Docstoc

makalah - DOC 1

Document Sample
makalah - DOC 1 Powered By Docstoc
					Sejarah kebudayaan islam
Penerbit : PT.Karya Toha Putra semarang

                          BAB I Dinasti Bani Umaiyah (661-750M)
A.Latar belakang Dan Proses terbentuknya dinasti bani umaiyah.

        Bani umaiyah merupakan salah satu kabilah dalam masyrakat dalam masyrakat arab
quraisy,kabilah ini memegang tampuk kekuasaan politik dan ekonomi pada masyrakat
arab,sebenarnya bani umaiyah memiliki hubungan darah dengan nabi muhammad saw .karena
keduanya merupakan keturunan abdi manaf yaitu abdi syam dan hasyim menjadi tokah dan
pemimpin pada dua kabilah dari suku quraisy dijaman jahilliyah.

2.proses dan sebab-sebab berdirinya dinasti bani umaiyah

        Brdirinya bani umaiyah dilatar belakangi oleh am al-jama’ah(rekonsiliasi umat islam)di
maskin pada tahun 41 H /661 M.peristiwa itu di tandai denganprosesi penyerahan kekuasaan
(khilafah)dari tangan hasan bin ali kepada muawiyah bin abi sufyan yang telah berkuasalebih kuang
6 bulan.

B.Usaha Muawiyah Bin Abi Sufyan Untuk Memperoleh kekuasaan

         Meningalnya khalifah Ali bin abi tholib karena dibunuh ibnu muljam pada 661
M,menimbulkan dampak politis yang cukup berat bagi kekuatan umat islam khususnya pada pra
pengikut setia ali.tidak lama berselang ,umat islam dan para pengikut ali melakukan sumpah setia
(bai’at)atas diri hasan bin ali untuk di angkat menjadi kholifah ,penganti ali bin abi tholib.prosesi itu
di lakukan di hadapan banyak orang.pada umumnya adalah para pendukung ayahnya ,mereka
melakukan sumpah sekitar 40.000 orang,orang yang pertama kali melakukan bai’at adalah qays bin
sa’ad,tapi pengangkatan ini bukan hanya hasil rekayasa para pendukung ali sebelumnya,tetapi
karena mereka tidak punya pilihan lain yang menjadi tokoh panutan dan pemimpin mereka,kecuali
hasan bin ali.mereka menyadari bahwa hasan bin ali tidak setegas ayahnya dalam
kepemimpinan.Akan tetapi pengangkatan itu tetap tidak mendapat pengakuan muawiyah dan para
pendukungnya.karena sebenarnya muawiyah juga sejak lama mempunyai ambisi untuk menduduki
jabatan tertinggi dalam dunia islam.tapi ia selalu mendapat rintangan dari para pendukung Ali bin
abi thalib,dengan demikian semakin panjang daftar “musuh”muawiyah dan semakin sulit unntuk
mencapai puncak kekuasaan,kecuali dengan cara yang tidak demokratis.

BAB II Muawiyah Bin Abi Sufyan
         Nama lengkap muawiyah bin abi sufyan adalah muawiyah bin abi sufyan bin harb bin
umaiyah bin harb bin syams bin abd manaf al-quraisy al-amawi.ibunya bernama hindun binti’utbah
binrabi’ah bin abd syams bin abd manaf.disinilah bertemunya nenekmoyang bapaknya dengan
nenek moyang ibuna ,yaitu pada abd syams muawiyah dan yang dijuluki abu abd al-rahman
,dilahirkan kira-kira sebelum masa kenabian (606M)muawiyah dan bapaknya masuk islam pada masa
penaklukan kota makkah(fath al-makkah).Setelah keislamanya ,ia mendapatkan kepercayaandari
rasulullah saw.untuk menjadi penulis wahyu,juga sebagai penghargaan kelurga bani umaiyah.pada
masa pemerintahan khalifah abu bakar (11-13 H/632-634 M)saudara muawiyah bernama yazid bin
abu sufyan ,mendapat kepercayaan untuk menaklukan daerah syam,Diantara tuntutan yang yang
diajukan hasan bin ali supaya ia menyerahkan kekuasaan khalifah kepada muawiyah adalah;

1.bahwa kekuasaan menentukanya khalifah harus diserahkan kepada umat islam untuk menentukan
kelak setelah muawiyah meningal,

2.bahwa muawiyah harus menyerahkan sebagian harta bait al-mal kepadanya sebagai bentuk
perjanjian dengan muawiyah.

3.bahwa muawiyah tidak lagi mencaci maki bapaknya serta keluarganya.muawiyah menyerahkan
pajak bumi dari persia dan daerah dar ibjirad kpada hasan setiap tahun

4.bahwa muawiyah tidak menarik sesuatu dari penduduk madinah,hijaz dan irak ,karena hal itu telah
menjadi kebijakan ayahnya,ali bin abi tholib,sejak ia masih berkuasa.

