Data Penjualan Teh Botol Sosro by byz34834

VIEWS: 6,460 PAGES: 496

Data Penjualan Teh Botol Sosro document sample

More Info
									             DAFTAR JUDUL SKRIPSI FAKULTAS EKONOMI M
                                             TAHUN 2006 - 2008
  NIM         PENULIS                       JUDUL                 TAHUN




                                PENGUKURAN KUALITAS PELAYANAN
11911131   Agustinus Mahindra   JASA PENGIRIMAN BARANG PADA PT.    2006
                                   LUDO MANGGAS DI JAKARTA
                                  PENERAPAN MODEL OBJECTIVE
                                   MATRIX (OMAX) SEBAGAI ALAT
11951947     Rizki Brilianta    PENGUKURAN PRODUKTIVITAS KERJA      2006
                                PADA “SIVA’S FLORIST AND SOUVENIR
                                    DI HOTEL KRISTAL JAKARTA




                                 ANALISA PENGARUH PERUBAHAAN
                                NILAI TUKAR DOLLAR AS- RUPIAH DAN
                                 PERUBAHAN TINGKAT SUKU BUNGA
11951956   Y. Berchmans. Balu                                       2006
                                SBI TERHADAP PERUBAHAAN INDEKS
                                      HARGA SAHAM GABUNGAN
                                       MENJELANG PEMILU 2004
                               INDEKS KEPUASAN PELANGGAN DAN
                                PRIORITAS PERBAIKAN (PRIORITIES
11962300   Charles de Rozary     FOR IMPROVEMENT) TERHADAP        2006
                               KINERJA PELAYANAN KFC GALLERIA
                                     MALL DI YOGYAKARTA.
                          HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN
11962368   Yuli Ismanto                                    2006
                           PRESTASI KERJA PADA PERAWAT
                                 ANALISIS MINAT KONSUMEN UNTUK
         Andriana Amado Maria
11982876                         BERBELANJA KEMBALI DI PT. LION   2006
          De Jesus Cortereal
                                    SUPER INDO YOGYAKARTA




                                 PERBANDINGAN SIKAP KONSUMEN
                                   TERHADAP PRODUK KOPI 3 in 1
11992927    Daud Aji Fibrianto      ANTARA INDOCAFE COFFEMIX      2006
                                  DENGAN NESCAFE 3 in 1 DI KOTA
                                          YOGYAKARTA
                               ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
11992965   Anita Rahmawati   TERHADAP SHAMPOO CLEAR DI KOTA   2006
                                        YOGYAKARTA
                             HUBUNGAN ANTARA STRES KERJA,
                               INTERPERSONAL DAN KINERJA
11992988   Rossy Melyawati                                  2006
                              KARYAWAN PADA PT. BUMI REJO
                                     BANJARNEGARA




                                HUBUNGAN ANTARA BUDAYA
                             PERUSAHAAN TERHADAP KEPUASAN
11993007        Yanti                                       2006
                              KERJA PADA KARYAWAN BAMBOO
                               RESTO & MUSIC YOGYAKARTA
                                  ANALISIS PERAN PENGAMBILAN
                                  KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPEDA
11993074   Valentina Latumahina                                 2006
                                   MOTOR HONDA SUPRA X 125 DI
                                          YOGYAKARTA




                                  PERBANDINGAN SIKAP NASABAH
             Meggy Rosalina
11993159                          PADA BANK MANDIRI DAN BANK    2006
               Wattimena
                                       PAPUA DI SORONG
                                 APLIKASI METODE TAGUCHI UNTUK
                                  PENGENDALIAN KUALITAS PADA
11003245 Ronald Satria Wirjawan PRODUKSI TAS PLASTIK (STUDI KASUS   2006
                                   PADA PERUSAHAAN PLASTIK
                                            HARAPAN)




                                 ANALISIS EFEKTIVITAS IKLAN PADA
11003256   Ruth Amelia Sunarko   SHAMPOO CLEAR ANTI KETOMBE DI      2006
                                        KOTA YOGYAKARTA
                                 ANALISIS MINAT BELI KONSUMEN
11003271    Teysar Papilaya        SABUN CAIR BIORE DI KOTA     2006
                                          YOGYAKARTA




                                  ANALISIS TINGKAT KEPUASAN
11003298   Anita Eva Christina   KONSUMEN TERHADAP PRODUK       2006
                                   GETUK ECO DI MAGELANG
                            PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN
                           TERHADAP PERILAKU KEWARGAAN
11003304   Benny Santoso   ORGANISASIONAL KARYAWAN STUDI     2006
                             KASUS PT. TALAINDO INTERIOR
                                    YOGYAKARTA




                               PENGARUH KEPEMIMPINAN
                                  TRANSAKSIONAL DAN
                             TRANSFORMASIONAL TERHADAP
11003342    Lenny Lado                                       2006
                                KEEFEKTIFAN PEMIMPIN DI
                           UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA
                                     YOGYAKARTA
                                 PERBEDAAN BUDAYA KERJA
                              KARYAWAN SEBELUM DAN SESUDAH
                               IMPLEMENTASI EMPLOYEE STOCK
11003356   Samuel Bulu Mone                                    2006
                                  OWNERSHIP PLANS (ESOP)
                                 PADA BRI CABANG CIK DITIRO
                                       YOGYAKARTA




                                 ANALISIS SIKAP KONSUMEN
11003360     Suryadi Kamto    TERHADAP ATRIBUT TOKO SRI JAYA   2006
                                    GYPSUM DI SLEMAN
                                ANALISIS HUBUNGAN MOTIVASI KERJA
11003421   Nancy Ratna Juwita   DENGAN PRESTASI KERJA PADA TOKO    2006
                                   ROTI GANEP’S DI SURAKARTA
                                        ANALISIS KEPUASAN PASIEN
                                    TERHADAP PELAYANAN PADA RUMAH
11003422      Elmi Tanggerahi                                               2006
                                    SAKIT UMUM “SINAR KASIH” TENTENA
                                            KABUPATEN POSO




                                     Pengaruh Komitmen Organisasional
                                     Dan Komitmen Profesional Terhadap
                                       Kepuasan Kerja Melalui Motivasi
11003441   Rita Natalia Sihombing                                           2006
                                      Sebagai Variabel Intervening (Studi
                                        Kasus Perawat di Rumah Sakit
                                                  Bethesda)
                                PENGARUH MOTIVASI DAN KEPUASAN
           Andi Umbu Sunga          KERJA TERHADAP KINERJA
11003445                                                         2006
                Samani             KARYAWAN PT JAMSOSTEK
                                         YOGYAKARTA




                                PENGARUH PERATA LABA TERHADAP
            Herman Yosep
11003448                          HARGA SAHAM DI BURSA EFEK      2006
           Silverius Dionyvan
                                           JAKARTA
                                 ANALISIS TINGKAT KEPUASAN
           Fortuna Yuno Adji    KONSUMEN TERHADAP JASA PT
11003474                                                       2006
               Setiawan        MERPATI NUSANTARA AIRLINES DI
                                        YOGYAKARTA
                                HUBUNGAN ANTARA TINDAKAN
                                SUPERVISI (KEPEMIMPINAN DAN
           Charly Reynhart       MENTORING, KONDISI KERJA,
11003499                                                      2006
             Panjaitan         PENUGASAN) DENGAN KEPUASAN
                             KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI
                              CV SEMBADA PRIMA YOGYAKARTA




           Ernest Zacharia    ANALISIS TARGET PASAR MAJALAH
11013536                                                      2006
              Marisko        MUSIK BEAT CHORD DI YOGYAKARTA
                            PERBANDINGAN ASOSIASI MEREK
                           ANTARA ROKOK SAMPOERNA A MILD
11013543   Adi Wibowo                                       2006
                           DENGAN ROKOK DJARUM L.A. LIGHT
                              DI KOTAMADYA YOGYAKARTA




                            KINERJA KEUANGAN PT. BRI, TBK
                           SEBELUM DAN SETELAH GO-PUBLIC
11013560   Jeffry Lianto                                    2006
                           (DENGAN MENGGUNAKAN METODE
                                       CAMEL)
                               ANALISIS EFISIENSI PASAR MODAL
                              BENTUK SETENGAH KUAT DI BURSA
                                EFEK JAKARTA BERDASARKAN
11013562   Lusiana Sutedjo    KEBIJAKAN PEREKONOMIAN DALAM          2006
                                 NEGERI (EVENT STUDY PADA
                                 KENAIKAN HARGA BBM PADA
                                  TANGGAL 1 OKTOBER 2005)




                             Analisis Kesetiaan Konsumen Terhadap
11013569     Ika Herawati    Merek Dagang Handphone Nokia Di Kota   2006
                                           Yogyakarta
                                ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
                                 TERHADAP TRAVEL MAJU JAYA
11013573    Budhi Sovianto                                       2006
                                   JURUSAN PURWOKERTO -
                                         YOGYAKARTA




                              ANALISIS BRAND LOYALTY AIR MINUM
11013578   Grace Candrawati                                      2006
                                DALAM KEMASAN MEREK AQUA
                          ANALISIS ARTI PENTING DAN KINERJA
11013587   Edy Darmanto     ATRIBUT PELAYANAN TOKO TIME       2006
                                GALLERY YOGYAKARTA
                                     FENOMENA METROSEKSUAL
           Deibby Hellen Lina   TERHADAP PERUBAHAN TREND GAYA
11013593                                                               2006
                Manitik           HIDUP PRIA MASA KINI (Dalam Life
                                   Style Fashion di Kota Yogyakarta)




                                 ANALISIS ASOSIASI MEREK DALAM
                                 MEMBENTUK KESAN MEREK PADA
11013597      Andriyanto                                               2006
                                PRODUK TEH BOTOL SOSRO DI KOTA
                                          YOGYAKARTA
                                   ANALISIS SIKAP KONSUMEN
           Kristian Arianto
11013599                        TERHADAP TOKO ROTI MUTIARA DI    2006
               Dharma
                                  KOTA KUDUS JAWA TENGAH




                               PENGARUH “CHILDREN SELF-BRAND
                               CONNECTION” TERHADAP PEMILIHAN
11013602   Septiani Sri Asih                                     2006
                                 MEREK (Study pada SD Kanisius
                                     Kotabaru Jogyakarta)
                              PERBANDINGAN ASOSIASI MEREK
                             ANTARA ROKOK SAMPOERNA A MILD
11013603   Henny Puspawati                                    2006
                             DENGAN ROKOK DJARUM L.A. LIGHT
                                  DI KOTA YOGYAKARTA




                              ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
           Abednego Jimmy
11013611                        TERHADAP KLUB ADE RAI DI      2006
               Irawan
                                       YOGYAKARTA
                                   VARIABEL YANG MEMBENTUK
                                  ASOSIASI MEREK HANDPHONE
                                SIEMENS BERDASARKAN PERSEPSI
11013618   Daniel Chandra. W                                     2006
                                    KONSUMEN (STUDI KASUS
                                MAHASISWA UNIVERSITAS KRISTEN
                                         DUTA WACANA)




                                 PENGARUH PERSEPSI KUALITAS
                                TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA
11013619     Nanie Wijaya                                        2006
                               UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA
                                         YOGYAKARTA
                                PERBANDINGAN ASOSIASI KONSUMEN
                                 ANTARA HANDPHONE MEREK NOKIA
                                   DAN HANDPHONE MEREK SONY
11013621   Debby Sulistiawati                                     2006
                                ERICSSON (STUDI KASUS MAHASISWA
                                  FALKUTAS EKONOMI UNIVERSITAS
                                      KRISTEN DUTA WACANA)




                                  ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
11013623   Shanty Gunawan        TERHADAP ATRIBUT-ATRIBUT RITEL   2006
                                      VALU$ DI YOGYAKARTA
                                   PENGARUH FAKTOR-FAKTOR
                                 KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP
11013642 Fredy Nugroho Singgih     LOYALITAS KONSUMEN PADA    2006
                                   WAROENG STEAK & SHAKE DI
                                         YOGYAKARTA




                                 HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI
11013649    Marchel Pattinama    DENGAN PRESTASI KERJA PADA   2006
                                  KARYAWAN PT. BANK MALUKU
                              ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
11013652   Iwan Hardiyanto   TERHADAP TELEVISI MEREK TCL DI   2006
                                       YOGYAKARTA
                                “ HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN
            Agung Kurnia        dan MOTIVASI TERHADAP KINERJA
11013690                                                         2006
             Kartikasari       KARYAWAN di PERUSAHAAN CV. HANA
                                    PRATAMA SUKOHARJO ”.




                                “ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
                                  TERHADAP ATRIBUT-ATRIBUT
11013692   Hoo.Listianingsih                                     2006
                               PELAYANAN JASA PADA KRIS SALON
                                       DI YOGYAKARTA”
                                    ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS
                                    AYAM POTONG (BROILER) PADA UNIT
11013708   Imanuel Kristian Kafiar    USAHA PETERNAKAN YAYASAN           2006
                                   JAYASAKTI MANDIRI DI SP 9 DAN SP 12
                                              TIMIKA-PAPUA
                          ANALISIS PENGARUH JOB INSECURITY
                              TERHADAP KEPUASAN KERJA
11013718   Airin Previe     KARYAWAN DENGAN PEMBERIAN        2006
                           KOMPENSASI SEBAGAI MODERATOR
                             DI INNA GARUDA, YOGYAKARTA
                                 ENGARUH KEPEMIMPINAN
                                 TRANSAKSIONAL DAN KARISMATIK
11013720     Christine Natalia   TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA    2006
                                 PT. BANGKINANG CRUMB
                                 RUBBER FACTORY PEKANBARU (RIAU)




                                       PERBANDINGAN KINERJA
                                   PORTOFOLIO BENTUKAN MANAJER
11013752   Triyogo Budi Adriyanto    INVESTASI DENGAN KINERJA      2006
                                  PORTOFOLIO MENGGUNAKAN MODEL
                                          INDEK TUNGGAL
                               ANALISIS PENGARUH PERSONALISASI
                                KONSUMEN TERHADAP EXCHANGE
11013760        Dhalia                                              2006
                               UTILITY DAN ACQUISITION UTILITY DI
                                      TOKO AMIGO KLATEN




                                   PENGARUH BIAYA PROMOSI
                                 TERHADAP VOLUME PENJUALAN
11013767   Merry Tisna Maita                                        2006
                                  BUKU PADA CV. ANDI OFFSET
                                        YOGYAKARTA
                              ANALISIS HUBUNGAN MEREK ATAU
                             KOMUNIKASI DARI MULUT KE MULUT
11013776   Amilia Novianti                                      2006
                             TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
                                 PRODUK KOSMETIK PUTERI




                             ANALISIS EFEKTIVITAS IKLAN EXTRA
                                JOSS DALAM MEMPENGARUHI
                                KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA
                               TINGKAT ATTENTION, INTEREST,
11013786   Yudi Gunawan                                         2006
                                DESIRE, ACTION DI KAMPUNG
                                  JOGOYUDAN, KELURAHAN
                               GOWONGAN, KECAMATAN JETIS
                                       YOGYAKARTA
                                  ANALISIS STRATEGI BERSAING PADA
               Margaretha
11013788                           BENGKEL MOBIL “MEGATREND” DI     2006
               C.I.Lamunde
                                            YOGYAKARTA




                                     PENGARUH SERVICE QUALITY
                                   PERCEPTION DAN SATISFACTION
11013790   Andy Budiarto Lugina    TERHADAP PURCHASE INTENTION      2006
                                     PADA TOKO BUKU GRAMEDIA
                                            SEMARANG
                                ANALISIS EFEKTIFITAS IKLAN
           Trisa Damayanti   DEODORANT REXONA PRO BALANCE
11023792                                                     2006
               Santoso       TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
                             PRODUKNYA DI KOTA YOGYAKARTA




                               PENGARUH RASIO KEUANGAN
11023801    Sinta Maretha     TERHADAP PERUBAHAN HARGA       2006
                                        SAHAM
                              ASPEK KOGNITIF DAN AFEKTIF DALAM
                               KEPUTUSAN MENGGUNAKAN JASA
11023812   Jessy Napitupulu                                        2006
                              PADA PT. EXCELCOMINDO PRATAMA,
                                            TBK




                                POSITIONING PANADOL CAPLET
                                TERHADAP PRODUK ANALGESIC
                                 SEJENIS DI DAERAH ISTIMEWA
11023817    Erdiana Santi                                          2006
                              YOGYAKARTA (Studi Kasus Komparatif
                                 terhadap Paramex, Bodrex, dan
                                           Oskadon)
                         PENGARUH VOLUME PERDAGANGAN
11023878   Nico Yopida    DAN RETURN TERHADAP BID-ASK     2006
                                    SPREAD




                           ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
11023887   Hernawaty     TERHADAP KARTU TELEPON SELULER   2006
                              AS DI KOTA YOGYAKARTA
                               ANALISIS TARGET PASAR HANDPHONE
11023890     Erni Tamalia                                         2006
                                NOKIA SERI 6600 DI PHONE MARKET




                               HUBUNGAN BRAND EQUITY DAN MINAT
                                   KONSUMEN (STUDI KASUS
11023893   Anita Puspitasari      PERUBAHAN MEREK PRODUK          2006
                                ELEKTRONIK NATIONAL-ANASONIC
                                     MENJADI PANASONIC)
                                PENGARUH INVESTMENT
                            OPPORTUNITY SET (IOS) TERHADAP
11023909   Ferryk Wijaya   HARGA SAHAM DENGAN DIVIDEN PER    2006
                               SHARE SEBAGAI VARIABEL
                                    PEMODERASI




                           PERHITUNGAN ABNORMAL RETURN
                           PADA SAHAM LQ45 DENGAN
11023913   Santa Mariana   MENGGUNAKAN ANALISIS TEKNIKAL     2006
                           THE CRISMA TRADING SYSTEM DI
                           BURSA EFEK JAKARTA
                          ANALISIS HUBUNGAN ANTARA
                        MOTIVASI MC. CLELLAND TERHADAP
11023916     Ana        KINERJA KARYAWAN PT. GARDENA     2006
                        GRAHA DI GARDENA DEPARTEMENT
                             STORE & SUPERMARKET




                             PENGARUH INSIDER DAN
                           BLOCKHOLDER OWNERSHIP
11023939   Fitra Jaya                                    2006
                          TERHADAP STRUKTUR MODAL
                                 PERUSAHAAN
                               PENGARUH TRUST, SATISFACTION,
                                DAN BRAND EQUITY TERHADAP
11023962      Susilawati                                         2006
                                  BEHAVIORAL LOYALTY DAN
                                    ATTITUDINAL LOYALTY




                               ANALISIS PERKEMBANGAN KINERJA
                               KEUANGAN PT. BANK CENTRAL ASIA,
11023963   Hemina M Silalahi      Tbk SEBELUM DAN SESUDAH        2006
                                DIVESTASI (Dengan Menggunakan
                                         Metode CAMEL)
                                   ANALISIS ABNORMAL RETURN
                                SEBELUM DAN SESUDAH PERISTIWA
11023983      Lia Elastika       PEMECAHAN SAHAM (STOCK SPLIT)     2006
                                PADA PERUSAHAAN YANG LISTING DI
                                      BURSA EFEK JAKARTA




                                   ANALISIS PENGARUH KUALITAS
                                  LAYANAN TERHADAP KEINGINAN
11023985   Dessy Ratna Juwita                                      2006
                                PEMBELIAN DI GARDENA DEPT. STORE
                                 DAN SUPERMARKET YOGYAKARTA
                             ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
11024004     Cristinawati    MEMPENGARUHI INDEKS HARGA       2006
                                  SAHAM DI INDONESIA




                               HUBUNGAN DISIPLIN KERJA,
                              KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN
                                KERJA TERHADAP KINERJA
11003252   Fredy Mesack CH                                   2006
                              KARYAWAN PADA PERUSAHAAN
                             MONICA BAKERY JL SUKOWATI 450
                                 SRAGEN JAWA TENGAH
                              PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP
                               PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN
11003258    Philip junianto                                     2006
                              (YAMAHA MOTOR & DEALER CICADAS
                                         BANDUNG)




                               ANALISIS PENGARUH KREATIVITAS
                                  IKLAN TERHADAP LOYALITAS
11003285   Yenny Gunawan      KONSUMEN PRODUK SHAMPOO DOVE      2006
                              MOISTURE CREAM PADA MAHASISWA/I
                              UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA
                             ANALISIS ASOSIASI KONSUMEN
                             TERHADAP PRODUK DETERJEN
11003286   Anton Subagio                                      2006
                           MEREK RINSO DAN SO KLIN DI KOTA
                                     JOGJAKARTA




                                 HUBUNGAN TRUST DAN
                           KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL
           Kadung Suksmo
11003295                       TERHADAP ORGANIZATIONAL        2006
              Legowo
                           CITIZENSHIP BEHAVIOR (STUDI PADA
                               CV. INTI SARI ALAM KLATEN)
                                    ANALISIS PENGENDALIAN
                                  PERSEDIAAN BAHAN BAKU DI
11003324 Adhy Prasetya Listiono                              2006
                                   PERUSAHAAN ROTI LUWES
                                         SURAKARTA
                                     ANALISIS TINGKAT KEPUASAN
                                  KONSUMEN TERHADAP ATRIBUT JASA
11003370   Fajar Srinanto Priyono                                  2006
                                     KARTU PRABAYAR SIMPATI DI
                                            YOGYAKARTA
                              PREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA
11003380    Iin Herawati    PERBANKAN DENGAN Z-SCORE TAHUN   2006
                                        2002-2004




                             PENGUKURAN INDEKS KEPUASAN
                            KONSUMEN BERDASARKAN ATRIBUT
11003483   Ongky Setiawan    PEMASARAN PADA RUMAH MAKAN      2006
                            (STUDI KASUS PADA RUMAH MAKAN
                                BANYUMAS DI BANYUMAS)
                                  ANALISIS SIKAP KONSUMEN
11003485       Setiawan       TERHADAP SEPEDA MOTOR HONDA         2006
                              125cc TYPE BEBEK DI YOGYAKARTA




                                 ANALISIS PERBANDINGAN ASOSIASI
                                  KONSUMEN TERHADAP PRODUK
11013532 Dibyo Pradipto Saputro SEPEDA MOTOR HONDA DAN SEPEDA     2006
                                     MOTOR YAMAHA DI KOTA
                                           YOGYAKARTA
                             ANALISIS ASOSIASI KONSUMEN
11013550       Diana       TERHADAP PRODUK SHAMPO MEREK      2006
                              DOVE DI KOTA YOGYAKARTA




                             ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
                              MEMPENGARUHI KEPUTUSAN
11013553   Wahyu Santoso                                     2006
                           PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA DI
                                      JOGJAKARTA
                           ANALISIS KEPENTINGAN KONSUMEN
11013557   David Hartono    DAN KINERJA CV.SUMBER BARU     2006
                             MOTOR YAMAHA YOGYAKARTA
                            ANALISIS POSISI PRODUK
                          HANDPHONE MERK MOTOROLA,
11013565   Linawaty. Y                                 2006
                           NOKIA, SAMSUNG DAN SONY
                         ERICSSON DI KOTA YOGYAKARTA
                           ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
11013616   Bobby Irawan   TERHADAP TOKO BAJU FAIRY TALES   2006
                             DI SEMARANG JAWA TENGAH




                           ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA
                          TERHADAP ATRIBUT KUALITAS JASA
11013620     Candra                                        2006
                           FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS
                               KRISTEN DUTA WACANA
                               PENGARUH KEPUASAN PELANGGAN
           Candra Edward P.   TERHADAP LOYALITAS PEMBELIAN DI
11013639                                                        2006
               Sinaga             TOKO BUKU SOCIAL AGENCY
                                        YOGYAKARTA
                                ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
11013640   Lie Yuni Andreany   TERHADAP SHAMPOO PANTENE DI   2006
                                         KOTA TEGAL
                               ASOSIASI MEREK TERHADAP PRODUK
11013656   Yosef Hendriyanto                                     2006
                               TEH TONG TJI DI KOTA PURWOKERTO




                                 PERANAN KEPERCAYAAN, KEPUASAN
                                   KONSUMEN, PERCEIVED VALUE
11013658 Christ Bintara Sahetapy                                 2006
                                     TERHADAP KOMITMEN DAN
                                           LOYALITAS
                                  KETERKAITAN KINERJA KEUANGAN
                                 DENGAN PERUBAHAN HARGA SAHAM
11013663    Dalety Liana L.W                                            2006
                                   (study pada usia 25 emiten 4 rasio
                                            keungan di BEJ)




                                    ANALISIS PRODUK CACAT KAIN
11013674   Lucas Budi Prasetyo   POLYSTER PADA PT. TEKSTIL UNGGUL       2006
                                     REJO WASONO PURWOREJO
                            ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
11013676   Rudi Riyanto   TERHADAP PAKAN IKAN TETRABITS DI   2006
                                 KOTA YOGYAKARTA
                                KECENDERUNGAN PENENTUAN
                                  STRUKTUR MODAL DALAM
           Inosensius Guido
11013693                       KETERKAITAN INTERDEPENDENSI       2006
            Rotorua Haloho
                              STATIC TRADE-OFF, PECKING ORDER
                                        DAN AGENCY




                              EARNING PER SHARE, PRICE TO BOOK
                                VALUE, RETURN ON EQUITY YANG
            Nicshon M. F
11013700                      MEMPENGARUHI HARGA SAHAM PADA      2006
            Rieuwpassa
                                PERUSAHAAN LQ-45 DI PT. BURSA
                                        EFEK JAKARTA
                                   ANALISIS PERSEPSI KONSUMEN
                                TERHADAP ATRIBUT-ATRIBUT FITNESS
             Franky Richard
11013703                           PADA CAKRA KEMBANG SPORT         2006
                Kodoatie
                                CENTRE YOGYAKARTA BERDASARKAN
                                  ARTI PENTING DAN KINERJANYA




                                ANALISIS MINAT BELI KONSUMEN PRIA
11013709   Anton Aryo Angkasa    TERHADAP SEPEDA MOTOR YAMAHA       2006
                                      MIO DI KOTA MAGELANG
                                  PENGARUH SWITCHING COST
                                SEBAGAI VARIABEL MODERATOR
                                TERHADAP HUBUNGAN ANTARA
           Adhitya Putranto
11013711                        KEPUASAN DENGAN LOYALITAS            2006
               Ardhani
                                 KONSUMEN (Studi Empiris Pada
                              Industri Jasa Layanan Telekomunikasi
                                          di Yogyakarta)




                              KEPUASAN MAHASISWA, LOYALITAS
11013716   Iwan Kurniawan     DAN REKOMENDASI PADA LAYANAN           2006
                                     JASA PENDIDIKAN
                                   ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
            Yoseph Marselino
11013719                         TERHADAP PRODUK SEPEDA MOTOR      2006
                Ndanu
                                      VESPA DI YOGYAKARTA




                                 ASOSIASI KONSUMEN PONSEL MERK
11013742   Etnan Elasa Suwondo                                     2006
                                 NOKIA SERI N-GAGE DI YOGYAKARTA
                                 KINERJA REKSADANA MENGGUNAKAN
11013744   Helus YanwariDianto                                    2006
                                         METODA TREYNOR




                                 EFEKTIVITAS IKLAN SEPEDA MOTOR
                                   JUPITER MX DI TELEVISI YANG
11013765     Bima Setyawan                                        2006
                                    MEMPENGARUHI PEMBELIAN
                                 MASYARAKAT DI KOTA SURAKARTA
                                    ANALISIS KINERJA KEUANGAN
                                 PERUSAHAAN SEBELUM DAN SELAMA
11013781   Dewi Puji Wahyuni     MASA KRISIS MONETER (Studi Kasus :   2006
                                  Perusahaan BUMN Yang Terdaftar di
                                         Bursa Efek Jakarta)




                                     ANALISIS HUBUNGAN GAYA
                                 KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL
                                   DAN LOCUS OF CONTROL (LoC)
           Budi Setia Raharjo,
11023793                            TERHADAP KINERJA INDIVIDU         2006
                 Teng
                                    Study Kasus Pada PT. Bank Buana
                                     Indonesia Tbk. Di Yogyakarta
                             PERBANDINGAN ASOSIASI KONSUMEN
                              ANTARA FOTOCOPY METRO DENGAN
11023795   Dhany Kristanto                                     2006
                                  FOTOCOPY DUTA DI KOTA
                                       YOGYAKARTA




                                 ANALISIS SIKAP KONSUMEN
                             TERHADAP ATRIBUT ATRIBUT BAURAN
11023798       Mulyadi                                         2006
                              PEMASARAN P.T. NUSANTARA TOUR
                              AND TRAVEL CABANG YOGYAKARTA
                              PENGARUH RASIO KEUANGAN
11023801   Sinta Maretha     TERHADAP PERUBAHAN HARGA         2006
                                       SAHAM




                            ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
                           MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM
11023802       Anita       PEMBELIAN ROTI DAN KUE LEGITZ DI   2006
                                       KLATEN
                                 PENILAIAN KINERJA KEUANGAN
                                PERUSAHAAN TOBACCO DENGAN
                               MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC
11023806   Andrian Nobella                                          2006
                              VALUE ADDED (EVA) (Studi Kasus pada
                                   PT. GUDANG GARAM Tbk)




                              ANALISIS EFEKTIFITAS PENAYANGAN
                              IKLAN SOFTENER MOLTO DI TELEVISI
                                TERHADAP FAKTOR KEPUTUSAN
11023813   Novita Anggraeni                                         2006
                                PEMBELIAN KONSUMEN DI KOTA
                                        YOGYAKARTA
                                   ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
                                  MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM
11023816   Kiki Maria Pamungkas      MEMILIH SUDIO FOTO ROI DI   2006
                                             GOMBONG




11023821       Yusuf Karya                                       2006
                                        PENGARUH KEADILAN
                                     INTERAKSIONAL, KEADILAN
                                 PROSEDURAL, KEADILAN DISTRIBUTIF
11023823         Hendri                                             2006
                                  TERHADAP TRUST DAN KOMITMEN
                                   DENGAN MEDIATOR KEPUASAN
                                   KONSUMEN (JOGJA MEDIA NET)




                                 ANALISIS HUBUNGAN BRAND IMAGE
                                 PADA PRODUK AMDK MEREK AQUA
                                 TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN
11023824   Sugiharto Budi Joyo                                      2006
                                 DAN BRAND LOYALTY AMDK MEREK
                                     AQUA OLEH KONSUMEN DI
                                    KOTAMADYA YOGYAKARTA
                               ANALISIS HUBUNGAN CITRA TOKO
                                   “RASA WANGI” TERHADAP
11023828       Freddy         KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN      2006
                              DI KECAMATAN COMAL, KABUPATEN
                              PEMALANG, PROPINSI JAWA TENGAH




                                ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
                              MENJADI PERTIMBANGAN KONSUMEN
           Laura Christiani    DALAM PEMBELIAN PRODUK PIZZA
11023830                                                        2006
             Sukendro            HUT PADA CIVITAS AKADEMIKA
                              UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA
                             ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
                            TERHADAP ATRIBUTATRIBUT YANG
11023831       Dewi                                        2006
                            DITAWARKAN CV WARTEL WARNA
                                 ABADI DI YOGYAKARTA




                              PENGARUH TIGA ELEMEN JASA
                            TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN
11023835   Wenny Dwiyanti      DAN NIAT UNTUK SETIA ATAU   2006
                             BERGANTI PENYEDIA JASA PADA
                                SALON JOHNNY ANDREAN
                                   HUBUNGAN ASOSIASI MEREK
                                   TERHADAP LOYALITAS MEREK
11023844   Yusuf Agung Pratama                                   2006
                                  SEPEDA MOTOR HONDA DI KOTA
                                         YOGYAKARTA




                                 HUBUNGAN DIMENSI KEPEMIMPINAN
                                  TRANSFORMASIONAL TERHADAP
11023845       Lilie Oktavia       ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP    2006
                                  BEHAVIOR (OCB) PADA HOTEL DI
                                         YOGYAKARTA
                              ANALISIS HUBUNGAN RELATIONSHIP
                               MARKETING TERHADAP LOYALITAS
11023848   Yoky Adi Saputra                                    2006
                               KONSUMEN DI RAMAI FAMILY MALL
                                        YOGYAKARTA
                                 ANALISIS TANGGAPAN KONSUMEN
                                  TERHADAP KUALITAS PELAYANAN
11023858   Nugroho Budi Wijaya                                    2006
                                 CUSTOMER SERVICE DI PT. TELKOM
                                       KANCATEL SLEMAN
                             PENGARUH KREATIVITAS IKLAN
                            TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN
11023862    Novi Indriani                                  2006
                                PASTA GIGI PEPSODENT
                                PERLINDUNGAN 12 JAM




                            HUBUNGAN PERIKLANAN DI SURAT
11023866   Hendy Setiawan                                  2006
                            KABAR DENGAN PENDAPAT UMUM
                               Pengaruh Internal Cash Flows, Insider
                                Ownership, Investment Opportunity
11023869   Novidia Sidharta    Pada Capital Expenditures : Pengujian   2006
                              Terhadap Packing Order Hypothesis dan
                                      Managerial Hypothesis




                                KEPUASAN NASABAH TERHADAP
11023872   Henny Yuniarti       KUALITAS LAYANAN ATM BCA DI            2006
                                       YOGYAKARTA
                             STUDY EKSPLORATIF IKLAN CETAK
                               PRODUK TELEVISI di AMERIKA
11023874      Willianto                                         2006
                             SERIKAT PERIODE TAHUN 1930an -
                                         1980an




                             APLIKASI WIPO (WITHDRAWN INITIAL
                            PUBLIC OFFERING) MODEL TERHADAP
11023879   Luci Paonganan                                       2006
                               ANOMALI SAHAM PADA PASAR
                                         PERDANA
                             ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
11023885     Sri Mulyani     TERHADAP KASUR PEGAS MEREK    2006
                               ELITE DI KOTA YOGYAKARTA




                             HUBUNGANNYA DENGAN KEPUASAN
                            KONSUMEN PADA GLONDONG MOTOR
11023891   Donny Sugianto                                  2006
                                     YOGYAKARTA
                             PENGARUH BRAND REINFORCEMENT,
                             EMOTIONAL BRANDING, INOVASI DAN
11023902   Astu Nuryandaru                                      2006
                                PENGALAMAN PANCA INDERA
                                TERHADAP BRAND LOYALITY




                                  ANALISIS PENGARUH NILAI
                               PELAYANAN SEBAGAI VARIABEL
                             MEDIASI ANTARA VARIABEL KUALITAS
11023903     Melky Anin                                         2006
                             PELAYANAN DAN NIAT MEMBELI PADA
                                PT. KHARISMA MATARAM JAYA
                                   GEMILANG YOGYAKARTA
                        PENGARUH FAKTOR LOKASI DAN
                        ATRIBUT PELAYANAN TERHADAP
11023910   Oktavianus                                 2006
                        KESUKSESAN BISNIS WARNET DI
                            YOGYAKARTA-SLEMAN
                                  ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN
11023914   Gerson Priya Dwi Andi RESTAURANT THAI EXPRESS DI KOTA   2006
                                           YOGYAKARTA
                                    ANALISIS ASOSIASI MEREK
                                 HANDPHONE NOKIA, SAMSUNG, DAN
11023920   Riyan Halim Saputra                                   2006
                                    MOTOROLA DI KOTAMADIA
                                         YOGYAKARTA
                                   PERBANDINGAN KEPUASAN
                                KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN
11023922   Sylvia Christiana   JASA YANG DIBERIKAN OLEH TEMPAT   2006
                               KARAOKE KELUARGA NAV DAN HAPPY
                                     PUPPY di YOGYAKARTA
                              PENGARUH KEMAMPUAN DAN
                               MOTIVASI KERJA PERAWAT
           Jhon Hermanto   TERHADAP PELAKSANAAN KUALITAS
11023923                                                   2006
              Samosir        PELAYANAN KESEHATAN PADA
                                RUMAH SAKIT BETHESDA
                                    YOGYAKARTA
                                      PERILAKU BERALIH MEREK
                                     KONSUMEN DALAM PEMBELIAN
11023925   Viany Kristiana Setiadi   PRODUK MOTOR di KALANGAN    2006
                                     MAHASISWA DAERAH ISTIMEWA
                                            YOGYAKARTA
                           BRAND AWARENESS DAN LOYALITAS
11023928   Primarthasiwi        KONSUMEN PRODUK LOW        2006
                             INVOLVEMENT DI YOGYAKARTA




                            HUBUNGAN PRAKTIK DIVERSITAS
11023929       Eni          TERHADAP KESUKSESAN KARIER     2006
                                  WANITA BEKERJA
                                  ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
                                 MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM
11023930   Liong Icuk Megawati                                    2006
                                 PEMBELIAN OBAT DI APOTEK MELIA
                                           YOGYAKARTA




                                     ANALISIS SIKAP KONSUMEN
                                   TERHADAP PENGGUNAAN JASA
                                 KIRANA HEALTH CLUB JOGJAKARTA
11023932      Melita Wijaya                                       2006
                                    PLAZA HOTEL BERDASARKAN
                                  MULTIATRIBUTE ATTITUDE MODEL
                               RISIKO TIDAK SISTEMATIS, RISIKO
           Veronica Wahyu        SISTEMATIS DAN KEBIJAKAN
11023944                                                         2006
               Ferryani       PENDANAAN : ANALISIS PERSAMAAN
                                          SIMULTAN




                               PENGARUH PENGELUARAN MODAL
                               DAN ALIRAN KAS BEBAS TERHADAP
           Daniel Wicaksono
11023946                      EARNINGS RESPONSE COEFFICIENTS     2006
            Agung Nugroho
                                   (ERC) (DENGAN VARIABEL
                                         PEMODERASI)
                                   ANALISIS SIKAP KEPUASAN
            Johana Octavia       MAHASISWA TERHADAP KONDOM
11023948                                                          2006
               Timisela             MEREK SUTRA FIESTA DI
                                         YOGYAKARTA




                               “ANALISIS DAMPAK KURS MATA UANG,
                               INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI
           Chalasina Violend     TERHADAP RETURN SAHAM” STUDI
11023949                                                          2006
                Tiven                  PADA MULTINATIONAL
                                COORPORATIONS YANG TERDAFTAR
                                             DI BEJ
                                ANALISIS TANGGAPAN KONSUMEN
                               TERHADAP IKLAN PRODUK NESCAFE
11023952   Christian Hardy                                     2006
                                 CLASSIC PADA MEDIA TELEVISI
                              DENGAN MENGGUNAKAN MODEL AIDA




                              PENGUKURAN BRAND KNOWLEDGE
11023955   Christy Arumsari                                    2006
                              VCO MEREK KLENO DI PURWOREJO
                              PENGARUH IPO PRICING DAN
                            OWNERSHIP RETENTION TERHADAP
11023959      Novan            NILAI PERUSAHAAN PADA         2006
                           PERUSAHAAN YANG BARU GO PUBLIC
                                DI BURSA EFEK JAKARTA




                           PERBANDINGAN ASOSIASI KONSUMEN
               Natalia     TERHADAP PRODUK SABUN PEMUTIH
11023964                                                     2006
           Kusumaningrum     MEREK SHINZU’I DENGAN MEREK
                              PURITY DI KOTA YOGYAKARTA




                            ANALISIS POSISI PRODUK TELEPON
                            SELULER MEREK SONY ERICSSON,
11023965      Neddy        NOKIA DAN SAMSUNG BERDASARKAN     2006
                              PERSEPSI KONSUMEN DI KOTA
                                      YOGYAKARTA
                                    ANALISIS PENGARUH IKLAN
11023970 Agita Nugraha Ningrum   TERHADAP MINAT PEMBELIAN TEH   2006
                                     SOSRO DI YOGYAKARTA




                                   PENGARUH ADVERTISING DAN
                                  PREVIOUS PURCHASE TERHADAP
11023973         Anita                                          2006
                                 CURRENT PURCHASE PADA SABUN
                                              LUX
                               ANALISIS BRAND LOYALTY MIE INSTAN
                               TERHADAP REPEAT PURCHASE DAN
                               TRYING OTHER BRAND DI KOTAMADYA
11023986   Theresia Rosalina   YOGYAKARTA                              2006
                                  (Studi Empiris Terhadap Mie Instan
                               Merek Sarimi, Supermi, Indomie, Mie
                               Sedaap Di Kotamadya Yogyakarta)




                                  PENGARUH KETIDAKPUASAN
                                  KONSUMEN, KARAKTERISTIK
                               KATEGORI PRODUK DAN KEBUTUHAN
           Johan Onesiforus
11023991                          MENCARI VARIASI TERHADAP             2006
              Suwondo
                                KEPUTUSAN PERPINDAHAN MEREK
                                DEODORANT PADA ANAK REMAJA
                                           (ABG)
                                ANALISIS SIKAP KONSUMEN
                            TERHADAP ATRIBUT-ATRIBUT YANG
11023992   Nathanael C.S.                                   2006
                            DITAWARKAN WARNET TREE HOUSE
                                     DI YOGYAKARTA




                            PENGARUH SIMULTAN : STRUKTUR
11023994    Ririn Safitri     KEPEMILIKAN DAN KEBIJAKAN     2006
                                      KEUANGAN
                                PENGARUH TEKANAN KETAATAN DAN
                                 TEKANAN KESESUAIAN TERHADAP
11023995 Zulsater Sahata Saragi   RESPON NOVICE ACCOUNTANT      2006
                                    DIMODERASI OLEH FAKTOR
                                     KOMITMEN PROFESIONAL




                            PENGUKURAN KONSEKUENSI BRAND
                            EQUITY BERDASARKAN DETERMINAN
11023999      Vivi John         BRAND AWARENESS, BRAND          2006
                            LOYALTY, DAN PERCEIVED QUALITY
                              TERHADAP CUSTOMER LOYALTY
                              PENGARUH DUKUNGAN ORGANISASI
                              DAN PENGEMBANGAN KARYAWAN
                              TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI DI
11024000   Verawati Chandra                                     2006
                              PERUSAHAAN PLASTIK BINTANG
                              FAJAR SUKOHARJO
                                    PENGARUH JOB EMBEDDENESS
                                     TERHADAP ORGANIZATIONAL
11024018      Yurike Elias                                          2006
                                  CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA
                                       BANK BUKOPIN JAKARTA




                                  PENGUKURAN KINERJA PELAYANAN
                                      RUMAH MAKAN LOGAWA
           Tedja Setiadi Mukti   PURWOKERTO BERDASARKAN INDEKS
11952035                                                            2006
                Wibowo               KEPUASAN KONSUMEN DAN
                                    PRIORITAS PERBAIKAN UNTUK
                                     PENINGKATAN PENJUALAN
                                  HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN
                                   KOMPENSASI DAN KOMITMEN
11982726   Yohanes Parengkuan                                   2006
                                 ORGANISASI TERHADAP PRESTASI
                                 KERJA KARYAWAN PT. USMANTEK




                                ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
                                TERHADAP
11982736     Rambu Raingu                                       2006
                                  RUMAH SAKIT PANTI RAPIH
                                YOGYAKARTA
                          Analisis Perbedaan Gender terhadap
           Marganda Tua
11982880                   Kinerja dan Karir Di Rumah Sakit    2006
            Simarmata
                                  Bethesda Yogyakarta
                             ANALISIS EFEKTIVITAS IKLAN MIE
           Poltak Gerson
11992961                        SEDAP PADA MAHASISWA/I        2006
            Sitanggang
                           UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA
                                  HUBUNGAN VARIABEL-VARIABEL
                                STRES TERHADAP MOTIVASI BELAJAR
11993000 Aprila Russiana Amelia                                   2006
                                 MAHASISWA PAPUA DI UNIVERSITAS
                                KRISTEN DUTA WACANA YOGYAKARTA
                                   Analisis Strategi Generik Pada Konter
11993147         Sugi Yati                                                 2006
                                     W`Sell, Di Ramai Mall Yogyakarta




                                     EFEKTIVITAS IKLAN TEH BOTOL
                                    SOSRO PADA MEDIA AUDIOVISUAL
11972573   Silvester Basri Mohon                                           2007
                                   DALAM MEMPENGARUHI AUDIENCE DI
                                       KOTA MADYA YOGYAKARTA
                                PENGUKURAN KINERJA TRIO GROSIR
                                & RETAIL MAGELANG BERDASARKAN
11982681    Herman Purwanto                                      2007
                                INDEKS KEPUASAN PELANGGAN DAN
                                      PRIORITAS PERBAIKAN




                                      HUBUNGAN KOMITMEN
                                    ORGANISASIONAL DAN JOB
11982861   D. Wahyu Wijayanto   INSECURITY TERHADAP TURNOVER     2007
                                  INTENTION KARYAWAN PT. BMB
                                     EKSPORT YOGYAKARTA
                                    ANALISIS SIKAP KONSUMEN
11992899   Leo Andi Krisnawan   TERHADAP PRODUK VIRGIN COCONUT   2007
                                    OIL (VCO) DI YOGYAKARTA
                                        HUBUNGAN KEPEMIMPINAN
                                     TRANSFORMASIONAL DAN MOTIVASI
           Neltji Cornelia Mellin
11992943                             TERHADAP PENINGKATAN KINERJA      2007
                   Rosalin
                                    KARYAWAN PADA PT. PERTIWI AGUNG,
                                                BEKASI
                             ANALISIS KETIDAK PUASAN ANTARA
                                EKSPEKTASI DENGAN YANG
11992946   Dicky Andreanto     DIRASAKAN KONSUMEN PADA        2007
                               PESAWAT UDARA “LION AIR” DI
                                       YOGYAKARTA
                              SIKAP KONSUMEN KUCING PERSIA DI
11003282   Andy Kristiyanto                                     2007
                                     KOTA YOGYAKARTA




                              ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN YANG
                                DIHARAPKAN KARYAWAN RUMAH
11003288   Ady Kristiwibowo                                     2007
                                 SAKIT EMANUEL PURWAREJA-
                                   KLAMPOK BANJARNEGARA
                                 PENGARUH ASPEK KEPERCAYAAN
11003306   Candy Paulina Paat   DAN HAMBATAN UNTUK BERPINDAH   2007
                                   MEREK TERHADAP LOYALITAS




                                TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN
                                TERHADAP MINUMAN BERENERGI
11003376     Bayu Prakoso                                      2007
                                MEREK KRATINGDAENG DI KOTA
                                        YOGYAKARTA
                               ANALISIS HUBUNGAN KUALITAS JASA
                                TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN
11003397     Victor Ndoen                                        2007
                               PADA SALON RUDY HADISUWARNO DI
                                       KOTA YOGYAKARTA




                                   ANALISIS SIKAP KONSUMEN
11003482   Fransiska Soeseno   TERHADAP HYPERMART SOLO GRAND     2007
                                     MALL DI SURAKARTA
                                        ANALISIS HUBUNGAN
                                 ANTARAKEPUASAN KERJA, MOTIVASI
11003488   Antik Dwi Sumarhayati KERJA DENGAN KINERJA KARYAWAN       2007
                                 PADA PT. TARUNAKUSUMA PURINUSA
                                             SEMARANG




                                   PERBANDINGAN SIKAP KONSUMEN
                                  TERHADAP KOMIK (MANGA) JEPANG
           Elman Victor Marihot    DAN KOMIK (MANGA) INDONESIA DI
11003497                                                             2007
              Simangunsong            TAMAN BACAAN SYLPHID JL
                                  KALIURANG KM 5,2 Gg DURMO NO 7 B
                                           YOGYAKARTA
                                   PENGARUH LABA NEGATIF
11003506   Christina Rumanti     PERUSAHAAN DAN EPS CHANGE       2007
                                   TERHADAP REAKSI PASAR




                                ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PRODUK
                               YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN
11013551     Lisa Hapsari                                        2007
                                 DALAM PEMBELIAN KAIN BATIK DI
                                          YOGYAKARTA
                                  ANALISIS SIKAP KONSUMEN
11013561    Sigit Cahyo Putro   TERHADAP ATRIBUT-ATRIBUT PT.        2007
                                BANK BUMI ARTA DI SURAKARTA




                                ANALISIS PENGARUH ATRIBUT 4 P DAN
                                    CITRA MERK (BRAND IMAGE)
           Samuel Oktovianus B.
11013588                          TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN        2007
                   N
                                 PENGGUNA PRODUK SEPATU NIKE DI
                                        KOTA YOGYAKARTA
                                 PENGARUH KUALITAS JASA
                              TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN
11013609   FX. Iwan Sanjaya                                    2007
                              PADA WARUNG INTERNET PT. LABA-
                                    LABA GROUP KLATEN
                                 HUBUNGAN KEPEMIMPINAN
                                 TRANSFORMASIONAL DAN
11013632   Aries Prestanto   KARAKTERISTIK PERSONAL PEMIMPIN   2007
                               PADA PT PERWITA KARYA DIVISI
                                 OTOMOTIF DI JOGJAKARTA
                                    ANALISIS TARGET MARKET PRODUK
11013655    Lia Dian Kurniawati                                      2007
                                      MLM TIANSHI DI YOGYAKARTA




                                    ANALISIS PENGARUH BRAND, GRADE
                                       LABEL DAN IMAGE TERHADAP
11013667   Cornelis C.R. Titahena     KEPUTUSAN KONSUMEN UNTUK       2007
                                    MEMBELI PRODUK PEMANIS 3T PADA
                                       PT. INTI MANIS DI SEMARANG
                                ANALISIS KINERJA SURAT BERHARGA
                                SETELAH PENAWARAN PERDANA (IPO)
            Marissa Elizabeth
11013671                        PADA PERUSAHAAN YANG BERGERAK       2007
                 Tobing
                                 DI INDUSTRI KEUANGAN TAHUN 2003-
                                                2005




                                 ANALISIS ELEMEN-ELEMEN BRAND
                                   EQUITY UNTUK MENENTUKAN
11013696   Rio Candra Wirawan                                       2007
                                KEKUATAN DAN KELEMAHAN PRODUK
                                    SEPATU MEREK ”ADIDAS”
                                     “PENGARUH KOMITMEN
                                   ORGANISASIONAL TERHADAP
                                  KEPUASAN KERJA KARYAWAN:
11013771   Endy Fr. Angwarmase     MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL       2007
                               INTERVENING (STUDI KASUS PADA PT.
                                 SPORT GLOVE INDONESIA (SGI) DI
                                     SLEMAN-YOGYAKARTA)”




                               STUDI EKSPERIMENTAL : PERANAN
11023797    Daniel Kurniawan    SELEBRITI SEBAGAI ENDORSER         2007
                                 TERHADAP EFEKTIVITAS IKLAN
                                ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
                               MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM
11023803   Setiawan Jatmiko                                        2007
                                   PEMBELIAN ROTI BOY DI
                                         YOGYAKARTA




                                    Analisis Faktor-faktor Yang
                                 Dipresepsikan Konsumen Dalam
11023808   Yulianto Prasetio                                       2007
                                Pembelian Kartu Perdana Prabayar
                                    Indosat IM3 Di Yogyakarta
                                  PENILAIAN KONSUMEN TERHADAP
                                  STRATEGI PERLUASAN MEREK LG
11023814     Ricky Setyawan                                        2007
                                  ELECTRONIK DI DAERAH ISTIMEWA
                                           YOGYAKARTA




                                  “ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
                                 MENJADI PERTIMBANGAN KONSUMEN
                                      DALAM PEMAKAIAN JASA
           Fransiskus Andi Dwi
11023829                             PENERBANGAN DOMESTIK          2007
                  Putra
                                    PERUSAHAAN PENERBANGAN
                                  SWASTA: LION AIR, ADAM AIR DAN
                                           BATAVIA AIR”
                            "ANALISA TANGGAPAN KONSUMEN
           Alfanus Riwin
11023855                   TERHADAP KINERJA JASA PELAYANAN   2007
            Kurniawan
                                      DI PT. PCP"
                                  STUDI EKSPERIMENTAL BRAND
11023868      Bun Li Cuan         FAMILIARITY AND ADVERTISING   2007
                                       REPETITION EFFECT




                                PENGARUH DAN HUBUNGAN DINAMIS
                                 PERUBAHAN DIVIDEND YIELD DAN
11023881   Budi Setyo Santoso                                   2007
                                 PRICE EARNING RATIO TERHADAP
                                   PERUBAHAN HARGA SAHAM
                               PENGARUH PELAYANAN TERHADAP
                                KEPUASAN PELANGGAN PADA PT
11023884   Teguh AndreWijaya   GRAMEDIA ASRI MEDIA STUDI KASUS   2007
                                 TOKO BUKU GRAMEDIA JALAN
                                   SUDIRMAN YOGYAKARTA




                               HUBUNGAN SIKAP KERJA TERHADAP
11023888     Mikhael Sogen      KINERJA PERAWAT PADA RUMAH       2007
                                 SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA
                                      ANALISIS SIKAP KONSUMEN
                                     TERHADAP IKLAN DI MAJALAH
11023892   Djarau Matu Ati Kala       SEPAKBOLA BOLAVAGANZA          2007
                                    BERDASARKAN MULTIATRIBUTE
                                          ATTITUDE MODEL




                                   PENGARUH KEPERCAYAAN MEREK
11023898      Hery Hariyadi       TERHADAP LOYALITAS MEREK SABUN     2007
                                  CUCI SUNLIGHT DI KOTA YOGYAKARTA
                               ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
                                TERHADAP ATRIBUT – ATRIBUT
           Frendy Adianto     KOSMO FACTORY OUTLET SEBAGAI
11023917                                                      2007
             Stephanus       TEMPAT BERBELANJA BUSANA JALAN
                                 JUWADI NO.11 KOTA BARU -
                                        YOGYAKARTA




                                 REAKSI PASAR TERHADAP
11023918   Hendro Setianto                                    2007
                             PENGUMUMAN MERGER DAN AKUISISI
                                    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KUALITAS
                                    dan MINAT MASUK PADA UNIVERSITAS
11023951    Artha Maya Juliana                                         2007
                                      KRISTEN DUTA WACANA DENGAN
                                    MENGGUNAKAN CONJOINT ANALYSIS




                                      ASOSIASI MEREK TERHADAP OLI
11023897   Christiningsih Oktavia       MOTOR TOP ONE DI KOTA          2007
                                             PURWOKERTO
                           ANALISIS STRATEGI PEMASARAN
           Albert Rahman
11023958                     PADA PT. SETIAJI MANDIRI    2007
              Prayogo
                                    YOGYAKARTA
                                   STRATEGI DIVERSIFIKASI PRODUK
                                    UNTUK MENINGKATKAN VOLUME
11023975   A.A. Sri Herma Yanti                                      2007
                                  PENJUALAN DI CV. BUNGA HARIMAU,
                                     TAMPAKSIRING GIANYAR BALI




                                  ASOSIASI MEREK KOSMETIK SARI AYU
11023979   Theresia Au Batuwael                                      2007
                                        di KOTA YOGYAKARTA
                                 ANALISIS EFEKTIFITAS IKLAN INDOMIE
                                    GORENG “KRIUK” TERHADAP
11023984     Anita Rosmawati                                          2007
                                   KEPUTUSAN PEMBELIAN DI KOTA
                                            YOGYAKARTA




                                      PENGARUH CORPORATE
                                 GOVERNANCE TERHADAP STRUKTUR
            Freddy Iston Hasil   MODAL DAN KINERJA PERUSAHAAN :
11024003                                                              2007
           Marbudi Pangaribuan      STUDI EMPIRIS PADA FAMILY
                                 BUSINESS GROUP YANG TERDAFTAR
                                              DI BEJ
           Agustinus Sigit   ANALISIS ASOSIASI MEREK TERHADAP
11024005                                                        2007
             Prasetyo         TAPE RECORDER MEREK POLYTRON




                               “ STUDI EXPERIMENTAL: ANALISIS
                                TINGKAT KEPENTINGAN FAKTOR
                              TERHADAP MINAT BACA DAN MINAT
           Hotmian Rumini
11024008                         BELI BUKU PADA MAHASISWA       2007
             Manurung
                             FAKULTAS EKONOMI DAN MAHASISWA
                              FAKULTAS TEOLOGIA UNIVERSITAS
                                   KRISTEN DUTA WACANA”
                               ANALISIS PENGARUH KUALITAS JASA
11034019   Yusak Hadi Winata    PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN      2007
                               PELANGGAN FLEXI DI YOGYAKARTA




                               PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN
                               KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP
11034021   Dita Rosa Masatu      TURNOVER INTENTION DENGAN       2007
                               GENDER DAN EXPERIENCE SEBAGAI
                                     VARIABEL MODERAT
                                  Implikasi Keputusan Investasi,
                               Keputusan Pendanaan, dan Kebijakan
11034025 Obet Rahmat Cahyono                                        2007
                                Dividen Terhadap Nilai Perusahaan
                                          Publik di BEJ




                                  PENGARUH KUALITAS JASA
11034029    Lia Yesi Ningrum   TERHADAP KEPUASAN NASABAH BNI        2007
                                        CABANG UGM
                                 PENGARUH EMOTIONAL BRANDING
                                DAN BRAND IDENTITY UNTUK MENILAI
11034031   Stevanus Kristanto                                      2007
                                 LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP
                                    LAGU “KUPU-KUPU MALAM”




                                 PENGARUH EMOTIONAL BRANDING
                                DAN BRAND IDENTITY UNTUK MENILAI
11034035    Silvia Cahyono                                         2007
                                 LOYALITAS KONSUMEN TERHADAP
                                   SINETRON “MALIN KUNDANG”
                     ASOSIASI MEREK TERHADAP PRODUK
11034041   Yunita     MINUMAN TEH HIJAU NU GREENTEA   2007
                      DAN ZESTEA DI KOTA YOGYAKARTA




                     PENGARUH AGENCY PROBLEM DAN
11034053   Suwarni   INSIDE SHAREHOLDERS TERHADAP     2007
                              DIVERSIFIKASI
                                    ANALISIS ASOSIASI MEREK MOTOR
11034066      Johan Riyanto                                          2007
                                      YAMAHA MIO DI YOGYAKARTA




                                   ANALISIS BRAND LOYALTY TERHADAP
11034070   Vincentia Elly Monica   PRODUK MIE INSTAN MEREK INDOMIE   2007
                                          DI KOTA YOGYAKARTA
                            ANALISIS PERBANDINGAN ASOSIASI
11034075    Roy Ariawan      MEREK TEH BOTOL SOSRO DAN        2007
                             FRESTEA DI KOTA YOGYAKARTA




                               PENGARUH KETIDAKPUASAN
                               KONSUMEN, KARAKTERISTIK
                            KATEGORI PRODUK DAN KEBUTUHAN
11034078   Diana Sovianto      MENCARI VARIASI TERHADAP       2007
                             KEPUTUSAN PERPINDAHAN MEREK
                            SABUN MANDI CAIR PADA MAHASISWA
                                    DI YOGYAKARTA
                                 Analisis Faktor-faktor yang
           Amelia Trisnawaty
11034082                       Mempengaruhi Konsumen Dalam       2007
             Handayani
                               Pembelian Rotiboy di Yogyakarta
                                 ASOSIASI KONSUMEN TERHADAP
                                  PRODUK WEIGHT REDUCTION
11034086    Liana Anggraini                                            2007
                                 PROGRAM (WRP) BODY SHAPE DI
                                      KOTA YOGYAKARTA




                               PENGARUH ECONOMIC VALUE ADDED,
                                   RESIDUAL INCOME, EARNINGS,
                                 OPERATING CASH FLOWS DAN ROI
                                TERHADAP RETURN YANG DITERIMA
11034091   Dewi Puspa Rahayu                                           2007
                                  OLEH PEMEGANG SAHAM (Studi
                                   Empiris Pada Perusahaan Bisnis
                                Keluarga Terkemuka Yang Terdaftar Di
                                                BEJ)
                           Analisis Pengaruh Brand Equity Dengan
                           Pembentukan Loyalitas Pelanggan Pada
11034095      Tanto                                                2007
                               Produk Shampoo Clear, Head &
                                   Shoulder, dan LifeBuoY




                            PENGARUH KEYAKINAN DAN SIKAP
11034099   Widya Martina      TEHADAP KEINGINAN MEMBELI            2007
                             SHAMPOO DOVE DI YOGYAKARTA
                              PENGARUH WORD OF MOUTH
11034101   Gita Nurrika    TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN   2007
                                DETERJEN MEREK RINSO




                             SIKAP KONSUMEN TERHADAP
           Fanny Irawati
11034113                   ATRIBUT YANG DITAWARKAN TOKO   2007
            Sosiawan
                            BUKU GRAMEDIA YOGYAKARTA
                                 PERBANDINGAN EVALUASI PASIEN
                                 TERHADAP KINERJA RUMAH SAKIT
                                 BETHESDA YOGYAKARTA ANTARA
                                 IMPORTANCE-PERFORMANCE
11034124      Elfrida Girsang                                            2007
                                 ANALYSIS DENGAN MODIFIED
                                 IMPORTANCE-PERFORMANCE
                                 ANALYSIS




                                   Pengaruh Citra Institusi, Kepuasan,
                                   Kualitas Pelayanan dan Rintangan
11034130   Yohanes Pramudyanto       Berpindah Terhadap Kesetiaan        2007
                                      Mahasiswa Prodi Manajemen
                                    Universitas Kristen Duta Wacana
                               STRATEGI PEMASARAN KLINIK
11034135      Yessy Wijaya     KECANTIKAN LONDON BEAUTY         2007
                               CENTRE DI KOTA YOGYAKARTA




                                PENGARUH FAKTOR EKSTERNAL DAN
                                  SIKAP TERHADAP MINAT UNTUK
11034146   Respati Sapto Widodo                                 2007
                                MEMBELI MOTOR HONDA NEW SUPRA
                                              FIT
                           HUBUNGAN MARKETING MIX
11034167    Verawati    TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN            2007
                          (STUDI KASUS PRODUK CMD)




                       PENGARUH MANAGERIAL OWNERSHIP
                         DAN INSTITUTIONAL OWNERSHIP
                        TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN
11034168   Jon Lenon      YANG DI UKUR DENGAN LABA             2007
                        AKUNTANSI DAN LABA PASAR (Studi
                       Empiris Pada Perusahaan Manufaktur di
                                Bursa Efek Jakarta)
           Paskalis Dika Hely   PENGARUH KEPERCAYAAN DAN SIKAP
11034172                                                                2007
               Wardana                TERHADAP LOYALITAS




                                 PENGARUH MEKANISME KONTROL
                                    CORPORATE GOVERNANCE
11034181        Vianney          TERHADAP KINERJA SAHAM (Studi          2007
                                Empiris pada Perusahaan Financial dan
                                 Non Financial di Bursa Efek Jakarta)
                                  TARGET DIVIDEND PAYOUT RATIO DAN
                                   SPEED ADJUSMENT DI BURSA EFEK
11034183   Jane Lidya Manatar                                        2007
                                   JAKARTA (PENELITIAN PADA TAHUN
                                              1997-2004)




                                      PENGARUH DIVIDEND YIELD
                                   TERHADAP PRICE EARNINGS RATIO
11034190   Christina Kurniasari                                      2007
                                    DENGAN IOS SEBAGAI VARIABEL
                                             MODERASI
                                       ANALISIS FAKTOR-FAKTOR
                                 FUNDAMENTAL DAN VARIABEL MAKRO
                                 EKONOMI YANG MEMPENGARUHI BETA
11034196   Dyah Ayu Susilowati      SAHAM SELAMA KRISIS MONETER           2007
                                  (Studi Empiris pada Perusahaan Bisnis
                                  Keluarga Terkemuka yang Terdaftar Di
                                           Bursa Efek Jakarta)




                                PENGARUH HARI PERDAGANGAN
                                  TERHADAP RETURN SAHAM:
11034198 Agung Isaac Halomoan PENGUJIAN WEEK-FOUR EFFECT DAN              2007
                               ROGALSKI EFFECT DI BURSA EFEK
                                         JAKARTA
                                  KEMAMPUAN RASIO PROFITABILITAS,
                                   LIKUIDITAS, HUTANG DAN DIVIDEND
11034199   Michael Iron Pratama                                      2007
                                     YIELD MEMPREDIKSI KEBIJAKAN
                                                DIVIDEN




                                    HUBUNGAN INTERDEPENDENSI
              Vicktor Jandry         KEBIJAKAN PENDANAAN DAN
11034201                                                             2007
                Marunduri         KEBIJAKAN INVESTASI PERUSAHAAN
                                         JASA DI INDONESIA
                                Pengaruh Citra Perusahaan, Kepuasan,
                                  Kualitas Pelayanan dan Rintangan
11034202      Erwin Yonata                                             2007
                                    Berpindah terhadap Kesetiaan
                                  Pelanggan pada Warnet “Cha Net”




                                EFEKTIVITAS IKLAN TELEVISI PRODUK
                                     SIMCARD GSM IM3 DALAM
11034209   Yohanis Jawu Hagga       MEMPENGARUHI KEPUTUSAN             2007
                                   PEMBELIAN MAHASISWA UKDW
                                          YOGYAKARTA
                        ANALISIS ASOSIASI MEREK PRINTER
                        CANON DAN HEWLETT PACKARD (HP)
11034213     Leonardy                                     2007
                           DIBENAK KONSUMEN DI KOTA
                                  YOGYAKARTA




Ga ada NIM    Anita               Ga ada Judul            2007
                                  ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
                                   DALAM MEMODIFIKASI SEPEDA
11982775 Wahriana Ari Suryawan                                    2007
                                 MOTOR DI BENGKEL ASTRO MOTOR
                                           YOGYAKARTA




                                    INTERAKSI ANTARA CONATIVE
                                      ANTECENDENT, AFFECTIVE
11992955     Henson Wijaya            ANTECENDENT, CONATIVE
                                 ANTECENDENT TERHADAP LOYALITAS
                                 PADA GAME CENTER DI YOGYAKARTA
                               HUBUNGAN VARIABEL KUALITAS JASA
                               DENGAN KEPUASAN KONSUMEN PADA
11992982   Richard Joppy. JR      PELANGGAN SALON LELLIDEWI
                                    PENGUDHISALIRA DI KOTA
                                        YOGYAKARTA




                                PENGARUH KEPERCAYAAN MEREK
            Immanuel Petra     TERHADAP LOYALITAS MEREK SABUN
11993139
              Kastanya         DETERGEN RINSO COLOUR AND CARE
                                       DI KOTA BANTUL
                                 ANALISIS KESEHATAN BANK SWASTA
11003403 Mannauly. I. M. Sitorus NASIONAL MENGGUNAKAN METODE
                                              CAMEL




                               ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
                             MENJADI PERTIMBANGAN PENGGUNA
11013544     Indra Mesoria   SEPEDA MOTOR YAMAHA MIO, HONDA
                                 VARIO, DAN SUZUKI SPIN DI
                                        YOGYAKARTA
                           ANALISIS STRATEGY BERSAING PADA
11013590   Agus Kuswanto
                               CV.TUNAS JAYA MAGELANG




                             ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
11013638    Heru Santoso    TERHADAP RUMAH MAKAN MURAH
                           ENAK DI YOGYAKARTA JAWA TENGAH
                           ASOSIASI MEREK DALAM MEMBENTUK
                              BRAND IMAGE PADA PRODUK
11023799   Eva Anggraeni
                              SHAMPOO PANTENE DI KOTA
                                     YOGYAKARTA
                                ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
                               MOTOR HONDA DI BANJARNEGARA
11023809   Haryono Julianto
                              TERHADAP BENGKEL AHASS 1650 CV.
                                KOMPO MOTOR BANJARNEGARA




                              PENGARUH RINTANGAN PENGALIHAN,
                                  KELUHAN, DAN KEPUASAN
11023827   Ratna Kurniasari
                               KONSUMEN TERHADAP LOYALITAS
                                SALON GEMINI DI TEMANGGUNG
                                    PENGARUH BESARNYA COST
             Agustina Yuanita      TERHADAP FINANCIAL DISTRESS
11023838
                 Hendro          DENGAN SIZE PERUSAHAAN SEBAGAI
                                      VARIABEL PEMODERASI




                                    "MINAT MASYARAKAT KOTA
11023843   Yeanne Hadi Santoso     MAGELANG TERHADAP SEPEDA
                                 MOTOR MEREK HONDA JENIS VARIO"
                                  ANALISIS EFEKTIVITAS IKLAN INDOMIE
                                    GORENG DALAM MEMPENGARUHI
11023853      Herwan Wijaya          KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA
                                   MAHASISWA/I UNIVERSITAS KRISTEN
                                             DUTA WACANA




                                  SIKAP KONSUMEN TERHADAP ROKOK
11023880 Estiningsih Dyah Utami      SAMPOERNA MILD DI DAERAH
                                        ISTIMEWA YOGYAKARTA
                                 PERBANDINGAN ASOSIASI KONSUMEN
11023883   Oni Kristian Wijaya   TERHADAP KARTU PRABAYAR SIMPATI
                                 DAN XL BEBAS DI KOTA YOGYAKARTA




                                 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KUALITAS
                                  DAN MINAT MASUK UNIVERSITAS
11023886     Yuiana Hukom
                                      SWASTA DI YOGYAKARTA
                                 MENGGUNAKAN CONJOINT ANALYSIS
                    PERILAKU KONSUMEN BERALIH
                   MEREK (BRAND SWITCHING) DALAM
11023906   Tomy
                  PEMBELIAN PRODUK HAND PHONE DI
                         KOTA YOGYAKARTA
                                      ANALISIS 4P PADA KEPUASAN
11023940      Ricky Affandi       KONSUMEN PADA CHARMY SNOW ICE
                                  DI PLAZA AMBARUKMO YOGYAKARTA




                                    ANALISIS KUALITAS JASA DALAM
                                  HUBUNGANNYA DENGAN KEPUASAN
                                     KONSUMEN DAN IMPLIKASINYA
11023957   Florentina Wenseslia
                                      TERHADAP PERILAKU PURNA
                                   PEGGUNAAN JASA PENERBANGAN
                                             BATAVIA AIR
                                   ANALISIS KETERLIBATAN KONSUMEN
11023961    Evita Ratna Sari       DALAM PROSES PEMILIHAN PRODUK
                                               LEMARI ES




                                   PERILAKU FREE RIDING TERHADAP
11024007   Billy Anthoni Parinsi
                                         PENGUMUMAN LABA
                                 “ PENGARUH KUALITAS PELAYANAN
11024013 Balance Naturani Manik TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI
                                 SPBU SEMAKI KOTA YOGYAKARTA “




                                   ANALISIS PENGARUH PERILAKU
                                 MONOKRONIK DAN PERILAKU TIPE A
                                    (TYPE A BEHAVIOR PATTERN)
11034062   Titik Suryaningrum    TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA
                                    DAN STRES KERJA PADA STAF
                                  PENGAJAR (DOSEN) UNIVERSITAS
                                KRISTEN DUTA WACANA YOGYAKARTA
                            PERBANDINGAN ASOSIASI MEREK
                            TERHADAP PRODUK ROKOK CLAS
11034023   Ika Tamariskha
                              MILD DAN STAR MILD DI KOTA
                                     YOGYAKARTA




                            ASOSIASI KONSUMEN TERHADAP
11034024    Deky Ivanto
                            INDUSTRI MALL DI YOGYAKARTA
                               "ASOSIASI MEREK TERHADAP KARTU
11034038   Candra Yan Wijaya     TELEPON SELULAR IM3 DI UKDW
                                         YOGYAKARTA"
                                    PENGARUH CUSTOMER
                                SATISFACTION, INTERPERSONAL
           Edmond Edwind
11034044                         BONDS, DAN IMAGE TERHADAP
             Anggellies
                               PERILAKU SETIA KONSUMEN PADA
                             SALON ERFANS DI KOTA YOGYAKARTA




                               PENGARUH MARKETING MIX DAN
                                SIKAP TERHADAP LOYALITAS
11034048   Rita Ratna Dewi
                             KONSUMEN MASKAPAI PENERBANGAN
                                       NON GARUDA
                             PENGARUH TIGA ELEMEN PRODUK
                             TERHADAP SIKAP DAN NIAT UNTUK
11034051   Rosa Widiawaty
                            SETIA ATAU BERGANTI PRODUK PADA
                                     PRODUK MIZONE




                              ANALISIS HUBUNGAN SIMULTAN
                                  ANTARA PROFITABILITAS
                            PERUSAHAAN, DIVIDEN, DAN HARGA
11034055   Deny Sugianto
                                 SAHAM. (Studi Empiris Pada
                            Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar
                                          Di BEJ)
                           ANALISIS KUALITAS JASA TERHADAP
                               SIKAP KONSUMEN PASCA
           Dennis Yoseph
11034057                    PENGGUNAAN JASA PERJALANAN
             Talaksoru
                                WISATA BPW ”MARITUR”
                                     YOGYAKARTA
                                 ANALISIS KUALITAS JASA, OVERALL
                                SATISFACTIONDAN TERHADAP SIKAP
11034060   Teti Suryaningtyas     KONSUMEN SERTA IMPLIKASINYA
                                PADA JASA PENERBANGAN PESAWAT
                                        GARUDA INDONESIA




                                SIKAP MAHASISWA UKDW TERHADAP
11034061    Stevani Virginia
                                        IKLAN DI TELEVISI
                                  ASOSIASI KONSUMEN TERHADAP
           Chandra Oktavianus
11034069                           PRODUK SUSU L-MEN DI KOTA
               Budiman
                                          YOGYAKARTA




                                BRAND LOYALTY,REPEAT PURCHASE ,
                                 DAN TRYING OTHER BRAND PRODUK
11034073       Milka Yulita
                                  PASTA GIGI MEREK PEPSODENT DI
                                        KOTA YOGYAKARTA
                                   CORPORATE OWNERSHIP,
                              KARAKTERISTIK DEWAN dan BIAYA
                              KEAGENAN : ANALISIS HUBUNGAN
11034080   Evlin Handayani
                                 SIMULTAN (Studi empiris pada
                             perusahaan manufacture yang terdaftar
                                  di BEJ selama th 2000-2004)




                              ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
             Yuli Andreas    MEMPENGARUHI PEMBELIAN SEPEDA
11034096
           Simangungsong     MOTOR YAMAHA MIO, HONDA VARIO
                              DAN SUZUKI SPIN DI YOGYAKARTA
                              ANALISIS BRAND LOYALTY TERHADAP
11034131        Stepanus      PRODUK SABUN MUKA MEREK BIORE
                                     DI KOTA YOGYAKARTA




                                    STUDY EKSPLORATIF NILAI
11034134   Eva Rohulina Sidauruk  PELANGGAN (CUSTOMER VALUE)
                                 PADA BISNIS RESTORAN CEPAT SAJI
                              ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KUALITAS
                               dan MINAT MENGGUNAKAN KARTU
11034136   Alfa Nur Ekawati
                              PASCABAYAR XPLOR dari XL dengan
                                     CONJOINT ANALYSIS




                                ASOSIASI KONSUMEN TERHADAP
11034137   Thomas Welianto        PRODUK SHAMPO REJOICE DI
                              UNIVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA
                                     ANALISIS FENOMENA NILAI
                                  PELANGGAN (CUSTOMER VALUE)
11034139   Ginawati Sarlin Ruku
                                    TERHADAP LOW FARE PADA
                                      PERUSAHAAN AIRLINES




                                    "PENGARUH SIKAP KONSUMEN
11034147      Eddy Susanto        TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN
                                     CARREFOUR - YOGYAKARTA"
                                 ANALISIS BRAND LOYALTY TERHADAP
11034151    Chandra Kristianto   PRODUK PELUMAS MESIN MEREK TOP
                                     ONE DI KOTA YOGYAKARTA




                                  STUDY EKSPERIMENTAL ANALISIS
                                   TINGKAT KEPENTINGAN FAKTOR-
                                 FAKTOR IKLAN TESTIMONIAL DOVE DI
11034185   Nova Wila Siela Barus    TELEVISI TERHADAP PERSEPSI
                                 AWARENESS DAN TRUST KONSUMEN
                                  DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS
                                              CONJOINT
                               PENGARUH MARKETING MIX &
                               SUBJETIVE NORM TERHADAP
11034188   Ineke Tunggal
                              LOYALITAS KONSUMEN CAFE DI
                                     YOGYAKARTA




