SLIDE DRAFT AKHIR TANJAB BARAT - edit by Fendi_Tungkal

VIEWS: 2,113 PAGES: 120

									 PEMERINTAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT
                                                                                                                     1
 BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN PENANAMAN MODAL
 ( BAPPEMDAL )
 KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT
                                                                                              PRESENTASI LAPORAN AKHIR




PENYUSUNAN REVISI RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW)
KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT
TAHUN 2010 - 2030




                                                            KUALA TUNGKAL, 20 Desember 2010
                                                                           2

 I. PENDAHULUAN
1.1. LATAR BELAKANG

 Sejak dikeluarkan UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, maka
  Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat harus segera menyusun Rencana
  Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tanjung Jabung Barat sesuai dengan
  muatan dan subtansi yang terkandung pada UU No. 26 Tahun 2007;

 Penataan ruang perlu dijadikan pedoman dalam mempercepat pembangunan
  ekonomi daerah serta mendayagunakan sumber daya alam secara seimbang;

 Amanat UU No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang dalam rangka
  perwujudan ruang Nusantara yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan.

 PERATURAN DAERAH NO. 08 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN
  KECAMATAN TEBING TINGGI, KECAMATAN BATANG ASAM, KECAMATAN RENAH
  MENDALUH, KECAMATAN MUARA PAPALIK, KECAMATAN SEBERANG KOTA,
  KECAMATAN BRAM ITAM, KECAMATAN KUALA BETARA, DAN KECAMATAN
  SENYERANG.
                                                                               3

1.2. MAKSUD

  Maksud kegiatan penyusunan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)
  Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah terwujudnya suatu penataan ruang
  wilayah yang lebih sinergis antara wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat,
  Provinsi Jambi dengan wilayah kabupaten lainnya di Provinsi Jambi sesuai
  dengan ketentuan Undang-undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan
  Ruang.



1.3. TUJUAN

  Tujuan dari kegiatan ini adalah menyiapkan produk Rencana Tata Ruang
  Wilayah (RTRW) Kabupaten yang disesuaikan dengan ketentuan Undang-
  undang Nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang agar dapat dijadikan
  acuan dalam pelaksanaan pembangunan daerah.
                                                                                    4

1.4. SASARAN


  •   Tersusunnya RTRW Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi;
  •   Teridentifikasinya potensi dan masalah penataan ruang di Kabupaten
      Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi;
  •   Terpadunya struktur dan pola ruang wilayah perencanaan dengan wilayah
      sekitarnya dan sinergi dengan rencana tata ruang wilayah level provinsi dan
      nasional; dan
  •   Terakomodasikannya aspirasi seluruh pelaku pembangunan Kabupaten
      Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi dalam rangka pengembangan
      wilayahnya.
                                                                                                                         5
          1.5. LANDASAN HUKUM
A. Landasan Utama
1. Undang undang nomor 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang
            Pasal 28 : Penyusunan RTRWK mengacu pada :                Pasal 14 ayat 3: Rencana rinci tata ruang Nasional
                 a. RTRWN dan RTRW Provinsi                           terdiri atas RTR Pulau dan RTR - KSN
                 b. Pedoman dan Juklak bidang penataan ruang
                 c. RPJP Daerah


             RENCANA UMUM                  RENCANA RINCI TATA RUANG                  sebagai perangkat operasional
             TATA RUANG Ps. 14 ayat (2)                            Ps. 14 ayat (3)
                                                                                     rencana umum tata ruang

                                               RTR PULAU / KEPULAUAN                  disusun                    Ps. 14 ayat (4)
                                                                                      apabila:
              RTRW NASIONAL                   RTR KWS STRA. NASIONAL
WILAYAH




                                                                                     a.   rencana umum tata ruang
                                                                                          belum dapat dijadikan dasar
              RTRW PROVINSI                   RTR KWS STRA. PROVINSI                      dalam pelaksanaan
                                                                                          pemanfaatan ruang dan
                                                                                          pengendalian pemanfaatan
                                             RTR KWS STRA KABUPATEN                       ruang; dan/atau
             RTRW KABUPATEN
                                             RDTR WIL KABUPATEN                      b.   rencana umum tata ruang
                                                                                          mencakup wilayah
                           RTR KWS METROPOLITAN                                           perencanaan yang luas dan
                                                                                          skala peta dalam rencana
PERKOTAAN




                                                                                          umum tata ruang tersebut
                                             RTR KWS PERKOTAAN DLM                        memerlukan perincian
                                             WIL KABUPATEN                                sebelum dioperasionalkan
                                             RTR BAGIAN WIL KOTA                                                 Ps. 14 ayat (5)
              RTRW KOTA
                                             RTR KWS STRA KOTA                        Sebagai dasar penyusunan
                                                                                      peraturan zonasi
                                             RDTR WIL KOTA                                                       Ps. 14 ayat (6)
                                                                  6

Landasan Utama…

 2. Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan
    Penataan Ruang
 3. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No 16/PRT/M/2009 Tentang
    Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten
 4. Peraturan Menteri PU No 02/PRT/M/2009 tentang Pedoman
    Persetujuan Substansi dalam Penetapan Rancangan Peraturan
    Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provlnsi dan Rencana
    Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota beserta rencana rincinya;
                                                                              7

II. TUJUAN, KEBIJAKAN DAN STRATEGI KABUPATEN TANJUNG JABUNG
  BARAT
2.1.1. KEBIJAKAN TATA RUANG NASIONAL


•   Penetapan Kota Kuala Tungkal sebagai Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) bersama
    sama dengan Kota Sarolangun, Muara Bungo, dan Muara Bulian dengan arahan
    untuk mendorong kota-kota sentra produksi disekitarnya (wilayah hinterland)
    (II/B);
•   Penetapan Pelabuhan Kuala Tungkal Sebagai Pelabuhan Nasional (I/3);
•   Penetapan Kawasan Jalan Bebas Hambatan di Kota Kuala Tungkal (II/B);
•   Penetapan Kawasan Lindung Gambut di Kecamatan Betara sebagai Kawasan
    Lindung Nasional (III/B/3);
•   Penetapan Kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) di Kecamatan
    Batang Asam dan Kecamatan Renah Mendaluh (I/B/1).
8
                                             9
2.1.2. KEBIJAKAN TATA RUANG PULAU SUMATERA
                                             10
2.1.3. KEBIJAKAN TATA RUANG PROVINSI JAMBI
                                                      11
2.2. KEBIJAKAN TATA RUANG KAB. TANJUNG JABUNG BARAT
                                                                                   12
2.2.1. TUJUAN PENATAAN RUANG KAB. TANJUNG JABUNG BARAT

  Tujuan pekerjaan ini adalah tersedianya dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten
  sebagai acuan pedoman bagi Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam
  menyelenggarakan pembangunan:
  1. Terwujudnya keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan;
  2. Terwujudnya keterpaduan dalam penggunaan sumber daya alam dan sumber daya buatan
     dengan memperhatikan sumber daya manusia; dan
  3. Terwujudnya pelindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap
     lingkungan akibat pemanfaatan ruang



2.2.2. SASARAN PENATAAN RUANG KAB. TANJUNG JABUNG BARAT

  Sasaran dari Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang hendak
  dicapai adalah :
  1. Terkendalinya Pembangunan Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Yang Dilakukan Oleh
     Pemerintah Maupun Swasta
  2. Terciptanya Keserasian Antara Kawasan Lindung Dan Kawasan Budidaya
  3. Tersusunya Rencana Dan Keterpaduan Program-program Pembangunan Di Wilayah
     Kabupaten Tanjung Jabung Barat
  4. Terdorongnya Minat Investasi Masyarakat Di Wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat
  5. Terkoordinasinya Pembangunan Antara Wilayah dan Antar Sektor Pembangunan.
                                                                                  13


            Analisis SWOT
                                                         KELEMAHAN
                KEKUATAN (STRENGTHS)
                                                       (WEAKNESSES)
INTERNAL    Adanya Potensi sumber dayamineral        Sektor pertanian    yang
            yang bisa dikembangkan di Kabupaten       makin menurun
            Tanjung jabung Barat
            Terdapat UKM di Kecamatan                Kurangnya       teknologi
                                                      dalam mendukung UKM
            Terdapat Kegiatan Industri               Terbatasnya SDM yang
                                                      berkualitas
            Pertumbuhan PDRB yang cukup baik         Sarana prasarana belum
            khususnya pada beberapa sektor            opimal
            Terdapat Potensi Perikanan yang          Menurunnya          hasil
            dapat mendorong kegiatan ekonomi          tangkapan ikan nelayan &
            lainnya                                   menurunnya          hasil
                                                      budidaya tambak
EKSTERNAL   Terdapat Potensi Pariwisata yang         Pengerusakan lingkungan
            dapat mendorong kegiatan ekonomi
            lainnya
                                                                                                                     14

     PELUANG (OPPORTUNITIES)                             STRATEGI SO                           STRATEGI WO
   Banyaknya   komoditas   yang      bisa   Peningkatan hasil industry       (UKM),      SDM dan teknologi irigasi
    dikembangkan/diandalkan                  dimana tersedianya pasar, baik    dalam       maupun        sarana   dan
                                             maupun luar wilayah                           prasarana lainnya
   Banyaknya        lahan    yang    bisa   Mempertahankan peningkatan        PDRB       Mengoptimalkan       semua
    dimanfaatkan        &    memperhatikan   dengan memfokuskan pada          sektor       fasilitas untuk mendukung
    batasan limitasi                         unggulan dan mengembangkan       sektor       pemanfaatan SDA
                                             non basis
   Prasarana jalan relative baik, sedang    Pemanfaatan         lahan        sesuai      Pemberdayaan masyarakat
    dan mempunyai akses yang bagus           peruntukannya                                 dalam usaha pada tiap-tiap
                                                                                           sektor
         ANCAMAN (THREATS)                            STRATEGI ST                              STRATEGI WT
   Persaingan dengan  non         usaha Mempertahankan      sektor    perikanan,         Menghidupkan        lahan
    pertanian                            pertambangan dan perkebunan sebagai               terlantar menjadi   lahan
                                         sektor unggulan                                   produktif
   Terjadinya pergeseran fungsi lahan Memberdayakan industry kecil yang                  Peningkatan   SDM    yang
    (dalam luar wilayah) khususnya hutan berbasis yang padat karya                         berwawasan lingkungan
    VS tambang dan pemafaatan lain
   Adanya tantangan usaha yang sama Mempertahankan                       kegiatan        Pengorganisasian unit-unit
    yang memanfaatkan SDA                pertanian/perkebunan                untuk         usaha dengan penyediaan
                                         mengantisifasi pengalihan fungsi lahan            pasar untuk menghindari
   SDM masih rendah dan terbatas        Melibatkan dan partisipasi masyarakat             persaingan yang tidak sehat
                                         disemua dalam tahapan rencana dan                 di masyarakat
                                         kegiatan
   Potensi SDA mempengaruhi lingkungan Menyediakan pasar bagi pedagang                   Penyuluhan bagi kegiatan
    sekitar                              menengah kebawah                                  tambang      illegal   yang
                                                                                           merusak lingkungan
   Memberikan PAD yang cukup signifikan       Pemanfaatan potensi tambang yang             SDA jumlah yang terbatas
                                                      ramah lingkungan
                                                                                               15



Dari hasil analisis SWOT dengan matriks dapat disimpulkan bahwa:

1.Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki peluang dan kekuatan yang bisa diandalkan diantaranya
perikanan, pertambangan, perkebunan,pariwisata, industri dan perdagangan.

2.Pertumbuhan PDRB yang cukup baik adalah modal utama dalam pergerakan perekonomian kedepan.

3.Perkebunan yang memberikan kontribusi pada PDRB, namun pertumbuhannya harus djaga agar
tidak cenderung menurun, ini merupakan satu kelemahan serta ancaman yang perlu diantisipasi.

4.Adanya akses menuju ke kabupaten lain (jalan nasional dan jalan propinsi) mempermudah dalam
perdagangan, tetapi pemanfaatannya belum optimal.

5.Pengelolaan potensi tambang yang tidak mengacu pada aspek lingkungan, ini merupakan ancaman
bagi kehidupan masyarakat sekitar.

6. Strategi-strategi yang dilakukan adalah salah satu upaya untuk mengantisipasi serta mengatasi
masalah yang ada baik pada tahun sekarang maupun tahun-tahun kedepan
                                                            16

III. FAKTA DAN ANALISA WILAYAH KAB. TANJUNG JABUNG BARAT
3.1. ORIENTASI DAN ADMINISTRASI KAB. TANJUNG JABUNG BARAT
                                                     17

3.1.A. ADMINISTRASI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT
                                                                                       18
3.2. KONDISI FISIK LINGKUNGAN & SUMBER DAYA ALAM


  Kabupaten Tanjung Jabung Barat terletak di bagian Timur Propinsi Jambi dengan luas
  wilayah sekitar 5.009,82 km2. dan Luas Wilayah Perairan / Laut 141, 75 Km2, Dengan
  panjang garis pantai + 45 Km yang membentang dari utara yaitu Desa Suak labu sampai
  ke selatan dengan Desa Sungai Dualap. Wilayah ini secara geografis terletak pada posisi
  103º 23’ sampai dengan 104º 21’ Bujur Timur dan di antara 0º 53’ hingga 1º 41’ Lintang
  Selatan.

  Batas – batas wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yaitu:
  o Sebelah Utara berbatasan dengan Provinsi Riau dan Laut Cina Selatan.
  o Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Selat
    Berhala
  o Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Muaro Jambi dan
  o Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Tebo


  Kabupaten Tanjung Jabung Barat sejatinya terdiri dari 5 (lima) kecamatan, yaitu
  kecamatan Tungkal Ilir, Tungkal Ulu, Pengabuan, Betara dan Merlung dengan jumlah 52
  (lima puluh dua) desa dan 5 (lima) kelurahan, namun pada tahun 2008 terjadi pemekaran
  kecamatan yang tertuang dalam Perda No. 08 Tahun 2008, maka wilayah Kabupaten
  Tanjung Jabung Barat berubah menjadi 13 (tiga belas) kecamatan, 59 (lima puluh
  sembilan) Desa dan 9 (sembilan) Kelurahan.
                                    Tabel 1.                                                  19
 Nama dan Jumlah Kecamatan dan Desa di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2009

No          Kecamatan         Ibukota                Desa/Kelurahan          Luas (Ha)
1.   Tungkal Ilir           Tungkal IV Kota   1.   Kel. Tungkal IV Kota             100,31
                                              2.   Kel. Tungkal III
                                              3.   Kel. Tungkal Harapan
                                              4.   Kel. Tungkal II
                                              5.   Desa Tungkal I
                                              6.   Desa Teluk Sialang
2.   Seberang Kota            Tungkal V       1.   Kel. Tungkal V                   121,29
                                              2.   Desa Tungkal IV
                                              3.   Desa Kuala Baru
                                              4.   Desa Teluk Pulai Raya
3.   Bram Itam              Bram Itam Kiri    1.   Desa Bram Itam Kiri              312,66
                                              2.   Desa Bram Itam Kanan
                                              3.   Desa Tanjung Senjulang
                                              4.   Desa Pembengis
4.   Tungkal Ulu           Pelabuhan Dagang   1.   Kel. Pelabuhan Dagang            345,69
                                              2.   Desa Badang
                                              3.   Desa Tanjung Tayas
                                              4.   Desa Kuala Dasal
                                              5.   Desa Pematang Pauh
                                              6.   Desa Taman Raja
                                              7.   Desa Brasau
5.   Tebing Tinggi           Tebing Tinggi    1.   Kelurahan Tebing Tinggi          342,89
                                              2.   Desa Purwodadi
                                              3.   Desa Suka Damai
                                              4.   Desa Adi Jaya
                                              5.   Desa Kelagian
6.   Batang Asam             Kebun Dusun      1.   Desa Dusun Kebun                1.042,37
                                              2.   Desa Sri Agung
                                              3.   Desa Suban
                                              4.   Desa Tanjung Bojo
                                              5.   Desa Kampung Baru
                                              6.   Desa Lubuk Bernai
7.   Merlung                   Merlung        1.   Desa Merlung                     311,65
                                              2.   Desa Lubuk Terap
                                              3.   Desa Penyabungan
                                              4.   Desa Tanjung Paku
                                              5.   Desa Tanjung Benanak
                                              6.   Desa Bukit Harapan
                                              7.   Desa Adi Purwa
                                              8.   Desa Pinang Gading
                                                                                                         20

                                               Lanjutan Tabel 1.

