arthropoda - DOC by dewiesandra

VIEWS: 3,433 PAGES: 9

bahan ajar biologi smu kelas X semester II

More Info
									                                       BAHAN AJAR BIOLOGI

MATA PELAJARAN              : Biologi

KELAS /SEMESTER             : X / II

STANDAR KOMPETENSI          : 3. Memahami manfaat keanekaragaman hayati

KOMPETENSI DASAR            : 3.4. mendeskripsikan ciri filum dalam dunia hewan dan
                            peranannya bagi kehidupan



A.   Arthropoda
     1. Ciri umum
        - Mempunyai kaki dan tubuh yang beruas – ruas atau berbuku – buku
        - Dapat dibedakan bagian kepala atas ( caput), dada ( thoraks) dan perut (
           abdomen)
        - Simetris bilateral
        - Mempunyai rongga tubuh sesungguhnya ( selom)
        - Tubuhnya dilindungi oleh rangka luar ( eksoskeleton) yang tersusun atas kutikula
           dan kitin
        - Umumnya mengalami perubahan bentuk ( metamorfosis)
        - Mengalami pergantian kulit
     2. System tubuh
        a. Sistem pencernaan : mempunyai system pencernaan yang lengkap mulai dari
           mulut sampai ke anus
        b. System ekskresi : dilakukan oleh tubulus Malpighi, pada Crustaceae mempunyai
           kelenjar hijau
        c. System peredaran darah : system peredaran darahnya bersifat terbuka, yang
           artinya darah tidak mengalir melalui pembuluh darah karena tidak memiliki vena
           dan kapiler darah. Darah berfungsi untuk mengangkut hasil metabolism tapi tidak
           untuk mengangkut oksigen dan karbondioksida. Darahnya tidak mengandung
           Haemoglobin, sedang pada Crustaceae darahnya mengandung Haemosianin yang
           berfungsi untuk mengangkut oksigen.
   d. System reproduksi : seksual dengan fertilisasi internal, mempunyai sifat diesis (
       jantan dan betina dapat dibedakan), beberapa jenis dapat mengalami
       parthenogenesis ( pembuahan tanpa sperma dari jantan)
   e. System syaraf : berupa tangga tali, berupa syaraf ventral yang terdiri dari ganglion
       otak yang dilanjutkan kea rah belakang melalui bagian ventral tubuhnya.
3. Klasifikasi
   a. Insekta / Heksapoda
       Habitat ada disemua tempat kecuali di laut.
       Tubuh terdiri atas tiga bagian, yaitu :
       -   Kepala ( caput) : terdiri atas enam segmen yang menjadi satu dan dilengkapi
           dengan mata tunggal ( oseli), mata majemuk ( mata faset), dan alat – alat
           mulut
       -   Dada (thoraks) yang terdiri atas tiga segmen, yaitu prothoraks ( depan),
           mesothoraks ( tengah), dan metathoraks ( belakang)
       -   Perut ( abdomen) terdiri atas 11 segmen atau kurang, tanpa kaki dan sayap.
           Segmen bagian posterior mempunyai fungsi khusus untuk reproduksi
       Tipe Mulut :
       1. Tipe Orthopteran , mempunyai mandibula yang keras, kuat dan tebal yang
           berguna untuk menggigit dan mengunyah, contoh : belalang
       2. Tipe hemipteran : mempunyai 4 alat penusuk ( stilet) yang dibungkus labium.
           Contoh : kutu busuk, wereng
       3. Tipe anopluran mempunyai bagian mulut untuk menusuk dan menghisap yang
           terdiri atas 3 stilet, contoh : kutu penghisap darah
       4. Tipe dipteran : mempunyai bagian mulut untuk menusuk dan menghisap
       5. Tipe hymenopteran : mempunyai bagian mulut untuk menghisap
       6. Tipe lepidopteran mempunyai bagian mulut seperti belalai gajah untuk
           menghisap. Contoh : kupu – kupu
       -   Kaki ada tiga pasang yang tiap pasang terletak pada tiap segmen dada
-   Sayap : dua pasang terdapat pada mesothoraks dan sepasang sayap etrdapat
    pada metathoraks. Jika hanya mempunyai satu pasang sayap, maka sayap
    akan terletak pada mesothoraks.
-   Daur hidup : mengalami metamorphosis sempurna misal : lalat, kupu – kupu
    dan nyamuk. Metamorphosis tak sempurna, misalnya ; belalang , jangkerik,
    kecoa.
-   Respirasi : dengan trachea yang memanjang pada kiri dan kanan tubuhnya
    yang dihubungkan dengan stigma yang terdapat pada ruas.
    Klasifikasi Insekta :
    a. Apterygota
        Meliputi semua seranggatidak bersayap, tubuh terdiri atas kepala, thoraks
        dan abdomen yang tidak jelas batasnya, umumnya tidak mengalami
        metamorphosis, contoh : lepisma saccharina ( kutu buku)
    b. Pterygota
        Meliputi serangga yang memiliki sayap. Berdasarkan jenis sayapnya dapat
        dibedakan menjadi :
        -     Exopterygota : sayapnya berupa tonjolan luar dinding tubuh dan
              metamorfosisnya tidak sempurna
        -     Endopterygota : sayapnya berkembang dari penonjolan ke dalam dari
              endodermis dan mengalami metamorphosis sempurna
    c. Ordo Pterygota :
        1. Isoptera
             Mempunyai dua pasang sayap yang tipis dan mempunyai ukuran sama,
             termasuk kelompok Exopterygota, misal : rayap.
        2. Neuroptera ( serangga bersayap jala)
             Mempunyai dua pasang sayap tipis dengan banyak urat yang
             susunannya mirip dengan jala, mengalami metamorphosis sempurna
             dan termasuk dalam Endopterygota, misal : Myrmelon frontalis
             ( undur- undur)
3. Orthoptera ( serangga bersayap lurus)
   Mempunyai dua pasang sayap, kaki untuk melompat, metamorphosis
   tak sempurna, termasuk ke dalam kelompok Exopterygota. Contoh :
   belalang, kecoa, jangkrik
4. Hemiptera ( serangga bersayap tak sama)
   Mempunyai alat tusuk untuk menusuk dan menghisap makanan,
   termasuk kelompok exopterygota, mengalami metamorphosis tak
   sempurna. Contoh : Nilaparvata lugens ( wereng), Leptocorisa acuta
   ( walang sangit )g
5. Homoptera (serangga bersayap sama)
   Mempunyai alat penusuk, mengalami metamorphosis tak sempurna,
   termasuk kelompok Exepterygota, contoh : Aphis medicaginis ( kutu
   daun), Coccidae ( kutu perisai).
6. Coleopteran
   Mempunyai dua pasang sayap tebal dengan permukaan halus,
   mengandungg zat kitin yang disebut dengan elytra, sayap bagian
   belakang merupakan selaput, mengalami metamorphosis sempurna,
   termasuk kelompok Endopterygota. Contoh : kepik emas ( Coccinella
   sp), kutu beras ( Sitophylus oryzae)
7. Dipteral
   Mempunyai dua pasang sayap, termasuk kelompok Endopterygota,
   mengalami metamorphosis sempurna. Contoh : lalat rumah ( Musca
   domestica), nyamuk malaria ( Anopheles), Culex sp.
8. Lepidoptera
   Mempunyai dua pasang sayap, termasuk dalam kelompok
   Endopterygota, mengalami metamorphosis sempurna. Contoh : kupu –
   kupu