                               ANALISIS PENGARUH BUDAYA
                             TOLERANSI KEKUASAAN TERHADAP
           Eveline Julian
11034204                    PERSEPSI KARIR (STUDI KASUS PADA
            Anthonius
                             MAHASISWA UNIVERSITAS KRISTEN
                                     DUTA WACANA)
                          PENGARUH DUKUNGAN ORGANISASI
                                DAN PROGRAM FORMAL
                          PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP
           Fiftin Emma
11034206                 KEPUASAN KERJA STUDI KASUS PADA
           Tampubolon
                           KARYAWAN PT. INDONESIA POWER
                           UBP (UNIT BISNIS PEMBANGKITAN)
                                MRICA, BANJARNEGARA
                         SIKAP KONSUMEN TERHADAP
                            KUALITAS PELAYANAN
11003214   Edy Cahyadi          EVENT ORGANIZER          2008
                           (Studi Kasus Konsumen Angie
                           Productions’s Yogyakarta)
                               ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN
11003251   Fredy Dwi Nugroho     TERHADAP VCD DI VALENT DISC   2008
                                          YOGYAKARTA
                    ANALISIS SIKAP KONSUMEN
11003407   Hendri      TERHADAP VCD DARI      2008
                      PERSEWAAN VALENT DISC
                                  PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP
                                         IKLAN OBAT SAKIT
                                      KEPALA MERK BODREX DAN
11003437   Intan Pranataningrum                                  2008
                                       OSKADON PADA MEDIA
                                        TELEVISI DI KOTAMADYA
                                           YOGYAKARTA
                          ANALISIS HUBUNGAN PENGALAMAN
                                    ORGANISASI
                            DAN HASIL KARIR PERAWAT PADA
11003451   Maria Natali                                    2008
                                    RUMAH SAKIT
                                 ORTOPEDI PROF. DR. R.
                               SOEHARSO SURAKARTA
                                HUBUNGAN MOTIVASI, KOMITMEN
                                      ORGANISASIONAL
           Marsellinus Kelong      DAN KOMPETENSI TERHADAP
11003479                                                       2008
                Hayon                KINERJA INDIVIDUAL
                                   PADA KARYAWAN PRODUKSI
                                 PD. TARU MARTANI YOGYAKARTA
                             ANALISIS CONJOINT: KOMPOSISI
                                     KEPENTINGAN
                              RELATIF DAN FORMAT KOMBINASI
11013537   Anita Ratnasari              ATRIBUT              2008
                               YANG DISUKAI KONSUMEN PADA
                                  MOBIL HONDA JAZZ
                                      DI YOGYAKARTA
                               LOYALITAS MAHASISWA PENGGUNA
                                      KARTU GSM PRA BAYAR
11013546   Weny Andi Rinawan              TELKOMSEL           2008
                                       DI DAERAH ISTIMEWA
                                         YOGYAKARTA
                   PENGARUH HARGA, PROMOSI DAN
                       DISTRIBUSI TERHADAP
11013556   Deasy     VOLUME PENJUALAN HOUSE OF   2008
                              MANGOS
                         DI KOTA YOGYAKARTA
                           PENGARUH KARAKTERISTIK
                             PEKERJAAN TERHADAP
11023800   Lisye Syerly   KEPUASAN KERJA SALES PERSON   2008
                                PT. AIR MANCUR
                            KABUPATEN KARANGANYAR
                                ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN
11023842   Ivana Setianingsih     TERHADAP RAHAYU TRAVEL     2008
                                          DI GOMBONG
                    ANALISIS EFEKTIFITAS IKLAN DENGAN
                               TESTIMONIAL
11023877   Bondan       OLEH ENDOSER PADA PRODUK        2008
                       OLI TOP ONE BERDASARKAN
                         AIDCA DI KOTA YOGYAKARTA.
                                  PENGARUH KEPERCAYAAN
                                 KONSUMEN DAN CITRA IKLAN
11023889   Eta Chandra Gunawan                                2008
                                  MURAL TERHADAP MINAT BELI
                                        KONSUMEN
                                  PENGARUH KEPUASAN KONSUMEN
                                          DAN PERSEPSI
                                     MEREK TERHADAP LOYALITAS
                                       KONSUMEN PRODUK
11034030   Andhika Jati Wardana                                  2008
                                     MINUMAN RINGAN COCA-COLA
                                         PADA MAHASISWA
                                      UNIVERSITAS KRISTEN DUTA
                                            WACANA
                   ANALISIS BRAND LOYALTY TERHADAP
                         PRODUK MINUMAN SUSU
11034032   Johan                                     2008
                      FERMENTASI MEREK VITACHARM
                            DI KOTA YOGYAKARTA
                              PERANAN VARIABEL MODERATOR
11034034   Ina Agustin Dewi     KARAKTERISTIK PERSONAL     2008
                                 TERHADAP CUSTOMER VALUE
                                  PENGARUH GOVERNMENT SHARE
                                          OWNERSHIP DAN
                                       IOS TERHADAP KEBIJAKAN
                                            PENDANAAN
11034040   Theresia Muji Astuti                                       2008
                                    (Studi Kasus Pada Perusahaan Di
                                          Bursa Efek Jakarta
                                   Yang Mempunyai Saham Pemerintah
                                          Tahun 1999 - 2004)
                         PENGARUH VARIABEL IKLAN YANG
                               DIBINTANGI TUKUL
11034043   Tri Santosa                                   2008
                           ARWANA TERHADAP MINAT IKLAN
                              DAN MINAT PRODUK
                                        PENGARUH KEPEMILIKAN
                                  INSTITUSIONAL, PROFITABILITAS DAN
11034063   Eko Ronald Aritonang                                       2008
                                    UKURAN PERUSAHAAN (Firm Size)
                                           TERHADAP UTANG
                           ANALISIS PENGARUH CORPORATE
                           GOVERNANCE TERHADAP KINERJA
           Indira Martha      INITIAL PUBLIC OFFERING
11034076                                                 2008
            Prabandari            (STUDY EMPIRIS PADA
                               PERUSAHAAN IPO YANG
                                     TERDAFTAR DI BEJ)
                                ANALISIS ASOSIASI MEREK TERHADAP
                                          PRODUK MOTOR
11034081   Sopa Tri Kristanto                                      2008
                                     SUZUKI SHOGUN 125 DI KOTA
                                           YOGYAKARTA
                             IDENTIFIKASI ASOSIASI MEREK
                              PRODUK BIORE NOURISHING
11034084   Melissa Lucinda   SCRUB FACIAL FOAM DAN PONDS   2008
                             OIL SOLUTION FACIAL FOAM DI
                                   KOTA YOGYAKARTA
                          PENGARUH INTERNAL CASH FLOW
                                       DAN
11034105   Dian Pramono                                  2008
                            INSIDER OWNERSHIP TERHADAP
                                CAPITAL EXPENDITURES
                                    ANALISIS HUBUNGAN KUALITAS
                                         PELAYANAN SERVICE
11034112     Danu Tri Kuncoro            SEPEDA MOTOR DENGAN       2008
                                        KEPUASAN KONSUMEN
                                      DI SUZUKI MEDAN JAYA PUSAT




                                    SEGMENTASI DEMOGRAFI PADA
                                        PUSAT LITERATUR
11034114   Daniel Fibrian Saputra                                  2008
                                         KRISTEN BETANIA DI
                                          YOGYAKARTA
                             ANALISIS MINAT ORANG
           Damar Sasongko
11034120                    MENGGUNAKAN KONDOM      2008
              Prabu W.
                               DI KOTA YOGYAKARTA
                       PENGARUH KUALITAS JASA
                         TERHADAP LOYALITAS
                         MEREK DIMANA KEPUASAN
11034122   Vera Fany                             2008
                          KONSUMEN SEBAGAI
                          INTERVENING VARIABLE
                      ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
                             MEMPENGARUHI
11034126   Feryanto     KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM    2008
                          PERPINDAHAN MEREK
                                   ROKOK
                            ANALISIS PENGARUH COUNTRY OF
                               ORIGIN DAN MEREK ASING
11034128   Tio Aprilda. R        TERHADAP NIAT MEMBELI     2008
                            KONSUMEN PADA PRODUK ADIDAS
                                      DI YOGYAKARTA
                                 PENGARUH KEPUASAN MAHASISWA
                                    TERHADAP KESETIAAN PADA
           Leonardus Wildan Ady
11034148                              DOSEN, PRODI MANAJEMEN     2008
                  Wijaya
                                UNVERSITAS KRISTEN DUTA WACANA
                                        DAN WORD OF MOUTH
                                    PENGARUH CORPORATE
                                   GOVERNANCE TERHADAP
                                  INVESTASI PADA PERUSAHAAN
11034152   Maria Gorethi Berek                                  2008
                                        REAL ESTATE
                                 YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK
                                          JAKARTA
                   PERBANDINGAN ASOSIASI KONSUMEN
                          MINUMAN ISOTONIK
11034165   Rizal                                    2008
                      POCARI SWEAT DENGAN MIZONE
                           DI YOGYAKARTA
                      ANALISIS ASOSIASI MEREK PRINTER
                                  EPSON
11034169   Cahyanto                                     2008
                          DALAM BENAK KONSUMEN DI
                                YOGYAKARTA
                     ANALISIS BRAND LOYALTY TERHADAP
                         PRODUK SABUN MANDI CAIR
11034170   Martono                                     2008
                           MEREK CUSSONS IMPERIAL
                       LEATHER DI KOTA YOGYAKARTA
                               PENGARUH KEPEMILIKAN KELUARGA
                                          TERHADAP
                                     KINERJA PERUSAHAAN DI
11034186     Milva Kassianna                                   2008
                                       INDONESIA: YANG
                                          TERDAFTAR DI
                                      BURSA EFEK JAKARTA




                                    ANALISIS PEMBENTUKAN
                                 PORTOFOLIO OPTIMAL DENGAN
                                   MODEL INDEKS TUNGGAL DAN
             Aloysius Wendhy        CAPITAL ASSET PRICING
11034191                                                       2008
           Setyawan Nugrahanto         MODEL (CAPM) PADA
                               PERUSAHAAN JASA KEUANGAN YANG
                                    TERDAFTAR DI BURSA EFEK
                                           JAKARTA
                                PENGARUH IKLAN TERHADAP SIKAP
           Batara Riwala Saba    DAN PENGARUH SIKAP TERHADAP
11034216                                                          2008
              ’sombolinggi’       MINAT UNTUK MEMAKAI KARTU XL-
                                     BEBAS DI YOGYAKARTA
                           PENGARUH PELAYANAN, DESAIN,
                                 SUBJECTIVE NORM
           Widowati Dyah
11034217                    DAN SIKAP KONSUMEN TERHADAP   2008
             Wulandari
                              LOYALITAS PADA BIOSKOP 21
                                    DI YOGYAKARTA
                       ANALISIS ASOSIASI MEREK DALAM
                                 MEMBENTUK
11044231   Heriyanto      KESAN MEREK PADA PRODUK      2008
                                LAMPU PHILIPS
                              DI KOTA YOGYAKARTA
                           PENGARUH KARAKTERISTIK
                        PERUSAHAAN PADA STRUKTUR
                      MODAL PERUSAHAAN MANUFAKTUR
                                     DI INDONESIA
11044232   Marlena         (Studi Komparasi antara Industri    2008
                     Plastics and Glass Product dan Industri
                                     Paper and
                            Allied Product yang Terdaftar Di
                                        BEJ)
                              PENGARUH ATRIBUT PRODUK
                                     TERHADAP
11044235   Nanda Ari Wibowo    KEPUTUSAN PEMAKAIAN KARTU    2008
                                   PRA BAYAR FREN
                              MOBILE-8 DI KOTA YOGYAKARTA
                            ANALISIS BRAND LOYALTY TERHADAP
11044238   Steven Anggrek                                     2008
                                XL BLACKBERRY DI INDONESIA
                            ANALISIS KEUNGGULAN BERSAING PT.
                                  ALFA RETAILINDO, TBK.
11044241   Ayub Normasyah       (ALFA) DALAM PENGEMBANGAN      2008
                               STRATEGI PEMASARAN RETAIL
                                       DI YOGYAKARTA
                     PENGARUH BRAND EQUITY
                       TERHADAP PEMBENTUKAN
                   LOYALITAS MEREK PEPSODENT
11044243   Sanny                                 2008
                    DI KALANGAN MAHASISWA DUTA
                       WACANA YOGYAKARTA
                                PENGARUH WORD OF MOUTH
                                  TERHADAP KEPUTUSAN
11044245   Meylina Kristianti                               2008
                                PEMBELIAN PRODUK KOSMETIK
                                        LARISSA
                            PENGARUH BRAND EQUITY KARTU
                                      TELEPON
11044253   Rio Ferdinanto      SELULER XL BEBAS TERHADAP   2008
                                  MINAT KONSUMEN
                                  DI KOTA YOGYAKARTA
                              ANALISIS PENGARUH FAKTOR-
                                 FAKTOR BRAND IMAGE
                              TERHADAP BRAND LOYALTY PADA
11044256   Yannilita Bakker                                 2008
                               PRODUK MINUMAN RINGAN
                                   MEREK COCA-COLA DI
                                     YOGYAKARTA
                                  PENGARUH RELATIONSHIP
                               MARKETING TERHADAP LOYALITAS
11044259   Erline Christinna                                  2008
                                   PELANGGAN HYPERMARKET
                                 CARREFOUR DI YOGYAKARTA
                                MINAT JEMAAT MENGIKUTI IBADAH
11044246   Lauw Fredy Hartono      EKSPRESIF DI GKI GEJAYAN     2008
                                         YOGYAKARTA
                              PENGARUH ESOP TERHADAP KINERJA
                                         PERUSAHAAN
11044264   Nani Widiyastuti                                        2008
                                  (dengan sales sebagai variabel
                                        intervening)
                            ASOSIASI MEREK TERHADAP SEPEDA
           Arif Mardianto
11044265                       MOTOR “HONDA SUPRA FIT”       2008
            Darmawan
                                    DI KOTA YOGYAKARTA
                     ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
                            MEMPENGARUHI
11044272   Min San     KONSUMEN DALAM PEMBELIAN    2008
                          KUE BANDUNG KOTA
                           BARU DI YOGYAKARTA.
                         ANALISIS ASOSIASI MEREK DALAM
                                   MEMBENTUK
11044273   Iwan Satria      KESAN MEREK PADA PRODUK      2008
                                  WAFER TANGO
                                DI KOTA YOGYAKARTA
                                  ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG
11044276   Fifi Sugiyarto Putri       MEMPENGARUHI LOYALITAS      2008
                                          KONSUMEN GSM
                           PENGARUH MEKANISME KONTROL
                              CORPORATE GOVERNANCE
11044278   Yudi Hermawan    TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN   2008
                               DENGAN PEMODERASI NILAI
                            TUKAR RUPIAH TERHADAP US $
                          ASOSIASI KONSUMEN TERHADAP
                            PRODUK HANDPHONE NOKIA N-
11044286   Femy Layanto                                 2008
                                     SERIES
                                DI KOTA YOGYAKARTA
                                    PENGARUH KUALITAS, RESIKO,
             Berlian Maitissa
11044288                         MEREK, DAN HARGA TERHADAP MINAT   2008
                 Carolus
                                   MEMBELI KOSMETIK DARI CHINA




                                  PERBANDINGAN FAMA AND FRENCH
                                         THREE FACTOR
11044293   Dede Irawan Saputra                                     2008
                                     MODEL DENGAN CAPITAL ASSET
                                         PRICING MODEL
                                 PENGARUH FLUKTUASI MATA UANG
11044294   Sarah Katherine Ang                                  2008
                                  ASING TERHADAP HARGA SAHAM
                                    ASOSIASI KONSUMEN TERHADAP
                                         MINUMAN ISOTONIK
11044297   Natalia Setiani Taruna                                  2008
                                      POCARI SWEAT DAN MIZONE DI
                                         KOTA YOGYAKARTA




                                    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
                                           MEMPENGARUHI
11044298   Yeanne Yulia Kristiana                                  2008
                                      LOYALITAS KONSUMEN UNTUK
                                            PERGI KE MALL
                      PENGARUH INSTITUTIONAL DAN
11044299   Fui Kim   INSIDER OWNERSHIP TERHADAP    2008
                            NILAI PERUSAHAAN
                         ANALISIS PENGARUH MODAL KERJA
                                 TERHADAP KINERJA
                               PERUSAHAAN YANG DIUKUR
                               DENGAN MENGGUNAKAN
11044301   Ika Oktavia        KINERJA KONVENSIONAL DAN           2008
                            VALUE BASED MANAGEMENT
                             (Studi Empiris Pada Perusahaan
                                   Manufaktur Yang
                           Terdaftar di BEJ Periode 2001-2005)
                           PERANAN BRAND EQUITY TERHADAP
                                   PERCEIVED PRICE,
11044302   Manuel Soares      PERCEIVED QUALITY, PERCEIVED   2008
                                 VALUE DAN PURCHASE
                                       INTENTION
                   ASOSIASI MEREK TERHADAP PRODUK
                               PONSEL
11044303   Johan                                    2008
                         NOKIA “N SERIES” DI KOTA
                             YOGYAKARTA
                                     PENGARUH 7 P
                               DI UNIVERSITAS KRISTEN DUTA
11044306   Oktavina Febianti                                 2008
                                       WACANA
                                       YOGYAKARTA
                                 ANALISIS ATRIBUT-ATRIBUT YANG
                                         MEMPENGARUHI
                                     PERTIMBANGAN PEMBELIAN
11044308   Novita Lerly Djiloy                                    2008
                                     SHAMPO ANTI KETOMBE
                                  ZINC, CLEAR, HEAD & SHOULDERS
                                           DI YOGYAKARTA
                               PENGARUH KUALITAS LAYANAN
                                    TERHADAP KEPUASAN
           Yofinova Yellyani           PELANGGAN
11044309                                                       2008
            Moniharapon         BEE’S FAMILY RESTO “A BOX OF
                                      SIZZLING ASIA”
                                DI GALERIA MALL YOGYAKARTA
                                   ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
                                          MEMPENGARUHI
11044310   Edwin Christianto B.S    KONSUMEN DALAM PEMBELIAN SP   2008
                                             GUITARS DI
                                             YOGYAKARTA
                  ANALISIS KEPUASAN TERHADAP
11044312   Erna    PENGGUNA JASA ATM BANK      2008
                      DANAMON DI KOTA SOLO
                                ASOSIASI MEREK TERHADAP KARTU
11044317   Parus Fardi Wijaya              TELEPON              2008
                                   SELULAR FREN DI YOGYAKARTA
                                 ASOSIASI MEREK TERHADAP PRODUK
           Leona Augusta Yohan
11044328                                MIE SEDAAP DI KOTA        2008
                  Grace
                                             YOGYAKARTA
                               ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
                                 BERPENGARUH TERHADAP
11044337   Anselmus Watratan                                  2008
                                MINAT BELI KONSUMEN MAKANAN
                                      IMPOR DARI CINA
                                    PENGARUH KETIDAKPUASAN
                                    KONSUMEN, KARAKTERISTIK
              David Aprianto           KATEGORI PRODUK, DAN
11044342                                                        2008
               Sinabariba          KEBUTUHAN MENCARI VARIASI
                                         TERHADAP MINUMAN
                                       BERKARBONASI TEBS




                                    VARIABEL-VARIABEL YANG
                                     MEMPENGARUHI MINAT
                                      MAHASISWA UNIVERSITAS
11044350   Guntur Bayu Indrianto     KRISTEN DUTA WACANA        2008
                                   YOGYAKARTA UNTUK MENGIKUTI
                                   PROGRAM INTRODUCTION TO
                                         COLLEGE ENGLISH
                             STUDI EKSPERIMENTAL ANALISIS
                                    FAKTOR-FAKTOR
11044352   Pastima Siregar      CUSTOMER VALUE dan MINAT    2008
                                MENGGUNAKAN KARTU 3
                                dengan CONJOINT ANALYSIS
                                      PERBEDAAN RETURN SAHAM
                                        SEBELUM DAN SESUDAH
11044362   Rini Paulina Panjaitan           PERUSAHAAN              2008
                                     MENJADI ANGGOTA BURSA SAHAM
                                              SYARIAH




                                    IMPLIKASI KEPUTUSAN KEUANGAN
                                      TERHADAP NILAI PERUSAHAAN
11044369    Ivana Dwi Rahayu                                        2008
                                          PUBLIK DI BEJ: ANALISIS
                                         PERSAMAAN SIMULTAN
EKONOMI MANAJEMEN
008
                            ABSTRAKSI

      Penulisan skripsi ini berjudul “Pengukuran Kualitas
      Pelayanan Jasa Pengiriman Barang pada PT. Ludo
      Manggas di Jakarta” bertujuan untuk dapat mengetahui
      dan mengevaluasi pelaksanaan kualitas pelayanan jasa
      pengiriman barang pada PT. Ludo Manggas.
      Metode yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode
      penelitian deskriptif, dengan berdasarkan pada data
      yang bersifat kualitatif dan kuantitatif.
      Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kualitas
      pelayanan jasa pengiriman barang pada PT. Ludo
      Manggas sudah berjalan dengan baik. Kesimpulan ini
      diperoleh dari total rata-rata kelima dimensi yang diteliti,
      yakni dimensi tangible, reliability, responsiveness,
      assurance, dan empathy.
      Perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kualitas
      pada dimensi tangible, dan perusahaan harus tetap
      mempertahankan serta meningkatkan kualitas
      pelayanan jasa dari seluruh dimensi sehingga dapat
      diperoleh konsumen yang loyal dan selalu menjadikan
      PT. Ludo Manggas sebagai pilihan utama.
Pesatnya pertumbuhan usaha-usaha jasa sekarang ini
akan membuat persaingan antar usaha-usaha yang
sejenis sangat ketat dan kompetitif.Ketatnya persaingan,
mendorong/menuntut setiap perusahaan mempunyai
keunggulan yang tidak dimiliki oleh perusahaan lain
yang sejenis. Salah satu keunggulan yang sangat
penting adalah produktivitas kerja. Keunggulan di dalam
bidang produktivitas sangatlah penting dikarenakan jika
diketahui tingkat produktivitasnya maka pihak
perusahaan akan mengetahui apakah usaha yang sudah
dijalankan sudah produktif atau belum, dan apakah
terjadi pemborosan pada sektor input atau tidak.
Sangatlah penting pihak perusahaan mengetahui
seberapa besar tingkat produktivitas yang ada pada
perusahaan. Dengan pentingnya produktivitas kerja ini
maka penulis mengadakan penelitian tentang
“Penerapan Model Objective Matrix (Omax) Sebagai Alat
Pengukuran Produktivitas Kerja Pada “Siva’s Florist And
Souvenir Di Hotel Kristal Jakarta”. Penelitian ini
dilakukan pada Divisi divisi rangkai bunga interior pada
“Siva’s Florist And Souvenir di Hotel Kristal Jakarta untuk
periode bulan Juni, Juli dan Agustus tahun 2002 pada
Tower I dan Tower II. sedangklan metode analisis yang
digunakan adalah metode analisis data The Objective
Matrix (OMAX). Dalam penelitian ini analisis dilakukan
per periode waktu yaitu dianalisis untuk setiap bulannya
Pemilu adalah pesta demokrasi untuk memilih wakil-
wakil rakyat yang akan duduk dalam lembaga legislatif.
Berbagai program perbaikan dijanjikan oleh peserta
pemilu untuk mendapatkan dukungan sebanyak-
banyaknya. Salah satu hal yang dapat diupayakan untuk
memperoleh dukungan rakyat adalah dengan
menunjukkan keberhasilan dalam memperbaiki kondisi
perekonomian. Kondisi perekonomian suatu negara
dapat diukur melalui berbagai indikator. Dari sisi
ekonomi mikro, salah satu indikator yang dapat dipakai
untuk mengetahui kondisi perusahaan pemerintah
maupun swasta adalah harga-harga saham yang
diperdagangkan dilantai bursa. Namun untuk
menentukan penilaian terhadap kondisi ekonomi mikro
suatu perusahaan tidak hanya bergantung pada harga
saham yang diterbitkan tetapi juga dipengaruhi oleh
indikator makro ekonomi lain. Untuk itu penulis
memberikan batasan pada dua indikator makro ekonomi
yang mempengaruhi pergerakan harga saham yaitu
perubahan nilai tukar dollar AS-rupiah dan perubahan
tingkat suku bunga SBI. Dimana kedua indikator ini
apakah berpengaruh terhadap perubahan Indeks harga
Saham Gabungan. Metode analisis data yang digunakan
adalah dengan menggunakan analisis regresi berganda,
Persaingan diantara perusahaan makanan siap saji atau
sering dikenal dengan fast food yang satu dengan yang
lain semakin pesat, sehingga konsumen dihadapkan
pada keputusan pembelian suatu produk tertentu
diantaranya KFC Galeria Mall di Yogyakarta. KFC
mampu bersaing dengan harga yang terjangkau dan
spesialis untuk fast food di Yogjakarta. Untuk itu
perusahaan berlomba-lomba untuk memperbaiki
pelayanan dan kinerja agar konsumen merasa puas.
Dengan latar belakang tersebut penulis mengadakan
penelitian mengenai “Indeks Kepuasan Pelanggan dan
Prioritas Perbaikan (priorities for improvement) Terhadap
Kinerja Pelayanan KFC Galleria Mall di Yogyakarta.”.
Penelitian ini dilakukan pada orang yang pernah
membeli dan mengkomsumsi di KFC Galleria Mall
Yogyakarta sebanyak 100 responden. Para responden
diberi kuesioner yang harus diisi mengenai identitas
pribadi dan juga memberikan tangapan mengenai
kepuasan pelanggan, prioritas perbaikan (priorities for
improvement) dan kinerja pada KFC Galeria Mall di
Yogyakarta. Sebelum menganalisis data dari responden
terlebih dahulu dilakukan uji validitas
dan reliabilitas. Berdasarkan uji validitas dan reliabilitas
diperoleh hasil yang bervariasi. Dari hasil tersebut
semua item pertanyaan dinyatakan valid dan reliable (t
Dalam mempertahankan kualitas pelayanan di RS
Bethesda, para perawat sangat memerlukan kerjasama
yang baik antar komponen yang ada di dalam rumah
sakit tersebut, karena perawat ini merupakan ujung
tombak bagi rumah sakit karena perawat yang
berhubungan langsung dengan pasien. Agar dapat
memberikan pelayanan yang baik diperlukan sumber
daya yang ramah, disiplin dan sabar sehingga dapat
membantu tugas-tugas dokter agar pasien cepat
sembuh, terutama perawat yang bertugas di bangsal
yang harus berjaga siang dan malam yang terbagi dalam
beberapa shif untuk memantau perkembangan kondisi
pasien. Penelitian ini dilakukan pada perawat di ruang B,
E, F, H, J, N dengan mengambil sampel secara acak
sebanyak 30 orang responden di ruang tersebut.
Responden tersebut kemudian diberikan kuesioner
berisikan tentang pertanyaan yang diperlukan tentang
hubungan motivasi kerja dengan prestasi kerja. Data
prestasi kerja responden dilihat dari dokumen rumah
sakit mengenai prestasi kerja karyawan. Hasil kuesioner
dan dokumen rumah sakit mengenai prestasi responden
kemudian dianalisis dengan korelasi kontingensi dengan
pendekatan chi square. Berdasarkan hasil analisis
tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Ada hubungan yang signifikan antara variabel gaji,
kebijakan rumah sakit dan kesehatan dan keselamatan
kerja yang diberikan rumah sakit terhadap prestasi kerja
Pusat perbelajaan khususnya kebutuhan sehari-hari di
Yogyakarta telah berkembang dengan pesat, salah
satunya adalah PT. Lion Super Indo Yogyakarta. Untuk
menambah keunggulan bersaing PT. Lion Super Indo
Yogyakarta menawarkan seperti harga barang yang
terjangkau, pelayanan yang memuaskan, kelengkapan
produk, tempat perkir luas, serta keamanan berbelanja
demi terciptanya kepuasan konsumen. Dengan latar
belakang tersebut penulis mengadakan penelitian
tentang "Analisis Minat Konsumen Untuk Berbelanja
Kembali Pada PT. Lion Super Indo Yogyakarta".
Penelitian ini dilakukan pada responden minimal sudah
berbelanja di PT. Lion Super Indo Yogyakarta sebanyak
dua kali, Responden dalam peneltian ini sebanyak 80
orang. Para responden diberi kuisioner yang harus diisi
mengenai identitas pribadi dan tanggapan mengenai
minat berbelanja kembali di PT. Lion Super Indo
Yogyakarta. Sebelum data dianalisis, terlebih dahulu
diadakan pengujian tingkat validitas dan reliabilitas.
Berdasarkan pengujian tersebut tingkat validitas dan
reliabilitas diperoleh hasil yang bervariasi. Dari hasil
yang bervariasi tersebut semua item pertanyaan
dinyatakan valid dan reliabel karena nilai t hitung lebih
besar dari nilai t tabel. Intuk membuktikan hipotesa yang
Perubahan pada masa seperti kuisioner dianalisis
ada, maka langkah selanjutnyasekarang ini begitu cepat
yang membuat kita harus peka terhadap situasi bukan
hanya melihat atau menjadi pemerhati saja terhadap
perubahan itu, namun harus segera melakukan tindakan
pada situasi yang dihadapkan sehingga kita dapat
bertahan. Hal ini juga harus dihadapi produsen kopi
tehadap perubahan pasar yang menginginkan ha-hal
yang praktis. Produsen yang peka melirik peluang ini
dengan mengeluarkan produk kombinasi kopi, gula dan
krimer dalam satu kemasan yang biasa disebut dengan
kopi 3 in 1. Tetapi tidak hanya cukup berhenti disini
karena dengan melihat ketatnya persaingan antar
produsen kopi 3 in 1, produsen kopi 3 in 1 harus
menambahkan atributatribut yang diharapkan oleh
konsumen yang mempengaruhi dalam membuat
keputusan untuk membeli/mengkonsumsi produk kopi 3
in 1. Sehingga hal tersebut membuat penulis tertarik
untuk mengadakan penelitian ini. Penelitian dilakukan
untuk mengetahui sikap konsumen terhadap dua merk
produk kopi 3 in 1 yang cukup dikenal di Kota
Yogyakarta, yaitu Indocafe Coffemix dan Nescafe 3 in 1
berdasarkan atribut-atribut yang ditawarkan. Sedangkan
alat analisis yang digunakan dalam melakukan penelitian
yaitu Analisis Validitas, Analisis Reliabilitas, Analisis
Dewasa ini tingkat kebutuhan manusia semakin
meningkat seiring dengan semakin majunya
perkembangan jaman dan teknologi. Orang tidak
lagi memikirkan kebutuhan akan sandang (pakaian),
pangan (makan), dan papan (rumah), tetapi orang mulai
memikirkan kebutuhan yang lain, seperti kebutuhan rasa
aman, kebutuhan untuk lebih dihargai, serta kebutuhan
terhadap masalah kesehatan dan kebersihan. Semakin
tinggi kesadaran manusia akan masalah kesehatan dan
kebersihan, maka semakin membuka lebar prospek
pasar akan produk toilet (sabun mandi, pasta gigi,
shampoo). Dengan latar belakang tersebut penulis
kemudian mengangkat judul “Analisis Kepuasan
Konsumen Terhadap Shampoo Clear di Kota
Yogyakarta”. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui kepuasan dan untuk
mengetahui ada tidaknya perbedaan kepuasan
konsumen ditinjau profil pelanggan shampoo clear di
Kota Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan pada
pengguna shampoo Clear dengan sampel sebanyak 100
responden. Responden tersebut kemudian diberikan
kuesioner yang berisikan tentang profil responden dan
tanggapan mengenai atribut kepentingan dan atribut
kepuasan. Sebelum analisis data yang diperoleh dari
hasil pengisian kuesioner tersebut harus terlebih dahulu
diuji tingkat validitasnya dan realibilitasnya. Setelah
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang
pesat, perampingan perusahaan, PHK, merger dan
bangkrutnya beberapa perusahaan sebagai akibat dari
krisis yang berkepanjangan telah menimbulkan dampak
yang sangat merugikan bagi ribuan karyawan. Mereka
harus rela dipindahkan ke bagian yang sangat tidak
mereka kuasai dan tidak tahu berapa lama lagi mereka
akan dapat bertahan atau dipekerjakan. Selain itu
mereka harus menghadapi pimpinan baru, pengawasan
yang ketat, tunjangan kesejahteraan berkurang dari
sebelumnya, dan harus bekerja lebih giat demi
mempertahankan status sosial ekonomi keluarga. Para
pekerja di setiap level mengalami tekanan dan
ketidakpastian. Situasi nilah yang seringkali memicu
terjadinya stres kerja pada karyawan. Bagi perorangan,
tingkat stres bervariasi dari yang hanya stres ringan
sampai stres berat yang dapat mengancam kemampuan
seseorang untuk menghadapi lingkungan. Bagi suatu
perusahaan stres mengakibatkan kecelakaan di tempat
kerja, perputaran karyawan dan kemangkiran kerja
meningkat, serta kinerja karyawan menurun. Dampak
yang terjadi dan pengaruh dari stres terhadap karyawan
tergantung dari keadaan daya pikir karyawan tersebut.
Bagi karyawan yang berpikiran positif maka hasilnya
akan positif juga tetapi jika karyawan menganggap stres
sebagai hal negatif maka hasilnya juga akan negatif dan
Sumber daya manusia dalam suatu perusahaan
merupakan sumber daya yang paling banyak berperan
dalam menggerakkan seluruh aktivitas perusahaan,
dibandingkan dengan sumber daya lain seperti material,
modal, mesin dan metode kerja. Hal ini disebabkan
karena material, modal, mesin dan metode kerja tidak
akan dapat dikelola tanpa adanya manusia yang handal.
Tersedianya sumber daya (material, modal, mesin dan
metode kerja) dalam perusahaan tentunya
membutuhkan pengelolaan yang maksimal. Untuk
memaksimalkan nilai sumber daya yang ada di butuhkan
teknologi yang baik dan tepat serta tersedianya sumber
daya manusia yang profesional dalam pengelolaan dan
menghadapi persaingan yang ada. Dalam menghadapi
persaingan dan tuntutan pengelolaan jasa, perusahaan
harus membuat strategi dalam memaksimalkan sumber
daya dan sumber daya manusianya, yaitu dengan
melaksanakan budaya perusahaan dalam setiap
aktivitas perusahaan. Budaya perusahaan sebagai salah
satu alat untuk menyatukan langkah dan persepsi dalam
mencapai kinerja perusahaan yang digariskan dalam
program kerja. Disisi lain, perusahaan juga harus
berusaha untuk mewujudkan tujuan pribadi karyawannya
yaitu dengan menciptakan kepuasan kerja bagi
karyawannya. Salah satu kepuasan kerja bagi karyawan
Seiring dengan perkembangan jaman, telah terjadi
banyak perubahan terutama perkembangan
pembangunan. Perkembangan pembangunan yang
terjadi sekarang ini, menyebabkan perubahan yang
cukup besar dalam segala bidang terutama di bidang
teknologi. Pesatnya perkembangan teknologi telah
mempengaruhi kebutuhan dan keinginan konsumen baik
secara langsung maupun tidak langsung,seperti
berubahnya kebutuhan berpikir. Secara langsung ingin
memiliki produk dengan kualitas yang bagus dan harga
yang murah. Kemudian secara tidak langsung yaitu
dilihat dari kebutuhan yang paling penting bagi
konsumen selain membeli sepeda motor. Salah satu
perubahan pola kehidupan adalah semakin
dibutuhkannya sarana transportasi pribadi yaitu sepeda
motor. Oleh sebagian orang,sepeda motor sudah di
anggap sebagai kebutuhan pokok (primer). Industri
sepeda motor di Indonesia,pada dewasa ini telah
mengalami kemajuan yang cukup pesat. Untuk
memenuhi kebutuhan dan permintaan konsumen akan
kendaraan bermotor. Sikap konsumen terhadap suatu
obyek yang di tawarkan berbedabeda penilaiannya.
Dalam hal ini banyak perusahaan dalam menjalankan
kegiatan usahanya berpegang pada falsafah konsep
Perbankan yang baru yaitu dengan berusaha memenuhi
pemasaran adalah suatu lembaga yang di percayakan
oleh masyarakat dalam hal keuangan. Adanya pemilihan
tuntutan mutu produk jasa membuat perbankan secara
tidak langsung harus bersaing dalam pelayanan,
teknologi, kemudahan, kecepatan, keefisienan, dan
kenyamanan dari perbankan yang berkualitas. Suatu
bank dapat bertahan karena adanya nasabah. Oleh
karena itu, sikap nasabah terhadap suatu produk barang
dan jasa perbankan tertentu sering mempengaruhi
apakah nasabah akan memakai produk tersebut atau
tidak. Dalam memilih suatu bank biasanya nasabah
dipengaruhi oleh atribut- atribut yang terdapat dalam
bank tersebut, antara lain : Citra, Suku Bunga,
Pelayanan, Lokasi, Fasilitas, dan Kebersihan. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap nasabah
pada Bank Mandiri dan Bank Papua berdasarkan atribut
yang dimiliki, mengetahui atribut pada Bank Mandiri dan
Bank Papua yang memuaskan nasabah, dan untuk
mengetahui keselarasan sikap nasabah Bank Mandiri
dan Bank Papua berdasarkan profil nasabah. Alat yang
dipakai dalam analisis data adalah Analisis Fishbein dan
Semantic Differential yang digunakan untuk mengetahui
sikap nasabah terhadap atribut Bank Mandiri dan Bank
Papua, sedangkan Analisis Chi-Square digunakan untuk
mengetahui keselarasan sikap nasabah berdasarkan
Untuk dapat meningkatkan produktivitas dari suatu
proses produksi, maka salah satu langkah yang dapat
diambil adalah dengan mengurangi cacat produk. Hal ini
dapat dilakukan dengan menerapkan pengendalian
kualitas yang memadai. Pada produksi tas plastik ini
dilakukan suatu penelitian untuk mengetahui faktor apa
saja yang mempengaruhi cacat produk dan dilakukan
percobaan dengan metode Taguchi dengan desain
orthogonal untuk mendapatkan setting terbaik dari faktor-
faktor itu. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-
faktor yang mempengaruhi kualitas tas plastik beserta
kondisi optimumnya adalah : putaran mesin extruder 80
Rpm, temperatur mesin potong dan las 40 ºC, waktu
peleburan material selama 70 menit, jeda pemasukan
material 10 detik serta kecepatan speed roll 40 Rpm.
Kata Kunci : cacat produk, pengendalian kualitas,
metode Taguchi, desain orthogonal

Sekarang ini banyak perusahaan bersaing untuk
mengatasi pasar agar memperoleh keuntungan
semaksimal mungkin, serta mengadakan berbagai
efisiensi-efisiensi biaya agar perusahaan dapat tetap
eksis serta dapat berkembang dengan baik dalam dunia
persaingan, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Untuk menghadapi persaingan tersebut banyak cara
yang digunakan perusahaan shapo agar dapat merebut
pangsa pasar yang luas. Salah satunya adalah dengan
menggunakan iklan, seperti: memasang poster ditempat-
tempat strategis, membuat iklan yang menarik serta
penyampaian yang jelas lewat televisi, radio, majalah
dan surat kabar. Tetapi adalah apakah iklan yang
dipasang dan ditayangkan di berbagai media itu memiliki
tingkat keefektifan yang tinggi terhadap respon dari
konsumen atau tidak, serta bagaimana mempengaruhi
konsumen dalam membeli shampo.Memang kita dituntut
untuk selektif, disisi lain pihak produsen harus benar-
benar jeli dalam melihat lingkungan bisnis, seperti:
kecenderungan untuk lebih cepat memperkenalkan
produk baru, perhatikan mutu yang lebih baik dan
persaingan antara perusahaan dengan pasar yang
jenuh. Pengembangan dan inovasi sebuah produk ikut
menentukan berhasil atau tidaknya produk itu di pasar,
Di tengah tuntutan zaman yang praktis dan efisien,
maka kehadiran sabun cair seakan menjawab
kebutuhan tersebut. beberapa konsumen mulai tertarik
dan mencoba produk sabun cair mengingat kemasan
yang praktis, isi yang higienis serta harga yang
terjangkau, hal ini merupakan keunggulan tersendiri
yang ditawarkan oleh produk sabun cair sehingga
mempengaruhi minat konsumen dalam memilih sabun
yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan
hidupnya. Promosi merupakan salah satu elemen dari
marketing mix yang dipakai perusahaan untuk
memasarkan produknya. Periklanan merupakan salah
satu dari alat promosi yang paling umum digunakan
perusahan untuk menginformasikan, membujuk dan
mengingat pembeli sasaran atau masyarakat. Inti
dariperiklanan adalah untuk memasukkan sesuatu ke
dalam pikiran konsumen, mengubah persepsi konsumen
dan mendorong konsumen untuk bertindakPemasaran
modern memerlukan lebih dari sekedar pengembangan
produk yang baik, menawarkannya dengan harga yang
menarik, dan membuat saluran distribusi sehingga
mudah didapat oleh pelanggan sasaran atau konsumen.
Perusahaan juga harus mengembangkan suatu program
komunikasi yang efektif dengan para pelanggan yang
ada dan pelangan potensial, pengecer, pemasok, pihak-
Penelitian yang berjudul “ Analisis Timgka Kepuasan
Konsumen Terhadap Produk Getuk Eco di Magelang” ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat
kepuasan pelanggan terhadap atribut Getuk Eco, dan
untuk mengetahui profil konsumen. Ini untuk
menghadapi persaingan yang semakin ketat, persaingan
ini menuntut para pengusaha getuk untuk dapat
berkompetisi secara sehat, dalam menanggapi
persaingan tersebut, pengusaha getuk harus
mengetahui siapa pelanggannya dan mengetahui apa
yang diinginkan dan dibutuhkan oleh pelanggan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat
kepuasan pelanggan, dan untuk mengetahui profil
konsumen, maka atribut yang diteliti meliputi ukuran
sebuah getuk, faktor warna sebuah getuk, kemasan
getuk, citra merek sebuah getuk,harga, lokasi penjualan
dan stok persediaan dari getuk. Dalam mengumpulkan
data-data yang diperlukan, penulis menggunakan
kuesioner yang dibagikan kepada responden.
.Menggunakan alat analisis prosentase untuk
mengatahui profil konsumen, dan analisis indeks
kepuasan konsumen untuk mengetahui tingkat
kepuasan konsumen. Sebelum menggunakan alat
analisis itu data yang diperoleh dari jawaban kuesioner
tersebut, diolah dengan menggunakan program SPSS.
Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk menguji
secara empiris pengaruhgaya kepemimpinan
transaksional dan gaya kepemimpinan transformasional
terhadap perilaku kewargaan organisasional PT. Tala
Indo Interior Yogyakarta. Jumlah subyek penelitian yang
digunakan adalah 105 karyawan di perusahaan furniture
PT. Tala Indo Interior Yogyakarta. Data penelitian
diperoleh secara langsung dengan menggunakan
kuesioner yang telah terlebih dahulu diuji validitas dan
reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah analisis korelasi Product
Moment Pearson. Hasil analisis regresi menunjukkan
bahwa pengaruh gaya kepemimpinan transaksional dan
gaya kepemimpinan transformasional keduanya sama-
sama berpengaruh terhadap perilaku kewargaan
organisasional. Hasil penelitian tersebut sesuai dengan
hipotesis penelitian yang diajukan. Kata Kunci : Gaya
Kepemimpinan Transaksional, Gaya Kepemimpinan
Transformasional, Perilaku Kewargaan Organisasional.


