Data Skripsi Pengaruh Penjualan Dan Terhadap - Excel

Description

Data Skripsi Pengaruh Penjualan Dan Terhadap document sample

Shared by: hsb18101
Categories
Tags
-
Stats
views:
2482
posted:
1/18/2011
language:
Indonesian
pages:
104
Document Sample
scope of work template
							                    DAFTAR JUDUL SKRIPSI FAKULTAS EKO
                                             TAHUN 2006 - 2008

  NIM       PENULIS                    JUDUL




                            ANALISIS POTENSI PAJAK BUMI DAN
                             BANGUNAN DI PROPINSI DAERAH
12000016   Ryan Kurniati
                           ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 1998-
                                          2003
                                  PENERAPAN ANALISIS BIAYA-VOLUME-
                                      LABA SEBAGAI ALAT BANTU
12000019       Deny Andre         PERENCANAAN LABA JANGKA PENDEK
                                    STUDI KASUS PADA TOKO BUKU
                                       TAMAN PUSTAKA KRISTEN




                                     PENGARUH RISIKO SISTEMATIK
           Christy Setyani Nusa
12000033                            TERHADAP RETURN SAHAM PADA
                  Kusuma
                                  KONDISI PASAR BULLISH DAN BEARISH
                                       REAKSI PASAR MODAL TERHADAP
                                       PENGUMUMAN STOCK SPLIT PADA
12000041   Ratih Luberty Mayangsari
                                        PERUSAHAAN GO PUBLIC YANG
                                      TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA
                            PENERAPAN BALANCED SCORECARD
                            SEBAGAI PENILAIAN PRESTASI KERJA
12000045   Yenny Manganti
                                PADA PT TELKOM YOGYAKARTA
                                    PENGARUH PUBLIKASI LAPORAN
                                     KEUANGAN TERHADAP VOLUME
12000047   Martha Juliana Purba
                                          PERDAGANGAN SAHAM
                                  PERUSAHAAN di BURSA EFEK JAKARTA
                                      ANALISIS PENERAPAN TIME AND
                                    MATERIAL PRICING SEBAGAI DASAR
12010057      Alia Nostalgia       PENENTUAN HARGA JUAL JASA DALAM
                                     MENGHADAPI PERSAINGAN ( Studi
                                       Kasus Bengkel Ardi Jaya Motor )




                                       REAKSI PASAR TERHADAP
12010059   Debora Kurniati Halim      PENGUMUMAN DIVIDEN PADA
                                    PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA
                            PERENCANAAN PAJAK ASPEK BIAYA
                                PENYUSUTAN SEBAGAI ALAT
            Ratna Dewi
12010082                    PENGHEMATAN PAJAK PENGHASILAN
           Mustikaningsih
                              YANG DIBAYAR PADA PT.UNGGUL
                               REJO WARSONO DI PURWOREJO




                            PENGARUH BETA, PERSISTENSI LABA
                                         DAN
12010089     Muntiara         PERTUMBUHAN LABA TERHADAP
                                       EARNINGS
                                 RESPONSE COEFFICIENTS




                                RELEVANSI INFORMASI LABA
                             AKUNTANSI PADA HARGA SAHAM di
12010093     Edi Wanto
                            SEKITAR PERIODA KRISIS EKONOMI di
                                        INDONESIA
12020119     Yenny Karina                     -




                                 PENGARUH PENGUMUMAN UNDANG-
                                           UNDANG
12020132   Sylvie Ayuningtyas   PERPAJAKAN TAHUN 2000 TERHADAP
                                         HARGA SAHAM
                                   ANALISIS EFISIENSI PERUSAHAAN
                                 MANUFAKTUR ANEKA INDUSTRI YANG
                                 TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA
12020134          Evi
                                       SEBELUM DAN SESUDAH
                                 DIBERLAKUKANNYA UNDANG-UNDANG
                                          PERPAJAKAN 2000




                                    SURVEY WAJIB PAJAK DALAM
                                 MELAKUKAN PERENCANAAN PAJAK DI
12020135   Lies Chinia Hertina
                                   DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
                                 ANALISIS PENGARUH ECONOMIC
                                      VALUE ADDED (EVA)
                                DAN MARKET VALUE ADDED (MVA)
                                       TERHADAP RETURN
12020167    Putu Ayu Vista
                                   SAHAM PADA PERUSAHAAN
                                     MANUFAKTUR DI BURSA
                                         EFEK JAKARTA




12020169   Natalia Widiastuti




                                 Analisis Laporan Keuangan Pada
                                Perusahaan Jasa Asuransi Dengan
12010058   Ratna Setyawati
                                   Sistem Early Warning System
                                  Pengaruh Kecerdasan Emosi Dan
                                Gender Terhadap Pemahaman Akuntansi
12010064   Irwan Thendrawan




                                 Analisis Pengaruh Otonomi Daerah
                                 Terhadap Sikap Auditor Dan Kinerja
12010107   Zusana Ifrony Bedu
                                Auditor Pemerintah ( Badan Pengawas
                                     Daerah ) di Kabupaten Ngada
                            Perbedaan Variabilitas Return Saham
                            (Sebelum Dan Sstelah Pengumuman
12010116   Dedek Darmadi
                                      Dividen Tunai)




                               Faktor-Faktor Motivasi Yang
12010117   Herman Effendy   Mempengaruhi Akuntanbilitas Wajib
                                          Pajak
                              Analisis Efektifitas Sistem Pengendalian
12020121   Andy W Gunawan       Internal Pada Bagian Pembelian PT.
                                    INDESSO AROMA Purwokerto




                                  Analisis Perkembangan Tingkat
                                 Kesehatan Dengan Menggunakan
12020126   Lina Purnamawati       Analisis Rasio Keuangan Pada
                                 PT.”WAHANA KHARISMA FLORA”
                                      Analisis Startegi Kontrarian Pada
           Anasthasia Veronica L.
12020127                            Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek
                   Hanz
                                                    Jakarta




                                     Signifikansi Reaksi Pasar Terhadap
12020131   Selmin Meifin Torambu    Publikasi Laba Dalam Aspek Informasi
                                                Dan Keputusan
                             Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Rupiah
                                Terhadap Return Saham Melalui
                              Perubahan Arus Kas Dan Perubahan
12020137   Lia Indriyati K
                                    Earning Per Share (EPS):
                                Bukti Empiris Pada Perusahaan
                                Manufaktur Yang Tredaftar di BEJ




                             Relevansi Nilai Informasi Laba dan Aliran
                                Kas Terhadap Harga Saham Dalam
12020141   San Susanto
                                 Kaitannya Dengan Siklus Hidup
                                            Perusahaan
                                          Analisis Faktor-Faktor Yang
                                      Mempengaruhi Koefisien Respon Laba
12020151     Noviyanti Tiolemba
                                       Pada Perusahaan Manufaktur Yang
                                                Terdaftar di BEJ




