Docstoc

tarikh 2

Document Sample
tarikh 2 Powered By Docstoc
					Khalifah Abu Bakar Ash
         Siddiq


    (11-13H= 632-634)
                      INDIKATOR
   Menjelaskan keadaan umat islam setelah Rasulullah SAW wafat
   Menjelaskan beberapa pendapat yang berkaitan dengan jabatan
    khalifah
   Menjelaskan permusyawaratan kaum anshor dalam memilih khalifah
   Menjelaskan pemikiran-pemikiran Abu Bakar dalam permusyawaratan
    kaum muhajirin dan kaum anshor
   Menyebutkan nama asli khalifah Abu Bakar
   Menjelaskan alasan Abu Bakar bergelar Ash Shidiq
   Menjelaskan kepribadian khalifah Abu bakar
   Menjelaskan riwayat khalifah Abu bakar
   Menjelaskan perluasan dakwah islam ke irak dan persia
   Menyebutkan perluasan dakwah ke syiria
   Menjelaskan hal ikhwal perang yarmuk
   Menyebutkan penumpasan kaum murtad
   Menjelaskan usaha Abu Bakar menumpas kaum yang ingkar membayar
    zakat
   Menjelaskan usaha Abu bakar dalam memerangi nabi-nabi palsu
   Menjelaskan alasan diusulkannyapengumpulan ayat-ayat suci al-qur’an
    menjadi satu naskah
   Menjelaskan hikmah masa pemerintahan khalifah Abu Bakar Ashiddiq
   Menjelaskan contoh sikap tegas kholifah Abu bakr Ash Shiddiq
    A. Riwayat dan Kepribadian
 Abu bakar mertua nabi SAW.Di lahirkan th 573 M.
 Nama asli Abu Bakar Abdullah bin Abi Quhafah at-
  Tamimi atau Abdul Ka’bah.karena dahulu ibunya
  beberapa kali melahirkan anak laki-laki,namun selalu
  meninggal,akhirnya ibunya bernazar jika mempunyai
  anak laki-laki lagi dan tidak meninggal akan
  menjadikannya pengabdi ka’bah/Atiq,
 Abu bakar artinya pelopor dalam islam.
 Gelar As-Shiddiq di berikan karena Abu bakar selau
  membenarkan tindakan Rasulullah terutama dalam
  peristiwa Isro’ Mi’roj
 Ayah Abu bakar bernama Usman atau biasa disebut
  dengan Abi Quhafah bin amir bin amr bin sa’d bin taim
  bin murra bin ka’ab bin lu’ayy bin tholib bin fihr bin
  nadr bin malik.
 Ibunya bernama ummu khair salma binti sakhr
B. Pengangkatan Sebagai Khalifah