B.usaha-usaha Muawiyah Dalam Mempertahankan Kekuasaan

    Seteleh muuawiyah mendapatkan jabatan kholifah pada tahun 41 H/661 M dari tangan Hasan
bin ali ,terdapat langkah-langkah strategis yang dilakukannya .di antaranya adalah :

   1. Meminta Pengakkuuan dari Para Pengikut Hasan Bin Ali
      Untuk memperoleh pengakuan yang lebih kuat lagi muawiyah bin abi sufyan meminta
      kepada hasan untuk menjelaskan hasil kesepakatan yang telah dicapai antara hasan dan
      muawiyah dalam sebuah pertemuan di makin.
   2. Memindahkan pusat kekuasaan ke damaskus
      Pemindahan ini dilakukan karena di kota itulah kekuasaan muawiyah bin abi sufyan
      sebenarnya,langkah yang di ambil muawiyah ini sangat penting ,sebab selain alasan politik
      ,ekonomi dan perdagangan ,damaskus juga pernah menjadi jajahan romawi dan persia.
   3. Mengangkat para pejabat gubernur
      Langkah ke tiga yang dilakukan muawiyah adalah mengankat para pejabat gubernur yang
      akan membantunya dalam menjalankan roa pemerintahan.

C.Kebijakan Muawiyah Dalam Masa Pemerintahanya

Diantara kebijaksanaan muawiyah adalah:

1.pembentukan Diwanul hijabah,yaitu lembaga yang bertugas memberikan pengawalan kepada
kalifah

2.Pembentukan Departemen Pencatatan atau Diwanul Khatam.Departeman ini mencatat semua
peraturan yang dikeluarkan khalifah dan dicatat dalam brita acara pemerintahan

3.Pembentukan Dinas Pos atau diwanul barid.Yaitu berupa pos penjagaan di sepanjang jalan
penting.

4.Pembentukan Percetakan Uang

5.Pembentukan Shaibul kharaj(pemungut pajak)

C.Usaha-Usaha Muawiyah Dalam Pengembangan Wilayah Kekuasaan Islam
1.Penaklukan Afrika Utara

2.penaklukan konsta tinopel

3.usaha perluasan wilayah ke timur

       Usaha perluasan wilayah ini sampai ke laut tengah ,turkistan ,sijistan ,balkh dan lain-lain.

          BAB III Khalifah Abdul Malik Bin Marwan(65-86 H/685-705 M)
A.Biografi Khalifah Abdul Malik Bin Marwan (26-86 H)

        Nama lengkap khalifah ini adalah malik bin marwan bin al-hakam bin abul ‘ash bin umaiyah
bin abdul syam bin al-mughirah bin abul ‘ash.ibunya terkenal sebagai orang yang baik perilaku dan
sifatnya,dibawah asuhanya ia menjadi orang yang baik dan bjak sana.dia juga hafal akan al-
qur’an,dan tak heran apabila kemudian dia menjadi seora faqih(ahli ilmu fiqih)

B. Usaha-Usaha Khalifah Abdul Malik Bin Marwah

        Diantara pemberontakan yang terjadi adalah gerakan pemberontakan di irak yang dilakukan
oleh al-muktar bin ubayd,yang tujuanya mengoyakan kekuasaan dinasti bani umaiyah.

C.Jasa Dan Peningalan Khhalifah Abdul Malik Bin marwan

       Keberhasilan abdul malik bin marwan mempertahankan keutuhan wilayah kekuasaan dinasti
bani umaiyah berdampak positif bagi kemajuuan dinasti inikarena semua itu dapat di atasi dengan
baik,

1.menjadikan bahasa arab sebagai bahasa resminegara

2.pergantian mata uang

Sebelumnya yang digunnakan pada nabi.dan kholifah abubakar yaitu mata uang romawi da persia.

3.pembaharuan ragam tulisan bahasa arab

4.pembaharuan dalam bidang perpajakan

5.pengembangan sistem pos

Membentuk makamah agung

7. mendirikan bangunan-bangunan penting




                         BAB IV Khalifah al-walid bin abdul malik
A.Biografi Kholifah Al-walid bin abdul malik(50-96 m)

        Al-walid bin abdul malik dilahirkan pada tahun 50 H .pendidikan bahasa arabnya sangat
lemah ,sehingga dia kurang fasih dalam berbicara.
B.Penobatanana sebagai kahliifah ((86-96 H/705-715M)

        Ia mengangkat kedua anaknya sebagai sebagai putra mahkota yang akan mengantikanya
sebagai khalifah kelak,tampaknya kholifah Al-walid bin abdul malik mengikuti jejak ayahnya sekitar
85 H dalam pengangkatan kedua anaknya ini.

C.Usaha-Usaha Khalifah Al-walid bin abdul malik

1.Perbaikan dalam negeri

a. Jaminan sosial bagi anak-anak yatim dan penderita cacat

b. Pembangunan gedung ,jalan-jalan dan fasilitas lain

2.wilayah kekuasaan bani umaiyah

a.Penakhlukan asia tengah

b.Penaklukan kembali wilayah afrika utara

c,Penaklukan spanyol

D, Jasa-jasa dan peningalan Khalifah Al-walid bin abdul malik.

a.Perhatian yerhadab kaum du’afa.

b.Pembangunan rumah jompo dan yatim.

c.Pembangunan Masjid Umawi di damaskus dan rehabilitasi bangunan masji nabawi di nabawi.

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:1274
posted:1/19/2011
language:Indonesian
pages:4