9. Hymenoptera
               Mempunyai dua pasang selaput tipis dan sayap bagian belakang lebih
               tipis, mengalami metamorphosis sempurna, termasuk kelompok
               Endopterygota. Contoh : lebah madu ( Apis indica), tawon hitam
               ( Vespula maculata)
           10. Syphonoptera ( golongan pinjal / kutu pada hewan)
               Tidak mempunyai sayap, bisa mengalami metamorphosis sempurna,
               kelompok endopterygota. Contoh : pinjal anjing ( Ctenochepalides
               cannis), pinjal kucing ( Ctenophalides felis).
           11. Phythiraptera
               Tidak mempunyai sayap, hidup sebagai parasit dan umumnya
               mempunyai cakar yang berfungsi untuk mengaitkan diri pada
               inangnya. Contoh : kutu kepala (Pediculus humanus capitis), kutu alat
               kelamin ( Phthirus pubis)
b. Crustacea
   1. Ciri umum
       -   Tubuh terbagi dalam dua bagian yaitu : abdomen dan sephalothoraks (
           persatuan antara tulang dada dengan kepala)
       -   Mempunyai rangka luar (eksoskeleton)
       -   Kaki terdapat pada seluruh ruas tubuhnya
       -   Mempunyai dua pasang antenna yaitu :
                   Antenna mandibula digunakan untuk menggigit dan mengunyah
                    makanan
                   Antenna maksila digunakan untuk memegang mangsa
       -   Habitatnya diperairan laut dan tawar
   2. System tubuh
      System respirasi dilakukan dengan insang. Pada Crustacea tingkat
      rendah,respirasi dilakukan dengan difusi dari tubuhnya.
   3. Klasifikasi
      Crustacea dibedakan menjadi dua kelas, yaitu :
      a. Entomostraca
          Hidup sebagai zooplankton diperairan, dapat dibedakan menjadi empat
          ordo, yaitu :
          1. Branchiopoda, misal : Notocostraca sp.
          2. Ostracoda,misal : Eucypris sp.
          3. Copepod, misal : Cylclops sp.
          4. Cirripedia, misal : Bernacle.
      b. Malacostraca
          Yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah golongan udang – udangan,
          ketam, rajungan, kepiting. Malacostraca dapat digolongkan menjadi 3
          ordo, yaitu :
          1. Isopoda, misalnya : kumbang penggerek kayu
          2. Stomapoda,misalnya : udang pengko
          3. Decapoda, misalnya : kepiting,rajungan


