Docstoc

PENCEGAHAN _ PENANGGULANGAN BENCANA_HIKMAT

Document Sample
PENCEGAHAN _ PENANGGULANGAN BENCANA_HIKMAT Powered By Docstoc
					You are not
 alone.....
Disampaikan pada Rapat Fasilitasi
Koordinasi Penyelesaian Masalah
Kelembagaan dan Tatalaksana Bencana

DITJEN PEMERINTAHAN UMUM
KEMENTERIAN DALAM NEGERI
Hotel Aston Marina, 2 Desember 2010
•   BENCANA : Peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan
    mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik
    oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga
    mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan,
    kerugian harta benda, dan dampak psikologis
•   INDONESIA RAWAN BENCANA ?
     a) Terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik dunia;
     b) 128 gunung berapi aktif;
     c) >150 sungai besar;
     d) Perubahan Iklim;
     e) Demografi :
         1) Jumlah Penduduk Indonesia : 237.556.363 orang (119.507.580 laki-laki dan
            118.048.783 perempuan). Di Pulau Jawa yaitu sebesar 58 %, Pulau Sumatera
            sebesar 21 %, Sulawesi sebesar 7 %; Kalimantan sebesar 6 %; Bali dan Nusa
            Tenggara sebesar 6 %; dan Maluku dan Papua sebesar 3 %.;
         2) Jumlah sukubangsa di Indonesia : 1.128 suku bangsa;
 Antara 1600–2000 : 105
kejadian tsunami, yang 90 % di
antaranya disebabkan oleh
gempa tektonik, 9 % oleh
letusan gunung berapi dan 1 %
oleh tanah longsor (Latief dkk.,
2000).
                                              BAHAYA KARENA ULAH MANUSIA
 BAHAYA ALAM (NATURAL HAZARDS)                   (MAN-MADE HAZARDS)
• Bahaya geologi (geological                   • Bahaya teknologi
  hazards),                                      (technological hazards) dan
• Bahaya hidrometeorologi                      • Penurunan kualitas lingkungan
  (hydrometeorological hazards),                 (environmental degradation)
• Bahaya biologi (biological                   • Kesenjangan ekonomi dan
  hazards),                                      sosial/budaya yang dapat
                                                 memicu konflik sosial


       Gempa Bumi
                                  Tanah Longsor
       Tsunami                                              Pencemaran
                                  Banjir
       Letusan Gunung Api                                    Lingkungan
                                  Kekeringan
       Angin Topan                                          Kerusuhan Sosial
                                  Kebakaran
       Gelombang Pasang

                                                   DAPAT DICEGAH
     BENCANA                SIFAT BENCANA                  STRATEGI
 Gempa Bumi
 Tsunami
 Letusan
  Gunung Api             TIDAK DAPAT DICEGAH         PENGURANGAN RESIKO
 Angin Topan                                        a) Mitigation
 Gelombang                                          b) Preparedness
  Pasang                                             c) Advocacy