   1 Rasulullah wafat
   Selama rasulullah sakit abu bakar ditunjuk sebagai imam shalat
    oleh rasulullah ia juga pernah di minta Rasulullah untuk memimpin
    ibadah haji sebelum haji wada‟.
   Di saat abu bakar akan menjenguk Rasulullah SAW tiba-tiba tersiar
    kabar yang amat dahsyat bahwa rasulullah telah berpulangke
    haribaan ilahi.Sementara air matanya deras mengucur dari
    matanya.Sesampai rumah Rasulullah Abu bakar langsung menuju
    bilik Rasulullah SAW dan dibukanya tutup mukanya dan diciumnya
    lalu di tutupkannya kembali kain tersebut ke wajah Rasulullah
    SAW.Setelah itu beliau keluar dan melihat umar masih mengacung-
    ngacungkan pedangnya seraya berkata akan memenggal kepala
    siapa saja yang mengatakan Rasulullah wafat.Abu bakar langsung
    menyuruhnya berhenti namun umar tidak menghiraukannya
    sehingga Abu Bakar langsung berkata „………Barang siapa yang
    menyembah muhammad,maka Muhammad telah wafat.Dan barang
    siapa yang menyembah Allah,maka Allah tetap hidup dan tidak
    akan mati ….‟lalu dibacakannya surat Ali imron 144.Mendengar
    ucapan tersebut barulah barulah umar dan sahabat yang lain diam
    dan sadar.
      2.Abu bakar diangkat menjadi
                khalifah
   Setelah wafatnya Rasulullah di hadapkan pada
    suatu masalah besar,siapa yang akan menggantikan
    peran Rasulullah?
   Dengan keadaan ini hampir kaum Anshor dan
    Muhajirinberpecah belah sebab mereka sudah saling
    mengacungkan pedang yang tentu saja jika tidak
    segera di cegah,akan terjadi pertumpahan darah
    sesama umat islam ironisnya jenasah nabi belum di
    semayamkan.Untuk menenangkan keadaan tersebut
    tampillah abu bakar dan menunjuk dua orang
    sebagai khalifah,muhajirin Umar bin khotob
    sedangkan Anshor Abu ubaidah bin jarrah untuk di
    pilih salah satu menjadi pemimpin.dan diluar
    dugaan umar bin khotob langsung membaiat Abu
    bakar sebagai khalifah,hal ini diikuti oleh kaum
    Anshor dan kaum muhajirin,sehingga perselisihan
    dapat di redakan.
    C.Jasa Dalam Penyiaran Islam
   Khalifah Abu bakar dalam penyiaran agama islam
    sampai keluar negeri.Pengembangan tersebut
    bukanlah perkara yang mudah,karena mendapatkan
    tantangan dan hambatan dari penguasa yang
    dzalim.untuk itu di kirimlah pasukan islam untuk
    berjihad.di antaranya:
   1.Kota Mitah dan Balqa(wilayah Romawi)10H/631
    M.Sebelum rasulullah SAW wafat,beliau telah
    memerintahkan pasukan islam yang di pimpin oleh
    usamah bin zaid ke syiria namun karena terdengar syiar
    Rasulullah wafat maka usamah menunda
    pemberangkatan ke syiria hingga menunggu keputusan
    sahabat yang lain.Sebagian kaum muslim menginginkan
    pasukan untuk di tarik kembali karena untuk menjaga
    keamanan kota Madinah sebab tersiar kabar orang-
    orang munafik dan kafir yang benci terhadap islam akan
    meghancurkan madinah.Namun Abu bakar tetap
    memerintahkan supaya futuhat (pembukaan daerah
    untuk mengenalkan islam)ke syiria tetap
    dilanjutkan.sebab hal itu merupakan perintah nabi yang
    tidak bisa di tawar lagi.Dalam perang itu islam
    mendapat kemenangan, hal ini merupakan bukti bahwa
    Rasulullah SAW tidak pernah salah dalam menempatkan
    sahabatnya.Dampak dari kemenangan tersebut
    menandakan kaum muslimin kokoh dan kuat.
       2.Kota Irak(12 H – 633 M)
   Penduduk irak terbagi menjadi 2 golongan:
    1.Penduduk asli(bangsa semit) yang tinggal di
    daerah irak utara.2.kabilah-kabilah arab yang
    beragama nasrani.Mereka selalu mendapatkan
    tekanan dari penguasa persia,sehingga Khalifah
    Abu bakar mempercayakan khalid bin walid
    atau yang terkenal dengan gelar Saifullah yang
    artinya pedang Allah.Untuk menaklukkan kota
    Irak,pasukan Islam mendapat bantuan dari
    penduduk Iraq utara yang dipimpin oleh
    Mutsana bin haritsah.Pada perang ini Islam
    dapat menguasai kota Hirah dan Anbar.
    3.Wilayah Syiria(13H-634M)
 Pada waktu syiria masih masuk jajahan dari
  bangsa Romawi timur,penyiaran agama
  islam di wilayah ini mendapat hambatan dari
  orang-orang romawi.sehingga Khalifah Abu
  bakar memerintahkan untuk melakukan
  futuhat ke wilayah syiria .
 Futuhat tersebut di pimpin oleh:1.Yazid bin
  abi sofyan di tugaskan di damaskus.2.abu
  ubaidah bin jarrah ke homa.3.surahbil bin
  hasanah ke yordania.4.Amr bin ash ke
  palestina
   Panglima besarnya adalah Abu ubaidahbin jarrah.perang
    ini dikenal dengan perang yarmuk karena terjadi di
    lembah yarmuk.kekuatan Islam pada waktu itu hanya
    36.000 orang,sedangkan pasukan romawi yang di pimpin
    oleh Heraclius dan di bantu oleh mahan Al armani serta
    dari kerajaan ghasaniah dengan kekuatan mencapai
    240.000 orang.mendapatkan perlawanan yang begitu
    sengit,tentara islam mengalami kesulitan,sehingga
    khalifah Abu Bakar memerintahkan Khalid bin walid yang
    masih di daerah irak ditarik untuk membantu abu
    ubaidah sebagai anglima besar.dengan kekuatan 51.000
    orang,karena mendapat tambahan 15.000 orang dari
    pasukan yang di bawa khalid bin walid,dan di tambah
    dengan kepemimpinan khalid sebagai panglima perang
    yang sudah berpengalaman,maka pasukan islam dapat
    memukul dapat memukul mundur pasukan romawi.Di
    saat perang yarmuk inilah tersiar kabar abu bakar wafat.
     D. Jasa-Jasa di Dalam Negeri
   1. Memerangi kaum murtad
   2. Memerangi nabi palsu.di antara nabi-nabi palsu tersebut
    adalah: Musailamah al-kadzabyang di bunuh oleh wahsyi,Sajah
    Tamimiyah,Al-aswad al ansi,tulaihah bin khuwailid masuk islam di
    zaman khalifah Umar bin khatahab.
   Menumpas kaum ingkar zakat
   Mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur’an
   Membentuk baitul mal supaya dapat mengontrol pemasukan uang
    negara dari zakat,pajak dan ghanimah atau rampasan
    perang,serta dapat digunakan dengan benar sesuai syari’at
    islam,maka abu Bakar mendirikan Baitul Mal yang di percayakan
    kepada Abu Ubaidah dengan gelar Amin al-Ummah(kepercayaan
    umat)
   Pengadilan
              E. Meninggal
   Khalifah Abu Bakar meninggal dunia pada
    tanggal 21 Jumadil Akhir 13 H atau 22
    Agustus 634 M dalam usia 63 tahun
    setelah sakit kepala selama 16 hari dan
    beliau memerintah selama 2 tahun 3
    bulan 10 hari. Beliau dimakamkan di
    sebelah samping kiri makam Rasulullah
    SAW.
                          F.Hikmah
   Walaupun pemerintahan Khalifah Abu Bakar hanya berlangsung
    singkat,namun banyak hal yang dapat diambil pelajaran darinya:
   1.Sebagaiseorang pemimpin haruslah memiliki latar belakang
    kepribadian yang baik.Antara lain:mempunyai watak tegas,kasih
    sayang,penyabar,dermawan,dan amanah.kepribadian tersebut tampak
    dalam diri Abu Bakar ash-shidiq.
   2.Abu Bakar ash-Shidiq senantiasamembiasakan untuk menempuh jalan
    musyawarah dalam memecahkan suatu persoalan hingga semua pihak
    merasa tidak ada yang dirugikan
   3.Abu Bakar ash- Shidiq memegang prinsip bahwa jabatan adalah suatu
    amanah.karena itu,Abu bakar menegaskan janganlah memberikan
    jabatan pada orang yang meminta jabatan tersebut.
   4.Abu Bakar memiliki prinsip bahwa seorang pemimpin hendaklah
    bermanfaat bagi umatnya baik pada waktu memimpin maupun
    sesudahnya.
               Uji Kompetensi
   1.Khalid bin Walid dikirim oleh abu bakar ke
    daerah mana?
   2.Sebutkan 4 panglima perang yang dikirim ke
    syiria?
   3.Sebutkan jasa-jasa Khalifah Abu Bakar di
    dalam negeri?
   4.Ceritakan secara singkat terjadinya perang
    yarmuk!
   5.Mengapa AlQur‟an harus di kumpulkan dan
    atas usul siapa?
Khalifah Umar Bin Khatab
( 13 – 23 H = 634 – 644 )
              Kompetensi Dasar
   1.1 Menjelaskan cara pengangkatan Umar bin khattab
    sebagai khalifah
   1.2 Menjelaskan riwayat dan kepribadian khalifah
    Umar bin khattab
   1.3 Menjelaskan jasa khalifah Umar bin khattab dalam
    bidang pensyiaran islam keluar negeri(futuhat)
   1.4 Menjelaskan kebijaksanaan khalifah Umar bin
    khattab di dalam negeri
   1.5 Memahami hikmah yang dapat diambil dari masa
    pemerintahan khalifah Umar bin khattab
                       INDIKATOR
   Menjelaskan cara pengangkatan Umar bin khattab sebagai khalifah
    Menjelaskan tanggapan masyarakat dalam cara pengangkatan khalifah
   Menjelaskan kisah umar bin khattab masuk islam
   Menjelaskan sifat-sifatyang menonjol pada diri Umar bin khattab
   Menjelaskan gelar Umar bin khattab dan arti gelar tersebut
   Menjelaskan kedudukan Umar bin Khattab pada masa jahiliyyah
   Menjelaskan kedudukan Umar bin khattab pada masa Rasulullah SAW.
   Menjelaskan wilayah yang menjadi sasaran dakwah pada masa
    pemerintahan khalifah Umar bin khattab
   Menjelaskan tentang fathul futhuh
   Menyebutkan nama panglima yang memimpin penaklukan ke Mesir
   Menjelaskan faktor-faktor kemenangan umat islam dalam perluasan
    wilayah islam keluar negeri
   Menjelaskan usaha dalam negeri khalifah umar bin khattab
   Menjelaskan akhir pemerintahan khalifah Umar bin khattab
   Menjelaskan hikmah masa pemerintahan khalifah Umar bin khattab
   Menjelaskan contoh sikap tegas khalifah Umar bin khattab
       A.Riwayat dan Kepribadian
   Nama lengkap umar: Umar bin khattab bin naufail bin Abdi
    Uzza.gelar umar sebelum masuk islam yaitu Abu Hafs.lahir pada
    tahu 581 M.beliau merupakan keturunan bangsawan dari suku
    Addiyah.Ayahnya bernama Khathab bin naufail al-mahzumi al
    Quraisy dan ibunya bernama Hantamah binti Hasyim.
   Umar bin khattab seorang pedagang dan saudagar yang ahli dalam
    berperang sehingga dia amat di segani oleh orang-orang Quraisy
   Waktu itu ada 2 nama umar yang salah satunya diharapkan dapat
    menguatkan barisan islam,yaitu Umar bin khatab dan Umar bin
    Hasyim.dan yang mendapatkan hidayah Umar bin khatab,maka
    pada tahun ke-6kenabian beliau masuk islam dan merupakan
    sahabat yang ke-40yang mengucapkan syahadat.
   Beliau seorang sahabat yang sangat berperan dalam peristiwa “al-
    Saqifah”yakni peristiwa pengangkatan Abu bakar Ash-shidiq menjadi
    khalifah.Umar memiliki pikiran yang jenius,berani,dan kritis.
   Usulan usulan Umar yang di jadikan hukum islam:1.larangan
    menyalatkan orang munafiq.2. Hukum meminum khamr,3. shalat di
    dekat makam ibrahim
   Rasulullah SAW memberinya gelar al-faruq
   Salah satu sifat umar yang menonjol adalah sifat
    kesederhanaannya.
    B Cara Pengangkatan Sebagai
              Khalifah
   Umar bin khattab diangkat menjadi khalifah
    berbeda dengan pengangkatan Abu bakar .Umar
    diangkat atas penunjukkan dari Abu Bakar yang
    sebelumnya sudah bermusyawarah dengan sahabat
    yang lain.supaya umat islam tidak berpecah
    belah.Dengan penuh kesadaran dan
    keikhlasankaum Muhajirin dan Anshor membai’at
    Umar bin Khathab sebagai Khalifah.Sebenarnya
    Umar bin khathab menerima jabatan itu dengan
    enggan dan terpaksa.Seandainya saja penolakannya
    itu bukan berarti lari dari tanggung jawab tentulah
    Umar bin khathab sudah menolaknya,karena sangat
    berat pertanggungjawabannya kepada Allah SWT.
   Pidato Umar setelah di angkat menjadi khalifah:
    “Sungguh berat bagi umar,menunggu datangnya sat
    perhitungan ….’Setelah Umar bin khathab diangkat
    menjadi khalifah(pemimpin orang-orang beriman)
    C. Jasa Khalifah dalam Penyiaran
                  Islam
   1.Melanjutkan pengembangan islam ke Syiria
   Penjelasan : Sewaktu Umar bin khathab dipilih menjadi
    khalifah,di syiria pasukan Islam sedang berperang dengan
    Romawi. Panglima pasukan Romawi Theodore harus mau
    mengakui keunggulan pasukan islam.pada Zaman khalifah
    Abu Bakar ash-shiddiq panglima besar perang di pegang
    khalid bin walid.Pada zaman khalifah Umar bin
    khathab,Panglima perang Islam adalah Abu ubaidah bin al-
    Jarrah menggantikan khalid bin walid.Alasan penggantian
    khalid bin walid karena dianggap perilakunya melampaui
    batas terhadap musuh,yaitu membunuh musuh yang sudah
    menyerah dan terlebih lagi supaya pasukan islam tidak
    mengkultuskan khalid bin walid.Setelah mendengar kabar
    tersebut,khalid bin walid tidak segera mengumumkan
    bahwa dirinya sudah di pecat sebab dia khawatir pasukan
    islam akan terpecah belah.baru setelah khalid bin walid
    menguasai daerah jazirah arabia,irak dan Syiria,barulah ia
    mengumumkan bahwa dia sudah bukan panglima lagi dan
    Abu ‘Ubai=ydah bin jarrah sebagai panglimanya.
 2.Jatuhnya kota Baitul Maqdis (18 H – 639M)
 Penjelasan: Dalam pertempuran Yarmurk,pasukan
  Romawi banyak melarikan diri ke kota Baitul
  Magdis,kota suci bagi umat islam maupun
  Kristen.Tentara Romawi yang di pimpin Patriak Aretion
  mempertahankan diri dengan benteng-benteng yang
  kuat.Tentara Islam mengepung kota tersebut selama 4
  bulan,sehingga orang Romawi maupun penduduk yang
  ada di dalamnya kelaparan,sedangkan bantuan dari
  Heraklius tidak kunjung datang.Melihat hal ini,tentara
  Romawi akhirnya menyerah dengan syarat:a).Kota akan
  di serahkan langsung kepada khalifah Umar bin
  khatahab.b).Kebebasan beragama harus di
  jamin.c).Harta dan gereja tidak di rusak.Umar pun
  menyetujui tapi beliau juga mewajibkan orang-orang
  Romawi untuk membayar Jizyah atau pajak dan tidak
  boleh bergaul dengan orang-orang yahudi.Dengan
  jatuhnya kota Baitul Maqdis,maka seluruh wilayah Syiria
  jatuh ketangan islam,setelah berperang kurang lebih 6
  tahun.


