatkan pada Notice of Termination (sesuai
                dengan Reso 810 Sec 3 point 3.4.1.3(b) Travel Agent Handbook)

CATATAN PENTING SEHUBUNGAN DENGAN PENJAMINAN:

     1. Agen akan mengirimkan lembar FSQ kepada IATA beserta dokumen
        pendukungnya sesuai dengan penjelasan di atas. Seluruh berkas FSQ dan DIP
        sesuai dengan penjelasan tersebut di atas dapat di download dari website
        customer service IATA dengan alamat :
           http://www.iata.org/worldiwde/asia_pacific/indonesia/Pages/customer_service.aspx
     2. Berdasarkan kuesioner yang telah diisi oleh agen, IATA kemudian melakukan
        proses penjaminan sesuai dengan penjelasan tersebut di atas.
     3. Untuk para agen yang memilih skema DIP, DIP Form dan format Indemnity
        Agreement (Perjanjian Ganti rugi) dapat didownload di website customer service
        IATA dengan alamat seperti yang tercantum dalam point 1 di atas. IATA akan
        menyerahkan formulir DIP yang telah diserahkan kepada Perusahaan Asuransi
        untuk disetujui. Persetujuan tersebut memakan waktu selama 1 – 2 minggu.
     4. Proses perubahan penjaminan ini akan memakan waktu kurang lebih 1 bulan
        hingga seluruh proses hingga ke sistem IATA selesai.
     5. Untuk agen yang mengadakan perubahan penjaminan dari Full Bank Garansi
        menjadi DIP, maka IATA akan mengembalikan Bank Garansi kepada agen
        setelah agen membayarkan premi pertama DIP. Proses pengembalian Bank
        Garansi memakan waktu kurang lebih satu minggu semenjak IATA menerima
        data pembayaran premi pertama DIP dari Citibank sebagai kliring bank IATA.
     6. Kriteria dan format Bank Garansi IATA dapat didownload dari website customer
        service IATA. Berikut adalah perincian penting sehubungan dengan criteria Bank
        Garansi IATA :
                - IATA hanya menerima BG dari 23 bank sesuai dengan yang
                    tercantum dalam IATA BG Terms & Conditions
                - Masa berlaku BG minimal 12 bulan
                - Tanggal berakhir BG hanya boleh memilih salah satu dari 30 Juni
                    atau 31 Desember.
                - Bank Garansi ditujukan kepada International Air Transport
                    Association (IATA) sebagai beneficiary (penerima manfaat).
     7. Format Bank Garansi harus sesuai dengan format yang telah ditentukan. Tidak
        diperkenankan adanya kata-kata yang diubah, diberikan tambahan ataupun
        dikurangi.




Penjaminan IATA domestic & International
Halaman 5 dari 6
     III. LAIN-LAIN

     -    Prosedur dalam versi Bahasa Inggris telah dikirimkan secara terpisah dan
          menjadi acuan yang utama bila terjadi perbedaan interpretasi dari versi
          terjemahan bahasa Indoensia ini.
     -    Jika masih ada hal-hal lain yang kurang jelas yang belum diuraikan disini, jangan
          ragu-ragu untuk mengirimkan pesan email kepada :
          http://www.iata.org/worldwide/asia_pacific/Pages/enquiry.aspx




Penjaminan IATA domestic & International
Halaman 6 dari 6

								
To top