Suatu organisasi akan berhasil atau bahkan gagal
sebagian besar ditentukan oleh kepemimpinan. Suatu
ungkapan yang mulia mengatakan bahwa pemimpinlah
yang bertanggung jawab atas kegagalan pelaksanaan
suatu pekerjaan, merupakan ungkapan yang
mendudukkan pemimpin dalam suatu organisasi pada
posisi yang penting Pemimpin transaksional
mengklarifikasi persyaratan peran dan tugas bawahan,
memprakarsai struktur, memberikan penghargaan yang
tepat, dan mencoba mempertimbangkan dan memenuhi
kebutuhan sosial bawahan. Pemimpin transformasional
adalah seorang pemimpin yang dibedakan dalam
kemampuan khususnya untuk membawa inovasi dan
perubahan. Keefektifan pemimpin adalah semua
kewajiban yang dilaksanakan pemimpin yang dapat
dicapai dengan baik menurut karyawan. Semakin besar
sebuah organisasi dengan anggota yang semakin
banyak jumlahnya, maka semakin diperlukan seorang
pemimpin untuk mengefektifkan pencapaian tujuan
organisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui sejauh mana kepemimpinan
transaksional(X1) dan transformasional(X2) diterapkan
di Fak. Ekonomi, Teknik dan Biologi, mengetahui
hubungan antara variabel X1 dan X2 terhadap
keefektifan pemimpin, serta mengetahui seberapa besar
pengaruh X1 dan X2 terhadap keefektifan pemimpin di
Bank sebagai salah satu organisasi mempunyai fungsi
menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan
kembali kepada masyarakat untuk berbagai tujuan.
Salah satu cara menghimpun dana dari masyarakat
melalui mekanisme penawaran umum atau lebih populer
disebut go public, dimana masyarakat ditawarkan untuk
membeli saham sebagai bukti penyertan masyarakat
terhadap perusahaan. Selain masyarakat, karyawan
diberi hak untuk memiliki saham perusahaan melalui
program Employee Stock Ownership Plans (ESOP),
sesuai syarat dan ketentuan yang ditetapkan
perusahaan. Dengan pembagian saham kepada
karyawan akan memotivasi dalam bekerja dan akan
meningkatkan budaya kerja kearah yang lebih baik.
Dengan latar belakang tersebut penulis mengadakan
penelitian dan mengangkat judul “perbedaan budaya
kerja karyawan sebelum dan sesudah implementasi
Employee Stock Ownership Plans (ESOP) pada BRI
Cabang Cik Ditiro Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan
pada karyawan bank BRI Cabang Cik Ditiro Yogyakarta
melalui penyebaran kuesioner pada 54 karyawan
organic (tetap). Para responden diberi kuesioner yang
harus diisi mengenai identitas pribadi dan juga
memberikan tangapan mengenai variable budaya kerja.
Untuk mengukur perbedaan budaya kerja sebelum dan
Tujuan penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah
untuk mengetahui sikap konsumen terhadap atribut
Toko Sri Jaya Gypsum, untuk mengetahui atribut yang
paling berperan dalam hal lokasi, kualitas produk,
display barang, harga, pelayanan karyawan, tempat
parkir, faslitas, kelengkapan produk yang ditawarkan
oleh Toko Sri jaya Gypsum dan mengetahui apakah ada
perbedaan sikap konsumen dilihat dari profil konsumen.
Berdasarkan tujuan diatas, maka alat analisis yang
digunakan oleh penulis adalah analisis MAM, analisis
Peringkat Perankingan Atribut, analisis Chi Square.
Analisis MAM bertujuan untuk mengetahui sikap
seseorang dicerminkan dari belief (kepercayaan) dan
importance / kepentingan orang tersebut terhadap
sekumpulan atribut dari suatu objek. Analisis Peringkat
Perankingan Atribut bertujuan untuk mengetahui atribut
apa yang paling berperan dalam pertimbangan
konsumen untuk menjadi konsumen Toko Sri Jaya
Gypsum. Sedangkan Chi Square bertujuan untuk
mengetahui ada tidaknya perbedaan sikap konsumen
terhadap atribut Toko Sri Jaya Gypsum dilihat dari
karakteristik konsumen. Sesuai analisis diatas maka
dapat disimpulkan secara keseluruhan bahwa dari
perhitungan sikap konsumen didapatkan secara
Dalam masa pembangunan dewasa ini, khususnya di
bidang ekonomi, pembangunan dunia usaha bidang
makanan berlangsung begitu cepat. Banyak perusahaan
dengan bentuk dan jenis yang sama bermunculan. Toko
Roti Ganep’s sebagai perusahaan yang bergerak
dibidang makanan menyadari akibat yang ditimbulkan
dari munculnya perusahaan-perusahaan baru akan
menambah ketatnya persaingan. Salah satu faktor
penunjang untuk dapat menghadapi persaingan yang
semakin ketat adalah ilmu pengetahuan dan teknologi
yang semakin berkembang. Namun perlu disadari
bahwa Sumber Daya utama suatu perusahaan adalah
manusia, dalam hal ini adalah karyawan yang
merupakan “asset yang sangat berharga”. Perusahaan
boleh memiliki peralatan yang mutakhir, modal yang
banyak dan metode, tetapi tanpa didukung oleh Sumber
Daya Manusia tidak ada artinya. Dengan kata lain faktor
manusia punya peranan yang strategis dalam
menentukan berhasil tidaknya perusahaan mencapai
tujuan. SDM sebagai faktor strategis dalam pencapaian
tujuan perusahaan, diperlukan pengelolaan SDM dengan
memberikan dorongan atau motivasi yang dapat
memacu peningkatan prestasi kerja karyawan. Pada
akhirnya dapat mencapai tujuan perusahaan yaitu
prestasi perusahaan. Dalam memotivasi karyawan tidak
hanya melalui materi saja sebagai bentuk kompensasi
Rumah Sakit sangat penting peranannya dalam
kehidupan manusia, karena menyangkut pencegahan
dan pengobatan penyakit seseorang. Rumah Sakit harus
terus menerus menciptakan dan menyempurnakan
program dan fasilitas-fasilitas medis untuk meningkatkan
kesetiaan konsumen dan persaingan yang semakin
ketat, selain itu Rumah Sakit harus menyediakan tenaga-
tenaga medis yang terampil dan terlatih serta
mempunyai kemampuan untuk menjalankan program
dan tugasnya dengan baik. Bertitik tolak dari persaingan
yang sangat ketat ini, maka didalam penelitian ini akan
meneliti tingkat kepuasan konsumen setelah konsumen
tersebut menggunakan jasa pelayanan rawat inap pada
Rumah Sakit Umum Sinar Kasih Tentena, Kabupaten
Poso, Sulawesi Tengah. Untuk itu diambil judul Analisis
Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Pada Rumah
Sakit Umum “Sinar Kasih” Tentena, Poso. Dari
penjelasan diatas, maka permasalahannya adalah
bagaimana profil konsumen rawat inap rumah sakit
umum Sinar Kasih dan apakah pelayanan yang
diberikan Rumah Sakit Umum Sinar Kasih sudah
memberikan kepuasan terhadap konsumennya. Adapun
tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
bagaimana profil konsumen rawat inap Rumah Sakit
Umum Sinar Kasih dan untuk mengetahui bagaimana
Perawat merupakan salah pelayanan rawat inap pada
kepuasan Pasien terhadapsatu faktor penting bagi
rumah sakit agar dapat bertumbuh, berkembang, dan
mempertahankan kelangsungan hidupnya sehingga
menciptakan organisasi yang sehat. Perawat bisa
menjadi tolak ukur citra suatu lembaga rumah sakit.
Mereka dituntut dalam hal kemampuan dan kualitasnya.
Namun untuk menuntut hal itu sudah sewajarnya bagi
pihak rumah sakit juga memberikan kepuasan kerja bagi
mereka dalam menjalankan profesi mereka. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
kepuasan kerja dan motivasi yang diberikan pada para
perawat di rumah sakit Bethesda. Langkah apa yang
mempengaruhi kepuasan kerja perawat rumah sakit
Bethesda, apakah dengan komitmen organisasional,
komitmen professional, atau motivasi. Dari data yang
telah didapat, peneliti kemudian membuktikannya
melalui alat analisis yang disebut SEM (Struktural
Equation Modeling). Tujuannya adalah untuk
mengetahui ada tidaknya pengaruh komitmen
organisasional, komitmen professional, dan motivasi
baik secara langsung maupun tidak langsung dan
bagaimana komitmen organisasional dan komitmen
professional terhadap motivasi. Hasil yang diperoleh
berdasarkan penelitian ini adalah bahwa terdapat
pengaruh yang signifikan antara komitmen professional
Peran serta tenaga kerja dalam pembangunan nasional
semakin meningkat dengan disertai berbagai tantangan
dan resiko yang dihadapinya. Oleh karena itu kepada
tenaga kerja perlu diberikan perlindungan, pemeliharaan
dan peningkatan kesejahtraannya, sehingga pada
gilirannya akan dapat meningkatkan produktivitas
nasional. Bentuk perlindungan, pemeliharaan, dan
peningkataan kesejahteraan dimaksud diselenggarakan
dalam bentuk program Jaminan Sosial Tenaga Kerja
yang bersifat dasar, dengan berasaskan usaha
bersama, kekeluargaan, dan gotong-royong
sebagaimana terkandung dalam jiwa dan semangat
Pancasila dan UUD 1945. Pada dasarnya program ini
menekankan pada perlindungan bagi tenaga kerja yang
relatif mempunyai kedudukan yang lebih lemah. Oleh
karena itu pengusaha memikul tanggung jawab utama,
dan secara moral pengusaha mempunyai kewajiban
untuk meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan
tenaga kerja. Disamping itu, sudah sewajarnya apabila
tenaga kerja juga berperan aktif dan ikut bertanggung
jawab atas pelaksanaan program Jaminan Sosial
Tenaga Kerja demi terwujudnya perlindungan tenaga
kerja dan keluarganya dengan baik.”Tidak ada
perdamaian abadi tanpa keadilan sosial, Tidak ada
keadilan sosial tanpa jaminan sosial”. Penelitian ini
Keadaan perekonomian nasional yang kurang
menguntungkan dewasa ini berawal dari adanya krisis
moneter yang berkepanjangan yang membuat para
investor harus cermat dan teliti dalam menanamkan
dananya khususnya di pasar modal. Laporan keuangan
dapat menjadi sesuatu yang sangat penting, karena jika
kita ingin mengetahui mengenai suatu perusahaan,
sumber terbaik yang dapat dilihat adalah laporan
keuangan perusahaan salah satu parameter yang
digunakan untuk mengukur kinerja manajemen adalah
laba. Perataan laba yang digunakan oleh pihak
manajemen perusahaan membuat laba cenderung naik
karena investor beranggapan bahwa nilai perusahaan
tinggi. Penelitian yang diberi judul “Pengaruh Perata
Laba Terhadap Harga Saham di Bursa Efek Jakarta” ini
membahas mengenai apakah perata laba berpengaruh
terhadap harga saham. Dalam hal ini khususnya
perusahaan perbankan dengan jumlah sampel 17
perusahaan yang akan menjadi sampel penelitian ini.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini
yaitu menggunakan model statistik deskriptif (Pooled
Least Squares) untuk membandingkan perata laba
berpengaruh terhadap harga saham atau tidak
berpengaruh. Hipotesis yang digunakan dalam penelitian
ini dengan tujuan untuk mengetahui apakah perata laba
Kepuasan konsumen merupakan orientasi pemasaran
yang semakin penting untuk dilaksanakan, hal ini
dimaksudkan untuk meningkatkan penjualan serta
memelihara konsumen menjadi pelanggan yang setia.
Dengan demikian kepuasan konsumen merupakan
landasan utama untuk dapat memenangkan persaingan,
khususnya pada era persaingan dunia usaha yang
semakin kompetitif serta perilaku konsumen yang
semakin kritis dalam melakukan pembelian.Pemahaman
mengenai kebutuhan dan keinginan konsumen adalah
sesuatu yang sangat penting dan harus diperhatikan
bagi semua perusahaan agar dapat mencapai
keberhasilan dalam memasarkan jasa mereka, karena
kegiatan pemasaran yang di lakukan perusahaan
diarahkan untuk dapat memuaskan kebutuhan dan
keinginan konsumen.Sekarang ini banyak muncul
perusahaan-perusahaan jasa di bidang penerbangan
yang menawarkan dan memasarkan produknya sangat
bervariasi dan kompetitif untuk dapat menarik konsumen
dan menghasilkan laba semaksimal mungkin, selain itu
faktor keselamatan dan kepuasan konsumen
mempunyai peranan penting di dalam perkembangan
perusahaan di bidang penerbangan kedepan.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis tertarik
untuk melakukan penelitian dengan judul : “Analisis
Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Jasa PT.
Manusia adalah salah satu faktor yang penting dalam
perusahaan dan merupakan aset yang harus dikelola
dengan baik oleh perusahaan untuk dapat menghadapi
tantangan-tantangan seiring dengan perkembangan
tekhnologi yang semakin maju dengan pesat. Hal ini
menunjukkan bagaimana pentingnya keberadaan
sumber daya manusia di suatu perusahaan atau
organisasi. Dengan kemampuan untuk merumuskan visi
dan misi perusahaan serta kemampuan untuk
memperoleh dan mengerahkan sumber-sumber daya
lainnya untuk menerapkan strategi perusahaan dan
mewujudkannya manajemen SDM sekali lagi
membuktikan bahwa MSDM merupakan faktor penting
yang dapat bertahan dan terus berkembang dalam
menghadapi persaingan global. Tantangan yang
dihadapi perusahaan dan organisasi saat ini adalah
bagaimana menciptakan suatu tindakan yang
berhubungan dengan kepuasan kerja karyawannya.
Tindakan Supervisi seperti Kepemimpinan dan
Mentoring, Kondisi Kerja, Penugasan merupakan cara-
cara yang dilakukan supervisor dalam mengidentifikasi
atau tidaknya kepuasan kerja karyawan. Kepuasan kerja
menjadi hal yang begitu penting untuk meningkatkan
kinerja dan produktivitas karyawan. Dalam penelitian
skripsi ini penulis mengankat masalah hubungan
tindakan supervisi (kepemimpinan dan mentoring,
Tantangan yang dihadapi oleh kebanyakan produsen
pada masa – masa sekarang ini adalah mengenai
bagaimana cara untuk membangun , mengelola , dan
mempertahankan bisnis yang sehat dan kompetitif
dalam pasar serta lingkungan yang terus berubah .
persaingan yang sangat ketat membuat pihak
manajemen produsen harus dengan tepat memilih dan
menerapkan strategi – strategi yang berwawasan pasar ,
artinya setiap produsen harus mengevaluasi dan memilih
pasar sasaran yang hendak dibidik . Pemasaran
merupakan inti dari setiap produsen didalam usaha
untuk memasarkan produk atau jasa yang akan
ditawarkan . Produk yang beredar di pasar menjadi
sangat kompleks dengan berbagai keistimewaan atribut
yang melekat pada setiap produknya . Hal ini tentu saja
semakin membuat konsumen memiliki banyak sekali
alternatif dan variasi dalam mengkonsumsi produk
maupun jasa . Maraknya persaingan bisnis majalah
musik di Indonesia , menjadi salah satu fenomena yang
menarik untuk diteliti . Berbagai atribut seperti bonus
serta fasilitas pendukung yang ditawarkan termasuk
harga yang bersifat kompetitif , menjadikan bisnis ini
membutuhkan strategi – strategi tertentu dari pihak
manajemen untuk dapat bertahan , berkembang ,
maupun unggul di dalam persaingan . Salah satu dari
Suatu yang baru muncul dalam produk dan jasa, maka
unsur persaingan akan timbul dan tidak terelakkan.
Seperti halnya antara produk rokok Sampoerna A Mild
dengan rokok Djarum L.A. Light, keduanya saling
bersaing untuk memposisikan pemasar untuk selalu
mengembangkan dan merebut pangsa pasar sebagai
asset bagi perusahaannya. Keberhasilan merek adalah
kemampuannya merebut tempat dalam pikiran
memberikan jalan bagi merek untuk memenangkan hati.
Sekali hati sudah dimenangkan, maka perusahaan
memperoleh apa yang dicari, yaitu penjualan dan
keuntungan. Keberhasilan merek memenangkan pikiran
dapat diukur dengan asosiasi merek. Jika merek dari
produk atau jasa dari suatu perusahaan tersebut
mendapatkan kesan yang baik di diri konsumen, maka
konsumen dapat mengasosiasikan merek dari produk
atau jasa tersebut. Asosiasi merek menjadi begitu
penting bagi pelaku kompetisi. Asosiasi merek sendiri
adalah segala kesan yang muncul di benak seseorang
yang terkait dengan ingatannya mengenai suatu merek.
Jadi asosiasi merek merupakan ringkasan persepsi.
Karakteristik unik dari pemasaran modern bertumpu
pada penciptaan merek yang bersifat membedakan.
Riset pemasaran telah dilancarkan untuk membantu
mengidentifikasi dan mengembangkan basis-basis
pembeda merek. Keunggulan suatu merek dapat
mengurangi nilai penting harga dalam keputusan
Penelitian ini tentang analisis kinerja keuangan PT. BRI,
Tbk sebelum dan setelah go-public dengan
menggunakan Metode CAMEL ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh go-public terhadap
perkembangan kinerja keuangan BRI. Indikator-indikator
CAMEL adalah Capital, Asset, Management, Earnings
(Rentabilitas), Liquidity (Likuiditas). Kesimpulan yang
dapat diambil dari penelitian ini adalah bahwa indikator-
indikator CAMEL menunjukan kinerja keuangan BRI
sebelum dan setelah go-public. Hal ini berarti bahwa
terjadi perubahan kinerja keuangan BRI antara sebelum
dan stelah go-public dan mengalami peningkatan
setelah go-public.
Peristiwa kenaikan harga BBM apakah berkaitan erat
dengan stabilitas erat dengan stabilitas perekonomian
suatu Negara. Dengan adanya kebijakan perekonomian
yang mengancam stabilitas Negara, apakah akan
berdampak buruk atau sebaliknya, seperti kenaikan
BBM yang terjadi pada tanggal 1 oktober 2005, Peneliti
mengambil data dengan mengumpulkan dari pojok
Bursa Efek Jakarta Universitas Kristen Duta Wacana
Yogyakarta yaitu dicari data Indeks Harga Saham
Gabungan (IHSG) yang dilihat secara harian antara
tanggal 6 Mei 2005 sampai dengan 6 Oktober 2005.
Pada penelitian ini obyek yang diteliti adalah Indeks
Harga Saham Gabungan harian, diambil 103 hari
sebelum hari peristiwa samapi 3 hari setelah hari
peristiwa dengan alasan untuk mengcover informasi
yang berhubungan dengan kenaikan harga BBM periode
estimasi yang digunakan paling kecil. Hari peristiwa
yang dimaksud dalam penelitian ini adalah saat
diumumkannya Kenaikan harga BBM pada tanggal 1
Oktober 2005. Periode estimasi dimulai 6 Mei 2005
sampai 27 September 2005, Tujuan dalam penelitian ini
yaitu untuk menguji apakah pada perisiwa kenaikan
harga BBM pasar modal Indonesia efisien pada bentuk
setengah kuat Hasil dari penelitian ini yaitu pada periode
jendela -3, -2, 0, +1, +2, +3 hipotesis nol diterima, dan
Era Globalisasi menjanjikan suatu peluang dan
tantangan bisnis baru bagi perusahaan yang beroperasi
di Indonesia. Di satu sisi, era globalisasi memperluas
pasar produk dari perusahaan di Indonesia dan, di sisi
lain, keadaaan tersebut memunculkan persaingan yang
semakin ketat baik antar perusahaan domestik maupun
perusahaan asing. Merek memegang peranan sangat
penting, salah satunya adalah menjembatani harapan
konsumen pada saat kita menjanjikan sesuatu kepada
konsumen. Membangun persepsi dapat dilakukan
melalui jalur merek. Merek yang prestisius dapat disebut
memiliki brand equity (ekuitas merek) yang kuat.
Dengan semakin banyaknya jumlah pemain di pasar,
meningkat pula ketajaman persaingan diantara merek-
merek yang beroperasi di pasar dan hanya produk yang
memiliki brand equity yang kuat yang akan tetap mampu
bersaing, merebut dan menguasai pasar. Disini kita akan
melihat bagaimana kesetian konsumen pada merek
handphone Nokia. Hal inilah yang mendorong
diadakannya penelitian ini yang berjudul “ Analisis
Kesetiaan Konsumen Terhadap Merek Dagang
Handphone Nokia Di Kota Yogayakarta“. Saya
memberikan batasan atas penelitian yang saya lakukan.
Ruang lingkupnya adalah konsumen yang tidak acuh
terhadap erek
yang satu dengan merek yang lainnya ( switcher ),
Pada masa sekarang ini, persaingan bisnis antar
perusahaan sejenis semakin ketat, untuk
menghadapinya perusahaan harus selalu meningkatkan
pelayanan dan memperbaiki kekurangan – kekurangan
yang ada. Demikian juga dengan perusahaan jasa biro
perjalanan Travel Maju Jaya. Salah satu usaha dalam
menghadapi persaingan, perusahaan Travel Maju Jaya
harus memperhatikan atribut – atribut yang ada, yaitu
atribut kenyamanan, ketepatan waktu, harga, pelayanan,
kondisi mobil, keterampilan sopir, AC, tempat duduk,
tape cd dan bagasi. Karena itu sangat penting apabila
konsumen merasa puas, maka tanggapan akan
diperkuat dan konsumen akan cenderung menggunakan
jasa angkutan travel lagi. Berdasarkan uraian diatas
maka penulis tertarik untuk meneliti mengenai atribut
kenyamanan, ketepatan waktu, harga, pelayanan,
kondisi mobil, keterampilan sopir, AC, tempat duduk,
tape cd dan bagasi yang ada pada Travel Maju Jaya.
Penulis melakukan penelitian ini dengan menggunakan
beberapa alat analisis yaitu analisis validitas dan
reliabilitas, analisis prosentase, analisis IKP serta Chi
Square. Berdasarkan hasil dari analisis ini, maka dapat
diketahui bahwa profil konsumen Travel Maju Jaya
adalah konsumen dengan jenis kelamin wanita yang
Setiap antara 15 – 25 tahun, pendidikan terakhir SLTA,
berusiakonsumen memiliki pertimbangan sendiri dalam
memilih produk mana yang menjadi pilihannya.
Beragamnya produk yang ditawarkan dalam berbagai
merek oleh perusahaan dewasa ini telah meningkatkan
keinginan konsumen untuk berpindah ke merek lain.
Loyalitas pelanggan menjadi semakin penting sebab
manusia menjadi lebih pemilih serta menyatakan haknya
untuk memilih. Pelanggan yang loyal pada umumnya
akan tetap melakukan pembelian produk merek yang
telah lama dipakai walaupun dihadapkan pada banyak
alternatif mereka produk pesaing yang menawarkan
karakteristik produk yang lebih unggul dipandang dari
berbagai sudut atributnya. AQUA adalah salah satu
merek air minum dalam kemasan yang berdiri dibawah
naungan PT Golden Mississipi. Air minum merek AQUA
tetap bertahan di dunia usaha yang semakin ketat ini.
Dari dulu orang mengartikan bahwa semua air minum
dalam kemasan adalah AQUA. Tetapi sebenarnya
dipasaran telah beredar produk air minum dalam
kemasan yang berbeda merek, dan merek AQUA sendiri
adalah nama sebuah merek bukan nama untuk
mengartikan air minum dalam kemasan. Merek AQUA
telah memenangkan suatu persepsi yang ditanamkan
dibenak konsumen, dan untuk itu AQUA harus
mengetahui posisinya di dalam benak konsumen
Dewasa ini banyak bermunculan toko retail di
Yogyakarta dan salah satu toko retail yang banyak
diminati konsumen adalah Toko Time Gallery. Untuk
memenangkan persaingan salah satunya perlu untuk
mengetahui apakah banyak konsumen yang merasa
tidak puas pada atribut pelayanan yang ditawarkan dan
seberapa tingkat kepentingan suatu atribut serta untuk
mengetahui apa yang sebaiknya pihak Toko Time
Gallery yang buka belum ada 2 tahun ini lakukan.
Penelitian ini perlu dilakukan untuk mengetahui
bagaimana persepsi konsumen berdasarkan arti penting
dan kinerja atribut pelayanan perusahaan. Penelitian ini
dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada
100 responden yaitu mereka yang pernah berbelanja di
Toko Time Gallery. Alat analisis yang digunakan antara
lain : analisis prosentase, yaitu untuk mengetahui
karakteristik/profil responden, sedangkan untuk
menentukan arti penting dan kinerja artibut pelayanan
perusahaan menggunakan alat analisis Importance
Performance Analysis. Dari hasil penelitian disimpulkan
bahwa :
1. Atribut yang mempunyai arti penting bagi konsumen,
namun belum dilaksanakan dengan memuaskan oleh
pihak Toko Time Gallery : keramahan pramuniaga dan
kecepatan karyawan.
2. Atribut yang mempunyai arti penting bagi konsumen
dan sudah dilaksanakan dengan memuaskan oleh pihak
Evolusi trend gaya pria dari tahun 1970-an sampai
sekarang berubah sangat drastis. Perubahan itu dapat
dilihat dari fenomena pria metroseksual yang tiba-tiba
menjadi gelombang buzzword diseluruh dunia dan dalam
waktu singkat setiap pria akan menjadi bagian dari dari
fenomena yang terjadi saat ini. Dengan adanya
fenomena ini memberikan inspirasi yang baru bagi
pemasar produk dalam hal fashion untuk merancang
jenis pakaian yang bagaimana yang diinginkan oleh para
pria metroseksual. Dan hal-hal apa sajakah yang
mempengaruhi dalam pengambilan keputusan. Skripsi
yang berjudul “Fenomena Metroseksual Terhadap
Perubahan Trend Gaya Hidup Pria Masa Kini” (Dalam
life style fashion di Kota Yogyakarta) dengan
pendekatan Theory of Reasoned Action ini mencoba
meneliti faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dan
sejauh mana pengaruh sikap terhadap fashion (attitude
toward product), sikap terhadap pemilihan fashion
(attitude toward behavior) serta rekomendasi (subjective
norm) dalam hal memutuskan untuk membeli (behavior).
Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Structural Equation Modeling (SEM) dengan program
komputer AMOS. Dasar permodelan yang digunakan
adalah Teori Tindakan Beralasan (Theory of Reasoned
Tujuan Dari hasil penelitian, ternyata pengaruh sikap
Action).penelitian ini adalah untuk mengetahui asosiasi
merek yang membentuk kesan yang kuat pada produk
teh botol Sosro. Brand equity (ekuitas merek)
merupakan salah satu aset yang perlu dikelola secara
baik. Ekuitas merek melibatkan berbagai program
pemasaran dan brand strategy (strategi merek) untuk
mencapai merek yang memiliki brand value (nilai merek)
yang dapat menciptakan kepuasan pelanggan. Merek ini
mampu memberikan pedoman, jaminan, kekuatan,
keyakinan, dan harapan kepada pelanggan bahwa ia
akan terpuaskan. Metode pengambilan sampel yang
digunakan adalah purpossive sampling. Sampel
penelitian ini adalah orang yang pernah mengkonsumsi
teh botol Sosro di wilayah Kota Yogyakarta. Penentuan
besarnya sampel sebanyak 100 responden. Analisis
data menggunakan analisis persentase dan analisis
Cochran Q Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa
berdasarkan jenis kelamin responden terbanyak adalah
laki-laki yaitu sebanyak 70%. Responden terbanyak
mempunyai usia berkisar antara 36 -40 tahun yaitu
sebanyak 36%. Responden terbanyak mempunyai
tingkat pendidikan SLTA yaitu sebanyak 40%. Pekerjaan
responden terbanyak adalah yang bekerja sebagai
wiraswasta/pengusaha yaitu sebanyak 38%. Sedangkan
pendapatan per bulan responden kebanyakan Rp
Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
sikap konsumen terhadap Toko Roti Mutiara.
Sebagaimana kita lihat dan ketahui bahwa saat ini
bermunculan toko roti sehingga mengakibatkan perlu
adanya sikap yang dapat membuat konsumen menjadi
tertarik untuk berbelanja. Dimana atribut yang
ditawarkan adalah harga, produk, tempat, pelayanan
dan kenyamanan. Sumber data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah data primer, yang merupakan data
yang didapat langsung dari responden dengan
menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan-
pertanyaan tentang identitas responden dan atribut-
atribut yang ditawarkan oleh Toko Roti Mutiara.
Kuesioner tersebut diujji dengan uji validitas dan
reliabilitas untuk mengetahui apakah kuesioner yang
digunakan relevan dengan permasalahan yang diteliti.
Metode sampel yang digunakan dalam penelitian ini
menggunakan simple random sampling. Sampel yang
diambil dalam penelitian ini sebanyak 100 responden
yang merupakan konsumen Toko Roti Mutiara. Metode
analisis yang digunakan adalah analisis prosentase
untuk mengetahui karakteristik responden yang paling
banyak jumlahnya atau nilai prosentase tertinggi.
Setiap orang dapat menggunakan analisis Indeks
Analisis selanjutnyamenggunakan merek untuk
berkreasi dan mengkomunikasikan dirinya mengenai self-
concept. Dengan adanya kreasi inilah maka muncul self-
brand connection. Munculnya self-brand connection
membuat banyak orang melakukan penelitian self-brand
connection untuk orang dewasa, tapi hanya sedikit
penelitian mengenai self-brand connection bagi anak-
anak usia 6sampai dengan12 tahun. Secara teoritis anak-
anak pada usia ini mengalami 3 fase perkembangan self-
concept yang mempengaruhi pembelian merek.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji teori self-brand
connection pada anak-anak. Populasi penelitian adalah
anak-anak usia 6 sampai dengan 12 tahun yang berada
di Yogjakarta. Sedangkan Sampel Penelitian adalah
siswa SD Kanisius Kota baru I studi eksperimen
digunakan dalam penelitian ini . Peneliti mengunakan
dua metode dalam pengumpulan data yang pertama
responden memberikan jawaban pada kusioner. Metode
yang kedua mengunakan alat bantu bendera dengan
empat warna yang berbeda masing-masing warna
mewakili satu variabel jawaban. Kedua, hasil dari
penelitian tersebut menunjukkan bahwa anak-anak pada
usia 6 sampai dengan 12 tahun mengalami 3 fase
perkembangan. Pertama, pada usia 6 sampai dengan 7
tahun anak-anak masih sederhana dalam mengkonsep
Semakin meningkatnya persaingan yang ada akan
semakin mengarahkan sistem perekonomian Indonesia
ke mekanisme pasar yang memposisikan pemasar
untuk selalu mengembangkan dan merebut pangsa
pasar salah satu asset untuk mencapai keadaan
tersebut adalah Brand (merek), merek merupakan
nama, istilah, simbol, disain, ataupun kombinasinya yang
mengidentifikasikan suatu produk atau jasa yang
dihasilkan oleh suatu perusahaan. Identifikasi tersebut
juga berfungsi untuk membedakannya dengan produk
yang ditawarkan oleh perusahaan pesaing. Lebih jauh,
sebenarnya merek merupakan nilai tangible dan
itangible yang terwakili dalam sebuah trademark (merek
dagang) yang mampu menciptakan nilai dan pengaruh
tersendiri di pasar bila diatur dengan tepat saat ini merek
sudah menjadi konsep yang komplek dengan sejumlah
ratifikasi teknis dan psikologis. Adapun tujuan dari
penelitian ini adalah pertama untuk mengetahui profil
konsumen rokok Gudang Garam Filter berdasarkan jenis
kelamin, pendapatan, status, pekerjaan dengan
menggunakan metode prosentase. Kedua untuk
mengetahui asosiasi konsumen terhadap produk rokok
Gudang garam Filter dengan menggunakan metode
analisis Cochran dimana uji yang digunakan untuk
Penelitian seberapa jauh konsumen mengkaitkan
mengukur yang berjudul “Analisis Kepuasan Konsumen
Terhadap Klub Ade Rai di Yogyakarta” ini bertujuan
untuk mengetahui bagaimana tingkat kepuasan
pelanggan terhadap atribut Klub Ade Rai, dan untuk
mengetahui profil konsumen. Ini untuk menghadapi
persaingan yang semakin ketat, persaingan ini menuntut
para pengusaha fitness centre untuk dapat berkompetisi
secara sehat, dalam menanggapi persaingan tersebut,
pengusaha fitness centre harus tahu siapa
pelanggannya dan mengetahui apa yang diinginkan dan
dibutuhkan oleh pelanggan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan, dan
untuk mengetahui profil konsumen, maka atribut yang
diteliti meliputi keramahan resepsionis, pelayanan
instruktur, kenyamanan suasana fitness, fasilitas air
minum, fasilitas sauna, fasilitas musik, fasilitas tempat
duduk, food supplement yang lengkap, fasilitas kafe,
fasilitas ac, harga yang terjangkau, potongan harga /
diskon, kelengkapan peralatan fitness, kualitas peralatan
fitness, tata letak peralatan fitness, lokasi yang strategis.
Dalam mengumpulkan data-data yang diperlukan,
penulis menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada
responden. Menggunakan alat analisis prosentase untuk
mengetahui profil konsumen, dan analisis indeks
Brand association adalah segala kesan yang muncul di
benak seseorang yang terkait dengan ingatannya
mengenai suatu merek. Kesan-kesan yang terkait akan
merek akan meningkat dengan semakin banyaknya
pengalaman konsumen dalam mengkonsumsi suatu
merek atau dengan semakin seringnya penampakan
merek tersebut dalam strategi komunikasinya. Suatu
merek yang telah mapan akan memiliki posisi menonjol
dalam persaingan apabila didukung oleh berbagai
asosiasi yang kuat. Berbagai beberapa asosiasi merek
yang saling berhubungan akan menimbulkan suatu
rangkaian yang disebut brand image. Pada umumnya
asosiasi merek (terutama yang berbentuk brand image)
dijadikan pijakan konsumen dalam keputusan pembelian
dan loyalitasnya pada merek yang bersangkutan. Dalam
prakteknya, didapati banyak sekali kemungkinan
asosiasi dan variasi dari brand association yang dapat
memberikan nilai bagi suatu merek. Hasil penelitian
yang telah dilakukan terhadap asosiasi merek
handphone Siemens menunjukkan bahwa, variabel yang
membentuk brand assosiasi handphone Siemens terdiri
dari : sinyal yang kuat, fasilitas menu yang lengkap,
mudah untuk digunakan, model handphone yang
menarik, tahan lama (awet), serta harga yang sesuai
dengan kualitas produk. Hasil uji Chi Square dapat
Perguruan Tinggi Negeri perbedaan pada saat ini
diketahui bahwa terdapat atau Swastapersepsi konsumen
merupakan peluang sekaligus lahan untuk bersaing,
berlomba, mencetak dan mempersiapkan generasi
bangsa yang unggul dalam segala bidang. Adanya
persaingan tersebut menuntut manajemen perguruan
tinggi untuk lebih giat aktif memajukan perguruan
tingginya masing-masing. Dalam hal ini perguruan tinggi
harus mampu memberikan kualitas layanan yang tinggi
bagi mahasiswanya supaya mahasiswa merasa nyaman
dalam mengikuti sistem perkuliahan di perguruan tinggi
tersebut dan juga supaya perguruan tinggi tersebut
dapat terus berkembang. Dengan latar belakang
tersebut penulis kemudian mengangkat judul “Pengaruh
Persepsi Kualitas Terhadap Kepuasan Mahasiswa
Universitas Kristen Duta Wacana”. Adapun yang menjadi
rumusan masalah adalah: Apakah persepsi kualitas
mempengaruhi kepuasan mahasiswa UKDW. Penelitian
ini merupakan replikasi penelitian dari
parasurahman,et.al(1988) yang membahas tentang
SERVQUAL. Dimana didalam SERVQUAL terdapat 5
dimensi yaitu: dimensi tangible, dimensi reliability,
dimensi responsiveness, dimensiassurance dan dimensi
empaty. Data yang digunakan dalam penelitian ini
sebanyak 200 responden dengan ketentuan: responden
adalah mahasiswa angkatan 2004 keatas. Uji instrumen
Brand association adalah segala kesan yang muncul di
benak seseorang yang terkait dengan ingatannya
mengenai suatu merek. Kesan-kesan yang terkait akan
merek akan meningkat dengan semakin banyaknya
pengalaman konsumen dalam mengkonsumsi suatu
merek atau dengan semakin seringnya penampakan
merek tersebut dalam strategi komunikasinya. Suatu
merek yang telah mapan akan memiliki posisi menonjol
dalam persaingan apabila didukung oleh berbagai
asosiasi yang kuat. Berbagai beberapa asosiasi merek
yang saling berhubungan akan menimbulkan suatu
rangkaian yang disebut brand image. Pada umumnya
asosiasi merek (terutama yang berbentuk brand image)
dijadikan pijakan konsumen dalam keputusan pembelian
dan loyalitasnya pada merek yang bersangkutan. Dalam
prakteknya, didapati banyak sekali kemungkinan
asosiasi dan variasi dari brand association yang dapat
memberikan nilai bagi suatu merek. Hasil penelitian
yang telah dilakukan terhadap Asosiasi Konsumen
Antara Handphone Merek Nokia Dan Handphone Merek
Sony Ericsson. menunjukkan bahwa, ada sedikit
perbedaan Asosiasi Konsumen terhadap Handphone
Merek Nokia Dan Handphone Merek Sony Ericsson yaitu
chover / cashing dapat di ganti
dan baterray kuat.Hasil dari penelitian ini dapat
Adapun tujuan penulisan pertimbangan megetahui
digunakan sebagai bahanini adalah untukterutama bagi
kepuasan konsumen dari atribut-atribut yang ditawarkan
dan untuk mengetahui apakah ada perbedaan kepuasan
konsumen terhadap atribut-atribut Ritel Valu$
Yogyakarta ditinjau dari profil konsumen, yaitu usia,
status, pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan.
Penelitian ini dilakukan pada konsumen Ritel Valu$ di
Daerah Istimewa Yogyakarta dengan sampel sebanyak
100 responden. Responden tersebut kemudian diberikan
kuesioner yang berisikan tentang profil responden dan
tanggapan mengenai atribut kepentingan dan atribut
kepuasan Ritel Valu$. Sebelum analisis data yang
diperoleh dari hasil pengisian kuesioner tersebut harus
terlebih dahulu diuji tingkat validitasnya dan
reliabilitasnya. Setelah dilakukan pengujian ternyata
diperoleh hasil bahwa indek kepuasan konsumen berada
pada tingkat PUAS (IKK sebesar 130,9) terhadap atribut
yang ada dan tidak terdapat perbedaan kepuasan
konsumen ditinjau dari usia, status, tinkat pendidikan,
tingkat pendapatan, dan pekerjaan. Dengan kata lain
pihak pengelola Ritel Valu$ telah mampu memberikan
kepuasan yang terbaik bagi pelanggan atau
konsumennya dan tidak ada perbedaan kepuasan bagi
konsumen dari segi profilnya. Kata Kunci : Kepuasan,
konsumen.
Penelitian ini berjudul pengaruh Faktor-Faktor Kepuasan
Konsumen terhadap Loyalitas Konsumen Waroeng
Steak & Shake di Yogyakarta. Dimana kepuasan
konsumen akan diukur melalui atribut produk, atribut
pelayanan dan atribut pembelian, lalu untuk loyalitas
konsumen akan diukur melalui keseringan, rekomendasi
dan nyaman. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa
kepuasan konsumen di Waroeng Steak & Shake
mendapat penilaian yang cenderung baik, beberapa
atribut masih mempunyai variasi penilaian yang tinggi
dan terdapat hubungan pengaruh positif yang signifikan
antara kepuasan konsumen dengan loyalitas konsumen,
demikian hasil penelitian mendukung konsep-konsep
teori tentang kesetiaan merek. Kata kunci : Kepuasan,
Loyalitas konsumen
Perusahaan sekarang ini membutuhakan sumber daya
manusia yang bukan hanya terampil dan potensial saja
tetapi dibutuhkan karyawan yang bersedia untuk
berusaha demi kepentingan perusahaan dan terlibat
secara penuh dalam upaya pencapaian tujuan
perusahaan. Kekuatan sumber daya manusia dibentuk
oleh sifat dan karakter dari masing-masing individu yang
dituangkan dalam bentuk penyatuan pandangan untuk
tujuan organisasi. Untuk itulah prestasi kerja yang tinggi
diperlukan oleh perusahaan, semakin banyak karyawan
yang berprestasi tinggi maka kinerjaan
produktifitas perusahaan secara keseluruhan akan
semakin meningkat dan perusahaan dapat bertahan
dalam persaingan. Salah satu faktor yang
mempengaruhi prestasi kerja seorang karyawan adalah
hubungan kerja dengan orang lain, dalam membangun
hubungan dengan orang lain seorang karyawan
melibatkan suasana emosi yang memberi dorongan
untuk bertindak. Oleh sebab itu penulis melakukan
penelitian tentang : Hubungan Kecerdasan Emosi
dengan Prestasi Kerja Karyawan PT. Bank Maluku.
Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 40
orang yang terdiri dari karyawan laki-laki sebanyak 20
orang dan perempuan sebanyak 20 orang. Karyawan
usia 20-30 tahun sebanyak 10 orang, usia 31-40
Skripsi ini dibuat untuk mengetahui apakah konsumen
puas terhadap produk dari televisi merek TCL. Televisi
TCL merupakan perusahaan elektronik yang dalam
usahanya ingin bertahan hidup diera persaingan yang
ketat. Dalam aktifitasnya, perusahaan elektronik TCL ini
juga mengalami hambatan dan tantangan dalam
menghadapi persaingan didunia usaha sekarang ini.
Dengan latar belakang tersebut penulis kemudian
mengangkat judul “ Analisis Kepuasan Konsumen
Terhadap Televisi Merek TCL Di Yogyakarta “.
Penelitian ini dilakukan pada konsumen televisi TCL
Kota Yogyakarta dengan sample sebanyak 100
responden. Responden tersebut kemudian diberikan
kuesioner yang berisikan tentang profil responden dan
tanggapan mengenai atribut-atribut yang ada pada
televisi TCL. Alat analisis yang digunakan untuk
mengukur seberapa besar kepuasan terhadap atribut-
atribut yang ada pada televisi merek TCL dengan
menggunakan indeks kepuasan pelanggan. Adapun
atribut-atribut yang dijadikan obyek penelitian adalah :
Atribut gambar, suara, suku cadang, tipe-tipe televisi,
harga, saluran distribusi dan promosi.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa konsumen
merasa puas terhadap atribut-atribut yang ditawarkan
oleh televisi TCL, dalam hal ini
perusahaan TCL sudah memberikan yang terbaik untuk
konsumennya dan diharapkan lebih meningkatkan
Kurnia Kartika Sari, 2006. HUBUNGAN GAYA
KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA
KARYAWAN DI PERUSAHAAN CV. HANA PRATAMA
SUKOHARJO. Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen.
Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta. CV. Hana
Pratama Sukoharjo adalah sebuah perusahaan
perdagangan yang bergerak dalam bidang perdagangan
umum, distribusi dan pendidikan yang berhubungan
dengan komputer hardware dan software. Dalam
beroperasi CV. Hana Pratma membagijam kerja bagi
karyawan yaitu 8 jam bagi karyawan bagian kantor dan
produksi dan 8 jam kerja bagi bagian keamanan yang
terdiri dari 3 shif setiap harinya. CV. Hana Pratama
merupakan salah satu perusahaan distribusi penjualan
dan pembelian komputer harus senanrtiasa memberikan
motivasi kepada karyawan agar target penjualan dapat
senantiasa terpenuhi oleh karena itu perusahaan perlu
melihat perilaku gaya kepemimpinan yang dilakukan
oleh pemimpin CV. Hana Pratama dalam mempengaruhi
dan mengarahkan para karyawan untuk bisa memotivasi
karyawan untuk meningkatkan kinerjanya. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui apakah gaya kepemimpinan
transformasional mempunyai hubungan yang signifikan
terhadap kinerja karyawan dan untuk mengetahui
apakah motivasi kerja mempunyai hubungan terhadap
Tadinya bisnis salon menjanjikan mengetahui diantara
kinerja karyawan, selain itu untuk margin atau laba yang
cukup besar bagi produsennya. Namun keadaan
perekonomian negara menjadi tidak stabil, harga BBM
melambung tinggi dan jumlah rakyat miskin menjadi
semakin banyak. Mau tidak mau konsumen harus
berpikir dua kali untuk anggaran ini. Gambaran
fenomena inilah yang kemudian mendorong para
pengusaha untuk membuka bisnis pelayanan jasa yang
bergerak dalam bidang salon kecantikan dengan
membidik masyarakat kelas menengah kebawah. Salah
satunya adalah KRIS Salon. KRIS Salon adalah sebuah
perusahaan penyedia pelayanan jasa salon kecantikan
di Yogyakarta. Meskipun membuka bisnisnya pada
tempat yang kecil dan sangat sederhana, namun
bisnisnya berkembang sangat maju. Hal itu tentunya tak
lepas dari kemampuannya untuk mengelola pemasaran
jasa dengan baik. Dengan pemasaran jasa yang baik
KRIS Salon mampu menciptakan kepuasan bagi
konsumennya. Dalam penelitian ini dirumuskan satu
pokok permasalahan, yaitu apakah konsumen puas
terhadap atribut-atribut pelayanan jasa pada KRIS
Salon. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui tanggapan konsumen terhadap atributatribut
yang ditawarkan oleh KRIS Salon secara keseluruhan,
atribut apa yang paling memuaskan konsumennya,
Pengendalian kualitas memegang peranan penting
dalam menjaga agar produk-produk yang dihasilkan
pada akhirnya memenuhi standar yang telah ditetapkan
oleh perusahaan. Pengendalian kualitas bagi unit usaha
Peternakan Yayasan Jayasakti Mandiri (YJM) sangat
penting dalam mencegah kematian ayam potong
(broiler). Pengendalian kualitas yang baik, efektif dan
tepat, serta didukung oleh tenaga kerja yang cakap
sangat berguna dalam menjamin kelancaran produksi
dan keberhasilan produk yang dihasilkan. Untuk
memastikan pelaksanaan pengendalian kualitas dalam
perusahaan telah berjalan baik, maka perusahaan perlu
memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi
kualitas produksi yaitu kualitas bahan baku, kualitas alat
proses produksi dan kualitas tenaga kerja (sumber daya
manusia). Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah
untuk menganalisis apakah ayam potong (broiler) yang
dihasilkan telah sesuai dengan standar kualitas. Proporsi
kematian ayam potong dianalisis menggunakan metode
control chart yakni p-chart, dengan data yang digunakan
adalah data sekunder yaitu data
pemeliharaan/pembesaran ayam potong dari bulan Mei
– Oktober tahun 2005. Melalui analisis data diketahui
bahwa hipotesis penulis tidak sepenuhnya terbukti,
karena terdapat delapan titik proporsi kematian yang
Sumber daya manusia diyakini oleh banyak kalangan
sebagai asset terpenting perusahaan karena
keberhasilan perusahaan tergantung pada bagaimana
perusahaan mengelola karyawannya.Oleh karenanya,
pihak manajemen perlu mengutamakan konsistensi
melaui pengembangan suatu system yang dapat
mendukung kinerja para karyawannya. Salah satu cara
yang sering digunakan oleh pihak manajemen untuk
meningkatkan produktivitas dan kinerja karyawannya
adalah dengan menaikkan tingkat gaji (kompensasi).
Menurut pendapat mereka, kompensasi merupakan
factor utama untuk mencapai kepuasan kerja. Pendapat
ini tidak seluruhnya salah, sebab dengan mendapatkan
gaji yang memadai, karyawan dapat memenuhi
kebutuhan mereka sehari-sehari. Telah banyak
perusahaan yang memberikan kompensasi cukup tinggi,
tetapi pada kenyataannya masih banyak karyawan yang
merasa tidak puas dan tidak senang pada pekerjaannya.
Job insecurity yang merupakan perasaan tegang,
gelisah, khawatir, setress dan merasa tidak pasti dalam
kaitannya dengan sifat dan keberadaan pekerjaan
selanjutnya yang dirasakan karyawan, juga menjadi
factor yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja
karyawan. Job insecurity merupakan fenomena
subyektivitas yang didasarkan pada penilaian secara
individu tentang ketidakpastian dalam lingkungan kerja
yang mempengaruhi perasaan tentang job insecurity, hal
Perubahan yang begitu cepat terjadi menyebabkan
semakin kompleksnya permasalahan yang harus
dihadapi oleh organisasi. Keadaan ini menyebabkan
organisasi harus mampu mengelola sumber daya,
sebagai unsure yang terpenting didalam suatu
organisasi. Untuk mengarahkan sumber daya manusia
mencapai tujuan organisasi maka dibutuhkan seorang
pemimpin. Dengan gaya kepemimpinan transaksional
dan karismatik diharapkan dapat berpengaruh terhadap
kinerja karyawan. Dengan pola kepemimpinan
transaksional (transactional leadership) dan karismatik
(transformasional leadership) dapat membuat karyawan
meningkatkan kinerja agar dapat mencapai tujuan
organisasi dan tujuan pribadi dengan melihat contoh dan
teladan pimpinan perusahaan. Bertitik tolak dari
pemikiran ini, maka penulis tertarik untuk meneliti
tentang “ Pengaruh Kepemimpinan Transaksional dan
Karismatik Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT.
Bangkinang Crumb Rubber Factory Pekanbaru (Riau)”.
Penelitian ini dilakukan pada karyawan PT. Bangkinang
Crumb Rubber Factory Pekanbaru pada bagian non
produksi. Para responden diberi kuesioner untuk diisi
mengenai identitas pribadi dan juga memberikan
tanggapan mengenai variable kepemimpinan
transaksional, karismatik dan kinerja. Untuk mengukur
Salah satu harapan orang melakukan investasi adalah
untuk mendapatkan keuntungan. Untuk menentukan
strategi investasi yang efisien, dengan hasil atau return
yang tinggi namun risiko yang kecil merupakan hal yang
sulit ditemukan. Preferensi investor terhadap berbagai
alternatif investasi berbeda-beda. Bagi investor yang
tidak menyukai risiko (risk aversion) akan lebih menyukai
berinvestasi pada obligasi/ surat hutang yang diterbitkan
oleh perusahaan maupun pemerintah. Sedangkan bagi
investor yang lebih menyukai risiko (risk tolerant) akan
lebih menyukai berinvestasi pada saham dengan
harapan mendapatkan keuntungan yang tinggi walaupun
dengan risiko yang juga tinggi. Bagi investor yang ingin
berinvestasi pada saham (dengan membentuk
portofolio) tetapi tidak memiliki kemampuan analisis dan
informasi yang baik kemudian juga akan dihadapkan
oleh penentuan pemilihan strategi investasi dari dua
alternatif investasi yang berbeda. Alternatif pertama
adalah Reksa Dana. Reksa Dana merupakan salah satu
alternatif investasi yang portofolionya dikelola secara
profesional oleh manajer investasi, sehingga diharapkan
mampu memberikan return optimal dan risiko minimal
bagi investor. Alternatif kedua adalah membentuk
portofolio dengan menggunakan Model Indek Tunggal.
Perkembangan dunia usaha telah mengalami kemajuan
yang sangat pesat terlebih tingkat persaingan. Untuk
dapat bersaing, saat ini banyak perusahaan telah
menempatkan fokus pelayanan pelanggan sebagai
suatu cara untuk mendapatkan keunggulan kompetitif.
Saat ini kemampuan sebuah organisasi untuk tetap
berada dalam bisnis merupakan sebuah fungsi dari daya
saing dan kemampuan organisasi untuk mendapatkan
pelanggan dari persaingan. Pelanggan merupakan
fondasi bisnis dan merekalah yang membuat bisnis tetap
ada. Untuk mempertahankan pelanggan agar pelanggan
tidak pindah ke tempat lain salah satunya yaitu dengan
mengukur kepuasan konsumen. Penelitian ini mencoba
mengukur pengaruh personalisasi konsumen
(personalizing shopper) terhadap kepuasan terhadap
transaksi langsung saat berbelanja (Exchange Utility)
dan terhadap kepuasan terhadap produk dan atribut dari
produk yang dibeli (Acquisition Utility). Yang merupakan
salah satu bentuk pelayanan kepada pelanggan dan
dampak dari pelayanan itu sendiri. Dalam penelitian ini,
dengan menggunakan uji regresi dan crostabulasi
sebagai alat analisis. Dari hasil penelitian menyimpulkan
ada pengaruh secara positif dan signifikan antara
personalisasi konsumen terhadap exchange utility
Dalam menghadapi persaingan ini, terhadap acquisition
sedangkan personalisasi konsumenperusahaan
memusatkan perhatian kepada peningkatan hasil
penjualan, yang pada akhirnya dapat mencapai laba
yang maksimal. Perusahaan menyadari bahwa salah
satu kunci keberhasilannya ada pada komunikasi
pemasaran yang dapat dilakukan melalui kegiatan
promosi. Dalam perkembangannya, CV. Andi Offset
sebagai perusahaan percetakan dan penerbitan
menggunakan strategi promosi untuk mencapai target
penjualannya. Alat promosi yang digunakan CV. Andi
Offset adalah periklanan, personal selling, promosi
penjualan dan publisitas, dimana keempatnya
mempunyai sarana/media masing-masing agar
produknya (dalam hal ini bukubuku percetakan Andi
Offset) dapat dikenal/diketahui masyarakat luas
khususnya DIY yang merupakan kota pelajar. Penelitian
ini dilakukan untuk mengetahui “Pengaruh biaya promosi
terhadap volume penjualan buku pada CV. Andi Offset
Yogyakarta”. Tujuan dari rumusan masalah diatas untuk
mengetahui bagaimana pengaruh biaya promosi dalam
meningkatkan volume penjualan buku pada CV. Andi
Offset. Penelitian ini juga menggunakan data penjualan
dan data biaya promosi antara tahun 2003-2005 (data
bulanan dari januari 2003-oktober 2005) yang diperoleh
dari perusahaan percetakan dan penerbitan CV. Andi
Offset Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian
Merek merupakan asset yang penting bagi perusahaan,
karena merek dapat mengidentifikasi produk atau jasa
dan membedakannya dari produk atau jasa pesaing.
Komunikasi dari mulut ke mulut merupakan salah satu
bentuk promosi yang efektif dalam mempengaruhi
keputusan pembelian suatu produk, karena informasi
yang disampaikan dapat diterima secara lebih baik atas
adanya rasa percaya dari penerima informasi terhadap
sumber informasi. Namun bagaimanakah hubungan
merek dan komunikasi dari mulut ke mulut terhadap
keputusan pembelian produk?. Pertanyaan tersebut
merupakan masalah dalam penelitian ini. Responden
penelitian adalah Mahasiswi Universitas Kristen Duta
Wacana yang pernah menggunakan salah satu kosmetik
produk Puteri yang terdaftar pada semester gasal tahun
akademik 2005/2006. Pengujian kuesioner dilakukan
dengan menguji validitas dan reliabilitas yang
menunjukan bahwa dari ke 17 item pertanyaan yang
diajukan hanya 16 item yang dinyatakan valid. Setelah
melakukan pengujian kuesioner, langkah selanjutnya
adalah analisis data dengan menggunakan korelasi
Product Moment dan uji-t untuk mengetahui hubungan
merek ataus komunikasi dari mulut ke mulut terhadap
keputusan pembelian produk Puteri.
Dapat disimpulkan bahwa variabel merek mempunyai
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
menganalisis efektivitas Iklan Extra Joss dalam
mempengaruhi keputusan pembelian pada tingkat AIDA.
Sampel yang digunakan dipilih dengan menggunakan
metode purposive sampling. Metode pengumpulan data
yang digunakan adalah dengan penyebaran kuesioner.
Objek penelitian yang digunakan adalah produk
minuman kesehatan yaitu Extra Joss. Responden yang
digunakan untuk sampel adalah penduduk laki-laki yang
tinggal di Kampung Jogoyudan Kecamatan Jetis
Kelurahan Gowongan. Metode analisis data yang
dugunakan adalah analisis Persentase, rata-rata dan uji
proporsi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa
sebagian besar responden yang diteliti berusia antara 26-
35 tahun, dan mayoritas mereka bekerja sebagai
pegawai swasta dengan gaji dibawah Rp 500.000. Hal
ini cukup empengaruhi responden dalam keputusannya
untuk membeli dan mengkonsumsi Extra joss. Dari hasil
pengolahan data dengan menggunakan uji proporsi dan
analisis prosentase daidapat bahwa Iklan Extra Joss
yang ditayangkan di televisi sudah cukup efektif karena
responden sudah sangat memperhatikan, tertarik, ingin
mencoba dan pada akhirnya melakukan pembelian
terhadap produk Extra Joss. Kata Kunci: efektivitas,
efektif, Extra Joss, iklan, laki-laki.
ANALISIS STRATEGI BERSAING PADA BENGKEL
MOBIL “MEGATREND” DI YOGYAKARTA, Margaretha
C.I.Lamunde, No. Mhs. 1101.3788, Tahun 2006,
Program Studi Ekonomi Manajemen, Fakultas Ekonomi,
Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta.
Persaingan dalam dunia bisnis sudah semakin keras
dan berat. Oleh karena itu, perusahaan harus mampu
mengantisipasi adanya ancaman dari para pesaingnya,
berusaha menutupi kelemahan dalam perusahaan, dan
memanfaatkan peluang dengan kekuatan yang ada.
Selain itu juga harus dapat menganalisis perusahaan
sebagai suatu keseluruhan, memahami para pesaing
dan posisinya, kemudian dapat menterjemahkannya
kedalam strategi bersaing yang tepat, agar dapat
mengatasi dan memenangkan persaingan. “Megatrend”
merupakan salah satu usaha yang bergerak dalam
bidang bengkel mobil di Yogyakarta, tidak terlepas dari
persaingan tersebut. Agar bengkel “Megatrend” dapat
mempertahankan usahanya dan dapat memenangkan
persaingan dengan usaha serupa lainnya, maka
“Megatrend” perlu mengetahui strategi bersaing yang
tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam
memasarkan jasa “Megatrend” menentukan posisi dan
strategi – strategi yang tepat untuk produk dan jasa
dalam pemasaran jasa “Megatrend” agar dapat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
service quality perception dan satisfaction terhadap
purchase intention secara simultan dan parsial pada
Toko Buku Gramedia Semarang. Penelitian ini
mengadopsi model penelitian Taylor dan Baker, dimana
variabel satisfaction sebagai faktor moderasi. Penelitian
ini juga pernah dilakukan oleh Setyawan dan Ihwan
(2004), yang mana variabel satisfaction sebagai variabel
imdependen. Pengaruh service quality perception dan
satisfaction terhadap purchase intention dianalisis
dengan menggunakan model regresi berganda, diuji
dengan t-test dan f-test. Hasil dari penelitian ini
membuktikan bahwa adanya pengaruh service quality
perception dan satisfaction terhadap purchase intention
secara simultan. Tetapi tidak membuktikan pengaruh
service quality perception dan satisfaction terhadap
purchase intention secara parsial. Kata kunci : service
quality perception, satisfaction, purchase intention
Dewasa ini semakin banyak perusahaan yang berlomba-
lomba mengkomunikasikan produknya dengan
menggunakan iklan sebagai medianya, karena iklan
merupakan salah satu instrumen yang dapat membantu
konsumen dalam menentukan tindakan pembelian
produk. Hal ini disebabkan karena di dalam iklan
terdapat informasi-informasi yang diperlukan konsumen,
walaupun tidak semua iklan mampu menarik minat. Ada
macam-macam saluran pesan, antara lain melalui media
pers, radio, televisi, dan lain-lain. Salah satu media yang
paling diminati oleh perusahaan dalam mengiklankan
produknya yaitu melalui media audio visual atau televisi.
Walaupun biaya yang dikeluarkan relatif besar, media
televisi dianggap memiliki keunggulan yaitu bersifat
audio, visual, emotion, prestisius dan kemampuan yang
kuat untuk mempengaruhi khalayak. Oleh karena itu
penulis meneliti tentang efektifitas iklan melalui media
televisi. Pada kesempatan ini penulis memfokuskan
pada salah satu merek dagang yang terkenal yang
diiklankan di televisi yaitu Rexona Pro Balance.
Sedangkan atribut yang mempengaruhi adalah alur
cerita, jingle, endoser, dan slogan. Untuk memperoleh
data, penulis melakukan penelitian dengan
menyebarkan keusioner yang diberikan kepada para
konsumen dengan jumlah 100 responden. Setelah data
Salah satu faktor yang mendukung kepercayaan
pemodal terhadap pasar modal adalah persepsi mereka
akan kewajaran harga sekuritas (saham). Semakin tepat
dan cepat informasi sampai kepada calon pemodal dan
dicerminkan pada harga saham, maka pasar modal yang
bersangkutan semakin efisien. Dilihat dari kepentingan
investor yang akan membeli saham perusahaan, maka
informasi yang paling dibutuhkan dari laporan keuangan
suatu perusahaan adalah informasi mengenai harga
saham, laba per saham, total aktiva, laba setelah pajak,
penjualan bersih, total hutang dan total ekuitas
perusahaan yang digunakan sebagai sumber
pendanaan perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk
meneliti pengaruh perubahan Price Earning Ratio (PER),
Perubahan Return on Assets (ROA), perubahan Net
Profit Margin (NPM), dan perubahan Debt Equity Ratio
(DER) terhadap perubahan harga saham baik secara
parsial maupun secara simultan. Hasil penelitian
membuktikan bahwa perubahan Price Earning Ratio
(PER), perubahan Return On Assets (ROA), perubahan
Net Profit Margin (NPM), dan perubahan Debt Equity
Ratio (DER) berpengaruh secara parsial terhadap
perubahan harga saham, kemudian secara simultan ke-
empat variabel tersebut juga berpengaruh terhadap
perubahan harga saham. Hasil dari penelitian ini
diharapkan dapat memberi manfaat bagi para investor,
Berbagai macam operator telepon seluler yang semakin
berkembang pesat saat ini menimbulkan persaingan
yang semakin ketat, mulai dari jasa operator telepon
seluler GSM sampai CDMA berlomba-lomba untuk
mendapatkan pangsa pasar dengan berbagai macam
keunggulan dan kualitas jasanya. Oleh karena itu
pemasar harus senantiasa menerapkan strategi yang
lebih tepat agar dapat bertahan dalam persaingan.
Strategi ini berkaitan dengan penggunaan peluang oleh
produsen untuk mendapatkan keuntungan yang
semaksimal mungkin dan mampu memenuhi keinginan
konsumen dengan inovasi yang berkelanjutan. Dalam
menghadapi lingkungan pasar yang semakin ketat,
perusahaan harus dapat menemukan suatu hal yang
akan menjadi keunggulan kompetitifnya. Keunggulan
kompetitif yang dapat menjadi aset perusahaan untuk
meningkatkan kinerja pasarnya adalah promosi media
iklan dan menjadikan konsumen yang loyal sebagai
salah satu media untuk mempromosikan apa yang
sudah dirasakannya kepada orang-orang disekitarnya
atau sering disebut dengan Word of Mouth (WOM).
Dengan meningkatkan kualitas pelayanan jasa melalui
iklan di berbagai media dan terus berusaha
menghasilkan jasa yang dibutuhkan konsumen maka hal
Beberapa produk analgesic pereda untuk loyal yang
tersebut akan membantu konsumensakit kepala dan hal
dijual bebas di pasar antara lain Panadol Caplet,
Paramex, Bodrex, dan Oskadon. Di dalam persaingan
produk analgesic yang cukup ketat ini, setiap
perusahaan dapat sesuatu yang lebih baik dari usaha
yang dapat dilakukan oleh para pesaingnya. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui profil konsumen, posisi
kemiripan antara Panadol Caplet, Paramex, Bodrex, dan
Oskadon, serta posisi keempat produk analgesic ini
berdasarkan atribut-atribut yang dimiliki masing-masing.
Analisis Prosentase digunakan untuk mengetahui profil
konsumen produk analgesic sejenis Panadol Caplet.
Multidimensonal Scalling digunakan untuk mengetahui
posisi kemiripan di benak konsumen. Correspondence
Analysis digunakan untuk mengetahui posisi
berdasarkan atribut-atribut yang dimiliki masing-masing.
Hasil Analisis Prosentase menunjukkan bahwa profil
konsumen produk analgesic sejenis Panadol Caplet
adalah wanita yang berusia 21 - <26tahun, pendidikan
terakhir SMA, pendapatan perbulan Rp500.000,00 -
<Rp1.000.000,00, pekerjaan sebagai mahasiswa/pelajar,
dan produk yang sering dikonsumsi adalah Paramex.
Hasil Analisis Multidimensional Scalling menunjukkan
bahwa Panadol Caplet tidak memiliki kemiripan baik
dengan Paramex, Bodrex, maupun Oskadon. Paramex
Bid-ask spread merupakan selisih antara bid price
dengan ask price. Bid price adalah harga tertinggi yang
ditawarkan oleh dealer atau harga dimana spesialis atau
dealer menawar untuk membeli saham-saham.
Sedangkan ask price adalah harga terendah dimana
dealer bersedia untuk menjual atau harga dimana
spesialis dealer menawar untuk menjual saham-saham.
Bid-ask spread merupakan fungsi dari tiga komponen
yang berasal dari : 1. Pemrosesan pesanan (order
processing)
2. Pemilikan saham (inventory holding)
3. Asimetri informasi.
Dari ketiga biaya yang melahirkan bid-ask spread di
atas, biaya pemrosesan yang mempunyai penyebab
paling jelas dan paling mudah diobservasi (Abdul Halim
dan Nasuhi Hidayat; 2000). Biaya pemilikan dan asimetri
informasi kurang dapat diobservasi secara langsung
sehingga memerlukan proksi untuk mengukurnya. Oleh
karena itu kedua biaya tersebut yang paling menarik
untuk diteliti. Dengan demikian studi ini bertujuan untuk
memperoleh bukti empiris mengenai perilaku bid-ask
spread yang dipengaruhi oleh volume perdagangan dan
return sebagai proksi biaya pemilikan. Penelitian ini
dilakukan pada perusahaan LQ 45 yang ada di BEJ
pada periode tahun 2004. Penerapan ECM terhadap
Dalam penelitian ini penulis mengangkat masalah
Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Kartu Telepon
Seluler As di Kota Yogyakarta. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui profil konsumen pengguna kartu
telepon seluler As, mengetahui tingkat kepuasan
konsumen terhadap kartu telepom seluler kartu As, dan
untuk mengetahui apakah ada perbedaan sikap
konsumen terhadap kartu telepon seluler As dengan
profil konsumen. Alat analisis yang dipakai oleh penulis
dalam penelitian ini adalah alat analisis reliabilitas,
analisis validitas, analisis prosentase, indeks kepuasan
konsumen (IKK), dan analisis chi square. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengguna kartu As dilihat dari jenis
kelamin cukup berimbang antara pria dan wanita, usia
antara >20-25 thn, pendidikan sampai dengan SMA,
jenis pekerjaan sebagai pelajar atau mahasiswa, dan
pendapatan per bulan antara Rp 500.000 – Rp 750.000.
Analisis chi square ditinjau dari jenis kelamin,
pendidikan, dan pendapatan tidak ada perbedaan sikap
konsumen sedangkan ditinjau dari usia dan pekerjaan
terdapat perbedaan sikap konsumen. Analisis IKK
menunjukkan indeks kepuasan konsumen sebesar
214,64 yang berarti konsumen puas terhadap kartu As.
Tantangan yang dihadapi oleh perusahaan saat ini
adalah bagaimana membangun dan mepertahankan
bisnis yang sehat dalam pasar dan lingkungan yang
terus berubah. Persaingan yang ketat membut
manajemen perusahaan harus menerapkan strategi-
strategi yang berwawasan pasar, artinya perusahaan
harus mengevaluasi dan memilih pasar sasaran.
Pemasaran merupakan ujung tombak dari suatu
perusahaan didalam memasarkan produk atau jasa yang
dihasilkan. Produk yang beredar menjadi begitu
kompleks dengan berbagai keistimewaan atribut yang
ditawarkan. Hal ini membuat konsumen memiliki banyak
alternative dalam konsumsi barang dan jasa. Banyaknya
persaingan bisnis telepon seluler atan handphone di
Indonesia menjadi fenomena yang menarik untuk diteliti.
Berbagai kemudahan dan fasilitas yang ditawarkan oleh
penyedia handphone menjadikan bisnis ini perlu strategi
khusus dari pihak manajemen untuk untuk dapat
memenangkan persaingan. Salah satu strategi yang
dapat dilakukan oleh manajemen adalah dengan analisis
segmen pasar. Tujuan dilakukan segmentasi pasar
adalah untuk mengidentifikasikan segmen pasar yang
dapat dilayani secara efektif. Dalam penelitian ini penulis
mengangkat masalah target pasar hanphone
Nokia seri 6600 di Phone Market. Penelitian ini ditujukan
untuk menge tahui pasar sasaran (target market) dari
Sebuah merek (brand) memiliki kekuatan untuk memikat
hati konsumen agar membeli produk maupun jasa yang
diwakilinya. Merek juga berperan dalam pemasaran
suatu produk dan mencapai target penjualan yang ingin
dicapai suatu perusahaan. Merek yang dibangun dengan
baik akan dapat memiliki kekuatan untuk bersaing dan
tidaklah heran jika merek menjadi salah satu faktor yang
dipertimbangkan dalam penentuan pembelian sebuah
produk atau jasa tertentu. Hal inilah yang terjadi pada
merek National-Panasonic. Namun akhir-akhir ini merek
National-Panasonic sudah tidak lagi dijumpai di pasar
elektronik sebab merek ini telah berubah menjadi
Panasonic. Perubahan merek yang dilakukan pada saat
merek lama sedang berada diposisi atas dapat
menimbulkan berbagai resiko dan juga dapat
mengubahpersepsi konsumen terhadap merek dan
produk elektronik Panasonic. Tidak hanya persepsi yang
akan berubah tetapi brand equity dan minat konsumen
untuk membeli produk Panasonic ini pun juga akan
mengalami perubahan bahkan ada kemungkinan untuk
berpindah ke merek yang lain. Oleh karena itu, maka
judul penelitian ini adalah Hubungan Brand Equity Dan
Minat Konsumen (Studi Kasus Perubahan Merek Produk
Elektronik National-Panasonic Menjadi Panasonic).
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis
Investor ketika ingin membeli saham akan melihat
besarnya dividen saham yang dibagikan. Hal ini terkait
dengan set peluang investasi perusahaan (IOS). IOS
merupakan prospek pertumbuhan perusahaan yang
nantinya akan mempengaruhi harga saham perusahaan
di pasar. Pengukuran IOS menggunakan proksi seperti
yang telah digunakan oleh peneliti sebelumnya, proksi
yang digunakan dalam penelitian ini sebagai berikut:
Market Value Assets To Book Value Assets (MVABVA),
Market Value Equity To Book Value Equity (MVEBVE),
Firm Value To book Value Of Property, Plant And
Equipment (VPPE), Price Earning Ratio (PER), Capital
Expenditure To Market Value Of Assets (CAPMVA) dan
Capital Expenditure To Book Value Assets (CAPBVA).
Dengan menggunakan common factor analysis, sampel
yang berjumlah 67 perusahaan dipilih sebanyak 30%
sebagai perusahaan yang memiliki IOS tinggi dan 30%
sebagai perusahaan yang memiliki IOS rendah. Model
yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada
model regresi dengan variabel moderasi (Ghozali, 2005).
Dalam penelitian ini tidak hanya digunakan data saat ini,
tetapi juga digunakan nilai masa lalu (lagged), maka
model analisis yang digunakan adalah model lag yang
didistribusikan (distributed-lag-model) (Gujarati, 1978).
Tujuan dari dilakukan untuk mengetahui bagaimana
Pengujian 1penelitian ini adalah untuk membuktikan dan
menjelaskan secara empiris bahwa ada abnormal return
saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan
menggunakan analisa teknikal the CRISMA (Cumulative
volume, RelatIve Strength index, dan Moving Average)
trading system.Penelitian ini menggunakan data saham
harian dimulai sejak tanggal 4 Januari 2000 sampai
dengan 30 Juni 2005. Data tersebut kemudian diproses
dan dijelaskan menggunakan CRISMA trading system
yang diolah dengan MetaStock Profesional 8.0 untuk
memberikan gambaran yang lebih jelas. Metodologi ini
dipilih dengan tujuan untuk memberi penjelasan yang
sistematis, nyata, dan akurat yang berasal dari data
ataupun informasi yang tersedia. Pemilihan sample
dilakukan dengan purposive random sampling, yaitu
dengan kriteria yang telah ditetapkan yang diwakili oleh
indeks LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta.
Pemilihan terhadap indeks LQ45 dilakukan dengan
tujuan untuk menghindari penelitian ini menjadi bias
karena banyaknya saham yang tidak aktif
diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta yang terkenal
dengan sebutan saham-saham tidur. Hasil dari
penelitian ini menyimpulkan bahwa ada abnormal return
pada saham LQ45 dengan menggunakan analisa
Motivasi adalah daya pendorong yang mengakibatkan
seseorang anggota organisasi/perusahaan mau dan rela
untuk menggerakkan kemampuan dalam bentuk
keahlian & keterampilan, tenaga & waktunya untuk
menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menjadi
tanggung jawabnya serta menunaikan kewajibannya,
dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasaran
organisasi/perusahaan yang telah ditentukan
sebelumnya. Salah satu bentuk motivasi adalah motivasi
dari McClelland yang berupa kebutuhan achievement,
kebutuhan afilisi, dan kebutuhan power. Dengan
memberikan motivasi kerja tersebut berarti memberikan
dorongan kepada karyawan untuk menggerakkan
kemampuan, keahlian dan keterampilan dalam
melaksanakan tugas-tugas yang secara langsung akan
meningkatkan kinerja karyawan tersebut. Dari latar
belakang tersebut, penulis kemudian mengangkat judul
“Analisis Hubungan Antara Motivasi dari McClelland
Terhadap Kinerja karyawan Pada PT. Gardena Graha di
Gardena Departement Store & Supermarket”. Adapun
teori dari McClellnd adalah kebutuhan akan
achievement, kebutuhan akan afiliasi, dan kebutuhan
akan power. Tujuan dari penelitian skripsi ini adalah
untuk mengetahui hubungan dari motivasi McClelland
terhadap kinerja karyawan pada PT. Gardena Graha di
Gardena Departement Store & Supermarket dan untuk
mengetahui jenis kebutuhan dari teori McClelland yang
Dalam penelitian ini peneliti mengangkat masalah insider
dan blockholder ownership terhadap struktur modal
perusahaan yang listing di BEJ dari tahun 1998-2003.
Peneliti menggunakan leverage sebagai proksi dari
struktur modal perusahaan. Dan beberapa variabel
kontrol yaitu firm size dan profitability, untuk melihat
apakah ada perubahan pada insider dan blockholder
dalam mempengaruhi struktur modal jika variabel kontrol
tersebut dimasukkan. Penelitian ini menggunakan
metode panel data yang digunakan untuk meregresikan
variabel adalah metode Generalized Least Square (cross-
section weight) dan model yang digunakan dalam
penelitian ini menggunakan regresi sederhana untuk
menjawab hipotesis 1 dan 2, dan multiple regression
untuk menjawab hipotesis 3. Hasil dari penelitian ini
adalah bahwa insider secara individu tidak berpengaruh
terhadap leverage sedangkan blockholder secara
individu dan bersama-sama berpengaruh terhadap
leverage. Keyword: Insider Ownership, Blockholder
Ownership, Leverage.
Pada skripsi yang berjudul “Pengaruh Trust,
Satisfaction, dan Brand Equity Terhadap Behavioral
Loyalty dan Attitudinal Loyalty” akan menguji apakah ada
pengaruh kepercayaan, kepuasan, dan ekuitas merek
terhadap behavioral loyalty dan attitudinal loyalty?
Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menguji apakah kepercayaan, kepuasan, dan ekuitas
merek mempengaruhi behavioral loyalty dan attitudinal
loyalty secara signifikan dan positif. Penulis
menggunakan metode analisis Struktural Equation
Model (SEM) untuk menguji hipotesis penelitian.
Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 200
responden secara purposive random sampling. Namun
setelah melakukan data screening hanya 175 sampel
yang layak diproses lebih lanjut. Dari hasil analisis SEM
dapat disimpulkan bahwa dari ketiga variabel yang diuji
yaitu kepercayaan, kepuasan, dan ekuitas merek, hanya
ekuitas merek yang mempengaruhi secara positif dan
signifikan terhadap behavioral loyalty dan attitudinal
loyalty. Sedangkan kepercayaan, dan kepuasan
mempengaruhi behavioral loyalty dan attitudinal loyalty
namun tidak signifikan. Dari ketiga variabel yang diukur,
yang paling mempengaruhi loyalitas pelanggan adalah
ekuitas merek. Untuk itu dalam kegiatan pemasaran
Penelitian tentang analisis perkembangan kinerja
keuangan PT. Bank Central Asia, Tbk Sebelum dan
Sesudah Divestasi bertujuan untuk menganalisis
pengaruh divestasi terhadap perkembangan kinerja
keuangan BCA. Metode CAMEL digunakan untuk
mengukur perkembangan kinerja keuangan BCA
sebelum dan sesudah divestasi. Indikator-indikator
CAMEL adalah: CAR (Capital Adequacy Ratio), BDR
(Bad Debt Ratio), NPM (Net Profit Margin), ROA (Return
On Assets), BOPO (Biaya Operasional) dan LDR (Loan
to Deposit Ratio). Data yang digunakan dalam penelitian
ini diambil dari laporan keuangan BCA dua tahun
sebelum divestasi dan dua tahun setelah divestasi.
Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah:
bahwa indikator-indikator CAMEL menunjukkan kinerja
keuangan sedikit menurun setelah divestasi daripada
sebelum divestasi. Hal ini berarti bahwa terjadi
perubahan kinerja keuangan BCA antara sebelum dan
sesudah divestasi. Kata kunci : Kinerja keuangan,
Capital, Assets, Management, Earning, liquidity.
Perkembangan pasar modal sebagai lembaga sarana
investasi memiliki fungsi ekonomi dan keuangan yang
semakin diperlukan oleh masyarakat
sebagai media alternatif investasi dan penghimpun
dana. Kebijakan pemecahan saham (stock split)
merupakan bagian dari peristiwa ekonomi alam lingkup
mikro, yang pada akhirnya menuntut reaksi dari pelaku
pasar akibat fluktuasi harga dan volume perdagangan di
pasar modal. Pemecahan saham merupakan aksi
emiten yang dilakukan dengan cara memecah nilai
nominal saham menjadi nominal yang lebih kecil sesuai
dengan rasio stock split yang ditentukan. Stock split
memberikan dampak yang positif bagi perusahaan yang
melakukannya, karena dapat meningkatkan nilai dari
perusahaan tersebut. Studi mengenai ada tidaknya
abnormal return yang diperoleh investor akibat peristiwa
pemecahan saham ini menggunakan pendekatan dalam
studi peristiwa (event study). Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui ada tidaknya kandungan
informasi abnormal return yang diterima investor akibat
peristiwa pemecahan saham dan mengetahui ada
tidaknya perbedaan rata-rata abnormal return sebelum
dan setelah peristiwa pemecahan saham. Metode
analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan
uji t. Variabel independen (variabel yang
 Dalam kondisi persaingan bisnis yang cukup ketat ini,
perusahaan diharuskan lebih unggul dibandingkan para
pesaingnya. Demikian juga perusahaan jasa seperti
Gardena dept. store dan supermarket. Mengapa
demikian, dikarenakan pada saat ini semakin pesat
persaingan didalam pangsa pasar dimana salah satu
faktor dari konsumen memilih suatu retail adalah karena
kualitas pelayanan yang diberikan. Berdasarkan hal
tersebut maka penulis tertarik untuk menganalisis
pengaruh kualitas pelayanan terhadap keinginan
pembelian konsumen. Pada penelitian ini dipilih
perusahaan retail Gardena dept. store dan supermarket.
Adapun dimensi yang akan diukur diambil dari model
penelitian yang dikembangkan oleh Parasuraman, et.
Al., (1988). Lima dimensi yang diukur adalah dimensi
tangible, dimensi responsiveness, dimensi assurance,
dimensi emphaty dan dimensi reliability. Penelitian ini
mengambil 100 responden yang pernah berbelanja di
Gardena. Pada penelitian ini dikemukakan 6 hipotesis
yang harus dijawab. Alat analisis yang digunakan untuk
menjawab hipotesis adalah Regresi Berganda.
Berdasarkan hasil uji regresi berganda, maka di dapat
hasil bahwa dimensi reliability, dimensi emphaty, dimensi
tangible dan kualitas pembelian mempunyai pengaruh
positif terhadap keinginan pembelian. Sedangkan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh jumlah uang beredar, tingkat suku bunga, nilai
tukar rupiah terhadap dolar dan inflasi terhadap Indeks
Harga Saham Gabungan. Penelitian ini menggunakan
data jumlah uang beredar, tingkat suku bunga, nilai tukar
rupiah terhadap dolar, inflasi dan Indeks Harga Saham
Gabungan yang diambil dari laporan bulanan Bank
Indonesia dari tahun 1998 sampai dengan tahun 2004.
Sedangkan untuk analisis datanya menggunakan regresi
berganda dengan bantuan program SPSS. Analisis pada
penelitian ini menunjukkan bahwa secara simultan
jumlah uang beredar, tingkat suku bunga, nilai tukar
rupiah terhadap dolar/kurs dan inflasi berpengaruh
signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan
pada α sebesar 5%. Secara parsial tingkat suku bunga
tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Indeks
Harga Saham Gabungan pada α sebesar 5%.
Sedangkan jumlah uang beredar, nilai tukar rupiah
terhadap dolar/kurs dan inflasi berpengaruh secara
signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan
pada α sebesar 5%.


Dalam skripsi ini peneliti akan membahas mengenai
hubungan disiplin kerja, kompensasi dan lingkungan
kerja terhadap kinerja karyawan pada perusahaan
Monica Bakery. Untuk sementara peneliti berkesimpulan
bahwa disiplin tidak mempunyai hubungan dengan
kinerja karyawan, sedangkan kompensasi dan
lingkungan mempunyai hubungan yang signifikan
dengan kinerja karyawan. Maka tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui hubungan antara disiplin kerja,
kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja
karyawan. Metode pengumpulan data yang digunakan
adalah data primer dan data sekunder. Sedangkan alat
analisis yang digunakan adalah regresi yang dipakai
untuk mengetahui hubungan antara disiplin kerja,
kompensasi dan lingkungan kerja dengan kinerja
karyawan. Setelah dilakukan penelitian, peneliti dapat
menarik kesimpulan bahwa disiplin kerja mempunyai
hubungan dengan kinerja karyawan akan tetapi tidak
terlalu signifikan, sedangkan kompensasi dan
lingkungan kerja mempunyai hubungan yang signifikan
terhadap kinerja karyawan.
Tujuan yg hendak dicapai dalam penelitian ini adalah
untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap
produktivitas kerja karyawan pada Yamaha Motor &
Dealer Cicadas Bandung. Metode analisis yang
digunakan dalam penelitian adalah arithmatic mean dan
regresi linier sederhana. Berdasarkan pengumpulan data
dan analisis diperoleh hasil penelitian sebagai berikut:
(1) Kompensasi karyawan pada Yamaha Motor & Dealer
Cicadas Bandung adalah 75,37% sehingga masuk pada
kategori cukup; (2) produktivitas kerja karyawan pada
Yamaha Motor & Dealer Cicadas Bandung adalah
78,59% sehingga masuk pada kategori baik; (3) sekitar
39,4 % produktivitas karyawan dipengaruhi oleh variabel
kompensasi, sedangkan sisanya (100% - 39,4% =
61,6%) dipengaruhi oleh faktor lain, nilai F = 63,071
dengan tingkat signifikan 0,000 menunjukkan bahwa
terdapat pengaruh antara kompensasi dengan
produktivitas karyawan, berdasarkan uji t, diperoleh
thitung (7,942) > ttabel (2,00), sehingga terdapat
pengaruh yang signifikan antara kompensasi dengan
produktivitas karyawan, dengan demikian kompensasi
mempengaruhi produktivitas kerja karyawan pada
Yamaha Motor & Dealer Cicadas Bandung. Kata Kunci:
Pengaruh, Kompensasi, Produktivitas Kerja Karyawan.
Dewasa ini persaingan dalam dunia usaha semakin
ketat, karena semakin meningkatnya kebutuhan dan
keinginan para konsumen. Hal ini menyebabkan
perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur
maupun jasa, berlomba untuk menghasilkan produk
yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan
konsumen. Agar dapat bertahan dalam menghadapi
persaingan yang semakin kompetitif, perusahaan harus
mampu memasarkan produknya dengan baik kepada
konsumen. Dalam menghadapi persaingan, semua
pelaku bisnis yang ingin tetap konsisten di pasar,
dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Tuntutan ini memaksa para pelaku bisnis untuk
melakukan kegiatan pemasaran yang salah satunya
merupakan kegiatan promosi yang gencar, kreatif dan
inovatif. Tercapainya kepuasan konsumen merupakan
orientasi pemasaran yang semakin penting untuk
dilaksanakan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan
penjualan serta memelihara konsumen menjadi
pelanggan yang setia. Dengan latar belakang tersebut
penulis kemudian mengangkat judul “Analisis Pengaruh
Kreativitas Iklan Terhadap Loyalitas Konsumen Produk
Shampoo Dove Moisture Cream Pada Mahasiswa/i
Universitas Kristen Duta Wacana”. Adapun rumusan
masalah dalam penelitian ini: Apakah terdapat pengaruh
kreativitas iklan terhadap loyalitas konsumen produk
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era
globalisasi saat ini banyak membawa pengaruh terhadap
perekonomian, gaya hidup, strategi pemasaran dan
bisnis lainnya. Perbedaan pada konsumen dapat
diklarifikasi dalam keinginan sumber daya, lokasi,
perilaku maupun praktek-praktek membelinya. Penulis
memilih judul “Analisis Asosiasi Konsumen Terhadap
Produk Deterjen Merek RINSO dan SO KLIN Di Kota
Jogjakarta” karena setiap orang dalam benaknya sering
muncul kesan-kesan terhadap suatu merek. Kesan-
kesan yang terkait merek akan semakin meningkat
dengan seringnya konsumen mengkonsumsi suatu
merek dan penampakan merek tersebut dalam strategi
komunikasinya. Berbagai asosiasi merek yang saling
berhubungan akan menimbulkan suatu rangkaian yang
disebut brand image. Semakin banyak asosiasi yang
saling berhubungan, semakin kuat brand image yang
dimiliki oleh merek tersebut. Untuk metode penelitian ini,
penulis membagikan kuesioner dengan memakai
metode Purposive sampling dengan jumlah responden
50 orang. Untuk analisis datanya, penulis memakai
analisis Prosentase untuk mengetahui profil konsumen,
dan analisis COHRAN untuk mengetahui asosiasi-
asosiasi yang terdapat pada deterjen merek RINSO dan
SO KLIN. Adapun kesimpulan yang dipereoleh setelah
Penelitian penelitian profil konsumen ialah responden
melakukanini dilakukan dengan maksud untuk menguji
secara empiris hubungan antara hubungan antara
variabel kepemimpinan transformasional dan trust
terhadap organizational citizenship behaviour dalam
hubungan antar karyawan dengan atasan di CV. Inti Sari
Alam Klaten Subyek penelitian yang digunakan adalah
karyawan di perusahaan CV. Inti Sari Alam Klaten yang
berjumlah 56 orang. Data penelitian diperoleh secara
langsung dengan menggunakan kuesioner yang telah
terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
analisis korelasi Spearman. Hasil analisis korelasi
menunjukkan bahwa antara hubungan antara variabel
kepemimpinan transformasional dan trust terhadap
organizational citizenship behaviour dalam hubungan
antar karyawan dengan atasan di CV. Inti Sari Alam
Klaten menunjukkan hubungan positif yang signifikan.
Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi yang
diperoleh antara variabel kepemimpinan
transformasional terhadap variabel organizational
citizenship behaviour sebesar r = 0,478, sedangkan
antara variabel trust dan variabel organizational
citizenship behaviour sebesar r = 0,462. Hal tersebut
dapat diartikan bahwa karyawan yang dipimpin dengan
kepemimpinan transformasional akan lebih berperan
Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis
pengendalian persediaan bahan baku yang dilakukan
oleh Perusahaan Roti Luwes yang berada di kota
Surakarta. Subjek penelitian adalah persediaan bahan
baku di Perusahaan Roti Luwes Surakarta, khususnya
pada bahan baku terigu, mentega, dan gula. Data
penelitian diperoleh dengan cara observasi langsung di
Perusahaan Roti Luwes. Metode analisi data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode EOQ.
Hasil analisis dengan menggunakan metode EOQ
menunjukkan bahwa pengendalian persediaan bahan
baku di Perusahaan Roti Luwes tidak optimal. Hal ini
dapat dilihat dari total biaya persediaan yang dilakukan
oleh Perusahaan Roti Luwes sebesar Rp. 1.342.972,22
setiap bulan, sedangkan total biaya persediaan yang
diperoleh jika menggunakan metode EOQ sebesar Rp.
807.618,25 tiap bulan. Hal tersebut dapat diartikan
bahwa jika Perusahaan Roti Luwes menggunakan
metode EOQ untuk melakukan pengendalian persediaan
bahan bakunya maka perusahaan tersebut mampu
menghemat biaya persediaan sebesar Rp. 535.353,97
tiap bulan. Hasil analisis tersebut sesuai dengan
hipotesis penelitian yang diajukan. Kata kunci :
Pengendalian Persediaan, EOQ
Persaingan antar perusahaan merupakan hal yang tidak
dapat dihindari di mana setiap perusahaan harus
mampu bertahan hidup dengan berbagai bentuk
persaingan yang ada. Banyak cara yang ditempuh
sebuah perusahaan untuk tetap bertahan dengan cara
menetapkan suatu kebijakan perusahaan dalam melihat
peluang pasar dan menciptakan image yang baik di
kalangan konsumen. Tingkat persaingan khususnya di
sektor jasa lebih diutamakan akan jenis pelayanan dan
kualitas produk yang ditawarkan ke konsumen, terutama
jasa yang diberikan apakah mempunyai nilai positif di
benak konsumen, sehingga konsumen merasa puas
setelah memakai jasa tersebut. Dalam suatu
perusahaan salah satu tujuan utamanya untuk
menciptakan keuntungan (profit) bagi perusahaan dan
berupaya untuk menjual produk atau jasa guna
meningkatkan omset penjualan. Dengan latar belakang
tersebut penulis kemudian mengangkat judul “Analisis
Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Atribut Jasa
Kartu Prabayar simPATI Di Yogyakarta”. Adapun yang
menjadi rumusan masalah adalah bagaimana tingkat
kepuasan konsumen Kartu Prabayar simPATI dan
sekaligus mencari perbedaan tingkat kepuasannya.
Penelitian ini dilakukan pada konsumen atau pemakai
kartu parabayar simPATI dengan sampel sebanyak 100
responden. Responden tersebut kemudian diberikan
kuesioner yang berisikan tentang profil responden dan
Krisis Moneter yang dimulai dengan merosotnya nilai
rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat telah
menghancurkan sendi-sendi ekonomi termasuk
perbankan. Krisis Moneter yang terus menerus
mengakibatkan krisis kepercayaan, akibatnya banyak
bank mengalami penurunan Kinerja. Tingkat kesehatan
perusahaan penting artinya bagi perusahaan untuk
meningkatkan efisiensi dalam menjalankan usahanya,
sehingga kemampuan untuk memperoleh keuntungan
dapat ditingkatkan dan untuk menghindari adanya
potensi kebangkrutan. Penelitian ini mencoba
membuktikan secara empiris salah satu model yang
dibangun oleh Altman (1986). Dia mengusulkan sebuah
metode yang kemudian disebut dengan Z-Score untuk
memprediksi kebangkrutan pada suatu perusahaan
dengan melihat laporan keuangannya. Adapun metode
analisis yang digunakan adalah analisis terhadap lima
Rasio,yaitu : Working Capital/Total Asset, Retained
Earnings/Total Asset, Earning Before Interest and
Taxes/Total Asset, Market Value of Equity/Total
Liabilities, Sales/Total Asset. Rasio – rasio tersebut
dimasukkan kedalam perhitungan Z-Score sehingga
akan diketahui rasio keuangan tersebut berada pada
posisi yang mana.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui
indeks kepuasan pelanggan terhadap rumah makan
Banyumas; (2) untuk mengetahui aktorfaktor/ atribut-
atribut yang masih memerlukan perhatian untuk
dilakukan perbaikan. Jenis penelitian ini adalah studi
kasus. Adapun metode analisis yang digunakan adalah:
(1) analisis persentase, (2) analisis pengukuran indeks
kepuasan, (3) analisis prioritas perbaikan (Priorities For
Improvement ). Hasil penelitian adalah sebagai berikut:
(1) indeks kepuasan konsumen Rumah Makan
Banyumas di Banyumas adalah sebesar 81,83%, dan
mendekati nilai indeks kepuasan tertinggi 100 %,
sehingga konsumen sudah merasa puas terhadap
pemasaran Rumah Makan Banyumas di Banyumas; (2)
hasil pemetaan atribut berdasarkan diagram priorities for
improvement diperoleh hasil sebagai berikut: atribut
lokasi berada di kuadran satu dengan skor kepentingan
sebesar 4.10 dan untuk skor kepuasan sebesar 3.84,
atribut harga telah sesuai dengan kebutuhan
(kepentingan: 4,34 kepuasan: 4,30) berada di kuadran
dua, atribut pelayanan (kepentingan: 4,04 kepuasan:
4,03) dan fasilitas (kepentingan: 3,92 kepuasan: 4,09)
berada di kuadran tiga, atribut cita rasa dengan skor
kepentingan sebesar 3,88 dan skor kepuasan sebesar
Pesatnya perkembangan teknologi otomotif membuat
persaingan industri ini semakin ketat, hal ini dapat dilihat
dari banyaknya jenis sepeda motor yang terus
bermunculan. Salah satu trend sepeda motor sekarang
ini adalah sepeda motor type bebek dengan kekuatan
mesin (cc) besar, yaitu 125cc keatas. Penelitian yang
berjudul “Analisis Sikap Konsumen Terhadap Sepeda
Motor Honda 125cc Type Bebek di Yogyakarta” ini
bertujuan untuk mengetahui sikap konsumen terhadap
sepeda motor Honda 125cc type bebek di Yogyakarta,
untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan sikap
konsumen terhadap atribut merek, harga, mesin motor
(cc), desain motor, fitur, suku cadang, tempat service,
keiritan bahan bakar dan harga jual kembali tinggi
berdasarkan profil konsumen, dan untuk mengetahui
atribut apa yang paling berpengaruh terhadap pembelian
produk sepeda motor Honda 125cc type bebek di
Yogyakarta. Untuk memperoleh data, penulis melakukan
penelitian dengan menyebar kuesioner yang diberikan
kepada 100 responden. Metode pengambilan sampel
yang digunakan adalah purposive sampling yaitu
pengambilan sampel dengan memilih orang–orang yang
terseleksi dengan ciri–ciri dan sifat populasi tertentu.
Setelah data diperoleh, penulis mengolah data tersebut
dengan menggunakan alat analisis prosentase,
Sekarang banyak sekali beredar sepeda motor
dipasaran dengan berbagai kecanggihan teknologi,
model yang sangat menarik dan harga yang ditawarkan
sangat bervariasi. Untuk bersaing dalam industri sepeda
motor maka perusahaan harus memberikan yang terbaik
untuk konsumen dan mengerti apa yang konsumen
butuhkan. Dalam penelitian ini penulis mengambil judul "
Analisis Perbandingan Asosiasi Konsumen Terhadap
Produk Sepeda Motor Honda Dan Sepeda Motor
Yamaha Di Kota Yogyakarta ". Tujuan penelitian yang
dilakukan penulis adalah untuk mengetahui apakah ada
perbedaan asosiasi konsumen terhadap produk sepeda
motor Honda dan Yamaha di kota Yogyakarta. Hal ini
disebabkan karena sering munculnya kesan-kesan
dalam benak konsumen terhadap suatu merek. Kesan-
kesan terhadap suatu merek akan semakin meningkat
dengan banyaknya pengalaman konsumen akan merek
tersebut dan akan membentuk asosiasi merek terhadap
merek tersebut.
Untuk analisis datanya, penulis memakai alat analisis,
yaitu analisis prosentase, analisis uji Cuchran dan
analsis Chi Square. Analisis Prosentase berguna untuk
mengetahui profit konsumen pada produk Honda dan
Yamaha. Analsis uji Cochran berguna untuk mengetahui
asosiasi-asosiasi yang terdapat pada produk Honda dan
Yamaha. Sedangkan dengan analisis Chi Square
Tidak ada abstraksi