       3.Perluasan Ke Persi(Iran)
   Dalam perluasan wilayah ke persi pasukan islam di
    pimpin oleh Sa’ad bin Abi Waqas,sedangkan Persi
    masih dipimpin oleh kisra yazdajid III dengan
    panglimanya yang bernama rustam.Peperangan
    dimulai dari kota kadesia dekat kota kufah,yang
    merupakan pintu gerbang masuk ke iran.Dalam
    penyebaran ini pasukan Islam berjumlah 20.000
    orang dan hanya bersenjatakan pelontar
    batu,sedangkan pasukan persi berkekuatan 100.000
    orang dengan bersenjatakan lengkap.sebelum
    perang berlangsung Sa’ad bin Abi waqas memberi 3
    pilihan bagi orang persi yaitu: 1.memeluk agam
    islam.2.membayar jizyah atau berperang.orang
    persi memilih berperang,dan terjadilah peperangan
    yang akhirnya di menangkan oleh tentara islam dan
    panglima rustam ikut tewas.Pasukan islam
    digantikan oleh khalid bin walidyang berjumlah
    30.000 orang untuk melekukan pengejaran hingga
    samapai di ibu kota
   Persi.Maka terjadilah peperangan yang sengit sehingga
    peperangan ini dikenal dalam sejarah sebagai “mauqi’ah
    dzatis salasi”atau pertempuran laskar berantai,sebab
    pasukan Persi dirantai antara satu dengan yang
    lainnyasupaya tidak melarika diri,namun tentu saja cara
    ini menjadi bumerang bagi pasukan Persi sendiri,sebab
    mereka tidak dapat bebas bergerak sehingga dapat
    dikalahkan oleh tentara islam dan menguasai istana
    putih yang dikenal dengan “Taq Isra”.setelah ibu kota
    dikuasai oleh tentara islam,raja persi yaitu Kisra
    Yazdajird III terus melarikan diri ke nahawan bersama
    dengan sisa-sisa pasukannya.Pengejaran dan
    peperangan di percayakan kepada Nu’man bin
    Muqrin.Perang inipun di menangkan oleh pasukan islam
    sehingga dikenal dengan peristiwa “fathul
    futhuh.Terkoyaknya kerajaan persi sudah pernah di
    tegaska Rasulullah bahwa Persi akan terkoyak seperti
    halnya mereka menyobek-nyobek surat dari Rasulullah
        4.Perluasan Islam di Mesir
   Penduduk Mesir mendengar bahwa telah datang penyelamat dari
    penjajahan datang penyelamat dari penjajahan romawi yang dzalim
    yaitu islam.Mereka sangat mengharapkan kedatangan pasukan islam
    untuk mebebaskan dari jajahan romawi,sebab selain kejam, romawi
    juga membedakan suku dan agama.Agama kristen pecah menjadi dua
    aliran yaitu mulkaniyyin( dianut bangsa romawi) dan ya’akibah(
    dianut orang Mesir) alasan lain penduduk mesir mengharap
    kedatangan pasukan islam karena pasukan islam sebagai pembebas
    dari segala penindasan,pandai menyesuaikan diri dan memberikan
    kebebasan dalam beragama.amru bin ash yang pernah ke mesir
    mengusulkan kepada khalifah ummar untuk mengirim dirinya ke
    wilayah itu.awalnya khalifah ummar menolak permintaan Amru bin
    Ash dengan alasan akan metertibkandulu wilayah-wilayah yang akan
    di taklukan.Tetapi Amru bin ash meyakinkan penyerangan ke mesir
    dengan alasan:a). Mesir lemah karena penduduknya berpecah belah
    .b).Letaknya strategis dari segi ekonomi maupun pertahanan.c).
    Tanahnya subur karena adanya sungai nil.Setelah mendapat
    penjelasan dari Amru bin Ash,khalifah Umar bin khatab menyetujui
    dan memerintahkan untuk membantu masyrakat Mesir dengan
    kekuatan 4.000 orang pasukan.
5.Penaklukkan Kota Sekitar Mesir (
         19 H = 640 M )
   Untuk memasuki wilayah Mesir,Amru bin Ash
    melewati daerah padang pasir Sinai lalu
    memasuki kota al arisj.di kota ini tidak ada
    perlawanan sama sekali.Setelah melalui kota
    tersebut,pasukan Islam sampai di kota al-Farma
    yang merupaka pintu gerbang negeri Mesir.Di
    kota ini pasukan Amru mendapat
    perlawanan.Oleh Amru bin ash,kota al-Farma
    dikepung selama 1 bulan.Setelah kota al- Farma
    dikuasai,Amru bin Ash masuk ke wilayah-
    wilayahdi sekitarnya yang juga dapat
    dikalahkan,di antaranya kota bilbis,Tendonius
    atau ummu dunain dan Ainusy-syam.
    BAB III
Khalifah Utsman
   Bin Affan
(23 – 35 H / 644 –
     656 M)
     Kompetensi Dasar

