Docstoc

power point - PowerPoint

Document Sample
power point - PowerPoint Powered By Docstoc
					MATERI PELAJARAN AQIDAH
KELAS XII SEMESTER II
SMA/SMK MUHAMMADIYAH


     Mata Kuliah   : Teknologi Informasi
     Dosen         : Muh. Samsudin,M.Pd.
     Mahasiswa     : Mudiyono
     NPM           : 20090720190
     Angkatan      : Ekstensi 2009 UMY
           STANDAR KOMPETENSI :
          1. Memahami hal-hal yang merusak iman


  Kompetensi Dasar
1.1. Memahami                 3. Menyebutkan bahaya ria
   pengetian perbuatan        4. Menyebutkan contoh ria
   yang merusak iman          5. Menjelaskan pengertian
                                  Takabur
   dan mampu
                              6. Mengungkapkan kembali
   meninggalkannya                kisah-kisah ornag takabur
   dalam kehidupan            7. Menyebutkan hal-hal yang
   sehari-hari.                   menyebabkan takabur
o Indikator                   8. Menjelaskan pengertian
                                  Nifaq
1. Menjelaskan                9. Menyebutkan sifat-sifat
   pengertian Ria                 orang munafiq
2. Menyebutkan
   macam-macam ria.
10. Menunjukkan sikap menghindari
    perilaku orang-orang munafiq.
11. Menjelaskan pengertian fasiq
12. Menyebutkan ciri-ciri orang fasiq
13. Menjelaskan bahaya sifat fasiq.
                          BAB III
                SIKAP DAN PERBUATAN YANG
                      MERUSAK IMAN
A.   RIYA’
1.   Pengertian Riya’
     Berasal dari kata Ro’a, artinya memperkihatkan yang bukan sebenarnya.
     Secara terminologi artinya orang yang suka memperlihatkan,
     memamerkan perbuatan baiknya kepada orang lain supaya dipuji.
2. Macam, ciri, dan contoh riya’
1)   Akan menampakkan kerajinannya, kekusyukannya dalam ibadah/beramal
     jika dilihat orang lain.
2)   Jika dipuji semakin giat, namun jika dikritik patah semangat.
3)   Suka menampakkan/menceritakan kebaikannya kepada orang lain.
4)   Dalam kehidupan sosial selalu kepingin dihormati
5)   Menaruh benci kepada yang mengkritik,karena orang riya’ adalah
     sombong.
                             3. BAHAYA RIYA’

1)   Riya digolongkan perbuatan syirik kecil.
     Hadist Nabi Saw :”Sesungguhnya yang paling aku(Nabi) takuti terhadap
     kamu semua berbuat syirik kecil yaitu riya’” (HR Ahmad dari Mahmud bin
     Hubaid)
2). Riya termasuk golongan pendusta agama.
                                                              
                                                              
                                                                 
                                                                 
                                                              