                                      Analisis Kriteria Kinerja dan Verifikasi
                                      Laporan Kinerja Unit Berdasarkan Key
12020171   Angela Nadia Eka Yuniati     Performance Indicator (KPI) Pada
                                               PT.Pupuk Sriwidjaja
                               Analisis Pengaruh Dividend Yield, Price
                               Earning Ratio dan Book Value Terhadap
12020173    Eva Novita Dewi        Harga Saham pada Perusahaan
                                 Bertumbuh dan Perusahaan Tidak
                               Bertumbuh : Studi Empirik di Indonesia




                               Analisis Pengaruh Risiko Sistematik dan
                               Beberapa Faktor Fundamental Terhadap
12020176   Reuni Holong E.G.
                                  Return Saham Pada Perusahaan
                                          Manufaktur di BEJ
                                      Pengujian Efisiensi Pasar Bentuk
                                   Setengah Kuat dalam Aspek Keputusan :
12020181      Winarni Kumala        Analisis Pengumuman Dividen (Study
                                       Empiris pada Bursa Efek Jakarta)




                                     Prediksi Profitabilitas Perusahaan di
                                   Masa Mendatang Berdasarkan Informasi
12020187   Kartika Sopaheluwakan    Laba dan Tambahan Informasi Dividen
                                     yang Tercermin Dalam Harga Saham
                               ANALISIS REAKSI PASAR TERHADAP
                                       INFORMASI LABA :
                               KASUS MELAKUKAN PERATAAN LABA
12000020   Johnatan Aditjan     PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR
                                        YANG TERDAFTAR
                                     DI BURSA EFEK JAKARTA




                               ANALISIS KEMUNGKINAN PENERAPAN
                                     BALANCED SCORECARD
                                  SEBAGAI UKURAN KINERJA YANG
12010061   Richardo Wibisono
                                      KOMPREHENSIF PADA
                                    CV. RESTU DI YOGYAKARTA
                           PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI
                               DAN AKUNTAN PENDIDIK
                            TERHADAP ETIKA AKUNTAN PADA
12010070   Purnachandra
                             KASUS MANIPULASI LAPORAN
                                 KEUANGAN PT. KAI
                                      TAHUN 2005




                          PERBANDINGAN KEAKURATAN MODEL
                           LABA PERMANEN, LABA TRANSITORI
                             DAN LABA    AGREGAT DALAM
                            MEMPREDIKSI LABA MASA DEPAN:
12020118       Budi
                                    BUKTI EMPIRIS PADA
                            PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG
                                   TERDAFTAR DI BEJ
                                 PENGARUH PARTISIPASI DESIGNER
                                   SISTEM INFORMASI TERHADAP
                                KEPUASAN         DESIGNER SISTEM
                                INFORMASI DALAM PENGEMBANGAN
12020122   Eka Adhi Wibowo
                                        SISTEM INFORMASI
                                     DENGAN OPERATING SYSTEM
                                  SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI




                                PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI
                                      TENTANG ETIKA BISNIS
12020123   Indah Sulistiawati      (STUDI KASUS DI FE JURUSAN
                                        AKUNTANSI UKDW)
                                  ANALISIS PENERAPAN DAN
                                    PENGUKURAN KINERJA
12020138   Trivo Martadinona       PADA TOKO BUKU KRISTEN
                                   DENGAN MENGGUNAKAN
                                    BALANCED SCORECARD




                                PEMILIHAN METODA AKUNTANSI
                               PERSEDIAAN DAN PENGARUHNYA
12020143         Tony                     TERHADAP
                               VARIABILITAS EARNING PRICE RATIO
                              PENGARUH ASSET GROWTH, DEBT TO
                                       EQUITY RATIO,
                                RETURN ON EQUITY DAN EARNING
12020150   Robertus David P              PER SHARE
                                   TERHADAP BETA SAHAM PADA
                                 PERUSAHAAN MANUFAKTUR
                                       DI BURSA EFEK JAKARTA




                              Analisis Hubungan Tingkat Pendapatan
12020153   Benny Kurniawan         dengan Kesadaran Membayar
                                PBB di Kelurahan Nusukan, Surakarta
                             UJI KELAYAKAN DAN PENILAIAN
                                       EFEKTIVITAS
                                    SISTEM PENGENDALIAN
                              INTERNAL (SPI) PADA SISTEM
12020154   Kadek Sutarjana
                                       PERSEDIAAN
                             (Studi Kasus Pada Fortune Celluler
                                        Yogyakarta)
                           ANALISIS TINGKAT PEMAHAMAN DAN
                                       KEPATUHAN
12020156   Liana Ekawati   PENGUSAHA UKM DALAM MEMENUHI
                              KEWAJIBAN PERPAJAKANNYA
                                  DI KOTA YOGYAKARTA




                             ANALISIS PEMAHAMAN PAJAK
                             PENGHASILAN PASAL 21 PADA
12020165      Liana
                                ANGGOTA ORGANISASI
                                       KEAGAMAAN
                                        PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN
                                        DANVARIABILITAS LABA TERHADAP
12020170   Diananta Anggreni tarigan      PERGESERAN BETA SAHAM DI
                                          SEKITAR PENGUMUMAN LABA




                                        PENGARUH INFORMASI AKUNTANSI
                                         DAN NON AKUNTANSI TERHADAP
                                                 INITIAL RETURN
                                            PADA PERUSAHAAN YANG
12020185            Vanny
                                       MELAKUKAN INITIAL PUBLIC OFFERING
                                                       (IPO)
                                             DI BURSA EFEK JAKARTA
                                 PENGARUH RASIO PROFITABILITAS
                                    TERHADAP HARGA SAHAM
                                       DANRETURN SAHAM
12020188     Novayanty Alla
                                          PADA PERUSAHAAN
                                   MANUFAKTUR DI BURSA EFEK
                                           JAKARTA