Pertumbuhan penjualan sepeda motor yang semakin
pesat menyebabkan semakin tajam persaingan dalam
pangsa pasar penjualan sepeda motor. Jumlah merk
sepeda motor yang cukup banyak ini juga semakin ketat
dalam memperebutkan pasar sepeda motor. Diantara
merk-merk motor yang ada di Jogjakarta, terdapat merk
yang sangat terkenal, yaitu Honda. Motor-motor Merk
Honda memiliki atribut-atribut yang mempengaruhi
konsumen untuk membeli sepeda motor Merk Honda.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahu
profil responden yang memakai sepeda motor Honda di
Jogjakarta, dan untuk mengetahui faktor-faktor apakah
yang mempengaruhi keputusan pembelian sepeda
motor Honda di Jogjakarta. Dalam penelitian ini
metodologi yang dihunakan penulis adalah data
dikumpulkan langsung dari sumbernya melalui riset
lapangan dalam membagi kuisioner Metode Sampling
yang digunakan adalah metode Accidental Sampling
dimana pengambilan sampel dilakukan pada responden
yang mudah ditemukan secara acak. Dengan catatan
bahwa sampel tersebut repsentative atau mewakili
populasi. Setelah melakukan penelitian terhadap 100
responden kemudian menganalisa data yang diperoleh,
maka ditarik kesimpulan: Analisis Persentase
Pengguna sepeda motor Merk Honda berjenis kelamin
pria, usia antara 25-30 tahun, berstatus belum menikah,
pendidikan Akademi, dengan pekerjaan
pelajar/mahasiswa dan tingkat pendapatan perbulan Rp
Dewasa ini persaingan antar pemasar dalam dunia
otomotif semakin tajam, demikian juga dengan
persaingan bisnis perbengkelan dan aksesoris
kendaraan bermotor salah satu diantaranya adalah
CV.Sumber Baru Motor Yamaha. Untuk memenangkan
persaingan salah satunya perlu untuk mengetahui
apakah banyak konsumen yang merasa tidak puas pada
atribut pelayanan yang ditawarkan dan seberapa tingkat
kepentingan suatu atribut serta untuk mengetahui apa
yang sebaiknya dilakukan oleh pihak CV.Sumber Baru
Motor Yamaha ini. Penelitian ini perlu dilakukan untuk
mengetahui bagaimana persepsi konsumen berdasarkan
arti penting dan kinerja atribut pelayanan perusahaan.
Penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan
kuesioner kepada 100 responden yaitu mereka yang
pernah melakukan service motor di CV.Sumber Baru
Motor Yamaha. Sebelum kuesioner dibagikan kepada
100 orang responden, terlebih dahulu dibagikan kepada
30 orang responden untuk mengukur tingkat validitas
dan reliabilitas. Alat analisis yang digunakan antara lain :
analisis uji validitas dan reliabilitas kuesioner, yaitu untuk
mengetahui apakah alat pengukur tersebut dikatakan
valid (sahih) atau tidak valid sedangkan pengukuran
reliabilitas dimaksudkan untuk menguji tingkat
keandalan kuesioner. Analisis (prosentase)karakteristik
responden, digunakan untuk mengetahui profil
Persaingan merupakan salah satu bagian dari ungkapan
mikro yang tidak dapat dikendalikan oleh perusahaan.
Oleh karena itu masalah persaingan perlu diperhatikan
secara terus bila perusahaan ingin berhasil seperti kita
lihat bidang komunikasi, adanya berbagai inovasi
teknologi yang muncul dan berkembang secara pesat
menyebabkan banyak sekali handphone antara lain
merek Motorola, Nokia, Samsung dan Sony Ericsson
dengan keunggulan masing-masing. Dengan adanya
keanekaragaman merek handphone menyebabkan
konsumen akan semakin banyak pilihan produk,
sehingga menjadi selektif dalam menentukan
pembeliannya, oleh sebab itu perusahaan harus dapat
memperhatikan strategi pemasaran yang penting adalah
bagaimana suatu badan usaha mempromosikan
produknya di pasar. Untuk itu perusahaan harus dapat
mengetahui dan memahami konsep pemasaran. Dengan
latar belakang tersebut penulis kemudian mengangkat
judul “Analisis Posisi produk Hanphone Merek Motorola,
Nokia, Samsung dan Sony Ericsson di Kota
Yogyakarta”. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui profil konsumen, tingkat
kemiripan dari produk handphone dan posisi dari produk
handphone merek Motorola seri V3i, Nokia seri 7610,
Samsung seri D500, Sony Erricson seri K750.
Berdasarkan hasil analisis profil responden diketahui
Dalam sebuah perusahaan, pemasaran merupakan
sarana bagi perusahaan untuk memperoleh pangsa
pasar seluas-luasnya dan mencukupi kebutuhan
maupun keinginan dari para konsumennya. Penelitian
terhadap atribut-atribut yang ditawarkan sebuah
perusahaan penting untuk dilakukan agar perusahaan
dapat membangun kepuasan konsumen melalui atribut
yang ditawarkannya tersebut. Penelitian ini juga akan
mempermudah perusahaan untuk dapat memenuhi
keinginan konsumen. Toko baju fairy tales berusaha
mengetahui sikap konsumen terhadap atribut yang ada.
Dengan menggunakan sumber data yang diperoleh dari
kusisioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan tentang
identitas konsumen maupun atribut-atribut yang
ditawarkan oleh toko fairy tales. Dari data kusisioner
tersebut akan diuji dengan menggunakan uji validitas
dan reliabilitas. Dalam penelitian ini penulis
menggunakan analisis indeks kepuasan konsumen yang
digunakan untuk menjawab rumusan masalah. Dari
hasilpenelitian menunjukkan bahwa responden yang
paling banyak adalah berjenis kelamin wanita sebesar
61%, berusia antara 21-29 tahun, dengan pekerjaan
terbanyak adalah pelajar/mahasiswa sebesar 30%, dan
berpenghasilan <500.000 sebesar 43% yang
dikarenakan harga-harga produk yang dijual ditoko
Penelitian ini bertujuan untuk semua kalangan dan ada
tersebut dapat dijangkau olehmengetahui 1) Apakahtidak
perbedaan tingkat kepuasan mahasiwa berdasarkan
profil responden, dan 2) Apakah mahasiswa Fakultas
Ekonomi Universitas Kristen Duta Wacana sudah
merasa puas dengan atribut kualitas jasa yang
ditawarkan. Pengumpulan data lewat metode kuesioner.
Data tersebut diolah dan diuji validitas dan reliabilitasnya
dengan menggunakan metode statistik korelasi product
moment. Kemudian untuk menganalisis data tersebut
digunakan Analisis Kepuasan Konsumen. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas
Kristen Duta Wacana merasa puas terhadap atribut
kualitas jasa Universitas Kristen Duta Wacana dan Dari
hasil analisis chi-square dapat disimpulkan bahwa tidak
ada tingkat perbedaan kepuasan mahasiswa terhadap
atribut kualitas jasa Fakultas Ekonomi Universitas
Kristen Duta Wacana. Hal ini dapat dilihat dari hasil
Indek Kepuasan Konsumen sebesar 288, tingkat
perbedaan kepuasan terhadap kualitas jasa atas dasar
jenis kelamin t hitung (0,422) lebih kecil dari t tabel
(7,815), tingkat perbedaan kepuasan terhadap kualitas
jasa atas dasar jurusan t hitung (0,867 ) lebih kecil dari t
tabel (7,815), tingkat perbedaan kepuasan terhadap
kualitas jasa atas dasar angkatan t hitung (0,00) lebih
kecil dari t tabel (21,026), dan tingkat perbedaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana
kepuasan pelanggan mempunyai pengaruh signifikan
terhadap loyalitas pembelian di Toko Buku Social
Agency Yogyakarta. Sampel yang digunakan diplih
dengan menggunakan metode non random sampling.
Metode pengumpulan yang digunkan adalah dengan
penyebaran kuesioner. Objek penelitian yang digunakan
adalah Toko Buku Social Agency Yogyakarta.
Responden yang digunakan untuk sampel adalah orang
yang pernah membeli buku di Toko Buku Social Agency
Yogyakarta. Metode analisis data yang digunakan
adalah analisis prosentase, regresi sederhana, korelasi
Karl Pearson, Uji F, Koefisien Determinasi, uji
Normalitas, dan Multikoliniearitas. Hasil penelitian ini
menyimpulkan bahwa sebagian besar responden yang
diteliti berjenis kelamin laki-laki yang berusia antara <20
tahun dan mayoritas tingkat pendidikannya S1 dan S2
yang bekerja sebagai Pelajar/Mahasiswa dengan tingkat
pendapatan Rp 100.000-400.000. Dari hasil pengolahan
data dapat disimpulkan bahwa kepuasan pelanggan
berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas
pembelian di Toko Buku Social Agency Yogyakarta.
Kata Kunci : Kepuasan pelanggan, Loyalitas Pembelian,
berpengaruh secara signifikan.
Saat ini persaingan dunia bisnis berkembang dengan
pesat. Banyak perusahaan baru bermunculan seiring
dengan kebutuhan manusia yang beraneka ragam.
Selain kebutuhan pokok manusia (sandang, pangan dan
papan), manusia juga memiliki kebutuhan lainnya. Hal
inilah yang mendorong para pelaku bisnis untuk
memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar. Inovasi
terhadap produk atau jasa perlu dilakukan secara terus-
menerus, agar produk atau jasa yang kita tawarkan
mampu bersaing dengan produk atau jasa sejenis yang
ditawarkan oleh pihak pesaing. Tujuannya adalah untuk
memberikan kepuasan kepada konsumen. Apabila
konsumen merasa puas atas produk atau jasa, maka
akan menimbulkan loyalitas. Persaingan yang ketat juga
terjadi pada produk shampoo di Indonesia. Banyak
perusahaan yang melakukan inovasi terhadap produk
shampoo-nya untuk dapat menguasai pangsa pasar. Hal
ini juga dilakukan oleh perusahaan P&G dalam
melakukan inovasi ecara
terus-menerus terhadap produk shampoo Pantene dan
memperhatikan atribut-atribut yang dianggap penting
oleh konsumen.. Tujuannya adalah untuk memberikan
kepuasan kepada konsumen. Dengan latar belakang
tersebut, penulis mengangkat judul “Analisis Kepuasan
Konsumen Terhadap Shampoo Pantene di Kota Tegal.
Penelitian dilakukan dengan sample sebanyak 100
responden. Adapun penulisan skripsi ini menggunakan
Semakin meningkatnya persaingan yang ada akan
semakin mengarahkan sistem perekonomian Indonesia
ke mekanisme pasar yang memposisikan pemasar
untuk selalu mengembangkan dan merebut pangsa
pasar salah satu asset untuk mencapai keadaan
tersebut adalah Brand (merek), merek merupakan
nama, istilah, simbol, disain, ataupun kombinasinya yang
mengidentifikasikan suatu produk atau jasa yang
dihasilkan oleh suatu perusahaan. Identifikasi tersebut
juga berfungsi untuk membedakannya dengan produk
yang ditawarkan oleh perusahaan pesaing. Lebih jauh,
sebenarnya merek merupakan nilai tangible dan
itangible yang terwakili dalam sebuah trademark (merek
dagang) yang mampu menciptakan nilai dan pengaruh
tersendiri di pasar bila diatur dengan tepat saat ini merek
sudah menjadi konsep yang komplek dengan sejumlah
ratifikasi teknis dan psikologis. Merek yang dapat
mempengaruhi konsumen menjadi loyal terhadap suatu
produk atau jasa, secara tidak langsung sudah
menciptakan asosiasi bagi merek tersebut. Asosiasi
merek adalah kesan yang timbul dalam benak
seseorang yang terkait dengan ingatannya mengenai
suatu merek. Untuk mendapatkan asosiasi merek yang
baik dari pasar, maka setiap perusahaan harus benar-
Skripsi yang dan tepat dalam Kepercayaan, Kepuasan
benar cermatberjudul “Perananmemilih strategi-strategi
Konsumen, Perceived Value, terhadap Komitmen dan
Loyalitas mendeskripsikan model teoritis untuk meneliti
ketiga pengaruh utama terhadap loyalitas (loyalty) yaitu
kepercayaan (trust), kepuasan konsumen (customer
satisfaction) dan nilai/manfaat yang dirasakan (perceived
value). Berdasarkan model teoritis, suatu susunan
hipotesis secara menyeluruh diformulasikan dan suatu
metodologi untuk mengujinya/membuktikan kemampuan
dapat diterimanya model tersebut. Alat analisis yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Structural
Equation Modeling (SEM) dengan program komputer
AMOS. Hasilnya menunjukkan bahwa trust, customer
satisfaction, perceived value, dan commitment
merupakan kesatuan yang terpisah yang bersatu untuk
menentukan loyalty, dan komitmenlah yang memiliki
pengaruh lebih kuat dibandingkan kepercayaan,
kepuasan konsumen, dan nilai yang dirasakan juga tidak
secara langsung berhubungan dengan loyalitas melalui
komitmen. Akhirnya, penulis membahas implikasi
manajerial dan teoritikal dari hasil tersebut.Keyword:
Trust, customer satisfaction, perceived value,
commitment, loyalty.
Perkembangan industri manufaktur yang semakin pesat
dewasa ini baik dalam segi kualitas maupun kuntitas
dapat tercermin dari produk-produk yang dihasilkan
dapat diterima oleh masyarakat. Perkembangan
perusahaan manufaktur adalah rasional dan tidak
terelakkan karena sebagian besar pengusaha dan
masyarakat memiliki kecenderungan untuk menghindari
resiko kerugian atau mengalihkan resiko kerugian
keuangan. Perbedaan karakteristik perusahaan
manufaktur adalah dalam hal struktur modalnya berbeda
dengan perusahaan dalam kategori lembaga keuangan.
Dengan menggunakan 4 rasio keuangan yaitu EPS,
ROA, NPM, dan DER kita dapat menganalisis dan
menilai keadaan keuangan perusahaan manufaktur,
juga untuk menentukan rasio mana yang lebih
berpengaruh terhadap naik turunnya harga saham.
Metode analisis data yang digunakan adalah metode
panel data. Panel data digunakan karena data yang
digunakan data cross section dan data time series.
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka
diperoleh hasil bahwa 4 rasio keuangan yaitu EPS,ROA,
NPM, dan DER secara bersama-sama berpengaruh
terhadap harga saham tetapi secara individu tidak
berpengaruh terhadap harga saham.
Perkembangan dunia industri akhir-akhir ini sudah tidak
terbendung lagi. Dilihat dari jumlahnya baik industri kecil
maupun besar sudah bertebaran dimanamana. Hal ini
oleh banyak kalangan kerap disebut jaman
industrialisasi. Pada zaman industrialisasi disadari atau
tidak, hasil-hasil produksi dari industri baik skala kecil
maupun skala besar dikonsumsi oleh berbagai kalangan
konsumen. Industri di Indonesia yang memasuki jaman
era globalisasi dan era persaingan pasar bebas
perusahaan dituntut untuk dapat menghasilkan suatu
produk yang berkualitas. PT. Tekstil Unggul Rejo
Wasono Purworejo merupakan perusahaan manufaktur
karena masih ditemukan hasil produksi cacat terutama
pada produk kain polymer sehingga perlu pengendalian
mutu. Pengendalian mutu pada PT. Tekstil Unggul Rejo
Wasono Purworejo sangat ditekankan pada semua staf-
staf dan karyawan-karyawannya karena sangat
mempengaruhi kredibilitas perusahaan. Dengan tidak
adanya kredibilitas perusahaan. Dengan tidak adanya
kredibilitas yang jelek pada perusahaan PT. Tekstil
Unggul Rejo Wasono Purworejo maka perusahaan akan
semakin berkembang dan maju dengan pesat,
sedangkan jika ada kredibilitas yang jelek maka
perushaan harus memperbaharuinya supaya tidak
Pemasaran perusahaan merupakan salah satu dari
kegiatan-kegiatan pokok yang dilakukan oleh para
pengusaha dalam usaha untuk mempertahankan
kelangsungan hidup, berkembang dan mendapatkan
laba. Pemasaran merupakan suatu sistem keseluruhan
dari kegiatan-kegiatan bisnis yang di tujukan untuk
merencanakan, menentukan harga, mempromosikan
dan mendistribusikan barang atau jasa yang
memuaskan kebutuhan, baik kepada konsumen yang
ada maupun konsumen potensial. Seperti diketahui,
untuk mencapai keberhasilan pemasaran suatu produk
tidaklah mudah. Dalam pemasaran suatu produk,
perusahaan tidak sekedar menjual, tetapi harus dapat
memenuhi kehendak dan kebutuhan konsumen,
sehingga tercipta kepuasan pada kedua belah pihak.
Konsumen mempunyai kebebasan untuk memutuskan
alokasi uangnya, dalam memilih barang yang akan
dibeli. Semakin banyak penjual yang menawarkan
produk yang serupa, makin terbuka pula kesempatan
bagi konsumen untuk memilih. Banyak faktor yang
dipakai konsumen sebagai bahan pertimbangan
sebelum menentukan produk apa yang akan dibeli,
kapan pembelian dilakukan, dimana tempat membeli
dan berbagai keputusan-keputusan lain yang
mempengaruhi pembelian.
Dengan latar belakang tersebut penulis kemudian
mengangkat judul “Analisis Kepuasan Konsumen
Terhadap Pakan Ikan TetraBits DiYogyakarta”. Adapun
Penelitian ini menguji tentang bagaimana pengaruh
simultan debt to assets, debt to equity dan insider
ownership pada industri manufaktur di Bursa Efek
Jakarta selama tahun 2000 – 2004. Penelitian ini
menggunakan 28 perusahaan yang dipilih dengan
menggunakan purposive sampling. Penelitian ini
menjelaskan bahwa debt to aset dan debt to equity
saling mempengaruhi dan berpengaruh terhadap tingkat
kepemilikan manajerial, sedangkan kepemilikan
manajerial tidak memiliki pengaruh terhadap penentuan
debt to aset dan debt to equity. Penggunaan debt to aset
dan debt to equity dalam mencapai struktur modal yang
optimal mempengaruhi kepemilikan manajerial, sehingga
melalui bonding mechanism menciptakan adanya
asimetri informasi antara manajer dengan investor.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa
dalam penentuan struktur modal, perusahaan lebih
cenderung untuk menggunakan pecking order yang
diwakili oleh debt to equity. Penggunaan debt to equity
bertujuan untuk mengetahui perubahan tingkat hutang
terhadap ekuitas dalam memaksimalkan penggunaan
dana. Hal itu mempengaruhi minat manajer dalam
meningkatkan kepemilikan, sedangkan static trade-off
Dalam penelitian debt to Assets mempengaruhi minat
yang diwakili olehini penulis mencoba menganalisis
variabel-variabel independent yang diduga
mempengaruhi harga saham pada perusahaan LQ-45 di
PT. Bursa Efek Jakarta, yaitu : Earning Per Share, Price
To Book Value, Return On Equity. Populasi dalam
penelitian ini adalah data seluruh
perusahaanperusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa
Efek Jakarta, periode penelitian 3 tahun yaitu mulai dari
tahun 2002 sampai dengan tahun 2004 diperoleh dari
Indonesia Capital Market Directory. Penulis
menggunakan analisis panel data untuk menguji model
empiris, pada penelitian ini. Model panel data yang ada
ialah model Fixed Effect (FE), Random Effect (RE),
OLS. Diantara model panel data yang ada, maka
dilakukan pengujian pada pemilikan model panel data
yang tepat pada jenis permasalahan. Berdasarkan
prosedur pemilihan model panel data, maka model yang
dipilih adalah Fixed Effect (FE). Hasil analisis panel data
untuk model Fixed Effect (FE) menunjukan bahwa Price
to Book Value berpengaruh signifikant terhadap harga
saham dengan tanda negatif. Jadi semakin menurun
nilai PBV, maka nilai saham akan meningkat. Keywords:
Closing price, Erning Per Share, Price To Book Value,
Return On Equity.
Di Yogyakarta terdapat banyak usaha tempat fitness
yang dalam kurun waktu lima tahun ini bermunculan,
maka persaingan di bidang pemasaran jasa ini semakin
ketat. Dalam rangka memenangkan persaingan, maka
pengusaha tempattempat fitness harus mampu
memperbaiki dan meningkatkan pelayanan tehadap
konsumen agar persepsi konsumen baik. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
persepsi
konsumen terhadap atribut-atribut fitness pada Cakra
Kembang Sport Centre Yogyakarta berdasarkan arti
penting dan kinerja perusahaan dan untuk mengetahui
profil konsumen yang menggunakan jasa fitness pada
Cakra Kembang Sport Centre Yogyakarta. Dalam
penelitian ini, penulis menggunakan alat analisis
prosentase, yaitu untuk mengetahui karakteristik atau
profil responden dan Importance Performance Analysis
untuk menentukan peringkat jasa berdasarkan
kepentingan dan kinerja perusahaan. Dalam
mendapatkan data, penulis menyebarkan kuesioner
kepada 100 orang responden, dan 30 dari kuesioner itu
diuji dengan analisis validitas dan reliabilitas, untuk
mengetahui apakah data tersebut valid atau tidak dan
reliabel atau tidak. Dengan menggunakan alat analisis
tersebut diatas, diperoleh hasil analisis prosentase
Recently, the orang rapidly development at entirely field
terhadap 100 effectsresponden Cakra Kembang Sport
especially in the field of technology is very obvious.
Therefore it has change people’s need and behavior,
toward many aspects of their lives. Simplicity, speedy,
and handy has become the way of people’s life. This
fact, results on the increasing demand on simple and
“easy to use” products, in which the producers must be
aware. The development of motorcycle industry now,
appears to meet this need by producing a more handy
and simple products. With several high-tech innovations
they are increasingly create a greater extent of easy to
use products, which result in a tight competition among
companies within this industry. For that reason, before
motorcycle company enters the market, they should
comprehend customer’s purchasing behavior in order to
provide a products which suitable with customer’s needs
and arrange the best strategies to win the competition. In
the case of Yamaha Mio, where the product is proposed
to be a “ motorcycle to women”, the strategy indeed is
not so interested by the women. On the contrary, most of
it user is men. This phenomenom has a tendency to be
happened especially at Magelang city. Based on this
fact, the goal of this research is to examine the level of
men’s behavior intention to buy on Yamaha Mio at
The development of mobile phone industry around the
world, which is also followed by the fast growing
telecommunication service provider industry, results on
the rigid competition amongst firms in this sector. The
phenomenon is also happened in Indonesia, which is
indicated by the increasing firms on service provider
industry dominated by Telkomsel, Indosat and Satelindo.
Recognizing the situation, many service providers trying
to create some means and strategies to prevent the
switching of their customer into another service provider.
In other words, they try to build customer loyalty. With
numerous strategies and means available, switching
cost is believed as the most effective strategy to build
the loyalty. This strategy is not a direct mean prepared
by the firms, but it is merely an indirect effect of other
preceding strategy ranging from area wide strategy until
local and international tariff strategy. Once customers
experience a satisfaction with those strategies, it is
costly for them to
switch into another service provider. This research is
aimed to examine the effect of switching cost on
moderating the relationship between customer
satisfaction and customer loyalty. The sample is taken
using the purposive random sampling method, and
Kualitas jasa (service quality) didefinisikan sebagai
seberapa jauh perbedaan antara kenyataan (perceived
service) dan harapan (expected service) pelanggan atas
layanan yang mereka terima atau peroleh
(Parasuraman, 1994). Harapan dan kenyatan yang
dirasakan dapat dilihat sebagai gap jasa. Bila jasa yang
dirasakan lebih kecil daripada yang diharapkan
(perceived < Expected) maka pelanggan tidak puas, tapi
jika sebaliknya (perceived > expected) maka pelanggan
menjadi puas atas layanan yang diterima. Faktor
dimensi yang digunakan dalam mengukur kualitas
pelayanan jasa pendidikan Universitas Kristen Duta
Wacana Yogyakarta adalah model SERVQUAL (Service
Quality) yang dikembangkan oleh Parasuraman,
Zeithaml, dan Berry dalam Levelock (1958) ciri-ciri
kualitas jasa (Service Quality) dapat dievaluasi ke dalam
lima dimensi besar antara lain: Responsiveness
(ketanggapan), Reliability (keandalan), Emphaty
(empati), Assurance (jaminan), dan Tangibles (bukti
langsung). Selanjutnya dibuat sebuah model konseptual
mengenai hubungan antara komunikasi universitas,
kepuasan pelanggan, loyalitas, dan rekomendasi. Dari
model tersebut dapat diambil beberapa masalah antara
lain apakah komunikasi eksternal universitas dapat
mempengaruhi terhadap kepuasan mahasiswa, apakah
kepuasan mahasiswa dapat mempengaruhi loyalitas
mahasiswa, Apakah kepuasan mahasiswa secara
Adapun yang melatar belakangi tujuan penulisan ini,
yaitu banyaknya persaingan bisnis sepeda motor yang
muncul sebagai akibat meningkatnya
kebutuhan manusia akan sepeda motor. Agar dapat
bersaing perusahaan harus mengetahui profil konsumen
serta mampu memahami kebutuhan dan keinginan
konsumennya. Penelitian ini berguna untuk mengetahui
apa yang sebenarnya diinginkan oleh konsumen dan
atribut dari sepeda motor vespa yang paling memuaskan
bagi konsumen, sehingga perusahaan dapat
mengantisipasi pesaing. Dalam penelitian ini analisis
yang dipakai adalah Analisis Prosentase, Indek
Kepuasan Pelanggan, dan Analisis Chi-Square. Dari
hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat diketahui
bahwa tingkat kepuasan konsumen terhadap atribut-
atribut sepeda motor vespa adalah memuaskan dan
tidak terdapat perbedaan antara profil konsumen dengan
atribut yang ada. Kata kunci : Kepuasan konsumen dan
atribut produk.
Asosiasi merek adalah segala hal yang berkaitan
tentang merek dalam ingatan seseorang. Asosiasi tidak
hanya eksis, namun juga mempunyai tingkat kekuatan.
Keterkaitan asosiasi dengan merek akan lebih kuat jika
dilandaskan pada banyak pengalaman dengan produk.
Berbagai asosiasi yang diingat konsumen dapat
dirangkai, sehingga membentuk brand image di dalam
benak konsumen. Singkatnya, brand image adalah
sekumpulan asosiasi merek yang terbentuk pada benak
konsumen. Untuk mengetahui asosiasi-asosiasi tersebut
diperlukan alat analisis yang untuk menentukan mana
sumber asosiasi yang valid. Tujuan penelitian ini ialah
untuk mengetahui asosiasi-asosiasi merek yang ada
pada ponsel Nokia seri N-Gage. Untuk membentuk
asosiasi konsumen, kita harus mengetahui terlebih
dahulu mengenal atribut-atribut yang dimiliki sebagai
kekuatan perusahaan, dimana atribut-atribut terpilih
tersebut merupakan hasil penyebaran kuesioner. Untuk
mempermudah analisis data yang diperoleh dari
jawaban responden terhadap pertanyaan, maka
digunakan alat analisis Persentase dan Uji Cochran.
Berdasarkan analisis persentase dapat disimpulkan
bahwa konsumen ponsel Nokia seri N-Gage mayoritas
berjenis kelamin pria 68%, berusia 18-25 tahun sebesar
58%, berstatus belum menikah 68%, berpendidikan
Salah satu sekuritas sebagai instrument investasi yang
diperdagangkan di pasar modal adalah Reksadana (
mutual fund ) Reksadana mempunyai kelebihan dalam
hal penghimpunan dana. Jumlah dana yang dikelola
nilainya relatif lebih besar dibandingkan dengan dana
yang dikelola secara perorangan. Selain itu, pengelolaan
dilakukan oleh tim manajemen yang professional, yaitu
Manajer Investasi, sehingga diharapkan mampu
memberikan return optimal dan risiko minimal bagi
investor. Berdasar latar belakang tersebut,
permasalahannya adalah, apakah kinerja ReksaDana
berbeda dengan kinerja pasar ?. Penelitian ini memiliki
populasi seluruh reksadana berbentuk hukum Kontrak
Investasi Kolektif (KIK), dengan sifat reksadana terbuka
(open-end fund) selama periode 1 Januari-31 Desember
2005 dan aktif (memberikan laporan NAB) dalam
periode tersebut. Kriteria perusahaan Reksadana dalam
penelitian ini adalah semua perusahaan Reksadana
yang terdaftar di Bapepam dan memiliki laporan NAB
selama periode tahun 2005 (12 bulan). Terdapat 106
perusahaan Reksadana sesuai kriteria yang terbagi
sesuai jenis Reksadananya : 21 perusahaan Reksadana
Saham, 25 perusahaan Reksadana Pasar Uang, 60
perusahaan Reksadana Pendapatan Tetap. Pengujian
hipotesis menggunakan uji beda dua rata-rata
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
menganalisis efektivitas Iklan sepeda motor Jupiter MX
Di Televisi yang mempengaruhi pembelian masyarakat
di kota Surakarta. Sample yang dipilih dengan
mengunakan metode purposive sampling. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah dengan
mengunakan penyebaran kuesioner. Objek penelitian
yang digunakan adalah sepeda motor yaitu Jupiter MX.
Responden yang digunakan untuk sample adalah
masyarakat kota Surakarta yang pernah melihat iklan
Jupiter MX dan mengunakanya. Metode analisis data
yang digunakan adalah Persentase dan Uji Proporsi.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar
responden yang diteliti berjenis kelamin laki-laki,berusia
antara 25-35 tahun, dan mayoritas mereka bekerja
sebagai wiraswasta dengan gaji diatas Rp 1.500.000,-.
Hal ini cukup mempengaruhi responden dalam
keputusanya untuk membeli dan mengunakan Jupiter
MX. Dari hasil pengolahan data dengan mengunakan uji
proporsi dan analisis prosentase dapat dilihat bahwa
iklan Jupiter MX yang ditayangkan ditelevisi sudah cukup
efektif karena responden sudah sangat memperhatikan,
tertarik, ingin mencoba dan pada akhirnya melakukan
pembelian. Kata Kunci : Efektivitas, Efektif, Iklan, Jupiter
MX.
Kinerja merupakan prestasi yang dicapai oleh
perusahaan dalam periode tertentu yang mencerminkan
tingkat kesehatan dari perusahaan tersebut. Dalam
mengukur keberhasilan suatu perusahaan, kebanyakan
menggunakan laporan keuangan karena dengan melihat
laporan keuangan suatu perusahaan, dapat
mencerminkan kondisi perusahaan tersebut. Penelitian
ini berjudul ”ANALISIS KINERJA KEUANGAN
PERUSAHAAN SEBELUM DAN SELAMA MASA KRISIS
MONETER”. Perusahaan yang diambil sebagai sampel
dalam penelitian ini adalah perusahaan BUMN yang
terdaftar di BEJ. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan
antara kinerja keuangan perusahaan sebelum dan
selama masa krisis moneter. Data yang diperoleh
dianalisis dengan menggunakan uji t-Paried dengan
terlebih dahulu menghitung rasio-rasio keuangan seperti
CR, WCTAR, TAT, FAT, RT, WCT, ACP, DR, DER,
LDER, NPM, OPM, ROI dan ROE, maka hasil pengujian
hipotesis yang diukur dengan rasio keuangan seperti
CR, WCTAR, TAT, FAT, RT, WCT, ACP, DR, DER,
LDER, NPM, ROI dan ROE menunjukkan tidak ada
perbedaan antara kinerja perusahaan sebelum dan
sesudah masa krisis moneter. Sedangkan OPM
menunjukkan ada perbedaan antara kinerja perusahaan
Penelitian ini sesudah untuk meneliti hubungan gaya
sebelum dan bertujuanmasa krisis moneter.
kepemimpinan transformasional dan Locus of Control
(LoC) terhadap Kinerja Individu pada PT. Bank Buana
Indonesia Tbk. Metode pengambilan sampel yang
digunakan adalah purposive sampling. Responden
dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Bank Buana
Indonesia Tbk. di Yogyakarta. Sampel yang diambil
dalam penelitian ini sebanyak 41 orang. Metode analisis
data yang digunakan adalah analisis prosentase untuk
mengetahui karakteristik dari responden analisis korelasi
ranking Spearman untuk mengetahui hubungan gaya
kepemimpinan transformasional dan locus of control
dengan kinerja individu. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa jenis kelamin yang terbanyak dari responden
adalah pria, usia responden yang terbanyak adalah >24 -
29 tahun, pendidikan terakhir terbanyak dari responden
adalah S1, dan lama bekerja dari responden yang
terbanyak adalah 5–10 tahun. Gaya kepemimpinan
transformasional tidak mempunyai hubungan yang
signifikan dengan kinerja individu, yang ditunjukkan
dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,080 (< r tabel
0,199) dan signifikasi 0,618 (>5%). Selain itu locus of
control juga tidak mempunyai hubungan yang signifikan
dengan kinerja individu, yang ditunjukkan dengan nilai
Dewasa ini perkembangan usaha fotocopy cukup pesat.
Jadi tidak mengherankan jika sekarang ini banyak
bermunculan fotocopy di berbagai tempat, terutama
disekitar sekolah-sekolah maupun perguruan tinggi.
Karena begitu banyak fotocopy yang bermunculan,
maka akan menimbulkan berbagai asosiasi terhadap
merek tersebut pada konsumen. Tujuan dari penelitian
ini adalah pertama untuk mengetahui profil konsumen
fotocopy Metro dan fotocopy Duta. Kedua untuk
mengetahui asosiasi konsumen terhadap fotocopy
Metro. Ketiga untuk mengetahui asosiasi konsumen
terhadap fotocopy Duta. Dan terakhir Untuk mengetahui
apakah asosiasi konsumen terhadap fotocopy Metro
sama dengan asosiasi terhadap fotocopy Duta. Metode
analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan
Analisis Persentase (mengetahui karakteristik
pelanggan), Pengujian Validitas dan Reliabilitas (untuk
menguji kuisener yang akan disebarkan), serta Analisis
Cochran Q Test (untuk mengetahui keberadaan
hubungan antara beberapa variabel yang membentuk
asosiasi dari suatu merek dimata konsumen hingga
akan membentuk brand image suatu merek). Hasil
penelitian ini menunjukkan Dari analisis presentase,
dapat disimpulakan bahwa konsumen fotocopy Metro
Dalam situasi perekonomian berjenis kelamin wanita,
dan fotocopy Duta mayoritas sekarang ini, bauran
pemasaran dianggap sebagai suatu kunci dalam
memahami serta melakukan pemasaran. Defenisi
bauran pemasaran adalah perangkat alat pemasaran
taktis yang dapat dikendalikan produk, harga, distribusi,
dan promosi yang dipadukan oleh perusahaan untuk
menghasilkan respon yang diinginkan. Bauran
pemasaran atau marketing mix yang dalam
pelaksanaannya berkaitan erat dengan perencanaan
product (produk), price (harga), promotion (promosi),
dan place (distribusi). Persepsi konsumen terhadap
bauran pemasaran merupakan hasil yang bisa
diidentifikasi dari penilaian konsumen terhadap atribut-
atribut bauran pemasaran sebagai tolak ukur untuk
mengetahui sikap konsumen. Oleh karena itu
perusahaan harus meneliti kinerjanya melalui sikap
konsumen terhadap setiap atribut-atribut bauran
pemasaran yang dipakai, sehingga perusahaan
mengetahui apakah yang dilakukan perusahaan telah
memenuhi harapan konsumen. Berdasarkan hal-hal
tersebut, maka penulis menganalisa sikap konsumen
terhadap atribut-atribut bauran pemasaran pada PT.
Nusantara Tour and Travel Cabang Yogyakarta. Adapun
hal yang akan dianalisa antara lain yaitu bagaimana
sikap konsumen terhadap atribut-atribut bauran
Salah satu faktor yang mendukung kepercayaan
pemodal terhadap pasar modal adalah persepsi mereka
akan kewajaran harga sekuritas (saham). Semakin
tepat dan cepat informasi sampai kepada calon pemodal
dan dicerminkan pada harga saham, maka pasar modal
yang bersangkutan semakin efisien. Dilihat dari
kepentingan investor yang akan membeli saham
perusahaan, maka informasi yang paling dibutuhkan dari
laporan keuangan suatu perusahaan adalah informasi
mengenai harga saham, laba per saham, total aktiva,
laba setelah pajak, penjualan bersih, total hutang dan
total ekuitas perusahaan yang digunakan sebagai
sumber pendanaan perusahaan. Penelitian ini dilakukan
untuk meneliti pengaruh perubahan Price Earning Ratio
(PER), Perubahan Return on Assets (ROA), perubahan
Net Profit Margin (NPM), dan perubahan Debt Equity
Ratio (DER) terhadap perubahan harga saham baik
secara parsial maupun secara simultan. Hasil penelitian
membuktikan bahwa perubahan Price Earning Ratio
(PER), perubahan Return On Assets (ROA), perubahan
Net Profit Margin (NPM), dan perubahan Debt Equity
Ratio (DER) berpengaruh secara parsial terhadap
perubahan harga saham, kemudian secara simultan ke-
empat variabel tersebut juga berpengaruh terhadap
perubahan harga saham. Hasil dari penelitian ini yakni
Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis
untuk mengetahui profil konsumen Toko Roti dan Kue
Le Gitz’, serta mengetahui faktor-faktor apa sajakah
yang mempengaruhi konsumen dalam pembelian Roti
dan Kue Le Gitz’ di Klaten. Penelitian ini menggunakan
analisis faktor (factor analysis) untuk mengetahui faktor-
faktor apakah yang paling mempengaruhi pembelian
Roti dan Kue Le Gitz’, dengan menggunakan 50
responden. Penelitian ini juga menggunakan analisis
prosentase untuk mengetahui profil konsumen yang
membeli Roti dan Kue Le Gitz’. Sebelum dianalisis lebih
lanjut, kuesioner terlebih dahulu diuji dengan analisis
validitas dan reliabilitas. Setelah dilakukan pengolahan
data, ternyata hanya ada 1 faktor yang paling
mempengaruhi pembelian Roti dan Kue LeGitz’ yaitu
faktor produk dan kenyamanan konsumen. Sedangkan
dari analisis prosentase dapat diketahui bahwa profil
konsumen Toko Roti dan kue Le Gitz’ yakni wanita yang
belum menikah maupun yang sudah menikah dengan
usia > 20-25 tahun, berpendidikan sampai dengan SMU,
mempunyai pekerjaan sebagai pegawai swasta/negeri,
dan dengan tingkat penghasilan per bulan < Rp
750000,00.
Dalam mengukur suatu kinerja keuangan, selama ini
banyak perusahaan yang masih menggunakan alat ukur
kinerja seperti ROI, ROA dan ROE. Namun metode ini
dirasakan masih memiliki kekurangan, dimana alat ukur
tersebut mengabaikan adanya biaya modal. Hal ini
mengakibatkan sulit untuk mengetahui apakah suatu
perusahaan telah benar-benar mampu menciptakan nilai
untuk meningkatkan kekayaan pemegang saham.
Dalam rangka mengatasi kelemahan indikator
pengukuran kinerja tersebut, di Amerika Serikat telah
diperkenalkan suatu metode baru yang disebut EVA
(Economic Value Added). EVA merupakan suatu tolok
ukur yang berbasis nilai. Penilaian kinerja dengan
menggunakan metode EVA akan dapat melihat kondisi
perusahaan apakah mampu menciptakan nilai atau
tidak. Jika perusahaan mampu menghasilkan EVA
positif, maka hal ini berarti bahwa manajemen
perusahaan mampu menciptakan nilai sehingga mampu
meningkatkan kekayaan bagi perusahaan maupun
pemilik modal. Jika EVA sama dengan nol, maka
perusahaan dalam kondisi impas karena semua laba
digunakan untuk membayar kewajiban kepada
penyandang dana baik kreditur maupun pemegang
saham. Hal ini berarti perusahaan belum mampu
menciptakan nilai. Sedangkan jika nilai EVA negatif,
maka perusahaan dikatakan tidak mampu menciptakan
Dewasa ini perkembangan zaman semakin maju pesat,
informasi dan teknologi semakin canggih, dan
masyarakat bereaksi cepat dalam menerimanya.
Perkembangan dan penyebarannya yang kian melebar
melalui berbagai sarana di media massa, membuat
banyak perusahaan semakin berlomba- lomba
memanfaatkan media periklanan. Yang mana setiap
perusahaan memiliki tujuan untuk menawarkan dan
mempromosikan suatu produknya. Akan tetapi yang
menjadi masalahnya adalah efektifitas dilakukan,
sehingga penelitian yang dilakukan ini berjudul : “
Analisis Efektifitas Penayangan Iklan Softener Molto di
Televisi Terhadap Faktor Keputusan Pembelian
Konsumen Di Kota Yogyakarta”. Pengukuran efektifitas
iklan Softener Molto dilakukan dengan analisis
prosentase pada setiap tahapan AIDA (Attention,
Interest, Desire, Action). Selain itu analisis prosentase
juga digunakan untuk mengetahui karakteristik
responden. Untuk memperoleh data, penulis melakukan
penelitian dengan menyebarkan kuesioner yang
diberikan kepada 50 orang responden. Sedangkan
metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu
purposive random sampling. Setelah dilakukan analisis,
terdapat hasil pada setiap tahapan AIDA, pada tahap
Attention sebesar 76.4 %, tahap Interest sebesar 74.5
Bidang fotografi merupakan bidang yang cukup diminati
oleh banyak orang. Kebutuhan konsumen akan jasa
studio foto yang cukup tinggi berdampak pada
persaingan dalam bidang fotografi yang semakin tajam,
terutama pada masyarakat perkotaan. Studio foto yang
baik akan dapat membidik segmen tertentu yang akan
dicapai. Skripsi ini dibuat untuk mengetahui apakah yang
mempengaruhi konsumen dalam memilih studio foto ROI
di Gombong dan atribut apa yang mempengaruhinya.
Oleh karena itu penulis memilih judul “Analisis faktor-
faktor yang mempengaruhi konsumen dalam memilih
sudio foto ROI di Gombong.” Skripsi ini dapat membantu
memecahkan masalah khususnya bagi studio foto ROI
dengan menggunakan alat analisis faktor (factor
analysis). Alat analisis ini digunakan untuk mengetahui
faktor-faktor apakah yang mempengaruhi konsumen
dalam memilih dan membeli produk dan jasa studio foto
ROI dengan menggunakan 50 responden. Adapun
atribut-atribut yang akan dijadikan subjek penelitian
meliputi: kelengkapan produk, kualitas jasa foto,
ketepatan saat pengambilan foto, kualitas pelayanan
pemilik dan karyawan, kenyamanan dan kebersihan
studio foto, citra sudio foto dan lokasi. Penelitian ini juga
menggunakan analisis prosentase untuk mengetahui
profil konsumen yang menggunakan jasa studio foto
ROI. Sebelum dianalisis lebih lanjut, kuesioner terlebih
Ga ada laporan
Pada skripsi yang berjudul “ Pengaruh Keadilan
interaksional, keadilan prosedural, keadilan distributif,
terhadap trust dan komitmen dengan mediator kepuasan
konsumen. Akan menguji apakah ada pengaruh
keadilan interaksional, keadilan prosedural, keadilan
distributif terhadap kepuasan konsumen dan
dimplikasikan terhadap trust dan komitmen. Sedangkan
tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah
keadilan interaksional, keadilan prosedural dan keadilan
distributif mempengaruhi kepuasan secara positif dan
signifikan dan bagaimana implikasinya terhadap trust
dan komitmen. Penulis menggunakan metode analisis
Struktural Equation Model (SEM) untuk menguji
hipotesis penelitian. Penelitian ini mengambil sampel
sebanyak 180 responden secara purposive random
sampling. Namun setelah melakukan data screening
hanya 132 sampel yang layak diproses lebih lanjut. Dari
hasil SEM dapat disimpulakan bahwa dari ketiga variabel
yang diuji yaitu keadilan interaksional, keadilan
prosedural, keadilan distributif, hanya variabel keadilan
interaksional dan prosedural yang berpengaruh positif
tetapi tidak signifikan terhadap kepuasan pelanggan.
Sedangkan implikasinya kepuasan pelanggan
berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap
variabel trust dan komitmen. Dari ketiga variabel yang
diukur, yang paling mempengaruhi kepuasan adalah
Dewasa ini studi atau penelitian tentang perilaku
keputusan pembelian dan loyalitas merek sedang
menjadi kajian yang popular. Apalagi seiring dengan
kemajuan teknologi dan jaman yang mendorong
semakin banyaknya produkproduk yang dijual dipasaran.
Bahkan dalam satu kategori produk saja sudah
berkembang beberapa jenis merek, oleh karena itu
disinilah pentingnya arti sebuah merek. Pertempuran
merek tidak bisa dihindari lagi dalam pemasaran, karena
kenyataannya sekarang orang atau konsumen lebih
mementingkan merek dalam keputusan pembeliannya.
Dan terlepas dari faktor-faktor lain, dari merek tersebut
pula konsumen juga bisa setia dan tidak ingin berganti
merek yang lain. Dari semua hal itu mengidentifikasikan
bahwa kehadiran sebuah merek tidak bisa dianggap
hanya sebuah slogan atau tanda saja, tapi lebih
daripada itu sebetulnya nilai merek lebih penting
daripada nilai produk itu sendiri. Oleh karena itu,
perusahan dituntut harus konsisten untuk dapat
membentuk merek yang kuat demi memenangkan
dalam persaingan dipasaran. Merek yang kuat disini
berarti bahwa merek tersebut mempunyai asosiasi-
asosiasi yang kuat dan terpercaya dimana semua
asosiasi-asosiasi yang terkumpul itu yang nantinya dapat
Pada saat ini kebutuhan masyarakat akan barang –
barang kebutuhan semakin tinggi, hal ini dapat dipahami
sebagai sebuah peluang sekaligus tantangan dalam
dunia bisnis, terutama dalam dunia bisnis ritel di tanah
air. Perkembangan bisnis ritel ini diiringi dengan
meningkatnya kebutuhan manusia yang semakin banyak
dan beragam. Semakin banyak bisnis ritel yang
berkembang, maka konsumen semakin selektif dalam
memilih atau memutuskan tempat untuk memenuhi
kebutuhan. Salah satu tipe dalam bisnis ritel adalah
toko, dimana toko menarik para konsumen pada basis
kelengkapan , kualitas, harga, dan pelayanan. Tetapi
dalam perkembangannya dewasa ini, salah satu bisnis
yaitu pasar swalayan merupakan media yang
menyediakan barang kebutuhan secara komplek dalam
penjualan barang, baik kelontong maupun produk
lainnya. Kondisi ini memberikan dampak tersendiri bagi
kalangan toko – toko retail, oleh karena itu pedagang
retail dituntut untuk mampu dalam mengantisipasi
perubahan image atau citra retail mereka. Perubahan
dan perkembangan image ini juga terjadi pada
masyarakat di kecamatan Comal, kabupaten Pemalang.
Dari penjelasan di atas, maka tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui pengaruh citra toko retail
Persaingan dapat terjadi antar konsumen. Peneliti
terhadap keputusan pembelianrumah makan pizza. Agar
dapat bersaing, rumah makan tersebut harus
mengetahui profil dan keinginan konsumen. Dalam
situasi ini, rumah makan pizza perlu untuk meningkatkan
kualitas produk makanan yang ditawarkan. Dalam
penelitian ini, penulis ingin mengetahui profil konsumen
pizza. Selain itu, penulis juga ingin mengetahui faktor
yang paling penting yang menjadi pertimbangan
konsumen dalam pembelian pizza di Pizza Hut.
Penelitian ini dilakukan di civika akademika Universitas
Kristen Duta Wacana dengan menggunakan 100
responden. Alat analisis yang digunakan dalam
menganalisis profil konsumen adalah analisis
prosentase. Sedangkan untuk mengetahui faktor yang
menjadi pertimbangan konsumen dalam pembelian
pizza, penulis menggunakan analisi Analytical Hierarchy
Process (AHP). AHP adalah metode pengambilan
keputusan yang peralatan utamanya adalah sebuah
struktur hirarki. Dalam metode ini, seorang pengambil
keputusan membentuk model dari suatu permasalahan
yang kompleks ke dalam sebuah stuktur hirarki yang
menunjukkan hubungan dari sebuah tujuan, faktor
(kriteria), sub faktor (sub kriteria) dan alternatif yang
ada. Dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat
disimpulkan bahwa profil
konsumen pizza di rumah makan Pizza Hut adalah pria
Tujuan penelitian yang dilakukan oleh penulis ialah
untuk mengetahui kepuasan konsumen pada CV Wartel
Warna Abadi Yogyakarta. Untuk mencapai tujuan
tersebut maka metode analisis data yang digunakan
adalah analisis prosentase untuk mengetahui profil
pelanggan dan analisis IKP (indeks kepuasan
konsumen) untuk mengetahui tingkat kepuasan
konsumen. Kesimpulan yang didapat bahwa konsumen
wartel Warna Abadi ialah laki-laki dan wanita dengan
usia 25-30 tahun, berpendidikan SD s/d SMU, pekerjaan
sebagai pegawai atau karyawan dengan pendapatan per
bulan Rp500.000 – Rp1.000.000. Hasil dari perhitungan
analisis IKK adalah 196,3 dari skala 9 – 225 dari hasil
tersebut dapat dilihat bahwa sikap konsumen adalah
puas. Kata Kunci : Kepuasan konsumen.

Permintaan dan penawaran pada industri jasa terjadi
peningkatan dewasa ini. Meningkatnya permintaan dan
penawaran berakibat pada mengingkatnya persaingan
pada industri tersebut. Persaingan di dalam industri
memberikan dampak kepada konsumen. Konsumen
berpeluang untuk memilih alternatif pilihan jasa dan
memperoleh kualitas jasa yang meningkat serta dapat
memperbesar nilai uang mereka. Namun banyak
penyedia jasa tidak memberikan jaminan kepada
konsumen bahwa konsumen akan mendapatkan apa
yang mereka inginkan dan hal tersebut menimbulkan
ketidaksetiaan konsumen, sehingga dengan mudahnya
pindah ke penyedia jasa lain. Penelitian ini menguji
pengaruh tiga elemen jasa terhadap kepuasan
konsumen dan niat untuk setia atau berganti penyedia
jasa. Adapun tujuan penelitian ini untuk menguji
pengaruh langsung kualitas inti terhadap kepuasan
konsumen, menguji pengaruh langsung kualitas
relasional terhadap kepuasan konsumen, menguji
pengaruh persepsi nilai terhadap kepuasan konsumen,
dan menguji pengaruh langsung kepuasan konsumen
terhadap niat untuk berganti penyedia jasa atau niat
untuk setia. Obyek penelitian dalam penelitian ini Johnny
Andrean Salon yang berada di Galeria Mall Lantai 1,
Yogyakarta, penelitian ini mengambil sampel sebanyak
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah
untuk mengetahui (1) profil responden pengguna sepeda
motor merek Honda di kotamadya Yogyakarta, (2)
hubungan antara asosiasi merek kualitas mesin dengan
loyalitas merek, (3) hubungan antara asosiasi merek
variasi produk dengan loyalitas merek, (4) hubungan
antara asosiasi merek kemudahan perawatan dengan
loyalitas merek, (5) hubungan antara asosiasi merek
bentuk / model dengan loyalitas merek, (6) hubungan
antara asosiasi merek kenyamanan pemakaian dengan
loyalitas merek, (7) hubungan antara asosiasi merek
keiritan bahan bakar dengan loyalitas merek, (8)
hubungan antara asosiasi merek harga dengan loyalitas
merek, (9) hubungan antara asosiasi merek kredit
dengan loyalitas merek, (10) hubungan antara asosiasi
merek dealer dengan loyalitas merek, dan (11)
hubungan antara asosiasi merek promosi / iklan dengan
loyalitas merek. Metode yang digunakan dalam
pengumpulan data adalah : kuesioner, wawancara, dan
observasi. Metode sampling yang digunakan adalah
metode accidental sampling, sedangkan metode analisis
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis
prosentase, analisis korelasi Rank Spearman, uji
signifikansi. Hasil penalitian dapat disimpulkan sebagai
Penelitian ini bertujuan untuk prosentase, dapat
berikut : (1) dari hasil analisis meneliti hubungan dimensi
kepemimpinan transformasional (yang terdiri dari
charisma, inspirational, Intellectual Stimulation, dan
Individualized Consideration) terhadap Organizational
Citizenship Behavior (OCB) dan juga dimensi manakah
dari kepemimpinan transformasional yang paling
memiliki hubungan terhadap Organizational Citizenship
Behavior (OCB) dari Hotel Di Yogyakarta. Metode
pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive
sampling. Responden dalam penelitian ini adalah
karyawan Hotel Di Yogyakarta. Sampel yang diambil
dalam penelitian ini sebanyak 50 orang. Metode analisis
data yang digunakan adalah analisis prosentase untuk
mengetahui karakteristik dari responden analisis korelasi
ranking Spearman untuk mengetahui hubungan gaya
kepemimpinan transformasional dengan Organizational
Citizenship Behavior (OCB). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa jenis kelamin yang terbanyak dari
responden adalah pria, usia responden yang terbanyak
adalah 20-≤29 tahun, pendidikan terakhir terbanyak dari
responden adalah D3, dan lama bekerja dari responden
yang terbanyak adalah 5–10 tahun. Dimensi
kepemimpinan transformasional charisma mempunyai
hubungan yang signifikan terhadap Organizational
Citizenship Behavior (OCB) yang ditunjukkan dengan
nilai koefisien korelasi sebesar 0,362 (> r tabel 0,183)
Pemasaran merupakan ujung tombak dari sebuah
perusahaan di dalam memasarkan produk atau jasa
yang di hasilkannya. Pemikiran yang berorientasi pada
pasar atau konsumen dewasa ini sudah merupakan
persaingan global, dimana perusahaan tidak hanya
sekedar memasarkan produk atau jasanya yang bagus,
menetapkan harga yang menarik dan membuat produk
atau jasa tersebut terjangkau oleh konsumen sasaran,
tetapi perusahaan juga harus membangun relasi atau
hubungan dengan konsumennya. Berdasarkan uraian
diatas, maka penulis tertarik untuk mengadakan
penelitian lebih dalam lagi mengenai hubungan
pemasaran atau relationship marketing di kota
Yogyakarta khususnya di Ramai Family Mall dengan
mengabil judul : “ANALISIS HUBUNGAN
RELATIONSHIP MARKETING TERHADAP LOYALITAS
KONSUMEN DI RAMAI FAMILY MALL YOGYAKARTA”.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
profile konsumen ramai family mall Yogyakarta serta
untuk melihat ada tidaknya pengaruh antara program
relationship marketing yang dijalankan oleh ramai family
mall Yogyakarta terhadap tingkat loyalitas
konsumennya. Sehubungan dengan hal diatas, maka
penulis menggunakan alat analisis Prosentase dan alat
analisis Korelasi Rank Spearman yang datanya diambil
Pada saat ini dunia bisnis dihadapkan pada persaingan
global dengan salah satu ciri yang menonjol adalah
dengan dengan berkembangnya teknologi informasi
yang sangat cepat. Hal ini menjadikan setiap pelaku
bisnis dapat dengan mudah mendapatkan setiap
informasi bisnis tanpa dibatasi ruang dan waktu. Maka
dari itu dapat dikatakan setiap perusahaan yang ingin
mencapai keberhasilan harus dituntut untuk dapat
memberikan pelayanan yang terbaik bagi para
pelanggannya terlebih lagi untuk perusahaan yang
bergerak dalam bidang pelayanan jasa. Salah satu
perusahaan yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa
telekomunikasi adalah PT. Telkom. Oleh karena
persaingan bisnis telekomunikasi di Indonesia sangat
besar dan persaingan tersebut tidak hanya melibatkan
pesaing dari domestik saja, melainkan juga dari
perusahaan asing, maka dari itu PT. Telkom harus dapat
memberikan pelayanan yang maksimal kepada para
pelangganya. Salah satu bagian yang paling penting
dalam pelayanan para pelanggan di PT. Telkom
dilakukan oleh bagian customer service. Customer
service di PT. Telkom adalah bagian yang dapat
langsung berhubungan dengan para pelanggannya, baik
dalam hal permintaan pemasangan sambungan baru,
menangani keluhan para pelanggan, melayani
pembayaran rekening telepon dan lain-lain. PT. Telkom
Kancatel (Kantor Cabang Telekomunikasi) Sleman
Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Kreativitas Iklan
Terhadap Loyalitas Konsumen Pasta Gigi Pepsodent
Perlindungan 12 Jam”. Adapun tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui pengaruh elemen-elemen
kreativitas iklan: perhatian (attention), minat (interest),
keinginan (desire), rasa percaya (conviction) dan
tindakan (action) secara parsial terhadap loyalitas dan
perhatian (attention), minat (interst), keinginan (desire),
rasa percaya (conviction) dan tindakan (action) secara
bersama-sama terhadap loyalitas. Hipotesis yang
diajukan dalam penelitian ini adalah: (a) ada pengaruh
perhatian (attention), minat (interest), keinginan (desire),
rasa percaya (conviction) dan tindakan (action) secara
parsial terhadap loyalitas, (b) ada pengaruh perhatian
(attention), minat (interest), keinginan (desire), rasa
percaya (conviction) dan tindakan (action) secara
bersama-sama terhadap loyalitas. Subyek (sampel)
dalam penelitian ini adalah ibu-ibu di Kelurahan
Mintaragen Kota Tegal berjumlah 100 responden.
Metode penarikan sampel secara non probabilitas
dengan purposive sampling. Data diperoleh melalui data
primer dengan cara membagikan pertanyaan untuk
ditanggapi dan melalui wawancara, data sekunder
melalui catatancatatan dan buku referensi. Analisis data
dilakukan dengan menggunakan analisis regresi
Periklanan merupakan salah satu kegiatan pemasaran
yang penting bagi produsen untuk mendapatkan
konsumen bagi produknya. Manfaat iklan yang terbesar
adalah membawa pesan yang ingin disampaikan oleh
produsen kepada khalayak ramai. Iklan dapat
disampaikan melalui televisi, radio, majalah, surat kabar
dan masih banyak lagi. Di Indonesia, media iklan utama
masih berupa surat kabar. Hal ini berhubungan dengan
mudahnya untuk mendapat izin dan selain itu biaya yang
dikeluarkan lebih sedikit dibandingkan dengan iklan di
televisi. Adapun tujuan penelitian disini adalah
menganalisis hubungan antara informasi tentang pasar
(marketplace information) terhadap iklan di surat kabar,
menganalisis hubungan antara nilai hiburan
(entertainment value) terhadap iklan di surat kabar,
menganalisis hubungan antara materialisme
(materialism) terhadap iklan di surat kabar, menganalisis
hubungan antara pengaruh ekonomi (economic effect)
terhadap iklan di surat kabar, dan menganalisis
hubungan antara manipulasi pembaca (manipulation)
terhadap iklan di surat kabar. Disini obyek penelitian
adalah periklanan di surat kabar dan daerah
penelitiannya adalah pembaca surat kabar di
Yogyakarta. Jumlah sampel yang di teliti dalam
Penelitian ini menyelidiki tentang pengaruh internal cash
flow, insider ownership, investment opportunity terhadap
capital expenditures pada perusahaan:pengujian pada
packing order hypothesis dan managerial hypothesis
yang terjadi di Bursa Efek Jakarta. Packing order
hypotesis menjelaskan manajer memilih tingkat
pengeluaran modal yang mampu memaximalkan
kekayaan para pemegang saham saat ini tanpa
mempertimbangkan kepentingannya dalam perusahaan
yang bersangkutan. Sedangkan managerial hypothesis
mengatakan bahwa para manajer memiliki tingkat
kepemilikan kecil dalam perusahaan, menggunakan
internal cash flow untuk capital expenditures dalam
tingkatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan
tingkatan yang bisa memaksimalkan kekayaan para
pemegang saham saat ini. Penelitian ini sesuai dengan
penelitian yang pernah dilakukan oleh Griner and
Gordon’s (1995) dan memfokuskan pada industri
manufaktur yang terdaftar di BEJ. Tahun penelitian
sebanyak 4 tahun dan terdiri dari 34 perusahaan
manufaktur yang terdapat di BEJ dipilih dengan
menggunakan purposive sampling. Kesimpulan dari
penelitian ini menunjukkan bahwa internal cash flow
berpengaruh positif dan signifikan, investment
opportunity dan insider ownership tidak berpengaruh
Meningkatnya tuntutan nasabah terhadap pelayanan
yang ditawarkan dan adanya persaingan antar bank,
membuat upaya – upaya untuk dapat meningkatkan
kualitas pelayanan dengan tujuan memberikan
kepuasan kepada nasabahnya. Dalam hal ini penulis
memantau kepuasan nasabah dengan menggunakan
layanan ATM BCA. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui kepuasan nasabah BCA terhadap
kualitas layanan ATM di Yogyakarta. Dan penelitian ini
penulis menggunakan alat analisis Profil Konsumen dan
Pengukuran Kepuasan Pelanggan. Untuk memperoleh
data yang di maksud. penulis telah melakukan
penyebaran kuesioner. Dari hasil analisis ini penulis
dapat mengetahui Profil Konsumen berdasarkan jenis
kelamin sebagian besar adalah perempuan dengan
prosentase 59 % , usia antara 21 – 25 tahun dengan
prosentase 74 %, pekerjaan mahasiswa 78 %, dengan
pendapatan di bawah 1 juta 60 %, frekuensi
penggunaan ATM sering 49 %, dan ATM yang sering
digunakan adalah ATM multifungsi 97 %. Metode
sampling yang digunakan dalam penelitian ini ialah
metode Purposive Sampling dan sampel yang diambil
sebanyak 100 responden Hasil alat analisis Pengukuran
Kepuasan Pelanggan menggunakan 4 teknik yaitu
Satisfaction Only, Gap Analysis, Importance –
Satisfaction, dan Multiplicative Approach. Dari masing –
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi
perkembangan iklan cetak produk televisi di Amerika
Serikat periode 1930an – 1980an. Selain itu, penelitian
ini ditujukan untuk mengetahui perwujudan aspek
kognisi (cognitve) dan aspek afeksi (affective) didalam
sebuah iklan. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian kualitatif (qualitative method research)
berbentuk study eksploratif. Dimana peneliti
mengeksploratif dan mengumpulkan data gambar-
gambar iklan produk televisi negara Amerika Serikat
melalui media internet yaitu http://www.tvhistory.tv.
Datadata ini dikategorikan menjadi data sekunder. Dan
didukung oleh data-data sejarah teknologi televisi yang
diperoleh dari http://www.fcc.com dan
http://www.wikipedia.com. Metode pengumpulan yang
dilakukan adalah dengan observasi. Untuk metode
pengumpulan sampel peneliti menggunakan judgement
sampling, dimana pemilihan sampel didasarkan
penilaian terhadap beberapa karakteristik anggota
sampel yang disesuaikan dengan maksud penelitian.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi
mempunyai pengaruh yang besar didalam pembuatan
iklan produk televisi. Setiap ada perubahan teknologi
baru maka iklan juga akan ikut berubah, mengingat
Studi tentang merupakan produk elektronik. Aspek
televisi adalahpenawaran saham perdana (IPO)
menunjukkan terjadinya fenomena anomali saham IPO
yakni secara rata-rata saham IPO mengalami
underpricing dan memiliki kinerja jangka panjang yang
underperformed. Ada beberapa penjelasan terhadap
fenomena tersebut, antara lain: Informasi Asimetris,
winner curse, traditional, signaling equilibrium
phenomenon tetapi semuanya belum memuaskan
karena berdasarkan pada harga yang ada di pasar
sekunder. Teori withdrawn IPO mencoba menjelaskan
fenomena anomali IPO dengan cara yang berbeda
sehingga fenomena anomali IPO dapat dijelaskan
secara tuntas. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk
membuktikan secara empiris pengaruh uncertainty
terhadap underpricing, untuk mengetahui kinerja jangka
panjang saham dan menguji anomali IPO dengan
withdrawn IPO model. Untuk mengukur hal tersebut,
digunakan enam proxy untuk uncertainty yakni offer
price, age, sales, size, book equity dan risk; initial return
saham, return harian hingga 3 tahun setelah IPO dan
jumlah perusahaan yang mengalami penundaan IPO.
Berdasarkan sampel dari 89 perusahaan di Indonesia
yang melakukan IPO pada tahun 2000 hingga 2004
menunjukkan hasil penelitian bahwa telah terjadi
undepricing pada saham-saham tersebut yakni 83,15%
Dalam penelitian ini penulis mengangkat masalah
Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Kasur Pegas
Merek Elite di Kota Yogyakarta. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pelanggan
yang membeli dan menggunakan Elite spring bed di
Yogyakarta, mengetahui tingkat kepuasan pelanggan
terhadap Elite spring bed di Yogyakarta dan untuk
mengetahui apakah ada perbedaan kepuasan
pelanggan Elite spring bed di Yogyakarta dilihat dari
profil pelanggan. Alat yang dipakai dalam analisis data
adalah analisis prosentase, yang bertujuan untuk
mengetahui jumlah karakteristik responden. Analisis
kepuasan pelanggan yang digunakan untuk mengukur
sejauh mana tingkat kepuasan pelanggan terhadap
atribut-atribut pada Elite spring bed di Yogyakarta.
Sedangkan analisis chi square dipakai untuk mengetahui
apakah ada perbedaan kepuasan pelanggan
berdasarkan profil pelanggan. Dari hasil analisis
prosentase menunjukkan bahwa profil pelanggan Elite
spring bed di Yogyakarta berimbang antara pria dan
wanita dan status belum menikah dan berusia lebih dari
20 – 30 tahun dan berpendidikan Perguruan Tinggi (S1,
S2, S3) dan pekerjaan sebagai pelajar atau mahasiswa,
dengan memiliki pendapatan per bulan Rp 750.000 – Rp
Penelitian Hasil dari analisis kepuasan pelanggan, IKP
1.500.000.ini bertujuan untuk mengetahui dan
menganalisa: (1) hubungan kualitas pelayanan dalam
hubungannya dengan kepuasan konsumen pada
Glondong motor Yogyakarta, (2) dimensi kualitas
pelayanan yang paling dominan memiliki hubungan
dengan kepuasan konsumen dalam pelayanan
Glondong motor Yogyakarta, (3) apakah terdapat
perbedaan antara kepuasan konsumen ditinjau dari profil
konsumen. Metode pengambilan sampel digunakan
adalah purposive sampling. Responden dalam penelitian
ini adalah konsumen Glondong motor Yogyakarta.
Sampel yang diambil dalam penelitian ini diambil
sebanyak 30 responden. Metode analisis data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasi
rank spearman untuk mengetahui hubungan kualitas
pelayanan dengan kepuasan konsumen dan analisis chi
square untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan
kepuasan konsumen ditinjau dari profil responden. Di
dalam penelitian ini ada beberapa dimensi kualitas
pelayanan yang dianalisis yaitu: dimensi bukti langsung
(tangibles), dimensi kehandalan (reliability), dimensi
daya tanggap (responsiveness), dimensi jaminan
(assurance), dimensi empati (emphaty) yang mana
kelima dimensi kualitas pelayanan ini menjadi acuan
penelitian bagi penulis terhadap kepuasan konsumen di
Dalam setiap bulan seorang wanita tidak bisa luput dari
penggunaan produk-produk pembalut wanita. Jenis
produk yang ditawarkanpun bervariasi mulai pembalut
wanita untuk jenis pantiliner maupun khusus datang
bulan. Untuk pembalut wanita yang khusus untuk datang
bulan produsen banyak melakukan inovasi pada
produknya yakni berdasarkan bentuk dan daya serap.
Berdasarkan bentuk inovasi yang dilakukan berupa non
wings dan wings sedangkan yang berdasarkan daya
serap; regular, maxi dan double safequare. Seiring
dengan pesatnya pertumbuhan dunia usaha
menyebabkan persaingan untuk produk yang sejenispun
makin tinggi, ini terbukti dengan banyaknya merek-
merek pembalut wanita yang menawarkan produknya
kepasar. Misalnya saja (Charm, Kotek, Hers Protek,
Whisper dan lain-lain). Disini kita akan mengkhususkan
diri dengan mengamati produk pembalut wanita khusus
haid, dimana sasaran konsumennya adalah wanita,
karena para produsen beranggapan bahwa :
"perempuan cenderung punya tradisi konsumtif yang
tinggi, yang menentukan arus uang ke luar dalam rumah
tangga." Dari itu perempuan dijadikan objek bulan-
bulanan penawaran produk (Lusiana A. Lubis, MA, 2005:
1). Banyaknya persaingan usaha sejenis, menyebabkan
produsen pembalut wanita selalu mencoba mengaet
Dalam era globalisasi sekarang ini perusahaan jasa
yang ingin tetap bertahan dan sukses, haruslah
berusaha agar dapat selalu berkembang dan memilih
strategi yang tepat untuk menghadapi pesaing.
Perusahaan jasa yang ingin tetap bertahan dan bersaing
dituntut untuk memberikan kualitas pelayanan yang
sesuai atau lebih dari harapan pelanggan. Pelayanan
jasa oleh perusahaan mungkin dapat mengalami
kegagalan apabila perusahaan tidak mengetahui bentuk
layanan yang sebenarnya diinginkan pelanggan.
Penelitian ini untuk menguji dampak dari kualitas
pelayanan terhadap niat membeli yang dimediasi oleh
nilai pelayanan. Penelitian ini dilakukan kepada 200
responden dan tempat penelitian di PT. Kharisma
Mataram Jaya Gemilang pada bulan Maret 2005. Obyek
dari penelitian ini adalah konsumen yang menggunakan
jasa pada perusahaan PT. Kharisma Mataram Jaya
Gemilang Yogyakarta. Alat analisis yang digunakan
dalam penelitian ini adalah SEM. Dari hasil analisis
diketahui bahwa tidak ada pengaruh kualitas pelayanan
terhadap nilai pelayanan sedangkan nilai pelayanan
berpengaruh terhadap niat membeli. Peningkatan
kualitas pelayanan sangat penting untuk menciptakan
persepsi bagi pelanggan, bahwa kualitas pelayanan
yang diberikan oleh perusahaan sesuai atau bahkan
Dalam era globalisasi seperti sekarang ini, kebutuhan
untuk mendapatkan informasi semakin hari semakin
mengalami suatu peningkatan yang pesat. Dalam hal ini
yang menjadi media untuk mendapatkan sebuah
informasi adalah internet, internet diperkirakan mulai
masuk ke indonesia pada tahun 90-an yang kemudian
mendapat respon yang positif dari masyarakat
Indonesia. Belakangan ini di Yogyakarta mulai banyak
bermunculan bisnis warnet. Hal tersebut dilakukan
sebagai respon terhadap kebutuhan masyarakat
Yogyakarta yang sebagian besarnya adalah mahasiswa
dan mahasiswi untuk mendapatkan informasi,
mengerjakan tugas kuliah, dan sebagainya. Berdasar
pada data AWARI (Asosiasi Warung Internet Indonesia)
menjelaskan bahwa jumlah warnet yang ada di
Yogyakarta sekitar 412 unit, sehingga hal ini nantinya
akan memberi dampak terhadap tingkat persaingan
yang ketat untuk bisnis warnet di Yogyakarta, pada
keadaan seperti inilah penentuan lokasi bisnis serta
bentuk pelayanan yang nantinya akan diberikan
mempunyai andil terhadap kesuksesan bisnis yang
dijalankan. Dan dalam hal ini adalah bisnis warung
internet (warnet). Adapun tujuan dilakukannya penelitian
ini, yakni (1) Menganalisis pemilihan lokasi yang
mempengaruhi kesuksesan bisnis warnet di Yogyakarta,
(2) Menganalisis atribut pelayanan yang mempengaruhi
kesuksesan bisnis warnet di Yogyakarta. Penelitian
Dunia usaha saat ini sangatlah luas, banyak
bermunculan perusahaanperusahaan pada saat ini yang
bersaing secara ketat untuk memberikan kepuasan
kepada konsumennya. Banyak sekali produk-produk
yang ditawarkan pada setiap konsumennya dengan
berbagai macam atribut-atribut. Produk dan jasa
sangatlah erat kaitannya, karena produk adalah barang
yang diberikan atau ditawarkan pada konsumen
sehingga konsumen tertarik untuk mencobanya,
sedangkan jasa adalah alat penyalur atau pembantu
untuk mempromosikan produk agar produk dikenal di
pasaran. Pelayanan merupakan salah satu jasa
pendukung produk untuk tempat penyampaian harapan
pelanggan. Restaurant merupakan tempat di mana
orang menggunakan atau memakai barang dan jasa
yang berupa produk makanan yang ditawarkan oleh
pihak yang bersangkutan. Konsumen akan setia
terhadap produk atau jasa apabila produk tersebut dapat
memberikan kepuasan yang sesuai dengan keinginan
atau harapan konsumen. Dengan melihat di atas, maka
penulis meneliti analisis kepuasan pelanggan Thai
Express di kota Yogyakarta. Penulis ingin mengetahui
bagaimana profil konsumen terhadap produk dan jasa
yang diberikan oleh Restaurant Thai Express di
Yogyakarta. Bagaimana tingkat kepuasan konsumen
terhadap kualitas produk Restaurant Thai Express
Dalam kondisi persaingan usaha yang semakin ketat
saat ini perusahaan perlu memanfaatkan sumber
dayanya dengan optimal, termasuk berusaha
menciptakan atau melakukan rekayasa yang dapat
mempengaruhi persepsi konsumen, misalnya melalui
citra merek produknya. Merek sebenarnya merupakan
janji penjual untuk secara konsisten memberikan
tampilan, manfaat dan jasa tertentu kepada pembeli,
dan karena itu keahlian paling utama dari pemasar
adalah kemampuanya untuk menciptakan, memelihara,
melindungi, dan meningkatkan merek. Perusahaan yang
mempunyai citra merek yang kuat mempunyai alternatif
untuk bersaing pada tingkat harga dan spesifikasi
produk. Dengan memiliki citra merek yang kuat
perusahaan dapat tetap bersaing, merebut dan bahkan
memenangkan persaingan pasar. Adapun yang menjadi
tujuan penelitian ini untuk mengetahui semua asosiasi
merek handphone Nokia, Samsung, dan Motorola
mempunyai proporsi jawaban “Ya” yang sama.
Kemudian berdasarkan hasil analisis disimpulkan ada
asosiasi merek untuk masing-masing handphone merek
Nokia, Samsung, atau Motorola ini adalah semua
asosiasi merek handphone (Nokia, Samsung, atau
Motorola) mempunyai proporsi jawaban “Ya yang sama.
Asosiasi merek merupakan dasar untuk kualitas
pembentukan citra merek dan ekuitas merek Bagi
Penulis tertarik mengambil obyek tempat keluarga NAV
dan Happy Puppy untuk dijadikan tugas akhir. Tempat
karaoke keluarga NAV dan Happy Puppy ini bukan
merupakan tempat karaoke keluarga pertama di
Yogyakarta, sebelumnya telah banyak tempat karaoke
yang ada di Yogyakarta. Tetapi yang ditawarkan oleh
tempat karaoke keluarga NAV dan Happy Puppy ini
beda dengan tempat karaoke lainnya. Kedua tempat
keluarga ini lebih mengunggulkan kualitas lagu dan
suara yang tidak dimiliki oleh tempat karaoke lainnya.
Tempat karaoke keluarga NAV dan Happy Puppy ini
ingin membuktikan bahwa tempat karaoke tidak selalu
identik dengan tempat karaoke yang biasa dipandang
orang negatif. Dalam kegiatannya sehari-hari tempat
karaoke keluarga NAV dan Happy Puppy ini selalu
mempunyai inovasi-inovasi agar perusahaan mereka
maju dan tidak kalahbersaing dengan tempat karaoke
lainnya. Salah satu yang membuktikan jika perusahaan
itu eksis dan tidak kalah bersaing dengan tempat lain
adalah melalui pengukuran kepuasan konsumen. Tidak
cukup hanya mengukur kepuasan konsumen pada
tempat karaoke keluarga NAV dan Happy Puppy, karena
kedua ini merupakan tempat karaoke yang paling
diminati oleh masyarkat Yogyakarta, maka dari itu
penulis ingin membandingkan diantara kedua tempat
karaoke keluarga ini.Maka dari itu penulis mengambil
Penelitian ini menguji pengaruh kemampuan dan
motivasi kerja perawat terhadap pelaksanaan kualitas
pelayanan kesehatan pada Rumah Sakit Bethesda
Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui dan menganalisis pengaruh kemampuan
dan motivasi kerja perawat secara simultan (bersama –
sama) dan parsial (masing – masing) terhadap
pelaksanaan kualitas pelayanan kesehatan. Setiap
rumah sakit ingin berhasil mewujudkan tujuannya, antara
lain menginginkan agar usahanya dapat bertahan dan
berkembang, dapat meningkatkan kualitas pelayanan
kesehatan. Tujuan rumah sakit ini dapat dicapai dengan
adanya peran serta sumber daya manusia (perawat)
didalamnya. Masalah kemampuan an motivasi kerja
perawat adalah alasan utama bagi rumah sakit untuk
dapat meningkatakan kualitas pelayanan kesehatan.
Oleh karena itu para pimpinan rumah sakit harus
memberikan perhatian kepada perawatnya agar dapat
meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan Penelitian
ini dilakukan di Rumah Sakit Bethesda Jl. Jendral
Sudirman No 70 Yogyakarta. Pengambilan sampel
dilakukan dengan membagikan kuesioner kepada 50
orang perawat sebagai responden. Kuesioner yang
dibagikan berisi tentang profil responden, tanggapan
mengenai variabel kemampuan, variabel motivasi kerja,
dan variabel pelaksanaan kualitas pelayanan kesehatan.
Di dunia modern sekarang ini persaingan dalam industri
otomotif yaitu motor semakin ketat. Banyak sekali
produk motor yang dipasarkan di Indonesia dalam
berbagai jenis merek. Dengan adanya berbagai macam
jenis merek yang ditawarkan kepada konsumen akan
mempengaruhi pikiran konsumen untuk mencoba
membeli atau beralih ke merek yang lain. Merek
memegang peranan yang sangat penting karena dengan
adanya merek itu nantinya akan menciptakan image
dalam benak konsumen terhadap produk yang akan
dibelinya.Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis
pengaruh faktor pengalaman sebelumnya, pengetahuan
produk, dan pencarian media terhadap pembentukan
ukuran himpunan pertimbangan konsumen dalam
pembelian produk motor, menganalisis pengaruh
kepuasan konsumen terhadap perilaku beralih merek
konsumen alam pembelian produk motor, menganalisis
pengaruh ukuran himpunan pertimbangan pada perilaku
beralih merek konsumen dalam pembelian produk
motor, dan menganalisis pengaruh pencarian pengecer
pada perilaku beralih merek konsumen dalam pembelian
produk motor.
Dalam penelitian ini jumlah data yang berhasil
dikumpulkan melalui kuesioner adalah sebanyak 248
data. Metode pengambilan data dalam penelitian ini
menggunakan purposive sampling, uji hipotesis
menggunakan Structural Equation Modeling (SEM).
Kesadaran merek merupakan salah satu keputusan
pemasaran yang penting, merek yang telah memiliki
brand yang baik dimata konsumen akan menjadi daya
tarik yang kuat bagi konsumen untuk mengkonsumsi
suatu produk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
hubungan Brand Awareness (kesadaran merek)
terhadap loyalitas konsumen pada tiga produk Low
Involvement yaitu pada produk mie instant “INDOMIE”,
produk air minum kemasan “AQUA”, dan produk pasta
gigi “PEPSODENT. Pengumpulan data dengan data
primer melalui penyebaran kuesioner kepada 100 orang
responden, yang kemudian setelah melalui pengujian
validitas, reliabilitas dilakukan analisis. Statistik deskriptif
untuk mengukur tingkat kesadaran konsumen terhadap
produk Low Involvement yang didasarkan level yang
terdapat pada Brand Awareness dari level Recognition,
Recall, sampai Top of Mind, dan pada loyalitas
konsumen dari level Afektif, Konatif, sampai Tindakan.
Manova dengan analisis korelasi kanonikal untuk melihat
hubungan kesadaran merek terhadap loyalitas
konsumen. Hasil dari analisis statistik tersebut adalah
sebagai berikut: pertama, analisis deskriptif
membuktikan bahwa produk yang diteliti memiliki brand
dan loyalitas yang baik karena konsumen sudah
menyadari dan menggunakan merek produk tersebut.
Kedua, analisis korelasi kanonikal membuktikan adanya
Diversitas adalah keanekaragaman. Dalam penelitian ini,
praktik diversitas terdapat beberapa variabel yaitu
praktik manajemen, kebijaksanaan, administrasi dan
pelatihan & pengembangan. Keempat variabel tersebut
diperkirakan memiliki hubungan dengan mempengaruhi
kesuksesan karier wanita bekerja. Praktik diversitas
dalam perusahaan diharapkan dapat meningkatkan
kreatifitas pegawai dan efektifitas karier pegawai.
Perkembangan jaman membuat perubahan dalam dunia
kerja, yang menjadikan semakin banyaknya wanita yang
memasuki dunia kerja dan kebutuhan sumber daya yang
berubah dalam perusahaan. Untuk itu manajemen
berbijaksana mengadakan praktik diversitas dalam
organisasi untuk menghadapi perubahan yang terjadi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
praktik diversitas terhadap kesuksesan karier wanita.
Penelitian ini dilakukan kepada pegawai wanita
Universitas Kristen Duta Wacana dan CV.Computa.
Kriteria yang digunakan adalah pegawai wanita yang
bekerja di organisasi dan perusahaan lebih dari satu
tahun, dengan jumlah responden sebanyak 50 orang.
Sebelum melakukan pengukuran hubungan variabel,
dilakukan analisis prosentase terlebih dahulu dan
dilajutkan dengan uji validitas berdasarkan Correlationi
Spearman Brown dan uji reliabilitas berdasarkan
Bidang Apotek merupakan salah satu bidang yang
paling menonjolkan kesehatan disamping aspek-aspek
lainnya. Kebutuhan konsumen akan kesehatan semakin
tinggi berdampak pada persaingan dalam industri
kesehatan yang semakin tajam. Terutama masyarakat
perkotaan, sebuah Apotek sangatlah penting. Apotek
merupakan sarana dimana orang dapat membeli obat
maupun suplemen baik itu dari dokter maupun tidak.
Apotek Melia merupakan salah satunya Apotek yang
ada di kota Yogyakarta. Apotek ini menyediakan
berbagai macam obat baik itu obat dalam (resep),
maupun obat luar (bebas). Dilihat dari banyaknya atribut
yang digunakan oleh Apotek-apotek yang ada di kota
Yogyakarta, menyebabkan kondisi persaingan yang
tinggi dalam menarik konsumen. Oleh karena itu penulis
mengambil judul “Analisis Faktor- Faktor yang
Mempengaruhi Konsumen dalam Pembelian Obat di
Apotek Melia Yogyakarta”. Penelitian ini menggunakan
Factor Analysis untuk mengetahui faktor-faktor
apakah yang paling mempengaruhi konsumen dalam
pembelian obat di Apotek Melia Yogyakarta, dengan
menggunakan 100 responden. Sebelum dianalisis lebih
lanjut, terlebih dahulu diuji Analisis Validitas dan
Reliabilitas. Penelitian ini juga menggunakan Analisis
Tujuan dari untuk mengetahui profil konsumen yang
Prosentase penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap
konsumen terhadap jasa Kirana Health Club Jogjakarta
Plaza Hotel beserta profilnya dan apakah ada perbedaan
sikap konsumen berdasarkan karakteristiknya.
Disamping itu, dengan persaingan yang semakin ketat di
dunia bisnis, membuat setiap perusahaan yang ada di
tuntut untuk mampu menetapkan strategi yang tepat
dalam memenuhi keinginan dan kebutuhan
konsumennya agar tercapai suatu kepuasan. Di sini
perusahaan Kirana Health Club Jogjakarta Plaza Hotel
menyediakan suatu penawaran atribut- atribut kepada
konsumennya agar mereka dapat merasa puas. Untuk
mengetahui apakah tiap-tiap atribut itu dapat memenuhi
kebutuhan dan keinginan konsumen, maka perusahaan
dapat menganilisis sikap konsumen terhadap tiap-tiap
atribut yang ditawarkan. Salah satu strategi pemasaran
yang dapat diterapkan untuk mempertahankan
konsumen dan meningkatkan penjualan, adalah dengan
alat strategi pemasaran marketing Mix atau bauran
pemasaran. Sesuai dengan perusahaan yang penulis
teliti yaitu pada bidang perusahaan jasa maka di sini
akan dibahas marketing mix jasa, yang terdiri dari:
produk, harga, place (lokasi), promosi, people, process,
customer service. Menganalisis sikap konsumen
merupakan salah satu prinsip utama yang mendukung
pengembangan strategi pemasaran suatu perusahaan.
This research is based on many previous researches,
which try to examine the interdependence relationship
between firm’s financial policies and firm’s risk. To be
specific, this research examined the interdependence
relationship amongst unsystematic risk, systematic risk,
debt policy and dividend policy. With the research
framework explained, the research model is orderly
made using four endogenous variables, which are:
unsystematic risk, systematic risk, debt policy and
dividend policy, and two firm characteristic as control
variables which are : return on assets (ROA) and fixed
effect ratio (FASSETS). Using the purposive random
sampling method, the data was taken from companies
listed on the Jakarta Stock Exchange between 2000-
2004. The data, subsequently analyzed using the Two
Stage Least Square (2SLS) Method. The results show
that the interdependence relationship obviously emerges
from the three variables, which are: unsystematic risk,
debt policy and dividend policy, while systematic risk
doesn’t demonstrate any interdependence relationship
with unsystematic risk, debt policy and dividend policy.
These results also indicate the existing of investor’s
rationalism in Indonesia during the economic crisis.
Keyword: unsystematicmendukung kepercayaan policy
Salah satu faktor yang risk, systematic risk, debt
pemodal terhadap pasar modal adalah persepsi mereka
akan kewajaran harga sekuritas (saham). Semakin tepat
dan cepat informasi sampai kepada calon pemodal dan
dicerminkan pada harga saham, maka pasar modal yang
bersangkutan semakin efisien. Pengeluaran modal yang
akan dilakukan oleh perusahaan memberikan signal
positif bagi investor, karena pengeluaran modal yang
dilakukan dengan menggunakan aliran kas bebas akan
memberikan respon yang bervariasi bagi investor. Bagi
investor mendapatkan dividen sangat diharapkan dari
suatu investasi, sedangkan bagi manajemen melakukan
investasi baru guna memaksimumkan nilai perusahaan
akan meningkatkan nilai dari perusahaan tersebut.
Penelitian ini dilakukan untuk meneliti Pengaruh
Pengeluaran Modal dan
Aliran Kas Bebas Terhadap Earnings Response
Coefficients (ERC) secara parsial maupun secara
simultan. Hasil penelitian membuktikan bahwa
perubahan Pengeluaran Modal (PPM), dan perubahan
Aliran Kas Bebas (PAKB), dan Moderasi Aliran Kas
Bebas (MAKB) terhadap pengeluaran modal tidak
berpengaruh secara parsial terhadap Earnings
Response Coefficients (ERC), sedangkan secara
simultan ke-tiga variabel tersebut tidak berpengaruh
terhadap Earnings Response Coefficients (ERC). Hasil
dari penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat
Penelitian ini ingin mengetahui tingkat kepuasan
mahasiswa terhadap kondom merek Sutra Fiesta di
Yogyakarta. Peneliti ingin meneliti judul tersebut dengan
alasan ingin melihat bagaimana tingkat kepuasan
mahasiswa terhadap kondom khususnya kondom merek
Sutra Fiesta. Kepuasan konsumen (mahasiswa) dapat
membawa dua dampak yaitu dampak yang baik bagi
perusahaan di mana, perusahaan dapat lebih
meningkatkan kualitas dan menambah inovasi
produknya guna memenuhi kebutuhan dan keinginan
konsumen dan dampak yang buruk di mana jika
perusahaan tidak dapat melihat sejauh mana kepuasan
konsumen terhadap produk yang di produksi maka,
perusahaan dapat kehilangan konsumen bahkan
bangkrut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap
kondom merek Sutra Fiesta dan juga apakah atribut
(kenyamanan, harga, lokasi, jenis dan kemasan)
memiliki peranan dalam memilih kondom merek Sutra
Fiesta.
Dalam penelitian ini menggunakan kuesioner untuk
mengetahui sejauh mana atribut-atribut mempengaruhi
konsumen dalam memilih kondom merek SutraFiesta,
analisis prosentase, dan juga analisis chi square. Hasil
penelitian ini menunjukan bahwa kepuasan konsumen
ada pada skala
The main objective of this paper is to provide empirical
evidence of the effect of macro economic factors on
stock returns in multinational corporations. This study is
focused on multinational corporations because of their
specific characteristics which always reluctant to macro
economic factors, especially foreign currency changes.
This reluctantly, therefore trigerred stock price changes.
The sample was taken by using non-probability random
sampling in 2000-2004 year and resulted 35 companies
which are consequent with categories. The data were
analyzed sing pooled least squares. The independent
variables for the model were inflation, grossdomestic
product and currency exchange rates. Dependent
variable for the model was daily abnormal returns
accumulated during a year (CAR). The paper provides
evidence that inflation factor positively correlated to
returns, gross domestic product negatively affect to
returns and exchange rates failed to prove it’s correlation
to stock returns. Key words: inflation, gross domestic
product, exchange rates and stock returns
Dewasa ini persaingan dunia usaha sangat tinggi. Hal ini
dapat dilihat dari semakin banyaknya produk-produk
yang dipasarkan guna memenuhi kebutuhan konsumen.
Karena semakin banyak produk yang dipasarkan, ini
mempermudah bagi konsumen untuk memilih produk
yang mereka inginkan. Ada macam-macam saluran
pesan, antara lain melalui media pers, radio, televisi, dan
lain-lain. Salah satu media yang paling diminati oleh
perusahaan dalam mengiklankan produknya yaitu
melalui media audio visual atau televisi. Walaupun biaya
yang dikeluarkan relatif besar, media televisi dianggap
memiliki keunggulan yaitu bersifat audio, visual, emotion,
prestisius dan kemampuan yang kuat untuk
mempengaruhi khalayak. Oleh karena itu penulis
meneliti tentang tanggapan konsumen pada iklan di
media televisi. Pada kesempatan ini penulis
memfokuskan pada salah satu merek dagang yang
terkenal yang diiklankan di televisi yaitu Nescafe Classic.
Sedangkan atribut yang mempengaruhi adalah endoser,
alur cerita, kemasan, slogan,dan jingles. Untuk
memperoleh data, penulis melakukan penelitian dengan
menyebarkan keusioner yang diberikan kepada para
konsumen dengan jumlah 80 responden. Setelah data
diperoleh, penulis mengolah data tersebut dengan
menggunakan alat (VCO) is one of healthy food which
Virgin Coconut Oil
are many home industries produced it. One of the kind
brand is VCO KLENO. VCO KLENO is a new product
that was produced by small factory in Purworejo.,
Central Java. Consumer association is one of
importance factor for people to know KLENO as a VCO
branding. I interest to test the brand knowledge through
various attribute of KLENO as a new brand of VCO. The
brand knowledge have an important role because it’s
differentiating a product with the other product. Product
is easy imitated, but brand knowledge which record in
consumers morrow could not be imitated. Without
positive and strong brand knowledge, it is very difficult
for company to draw the newly, maintaining costumers
and also to set a high price. Brand knowledge is
conceptualized as consisting of a brand node in memory
to which a variety association are linked. The relevant
dimensions that distinguish brand knowledge an effect
consumer response are the brand recall; brand
recognition; the type, favourability, strength, and
uniqueness of the brand association in consumer
memory. In this research the writer use Structural
Equation Modelling (SEM) which is a multivariate
techniques combining aspect of multiple regression and
Dalam penelitian ini penulis mengangkat masalah
pengaruh ownership retention dan IPO pricing terhadap
nilai perusahaan. Penelitian dilakukan pada perusahaan-
perusahaan yang baru melakukan go public di Indonesia
pada tahun 2000-2005. Dalam penelitian ini IPO pricing
dibedakan menjadi dua macam, yaitu IPO pricing yang
sudah disesuaikan dengan return pasar dan IPO pricing
yang belum disesuaikan dengan return pasar. Data yang
akan dianalisis bersifat cross section dengan jumlah
sampel sebanyak 97 perusahaan. Hasil analisis
menunjukkan bahwa adanya pengaruh ownership
retention dan IPO pricing terhadap nilai perusahaan.
Keywords : Initial public offerings (IPO), ownership
retention, IPO pricing.