 8.       Renah Mendaluh                Lubuk Kambing        1.    Desa Lubuk Kambing           473,72
                                                             2.    Desa Pulau Pauh
                                                             3.    Desa Rantau Benar
                                                             4.    Desa Lampisi
                                                             5.    Desa Cinta Damai
                                                             6.    Desa Sungai Rotan
 9.       Muara Papalik                   Rantau Badak       1.    Desa Rantau Badak            336,38
                                                             2.    Desa Dusun Mudo
                                                             3.    Desa Intan Jaya
                                                             4.    Desa Bukit Indah
                                                             5.    Desa Kemang Manis
 10.      Betara                           Mekar Jaya        1.    Desa Mekar Jaya              570,21
                                                             2.    Desa Makmur Jaya
                                                             3.    Desa Pematang Lumut
                                                             4.    Desa Serdang Jaya
 11.      Kuala Betara                     Betara Kiri       1.    Desa Betara Kiri             185,89
                                                             2.    Desa Sungai Dualap
                                                             3.    Desa Betara kanan
                                                             4.    Desa Sungai Gebar
 12.      Pengabuan                        Teluk Nilau       1.    Kel. Teluk Nilau             440,13
                                                             2.    Desa Parit Pudin
                                                             3.    Desa Sungai Serindit
                                                             4.    Desa Mekar Jati
 13.      Senyerang                        Senyerang         1.    Kel. Senyerang               426,63
                                                             2.    Desa Sungai Kayu Aro,
                                                             3.    Desa Teluk Ketapang
                                                             4.    Desa Sungai Rambai
                                                             5.    Desa Margo Rukun
                                                             6.    Desa Lumahan
                                                             7.    Desa Kempas Jaya
                                                                                              5.009,82
          JUMLAH
Sumber: Kab. Tanjung Jabung Barat dalam Angka 2009 dan (Berdasarkan Perda No. 8 Tahun 2008)
                                                 21
3.2.1. KESESUAIAN LAHAN   Analisis Kesesuaian Lahan
                   22
3.2.2. TOPOGRAFI
                   23
3.2.3. MORFOLOGI
                                                                                                                             24

                                                               Tabel 2.
                                              Jenis Tanah Kabupaten Tanjung Jabung Barat

                                                                    Jenis Tanah
                                  Organosol          Alluvial   Podzolik          Gleisol   Andosol   Komplek     Jumlah
  No.         Kecamatan
                                                                                                       Latosol     (Ha)

    1      Tungkal Ulu                 -             15.942,0    18.627,4         -            -         -       34.569,4
    2      Merlung                     -                 -       24.348,7         -            -                 24.348,7
    3      Batang Asam              5.657,4          19.108,6    68.421,7     11.049,1         -         -       104.236,8
    4      Tebing Tinggi            4.766,5           6.992,6    10.485,0     12.044,8         -         -        34.288,9
    5      Renah Mendaluh              -                 -       50.691,4         -            -         -        50.691,4
    6      Muara Papalik               -                 -       36.865,7         -            -                  36.865,7
   7       Pengabuan                27.936,8         1.289,2         -        14.787,2         -         -        44.013,2
   8       Senyerang                27.039,0             -           -        15.624,3         -         -        42.663,3
   9       Tungkal Ilir             2.187,0              -           -        6.132,5       1.711,5      -        10.031,0
   10      Bram Itam                19.235,8         3.142,6         -        7.644,0          -         -        30.022,4
   11      Seberang Kota            2.644,4              -           -        8.519,8        964,3       -        12.128,5
   12      Betara                   13.755,5         13.469,2    17.168,8     11.583,0         -         -        55.976,5
   13      Kuala Betara             10.199,3             -           -        7.647,7        742,5       -        18.589,5
                                  113.421,7          59.944,2   226.608,7     95.032,4      3.418,3      -       498.425,3
         Jumlah (Ha)
Sumber: Kab. Tanjung Jabung Barat dalam Angka 2009
                     25
3,2.4. JENIS TANAH
                                                                                                                                         26


                                                         Tabel 3.
                                      Formasi Geologi Kabupaten Tanjung Jabung Barat

                                                                            Formasi
  No                                                                                                                                Jumlah
           Kecamatan                        Undak-       Formasi       Formasi        Formasi       Granit        Batu    Batu
   .                          Aluvium                                                                                                (Ha)
                                            undak          Plb          Telisa         Lahat        Kapur        Sabak   Marmer
 1.     Tungkal Ulu                6.207         938       52.383         21.58          2.336        2.815          -    18.765    259.026

 2.     Tungkal Ilir             32.338              -      6.390                -              -            -       -         -     38.778
 3      Pengabuan               100.015              -     20.064                -              -            -       -         -    119.779

 4      Betara                    61.826           -       12.217             -              -            -          -         -     74.046
 5      Merlung                   60.111         937       52.300        21.545          2.334         2.81          -    18.735    158.772

 6    Tebing Tinggi                  *             *               *          *              *            *          *          *         *
 7    Batang Asam                    *             *               *          *              *            *          *          *         *
 8    Renah Mendaluh                 *             *               *          *              *            *          *          *         *
 9    Muara Papalik                  *             *               *          *              *            *          *          *         *
 10   Seberang Kota                  *             *               *          *              *            *          *          *         *
 11   Bram Itam                      *             *               *          *              *            *          *          *         *
 12   Kuala Betara                   *             *               *          *              *            *          *          *         *
 13   Senyerang                      *             *               *          *              *            *          *          *         *
 Jumlah (Ha)                   260.497        1.875      143.054         43.125         4.672        5.625           -      35.5    550.39
                                                                                                                                         8
Sumber: Kab. Tanjung Jabung Barat dalam Angka 2009
                 27
3.2.5. GEOLOGI
                                      28
3.2.6. KAWASAN RESIKO RAWAN BENCANA
                                                                                     29
3.3. PENGGUNAAN LAHAN

                                        Tabel 4.
              Penggunaan Lahan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2009

                                                                         PRESENTAS
                          PENGGUNAAN LAHAN                   LUAS (Ha)       E
                                                                            (%)
                    KAWASAN HUTAN
                    Hutan Produksi                        171.165,14     31,53
                    Hutan Produksi Terbatas               44.082,69      8,12
                    Hutan Lindung Gambut                  15.965,00      2,94
                    Hutan Cagar Alam                      87,00          0,02
                    Taman Nasional Bukit Tiga Puluh       8.790,72       1,62
                    JUMLAH                                240.090,55     44,22

                    DAERAH TERBANGUN
                    Permukiman                            2.951,75       0,54
                    Bangunan                              65.904,25      12,14
                    Sawah                                 47.382         6,23
                    Tegalan/Ladang                        71,914         1,59
                    Kebun Campuran                        3.269.40       0,60
                    Semak Belukar                         24.567.00      4,52
                    Kebun Kelapa Sawit                    46.100.00      8,49
                    Kebun Kelapa Dalam                    55.009,00      10,13
                    Kebun Karet                           42.755,00      7,87
                    Kebun Kopi                            4.500,00       0,83
                    Kebun Pinang                          8.324,6        1,53
                    Sungai/Rawa                           6.989          1,29
                    JUMLAH                                302.853,60     55,78
                   Sumber: Kab. Tanjung Jabung Barat dalam Angka 2009
                    TOTAL LUAS PENGGUNAAN LAHAN : 542.944,15
                                                                                                        30
3.4. SUMBER DAYA ALAM
3.4.1. SUMBER DAYA MINERAL

                                                Tabel 5.
             Penyebaran Potensi Pertambangan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2009

    No        Jenis Bahan                         Lokasi                        Keterangan
    1.    Batu Bara                 Desa Lubuk Kambing          ø Berupa Singkapan - Singkapan
                                    Kec. Renah Mendaluh         ø Belum Diketahui Volume / Cadangan
                                    Kec. Batang Asam            ø Belum Diketahui / Cadangan
                                    Desa Suban                  ø Berupa Singkapan - Singkapan
                                    Kec. Batang Asam            ø Belum Diketahui Volume / Cadangan
                                    Dusun Mudo                  ø Berupa Singkapan - Singkapan
                                    Desa Lubuk Bernai           ø Berupa Singkapan - Singkapan

    2.    Granit                    Desa Lubuk Kambing          ø Warna Merah daging dan abu - abu
                                    Kec. Renah Mendaluh            Kehijauan
                                                                ø Cadangan, Belum Diketahui Volumenya
    3.    Pasir / Kerikil           Desa Pelabuhan Dagang dan   ø Cadangan terindikasi132 juta M2
                                    Kec. Tungkal Ulu
    4.    Obsiden / Perlit          Kec. Merlung                ø Cadangan, Belum Diketahui Volumenya
    5.    Kaulin                    Desa Pelabuhan Dagang dan   ø Cadangan Terindikasi 106 Jt M2
                                    Desa Merlung

   Sumber : Dinas Pertambangan Kab. Tanjab Barat Tahun 2009
                           31
3.2.4. SUMBER DAYA HUTAN
                                                                                                          32
3.4.3. SUMBER DAYA AIR
                                                 Tabel 6.
                                           Kuantitas Air Sungai
                              di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2009
                                               Panjang
            No          Nama Sungai                          Kedalam (M)        Lebar (M)   Volume (M3)
                                                (KM)

             1    Pengabuan                      16,6              4                  140     69.720

             2    Betara                          12               2                  80      19.200
          Sumber: Data Base Sektor Perhubungan Provinsi Jambi Tahun 2009


                                                  Tabel 7.
                                               Debit Air Sungai
                                di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2009
                                                                Debit (M3/detik)
                   No         Nama Sungai
                                                         Kemarau                 Hujan
                    1      Pengabuan                       1000                   2500
                    2      Betara                          320                    800
                 Sumber: PDAM Kab. Tanjung Jabung Barat Tahun 2009



                                                  Tabel 8.
                                              Rawa/Bergambut
                                di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2009
                                 No            Lokasi                      Luas(Ha)
                                 1     Tungkal Ilir                           995
                                 2     Pengabuan                             3.078
                                 3     Betara                                1.903
                               Sumber: Bapedalda Kab. Tanjung Jabung Barat Tahun 2008
                  33
SUMBER DAYA AIR
                                                                                                              34
3.4.3. SUMBER DAYA LAHAN
1. PERTANIAN

                                                         Tabel 9.
                                      Luas Panen & Produksi Pertanian Tanaman Pangan
                                        Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2009

                                           Padi Sawah                               Padi Ladang

          Kecamatan            Luas                        Rata-rata                              Rata-rata
                                           Produksi                    Luas Panen     Produksi
                              Panen                        Produksi                               Produksi
                                            (Ton)                         (Ha)         (Ton)
                               (Ha)                          (Ton)                                 (Ton)
      1. Tungkal Ulu           1.483         5.502           3,71         633           1.492       2,36
      2. Merlung                 22           80             3,64         655           1.552       2,37
      3. Batang Asam              *)          *)              *)           *)            *)          *)
      4. Tebing Tinggi            *)          *)              *)           *)            *)          *)
      5. Renah Mendaluh           *)          *)              *)           *)            *)          *)
      6. Muara Papalik            *)          *)              *)           *)            *)          *)
      7. Pengabuan             12.189       44.571           3,66          *)            *)          *)
      8. Senyerang                *)          *)              *)           *)            *)          *)
      9. Tungkal Ilir           2.760       10.085           3,65          *)            *)          *)
      10. Bram Itam               *)          *)              *)           *)            *)          *)
      11. Seberang Kota           *)          *)              *)           *)            *)          *)
      12. Betara                2.847       10.467           3,68          *)            *)          *)
      13. Kuala Betara          *)            *)              *)           *)            *)          *)
                              19.301        70.705           3.66        1.288         3.044        2,38
             Jumlah
      Sumber: Kab. Tanjung Jabung Barat dalam Angka 2009
                                                                                          35
                                        Tabel 10.
                     Luas Panen & Produksi Pertanian Tanaman Pangan
                       Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2009

                                     LUAS PANEN (HA)             PRODUKSI (TON)
NO        KOMODITAS
                                2007       2008      2009     2007     2008     2009
I      Padi
1      Padi Sawah               17.473     17.519    19.301   61.990   60.686   70.705
2      Padi Ladang               1.791      1.554     1.288    4.131    3.680     3.044
II     Palawija
1      Jagung                       445       684       755    9.500   14.830   16.421
2      Kacang Kedele                203       408      1048    1.980    5.040   13.241
3      Kacang Tanah                  64         66       72     685      720       809
4      Ubi Kayu                     204       218       234   17.310   18.240   23.503
5      Ubi Jalar                     77         77      122    5.450    5.390     8.783
6      Kacang Hijau                  30         31       23     299      310       253
Sumber: Kab. Tanjung Jabung Barat dalam Angka 2009
                                                                                                         36


Pengembangan Kawasan Tanaman Pangan terutama diarahkan untuk mencukupi kebutuhan permintaan pangan
secara lokal dan kebutuhan Propinsi Jambi.

Usaha tani tanaman pangan, padi, tanaman hortikultura dan sayur - sayuran merupakan sumber makanan pokok
dan lapangan pekerjaan bagi kebanyakan petani. Sistem produksi (mulai dari pengolahan lahan hingga pemasaran
hasil dan sarana produksi) mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap ekonomi pedesaan. Hal ini
disebabkan karena usahatani tanaman pangan berfungsi ganda yaitu untuk memenuhi kebutuhan konsumsi,
sebagai sumber pendapatan dan kesempatan kerja.

Lokasi pengembangan padi sawah direncanakan di daerah bagian kecamatan pengabuan, Kecamatan Senyerang,
dan Kecamatan Seberang Kota di sepanjang kiri kanan sungai Pengabuan. Dan untuk pengembangan kawasan
tersebut telah tersedia lahan seluas 42.813 Ha.

Sedangkan lokasi pengembangan Hortikultura dan Sayur Sayuran direncanakan di daerah bagian Kecamatan
Betara, Kecamatan Bram Itam, dan Kecamatan Kuala Betara (Pangkal babu).
                                   37
KAWASAN PERTANIAN TANAMAN PANGAN
                                                                                                         38
2. KAWASAN PERKEBUNAN

                                              Tabel 11.
                Luas Tanaman Perkebunan Rakyat Menurut Kecamatan dan Jenis Tanaman
                              di Kab. Tanjung Jabung Barat Tahun 2009
                                       Karet        Kelapa      Kelapa          Kopi         Pinang
                Kecamatan
                                       (Ha)          (Ha)     Sawit (Ha)        (Ha)          (Ha)
           1. Tungkal Ulu                2.240,0          3,1      2.157,0             5,5        26,3

           2. Merlung                    3.800.,0               -     4.609,5            -           -

           3. Batang Asam                2.475,0            6,9       5.099,0       23,8          16,5

           4. Tebing Tinggi                368,0          79,6         781,0        25,0          19,3
           5. Renah Mendaluh             3.039,0                -     3.664,5            -           -

           6. Muara Papalik              1.645,0                -     8.445,5            -           -

           7. Pengabuan                  1.262,5      13.151,5          69,0       362,0       4.496,5

           8. Senyerang                    129,0      10.913,0         392,0       152,5         774,0
           9. Tungkal Ilir                     -       5.935,0           14,5       17,0         425,0
           10. Bram Itam                    52,0       5.684,0        1.478,0      223,0         899,0
           11. Seberang Kota                   -       4.032,0           11,0        4,0         385,0
           12. Betara                    1.345,0       4.239,0        1.865,0    1.482,0         873,0

           13. Kuala Betara                   -       9.451,0           74,0       59,0          410,0
                  Jumlah               16.355,5     53.495,1        28.660,0    2.353,8       8.324,6

           Sumber: Kab. Tanjung Jabung Barat dalam Angka 2009
                                                                                                                 39
Komoditi perkebunan yang sesuai untuk dikembangkan dan dapat dijadikan andalan ekonomi mencakup kelapa sawit,
dan karet. Sedangkan kelapa, kopi dan coklat sebagai penunjang.

Komoditi kelapa sawit dan Karet sudah dikembangkan cukup luas terutama melalui pola perkebunan besar baik
perusahaan perkebunan pemerintah maupun swasta, dengan manajemen dan kelembagaan yang cukup memadai.

Komoditi Karet dan Kelapa Sawit diarahkan ke kecamatan tungkal Ulu, Kecamatan Batang Asam, Kecamatan Tebing
Tinggi, Kecamatan Renah Mendaluh, Kecamatan Merlung, Kecamatan Tungkal Ulu dan Kecamatan Muara Papalik.

