PENDIDIKAN DAN PENDIDIKAN ISLAM
Document Sample


BAB I
PENDAHULUAN
Manusia diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna. Ia adalah satu-
satunya makhluk yang yang dibekali akal oleh Tuhan agar ia bisa menjalankan
fungsinya sebagai khalifah di bumi secara sempurna. Di samping itu, setiap
manusia juga mempunyai potensi yang harus dikembangkan. Pengembangan
potensi tersebut adalah melalui pendidikan.
Islam mempunyai konsep-konsep tertentu dalam pelaksanaan suatu
pendidikan sehingga menusia yang sudah berpotensi tersebut akan menjadi kaffah
jika melalui pendidikan islam. Makalah berikut akan menguraikan sedikit tentang
pengertian pendidikan dan pendidikan islam. Apa saja ruang lingkup kajian ilmu
pendidikan islam, apa alasan penting mempelajari ilmu pendidikan islam, serta
pebedaan dan persamaan antara pendidikan dan pendidikan islam.
Harapan penyusun semoga makalah ini bermanfaat khususnya bagi teman-
teman STIBAFA Semester 5 dan umumnya bagi pembaca yang budiman. Dan
akhirnya, semoga makalah ini bisa menjadi amal yang ikhlas hanya karena Allah.
BAB II
PEMBAHASAN
1. Pengertian Pendidikan Islam
Menurut bahasa Yunani, pendidikan berasal dari kata ”paedagogi” yaitu
kata ”paid” yang artinya ”anak”. Sedangkan ”agagos” yang artinya
membimbing, sehingga ”paedagogi” dapat diartikan sebagai ”Ilmu dan seni
mengajar anak”.
Menurut UU. No. 20 Th. 2003 tentang sistem pendidikan nasional,
pendidikan adalah usaha sadar dan terencana unutk mewujudkan suasana
belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan
potensi dirinya memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlaq mulia, serta ketrampilan yang diperlukan
dirinya, masyarakat bangsa dan negara. 1
Sedangkan untuk pendidikan islam, banyak para ahli berpendapat :
Sayyid Sabiq, mengatakan bahwa pendidikan islam adalah menyiapkan
anak didik baik jasamani, rasio maupun rohani sehingga menjadi pribadi
yang bermanfaat untuk umatnya.
Anwar Jundi dalam kitabnya ”Tarbiatul Islamiyah” mengatakan bahwa,
pendidikan islam ialah suatu pendidikan yang menyiapkan para generasinya
secara kontinyu dari lahir sampai wafat.
Musthofa Al-Gholayain, mengatakan bahwa pendidikan islam ialah
menanamkan akhlaq yang baik dalam angkatan generasi muda dan
memberikan siraman dengan tetesan petunjuk dan nasehat, sehingga
menjadi suatu sifat yang baik serta menumbuhkan cinta kerja untuk berbakti
kepada al-wathon.
Dari pendapat di atas dapat diambil satu pengertian tentang pendidikan
islam sebagai : Pendidikan islam adalah usaha sadar yang dilakukan oleh orang
dewasa (orang muslim) yang bertaqwa dengan secara sadar mengarahkan dan
membimbing pertumbuhan serta perkembangan fitrah (kemampuan dasar /
1
www. Pendidikan.com
potensi ) anak didik melalui ajran islam kearah titik optimal dengan
pertumbuhan dan perkembangan anak baik secara jasmani maupun rohani.2
2. Ruang Lingkup Kajian Ilmu Pendidikan Islam
Masalah pendidikan adalah masalah yang mempunyai ruang lingkup
yang cukup luas. Sehingga dalam melaksanakan pendidikan banyak pihak yang
turut terlibat, baik langsung maupun tidak. Adapun obyek-obyek yang terlibat
dalam ilmu pendidikan islam antara lain :
a. Anak didik, yaitu pihak yang menjadi obyek pokok dari pendidikan karena
sifatnya yang selalu membutuhkan bantuan orang lain dan selalu
menggantungkan orang lain.
b. Pendidik, yaitu orang yang menjadi subyek dari pelaksanaan pendidikan
hars memiliki kwalitas iman dan taqwa serta bisa dijadikan figur kerena
akhlaqnya yang luhur.
c. Materi pendidikan, yaitu bahan-bahan atau pengalaman-pengalaman
pelajaran yang disusun dalam kurikulum dan dijabarkan dalam Garis-Garis
Besar Program Pengajaran (GBPP).
d. Metodologi pengajaran, yang memuat bagaimana menyajikan materi
pendidikan kepada anak sehingga materi mudah diterima dan mempnyai
kesan dalam diri anak.
e. Evaluasi pendidikan, yaitu cara-cara bagaimana mengadakan penilaian
terhadap hasil belajar siswa. Jenisnya bisa berupa evaluasi formatif, sumatif
middle semester, cawu, THB dan EBTA.
f. Alat-alat pendidikan, yaitu langkah-langkah atau tindakan-tindakan guna
menjaga kelangsungan pekerjaan mendidik. Dapat berupa alat pendidikan
prefentif atau alat pendidikan represif
g. Lingkungan (milieu), yaitu keadaan-keadaan yang turut berpengaruh dalam
hasil belajar.3
2
Drs. Moch. Ishom Ahmadi ZE, Kaifa Nurobi Abnaa Ana, hal : 23, Samsara Pers MMA BU,
Jombang : 2007.