Tidak ada abstraksi



Industri telepon seluler mengalami pertumbuhan yang
cukup pesat di Indonesia. Ini menjadi hal menarik untuk
dicermati, mengingat Indonesia juga merupakan pasar
yang potensial bagi industri telepon seluler.
Perkembangan pemakaian telepon seluler ini menjadi
suatu kebutuhan bagi masyarakat Indonesia, padahal
waktu pertama kali teknologi ini di perkenalkan, telepon
seluler masih dianggap sebagai barang mewah. Telepon
seluler pada perkembangannya menjadi alat komunikasi
yang begitu populer. Banyak perusahaan yang
kemudian berlomba-lomba menciptakan berbagai model
dan jenis telepon seluler. Nokia sebagai pemimpin pasar
telepon seluler di Indonesia pada akhirnya harus
menghadapi persaingan yang jelas-jelas bisa
mengancam posisinya sebagai market leader. Berbagai
perusahaan mencoba merambah kedalam bisnis ini,
mulai Samsung, Siemens, LG, bahkan Ben-Q pun ikut
meramaikan persaingan ini. Pada tahun 2001 dua buah
perusahaan terkemuka didunia, yaitu Ericsson dari
Swedia dan Sony dari Jepang bergabung membentuk
perusahaan baru menjadi Sony Ericsson. Sejak saat itu,
perlahan tapi pasti Sony Ericsson mulai
memperkenalkan banyak produk-produk barunya,
sehingga pada akhirnya Sony Ericsson dalam penjualan
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh
iklan televisi terhadap minat beli konsumen dan untuk
mengetahui perbedaan minat konsumen dilihat dari profil
konsumen. Penelitian menggunakan kuesioner dan
dilakukan di kota Yogyakarta. Objek penelitian yang
digunakan masyarakat umum yang pernah melihat iklan
teh sosro di televisi. Contoh penelitian dipilih dengan
metode purposive sampling yaitu dimana pengambilan
elemen-elemen yang dimasukkan dalam sampel
dilakukan dengan sengaja, dengan catatan bahwa
sampel tersebut mewakili populasi yaitu responden yang
diminta pendapatnya mengenai iklan teh sosro yang
ditayangkan di televisi. Metode analisis data yang
digunakan yaitu analisis AIDA dan Chi-square. Dari hasil
data yang diolah menggunakan AIDA menunjukkan
bahwa iklan televisi cukup efektif mempengaruhi minat
beli konsumen, karena pada tahapan AIDA terutama
pada tahap action menunjukkan prosentase sebesar
78,46% sedangkan suatu iklan dikatakan efektif apabila
mencapai prosentase sebesar 60% dari total jumlah
responden. Untuk hasil analisis menggunakan metoda
Chi Square menyimpulkan bahwa jika ditinjau dari profil:
gender, usia, pekerjaan, dan pendidikan tidak ada
perbedaan minat konsumen terhadap teh sosro. Tetapi
Perkembangan kondisi pasar menunjukkan ada
untuk penghasilan konsumen yang sangat kompetitif
mendorong perusahaan untuk lebih berkonsentrasi
penuh dalam membuat strategi dalam
menawarkan dan memasarkan produk mereka. Salah
satu sarana strategi yang digunakan oleh perusahaan
dalam menawarkan produk mereka untuk menarik minat
konsumen akan produk yaitu melalui iklan . Iklan dapat
mempengaruhi pemilihan merek yaitu dapat
meningkatkan probabilitas bahwa konsumen akan
berganti merek; dapat membujuk konsumen untuk tetap
menggunakan merek yang sama; atau tidak
berpengaruh pada pilihan kemungkinan-kenungkinan.
Apabila konsumen memiliki pengalaman yang positif
dengan pengunaan produk tertentu yang diiklankan
akan menciptakan pembelian ulang daripada tahap
selanjutnya akan terciptanya loyalitas terhadap merek
tertentu. Berangkat dari latar belakang diatas maka
penulis ingin meneliti tentang “Pengaruh Advertising dan
Previous Purchase Terhadap Current Purchase Pada
Sabun Lux. Untuk memperoleh data pada penelitian ini,
maka penulis menyebarkan kuesioner kepada sebanyak
100 responden yang merupakan konsumen produk
Sabun Lux atau semua yang pernah membeli Sabun
Lux. Analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis
adalah analisis regresi berganda dan analisis korelasi
product moment. Berdasarkan hasil uji regresi, didapat
Persaingan ketat antar mie instan akan berdampak pada
loyalitas konsumen yang akan mempengaruhi apakah
konsumen akan loyal atau tidak terhadap produk
tersebut. Dikatakan loyal apabila konsumen tetap
melakukan pembelian terhadap salah satu produk
tersebut, dan sebaliknya konsumen yang tidak loyal
akan mencoba mengkonsumsi mie instan yang satu ke
mie instan yang lainnya. Perubahan loyalitas bisa selalu
terjadi karena konsumen selalu mencari alternatif yang
terbaik dan paling menguntungkan diantara alternatif
lainnya. Jika dipasaran banyak ditemukan produk yang
sejenis, maka konsumen dihadapkan pada banyak
pilihan sehingga memungkinkan konsumen berkeinginan
untuk mencoba mengkonsumsi produk lain. Penelitian
yang berjudul "Analisis Brand Loyality Mie Instan
Terhadap Repeat Purchase Dan Trying Other Brand Di
Kotamadya Yogyakarta" diteliti dengan mengukur lima
dimensi brand loyality, yaitu dimensi switcher, habitual
behavior, satrisfied buyer, commited buyer. Penelitian ini
mengambil 200 responden. Pada penelitian ini
dikemukan 12 hipotesis yang harus dijawab. Analisis
yang digunakan untuk menjaweab hipotesis ini adalah
analisis regresi berganda. Berdasarkan hasilnya (hasil
uji regresi), didapat hasil bahwa variabel switcher, habital
Beraneka ragamnya merek deodorant saat ini
memberikan kesempatan bagi konsumen untuk dapat
melakukan perpindahan merek. Perpindahan merek
yang dilakukan oleh konsumen didorong dengan
berbagai alasan, antara lain ketidakpuasan konsumen
terhadap suatu merek produk, selain itu karekteristik
kategori produk yang dapat dilihat dari fitur hedonis,
keterlibatan, kekuatan preferensi, dan perbedaan
persepsi juga menjadi suatu alasan yang mendorong
konsumen untuk melakukan perpindahan merek
deodorant. Selanjutnya, kebutuhan untuk mencari variasi
yang dilakukan konsumen juga sebagai akibat dari
beragamnya jenis merek, yang pada akhirnya menjadi
motivasi tersendiri bagi konsumen untuk melakukan
perpindahan merek. Tujuan dari penelitian yan dilakukan
oleh penulis yakni untuk mengetahui pengaruh
ketidakpuasan konsumen, karakteristik kategori produk
dan kebutuhan mencari variasi terhadap keputusan
perpindahan merek deodorant, serta untuk mengetahui
faktor manakah yang paling berpengaruh terhadap
keputusan perpindahan merek deodorant di Daerah
Istimewa Yogyakarta. Penelitian dilakukan pada bulan
Mei 2006. Teknik pengumpulan data yang digunakan
yakni melalui kuesioner. Populasi dari penelitian ini
adalah anak usia remaja (ABG) yang berusia 12-21
Media internet merupakan salah satu alat yang dapat
membantu setiap individu maupun kelompok dalam
memperoleh informasi yang selalu baru, kebutuhan
tersebut semakin terpenuhi dengan dibuatnya berbagai
macam situs yang dapat diakses untuk memudahkan
pencarian informasi. Kota Yogyakarta adalah kota
pelajar yang begitu banyak mahasiswa yang
membutuhkan informasi lewat media internet. Oleh
karena itu, banyak pengusaha yang berminat untuk
membuka usaha di bidang bisnis warnet tersebut. Salah
satu pendekatan yang digunakan adalah dengan
meningkatkan kualitas pelayanan. Tujuan dari
pendekatan ini adalah untuk memberikan kepuasaan
kepada konsumen. Kepuasaan konsumen merupakan
salah satu faktor yang sangat penting untuk dapat
bersaing. Tujuan penelitian yang dilakukan oleh penulis
ialah untuk mengetahui sikap konsumen pada warnet
Tree House di Yogyakarta. Untuk mencapai tujuan
tersebut maka metode analisis data yang digunakan
adalah analisis prosentase untuk mengetahui profil
pelanggan dan analisis IKP (indeks kepuasan
konsumen) untuk mengetahui tingkat kepuasan
konsumen. Kesimpulan yang didapat bahwa konsumen
Warnet Tree House mayoritas ialah wanita dengan usia
18 - 23 tahun, berpendidikan perguruan Tinggi,
pekerjaan sebagai Mahasiswa/pelajar dengan
Tidak ada abstraksi
Perilaku disfungsional seorang auditor dapat disebabkan
oleh berbagai faktor yang berada dalam lingkup kerja
auditor tersebut. Penelitian ini mengkaji pengaruh
variabel Tekanan Ketaatan dan variabel Tekanan
Kesesuaian terhadap respon novice accountant dengan
dimoderasi oleh variabel Komitmen Profesional.
Tekanan Ketaatan muncul dari individu yang mempunyai
posisi otorita. Sedangkan Tekanan Kesesuaian lebih
disebabkan dari adaptasi dalam lingkungan kerja
akuntan. Keberadaan variabel Komitmen Profesional
memoderasi pengaruh kedua variabel yang telah
disebutkan sehingga diharapkan dapat mengatasi
fenomena tekanan ketaatan dan tekanan kesesuaian.
Pada penelitian ini novice accountant diwakili oleh para
mahasiswa Program Profesi Akuntan Fakultas Ekonomi
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Pemilihan
tersebut sejalan dengan definisi novice accountant yang
dikemukakan oleh Abdullah (2002) yaitu akuntan muda
yang baru saja menyelesaikan pendidikan sarjana
akuntansi, dan masih terbatas pengalaman melakukan
auditing. Alat utama pengumpulan data penelitian adalah
kuesioner. Pengujian hipotesis dilakukan dengan
Moderated Regression Analysis (MRA). Dengan tingkat
signifikansi lima persen, hasil MRA menunjukkan bahwa
variabel moderasi Komitmen Profesional secara statistik
tidak signifikan mempengaruhi hubungan variabel
Penelitian ini mengukur konsekuensi brand equity
terhadap customer loyalty yang diuji melalui brand
awareness, brand loyalty, dan perceived quality, serta
mengukur variabel terkuat antara brand awareness,
brand loyalty, dan perceived quality dalam membentuk
brand equity. Hasil pengukuran membuktikan bahwa
brand equity terbukti berpengaruh positif dan signifikan
terhadap customer loyalty. Pengukuran ini juga
membuktikan bahwa variabel perceived quality paling
kuat membentuk brand equity. Kata Kunci: Brand
Awareness, Brand Loyalty, Perceived Quality, Brand
Equity, Customer Loyalty.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
apakah ada tidaknya pengaruh dukungan organisasi dan
pengembangan karyawan terhadap komitmen organisasi
yang meliputi komitmen afektif, komitmen kontinuan,
komitmen normatif di Perusahaan Plastik Bintang Fajar
Sukoharjo. Penelitian ini dilaksanakan di Perusahaan
Plastik Bintang Fajar Sukoharjo yang beralamat di
Telukan Km. 7 Grogol, Sukoharjo. Metode pengumpulan
data yang dilakukan yaitu, dengan wawancara,
observasi, sampel dan kuesioner sebagai alat
pengumpul data yang paling utama. Penulis
menggunakan metode analisis prosentase dan analisis
Structural Equation Model (SEM) untuk menguji
hipotesis penelitian. Penelitian ini mengambil sebanyak
180 responden yang dipilih secara purposive random
sampling. Hasil penelitian dari analisis prosentase
menunjukkan bahwa karyawan yang bekerja di
Perusahaan Plastik Bintang Fajar Sukoharjo adalah
kebanyakan wanita dengan usia yang produktif yaitu
antara 21-30 tahun dengan tingkat pendidikan terakhir
adalah SMP dan jenis pekerjaan adalah bagian
operasional. Dari hasil analisis SEM dapat disimpulkan
bahwa dukungan organisasi dan pengembangan
karyawan mempengaruhi secara signifikan terhadap
komitmen afektif dan komitmen kontinuan. Sedangkan
dukungan organisasi dan pengembangan karyawan
mempengaruhi komitmen normatif namun tidak secara
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
apakah ada tidaknya pengaruh dukungan organisasi dan
pengembangan karyawan terhadap komitmen organisasi
yang meliputi komitmen afektif, komitmen kontinuan,
komitmen normatif di Perusahaan Plastik Bintang Fajar
Sukoharjo. Penelitian ini dilaksanakan di Perusahaan
Plastik Bintang Fajar Sukoharjo yang beralamat di
Telukan Km. 7 Grogol, Sukoharjo. Metode pengumpulan
data yang dilakukan yaitu, dengan wawancara,
observasi, sampel dan kuesioner sebagai alat
pengumpul data yang paling utama. Penulis
menggunakan metode analisis prosentase dan analisis
Structural Equation Model (SEM) untuk menguji
hipotesis penelitian. Penelitian ini mengambil sebanyak
180 responden yang dipilih secara purposive random
sampling. Hasil penelitian dari analisis prosentase
menunjukkan bahwa karyawan yang bekerja di
Perusahaan Plastik Bintang Fajar Sukoharjo adalah
kebanyakan wanita dengan usia yang produktif yaitu
antara 21-30 tahun dengan tingkat pendidikan terakhir
adalah SMP dan jenis pekerjaan adalah bagian
operasional. Dari hasil analisis SEM dapat disimpulkan
bahwa dukungan organisasi dan pengembangan
karyawan mempengaruhi secara signifikan terhadap
komitmen afektif dan komitmen kontinuan. Sedangkan
Tujuan yang hendak dan pengembangan karyawan
dukungan organisasi dicapai dalam penelitian adalah: (1)
untuk mengetahui kinerja dari atribut-atribut pelayanan
rumah makan Logawa, (2) untuk mengetahui indeks
kepuasan konsumen terhadap pelayanan yang diberikan
oleh rumah makan Logawa, (3) untuk mengetahui atribut-
atribut pelayanan yang masih memerlukan perhatian
untuk dilakukan perbaikan berdasarkan pendapat
responden/ konsumen. Metode analisis yang digunakan
adalah: analisis prosentase, analisis indeks kepuasan
pelanggan, dan analisis Prioritas Perbaikan (Priorities
For Improvement). Hasil analisis adalah sebagai berikut:
(1) kinerja atribut pelayanan di rumah makan Logawa
81,10% sehingga berdasarkan analisis data adalah baik;
(2) indeks kepuasan rumah makan Logawa sebesar
81.20%, sehingga kepuasan konsumen terhadap
pelayanan Rumah Makan Logawa Purwokerto adalah
tinggi dan konsumen merasa puas terhadap pelayanan
Rumah Makan Logawa Purwokerto jika dilihat melalui
sembilan atribut pelayanan, yaitu menu, kualitas (rasa)
produk, harga, keramahan karyawan, kecepatan
penyajian, kebersihan, tata ruang, kenyamanan, dan
keamanan; (3) dari sembilan atribut pelayanan Rumah
Makan Logawa Purwokerto, atribut menu dan kualitas
(rasa) masakan adalah atribut yang harus mendapatkan
prioritas utama untuk diperbaiki dan ditingkatkan
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menjelaskan
pengaruh dari Kepuasan Karyawan pada kompensasi
dan Komitmen Organisasi dalam hubungannya terhadap
Prestasi Kerja karyawan. Konsep Kepuasan Kompensasi
terdiri dari Kompensasi Materiil dan Non Materiil.
sedangkan Komitmen Organisasi terdiri dari tiga
variabel, yaitu Kesetiaan, Kebanggaan, dan Kemauan
Kerja. Sementara itu, konsep Prestasi Kerja dapat dilihat
dari Kecakapan karyawan dalam bekerja. Penelitian ini
menggunakan analisis Korelasi Rank Spearman yakni
untuk mengetahui hubungan antara variabel Kepuasan
Kompensasi dan Komitmen Organisasi terhadap
Prestasi Kerja karyawan. Pada dasarnya Kepuasan
Kompensasi dan Komitmen kerja karyawan hanya dapat
meningkatkan Kepuasan kerja karyawan namun belum
tentu dapat meningkatkan kinerja atau prestasi kerja
mereka, karena kinerja karyawan dapat berupa
kecakapan karyawan dalam bekerja yang dapat
menghasilkan kualitas dan kuantitas kerja mereka.
Meskipun Kompensasi bukan merupakan satu-satunya
faktor yang berdampak terhadap Prestasi Kerja
karyawan, akan tetapi diyakini bahwa Kompensasi
merupakan salah satu faktor penentu dalam
menimbulkan kepuasan kerja karyawan yang tentu saja
akan memberikan motivasi ( dorongan ) untuk
meningkatkan produktivitas kerja mereka. Jika seorang

Tidak ada abstraksi
Selain kekayaan yang dimiliki perusahan berupa barang
atau asset penting dalam menunjang terjadinya kegiatan
kerja di organisasi atau perusahaan tidak kala
pentingnya sumber daya manusia juga sangat perlu di
perhatikan. Manusia adalah salah satu faktor yang
penting dalam perusahaan dan merupakan asset yang
harus dikelola dengan baik oleh perusahaan untuk dapat
menghadapi tantangan-tantangan seiring dengan
perkembangan tekhnologi yang semakin maju dengan
pesat. Hal ini menunjukkan bagaimana pentingnya
keberadaan sumber daya manusia di suatu perusahaan
atau organisasi. Dengan kemampuan untuk
merumuskan visi dan misi perusahaan serta
kemampuan untuk memperoleh dan mengerahkan
sumber-sumber daya lainnya untuk menerapkan strategi
perusahaan dan mewujudkannya dan membuktikan
bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan
faktor penting yang dapat bertahan dan terus
berkembang dalam menghadapi persaingan global.
Tantangan yang dihadapi perusahaan dan organisasi
bisa saja terjadi akibat dari dalam organisasi atau
perusahaan itu sendiri, misalnya terjadinya
diskriminasi,sosial, budaya yang sering menghambat
atau sering terjadi kesalah pahaman antara atasan sama
bawahan yang akibatnya berhubungan dengan
kepuasan kerja karyawannya. Analisis Perbedaan
Salah satu tujuan perusahaan sekarang ini adalah dapat
bersaing untuk mengatasi pasar agar memperoleh
keuntungan semaksimal mungkin, serta mengadakan
berbagai efisiensi biaya agar perusahaan dapat tetap
eksis serta dapat berkembang dengan baik dalam dunia
persaingan, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Untuk menghadapi persaingan tersebut banyak cara
yang digunakan, salah satunya adalah melakukan
promosi yang gencar, sehingga dapat merebut pangsa
pasar yang lebih luas. Periklanan merupakan bagian dari
bauran promosi yang dipergunakan oleh perusahaan
untuk mengarahkan komunikasi dalam rangka
mempromosikan produknya kepada sasaran pembeli.
Skenario penting dari kiat pemasaran adalah mencoba
mempertahankan pelanggan dalam jangka panjang.
Periklanan dapat berperan dalam memperbesar pangsa
pasar maupun mempertahankan posisi pasar atau
pelanggan yang ada. Para pesaing dalam suatu medan
pasar terus dan harus berlomba secara
kompetitif meyakinkan kepada konsumen bahwa produk
atau jasa yang ditawarkan lebih baik dari yang lainnya.
Jadi, periklanan tidak hanya sebagai usaha atau kiat
pemasaran, tetapi juga sebagai alat pemasaran untuk
menjangkau konsumen. Adapun tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui keefektifan iklan Mie Sedap
yang digunakan mempengaruhi konsumen dalam
Di Indonesia peluang industri mobil untuk dapat
berkembang cukup besar, karena mobil Mitsubishi Kuda
saat ini merupakan salah satu sarana transportasi bagi
sebagian masyarakat, khususnya golongan atas dan
golongan menengah. Sebelum terjadi krisis ekonomi,
industri mobil merupakan industri yang mengalami
perkembangan yang sangat pesat. Apalagi pemerintah
selama ini memberikan proteksi yang cukup besar
terhadap industri ini. Berda sarkan data sekunder,
jumlah penjualan tiga (3) tahun terakhir penjualan mobil
menurut Gaikindo secara nasioanal tahun 2004 sekitar
354.331 unit dan tahun 2002 dan tahun 2003 sekitar
300.000 sampai dengan 350.000 unit. Data ini
menunjukkan bahwa pertumbuhan akan kenderaan
(mobil) mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Secara
umum semua perusahaan baik yang bergerak dibidang
manufaktur maupun dibidang jasa mempunyai tujuan
yang sama yaitu untuk dapat menghasilkan laba dan
untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan. Hal itu
dapat dicapai bila perusahaan dapat memasarkan
produk atau jasanya dengan baik Dengan latar belakang
tersebut penulis kemudian mengangkat judul “Analisis
Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Mobil Mitsubishi
Kuda di Daerah Istimewa Yogyakarta”. Adapun yang
menjadi rumusan masalah adalah Bagaimana Tingkat
Kepuasan Konsumen Terhadap Mobil Mitsubishi Kuda di
Daerah Istimewa Yogyakarta
Sejalan dengan semakin berkembangnya industri
diberbagai bidang pada era globalisasi sekarang ini,
maka dampak yang dirasakan sebagai akibat dari
perkembangan tersebut adalah terjadinya persaingan
diberbagai bidang industri, termasuk didalam industri
telepon genggam. Bertitik tolak dari hal tersebut akan
dilakukan analisis terhadap salah satu perusahaan atau
konter yang bergerak dalam bidang penjualan atau
pemasaran telepon genggam. Adapun penelitian ini
berjudul” Analisis Strategi Generik Pada Konter W`Sell
di Ramai Mall Jogjakarta”. Konter W`sell adalah salah
satu diantara sekian banyak konter yang menjual
telepon genggam dan berada di Ramai Mall, maka dari
pada itu konter W`sell harus bisa memiliki keunggulan-
keunggulan agar dapat bersaing dengan para
pesaingnya didalam merebut pangsa pasar. Dalam
proses analisis ini digunakan alat analisis Matrik Generik
dengan melihat variabel keunggulan bersaing dan
variabel cakupan persaingan perusahaan atau konter
untuk direkomendasikan menjadi suatu keunggulan
bagai perusahaan atau konter. Dalam penelitian ini data
yang diperoleh dari kuesioner
karyawan W`sell dan kuesioner konsumen W`sell pada
umumnya untuk mendapatkan data yang diperlukan
dalam analisis ini. Berdasarkan hasil analisis yang
Perilklanan merupakan salah satu kegiatan pemasaran
yang penting bagi perusahaan dalam memasarkan
produknya. Manfaat iklan tang terbesar adalah
membawa pesan yang ingin di sampaikan oleh produsen
ke pada khalayak ramai. Iklan menjangkau berbagai
daerah yang sulit di jangkau secara fisik oleh produsen
melalui berbagai macam media, seperti televisi, radio,
majalah, surat kabar dan lain sebagainya. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas iklan
teh botol sosro pada media audiovisual dalam
mempengaruhi keputusan pembelian audiens di Kota
media Yogyakarta. Ada dua jenis data yang di gunakan
dalam penelitian ini, yaitu data sekunder dan data
primer. Data sekunder di peroleh dari literature-literatur
yang berkaitan dengan topik penelitian, sedangkan data
primer di peroleh dari riset lapangan melalui instrument
penelitian. Teknik pengambilan sampelnya
menggunakan metode proposive Random Sampling.
Ada pun metode yang di pakai dalam melakukan
penelitian ini adalah, pertama, uji validitas dan
reliabilitas. Metode ini di pakai untuk mengetahui tingkat
validitas dan reliabilitas alat ukur yang disediakan
(kuisioner). Kedua, analisis prosentase. Metode ini di
pakai untuk mengetahui profil audiens yang relative
dominant dalam penelitian ini. Ke tiga, analisis AIDA.
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian adalah: (1)
untuk mengetahui kinerja dari atribut-atribut Trio Grosir
& Retail, (2) untuk mengetahui indeks kepuasan
pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan oleh
TRIO Grosir & Retail, (3) untuk mengetahui atribut-
atribut pelayanan yang masih memerlukan perhatian
untuk dilakukan perbaikan. Metode analisis yang
digunakan adalah: analisis prosentase, analisis indeks
kepuasan pelanggan, dan analisis Prioritas Perbaikan
(Priorities For Improvement). Hasil analisis adalah
sebagai berikut: (1) dari hasil analisis Indeks kepuasan
Pelanggan, diperoleh nilai indeks kepuasan sebesar
79,6 % sehingga mendekati nilai indeks kepuasan
tertinggi sebesar 100%, ini berarti pelanggan sudah
merasa puas terhadap kinerja pelayanan TRIO Grossir &
Retail Magelang; (2) hasil pemetaan atribut dalam
diagram prioritas perbaikan (priorities for improvement),
menunjukkan bahwa atribut keramahan karyawan
adalah atribut yang harus mendapatkan prioritas utama
untuk diperbaiki dan ditingkatkan kinerjanya, karena
atribut ini memiliki tingkat kepentingan yang paling
tinggi, tetapi tingkat kepuasannya masih rendah; (3)
dilihat dari gap analysis, atribut jumlah kasir dianggap
Penelitian ini termasuk dalam jenis sudah memberikan
sangat penting oleh pelanggan danpenelitian eksplanasi,
yang bersifat noneksperimen dan bertujuan menjelaskan
hubungan antarvariabel melalui pengujian hipotesis.
Sampel dalam penelitian ini diambil secara simple
random sampling terhadap karyawan lapangan, bagian
sanding di PT. BMB Eksport Yogyakarta, dengan jumlah
sampel 41 orang. Instrumen yang dipergunakan untuk
mengukur variabel penelitian adalah kuesioner, dengan
tingkat pengukuran ordinal dan didasarkan atas sistem
penilaian Skala Likert. Variabel dalam penelitian ini
adalah turnover intention sebagai variabel terikat (Y),
komitmen organisasional (X1) dan job insecurity (X2)
sebagai variabel bebas. Teknik analisis menggunakan
Korelasi Rank Spearman Rho. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara
komitmen organisasional dengan turnover intention. Hal
ini ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi sebesar -
0,888 (sangat kuat), dengan nilai probabilitas 0,000 (di
bawah 0,05). Artinya bahwa semakin tinggi tingkat
komitmen organisasional akan diikuti dengan turunnya
tingkat turnover intention. Selanjutnya untuk variabel job
insecurity menunjukkan bahwa ada hubungan positif
antara job insecurity dengan turnover intention. Hal ini
ditunjukkan dengan nilai koefisien korelasi sebesar
Hidup Sehat merupakan dambaan setiap orang yang
ada di dunia ini, baik orang yang masih muda, dewasa,
bahkan orang yang sudah tuapun selalu ingin
merasakan hidup yang sehat. Dimana terbebas dari
sakit penyakit yang selalu mengganggu tubuh kita.
Yogyakarta merupakan salah satu daerah dimana
terdapat banyak produsen yang menjual produk Virgin
Coconut Oil (VCO) yang dipercaya sebagai obat yang
mujarap untuk menyembuhkan berbagai penyakit,
bahkan produk Virgin Coconut Oil (VCO) juga dipercaya
dapat menjaga stamina tubuh dari setiap penyakit.
Tetapi kepercyaan tersebut muncul dari setiap orang
yang berbeda, sehingga akan muncul pula sikap yang
berbeda terhadap produk Virgin Coconut Oil (VCO).
Untuk mempelajari bagaimana sikap konsumen
terhadap produk Virgin Coconut Oil (VCO) dapat
digunakan dengan menganalisis sikap konsumen
menggunakan alat analisis Multi Atribut Model (MAM),
dari perhitungan menggunakan bantuan program
komputer Excel dapat diketahui bahwa total sikap
konsumen terhadap produk Virgin Coconut Oil (VCO)
bernilai positif = 17,45.sedangkan atas dasar
perhitungan masing masing atribut bernilai positif =
16,3306. Hal tersebut menandakan bahwa sikap
konsumen terhadap produk Virgin Coconut Oil (VCO)
Kinerja karyawan sangat berpengaruh terhadap
keberhasilan perusahaan dalam mencapai kesukesan.
Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi kinerja
karyawan diantaranya adalah Kepemimpinan
Transformasional dan Motivasi. Kepemimpinan
Transformasional dan Motivai merupakan dua hal yang
saling berhubungan dalam peningkatan kinerja
karyawan, karena faktor – faktor pendukung dari
kepemimpinan transformasional ini secara langsung
akan dapat memotivasi karyawan dalam meningkatkan
hasil kerjanya. Kepemimpinan Transformasional dan
Motivasi harus diterapka secara bersama – sama.
Karyawan yang mempunyai motivasi kerja tinggi akan
selalu berusaha untuk mencapai hasil kerja yang
meksimal. Hal ini akan lebih baik lagi jika didukung
dengan penerapan kepemimpinan transformasional.
Masalahnya disini adalah seberapa besr pengaruh
motivasi yang tertanam dlam diri seorang karyawan dan
peranan kepemiminan transformasionaldalam suatu
perusahaan terhadap peningkatan kinerja karyawan.
Dengan melihat latar belakang ini penulis mengambil
judul Hubugan Kepemimpinan Transformasional dan
Motivasi terhadap peningkatan kinerja karyawan.
Penelitian ini dilaksanakan pada PT. Pertiwi Agung,
Bekasi. Yang menjadi responden adalah 30 orang
karywan bagian produksi. Metode analisis data yang
digunakan adalah analisis Korelasi Rank Spearman
untuk mengetahui hubungan dua
masalah variabel dalam keeratan hubungan antara dua
Penelitian ini merupakan survei pada pesawat udara
“Lion Air” untuk mengevaluasi kualitas pelayanan yang
diberikan pihak pesawat udara “Lion Air” apakah telah
sesuai dengan kualitas pelayanan yang diharapkan
penumpang pesawat udara “Lion Air”. Penelitian
dilakukan untuk mengetahui apakah terjadi perbedaan
antara kualitas pelayanan yang diharapkan konsumen
dengan kualitas pelayanan yang dirasakan konsumen.
Perbedaan yang terjadi anatara ekspektasi konsumen
dengan yang dirasakan konsumen terhadap kualitas
pelayanan akan menimbulkan ketidak puasan dimana
besarnya ketidak puasan didapat dengan menggunakan
metode SERVQUAL.A Dalam uji validitas dengan
product moment pearsion, semua item pada kuesioner
dinyatakan valid, dan dimasukkan dalam proses
selanjutnya. Sedangkan hasil uji reliabilitas dengan
menggunakan Alpha Crooncbach hasilnya semua
reliabel. Penelitian dilakukan dengan menganalisis data
dari kuesioner yang disebarkan, dengan mengukur skor
rata-rata gap/ketidak puasan dan menguji hipotesis
dengan menggunakan uji statistic non parametric
Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terjadi ketidak puasan yang
signifikan pada semua dimensi (Tangibles, Reliability,
Responsiveness, Assurance dan Empahty) antara
kualitas pelayanan yang dirasakan dengan ekspektasi
Memelihara kucing merupakan suatu hobi yang
menyenangkan dan sudah menjadi gaya hidup. Salah
satu jenis kucing ras yang dikenal di Indonesia adalah
kucing persia. Sampai saat ini keberadaan kucing ras di
dunia, tak terkecuali di Indonesia semakin diminati dan
terus dilombakan dalam berbagai macam kontes. Di
kalangan penggemarnya, kucing persia diminati karena
kencantikan bulunya yang sangat panjang (tipe long
hair), tebal, dan lembut seperti sutera serta memiliki
karakter yang tenang dan jinak. Sesuai dengan
namanya, kucing persia berasal dari Persia (sekarang
Iran). Namun demikian, kucing ini sudah dipelihara dan
dikembangbiakkan di negeri kita. (Saraswati, 2004 : VI)
Dengan latar belakang di atas, penulis melakukan
penelitian dengan judul “Sikap Konsumen Kucing persia
Di Kota Yogyakarta”, dengan menggunakan alat analisis
data berupa : Teknik Prosentase, yang digunakan untuk
mengetahui profil dari konsumen kucing Persia di
Yogyakarta dengan pengadakan perbandingan ukuran
prosentase pada kuisioner yang terdiri dari pertanyaan
meliputi : jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir,
pekerjaan, pendapatan, dan kebutuhan membeli kucing.
Selain itu juga digunakan Analisis Multriatribut Attitude
Model, digunakan untuk mengukur perbedaan apa yang
diinginkan konsumen dan apa yang diinginkan oleh
penjual. Model ini menganalisis data yang diperoleh
berdasarkan jawaban responden lewat kuisioner,