Sedangkan untuk komoditi Kelapa, Pinang, Kopi dan Coklat saat ini terutama dikembangkan oleh rakyat secara pribadi.
Jenis komoditi ini diarahkan pada wilayah Hilir yaitu Kecamatan Seberang Kota, Pengabuan, Senyerang, Bram Itam dan
Betara.

Kondisi pertanaman komoditi tersebut pada saat ini telah banyak yang perlu peremajaan dengan bibit unggul dan sistem
pengelolaan secara corporate dengan membentuk kelompok tani. Di samping perbaikan sistem usaha dan manajemen
budidaya, dalam pengembangan ini juga perlu disertai dengan sistem pengolahan hasilnya. Bentuk pengolahan hasil
yang dapat dilakukan oleh petani dalam bentuk kelompok tani ini adalah agroindustri yaitu pengolahan hasil produksi
sebagai bahan baku industri lanjutan.
                    40
KAWSAN PERKEBUNAN
                                                                                41
3. KAWASAN PETERNAKAN (1)
                              Tabel 12.
     Perkembangan Populasi Ternak Besar dan Ternak Kecil di Kab.
        Tanjung Jabung Barat Menurut Jenis Ternak Tahun 2009

                            Ternak Besar                 Ternak Kecil
     Kecamatan
                         Kerbau        Sapi      Kambing        Domba   Babi
          (1)               (2)         (3)         (4)          (5)    (6)
 1. Tungkal Ulu                113         340       1.284         15    421
 2. Merlung                    301         512       1.865        317       -
 3. Batang Asam                102         858       1.136         13       -
 4. Tebing Tinggi              128         513         814         15       -
 5. Renah     Mendaluh         449         451       2.109        137       -
 6. Muara Papalik                -         319       1.295          -       -
 7. Pengabuan                    -       2.107       3.193         15       -
 8. Senyerang                    -       3.252       3.911          7       -
 9. Tungkal Ilir                 -         326       1.596         19    232
 10. Bram Itam                   -         366       1.634         13       -
 11. Seberang Kota               -          72       2.143          -       -
 12. Betara                      -         467       1.952        213       -
 13. Kuala Betara                -         197       1.286         95       -
        Jumlah              1.093       9.780      24.218         859    653
           Sumber: Kab. Tanjung Jabung Barat dalam Angka 2009
                                                                                                                        42
KAWASAN PETERNAKAN (2)
  Rencana     pengembangan     dalam    bidang                                Tabel 13.
  peternakan diarahkan untuk kegiatan usaha        Perkembangan Populasi Ternak Unggas di Kab. Tanjung Jabung Barat
  penggemukan ternak, pembibitan, pengelolaan              Menurut Kecamatan dan Jenis Ternak Tahun 2009
  pasca    panen    dan    penyediaan   pakan
  ternak.Jenis ternak yang potensial untuk
                                                                                Ayam         Ayam          Ayam
  dikembangkan adalah sapi dan kambing.                  Kecamatan                                                   Itik
                                                                                Buras       Pedaging      Petelur

  Arahan pengembangan kawasan peternakan                       (1)               (2)           (3)          (4)        (5)
  berada di wilayah Kecamatan Pengabuan,             1. Tungkal Ulu            37.093           -            -       5.843
  Kecamatan      Batang   Asam     Kecamatan         2. Merlung                46.552           -            -       5.352
  Senyerang dan (Desa Sri Agung), sedangkan          3. Batang Asam            42.214           -            -       6.826
  untuk itik dan ayam di Kecamatan Bram Itam         4. Tebing Tinggi          26.821           -            -       4.257
  (Desa Pembengis).                                  5. Renah Mendaluh         25.480           -            -       3.593
                                                     6. Muara Papalik          31.402           -            -       3.030
  Di samping kegiatan usaha budidaya, dalam          7. Pengabuan              40.673           -            -       2.664
  pengembangan peternakan perlu dilakukan            8. Senyerang              50.046           -            -       3.250
  secara terintegrasi dengan pembangunan balai       9. Tungkal Ilir           22.201           -            -       5.547
  inseminisi buatan untuk penyedian bibit ternak     10. Bram Itam             35.508           -            -       6.335
  bermutu, pembangunan rumah pemotongan              11. Seberang Kota         32.187           -            -       3.960
  hewan dan sarana penyimpanan daging (cold          12. Betara                36.937           -            -       2.802
  storage) dan pembangunan pakan ternak              13. Kuala Betara          24.626           -            -       2.230
  (konsentrat).                                             Jumlah            452.100           -            -      55.689
                                                     Sumber: Kab. Tanjung Jabung Barat dalam Angka 2009
  Balai inseminasi buatan telah tersedia   di
  Kecamatan    Pengabuan    dan    Kecamatan
  Senyerang terdapat 3 (tiga) orang petugas
  (Desa Teluk Nilau, Desa Senyerang dan Desa
  Sri Agung).
                         43
KAWASAN PETERNAKAN (3)
                                                                                                                  44
4. KAWASAN PERIKANAN (1)
  A. PERIKANAN LAUT
  Batasan Wilayah Pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Barat yaitu
  o Sebelah barat laut berbatasan dengan Kabupaten Indragiri Hulu (Riau),
  o Sebelah Tenggara berbatasan dengan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan
  o Sebelah utara berbatasan dengan Laut Riau / Kepulauan Riau.
  Analisis kawasan perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat umumnya berada pada Wilayah pesisir dan laut
  Kabupaten Tanjung Barat meliputi 5 (lima) kecamatan, yaitu : Kecamatan Tungkal Ilir, Kecamatan Seberang Kota,
  Kecamatan Kuala Betara, Kecamatan Senyerang dan Kecamatan Pengabuan.

  Luasan Wilayah Pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah 141,75 Km2. dan Panjang pantai (coast line)
  Wilayah pesisir diperkirakan sepanjang + 45 Km.

  Alokasi lahan pengembangan perikanan Tambak didasarkan pada evaluasi kesesuaian lahan untuk tambak yang
  sesuai untuk dikembangkan di Kecamatan Tungkal Ilir, Kecamatan Kuala dan Betara, seluas 3.558 Ha.

  Sedangkan untuk perikanan tangkap di laut umumnya berasal dari kecamatan Tungkal Ilir Kecamatan Seberang
  Kota, Kecamatan Pengabuan, Kecamatan Senyerang dan Kecamatan Kuala Betara, dengan potensi lestari
  sumberdaya ikan sampai 12 mil laut diperkirakan sebesar 25.856 ton/ tahun (Povinsi Jambi 77.575 to /tahun).
                        45
KAWASAN PERIKANAN (2)
                                                                                Tabel 14.                       46
                                                  Produksi Perikanan Perairan Umum Menurut Jenis Ikan dan Kecamatan
KAWASAN PERIKANAN (3)                                         Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2009
                                                                                       Kecamatan
                                                            .Jenis Ikan                                    Jumlah
                                                                                Tungkal Ilir    Betara
                                                       1. Tenggiri                      629,5       341,8       771,3
  B. PERIKANAN PERAIRAN UMUM                           2. Bawang Putih                  280,2       140,1       420,3
                                                       3. Bawang Hitam                  210,8       105,4       316,2
    Potensi   lestari    penangkapan       ikan        4. Sebelah                       538,7       269,3         808
                                                       5. Parang-parang                 832,9       416,5    1.210,40
    perairan umum Kabupaten Tanjung                    6. Gulama                        394,5       247,2       641,7
                                                       7. Layur                           0,1         0,1         0,2
    Jabung Barat diperkirakan sebesar
                                                       8. Senangin                      197,7        95,7       293,4
    1.000 ton/tahun yang tersebar di tiga              9. Alu-alu                        12,6         6,4          19
                                                      10. Malung                          137        73,9       210,9
    sungai       besar       yaitu       Sungai       11. Belanak                       115,8        61,3       177,1
                                                      12. Kembung                       179,4        84,7       264,1
    Pengabuan,      Sungai      Betara     dan        13. Kerang                     3.218,70       559,3    3.778,00
                                                      14. Ikan Lain                  1.162,90         703    1.865,90
    Sungai Pangkal Duri yang merupakan                15. Udang Dogol                1.512,10         617    2.129,00
                                                      16. Udang Putih                   209,1        61,8       270,9
    perbatasan      dengan           Kabupaten        17. Udang Krosok                    182          71         253
                                                      18. Kakap Merah                   913,3       297,1    1.210,40
    Tanjung Jabung Timur, serta anak-
                                                      19. Selangat                       17,9         3,7        21,6
    anak sungai ketiga sungai tersebut                20. Gerot                           1,6         0,8         2,4
                                                      21. Talang-talang                   8,1         5,5        13,6
    dan rawa-rawa pada kawasan basah.                 22. Udang Ketak                   215,8       131,6       347,4
                                                      23. Selar                          18,7        12,3          31
                                                      24. Sembilang                       7,9         3,8        11,7
                                                      25. Utik                            4,1         2,4         6,5
                                                      26. Kerapu                          137        73,9       210,9
                                                      27. Selampai                       24,2        15,2        39,4
                                                      28. Udang Lain                 2.645,50       972,7    3.618,20
                                                      29. Cumi-cumi                     687,9       368,9    1.066,80
                                                      30. Pari                          185,8        89,5       275,3
                                                      31. Ubur-ubur                         0           0           0
                                                      32. Kepiting/Rajungan             979,5       186,7    1.166,20
                                                                         Jumlah     15.536,1     5.945,2    21.481,3
                                                  Sumber: Kab. Tanjung Jabung Barat dalam Angka 2009
                                                                                                    47
KAWASAN PERIKANAN (4)

 C. PERIKANAN TAMBAK
    Perikanan Budidaya (Tambak) ditetapkan mulai batas sempadan pantai sampai ke arah darat.
    Lokasi-lokasi yang diproyeksikan yaitu Desa Tungkal I, KelurahanTungkal III, Desa Tungkal IV Desa
    dan Desa Tungkal V (Kecamatan Tungkal Ilir dan Seberang Kota) serta Desa Sungai Dualap , Desa
    Pangkal Babu dan Desa Betara Kanan (Kecamatan Kuala Betara), Zona ini mencakup wilayah
    seluas 3.000 Ha. Komoditi yang dibudidayakan antara lain adalah udang windu, ikan bandeng, dan
    kakap putih




 D. BUDIDAYA KOLAM
   Potensi budidaya kolam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat diperkirakan 2.000 Ha yang tersebar di
   Kecamatan Tungkal Ilir, Seberang Kota, Kuala Betara, Senyerang, Pengabuan. Pada sub kawasan
   basah cocok untuk pengembangan budidaya ikan yang lebih toleran terhadap perubahan salinitas ikat
   Nila, patin dan ikan-ikan lokal lainnya.
                                                                                  48
KAWASAN PERIKANAN (5)
E. BUDIDAYA KERAMBA
  Potensi budidaya ikan dalam keramba di Kabupaten Tanjung Jabung Barat
  terutama di Kecamatan Tungkal Ulu dan Kecamatan Merlung, dan sebagian kecil
  di   Kecamatan   Betara   dan   Pengabuan.   Potensi   keramba   tahun   2009
  pemanfaatannya masih sangat kecil yaitu 112 unit. Usaha Budidaya ini
  umumnya masih dilakukan secara sambilan.

  Perkembangan usaha budidaya keramba tahun 2009 yaitu Rumah Tangga
  Perikanan/Tenaga Kerja tidak mengalami peningkatan 96 RTP. Jumlah keramba
  meningkat 66% dari 83 unit menjadi 112 unit dan produksi perikanan
  mengalami peningkatan 27,7 ton.

F. PEMASARAN HASIL PERIKANAN
   Pemasaran hasil perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2009
  ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat lokal, antar daerah
  ekspor. Untuk pemasaran antar pulau dengan tujuan Riau, Kotamdya Jambi,
  Padang, Palembang, Lampung dan Jakarta mendominasi. Sementara negara-
  negara tujuan ekspor hasil perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat yaitu
  Singapura, Malaysia dan Hongkong/Taiwan.
                                                                                                 49
KAWASAN PERIKANAN (6)
G. MARINE COASTAL INDUSTRIES
  Berdasarkan pengamatan dan kondisi yang ada dilapangan, maka di Kecamatan Seberang Kota
  merupakan kawasan yang tepat untuk dikembangkan sebagai kawasan industri yang berbasis hasil laut
  (Marine Coastal Industries).

  Hal ini didukung oleh telah disediakan lahan seluas 4.700 Ha yang diperuntukkan untuk pengenbangan
  kawasan Marine coastal Industries.
                                                                                                           50
3.5. KEPENDUDUKAN DAN PEREKONOMIAN

                                                 Tabel 15.
                        Banyaknya Penduduk, Kepadatan & Penyebaran Penduduk serta
                        Luas Wilayah Menurut Kecamatan dlm Kab. Tanjabar tahun 2010

                                                                                                Luas
                                        Jumlah            Kepadatan             Penyebaran
        No       Kecamatan                                                                     Daerah
                                       Penduduk         Penduduk (Km2)         Penduduk (%)
                                                                                                (Km)

         1    Tungkal Ulu                     12.670                    35,6            4,81      345,69
         2    Merlung                         15.331                    42,5            5,18      311,65
         3    Batang Asam                     23.764                    16,9            6,86    1.042,37
         4    Tebing Tinggi                   34.598                    70,4            9,44      342,89
         5    Renah Mendaluh                  11.897                    22,8            4,21      473,72

         6    Muara Papalik                   10.352                    24,9            3,27      336,38
         7    Pengabuan                       23.348                    54,2            9,33      440,13
         8    Senyerang                       22.254                    53,0            8,83      426,63
         9    Tungkal Ilir                    67.711                  633,1            24,81      100,31
        10    Bram Itam                       14.726                    51,5            6,29      312,66
        11    Seberang Kota                    8.126                    83,6            3,96      121,29
        12    Betara                          23.789                    37,6            8,37      570,21
        13    Kuala Betara                    10.371                    64,0            4,65      185,89
                Jumlah                     278.937                     56.0          100,00     5.503,5
       Sumber : Hasil Sensus Penduduk Kab. Tanjung Jabung Barat Tahun 2010
                                                                                                                                           51
  ANALISIS KEPENDUDUKAN (1)

 Proyeksi Penduduk
Laju Pertumbuhan yang di pergunakan untuk proyeksi jumlah penduduk kedepan adalah laju justifikasi yang
diperoleh dalam kurun waktu thn 2010-2030. hal ini dilakukan krn laju pertumbuhan tersebut diasumsikan
merupakan laju pertumbuhan yg normal.