                                  PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN
                                 DAN TINGKAT HUTANG PERUSAHAAN
12030190   Yohana Doris Yunita              TERHADAP
                                     RELEVANSI LABA DAN ARUS KAS
                              ANALISIS KELAYAKAN SISTEM
                              PENGENDALIAN INTERNAL (SPI)
                                SEBAGAI DASAR PENILAIAN
12030195   Hendra Sijoko
                           EFEKTIFITAS PADA SISTEM PENJUALAN
                             TUNAI : STUDI KASUS PADA PT TIGA
                                FURNITURE YOGYAKARTA
                                 KUALITAS INFORMASI LABA BAGI
                                           INVESTOR:
12030207   Rafika Diah Pertiwi   LABA KOTOR, LABA OPERASIONAL,
                                        DAN LABA BERSIH
                                   PPENGARUH PROFESIONALISME
                                     AUDITOR TERHADAP TINGKAT
                                  MATERIALITAS DALAM PROSES AUDIT
12030209   Maria Vivi Yosephine
                                   ATAS LAPORAN KEUANGAN PADA
                                             AKUNTAN
                                             DI YOGYAKARTA
                             VERIVIKASI KELAYAKAN SISTEM
                             PENGENDALIAN INTERNAL (SPI)
                                SEBAGAI DASAR PENILAIAN
                               EFEKTIVITAS OPERASIONAL
12030213   Mikael Tjokro W
                                     PERUSAHAAN :
                                  STUDI KASUS PADA GRAHA
                               MOTOR PERWITA DAIHEIYO
                            RELEVANSI NILAI INFORMASI
                          AKUNTANSI DENGAN PENDEKATAN
12030217    Budiman
                                 TERINTEGRASI :
                           HUBUNGAN LINIER DAN NONLINIER




                          Peran Variabel Personalitas (Locus of
                          Control,Komitmen Profesi, Gender,
12030236   Melianawati   Lama Pengalaman Kerja) dan Kesadaran
                           Etik terhadap Perilaku Auditor dalam
                                     Situasi Konflik Audit
                                Analisis Pemahaman dan Kepatuhan
                                 Wajib Pajak Pemegang Franchise
12030238   Patricia Ade H. S           Dalam Memenuhi Kewajiban
                                 Perpajakannya di Kota Yogyakarta




                               ANALISIS KINERJA KEUANGAN : STUDI
12010073    Tanti Haryanto       PADA PT. INDOCEMENT TUNGGAL
                                          PRAKARSA, Tbk
                                   ANALISIS PERSEPSI PEMOTONG PAJAK
                                        ATAS PEMAHAMAN PAJAK
12020125     Christian Anggara
                                     PENGHASILAN PASAL 21(PPh 21) DI
                                            KOTA YOGYAKARTA




                                    MENEROPONG KINERJA KEUANGAN
                                      PERUSAHAAN MENGGUNAKAN
12020172   Budi Hartanto Santoso   ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) (STUDI
                                      KASUS PT. INDOFOOD SUKSES
                                            MAKMUR, TBK. )
                                     PENGARUH RASIO PEMBAYARAN
                                   DIVIDEN DAN PENGELUARAN MODAL
                                    TERHADAP EARNINGS RESPONSE
12020186     Christine Deska N
                                   COEFFICIENTS PADA PERUSAHAAN
                                    YANG MEMILIKI PERBEDAAN PADA
                                           ALIRAN KAS BEBAS




                                        PENGARUH HASIL VERIFIKASI
                                    KEPATUHAN PERLAKUAN AKUNTANSI
                                       KOPERASI SESUAI PSAK NO. 27
12030192   Fika Nindya Lebdasari   TERHADAP PENYERTAAN MODAL DAN
                                     PINJAMAN ANGGOTA: STUDI KASUS
                                   PADA KOPERASI SERBA USAHA ARTHA
                                            KUSUMA SIDOARJO
                                VERIVIKASI ATAS EFEKTIFITAS DAN
                                    EFISIENSI PENGENDALIAN
           Angganitha Devira
12030203                            PENDAPATAN JASA YANG
              Manuputty
                               BERFLUKTUATIF DAN TIDAK TERATUR
                                 PADA CV. CARBON ADVERTISING




                               ANALISIS POTENSI PAJAK KENDARAAN
12030204     Desy Natalia
                                    BERMOTOR di PROPINSI DIY
                               PENGARUH CUKAI ROKOK TERHADAP
                               MINAT BELI ROKOK PADA MAHASISWA
12030215   Erik Tri Waluyo P
                                  PRODI AKUNTANSI UNIVERSITAS
                                     KRISTEN DUTA WACANA




                                ANALISA POTENSI PAJAK DAERAH
12030220         Epi             KABUPATEN BANTUL TERHADAP
                                   PENDAPATAN ASLI DAERAH
                          PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL
                            TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN
12030224   Lanny Wati S    AKUNTANSI MAHASISWA PROGRAM
                             STUDI AKUNTANSI UNIVERSITAS
                          KRISTEN DUTA WACANA YOGYAKARTA




                          DAMPAK HASIL PENILAIAN KELAYAKAN
                          DAN PENGUJIAN EFEKTIVITAS SISTEM
                           PENGENDALIAN INTERN PENJUALAN
12030227     Aminah          KREDIT TERHADAP KEPUTUSAN
                          PENTING LINGKUP DAN PELAKSANAAN
                           AUDIT (Studi Kasus Pada ”Perusahaan
                            Dagang Anugerah Jaya Yogyakarta”)
                            ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN
                               INTERN PADA KEGIATAN
                             OPERASIONAL DI CV. PUSPITA
12030230   Simon F Gultom
                             KOMUNIKASI DAN DAMPAKNYA
                            TERHADAP KEPUTUSAN LINGKUP
                                         AUDIT
                             AUDIT MANAJEMEN DAN ANALISIS
                              KEBERLANJUTAN ATAS UNSUR –
12030233   Elvita Mayasari   UNSUR PEMBENTUK KEUNGGULAN
                                BERSAING PADA SOLARIA
                                      RESTAURANT
                              ANALISIS PENGARUH PENDAPAT
12030240   Megawaty Halim   SELAIN WAJAR TANPA PENGECUALIAN
                              TERHADAP PERGANTIAN AUDITOR
                               ANALISIS POTENSI PAJAK
                            PENGAMBILAN DAN PENGOLAHAN
12030246   Niken Raga Ayu     BAHAN GALIAN GOLONGAN C
                              PROPINSI DAERAH ISTIMEWA
                                    YOGYAKARTA
                                   ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK POTONG
                                   HEWAN PADA UPACARA ADAT RAMBU
12030250       Ade Natalia T        TUKA’ DAN RAMBU SOLO’ TERHADAP
                                       PENDAPATAN ASLI DAERAH
                                        KABUPATEN TANA TORAJA




                                    ANALISIS KEPATUHAN WAJIB PAJAK
           Jacinta Maria Basmery
12030266                           PENGHASILAN ORANG PRIBADI DI DILI,
                 Reis Araujo
                                              TIMOR LESTE
                                   ANALISIS POTENSI PAJAK HOTEL dan
                                      PAJAK RESTORAN di PROPINSI
12030267   Siska Elpina Br Karo
                                     DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
                                    Sesuai Dengan UU no. 34 Tahun 2000




                                     PENGARUH MOTIVASI TERHADAP
                                       PERFORMANCE MAHASISWA
                                      AKUNTANSI YANG MENGAMBIL
12030271   Desi Ari Setianingsih   MATAKULIAH AKUNTANSI MANAJEMEN
                                   DENGAN EFFORT SEBAGAI VARIABEL
                                    MEDIASI DI UNIVERSITAS KRISTEN
                                       DUTA WACANA YOGYAKARTA
                                    ANALISIS DAMPAK DEBT TO EQUITY
                                      RATIO (DER) TERHADAP NILAI
12040277     Erlinda Ferawanti
                                    PERUSAHAAN PADA PT SUMALINDO
                                           LESTARI JAYA, Tbk.