Ga ada abstraksi
Kebutuhan alat telekomunikasi bagi mahasiswa semakin
meningkat, dan saat ini mahasiswa lebih menyukai alat
telekomunikasi telepon seluler (ponsel). Telepon Seluler
ini dapat dioperasikan jika menggunakan kartu seluler
atau simcard. Saat ini di Indonesia terdapat Tiga
perusahaan seluler besar, yaitu Telkomsel, Indosat dan
Exelcomindo Pratama. Dari informasi yang ada
Telkomsel menguasai pangsa pasar tidak kurang dari
50%. Kartu As merupakan produk dari Telkomsel untuk
tipe ponsel GSM selain Simpati. Salah satu peminat
kartu seluler As yaitu Mahasiswa. Dari penjelasan diatas
maka tujuan penelitian ini adalah, menganalisis
pengaruh Harga, Kualitas, Stok, Distribusi, Pelayanan,
Citra Merek, Fasilitas Produk, Promosi dan Hambatan
untuk berpindah Merek terhadap Loyalitas. Telkomsel
sebagai perusahaan yang bergerak dibidang jasa
telekomunikasi. muncul untuk memenuhi kebutuhan
yang bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan
kepuasan. Jasa sendiri dapat diartikan sebagai “Setiap
tindakan atau unjuk kerja yang ditawarkan oleh salah
satu pihak ke pihak yang lain yang secara prinsip
intangible dan tidak menyebabkan perpindahan
kepemilikan apapun. Produksinya bisa terkait dan bisa
juga tidak terkait pada suatu produk fisik” (Kotler,1997 :
476). yang melatar belakangi tujuan penulisan ini,
Adapun
yaitu banyaknya persaingan bisnis minuman berenergi
yang muncul sebagai akibat meningkatnya kebutuhan
manusia akan minuman berenergi. Agar dapat bersaing
perusahaan harus mampu memperbaiki dan
meningkatkan kinerja terhadap konsumen agar persepsi
konsumen baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui bagaimana persepsi konsumen terhadap
atribut-atribut minuman berenergi merek Kratingdaeng di
Yogyakarta berdasarkan arti penting dan kinerja
perusahaan dan untuk mengetahui profil konsumen yang
pernah mengkonsumsi minuman berenergi merek
Kratingdaeng di kota Yogyakarta. Dalam penelitian ini,
penulis menggunakan alat analisis prosentase, yaitu
untuk mengetahui karakteristik atau profil responden dan
importance performance analysis. Dalam mendapatkan
data, penulis menyebarkan kuesioner kepada 100 orang
responden, dan 30 dari kuesioner itu di uji dengan
analisis validitas dan reliabilitas, untuk mengetahui
apakah data tersebut valid atau tidak dan reliabel atau
tidak. Berdasarkan analisis yang dilakukan dapat
disimpulkan bahwa kepuasan konsumen terhadap
minuman berenergi merek Kratingdaeng di kota
Yogyakarta berada pada tingkat cukup memuaskan.
Kata kunci: persepsi, importance performance, dan
Pada dekade terakhir, kualitas jasa semakin
mendapatkan banyak perhatian bagi perusahaan. Hal ini
disebabkan karena kualitas jasa dapat digunakan
sebagai alat untuk mencapai keunggulan kompetitif.
Kualitas jasa yang baik dapat menimbulkan loyalitas
konsumen, menarik konsumen baru, karena konsumen
terpuaskan kebutuhannya. Pada akhirnya, melalui
kepuasan konsumenlah perusahaan akan memperoleh
keuntungan jangka panjang. Total quality service adalah
komitmen yang tepat untuk mengoperasionalisasi
konsep yang berfokus pada pelanggan, menetapkan
standar kinerja jasa dan memelihara antusiasme
pelanggan pada segala waktu dan pangsa pasar yang
melibatkan manajer. Selain itu total quality service juga
memperhatikan pekerja dengan menggunakan metode
kualitatif maupun kuantitatif yang secara terusmenerus
memperbaiki proses organisasi untuk memenuhi dan
melampaui kebutuhan pelanggan. Kualitas merupakan
salah satu faktor utama yang menentukan pilihan produk
bagi pelanggan dan tujuan dari organisasi bisnis adalah
untuk menghasilkan barang dan jasa yang dapat
memuaskan pelanggan. Kepuasan pelanggan akan
tercapai apabila kualitas produk yang diberikan sesuai
dengan kebutuhan. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui hubungan kualitas jasa terhadap kepuasan
konsumen pada salon Rudy Hadisuwarno di Kota
Ga ada abstraksi
Peningkatan Sumberdaya Manusia merupakan prioritas
utama bagi setiap organisasi untuk mencapai tingkat
kinerja yang lebih baik. Kualitas ini tidak hanya
menyangkut kemampuan dan ketrampilan, tetapi juga
pengetahuan, sikap serta kepribadiannya. Untuk
mengetahui perasaan, sikap dan kepribadian yang
dimiliki oleh karyawan maka dirasa penting untuk
mempelajari motivasi dan kepuasan kerja karyawan.
Kinerja karyawan dapat dipengaruhi oleh kepuasan kerja
dan motivasi kerja. Unsur – unsur yang penting yang
digunakan dalam penilaian kinerja karyuawan
diantaranya adalah kesetiaan, prestasi kerja,
tanggungjawab, ketaatan, kejujuran, kerjasama,
prakarsa kepemimpinan.. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui apakah ada dan seberapa besar hubungan
antara faktor kepuasan kerja dan motivasi kerja dengan
kinerja karyawan PT.
Tarunakusuma Purinusa. Penelitian ini merupakan
penelitian non-eksperimental. Subyek dalam penelitian
ini adalah karyawan PT. Tarunakusuma Purinusa
sejumlah 50 orang yang terdiri dari 31 orang wanita dan
19 orang pria. Obyek yang diteliti adalah hubungan
antara kepuasan kerja, motivasi kerja, dengan kinerja
karyawan. Yang menjadi variabel bebas dalam penelitian
ini adalah : (1). Kepuasan kerja dengan indikator: jenis
Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui sikap
konsumen terhadap komik Jepang dan Indonesia
berdasarkan atribut-atribut yang melekat pada produk;
(2) ingin mengetahui sikap konsumen terhadap
kemampuan bersaing antara komik Jepang dan
Indonesia. Jenis penelitian ini adalah studi kasus.
Adapun metode analisis yang digunakan adalah : (1)
analisis presentase, (2) MAM yaitu model sikap dan
perilaku, (3) model angka ideal. Hasil penelitian adalah
sebagai berikut : (1) dilihat dari model sikap dan perilaku
baik per atribut maupun secara keseluruhan, konsumen
lebih cenderung menyukai komik Jepang dari pada
komik Indonesia. Ini ditunjukkan dengan indikasi sikap
konsumen sebesar 68.5544, sedangkan komik
Indonesia sebesar 57.1506. dengan asumsi semakin
besar maka konsumen akan puas. (2) Model angka ideal
menunjukkan bahwa sikap konsumen juga lebih
mengarah kepada komik Jepang dengan angka 5.03,
sedangkan komik Indonesia adalah 13.37. dengan
asumsi semakin kecil maka konsumen akan puas.
Semantic Differential menunjukkan bahwa secara grafik
titik-titik atribut dari komik Jepang berada disebelah
kanan dari komik Indonesia yang artinya konsumen
merasa puas dengan komik Jepang. Perbedaan yang
paling mencolok adalah terdapat pada atribut gambar.
Ketika seorang investor akan menanamkan dananya
pada suatu perusahaan, investor akan melihat Earnings
Per Share suatu perusahaan. Earnings Per Share suatu
perusahaan berhubungan dengan kemampuan
perusahaan untuk mengembalikan modalnya dan untuk
pengembangan perusahaan. Earnings Per Share
perusahaan dapat berupa Earnings Per Share positif
yang berarti perusahaan mendapatkan laba positif pada
suatu periode maupun Earnings Per Share negatif yang
berarti perusahaan mendapatkan laba negatif dari suatu
periode. Earnings Per Share suatu perusahaan juga
berpengaruh terhadap perubahan harga saham di pasar
yang pastinya juga akan mempengaruhi reaksi pasar
terhadap perusahaan tersebut. Pengukuran laba negatif
menggunakan proksi yang telah digunakan oleh peneliti
sebelumnya, yaitu cumulative average abnormal return
(CAAR) dan Earnings Per Share. Penelitian ini
menggunakan sample perusahaan sebanyak 46
perusahaan dengan jangka waktu penelitian selama 10
tahun. Suatu perusahaan dengan laba negatif di laporan
keuangannya pada akhir periode, akan dapat
memperbaiki kondisi perusahaannya dan akan
mendapatkan laba positif pada periode selanjutnya.
Hasilnya adalah bahwa ternyata pemunculan laba
negatif dan perubahan EPS mempengaruhi reaksi pasar.
Selain itu ternyata perusahaan yang pada periode ini
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
menganalisis : (1) Faktorfaktor produk apa saja yang
dipertimbangkan konsumen dalam pembelian kain batik
dan (2) Untuk mengetahui seberapa besar tingkat
kepentingan masingmasing faktor produk untuk
dipertimbangkan konsumen dalam pembelian kain batik.
Metode penelitian yang digunakan dalam riset ini adalah
: (1) Survey lapangan dan wawancara mendalam, dan
(2) Kuisioner. Setelah dilakukannya analisis faktor untuk
mereduksi variabel dalam penelitian ini maka diketahui
bahwa faktor yang dipertimbangkan oleh konsumen
dalam pembelian kain batik adalah 7 faktor yaitu : Faktor
kualitas, faktor merek, faktor harga, faktor kemasan,
faktor ketersediaan, faktor acuan, faktor motif. Kemudian
dapat diketahui pula tingkat kepentingan masing-masing
faktor untuk dipertimbangkan konsumen dalam
pembelian kain batik adalah tinggi. Hal ini terbukti
setelah dilakukannya analisis tingkat kepentingan yang
menghasilkan tingkat kepentingan masing-masing faktor
yang tinggi. Kata kunci : Faktor yang dipertimbangkan
konsumen, tingkat kepentingan.
Penelitian yang berjudul “Analisis Sikap Konsumen
Terhadap Atribut-Atribut PT. Bank Bumi Arta di
Surakarta” ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
tingkat kepuasan pelanggan terhadap atribut-atribut PT.
Bank Bumi Arta di Surakarta, dan untuk mengetahui
profil konsumen. Digunakan untuk menghadapi
persaingan yang semakin ketat, persaingan ini menuntut
bank-bank untuk dapat berkompetisi secara sehat dalam
menghadapi persaingan tersebut. Para pemilik bank dan
para karyawan diharapkan mengetahui siapa
pelanggannya dan mengetahui apa yang diinginkan dan
dibutuhkan oleh para pelanggan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan, dan
mengetahui profil konsumen maka atribut yang diteliti
meliputi pelayanan karyawan yang cepat, pelayanan
karyawan yang ramah dan sopan, karyawan tanggap
pada keluhan, kenyamanan, image bank, letak strategis
dalam mengumpulkan data-data yang diperlukan,
penulis menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada
responden. Untuk mengetahui profil konsumen
digunakan alat analisis prosentase, dan untuk
mengetahui tingkat kepuasan konsumen digunakan
analisis indeks kepuasan konsumen. Sebelum
menggunakan alat analisis itu data yang diperoleh dari
jawaban kuesioner yang dibagikan kepada responden,
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada
pengaruh 4 P (product, price, place, promotion) dan
brand image terhadap kepuasan konsumen pengguna
sepatu Nike di Yogyakarta. Penelitian dilakukan di
Yogyakarta dengan sampel sebanyak 60 responden.
Responden tersebut kemudian diberikan kuesioner yang
berisikan tentang profil responden dan tanggapan
mengenai atribut-atribut yang ada pada sepatu Nike.
Sebelum analisis data yang diperoleh dari hasil
pengisian kuesioner, harus diuji terlebih dahulu tingkat
validitas dan reliabilitasnya. Setelah dilakukan pengujian
ternyata diperoleh hasil semua instrumen dinyatakan
valid dan reliabel. Untuk membuktikan hipotesis yang
ada pada penelitian, digunakan alat analisis Regresi
Berganda. Diperoleh hasil bahwa ada pengaruh yang
kuat antara brand image terhadap kepuasan konsumen
pengguna sepatu Nike di Yogyakarta denganh nilai
adjusted sebesar R2 = 0,000. Sedangkan dari dimensi 4
P (product, price, place, promotion) tidak mempunyai
pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan konsumen
pengguna sepatu Nike di Yogyakarta. Dari hasil
pengujian yang diperoleh pada penelitian ini dapat
diambil kesimpulan bahwa hanya brand yang
mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap
kepuasan konsumen pengguna sepatu Nike di
Warung internet pada saat ini merupakan peluang
sekaligus lahan untuk menciptakan suatu usaha yang
bagus sebab dewasa ini perkembangan teknologi dan
informasi sangat besar serta dewasa ini konsumen
banyak dituntut untuk melakukan berbagai perubahan
dalam segala bidang yang ada, khususnya bidang
informasi. Dengan adanya persaingan tersebut
menjadikan manajemen Warnet Laba-Laba group untuk
lebih giat aktif memajukan Warnetnya. Dengan demikian
warnet Laba-Laba harus mampu memberikan kualitas
layanan yang baik bagi konsumennya, agar konsumen
merasa nyaman dalam menggunakan sarana dan
prasana yang telah disediakan. Dengan adanya
abstraksi tersebut penulis berkeinginan untuk melakukan
penyusunan skripsi dengan judul “PENGARUH
KUALITAS JASA TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN
PADA WARUNG INTERNET PT. LABA-LABA GROUP
KLATEN”. Dalam hal ini apakah kualitas jasa dapat
mempengaruhi kepuasan konsumen terhadap warnet
PT. Laba-Laba group Klaten. Penelitian ini diambil dari
penelitian sebelumnya dari Parasuraman, Zeithaml dan
Berry (1998:23), SERVQUAL berdasarkan pada lima
dimensi kinerja jasa yaitu Fisik (Tangibles), Kandalan
(Reliability), Daya tanggap (Responsiveness), Jaminan
(Assurance), Empati (Empathy).Untuk penggunaan data
yang ada dalam penelitian ini menggunakan 100
Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk menguji “
Hubungan Kepemimpinan Transformasional dan
Karakteristik Personal Pemimpin pada PT.Perwita Karya-
divisi Otomotif di Jogjakarta”, yaitu untuk mengetahui
dimensi karakteristik personal pemimpin yang
mempunyai hubungan paling erat dengan kharismatik,
mengetahui dimensi karakteristik personal pemimpin
yang mempunyai hubungan paling erat dengan motivasi
inspirasional, mengetahui dimensi karakteristik personal
pemimpin yang mempunyai hubungan paling erat
dengan stimulasi intelektual, dan mengetahui dimensi
karakteristik personal pemimpin yang mempunyai
hubungan paling erat dengan konsiderasi individual.
Jumlah subyek penelitian yang digunakan adalah 64
karyawan pada PT.Perwita Karya-divisi otomotif di
Jogjakarta. Data penelitian ini di peroleh secara
langsung dengan menggunakan kuesioner yang telah
terlebih dahulu di uji validitas dan reliabilitas. Metode
analisis data yang di gunakan dalam penelitian
ini adalah analisis prosentase untuk mengetahui
hubungan karakteristik personal pemimpin dan
responden yang paling banyak jumlahnya. Analisis rank
spearman untuk mengetahui hubungan dimensi
kepemimpinan transformasional dan karakteristik
personal pemimpin.
Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik
Pemasaran merupakan ujung tombak dari sebuah
perusahaan didalam memasarkan produk atau jasa yang
dihasilkannya. Pemikiran yang berorientasi pada pasar
dewasa ini sudah merupakan persaingan global, dimana
perusahaan tidak hanya sekedar memasarkan produk
atau jasanya yang bagus, menetapkan harga yang
menarik dan membuat produk atau jasa tersebut
terjangkau oleh konsumen sasaran, tetapi perusahaan
juga harus berkomunikasi dengan konsumen. Dewasa
ini bisnis Multi Level Marketing sangat marak dalam
memasarkan produknya yang menawarkan berbagai
macam produk mulai dari makanan kesehatan, produk
perawatan kecantikan sampai pada produk alat rumab
tangga. Tianshi adalah salah satu dari sekian banyak
bisnis MLM yang ada di Indonesia. Perusahaan ini
memfokuskan pada bidang makanan kesehatan, dengan
pertimbangan kesadaran masyarakat akan pentingnya
menjaga kesehatan mulai tumbuh akibat semakin
mahalnya harga, yang harus dibayar ketika sakit, selain
biaya pengobatan, juga harus kehilangan waktu yang
berharga disamping juga efek samping dari pengobatan
itu. Manusia semakin sadar untuk memperbaiki pola
kehidupannya terutama dimulai dengan memperbaiki
pola makan sehat dan alami, didukung dengan
propaganda dari badan kesehatan dunia yang semakin
PT.Inti Manis di pentingnya menjaga kesehatan atau
menitikberatkan Semarang merupakan perusahaan
pemanis, dimana untuk memperkenalkan kepada
konsumen pihak perusahaan berusaha untuk membuat
brand, grade label dan terus menjaga image yang baik
di mata konsumen. Tujuan penelitian yang hendak
dicapai melalui penelitian ini adalah untuk mengetahui
signifikan pengaruh pemberian brand, grade label dan
image terhadap keputusan konsumen dalam membeli
pemanis pada PT.Inti Manis di Semarang baik secara
parsial maupun bersama-sama dan untuk mengetahui
variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap
keputusan konsumen untuk membeli pemanis. Pengaruh
brand, grade label dan image terhadap keputusan
konsumen dianalisis dengan menggunakan model
regresi berganda, diuji dengan T test dan F test dan
Koefisien Determinasi. Hasil dari penelitian ini untuk
mengetahui signifikan pengaruh pemberian brand, grade
label dan image terhadap keputusan konsumen dalam
memebeli pemanis pada PT.Inti Manis di Semarang.
Berdasarkan hasil analisis data, maka kesimpulannya
adalah bahwa ada pengaruh yang positif antara Brand,
Grade Label dan Image terhadap keputusan konsumen.
Jika diteliti secara terpisah (t test) pada masing-masing
variabel, yaitu Brand, Grade Label dan Image maka
memiliki pengaruh yang signifikan berpengaruh terhadap
Telah banyak penelitian yang dilakukan mengenai
kinerja surat berharga setelah penawaran perdana atau
Initial Public Offering (IPO). Baik di Negara-negara maju
maupun di Negara-negara yang berkembang. Hasilnya
menunjukkan bahwa dalam jangka pendek return yang
didapat investor positif atau mengalami outperformed.
Sedangkan dalam jangka panjang mengalami
underperfomance. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkonfirmasikan penelitian yang telah dilakukan di
negara lain yaitu untuk mengetahui apakah dalam
jangka pendek kinerja surat berharga setelah
penawaran perdana (IPO) mengalami outperfomed dan
dalam jangka panjang kinerja surat berharga setelah
penawaran perdana (IPO) mengalami underperfomance.
Penelitian ini memfokuskan penelitian pada perusahaan
yang bergerak dalam industri keuangan dan
mengeluarkan saham perdana pada tahun 2003-2005 di
Indonesia. Penelitian ini juga meneliti apakah ada
perbedaan kinerja surat berharga setelah penawaran
perdana (IPO) pada jangka pendek dan jangka panjang.
Penelitian ini menggunakan harga perdana, harga
penutupan hari pertama, harga saham bulanan dan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tersedia
pada tahun 2003-2005. Alat analisis yang digunakan
Salah satu aset dalam kekuatan one sample ttest dan
yaitu statistik parametrik dengan pemasaran adalah
merek (brand). Dengan adanya merek, konsumen dapat
dengan mudah membedakan produk yang akan
dibelinya dengan produk lain sehubungan dengan
kualitas, kepuasan, kebanggaan ataupun atribut-atribut
lain yang melekat pada merek tersebut. Untuk itu, agar
suatu perusahaan dapat menjadi perusahaan kelas
dunia, intangible asset-nya, seperti brand equity (ekuitas
merek), perlu dikelola secara terus menerus. Merek
sepatu Adidas adalah salah satu merek yang paling
digemari oleh kalangan masyarakat dari sekian banyak
merek sepatu yang beredar di pasaran, sehingga dapat
dikatakan mempunyai brand equity yang kuat. Kekuatan
brand equity diukur dari riset terhadap brand awareness,
brand association, percieved quality, dan brand loyalty.
Dalam penelitian ini, sampel adalah seratus orang
responden yang merupakan mahasiswa Universitas
Kristen Duta Wacana yang memiliki produk sepatu
merek Adidas. Data yang diambil meliputi data kualitaitif
dan data kuantitatif yang terdiri atas data primer dan
sekunder yang diperoleh dari hasil observasi, studi
pustaka, dan penyebaran kuisioner. Dari penelitian
atribut-atribut brand equity (yaitu: riset brand awareness,
riset brand association, riset brand percieved quality,
dan riset brand loyalty), dapat diketahui bahwa produk
sepatu merek Adidas memiliki konsumen yang memiliki
Karyawan merupakan salah satu factor penting bagi
sebuah perusahaan agar dapat bertumbuh, berkembang
dan mempertahankan kelangsungan hidupnya sehingga
menciptakan organisasi yang sehat. Karyawan bias
menjadi tolak ukur citra suatu organisasi. Mereka
dituntut dalam hal kemampuan dan kualitasnya. Namun
untuk menuntut hal itu, sudah sewajarnya bagi
perusahaan untuk memberikan Kepuasan Kerja kepada
para karyawannya. Tujuan penelitian ini adalah
mengetahui bagaimana Kepuasan Kerja dan Motivasi
yang diberikan kepada para karyawan di PT. Sport Sport
Glove Indonesia. Langkah apa yang mempengaruhi
Kepuasan Kerja karyawan di PT. Sport Glove Indonesia,
apakah dengan komitmen organisasional atau Motivasi.
Dari data yang telah didapat, peneliti kemudian
membuktikannya melalui alat analisis yang disebut SEM
(Structural Equation Modeling). Tujuannya adalah untuk
mengetahui ada tidaknya pengaruh Komitmen
Organisasional dan Motivasi baik secara langsung
maupun tidak langsung dan bagaimana pengaruh
Komitmen Organisasional terhadap Motivasi. Hasil yang
diperoleh berdasarkan hasil penelitian ini adalah bahwa
terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan antara
variabel Komitmen Organisasi terhadap Motivasi.
Sedangkan Komitmen Organisasional mempengaruhi
Dalam dunia periklanan saat ini, menggunakan selebriti
sebagai endorser (bintang iklan) sudah menjadi teknik
periklanan yang populer. Sudah banyak iklan-iklan yang
beredar di Indonesia yang menggunakan selebriti
sebagai juru komunikasi perusahaan untuk
memperkenalkan produk mereka ke konsumen. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan
selebriti sebagai endorser terhadap efektivitas iklan.
Iklan yang diteliti adalah iklan produk minuman
kesehatan Sido Muncul Vitamin C1000, yang dibintangi
oleh duet RATU. Penelitian dilakukan di lingkungan
civitas akademika Universitas Kristen Duta Wacana,
Yogyakarta. Dimana besarnya sampel yang diteliti
adalah sebanyak 200 sampel. Alat analisis yang
digunakan adalah SEM dan ANOVA. Dimana analisis
SEM digunakan untuk mengukur faktor-faktor yang
mempengaruhi
efektivitas iklan. Sedangkan analisis ANOVA digunakan
untuk melihat apakah terdapat perbedaan sikap
responden terhadap iklan dan produk pada iklan yang
ditampilkan dengan endorser dibandingkan dengan iklan
yang tanpa endorser. Hasil analisis SEM menunjukkan
bahwa faktor physical attractivenes berpengaruh positif
terhadap attitude toward endorser dan correspondent
inferences, faktor correspondent inferences berpengaruh
Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis yakni
untuk mengetahui profil konsumen Matahari
Departement Store Galeria mall, serta mengetahui
faktorfaktor apa saja yang mempengaruhi konsumen
dalam pembelian pakaian di Matahari Departement
Store mall Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan
analisis prosentase untuk mengetahui profil konsumen
yang membeli pakaian di Matahari Departement Store.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan 100
responden. Sebelum dianalisis lebih lanjut, kuesioner
terlebih dahulu diuji dengan analisis validitas dan
reliabilitas. Sedangkan untuk mengetahui faktor-faktor
apa sajakah yang paling mempengaruhi konsumen
dalam pembelian pakaian di Matahari Departement
Store Galeria mall digunakan analisis faktor (factor
analysis) pada penelitian ini. Setelah dilakukan
pengolahan data, ternyata dapat diketahui bahwa profil
konsumen Matahari Departement Store Galeria mall
Yogyakarta yakni, pria yang belum menikah maupun
menikah, dengan usia ≥ 20-25 tahun, berpendidikan
sampai dengan SMU, mempunyai profesi sebagai
pelajar/mahasiswa, dan dengan tingkat penghasilan ≤
Rp. 1.000.000,00 per bulan. Sedangkan dari analisis
Tujuan penelitian yang dlakukan 3 faktor yang paling
faktor dapat diketahui bahwa adaoleh penulis yakni
untuk mengetahui profil konsumen pemakai kartu
prabayar IM3 di Yogyakarta, serta mengetahui factor-
faktor apa saja yang mempengaruhi konsumen dalam
pembelian kartu perdana prabayar IM3 di Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan analisis faktor (factor
analysis) untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang
paling mempengaruhi pembelian kartu perdana IM3 di
Yogyakarta dengan menggunakan 100 responden.
Penelitian ini juga menggunakan analisis prosentase
untuk mengetahui profil konsumen yang membeli kartu
perdana prabayar IM3. Sebelum dianalisis lebih lanjut,
kuesioner terlebih dahulu diuji dengan analisis validitas
dan reliabilitas. Setelah dilakukan pengolahan data,
ternyata ada 4 faktor yang paling mempengaruhi
pembelian kartu perdana IM3 di Yogyakarta yaitu faktor
1 yaitu faktor produk dan pelayanan konsumen, Faktor 2
yaitu faktor promosi dan fasilitas tambahan, faktor 3
yaitu faktor SMS (Short Message Sent), faktor 4 yaitu
faktor bonus Sedangkan dari analisis prosentase dapat
diketahui bahwa profil konsumen pengguna kartu
prabayar IM3 yakni wanita yang belum menikah dengan
usia 21-25 tahun, berpendidikan minimal sampai dengan
SMU, mempunyai pekerjaan sebagai pelajar atau
mahasiswa, dan dengan tingkat penghasilan per bulan
Perluasan merek (brand extension) merupakan strategi
yang banyak dipilih oleh perusahaan dalam
mengembangkan usahanya untuk melempar suatu
produk ke pasar, mengingat didukung oleh merek yang
kuat (parent brand) dan sudah dikenal. Merek yang kuat
akan mengurangi resiko-resiko saat memasuki pasar
yang baru, apalagi jika merek tersebut sudah diketahui
dan akrab bagi konsumen. Selain itu perluasan merek
juga dapat menekan resiko-resiko entah itu kegagalan
produk, kerugian yang akan diterima bila produk tidak
dapat bersaing atau kalah di dalam pasar, ataupun
kerugian finansial sebab biaya untuk mengenalkan
produk ke pasar akan membutuhakan biaya yang cukup
besar dan dapat menangkap serta menciptakan pasar
yang baru. Dalam penelitian ini, ingin diketahui penilaian
konsumen terhadap strategi perluasan merek LG dan
perbedaan penilaian konsumen terhadap variabel
pendukung perluasan merek tersebut. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah: 1.) survey
lapangan dan wawancara, 2.) telaah atau kajian
pustaka, 3.) analisis mean aritmatika, uji t dan chi
square. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa
penilaian konsumen terhadap strategi perluasan yang
dilakukanbanyaknya organisasi baik dan berdasarkan uji
Semakin LG Elektronik adalah jasa dan semakin
tingginya kontribusinya bagi pendapatan nasional suatu
Negara memberikan indikasi pentingnya dan ketatnya
persaingan di sektor jasa khususnya di bidang jasa
penerbangan domestik dewasa ini. Di Indonesia jasa
penerbangan meningkat sangat tajam. Adapun berbagai
perusahaan yang bergerak di bidang jasa penerbangan
ini antara lain adalah Lion Air, Adam Air, Batavia Air,
dsb. Persaingan antara perusahaan penyedia jasa
penerbangan tersebut sangat kompetitif. Mereka
berlomba-lomba memberikan pelayanan yang terbaik
bagi para pengguna jasa penerbangan. Penelitian ini
dilakukan di kota Yogyakarta dengan menggunakan 50
responden, yang bertujuan untuk mengetahui faktor dan
subfaktor yang terpenting dalam pemilihan penggunaan
jasa penerbangan domestik perusahaan swasta Lion Air,
Adam Air dan Batavia Air. Penelitian ini menggunakan
AHP (Analytical Hierarchy Process) sebagai alat analisis,
dan Expert Choice sebagai software pengolahan data.
AHP (Analytical Hierarchy Process) merupakan metode
pengambilan keputusan yang peralatannya
menggunakan sebuah struktur hirarki. Dalam metode ini,
seorang pengambil keputusan membentuk suatu model
dari suatu permasalahan yang kompleks ke dalam
sebuah struktur hirarki yang menunjukan hubungan dari
sebuah tujuan , faktor, sub faktor dan alternatif yang
Dengan perkembangan yang semakin cepat maka
dalam bekerja kita dituntut untuk dapat melakukan suatu
pekerjaan dengan cepat. Tentunya banyak perusahaan
yang berkembang di Indonesia, melalui alasan tersebut
tentunya kita sangat membutuhkan suatu perusahaan
jasa yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Apabila
tidak ada suatu perusahaan jasa untuk mengirimkan
suatu barang/jasa maka pekerjaan yang akan kita
lakukan akan lebih sulit dan sangat membuang-buang
waktu dan tentunya yang sangat merugikan perusahaan,
yang seharusnya diguankan untuk pekerjaan lain harus
digunakan untuk pekerjaan mengirim barang yang
sebetulnya bisa dilakukan oleh perusahaan lain yang
bergerak dalam bidang jasa. Kemudian dengan alasan
tersebut penulis mengangkat judul “ANALISIS
TANGGAPAN KONSUMEN TERHADAP KINERJA JASA
PELAYANAN PT.PCP YOGYAKARTA”. Adapun
rumusan masalahnya adalah bagaimana tanggapan
konsumen terhadap jasa PT,.PCP dan atribut kualitas
jasa yang menjadi prioritas utama oleh konsumen
PT.PCP. Penelitian dilakukan pada konsumen PT.PCP
dengan sample 50 responden. Responden tersebut
kemudian diberikan kuesoiner yang berisi tanggapan
mengenai atribut indeks kepuasaan pelanngan. Sebelim
analisis data diperoleh dati pengisian kuesioner terlebih
dahulu dilakukan uji validitas dan reliabiltas. Setelah
Untuk membangun sebuah brand knowledge konsumen
yang baik pada iklan yang unfamiliar dan merek yang
unfamiliar dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah
satunya adalah dengan penayangan iklan di televisi
secara repetisi.Reaksi setiap pemirsa terhadap suatu
iklan tertentu bervariasi, tetapi pada dasarnya iklan yang
baru atau unfamiliar buat pemirsa akan menarik
perhatian untuk melihat secara lebih seksama dan
intensif. Skripsi yang berjudul Sudi Eksperimental Brand
familiarity and Advertising Repetition Effect , bertujuan
untuk meneliti apakah ada perbedaan sikap antara
pemirsa yang familiar dengan yang tidak familiar dengan
melihat penayangan iklan di televisi secara repetisi
dengan menggunakan media televisi Alat analis yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Two way ANOVA
dengan program komputer SPSS. Metode penelitian
eksperimental yang di pakai adalah One Shot Case of
Study Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2006.
teknik pengumpulan data
yang digunakan yakni kuesioner. Populasi dari penelitian
ini adalah mahasiswa/i UKDW sedangkan yang menjadi
sampel adalah mahasiswa yang di ambil secara acak
dengan maksud agar dapat terwakilkannya Hasil dari
penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan
sikap antara
Penelitian familiar dan konsumen tidak familiar. KATA
konsumen ini menguji pengaruh dan hubungan dinamis
perubahan harga saham dengan perubahan dividend
yield dan perubahan price earning ratio. Data yang
digunakan adalah semua perusahaan yang terdaftar di
BEJ yang membagikan dividend yield minimal 2 tahun
berturut-turut periode tahun 1999 sampai tahun 2004.
Model yang digunakan untuk menguji adalah kointegrasi
dan error correction model dengan prosedur seperti
yang dikemukakan oleh Johansen. Error correction
model dengan prosedur Johansen digunakan karena
variabel yang diuji lebih atau dua variable. Hasil analisis
menunjukkan bahwa ada data yang tidak stasioner pada
tingkat aras (level), maka semua data dilakukan pada
derajat satu [I(1)] dan semuanya stasioner. Oleh karena
itu dilajutkan dengan uji kointegrasi yang hasilnya
menunjukkan bahwa residual dari hubungan variabel
kointegrasi stasioner dan memiliki paling banyak tiga
vektor kointegrasi (untuk tingkat signifikasi 1%).
Sehingga dapat disimpulkan bahwa perubahan DY dan
PER berpengaruh terhadap perubahan HG. Hasil uji
error correction model diperoleh nilai adjusted EC-term
(signifikan pada alfa 1%), hal ini berarti bahwa masing-
masing variabel memiliki hubungan dinamis saling
berpengaruh. Kata Kunci: Stasioner, Kointegrasi, ECM,
Pada penggunaan aplikasi web, antara client dan server
dimungkinkan untuk melakukan pertukaran informasi.
Akan tetapi, untuk menampilkan hasil yang berupa
informasi atau proses dari server, client harus
melakukan refresh pada seluruh user interfacenya,
meskipun sebenarnya informasi yang berubah hanya
sebagian kecil saja. Pada aplikasi Registrasi Mahasiswa
konvensional, user dapat mengakses server berkali-kali
ketika user melakukan penambahan atau pembatalan
matakuliah. Hal ini menyebabkan user harus mengganti
user interface berkali-kali pula. Untuk mengatasi
masalah ini, dapat digunakan sebuah teknologi, yaitu
JavaScript Remote Scripting. JavaScript Remote
Scripting memberikan kemampuan pada client script
untuk mengakses server script. Dengan menggunakan
client script, user interface dapat diperbaharui tanpa
harus mengganti user interface secara keseluruhan.
Apabila client script dapat mengakses server script maka
user interface dapat menampilkan informasi atau proses
dari server tanpa harus melakukan refresh pada layar
client. Tugas Akhir ini menerapkan JavaScript Remote
Scripting dengan kasus Registrasi Mahasiswa. Dengan
menerapkan JavaScript Remote Scripting ini diharapkan
aplikasi registrasi mahasiswa ini memiliki user interface
Penelitian responsif.
yang lebih ini dilakukan dengan maksud untuk menguji
secara empiris hubungan Sikap. Kerja terhadap Kinerja
Perawat pada Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.
Dalam sikap kerja beberapa hal yang diteliti diantaranya
adalah Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasional dan
Keterlibatan Kerja. Kinerja seringkali menjadi peubah
gayut (dependen variabel). Kinerja merupakan faktor
penentu keberlansungan organisasi dan merupakan
ukuran keberasilan organisasi dan keefektifan
manajemen atau keefektifan pemimpin. Selain mutu
manajemen, salah satu faktor penting yang menjelaskan
kinerja adalah sikap kerja. Subjek penelitian yang
digunakan adalah perawat di Rumah sakit Bethesda
khususnya di ruangan III, IV, J, H dan N yang berjumlah
50 responden. Data penelitian diperoleh lansung dengan
menggunakan kuesioner atau angket setelah itu diuji
validitasnya dan reliabilitasnya. Metode analisis data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah Korelasi
Rank Spearman. Hasil korelasi menunjukan bahwa
antara sikap kerja dan kinerja perawat di Rumah Sakit
Bethesda Yogyakarta adanya hubungan yang signifikan.
Hasil penelitian tersebut sesuai dengan hipotesis
penelitian yang diajukan. Kata kunci: Sikap Kerja,
Knerja.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap
konsumen terhadap atribut iklan majalah sepakbola
Bolavaganza beserta profilnya dan apakah ada
perbedaan sikap konsumen berdasarkan
karakteristiknya. Disamping itu, dengan persaingan yang
semakin ketat di dunia bisnis, membuat setiap
perusahaan yang ada di tuntut untuk mampu
menetapkan strategi yang tepat dalam memenuhi
keinginan dan kebutuhan konsumennya agar tercapai
suatu kepuasan. Di sini perusahaan majalah sepakbola
Bolavaganza menyediakan suatu penawaran atribut-
atribut iklan kepada konsumennya agar mereka dapat
merasa puas. Untuk mengetahui apakah tiap- tiap atribut
itu dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan
konsumen, maka perusahaan dapat menganalisis sikap
konsumen terhadap tiap- tiap atribut iklan yang
ditawarkan. Menganalisis sikap konsumen merupakan
salah satu prinsip utama yang mendukung
pengembangan strategi pemasaran suatu perusahaan.
Adapun metode atau alat analisis yang digunakan dalam
penulisan skripsi ini adalah dengan menggunakan uji
Validitas dan Reliabilitas, analisis Multiatribute attitude
model (MAM). Melalui analisis tersebut diketahui bahwa
sikap konsumen terhadap atribut- atribut iklan yang
Penelitian oleh majalah sepakbola Bolavaganza
ditawarkanini adalah untuk mengetahui pengaruh baik/
kepercayaan merek terhadap loyalitas merek sabun cuci
Sunlight. Peneliti memilih kampung kepuh sebagai objek
penelitian dikarenakan letak kampung ini berada pada
wilayah kota Yogyakarta. Data diperoleh dengan cara
observasi, yaitu dengan menyebarkan 50 kuesioner
kepada 50 responden yang memakai sabun cuci
Sunlight. Kepercayaan merek diukur dengan variabel
Brand Characteristic, Company Characteristic,
Consumer-Brand Characteristic. Metode analisis yang
dipergunakan dalam penelitian ini adalah analisis
prosentase untuk mengetahui karakteristik konsumen
sabun cuci “Sunlight” dan analisis Regresi Linier
Berganda untuk mengetahui apakah ada hubungan
antara pengaruh kepercayaan merek terhadap loyalitas
merek sabun cuci Sunlight. Berdasarkan hasil analisis
data, maka kesimpulannya adalah bahwa ada pengaruh
yang positif antara atribut kepercayaan merek terhadap
loyalitas merek. Jika diteliti secara terpisah (t_test) pada
masing-masing atribut kepercayaan merek, yaitu brand
characteristic, company characteristic, dan consumer-
brand characteristic, masing-masing memiliki pengaruh
yang signifikan berpengaruh terhadap loyalitas merek.
Begitu juga dalam uji signifikansi secara bersama- sama
Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui kepuasan
konsumen terhadap atribut - atribut Kosmo Factory
Outlet sebagai tempat berbelanja busana di Yogyakarta.
Atribut-atribut yang diteliti meliputi atribut produk, atribut
harga, atribut pelayanan, atribut promosi dan atribut
tempat. Semakin baik kinerja atribut yang ditawarkan
terhadap kepentingan konsumen maka kepuasan
konsumen yang diperoleh akan semakin tinggi. Oleh
sebab itu atribut–atribut produk menjadi salah satu
pertimbangan bagi pelanggan dalam memilih produk,
atribut produk itu sendiri menentukan besar kecilnya
volume penjualan. Perusahaan pun dituntut untuk dapat
meningkatkan atribut - atribut produknya agar dapat
meningkat kepuasan tersendiri bagi pelanggannya.
Suatu perusahaan seperti Factory Outlet harus dapat
menciptakan kepuasan bagi konsumennya, dan juga
mampu memahami kebutuhan yang diinginkan oleh
konsumennya. Penelitian dilakukan pada konsumen
Kosmo Factory Outlet di Yogyakarta dengan sampel
sebanyak 100 responden. Pemilihan sampel
menggunakan purposive sampling, dengan
pertimbangan apakah pengunjung pernah membeli
produk busana di Kosmo. Alat utama untuk
mengumpulkan data dari responden adalah kuesioner.
Masa Krisis moneter reliabilitas kuesioner menunjukan
Hasil uji validitas dan di Indonesia pada akhir tahun 1997
sangat berpengaruh pada perekonomian Indonesia,
terutama di pasar modal Indonesia.
Hal ini tercermin dari perubahan harga saham yang naik
turun secara tidak teratur. Banyak perbankan yang
gulung tikar dan terpaksa melakukan merger dan
akuisisi dengan tujuan untuk memperoleh sinergi,
strategic oppurtunities, meningkatkan efektifitas dan
megeksploitasi mispricing di pasar modal. Keputusan
merger dan akuisisi tidak terlepas dari masalah biaya
pelaksanaan yang mahal dan hasilnya pun belum tentu
sesuai dengan yang diharapkan. Pengumuman merger
dan akuisisi merupakan salah satu studi peristiwa,
karena mengandung informasi yang dapat membuat
pasar bereaksi positif ataupun negatif pada tanggal
merger dan akuisisi yang diuji dengan adanya abnormal
return yang diterima oleh para pelaku pasar.
Pengumuman merger dan akuisisi yang dikeluarkan
diharapkan memiliki kandungan informasi, dimana pasar
akan memberikan sinyal kepada para pelaku pasar
tarutama sinyal mengenai prospeknya. Sinyal yang baik
dapat dilihat dengan adanya reaksi positif yang dapat
menyebabkan harga sahamnya naik, sebaliknya jika
reaksi pasarnya negative maka harga sahamnya tetap
atau mungkin turun.
Dalam penelitian ini penulis ingin meneliti apakah ada
Saat ini pendidikan merupakan bagian penting bagi
kehidupan masyarakat Indonesia. Patut disyukuri bahwa
masyarakat Indonesia semakin menyadari pentingya
pendidikan. Untuk mewadahi calon mahasiswa, banyak
diantaranya perguruan tinggi yang telah dibuka oleh
pemerintah maupun swasta. Persaingan seamkin ketat
dengan semakin banyaknya perguruan tinggi yang
dibangun. Universitas Kristen Duta Wacana merupakan
salah satu perguruan tinggi yang sedang berlomba-
lomba menjadi yang terbaik di antara ratusan perguruan
tinggi di Yogyakarta dan ribuan perguruan tinggi di
Indonesia. Dengan persaingan yang semakin ketat,
UKDW masih mampu bertahan sampai saat ini. Untuk
menjadi yang terbaik, salah satu langkah yang diambil
adalah dengan mengetahui perilaku konsumen dan
calon konsumennya. Skripsi yang berjudul “Analisis
Faktor-Faktor Kualitas dan Minat Masuk Pada
Universitas Kristen Duta Wacana Dengan Menggunakan
Conjoint Analysis” ini mencoba meneliti mengenai faktor-
faktor apakah yang dinilai penting dalam kualitas dan
minat masuk pada UKDW. Alat analisis yang digunakan
dalam penelitian ini adalah analisis conjoint dengan
program SPSS 12. Dari hasil penelitian, ternyata status
akreditasi dengan peringkat A dinyatakan berkualitas
Ga ada abstraksi
Memasuki era globalisasi sekarang ini perkembangan
dalam perekonomian sangatlah pesat, setiap
perusahaan mempunyai keunggulan kompetitif dalam
menghadapi para pesaingnya dengan melakukan
koordinasi dari setiap fungsi perusahaan yang ada, baik
fungsi produksi , pemasaran, keuangan maupun sumber
daya manusia. Hal ini dilakukan dalam upaya
memuaskan kebutuhan dan keiginan konsumen. Melihat
kondisi masyarakat di Indonesia kebanyakan menengah
kebawah dan kebutuhannya masih susah dicukupi.
Apalagi dalam pembuatan rumah, pasti memikirkan
biaya yang cukup besar. Di samping sudah adanya
genteng, tetapi harga masih mahal dan berat. Ada pula
seng, tetapi membuat kondisi menjadi panas sekali.
Oleh karena itu PT. Setiaji Mandiri memproduksi asbes
plat/enternit dan gelombang. Dimana a sbes tersebut
ringan, lentur dan tidak begitu panas. Asbes di buat
sebagai alternatif dalam pembuatan atap suatu
bangunan, biasanya terbuat dari genteng atau seng.
Dengan harga yang relatif lebih murah dibanding dengan
seng maupun genteng, maka biasanya ya ng banyak
menggunakan adalah kalangan menengah bawah atau
bangunan -bangunan yang bersifat semi permanen.
Kecuali dari segi harga yang lebih murah, dengan
menggunakan asbes dalam hal pengerjaannya juga
lebih cepat serta membutuhkan penyangga yang relatif
lebih sedikit dibanding bila menggunakan genteng.
Salah satu jalan yang ditempuh oleh CV. Bunga
Harimau Gianyar untuk meningkatkan volume penjualan
produk adalah dengan menerapkan strategi diversifikasi
produk. Strategi ini dilaksanakan agar volume penjualan
yang diharapkan dapat tercapai, dengan demikian posisi
perusahaan ditinjau dari tingkat voume penjualan produk
dapat dapat diketahui. Berdasarkan uraian latar
belakang masalah di atas, maka yang menjadi
pokok permasalahan adalah : 1. Apakah strategi
diversifikasi produk yang dilaksanakan oleh CV. Bunga
Harimau Tampaksiring Gianyar akan dapat
meningkatkan volume penjualan? 2. Di posisi manakah
perusahaan berada kalau ditinjau dari volume penjualan
produk ? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :1.
Untuk mengetahui strategi diversifikasi produk yang
dilaksanakan oleh CV. Bunga Harimau Tampaksiring
Gianyar akan dapat meningkatkan volume penjualan 2.
Untuk mengetahui posisi manakah perusahaan berada
kalau ditinjau dari volume penjualan produk.
Untuk memecahkan permasalahan tersebut digunakan
teknik analisis yaitu strategi diversifikasi produk dan
matrik Boston Consulting Group BCG). Berdasarkan
hasil pembahasan, maka didapat kesimpulan : l. Strategi
diversitikasi yang dilaksanakan oleh CV. Bunga Harimau
Gianyar
menyebabkan volume penjualan mengalami fluktuasi.
Penelitian ini meneliti tentang asosiasi merek kosmetik
Sari Ayu di Kota Yogyakarta. Dengan menggunakan
Analisis Persentase, diperoleh hasil konsumen Sari Ayu
sebagian besar adalah wanita, berusia 21 – 25 tahun,
pekerjaan sebagai pelajar/mahasiswa, dengan
pendidikan terakhir SMA, dan berpenghasilan
Rp.500.000 – Rp.1.000.000 per-bulan. Penelitian ini
menggunakan 10 atribut untuk diuji apakah atribut-
atribut tersebut membentuk sebuah image dari Sari Ayu.
Atribut-atribut yang diuji yaitu: mereknya terkenal, tidak
menimbulkan alergi (telah lulus alergi tested), cocok
untuk semua jenis kulit orang Asia, dibuat dari bahan
tradisional/alami, menciptakan kesan alami ketika
digunakan, produknya lengkap, kemasannya menarik,
harganya terjangkau, produknya mudah diperoleh,
iklannya menarik. Dengan menggunakan Analisis
Cochran Q test, diperoleh hasil bahwa asosiasi yang
membentuk image Sari Ayu ada 5 yaitu: mereknya
terkenal, dibuat dari bahan tradisional/alami,
kemasannya menarik, harganya terjangkau, dan
produknya mudah diperoleh. Keyword : bauran
pemasaran, asosiasi merek (Brand Associations), citra
merek (Brand image), analisis Cochran Q Test.
Dewasa ini semakin banyak perusahaan yang berlomba-
lomba mengkomunikasikan produknya dengan
menggunakan iklan sebagai medianya, karena iklan
merupakan salah satu instrumen yang dapat membantu
konsumen dalam menentukan tindakan-tindakan
pembelian produk. Hal ini disebabkan karena didalam
iklan terdapat informasi-informasi yang diperlukan
konsumen, walaupun tidak semua iklan mampu menarik
minat. Ada macam-macam saluran pesan, antara lain
melalui media pers, radio, televisi, dan lain-lain. Salah
satu media yang paling diminati oleh perusahaan dalam
mengiklankan produknya yaitu melalui media audio
visual atau televisi. Walaupun biaya yang dikeluarkan
relatif besar, media televisi dianggap memiliki
keunggulan yaitu bersifat audio, visual, emotion,
prestisius dan kemampuan yang kuat untuk
mempengaruhi khalayak. Oleh karena itu penulis ingin
meneliti tentang efektifitas iklan melalui media televisi.
Pada kesempatan ini penulis memfokuskan pada salah
satu merek dagang yang terkenal diiklankan di televisi
yaitu Indomie Goreng “Kriuk”. Sedangkan artribut yang
mempengaruhi adalah alur cerita, jingle, endoser dan
slogan . Untuk memperoleh data, penulis melakukan
penelitian dengan menyebarkan kuesioner yang
The aim kepada para konsumen dengan effect 100
diberikanof this research is to examine the jumlahof
corporate governance’s internal mechanism that is
institutional ownership, on both firm performance and
firm capital structure. To the extent, the moderating
effect of managerial ownership on the relationship
between institutional ownership, firm performance and
capital structure will be examined as well. The sample of
this research is drawn from companies within the big six
family owned business in Indonesia proposed by Sato
(2001), which are listed at The Jakarta Stock Exchange
from 1998 until 2005. Using the Moderated Regression
Analysis (MRA) Model, the result of this research shows
that both institutional and managerial ownership fail to
demonstrate their direct and moderated effect on
performance and capital structure. These findings
suggest that corporate governance implementation in
Indonesia is still ineffective. The main caused of this
ineffectiveness is the investor perception towards
investment climate in Idonesia. The frail of economic,
social and political circumstances create the “short term-
focused” toward investment return. Moreover, the slow
achievement of collusion, corruption, and nepotism
(KKN) eradication has resulted in sudden-withdrawal of
 Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era
globalisasi saat ini banyak membawa pengaruh terhadap
perekonomian, gaya hidup, strategi pemasaran dan
berbagai macam bisnis lainnya. Perbedaan pada
konsumen dapat diklarifikasi dalam keinginan sumber
daya, lokasi, perilaku maupun praktekpraktek
membelinya. Penulis memilih judul “Analisis Asosiasi
Merek Terhadap Tape Recorder Merek Polytron” dengan
studi kasus di Universitas Kristen Duta Wacana, karena
dalam benak setiap orang sering muncul kesan-kesan
terhadap suatu merek. Kesan-kesan yang terkait dengan
merek akan semakin meningkat dengan seringnya
konsumen mengkonsumsi suatu produk dan
penampakan merek tersebut dalam strategi
komunikasinya. Asosiasi merek (Brand Association)
adalah segala hal yang berkaitan tentang merek dalam
ingatan seseorang. Asosiasi tidak hanya eksis, namun
juga mempunyai tingkat kekuatan. Keterkaitan asosiasi
dengan merek akan lebih kuat jika dilandaskan pada
banyak pengalaman dengan produk. Berbagai asosiasi
yang diingat konsumen dapat dirangkai, sehingga bisa
membentuk brand image di dalam benak konsumen.
Singkatnya, brand image adalah sekumpulan asosiasi
merek yang terbentuk dalam benak konsumen. Untuk
mengetahui asosiasi-asosiasi tersebut, diperlukan suatu
Pada penelitian ini bertujuan untuk menjawab
permasalahan bagaimana tingkat kepentingan atribut
terhadap minat baca dan minat beli buku dikalangan
mahasiswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk
menjawab apakah ada perbedaan tingkat kepentingan
faktor terhadap minat baca dan minat beli buku antara
mahasiswa fakultas ekonomi dengan mahasiswa
fakultas teologia. Faktor yang akan diukur tingkat
kepentingannya antara lain, kelompok acuan, motivasi,
jenis buku dan harga buku. untuk mengukur tingkat
kepentingan maka alat analisis yang dipakai ialah
analisis conjoint, dengan alat analisis ini juga akan
dibentuk kombinasi stimuli yang akan menjadi acuan
untuk membuat kuesioner yang akan disebarkan kepada
150 responden.
Dengan semakin berkembangnya keadaan ekonomi
saat ini yang ditandai dengan adanya era globalisasi
serta tersedianya arus informasi yang cepat dan
kemajuan teknologi yang pesat. Tidak dapat dipungkiri,
sektor telekomunikasi termasuk salah satu faktor yang
paling prospektif. Hal ini disebabkan telekomunikasi
merupakan sarana yang vital dalam menunjang
pembangunan ekonomi nasional. Seiring dengan
berkembangnya teknologi di bidang jasa telekomunikasi,
menimbulkan munculnya operator-operator jasa
penyedia telekomunikasi. Karena dalam hal bisnis
telekomunikasi merupakan bisnis yang bergerak dalam
bidang jasa dimana kepuasan pelanggan menjadi faktor
utama dan faktor penentu supaya pelanggan tetap setia
(loyal) terhadap perusahaan pemberi jasa tersebut.
Salah satu faktor keberhasilan tersebut dapat dilakukan
dengan memberikan pelayanan secara prima kepada
pelanggan, sehingga akan memenuhi harapan dan
kebutuhan pelanggan serta tercapainya suatu kepuasan
pelanggan. Dengan latar belakang tersebut penulis
kemudian mengangkat judul “Analisis Pengaruh Kualitas
Jasa Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Flexi di
Yogyakarta”. Adapun yang menjadi rumusan masalah
adalah bagaimana pengaruh kualitas jasa pelayanan
terhadap kepuasan pelanggan, apakah dimensi kualitas
Studi ini menguji gender dan experience sebagai
variabel moderat yang memperkuat pengaruh kepuasan
kerja terhadap turnover intention dan juga komitmen
organisasi terhadap turnover intention. Gender
dibedakan menjadi pria dan wanita, sedangkan
pengukuran experience dikelompokkan menjadi tiga,
yaitu : masa kerja 0- 4 tahun (establishment), 5-8 tahun
(advancement), dan > 9 tahun (maintenance). Adanya
pengaruh variabel moderating diukur dengan
menggunakan alat analisis moderated regression
analysis (MRA). Hasilnya menunjukkan gender tidak
memperkuat pengaruh kepuasan kerja dan komitmen
organisasi terhadap turnover intention, tetapi experience
memperkuat pengaruh kepuasan kerja terhadap
turnover intention, tetapi tidak memperkuat pengaruh
komitmen organisasi terhadap turnover intention.
Keyword: Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi,
Turnover Intention, Gender, dan Experience
Penelitian ini meneliti tentang pengaruh keputusan
keuangan, yaitu keputusan investasi, keputusan
pendanaan, dan kebijakan dividen terhadap nilai
perusahaan publik di BEJ. Penelitian ini menggunakan
proksi IOS (Investment Opportunity Set) sebagai proksi
variabel laten keputusan investasi, yaitu total asset
growth (TAG), price earning ratio (PER), market to book
assets ratio (MBAR), rasio capital expenditure to book
value assets (CEBVA), dan current assets to total assets
ratio (CATA). Keputusan pendanaan sebagai variabel
laten di proksi melalui rasio Book debt to equity ratio
(DER), book debt to assets ratio (DAR), long term debt
equity ratio (LDER), dan market debt equity ratio
(MDER). Kebijakan dividen sebagai variabel laten di
proksi melalui Dividend yield (DY) dan dividend payout
ratio (DP). Nilai perusahaan sebagai variabel laten di
proksi melalui Free cash flow(FCF), market value (MV),
dan excess return to market (ER). Dengan
menggunakan confirmatory factor analysis ternyata dari
14
variebel di atas, diperoleh 7 variabel yang dapat
menjelaskan dan membentuk variabel laten, PER dan
MBAR untuk variabel keputusan investasi, DER dan
Penelitian variabel keputusan pendanaan, Apakah ada
DAR untukini bertujuan untuk mengetahui 1)DP dan DY
perbedaan tingkat kepuasan mahasiwa berdasarkan
profil responden, dan 2) Apakah mahasiswa Fakultas
Ekonomi Universitas Kristen Duta Wacana sudah
merasa puas dengan atribut kualitas jasa yang
ditawarkan. Pengumpulan data lewat metode kuesioner.
Data tersebut diolah dan diuji validitas dan reliabilitasnya
dengan menggunakan metode statistik korelasi product
moment. Kemudian untuk menganalisis data tersebut
digunakan Analisis Kepuasan Konsumen. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas
Kristen Duta Wacana merasa puas terhadap atribut
kualitas jasa Universitas Kristen Duta Wacana dan Dari
hasil analisis chi-square dapat disimpulkan bahwa tidak
ada tingkat perbedaan kepuasan mahasiswa terhadap
atribut kualitas jasa Fakultas Ekonomi Universitas
Kristen Duta Wacana. Hal ini dapat dilihat dari hasil
Indek Kepuasan Konsumen sebesar 288, tingkat
perbedaan kepuasan terhadap kualitas jasa atas dasar
jenis kelamin t hitung (0,422) lebih kecil dari t tabel
(7,815), tingkat perbedaan kepuasan terhadap kualitas
jasa atas dasar jurusan t hitung (0,867 ) lebih kecil dari t
tabel (7,815), tingkat perbedaan kepuasan terhadap
kualitas jasa atas dasar angkatan t hitung (0,00) lebih
kecil dari t tabel (21,026), dan tingkat perbedaan
Sebuah lagu tentunya diciptakan agar orang yang
mendengarkan tersentuh perasaannya atau
emosionalnya. Nurani manusia akan terhanyut saat
manusia mendengarkan sebuah lagu yang menyentuh
emosionalnya dan akan mengekspersikan emosionalnya
ke dalam sebuah tindakan. Maka dari itu, perusahaan
musik berupaya menyentuh emosional seseorang
dengan cara memproduksi sebuah lagu untuk
merangsang panca indra mereka.Tidak sampai disitu
saja, selain menyentuh emosional seseorang, ternyata
lagu juga menyentuh imajinasi seseorang. Imajinasi
memungkinkan sebuah lagu menembus batas dan
meraih hati konsumen, jadi tidak heran bila lagu-lagu
yang diciptakan menyampaikan pesan baik secara
langsung maupun tersirat untuk dapat mengejutkan
konsumen. Agar emosional yang ada pada lagu tersebut
dapat ditangkap oleh panca indra pendengar, maka lagu
tersebut membutuhkan sebuah identitas yang
membedakan antara lagu yang satu dengan lagu yang
lainnya. Dimana identitas tersebut dapat berupa identitas
produk, identitas person. Penelitian ini menguji pengaruh
emotional branding dan brand identity terhadap loyalitas
konsumen. Adapun tujuan penelitian ini untuk
menganalisa pengaruh antara variabel Emotional
Dewasa terhadap Brand Identiy, menganalisa pengaruh
Brandingini, dunia entertainment selalu dijadikan
fenomena oleh para masyarakat. Salah satu fenomena
yang ada di dunia entertainment adalah terjadi peniruan
(imitation). Sedangkan, yang dapat digolongkan relatif
mudah dan menarik untuk diimitasi di dunia seni dan
entertainment adalah sinetron. Hal ini dikarenakan
sinetron disukai, diperuntukkan, dan merambah ke
semua kalangan usia dan jenis kelamin. Ditambah lagi,
sinetron memiliki pengaruh yang kuat terhadap
masyarakat, karena sinetron ditayangkan melalui
sebuah media komunikasi yang dinilai paling efektif,
yaitu televisi. Selain itu, sebuah sinetron dapat
mempengaruhi emosional dari para konsumen yang
bertindak sebagai pemirsa (Emotional Branding) (Gobe,
200:36). Emosional para pemirsa dapat dipengaruhi
melalui pengalaman pancaindera yang di dapat oleh
pemirsa melalui sinetron yang ditontonnya. Pengalaman
pancaindera dapat dengan mudah didapatkan oleh
pemirsa, jika sinetron yang disaksikannya memiliki
atribut yang unik, sehingga memudahkan mereka untuk
mengingat dan mengenal sinetron yang disaksikannya
tersebut. Dimana atribut merupakan bagian dari brand
as Product, yang juga merupakan identitas dari sebuah
merek (Brand Identity) (Aker, 1996:79). Maka dari itu,
Semakin ketatnya persaingan dalam dunia bisnis saat
ini, membuat setiap perusahaan untuk lebih mencermati
bahwa di dalam bisnis begitu ketat. Bagi perusahaan
tidak hanya menjual produk- produknya mereka untuk
mendapatkan keuntungan yang sebesar- besarnya akan
tetapi mereka juga saling berjuang untuk dapat
menempatkan produk- produk mereka diposisi yang
paling tinggi dalam benak konsumen. Hal ini juga terjadi
pada perusahaan- perusahaan minuman khususnya teh
hijau termasuk pada produk Nu Greentea dan Zestea
yang juga saling bersaing.Tentu saja dilihat dari sini,
konsumen memiliki asosiasi- asosiasi yang berbeda
terhadap Nu Greentea dan Zestea. Merek sangat
berperan penting karena pembedaan satu produk
dengan produk yang lainnya sangat tergantung pada
merek yang ditampilkan. Merek yang
memiliki asosiasi merek yang unik dapat dibuat
berdasarkan atribut produk yang unik, nama yang unik,
kemasan yang unik serta didukung oleh strategi promosi
dan iklan yang sesuai cenderung lebih cepat berhasil
dibandingkan merek yang biasa- biasa saja. Adapun
yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui asosiasi merek terhadap minuman teh hijau
Nu Greentea dan Zestea. Dalam penulisan skripsi ini,
This research is an extension of Denis yaitu Analisis
penulis menggunakan dua alat analisiset.al (1997),
which try to examine the effect of agency problem an
inside shareholder on company’s diversification policy.
Different from Denis et.al (1997), this research also
intent to examine the effect of diversification on firm
value and the effect of inside shareholder on agency
problem as well The inside shareholder will be divided
into two categories which are: managerial ownership
(stock held by the managers) and stock held by the
company’s subsidiaries. The Herfindahl Index will be
used to measure the level of diversification, whilist the
agency problem will be measured using the ratio of
selling and general administrative cost. Moreover, the
existence of company’s excess value derive from the
company’s diversification will be used to identify the firm
value. Using the purposive random sampling method,
the total sampel darwn from the Jakarta Stock Exchange
from 2002 to 2005 are 160 companies with the exception
for companies within the financial sector. By means of
multiple linear regression with panel data, the result
show positive and significant effect of agency problem
on company’s diversification policy. It suggest that the
more the company being diversified into segment the
Salah satu aset tak terwujud dalam suatu perusahaan
adalah ekuitas yang diwakili oleh merek. Merek dan
segala sesuatu yang diwakilinya merupakan aset yang
paling penting, karena hal ini merupakan dasar
keuntungan kompetitif dan sumber penghasilan masa
depan. Merek yang merupakan aset perusahaan yang
sangat vital dan bernilai itu sebenarnya adalah
seperangkat asosiasi merek biasanya terangkai dalam
berbagai bentuk yang bermakna. Dimana suatu asosiasi
merek adalah segala hal yang berkaitan dengan ingatan
konsumen tentang sebuah merek. Kondisi persaingan
usaha yang semakin ketat saat ini, perusahaan perlu
memanfaatkan sumber dayanya dengan optimal,
termasuk berusaha menciptakan atau melakukan
rekayasa yang dapat mempengaruhi persepsi
konsumen, misalnya melalui citra merek produknya.
Merek sebenarnya merupakan janji penjual untuk secara
konsisten memberikan tampilan, manfaat dan jasa
tertentu kepada pembeli, dan karena itu keahlian paling
utama dari pemasar adalah kemampuanya untuk
menciptakan, memelihara, melindungi, dan
meningkatkan merek. Perusahaan yang mempunyai
citra merek yang kuat mempunyai alternatif untuk
bersaing pada tingkat harga dan spesifikasi produk.
Pada saat bergerak menuju yang kuat perusahaan
Dengan memiliki citra merekthe era of choice,
perusahaan tidak mampu lagi memaksa pelanggan
untuk membeli produk mereka, perusahaan akan
kesulitan mengelola pelanggan mereka. Perusahaan
harus selalu tanggap dengan apa yang menjadi
keinginan dan kebutuhan konsumen. Selain itu untuk
menjamin konsumen melakukan pembelian ulang dan
menjamin kelangsungan hidup perusahaan perlu
menjaga loyalitas pelanggannya. Pelanggan yang loyal
umumnya akan melanjutkan pembelian merek tersebut
walaupun dihadapkan pada banyak alternatif merek
produk pesaing yang manawarkan karakteristik produk
yang lebih unggul dipandang dari berbagai sudut
atributnya. Ada banyak merek produk mie instan dalam
dunia bisnis makanan sekarang ini yang sangat
bervariasi, seperti Mie Instan Indomie, Mie Sedaap, Mie
Sarimi, Mie Supermie, dll. Masing-masing produk
menawarkan harga, rasa, dan atribut-atribut lain yang
sangat bersaing. Hal ini akan berpengaruh terhadap
loyalitas pelanggan terhadap suatu merek mie instan.
Mie Instan Indomie merupakan salah satu merek mie
instan yang cukup lama beredar di pasar dan memiliki
brand yang cukup kuat dalam benak konsumen.
Berdasarkan hasil survei Indonesia Customer Loyalty
Index 2005 yang dilakukan oleh SWA dan Mars, di
kategori mie instan, total Loyalty Index (LI) Indomie lebih
Dalam kondisi persaingan usaha yang semakin ketat
saat ini perusahaan perlu memanfaatkan sumber
dayanya dengan optimal, termasuk berusaha
menciptakan atau melakukan rekayasa yang dapat
mempengaruhi persepsi konsumen, misalnya melalui
citra merek produknya. Merek sebenarnya merupakan
janji penjual untuk secara konsisten memberikan
tampilan, manfaat dan jasa tertentu kepada pembeli,
dan karena itu keahlian paling utama dari pemasar
adalah kemampuanya untuk menciptakan, memelihara,
melindungi, dan meningkatkan merek. Perusahaan yang
mempunyai citra merek yang kuat mempunyai alternatif
untuk bersaing pada tingkat harga dan spesifikasi
produk. Dengan memiliki citra merek yang kuat
perusahaan dapat tetap bersaing, merebut dan bahkan
memenangkan persaingan pasar. Adapun yang menjadi
tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil konsumen
teh botol Sosro dan Frestea, asosiasi merek teh botol
Sosro dan Frestea dan untuk mengetahui apakah ada
perbedaan asosiasi merek teh botol Sosro dan asosiasi
merek Frestea ditinjau dari profil konsumen. Untuk
analisis datanya, penulis memakai alat analisis, yaitu
analisis prosentase, analisis uji cochran dan analisis chi
square. Analisis prosentase berguna untuk mengetahui
Banyak macam pada produk dunia bisnis sekarang ini,
profil konsumen produk dalamteh botol Sosro dan
menimbulkan semakin banyak ragam produk yang
ditawarkan oleh perusahaan pada industri yang sama.
Salah satu produk tersebut adalah produk-produk
toiletries seperti sabun mandi cair. Beragamnya merek
sabun mandi cair saat ini memungkinkan konsumen
mempunyai keinginan untuk berpindah ke meek lain.
Perilaku perpindahan merek pada pelanggan
merupakan suatu fenomena yang kompleks yang
dipengaruhi oleh faktor-faktor keperilakuan, pesaingan,
dan waktu. Seorang konsumen yang mengalami
ketidakpuasan pada masa pasca-konsumsi mempunyai
kemungkinan akan merubah perilaku keputusan belinya
dengan mencari alternative merek lain pada konsumsi
berikutnya untuk meningkatkan kepuasanya. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh
ketidakpuasan konsumen, karakteristik kategori produk,
dan kebutuhan mencari variasi terhadap keputusan
pepindahan meek sabun mandi cair di Yogyakarta yang
dimoderasi oleh kebutuhan mencari variasi. Penelitian ini
dilakukan kepada 100 responden, khususnya
mahasiswa, yang berdomisili di Yogyakarta. Dalam
pengujian kuesioner ini menggunakan metoda analisis
data yaitu: uji validitas dan reliabilitas, dan analisis
regresi berganda. Dari hasil analisis ini diketahui bahwa
ketidakpuasan konsumen dan kebutuhan mencari variasi
Dalam hal produk makanan, konsumen sangat sensitive
dan peka. Sedikit saja tidak sesuai standard kualitas
maka konsumen tidak akan berpikir dua untuk kali untuk
mengkonsumsinya kembali. Salah satu produk makanan
yang umumdan cukup disukai oleh masyarakat adalah
roti. Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis
yakni untuk mengetahui profil konsumen Rotiboy, serta
mengetahui faktor-faktor apa sajakah yang
mempengaruhi konsumen dalam pembelian Rotiboy di
Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan analisis faktor
(factor analysis) untuk mengetahui faktor-faktor apakah
yang paling mempengaruhi pembelian Rotiboy, dengan
menggunakan 100 responden. Penelitian ini juga
menggunakan analisis prosentase untuk mengetahui
profil konsumen yang membeli dan mengkonsumsi
Rotiboy. Sebelum dianalisis lebih lanjut, kuesioner
terlebih dahulu diuji dengan analisis validitas dan
reliabilitas. Setelah dilakukan pengolahan data, ternyata
ada empat faktor yang paling mempengaruhi pembelian
Rotiboy yaitu faktor produk dan citra merek, faktor
promosi, faktor harga, dan faktor lokasi. Sedangkan dari
analisis prosentase dapat diketahui bahwa profil
konsumen Rotiboy yakni wanita yang belum menikah
dengan usia 21-30 tahun, pendidikan terakhir
sampai dengan SMU, mempunyai pekerjaan sebagai
pelajar/ mahasiswa, dan dengan tingkat penghasilan Rp
750.000-Rp 1000.000 per bulan.
Dewasa ini banyak sekali ditawarkan produk-produk
pelangsing dengan berbagai macam bentuk dan merek,
yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan konsumen.
Dengan banyaknya produk pelangsing yang beredar,
maka akan menimbulkan berbagai asosiasi terhadap
merek atau produk tersebut pada diri konsumen.
Asosiasi adalah segala kesan yang muncul di benak
seseorang yang terkait dengan ingatannya mengenai
suatu merek. Kesan-kesan yang terkait dengan merek
akan semakin meningkat dengan semakin banyaknya
pengalaman konsumen dalam mengkonsumsi suatu
merek atau dengan semakin seringnya kemunculan
merek tersebut dalam strategi komunikasinya. Berbagai
asosiasi merek yang saling berhubungan akan
menimbulkan suatu rangkaian yang disebut citra merek
atau brand image. Brand image yaitu sekumpulan
asosiasi yang terbentuk di benak konsumen. Makin
banyak asosiasi yang saling berhubungan maka
semakin kuat brand image yang dimiliki oleh merek
tersebut. Adapun tujuan dari penelitian yang berjudul
“Asosiasi Konsumen terhadap Produk WRP Body Shape
di Kota Yogyakarta” ini adalah untuk mengetahui
bagaimana asosiasi konsumen terhadap produk WRP
Body Shape tersebut. Penelitian dilakukan terhadap 60
orang responden di kota Yogyakarta. Metode yang by
The company’s performance is a measurement used
investors to invest their capital in share of stock.
Valuation approaches available in order to measured
company’s performance consist of conventional concept
and value based management concept. Conventional
concept is a measurement where earnings and cash flow
often used as primary indicators in order to valuing
company’s performance. While value based
management concept is a measurement to increase
shareholder wealth as the main purpose of company.
The objective of this research is to examine those
performance measurement and also to know which
performance measures that the most significant effect to
the stockholders’ returns. This research used Return as
dependent variable. While independent variables consist
of Economic Value Added (EVA), Residual Income (RI),
Earnings (EAT), Operating Cash Flows (OCF), and
Return on Investment (ROI). Samples of this research
was taken from the notable family business companies
based on Sato’s identification on Indonesia’s family
business (2001) which listed in Jakarta Stock Exchange
(JSX) from 1999 until 2004 which result on 18
companies. This study used multiple linier regression
with pooled data, which aim to see the contribution from
Kegiatan pemasaran perusahaan bersaing semakin
ketat terutama memasuki abad 21 ini, menuntut
perusahaan untuk selalu inovatif dalam
mengembangkan usahanya. Persaingan perusahaan
untuk memperebutkan pelanggan tidak lagi terbatas
pada atribut produk atau kegunaan suatu produk,
melainkan sudah dikaitkan dengan merek yang mampu
memberikan citra khusus bagi pemakainya Para
pemasar pada umumnya menginginkan bahwa
pelanggan yang diciptakannya menjadi pelanggan setia
atau loyal. Salah satu upaya untuk menjadikan seorang
pelanggan loyal adalah dengan penciptaan ekuitas
merek. Mengelola ekuitas merek (brand equity) dalam
persaingan yang kompetitif seperti sekarang ini dapat
menjadi keunggulan bersaing bagi perusahaan dalam
menciptakan pertumbuhan dan laba serta dapat
meningkatkan preferensi konsumen terhadap sebuah
merek. Dengan latar belakang tersebut penulis
kemudian mengangkat judul “Analisis Pengaruh Brand
Equity dengan Pembentukan Loyalitas Pelanggan pada
Produk Shampoo Clear, Head & Shoulder, dan LifeBuoy
”. Adapun yang menjadi rumusan masalah adalah
bagaimana pengaruh faktor-faktor brand equity yang
meliputi brand awareness, perceived quality dan brand
association dalam pembentukan loyalitas pelanggan
Promosi merek (brand loyalty) faktor penentu dalam
terhadapmerupakan salah satu Penelitian ini dilakukan
keberhasilan suatu program pemasaran, karena promosi
pada hakikatnya adalah suatu bentuk komunikasi
pemasaran. Diantara berbagai bauran pemasaran yang
ada, iklan merupakan salah satu bentuk promosi yang
banyak digunakan perusahaan dalam memperkenalkan
produknya. Ada berbagai macam alternatif media
periklanan yang dapat digunakan perusahaan untuk
mempromosikan, diantaranya surat kabar, radio,
majalah, televisi, dan lain-lain. Penelitian ini menguji
apakah beliefs memiliki pengaruh terhadap attitude dan
apakah attitude (sikap) memiliki pengaruh terhadap
intention (minat). Variabel-variabel beliefs yang ada
dalam penelitian ini antara lain adalah model iklan,
desain iklan, pesan iklan, dan brand image. Obyek
penelitian yang ada di dalam penelitian ini adalah iklan
shampoo Dove yang ada di majalah dengan model iklan
musisi Maia Ahmad. Penelitian ini menggunakan sampel
sebanyak 200 responden secara purposive sampling
dan diuji dengan menggunakan alat analisis Structural
Equation Model (SEM). Hasil dari penelitian SEM dapat
disimpulkan bahwa variabel model iklan, desain iklan,
dan brand image secara signifikan mempengaruhi
sikap(attitude), kemudian sikap (attitude) terhadap iklan
Perkembangan kondisi pasar yang sangat kompetitif
mendorong perusahaan untuk lebih berkonsentrasi
penuh dalam membuat strategi dalam menawarkan dan
memasarkan produk mereka. Promosi merupakan salah
satu strategi untuk menawarkan dan memasarkan
produk bagi perusahaan untuk menarik minat konsumen
dalam membeli. Promosi dapat mempengaruhi
pemilihan merek yaitu dapat meningkatkan probabilitas
bahwa konsumen akan berganti merek; dapat membujuk
konsumen untuk tetap menggunakan merek yang sama;
atau tidak berpengaruh pada pilihan kemungkinan-
kemungkinan. Komunikasi dari mulut kemulut (Word of
Mouth) merupakan salah satu bentuk promosi yang
effektif dalam mempengaruhi keputusan pembelian
suatu produk, karena informasi yang disampaikan dapat
diterima secara lebih baik atas adanya rasa percaya dari
penerima informasi terhadap sumber informasi. Apabila
konsumen memiliki pengalaman yang positif terhadap
suatu produk, maka akan menciptakan pembelian ulang
dan kemudian akan tercipta loyalitas terhadap merek
tertentu. Selain dari itu konsumen akan menceritakan
pengalamannya tersebut kepada orang lain sehingga
dapat menjadi referensi bagi orang lain dalam
mengambil keputusan pembelian. Berangkat dari latar
Dengan semakin bertambahnya minat baca tentang
belakang diatas, maka penulis ingin meneliti di kalangan
masyarakat, maka membuat masyarakat membutuhkan
tempat dimana mereka bisa memperoleh buku-buku
tersebut dengan mudah. Yogyakarta telah lama dikenal
sebagai kota pelajar sehingga banyak pelajar dari
berbagai pelosok menuntut ilmu di kota ini, bahkan tidak
sedikit pula yang berasal dari luar negri. Hal ini
menyebabkan permintaan akan produk buku semakin
tinggi. Toko Buku Gramedia telah lama dikenal di
kalangan masyarakat sebagai toko buku yang
mempunyai prestice yang baik di kota Yogyakarta.
Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat,
maka pihak perusahaan perlu memperhatikan sikap
konsumen sehingga kepuasan dan kepercayaan
konsumen dapat terwujud. Tujuan dari penelitian ini
adalah menganalisis profil konsumen, menganalisis
sikap konsumen, dan menganalisis apakah ada
perbedaan sikap konsumen terhadap atribut yang
ditawarkan Toko buku Gramedia berdasarkan profil
konsumen. Dalam mengumpulkan data-data yang
diperlukan, penulis menyebarkan kuesioner kepada
responden dan setelah itu diuji dengan uji validitas dan
reliabilitas. Adapun alat analisis yang digunakan dalam
penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis
Distribusi Frekuensi, analisis Multiatribute Attitude Model
Dengan adanya Rumah sakit Bethesda Yogyakarta,
maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian
dengan tujuan untuk mengetahui kepuasan pasien
terhadap kinerja pelayanan Rumah sakit Betehesda
Yogyakarta yang ditentukan oleh tingkat kepuasan dan
kepentingan pasien dibandingkan dengan persepsi
pasien terhadap kinerja perusahaan setelah pasien
merasakan. Kepuasan pasien ditentukan dengan
kualitas pelayanan antara yang dirasakan (perceived
service) dan pelayanan yang dirasakan (expected
service). Dalam pengumpulan data yang diperlukan,
penulis menggunakan kuesioner yang berjumlah 50
exemplar yang dibagikan kepada pasien di Rumah Sakit
Bethesda Yogyakarta. Dalam penelitian ini penulis
menggunakan alat ananlisis validitas dan reliabilitas,
analisis prosentase, dan analisis Modified Importance-
Performance Analysis. Dari hasil analisis ini penulis
dapat mengetahui bahwa kebanyakan pasien Rumah
Sakit Bethesda Yogyakarta adalah pria yang berusia 20
tahun-30 tahun berstatus sudah menikah dan
berpendidikan perguruan tinggi dengan memiliki
pekerjaan sebagai pegawai swasta, daerah asal
kebanyakan dari Yogyakarta. Penulis menemukan
bahwa terbukti ada perbedaan antara kuadran
Banyaknya tawaran pilihan produk sejenis kuadran
Importance-Performance Analysis dengan semakin
membuat konsumen sebagai target market mudah
beralih pilihan, menyesuaikan produk mana yang dapat
memenuhi harapannya. Organisasi akan lebih baik jika
mempertahankan pelanggan, daripada harus mencari
pelanggan baru mengingat biaya yang dikeluarkan akan
lebih besar. Ada beberapa usaha untuk membuat
pelanggan itu menjadi setia, yaitu diantaranya yang akan
dibahas dalam penelitian ini meliputi kualitas layanan,
citra instutusi, kepuasan pelanggan dan rintangan
berpindah. Pembahasan ini untuk menguji hubungan
antar variabel, yaitu kualitas dengan citra, kualitas
dengan kepuasan, kualitas dengan kesetiaan, citra
dengan kesetiaan, kepuasan dngan citra, kepuasan
dengan kesetiaan dan rintangan berpindah dengan
kesetiaan. Penelitian yang dilakukan mengambil seting
Prodi manajemen Universitas Kristen Duta Wacana dan
alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah
berupa kuesioner yang berisi pertanyaan tertulis kepada
responden. Banyaknya sampel yang digunakan adalah
200 responden melalui pengambilan secara acak.
Sedangkan untuk menganalisis data, menggunakan
Structural Equation Modeling (SEM) melalui program
AMOS 4.1. Hasil yang didapat setelah dilakukan uji
hipotesis adalah kualitas memiliki pengaruh pada
London Beauty Centre adalah Pusat Perawatan
kecantikan Kulit yang berdiri pada tanggal 19 Juli 1998,
memiliki 27 cabang yang tersebar di Indonesia. Strategi
pemasaran yang sudah dijalankan selama ini lebih
banyak mengacu pada Marketing Mix (4P). Penelitian ini
dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui posisi
strategi dan strategi pemasaran khususnya Marketing
Mix yang sudah dilakukan maupun yang sebaiknya
dilakukan oleh LBC dalam rangka mengembangkan
pangsa pasarnya. Alat analisis yang digunakan oleh
penulis dalam penelitian ini adalah Matrik Internal-
Eksternal (IE) dan Analisis SWOT. Sebagai pendukung
dalam penelitian ini, penulis menggunakan jajak
pendapat dengan menyebar kuisioner kepada 40
responden, dimana 10 responden adalah pihak yang
berkepentingan dalam LBC dan 30 responden adalah
konsumen LBC. Hasil analisis menunjukkan strategi
pemasaran (4P) yang ditetapkan dan dijalankan LBC
selama ini sudah cukup baik, hanya saja LBC perlu
meninjau kembali 4P yang sudah ada . Selain itu
masalah manajemen SDM juga perlu diperhatikan lebih
lagi. Karena produk perawatan kecantikan adalah
produk jasa maka pemasaran internal, eksternal dan
interaktif perlu dijalankan. Mengingat munculnya pesaing
Persaingan ketat antara produsen sepeda motor saat ini,
menuntut produsen berlomba-lomba untuk menciptakan
sepeda motor yang bisa menarik konsumen untuk
membeli dengan segala kelebihan dan kekurangan
masingmasing dari tiap produsen motor. Berbagai
inovasi telah dilakukan PT. Astra Honda Motor (AHM)
terhadap produk sepeda motor terutama sepeda motor
jenis bebek, dan itu terbukti dengan diluncurkannya
Honda New Supra Fit yang merupakan pengembangan
dari produk sebelumnya yaitu Honda Supra Fit lama.
Yang menjadi tujuan utama dari penelitian ini adalah:
untuk mengetahui apakah Faktor Eksternal (factor
external) mempunyai pengaruh pada sikap (attitude)
konsumen dan apakah Sikap konsumen mempunyai
pengaruh pada Minat (interest) untuk membeli. Ketiga
hal diatas sangat menarik untuk diteliti, dan
berpengaruh terhadap produk Honda New Supra Fit
yang sekarang ini menjadi motor yang berharga murah
dari Honda tapi bergaya mewah. Untuk menganalisis
masalah diatas penulis mengambil 200 responden yang
bukan pengguna motor Honda saat ini sebagai sample
dengan menggunakan Metode Convenience Sampling
yang dilakukan di kotamadya Yogyakarta dan dianalisis
dengan menggunakan alat analisis Structural Equation
Model (SEM) untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil
dari analisis perhitungan SEM dapat disimpulkan bahwa
Dunia saat ini semakin kompetitif, lingkungan bisnis bisa
berubah setiap saat. Begitu pula dengan barang-barang
yang dijual secara konvensional maupun Muliti Level
Marketing (MLM) selalu mengalami perkembangan. Jadi
para pelaku dunia usaha dituntut selalu merespon setiap
perubahan dengan memainkan strategi organisasinya.
Salah satu perusahaan network marketing adalah PT.
Sinergiplasindo Dinamika dengan produknya CMD
(Concentrace Trace Mineral drops). Tujuan dari
penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara
marketing mix terhadap loyalitas konsumen. Dalam
penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 50
responden dan diambil secara acak. Alat analisis yang
digunakan adalah Korelasi Rank Spearman. Sedangkan
hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu: Variabel
produk, price, dan place memiliki hubungan pada
loyalitas konsumen produk CMD. Sedangkan variable
promosi tidak memiliki hubungan pada loyalitas
konsumen. Keyword: Multi Level Marketing (MLM),
Marketing Mix, Loyalitas dan Korelasi Rank Spearmen.


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh managerial ownership dan institutional
ownership terhadap kinerja perusahaan yang di ukur
dengan laba akuntansi dan laba pasar. Managerial
ownership merupakan proporsi kepemilikan saham oleh
manajer, institutional ownership merupakan proporsi
kepemilikan saham oleh lembaga/organisasi. Sampel
dari penelitian ini adalah industri manufaktur yang
terdaftar sejak tahun 1998-2004 dengan metode analisis
yang digunakan adalah regresi berganda dan sebagai
alat analisis menggunakan program E-Views3. Ada 19
perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai sampel
penelitian ini. Proxy dari laba akuntansi adalah Tobin’s Q
(TQ) dan laba pasar adalah abnormal return (AR).
Analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa
managerial ownership dan institutional ownership tidak
berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja
perusahaan yang di ukur dengan laba akuntansi dan
laba pasar baik ditinjau dari α sebesar 1%, 5%, maupun
10%.
Keywords: Managerial ownership, institutional
ownership, Tobin’s Q, abnormal return.
Dalam memenangkan persaingan dalam dunia
pemasaran adalah bukan hanya melalui peningkatan
penjualan tetapi memfokuskan pada perolehan
pelanggan sebanyak-banyaknya dan mempertahankan
loyalitas pelanggannya dengan peningkatan kepuasan
pelanggan. Maka skripsi ini ingin meneliti hubungan
antara kepercayaan dan sikap konsumen terhadap
loyalitas pelanggan terhadap suatu produk. Objek
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
shampoo SUNSILK kemasan botol. Cara
mengumpulkan data adalah dengan menyebarkan
kuesioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan khusus
kepada responden. Banyak sampel yang digunakan
dalam penelitian ini adalah 200 responden melalui
pengambilan dengan metode purposive random
sampling. Sedangkan untuk menganalisis data adalah
dengan menggunakan Structural Equation Modeling
(SEM) atau Model Persamaan Struktural melalui
program AMOS 4.1. Dan hasilnya menunjukkan bahwa
kepercayaan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap
sikap dan sikap mempunyai pengaruh yang kuat
terhadap loyalitas. Kata kunci: Kepercayaan, Sikap,
Loyalitas, purposive random sampling, Structural
Equation Model (SEM)
The Objective of this research is to examine the effect of
internal and external control mechanism of corporate
governance on stock return. According to the ownership
structure of agency theory, the internal control
mechanism will be divided into three categories that are;
managerial ownership and public ownership. Whilst, the
external control mechanism will be measured using the
existence of external auditor within the company. The
sample of this research will be divided into two
categories which are; financial sector represented by
companies within banking industry and non-financial
sector represented by the manufacture companies. The
aim of sample separation is to get the comparative
analysis toward the stock abnormal return performance
derive from corporate governance implementation
between the two different samples. Using the purposive
random sampling method, the total sample for the
manufacture companies are 121 and banks are 14,
which all are listed at The Jakarta Stock Exchange (JSX)
from 2000 to 2004. By means of the fixed effect
regression model, this research in general, fail to
demonstrate the significant effect on both external and
internal control mechanism of corporate governance on
stock abnormal return in Indonesia. However, the result
Penelitian ini membahas terget dividen payout ratio dan
speed of adjustment pada perusahaan-perusahaan
manufaktur di Indonesia. Alat analisis yang digunakan
dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Data
yang digunakan adalah delta dividend per share, earning
pershare dan dividend per share. Jumlah sampel (n) dari
penelitian ini adalah 159 sampel. Peneliti ingin
mengetahui seberapa besar dividen payout ratio dan
speed of adjustment di Indonesia. Hasil analisis
menunjukan bahwa target dividen payout ratio dan
speed of adjustment pada tahun 1999-2004 sebesar
0.92 dan 0.28 Keywords : Trading Day, Return, Monday
Effect, Day Of The Week, Week-Four Effect, Rogalski
Effect.
The objective of this research is to empirically examine
the effect of dividend yield on price earning ratio (PER)
with the investment opportunity set (IOS) as a
moderating variable. The sample of this research is
drawn from companies within manufacture industry
which are listed at The Jakarta Stock Exchange from
2002 to 2004. Using the purposive random sampling the
total sample used in this research are 44 companies.
Five stock price to fixed assets based measurements of
investment opportunity set (IOS) are used to examine
the appropriate proxy for IOS and the moderating effect
of these proxies on the relationship between dividend
yield and price earning ratio in Indonesian, they are;
Property Plant and Equipment to Firm Value (PPE),
Depreciation to Firm Value Ratio (DEP), Gross Property
Plant and Equipment to Market Value of The Firm Ratio
(GPPE), Book Value of Gross Property, Plant and
Equipment to The Book Value of Assets Ratio (BGPPE),
and Depreciation to Total Assets Ratio (DEPTA).
Furthermore the data is analyzed using the Moderated
Regression Analysis (MRA). The result show that
dividend yield has the positive effect on price earning
ratio. On the contrary, only BGPPE shows it significant
moderating effect, that is strengthtening the effect of
dividend yield on price earning ratio. Moreover this result
suggest that the appropriate IOS measurement for
This research aim to examine the effect of fundamental
variables which are asset growth, liquidity, financial
leverage, total asset turn over, return on investment and
macro economic variables which are inflation and rate of
interest, on stock beta. The samples of this research are
taken from the big family business companies listed at
the Jakarta Stock Exchange (JSX), which result on 23
companies. These companies moreover, are in line with
Sato’s identification on Indonesia’s family business. The
period of this research is from 1998 – 2001, which aims
to examine the effect of monetary crisis on beta of stock.
This research use the model of multiple regression with
pooled data. Dependent variable is beta and
independent variables are fundamental variables and
macro economic variables. The result of this research
show that all variables simultaneously have significant
influence on systematic risk (beta). Partially there are
three variables that have 5% significant influence on
stock beta which are liquidity, total asset turn over and
interest rate. Keywords: fundamental variables, macro
economic variables and beta.


Penelitian ini membahas masalah pengaruh hari
perdagangan terhadap return saham, antara lain adalah
pengujian week-four effect dan rogalski effect di Bursa
Efek Jakarta. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan
yang aktif diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta. Alat
analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah
regresi linier berganda. Data yang digunakan adalah
return saham harian tahun 2003-2004. Return saham
harian merupakan observasi dalam penelitian ini, jumlah
observasi (n) dari penelitian ini sebesar 12.069
observasi. Peneliti ingin mengungkap keberadaan
Monday Effect, anomali day of the week, Rogalski Effect
di Bursa Efek Jakarta. Hasil analisis menunjukan bahwa
hari perdagangan berpengaruh terhadap return saham,
Monday effect tidak berhasil diidentifikasi, Week-Four
Effect dan Rogalski effect terbukti terjadi di BEJ.
Keywords : Trading Day, Return, Monday Effect, Day Of
The Week, Week-Four Effect, Rogalski Effect.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memprediksi
tingkat pengembalian investasi berupa pendapatan
dividen. Penelitian ini akan menguji apakah rasio
profitabilitas, likuiditas, hutang dan dividend yield mampu
menjadi alat untuk memprediksikan besarnya return
investasi berupa pendapatan dividen. Investor membeli
saham dari perusahaan publik dan akan mendapatkan
dividen atau capital gain sebagai tingkat
pengembaliannya. Penelitian ini lebih memfokuskan
dividen sebagai pengembalian investasi tersebut. Dalam
penelitian ini rasio profitabilitas diukur menggunakan
Return on Investment, rasio likuiditas dengan
menggunakan Current Ratio, rasio hutang dengan
menggunakan Debt to Equity Ratio dan dividend yield
diukur dengan perbandingan antara jumlah dividen per
saham yang diterima oleh investor pada saat tertentu
dengan harga sahamnya pada saat itu. Penelitian ini
mengambil sampel dari laporan keuangan perusahaan
yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta selama kurun waktu
dari tahun 1994 sampai tahun 2004. Data yang
dikumpulkan berasal dari Indonesian Capital Market
Directory. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa
profitabilitas, likuiditas, hutang dan dividend yield dapat
digunakan untuk memprediksi tingkat pengembalian
Penulis dalam penelitian ini membahas masalah
Hubungan Interdependensi Kebijakan Pendanaan dan
Kebijakan Investasi Perusahaan Jasa di Indonesia.
Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang bergerak
disektor Real Estate dan Properti yang terdaftar di Bursa
Efek Jakarta. Alat analisis yang digunakan dalam
penelitian ini adalah Korelasi Kanonikal. Data yang
digunakan adalah komponen aktiva dan pasiva
perusahaan Real Estate dan Properti tahun 2001-2004.
Komponen aktiva dan pasiva perusahaan merupakan
observasi dalam penelitian ini, jumlah observasi (n) dari
penelitian ini sebesar 144 observasi. Peneliti ingin
mengungkap Hubungan Interdependensi Kebijakan
Pendanaan dan Kebijakan Investasi Perusahaan Jasa di
Indonesia. Hasil analisis dalam penelitian ini
menunjukkan bahwa terdapat Hubungan
Interdependensi Kebijakan Pendanaan dan Kebijakan
Investasi. Keywords : Real Estate Investment Trusts
(REITs), komponen aktiva, komponen pasiva, canonical
correlation, canonical weight, dan canonical loading.
The loyalty of customer is widely accepted as a critical
factor in long-term success of sevices institution. The
purpose on this study is to explore impact of service
quality, satisfaction, institutional image and switching
barrier to costumer loyalty. Questionnaire was used as
an instrument for data collection. Structural equation
modelling was used to analyze the data. Results indicate
that service quality and customer satisfaction are two
important routes to costumer loyalty. Kata kunci: loyalty,
sevice quality, customer satisfaction, corporate image
and switching barrier.
Banyak perusahaan yang berlomba-lomba
mengkomunikasikan produknya dengan menggunakan
iklan sebagai medianya yaitu dengan tujuan agar produk
tersebut dikenal oleh konsumen dan tidak hanya dikenal
akan tetapi diharapkan agar konsumen tertarik dan
kemudian membeli produk tersebut. Salah satu media
yang paling diminati oleh perusahaan dalam
mengiklankan produknya yaitu melalui media audiovisual
atau televisi, walaupun biaya yang dikeluarkan relatif
besar, media televisi dianggap mempunyai keunggulan
yang bersifat audio, visual, motion, dan kemampuan
yang kuat untuk mempengaruhi khalayak sasaran. Oleh
karena itu penulis meneliti tentang efektivitas iklan
melalui televisi. Pada kesempatan ini penulis
memfokuskan pada salah satu produk yang terkenal
diiklankan di televisi yaitu produk simcard GSM IM3.
Sedangkan atribut yang mempengaruhi adalah
visualisasi, alur cerita, jingle, endorser, dan slogan.
Untuk memperoleh data, penulis melakukan penelitian
dengan menyebarkan kuesioner kepada para konsumen
sebanyak 100 responden. Metode yang digunakan
adalah non probability sampling, dimana semua unsur
populasi tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk
dipilih menjadi sampel penelitian. Jenis probability
sampling yang digunakan adalah convenience sampling
 Sekarang ini banyak sekali jenis atau merek printer
yang beredar di pasaran. Masing-masing merek memiliki
karakteristik atau keunggulan yang berbeda-beda.
Dengan semakin banyaknya merek printer yang beredar
maka semakin ketat pula persaingan diantara produsen
printer. Melihat kebutuhan konsumen akan printer, maka
banyak beredar berbagai macam merek printer,
diantaranya adalah Printer Canon, Printer Hewlett
Packard (HP), Printer Lexmark, Printer Epson, Printer
Minolta, Printer Samsung dan sebagainya. Persaingan
yang ketat tersebut menuntut produsen Printer untuk
dapat membuat suatu produk yang benar-benar
berkualitas dan bermanfaat. Baik dari dari segi fungsi,
kualitas, kecepatan, ketahanan, bentuknya, sehingga
konsumen dapat menentukan produk yang sesuai
dengan kebutuhan dan keinginannya. Dalam penelitian
ini penulis mengambil judul “Analisis Asosiasi merek
Printer Canon dan Hewlett Packard (HP) dalam Benak
konsumen di kota Yogyakarta”. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui asosiasi merek Printer Canon
dalam benak konsumen di kota Yogyakarta, untuk
mengetahui asosiasi merek Printer Hewlett Packard
(HP) dalam benak konsumen di kota Yogyakarta dan
untuk mengetahui Apakah terdapat perbedaan asosiasi
Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh (HP) dalam
merek Printer Canon dan Hewlett Packard penulis yakni
untuk mengetahui profil konsumen Toko Roti dan Kue
Le Gitz’, serta mengetahui faktor-faktor apa sajakah
yang mempengaruhi konsumen dalam pembelian Roti
dan Kue Le Gitz’ di Klaten. Penelitian ini menggunakan
analisis faktor (factor analysis) untuk mengetahui faktor-
faktor apakah yang paling mempengaruhi pembelian
Roti dan Kue Le Gitz’, dengan menggunakan 50
responden. Penelitian ini juga menggunakan analisis
prosentase untuk mengetahui profil konsumen yang
membeli Roti dan Kue Le Gitz’. Sebelum dianalisis lebih
lanjut, kuesioner terlebih dahulu diuji dengan analisis
validitas dan reliabilitas. Setelah dilakukan pengolahan
data, ternyata hanya ada 1 faktor yang paling
mempengaruhi pembelian Roti dan Kue LeGitz’ yaitu
faktor produk dan kenyamanan konsumen. Sedangkan
dari analisis prosentase dapat diketahui bahwa profil
konsumen Toko Roti dan kue Le Gitz’ yakni wanita yang
belum menikah maupun yang sudah menikah dengan
usia > 20-25 tahun, berpendidikan sampai dengan SMU,
mempunyai pekerjaan sebagai pegawai swasta/negeri,
dan dengan tingkat penghasilan per bulan < Rp
750000,00.
Dalam perkembangan dunia otomotif saat ini khususnya
sepeda motor banyak model dan tipe yang ditawarkan.
Ada sebagian konsumen yang merasa kurang puas
dengan tampilan kendaraannya yang terkesan standar,
maka hal seperti itu menyebabkan para pemilik
kendaraan sepeda motor untuk melakukan inovasi dan
memodifikasi pada sepeda motor yang dimilikinya.
Munculnya trend tersebut, banyak ditemui pada bengkel-
bengkel dan pusat modifikasi yang menyediakan jasa
serta menjual berbagai macam asesoris dan
kelengkapan untuk menunjang proses modifikasi yang
dibuthkan motor konsumen tersebut. Dari sekian banyak
para pemilik kendaraan modifikasi tentu ada yang
menganut berbagai aliran dalam memodifikasi sepeda
motornya, misalnya aliran exstrem, yaitu dengan
melakukan perombakan total pada semua bagian
sepeda motor, polos serasi “Poser” dengan memberikan
kesan polos dan bersih pada sepeda motornya, dan
masih banyak aliran-aliran yang dianut oleh para
pemodifikasi yang mempengaruhi para pemilik sepeda
motor atau penggemar modifikasi untuk melakukan
pemodifikasian diantaranya dikarenakan perkembangan
trend, ingin tampil beda, gaul, kreatifitas atau karena
variable lainnya. Untuk menunjang terwujudnya
keinginan dalam memodifikasi maka para penggemar
modifikasi mempunyai pilihan student atau bengkel over
Yogyakarta known where the tempat came from all
Indonesia and to get study in Yogyakarta, That’s whay
we have to admit that there a lot of consumen in
Yogyakarta. That consumen variates from a students to
a non students, a local and non local people, one things
that become a few common thing among them is they
ready to spend a certain number money for pleasure or
for fun so they can relax for a while. From the fact that
Yogyakarta has a large number consumen there is one
kind of business in Yogyakarta that ready to use this fact
to make a profit, and that business call game center. The
fact that Yogyakarta has a great number of consumen
become a motivation for a game center to raise. The
other fact beside that in Yogyakarta has a great number
of consumen is there is a lot number game center raise,
and there is not few from raise game center is closed
due to there is no consumen. The fact that there is a big
number of consumen in Yogyakarta and the oher fact
that there is a big number game center closed among a
big number a game center raise. The writer wil analysis
with the title “Interaktion between Cogninitive
Antecendent, Affective Antecendent, Conative
Antecendent to loyality in game center in Yogyakarta”.
Pada dekade terakhir, kualitas jasa semakin
mendapatkan banyak perhatian bagi perusahaan. Hal ini
disebabkan karena kualitas jasa dapat digunakan
sebagai alat untuk mencapai keunggulan kompetitif.
Kualitas jasa yang baik dapat menimbulkan kepuasan
konsumen, menarik konsumen baru, karena konsumen
terpuaskan kebutuhannya. Pada akhirnya, melalui
kepuasan konsumenlah perusahaan akan memperoleh
keuntungan jangka panjang. Persaingan dalam dunia
usaha semakin ketat, karena semakin meningkatnya
kebutuhan dan keinginan para konsumen. Hal ini
menyebabkan perusahaan yang bergerak di bidang
industri manufaktur maupun jasa, berlomba untuk
menghasilkan produk yang dapat memenuhi kebutuhan
dan keinginan konsumen. Agar dapat bertahan dalam
menghadapi persaingan yang semakin kompetitif,
perusahaan harus mampu memasarkan produknya
dengan baik kepada konsumen. Dengan latar belakang
tersebut penulis kemudian mengangkat judul “Hubungan
Variabel Kualitas Jasa Dengan Kepuasan Konsumen
Pada Pelanggan Salon Lellidewi Pangudhisalira Di Kota
Yogyakarta”. Adapun rumusan masalah dalam penelitian
ini: apakah terdapat hubungan variabel kualitas jasa
dengan kepuasan konsumen pada pelanggan Salon
Lellidewi Pangudhisalira Di Kota Yogyakarta Adapun
Penelitian penelitian ini adalah: untuk pengaruh
tujuan dariini adalah untuk mengetahuimengetahui
kepercayaan merek terhadap loyalitas merek sabun
detergent Rinso colour and care. Peneliti memilih desa
Sribitan sebagai objek penelitian dikarenakan letak desa
ini berada pada wilayah kabupaten Bantul. Data
diperoleh dengan cara observasi, yaitu dengan
menyebarkan 50 kuesioner kepada 50 responden yang
memakai sabun detergent Rinso colour and care.
Kepercayaan merek diukur dengan variabel Brand
Characteristic, Company Characteristic, Consumer-
Brand Characteristic. Metode analisis yang
dipergunakan dalam penelitian ini adalah analisis
prosentase untuk mengetahui karakteristik konsumen
sabun detergent Rinso colour and care dan analisis
Regresi Linier Berganda untuk mengetahui apakah ada
hubungan antara pengaruh kepercayaan merek
terhadap loyalitas merek sabun detergent Rinso colour
and care. Berdasarkan hasil analisis data, maka
kesimpulannya adalah bahwa ada pengaruh yang positif
antara atribut kepercayaan merek terhadap loyalitas
merek. Jika diteliti secara terpisah (t test) pada masing-
masing atribut kepercayaan merek, yaitu brand
characteristic, company characteristic, dan consumer-
brand characteristic, masing-masing memiliki pengaruh
Penelitian tentang Analisis Kesehatan Bank Swasta
Nasional dengan menggunakan metode CAMEL ini
bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan pada
Bank swasta nasional dengan indicator CAMEL yaitu :
Capital Adeqecy ratio (CAR),Return on Assets (ROA),
kualitas Aktiva Produktif (ASSET), biaya operasi
terhadap pendapatan operasi (EFISIENSI), dan loan to
Deposit Ratio (LDR). Kesimpulan yang dapat diambil
dari penelitian ini adalah bahwa indicator – indicator
CAMEL menunjukkan pada Bank Swasta Nasional
tingkat kesehatan bervariatif. Hal ini dapat dilihat
perkembangannya atau perbaikan nya yang dilakukan
Bank Swasta Nasional dari analisis menggunakan
CAMEL.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang
paling penting sebagai pertimbangan dalam penilaian
sepeda motor Yamaha Mio, Honda Vario, dan Suzuki
Spin dan untuk mengetahui faktor yang paling
mempengaruhi dalam penilaian sepeda motor Yamaha
Mio, Honda Vario, dan Suzuki Spin. Penelitian ini
mengambil 50 orang responden pengguna motor matik
yang berada di wilayah Kota Yogyakarta sebagai sampel
penelitian. Metoda pengambilan sampel yang digunakan
dalam penelitian ini adalah secara purposive random
sampling. Analisis data dalam penelitian ini
menggunakan analisis persentase untuk mengetahui
sekelompok responden yang paling banyak jumlahnya.
Analisis data juga menggunakan analisis Analytical
Hierarchy Process (AHP) yaitu metode pengambilan
keputusan, yang peralatan utamanya adalah sebuah
hirarki. Analisis AHP untuk mengetahui faktor yang
paling penting sebagai pertimbangan dalam penilaian
sepeda motor matik. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa faktor yang mempengaruhi konsumen dalam
pembelian motor matik adalah faktor produk dengan
bobot prioritas 0,70. Faktor kedua yang menjadi
pertimbangan konsumen dalam motor matik adalah
faktor harga dengan bobot prioritas 0,66. Faktor ketiga
yang menjadi pertimbangan konsumen dalam pembalian
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi
bersaing yang dilakukan oleh perusahan dan
memformulasikan rancangan strategi bersaing yang
baru yang dapat diterapkan oleh perusahaan dalam
menghadapi persaingan yang semakin ketat di massa
yang akan datang. Metode penelitian yang digunakan
dalam riset ini adalah: (1) Studi kasus, (2) Survei
lapangan dan wawancara, dan (3) Telaah/kajian literatur.
Penelitian ini menggunakan 4 metode analisis data.
Yang pertama adalah analisis stuktur industri dari
Michael Porter untuk melihat stuktur industri otomotif
mobil yang ada secara global. Yang kedua adalah
analisis lingkungan perusahaan untuk melihat besar
kecilnya pengaruh ke-4 faktor ( kekuatan, kelemahan,
peluang, dan ancaman ) terhadap kondisi perusahaan.
Yang ketiga adalah analisis pesaing untuk melihat peta
kekuatan pesaing secara umum dalam persaingan. Dan
yang terakhir adalah analisis bauran pemasaran untuk
melihat kegiatan pemasaran yang ditinjau dari 4 P yaitu ;
Price, Product, Place, dan Promotion. Hasil dari evaluasi
yang dilakukan dalam penelian ini adalah bahwa strategi
bersaing yang dilakukan oleh perusahaan sampai saat
ini sudah cukup baik, hal itu bias terlihat dari tingkat
penjualan perusahaan yang semakin meningkat dari
waktu ke waktu dan juga laba perusahan yang semakin
meningkat. Namun seiring berjalanya waktu, maka
Dalam sebuah perusahaan, pemasaran merupakan
sarana bagi perusahaan untuk memperoleh pangsa
pasar seluas-luasnya dan mencukupi kebutuhan
maupun keingginan dari para konsumennya. Penelitian
terhadap atribut-atribut yang ditawarkan sebuah
perusahaan penting untuk dilakukan agar perusahaan
dapat membangun kepuasan konsumen melalui atribut
yang ditawarkannya tersebut. Penelitian ini juga akan
mempermudah perusahaan untuk dapat memenuhi
keinginan konsumen. Rumah Makan Murah Enak
berusaha mengetahui sikap konsumen terhadap atribut
yang ada. Dengan menggunakan sumber data yang
diperoleh dari kuisioner yang berisi pertanyaan-
pertanyaan tentang identitas konsumen maupun atribut-
atribut yang ditawarkan oleh Rumah Makan Murah Enak.
Dari data kuisioner tersebut akan diuji dengan
menggunakan uji validitas dan reabilitas. Dengan
penelitian ini penulis menggunakan analisis indeks
kepuasan konsumen yang digunakan untuk menjawab
rumusan masalah. Dari hasil penelitian menunjukkan
bahwa responden yang paling banyak adalah berjenis
kelamin laki-laki sebesar 60%, berusia antara 40-49
tahun, dengan pekerjaan terbanyak adalah pegawai
negeri/swasta sebesar 36%, dan berpenghasilan
<500.000 sebesar 28% yang dikarenakan harga produk
Dewasa ini persaingan dalam dunia usaha semakin
ketat, terlebih dengan semakin meningkatnya kebutuhan
dan keinginan konsumen. Hal ini menyebabkan
perusahaan – perusahaan baik yang bergerak dibidang
industri manufaktur maupun bidang jasa, berlomba
untuk menghasilkan produk atau jasa yang dapat
memenuhi kebutuhan serta keinginan konsumen.
Secara umum baik perusahaan yang bergerak dibidang
manufaktur maupun dibidang jasa mempunyai tujuan
yang sama yaitu utnuk dapat memasarkan produk
maupun jasanya dengan baik. Merek tidak hanya
sekedar nama, istilah, simbol atau kombinasinya tetapi
merek adalah janji perusahaan untuk secara konsisten
memberikan keutamaan, manfaat dan pelayanan
kepada pelanggan. Janji itulah yang membuat
konsumen mengenal merek tersebut lebih dari merek
lain. Pengalaman positif konsumen dalam pemilihan
merek suatu produk akan memberikan kesan tersendiri
dalam benak konsumen. Apabila konsumen dalam
memilih merek tertentu telah mempunyai pengalaman
positif terhadap suatu merek, maka konsumen tidak
akan meninggalkan merek tersebut. Karena merek
merupakan simbol yang memberi makna yang terbaik
untuk memuaskan diri konsumen Kondisi ini membuat
perusahaan dituntut untuk mengembangkan kualitas
produk maupun kemampuan dalam mencari peluang
Semakin meningkatnya Permintaan konsumen akan
sepeda motor maka semakin meningkat pula Penawaran
yang ada. Berbagai macam merk yang ada ditawarkan
dipasaran. Hal ini tentu saja juga menyebabkan
meningkatnya usaha pendukung seperti bengkel sepeda
motor. PT. Astra Internasional Tbk yang merupakan
leader dalam bisnis penjualan sepeda motor berusaha
melengkapi pelayanananya dengan mendirikan bengkel
khusus sepeda motor merk Honda yaitu AHASS.
AHASS 1650 CV. Kompo Motor merupakan salah satu
kantor cabang di Banjarnegara dibawah naungan Astra
secara langsung. Dalam memberikan pelayanan,
AHASS 1650 CV. Kompo Motor mengutamakan
kepuasan konsumennya. Hal ini dilakukan karena
mereka sadar bahwa kepuasan tersebut mendatangkan
banyak keuntungan yaitu terciptanya hubungan yang
harmonis antara perusahaan dan konsumen,
memberikan dasar yang baik untuk bagi pembelian
ulang. Terciptanya loyalitas konsumen dan memberikan
rekomendasi dari mulut kemulut yang menguntungkan
bagi konsumen. Dengan mengangkat judul “Analisis
kepuasan konsumen motor Honda di
Banjarnegara tehadap bengkel AHASS 1650 CV. Kompo
Motor Banjarnegara." Dengan alat analisis yang relevan,
maka akan diperoleh hasil penelitian terhadap
responden secara valid dan reliabel. Menganalisis
karakteristik atau profil responden akan diperoleh angka
 Loyalitas konsumen tercipta karena adanya hubungan
harmonis antara pelanggan dengan perusahaan dan
hubungan harmonis ini tercipta karena adanya rasa puas
dari konsumen. Tujuan dan maksud utama hubungan
pemasaran adalah mencapai hubungan konsumen dan
membangun kesetiaan. Pada kesempatan ini penulis
memfokuskan pada salah satu usaha jasa yaitu salaon
Gemini. Penulis ingin mengetahui seberapa besar
pengaruh rintangan pengalihan, keluhan dan indeks
kepuasan konsumen terhadap loyalitas di salon Gemini.
Melalui analisis indeks kepuasan konsumen yaitu
sebesar 397,21 secara umum konsumen sudah puas
erhadap salon Gemini. Melalui analisis faktor, faktor
kepentingan dan kepuasan harus digabung menjadi
indeks kepuasan agar bisa dianalisis lebih lanjut.
Berdasarkan analisis regresi berganda, dari ketiga
variabel (rintangan pengalihan, keluhan, dan indeks
kepuasan) tidak ada yang signifikan karena ketiganya
mempunyai nilai diatas 0,05. Keyword : loyalitas
konsumen, rintangan pengalihan, keluhan, indeks
kepuasan konsumen
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh
besarnya total cost operasional terhadap financial
distress dengan size perusahaan sebagai variabel
pemoderasi. Penelitian ini akan menguji apakah
besarnya total cost operasional akan mempengaruhi
financial distress dengan size perusahan sebagai
variabel pemoderasi. Penelitian ini mengambil sampel
data semua Perusahaan yang mengalami financial
distress yang diwakili oleh perusahaan yang didelisting
dan memiliki nilai ekuitasnya negative dalam kurun
waktu 5 tahun. Model yang digunakan dalam penelitian
ini mengacu pada model regresi dengan variabel
moderasi (Ghozali, 2005). Dalam penelitian ini tidak
hanya digunakan data saat ini, tetapi juga digunakan
nilai masa lalu (lagged), maka model analisis yang
digunakan adalah model lag yang didistribusikan
(distributed-lag-model) (Gujarati, 1978). Pengujian
hipotesis dilakukan untuk mengetahui bagaimana
pengaruh Cost terhadap Financial Distress dengan size
perusahaan sebagai variabel pemoderasi atas kelompok
Cost yang menunjukkan bahwa Financial Distress
sebagai variabel pemoderasi yang bersama-sama Cost
mempengaruhi Financial Distress. Pada perbaikan
model dilakukan untuk mengetahui otomotif membuat
Pesatnya perkembangan teknologi bagaimana pengaruh
persaingan industri ini semakin ketat, hal ini dapat dilihat
dari banyaknya jenis sepeda motor yang terus
bermunculan. Salah satu trend sepeda motor sekarang
ini adalah sepeda motor matic. Penelitian yang berjudul
Minat Masyarakat Kota Magelang Terhadap Sepeda
Motor Merek Honda Jenis Vario ini bertujuan untuk
mengetahui minat konsumen terhadap sepeda motor
Honda jenis Vario di Magelang, untuk mengetahui atribut
apa saja yang menjadi pertimbangan utama dalam
pemilihan sepeda motor, untuk mengetahui apakah
terdapat perbedaan minat konsumen sepeda motor
Honda jenis Vario dari segi: karakteristik pemakai, jenis
kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan dan pendapatan
Untuk memperoleh data, penulis melakukan penelitian
dengan menyebarkan kuesioner yang diberikan kepada
100 responden. Metode pengambilan sampel yang
digunakan adalah sampel kuota (quota sampling), yaitu
metode memilih sampel yang mempunyai ciri-ciri
tertentu dalam jumlah atau kuota yang diinginkan.
Setelah data diperoleh, penulis mengolah data tersebut
dengan menggunakan alat Analisis Prosentase, Analisis
Fishbein Extended, dan Chi Square. Berdasarkan
analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa minat
masyarakat kota Magelang terhadap sepeda motor Vario
adalah cukup berminat. Untuk atribut yang menjadi
Kegiatan pemasaran dewasa ini sudah sangat
berkembang dan semakin banyak perusahaan yang
berlomba-lomba mengkomunikasikan produknya dengan
menggunakan iklan sebagai medianya, karena iklan
merupakan salah satu instrumen yang dapat membantu
konsumen dalam menentukan tindakan pembelian
produk. Hal ini disebabkan karena di dalam iklan
terdapat informasiinformasi yang diperlukan konsumen,
walaupun tidak semua iklan mampu menarik minat. Ada
macam-macam saluran pesan, antara lain melaui media
pers, radio, televisi dan lain-lain. Salah satu media yang
paling diminati oleh perusahaan dalam mengiklankan
produknya yaitu melalui media audio visual atau televisi.
Walaupun biaya yang dikeluarkan relatif besar, media
televisi dianggap memiliki keunggulan yaitu bersifat
audio, visual, emotion, prestisius dan kemampuan yang
kuat untuk mempengaruhi khalayak. Oleh karena itu
penulis meneliti tentang Efektivitas Iklan melalui media
televisi. Pada kesempatan ini
penulis memfokuskan pada salah satu merek dagang
yang terkenal yang diiklankan di televisi yaitu Indomie
Goreng. Sedangkan atribut yang mempengaruhi adalah
jingle (alunan musik), alur cerita iklan, model iklan dan
slogan iklan. Untuk memperoleh data, penulis
melakukan penelitian dengan menyebarkan kuesioner
Produk merupakan sesuatu yang dapat ditawarkan
dalam pasar untuk diperhatikan, dimiliki, digunakan, atau
dikonsumsi, sehingga dapat memuaskan keinginan atau
kebutuhan konsumen. Produsen rokok berlomba dalam
mengeluarkan produknya dan mereka harus
berkompetisi dengan para pesaingnya. Mereka
berusaha memproduksi produk dengan memperhatikan
keinginan para konsumen dan produk harus sesuai
dengan kebutuhan konsumen. Semua ini dilakukan
produsen agar dapat mempertahankan jumlah
konsumen yang setia terhadap produk mereka. Pada
kesempatan ini, penulis memfokuskan pada salah satu
produk rokok, yaitu Sampoerna Mild. Sedangkan atribut-
atribut yang mempengaruhi sikap konsumen antara lain:
harga, rasa, kemasan, kadar tar&nicotine, kemudahan
memperoleh, promosi, dan kualitas. Untuk memperoleh
data, penulis melakukan penelitian dengan
menyebarkan kuesioner dengan jumlah 100 responden
yang berdomisili di Yogyakarta. Metode yang digunakan
adalah Purposive Sampling yaitu sampling dimana
pengambilan elemen-elemen dimasukkan dalam sample
tersebut secara representatif. Setelah data diperoleh,
penulis mengolah data tersebut dengan menggunakan
alat analisis Prosentase untuk profil responden, analisis
validitas dan reliabilitas, Multiatribute Attitude Model
Saat ini perkembangan industri seluler di Indonesia
berkembang dengan sangat pesat. Perkembangan
industri seluler ini menyebabkan penjualan handset
ponsel dan kartu seluler (SIM Card) meningkat dengan
pesat pula. Di sisi lain, perkembangan industri seluler
menyebabkan banyak perusahaan tertarik masuk dalam
industri ini. Operator–operator Seluler baru pun
bermunculan dan menciptakan persaingan yang
semakin lama semakin ketat. Masing–masing operator
berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dan
berusaha menciptakan image yang baik tentang
produknya, yaitu SIM Card dan layanan operator seluler
di benak para pelanggannya. Berbagai asosiasi yang
diingat konsumen dapat dirangkai sehingga membentuk
sebuah brand image di dalam benak konsumen. Dengan
mengetahui asosiasi terhadap suatu merek, maka
perusahaan dapat menentukan strategi yang akan
digunakan dalam menarik konsumen untuk melakukan
pembelian. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa
penulis tertarik untuk meneliti tentang “Perbandingan
Asosiasi Konsumen terhadap Kartu Prabayar Simpati
dan XL Bebas di Kota Yogyakarta” Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui asosiasi konsumen
terhadap kartu prabayar Simpati dan XL Jempol di kota
Yogyakarta. Data primer diperoleh dari hasil penyebaran
Perkembangan teknologi yang semakin pesat akhir-akhir
ini membuat universitas baik negeri maupun swasta juga
ikut berkembang dengan pesat, hal ini dengan
sendirinya menimbulkan persaingan antara universitas-
universitas khususnya yang ada di Yogyakarta.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor
apa yang dianggap penting dalam penilaian kualitas dan
minat masuk universitas swasta di Yogyakarta.
Faktor-faktor yang digunakan sebagai stimulus untuk
apa yang menjadi pertimbangan utama dalam memilih
universitas adalah: universitas, status akkreditasi,
fakultas, SPP tiap semester, dan fasilitas. Faktor-faktor
tersebut kemudian diolah dengan SPSS versi 12.0
dengan alat analisis conjoint. Dari hasil pengolahan data
diketahui faktor yang dianggap penting dari keenam
faktor tersebut dan memiliki minat masuk yang tinggi
adalah status akreditasi.
Pada skripsi yang berjudul “Perilaku Konsumen Beralih
Merek (Brand Switching) Dalam Pembelian Produk Hand
Phone Di Kota Yogyakarta” akan menguji apakah ada
pengaruh pembentukan himpunan pertimbangan serta
akibat langsung dan tidak langsung dari ukuran
himpunan pertimbangan terhadap perilaku beralih
merek? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk
menguji apakah pengalaman sebelumnya
mempengaruhi secara signifikan terhadap pengetahuan
produk dan kepuasan, apakah pengetahuan produk
mempengaruhi secara signifikan terhadap kepuasan dan
pencarian media, apakah kepuasan mempengaruhi
terhadap pencarian media dan himpunan pertimbangan
tapi tidak signifikan, apakah pencarian media
mempengaruhi secara signifikan terhadap himpunan
pertimbangan, apakah himpunan pertimbangan
mempengaruhi secara signifikan terhadap pencarian
pengecer, apakah kepuasan, himpunan pertimbangan
dan pencarian pengecer mempengaruhi tapi tidak
signifikan secara langsung terhadap perilaku beralih
merek. Penulis menggunakan metode analisis Model
Persamaan Struktural (SEM) untuk menguji hipotesis
penelitian. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak
200 responden secara purposive sampling. Namun
setelah dilakukan data screening hanya 194 sampel
yang layak diproses lebih lanjut. Dari hasil analisis SEM
dapat disimpulkan bahwa empat hipotesis yang
Adapun latar belakang dari tujuan penulisan ini adalah
untuk mengetahui kepuasan konsumen terhadap atribut -
atribut Charmy Snow Ice sebagai tempat penjualan
Snow Ice di Yogyakarta. Dimana atribut-atribut
ditawarkan akan mempengaruhi kepuasan konsumen
dalam memberikan keputusannya membeli suatu produk
yang ditawarkan, atribut yang dipakai dalam penelitian
ini meliputi atribut produk, atribut harga, atribut
pelayanan, atribut promosi dan atribut tempat. Dalam hal
ini dapat dikatakan bahwa semakin baik atribut yang
ditawarkan terhadap kepentingan konsumen maka
kepuasan konsumen yang diperoleh akan semakin
tinggi. Penelitian ini dilakukan pada konsumen Charmy
Snow Ice di Yogyakarta dengan sampel sebanyak 100
responden, Untuk mengetahui profil konsumen yang
menyantap Snow Ice di Charmy Snow Ice maka alat
analisis yang digunakan adalah analisis prosentase.
Responden tersebut kemudian diberi kuesioner yang
berisikan tentang profil responden dan tanggapan
mengenai atribut kepentingan dan atribut kepuasan
Charmy Snow Ice. Sebelum dianalisis lebih lanjut
kuesioner tersebut terlebih dahulu diuji tingkat
validitasnya dan reliabilitasnya, Setelah dilakukan
pengujian ternyata diperoleh hasil bahwa semua
kosumen dinyatakan valid dan reliable. Kemudian untuk
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
kualitas jasa terhadap kepuasan konsumen yang
berdomisili di Yogyakarta terhadap perusahaan jasa
penerbangan Batavia Air. Penelitian ini juga bertujuan
untuk mengetahui pengaruh kepuasan konsumen
terhadap perilaku purna penggunaan jasa penerbangan
Batavia Air. Pengaruh kualitas jasa terhadap kepuasan
dianalisis dengan menggunakan model regresi
berganda, diuji dengan t Test dan f Test. Dan pengaruh
kepuasan terhadap perilaku purna penggunaan
dianalisis dengan menggunakan analisis Crosstab dan
Chi- Square. Berdasarkan hasil analisis data, maka
kesimpulannya adalah bahwa ada pengaruh positif
antara kualitas jasa terhadap kepuasan.Jika diteliti
secara terpisah ( t test ) pada masing-masing variabel
kualitas jasa, didapati memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap kepuasan. Begitu juga dalam uji signifikan
secara bersama-sama ( F test ) diketahui kualitas jasa
berpengaruh terhadap kepuasan. Maka dapat
disimpulkan bahwa 0,559 atau 55,9% variabel
kepuasan(dependent) dipengaruhi oleh variabel
independent yaitu: jasa (pelayanan perusahaan,
pelayanan karyawan) dan fasilitas. Sedangkan sisanya
sebasar 44,1% disebabkan oleh variasi lain yang tidak
dimasukkan dalam penelitian ini.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan
konsumen dalam proses pemilihan produk almari es dan
untuk mengetahui perbedaan keterlibatan konsumen
dilihat dari profil konsumen. Penelitian ini menggunakan
kuesioner dan dilakukan di kota Yogyakarta. Objek
penelitian yang diteliti masyarakat umum yang
menggunakan almari es merek Panasonic, LG, Sharp,
Toshiba, dan Samsung. Penelitian ini jumlah sampel
yang digunakan 100 responden dan dipilih dengan
metode purposive sampling yaitu dimana dimana
pengambilan elemen-elemen yang dimasukkan dalam
sampel dilakukan dengan sengaja, dengan catatan
bahwa sampel tersebut mewakili populasi yaitu
responden yang menggunakan dan ikut terlibat dalam
pembelian produk almari es dengan merek Panasonic,
LG, Sharp, Toshiba, dan Samsung. Metode analisis
yang digunakan yaitu analisis Faktor, Deskriptif dan
Anova. Dari hasil data yang diolah menggunakan
analisis Faktor dapat dinyatakan dari delapan jenis
pertanyaan dalam kuesioner berhasil dikelompokkan
menjadi tiga variabel atau faktor yang menjadi penentu
keterlibatan konsumen, yaitu faktor minat, fungsi dan
nilai. Hasil penelitian pada faktor analisis menunjukkan
bahwa konsumen dalam memilih produk almari es
sangat mempertimbangkan faktor-faktor yang