      Tabel 16. Proyeksi Penduduk di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2010 - 2030
                                   Jumlah
                                  Penduduk                                  Proyeksi Jumlah Penduduk (Jiwa)
           No.      Kecamatan
                                    (Jiwa)
                                     2009        2010    2011      2012      2013      2014       2015        2020      2025      2030

            1    Tungkal Ulu        12.229      12.620   13.012   13.403    13.794     14.186    14.577       16.534   18.490    20.447

            2    Merlung            13.256      13.786   14.316   14.847    15.377     15.907    16.437       19.089   21.740    24.391

            3    Batang Asam        17.566      18.304   19.042   19.779    20.517     21.255    21.993       25.681   29.370    33.059

            4    Tebing Tinggi      24.150      24.923   25.696   26.468    27.241     28.014    28.787       32.651   36.515    40.379

            5    Renah Mendaluh     10.788      11.040   11.293   11.545    11.798     12.050    12.303       13.565   14.827    16.089

            6    Muara Papalik      8.361        8.640   8.920     9.199     9.478     9.757     10.037       11.433   12.829    14.225

            7    Pengabuan          23.877      24.027   24.178   24.328    24.479     24.629    24.780       25.532   26.284    27.036

            8    Senyerang          22.606      22.748   22.891   23.033    23.176     23.318    23.461       24.173   24.885    25.597

            9    Tungkal Ilir       63.504      65.384   67.263   69.143    71.023     72.903    74.782       84.181   93.579    102.978

           10 Bram Itam             16.089      16.565   17.041   17.518    17.994     18.470    18.946       21.328   23.709    26.090

           11 Seberang Kota         10.138      10.438   10.738   11.038    11.338     11.638    11.939       13.439   14.939    16.440
           12 Betara                21.417      21.927   22.436   22.946    23.456     23.966    24.475       27.024   29.573    32.121

           13 Kuala Betara          11.901      12.185   12.470   12.754    13.039     13.323    13.608       15.030   16.452    17.874

                    Jumlah         255.882      264.599 276.003   282.710   282.710   289.416   296.123   329.658      363.192   396.726

          Sumber : Hasil Analisis, Tahun 2010
                                                                                                                                  52

ANALISIS KEPENDUDUKAN (2)
 Proyeksi Kepadatan Penduduk
Dengan hasil perkiraan jumlah penduduk akhir tahun rencana & asumsi luas tiap kecamatan adalah tetap
maka perkiraan kepadatan penduduk di tiap-tiap tiap wilayah diurai pada tabel berikut:

                  Tabel 17. Prakiraan Kepadatan Penduduk Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                                                          Proyeksi Jumlah Penduduk (Jiwa)
                                      Luas Wilayah
 No.              Kecamatan
                                         (Km2)       2010   2011   2012   2013      2014       2015         2020   2025   2030


  1      Tungkal Ulu                    345,69        37    38     39      40       41          42          48     53      59

  2      Merlung                        311,65        44     46     48    49        51          53          61     70      78

  3      Batang Asam                   1.042,37       18     18    19      20       20          21          25     28      32

  4      Tebing Tinggi                                73    75      77    79        82          84          95     106    118
                                        342,89
  5      Renah Mendaluh                 473,72        23     24     24     25       25          26          29     31      34

  6      Muara Papalik                  336,38        26     27     27     28       29          30          34     38      42
  7      Pengabuan                      440,13        55     55     55     56       56          56          58     60      61
  8      Senyerang                      426,63        53    54      54    54        55          55          57     58      60
  9      Tungkal Ilir                   100,31        652   671    689    708       727        746          839    933    1.027

  10     Bram Itam                      312,66        53    55      56     58       59          61          68     76      83
  11
         Seberang Kota                                86    89      91    93        96          98          111    123     136
                                        121,29
  12     Betara                         570,21        38     39    40      41       42          43          47     52      56
  13     Kuala Betara                   185,89        66     67     69    70        72          73           81    89      96

               Jumlah                  5.009,82       48     49     50     51        49         54           60    66      72
Sumber : Hasil Analisis, Tahun 2010
                            53
ANALISIS KEPENDUDUKAN (3)
                                                                                                               54
ANALISIS EKONOMI & SEKTOR UNGGULAN (1)
 Tujuan dari analisis ini adalah mewujudkan ekonomi wilayah yang sustained melalui keterkaitan ekonomi lokal
 dalam sistem ekonomi wilayah yang lebih luas (regional/antar kabupaten, provinsi, nasional, dan internasional)
 Struktur dan Pertumbuhan Ekonomi Wilayah
    PDRB merupakan dasar pengukuran atas nilai tambah yang timbul akibat adanya berbagai aktifitas ekonomi dalam
    suatu wilayah. PDRB Kabupaten Tanjung Jabung Barat atas dasar harga berlaku (ADHB) tahun 2009 sebesar
    Rp.5.634,61 milyar sedangkan berdasarkan harga konstan mencapai Rp.2.125,85 milyar. Selama kurun waktu 9 tahun,
    PDRB dengan migas Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2009 berkembang 5,05 kali lebih besar dibanding tahun
    2000.
Tabel 18. PDRB ADHB, PDRB ADHK 2000 dan Indeks Perkembangan PDRB (Dengan Migas)
Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2005-2009
                           ADHB                          ADHK 2000
  Tahun       PDRB                             PDRB
                           Perkembanga                          Perkembanga
              (Juta                            (Juta
                                n                                    n
             Rupiah)                          Rupiah)
   2005     2.985.348,05      267,38         1.618.263,45              144,94
   2006     3.355.506,24      300,53         1.746.198,31              156,40
   2007     3.947.097,15      353,52        1.885.336,56               168,86
   2008     5.105.911,81      457,30         1.998.250,11              178,97
   2009     5.634.607,83      504,66         2.125.852,61              190,40
                                                         Tabel 19.
                              PDRB ADHB, PDRB ADHK 2000 dan Indeks Perkembangan (Tanpa Migas)
                                      Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2005-2009
                                                        ADHB                               ADHK 2000
                             Tahun         PDRB                                   PDRB
                                                            Perkemban                          Perkembanga
                                           (Juta                                  (Juta
                                                               gan                                  n
                                          Rupiah)                                Rupiah)
                              2005       2.493.906,70         223,49        1.449.331,09          129,88
                              2006       2.725.424,41         244,23        1.545.346,83          138,48
                              2007       3.136.468,26         281,07        1.657.842,69          148,56
                              2008       3.667.747,11         328,68            1.752.229,76      157,02
                              2009       4.575.052,36         409,99        1.866.946,92          167,30
                                                                                                                 55
ANALISIS EKONOMI & SEKTOR UNGGULAN (2)
   Penentuan komoditas unggulan daerah merupakan langkah awal menuju pembangunan yang berpijak pada konsep
   efisiensi untuk meraih keunggulan komparatif dan kompetitif dalam menghadapi era globalisasi. Langkah menuju
   efisiensi dapat ditempuh dengan fokus pada pengembangan sektor ekonomi yang mempunyai keunggulan komparatif
   terhadap daerah lainnya. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi sektor ekonomi
   unggulan adalah metode Location Quotient (LQ)
                                        Nilai LQ PDRB Atas Dasar Harga Konstan 2000 Periode 2009.
                                                        Kabupaten
                                                                         Provinsi              Urutan
                                                        Tanjung
                    Sektor                                               Jambi        LQ       Sektor
                                                        Jabung Barat
                                                                         (Rp Milyar)           Basis
                                                        (Rp Milyar)
                    Pertanian                           506,337          4.999         0,78    5

                    Pertambangan dan Penggalian         263,320          1.865         1,09    2

                    Industri Pengolahan tanpa migas     637,632          2.158         2,28    1

                    Listrik, Gas, dan Air Bersih        10,509           129           0,63    6
                    Konstruksi /Bangunan                28,470           782           0,28    9

                    Perdagangan, Hotel dan Restoran     360,905          2.757         1,01    3

                    Pengangkutan dan Komunikasi         78,236           1.268         0,48    7

                    Keuangan, Persewaan, dan Jasa       39,629           890           0,34    8

                    Perusahaan Jasa-jasa Lainnya.       183,450          1.425         0,99    4

                    Total                               2.108,488        16.272

   Struktur perumusan LQ memberikan beberapa nilai, yaitu LQ>1, LQ=1, LQ<1. Jika memakai nilai produksi sebagai
   bahan perhitungan, maka :
   • LQ lebih besar dari 1 ( LQ > 1 ) :
       berarti komoditas tersebut merupakan sektor basis artinya produksi komoditas yang bersangkutan sudah melebihi
       kebutuhan konsumsi di daerah dimana komoditas tersebut dihasilkan dan kelebihannya dapat dijual keluar daerah.
   • LQ lebih kecil dari satu (LQ<1) :
       produksi komoditas tersebut belum mencukupi kebutuhan konsumsi di daerah ybs dan pemenuhannya didatangkan
       dari daerah lain.
   • LQ sama dengan satu (LQ=1) :
       produksi komoditas yang bersangkutan hanya cukup untuk kebutuhan daerah setempat.
                                                                                                                      56
IV.                    RENCANA STRUKTUR RUANG
4.1. RENCANA SISTEM PUSAT KEGIATAN
  Aspek Kelengkapan Fasilitas
      Berdasarkan hasil analisis kelengkapan fasilitas ranking kota-kota di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat
      dilihat pada tabel dibawah ini:

 Tabel 20. Fasilitas Pelayanan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                                                                 57
                                                Sistem Pusat Pelayanan (2)
Tabel 21. Rangking Pusat – Pusat Pertumbuhan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                                                                                                                                          58


Berdasarkan kelengkapan fasilitas seperti yang diuraikan, maka hirarki dan sistem perkotaan untuk wilayah Kabupaten Tanjung
Jabung Barat diusulkan sebagai sebagai berikut:

       Tabel 22. Rencana Kawasan Perkotaan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat

 No.                 Kota                    Hirarki                                              Fungsi Utama

                                                          Pusat Ibu kota Kabupaten;
                                                          Pusat kegiatan industry dan jasa serta simpul transportasi yang melayani skala prov/beberapa
  1.         Tungkal Ilir (Kuala Tungkal)    PKW
                                                           kab/kota;
                                                          Simpul kedua kegiatan ekspor-import yang mendukung PKN.


             Pelabuhan Dagang
                                                          Pusat kegiatan industri & jasa yang melayani skala kab/kota serta beberapa kecamatan;
  2.         Teluk Nilau                     PKL
                                                          Simpul transportasi yang melayani skala kab/kota serta beberapa kecamatan;
             Teluk Serdang


             Merlung
             Tebing Tinggi                               Pusat Perdagangan dan jasa yang melayani skala kecamatan atau beberapa desa;
  3.                                          PPK
             Dusun Kebun                                 Simpul transportasi yang melayani skala kecamatan atau beberapa desa;
             Bram Itam Kiri

             Senyerang
             Tungkal V
                                                          Pusat kegiatan yang melayani kegiatan skala antar desa;
  4.         Betara Kiri                     PPL
                                                          Simpul transportasi yang melayani kegiatan skala antar desa.
             Lubuk Kambing
             Rantau Badak
              59
Sistem Perkotaan
                                                                                                                  60
4.2. RENCANA SISTEM JARINGAN PRASARANA WILAYAH
    Analisis Sistem Transportasi
    o   Transportasi Darat
        Adapun rencana pengembangan jaringan jalan Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah :
    o   Sistem Jaringan Arteri Primer untuk pelayanan pergerakan regional.
        1. Peningkatan Jalan Trans Sumatera yang menghubungkan propinsi Jambi dengan Propinsi Riau yaitu : perbatasan
            Kabupaten Muaro Jambi – Rantau Badak – Merlung – Pelabuhan Dagang – Dusun Kebun – Propinsi Riau.




        2.   Peningkatan Ruas jalan yang menghubungkan Ibukota Propinsi Jambi dengan Kuala Tungkal
                                                                                                                           61

o   Sistem Jaringan Lokal Primer untuk pelayanan pergerakan regional:
    1. Peningkatan Ruas jalan Kuala Tungkal – Teluk Nilau – Senyerang – Teluk Ketapang – Tebing Tinggi – Pelabuhan
        Dagang
    2. Peningkatan Ruas jalan Kuala Tungkal – Parit Deli (Betara Kiri) – Sungai Gebar – Sungai Dualap (Kuala Mendahara –
        Tanjung Jabung Timur).
    3. Peningkatan Ruas Jalan Kuala Tungkal – Teluk Sialang.
    4. Peningkatan Ruas jalan Simpang 91 – Desa Tebing Tinggi – Teluk Ketapang.
    5. Peningkatan Ruas jalan Pelabuhan dagang – Purwodadi – Simpang Abadi.
    6. Peningkatan Ruas jalan Merlung – Lubuk Kambing – Perbatasan Kabupaten Muara Tebo.
    7. Peningkatan Ruas jalan Merlung – Pinang Gading – Tanjung Bananak – Lampisi Sari – Jaya Kesuma dan Pinang
        Gading – Kemang Manis.
    8. Pembangunan Ruas Jalan Simp. Rambutan – Rantau Panjang – Teluk Kempas.
    9. Pembangunan Ruas Jalan Parit Pudin – Serindit – Teluk Kempas – Batas Riau.
    10. Pembangunan Ruas jalan Tebing Tinggi – Pematang Lumut.
    11. Pembangunan Tebing Tinggi – Lumahan – Sungai Rumbai.
    12. Pembangunan Ruas jalan Suban – Lubuk Kambing
                                    62
RENCANA SISTEM TRANSPORTASI DARAT
                                                                                                                       63
o   Terminal
    1. Pembangunan dan Peningkatan Terminal Pembengis menjadi Terminal Tipe A.
    2. Pembangunan Terminal Tipe A di Kecamatan Merlung.
    3. Peningkatan Terminal Kota Kuala Tungkal.
    4. Pembangunan Terminal Agribisnis di Kecamatan Pengabuan.




o   Transportasi Sungai
    Transportasi sungai merupakan salah satu sistim tranportasi yang sangat penting di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,
    karena sebagian besar wilayah kabupaten ini dihubungkan melalui sistem transportasi ini. Hal ini dapat dilihat dari
    banyaknya dermaga-dermaga kecil sebagai pergerakan orang dan barang di kabupaten ini. sistem transportasi sungai ini
    selain untuk angkutan orang terutama dipergunakan oleh masyarakat untuk angkutan barang, terutama hasil-hasil bumi,
    karena angkutan sungai lebih ekonomis.
                                                                                                                 64
o   Transportasi Laut

    Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan Kabupaten yang terletak di Pantai Timur Provinsi Jambi dengan luas
    wilayah Pesisir 141, 75 Km2. sebagai pintu gerbang provinsi Jambi yang berhadapan langsung dengan kawasan
    perkembangan segitiga emas SIBAJO dan SIJORI. Oleh karena itu, transportasi laut di Kabupaten memegang peranan
    yang sangat penting tidak hanya untuk kabupaten Tanjung Jabung Barat tetapi juga bagi Provinsi Jambi.

    Untuk mendukung sektor transportasi laut, maka rencana Pembangunan dan Peningkatan beberapa Pelabuhan Laut di
    Kabupaten ini yaitu:

    1. Pembangunan dan Peningkatan Pelabuhan Laut Kota Kuala Tungkal menjadi Pelabuhan Internasional.
    2. Pembangunan Dermaga Crude Palm Oil (CPO) di Desa Teluk Pengkah Kecamatan Tebing Tinggi.
    3. Pembangunan Dermaga Batubara di Desa Kelagian Kecamatan Tebing Tinggi.
                                   65
RENCANA SISTEM TRANSPORTASI LAUT
                                 66
RENCANA DERMAGA CPO & BATUBARA
                                           67
    RENCANA TRANSPORTASI REL KERETA API
o    Transportasi Kereta Api

     Kabupaten Tanjung Jabung Barat
     merupakan salah satu wilayah
     yang dilintasi oleh rencana jalur
     Kereta Api nasioanal, (Sumatera
     Railway Development Project).

     Dalam      Penyusunan        RTRW
     Provinsi Jambi Tahun 2008, juga
     memperjelas                 rencana
     pembangunan jaringan Kereta Api
     tersebut      dalam         rencana
     pembangunan jaringan angkutan
     Kereta Api Provinsi Jambi .

     Adapun rencana pembangunan
     jaringan trasnportasi kereta api
     tersebut adalah :
     1. Batas Sumatera Selatan –
          Tempino - Jambi – Sengeti –
          Rantau Badak – Pekan Baru.

     2.   Rantau Badak – Muara
          Sabak– Kuala Tungkal
                                                                                                                              68
RENCANA SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH
   Rencana kebutuhan air bersih di Kabupaten Tanjung Jabung Barat diperhitungkan dengan pertimbangan: kependudukan, tingkat
   kehidupan sosial, kemauan/kemampuan penduduk dan daerah pelayanan sistem yang ada. Penghitungan berdasarkan tingkat
   pemakaian air dikaitkan dengan kriteria desain dan proyeksi penduduk terlayani dari daerah pelayanan .

                                                       Tabel 23.
                     Proyeksi Kebutuhan Air Bersih di Kabupaten Tanjung Jabung Barat 2011 - 2030


                   Jumlah          Kebutuhan Domestik (Lt/Hari)    Keb. Non      Kebutuhan       Total Kebutuhan Air Bersih

     Tahun        Penduduk                                         Domestik       Lainnya
                                 Sambungan
                   (Jiwa)                            Kran Umum     (Lt/Hari)      (Lt/Hari)       Ltr/Hari         Ltr/Det
                                  Langsung
      2011        269.296         16.278.420          8.139.210    1.220.882      3.845.777     29.484.288            341
      2015        296.123         17.888.280          8.944.140    1.341.621      4.226.106     32.400.147            375
      2020        329.658         19.900.680          9.950.340    1.492.551      4.701.536     36.045.107            417
      2025        363.192         21.913.020          10.956.510   1.643.477      5.176.951     39.689.957            459
      2030        396.726         23.925.360          11.962.680   1.794.402      5.652.366     43.334.808            502


   Dari data nilai produksi air bersih PDAM Tirta Pengabuan Tahun 2009 sebesar 1.807.347 l/hari, sementara data proyeksi
   kebutuhan air bersih pada Tahun 2011 sebesar 29.484.288 l/hari.

