Docstoc

Khutbah Idul Fitri

Document Sample
Khutbah Idul Fitri Powered By Docstoc
					         KHUTBAH IDUL FITRI
           1 SYAWAL 1431 H




               JUDUL :

MENATA KEHIDUPAN YANG AMAN DAN DAMAI
     DENGAN KESUCIAN IDUL FITRI




             DISUSUN OLEH :
         Ust. AMBOK LANG, S.Pd
  MENATA KEHIDUPAN YANG AMAN DAN DAMAI




  Kaum Muslimin, Majelis Idul Fitri Rahima Kumullah !


Marilah kita tingkatkan ketaqwaan kita kepada Allah Ta’ala
yaitu taqwa dalam arti melaksanakan segala perintahnya serta
meninggalkan segala larangannya.


                             1             Ustad. Ambok Lang, S.Pd
Alhamdulillah
Sejak tadi malam, seluruh umat yang beriman di alam jagat
raya   ini   Bangkit   menggemakan    takbir    dan     tahmid
mengagungkan Asma Allah dengan mengucapkan.




Yaitu suatu ungkapan takbir senantiasa diwujudkan dalam
keterpautan dirinya dengan Sang Maha Pencipta, sebagai media
dialog antara makhluk dan Sang Khaliknya, antara Abdi dengan
Ma’bud.
Suatu pernyataan yang ikhlas tersebut tidak sekedar memenuhi
tradisi dan budaya nenek moyang, namun menyontoh
Rasulullah SAW yang kita anut sebagai Teladan yang selalu
Taat kepada Allah SWT.


Dalam perjalanan hidup kita, telah kita lampaui berbilang
bulan, bahkan berbilang tahun menyemarakan alam jagat raya
ini. Saat ini marilah kita hentikan sejenak kesibukan yang
mengasyikan menata bumi ini serta melupakan roda yang
mengiring manusia pada kehidupan serba kebendaa dan materi.




                             2             Ustad. Ambok Lang, S.Pd
Untuk itu marilah kita menyalurkan pengalaman rohaniah, agar
tidak terlena dalam kehidupan serba rutin. Hari ini kita gunakan
untuk mempertemukan hati dengan hati dalam menghilangkan
ketegangan dan kerenggangan dalam acara ma’af berma’afan.


Nada Takbir bersahut-sahutan membawa suasana baru yang
menumbuhkan rasa aman dan damai yang mendalam
menembus lipatan qalbu dan Nurani serta Rohani Umat Islam.
Bagi Umat yang beriman, Gema Takbir membahana ini
menggugah rasa berserah diri hanya kepada Allah yang Maha
Besar.




Kaum Muslimin, Majelis Idul Fitri Rahima Kumullah !
Sebulan penuh umat beriman melaksanakan ibadah puasa
menahan diri dari makan dan minum, serta tidak berhubungan
suami isteri mulai terbit fajar hingga terbenam matahari.
Serta diperliharanya mulut untuk tidak berucap dan bertindak
semena-mena hingga bersih dari perilkau yang dilarang Allah
SWT.
Hatipun dijaga dari sifat kikir, iri, dengki, hasyut, takabur,
sombong serta sifat-sifat yang tidak terpuji sehingga tidak


                               3               Ustad. Ambok Lang, S.Pd
merusak niat dan amal ibadah puasa kita dalam usaha mencapai
jalannya Taqwa kepada Allah SWT.
Kini tibalah saatnya hari raya yang di nanti-nantikan oleh
seluruh seluruh umat Islam yang beriman yaitu hari yang penuh
kebahagiaan, kebahagiaan untuk kita dan untuk semua umat
Islam yang telah memenuhi kewajiban berpuasa bulan
Ramadhan.




                             4              Ustad. Ambok Lang, S.Pd
Artinya :
Apabila orang-orang itu telah selesai berpuasa pada bulan
Ramadhan lalu keluar menuju Sholat Hari Raya mereka, maka
Allah Ta’ala berfirman wahai malaikat-malaikat-Ku setiap
yang beramal tentu mengharap meminta pahalannya, dan
sekarang hamba-hamba-Ku yang telah berpuasa sebulan penuh
dan keluar menuju sholat hari raya juga meminta pahala
mereka, disaksikan oleh mu sekalian bahwa aku benar-benar
telah mengampuni mereka.
Kemudian suatu panggilan memanggil “Hai umat Muhammad,
kembalilah    kalian   ke    rumah    kalian     masing-masing,
sesungguhnya kesalahan-kesalahan kalian telah diganti dengan
kebajikan lalu Allah Ta’ala berfirman :
Wahai Hambaku kalian telah berpuasa untukku dan telah
berbuka untukku maka bangkitlah kalian dalam keadaan telah
mendapatkan Ampunan.