3
Ibid, hal : 21.
3. Alasan Penting Mempelajari Ilmu Pendidikan Islam
Secara umum yan dituju oleh kegiatan pendidikan adalah tebentuknya
kepribadian yang utama.4
DR. Muhammad Fadhil Al-Djamali dalam bukunya At-Tarbiyatul Insan
Al-Jadid menyatakan tentang empat pengembangan fungsi manusia :
a. Menyadarkan manusia secara individual pada posisi dan fungsinya di
tengah makhluk lain, serta tanggung jawab dalam kehidupannya. Dengan
kesadaran ini manusia akan mampu berperan sebagai makhluq Allah yang
paling utama diantara makhluq yang lain sehingga mampu menjadi khalifah
di bumi.
b. Menyadarakan fungsi manusia dengan masyarakat serta tanggung jawabnya
terhadap ketertiban masyarakat. untuk itu, manusia harus interrealasi dan
interaksi dengan sesamanya dalam kehidupan bermasyarakat. Itulah
sebabnya islam mengajarkan kepada pemeluknya tentang persamaan,
persaudaraan, kegotong royongan dan musyawarah.
c. menyadarakan manusia tentang kedudukannya terhadap makhluq lain dan
membawanya agar memahami hikmah tuhan menciptakan makhluq lain,
serta memberikan kemungkinan kepada manusia untuk mengambil
manfaatnya. Dengan kesadaran itu, maka manusia sebagai khalifah di atas
bumi danyang terbaik diantara makhluq yang lain, akan mendorong untuk
melakukan pengelolaan, mengeksploitasikan serta mendayagunakan ciptaan
Allah untuk kesejahteraan hidup bersama dengan yang lainnya.
d. menyadarkan manusia terhadap pencipta alam dan mendorongnya untuk
beribadah pada-Nya. Karena manusia makhluq berketuhanan, sikap dan
watak religiusnya perlu dikembangkan sehingga dapat menjiwai dan
mewarnai kehidupannya. 5
4
Prof. DR. H. Abudin Nata, MA. Filsafat Pendidikan Islam , hal :101, Gaya Media Pratama,
Jakarta : 2005.
5
Kaifa Nurobbi Abnaa Ana, hal : 24 – 27 .
4. Perbedaan dan Persamaan Pendidikan dan Pendidikan Islam
Dari uraian di atas dapat kita pahami bahwa pendidikan dan pendidikan
islam mempunyai tujuan yang sama yakni terbentuknya suatu kepribadian yang
utama.
Sedangkan perbedaan antara pendidikan dan pendidikan islam adalah
bahwa pendidikan islam berdasarkan pada Al-Qur’an, Al-Hadist dan konsep-
konsep keagamaan lainnya. Sedangkan pendidikan hanya berdasakan pada
pendidikan manusia dan kebutuhan sosialnya saja, tidak ada unsur ketuhanan
sama sekali.
DAFTAR PUSTAKA
- www.Pendidikan.com
- Ahmadi, Ishom, Kaifa Nurobbi Abnaa Ana, Samsara Pres MMA BU,
Jombang : 2007
- Nata, Abudin, Filsafat Pendidikan Islam, Gaya Median Pratama, Jakarta :
2005
PENDIDIKAN DAN PENDIDIKAN ISLAM
Disusun untuk memenuhi Tugas
Mata Kuliah Filsafat Pendidikan Islam
DOSEN PENGAMPU :
Dr. Yunus Abu Bakar
Oleh :
FENI ARIS MANEAR
SITI NUR AFIFAH
PRODI PBA
SEKOLAH TINGGI ISLAM BANI FATTAH
BAHRUL ’ULUM TAMBAKBERAS JOMBANG
TAHUN AKADEMIK 2008
KATA PENGANTAR
Bismillahirrohmaanirrohiim
Al-hamdulillah robbil 'alamin, segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian
alam, yang telah melimpahkan hidayah dan taufiq-Nya kepada kita.
Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah atas junjungan kita Nabi
Muhammad SAW. yang telah menyabdakan "Tuhanku mendidik aku, maka Dia
mendidik denga sebaik-baiknya". Beliau adalah penyandang gelar " Al-Amin "
karena akhlaqnya yang luhur.
Kami menyadari bahwa pendidikan islam merupakan fundamen ntuk
mengantarkan manusia menjadi Khoiru Ummatin ( manusia yang berkualitas,
manusia berprestasi ) yang mempunyai ciri-ciri untuk mengajak kepada kebaikan,
mencegah kemunkaran dan iman kepada Allah SWT.
Akhirnya kami mohon kepada Allah SWT. Semoga makalah ini bermanfaat
bagi kita kaum muslimin pada umumnya, khususnya para mahasiswa islam,
sehingga dapat mengantarkan menuju jalan yang benar yang di-ridlo-i oleh Allah
SWT. Amin…
Get documents about "