The concern of this studys is to investigate market
reaction in responding to the good and bad news earning
announcements. When one firm releases propriatary
information, it will affect to the market’s expectation of
future earnings to the competitor. Financial information
released by a firm will convey information about other
firms. Financial information will caused an intra-industry
information transfer called free riding. The samples are
the good and bad news earning announcements of 2001-
2005 from LQ45 firms listed at the Jakarta Stock
Exchange. The investigates using quasiexperimental
research design. The results imply that there is free
riding behavior from market actors in responding to the
good news earning announcements from treatment
sample but it fails to find the free riding behavior from
market actors in responding to the bad news earning
announcements. This study also finds a number of
phenomena that reflected the market anomaly.
Keywords:free riding, good news, bad news, quasi-
experimental, treatment sample, and control sample.
Kendaraan bermotor ( motor dan mobil ) di kota
yogyakarta menunjukkan angka peningkatan dari tahun
ke tahun baik dalam jumlah dan tipenya. Pertimbangan
antara perbandingan kendaraan dan banyaknya bahan
bakar yang akan dikumsumsi menjadi salah satu
wacana yang harus diperhatikan. SPBU ( stasiun
pengisian bahan bakar umum ) misalnya, akan sangat
diperhatikan keberadaanya. Karena akan memberikan
hubungan pengaruh dan timbal balik untuk mencari bagi
SPBU dan membutuhkan bagi konsumen pemilik
kendaraan. Dengan alasan tersebut maka penulis
mengangkat judul “ANALISIS PENGARUH KUALITAS
PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI
SPBU SEMAKI KOTA YOGYAKARTA”. Adapun
rumusan masalahnya adalah bagaimana profil
konsumen terhadap kualitas pelayanan SPBU semakiki
kota yogyakarta berdasarkan ( jenis kelamin, usia,
pendidikan , pendapatan, dan pekerjaan ) dan kualitas
pelayanan terhadap kepuasan pelanggan berdasarkan
konsep dimensi jasa SERVQUAL ( tangible, reliability,
responsiveness, assurance, dan emphaty ). Penelitian ini
menggunakan alat analisis Manova ( GLM Multivariant )
untuk mengidentifikasi variable kualitas pelayanan yang
mana, nyata dan secara baik mempengaruhi kepuasan
pelanggan SPBU semaki kota yogyakarta berdasarkan
konsep SERVQUAL. Penelitian ini juga memakai analisis
Penelitian ini mencoba untuk menguji pengaruh dari
perilaku monokronik dan perilaku Tipe A (Type A
Behavior Pattern) terhadap produktivitas kerja dan stres
kerja. Sebagai objek dari penelitian ini adalah staf
pengajar (dosen) Universitas Kristen Duta Wacana.
Penelitian ini menggunakan empat variabel yang meliputi
perilaku monokronik dan perilaku Tipe A (Type A
behavior pattern) sebagai variabel dependen atau
variabel bebas serta produktivitas kerja dan stres kerja
sebaai variabel dependen atau variabel terikat. Dalam
menganalisis penelitian ini menggunakan metode
korelasi dan regresi linier berganda.Pengujian dilakukan
dengan Uji regresi linier Berganda, Uji t – Test, dan Uji F
– Test. Dari penelitian ini diperoleh pengaruh yang
signifikan dari variabel independen (perilaku monokronik
dan perilaku Tipe A (Type A Behavior Pattern) terhadap
variabel dependen stres kerja. Penelitian ini juga
memperoleh pengaruh yang tidak signifikan mengenai
variabel independen (perilaku monokronik dan perilaku
Tipe A (Type A Behavior Pattern) terhadap variabel
dependen dan produktivitas kerja. Kata kunci : Perilaku
Monokronik,Perilaku Tipe A (Type A Behavior Pattern),
Produktivitas Kerja,Stres Kerja.
Kegiatan pemasaran perusahaan bersaing semakin
ketat terutama memasuki abad 21 ini, menuntut
perusahaan untuk selalu inovatif dalam
mengembangkan usahanya. Persaingan perusahaan
untuk memperebutkan pelanggan tidak lagi terbatas
pada atribut produk atau kegunaan suatu produk,
melainkan sudah dikaitkan dengan merek yang mampu
memberikan citra khusus bagi pemakainya. Asosiasi
merek merupakan dasar untuk kualitas pembentukkan
citra merek dan ekuitas merek. Bagi pemasar asosiasi
merek berguna dalam banyak hal, terutama untuk
pengambilan keputusan dan perluasan produknya,
sedangkan bagi konsumen bisa dijadikan untuk dasar
dalam pemilihan merek yang bermanfaat untuk
memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Perusahaan
yang mempunyai citra merek yang kuat mempunyai
alternatif untuk bersaing pada tingkat harga dan
spesifikasi produk. Dengan memiliki citra merek yang
kuat perusahaan dapat tetap bersaing, merebut dan
bahkan memenangkan persaingan pasar. Keunggulan
persaingan yang didasarkan pada fungsi merek dapat
menghasilkan citra merek yang positif serta menciptakan
keunggulan kinerja dan profitabilitas perusahaan, laba
jangka panjang dan potensi pertumbuhan. Dalam
industri rokok, rokok
Saat ini Yogyakarta telah diwarnai konsep low tar and
mild sedang menjadi trend dengandengan persaingan
yang begitu ketat antara mall satu dengan mall yang
lainnya, terutama mall yang menawarkan produk sejenis.
Dalam menghadapi keadaan seperti itu, maka mall
berusaha menyediakan atau menawarkan produk yang
sesuai dengan selera konsumen. Dengan banyaknya
persaingan yang muncul menuntut mall untuk lebih
gencar dalam mengenalkan produknya kepada
masyarakat luas. Salah satu dampak persaingan yang
ada, adalah industri pusat belanja atau mall yang saat ini
muncul dan berkembang dengan sangat pesat didaerah-
daerah perkotaan, seperti: Malioboro Mall, Ramai Mall,
Galeria Mall, Saphire Square, Ambarukmo Plaza.
Dengan adanya 5 mall tersebut tentu membawa
perubahan gaya hidup yang berbeda yang semula
berbelanja di pasar tradisional maka akan beralih untuk
berbelanja di mall, didukung juga dengan kenyamanan
dan keamanan serta dapat mencari hiburan karena mall
dapat juga disebut one stop shopping, faktor-faktor inilah
yang mendorong konsumen untuk pergi ke sebuah mall
dan memunculkan asosiasi konsumen terhadap sebuah
mall diantaranya tempat hiburan, tempat belanja,
keamanan saat berkunjung, kenyamanan saat
berkunjung, harga yang kompetitif, tempat yang luas,
lokasi yang strategis, tempat eksibisi seperti pameran,
Persaingan dalam dunia pemasaran dewasa ini semakin
ketat. Setiap perusahaan dituntut untuk dapat selalu
melakukan inovasi terhadap produk atau jasanya sesuai
dengan kebutuhan konsumen dan tuntutan jaman, tidak
terkecuali untuk perusahaan telekomunikasi yang
termasuk di dalamnya adalah para operator kartu selular
untuk handphone. Saat ini semakin banyak saja operator
yang melirik pasar di Indonesia ini, hal ini disebabkan
karena pasar untuk produk-produk telekomunikasi di
Indonesia masih sangat luas. Dengan persaingan yang
sangat ketat tersebut, setiap operator berusaha untuk
mendapatkan pangsa pasar sebesar-besarnya. Banyak
strategi yang dilakukan oleh setiap perusahaan operator
tersebut untuk dapat menarik hati konsumen agar
konsumen menggunakan produknya. Merek merupakan
salah satu aset perusahaan yang dapat digunakan untuk
menarik hati konsumen. Keberhasilan merek
memenangkan hati dari para konsumennya dapat diukur
dari segi asosiasi merek. Asosiasi merek sendiri adalah
segala kesan yang muncul di benak seseorang yang
terkait dengan ingatannya mengenai suatu merek.
Adapun penelitian ini mengangkat judul “Asosiasi Merek
Terhadap Kartu Telepon Selular IM3 di UKDW
Yogyakarta”. sedangkan yang menjadi rumusan
masalah dari penelitian ini adalah Bagaimanakah
asosiasi merek kartu telepon selular IM3 di UKDW
Pemasaran moderen memerlukan lebih dari sekedar
mengembangkan produk yang baik, menawarkannya
dengan harga yang menarik, dan membuatnya mudah
didapat oleh pelanggan sasaran. Agar perusahaan dapat
bertahan menghadapi persaingan yang semakin
kompetitif, perusahaan harus mampu memasarkan
produk atau jasanya dengan baik kepada konsumen
Persaingan perusahaan untuk memperebutkan
pelanggan tidak lagi terbatas pada atribut produk atau
kegunaan suatu produk, melainkan sudah dikaitkan
dengan kesetiaan pelanggan menjadi suatu isu yang
pokok di dalam riset dan praktek karena pengaruhnya
yang terbukti di suatu organisasi bisnis. Penelitian ini
mengidentifikasi faktor kepuasan pelanggan, hubungan
pribadi, dan citra yang secara positif dihubungkan
dengan kesetiaan pelanggan di industri kecil sektor jasa
salon. Dengan latar belakang tersebut penulis kemudian
mengangkat judul “Analisis Pengaruh Customer
Satisfaction, Interpersonal Bonds, dan Image Terhadap
Perilaku Setia Konsumen Pada Salon Erfans di Kota
Yogyakarta”. Penelitian ini dilakukan pada salon Erfans,
dengan sampel sebanyak 100 responden. Setelah data
dikumpulkan kemudian dilakukan uji validitas dan
reliabilitas kuesioner. Setelah dinyatakan valid dan
eliabel kemudian data dianalisis dengan alat analisis
Regresi Linear Berganda. Berdasarkan perhitungan
Semakin banyaknya bisnis yang bergerak dalam bidang
jasa, membuat persaingan menjadi semakin ketat.
Sebagai contoh pada bidang jasa penerbangan. Para
penyedia jasa penerbangan berlomba-lomba untuk
memberikan pelayanan terbaik agar konsumen tidak
berpindah kepenyedia jasa sejenis lainnya. Adapun
tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa pengaruh
bauran pemasaran terhadap sikap konsumen serta
menganalisa pengaruh sikap konsumen terhadap
loyalitas. Obyek penelitian ini adalah maskapai
penerbangan non Garuda dengan menggunakan
responden sebanyak 200, sesuai dengan alat analisis
yang digunakan. Penelitian ini menggunakan alat
analisis Structural Equation Modeling (SEM) untuk
menguji hipotesis penelitian. Hasil dari analisis SEM
dapat disimpulkan bahwa hipotesis 1 yang menguji
produk mempengaruhi sikap konsumen terbukti,
hipotesis 2 yang menguji harga mempengaruhi sikap
konsumen tidak terbukti, hipotesis 3 yang menguji
tempat mempengaruhi sikap konsumen tidak terbukti,
hipotesis 4 yang menguji promosi mempengaruhi sikap
konsumen tidak terbukti, hipotesis 5 yang menguji
customer service mempengaruhi sikap konsumen
terbukti, dan hipotesis 6 yang menguji sikap konsumen
mempengaruhi loyalitas terbukti. Kata kunci: Produk,
Permintaan dan penawaran produk mengalami
peningkatan dewasa ini. Meningkatnya permintaan dan
penawaran berakibat pada meningkatnya persaingan
pada industri. Persaingan di dalam industri memberikan
dampak kepada konsumen. Konsumen berpeluang
untuk memilih alternatif pilihan produk dan memperoleh
kualitas produk serta dapat memperbesar nilai uang
mereka. Namun banyak produk tidak memberikan
jaminan kepada konsumen bahwa konsumen akan
mendapat apa yang mereka inginkan dan hal tersebut
menimbulkan ketidaksetiaan konsumen, sehingga
dengan mudahnya pindah ke produk lain. Penelitian ini
menguji pengaruh tiga elemen produk terhadap sikap
dan niat untuk setia atau berganti produk. Adapun tujuan
penelitian ini untuk menguji pengaruh langsung Kualitas
Inti terhadap Sikap, menguji Kualitas Relasional
terhadap Sikap, menguji Persepsi Nilai terhadap Sikap,
menguji Sikap terhadap Niat Berganti Produk, dan
menguji Sikap terhadap Niat Setia. Obyek penelitian ini
adalah Produk Mizone dengan menggunakan responden
sebanyak 202, sesuai dengan alat analisis yang
digunakan. Penelitian ini menggunakan alat analisis
Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji
hipotesis penelitian. Hasil dari analisis SEM dapat
Research has been concluded yang menguji Core
disimpulkan bahwa hipotesis 1 that the relationship
between profitability, dividend and stock price are
independently. In fact, this matter are inseparably and
simultaneously since the fluctuation of company’s
earning will have an impacts on the distribution of
dividend, and also with the market reaction which is
reflected on the stock price fluctuation. The objective of
this research is to examine the simultaneous relationship
between company’s profitability, dividend, and stock
price. Using the purposive random techniques, the
sample are drawn from manufacture companies listed at
the Jakarta Stock Exchange during 1994-2004 and
resulted on 13 companies. By using the Two Stage
Least Square (2SLS) the result fail to support the
hypothesis which predict the simultaneous relationship
between the three variables. However it is found the
interdependent relationship between company’s
profitability and stock price. Meanwhile, the dividend do
not have any simultaneous relationship with the other
two variables, however its positive and significant
relationship with the stock price is supported. Keywords:
Profitability, dividend, stock price, simultaneous
relationship.
Penelitian ini mencoba untuk menganalisis hubungan
atau pengaruh kualitas jasa terhadap sikap konsumen
pasca penggunaan, khususnya pada BPW “MARITUR”.
Kinerja Perusahaan yang berkualitas akan
mempengaruhi perilaku setia konsumen terhadap suatu
jasa. Pentingya factor tersebut dalam pengembangan
kesetiaan konsumen adalah karena 3 sifat penting jasa
yaitu : Intangibility, Inseparability, dan Heterogenity.
Kinerja perusahaan yang baik cenderung akan
mempengaruhi sikap konsumen dapat
mengkomunikasikan harapan dan keluhannya pada
perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan alat analisis
regresi linier berganda guna membuktikan kebenaran
hipotesis. Responden sebanyak 100 oarang dengan
menggunakan Random Sampling. Pengukuran kinerja
jasa dilakukan atas dasar pendekatan berkualitas
pelayanan SERVQUAL yang meliputi : Tangible,
Reliability, Responsibility, Assurance dan emphaty. Hasil
penelitian ini menunjukan adanya pengaruh yang
signifikan dariindependen variable
(Responsibility,Emphaty,Assurance) terhadap
dependend variable Sikap Konsumen. Keyword :
tangible, responsibility, reliability, assurance,
empahaty,Sikap Konsumen
Penelitian ini mencoba untuk menganalisis “Kualitas
Jasa, kepuasan paripurna konsumen ( Overall
Satisfaction ) dan sikap konsumen terhadap minat
penggunaan jasa kembali ( Repeat Purchase ) “.
Khususnya pada jasa penerbangan Garuda Indonesia
pasca terbakarnya pesawat Garuda Indonesia Boeing
737 GA 200. Pembentukan sikap dan pola prilaku
konsumen terhadap penggunaan jasa merupakan hasil
dari pengalaman yang dirasakan oleh konsumen itu
sendiri. Konsumen yang merasa puas mungkin akan
mengembangkan sikap yang mendukung jasa yang
dinikmatinya ( Favorable ), bersikap positif tentang jasa
yang dinikmati, merekomendasikan perusahaan kepada
pihak lain, setia. Sebaliknya jasa yang gagal memenuhi
fungsi sebagaimana yang diharapkan dengan mudah
menimbulkan sikap negatif ( Unfavorable ). Hal ini akan
berdampak pada sikap negatif konsumen, bahkan
berpindah untuk lebih memilih penawaran jasa lain.
Penelitian dilakukan dengan alat analisis regresi linier
berganda untuk membuktikan kebenaran hipotesis.
Responden sebanyak 100 orang dengan purposive
random sampling. Standar pengukuran kualitas jasa
pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitas
pelayanan SERVQUAL ( Pasuraman,zeithmal,dan
Berry;1988 ) yang meliputi faktor
tangible,reliability,responsibility,assurance,dan emphaty.
Iklan merupakan bagian dari promosi, sebagai salah
satu bentuk sarana komunikasi antara perusahaan
dengan konsumen. Melalui iklan perusahaan dapat
memperkenalkan produk atau jasa kepada masyarakat
luas. Dalam melakukan pengiklanan ada beberapa
media yang dapat dipergunakan. Media tersebut antara
lain media cetak dan elektronika. Media Iklan cetak
berupa majalah, surat kabar, poster, brosur, dll
Sedangkan media iklan elektronika berupa televisi dan
radio. Kemajuan jaman membuat tingkat persaingan
semakin tinggi. Hal ini membuat perusahaan harus
pandai memilih media promosi yang tepat. Televisi
merupakan salah satu media promosi yang sampai saat
ini masih menjadi pilihan perusahaan dalam
mengiklankan produk atau jasa mereka. Televisi
dianggap sebagai media yang cukup efektif jika
dibandingkan dengan media lain. Hal ini disebabkan
jangkauan yang ditawarkan oleh televisi jauh lebih luas.
Selain itu televisi juga dapat menampilakan sesuatu
secara visual dan audiovisual. Berdasarkan riset yang
dilakukan oleh sebuah biro periklanan diketahui bahwa
konsumen mempergunakan jeda iklan untuk melakukan
aktifitas lain atau mengganti saluran televisi. Penelitian
ini dilakukan terhadap pria dan wanita yang berasal dari
Dewasa ini banyak sekali ditawarkan produk-produk
kesehatan dengan berbagai macam bentuk dan merek,
yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan konsumen.
Dengan banyaknya produk kesehatan yang beredar,
maka akan menimbulkan berbagai asosiasi terhadap
merek atau produk tersebut pada diri konsumen.
Asosiasi adalah segala kesan yang muncul di benak
seseorang yang terkait dengan ingatannya mengenai
suatu merek. Kesan-kesan yang terkait dengan merek
akan semakin meningkat dengan semakin banyaknya
pengalaman konsumen dalam mengkonsumsi suatu
merek atau dengan semakin seringnya kemunculan
merek tersebut dalam strategi komunikasinya. Berbagai
asosiasi merek yang saling berhubungan akan
menimbulkan suatu rangkaian yang disebut citra merek
atau brand image. Brand image yaitu sekumpulan
asosiasi yang terbentuk di benak konsumen. Makin
banyak asosiasi yang saling berhubungan maka
semakin kuat brand image yang dimiliki oleh merek
tersebut. Adapun tujuan dari penelitian yang berjudul
“Asosiasi Konsumen terhadap Produk susu L-MEN di
Kota Yogyakarta” ini adalah untuk mengetahui
bagaimana asosiasi konsumen terhadap produk susu L-
MEN tersebut. Penelitian dilakukan terhadap 60 orang
Pada saat di kota Yogyakarta. era of yang digunakan
responden bergerak menuju theMetodechoice,
perusahaan tidak mampu lagi memaksa pelanggan
untuk membeli produk mereka, perusahaan akan
kesulitan mengelola pelanggan mereka. Perusahaan
harus selalu tanggap dengan apa yang menjadi
keinginan dan kebutuhan konsumen. Selain itu untuk
menjamin konsumen melakukan pembelian ulang dan
menjamin kelangsungan hidup perusahaan perlu
menjaga loyalitas pelanggannya. Pelanggan yang loyal
umumnya akan melanjutkan pembelian merek tersebut
walaupun dihadapkan pada banyak alternatif merek
produk pesaing yang manawarkan karakteristik produk
yang lebih unggul dipandang dari berbagai sudut
atributnyaPepsodent merupakan salah satu merek pasta
gigi yang cukup lama beredar di pasar dan memiliki
brand yang cukup kuat dalam benak konsumen.
Berdasarkan hasil survei Indonesia Customer Loyalty
Index (ICLI) yang dilakukan oleh SWA, di kategori pasta
gigi, total Loyalty Index (LI) Pepsodent lebih unggul dari
pesaing-pesaingnya. Hal ini menunjukkan Pepsodent
memiliki brand loyalty yang sangat kuat dibanding
pesaing-pesaingnya. Berdasarkan alasan tersebut,
maka penulis tertarik untuk meneliti sampai pada tingkat
manakah loyalitas masyarakat yang berdomisili di Kota
Yogyakarta terhadap pasta gigi Pepsodent, dan sejauh
mana konsumen yang loyal terhadap Pepsodent
Pemisahan antara kepemilikan (principal) dan
pengelolaan perusahaan (manager) akan
mengakibatkan adanya perbedaan kepentingan antara
pemilik dan manager yang disebut dengan masalah
keagenan atau konflik keagenan. Konflik keagenan yang
terjadi antara pemilik dan agen (manager) ini akan
memicu terjadinya biaya yang disebut biaya keagenan.
Untuk mengurangi konflik keagenan dan biaya
keagenan diperlukan mekanisme control internal dan
eksternal corporate governance. Penelitian ini menguji
keefektivitasan mekanisme control internal corporate
governance yaitu karakteristik dewan dan corporate
ownership untuk mengurangi konflik keagenan dan biaya
keagenan. Dalam penelitian ini, untuk mengukur
magnitude konflik keagenan maka biaya keagenan
diukur dengan LATO dan LOPEX. Sampel yang
digunakan dalam penelitian ini hanya pada perusahan
manufaktur yang terdaftar di BEJ selama tahun 2000-
2004. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode panel data yang
menghasilkan 105 observasi. Metode statistic yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode two stage
least square (2SLS). Hasil pengolahan data dalam
penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan
simultan antara karakteristik dewan dan biaya keagenan
dengan hasil yang lebih baik apabila biaya keagenan
Kebutuhan akan alat transportasi sangatlah penting bagi
masyarakat perkotaan. Sepeda motor jenis matic
merupakan salah satu alat transportasi yang menjadi
pilihan karena kepraktisan dan kemudahan dalam
pemakaiannya. Penelitian ini dilakukan di kota
Yogyakarta dengan menggunakan 50 responden yang
bertujuan untuk mengetahui faktor, sub faktor dan
alternatif yang terpenting dalam pembelian sepeda
motor Yamaha Mio, Honda Vario, dan Suzuki Spin di
Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan AHP (Analytical
Hierarchy Process) sebagai alat analisis dan Expert
Choice sebagai software pengolahan data. Prinsip kerja
AHP adalah menyederhanakan masalah-masalah
kompleks yang tidak terstruktur menjadi sebuah struktur
hirarki yang menunjukkan hubungan dari sebuah tujuan,
faktor, sub faktor dan alternatif yang ada. Dari berbagai
pertimbangan tersebut kemudian dilakukan penilaian
untuk menetapkan variabel yang memiliki prioritas
tertinggi dan berperan untuk mempengaruhi hasil pada
sistem tersebut. Dari hasil penelitian yang dilakukan,
dapat disimpulkan bahwa profil pengguna sepeda motor
Yamaha Mio, Honda Vario dan Suzuki Spin adalah pria
berusia 16-25 tahun yang memiliki pekerjaan sebagai
mahasiswa/pelajar, belum menikah dan berpenghasilan
Kegiatan pemasaran perusahaan bersaing semakin
ketat terutama memasuki abat 21 ini, menuntut
perusahaan untuk selalu inovatif dalam
mengembangkan usahanya. Persaingan perusahaan
untuk memperebutkan pelanggan pada saat bergerak
menuju The era of choice, perusahaan tidak mampu lagi
memaksa pelanggan untuk membeli produk mereka.
Perusahaan harus selalu tanggap dengan apa yang
menjadi keinginan dan kebutuhan konsumen. Selain itu
untuk menjamain konsumen melakukan pemblian ulang
dan menjamin kelangsungan hidup, perusahaan perlu
menjaga loyalitasnya. Pelanggan yang loyal umunya
akan melanjutkan pembelian merek tersebut walaupun
di hadapkan pada banyak alternative merek produk
pesaing yang menawarkan karakteristik yang lebih
unggul di pandang dari berbagai sudut atributnya. Ada
banyak merek produk sabun muka yang sudah beredar
pada saat ini dengan berbagai macam variasi, seperti
sabun muka merek Biore, sabun muka merek Dove,
sabun muka merek Pond’s, dll. Masing-masing produk
menawarkan manfaat, kelebihan, dan atribut-atribut lain
yang sangat bersaing. Hal ini akan berpengaruh
terhadap loyalitas pelanggan terhadap suatu merek
sabun muka. Sabun muka merek Biore merupakan
salah satu produk sabun muka yang sudah lama beredar
di pasaran dan memiliki brand yang cukup kuat dalam
Restoran cepat saji merupakan restoran yang
menyediakan makanan dengan cepat begitu makanan
dipesan. Walaupun demikian apakah pelanggan
merasakan manfaat sehingga memperoleh nilai dengan
makan di restoran cepat saji. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui nilai yang diperoleh pelanggan
dari menggunakan produk dan jasa restoran cepat saji.
Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui faktor-
faktor apa yang mendorong pelanggan dalam
menggunakan produk dan jasa. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif (qualitative
method research) yang menggunakan grounded theory.
Penelitian ini belum lazim digunakan dalam sejarah
pembuatan Tugas Akhir mahasiswa di Universitas
Kristen Duta Wacana khususnya Fakultas Ekonomi, oleh
karena itu peneliti kesulitan dalam menemukan referensi
yang mendukung penelitian ini. Walaupun demikian,
peneliti berusaha menyelesaikan penelitian ini dengan
sebaik mungkin. Data yang diperoleh melalui wawancara
mendalam (indepth interview) dengan responden yang
menggunakan produk dan jasa dari restoran cepat saji.
Untuk metode pengumpulan sampel peneliti
menggunakan purposive sampling (sampling sengaja,
sampling bertujuan). Penggunaan purposive sampling
dikarenakan peneliti mempunyai judgment pribadi dalam
Bisnis jasa berubah secara cepat dalam dunia usaha.
Setiap perusahaan dituntut untuk mendesain strategi
pemasaran yang bisa meningkatkan keunggulan
kompetitifnya. Desain strategi pemasaran merupakan
realisasi sistem dan proses bisnis tersebut. Salah satu
bidang yang memiliki kompetisi tinggi adalah dunia
telekomunikasi. Setiap perusahaan jasa telekomunikasi
ingin eksis dalam memberikan kualitas yang diharapkan
oleh pelanggan. Hal ini merupakan tujuan utama
perusahaan jasa telekomunikasi. Dalam penelitian ini,
penulis berusaha untuk mengetahui bentuk pelayanan
utama yang sebenarnya diinginkan oleh pelanggan,
pada khususnya bagi pelanggan pascabayar Xplor dari
XL. Penelitian berjudul Analisis Faktor-faktor Kualitas
dan Minat Menggunakan Kartu Pascabayar Xplor
dengan Conjoint Analysis bertujuan untuk menguji faktor
manakah yang paling berpengaruh terhadap minat dan
kualitas di benak konsumen Xplor. Penelitian yang
dilakukan terhadap 100 responden di Grha XL, Jalan
Pangeran Mangkubumi Nomor 20-22, dianalisis
menggunakan metode conjoint. Ini adalah sebuah
metode yang mengombinasikan jumlah nilai dari masing-
masing atribut yang digunakan untuk mengetahui
bagaimana preferensi konsumen terhadap produk
Asosiasi merek adalah segala analisis yang digunakan
khususnya Xplor. Berdasarkankesan yang muncul di
benak seseorang yang terkait dengan ingatannya
mengenai suatu merek. , asosiasi tidak hanya eksis
begitu saja, namun asosiasi merek mempunyai tingkat
kekuatan, merek akan semakin meningkat atau kuat
dengan semakin banyaknya pengalaman konsumen
dalam mengkonsumsi suatu merek atau dengan
semakin seringnya kemunculan merek tersebut dalam
strategi komunikasinya. Berbagai asosiasi merek yang
saling berhubungan akan menimbulkan suatu rangkaian
yang disebut citra merek atau brand image. Brand image
yaitu sekumpulan asosiasi yang terbentuk di benak
konsumen. Makin banyak asosiasi yang saling
berhubungan maka semakin kuat brand image yang
dimiliki oleh merek tersebut. Untuk mengetahui asosiasi-
asosiasi tersebut di perlukan alat analisis untuk
menentukan mana sumber asosiasi yang dapat
dipercaya atau valid. Tujuan penelitian ini iallah untuk
mengetahui asosiasi-asosiasi yang ada pada shampo
merek Rejoice. Untuk membentuk asosiasi konsumen
tersebut perlu mengetahui terlebih dahulu atribut-atribut
yang dimiliki sebagai kekuatan, itu berguna untuk
mengukur seberapa jauh konsumen mengaitkan sebuah
merek dengan atributnya, sehingga nantinya akan
membentuk brand image. Dimana atribut-atribut yang
Konsep tentang nilai (value) sangat penting untuk
mencapai sukses pemasaran. Nilai (value) dapat
digambarkan sebagai penilaian secara menyeluruh
manfaat yang diterima konsumen dibandingkan dengan
biaya yang sudah dikeluarkan serta pengorbanan yang
dirasa untuk mendapatkan manfaat tersebut. Dalam
penelitian ini, penulis meneliti tentang industri jasa
penerbangan di Indonesia, khususnya mengenai
penerapan tarif rendah (low fare) yang diwujudkan oleh
maskapai penerbangan berbiaya murah atau low cost
carrier (LCC). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui nilai (value) yang dipersepsikan oleh
konsumen sebagai penggguna jasa penerbangan di
Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode penelitian yang bersifat
kualitatif, yaitu metode penelitian grounded theory
dengan model penelitian yang disebut grounded
research. Grounded theory dikembangkan oleh Glaser
dan Strauss pada tahun 1960an. Tujuan dari grounded
theory adalah untuk mengembangkan teori mengenai
fenomena penelitian. Data penelitian diperoleh dari hasil
wawancara mendalam (indepth interview) terhadap para
responden pengguna jasa penerbangan. Pada penelitian
ini penulis menggunakan sampel bertujuan (purposive

Carrefour dipandang sangat representatif untuk mewakili
kelompok pasar moderen di Yogyakarta. Sehingga
peneliitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan
sikap konsumen terhadap loyalitas konsumen Carrefour
di Yogyakarta. Dalam penelitian ini teknik sampel yang
digunakan adalah simple random sampling. Untuk
pengujian instrument digunakan analisis validitas
dengan teknik koefisien korelasi product moment dan
dengan uji reliabitas dengan teknik Alpha Cronbach.
Jawaban-jawaban kuisioner tersebut dianalisis dengan
rumus Regresi Linier Berganda guna mengetahui
keeratan pengaruh antara produk, harga, tempat,
promosi, dan pelayanan secara bersama-sama terhadap
loyalitas konsumen Carrefour. Hasil penelitian
menunjukkan adanya pengaruh faktor harga, promosi,
dan pelayanan terhadap loyalitas konsumen Carrefour di
Yogyakarta. Kata Kunci : Carrefour, Loyalitas konsumen
Pada saat ini variasi atau jenis produk pelumas mesin
dipasaran sudah cukup banyak, konsumen dihadapkan
pada begitu banyak pilihan merek pelumas mesin, baik
produk buatan dalam negri sendiri ataupun pelumas
mesin import, seperti Castrol, Repsol, Federal, Shell dan
perusahaan pelumas mesin tersebut sudah tidak mampu
lagi memaksakan agar para konsumen yang memiliki
kendaraan bermotor untuk terus loyal kepada produk
mereka. Salah satunya yang diangkat sebagai bahan
penelitian oleh penulis adalah pelumas mesin merek Top
One. Oli Top One sudah cukup lama berada dipasaran
dan sudah cukup bnayak memiliki konsumen, namun
apakah perusahaan mengetahui sampai mana batasan
konsumen tersebut loyal kepada Top One? Dan sampai
manakah tingkat loyalitas konsumen yang berdomisili di
Kota Yogyakarta sehingga penulis memilih judul “
Analisis Brand Loyalty Terhadap Produk Pelumas Mesin
Merek Top One di Kota Yogyakarta “. Tujuan penelitian
ini adalah untuk mengetahui bagaimana Brand Loyality
masyarakat yang berdomisili di Yogyakarta terhadap
produk pelumas mesin merek Top One. Penelitian ini
dilakukan kepada 100 responden yang dipilih secara
acak, khususnya masyarakat yang berdomisili di
Yogyakarta dan pernah
membeli dan menggunakan pelumas mesin merek Top
One di kendaraannya. Dalam pengujian kuisioner ini
Iklan Testimonial dikenal sebagai iklan yang
mengemukakan pendapat seorang endorser terhadap
sebuah produk, setelah ia mengkonsumsinya. Iklan
testimonial juga bisa berbentuk kalimat yang diucapkan
(pengakuan atas sebuah fakta atau kesaksian) atau
ditulis yang berasal dari public figure atau masyarakat
biasa terhadap sebuah produk yang dinilainya memiliki
kualitas bagus. Public figure yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu selebritis, seperti Maia Ahmad dalam
iklan shampoo dan conditioner Dove; tokoh masyarakat,
seperti Wyne Prakusya dalam iklan shampoo Dove dan
orang awam dalam iklan shampoo, conditioner maupun
sabun Dove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
faktor-faktor iklan testimonial Dove di televisi, yaitu
model iklan, pesan iklan dan jenis produk Dove
manakah yang paling penting dipertimbangkan
konsumen dalam persepsi awareness (kesadaran) dan
trust (kepercayaan) konsumen terhadap iklan testimonial
Dove di televisi. Responden dalam penelitian ini
berjumlah 100 responden. Analisis data dalam penelitian
ini menggunakan analisis conjoint. Hasil analisis data
menunjukkan bahwa faktor yang paling penting
dipertimbangkan konsumen dalam persepsi awareness
(kesadaran) konsumen terhadap iklan testimonial Dove
di televisi adalah pesan iklan. Faktor yang paling penting
Permintaan dan penawaran pada industri jasa hiburan
malam cafe terjadi peningkatan di Yogyakarta.
Meningkatnya permintaan dan penawaran berakibat
pada meningkatnya persaingan pada industri tersebut,
perusahaan-perusahan jasa yang ada pada industri
bisnis tersebut berusaha memberikan variabel-variabel
yang diyakini dapat membuat konsumen menjadi loyal
terhadap apa yang mereka tawarkan. Penelitian ini
menguji pengaruh marketing mix dan subjective norm
terhadap loyalitas konsumen cafe di Yogyakarta.
Adapun tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh
produk terhadap loyalitas konsumen, menganalisis
pengaruh harga terhadap loyalitas konsumen,
menganalisis pengaruh tempat terhadap loyalitas
konsumen, menganalisis pengaruh promosi terhadap
loyalitas konsumen, menganalisis pengaruh pelayanan
terhadap loyalitas konsumen, menganalisis pengaruh
subjective norm terhadap loyalitas konsumen. Obyek
penelitian dalam penelitian ini semua orang yang pernah
menggunakan jasa hiburan malam di Yogyakarta selama
enam bulan terakhir, penelitian ini mengambil sampel
sebanyak 100 responden secara acidental sampling.
Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi
berganda untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil dari
Budaya mempunyai pengertian yang bahwa hipotesis
analisis regresi berganda disimpulkancukup luas dan 1
dapat dilihat dari berbagai aspek. Budaya merupakan
suatu kebiasaan atau tradisi yang biasa menimbulkan
berbagai dampak posistif maupun negatif bagi orang
yang menjalankannya, baik bagi budaya individual
maupun budaya kelompok organisasi. Salah satu aspek
budaya yang dimaksud dalam penelitian ini adalah
budaya menurut perspektif dari penelitian-penelitian
sebelumnya, yang meliputi : 1) budaya kelompok
masyarakat yang lebih mementingkan dirinya sendiri,
atau kelompok masyarakat yang mementingkan
kebutuhan kelompok, hal ini disebut budaya
individualism vs collectivism. 2) budaya suatu kelompok
masyarakat dalam hal toleransinya terhadap kekuasaan
yang ada di sekelilingnya cenderung tinggi atau rendah,
budaya ini disebut power distance, 3) budaya kelompok
masyarakat yang cenderung mempunyai keberanian
mengambil resiko atau cenderung menghindari resiko
disebut budaya uncertainty avoidance, 4) budaya
kelompok masyarakat yang cenderung bertindak secara
tegas tanpa memperhatikan hubungannya dengan orang
lain, atau cenderung bertindak dengan
mempertimbangkan hubungan baiknya dengan orang
lain dalam hal mengambil keputusan, aspek budaya
tersebut masculine vs feminisme. Dengan latar belakang
tersebut penulis kemudian mengangkat judul “ Analisis
Dalam organisasi pemerintah maupun swasta, peranan
sumber daya manusia sangat penting karena suatu
organisasi dikembangkan demi kepentingan manusia
juga. Selain itu, perkembangan organisasi sangat
tergantung pada sumber daya manusianya. Apabila
kinerja sumber daya manusia tidak maksimal, maka
kinerja organisasi tidak akan optimal. Salah satu kinerja
sumber daya manusia adalah kepuasan kerja. Faktor-
faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja antara
lain gaji yang diperoleh, kesempatan untuk
dipromosikan, kejelasan dalam bekerja, dan hubungan
antar manusia dalam berorganisasi. Apabila pekerja
merasakan kepuasan dalam bekerja, maka organisasi
dapat mengembangkan dan menempatkan pekerja pada
jabatan yang sesuai minat dan tujuan karirnya,
mempermudah penyusunan tenaga kerja intern,
sehingga dapat mengurangi biaya pengadaan tenaga
kerja luar, memperolah tenaga kerja yang loyal dan
berdedikasi, dan setiap saat dapat menyiapkan tenaga
kerja yang cakap untuk mengganti kedudukan tenaga
kerja yang keluar atau promosi dalam organisasi.
Penelitian ini dilakukan pada karyawan PT. Indonesia
Power Unit Bisnis Pembangkitan Mrica dengan memilih
sampel secara acak sebanyak 80 responden.
Responden tersebut kemudian diberikan kuesioner yang
berisikan tentang identitas Perawat dan tanggapan
mengenai variabel dukungan organisasi, program formal
pengembangan karir dan kepuasan kerja. Sebelum
Kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor utama
sebuah perusahaan untuk memenangkan persaingan
usaha, khususnya dalam perusahaan yang bergerak
dalam bidang jasa. Perusahaan jasa yang diteliti dalam
penelitian ini adalah Angie Productions Yogyakarta, yang
bergerak dalam bidang event organizer. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui sikap konsumen terhadap
kualitas pelayanan Angie Productions Yogyakarta
berdasarkan dimensi kualitas pelayanan meliputi
tangible, reliability, responsiveness, assurance dan
emphaty, serta untuk mengetahui pula dimensi
pelayanan Angie Productions Yogyakarta mana yang
paling penting bagi konsumen.
Penelitian ini dilaksanakan di Angie Productions
Yogyakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah mereka
yang telah menggunakan jasa layanan Angie
Productions Yogyakarta. Sedangkan sampel penelitian
yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 100
responden. Metode dalam penarikan sampel yaitu
dengan menggunakan purposive sampling. Teknik
analisis data dalam penelitian ini adalah analisis Indeks
Kepuasan dan analisis Diagram Kartesius.
Hasil analisis tentang kesesuaian antara tingkat
kepentingan pelanggan dan kinerja Angie Productions
Yogyakarta menunjukkan bahwa secara umum
pelanggan belum merasa puas terhadap pelayanan
yang diberikan oleh jasa event organizer dan
Dunia hiburan merupakan hal yang tidak dapat
dipisahkan dari kehidupan manusia. Seiring dengan
kemajuan jaman dan teknologi serta dengan adanya
persaingan-persaingan yang ketat menjadikan dunia
hiburan merupakan salah satu alternatif yang cukup baik
untuk menjadi peluang bisnis.
Namun disisi lain, terjadinya krisis moneter yang
melanda bangsa Indonesia membawa dampak negatif
bagi kelangsungan dunia hiburan terutama industri
musik Indonesia. Kita seringkali menjumpai fenomena
yang cukup menyedihkan dimana banyak sekali karya-
karya intelektual manusia ternyata bukanlah karya
original. Tragisnya karya-karya bajakan dalam bentuk
kaset dan CD, ternyata laku keras di pasaran meskipun
masyarakat tahu persis bahwa karya itu adalah karya
hasil jiplakan, copian atau lebih familiar disebut dengan
produk bajakan.
Kampanye anti bajakan untuk memerangi para plagiator
sudah sering kali dilakukan tetapi hasilnya kurang
maksimal. Alasan ekonomi sering kali menjadi penyebab
timbulnya karya bajakan. Pada sisi lain, hal ini dianggap
menjadi wajar karena biaya produksi karya bajakan lebih
rendah dibanding karya original. Akibatnya harga barang
bajakan menjadi sangat murah dibandingkan dengan
barang aslinya. Harga murah ini mendorong konsumen
tidak mempedulikan lagi kualitas dan cenderung tidak
membeli barang asli. Lambat laun fenomena tersebut
telah mempengaruhi perilaku konsumen terhadap
kaset/CD bajakan dan asli.
Dalam era reformasi dan globalisasi dewasa ini, dunia
usaha dihadapkan pada situasi yang serba cepat.
Perusahaan yang beroientasi pada laba atau profit
oriented dituntut harus dapat menentukan kebijakan
perusahaan dengan tepat agar tujuan perusahaan dapat
tercapai.
Kunci keberhasilan suatu perusahaan sangat
dipengaruhi oleh konsep yang diterapkan. Konsep
pemasaran adalah salah satu dari beberapa konsep
yang ada dan banyak digunakan dalam dunia usaha
dewasa ini.
Perilaku konsumen mengalami pergeseran pemikiran
dalam pengambilan keputusan untuk membeli. Bila
ditinjau dari segi waktu, keputusan membeli yang
dilakukan oleh konsumen pada waktu dulu sangat
dipengaruhi oleh kebutuhan yang dirasakan. Akan tetapi
pola pikir konsumen sekarang lebih mengutamakan
kepuasan setelah melakukan pembelian. Dari kenyataan
inilah maka dunia usaha mulai menampakan
partisipasinya dalam hal kepuasan konsumen. Kunci
keberhasilan dalam melaksanakan konsep pemasaran
adalah kebijakan pemimpin perusahaan dalam
melakukan kombinasi yang tepat diantara unsur-unsur
marketing mix.
Dengan latar belakang tersebut penulis kemudian
mengangkat judul “Analisis Sikap Konsumen Terhadap
VCD Dari Persewaan Valent Disc Yogyakarta”. Adapun
rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana
profil pelanggan persewaan VCD Valent Disc
Periklanan merupakan upaya perusahaan untuk
mengkomunikasikan produk atau jasa kepada
konsumen. Tanggapan konsumen terhadap iklan yang
ditayangkan perlu diketahui karena konsumen adalah
elemen kunci yang mempengaruhi keberhasilan suatu
iklan. Tanggapan konsumen bisa dijadikan sebagai
masukan atau informasi untuk perancangan iklan yang
lebih baik.
Penelitian ini yang pertama bertujuan untuk mengetahui
bagaimana persepsi konsumen terhadap iklan obat sakit
kepala merk Bodrex dan Oskadon pada media televisi,
sehingga dapat diketahui iklan manakah yang diminati
oleh konsumen dalam berbagai kalangan.
Yang kedua untuk mengetahui keselarasan konsumen
dalam menilai unsur-unsur iklan tersebut, apakah
konsumen selaras dalam memberikan penelitian
terhadap unsur-unsur iklan obat sakit kepala Bodrex dan
Oskadon. Unsur-unsur tersebut meliputi: Model Iklan,
Jingle/ musik, Durasi, Frekuensi dan Slogan.
Penelitian ini dilakukan di Kotamadya Yogyakarta,
khususnya di kecamatan Danurejan. Sedang waktu
penelitiannya adalah pada pertengahan bulan November
2007. Metode analisis yang digunakan adalah Metode
Pengambilan Keputusan Disjunctive, Conjunctive,
Lexicographic, Elimination by Aspect, dan Compensatory
Hasil dari analisis data yang diperoleh berdasarkan
analisis profil responden ( dengan menyebarkan
kuesioner ), didapat hasil bahwa sebagian besar
responden tersebut adalah wanita sebanyak 60 orang.
Dewasa ini jumlah tenaga kerja wanita semakin
berkembang. Sekarang ini banyak wanita yang bekerja
di luar rumah. Pekerjaan yang mereka geluti di berbagai
bidang bahkan pekerjaan mereka hampir sama dengan
pekerjaan yang digeluti pria. Dengan keadaan ini,
sehingga tidak asing lagi di era sekarang ini pria dan
wanita memiliki kedudukan yang sama di dalam
perusahaan.
 Tertarik dengan keadaan sekarang yang sedang
berkembang. Penelitian ini ingin meneliti mengenai
adanya perbedaan gender berhubungan dengan
pengalaman organisasi dan hasil karir dari karyawan.
Karena, bagaimanapun perbedaan gender ini tidak
hanya mempengaruhi wanita tetapi juga dirasakan oleh
pria, walaupun kerugian dari perbedaan gender ini lebih
merugikan dan lebih dirasakan oleh wanita.
 Penelitian ini juga ingin melihat sejauhmana perbedaan
gender berhubungan dengan tiap – tiap variabel dari
pengalaman organisasi. Variabel – variabel itu antara
lain kedekatan dengan pimpinan, dukungan supervisor
dan otonomi pekerjaan. Sedangkan, untuk variabel karir
yaitu prospek karir dan kepuasaan karir.
 Sampel dari penelitian ini adalah para karyawan RS.
Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta, dengan
jumlah responden sebanyak 50 orang. Responden
tersebut kemudian diberikan kuesioner yang berisikan
tanggapan dari responden mengenai kedekatan dengan
pimpinan, dukungan supervisor dan otonomi pekerjaan.
Ketiga variabel ini merupakan variabel pengalaman
Dalam setiap kegiatan yang dilakukan perusahaan baik
itu besar, menengah maupun kecil mempunyai tujuan
untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dan
untuk memperoleh keuntungan. Untuk mencapai tujuan
tersebut perusahaan perlu memperhatikan beberapa
faktor, salah satu faktor penunjang keberhasilan suatu
organisasi adalah faktor sumberdaya manusia atau
tenaga kerja.
Sumberdaya manusia yang dimiliki oleh organisasi
merupakan aset krusial organisasi yang memberikan
keunggulan bersaing bagi organisasi. Berbagai upaya
telah dilakukan oleh manajemen agar karyawan memiliki
komitmen, motivasi, dan kompetensi terhadap organisasi
sehingga memberikan dampak positif terhadap
peningkatan kinerja. Organisasi memberikan
kesempatan (opportunity) untuk mengembangkan diri,
sedangkan karyawan memberikan dukungan pada
organisasi tidak hanya dalam keahlian dan kemampuan
saja, tetapi juga komitmen pada organisasi.
Secara umum, kinerja individu diyakini mempunyai
hubungan oleh motivasi kompetensi dan komitmen dari
karyawan itu sendiri, pada akhirnya faktor-faktor tersebut
juga berdampak pada kinerja organisasi. Meskipun
banyak artikel yang membahas tentang konsep motivasi,
kompetensi, komitmen atau kinerja, namun perlu studi
empiris untuk mendukung argumen terhadap faktor-
faktor yang memhubungani kinerja karyawan. Kinerja
karyawan adalah hasil kerja atau prestasi kerja
karyawan dalam bentuk kualitas maupun kuantitas yang
Sejak pertama kali diluncurkan pada tanggal 19 Februari
2004, penjualan mobil Honda Jazz sangat fenomenal
sehingga mencatat sejarah dengan rekor penjualan
tertinggi, melampaui target bahkan jauh meninggalkan
produk mobil lain di kelasnya. Penjualan yang sangat
tinggi ini, berhasil membuat Honda mengalami kenaikan
posisi menjadi peringkat empat di Indonesia.
 Di kota Yogyakarta sendiri, mobil Honda Jazz banyak
dijumpai di berbagai tempat, hal ini membuktikan bahwa
mobil Honda Jazz digemari oleh masyarakat. Dalam
penelitian ini diambil 75 responden yang membeli
ataupun menggunakan mobil Honda Jazz, sedangkan
alat analisis yang digunakan adalah analisis conjoint
untuk mengukur komposisi kepentingan relatif dan
format kombinasi atribut yang disukai konsumen pada
mobil Honda Jazz.
 Setelah melakukan analisis, maka dapat ditarik
kesimpulan bahwa format kombinasi atribut yang disukai
konsumen Mobil Honda Jazz di Yogyakarta yaitu mobil
Honda Jazz yang berwarna hitam, dikarenakan harga
purna jual warna hitam lebih tinggi dibandingkan dengan
warna lain. Transmisi otomatis, dikarenakan mayoritas
konsumen mobil Honda Jazz adalah kaum muda yang
menginginkan kemudahan dan kepraktisan dalam
berkendara. Mesin i-DSI dikarenakan sangat hemat
bahan bakar di kelasnya dan kelengkapan Audio USB
Port dikarenakan lebih memiliki manfaat dibandingkan
dengan kelengkapan lainnya.
 Komposisi kepentingan relatif menurut responden dari
Semakin pesatnya perkembangan alat komunikasi
handphone yang diiringi semakin berkembangnya pula
kartu selluler sebagai alat pengaktif ditambah lagi
dengan semakin banyaknya operator selluler, akan
menjadikan persaingan dalam dunia telekomunikasi
semakin ketat. Di Indonesia terkhusus di Yogyakarta
perkembangan kartu selluler mengalami perkembangan
yang cukup pesat. Hal tersebut mengakibatkan
persaingan diantara operator selluler dengan
menawarkan berbagai kelebihan-kelebihan dan
penambah jaringan atau pemancar diberbagai tempat
dan daerah di Yogyakarta, hal ini untuk menarik minat
konsumen. Setiap operator kartu selluler menawarkan
berbagai fasilitas dan layanan menjadi yang terbaik dan
untuk memperoleh loyalitas tinggi dari para pengguna
kartu GSM khususnya kartu GSM pra bayar dimana
pada saat ini operator selluler yang beredar adalah
Telkomsel, Indosat, dan Pro XL.
Penelitian ini dilakukan untuk meneliti tingkat loyalitas
mahasiswa di Yogyakarta terhadap kartu GSM pra bayar
Telkomsel dengan sampel sebanyak 50 responden
dengan metode purposive sampling. Hasilnya dari 50
responden, didapatkan nilai rata-rata dari perhitungan
loyalitas sebesar 254,46, dengan demikian angka ini
terletak pada kelas kedua dan dengan demikian rata-
rata mahasiswa di Yogyakarta mempunyai tingkat
loyalitas “loyal”. Dari perhitungan dengan metode chi-
square didapatkan perbedaan jenis kelamin, semester,
tempat tinggal, pengeluaran mahasiswa dan kartu GSM
Dalam penelitian ini, penulis mengambil judul “ Pengaruh
Harga, Promosi Dan Distribusi Terhadap Volume
Penjualan House Of Mangos di Yogyakarta. Dengan
tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh biaya
promosi, biaya distribusi dan harga jual terhadap volume
penjualan handycraft CV. House Of Mangos di
Yogyakarta. Hal ini bisa terjadi disebabkan karena suatu
pemasaran merupakan ujung tombak suatu perusahaan
dan memegang peranan penting dalam suatu strategi di
dalam sebuah perusahaan. Salah satu tantangan utama
dalam mengelola bauran pemasaran adalah
mengkombinasikan komponen-komponen bauran
pemasaran secara efektif. Strategi harga, distribusi dan
promosi perlu dipadukan menjadi salah satu kegiatan
rencana yang terkoordinasi yang pada akhirnya akan
menentukan tinggi rendahnya hasil penjualan.
 Produk yang dihasilkan CV. House Of Mangos di
Yogyakarta berupa tas, sepatu dan aromatherapy telah
menggunakan strategi marketing mix meliputi penetapan
harga, promosi, distribusi. Penetapan strategi mix yang
efektif tidak dapat dilepaskan dari besarnya alokasi
biaya yang diterapkan perusahaan. Apalagi CV. House
Of Mangos memiliki orientasi pemasaran bukan hanya
pada pasar domestik tetapi juga pasar internasional.
 Untuk metode penelitian ini, penulis menggunakan
metode purposive samplig, yaitu sampling di mana
pengambilan elemen-elemen yang dimaksudkan dalam
sampel dilakukan dengan sengaja dengan catatan
Kepuasan kerja merupakan tolok ukur kesuksesan yang
dapat diraih seseorang dalam bekerja. Kepuasan kerja
pada dasarnya dapat diukur dari beberapa faktor yang
antara lain adalah gaji atau upah, tunjangan, bonus dan
lain sebagainya. Faktor penentu kepuasan kerja yang
lainnya menurut Yunki adalah karakteristik pekerjaan.
Karakteristik pekerjaan menurut Yunki terdiri dari lima
dimensi inti yaitu adalah: 1) skill variety, 2) task identity,
3) task significance, 4) autonomy, dan 5) feedback.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana
pengaruh karakteristik pekerjaan (skill variety, task
identity, task significance, autonomy, dan feedback)
terhadap kepuasan kerja karyawan. Subyek dalam
penelitian ini adalah karyawan PT. Air Mancur yaitu
sales person (tenaga penjualan) dimana diambil sampel
sebanyak 131 orang responden.
Hasil penelitian secara empiris membuktikan bahwa
karakteristik pekerjaan memiliki pengaruh yang
signifikan dalam meningkatkan kepuasan kerja
karyawan. Kondisi ini menunjukkan bahwa semakin
banyak ketrampilan yang dimiliki oleh karyawan,
semakin jelas tingkat diitentifikasi suatu pekerjaan (job
discription) yang mampu dimengerti oleh karyawan, hasil
dari pekerjaan yang bermanfaat bagi orang lain,
kebebasab yang dimiliki oleh karyawan saat
mengerjakan suatu pekerjaan, dan umpan balik dari
pihak perusahaan kepada karyawan baik dalam bentuk
evaluasi, motivasi maupun pengharagaan secara nyata
Saat ini persaingan dalam dunia bisnis berkembang
dengan pesat. Banyak perusahaan baru bermunculan
seiring dengan kebutuhan manusia yang beraneka
ragam. Selain kebutuhan pokok manusia (sandang,
pangan dan papan), manusia juga mempunyai
kebutuhan lainnya.
 Hal inilah yang mendorong para pelaku bisnis untuk
memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar. Inovasi
terhadap produk/jasa perlu dilakukan secara terus-
menerus, agar produk/jasa yang kita tawarkan mampu
bersaing dengan produk/jasa sejenis yang ditawarkan
oleh pihak pesaing. Tujuannya adalah untuk
memberikan kepuasan kepada konsumen. Apabila
konsumen merasa puas atas produk/jasa, maka akan
menimbulkan loyalitas.
 Persaingan yang ketat juga terjadi pada perusahaan
travel di Indonesia. Banyak perusahaan yang melakukan
inovasi terhadap perusahaan travel untuk dapat
menguasai pangsa pasar. Hal ini juga dilakukan oleh
perusahaan Rahayu Travel dalam melakukan inovasi
secara terus-menerus terhadap perusahaan travael dan
memperhatikan atribut-atribut yang dianggap penting
oleh konsumen. Tujuannya adalah untuk memberikan
kepuasan kepada konsumen.
 Dengan latar belakang tersebut, penulis mengangkat
judul “Analisis Kepuasan Kosumen Terhadap Rahayu
Travel di Gombong”. Penelitian dilakukan dengan
sampel sebanyak 100 responden. Adapun penulis skripsi
ini menggunakan metode analisis Validitas, Reabilitas,
Iklan merupakan salah satu bentuk komunikasi untuk
mengkampanyekan produk atau brand. Iklan tidak hanya
bisa mengubah persepsi masyarakat tetapi juga
membentuk pola pikir tersendiri akan suatu produk. Hal
ini yang mendasari manajemen oli Top One untuk
beriklan dengan cara baru yaitu dengan penambahan
testimoni dan penggunaan banyak endoser pada setiap
iklanya. Dua tahun pertama sejak merek Top One
masuk ke Indonesia tercatat 10 versi iklan yang mereka
tayangkan di televisi. Berdasarkan hal tersebut,
penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui
efektivitas iklan testimonial yang dibawakan oleh
endoser pada produk oli Top One.
Penelitian ini menggunakan kuesioner dan dilakukan di
kota Jogjakarta. Obyek penelitian yang digunakan
masyarakat umum yang pernah melihat iklan testimonial
oli Top One di televisi. Sampel penelitian dipilih dengan
metode purposive sampling yaitu dimana pengambilan
elemen-elemen yang dimasukan dalam sampel
dilakukan dengan sengaja, dengan catatan bahwa
sampel tersebut mewakili populasi yaitu respoden yang
diminta pendapatnya mengenai iklan testimonial oli Top
One yang ditayangkan di televisi. Metode analisis data
yang digunakan ialah analisis prosentase, model
komunikasi AIDCA dan Chi-Square.
Hasil data yang diolah mengunakan model AIDCA
menunjukan bahwa iklan testimonial oli Top One cukup
efektif mempengaruhi minat beli konsumen, karena pada
Pada skripsi yang berjudul “PENGARUH
KEPERCAYAAN KONSUMEN DAN CITRA IKLAN
MURAL TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN“ akan
menguji apakah ada pengaruh terhadap kepercayaan
konsumen dan citra iklan mural terhadap minat beli
konsumen. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah
untuk menguji apakah kepercayaan konsumen dan citra
iklan mural mempengaruhi terhadap minat beli
konsumen secara signifikan dan positif. Penulis
menggunakan metode analisis Structural Equation
Model (SEM) untuk menguji hipotesis penelitian.
Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 200
responden secara purposive ramdom sampling.
Dari hasil analisis SEM dapat disimpulkan bahwa dari
variabel yang diuji yaitu citra terhadap minat beli
mempengaruhi secara negatif dan signifikan.
Sedangkan kepercayaan terhadap minat beli
mempengaruhi secara positif dan signifikan. Jadi dari
kedua hipotesis tersebut sama-sama signifikan.
Dari ketiga variabel yang diukur, yang paling
mempengaruhi minat beli adalah kepercayaan
konsumen. Untuk itu dalam kegiatan pemasaran yang
perlu diperhatikan adalah lebih pada kepercayaan
konsumen dibandingkan citra.

Kata Kunci : Citra, Kepercayaan, Minat Beli, dan Iklan
Mural.
Coca-Cola merupakan produk minuman ringan yang
berasal dari luar negeri dengan rasa cola. Coca-Cola
hadir di Indonesia sejak 1935. Kehadiran Coca-Cola
dalam dunia minuman ringan di Indonesia khususnya
Jogjakarta bukanlah tanpa pesaing. Ada beberapa
perusahaan yang juga menawarkan produk minuman
ringan sekelas Coca-Cola. Kehadiran berbagai macam
minuman ringan ini tentunya menimbulkan penilaian
yang berbagai macam dari konsumennya. Persepsi
kosumen akan Coca-Cola tentunya akan mempengaruhi
terhadap keputusan pembelian produk Coca-Cola.
Setelah mengkonsumsi diharapkan konsumen akan
puas terhadap Coca-Cola. Disinilah produsen Coca-Cola
mendapat tantangan bagaimana membentuk persepsi
konsumen akan Coca-Cola, mempertahankan kepuasan
konsumennya yang akan berpengaruh pada loyalitas
konsumen Coca-Cola.
Dengan latar belakang tersebut penulis kemudian
mengangkat judul “Pengaruh Kepuasan Konsumen Dan
Persepsi Merek Terhadap Loyalitas Konsumen Produk
Minuman Ringan Coca-Cola Pada Mahasiswa
Universitas Kristen Duta Wacana”. Adapun yang menjadi
rumusan masalah adalah bagaimana profil responden
mahasiswa UKDW, bagaimana Bagaimana pengaruh
masing-masing variabel yaitu variabel persepsi merek
dan variabel kepuasan konsumen terhadap loyalitas dan
apakah variabel persepsi merek dan kepusan konsumen
berpengaruh secara signifikan.
Penelitian ini dilakukan kampus Universitas Kristen Duta
Seiring dengan meningkatnya kesadaran dan
pemahaman masyarakat akan makanan dan minuman
yang menyehatkan, susu fermentasi dewasa ini
berkembang pesat baik kualitas maupun kuantitasnya.
Upaya menarik minat konsumen terhadap jenis bahan
pangan ini juga terus dilakukan oleh produsen dengan
mendidik masyarakat melalui iklan akan manfaatnya
bagi kesehatan sekaligus menawarkan berbagai varian
produknya. Jenis susu fermentasi bentuk cair yang telah
sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia adalah
Yakult, Selain Yakult, terdapat jenis susu fermentasi
yang belum cukup populer namun berpotensi untuk
dikembangkan yaitu Vitacharm, Yogurt, Calpico, dan
kefir. Dan sampai saat ini perusahaan-perusahaan
tersebut saling bersaing dalam memasarkan produknya
di Indonesia. Hal ini tentunya akan berpengaruh
terhadap loyalitas pelanggan terhadap suatu produk
susu fermentasi, sehingga dapat membuat pelanggan
berpindah ke merek lain karena atribut-atribut yang
ditawarkan masing-masing merek yang mempunyai
keunggulan tersendiri.
Dalam penelitian ini penulis mengambil judul “Analisis
Brand Loyalty Terhadap Produk Minuman Susu
Fermentasi di kota Yogyakarta”. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan atribut
produk minuman susu fermentasi merek Vitacharm
ditinjau dari profil konsumen yang terdiri dari jenis
kelamin, usia, pekerjaan, pendidikan, dan pendapatan;
untuk mengetahui bagaimana tingkat Brand Loyalty
Penelitian Ini Mengenai Peranan Variabel Moderator
Karakteristik Personal Terhadap Customer Value
tentang analisis fenomena variabel moderator yang
mempengaruhi customer value terhadap pembelian
handphone bekas. Pelanggan akan memperoleh value
(nilai) bila pelanggan mendapatkan suatu manfaat yang
dirasakan dengan pengorbanan yang dikeluarkan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai
yang diperoleh pada saat membeli handphone bekas,
dan dengan faktor variabel moderator yang mendorong
pelanggan untuk menggunakan produk tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif
(qualitative method research) dengan menggunakan
teori Grounded Theory. Data yang diperoleh melalui
wawancara mendalam (indepth interview) dengan
responden yang menggunakan produk handphone
bekas.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pelanggan
memperoleh benefit (manfaat) dan harus mengeluarkan
pengorbanan (cost) sehingga menciptakan sebuah value
(nilai), yang dipengaruhi oleh variabel moderator.

Keyword: Customer Value, Variebel Moderator.
This research was to study empiris on Jakarta Stock
Exchange (JSX) during 1999-2004 observation period.
Samples used were all listing & active shares traded on
JSX and during observation period those shares always
the total samples obtained 16 company. Analysis
technique was multiple regression analysist with
Ordinary Least Square (OLS) and Geralised Least
Squares (GLS).
 Variable in the research that measure IOS, Government
Ownership, the influence Coorporate Policy. Variable
Independen that IOS and Government Ownership. Proxy
variable IOS measure Market Value Asssets To Book
Value Assets (MVABVA), Market Value Equity To Book
Value Equity (MVEBVE), and The Earning Price Ratio
(EP).
  The result of this study shows that MVEBVE have
positive and significant influence Corporate Policy.
However, the influence proxy IOS like, MVABVA, EP and
Government Ownership is not significant.

Keywords: Debt to Equity Ratio, IOS, Government
Ownership, Coorporate Policy, Managerial Ownership,
Agency Problem.
Semakin berkembangnya dunia periklanan membuat
khalayak disajikan berbagai macam iklan dengan
nuansa yang berbeda. Tukul Arwana sebagai seorang
selebritis adalah model iklan yang membintangi berbagai
iklan. Dalam penelitian ini ingin mengetahui bagaimana
pengaruh varaibel model iklan, format iklan, produk yang
diiklankan, pengulangan model iklan, dapat
memengaruhi minat terhadap iklan dan minat terhadap
produk.
 Obyek penelitian ini adalah masyarakat umum yang
menonton acara iklan yang dibintangi Tukul di televisi
dengan menggunakan responden sebayak 205 sesuai
dengan alat analisis yang digunakan. Penelitian ini
menggunakan alat analisis Structural Equation Modeling
(SEM) untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil dari
analisis SEM dapat disimpulkan bahwa hipotesis 1 yang
menguji model iklan mempengaruhi minat iklan terbukti,
hipotesis 2 yang menguji format iklan mempengaruhi
minat iklan tidak terbukti, hipotesis 3 yang mengguji
produk yang diiklankan mempengaruhi minat iklan
terbukti, hipotesis 4 yang menguji pengulangan model
iklan mempengaruhi minat iklan tidak terbukti, hipotesis
5 yang menguji model iklan mempengaruhi minat produk
tidak terbukti, hipotesis 6 yang menguji format iklan
mempengaruhi minat produk tiddak terbukti, hipotesis 7
yang menguji produk yang diiklankan mempengaruhi
minat produk terbukti, hipotesis 8 yang menguji
Penelitian ini meneliti pengaruh kepemilikan institusional,
profitabilitas dan ukuran perusahaan (size) terhadap
utang perusahaan. Penelitian ini dilakukan pada
perusahaan manufaktur yang telah go public di
Indonesia selama periode penelitian 2000-2005.
    Metode analisis yang digunakan adalah panel data
dengan menggunakan model Fixed Effect. Hasil analisis
menunjukkan bahwa kepemilikan institusional
berpengaruh negatif dan signifikan terhadap utang
perusahaan. Profitabilitas berpengaruh positif dan
signifikan terhadap utang perusahaan. Ukuran
perusahaan (size) berpengaruh negatif dan signifikan
terhadap utang perusahaan.




Kata kunci : Kepemilikan institusional, profitabilitas,
ukuran perusahaan (size), utang, panel data, fixed
effect.
This paper examines the effects of corporate
governance on firm performance. To measure firm
value, both market based performance and accounting
based performance are used. The total returns during
investment period are used to measure market based
performance 30, 90, and 180 days after IPO are adopted
respectively. The variables of accounting based
performance measures are EPS, ROA, and ROE,
variable of market based performance measures are
total return, market return indeks, and market Adjusted
return Abnormal by estimated another OLS (Ordinary
Least Square ) Linear Regression Model. Using CG level
as independent variable for each firm by aggregating its
eight binary indicators and three control variable.
 This paper based on the previous research by Hsiu - I
Tsing (2006). The sample consists of 48 IPO companies
listed in Jakarta Stock Exchange from 2000 to 2003. The
result of this research shows that, the effect CG
mechanism on firm performance is not supported for
both the market and accounting based measurement.
These findings suggest that corporate governance
implementation in Indonesia is still ineffective. The main
caused of this ineffectiveness is the investor perception
towards investment climate in Indonesia. Moreover, the
slow achievement of collusion, corruption, and nepotism
(KKN) eradication has resulted negative perception
toward the good intention on doing the CG mechanism.