   Untuk mengatasi kekurangan prosuksi air bersih di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, maka tingkat pelayanan sistem
   penyediaan air bersih direncanakan sebesar 60 %. Sisanya sebesar 40 % diharapkan dapat dipenuhi secara mandiri dengan
   sumur gali, penampungan air hujan serta pemanfaatan saluran irigasi (khusus untuk kebutuhan MCK).

   Hal ini terutama disebabkan oleh tingkat kepadatan penduduk yang masih rendah, suatu kondisi yang menyebabkan investasi
   yang dibutuhkan untuk pengembangan jaringan serta biaya operasionalnya menjadi sangat tinggi dan tidak akan sebanding
   dengan penghasilan yang diperoleh.

   Namun mengingat pentingnya penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat, maka Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung
   Barat sejak Tahun 2009 telah melakukan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang berlokasi di Kecamatan Tebing
   Tinggi dengan sumber air baku berasal dari Sungai Pengabuan.
                               69
SISTEM PENGOLAHAN AIT BERSIH
                                                                                                                         70
RENCANA SISTEM PENGELOLAAN DRAINASE
   o   Drainase Wilayah
       Wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki Potensi hidrologi cukup besar, terutama dengan adanya aliran
       beberapa air permukaan (sungai) Besar antara lain yaitu Sungai Tungkal, Sungai Pengabuan dan Sungai Betara. Dan
       sungai – sungai kecil serta parit                Tabel 24.
                                        Jangkauan Pasang Surut Setiap Musim di
                               Sepanjang Sungai Utama di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
                                                                       Jangkauan Pasang Surut
                                                         Langsung                               Tidak Langsung
                      Sungai
                                        Musim Hujan           Musim Kemarau          Musim Hujan        Musim
                                                                                                       Kemarau
                 Pengabuan          Sungai Serindit         Teluk Nilau                   -         Pelabuhan
                                                                                                    Dagang
                 Betara             Kuala Betara            27,5 Km dan Muara *           -         Pematang Laut
                Keterangan :   - Data Tidak tersedia.
                               * Team Survei IPB Bogor (969 – 1975).

       Upaya yang dilakukan dalam pengelolaan drainase di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yaitu:
       1. Normalisasi Sungai dan Parit .
       2. Pembuatan Tanggul pada kawasan yang sering terjadi banjir.
                                                                                                                        71

o   Drainase Kota Kuala Tungkal

    Keadaan topografi Kota Kuala Tungkal yang relatif datar, sehingga mengakibatkan proses aliran air hujan cenderung
    lambat, bahkan terhambat, ditambah lagi karena pesatnya pembangunan fisik di kawasan pusat Kota yang cenderung
    kurang memperhatikan fungsi drainase yang mengakibatkan banjir pada Kawasan Perkotaan Kuala Tungkal.

    Untuk mengatasi banjir di Kota Kuala Tungkal, maka sistem jaringan drainase yang terdapat di kota Kuala Tungkal
    dapat digolongkan terhadap tiga (3) jenis saluran yaitu:
    1. Jaringan Drainase Primer adalah drainase utama yang berfungsi sebagai daerah tumpahan air dari drainase
       sekunder dan drainase tersier sebelum ke sungai/laut, yaitu Parit 1, Parit 2 serta parit 3.

    2. Jaringan Drainase Sekunder adalah wadah pengaliran dari drainase tersier sebelum ke drainase Primer. Saluran
       drainase ini terdapat di sepanjang jaringan jalan utama kota.

    3. Jaringan Drainase Tersier adalah drainase yang merupakan wadah pengaliran yang umumnya merupakan saluran
       pembuangan limbah rumah tangga yang berada di lingkungan pemukiman rnaupun perkotaan.
                                      72
RENCANA SISTEM PENGELOLAAN DRAINASE
                                                                                                                  73
RENCANA SISTEM PENGELOLAAN AIR LIMBAH
      Air limbah/kotor adalah hasil buangan dari aktivitas rumah tangga berupa MCK (Mandi Cuci dan Kakus) dan
      air limbah lainnya, baik air limbah aktivitas industri maupun aktivitas lainnya perlu sarana/wadah untuk
      pemyaluran ketempat yang telah ditentukan secara bijaksana dan terencana.

      Dari berbagai studi empiris yang pernah dilakukan di berbagai tempat di dunia, baik untuk lingkungan kota
      besar atau kota kecil diperoleh angka perbandingan 70 % dari air bersih yang digunakan oleh setiap orang
      akan berpotensi menjadi air limbah cair, sementara 30 % dari limbah cair mengandung lumpur tinja.

                                                          Tabel 25.
                                  Proyeksi Jumlah Air Kotor Diwilayah Perencanaan
                                                     Tahun 2011 - 2030
                                                          Jumlah           Debit Air Limbah (Liter/Hari)
                                       Jumlah
                       Tahun                          kebutuhan Air       Limbah Cair       Lumpur Tinja
                                   Penduduk (jiwa)
                                                      Bersih (ltr/hari)   (liter/Hari)        (liter/Hari)
                        2011             269.296         29.484.288       20.639.002            8.845.286
                        2015             296.123         32.400.147       22.680.103            9.720.044
                        2020             329.658         36.045.107       25.231.575           10.813.532
                        2025             363.192         39.689.957       27.782.970           11.906.987
                        2030             396.726         43.334.808       30.334.366           13.000.442



      Dengan begitu dapat dilihat besarnya angka buangan air limbah yang dihasilkan setiap harinya, maka untuk
      masa mendatang diperlukan penanganan yang lebih terpadu dalam hal pengaturan jaringan air limbahnya.
      Hal ini juga dikarenakan tingkat kepadatan penduduk yang berimplikasi secara langsung pada kepadatan
      bangunan, akan semakin meningkat.
                                                                                                            74
RENCANA SISTEM PENGELOLAAN PERSAMPAHAN
                                                              Tabel 26.
                                       Perkiraan Jumlah Timbulan Sampah di Kabupaten
                                           Tanjung Jabung Barat Tahun 2011 - 2030
                                                 Jumlah         Standar Timbulan     Jumlah Timbulan
                     No        Tahun
                                            Penduduk (Jiwa)     (Liter/Orang/Hari)       (l/Hari)
                      1         2011               269.296             2,62                    705.556
                      2         2015               296.123             2,62                    775.842
                      3         2020               329.658             2,62                    863.704
                      4         2025               363.192             2,62                    951.563
                      5         2030               396.726             2,62                 1.039.422
                  Sumber : Hasil Analisa, 2010


  Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, timbulan sampah pada akhir tahun rencana mencapai 1.039.422
  l/hari. TPA yang ada saat ini yang terletak di Desa Tungkal I dan Pematang Lumut dengan luas 22 Ha, masih
  dapat menampung sampah sampai tahun 2030. Sampah semakin hari semakin menumpuk apabila tidak
  diolah. Sistem pengolah sampah dirinci sebagai berikut:
  1. Daerah Pelayanan
      • Daerah permukiman, terdiri dari : permukiman kepadatan tinggi dan permukiman dengan kepadatan
          sedang.
      • Daerah komersial, terdiri dari : perkotaan, pasar dan industri.
      • Fasilitas umum, terdiri dari : hotel, tempat rekreasi, perkantoran, serta taman dan trotoar/ penyapuan
          jalan.

  2. Sistem Pengumpulan
     • Terdapat dua sistem pengumpulan :
     • Sistem pelayanan individu.
     • Sistem pelayanan komunal.
                                                                                                                       75
RENCNA SISTEM JARINGAN ENERGI & KELISTRIKAN

 Analisis Sistem Jaringan Energi dan Kelistrikan
    Untuk analisis sistem penerangan listrik dengan penekanan faktor-faktor di Kab. Tanjabung Barat sebagai berikut:
     Rehabilitasi sistem yang ada, yakni :
       • Jumlah pemadaman per tahun yang sekecil mungkin.
       • Waktu pemadaman per gangguan yang sependek mungkin
     Kualitas tegangan yang baik, tegangan yang stabil pada titik beban.
     Efesien sistem yang baik, dengan memperkecil kerugian disaluran tegangan tinggi, menengah dan rendah.
     Fleksibel sistem yang baik, mampu menampung penambahan beban yang diakibatkan oleh peningkatan
        penduduk dan aktivitasnya.
     Ekonomis, dalam arti sistem yang direncanakan secara ekonomis, dan sejauh mungkin memanfaatkan
        sistem yang telah ada


    Kebutuhan Listrik Eksisting di Kawasan Perencanaan
    Kebutuhan energi listrik di Kabupaten Tanjabung Barat dilayani oleh:
    1.   dua unit pembangkit listrik yaitu PLTGU yg meliputi wilayah pelayanan antara lain Kota Kuala Tungkal,
        Kecamatan Betara, kecamatan Pangabuan, Kecamatan Tungkal Ilir dengan kapasitas daya terpasang saat ini
        mencapai 6,3 Mwatt;
    2. satu unit PLTD cab Kuala Tungkal Ulu yang meliputi wilayah pelayanan Kecamatan Batang Asam, Kecamatan
        Tungkal Ulu, Kecamatan Merlung, Kecamatan Renah Mendaluh, Kecamatan Muara Papalik dan Kecamatan Tebing
        Tinggi, dengan kapasitas daya terpasang mencapai 15.712.665 watt;
    3. Selain itu alternatif lain sumber listrik untuk memenuhi kebutuhan listrik di kawasan kabupaten Tanjung Jabung
        Barat adalah dengan memanfaatkan jaringan interkoneksi Sumatera Barat. Pemanfaatan jaringan interkoneksi
        Sumatera Barat yang bersumber dari PLTA Ngarai Sihanok diarahkan untuk melayani kekurangan akan kebutuhan
        listrik bagi wilayah Hulu di kabupaten Tanjung Jabung Barat yang meliputi Kecamatan Batang Asam, Kecamatan
        Tungkal Ulu, Kecamatan Merlung, Kecamatan Renah Mendaluh, Kecamatan Muara Papalik dan Kecamatan Tebing
        Tinggi.
                                                                                                                                                                                      76
 Untuk lebih jelasnya mengenai kebutuhan eksisting energi listrik bagi kegiatan permukiman dapat dilihat pada
 tabel sbg: Kebutuhan Listrik Eksisting di Rinci Per
    Tabel 27.                                                       Tabel 28. Kebutuhan Listrik Eksisting di Rinci Per
                      Kelurahan / Desa                                                                                      Kelurahan / Desa
               Kecamatan Tungkal Ulu tahun 2010                                                                     Kecamatan Batang Asam tahun 2010
                                          Kependudukan                                                                                       Kependudukan
                          Luas                                     Kebutuhan listrik                                     Luas                                          Kebutuhan listrik
       Desa/Kelurahan                Jumah         Rumah                                             Desa/Kelurahan                      Jumah          Rumah
                          (Km2)                                         (watt)                                          (Km2)                                                (watt)
No                                  Penduduk       Tangga                                  No                                          Penduduk         Tangga
1.    Pelabuhan Dagang    119,6         2.399          639                   830.700       1.        Dusun Kebun          74,8              2.340            422                  548.600
2.    Pematang Pauh          64         1.598          440                   572.000       2.        Suban               179,4              8.056            928                1.206.400
3.    Tanjung Tayas         125          819           198                   257.400       3.        Sri Agung              20              5.087           1.122               1.458.600
4.    Badang               89,7         1.237          324                   421.200       4.        Tanjung Bojo        126,4              1.171            279                  362.700
5.    Taman Raja          173,5         3.944        1.092                 1.419.600       5.        Kampung Baru          115              2.551            552                  717.600
6.    Kuala Dasal          74,8         1.001          268                   348.400       6.        Lubuk Bernai        173,5              5.249           1.135               1.475.500
7.    Brasau                120          631           330                   429.000                      Jumlah         689,1             24.454           4.438               5.769.400
           Jumlah         658,6        12.299        3.291                 4.278.300



     Tabel 29. Kebutuhan Listrik Eksisting di Rinci Per Kelurahan / Desa                             Tabel 30. Kebutuhan Listrik Eksisting di Rinci Per Kelurahan / Desa
                     Kecamatan Merlung Tahun 2010                                                                Kecamatan Renah Mendaluh Tahun 2010
                                               Kependudukan                                                                                          Kependudukan
                            Luas                                     Kebutuhan listrik                                           Luas                                       Kebutuhan listrik
       Desa/Kelurahan                 Jumah         Rumah                                             Desa/Kelurahan                         Jumah           Rumah
                           (Km2)                                           (watt)                                                (Km2)                                           (watt)
No                                  Penduduk        Tangga                                  No                                             Penduduk          Tangga
1.   Tanjung Benanak          13          640                471                 612.300        1.   Lubuk Kambing               336,4              3.905           1037           1.348.100
2.   Bukit Harapan           29,6       1.426                359                 466.700        2.   Sungai Rotan                167,5               750             202      262.600
3.   Adi Purwa                16        1.114                275                 357.500        3.   Cinta Damai                  12                 897             237              308.100
4.   Pinang Gading            11          906                232                 301.600        4.   Lampisi                      12                2.470            597              776.100
5.   Merlung                 92,2       6.271           1.324                1.721.200          5.   Pulau Pauh                  134,6              1.086            285              370.500
6.   Tanjung Paku            65,8         746                187                 243.100             Rantau Benar                140,6              1.680            485
                                                                                                6.                                                                                    630.500
7.   Lubuk Terap              91          776                260                 338.000
                                                                                                        Jumlah             803,1                  10.788            2.843          3.695.900
8.   Penyabungan             91,2         907                246                 319.800
         Jumlah             409,8      13.785           3.294                4.282.200
                                                                                                                                                                                       77
                                       Tabel 31.
                                                                                                              Tabel 32. Kebutuhan Listrik Eksisting di Rinci Per Kelurahan / Desa
                Kebutuhan Listrik Eksisting di Rinci Per Kelurahan / Desa
                                                                                                                              Kecamatan Betara Tahun 2010
                        Kecamatan Tebing Tinggi Tahun 2010
     Desa/Kelura                                   Kependudukan                                               Desa/Keluraha                                Kependudukan
                         Luas                                               Kebutuhan listrik                                       Luas                                    Kebutuhan listrik
          han                              Jumah             Rumah                                                    n                            Jumah         Rumah
                        (Km2)                                                    (watt)                                             (Km2)                                         (watt)
No                                        Penduduk           Tangga                                 No                                            Penduduk       Tangga
1.   Purwodadi             38,1                 6.521           1.645              2.138.500                  Pematang
                                                                                                                                        283,7          6.054        1.480
2.   Sukadamai             26,2                 1.548             396                514.800        1.        Lumut                                                                 2.016.300
3.   Adi Jaya              13,1                 1.251             328                426.400        2.        Serdang jaya                  210        5.682        1.398           1.898.000
4.   Tebing Tinggi        142,5                13.138           3.304              4.295.200        3.        Makmur Jaya             80.705           4.116          990           1.349.400
5.   Kelagian             123,0                 1.692             426                553.800        4.        Mekar Jaya              32.115           4.986        1.238           1.596.400
     Jumlah               342,9                24.150           6.099              7.928.700                                          113.31
                                                                                                                                                      20.838        5.277          6.860.100
                                                                                                               Jumlah                        3