• Menjelaskan Sejarah Kekhalifahan
  Utsman Bin Affan
             Indikator
• Siswa mampu menjelaskan Riwayat dan Cara
  pengangkatan Utsman Bin Affan
• Siswa mampu menjelaskan jasa – jasa khalifah
  Ustman Bin Affan
• Siswa mampu menjelaskan akhir hayat Ustman
  bin Affan
               Riwayat
      Khalifah Utsman bin Affan
   Ustman bin affan lahir sekitar tahun 576 , beliau
    adalah seorang Saudagar kaya yang dermawan
    dan termasuk sebagai Assabiqul Awwalun(orang
    yang pertama masuk islam). Ustman begitu ikhlas
    mengorbankan seluruh hartanya untuk
    perjuangan islam sehingga Rasulullah SAW
    menikahkan kedua putri beliau yaitu Ruqiyah
    yang setelah meninggal Ustman dinikahkan
    dengan Ummu Kaltsum shingga beliau mendapat
    gelar Zun Nuraini (orang yang mempunyai dua
    cahaya rosulullah)
      Cara
 Pengangkatan
Khalifah Ustman
   Setelah Umar bin Khathab meninggal Ali bin
    Abi thalib, Ustman bin affan, thulhah bin
    Ubaidillah, zubair bin abi thalib, Sa’ad bin
    abi Waqas dan Abdurrahman bin Auf yang
    dikenal dengan majelis syura’. Mreka
    melakukan pemilihan, Setelah dilakukan
    pemilihan yang adil terpilihlah Khalifah
    Ustman Bin Affan dan orang pertama yang
    membaiat adalah Ali bin Abi Thalib
       Jasa – Jasa Khalifah
         Ustman Bin Affan
  Setelah ustman bin Affan menjadi khalifah
   banyak daerah – daerah yang telah di
   taklukan pada masa Abu Bakar dan Umar
   melakukan pemberontakan karena tidak
   percaya pada kepemimpinan Ustman
   diantara daerah – daerah itu yaitu :
1. Kufah
1.   Mesir
     Terjadi 2 kali pemberontakan yang didalangi orang
     Romawi pertama tahun 25 H / 646M namun dapat di
     gagalkan gubenur mesir Amru Bin Ash. Kedua yang
     dipmpin langsung tahun 31H/652M namun dapat
     digaglkan juga oleh gubenur mesir yang baru Abdullah
     bin sa’ad