Keywords: Initial Public Offering, Market Based
Penelitian ini tentang Analisis Asosiasi Merek terhadap
Produk Motor Suzuki Shogun 125 di Kota Yogyakarta.
Dengan menggunakan Analisis Prosentase diperoleh
hasil Konsumen Suzuki Shogun 125 sebagian besar
adalah pria, berstatus belum menikah, berusia 21-25
tahun, dengan pekerjaan sebagai pelajar atau
mahasiswa dan berpendapatan perbulan Rp 500.000,00
– Rp 1.000.000,00.
Penelitian ini menggunakan 15 atribut untuk diuji apakah
atribut-atribut tersebut membentuk sebuah Image dari
suzuki Shogun 125. Atribut-atribut yang diuji yaitu:
model, kualitas, BBM, nyaman, jenis, kombinasi, produk,
harga baru, harga jual, harga suku cadang, kredit,
servis, promosi, dan slogan.
Dengan menggunakan 100 responden di kota
Yogyakarta, penelitian ini mencoba mengidentifikasi
asosiasi merek dari motor merek Suzuki Shogun 125
melalui metode Cochran Q test. Hasil penelitian ini
menunjukkan ada 3 (tiga) asosiasi yang bisa
dimanfaatkan untuk meningkatkan citra (image), yaitu:
model atau desain menarik, harga baru terjangkau, dan
kemudahan dalam mencari tempat servis.




Kata kunci : Merek, Asosiasi Merek.
Dewasa ini ada banyak sekali ditawarkan produk-produk
pembersih wajah terutama sabun muka dengan
berbagai macam bentuk dan merek, yang ditujukan
untuk menjawab kebutuhan konsumen. Banyaknya
produk sabun muka yang beredar, maka akan
menimbulkan berbagai asosiai terhadap merek atau
produk tersebut pada diri konsumen.
Asosiasi adalah segala kesan yang muncul di benak
seseorang yang terkait dengan ingatannya mengenai
suatu merek. Kesan-kesan yang terkait dengan merek
akan semakin meningkat dengan semakin banyaknya
pengalaman konsumen dalam mengkonsumsi suatu
merek atau dengan semakin seringnya kemunculan
merek tersebut dalam strategi komunikasinya. Berbagai
asosiasi merek yang saling berhubungan akan
menimbulkan suatu rangkaian yang disebut citra merek
atau brand image. Brand image yaitu sekumpulan
asosiasi yang terbentuk di benak konsumen. Makin
banyak asosiasi yang saling berhubungan maka
semakin kuat brand image yang dimiliki oleh merek
tersebut.
Adapun tujuan dari penelitian yang berjudul
“Perbandingan Asosiasi Merek terhadap Produk Biore
Nourishing Scrub Facial Foam dan Ponds Oil Solution
Facial Foam di Kota Yogyakarta” ini adalah untuk
mengetahui bagaimana asosiasi merek terhadap Biore
Nourishing Scrub dan Ponds Oil Solution. Penelitian
dilakukan terhadap 100 orang responden di kota
Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian
Penelitian ini meneliti tentang pengaruh internal cash
flow dan insider ownership terhadap capital expenditures
pada perusahaan. Penelitian ini memfokuskan pada
industri manufaktur yang terdaftar di BEJ. Tahun
penelitian sebanyak 6 tahun mulai tahun 2000 sampai
2005, dan terdiri dari 26 perusahaan manufaktur yang
terdapat di BEJ, dipilih dengan menggunakan purposive
sampling. Metode analisis yang digunakan adalah panel
data dengan menggunakan model Pooled Least Square.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa internal
cash flow berpengaruh negatif dan signifikan sedangkan
insider ownership berpengaruh positif dan signifikan.
Tetapi, hal ini tidak dapat menunjukkan secara langsung
apakah terjadi managerial hypothesis ataupun pecking
order hypothesis di Indonesia.




Kata kunci: Packing order hypothesis, managerial
hypothesis, internal cash flow, insider ownership, capital
intensity, capital expenditures.
 Penelitian dengan judul “Analisis Hubungan Kualitas
Pelayanan Service Sepeda Motor Dengan Kepuasan
Konsumen di Suzuki Medan Jaya Pusat” ini bertujuan
untuk mengetahui:1)Tingkat kualitas pelayanan di
Suzuki Medan Jaya Pusat dan kepuasan konsumen atas
pelayanan di Suzuki Medan Jaya Pusat; 2)Karakteristik
konsumen dengan kepuasan konsumen atas pelayanan
di Suzuki Medan Jaya Pusat ; 3)Hubungan atau korelasi
antara kepuasan konsumen dengan kualitas pelayanan
di Suzuki Medan Jaya Pusat.
    Penelitian dirancang menggunakan pendekatan
kuantitatif melalui analisis statistik. Metode penelitian
yang digunakan adalah metode deskriptif yang dalam
pelaksanaannya menggunakan riset korelasi. Populasi
penelitian adalah masyarakat Yogyakarta atau
konsumen yang sedang menggunakan jasa pelayanan
di Suzuki Medan Jaya Pusat. Sampel penelitian yang
digunakan purposive sampling method (metode
sampling bertujuan). Pengumpulan data menggunakan
teknik kuesioner, dokumentasi dan wawancara.
Kuesioner sebagai instrumen pokok dalam pengumpulan
data diuji validitasnya dan reabilitasnya dengan alpha.
Deskripsi profil konsumen, kualitas pelayanan dan
kepuasan konsumen di analisis dengan menggunakan
persentase skor . Keterkaitan profil konsumen dengan
kepuasan antara konsumen dengan menggunakan
analisis Chi Kuadrat (X ). Hubungan antara kepuasan
konsumen dengan kualitas pelayanan dianalisis dengan
menggunakan analisis korelasi product moment.
Penelitian ini tentang Analisis segmentasi Demografi
Pada Pusat Literatur Kristen Betania di Yogyakarta.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui segmen pasar yang potensial berdasarkan
profil kosumen, analisis segmentasi ini untuk
menentukan target market dan juga untuk mengetahui
profil konsumen yang ada pada masing-masing segmen.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kuisoner, serta melakukan observasi langsung terhadap
responden dan keadaan di lapangan. Dalam penelitian
ini digunakan analisis prosentase, analisis cluster, dan
crosstabs.



Kata Kunci: Segmentasi, Demografi
Perkembangan zaman yang semakin pesat
menyebabkan pergeseran dan perubahan. Dampaknya
dapat dirasakan akibat perubahan seperti pergeseran
gaya hidup yang semakin condong kebaratan dapat kita
lihat dari berubahnya kebudayaan timur karena
pengaruh budaya barat Ada pengaruh negatif dan juga
ada pengaruh positif dari perubahan itu, semisal
pengaruh negatif, terpengaruhnya kebudayaan kita
(timur) oleh kebudayaan barat, dapat dilihat dari gaya
hidup yang semakin bergeser dari yang dahulunya
menganggap bahwa seks itu tabu untuk yang belum
menikah, namun sekarang menjadi hal yang biasa-biasa
saja bahkan dikonsumsi umum khususnya orang yang
belum menikah. Seks bebas pasti ada kaitannya dengan
kondom, yang dahulunya kondom digunakan sebagai
alat kontrasepsi oleh kalangan yang sudah menikah
namun sekarang dikonsumsi oleh kalangan yang belum
menikah.
Karena pengaruh pergaulan bebas yang ada di
Yogyakarta, akan sangat mudah bagi orang untuk
terjerumus didalamnya. Tidak menutup kemungkinan
seperti pelajar ataupun mahasiswa yang datang ke
Yogyakarta untuk belajar, mereka akan sangat mudah
terjebak dalam pergaulan bebas apalagi mereka jauh
dari orang tua. Beberapa hal yang mempengaruhi orang
untuk memakai kondom.
Faktor kesehatan,faktor keinginan menunda
kehamilan,faktor kemudahan membeli, faktor harga, dan
faktor Subjective Norm atau norma subyektif. Karena
Pemasaran moderen memerlukan lebih dari sekedar
mengembangkan produk yang baik, menawarkannya
dengan harga yang menarik, dan membuatnya mudah
didapat oleh pelanggan sasaran. Agar perusahaan dapat
bertahan menghadapi persaingan yang semakin
kompetitif, perusahaan harus mampu memasarkan
produk atau jasanya dengan baik kepada konsumen.
Persaingan perusahaan untuk memperebutkan
pelanggan tidak lagi terbatas pada atribut produk atau
kegunaan suatu produk, melainkan sudah dikaitkan
dengan kesetiaan pelanggan menjadi suatu isu yang
pokok di dalam penelitian dan praktek karena
pengaruhnya yang terbukti di suatu organisasi bisnis.
Penelitian ini mengidentifikasi faktor kualitas jasa,
kepuasan konsumen, dan loyalitas merek yang secara
positif dihubungkan dengan kesetiaan pelanggan di
industri sektor jasa hotel.
Dengan latar belakang tersebut penulis kemudian
mengangkat judul “Pengaruh Kualitas Jasa tehadap
Loyalitas Merek dimana Kepuasan Konsumen sebagai
Intervening Variable”.
Penelitian ini dilakukan pada Hotel Novotel, dengan
sampel sebanyak 100 responden. Setelah data
dikumpulkan kemudian dilakukan uji validitas dan
reliabilitas kuesioner. Setelah dinyatakan valid dan
reliabel kemudian data dianalisis dengan alat analisis
regresi linear sederhana dan berganda.
Berdasarkan hasil analisis regresi regresi sederhana dan
regresi linear berganda diperoleh hasil bahwa kepuasan
Pemasaran adalah fungsi bisnis yang
mengidentifikasikan kebutuhan dan keinginan
konsumen. Tujuan pemasaran adalah menciptakan
kepuasan konsumen dengan membangun hubungan
timbal balik yang menguntungkan dengan konsumen.
Pada saat sekarang ini persaingan antara produsen
semakin ketat. Hal ini dapat dilihat dengan semakin
banyaknya merek yang beredar, dan konsumen
diharapkan pada banyak pilihan merek untuk setiap jenis
produknya. Salah satu merek produk adalah merek
produk rokok, sebagai contoh: Djarum Super, Marlboro,
Amild, LA Light, Gudang Garam, Dji Sam Soe, dan lain-
lain. Seorang konsumen yang mengalami ketidakpuasan
pada masa pasca konsumsi karena kinerja dari suatu
produk yang dibeli tidak sesuai dengan harapannya
mempunyai kemungkinan akan merubah perilaku
keputusan belinya. Perilaku perpindahan merek
dibandingkan dengan pembelian produk dengan
keterlibatan tinggi. Perbedaan persepsi di antara merek
ini menggambarkan bahwa, ketika konsumen membuat
pilihan produk secara implisit konsumen akan mengukur
seberapa bagus atribut yang ditawarkan dari berbagai
variasi merek yang dapat memuaskan kebutuhan.
 Dari hasil analisis ini diketahui bahwa pengaruh
ketidakpuasan konsumen dan kebutuhan mencari variasi
tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap
keputusan perpindahan merek sedangkan karakteristik
kategori produk berpengaruh positif dan signifikan
terhadap keputusan perpindahan merek. Hasil ini telah
Pemasaran moderen memerlukan lebih dari sekedar
mengembangkan produk yang baik, menawarkannya
dengan harga yang menarik, dan membuatnya mudah
didapat oleh palanggan sasaran. Agar perusahaan dapat
bertahan menghadapi persaingan yang semakin
kompetitif, perusahaan harus mampu memasarkan
produk atau jasanya dengan baik kepada konsumen.
Begitu banyaknya merek asing di industri sepatu
sekarang ini yang begitu banyak berkembang di
Indonesia sehingga menarik untuk diteliti. Penelitian ini
menggunakan sepatu sport Adidas, merek sepatu
terkenal yang berasal dari Eropa sebagai objek
penelitian. Sepatu sport Adidas digunakan sebagai objek
penelitian untuk mengukur seberapa besar merek asing
dapat mempengaruhi niat membeli konsumen.
Dengan latar belakang tersebut maka penulis
mengangakat judul ”ANALISIS PENGARUH COUNTRY
OF ORIGIN DAN MEREK ASING TERHADAP NIAT
MEMBELI KONSUMEN PADA PRODUK ADIDAS DI
YOGYAKARTA ”
Penelitian ini dilakukan pada sepatu produk Adidas
dengan sampel sebanyak 100 responden. Setelah data
dikumpulkan kemudian data dianalisis dengan alat
analisis regrsi linear berganda.
Berdasarkan perhitungan regresi linear berganda
diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa variabel
Country of origin tidak signifikan dalam mempengaruhi
niat membeli konsumen, sedangkan variabel merek
asing ada pengaruh yang signifikan dalam
  Banyaknya tawaran pilihan produk sejenis semakin
membuat konsumen sebagai target market mudah
beralih pilihan, menyesuaikan produk mana yang dapat
memenuhi harapannya. Organisasi akan lebih baik jika
mempertahankan pelanggan, daripada harus mencari
pelanggan baru mengingat biaya yang dikeluarkan akan
lebih besar. Ada beberapa usaha untuk membuat
pelanggan itu menjadi setia, yaitu diantaranya yang akan
dibahas dalam penelitian ini meliputi kepuasan
pelanggan, kesetiaan (loyalitas), dan Word of Mouth.
Pembahasan ini untuk menguji hubungan antar variabel,
yaitu kepuasan pada Prodi Manajemen, kesetiaan pada
Prodi Manajemen, kesetiaan pada dosen, dan Word of
Mouth.
    Penelitian yang dilakukan mengambil setting Prodi
manajemen Universitas Kristen Duta Wacana dan alat
yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah
berupa kuesioner yang berisi pertanyaan tertulis kepada
responden. Banyaknya sampel yang digunakan adalah
200 responden melalui pengambilan secara acak.
Sedangkan untuk menganalisis data, menggunakan
Structural Equation Modeling (SEM) melalui program
AMOS 6.0. Hasil yang didapat setelah dilakukan uji
hipotesis adalah kepuasan mahasiswa memiliki
pengaruh pada Prodi Manajemen terhadap kesetiaan
kepada dosen, kepuasan mahasiswa Prodi Manajemen
memiliki pengaruh terhadap kesetiaan kepada Prodi
Manajemen, kesetiaan kepada dosen memiliki pengaruh
terhadap kesetiaan kepada Prodi Manajemen, kesetiaan
This study investigates the effect of Corporate
Governance on investment. The Corporate Governance
variables are Institutional ownership and board size.
Furthermore, the asset growth, equity growth and debt
growth are used to measure the investment.
The samples are Real Estate firms listed at The Jakarta
Stock Exchange during 2000-2005. Using the purposive
random technique the total samples for this research are
29 companies which means resulted on 174
observations. The statistic method of Generate Least
Square (GLS) is used to analyze the data.
The result shows investment of the Real estate in
Indonesia not yet efficient applied the corporate
governance system so that its effect on investment is not
supported.



Keywords: Corporate Governance, asset growth, equity
growth, debt growth,    investment, Real estate.
Dalam penelitian ini penulis mengambil judul
“Perbandingan Asosiasi Konsumen Minuman Isotonik
Pocari Sweat Dengan Mizone Di Yogyakarta”. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui asosiasi merek
minuman isotonik Pocari Sweat dan Mizone dalam
benak konsumen di kota Yogyakarta, untuk mengetahui
apakah ada perbedaan asosiasi konsumen terhadap
minuman isotonik Pocari Sweat dengan Mizone ditinjau
dari profil konsumen yang terdiri dari jenis kelamin, usia,
pendidikan terakhir, tingkat pendapatan dan pekerjaan.
Hal ini sering memunculkan kesan-kesan di benak
konsumen terhadap suatu merek yang akan semakin
meningkat dengan banyaknya pengalaman konsumen
dan akan membentuk brand image terhadap merek
tersebut.
 Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian
ini yaitu, membagi kuisioner kepada 100 responden. Dari
100 responden tersebut diuji dengan uji validitas dan
reliabilitas. Untuk analisis datanya penulis meggunakan
tiga alat analisis yaitu, alat analisis Prosentase, analisis
uji Cochran, dan analisis Chi Square. Analisis
Prosentase berguna untuk mengetahui profil konsumen
minuman Pocari Sweat dan Mizone yang paling tinggi
prosentasenya, Analisis Cochran berguna untuk
mengetahui asosiasi-asosiasi yang paling kuat yang
terdapat pada minuman Pocari Sweat dan Mizone
sehingga membentuk brand image, sedangkan analisis
Chi square berguna untuk mengetahui apakah terdapat
 Dalam era teknologi saat ini yang melibatkan dunia
marketing dalam kasus perang antar merek, persaingan
antara beberapa merek yang ada pada produk tertentu
memberikan kesan warna pada persaingan terutama
pada perusahaan yang akan bersaing. Kita tahu dalam
pengembangan produk printer saat ini sangat banyak
sekali printer yang beredar di pasaran, ada merek yang
mendominasi pasar, ada merek yang memunculkan
desain baru, ada merek yang lama tetapi begitu
berkesan bagi konsumen dan banyak sekali kategori
merek yang membingungkan. Melihat situasi ini maka
banyak beredar berbagai macam merek printer,
diantaranya adalah Printer Epson yang sedang gencar-
gencarnya melakukan promosi dengan pengembangan
produk baru, Printer Hawlett Packard (HP), Printer
Canon, Printer Lexmark, Printer Samsung dan
sebagainya. Banyak sekali keunggulan dari suatu
produk printer baik dari fungsi, kecepatan, kualitas
gambar, desain bentuk, kegunaan,warna produk, dari
keunggulan tersebut konsumen dapat mengkaji secara
mendalam untuk menentukan keputusan dalam
pembelian.
   Dalam penelitian ini dapat diarahkan dengan
mengambil judul “Analisis Asosiasi merek Printer Epson
dalam Benak konsumen di Yogyakarta”. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui profil konsumen
merek Printer Epson ditinjau dari jenis kelamin, usia,
pendidikan terakhir dan pekerjaan dan untuk
mengetahui asosiasi merek Printer Epson dalam benak
Dalam kondisi persaingan usaha yang semakin ketat
saat ini, konsumen dihadapkan pada banyak pilihan
merek sabun mandi. Perusahaan sudah tidak mampu
lagi memaksakan agar para konsumen terus loyal
kepada produk mereka. Salah satunya yang diangkat
sebagai bahan penelitian oleh Penulis adalah sabun
mandi cair merek Cussons Imperial Leather yang sudah
cukup lama berada dipasaran dan sudah cukup banyak
memiliki konsumen.
Penelitian ini mengenai “Analisis Brand Loyalty
Terhadap Produk Sabun Mandi Cair Merek Cussons
Imperial Leather di Kota Yogyakarta.” Penelitian ini akan
meneliti masalah Bagaimana Brand Loyalty masyarakat
yang berdomisili di Kota Yogyakarta terhadap produk
sabun mandi cair merek Cussons Imperial Leather dan
apakah terdapat perbedaan persepsi konsumen
terhadap produk sabun mandi cair merek Cussons
Imperial Leather yang terdiri dari jenis kelamin,
kelompok umur, pendidikan, pekerjaan, pendapatan per
bulan.
Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini
adalah untuk mengetahui bagaimana brand loyalty
masyarakat yang berdomisili di Kota Yogyakarta
terhadap produk Sabun mandi cair Merek Cussons
Imperial Leather dan untuk mengetahui perbedaan
persepsi konsumen terhadap produk sabun mandi cair
merek Cussons Imperial Leather di Kota Yogyakarta.
 Sedangkan metodologi yang digunakan dalam
penelitian ini adalah dengan cara menggunakan
This research aim to know the influence of family
ownership to firm performance. Where closed
corporation controlled direct by owner and its clan. to
measure the firm performance use the ROA, ROE,
Tobin's Q. In this research take 20 sampel company of
family ownership listed at The Jakarta Stock Exchange
during 2000-2005. Pursuant to examination result, found
that of family ownership have the influence which
significant to firm performance ( ROA, ROE, Tobin's Q),
this matter is caused because variable control to
influence the independent variable if controlled direct by
owner at one blow company organizer. But when firm
size, firm debt don’t influence when measure by ROA,
and firm debt don’t influence when measured by Tobin's
Q, thereby investor more having an effect on in
determining company performance by family ownership.




Keywords: Insider Ownership, Return on Asset, Return
on Equity, and Tobin’s Q



Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pembentukan portofolio optimal dengan Model Indeks
Tunggal dan Capital Asset Pricing Model (CAPM) pada
perusahaan jasa keuangan yang terdaftar di bursa efek
Jakarta. Sampel pada penelitian ini adalah perusahaan
yang termasuk dalam kategori jasa keuangan yaitu
Bank, Agency Kredit, Sekuritas, dan Asuransi. Terdapat
66 observasi data dengan 38 sampel observasi yang
masuk kategori portofolio dan hanya 3 sampel
perusahaan yang termasuk dalam kandidat portofolio
optimal. Periode pada penelitian ini adalah 2 tahun (2004-
2005).
 Hasil analisis menunjukan bahwa kinerja portofolio
menggunakan Model Indeks Tunggal memberikan
Return lebih besar dibandingkan dengan menggunakan
Capital asset Pricing model (CAPM)

Keywords : Portofoilio. Return, Model Indeks Tunggal,
Capital Asset Pricing Model (CAPM)
Promosi merupakan salah satu faktor penentu dalam
keberhasilan suatu program pemasaran, karena promosi
pada hakekatnya adalah suatu bentuk komunikasi
pemasaran. Diantara berbagai bauran pemasaran yang
ada iklan merupakan salah satu bentuk promosi yang
sering dipergunakan perusahaan dalam
memperkenalkan produknya. Ada berbagai alternatif
media periklanan yang dapat digunakan perusahaan
untuk mempromosikan produknya, diantaranya surat
kabar, radio, televisi, majalah dan lain-lain. Penelitian ini
menguji apakah model iklan memiliki pengaruh terhadap
sikap, apakah desain iklan memiliki pengaruh terhadap
sikap, apakah pesan iklan memiliki pengaruh terhadap
sikap, apakah citra merek memiliki pengaruh terhadap
sikap dan
apakah sikap memiliki pengaruh terhadap minat
membeli.
Obyek penelitian yang ada di dalam penelitian ini adalah
iklan sim card operator seluler XL-bebas yang ada di
surat kabar dengan model iklan wanita cantik. Penelitian
ini menggunakan sampel sebanyak 200 responden
secara purposive sampling dan diuji dengan
menggunakan Structural Equation Modeling (SEM).
Hasil dari penelitian SEM dapat disimpulkan bahwa
variabel model iklan, desain iklan, pesan iklan, citra
merek terbukti secara signifikan mempengaruhi sikap,
kemudian sikap terhadap iklan juga terbukti signifikan
mempengaruhi minat.
Semakin ketatnya persaingan dalam industri jasa
dewasa ini merupakan tantangan tersendiri bagi
perusahaan untuk menarik konsumennya. Adalah bukan
hanya melalui peningkatan penjualan saja tetapi
memfokuskan pada perolehan pelanggan sebanyak-
banyaknya dan mempertahankan loyalitas dengan
meningkatkan pelayanan kepada pelanggan serta
desain yang nantinya dimungkinkan akan
mempengaruhi sikap konsumen dan mampu
membentuk subjecive norm. Maka skripsi ini ingin
meneliti pengaruh pelayanan, desain, subjective norm
dan sikap konsumen terhadap loyalitas.
Objek yang dipakai dalam penelitian ini adalah bioskop
21 di Ambarukmo Plasa Yogyakarta. Alat yang
digunakan untuk mengumpulkan data adalah berupa
kuesioner yang berisi pertanyaan tertulis kepada
responden. Banyaknya sampel yang digunakan adalah
200 responden dengan menggunakan metode
convenience sampling. Sedangkan untuk menganalisis
data, menggunakan Structural Equation Modeling
(SEM). Hasil yang didapat setelah dilakukan uji hipotesis
dapat disimpulkan bahwa hipotesis 2 yang menyatakan
desain mempengaruhi sikap konsumen terbukti,
hipotesis 3 yang menyatakan subjective norm
menpengaruhi sikap konsumen terbukti, hipotesis 5 yang
menyatakan sikap konsumen mempengaruhi loyalitas
terbukti. Temuan lainnya mengatakan bahwa hipotesis 1
yang menyatakan pelayanan mempengaruhi sikap
konsumen tidak terbukti serta hipotesis 4 yang
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui asosiasi
merek yang membentuk kesan yang kuat pada produk
lampu Philips. Brand equity (ekuitas merek) merupakan
salah satu aset yang perlu dikelola secara baik. Ekuitas
merek melibatkan berbagai program pemasaran dan
brand strategy (strategi merek) untuk mencapai merek
yang memiliki brand value (nilai merek) yang dapat
menciptakan kepuasan pelanggan. Merek ini mampu
memberikan pedoman, jaminan, kekuatan, keyakinan,
dan harapan kepada pelanggan bahwa ia akan
terpuaskan.
Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah
purpossive sampling. Sampel penelitian ini adalah orang
yang pernah menggunakan produk lampu Philips di
wilayah Kota Yogyakarta. Penentuan besarnya sampel
sebanyak 100 responden. Analisis data menggunakan
analisis persentase dan analisis Cochran Q Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan jenis
kelamin responden terbanyak adalah pria, yaitu
sebanyak 66 %. Responden terbanyak mempunyai usia
berkisar antara 26 - 35 tahun, yaitu sebanyak 43 %.
Responden terbanyak mempunyai tingkat pendidikan
perguruan tinggi, yaitu sebanyak 63 %. Pekerjaan
responden terbanyak adalah yang bekerja sebagai
wiraswasta/pengusaha, yaitu sebanyak 42 %.
Sedangkan pendapatan per bulan responden
kebanyakan Rp 1.000.000 – Rp 2.000.000, yaitu
sebanyak 47 %. Hasil pengujian Cochran Q test
menunjukkan bahwa asosiasi-asosiasi yang terdiri dari
This research aim to examine the effect of firm
characteristics variables which are firm size, tangible
assets, growth opportunity, profitability, and business
risk on capital structure. The sample of this research are
taken from plastics and glass products industry and
paper and allied product industry listed at the Jakarta
Stock Exchange (JSX), which result on 6 companies of
plastics and glass products industry and 4 companies of
paper and allied product industry. The period of this
research is from 2000 – 2005.
This research use the model of multiple regression with
pooled data. Dependent variable is leverage (DER) and
independent variable are firm size, tangible assets,
growth opportunity, profitability, and business risk.
The result of this research show that for the case of
plastics and glass products industry, firm size have
significant influence on capital structure whereas
profitability and business risk have negative significant
on capital structure. At paper and allied product industry,
firm size and growth opportunity have negative
significant influence on capital structure (leverage).


Keywords: firm size, tangible assets, growth opportunity,
profitability, business risk, and leverage.
Penelitian ini membahas mengenai pengaruh atribut
merek terhadap keputusan pemakaian kartu para bayar
Fren Mobile-8 di kota Yogyakarta. Tujuan dari penelitian
ini adalah untuk mengetahui terhadap keputusan
pemakaian kartu para bayar Fren Mobile-8 yang meliputi
produk, harga, saluran distribusi, promosi, servis, dan
citra, mempengaruhi keputusan pembelian konsumen
dan juga untuk mengetahui diantara variabel tersebut,
atribut mana yang memiliki pengaruh paling dominan
terhadap keputusan pembelian serta mengetahui
perbedaan pendapat antara profil dan variabel merek
yang diteliti.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian
explanatory dengan pendekatan studi kasus, dengan
teknik purposive sampling. Dalam penelitian ini populasi
yang dipilih adalah orang-orang yang membeli dan
menggunakan kartu prabayar fren mobile-8 di kota
Yogyakarta, dengan sampel sebanyak 100 orang.
Metode analisis data yang digunakan adalah analisis
regresi berganda statistik karena penelitian ini dirancang
untuk meneliti variabel-variabel yang berpengaruh dari
variabel bebas terhadap variabel terikat.
Berdasarkan hasil analisis regresi berganda yang
dilakukan, baik secara individual (parsial) maupun
secara bersama-sama (simultan) keenam atribut merek
yaitu: produk, harga, tempat, promosi, pelayanan dan
citra mempunyai pengaruh terhadap keputusan
pemakaian kartu pra bayar Fren Mobile-8 di Kota
Yogyakarta. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat
Komunikasi merupakan sesuatu yang vital bagi manusia
sebagai makhluk sosial. Dan dalam perekonomian, di
dalam bisnis, harus ada komunikasi yang terjalin agar
usaha yang dijalankan dapat mencapai tujuan yang
diharapkan. Untuk memenuhi kebutuhan dalam
berkomunikasi secara tulisan, di Indonesia telah tersedia
layanan BlackBerry, yaitu layanan push email yang
membantu para pengguna BlackBerry dalam mengirim
dan menerima email kapan saja, di mana saja. Dengan
tersedianya layanan BlackBerry oleh ketiga operator
selular di Indonesia yaitu Telkomsel, Indosat dan XL,
penulis ingin meneliti sejauh mana tingkat loyalitas para
pengguna BlackBerry oleh XL.
Penelitian ini dilakukan melalui questionnaire terhadap
100 responden pemakai XL BlackBerry yang merupakan
anggota mailing list id-blackberry@yahoogroups.com.
Dalam pengujian kuesioner, penulis menggunakan uji
validitas dan reliabilitas, skala likert, analisis prosentase,
rata-rata dan standar deviasi.
Dari hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa loyalitas
pemakai XL BlackBerry berada pada tingkat like the
brand.


Kata kunci: BlackBerry, Brand, Brand loyalty.
Perkembangan dunia saat ini sedang menghadapi era
baru ditandai dengan kecenderungan globalisasi dunia,
sebagai akibatnya sekarang di Indonesia secara terus
menerus binis mulai beroperasi dengan berbagai jenis
dan format yang berbeda, seperti contohnya bisnis yang
sedang berkembang di Indonesia saat ini yaitu bisnis
retail modern (bisnis eceran). Yogyakarta adalah salah
satu kota besar di Indonesia, dapat dilihat di kota pelajar
(julukan kota Yogyakarta) sudah banyak beroperasi binis
retail modern
Alfa sebagai salah satu pelaku bisnis retail modern yang
telah lama sekali beroperasi di Yogyakarta, sekarang
terancam dengan semakin berdatangan retail modern
lainnya seperti Carrefour dan Makro yang memiliki lokasi
hampir berdekatan dengan Alfa, dengan semakin
cepatnya pertumbuhan bisnis retail modern di kota
pelajar tersebut, haruslah Alfa memiliki sebuah
keunggulan bersaing guna dapat mengembangkan
strategi pemasaran ritail yang cocok untuk melawan
para pesaingnya (perusahaan retail modern) yang
semakin hari semakin bertambah.
Keunggulan bersaing yang meliputi seberapa besar
potensi dan posisi keunggulan bersaing Alfa dari para
pesaingnya, karena dalam persaingan yang sangat ketat
ini haruslah Alfa memilik sebuah keunggulan dari
bisnisnya tersebut dibandikan para pesaingnya, karena
kunci keberhasilan dari bisnis tersebut adalah
bagaimana perusahaan dapat menonjolkan keunggulan
yang dimilikinya untuk melawan pesaingnya.
Kegiatan pemasaran perusahaan bersaing semakin
ketat terutama memasuki abad 21 ini, menuntut
perusahaan untuk selalu inovatif dalam
mengembangkan usahanya. Persaingan perusahaan
untuk memperebutkan pelanggan tidak lagi terbatas
pada atribut produk atau kegunaan suatu produk,
melainkan sudah dikaitkan dengan merek yang mampu
memberikan citra khusus bagi pemakainya
Para pemasar pada umumnya menginginkan bahwa
pelanggan yang diciptakannya menjadi pelanggan setia
atau loyal. Salah satu upaya untuk menjadikan seorang
pelanggan loyal adalah dengan penciptaan ekuitas
merek. Mengelola ekuitas merek (brand equity) dalam
persaingan yang kompetitif seperti sekarang ini dapat
menjadi keunggulan bersaing bagi perusahaan dalam
menciptakan pertumbuhan dan laba serta dapat
meningkatkan preferensi konsumen terhadap sebuah
merek.
Dengan latar belakang tersebut penulis kemudian
mengangkat judul “Pengaruh Brand Equity terhadap
Pembentukan Loyalitas Merek Pepsodent di Kalangan
Mahasiswa Duta Wacana Yogyakarta”. Adapun yang
menjadi rumusan masalah adalah bagaimana pengaruh
faktor-faktor brand equity yang meliputi brand
awareness, perceived quality dan brand association
dalam pembentukan loyalitas pelanggan terhadap merek
(brand loyalty)
 Penelitian ini dilakukan kampus Universitas Kristen Duta
Wacana, dengan sampel sebanyak 100 responden.
Persaingan yang terjadi saat ini menuntut pihak
perusahaan untuk lebih berorientasi pada konsumen,
sehingga perusahaan perlu mempersiapkan strategi
pemasaran yang efektif. Perkembangan kondisi pasar
yang sangat kompetitif mendorong perusahaan untuk
lebih berkonsentrasi penuh dalam membuat strategi
dalam menawarkan dan memasarkan produk mereka.
Promosi merupakan salah satu strategi untuk
menawarkan dan memasarkan produk bagi perusahaan
untuk menarik minat konsumen dalam membeli. Promosi
bukan saja berfungsi sebagai alat komunikasi antara
perusahaan dengan konsumen, melainkan juga sebagai
alat untuk mempengaruhi konsumen dalam kegiatan
pembelian atau penggunaan jasa sesuai dengan
keinginan dan kebutuhannya.
Komunikasi dari mulut kemulut (Word of Mouth)
merupakan salah satu bentuk promosi yang efektif
dalam mempengaruhi keputusan pembelian suatu
produk, karena informasi yang disampaikan dapat
diterima secara lebih baik atas adanya rasa percaya dari
penerima informasi terhadap sumber informasi. Apabila
konsumen memiliki pengalaman yang positif terhadap
suatu produk, maka akan menciptakan pembelian ulang
dan kemudian akan tercipta loyalitas terhadap merek
tertentu. Selain itu konsumen akan menceritakan
pengalamannya tersebut kepada orang lain sehingga
dapat menjadi referensi bagi orang lain dalam
mengambil keputusan pembelian. Berdasarkan latar
belakang diatas, maka penulis ingin meneliti tentang
Sebuah merek mengandung nilai-nilai yang jauh lebih
bermakna daripada atribut sebuah produk. Ekuitas
dalam sebuah merek yang dikelola dengan baik dapat
memberikan keunggulan bersaing kepada perusahaan.
Karena itu, perusahaan yang memiliki ekuitas merek
(brand equity) yang kuat akan dapat lebih mudah
merebut peluang bisnis yang ada dibandingkan
perusahaan yang tidak memilikinya.
 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya
pengaruh ekuitas merek dan komponen-komponennya
(brand awareness, brand association, perceived quality,
dan brand loyalty) dalam kartu telepon seluler XL Bebas
terhadap minat konsumennya di Yogyakarta.
 Dari data 100 responden yang dikumpulkan di
Yogyakarta, ada empat temuan yang diperoleh dari
penelitian ini. Pertama, komponen brand awareness
tidak berpengaruh terhadap minat konsumen, kedua
brand association berpengaruh terhadap minat
konsumen, ketiga perceived quality tidak berpengaruh
terhadap minat, dan yang terakhir brand loyalty
berpengaruh terhadap minat konsumen.

Kata kunci: brand awareness, brand association,
perceived quality, brand loyalty, minat konsumen
Pada saat ini merek mempunyai peranan penting dalam
bidang pemasaran karena atribut-atribut lain dari
kompetisi, misalnya atribut produk relatif mudah ditiru.
Seperti kita ketahui merek suatu produk adalah salah
satu kunci dari sebuah pemasaran. Merek yang mudah
diingat oleh konsumen sangatlah berpengaruh terhadap
penjualan produk dengan merek tersebut. Hal tersebut
dapat dikatakan sebagai kesadaran merek (brand
awarness). Disamping itu, kesadaran merek berkaitan
juga dengan image yang ada dalam produk tersebut.
Image yang ada ini akan dapat mempengaruhi apakah
konsumen akan tertarik untuk mel;akukan pembelian
ulang setelah melakukan pembelian pertama kali. Hal ini
yang sering disebut sebagai loyalitas konsumen. Saat
ini produk dan jasa yang banyak beredar di pasar adalah
produk dan jasa yang mampu mendiferensiasikan
produk dan jasanya dari pesaing. Sehingga produk dan
jasa yang baru harus dapat menyesuaikan dan
menyusun strategi untuk dapt nersaing dengan produk
dan jasa yang telah lama ada.
Seperti yang kita ketahui bahwa Coca-cola adalah
merek minuman ringan yang telah terkenal di seluruh
dunia. Coca-cola telah berusia lebih dari 100 tahun.
Banyak strategi yang diluncurkan oleh perusahaan untuk
dapat bersaing dengan produk-produk sejenis yang
bermunculan pada saat ini. Tetapi apakah merek Coca-
cola ini dapat tetap berada dibenak konsumen ketika
konsumen akan membeli produk minuman ringan? Ini
adalah menjadi tugas yang sangat berat bagi
Persaingan dunia bisnis ritel dewasa ini dalam
memperebutkan pelanggan semakin ketat. Masing-
masing perusahaan ritel senantiasa melakukan berbagai
macam cara dan strategi dalam memberikan pelayanan
yang mampu memuaskan kebutuhan pelanggan. Cara
lain yang dilakukan oleh pihak perusahaan adalah
dengan menjalin komunikasi yang interaktif dengan
pelanggan. Tujuan lain dari hal tersebut adalah untuk
membentuk loyalitas pelanggan. Pelayanan dan
komunikasi interaktif dalam kontek penelitian ini disebut
dengan relationship marketing.
Untuk membuktikan apakah relationship marketing yang
terdiri dari kualitas layanan dan komunikasi interaktif
memiliki pengaruh yang signifikan atau tidak terhadap
loyalitas pelanggan maka digunakan analisis regresi.
Penelitian ini memberikan bukti yang nyata bahwa
strategi kualitas pelayanan memberikan pengaruh yang
signifikan dalam meningkatkan loyalitas pelanggan,
sedangkan komunikasi interaktif tidak memiliki pengaruh
yang signifikan dalam meningkatkan loyalitas pelanggan.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka pihak
manajemen hypermarket Carrefour harus dapat
mempertahankan kualitas layanan seperti yang saat ini
diberikan kepada konsumen, dimana pihak manajemen
hypermarket Carrefour mampu menyediakan fasilitas
fisik yang baik bagi pelanggan, menjaga kualitas
pelayanan yang baik dari waktu ke waktu, memberikan
pelayanan yang cepat bagi pelanggan, memiliki
Seiring dengan perkembangan jaman musik Gereja
mengalami banyak perubahan. Yang dahulu hanya
diiringi organ tunggal , sekarang ini pada umumnya
Gereja sudah mengijinkan penggunaan full band
sebagai pengiring dalam kebaktian. Khususnya Gereja-
gereja Kristen Indonesia atau GKI. Di GKI Gejayan
Yogyakarta terdapat kebaktian ekspresif dimana
mayoritas jemaatnya adalah anak muda. GKI Gejayan
merupakan salah satu bagian dari Gereja Kristen
Indonesia yang mempunyai kebaktian ekspresif.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat
jemaat dalam mengikuti kebaktian ekspresif di GKI
Gejayan Yogyakarta. Dimana hal–hal yang
mempengaruhi minat tersebut adalah jenis alat musik,
jenis aliran musik, karakteristik jemaat, ekspresi pada
saat menyanyi, gaya pendeta dalam berkotbah.
Obyek yang diteliti adalah jemaat GKI Gejayan
khususnya jemaat di kebaktian ekspresif.
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan
Simple Random Sampling. Jumlah sampel yang diambil
dalam penelitian ini sebanyak 100 responden.
Metode pengambilan sampel dengan membagikan
kuesioner, lalu setelah hasilnya diperoleh data diolah
dengan menggunakan SPSS 12.0 for windows.
Penggunaan SPSS 12.0 for windows adalah untuk
menguji validitas dan reliabilitas.
Dari hasil penelitian diantara lima variabel(variabel
independent) hanya dua variabel yang signifikan
terhadap variabel minat(variabel dependen) yaitu jenis
Penelitian ini menguji pengaruh ESOP terhadap kinerja
perusahaan (ROI dan ROE) dengan sales sebagai
variabel intervening. Penelitian ini menggunakan 35
perusahaan yang telah menerapkan ESOP selama
tahun 1997-2005 dan terdaftar di Bursa Efek Jakarta.

Penelitian ini menjelaskan penerapan ESOP yang
diharapkan berpengaruh terhadap produktifitas
(diwakilkan oleh sales) yang kemudian akan
meningkatkan kinerja perusahaan (diwakilkan oleh ROI
dan ROE). Penerapan ESOP diharapkan dapat
memotivasi karyawan sehingga meningkatkan
produktivitas dan kemudian meningkatkan efektivitas
sumber dayanya, sehingga laba perusahaan meningkat.

Kesimpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa
ESOP tidak berpengaruh terhadap ROI dan sales tidak
terbukti sebagai variabel intervening baik full mediation
model maupun partial mediation. Penelitian ini juga
membuktikan bahwa ESOP tidak berpengaruh terhadap
ROE dan sales tidak terbukti sebagai variabel
intervening baik full mediation model ataupun partial
mediation.

Kata kunci : Employee Stock Ownership Plan (ESOP),
Return On Invesment (ROI), Return On Equity (ROE),
Sales.
Dalam penulisan skripsi ini, penulis memiliki tujuan yaitu
untuk mengetahui asosiasi merek terhadap sepeda
motor Honda Supra Fit. Adapun definisi dari asosiasi
merek adalah segala kesan yang muncul dibenak
seseorang terkait dengan ingatannya mengenai suatu
merek.
 Tujuan yang melatar belakangi penulisan untuk
mempermudah analisis data yang diperoleh dari
jawaban responden terhadap pertanyaan, maka analisis
yang digunakan oleh penulis adalah analisis prosentase
dan uji cochran.
 Setelah dianalisis maka dapat disimpulkan secara
keseluruhan bahwa konsumen sepeda motor Honda
Supra Fit adalah mayoritas berjenis kelamin pria, berusia
dari 18 tahun sampai 25 tahun, berstatus belum
menikah, berpendidikan SMU, mempunyai pekerjaan
pelajar atau mahasiswa dan mempunyai penghasilan
kurang dari atau sama dengan Rp 1000.000,00.
Kemudian dari hasil cochran, terdapat 7 asosiasi merek
produk sepeda motor Honda Supra Fit yaitu daya tahan
(keawetan), irit bahan baker, spare part mudah didapat,
merek sudah terkenal, harga ekonomis, dealer mudah
ditemui, dan promosi melalui iklan.
Dalam hal produk makanan, konsumen sangatlah hati-
hati dan peka sedikit saja tidak sesuai standard kualitas
maka konsumen tidak akan berpikiran dua kali untuk
mengkonsumsinya kembali. Salah satu produk makanan
yang umum dan cukup disukai masyarakat adalah kue
bandung.

Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis yakni
untuk mengetahui profil konsumen kue bandung, untuk
mengetahui faktor-faktor strategis apa sajakah yang
terbentuk dalam pembelian kue bandung kota baru di
Yogyakarta, serta untuk mengetahui berapa besarkah
pengaruh dari faktor-faktor yang terbentuk tadi dalam
pembelian kue bandung kota baru di Yogyakarta.

Penelitian ini menggunakan analisis faktor(factor
Analysis) untuk mengetahui faktor-faktor strategis apa
sajakah yang terbentuk dalam pembelian kue bandung.
Penelitian ini menggunakan 100 responden. Untuk
mengetahui profil konsumen yang membeli kue bandung
kota baru di Yogyakarta maka digunakanlah analisis
prosentase serta untuk mengetahui berapa besarkah
pengaruh dari faktor-faktor yang terbentuk itu maka
digunakanlah analisis regresi linear berganda. Sebelum
di analisis lebih lanjut, kuesioner terlebih dahulu diuji
dengan uji validitas dan reliabilitas.

Setelah dilakukan pengolahan data, ternyata ada 4
faktor yang terbentuk diantaranya faktor produk dan citra
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui asosiasi
merek yang membentuk kesan yang kuat pada produk
wafer Tango. Brand equity (ekuitas merek) merupakan
salah satu aset yang perlu dikelola secara baik. Ekuitas
merek melibatkan berbagai program pemasaran dan
brand strategy (strategi merek) untuk mencapai merek
yang memiliki brand value (nilai merek) yang dapat
menciptakan kepuasan pelanggan. Merek ini mampu
memberikan pedoman, jaminan, kekuatan, keyakinan,
dan harapan kepada pelanggan bahwa ia akan
terpuaskan.
Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah
purpossive sampling. Sampel penelitian ini adalah orang
yang pernah menggunakan produk wafer Tango di
wilayah Kota Yogyakarta. Penentuan besarnya sampel
sebanyak 100 responden. Analisis data menggunakan
analisis persentase dan analisis Cochran Q Test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan jenis
kelamin responden terbanyak adalah pria, yaitu
sebanyak 58 %. Responden terbanyak mempunyai usia
berkisar antara 16 - 25 tahun, yaitu sebanyak 58 %.
Responden terbanyak mempunyai tingkat pendidikan
SLTA, yaitu sebanyak 63 %. Pekerjaan responden
terbanyak adalah yang bekerja sebagai
pelajar/mahasiswa, yaitu sebanyak 48 %. Sedangkan
pendapatan per bulan responden kebanyakan Rp
1.000.000 – Rp 2.000.000, yaitu sebanyak 49 %. Hasil
pengujian Cochran Q test menunjukkan bahwa asosiasi-
asosiasi yang terdiri dari wafer Tango mudah diperoleh,
   Perkembangan teknologi informasi yang semakin
canggih dan cepat menyebabkan perluasan dan
persaingan yang semakin ketat di Industri
Telekomunikasi. Penelitian ini akan membahas Analisis
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Loyalitas Konsumen
GSM dengan tujuan untuk mengetahui apa yang
menjadi faktor penyebab konsumen masih loyal
terhadap GSM.
 .
 Obyek penelitian ini adalah operator dan teknologi
handphone atau handset GSM dengan menggunakan
responden sebanyak 100 sesuai dengan alat analisis
yang digunakan. Penelitian ini menggunakan alat
analisis Regresi berganda untuk menguji hipotesis
penelitian. Hasil dari analisis Regresi berganda dapat
disimpulkan bahwa hipotesis 1 yang menguji Kualitas
GSM mempengaruhi Loyalitas terbukti, hipotesis 2 yang
menguji Pelayanan Customer Service mempengaruhi
Loyalitas tidak terbukti, hipotesis 3 yang menguji
Handset GSM mempengaruhi Loyalitas tidak terbukti,
hipotesis 4 yang menguji Kemudahan Pembelian Pulsa
mempengaruhi Loyalitas tidak terbukti, dan hipotesis 5
yang menguji Rintangan Berpindah mempengaruhi
Loyalitas terbukti.

Kata kunci: Kualitas GSM, Pelayanan customer service,
Handset GSM, Kemudahan pembelian pulsa, Rintangan
berpindah, Loyalitas dan Analisis Regresi berganda.
Perusahaan dipandang sebagai sekumpulan kontrak
antara manajer perusahaan dan pemegang saham.
Penunjukan manajer oleh pemegang saham untuk
mengelola perusahaan dalam kenyataannya seringkali
menghadapi masalah (agency problem) dikarenakan
tujuan perusahaan berbenturan dengan tujuan pribadi
manajer. Berkaitan dengan masalah keagenan,
corporate governance yang merupakan konsep yang
didasarkan pada teori keagenan, diharapkan bisa
berfungsi sebagai alat untuk memberikan keyakinan
kepada investor bahwa mereka akan menerima return
atas dana yang telah mereka investasikan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah
mekanisme kontrol internal corporate governance
(kepemilikan insider, kepemilikan institusional,
kepemilikan publik) mempengaruhi kinerja perusahaan.
Penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya,
karena memasukkan kurs sebagai variabel pemoderasi.
Sampel yang digunakan adalah 22 perusahaan
manufaktur yang listing di BEJ, diambil dengan metode
purposive sampling.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa kepemilikan
insider, kepemilikan institusional, kepemilikan publik
tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja
perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia. Kurs
sebagai variabel pemoderasi juga terbukti tidak
memoderasi hubungan antara tingkat kepemilikan
Brand association adalah segala kesan yang muncul di
benak seseorang yang terkait dengan ingatannya
mengenai suatu merek. Kesan-kesan yang terkait akan
merek akan meningkat dengan semakin banyaknya
pengalaman konsumen dalam mengkonsumsi suatu
merek atau dengan semakin seringnya penampakan
merek tersebut dalam strategi komunikasinya. Suatu
merek yang telah mapan akan memiliki posisi menonjol
dalam persaingan apabila didukung oleh berbagai
asosiasi yang kuat. Berbagai beberapa asosiasi merek
yang saling berhubungan akan menimbulkan suatu
rangkaian yang disebut brand image.
Pada umumnya asosiasi merek (terutama yang berbetuk
brand image) dijadikan pijakan konsumen dalam
keputusan pembelian dan loyalitasnya pada merek yang
bersangkutan. Dalam prakteknya, didapati banyak sekali
kemungkinan asosiasi dan variasi dari brand association
yang dapat memberikan nilai bagi suatu merek.
Hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap asosiasi
merek handphone Nokia N-Series menunjukkan bahwa,
variabel yang membentuk brand assosiasi handphone
Nokia N-Series terdiri dari: Battery tahan lama; Desain
menarik dengan kombinasi warna dan bentuk; Fasilitas
tambahan seperti internet, kamera, 3G, Mp3, dan lain-
lain; Kejernihan suara; Harga yang kompetitif; Adanya
memory tambahan (mmc); Dealer resmi nokia mudah di
cari dan berada di tempat yang strategis; Kemudahan
memperoleh produk N-Series.
Hasil dari penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan
Saat ini produk-produk dari China banyak di pasaran
Indonesia. Produk-produk dari China memiliki harga
yang relatif murah dengan kualitas yang dapat dikatakan
standar. Salah satu produk China yang banyak beredar
di pasaran Indonesia ialah produk kosmetik. Banyaknya
ragam produk kosmetik dari China tidak disertai uji
kelayakan produk sehingga banyak produk kosmetik
yang mengandung bahan-bahan yang berbahaya bagi
tubuh. Dengan adanya fenomena tersebut maka tujuan
penelitian ini adalah menguji pengaruh kualitas, resiko,
merek dan harga terhadap minat membeli kosmetik dari
China.
 Penelitian ini mengambil 100 responden dengan jenis
kelamin wanita di Yogyakarta. Dengan menggunakan
alat analisis Regresi Linear Berganda.
 Hasil penelitian menyatakan bahwa hanya ada satu
atribut yang mempengaruhi minat membeli yaitu
kualitas. Menariknya adalah bahwa variabel lainnya yaitu
resiko, merek dan harga tidak mempengaruhi minat
membeli.


Kata kunci: Kualitas, Resiko, Merek, Harga, Minat,
Kosmetik China, Regresi.



Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan Fama
and French three factor model dalam menjelaskan return
portofolio dibandingkan dengan CAPM. Data yang
digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder dari
perusahaan yang masuk dalam LQ-45 dari periode
Februari 2000 sampai Juli 2007. Sampel yang
digunakan adalah perusahaan yang selalu masuk dalam
LQ-45 selama periode penelitian.
 Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan nilai
adjusted R2 dapat disimpulkan bahwa CAPM lebih
mampu menjelaskan return portofolio dibandingkan
dengan Fama and French three factor model. Hal ini
dapat dilihat dari nilai adjusted R2 CAPM yang lebih
besar dibanding nilai adjusted R2 Fama and French
three factor model.

Keywords : Market, Size, BE/ME, dan Adjusted R2.
This study examines the impact of foreign currency
fluctuation on stock price. The three foreign currency;US
Dollar, Euro, and Yen are used to obtain an indepth
analysis toward the forex fluctuation, moreover those
three currency represent the well-established economic
condition. The analysis tool that is used in this study is
Error Correction Model (ECM). The data that is used is
daily stock price of 2002 to 2006 and the daily selling
exchange rate from the foreign currency. The amount of
all data is 1185 for each variable.
 The resulst of error correction model (ECM) shows that
Yen does not have short-term dynamic relationship at
the unpresent of EC-term value. On the contrary, US
Dollar and Euro shows short-term and long-term
relationship with IHSG. From this two currency, Euro has
positive relationship to IHSG and reaches its equilibrium
faster than US Dollar. This condition explains that Euro
is supposed to have a significant effect on Indonesia
stock market.

Keyword: IHSG, Dynamic relation, US Dollar, Euro, Yen
Dalam kondisi persaingan usaha yang semakin ketat
saat ini membuat perusahaan untuk lebih mencermati
bahwa persaingan didunia bisnis begitu ketatnya. Maka
oleh karena itu perusahaan harus berusaha
mencuptakan sesuatu yang dapat mempengaruhi
konsumen. Misalnya melalui citra merek produknya.
Merek sebenarnya merupakan janji penjual untuk secara
konsisten memberikan tampilan, manfaat, jasa tertentu
kepada pembeli dan karena itu keahlian paling utama
dari pemasar adalah kemampuaanya untuk
menciptakan, melindungi dan meningkatkan merek.
Perusahaan yang mempunyai citra merek yang kuat
mempunyai alternatif untuik tingkat harga dan spesifikasi
produk. Dengan demikian citra merek yang kuat
perusahaan dapat bersaing merebut dan bahkan
memenangkan persaingan pasar. Perusahaan tidak
hanya mencari keuntungan yang sebesar-besarnya
tetapi juga mereka saling bersaing untuk menempatkan
produk mereka diposisi paling tinggi dalam benak
konsumen.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
asosiasi konsumen terhadap produk minuman isotonik
Pocari Sweat dan Mizone. Dalam penulisan skripsi ini
penulis mengunakan dua alat analisis yaitu Prosentase
untuk mengetahui profil konsumen dan Cochran untuk
mengetahui asosiasi merek Pocari Sweat dan Mizone.
Dengan mengunakan kedua alat analisis tersebut, maka
penulis dapat menyimpulkan bahwa keseluruhan
konsumen Pocari Sweat dan Mizone adalah wanita


Tidak ada abstraksik
Penelitian ini menguji pengaruh institutional dan insider
ownership terhadap nilai perusahaan dengan
menggunakan kepemilikan saham publik dan ukuran
perusahaan sebagai variabel kontrol. Berdasarkan data
yang ada dalam penelitian ini terjadi Outlier, dari 125
data mengalami Outlier sebanyak 105 sehingga data
penelitian tersisa 20 data.
 Hasil regresi menggunakan regresi berganda
menunjukkan bahwa insider Ownership mempengaruhi
nilai perusahaan bersama-sama dengan variabel
institutional ownership. Hasil regresi juga menunjukkan
bahwa institutional dan insider ownership akan semakin
mempengaruhi nilai perusahaan setelah ditambahkan
variabel kontrol kepemilikan saham publik dan ukuran
perusahaan diregresi secara terpisah. Tetapi setelah
kedua variabel kontrol diregresi secara bersama-sama
dengan variabel independen, variabel independen tidak
signifikan atau tidak mempengaruhi nilai.
Kata Kunci : Institutional Ownership, Insider Ownership,
Nilai Perusahaan
The purpose of this research is to see the influence of
Working Capital on Firm performance which is measured
by using Conventional and Value Based Management
methods. The sample of this research is 18 Food and
Beverage firm that listed in Jakarta Stock Exchange
(JSX) for period 2001 until 2005.
This reaserch used Residual Income (RI), Earnings
(EAT), Operating Cash Flow (OCF), Return On
Investment (ROI), and Economic Value Added (EVA) as
dependent variables. While independent variables
consist of Inventory Turnover (ITO), Day Sales
Outstanding (DSO), Fixed Assets Turnover (FATO), and
Total Assets Turnover (TATO).
This study used multiple linier regression with pooled
data, which aim to see the contribution from each
independent variables influenced firm performance. The
result show only working capital that has a significant
influence on the Operating Cash Flow (OCF).


Keywords: Working Capital, Residual Income, Earnings,
Operating Cash Flows, Return On Investment, Economic
Value Added.
Skripsi ini diberi dengan “Peranan brand equity terhadap
perceived price, perceived quality, perceived value dan
purchase intention” mendeskripsikan model teoritis untuk
menguji model penelitian dalam rangka untuk menguji
hipotesis yang diajukan. Pertama brand equity
mempunyai peran positif dan signifikan terhadap
perceived price. Kedua, ekuitas merek mempunyai
peran positif dan signifikan terhadap perceived quality.
Ketiga, perceived price mempunyai peran positif dan
signifikan terhadap perceived value. Keempat, perceived
quality mempunyai peran positif dan signifikan terhadap
perceived value dan kelima, perceived value memunyai
peran positif dan signifikan terhadap niat beli.
Berdasarkan pengujian dengan structural equation
modelling, diperoleh hasil. Pertama, brand equity
mempengaruhi perceived price. Kedua, brand equity
mempengaruhi perceived quality. Ketiga, perceived price
mempengaruhi perceived value. Keempat, perceived
quality mempengaruhi perceived value dan yang kelima,
perceived value mempengaruhi purchase intention.
Sehingga hipotesis kelima yang diajukan terbukti atau
didukung



Kata Kunci: brand equity, perceived price, perceived
quality, perceived value dan purchase intention
Dalam hal produk baik itu, makanan, minuman, pakaian
ataupun telepon selular, konsumen sangatlah hati-hati,
terutama produk ponsel, jika konsumen pernah kecewa
akan satu produk ponsel tertentu, tentu konsumen tidak
akan menggunakan merek itu untuk kedua kalinya.
Merek sangat menjadi penentu dalam keberhasilan
suatu produk, bagaimana cara perusahaan untuk
mempertahankan kualitas produk agar kesan orang
terhadap merek tersebut tetap baik. Salah satu contoh
produk ponsel yang telah memiliki nama dalam dunia
komunikasi selular adalah ponsel NOKIA.
 Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis yakni
untuk mengetahui profil konsumen ponsel pengguna
NOKIA “N SERIES”, kesan merek apa saja yang timbul
dibenak konsumen ketika mendengar produk ponsel
NOKIA “N SERIES”.
 Penelitian ini menggunakan analisis Cochran Q Test,
untuk mengetahui kesan merek apa saja yang terbentuk
pada ponsel NOKIA “N SERIES”. Penelitian ini
menggunakan 100 responden. Untuk mengetahui profil
responden maka digunakan rumus analisis prosentase,
serta untuk mengetahui kesan merek apa saja yang
terbentuk pada produk ponsel NOKIA “N SERIES” maka
akan digunakan rumus analisis Cochran Q Test.
Sebelum melakukan analisis, kuesioner terlebi dahulu
diuji dengan uji Validitas dan Reliabilitas.
 Setelah dilakukan pengolahan data, terdapat 6 atribut
yang membentuk kesan merek yang kuat pada produk
ponsel NOKIA “N SERIES” diantaranya, Kemudahan
  Penelitian ini mencoba menganalisis “Pengaruh 7 P di
Universitas Kristen Duta Wacana”. Adapun “7 P” yang
dimaksudkan pada penelitian ini adalah tujuh bauran
pemasaran jasa yang meliputi product, price, place,
promotion, people, physical evidence, dan process.
Universitas Kristen Duta Wacana dipilih sebagai tempat
penelitian karena kredibilitasnya yang baik sebagai salah
satu perguruan tinggi swasta yang sudah puluhan tahun
berdiri.
    Semakin banyaknya universitas swasta yang berdiri
dewasa ini mengimplikasikan adanya persaingan antar
perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi swasta,
untuk mendapatkan pangsa pasarnya. Ketepatan
strategi pemasaran adalah kunci eksis dan
berkembangnya suatu perguruan tinggi. Dalam hal ini,
seluruh perguruan tinggi hendaknya memahami harapan
para konsumen akan suatu institusi pendidikan tinggi
sehingga dapat membuat strategi pemasaran yang lebih
tepat.
    Penelitian dilakukan dengan alat analisis regresi
berganda untuk membuktikan kebenaran hipotesis.
Responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 100
orang dengan purposive random sampling.
    Hasil Penelitian menunjukkan adanyapengaruh yang
signifikan dari pengaruh faktor product dan physical
evidence terhadap pemilihan PTS di Univesitas Kristen
Duta Wacana. Adapun, ketujuh variable pemasaran jasa
yang meliputi: product, price, place, promotion, people,
physical evidence dan process, terbukti berpengaruh
Shampoo merupakan salah satu kebutuhan yang bisa
dikatakan penting bagi masyarakat, terutama bagi
mereka yang sadar akan kebersihan tubuh. Ada
bermacam-macam merek shampoo dengan berbagai
varian serta ukuran. Salah satu contohnya, yaitu
shampoo anti ketombe yang banyak dipakai oleh
masyarakat. Mengingat Yogyakarta berada di daerah
tropis yang cukup panas.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor, sub
faktor, dan alternatif yang terpenting dalam pembelian
shampoo anti ketombe Zinc, Clear, Head & Shoulders di
Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan AHP (Analytical
Hierarchy Process) sebagai alat analisis dan Expert
Choice sebagai softwere pengolahan data.
Prinsip kerja AHP adalah menyederhanakan masalah-
masalah kompleks yang tidak terstruktur menjadi
sebuah struktur hirarki yang menunjukkan hubungan
dari sebuah tujuan, faktor, sub faktor dan alternatif yang
ada. Dari berbagai pertimbangan tersebut, maka
dilakukan penilaian untuk menetapkan variabel yang
memiliki prioritas tertinggi dan berperan untuk
mempengaruhi hasil pada sistem tersebut.
Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan
bahwa profil pemakai shampoo anti ketombe Zinc, Clear,
Head & Shoulders adalah pria berusia 16-25 tahun yang
memiliki pekerjaan sebagai mahasiswa/pelajar, belum
menikah, dan berpenghasilan rata-rata perbulan < Rp
1.000.000. Sedangkan hasil analisis AHP (Analytical
Hierarchy Process) dapat disimpulkan bahwa faktor
Penelitian ini mencoba untuk menganalisis pengaruh
kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan,
khususnya pelanggan Bee’s Family Resto di Galeria
Mall. Kinerja dari perusahaan yang berkualitas, tentunya
mempengaruhi kepuasan pelangan terhadap suatu
perusahaan. Pentinganya faktor tersebut dalam
mempertahankan pelanggan adalah karena 4 sifat dari
jasa sendiri, yaitu: Intangibility, Inseparability, Variability
(Heterogenety) Perishability. Kinerja perusahaan yang
baik, cenderung akan mempengaruhi kepuasan
pelanggan. Hal ini menyebabkan pelanggan dapat
mengkomunikasikan harapan dan keluhan mereka
kepada perusahaan.

 Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan alat
analisis regresi linier berganda, dan chi square, guna
membuktikan kebenaran hipotesis. Responden
berjumlah 100 orang dengan menggunakan purposive
sampling. Pengukuran kualitas layanan dilakukan atas
dasar pendekatan kualitas layanan SERVQUAL
(Parasuraman, Zeitmahl dan Berry; 1998), yang meliputi
Tangible, Reliability, Responsibility, Assurance dan
Empathy. Sedangkan kepuasan pelanggan, diukur
dengan menggunakan atribut-atribut pembentuk
kepuasan secara universal (Alan Dutka; 1994), adalah
Attributes related to the product, Attributes related to the
service dan Attributes related to the purchase.

Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang
Perubahan dalam hal teknologi dan komunikasi ini
mengubah cara pandang pelaku bisnis untuk saling
berlomba dan mencari suatu terobosan baru dalam
persaingan industri. Sehingga bisnis yang mereka
pandang sangat relevan dengan kemajuan teknologi dan
komunikasi adalah bisnis dunia hiburan. Tahun 2006
adalah tahun yang penuh tantangan bagi Soeparno dan
team builder SP Guitars, hasil dari kerja keras mereka
adalah sebuah gitar own signature original buatan team
SP Guitars yang memiliki sound, performance serta
desain yang mencerminkan produk asli buatan SP
Guitars. Selain mengeluarkan seri standart SP Guitar
juga menawarkan konsep boutique dan custom guitars,
sehingga para konsumen (Player) dapat membuat gitar
sesuai dengan keinginannya

Dengan latar belakang tersebut penulis kemudian
mengangkat judul “ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM PEMBELIAN
SP GUITARS DI YOGYAKARTA”. Adapun yang menjadi
rumusan masalah adalah Apakah ada pengaruh yang
signifikan dari faktor pendukung produk ,faktor identitas
citra merek, faktor promosi, dan faktor lokasi terhadap
keputusan pembelian produk SP Guitars di Yogyakarta

Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis yakni
untuk mengetahui profil konsumen SP Guitars, untuk
mengetahui faktor-faktor stratejik perusahaan apa
sajakah yang terbentuk dalam pembelian produk SP
Meningkatnya tuntutan nasabah terhadap pelayanan
yang ditawarkan dan adanya persaingan antar bank,
membuat upaya-upaya untuk dapat meningkatkan
kualitas pelayanan dengan tujuan memberikan
kepuasan kepada nasabahnya.
Dalam hal ini penulis memantau kepuasan nasabah
dengan menggunakan layanan ATM Danamon. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan
nasabah Danamon terhadap kualitas layanan ATM di
Kota Solo. Dan dalam penelitian ini penulis
menggunakan alat analisis profil konsumen dan
pengukuran kepuasan pelanggan. Untuk memperoleh
data yang dimaksud, penulis telah melakukan
penyebaran kuesioner kepada para nasabah. Melalui
survei ini, perusahaan akan memperoleh tanggapan dan
umpan balik secara langsung dari pelanggan. Penelitian
ini dilakukan terhadap 50 responden yang menikmati
atau menggunakan pelayanan pada Bank Danamon di
Kota Solo.
Untuk mempermudah analisis data yang diperoleh dari
jawaban responden terhadap pertanyaan, maka
digunakan alat analisis validitas dan reliabilitas,
prosentase, dan uji Indeks kepuasan Pelanggan (IKP).
Berdasarkan analisis prosentase, dapat disimpulkan
bahwa nasabah Bank Danamon mayoritas berjenis
kelamin pria dengan prosentase sebesar 52%, berusia
26 – 35 tahun dengan prosentase sebesar 48%,
mempunyai pekerjaan pegawai swasta dengan
prosentase sebesar 48%, dan dengan berpendapatan di
Persaingan dalam dunia usaha khususnya di bidang
pemasaran semakin meningkat. Setiap perusahaan
harus memiliki kepekaan untuk mengetahui apa yang
menjadi kebutuhan dari para konsumen. Persaingan
ketat terjadi di semua bidang tidak terkecuali
perusahaan operator telepon selular. Persaingan terjadi
antara sesama perusahaan dengan jaringan GSM,
sesama perusahaan dengan jaringan CDMA ataupun
keduanya.
 Dengan persaingan ketat tersebut para perusahaan
operator telepon selular berusaha untuk menarik
konsumen dan mendapatkan pangsa pasar sebesar-
besarnya. Merek merupakan salah satu aset yang yang
dapat digunakan untuk menarik konsumen dan
keberhasilan merek dapat diukur dari segi asosiasi
merek. Asosiasi merek adalah segala kesan yang
muncul di benak seseorang terkait dengan ingatannya
mengenai suatu merek.
 Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui profil
responden yang menggunakan kartu telepon selular
Fren dan bagaimanakah asosiasi merek kartu telepon
selular Fren di kota Yogyakarta
 Dalam penelitian ini metode sampling yang digunakan
ialah metode purposive sampling dengan jumlah 100
responden. Setelah kuesioner dinyatakan valid dan
reliabel maka dilakukan Uji Cochran guna mengetahui
asosiasi merek kartu telepon selular Fren.
 Dari hasil analisa maka diketahui konsumen dari kartu
selular Fren ialah wanita, usia 21 sampai dengan 25
Semakin meningkatnya persaingan bisnis saat ini,
mendorong perusahaan untuk selalu mengembangkan
dan merebut pangsa pasar. Bagi perusahaan, mereka
akan saling berlomba-lomba untuk dapat menarik
konsumen dan berjuang agar produk-produknya
mendapat posisi yang paling tinggi di benak konsumen.
Dewasa ini banyak sekali bermunculan produk-produk
mie instan dengan berbagai macam merek, yang
ditujukan untuk menjawab kebutuhan konsumen. Tentu
saja dilihat dari sini, konsumen memiliki asosiasi-
asosiasi yang berbeda terhadap merek atau produk
tersebut.
Merek sangat berperan penting karena pembedaan satu
produk dengan produk yang lainnya sangat tergantung
pada merek yang ditampilkan. Merek adalah nama,
istilah, simbol, desain ataupun kombinasinya yang
mengidentifikasikan suatu produk atau jasa yang
dihasilkan suatu perusahaan. Merek yang dapat
mempengaruhi konsumen menjadi loyal terhadap suatu
produk atau jasa, sudah menciptakan asosiasi bagi
merek tersebut. Asosiasi merek adalah kesan yang
timbul di benak seseorang yang terkait dengn
ingatannya mengenai suatu merek. Kesan-kesan yang
berhubungan dengan merek akan semakin meningkat
dengan semakin banyaknya konsumen dalam membeli
dan mengkonsumsi suatu merek.
Adapun yang menjadi tujuan penelitian yang berjudul
”Asosiasi Merek Terhadap Produk Mie Sedaap” adalah
untuk mengetahui profil konsumen Mie Sedaap
Proses pengambilan keputusan oleh pelanggan untuk
membeli dimulai dari rangsangan pemasaran yang terdiri
dari produk, harga, tempat/distribusi, dan promosi serta
faktor sosial yang meliputi kelompok referensi, keluarga,
dan teman sebagai salah satu karakteristik pembeli yang
dapat mempengaruhi minat beli konsumen. Penelitian ini
bertujuan untuk menguji pengaruh produk, harga,
tempat, citra merek, dan subjective norm terhadap minat
beli konsumen produk makanan impor dari Cina.
 Penelitian ini dilakukan di Yogyakarta dengan
responden sebanyak 100 orang yang beretnis Cina yang
diambil secara acak. Kuesioner digunakan untuk
mengumpulkan data primer dari responden. Untuk
memecahkan masalah, penelitian ini menggunakan
teknik analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel produk dan
citra merek memiliki pengaruh yang positif dan signifikan
terhadap minat beli konsumen. Variabel harga, tempat,
dan subjective norm juga memiliki pengaruh positif
terhadap minat beli konsumen, namun tidak signifikan.

Kata kunci: Minat Beli Konsumen, Model Perilaku
Pembelian, dan Analisis Regresi Linier Berganda.
Obyek dari penelitian ini adalah untuk menguji sebagian
dan efek bersama-sama dari ketidakpuasan konsumen,
karakteristik kategori produk, dan kebutuhan mencari
variasi terhadap perilaku perpindahan merek minuman
berkarbonasi Tebs. Penelitian ini telah menguji pengaruh
dari kebutuhan mencari variasi sebagai variabel
moderator terhadap perilaku perpindahan merek
minuman Tebs dan pengembangannya pada perspektif
alternatif pada konsep kesetiaan merek konsumen.
Pendekatan perpindahan merek sangat menolong dalam
mengatasi masalah serta memberikan kesimpulan yang
merupakan jawaban dari penelitian ini. Penelitian ini
dilakukan di lingkungan civitas Universitas kristen Duta
Wacana .Dimana besarnya sampel yang diteliti
sebanyak 200 sampel.Alat analisis yang digunakan
adalah Regresi berganda yaitu Regresi Tak Termoderasi
dan Regresi Termoderasi.
Hasil Analisis regresi berganda menunjukkan bahwa
kebutuhan mencari variasi sebagai variabel moderator
dapat meningkatkan pengaruh dari variabel tidak terikat
terhadap variabel terikat.




Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh
manfaat, pengajar, metode pengajaran, materi, fasiltas,
sistem, dan responsiveness tehadap minat mahasisiwa
UKDW untuk mengikuti program ICE (Introduction to
College English). Data primer diperoleh dengan cara
memberi daftar pertanyaan berupa kuesioner kepada
mahasiswa yang sedang mengikuti dan yang sudah
lulus dari program ICE. Banyaknya sampel dalam
penelitian ini adalah 100 mahasiswa yang diambil
dengan metode probability sampling. Untuk
memecahkan masalah penelitian, digunakan teknik
analisis regresi linier berganda.
 Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel materi
memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat
mahasiswa UKDW yang mengikuti ICE. Sedangkan,
variabel manfaat, pengajar, metode pengajaran, fasilitas,
sistem, dan responsiveness tidak memiliki pengaruh
yang signifikan.

Kata kunci: Minat, manfaat, pengajar, metode
pengajaran, materi, fasilitas, sistem, dan
responsiveness, dan regresi linier berganda.
Banyaknya pendatang baru di industri jasa telepon
selular menyebabkan persaingan yang semakin ketat.
Hal ini bisa dilihat dari perang tarif yang terjadi antara
perusahaan jasa telepon selular dan tren penurunan
angka rata-rata pendapatan per pelanggan (average
revenue per user/ARPU) untuk menjangkau segmen
masyarakat kelas ekonomi menengah-bawah. Selain itu
beberapa perusahaan jasa telepon selular juga
memberikan tarif promosi. Tarif promosi yang diberikan
kartu 3 adalah Rp.100 per sms ke operator lain, Rp.150
per menit ke sesama operator. Hal ini dilakukan untuk
meningkatkan customer value (nilai pelanggan) produk
dan meningkatkan minat masyarakat untuk
menggunakan produk tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor
apa yang dinilai paling penting oleh konsumen pada
customer value (nilai pelanggan) dan minat
menggunakan kartu 3. Adapun faktor-faktor yang
digunakan adalah functional value, emotional value,
social-relational value, psychological cost value dan
economic cost value. Responden dalam penelitian ini
berjumlah 100 responden, yaitu para pengguna jasa
telepon selular di Kota Yogyakarta. Analisis data dalam
penelitian ini menggunakan analisis conjoint.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa faktor yang
dinilai paling penting dalam customer value (nilai
pelanggan) pada kartu 3 adalah economic cost value.
Sedangkan untuk minat menggunakan kartu 3, faktor
yang dinilai paling penting adalah social/relational value.
Return merupakan tingkat pengembalian yang
diharapkan oleh investor dalam bentuk kenaikan atau
penurunan nilai saham dan dividen. Investor akan selalu
mencari informasi sebanyak mungkin untuk bisa
mendapatkan return yang tinggi atas investasinya.
Tantangan perusahan saat ini adalah memberikan return
yang sebesar-besarnya atas investasi dari para investor.
Berdirnya bursa saham syariah dengan dibukanya
Jakarta Islamic Index (JII) sejak tahun 2000 membuka
peluang bagi perusahaan-perusahaan untuk
meningkatkan returnnya yaitu dengan menambah
kepercayaan investor bahwa perusahaan halal yang
tergabung dalam JII selalu memberikan return yang
diharapkan.
Dalam penelitian ini penulis ingin mengangkat
bagaimana return saham 30 perusahaan yang menjadi
anggota bursa saham syariah. Penelitian ini
dimaksudkan untuk mengetahui apakah ada perbedaan
return saham sebelum dan setelah perusahaan menjadi
anggota bursa saham syariah. Dalam penelitian ini
penulis menggunakan metode analisis non parametrik
yaitu uji beda (two related sample) dan uji tanda (sign
test) dalam pengujian hipotesisnyah.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hipotesis
penelitian tidak dapat ditolak yaitu ada perbedaan return
sebelum dan setelah perusahaan menjadi anggota bursa
saham syariah.
Dari 360 observasi, ada 199 observasi yang return
sahamnya mengalami penurunan, 159 mengalami
Penelitian ini meneliti tentang pengaruh keputusan
keuangan, yaitu keputusan investasi, keputusan
pendanaan dan keputusan dividen terhadap nilai
perusahaan publik di BEJ. Penelitian ini keputusan
investasi diproksi dengan Total Asset Growth (TAG),
Market to Book Assets Ratio (MBAR). Keputusan
pendanaan diproksi melalui Market Debt to Equity Ratio
(MDER). Keputusan Dividen diproksi melalui Dividen
Payout (DP). Nilai perusahaan diproksi melalui (MV).
Dengan menggunakan Simultan dibuktikan: Terdapat
hubungan simultan diantara keputusan pendanaan
dengan keputusan investasi dan keputusan dividen.
Keputusan investasi berpengaruh terhadap nilai
perusahaan. Keputusan pendanaan tidak berpengaruh
terhadap nilai perusahaan. Keputusan dividen
berpengaruh terhadap nilai perusahaan

Kata kunci : Keputusan investasi, keputusan pendanaan,
keputusan dividen dan nilai perusahaan

								
To top