         Tabel 33. Kebutuhan Listrik Eksisting di Rinci Per Kelurahan / Desa                                                                 Tabel 34.
                      Kecamatan Muara Papalik Tahun 2010                                                              Kebutuhan Listrik Eksisting di Rinci Per Kelurahan / Desa
                                                                                                                               Kecamatan Bram Itam Tahun 2010
                                                      Kependudukan                                                                                     Kependudukan
                                Luas                                          Kebutuhan listrik                                      Luas                                   Kebutuhan listrik
      Desa/Kelurahan                           Jumah           Rumah                                             Desa/Kelurahan                    Jumah         Rumah
                             (Km2)                                                  (watt)                                           (Km2)                                       (watt)
No                                           Penduduk          Tangga                                    No                                       Penduduk       Tangga
1.   Intan Jaya                    38,1              1.497            358                 465.400        1.     Bram Itam Kiri          8.73           6109        1.679           2.182.700
2.   Bukit Indah                   26,2              1.741            411                 34.300         2.     Bram Itam Kanan        17,46           5.151       1.436           1.866.800
3.   Kemang Manis                  13,1              1.394            341                 43.300         3.     Pembengis               4,24           2.576        641             833.300
4.   Dusun Mudo                   142,5              3.225            574                 46.200         4.     Tanjung Senjulang      32,18           1.425        363             471.900
5.   Rantau Badak                 123,0              2.386            596                 74.800                   Jumlah              62,61          15.261       2.785            3.620.500
       Jumlah                     342,9             10.243        2.280                2.964.000
                                                                                                                                                                       78
                                                                                                                        Tabel 36.
                                                                                                Kebutuhan Listrik Eksisting di Rinci Per Kelurahan / Desa
                                                                                                         Kecamatan Pengabuan Tahun 2010
       Tabel 35. Kebutuhan Listrik Eksisting di Rinci Per Kelurahan / Desa
                      Kecamatan Senyerang Tahun 2010                                                                                        Kependudukan
                                                                                                                      Luas                                          Kebutuhan
                                                                                           Desa/Kelurahan                              Jumah         Rumah
                                                                                                                      (Km2)                                        listrik (watt)
                                            Kependudukan                            No                                             Penduduk         Tangga
                          Luas                                  Kebutuhan listrik
     Desa/Kelurahan                    Jumah        Rumah
                         (Km2)                                       (watt)         1.    Teluk Nilau                     252,46            9.773        2.475         3.217.500
No                                   Penduduk       Tangga
                                                                                    2.    Sungai Seindit                   15,98            3.63.          947         1.231.100
     Sungai Rambai          26,211          3.926       1.085
                                                                                    3.    Parit Pudin                     191,13            5.958        1.487         1.933.100
1.                                                                     1.410.500
                                                                                    4.    Mekar Jati                       36,45            3.113          961         1.249.300
     Teluk Ketapang         66,286          2.618        627                                 Jumlah                       496,03         22.474          5.870         7.631.000
2.                                                                       815.100


     Sungai Kayu Aro        63,713          1.592        487                                               Tabel 37. Kebutuhan Listrik Eksisting di Rinci Per
3.                                                                       633.100
                                                                                                                          Kelurahan / Desa
                                                                                         Desa/Kelura
                                                                                                                 Kecamatan Tungkal Ilir Tahun 2010
                                                                                                                                   Kependudukan
     Senyerang             346,629          6.573       1.667                                                  Luas                                            Kebutuhan listrik
                                                                                              han                              Jumah            Rumah
4.                                                                     2.167.100                              (Km2)                                                 (watt)
                                                                                    No                                        Penduduk          Tangga
     Marga Rukun             67,5           2.212        548
5.                                                                       712.400         Tungkal
                                                                                                                 26,211            15.445            3.266
                                                                                    1. Harapan                                                                         4.245.800
     Lumahan                70,29           1.762        415
6.                                                                       539.500         Tungkal IV
                                                                                                                 66,286            10.263            3.428
                                                                                    2. Kota                                                                            4.456.400
7.   Kempas Jaya            61,14           3.129        795
                                                                       1.033.500
                                                                                         Tungkal III             63,713            15.165            3.390
                                                                                    3.                                                                                 4.407.000

                           701,769         21.812       5.624                            Tungkal II             346,629            18.425            3.849
                                                                                    4.                                                                                 5.003.700
      Jumlah                                                           7.311.200
                                                                                    5. Tungkal I                  67,5              2.120                526             683.800
                                                                                    6. Teluk Sialang             70,29              3.370                892           1.159.600
                                                                                          Jumlah                701,769            64.789           14.351            18.656.300
                                                                                                                                                  79
     Tabel 39. Kebutuhan Listrik Eksisting di Rinci Per Kelurahan
                                                                                     Tabel 40. Kebutuhan Listrik Eksisting di Rinci Per
                               / Desa
                                                                                                    Kelurahan / Desa
                Kecamatan Kuala Betara Tahun 2010
                                                                                          Kecamatan Seberang Kota Tahun 2010
                                        Kependudukan                                                                 Kependudukan
                        Luas                              Kebutuhan                                Luas                                 Kebutuhan listrik
       Desa/Kelurahan               Jumah       Rumah                           Desa/Kelurahan                                 Rumah
                        (Km2)                             listrik (watt)                           (Km2)                                     (watt)
No                                 Penduduk     Tangga                     No                                 Jumah Penduduk Tangga

      Sungai Gebar         76.4        1.895        486                         Teluk Pulai Raya      21,00          2.023       498
1.                                                               631.800   1.                                                                     647.400

      Sungai Dualap        39.9        3.247        805                         Tungkal V             52,70          5.081      1.278
2.                                                             1.046.500   2.                                                                   1.661.400

      Betara Kiri          82.3        4.687      1.201                         Tungkal IV Desa       18,94          1.055       284
3.                                                             1.561.300   3.                                                                     369.200

      Betara Kanan         29.9        2.072        513
4.                                                               666.900        Kuala Baru            25,00          1.979       478
                                                                           4.                                                                     621.400
                           288,5       11.901     3.005        3.906.500
                                                                                                     117,64           10.138    2.538
        Jumlah                                                                    Jumlah                                                        3.299.400



Untuk memenuhi kebutuhan listrik di Kab. Tanjabung Barat maka arahan dasarnya adalah pembangunan
pembangkit dan infrastruktur listrik di masa datang menjadi prioritas agar dapat mendukung kebutuhan
ekonomi masyarakat setempat yaitu:
1. Penambahan Kapasitas terpasang dari pembangkit listrik yang ada sekarang ini.
2. Merencanakan Pengembangan Sistem Jaringan Listrik bagi kawasan terpencil berupa pemanfaatan
    energi surya.
3. Membangun Jaringan Listrik Baru di Kecamatan Seberang Kota.
4. Pembangunan PLTG baru diarakan di Desa Purwodadi Kecamatan Tebing Tinggi dengan Kapasitas 10
    MW.
5. Pembangunan PLTD di Parit VII Desa Tungkal I Kecamatan Tungkal Ilir dengan Kapasitas 2 x 7 MW.
                                               80
RENCANA SISTEM JARINGAN ENERGI & KELISTRIKAN
                                                                                                      81
RENCANA SISTEM JARINGAN TELEKOMUNIKASI
   Analisis Sistem Jaringan Telekomunikasi
                         Ketersediaan sambungan telepon menjadi salah satu indikasi bahwa
                         daerah tersebut mempunyai asesibilitas yang baik. Saluran telepon
                         akan dapat menjamin adanya komunikasi yang baik dari dan ke
                         daerah tersebut. Dewasa ini saluran telepon menjadi kebutuhan
                         absolut untuk dapat menggunakan Internet yang telah lama dikenal.
                         Kebutuhan ini menjadi salah satu syarat untuk dapat mengakses
                         berbagai kebutuhan teknologi.

                                                   Tabel 41.
                         Prakiraan Kebutuhan Telepon di Kabupaten Tanjung Jabung Barat

                                               Jumlah
                                   Jumlah                    Kebutuhan            Kebutuhan       Total
                                               Kepala
                         Tahun    Penduduk                  Telepon Rumah        Telepon Umum   Kebutuhan
                                               Keluarga
                                   (Jiwa)                       (SST)               (SST)         (SST)
                                                 (KK)

                         2011        271.307       67.827               67.827          1.085       68.912

                         2015        298.138       74.535               74.535          1.193       75.727

                         2020        331.678       82.919               82.919          1.327       84.246

                         2025        365.217       91.304               91.304          1.461       92.765

                         2030        398.756       99.689               99.689          1.595      101.284
                                         82
RENCANA SISTEM JARINGAN TELEKOMUNIKASI
                                                                                                                                                                                       83
RENCANA SISTEM SARANA & PRASARANA LAINNYA
     Analisis Sistem Sarana dan Prasarana
       1.         Sarana Pendidikan
                 Untuk memperkirakan kebutuhan pengembangan sarana pendidikan di wilayah Kabupaten
                 Tanjung Jabung Barat 20 tahun ke depan akan digunakan asumsi untuk masing-masing jenis
                 sarana pendidikan sebagai berikut:
Tabel 42. Prakiraan Kebutuhan Taman Kanak-Kanak (TK)                                                         Tabel 43. Prakiraan Kebutuhan Sekolah Dasar (SD)
                                                           Standar                                                                                                      Standar
                Jumlah                                                      Standar                                    Jumlah                                                       Standar
                                           Luasan      Penduduk                                                                                                        Penduduk
No   Tahun     Penduduk      Jumlah TK                                          Luas               No   Tahun      Penduduk          Jumlah SD         Luasan (Ha)                    Luas
                                            (Ha)       Pendukun                                                                                                        Pendukung
                (Jiwa)                                                     (unit/m2)                                   (Jiwa)                                                       (unit/m2)
                                                           g (jiwa)                                                                                                      (jiwa)

                                                                                                   1     2011           271.307            170               61,04       1.600       3.600
1    2011        271.307          226      11,30            1.200               500
                                                                                                   2     2015           298.138            186               67,08       1.600       3.600
2    2015        298.138          248      12,42            1.200               500
                                                                                                   3     2020           331.678            207               74,63       1.600       3.600
3    2020        331.678          276      13,82            1.200               500
                                                                                                   4     2025           365.217            228               82,17       1.600       3.600
4    2025        365.217          308      15,22            1.200               500
                                                                                                   5     2030           398.756            249               89,72       1.600       3.600
5    2030        398.756          332      16,61            1.200               500

Tabel 44. Prakiraan Kebutuhan Sekolah Menengah Pertama                                             Tabel 45. Prakiraan Kebutuhan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA)
                         (SMP)
                                                                                                                                                                          Standar
                                                                      Standar                                               Jumlah                                                    Standar
                    Jumlah                                                             Standar                                               Jumlah         Luasan       Penduduk
                                  Jumlah           Luasan         Penduduk                              No     Tahun      Penduduk                                                     Luas
No     Tahun      Penduduk                                                               Luas                                                    SLTA         (Ha)      Pendukung
                                   SMP              (Ha)         Pendukung                                                      (Jiwa)                                               (unit/m2)
                    (Jiwa)                                                             (unit/m2)                                                                           (jiwa)
                                                                      (jiwa)
                                                                                                        1       2011             271.307          57           33,91        4.800      6.000
1      2011          271.307        57               33,91             4.800            6.000
                                                                                                        2       2015             298.138          62           37,27        4.800      6.000
2      2015          298.138        62               37,27             4.800            6.000
                                                                                                        3       2020             331.678          69           41,46        4.800      6.000
3      2020          331.678        69               41,46             4.800            6.000
                                                                                                        4       2025             365.217          76           45,65        4.800      6.000
4      2025          365.217        76               45,65             4.800            6.000
                                                                                                        5       2030             398.756          83           49,84        4.800      6.000
5      2030          398.756        83               49,84             4.800            6.000
                                                                                                                                84
2. Sarana Kesehatan

  Tingkat pelayanan sarana kesehatan di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat yaitu ketersediaan
  pelayanan sarana
  Rumah Sakit, puskesmas, puskesmas pembantu, posyandu dll. Dari data diketahui bahwa jumlah sarana
  kesehatan di
  Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada tahun 2009 adalah Rumah Sakit berjumlah 1 unit, Puskesmas 16
  Unit, Pustu/Balai
  Pengobatan 70 Unit, Posyandu 250 Unit dan Praktek Bidan berjumlah 52 unit
                                       Tabel 46. Prakiraan Kebutuhan Sarana Kesehatan

                                        2011     2015     2020     2025     2030     Luasan   Standar Penduduk   Standar Luas
        No            Fasilitas
                                        (unit)   (unit)   (unit)   (unit)   (unit)   (m2)     Pendukung (jiwa)    (unit/m2)

        1    Rumah Sakit                  1        1        1        1        1      86.400       240.000          86.400
        2    Puskesmas                    9       10       11       12       13      31.901        30.000           2.400

        3    Pustu/ Balai Pengobatan     14       15       17       18       20      47.851        20.000           2.400

        4    Posyandu/ Bidan             14       15       17       18       20      31.900        20.000           1.600
        5    Apotik                      27       30       33       37       40      13.956        10.000            350
                                                                                                                               85

3. Sarana Peribadatan
  Secara keseluruhan tingkat pelayanan sarana peribadatan di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat
  sudah mencukupi kebutuhan standar minimum. Kebutuhan sarana peribadatan dihitung berdasarkan
  jumlah penduduk pendukung dengan asumsi kebutuhan ruang peribadatan untuk semua sarana
  peribadatan berpatokan pada kebutuhan luas lantai bruto per jemaah adalah 1,2 m2.

                                          Tabel 47. Prakiraan Kebutuhan Sarana Peribadatan

                             Jumlah
                                                                               Standar Penduduk   Standar Luas
       No     Fasilitas     Penduduk        2011   2015   2020   2025   2030                                     Luasan (Ha)
                                                                               Pendukung (jiwa)     (unit/m2)
                              (Jiwa)

       1       Mesjid           271.307      9     10     11     12     13               30.000          4.000     52.000

       2      Mushola           298.138     109    119    133    146    160               2.500            300     47.851

       3       Gereja           331.678      9     10     11     12     13               30.000          4.000     52.000

       4       Vihara           365.217      9     10     11     12     13               30.000          4.000     52.000
     Sumber : Hasil Analisis.
                                                                                                                                                              86
4. Sarana Perumahan

 Untuk memperkirakan kebutuhan sarana rumah 20 tahun ke depan akan digunakan asumsi dan kriteria
 sebagai berikut :
 1 KK diasumsikan terdiri dari 5 jiwa; Kriteria perbandingan tipe rumah mengacu pada SKB (Surat Keputusan
 Bersama) Mendagri, MenPU dan Menpera No. 648-84 thn 1992, No. 79/Kpts/1992 tentang pedoman dan
 permukiman dengan lingkungan hunian berimbang. Dimana antara rumah tipe kecil : tipe sedang : tipe besar
 menggunakan komposisi 6 : 3 : 1, dimana setiap sepuluh unit rumah terdapat 6 unit rumah tipe kecil, 3 unit
 rumah tipe sedang dan 1 unit rumah tipe besar
                                   Tabel 48. Luas Lahan Setiap Tipe Rumah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat


                                         Tipe Rumah            Kriteria Luas Menurut               Asumsi yang digunakan
                                                                         SKB
                                  Rumah tipe kecil                    54 – 200 m2                           200 m2
                                  Rumah tipe sedang                   200 – 400 m2                          400 m2
                                  Rumah tipe besar                    400 – 600 m2                          600 m2
                                Sumber : Surat Keputusan Bersama No. 79/Kpts/1992 tentang pedoman dan permukiman dengan lingkungan hunian berimbang.