                                   ANALISIS DAMPAK DIBERLAKUKANNYA
                                     PERATURAN BANK INDONESIA NO.
                                     7/2/PBI/2005 TENTANG PENILAIAN
12040278   Agustina Yuri Anarsih      KUALITAS AKTIVA BANK UMUM
                                    TERHADAP NILAI NON PERFORMING
                                     LOAN (NPL) DAN LABA BERSIH PT.
                                            BANK MANDIRI, Tbk.
                                    PENGARUH RASIO LEVERAGE
                                       KEUANGAN TERHADAP
                                    PROFITABILITAS PERUSAHAAN
12040285   Agnes Anita Pratiwi
                                 MANUFAKTUR BERTUMBUH DAN TIDAK
                                   BERTUMBUH YANG GO-PUBLIC DI
                                            INDONESIA




                                  ANALISIS DAMPAK UU No. 36 TAHUN
                                  1999 TENTANG LARANGAN PRAKTIK
12040290     Lusi Marlinda
                                  MONOPOLI TERHADAP KINERJA PT
                                   TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk.
                       PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI
                        TERHADAP ETIKA PENYUSUNAN
12040303   Nurrita
                     LAPORAN KEUANGAN (STUDI KASUS DI
                        FE JURUSAN AKUNTANSI UKDW)
                              PENGARUH BESARAN PERUSAHAAN,
                               NPM, dan WINNER/LOSSER STOCKS
           Pasumaga Candra   TERHADAP TINDAKAN PERATAAN LABA
12040312
               Perdana        SERTA KAITANNYA DENGAN KINERJA
                                SAHAM PERUSAHAAN PUBLIK di
                                          INDONESIA.
                           REAKSI PASAR DAN MANAJEMEN LABA
                            PADA PERUSAHAAN YANG DEBT TO
12040323   Dini Oktavani    EQUITY RATIO-NYA BERUBAH (STUDI
                             PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR
                                 YANG TERDAFTAR DI BEJ)




                              PENGARUH RASIO LIKUIDITAS,
                           PROFITABILITAS, DAN SOLVABILITAS
12040333    Budi Yanto     TERHADAP OPINI AUDIT UNQUALIFIED
                             PADA PERUSAHAAN PERBANKAN
                                YANG TERDAFTAR DI BEJ
                            PENGARUH MOTIVASI DAN MUATAN
                              SISTEM INFORMASI PADA MATA
12040354   Yeny Agustina      KULIAH MAHASISWA AKUNTANSI
                           TERHADAP PRESTASI DENGAN EFFORT
                                SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
                            PENGARUH PPN TERHADAP MINAT
                           BELI KONSUMEN KENDARAAN BEKAS
12040369   Wahyu Hidayat
                            DI KABUPATEN SLEMAN PROVINSI
                             DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
                                 PENGARUH PERUBAHAN EARNING PER
                                  SHARE, PRICE EARNING RATIO, DAN
12040375   Candra Ego Naibaho
                                    RETURN ON EQUITY TERHADAP
                                     PERUBAHAN HARGA SAHAM




                                      PENGARUH PENERAPAN E-
                                 REGISTRATION, E-SPT DAN E-PAYMENT
12040378    Fellicia Sagita. K     TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN
                                   WAJIB PAJAK DALAM MEMENUHI
                                      KEWAJIBAN PERPAJAKAN
FAKULTAS EKONOMI AKUNTANSI
UN 2006 - 2008