2. Persi
   Tahun 31 H/ 542M terjadi pemberontakan yang
   dipimpin Yadzjid III, namun dia dapat dikalahkan dan di
   tangkap setelah menjadi buron selama 10 tahun, dan
   khalifah Ustman berhasil memperluas kekuasaan di :
   Khurasan, Armwnia, afrika (tunisia), Cyprus dan
   Amuriah, Romawi.
    Jasa dalam pemerintahan
 Karena semakin luasnya daerah kekuasaan islam
  maka khalifah ustman memerintakan kepada Zaid
  bin tsabit untuk memperbanyakan pembukuan Al
  –Qur’an dan menyeragamkan bacaan Al – Qur’an
  dengan menggunakan bacaan orang Quraisy
  karena berbagai pertimbangan agar tidak
  menimbulkan perselisihan.
   Akhir Hayat Khalifah
    Utsman bin Affan
• Karena sifat kasih sayang terhadap
  keluarganya banyak keluarga yang
  memanfaatkan kebaikan Utsman bin
  affan untuk mendapatkan jabatan
  dan harta melimpah hal ini lah yang
  menyebabkan nama beliau
  tercoreng dan dijadikan senjata
  musuh –musuhnya untuk
  menggulingkan beliau.
• Banyak masyarakat yang telah terhasut
  oleh Abdullah bin Saba’ dan mereka
  melakukan demonstrasi besar – besaran
  yang di pimpin oleh Muhammad bin Abu
  Bakar dan Muhammad bin Abi Huzaifah,
  tuntutan mereka adalah mengganti gubenur
  mesir Abdullah bin Sa’ad dengan
  Muhammad bin Abu Bakar. Para demostran
  pun kembali ke daerah masing –masing
  Mesir, Basra, dan Kufah. Ditengah
  perjalanan mereka menagkap orang yang
  mencurigakan utusan Marwan bin Hakam
  yang membawa surat yang berisi :
1. Supaya gubernur Mesir segera menagkap
   dan membunuh para Demonstran yang
   sedang dalam perjalanan pulang
2. Membatalkan pengangkatan Muhammad
   bin Abu Bakar
3. Gubernur Mesir tetap di jabat Abdullah
   bin Sa’ad
   Dan diakhir surat tersebut ada stempel
   cincin khalifah Utsman. Para demonstran
   pun kembali ke mafinah dan mengepung
   rumah Utsman untuk menayakan perihal
   surat tersebut namun khalifah Utsman
   tidak tahu menahu, para demonstranpun
   meminta pertanggungjawban Marwan
   sebagai sekrttaris negara untuk di
   serahkan namun khalifah Utsman tidak
   menuruti permintaan itu
• Pada Rabu malam khlifah Utsman
  melaksankan shlat tahajut dan bermimpi
  berjumpa Rosulullah Saw yang mengajak
  Utsman untuk berbuka puasa. Hari itu para
  demonstran semakin berbuat brutal dan
  menerobos masuk kedalam rumah Utsman
  dan langsung menebaskan pedang yang
  melukai jari – jari khalifah utsman. Pada
  saat itu Al – Ghafiqi dari arah belakang
  menarik jenggot Utsman dan klangsung
  menyayat leher Khalifah Utsman dan
  menikamkan pisau kedada beliau. Saat
  adzan Magrib terdengar lepaslah ruh
  Khalifah Utsman bi affan. Fitnah akibat
  Surat yang tidak di ketahui penulisnya itu
  telah membawa petaka
 TARKH
KELAS IX
SEMESTER 2
        Kompetensi Dasar

• Menjelaskan sejarah kekhalifan Ali Bin Abi
  Thalib
          Indikator
Siswa mampu memahami secar
singakat Riwayat dan cara
pengangkatan Khalifah Ali Bin Abi
Thalib.
Siwa mengetahuai kebijaksanan dan
peristiwa penting dalam pemerintahn
Khalifah Ali bin Abi Thalib
Siswa mampu Menjelaskan Jasa –
jasa Khalifah Ali bin Abi Thalib
Siswa dapat menjelaskan Akhir Hayat
Khalifah Ali bin Abi thalib
      BAB IV

 Khalifah Ali Bin
    Abi Thalib
(53 – 40 H / 656 –
      661 M)
    Riwayat dan Cara
pengangkatan Khalifah Ali
      Bin Abi Thalib
 Ali bin Abi Thalib lahir tahun 603, beliau berusia 8 tahun
  sewaktu Rasullulah menerima wahyu pertama dan orang ke
  dua yang masuk islam setelah Siti Khadijah. Rasullulah
  pernah bersabda “ Aku kota ilmu pengetahuaan sedangkan
  Ali pintu grerbangnya”.
 Setelah khalifah Utsman bin affan meninggal kota Medianah
  tidak terkendali para demonstran mendesak Thalhah,
  Zubair, Abdullah bin Umar, Sa’ad bin Abi waqas mengangkat
  Ali sebagai khalifah. Akhirnya Ali bin Abi Thalib menerima
  karena takut kekuasaan jatuh pada orang yang salah.
       Jasa – Jasa Khalifah
         Ali Bin Abi Talib
    Khlaifah Ali berusaha untuk mempertahankan
     dan menertibkan wilayah yang sudah ada.
    Khalifah Ali bertekad untuk mengembaliakn
     pemerintahan yang bersih bebas dari dari
     korupsi dan mengambil dua sikap tegas yaitu :
a.   Mengganti gubernur yang dianggap tidak
     dapat dijadikan teladan
b.   Mencabut kembali tanah – tanah yang
     diberikan khalifah Utsman kepada kerabatnya
     tanpa jalan sah
    Dimasa kepemimpinan khalifah Ali bin Abi Thalib
     umat islam terpecah menjadi 3 golongan :
1.   Golongan Ali yang terdiri dari para demonstran
     yang mengangkat Ali menjadi Khalifah
2.   Golongan Muawiyyah yang terdiri dari orang –
     orang yang menginginkan Muawiyyah menjadi
     Khalifah dengan alasan menuntut kematian khlifah
     Utsman
3.   Golongan aisyah, Thalhah, dan Zubair yaitu
     menolak adanya tuntutan kematian khalifah
     Utsman tapi juga menolak Ali sebagai khalifah.
  Peristiwa Penting di jaman
           Khalifah
       Ali bin Abi Thalib
1. Perang Jamal (Waquatal Jamal) 36H/357M
   Muawiyah yang tidak mau diganti sebagai
   Gubernur Syam melakukan pembangkangan.
   Khalifah Ali pun mengerahkan pasuakan ke
   Syam namun di tengah perjalanan tepatnya di
   Basrah telah terjadi pertempuran antara
   kelompok Aisyah dengan golongan pembunuh
   Utsman bin Affan. Perang ini semakin luas
   dimana terjadi pertarungan antara umat islam
   yang memakan koraban 10.000 orang termasuk
   Thalhah dan Zubair. Yang mendasari perang
   jamal ini :
1. Tidak setujunya kelompok Aisyah, terhadap
   pengangkatan Ali sebagai khalifah walaupun
   Thalhah, dan zubair ikut membaiat Ali
2. Tidak setujunya penggantian beberapa gubernur
3. Ali bin Abi thalib dianggap lamban dalam
   menagani pembunuhan Utsman