c. Arachnida
  1. Ciri umum
       -    Hewan ini mempunyai dua pasang alat mulut, yaitu sepasang kalisera
            yang mirip dengan gunting yang berfungsi untuk meumpuhkan
            mangsanya
       -    Sepasang pedipalpus yang berbentuk seperti cakar yang berfungsi untuk
            memegang mangsanya
       -    Habitatnya didarat namun ada juga yang hidup dilaut
       -    Tubuh terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu abdomen (perut) dan
            sephalothoraks
       -    Mempunyai empat pasang kaki pada sephalothoraks


  2. Klasifikasi
     Arachnida terbagi dalam tiga ordo, yaitu :
     a. Scorpionida, misalnya : kalajengking
     b. Arachnida, misalnya : laba – laba
     c. Acarina ( golongan caplak dan tungau), misalnya : caplak anjing (
           Ripichepalus sunguincus) dan Sarcoptes scabei yang menyebabkan kudis.
d. Myriapoda




  Kelabang, salah satu contoh Myriapoda


  1. Ciri umum
       -    Habitatnya terutama didalam tanah dan dihumus
       -    Tubuhnya tersusun atas ruas – ruas yang banyak terdiri dari 10 sampai
            200 ruas atau lebih
             -   Kepalanya mempunya sepasang antenna
             -   Bagian dada tidak dapat dibedakan dengan bagian perut atau dada dan
                 perut menyatu ( sephalothoraks)
             -   Kaki terdapat pada tiap ruas tubuhnya
     2. Klasifikasi
         Dibedakan menjadi 2 ordo, yaitu :
         a. Chilopoda, misal : lipan
         b. Diplopoda, misal : kaki seribu
4. Manfaat
  a. Insecta
     1. Manfaat menguntungkan :
             -   Menghasilkan madu, misal : lebah
             -   Membantu penyerbukan, misal kupu – kupu dan lebah, kumbang
             -   Menghasilkan bahan untuk membuat kain, misal ulat sutera
             -   Pada jenis tertentu bisa dimakan,misal : laron
             -   Sebagai predator bagi pertanian, misalnya : kepik dari Coleoptera
             -   Sebagai decomposer


     2. Merugikan
             -   Menjadi hama bagi pertanian,misalnya wereng dan walang sangit
             -   Menularkan penyakit,misal :nyamuk dan lalat
             -   Merusak bahan bangunan terutama dari kayu, misalnya : rayap
             -   Menularkan virus, bakteri dan protozoa pada tanaman pertanian
  b. Crustacea
     Kebanyak mempunyai manfaat enguntungkan yaitu sebagai bahan makanan
     ( sebagai sumber protein hewani), misalnya : udang, kepiting. Crustacea yang
     berfungsi sebagai zooplankton merupakan bahan makanan bagi hewan yang hidup
     di air.
   Udang adalah kelompok Crustacea yang menguntungkan karena
   berfungsi sebagai sumber protein hewani


c. Arachnida
   Merugikan :
       -   Contoh : caplak, yang merupakan parasit pada kulit anjing
       -   Menimbulkan penyakit kurap dan kutu air

								
To top