        TAHUN                             ABSTRAKSI
                 Otonomi daerah menuntut pemerintah daerah untuk
                 memaksimalkan penerimaan asli daerah (PAD). Usaha
                 memaksimalkan penerimaan daerah bagi pemerintah daerah
                 dilakukan dengan cara menggali potensi dari sumber pendapatan.
                 Sumber-sumber pendapatan daerah meliputi: PAD, Dana
                 Perimbangan, Pinjaman Daerah, lain-lain pendapatan daerah yang
                 sah. Dana perimbangan merupakan penerimaan daerah dari bagi
                 hasil pajak khususnya PBB; bagi hasil pajak lainnya; bagi hasil
                 bukan pajak; Dana Alokasi Umum (DAU); Dana Alokasi Khusus
                 (DAK) dan sebagainya. Hasil penerimaan PBB yang didalam
                 penerimaan daerah untuk kategori dana perimbangan merupakan
         2006    penerimaan negara yang dibagi antara pemerintah pusat dan
                 pemerintah daerah. Persoalan yang muncul berkaitan dengan
                 kebijakan tersebut adalah bagi daerah yang tidak memiliki sumber
                 daya alam yang memadai akan mengalami kesulitan memperoleh
                 sumber-sumber penerimaan anggaran dan dana pembangunan
                 daerah. Khusus untuk Propinsi DIY, karena adanya keterbatasan
                 sumber daya alam, maka pemerintah akan menggali sumber-
                 sumber pendapatan seperti menggali potensi PBB. Dengan
                 diketahui potensi PBB maka pemerintah daerah akan berupaya
                 mengoptimalkan PAD, khususnya penerimaan yang berasal dari
                 bagi hasil pajak PBB.
                 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya efisiensi
                 PBB di Propinsi DIY tahun 1998-2003 dan mengetahui seberapa
       Dalam usaha mengembangkan dan mempertahankan
       kelangsungan hidup perusahaan, maka perusahaan harus
       meningkatkan laba yang diinginkan oleh perusahaan, sesuai
       dengan kemampuan perusahaan tersebut. Dalam hal ini,
       manajemen perusahaan dapat membuat perencanaan laba agar
       kemampuan yang dimiliki oleh perusahaan dapat dikerahkan
       secara efisien untuk mencapai laba yang optimal.
        Analisis biaya-volume-laba untuk perencanaan laba pada
       perusahaan sangat penting untuk mengetahui batas tingkat
       produksi atau penjualan yang harus terus di pertahankan agar
2006   perusahaan tidak mengalami kerugian dan keuntungan, serta
       seberapa jauh volume penjualan yang direncanakan boleh turun
       agar perusahaan tidak menderita kerugian. Selain itu, analisis
       biaya-volume-laba sangat bermanfaat bagi perusahaan dalam
       perencanaan laba jangka pendek dan sebagai alat untuk
       pengendalian, pengarahan, pengawasan, dan bahan
       pertuimbangan dalam penentuan harga jual.
        Dari hasil analisis yang dilakukan dengan menggunakan analisis
       break even point, margin of safety, contribution margin, degree of
       operating leverage, dan least square (kuadrat terkecil), maka dapat
       diketahui bahwa penjualan di Toko Buku Taman Pustaka Kristen
       Ukuran relatif risiko sistematik dikenal sebagai koefisien beta.
       Secara umum beta digunakan untuk mengukur kepekaan tingkat
       keuntungan suatu saham terhadap tingkat keuntungan suatu
       saham terhadap tingkat keuntungnan portofolio pasar. Semakin
       besar fluktuasi return suatu saham terhadap return pasar, semakin
       besar pula beta saham tersebut. Demikian pula sebaliknya
       semakin kecil fluktuasi return saham terhadap return pasar
       semakin kecil pula beta saham tersebut. Penelitian ini dilakukan
       menggunakan model pendekatan constant risk market model.
       Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa beta portofolio
2006   saham berpengaruh positif signifikan terhadap return portofolio
       saham.
       Beta saham sebagai komponen penting untuk mengestimasi return
       suatu saham tidaklah bersifat stasioner dari waktu ke waktu,
       sehingga perlu disesuaikan dengan kondisi pasar yang sedang
       terjadi. Berdasarkan hal tersebut, penghitungan risiko sistematik
       secara terpisah pada saat sedang bullish dan bearish perlu
       dilakukan untuk mengantisipasi perubahan kondisi pasar yang
       terjadi, yang bisa mempengaruhi risiko sistematik saham.
       Jika risiko sistematik suatu saham berubah, maka tentunya return
       yang diisyaratkan atas saham tersebut juga perlu disesuaikan.
       Bermula dari uraian diatas, maka penelitian ini bertujuan untuk
       Stock split merupakan salah satu informasi yang ada di pasar
       modal yang dapat mempengaruhi keputusan investor melakukan
       investasi. Informasi ini dapat memiliki makna atau nilai jika
       keberadaannya menyebabkan investor melakukan transaksi di
       pasar modal, yang akan tercermin dalam perubahan harga,
       frekwensi perdagangan dan indikator atau karakteristik pasar
       lainnya. Dengan demikian, peristiwa stock split akan memberikan
       dampak terhadap return saham.
       Penelitian ini merupakan suatu event study yang bertujuan untuk
       menyediakan bukti empiris terjadinya reaksi pasar modal terhadap
2006   pengumuman stock split dengan menggunakan abnormal return
       sebagai sebagai proxy. Disamping itu untuk meneliti pengaruh
       harga saham dan frekwensi perdagangan saham pada peristiwa
       stock split terhadap besarnya abnormal return dan untuk
       menginvestigasi terjadinya perubahan frekwensi perdagangan
       sesudah dilakukannya stock split. Jumlah sampel yang digunakan
       adalah 80 emiten yeng melakukan stock split, yang diambil dengan
       metode purposing sampling pada periode 1996 sampai 2003.
       Pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji t, regresi, dan
       paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar berekasi
       negatif terhadap stock split, yang tercermin pada besarnya
       Persaingan dalam dunia usaha kini semakin ketat, sehingga
       penilaian kinerja sangat penting untuk mengukur prestasi kerja
       suatu perusahaan. Penilaian prestasi kerja yang selama ini
       banyak digunakan adalah pengukuran berdasarkan laporan
       keuangan yang biasa disebut sebagai pengukuran tradisional.
       Pengukuran ini lebih banyak ditekankan bagaimana perusahaan
       tersebut meningkatkan profitabilitasnya, untuk itu diperlukan sistem
       pengukuran baru dengan menggunakan Balanced Scorecard,
       dimana pengukuran ini memiliki empat perspektif, yaitu perspektif
       keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal,
       perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Mengacu pada teori
       Balanced Scorecard penulis berusaha menerapkan Balanced
2006   Scorecard sebagai suatu sistem penilaian prestasi kerja pada PT
       Telkom Yogyakarta.

        Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sistem penilaian
       prestasi kerja yang selama ini diterapkan di PT.Telkom Yogyakarta
       serta untuk menerapkan Balanced Scorecard dalam sistem
       prestasi kerja yang baru pada PT Telkom Yogyakarta.