Kaum Muslimin, Majelis Idul Fitri Rahima Kumullah !


Alhamdulillah dengan sangat yakin disetiap malamnya kita isi
dengan berbagai amalan, melaksanakan ibadah : Sholat


                               5               Ustad. Ambok Lang, S.Pd
Taraweh, Tilawatil Qur’an dengan harapan tersingkap cadar
penghalang antara qalbunya dengan Allah SWT, setiap
kesempatan dibulan Ramadhan ini pula di isi dengan amal
sosial, seperti : Shodaqoh, Infaq, Zakat Fitrah beserta Do’a
yang tidak henti-hentinya hati ini terasa aman damai dan
tentram, sungguh indah saat-saat seperti ini.


Dengan mengisi bulan Ramadhan seperti Idul Fitri akan
menampilkan sebagai hari kembali Id kepada keadaan Fitrah /
Suci.
Yaitu : tiada berdosa bagaikan saat dilahirkan dari perut ibu




Dan mulai matahari terbenam kemarin, kita diwajibkan
mengaluarkan zakat fitrah untuk pengsuci bagi orang ang
berpuasa dari perbuatan atau pun perkataan yang sia-siat dan
perkataan yang keji, yang mungkin dilakukan dlaam bulan
puasa dan menjadi penolong bagi orang fakir dan orang-orang
yang membutuhkan. Oleh karena itu Rasulullah SAW
bersabda:




                                6               Ustad. Ambok Lang, S.Pd
Artinya :
Rasullullah telah mewajibkan zakat fitrah bagi orang yang
berpuasa sebagai pencuci dari segala perbuatan keji dan
perbuatan sia-sia serta menjadi makanan bagi orang yang
miskin, siapa yang mengeluarkannya sebelum sholat Idul Fitri,
maka zakatnya diterima, tetapi siapa yang mengeluarkan
setelah sholat Idul Fitri, maka dia menjadi Shodaqoh biasa.


Ibadah puasa adalah menanamkan suatu kepedulian sosial pada
saudara-saudara kita yang miskin, tetangga yang berketiadaan
dan mereka-mereka yang memerlukan santunan.




Kaum Muslimin, Majelis Idul Fitri Rahima Kumullah !




                               7              Ustad. Ambok Lang, S.Pd
Selama bulan Ramadhan kita melakukan suatu perjuangan yang
sangat berat, lebih berat dari pada perjuangan mengangkat
senjata memerangi musuh nyata, itulah perjuangan memerangi
hawa hafsu.
Bahwa kita harus menyadari hawa nafsu yang kita perangi dan
kita kalahkan 1 bulan penuh di bulan Ramadhan tentu tidak
menyerah begitu saja dibalik kekalahan yang diderita oleh
hawa nafsu itu, tentu masih ada reaksi dari syaitan yang selalu
memasang      perangkap   dan   membentuk     kekuatan      untuk
menyerang kita dan selalu mencari kelengahan kita.
Oleh karena itu Bagindan Rasulullah SAW bersabda :




                                8            Ustad. Ambok Lang, S.Pd
Artinya :
Sesungguhnya Iblis pada setiap hari Raya menjerit, maka
berkumpullah anak buah anak buah Iblis dihadapannya mereka
bertanya kepada Iblis :
Tuan kami, siapakah yang telah membuat tuan murka, sungguh
aku pecahkan dia!, Iblis menjawab “Tak apa-apa hanya saja
Allah Ta’ala benar-benar telah memberi ampunan kepada Umat
ini, maka kalian harus membikin mereka sibuk dengan
kelezatan-kelezatan, keinginan-keinginan, nafsu dan minuman
arak sehingga Allah akan murka kepada mereka.
(Sumber dari Wahab bin Mambah)


Oleh karena itu marilah kita jadikan hari Raya Fitri ini sebagai
penggugah Jiwa kita untuk senantiasa waspada menghadapi
bujukan Syaitan serta jangan lupa bahwa :
Pada ketika 1 Syawal ini kaum muslimin sudah dibersihkan
oleh Allah SWT dari dosa yang berhubungan dengan Allah,
akan tetapi dia belum bersih dari dosa yang berhubungan
dengan manusia yang pernah diperbuat baik dosa langsung
maupun tidak langsung.