2. PERANG SIFFIN
    Penyebab terjadinya perang Siffin yaitu:
a. Muawiyah menuduh Ali ikut berperan dalam
    pembunuhan Utsaman bin Affan
b. Sakit hati Muawiyah karena dicopot sebagai
    gubernur Syam
c. Muawiyah tidak mau membaiat Ali sebagai
    Khalifah walau kelompok Aisyah telah setuju
• Perang ini sebenarnya hampir dimenagkan
   Pasukan Ali yang di pimpin Asy’ats bin Qeis dan
   Asytar. Bahkan Ali berhasil menag tanding
   dengan Amru bin Ash karena ditakutkan jatuh
   banyak korban. Namun karena keserakahan harta
   dan kedudukan Amru bin Ash menyusun sisasat
   licik dengan berpura – pura berdamai. Pasukan
   Ali pun terpaksa menerimanya. Setelah perang
   berhenti dilanjutkan perdamaiaan di kota
   daumatul jadal tepi terusan Suez. Pihak Muawiyah
   di wakili oleh Amru bin Ash sedang pihak Ali oleh
   Abu Musa Al Asy’ari. Isi dari perjanjian yaitu:
1. Baik pihak Ali bin Abi Thalib Maupun Muawwiyah
   harus melepaskan jabatannya.
2. Diadakan Musyawarah kaum muslimin untuk
   memilih khlaifah baru.
• Namun Kenyataanya setelah Abu Musa
  Al Asy’ari mengumumkan
  pengunduran diriKhalifah Ali, Amru bin
  Ash malah mengumumkan Muawwiyah
  menggantikan Khalifah Ali bin Abi
  Thalib. Akhirnya perjanjian damai ini
  gagal dan bnyak Pasukan Ali yang
  keluar karena kekecewaan.
    Akhir Hayat Khalifah
     Ali Bin Abi Thalib
   Muawwiyah semakin merajarela
    merebut kekuasan Ali bin Abi
    Thalib,sebenarnya beliau ingin
    menyerang Syam kembali namun
    di urungkan karena Kaum
    Khawrij(Pasukan Ali yang keluar
    karena kecewa adanya tahkim
    Muawwiyah) membunuh siapa
    saja yang menyetujui tahkim
    Muawwiayah. Khawarij
    mengirimkan beberapa orang
    untuk membunuh Ali Bin Abi
    Tahalib, Muawwiyah dan Amru
    bin Ash yang telah mem yang
    dianggap memecah belah islam.
   Namun hanya Abdu Rahman bin
    Muljimi yang yang berhasil
    menjalankan tugas membunuh
    Khalifah Ali bin Abi Tahalibdi
    majid Kufah. Sedangkan Barak
    bin Abdullah yang ditugaskan
    membunuh Muawwiyah hanya
    melukai pinggul Muawwiyah,
    Sementra Amir bin Bakri gagal
    karena Amr bin Ash tidak shalat
    subuh di Masjid.
Amul Jama’ah 41 H / 622M
   Setelah khalifah Ali bin Abi Thalib
    meninggal jabatan khalifah di serahkan
    kepada putranya Hasan, namun karena
    Hasan tidak menghendaki jabatan itu dan
    karena desakan dia menyerahkan
    jabatannya kepada Muawwiyah dengan
    3syarat:
1.   Muawiyah harus menjamin keselamatan
     Hasan dan Keluarga
2.   Muawiyah harus mengentikan cacian
     kepada Ali bin Abi thalb di setiap Khutbah
3.   Sepeninggal Muawiyah jabatan Khalifah
     harus diserahkan kepada umat muslim
     untuk memilaihnya
4.   Menjamin keamanan penduduk Iraq yang
     merupakan pendukung Ali bin Abi Thalib.
           BAB V

    ISLAM PADA MASA
DAULAT BANI UMAYAH
   DI DAMASKUS dan
          ANDALUSIA
           Kompetensi Dasar

   Menjelaskan Pemerintahn Daulat Bani
    Ummayah di Damaskus
             Indikator
   Siswa dapat mengetahui sejarah
    Daulat Bani Umayah di Damasku
   Siswa dapat menyebutkan beberapa
    nama Khlaifa Daulat Bani Umayah dan
    jasa – jasanya
   Mengetahui sebab – sebab Keruntuhan
    Daulat Bani Umayah
   Mengetahui peninggalan Daulat Bani
    Umayah
Daulat Bani Umayyah
    di Damaskus
    Sejarah Berdirinya
• Muawiyah Bin Abi sofyan sebagai khlaifah
 yang baru memindahkan ibu kota
 Madinah ke Damaskus. Pemerintahan
 Muawiyah diberi nama Daulad Bani
 Umayah yang diambil dari nama nenek
 moyangnya “Umaiyah ibnu abdi Syam
 Ibnu Abdi Manaf” daulat Bani Umayah
 memerintah selama 90 tahun. Disini
 perkembangan islam sangat pesat
 terutama pada masa pemerintahan
 khalifah Walid bin Abdul Malik.
      Nama – Nama Khalifah Bani
       Umayyah yang Terkenal
1.   Muawiyah bin Abi Sofyan40-60H/660-680M)
     Pemerinyahan Muawiyah dijalankan secara monarki/turun
     temurun sejak dia mengangkat putranya Yazid bin Muawiyah.
     Perluasan kekuasaan ke India,Romawi timur, Konstantinopel,
     Afrika Utara. Muawiyah wafat tahun 60H setelah
     memerintah selama 20 tahun.