       Untuk memperoleh data dan informasi yang lengkap serta akurat
       melalui pengamatan dengan metode deskriptif komparatif. Analisis
       data yang dilakukan adalah dengan memaparkan prestasi kerja
       perusahaan yang selama ini diterapkan perusahaan dan
       penerapan prestasi kerja dengan Balanced Scorecard.
       Sebagai suatu instrumen ekonomi, pasar modal tidak terlepas dari
       berbagai pengaruh lingkungan, terutama lingkungan ekonomi dan
       lingkungan politik. Makin penting peran bursa saham dalam
       kegiatan ekonomi, membuat bursa saham semakin sensitif
       terhadap peristiwa di sekitarnya, baik berkaitan maupun tidak
       berkaitan langsung. Publikasi laporan keuangan juga merupakan
       salah satu perisriwa yang direspon oleh pasar.
       Tujuan penelitian ini adalah, untuk mengetahui pengaruh publikasi
       laporan keuangan terhadap perubahan volume perdagangan
       saham melalui variabel Trading Volume Activity (TVA). Jenis
       penelitian yang dilakukan adalah study peristiwa (event study).
       Pengamatan laporan keuangan tahun 2003. Sampel dipilih dengan
2006   teknik purposive sampling. Dari pemilihan terhadap sampel terpilih
       80 perusahaan. Analisis data dilakukan dengan membandingkan
       setiap variabel penelitian pada periode kejadian yaitu 5 hari
       sebelum publikasi laporan keuangan dan 5 hari setelah publikasi
       laporan keuangan.
       Perbedaan aktivitas volume perdagangan saham sebelum dan
       setelah publikasi laporan keuangan diukur dengan indikator
       Trading Volume Activity (TVA). Pengujian dilakukan dengan one
       sampel t test dan sampel berpasangan (Paired Samples t test),
       Hasil analisis diuji dengan menggunakan uji t (t-test).
       Dari hasil analisis data dengan uji t didapatkan hasil dengan
       derajad kepercayaan 95% menunjukkan terdapat perbedaan rata-
       rata volume perdagangan saham sebelum publikasi laporan
       keuangan dan setelah publikasi laporan keuangan. Terdapat
       Semakin bertambahnya jumlah dan jenis sepeda motor
       mengakibatkan munculnya persaingan yang ketat diantara bengkel-
       bengkel sepeda motor, baik itu bengkel besar maupun kecil.
       Bengkel Ardi Jaya Motor merupakan salah satu bengkel yang turut
       serta untuk memberikan jasa palayanan servis sepeda motor
       tersebut. Oleh karena itu bengkel ini harus bersaing dengan
       bengkel yang lain sehingga bengkel harus mempunyai strategi
       yang baik supaya dapat bertahan dalam menghadapi persaingan
       tersebut.
       Penelitian pada bengkel ini bertujuan untuk mengetahui metode
2006   yang digunakan oleh Bengkel Ardi Jaya motor dalam menentukan
       harga jual jasa dan apakah metode tersebut sudah tepat
       berdasarkan metoda Time and Material Pricing. Penetapan harga
       jual ini juga akan memberikan manfaat terhadap strategi yang
       akan digunakan dalam menghadapi persaingan.
       Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diambil kesimpulan
       bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara penentuan
       harga jual bengkel Ardi Jaya Motor dengan metoda Time and
       Material Pricing. Sedangkan untuk bahan dan suku cadang tidak
       terdapat perbedaan yang signifikan. Sehingga penentuan harga
       jual jasa yang ditetapkan oleh bengkel belum tepat. Dalam
       Investasi dalam bentuk saham memberikan 2 (dua) keuntungan
       yaitu capital gain dan dividen. Capital gain merupakan keuntungan
       yang diperoleh dari selisih harga beli saham dengan harga jual,
       sedangkan dividen merupakan keuntungan yang dibagikan
       perusahaan kepada para investor sahamnya apabila perusahaan
       memperoleh laba. Namun tidak semua perusahaan membagikan
       laba dalam bentuk dividen, ini tergantung kebijakan tiap-tiap
       perusahaan apakah akan membagi atau tidak. Kebijakan ini
       dinamakan dengan kebijakan dividen. apabila tidak dibagikan hasil
       perolehan laba tersebut dalam bentuk dividen, maka laba tersebut
       ditahan untuk dipergunakan sebagai investasi di masa mendatang.
        Besar kecinya dividen yang dibagikan tergantung kebijakan
2006   perusahaan dengan melihat seberapa besar laba yang dihasilkan.
       Perusahaan yang membagikan dividen yang cukup besar atau
       meningkat dari tahun sebelumnya dapat dikatakan bahwa
       perusahaan tersebut memperoleh laba yang cukup besar,
       sedangkan perusahaan yang membagikan dividen yang lebih kecil
       dari tahun sebelumnya atau menurun berarti laba yang dihasilkan
       perusahaan lebih rendah dari tahun sebelumnya.
        Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah ada reaksi
       pasar terhadap pengumuman dividen yang di keluarkan oleh suatu
       perusahaan. Reaksi pasar dapat ditunjukkan dengan adanya
       abnormal return positif apabila pengumuman dividen meningkat
       dan abnormal return negatif apabila pengumuman dividen
       menurun. Pengujian ini dilakukan dengan menguji tingkat
       Perencanaan pajak (tax planning) merupakan bagian dari
       manajemen pajak, perencanaan pajak merupakan upaya legal
       yang bisa dilakukan oleh wajib pajak untuk penghematan
       (pengurangan) pajak. PT.Unggul Rejo Warsono yang bergerak
       dibidang industri tekstil banyak melakukan transaksi pembelian
       bahan baku dan penjualan produk. Laba yang diperoleh mencapai
       tarif 30 %, maka PT.Unggul Rejo Warsono memerlukan
       perencanaan pajak dalan tujuan menghemat pembayaran pajak
2006
       penghasilan. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui
       bagaimana perencanaan pajak yang dilakukan PT.Unggul Rejo
       Warsono untuk melakukan penghematan pembayaran pajak
       penghasilan. Dari hasil analisis penulis penyimpulkan perencanaan
       pajak untuk penghematan pajak penghasilan yang dibayar
       PT.Unggul Rejo Warsono sebaiknya memilih metode saldo
       menurun untuk perencanaannya. Kata kunci: Perencanaan pajak,
       Metode Saldo Menurun, Metode Rata-rata

       The objective of this study is to describe the three factors that
       influence earning response coefficient (ERC) and there are beta
       risk, earning persistence, earning growth and size as control
       variables. This study consists of 577 manufacture and use pooled
       data during 1993-2003. The test of hypotheses uses two empirical
2006   models. The result shows: (1) The positive effect of beta on
       earning response coefficient (ERC); (2) Insignificant effect of
       earning persistence on earning response coefficient (ERC); (3)
       Insignificant effect of earning growth on earning response
       coefficient (ERC). Keywords: Earning response coefficient, beta,
       earning persistence, earning growth and size

       Stock investment in capital market needs some information to help
       in making appropiate decision. The relevant information can be
       used as the point to value the stock price. As part of the important
       information, earning per share (EPS) ant interest rate are widely
       used by investors, because the change of EPS and interest rate
       determine the variation of the stock price directly.
       This research is intended to analyze the influence of EPS and
2006
       interest rate on the stock price in Jakarta Stock Exchange. It
       empirically is found that EPS and interest rate have significant
       influences on the dynamics of the stock price. EPS correlates
       positively with the stock price and interest rate negatively.

       Key word : earning per share (EPS), interest rate, stock price
2006                           Tidak ada abstraksi




