Docstoc

f caer

Document Sample
f caer Powered By Docstoc
					Kelompok 3 : Fikarruddin M. Deni Intan Purnama Sari Yudiana Desi Andiriani Dosen Pembina : Ns.

A. Perkembangan




Perkembangan adalah aspek progresif adaptasi terhadap lingkungan yang bersifat kualitif. Contoh perubahan kualitif adalah peningkatan kapasitas fungsional pengkuasaan terhadap beberapa keterampilan yang lebih kecil. Periode prasekolah antara 3-6 tahun. Anak-anak menyempurnakan penguasaan terhadap tubuh mereka dan merasa cemas menunggu awal pendidikan formal.



Periode ini yang meluas dari masa anakanak mencapai peningkatan daya gerak sampai mereka masuk sekolah, yang ditandai dengan aktifitas dan penemuan yang intens. Ini adalah waktu penandaan perkembangan fisik dan kepribadian. Perkembangan motorik meningkat secara stabil. Prasekolah biasanya sedikit mandiri dalam mandi, berpakaian dan makan. Perubahan pada kemandirian ini dapat mempengaruhi perasaan mereka mengenai kesehatan mereka sendri.



Perkembangan fisik terus menjadi stabil dalam tahun prasekolah. Prasekolah bertumbuh 2-3 inci pertahun. Prasekolah dapat berlari dengan baik, berjalan naik dan turun dengan mudah dan belajar untuk melompat, mencontoh lingkaran, kotak, segi tiga sehingga membuat kemungkinan menulis huruf dan angka. Anak mengembangkan inisiatif pada saat perencanaan dan mencoba hal-hal baru. Perilaku anak ditandai sebagai suatu yang kuat, imajinati dan intrusif. Terjadi perkembangan perasaan besarlah dan identifikasi dengan orang tua yang sama jenis kelamin.





Perkembangan kognitif ditandai dengan pemikiran perseptual terbatas, dimana anakanak menilai orang, benda-benda, dan kejadian dari penampilan luar mereka atau apa yang tampaknya terjadi. Perkembangan moral usia prasekolah meluas sampai meliputi permulaan pemahaman tentang prilaku yang disadari secara sosial benar atau salah. Perkembangan Psikosial. Erikson (1963) memberikan rekomendasi bahwa orang tua membantu anak-anak mereka mencapai keseimbangan kesehatan antara inisiatif dan rasa bersalah dengan membiarkan mereka melakukan hal-hal pada diri mereka sendiri sementara itu menetapkan batasan yang tegas dan memberikan bimbingan.

B. Cara Berkomunikasi Pada Anak Prasekolah.
 

Komunikasi dengan anak kecil membutuhkan pertimbangan khusus sehingga perewat dapat mengembangakan hubungan kerja yang baik dengan anak maupun dengan keluarga. Ketika diperlukan penjelasan atau petunjuk, perawat menggunakan bahasa yang langsung dan sederhana dna harus jujur pada anakanak. Mengambarkan dan bermain adalah dua cara yang efektif untuk berkuminikasi dengan anak. Mengambar akan memberikan kesempatan bagi merekan untuk berkomunikasi secara non-verbal (dengan membuat gambar) dan secara verbal (dengan menjelaskan gambar). Perawat dapat menggunakan gambar anak-anak tersebut sebagai dasar untuk memulai komunikasi. Tehnik komunikasi dengan anak prasekolah juga bervariasi, bergantung pada umum.

Daftar Pustaka








Psiklogis Pendidikan Pengarang : Sri Esti wuryani djiwandono,2002 Patter dan Perry, 2005 Fundamental Keperawatan. Jakarta Steven P. shelus, 2004 Perawat Untuk Baik Dan Balita. Jakarta.


				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:67
posted:6/6/2009
language:Indonesian
pages:7