Artinya :”……….orang-orang yang berbuat riya’ “ (QS.Al-Ma’un:6)
3). Menghilangkan nilai pahala disisi Alloh Swt.
     QS. Al-Baqoroh:264
4). Riya’merusak keimanan kepada Alloh Swt
     QS.Al-Fatihah: 5
1. Pengertian Takabur
    Berasal dari kata “Akbar” artinya besar, secara etimologi
    artinya merasa besar, membesarkan diri, congkak.
    Secara terminologi artinya sifat merasa lebih hebat dari
    orang lain.
    Hadist Nabi Saw :” takabur itu menolak kebenaran dan
    merendahkan sesama manusia”.
2. Contoh takabur dalam Al-Qur’an.
a). Kesombongan Iblis yang menolak perintah Alloh Swt dan
    merendahkan Adam. (QS. Al-Baqoroh: 34 )
b). Kesombongan orang-orang kafir dan munafiq yang
    mengabaikan peringatan Alloh Swt dan merendahkan
    orang-orang mukmin. (Al-Baqoroh: 6-20 )
c). Kaum ‘Ad menolak perintah Alloh Swt dan
  meremehkan para Rosul-Rosul Alloh Swt.
  (QS. Fushilat: 14-15 )
d). Fir’aun yang mengaku sebagai Tuhan dan
  menganggap para Rosul sebagai orang gila.
  ( QS. Asy-Syu’aro: 25-27)
2. Sebab-sebab dan cara menghilangkan
  kesombongan.
   Kekuasaan, kekayaan, ketampanan, kecantikan,
  ilmu dan amal. Kita menyadari bahwa semua itu
  datang dari Alloh Swt kita tidak boleh sombong.
  Qs An-Najm: 32 yang artinya :”maka janganlah
  kamu mengatakan dirimu paling suci, Dia
  lah(alloh) yang mengetahui tentang orang-orang
  yang bertaqwa”
1.  Pengertian.
    Arti bahasa: pura-pura, Dusta
    Secara Istilah : Sifat yang pura-pura,
    dusta/menyembunyikan kebohongan sesuatu dalam hati.
2. Ciri-ciri orang munafiq.
@ Menghalangi orang-orang yang beriman dalam
    menggunakan hukum-hukum Alloh Swt.(QS. An-Nisa:61)
@ Mengajak kepada kekafiran dan kefasikan.
(QS. At-Taubah:67)
@ Suka berbuat kerusakan.
(QS. Al-Baqoroh:11-12)
@ Suka bohong, ingkar janji, khianat dan jika berdebat
    melampaui batas. (Hadist)
   Hidupnya tidak akan         D. FASIQ
    tenang.(Qs.Albaqoroh:15)
                                1.   Pengertian
   Tidak akan memperoleh
                                     Secara bahasa berarti
    petunjuk kebenaran Alloh.
                                     busuk, rusak,keluar dari
    (Qs.Al-Baqoroh:16-18)
                                     kebenaran.
   Mendapat azab didunia
    dan akhirat. (Qs. At-       Secara istilah:” orang sudah
    Taubah:101)                     mengetahui hukum Alloh
                                    tetapi dengan sengaja
   Kekal dalam neraka              melanggarnya”
    jahannam. (Qs. At-
    Taubah:68)                  (Qs. Al-Isro’ : 16 )
   Melakukan kemungkaran
    dgn penuh pengetahuan      3.Bahaya Fasiq
    dan kesadaran.
                                  Akan diturunkannya
   Senang dan bangga              bencana & kehancuran
    setelah melakukan              bagi penduduk negeri.
    kemungkaran                    (Qs. Al-Isro’:16)
   Secara demontratif dalam      Hidup tersiksa&terhina
    melakukan kemungkaran
                                  Hilang kemulyaan&harga
   Tidak suka ketertiban,         diri
    kedamaian&keindahan.
                                  Hidup diliputi rasa takut
   Tidak pernah menyesal&
    terus menerus melakukan       Akan masuk neraka
    pelanggaran                    selamanya
                                  Kesaksiannya tidak bisa
                                   dipercaya
1.  Pengertian
Berasal dari kata hayal,
    artinya kepercayaan
    yang tidak benar.
Secara terminologi:”suatu
    kepercayaan, keyakinan
    yg tidak menggunakan
    dalil nakli dan akal        3. Bahaya tahayul
    sehat” (Qs. Al-Isro’:36).      Terjerumus syirik besar.
2. Contoh:nyi roro kidul,           (Qs.An-Nisa’:46)
    dukun, hari-hari naas,         Amal ibadah, sodaqoh sia-
    keberuntungan                   sia. (HR. Muslim)
    seseorang ditentukan
    hari kelahirannya dll.         Hidupnya menjadi celaka
                                    dan sengsara.
           f. Perbuatan dosa

1.Pengertian dosa                   G. RIDDAH/MURTAD
                                    1.   pengertian.
Secara etimologi:kesalahan kepada
   Tuhan.                           Bahasa:sikap yang kembali ke
                                       belakang setelah beriman kpd
Secara terminologi:”pelanggaran
                                       Alloh Swt.
   terhadap hukum2 Alloh
   (qur’an&hadits) yg dilakukan     Istilah:”orang yang keluar dari
   oleh orang yg sudah                    agama Islam”
   baligh,sehat, berakal.           2.Bahaya Riddah
Qs. Al-Muthoffifin:14)                  Seluruh amal ibadah sia-sia.
                                        Masuk neraka kekal
                                        Hak waris batal
                                        Halal harta&jiwanya
                                        Tidak mendapat ampunan.
                       h. syirik