       Undang-Undang Perpajakan (UUP) di Indonesia telah mengalami
       perubahan berkali-kali. Perubahan ini dilakukan dalam rangka
       menjaga
       konsistensi pendapatan negara sehubungan dengan rekayasa
       pajak. Selain itu perubahan ini juga diharapkan akan merangsang
       para pelaku bisnis. Dengan meningkatnya penghasilan berarti
       perusahaan dapat memaksimumkan nilai perusahaannya, yang
       ditandai dengan harga saham yang stabil dan volume penjualan
       saham meningkat. Pada tanggal 2 Agustus 2000, pemerintah telah
       mengumumkan adanya perubahan UUP yang akan diberlakukan
2006   per 1 Januari 2001. Tujuan penelitian ini adalah untuk
       menganalisis adanya pengaruh pengumuman UUP terhadap
       perilaku harga saham yang dapat ditunjukkan melalui abnormal
       return. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan yang listing
       di BEJ, sedangkan sampelnya adalah industri manufaktur yang
       tidak melakukan corporate action dengan periode penelitian tahun
       2000 serta periode jendela yaitu 5 (lima) hari sebelum dan setelah
       tanggal pengumuman. Pengujian ini dilakukan dengan menguji
       tingkat signifikansi terhadap
       average abnormal return dengan menggunakan uji t (t-test). Hasil
       penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat abnormal return di
       Efisiensi dimaksudkan sebagai keefektifan perusahaan dalam
       menggunakan aktivanya untuk menghasilkan laba dan mengurangi
       biaya. Pengukuran efisiensi dapat dijadikan pertimbangan dalam
       mengambil keputusan investasi. Salah satu faktor yang
       mempengaruhi efisiensi
       perusahaan adalah pajak. Reformasi UU perpajakan 2000, dengan
       fasilitas dan tarif yang lebih menguntungkan, memungkinkan
       perusahaan untuk mengurangi biaya dan meningkatkan laba.
       Dengan reformasi UU perpajakan ini diharapkan dapat
       menghimpun dana dan memperbaiki perekonomian
2006   nasional.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah
       terdapat perbedaan tingkat efisiensi perusahaan sebelum dan
       sesudah reformasi UU perpajakan 2000, dan membuktikan bahwa
       UU perpajakan 2000 mempengaruhi tingkat efisiensi perusahaan.
       Dimensi waktu yang digunakan adalah dua tahun sebelum dan
       dua tahun sesudah reformasi UU perpajakan 2000. Pengukuran
       efisiensi dapat dilakukan dengan mengunakan rasio keuangan
       yaitu: ROE,ROA, dan TATO dan dengan uji Wilcoxon. Hasil
       pengujian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat
       efisiensi antara sebelum dan sesudah reformasi UU perpajakan
       2000 dan UU perpajakan ternyata berpengaruh terhadap
       Strategi pe rpajak an yang biasanya dilak uk an ole h pe rusah aan
       adalah meminimalkan kewajiban pajak sesuai dengan peraturan
       perundang-undangan yaitu dengan jalan memanfaatkan
       kelemahan yang ada pada undang-undang (loopholes) dengan
       tidak melanggar ketentuan perundang-undangan perpajakan itu
       sendiri. Tujuan dari perencanaan pajak adalah agar terjadi
       penghematan pajak (taxsaving) dimana posisi beban pajak baik
       penghasilan maupun pajak -pajak lainnya berada dalam posisi
       yang paling minimal dan juga penghindaran pajak (tax avoidance
2006   ).Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persentase wajib
       pajak yang melakukan perencanaan pajak dalam mengefisienkan
       pembayaran pajak perusahaan, sehingga apabila peranan
       perencanaan pajak sudah baik diharapkan, pajak yang harus
       dibayar oleh perusahaan lebih efisien. Metoda penelitian yang
       digunakan adalah penulisan eksploratoris , yakni penulis ingin
       menghetahui lebih dalam mengenai seberapa banyak wajib pajak
       yang melakukan perencanaan pajak dengan menggunakan sarana
       metoda survei. Teknik pengumpulan data yaitu kuisioner dan
       wawancara. Teknik pengam bilan sampel yang digunakan adalah
       teknik Convenience Sampling.Berdasarkan hasil pengolahan data
       The objective of the study is to examine the effect of Economic
       Value Added (EVA) and Market Value Added (MVA) manufacturing
       firms on stock return. Another objective of this study is to examine
       the effect of Economic Value Added (EVA) and Market Value
       Added (MVA) manufacturing irms on stock abnormal return. The
       samples are taken from audited financial statements in 1994-2004.
2006
       The statistic method used to test the hypothesis is linear
       regression. The empirical result indicates that EVA has positive
       and significant effect with stock abnormal return. On the other
       hand, EVA is not significant for stock return. MVA is not significant
       for stock return and stock abnormal return. Keywords: Stock return,
       Stock bnormal return, EVA, MVA
2006   Tidak ada abstraksi
       Banyaknya bencana yang terjadi di Indonsia menyebabkan industri
       asuransi kerugian yang ada di Indonesia mengalami pergerakan
       yang besar. Banyaknya perusahaan asuransi kerugian yang
       bergerak membuat penulis ingin melihat kinerja keuangan selama
       beberapa periode untuk mengetahui perusahaan mana saja yang
       dikatakan sehat dan layak beroperasi menurut standart Early
       Warning System. Selama ini perusahaan
       asuransi kerugian tidak begitu diminati oleh masyarakat secara
       umum, namun setelah adanya beberapa bencana seperti banjir,
       tanah longsor, gempa, tsunami dan lain sebagainya membuat
2006   banyak masyarakat mulai tertarik untuk menginvestasikan dan
       melindungi hartanya dari kerugian yang akan terjadi. Sbelum kita
       dapat membuat investasi yang baik ada kalanya kita harus meneliti
       terlebih dahulu mana perusahaan yang sehat dan mana
       perusahaan yang tidak sehat. Penulis menemukan bahwa ada
       cara untuk melihat kesehatan perusahaan asuransi kerugian, yaitu
       dengan melakukan analisis menggunakan sistem Early Warning
       System. Alat analisis ini terdiri dari beberapa jenis rasio yang dapat
       menunjukkan keadaan kesehatan perusahaan asuransi. Dari
       analisis itulah penulis menemukan bahwa perusahaan asuransi
       kerugian yang
       sudah listing di bursa efek jakarta berada dalam kondisi sehat dan
       Penelitian ini menguji pengaruh kecerdasan emosional dan gender
       terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Kecerdasan emosional
       diukur dengan pengenalan diri, pengendalian diri, motivasi, empati,
       dan ketrampilan sosial; sedangkan tingkat pemahaman akuntansi
       diukur dengan IPK. Gender dalam penelitian ini mengelompokkan
       responden menjadi dua kelompok, pria dan wanita untuk
       dibandingkan apakah kecerdasan emosi sama-sama berpengaruh
       pada pemahaman akuntansinya atau tidak. Alat analisis yang
       digunakan adalah regresi linear berganda dan uji rata-rata.
2006
       Berdasarkan uji rata-rata responden, diketahui bahwa mayoritas
       responden memiliki IPK 2,1-3,0, untuk pria 91,49% dan untuk
       wanita 90,56%.
       Sedangkan untuk kecerdasan emosi mayoritas responden miliki
       bobot 76-100. Hasil analisis regresi linear ganda pada pria dan
       wanita menunjukkan pengaruh kecerdasan emosi yang terdiri dari
       pengenalan diri, pengendalian diri, motivasi, empati dan
       ketrampilan sosial dalam penelitian ini mempunyai pengaruh positif
       terhadap pemahaman akuntansi.
       Pemberian otonomi dan desentralisasi yang luas, nyata dan
       bertanggung jawab kepada daerah kabupaten/kota membawa
       konsekuensi perubahan pada pola dan sistem pengawasan dan
       pemeriksaan. Perubahan-perubahan tersebut juga memberikan
       dampak pada unit-unit kerja pemerintah daerah, seperti tuntutan
       kepada pegawai/aparatur pemerintah daerah untuk terbuka,
       transparan, dan bertanggung jawab atas keputusan yang dibuat.
       Hal ini juga membawa pengaruh yang sangat besar bagi
       pemerintah dalam melaksanakan tugasnya demi kepentingan
       rakyat banyak.Untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan
2006   keuangan negara, mendukung terciptanya pemerintah yang baik
       (Good Governance) maka perlu adanya aspek-aspek
       Pengawasan, Pengendalian, dan Pemeriksaan. Pemberian
       kepercayaan kepada auditor dengan memberi peran yang lebih
       besar untuk memeriksa lembaga-lembaga pemerintahan, telah
       menjadi bagian penting dalam proses terciptanya akuntabilitas
       publik.Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur kualitas kinerja
       dan sikap auditor dalam hal ini badan pengawasan, karena para
       auditor inilah yang mempunyai peran besar dalam hal
       pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Penelitian
       ini mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan hasil penelitian
       di hitung menggunakan metode prosentase. Obyek dari penelitian
       The study is an empirical one whose purposes are to investigate
       the influence of announcement about the fluctuation of dividend
       change which contains information that will be used by investors in
       deciding policy in term of variability of share profit level. Variability
       of share profit level is measured by indicator of Security Return
       Variability (SRV). This study uses samples of 218 reporter for
2006
       dividend decrease and 178 reporter
       for dividend increase during 1993-2003. The statistic methods
       used to test the hypothesis are paired t-test. The result of the study
       shows that dividend change announcement has no information
       content. Keywords : Dividend change, Security return variability,
       notification dividend.