                                      Tabel 49. Prakiraan Kebutuhan Fasilitas Perumahan Tahun 2011 – 2030
                                                           Kebutuhan Fasilitas Perumahan
                       2011                         2015                       2020                 2025                  2030
                                                                                                                                        Standar        Standar
                                                                                                Pdk = 365.217
              Pdk = 271.307 Jiwa          Pdk = 298.138 Jiwa          Pdk = 331.678 Jiwa                            Pdk = 398.276 Jiwa Penduduk         Luas
 Fasilitas                                                                                          Jiwa
                                                                                                                                       Pendukun         /Unit
                                                                      Juml
                                                                                                                                           g            (M2)
              Jumlah          Lahan       Jumlah           Lahan       ah                      Jumlah     Lahan     Jumlah     Lahan
                                                                            Lahan (m2)
               (Unit)          (m2)        (Unit)           (m2)      (Unit                     (Unit)     (m2)      (Unit)     (m2)
                                                                        )
   Besar           5.426       32.557         5.963          35.777    6.634          39.801      7.304   43.826       7.975     47.851   5 org /KK     600

  Sedang          16.278        65.114       17.888          71.553 19.901            79.603     21.913    87.652     23.925     95.702   5 org /KK     400

   Kecl           32.557        65.114       35.777          71.553 39.801            79.603     43.826    87.652     47.851     95.702   5 org /KK     200
                                                                    66.33
 Jumlah          54.261
 Sumber : Hasil Analisis.     162.784       59.628         178.883                199.007       73.043 219.130        79.751   239.254
                                                                         6
                         87

IV. RENCANA POLA RUANG
                                                                                                      88
4.1. RENCANA KAWASAN LINDUNG


                                                    Tabel 50.
                               Luas Kawasan Lindung Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                                Tahun 2010 – 2030

                                                                        Perkiraan    % thd luas
            No                             Jenis Kawasan
                                                                        Luas (Ha)       Kab.
            I       KAWASAN YANG MEMBERIKAN PERLINDUNGAN
                    KAWASAN BAWAHANNYA                                  15.965,00              2,90
                 1 Hutan Lindung Gambut                                  15.965,00             2,90


            II      KAWASAN PERLINDUNGAN SETEMPAT                       20.989,00              3,81
                 1 Sempadan Pantai                                       14.000,00             2,54
                 2 Sempadan Sungai                                        6.989,00             1,27


            III     KAWASAN SUAKA ALAM DAN CAGAR BUDAYA                  8.877,72              1,62
                 1 Taman Nasional Bukit Tigapuluh                         8.790,72             1,60
                 2 Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur                       87,00             0,02
            LUAS KAWASAN LINDUNG                                        45.831,72              8,33
            LUAS WILAYAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT                 550.350
           Sumber : Hasil Analisis, 2010
                          89
RENCANA KAWASAN LINDUNG
                                90
4.2. RENCANA KAWASAN BUDIDAYA
                                    91
4.2.1. RENCANA KAWASAN PETERNAKAN
                                   92
4.2.2. RENCANA KAWASAN PERIKANAN
                                      93
4.2.3. RENCANA KAWASAN PERTAMBANGAN
                                  94
4.2.4. RENCANA KAWASAN INDUSTRI
                                              95
4.2.5. RENCANA KAWASAN PERDAGANGAN DAN JASA
                                                                                                                           96
4.2.6. RENCANA PENGEMBANGAN PARIWISATA
                                                                                     Berdasarkan uraian tersebut, maka
                                Tabel 51.
          Objek Wisata Alam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                                                                     pengelolaan kawasan pariwisata adalah
                                                                                     sebagai berikut :
  No              Nama Objek Wisata                                 Lokasi
                                                                                      • Pengembangan pemasaran dan promosi
   1     Taman Nasional Bukit Tigapuluh          Kecamatan Batang Asam                  kawasan wisata di Kabupaten Tanjung
   2     Air Terjun Gemuruh                      Kecamatan Batang Asam                  Jabung Barat dalam rangka memperluas
   3     Air Terjun Bukit Pinang Bawah           Kecamatan Batang Asam                  pangsa pasar wisata.
   4     Air Terjun Suban                        Kecamatan Batang Asam                • Membangkitkan usaha wisata, sebagai
   5     Arung Jeram Sei. Tatang                 Kecamatan Batang Asam                  industri    pariwisata    (mempermudah
   6     Air Panas Suban                         Kecamatan Batang Asam
                                                                                        upaya investor untuk investasi pada
                                                                                        sektor pariwisata)
   7     Taman Pelatihan Gajah                   Kecamatan Tebing Tinggi
                                                                                      • Pengembangan pemasaran, dan promosi
   8     Agrowisata                              Kecamatan Tungkal Ulu dan Merlung
                                                                                        kawasan wisata Kabupaten Tanjung
   9     Air Terjun Pelang                       Kecamatan Tungkal Ulu                  Jabung Barat dalam rangka memperluas
   10    Air Terjun Danau Alo                    Kecamatan Renah Mendaluh               pangsa pasar wisata melalui kegiatan
   11    Air Terjun Lanparin                     Kecamatan Renah Mendaluh               pameran, pengadaan sarana promosi,
   12    Air Terjun Langpinai                    Kecamatan Renah Mendaluh               event kepariwisataan (pentas seni,
   13    Taman Muntialo                          Kecamatan Betara                       lomba-lomba wisata, dan lain-lain) untuk
   14    Taman Tirta Arwana                      Kecamatan Betara
                                                                                        menarik wisatawan berkunjung ke
                                                                                        Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
   15    Tungkal Ancol Beach                     Kecamatan Tungkal Ilir
                                                                                      • Pengembangan        infrastruktur   yang
   16    Tanjung Pasir                           Kecamatan Kuala Betara
                                                                                        mendukung terhadap pengembangan
   17    Pasir Putih Pangkal Babu                Kecamatan Kuala Betara                 pariwisata Kabupaten Tanjung Jabung
 Sumber: Dinas Pariwisata Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tahun 2010                    Barat.
                                                                                      • Menciptakan kemudahan jangkauan
                                                                                        terhadap obyek wisata.
                                                                                      • Pengembangan obyek wisata melalui
                                                                                        kegiatan penataan-penataan kawasan
                                                                                        obyek wisata di Kabupaten Tanjung
                                                                                        Jabung Barat.
                                                       97
4.3. RENCANA PENGEMBANGAN KAW. PESISIR & PULAU KECIL
                                                    98
4.3.1. RENCANA KAWASAN KONSERVASI WILAYAH PESISIR
                                    99
4.3.2. PERMASALAN WILAYAH PESISIR
                                  100
V.   KAWASAN STRATEGIS
5.1. KAWASAN STRATEGIS NASIONAL
                                        101
5.2. KAWASAN STRATEGIS PROVINSI JAMBI
                                             102
5.3. KAWASAN STRATEGIS KEPENTINGAN EKONOMI
       KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT
                                            103
5.4. KAWASAN KEPENTINGAN SUMBER DAYA ALAM
        KABUPATEN TANJUNG BARAT
                                               104
5.5. KAWSAN STRATEGIS KEPENTINGAN LINGKUNGAN
       KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT
VI. ARAHAN PEMANFAATAN RUANG                                                                                                                     105
                                                               Tabel 52.:
                                      Indikasi Program Pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                                            Tahun 2011-2030.

                                                                                                                           Waktu Pelaksanaan
                                                                          Sumber             Instansi
No.           Program Utama                     Lokasi        Besaran                                            PJM 1       PJM 2     PJM 3     PJM 4
                                                                           Dana          Pelaksana
                                                                                                               2011-2015   2016-2020 2021-2025 2026-2030



A.    PERWUJUDAN STRUKTUR RUANG
1.    Perwujudan Sistem Pusat Permukiman

      1.1. Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) Kota Kuala Tungkal
      a.   Program    Penyusunan        dan Perkotaan Kuala             APBN, APBD Dep. PU, Pem. Prov.
           Pelaksanaan    Rencana     Rinci Tungkal                     Prov & APBD Jambi               Pem.
           Penataan      Ruang   Kawasan                                Kab.         Kabupaten Tanjung
           Perkotaan Kuala Tungkal                                                   Jabung Barat
      b.   Program penyiapan kawasan Perkotaan Kuala                    APBN, APBD Dep. PU, PemProv.
           pusat perdagangan dan jasa Tungkal                           Prov & APBD Jambi               Pem.
           regional di Perkotaan Kuala                                  Kab.         Kabupaten Tanjung
           Tungkal                                                                   Jabung Barat

      c.   Program pengembangan dan Perkotaan Kuala                     APBN, APBD   Pem.       Kabupaten
           peningkatan             kawasan Tungkal                                   Tanjung        Jabung
           pemerintahan                                                              Barat
      d.   Program pengembangan dan Perkotaan Kuala                     APBN, APBD   Depdiknas,         Pem.
           peningkatan             kawasan Tungkal                                   Kabupaten Tanjung
           pendidikan tinggi                                                         Jabung         Barat,
                                                                                     Swasta
      e.   Program       Rencana        dan Perkotaan Kuala             APBN, APBD   Disperindag.
           pembangunan             kawasan Tungkal                                   Kabupaten Tanjung
           agroindustri Kuala Tungkal                                                Jabung         Barat,
                                                                                     Swasta
                                                                                                           106
                                       SAMBUNGAN Tabel 52.:
                    Indikasi Program Pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                          Tahun 2011-2030.
1.2. Pusat Kegiatan Lokal (PKL): Pelabuhan Dagang, Serdang Jaya dan Teluk Nilau
a.   Program penyiapan kawasan Pel. Dagang, Serdang Jaya,    APBD Prov & BAPPEMDAL
     pusat perdagangan dan jasa Teluk Nilau.                 APBD Kab.   dan Dinas PU
     lokal
b.   Program pengembangan dan Pel. Dagang, Serdang Jaya,     APBD Prov & BAPPEMDAL
     peningkatan        kawasan Teluk Nilau.                 APBD Kab.   dan    Dinas
     pendidikan dan kesehatan                                            PU, Diknas,
                                                                         Dinkes
c.   Program Penataan   Ruang Pel. Dagang, Serdang Jaya,     APBD Prov & BAPPEMDAL
     Kawasan                  Teluk Nilau.                   APBD Kab.   dan Dinas PU
1.3. Pusat Pelayanan Kawasan (PPK): Merlung, Tebing Tinggi, Bram Itam Kiri dan Dusun Kebun
a.   Program Penataan   Ruang Merlung, Tebing      Tinggi,   APBD Prov & BAPPEMDAL
     Kawasan                  Bram Itam Kiri,      Dusun     APBD Kab.   dan Dinas PU
                              Kebun.
b.   Program penyiapan kawasan Merlung,  Tebing    Tinggi,   APBD Prov & BAPPEMDAL
     pusat perdagangan dan jasa Bram Itam Kiri,    Dusun     APBD Kab.   dan Dinas PU
     lokal                      Kebun.


c.. Program pengembangan dan Merlung, Tebing Tinggi, Bram   APBD Prov & BAPPEMDAL
     peningkatan        kawasan Itam Kiri, Dusun Kebun.     APBD Kab.   dan    Dinas
     pendidikan dan kesehatan                                           PU, Diknas,
                                                                        Dinkes
1.4. Pusat Pelayanan Lingkungan (PPL): Senyerang, Tungkal V, Betara Kiri, Lubuk Kambing dan Rantau Badak
a. Program Penataan Ruang Senyerang,           Tungkal   V, APBD Kab.   BAPPEMDAL
     Kawasan                    Betara Kiri, Lubuk Kambing,             dan Dinas PU
                                Rantau Badak
b. Program penyiapan kawasan Senyerang,        Tungkal   V, APBD Kab.   BAPPEMDAL
     pusat perdagangan dan jasa Betara Kiri, Lubuk Kambing,             dan Dinas PU
     lokal                      Rantau Badak
c. Program pengembangan dan Senyerang,         Tungkal   V, APBD Kab.   BAPPEMDAL
     peningkatan        kawasan Betara Kiri, Lubuk Kambing,             dan    Dinas
     pendidikan dan kesehatan   Rantau Badak                            PU, Diknas,
                                                                        Dinkes
                                                                                                                            107
                                                              SAMBUNGAN Tabel 52.:
                                           Indikasi Program Pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                                                 Tahun 2011-2030.

2.   Perwujudan Sistem Prasarana

     2.1. Transportasi

     a. Transportasi Darat
     a.   Program perwujudan koneksitas sistem jaringan jalan Kabupaten Tanjung              APBN dan   Dep. PU dan Dinas
          Arteri, Kolektor dan Lokal                                  Jabung Barat           APBD Kab. PU

     b.    Program peningkatan dan pelebaran jalan                    Kabupaten Tanjung      APBD       Dinas. PU
                                                                      Jabung Barat
     c.   Program pembangunan jalan Baru                              Kabupaten Tanjung      APBN       Dep. PU
                                                                      Jabung Barat
     d.    Program Penataan Ruang Koridor Jalan Trans Kabupaten Tanjung                      APBN       Dep. PU
          Sumatera (Lintas Timur); sampai batas Prov. Riau Jabung Barat
          (Zoning Regulation)
     e.   Program pembangunan sistem jaringan jalur kereta Kabupaten Tanjung                 397 Milyar Dep.Hub       dan
          api                                                         Jabung Barat                      Swasta
     f.   Peningkatan kualitas fisik jalan agar sesuai dengan Kec.          Bram     Itam,   APBD Prov Dep.Hub        dan
          standar jalan arteri dengan status jalan Negara Kec. Merlung                       dan APBD Swasta
          (trans   sumatera)      yaitu      ruas     jalan   yang                           Kab
          menghubungksn         Propinsi     Riau       (perbatasan
          Kabupaten Muaro Jambi – Merlung – Pelabuhan
          Dagang – Tanjung Bojo – Prop Riau) dan Kota Jambi
          – Kota Kuala Tungkal


     g.    Pembangunan        Jembatan     yang     menghubungkan Kec. Tebing Tinggi         APBD       Dinas. PU
          Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Kota Tebing
          Tinggi-batas Riau
                                                                                                               108
                                                         SAMBUNGAN Tabel 52.:
                                      Indikasi Program Pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                                            Tahun 2011-2030.
b. Transportasi Sungai & Laut

a. Peningkatan kapasitas pelabuhan laut Kuala Kabupaten            APBN, APBD    Dep. Hub, Dinas Perhubungan
   Tungkal sebagai pelabuhan laut nasional Tanjung
   dan diarahkan untuk ekspor komoditi juga Jabung Barat
   sebagai simpul transportasi laut.

b. Program Pembangunan Pelabuhan khusus Kabupaten                  APBN, APBD    Dep. Hub, Dinas Perhubungan
   untuk menunjang pengembangan kegiatan Tanjung
   atau fungsi tertentu                             Jabung Barat

c. Program pembangunan          dan peningkatan Kecamatan          APBN, APBD    Dep. Hub, Dinas Perhubungan
   sistem transportasi penyeberangan dermaga Tungkal Ilir
   dan pangkalan pendaratan ikan (PPI)
d. Pembangunan dan peningkatan sarana dan Kabupaten                APBN, APBD    Dep. Hub, Dinas Perhubungan
                                          Tanjung
   prasarana pelabuhan sungai             Jabung Barat

2.2. Sumberdaya Air
a. Program pembangunan dan peningkatan Kabupaten                   APBN, APBD, Dep. PU, Dep. Pertanian dan
   sistem Sumber daya air                           Tanjung        PHLN          Dinas PU Kabupaten Tanjung
                                                    Jabung Barat                 Jabung Barat
b. Program pengembangan dan peningkatan Kabupaten                  APBN, APBD, Dep. PU, Dep. Pertanian dan
   sistem jaringan irigasi teknis                   Tanjung        PHLN          Dinas PU Kabupaten Tanjung
                                                    Jabung Barat                 Jabung Barat
b. Perencanaan pembangunan DAM dan irigasi Kabupaten               APBN, APBD,
   terutama     Sungai     Pengabuan,         Sungai Tanjung       PHLN          Dep. PU, Dep. Pertanian dan
   Tungkal,    dan    Sungai        Betara.   Untuk Jabung Barat                 Dinas PU Kabupaten Tanjung
   meningkatkan keterbatasan air untuk sektor                                    Jabung Barat
   pertanian dan perikanan air tawar
                                                                                                   109
                                                  SAMBUNGAN Tabel 52.:
                               Indikasi Program Pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                                     Tahun 2011-2030.
     2.3. Energi dan Kelistrikan

     a.     Program            perwujudan Kabupaten            APBN
            pembangunan              sistem Tanjung Jabung     Kerjasama    Dep. ESDM, PLN dan
            Jaringan Listrik                Barat              PLN      dan Swasta
                                                               Swasta
     b.    Program      perluasan Gardu Kabupaten              APBN
            Induk        dan        Sistem Tanjung Jabung      Kerjasama    Dep ESDM, PLN dan
            Rehabilitasi serta Distribusi Barat                PLN      dan Swasta
            Listrik                                            Swasta
     c.     Pengaturan jalur trasmisi       Kabupaten          Kerjasama    Dep ESDM, PLN dan
            distribusi listrik tegangan     Tanjung Jabung     PLN      dan Swasta
            tinggi                          Barat              Swasta
     2.4. Telekomunikasi

     a.     Program            peningkatan Kabupaten           PT.Telkom
            pembangunan              sistem Tanjung Jabung     dan Swasta   PT. Telkom
            telekomunikasi                  Barat
     a.     Program            peningkatan Kabupaten           PT.Telkom
            kuantitas     dan       kualitas Tanjung Jabung    dan Swasta   PT. Telkom
            sistem                          Barat
B.   PERWUJUDAN POLA RUANG

1.   Perwujudan Kawasan Lindung

     1.1. Kawasan yang Memberikan Perlindungan dibawahmya
     a.     Program     Reboisasi    Hutan Kecamatan           APBN         Departemen Kehutanan
            Lindung Gambut                  Betara             APBD Prov    dan Dinas Kehutanan
                                                                            prov.
     a.     Program            Pemantapan Kab.       Tanjung
            Kawasan Hutan Adat              Jabung Barat       APBD Kab     Dinas Kehutanan
                                                                                               110
                                        SAMBUNGAN Tabel 52.:
                     Indikasi Program Pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                           Tahun 2011-2030.
1.2. Kawasan Perlindungan Setempat

a. Program Pencegahan dan Wilayah             Pesisir   APBN        dan Departemen       PU,
   Penanganan          Kawasan Kabupaten                APBD            DEPHUT,       Dinas
   Konservasi Pantai             Tanjung     Jabung     Kabupaten       Kehutanan,    Dinas
                                 Barat                                  Perikanan

a. Program Pencegahan dan Kab.              Tanjung     APBN        dan Departemen       PU,
   Penanganan          Kawasan Jabung Barat             APBD            DEPHUT,       Dinas
   Konservasi           Sungai                          Kabupaten       Kehutanan,    Dinas
   Pengabuan,     Betara dan                                            Perikanan
   Pangkal Duri
c. Studi penyusunan sistem       Kab.       Tanjung     APBN        dan Departemen       PU,
   pengelolaan Sungai di
   Kabupaten Tanjung             Jabung Barat           APBD            DEPHUT,       Dinas
   Jabung Barat Termasuk                                Kabupaten       Kehutanan,    Dinas
   Rehabilitasi dan rekondisi
   sungai, danau dan rawa                                               Perikanan