2.    Yazid Bin Muawiyah (60-64H/680-680M)
     Dimasa ini terjadi pristiwa yang menggemparkan yaitu
     terbunuhnya Cucu Rasullulah Husain bin Ali dengan cara
     dipenggal di padang Karbela 61H/681M oleh pasukan yazid.
     Pristiwa ini memicu kaum syi’ah pembela Ali melakukan
     pemberontkan, dan menulut perang Al Harrah
3. Abdul Malik bin Marwan (65-86H/685-705M)
  Daulat bani Umayah mengalami masa
  kejayaanny. Abdul Malik membuat berbagai
  peraturan baik dibidang sosial, ekonomi,
  politik, maupun kebudayaan. Beliau dikenal
  dengan sebutan “Abdul Muluk”(bapak sekalian
  Raja) karena ke4 anaknya menjadi khalifah
  yaitu Al Walid, Sulaiman, Yazid, dan Hisyam.
4. Walid bin Abdul Malik (86-96H/705-715M)
   Dimasa ini Daulat Bani Umayah berada pada
  masa keemasan. Wilayah yang bertambah
  luas meliputi: Hindustan,Sindu,
  Nepal,Turki,tiongkok,Maroko, dan Andalusia
  di Spanyol yang merupakan lembaran baru
  untuk kekuasaan islam.
5. Umar bin abdul Aziz (99-101H/718-729M)
  Umar bin abdu aziz berhasil membawa
  perubahan pada peradaban islam. Beliau
  sama sekali tidak tertarik dengan
  kemewahan karena mewarisi sifat kakek
  buyutnya Umar bin Khatab, dapat besikap
  adil dan penyayang.
    Diantar jasa – jasa Umar bin Abdul azizi
    yaitu :

 Memperbaiki hubungan dengan kelompok
    oposisi (Syi’ah, Khawarij, dan Abbasyiyah)
   Mengadakan kodifikasi hadits karena banyak
    hadts palsu
   Mengirim para mubaligh ke luar negeri
   Memecat gubernur yang korupsi
   Menarik kembali harta dan tanah para pejabat
    yang didapat dengan car dzalim.
   Melarang Khutbah yang isinya menjelek –
    jelekan keluarga Ali bin Abi Thalib .
      Pada masa ini ilmu agama dan pengetahuan
    berkembang pesat.
6. Hisyam bin abdul Malik (105-125H/724-743M)
Hisyam adalah putra Abdul malik diantara jasa – jasanya
    yaitu :
 Menumpas pemberontakan yang dilakukan oleh golongan
    Alawiyyin yang di pimpin oleh Zaid bin Ali 122H.
 Melakukan perluasan daerah ke wilayah : Negeri Tilifis,
    dan Andalusia .

7. Marwan bin Muhammad (132H/750M)
    Meskipun Marwan bin Muhammad dapat memadamkan
    semua pemberontakan termasuk membunuh pemimpin
    golongan Abbasiyah Ibrahim al Imam namun kelompok ini
    dapat bangkit kembali dengan pimpinan Abdul Abas.
    Pertempuran melawan kelompok ini menyebabkan
    Marwan tewas di penggal dan beakhirlah pemerintahan
    Daulat Bani Umayyah
        Sebab – Sebab keruntuhan
          Daulat Bani Umayyah
• Sistem pemerintahan yang monarki
  dimana kekuasaan dilakukan secara
  mutlak dan turun temurun
• Tumbuhnya rasa kesukuan dari
  golongan Bani Umayyah
• Lahirnya Golongan dalam umat Islam
  yang melemahkan rasa kesatuan
  (Syi’ah, Mutazilah, Khawarij)
• Munculnya kekuatan baru yang
  dipelopori oleh keturunan abbas bin
  Abdul Munthalib yang didukung Bani
  Hasyim
• Terlalu fanatik terhadap bangsa Arab.
  Peninggalan Bani Umayyah
1. Didirikannya kantor arsip negar
2. Mendirikan pabrik mata unag
3. Menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa
   nasional
4. Mendirikan pabrik senjata di Tunisia
5. Menjadikan gereja St John di Damaskus sebagai
   masjid
6. Menerjemahkan buku – buku Astronomi,
   kedokteran dan kimia oleh Khalid bin yazid
Daulad Bani Umayyah
     di Andalusia
        Kompetensi Dasar
 Memahami Pemerintahan Daulat
  Bani Umayyah di andalusia
                Indikator
   Siswa mampu menjelaskan secar singkat
    sejarah Daulat Bani Umayah di Andalusia
   Siswa mengetahui beberapa khalifah – khalifah
    Daulat Bani Umayah di Andalusi dan jasa –
    jasanya
   Siswa dapat menyebutkan penyebab
    Keruntuhan Daulat Bani Umayah di Andalusia
   Siswa dapat menyebutkan peninggalan Daulat
    Bani Umayah di Andalusia
        Sejarah Berdirinya
   Ketika Abbasiyah berkuasa hanya Abbdurahman Bin
    Muawiyah Bin Hisam Bin Malik yang dapata selamat dari
    pembunuhan masal kelompok Abbasiyah. Beliau melarikan
    diri ke Andalusia dan dapat merebut wilayah itu dari tangan
    gubernur,pada waktu itu gubernur di jabat oleh Yusuf bin
    Abdurrahman Al-Filar. Dan sejak tahun 139 H mendirikan
    Daulat Bani Umayyah II
          Nama – Nama Khlaifah Daulat
      Bani Umayyah di Andalusi yang berjasa

1.   Abdurrahman Ad- Dakhil (756 – 788 M)
     Beliau berjasa mendamaikan suku Barbar dengan suku
     Arab dan golongan Kristen, dan berhasil membangun
     Masjid agung Kordoba. Dalam bidang pendidikan beliau
     mendirikan Universitas di daerah Kordoba, Sevilla dan
     Toledo. Beliau berhasil menjadikan Andalusia menjadi kota
     yang paling tertib dan termegah di Eropa dan
     mendapatkan gelar Syaqar qurqisy rajawali dari Qurqisy.
2. Hisyam bin Abdurrahman (788 – 796 M)
  Beliau terkenal adil dan shaleh serta
  memperhatikan rakyatnya. Beliau sangat
  mencintai ilmu agam dan menyalin kitab Imam
  Maliki untuk disebarkan ke seluryh Andalusia
  dan lebih mengutamakan bahasa Arab.
3. Abdurahman Al Ausat (822-852M)
  Beliau mendapat gelar al- Ausat yang artinya
  menengah. Beliau orang yang berwawasan luas
  dan berhasil menumpas perampok bangsa
  Nomadia yang di pimpin Alfonso II dari suku
  Leon. Dan membangun kota andalusia seperti
  kota Bagdhad yang indah.
4. Abdurahman an – Nashir (912 – 961 M)
  Pada waktu itu negara di sibugkan
  dengan berbagai pemberontakan
  diantaranya : Ordono II, umar bin
  Hafsun, Bani Fatimiah.
  Pada masa pemerintahan Abdurahman
  III bani Umayyah mecapai puncak
  keemasannya dan mengubah gelar Amir
  menjadi khlifah. Ilmu pengetahuan
  sangat berkembang pesat dan banyak
  buku – buku yunani yang diterjemahkan
  kedalam bahasa Arab.
      Penyebab Keruntuhan

