Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Menggunakan Model

Document Sample
Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Menggunakan Model Powered By Docstoc
					 Eksperimentasi pembelajaran matematika dengan model pembelajaran kooperatif tipe teams games
tournament (TGT) pada materi pokok rumus-rumus trigonometri ditinjau dari aktivitas belajar peserta
didik SMA Negeri Kota Surakarta

Hindarso

ABSTRAK Hindarso, Eksperimentasi Pembelajaran Matematika Dengan Model Pembelajaran Kooperatif
Tipe Teams Games Tournament (TGT) Pada Materi Pokok Rumus-rumus Trigonometri Ditinjau dari Aktivitas
Belajar Peserta Didik SMA Negeri Kota Surakarta. Tesis, Surakarta, Program Studi Pendidikan Matematika,
Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta, 2008. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui: (1) apakah peserta didik yang diberi pembelajaran matematika dengan model pembelajaran
kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) lebih baik prestasi belajarnya dari pada peserta didik yang
diberi pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered
Heads Together (NHT) pada materi pokok rumus-rumus trigonometri. (2) apakah peserta didik yang aktivitas
belajarnya tinggi lebih baik prestasi belajarnya dari pada peserta didik yang aktivitas belajarnya sedang atau
rendah, dan peserta didik yang aktivitas belajarnya sedang lebih baik prestasi belajarnya dari pada peserta
didik yang aktivitas belajarnya rendah pada materi pokok rumus-rumus trigonometri. (3) apakah perbedaan
prestasi belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dan menggunakan model
pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam pembelajaran matematika pada pokok bahasan rumus – rumus
trigonometri dipengaruhi oleh tingkat aktivitas belajar peserta didik . Penelitian ini termasuk penelitian
eksperimental semu dengan desain faktorial 2 x 3. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas
XI Program Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMA Negeri Kota Surakarta Semester 1 tahun pelajaran
2008/2009. Sampel penelitian ini adalah kelompok eksperimen (TGT) terdiri dari SMAN 3 Surakarta
sebanyak 40 peserta didik, SMAN 2 Surakarta sebanyak 40 peserta didik dan SMAN 8 Surakarta sebanyak
33 peserta didik, jumlah peserta didik kelompok eksperimen adalah 113. Sedangkan kelompok kontrol (NHT)
terdiri dari SMAN 3 Surakarta sebanyak 40 peserta didik, SMAN 2 Surakarta sebanyak 40 peserta didik dan
SMAN 8 Surakarta sebanyak 34 peserta didik, jumlah peserta didik kelompok kontrol adalah 114. Jadi
banyaknya sampel seluruhnya adalah 227 peserta didik diperoleh dengan cara stratified cluster random
sampling cara undian. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi, angket dan tes. Metode dokumentasi
dari nilai ulangan matematika materi pokok statistika digunakan untuk uji keseimbangan, metode angket
digunakan untuk mengukur aktivitas belajar matematika dan metode tes digunakan untuk mengumpulkan
data prestasi belajar matematika. Analisis data dengan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama,
dilanjutkan dengan uji komparasi ganda metode Scheffe. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan
bahwa: (1) secara umum, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT menghasilkan prestasi
belajar matematika yang lebih baik daripada model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada materi pokok
rumus-rumus trigonometri. (2) secara umum, aktivitas belajar peserta didik berpengaruh terhadap prestasi
belajar matematika pada materi pokok rumus- rumus trigonometri kelas XI program IPA semester 1 tahun
pelajaran 2008/2009. Prestasi belajar matematika peserta didik yang mempunyai aktivitas belajar tinggi sama
baiknya dengan peserta didik yang mempunyai aktivitas belajar sedang, prestasi belajar matematika peserta
didik yang mempunyai aktivitas belajar tinggi lebih baik daripada peserta didik yang mempunyai aktivitas
belajar rendah., dan prestasi belajar matematika peserta didik yang mempunyai aktivitas belajar sedang
sama dengan peserta didik yang mempunyai aktivitas belajar rendah. (3) tidak ada interaksi antara model
pembelajaran dan aktivitas belajar peserta didik terhadap prestasi belajar matematika pada materi pokok
rumus-rumus trigonometri. Artinya peserta didik yang diberi pembelajaran dengan menggunakan model
pembelajaran kooperatif tipe TGT mempunyai prestasi belajar yang lebih baik daripada peserta didik yang
diberi pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT baik secara umum maupun kalau
ditinjau dari masing masing kategori aktivitas belajar matematika. Namun demikian peserta didik dengan
aktivitas belajar kategori tinggi mempunya prestasi belajar yang lebih baik daripada peserta didik dengan
aktivitas belajar kategori rendah, peserta didik dengan aktivitas belajar kategori tinggi mempunya prestasi
belajar yang sama dengan peserta didik dengan aktivitas belajar kategori sedang, peserta didik dengan
aktivitas belajar kategori sedang mempunyai prestasi belajar yang sama dengan peserta didik dengan
aktivitas belajar kategori rendah baik peserta didik yang diberi pembelajaran dengan model pembelajaran
kooperatif tipe TGT maupun diberi pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT.



                                                     1/1