1.3. Kawasan Suaka Alam dan Cagar Budaya
a. Program Pengendalian          Kec. Batang Asam       APBN            Dep. Kehutanan
   KawasanTaman Nasional                                APBD    Prov Dinas        Kehutanan
   Bukit Tigapuluh                                      dan APBD Kab Provinsi            dan
                                                                        Kabupaten
b. Program Pengendalian          Wilayah Pesisir
   Kawasan Cagar Alam            Kab. Tanjung
   Hutan Bakau Pantai Timur      Jabung Barat
                                                       SAMBUNGAN Tabel 52.:                                                     111
                                    Indikasi Program Pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                                          Tahun 2011-2030.
2.   Perwujudan Kawasan Budidaya

     a. Progran Intensifikasi dan             Seluruh Kecamatan
       Ekstensifikasi Pertanian Lahan Basah                                APBD Prov.       Dep. Pertaninan, Dinas Pertanian
                                                                           APBD Kab
     b. Program Pengembangan Pertanian        Seluruh Kecamatan            APBD Prov.       Dinas Pertanian
       Lahan Kering                                                        APBD Kab
     c. Program Pengembangan Perkebunan Seluruh Kecamatan,                                  Dep. Pertanian,
                                                                           APBD Prov.       Dinas Pertanian
                                                                           APBD Kab
     d. Program Pengembangan Peternakan       Seluruh Kecamatan            APBD Prov.       Dep. Pertanian, Dinas Peternakan
                                                                           APBD Kab
     e. Program Pengembangan budidaya         Seluruh Kecamatan            APBD Prov.       Dinas Perikanan dan Kelautan
       Perikanan (darat dan laut)                                          APBD Kab
     f. Program Reklamasi Pertambangan        Kec. Betara                  APBD Prov.       Dep.ESDM,
                                                                           APBD Kab         Dinrgias Pertambangan & Energi
     g. Program Pengembangan Pariwisata       Kab. Tanjung Jabung Barat    APBD Prov.       Dep. Pariwisata, Dinas Pariwisata
                                                                           APBD Kab         Prov. Jambi, Dinas Pariwisata


     h. Program Penanaman Kembali Hutan       Kab. Tanjung Jabung Barat    APBN             Dep. Kehutanan, Dinas Kehutanan
       Produksi                                                            APBD Prov/Kab Prov. Jambi, Dinas Kehutanan kab.


     i. Program Pengembangan Peningkatan Kec. Tungkal Ilir, Tungkal Ulu,   APBN             Dep.PU, Dep. Perindustrian dan
       Kawasan Industri                       Tebing Tinggi, Merlung       APBD Prov/Kab PemKab
     j. Program Penyusunan Rencana Rinci      Kota PKW, PKL, PPK dan PPL   APBN         dan Dinas PU Prov., Dinas. PU Kab.
       Tata Ruang                                                          APBD
     k. Peningkatan Penataan Ruang Kota       Kuala Tungkal                APBN         dan Dinas PU Prov., Dinas. PU Kab.
       Kuala Tungkal                                                       APBD
     l. Peningkatan Penataan Ruang            Kabupaten Tanjung Jabung     APBN         dan Dep.    Dalam     Negeri,   Dinas
       Kawasan Perdesaan                      Barat                        APBD             Pekerjaan Umum.
                                                                                                        112
                                                   SAMBUNGAN Tabel 52.:
                                Indikasi Program Pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                                      Tahun 2011-2030.
C.   PERWUJUDAN KAWASAN STRATEGIS

     1.1. KS Kepentingan Ekonomi
     a. Kawasan Lumbung Pangan
     a1. Program mempertahankan lahan yang Seluruh Kecamatan
        sesuai untuk persawahan, sawah tadah                            APBN   dan Dinas Pertanian
        hujan dan jagung terutama di wilayah                            APBD
        lumbung pangan
     a2. Program perencanaan dan manajemen
        Wilayah Aliran Sungai yang dalam       Kabupaten      Tanjung   APBN   dan Dinas PU
        menyediakan air untuk irigasi.         Jabung Barat             APBD

     a3. Perbaikan jaringan irigasi            Seluruh kecamatan        APBN   dan Dep.PU dan Dinas
                                                                        APBD       PU
     a4. Pembangunan bendung/check Dam         Seluruh kecamatan        APBN   dan Dep.PU dan Dinas
                                                                        APBD       PU
     a5. Pembangunan Jaringan Irigasi baru     Seluruh kecamatan        APBN   dan Dep.PU dan Dinas
                                                                        APBD       PU
     a6. Program Peningkatan produksi          Seluruh kecamatan        APBN   dan Dep. Pertanian dan
        tanaman pangan                                                  APBD       Dinas Pertanian
     a7. Program Peningkatan bibit bermutu     Seluruh kecamatan        APBN   dan Dep. Pertanian dan
                                                                        APBD       Dinas Pertanian
     a8. Pendirian Pusat Lembaga Infomasi      Di             Kawasan   APBN   dan Dep. Pertanian dan
        Pengembangan Pertanian                 Agropolitan              APBD       Dinas Pertanian
     a9. Peningkatan Sumber Daya               Seluruh kecamatan        APBN   dan Dep.    Pertanian
        Manusia di bidang pertanian                                     APBD       dan         Dinas
                                                                                   Pertanian
                                                                                                   113

                                              SAMBUNGAN Tabel 52.:
                           Indikasi Program Pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                                 Tahun 2011-2030.
b.   Kawasan Perkebunan


b1. Peningkatan prasarana jalan        Seluruh Kecamatan     APBN       dan
     ke kawasan perkebunan                                   APBD             Dep.PU        dan
                                                                              Dinas PU
b2. Pengembangan usaha                 Seluruh Kecamatan     APBN       dan Dep.       Pertanian
     produksi perkebunan                                     APBD             dan          Dinas
                                                                              Pertanian
b3. Pengembangan tanaman               Seluruh Kecamatan     APBN       dan Dep.       Pertanian
     karet, kelapa sawit sebagai                             APBD             dan          Dinas
     komoditi unggulan                                                        Pertanian



1.2. KS Kepentingan Sosial Budaya

a.   Program pelestarian dan           Kab. Tanjung Jabung   APBN dan         Dinas Pariwisata
     pengembangan adat istiadat        Barat                 APBD             dan Dinas
     atau budaya                                                              Pendidikan



1.3. KS Kepentingan Sumber Daya Alam
a.   Program Pengembangan              Kab. Tanjung Jabung   APBN       dan Dep.ESDM        dan
     fasilitas kegiatan pertambangan   Barat                 APBD             Dinas
                                                                              Pertambangan
b.   Pengembangan kegiatan             Kab.       Tanjung    APBN       dan Dep.ESDM dan
     pertambangan rakyat               Jabung Barat          APBD             Dinas
                                                                              Pertambangan
                                                                                                   114
                                             SAMBUNGAN Tabel 52.:
                          Indikasi Program Pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat
                                                Tahun 2011-2030.
1.4. KS Kepentingan Sumber Daya Buatan
a. KS Terminal Peti Kemas
a1. Program pembangunan           Kecamatan Tungkal Ilir            APBN   dan Dinas
   prasarana pendukung Terminal                                     APBD       Perhubungan
   Peti Kemas
b. KS Perkotaan Kota Kuala Tungkal
b1. Revitalisasi dan percepatan   Perkotaan Kuala Tungkal           APBN   dan BAPPEMDAL     dan
   pembangunan Kota Kuala                                           APBD       Dinas Tata Kota
   Tungkal
c. KS Kaw. Terpadu Mandiri (KTM)
c1. Penyusunan Masterplan         Kecamatan                         APBN   dan BAPPEMDAL     dan
   Kawasan Terpadu Mandiri                                          APBD       Dinas Tata Kota
c2. Pembangunan Kawasan           Kecamatan                         APBN   dan BAPPEMDAL     dan
   Terpadu Mandiri                                                  APBD       Dinas Tata Kota
1.5. KS Kepentingan Lingkungan
a. Pemetaan dan penyelesaian      Kecamatan
  kawasan Hutan bermasalah                                          APBN   dan Dinas ESDM dan
                                                                    APBD       Lingkungan
b. Perlinduangan dan pengawasan   Kecamatan Betara                  APBN   dan Dinas ESDM dan
  hutan lindung gambut                                              APBD       Lingkungan
c. Perlinduangan dan pengawasan   Kecamatan    Tungkal      Ilir,   APBN   dan Dinas ESDM dan
  hutan bakau pantai timur        Kuala Betara dan seberang         APBD       Lingkungan
                                  kota
d. Perlinduangan dan pengawasan   Kecamatan Batang Asam             APBN   dan Dinas ESDM dan
  hutan lindung dan TNB 30                                          APBD       Lingkungan
e. Preservasi dan konservasi      Kec. Tungkal Ilir, Seberang
  kawasan pesisir/laut            Kota dan Kuala Betara
                                                                                                  115
VII.KETENTUAN PENGENDALIAN
    PEMANFAATAN RUANG
7.1. KETENTUAN UMUM PERATURAN ZONASI

1. Ketentuan Umum Peraturan Zonasi Struktur Ruang
  A.   Peraturan Zonasi Sistem Perkotaan
  B.   Peraturan Zonasi Sistem Jaringan Transportasi
  C.   Peraturan Zonasi Sistem Jaringan Energi
  D.   Peraturan Zonasi untuk Sistem Jaringan Telekomunikasi
  E.   Peraturan Zonasi Sistem Jaringan Prasarana Sumber Daya Air
  F.   Peraturan Zonasi Sistem Jaringan Drainase
  G.   Peraturan Zonasi Sistem Jaringan Air Limbah
  H.   Peraturan Zonasi Sistem Jaringan Air Minum
  I.   Peraturan Zonasi Sistem Jaringan Persampahan

2. Ketentuan Umum Peraturan Zonasi Pola Ruang
   A. Peraturan Zonasi Kawasan Lindung
           Kawasan Perlindungan Setempat yaitu sempadan pantai dan sempadan sungai.
           Kawasan Suaka Alam dan Cagar Budaya yaitu Taman Nasional Bukit Tigapuluh dan Hutan
            Lindung Gambut dan Cagar Alam Hutan Bakau Pantai Timur.
           Kawasan Rawan Bencana Alam

  B. Ketentuan Umum Peraturan Zonasi Kawasan Budidaya
           Ketentuan umum peraturan zonasi kawasan budi daya di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung
            Barat akan diuraikan berdasarkan zona yang telah ditetapkan dalam rencana pola ruang yaitu
            zona B1 sampai dengan zona B7
                                                                                              116
7.2. KETENTUAN PERIZINAN
1. Pertimbangan Penyusunan Proses dan Prosedur Perijinan

2. Klasifikasi dan Jenis Perizinan
  A.   Lisensi (licence)
  B.   Izin (permit)

3. Sifat Perizinan
  A.   Izin Kegiatan/Sektor
  B.   Izin Pertanahan
  C.   Izin Perencanaan dan Bangunan
  D.   Izin Lingkungan

4. Kewenangan, Kewajiban dan Konsepsi Perizinan
   Kewenangan dan kewajiban perizinan seiring dengan otonomi daerah adalah sebagai berikut:
   Sebagian besar izin menjadi kewenangan daerah.
   Pelaksanaan kegiatan dan pembangunan wajib memiliki izin.
   Pemberi izin wajib mengawasi dan menertibkan penyimpangan pelaksanaannya.
   Penerima izin wajib melaksanakan ketentuan dalam perizinan.

   Konsepsi sistem perizinan dan konsepsi retribusi dalam perizinan adalah sebagai berikut:
   Retribusi merupakan konsekuensi dari perizinan.
   Dikenakan untuk menutupi biaya pemrosesan (administrasi, pemeriksaan teknis dll.

5. Persoalan Dalam Perijinan
  A.   Konsep zoning (regulatory system)
  B.   Konsep development control (discretionary system)
                                                                                             117
7.3. KETENTUAN INSENTIF DAN DISINSENTIF

1. Ketentuan Insentif

2. Ketentuan Disinsentif

3. Pertimbangan Penerapan Insentif dan Disinsentif


                                                Tabel 53. :
                                  Contoh Perangkat Insentif dan Disinsentif.

                        Bidang                     Insentif                Disinsentif
                                                                         Perpanjang
                                               Kemudahan izin            prosedur
                     Administratif
                                               Penghargaan              Perketat/tambah
                                                                          syarat
                                               Keringanan pajak
                                                                         Pajak tinggi
                                               Kompensasi
                        Ekonomi                                          Retribusi tinggi
                                               Imbalan
                                                                         Denda/charge
                                               Pola pengelolaan
                                               Subsidi prasarana
                                               Bonus/insentif           Pembatasan
                         Fisik
                                               TDR                       prasarana
                                               Ketentuan teknis
                                                                           Tabel 54. :                                                                       118
                                                                 Jenis Insentif dan Disinsentif.
                                                                                                  Obyek




 Kelompok Perangkat/Mekanisme
                                                       Guna Lahan                                         Pelayanan Umum                           Prasarana
      Insentif dan Disinsentif
                                        Pengaturan hukum pemilikan lahan oleh
                                         private.
                                        Pengaturan sertifikasi tanah.
                                        Amdal                                         Kekuatan hukum untuk mengendalikan
                                        TDR                                            gangguan/pencemaran.                                    Amdal
                                        Pengaturan perizinan:                         Pengendalian hukum terhadap kendaraan dan               Linkage
Pengaturan/regulasi /kebijaksanaan
                                         -     Izin prinsip: izin usaha/tetap           transportasi.                                           Development
                                         -     Izin lokasi                             Pengaturan penyediaan pelayanan umum oleh swasta.        exaction
                                         -     Planning permit                         Three in one policy.
                                         -     Izin gangguan
                                         -     IMB.
                                         -     Izin penghunian bangunan (IPB)
                                                                                       Pajak Kemacetan.
                                                                                       Pajak pencemaran.
                                                                                       Retribusi perizinan:
                                        Pajak lahan/PBB.                          -    Izin prinsip: izin usaha/tetap
                                        Pajak pengembangan lahan.                 -    Izin lokasi
                                                                                                                                                User charge/tool
                                        Pajak balik nama/jual beli lahan.         -    Planning permit
                                                                                                                                                 for plan.
Ekonomi/Keuangan                        Retribusi perubahan guna lahan.           -    Izin gangguan
                                                                                                                                                Initial cost for land
                                        Development impact fees.                  -    IMB.
                                                                                                                                                 consolidation
                                        Betterment tax.                           -    Izin penghunian bangunan (IPB)
                                        Kompensasi.                                   User charge atas pelayanan umum
                                                                                       Subsidi untuk pengadaan pelayanan umum
                                                                                       Subsidi untuk pengadaan pelayanan umum oleh
                                                                                        pemerintah atau swasta.

                                                                                                                                                Pengadaan
                                                                                                                                                 infrastruktur oleh
                                                                                       Pengadaan pelayanan umum oleh pemerintah (air            pemerintah.
Pemilikan/pengadaan langsung oleh
                                        Penguasaan lahan oleh pemerintah.              bersih, pengumpulan/pengolah-an sampah, air kotor,      Pembangunan
pemerintah
                                                                                        listrik telepon, angkutan umum.                          perumahan.
                                                                                                                                                Pembangunan
                                                                                                                                                 fasilitas umum.
                                                119
7.4. SANKSI

1. Sanksi Administrasi
   Adapun bentuk sanksi administrasi adalah ;
   A. Peringatan tertulis;
   B. Penghentian sementara kegiatan
   C. Penghentian sementara pelayanan umum;
   D. Penutupan lokasi
   E. Pencabutan izin
   F. Pembatalan izin
   G. Pembongkaran bangunan
   H. Pemulihan fungsi ruang

1. Arahan Sanksi Perdata

3. Arahan Sanksi Pidana
120

								
To top