1.   Membiarkan daerah taklukan islam
     diwilayah kristen melakukan hukum dan
     adat mereka sendiri.
2.   Tidak jelasnya sistem peralihan kekuasaan
3.   Tidak adanya teologi pemersatu
4.   Terjadinya perang Salib selama 200 tahun
     (1099 -1299)
     Peninggalan daulat bani Umayyah di
                 Andalusia
1.   Dalam bidang bangunana.
     Istana Al hambra
    Masjid Agung Kordoba
    Istana Madinatuz Zahra
    MenaraLa Gilarda
2. Bidang Intelektual
     Melahirkan ilmuan dalam
     bidan: Filsafat(ibnu
     rusyd), Sains,Astronomi,
     geografi dan sejarah (Ibnu
     Khaldun,Ibu Bathuthah),
     Fiqh, Musik dan sastra, dan
     bahasa
       Bab VI

 KEJAYAAN ISLAM PADA
        MASA
DAULAT BANI ABBASIYAH
    Kopetensi Dasar

Mengetahui Sejarah berdirinya Daulat
Bani Abbasiyah
Mengetahui nama – nama dan jasa – jasa
beberapa Khalifah Daulat Bani Abbasiyah
Mengetahui penyebab runtuhnya Daulat
Bani Abbasiyah
Mengetahui Cendekiawan Muslim Daulat
Bani Abbasiyah
             Indikator
 Siswa mampu Mengetahui Sejarah berdirinya
  Daulat Bani Abbasiyah
 Siswa dapat menyebutkan nama – nama dan
  jasa – jasa beberapa Khalifah Daulat Bani
  Abbasiyah
 Siswa mampu menyebutkan faktor penyebab
  runtuhnya Daulat Bani Abbasiyah
 Siswa dapat Mengetahui Cendekiawan Muslim
  Daulat Bani Abbasiyah
           Sejarah Berdirinya
          Daulat Bani Abbasiyah

   Golongan Abbasiayah berdiri tahun 749M karena
    ketidak puasan pemerintahan Daulat Bani
    Umayyah. Pendirinya yaitu Ibrahim Al Iman,
    Abdul Abbas, Abu Ja’far Al Mansur. Sebenarnya
    golongan Abbasiyah dapat di tumpas setelah
    Ibrahim di bunuh pada masa Khalifah Marwan
    Bin Muhammad. Namun setelah khalifah
    Marwan terbunuh adiknya Abdul Abbas
    melanjutkan perjuangan kakanya dan berhasil
    menguasai kekhalifan dan beribu kota di Bagdad
    Pemerintahan Bani Abbasiyah dibagi menjadi 5 Periode
1.   Periode 132-232 H / 750-847M
     Pemerintahan di tangan Bani Abbas, dimana orang yang di
     anggap menghalangi di bunuh, ilmu pengetahuan
     berkembang pesat
2. Periode 232-334H / 874-945M
     Di periode ini sering terjadi pemberontakan dan para khalifah
     tidak dapat bertindak tegas.
3. Periode 334-447H/ 945 – 1055M
     Pemerintahan di pegang oleh Bani Buwaihi, namun semakin
     mengalami kemunduran karena khalifah di anggap pegawai
     biasa.
4. Periode 477-590H / 1055 – 1199M
     Kekuasan berpindah ke Bani Saljuk, bidang pendidikan sangat
     di perhatikan
5. Periode 590 – 656H / 1199- 1258 M
     Pada masa ini terjadi kemunduran dan penyempitan
     kekuasaan karena serangan pasukan Mongo;l dan Tarta.
     Nama – Nama dan Jasa Khalifah yang
       terkenal Daulat Bani Abbasiyah
1. Abul Abbas Assafah (132–136H / 750 – 754
   M)
   Abul Abas terkenal kejam beliau mendapat
   gelar Abui Abbas Assafah “sang penumpah
   darah”. Beliau berwasiat pengagantinya adalah
   Abu ja’far AL Mansur adik nya.
2. Abu Ja’far al – Mansur
   Beliau membawa Daulat Bani Abbasiyah ke
   masa kejayaannya. Selain itu dia juga
   meletakkan dasar – dasar politik sehingga
   manajemen dan administrasi pemerintahan
   tertata
3. Harun Al – Rasyid (170 -193 H / 786 – 809M)
  Harun Al-Rasyid dapat membawa Daulat Bani
  Abbasiyah menuju kejayaannya, semua
  pemberontakan dapat di padamkan dengan jalan
  musyawarah. Beradapan islam maju pesat
  bahkan lebih maju dari Eropa

4. Abdullah al Ma’mun (198-218H / 786 – 809M)
   Beliau merupakan keturunan
   Persia.pendukungnya banyak dari golongan
   Alawiyyiah. Beliau memberikan kebebasan
   berfikir dan menjadikan teologi Mu’tazilah
   sebagai madzab resmi pemerintahan
Keruntuhan Bani Abbasiyah

    Faktor penyebab keruntuhan Bani Abbasiyah:
1.   Pengkhianat Daulat bani Abbasiyah terhadap
     golongan Alawiyin yang banyak membantu
     perjuangannya.
2.   Mengutamakan tenaga asing dari pada tenaga
     bangsa sendiri.
3.   Adanya pengangkatan putra mahkota lebih
     dari satu kali,sehingga menimbulkan
     perebutan kekuasaan
4.   Adanya kebebasan befikir yang tidak ter
     kontrol
5.   Serangan tentara pasukan Mongol tahun
Tokoh Cendekiawan Muslim
 di Masa bani Abbasiyah
    Pada masa ini banyak muncul tokoh – tokoh yang
     terkenal dalam bidang Pengetahuan diantaranya
1.   Perbintangan : Abu Mansyur al Falaky, Jabir al
     Batany(pencipta teropong bintang)
2.   Ilmu Tafsir: ibnu Jariri al Thabrani,Al Sudai, Abu
     bakar Asam
3.   Ilmu Hadits: Imam Bukhary, Imam Muslim, Ibnu
     Majah, Abu Dawud, Al Nasai
4.   Filsafat : Al ghazali, Ibn Rusyd, Abu ishak al Kinah
5.   Kedokteran Ibn Sina, Sabut ibn Sahal, Abu Zakaria al
     Razy
6.   Matematika: Al Khwarizimi (penemu angka nol dan
     Aljabar)

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Tags:
Stats:
views:907
posted:1/22/2011
language:Indonesian
pages:82