 Pencemaran
  Lingkungan                DAPAT DICEGAH            PENCEGAHAN RESIKO
 Kerusuhan                                          PENGURANGAN RESIKO
  Sosial
   Tanah Longsor   a) DAPAT DICEGAH APABILA         PENCEGAHAN RESIKO
   Banjir             PEMICU UTAMANYA KEGIATN       PENGURANGAN RESIKO
   Kekeringan         MANUSIA
   Kebakaran       b) TIDAK DAPAT DICEGAH APABILA
                       TERJADI SECARA ALAMI
1)   PENCEGAHAN, yakni mencegah bencana atau resiko
     yang mungkin terjadi melalui penyiapan peraturan
     perundang-undangan, penyusunan prosedur
     penanggulangan serta melaksanakan kegiatan
     penyuluhan dan pelatihan.
2)   MITIGASI, yakni meminimalkan dampak bencana
     terhadap kehidupan manusia, sehingga kerugian jiwa
     dan material serta kerusakan yang terjadi dapat segera
     diatasi melalui upaya mitigasi, yang meliputi
     kesiapsiagaan (preparedness) serta penyiapan kesiapan
     fisik, kewaspadaan dan kemampuan.
3)   TANGGAP DARURAT, yang dilaksanakan secara
     terencana, terkoordinir dan terpadu pada kondisi
     darurat dalam waktu yang relatif singkat dengan tujuan
     untuk menolong, menyelamatkan jiwa/harta benda dan
     lingkungan serta mengurangi dampak akibat bencana
     melalui pemberian bantuan moral dan material kepada
     korban bencana.
4) REHABILITASI, berupa perbaikan kerusakan baik berbentuk fisik maupun non
   fisik yang dilakukan dalam bentuk sementara/darurat dan atau secara permanen.
5) REKONSTRUKSI, berupa kegiatan memperbaiki dan atau membangun kembali
   dalam rangka pemulihan sarana, prasarana, fasilitas umum/sosial, rumah
   penduduk dan lingkungan sesuai standar persyaratan teknis konstruksi dan
   bangunan.
PENGURANGAN RESIKO :
LIVING WITH DISASTER
•   Pengurangan risiko bencana berorientasi kepada
    peningkatan KAPASITAS MASYARAKAT
•   Tujuan : mengurangi kerentanan dan risiko apa
    bila bencana terjadi;
•   Peningkatan kapasitas masyarakat yang
    berdampak pada pengurangan kerentanan
    berorientasi kepada 3 komponen, yaitu :
     1) Fisik, Material dilingkungan Masyarakat, baik
        berupa bangunan rumah maupun
        insfrastruktur dilingkungan masyarakat;
     2) Kelembagaan dan sosial yang ada
        dimasyarakat, baik ;
     3) Prilaku dan motivasi dari masyarakat, ketiga
        hal ini yang perlu diperhatikan dalam
        membangun ketahan masyarakat yang
        tangguh dalam menghadi situasi sebelum,
        saat, dan sesudah bencana terjadi.
THE LIVELIHOOD MODEL
(Approaches to Disaster Risk Reduction,2005)




  Hazard Analysis
  Vulnerability Analysis
DRR : Disaster Risk Reduction
(Approaches to Disaster Risk Reduction,2005)

• Mitigation Measures can be divided
  into infrastructural and non-
  infrastructural measures that reduce
  the frequency, intensity, scale and
  impact of hazards
• Preparedness Plans often include
  capacity building. They are usually
  knowledge based and include early
  warning systems that onitor and
  predict the occurrence of hazards, and
  contingency plans for effective
  response and recovery which can be
  implemented by the community,
  implementing partners or Concern itself
• Advocacy seeks to favourably change
  policies and practice by networking
  and influence
             Risk Assessment – Hazard and
                 Vulnerability Analysis
• Hazards Analysis                             • Vulnerability Analysis
    – Hazard Classification,                      – a set of conditions and processes
      Locations and Inter-Actions                   resulting from physical, social,
                                                    economical and environmental
    – Hazard Analysis                               factors, which increase the
                                                    susceptibility of a community to the
(Approaches to Disaster Risk Reduction,2005)        impact of hazards. (Approaches to
                                                    Emergencies, 2002)
                                                  – Dimensions of Vulnerability
                                                      a) Economic : savings debt, and
                                                           access to credit and insurance
                                                      b) Physical : location and
                                                           standards of infrastructure
                                                      c) Social :lack of security,
                                                           education levels, access to
                                                           good governance, social equity,
                                                           degree of respect for human
                                                           rights, traditional values,
                                                           knowledge, customs
                                                           andmembership or not of
                                                           social organisations; ethnic,
                                                           tribal, religious or political
                                                           groupings, etc.
• Kesiapan Masyarakat &
  Pemerintah/PEMDA dalam
  menghadapi BENCANA;
• Koordinasi & sinergisitas antar
  sektor dalam pencegahan dan
  pengurangan resiko BENCANA;
• Kelembagaan pencegahan &
  pengurangan RESIKO BENCANA,
  termasuk kelembagaan lokal
  masyarakat;
• Sistem Informasi Bencana
  terpadu & terkomunikasikan
  dengan baik kepada masyarakat
    Tubuh manusia merupakan protipe ekosistem DAS/EKOREGION
    Keterkaitan antar wilayah
....karena wilayah di Indonesia RAWAN BENCANA, maka
rencana pembangunan daerah harus memperhatikan
ASPEK BENCANA, terutama dalam rencana tata ruangnya....
        Pilihan Kebijakan Publik :
com pliance vs pow er ex ertion

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:228
posted:1/21/2011
language:Indonesian
pages:15