 Pengertian.
Mensekutukan Alloh dengan
  sesuatu.(Qs.An-Nisa’:48)
 Contoh perbuatan syirik :
 Mempertuhankan manusia
   (nabi,rosul,raja,dll)
 Mohon pertolongan&           Bahaya syirik
   berbakti kepada jin
                               Merusak keimanan/tauhid.
 Bermunajat ditempat yang       (Qs.Al-Ikhlash:1-4)
   dianggap keramat
                               Dosanya tidak terampuni. (
 Memakai                        Qs. An-Nisa’:48&116)
   jimat,pelet,mantra
 Sihir,mengundi nasib
          BAB IV PERBUATAN YANG
            MENGUATKAN IMAN
                                  5. Mampu menyebutkan contoh
                                     tawadu
 Kompetensi Dasar
                                  6. Mampu menyebutkan hikmah
Memahami pengertian perbuatan        tawadu.
   yang menguatkan iman dan       7. Mampu menjelaskan pengertian
   mampu melaksanakannya             sabar
   dalam kehidupan sehari-hari.   8. Mampu menyebutkan macam2
Indikator :                          sabar
 1. Mampu menjalankan             9. Mampu menjelaskan hikmah sabar
     pengertian taqwa             10. Mampu menjelaskan pengertian
 2. Mampu menyebutkan ciri-          ikhlash
     ciri taqwa                   11. Mampu menyebutkan ciri-ciri
                                     ikhlash
 3. Mampu menyebutkan
                                  12. Mampu menyebutkan hikmah
     hikmah taqwa
                                     ikhlash
 4. Mampu menjelaskan
     pengertian tawadu’
A. TAQWA
 Pengertian
Secara bahasa : menjaga, takut,
  mengendalikan.                   Ciri-ciri taqwa:
Secara istilah:”memelihara diri    Beriman kpd yang ghoib
  dari siksa Alloh swt dengan
  menjalankan perintah dan         Mengamalkan rukun
  menjauhi larangan-Nya”            islam.
• Cara mencapai derajat taqwa.      ( Qs.Al-Baqoroh:2-4)
 Iman                             Berakhlak mulia
 Islam                            Bertaubat
  Qs. Ali-Imron:85)
                                   Selalu berusaha
 Ihsan                             meningkatkan kualitas
  Qs. Al-Bayyinah:5                 iman dan islam
              3.Hikmah Taqwa
   Memiliki sifat               B. TAWADU’
    Furqon/membedakan yang
    baik&buruk. (Qs. Al-         1. Pengertian
    Anfal:29)                    Adalah sikap rendah hati baik
   Dibukakan pintu barokah          sikap,ucapan&perilaku baik
    dari langit&bumi. (Qs. Al-       terhadap Alloh&manusia.
    A’ro:96)                         (Qs.Al-Furqon:63)
   Diberi jalan keluar dari     2. Contoh/ciri2 orang tawadu’
    kesulitan. (Qs. Ath-          Tidak suka memamerkan
    Tholaq:2-4)                      /menampakkan kelebihan&
   Diampuni segala dosa&            kebaikannya.
    mendapat pahala besar. (      Suka,mau mendengarkan
    Qs. Ath-Tholaq:5 )               perkataan orang lain
   Jauh dari rasa kawatir.       Berpenampilan sederhana
    (Qs. Al-A’rof:35)
 Bersikap ramah& berusaha
  mendahului menyapa orang        c. SABAR
  lain.                           1. Pengertian
 Suka menolong &                 Adalah:”teguh hati dalam
  bermusyawarah.                     menjalankan ajaran islam dan
3. Hikmah Tawadu’                    tahan uji terhadap musibah.
                                  (Qs. Ali-Imron:200)
a. Memperoleh derajat tinggi
     dihadapan Alloh Swt. ( HR.   2. Macam-macam Sabar
     Addailami)                      “Ashobru fil’ibadati wal
b.   Menumbuhkan sikap ramah          qorobati” sabar dalam ibadah &
     tamah,sopan santun               mendekatkan diri kpd Alloh
c.   Hidup sederhana                 “Ashobru fi tarkilmaharimi wal
                                      ma a tsimi” sabar dlm
d.   Saling menghormati& tolong       menjauhkan diri dari haram dan
     menolong                         dosa
e.   Terjalin Silaturrohim           “Ashobru ‘alal masho ibi wan
f.   Tak ada pintu-pinti hasad        nawa ibi” sabar atasmusibah
                                      dan bencana.
3. HIKMAH SABAR:
 Mendapat perlindungan Alloh
  dimanapun berada. (Qs.153)
  “sesungguhnya Alloh selalu
  bersama orang2 yg sabar”       D. IKHLASH
 Memperoleh pahala              1. Pengertian
  berlipat& tak terbatas. (Qs.   Bahasa: tulus hati, murni, rela
  Al-Qoshosh:54 & Qs. Az-        Istilah: mengerjakan amal ibadah yg
  Zumar: 10)                           baik diniatkan mencari
                                       ridhoAlloh Swt. (Qs.Al-
 Mendapat keberkahan                  Bayyinah:5)
  &rahmat yg sempurna serta
                                 Hadits Nabi Saw :”Ikhlaskanlah
  petunjuk Alloh Swt. (Qs. Al-       amalmu& sudah cukup amalan
  Baqoroh:155-157)                   yg sedikit.” (HR.Dailami)
2.Ciri2 Amalan Ikhlash:

 Dpt merahasiakan kebaikannya       3. Hikmah Ikhlash
    dihadapan orang lain.            1.  Menimbulkan kepuasan batin
   Beramal ibadah sbg kebutuhan,        karena Alloh Swt
    bukan kewajiban.                 2. Dapat menepis dorongan hawa
   Amal ibadah dilakukan dg wajar       nafsu duniawi
    & tidak berlebihan.              3. Orang Mukhlis cukup Ridho
   Dalam beramal berlandaskan Al-       Alloh saja dlm hidupnya
    Qur’an&Hadist)                   4. Dapat menghilangkan sifat
   Beramal ibadah tidak diniatkan       tamak, hasud, takabur karena
    dapat pahala dunia &                 cinta dunia secara berlebihan
    sementara.                       5. Menimbulkan sifat tawadhu’,
                                         qona’ah
                                     4.Dalil Ikhlash
                                     Qs. An-Nisa’: 146)
                                     HR. Bukhori

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:2788
posted:1/28/2011
language:Indonesian
pages:19