Semacam ini hanya baik hubungan dengan Allah SWT saja,
tetapi tidak baik terhadap sesame manusia, padahal agama


                               9              Ustad. Ambok Lang, S.Pd
menuntutnya keseimbangan untuk mengelola hubungan baik
dengan Allah dan sesama manusia yang disebut dengan :




Idul Fitri adalah menuntut untuk itu, saat itulah kita
mensucikan diri dari segala dosa kepada Allah, dan silaturahmi
menghapus kesalahan kepada sesame manusia.




Kaum Muslimin, Majelis Idul Fitri Rahima Kumullah !


Salah satu riwayat menjelaskan, bahwa suatu ketika selesai
sholat Idul Fitri, Rasulullah SAW mengucapkan amin sampai 3
x lalu para sahabat bertanya ?


“Ya Rasulullah mengapa engkau mengucapkan Amin sampai
3x ?
Rasul menjawab : Selesai Sholat Idul Fitri datang Malaikat
Jibril kepadaku seraya berkata : “Ya Muhammad saya hendak
berdo’a kepada Allah, maukah engkau mengaminkan ? maka
jawab Nabi Silahkan !.




                                 10          Ustad. Ambok Lang, S.Pd
   1. Doa Malaikat Jibril yang pertama “Ya… Allah pada 1
       Syawal ini saya memohon jangan terima puasa dan
       ibadah anak yang durhaka kepada orang tuanya.
   2. Doa Malaikat Jibril yang Kedua “pada hari ini saya
       memohon kepada-Mu ya… Allah jangan engkau terima
       puasa dan ibadah suami isteri yang tidak saling ma’af –
       mema’afrkan.
   3. Doa Malaikat Jibril yang Ketiga “Ya…. Allah pada hari
       ini saya mohon kepada-Mu jangan terima puasa dan
       ibadah seseorang muslim yang tidak mau mema’afkan
       saudaranya sesame muslim.
Oleh karena itu Ibnu Hajar Al-qosthalani berpendapat dalam
salah satu kitab-Nya.


Yaitu : Muashil adalah bersilaturahmi dengan selalu berbuat
baik terhadap sesama manusia termasuk Ibu Bapak serta para
famili tanpa mengharapkan sesuatu balasan, termasuk berbuat
baik kepada orang lain sekalipun orang lain membencinya,
menurut Rauf Syalaby : “Bahwa silaturahmi yang tergolong
Muashil ini ialah orang yang memelihara Silaturahmi serta
selalu berbuat baik dengan orang lain tanpa mengharapkan
ucapan terima kasih atau selalu menyebut-nyebut nya kendati
walaupun orang yang dihadapinya selalu berburuk sangka.


                             11              Ustad. Ambok Lang, S.Pd
Untuk menghapuskan dosa diantara sesama manusia itu Islam
mengajarkan dengan cara menjalin silaturahmi serta saling
mema’afkan     diantara   sesama    kita   yang    Insya      Allah
menumbuhkan kedamaian. Di Indonesia yang disebut dengan
halal bihalal, kata : Halal berasal dasri kata Halla yang berarti
menguraikan benang kusut, menghangatkan yang dingin,
mencairkan yang beku.


Jadi Halal bi halal ialah usaha stabilitas untuk mengembalikan
hubungan yang Retak agar kembali harmonis atau yang
bersengketa menjadi satu kembali menjadi aman dan damai.


Akhirul Kalam Ya… Allah Ya… Tuhan kami berikanlah kami
kebahagiaan Dunia dan Akhirat.. Amin…. Ya…. Rabbal
Alamain, beserta Maaf atas segala kekurangannya.




                               12              Ustad. Ambok Lang, S.Pd
13   Ustad. Ambok Lang, S.Pd

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:1846
posted:1/29/2011
language:Indonesian
pages:14