       Seiring dengan kemajuan zaman menyebabkan terjadinya gejolak
       perubahan di segala bidang yang menuntut wajib pajak didalam
       memotivasi untuk memenuhi kewajiban perpajakannya. Dilihat dari
       tingkat motivasi wajib pajak yang ada di indonesia masih kurang,
       didalam melaksananakan kewajiban perpajakannya. Pajak adalah
       iuran rakyat kepada kas Negara berdasarkan undang-undang
       (yang dapat dipaksakan) dengan tiada dapat jasa imbal
       (kontraprestasi) yang langsung dapat ditunjukan dan yang
       digunakan untuk membayar pengeluaran umum. Salah satu faktor
2006
       yang mendukung wajib pajak di dalam akuntabilitas kewajiban
       pajak tersebut melalui motivasi. Motivasi adalah dorongan yang
       timbul dari diri seseorang untuk meningkatkan kemampuannya di
       berbagai bidang. Untuk itu, dalam upaya untuk meningkatkan
       motivasi wajib pajak maka dari penelitian
       ini bertujuan mengetahui apakah motivasi mempengaruhi
       akuntabilitas wajib pajak didalam kewajiban perpajakannya dan
       untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab kurangnya motivasi
       akuntabilitas wajib pajak didalam kewajiban perpajakannya.
       Pengendalian internal dirancang untuk menyediakan keyakinan
       yang memadai berkenaan dengan pencapaian tujuan dalam
       kategori keandalan
       pelaporan keuangan, kepatuhan terhadap hukum dan peraturan
       yang berlaku, efektivitas dan efisiensi operasi. Pengendalian
       internal meliputi 5 komponen, yaitu lingkungan pengendalian,
       penilaian risiko, informasi dan komunikasi, aktivitas pengendalian,
       pemantauan. PT. INDESSO AROMA merupakan salah satu
       perusahaan yang melakukan penyulingan minyak daun cengkih
       kemudian mengolahnya hingga menjadi produk-produk turunannya
2006   dan diekspor ke luar negeri. Tidak hanya hasil produk yang
       diekspor ke luar negeri melainkan bahan baku produksi juga ada
       yang diimpor dari luar negeri. Melihat hubungan bisnis yang
       melibatkan pasar luar negeri, maka penulis tertarik untuk meneliti
       mengenai sistem pengendalian internal (SPI) PT. INDESSO
       AROMA Purwokerto, khususnya bagian pembelian. Tujuan dari
       penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas SPI yang
       ada di PT. INDESSO AROMA Purwokerto. Penelitian ini
       menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan hasil penelitian
       dihitung menggunakan metode prosentase. Adapun obyek dari
       penelitian ini adalah komponen dari SPI dan bukti-bukti transaksi
       Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kesehatan
       perusahaan dari sisi finansial, dimana tingkat kesehatan
       perusahaan dihitung dari tingkat likuiditas, tingkat solvabilitas,
       tingkat rentabilitas dan indikator tambahan perusahaan. Jenis
       penelitian yang dilakukan penulis adalah studi kasus rasio pada
       PT.”Wahana Kharisma Flora”Malang, sehingga kesimpulan yang
       diperoleh hanya berlaku untuk perusahaan yang bersangkutan.
       Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah wawancara,
       obsevasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang
       dipergunakan adalah analisis rasio keuangan yang mendasarkan
2006   pada Surat Keputusan Menteri Keuangan RI
       No.826/KMK.013/1992, dimana analisis data dilakukan dengan
       cara menghitung tingkat likuiditas, tingkat solvabilitas, tingkat
       rentabilitas dan indikator tambahannya. setelah diketahui
       kemudian dimasukan kedalam penilaian kinerja. Dari penilaian
       kinerja tersebut akan diketahui tingkat kesehatan perusahaan.
       Dalam batas nilai diatas 110 perusahan dikatakan dalam kondisi
       sehat sekali. Dalam batas nilai diatas 100 sampai 110 perusahaan
       dikatakan dalam kondisi sehat. Dalam batas nilai diatas 90 sampai
       dengan 100 perusahaan dikatakan dalam kondisi kurang sehat,
       sedang apabila nilai kinerja
       This research provides the overreaction hypothesis predicts that
       securities suffering abnormally low return (losers) will subsequently
       experience abnormally high return and securities with abnormally
       high return (winners) will later experience abnormally low returns.
       This paper uses Cumulative Average Abnormal Returns in both
       forming and evaluating the efficacy of the standard one year later
2006   contrarian investment strategy. This study uses manufacturing
       firms listed in the Jakarta Stocks Exchanges (BEJ) within June
       1993 until May 2005. The results of examination shows that
       overreact are only significant for the winning portfolio. Keywords:
       abnormal return, portfolio, market overreaction, efficient market
       hypothesis, contrarian investment strategy, cumulative average
       abnormal return.

       This study purposes to investigate market reaction from earning
       announcement in information aspect and decision. The sample of
       research from manufacture firm data list in Jakarta Stock
       Exchange which profit publicize from 2000-2004. The sample in
       this research are 109 event from 78 firms, they are 66 event
       increase earning announcement and 43 event decrease earning
       announcement with purposive sampling method. This research
       take method to have test for One Sample T-Test. The next period
       test for firm activity are test Independent Sample Test and
2006   Wilcoxon Signed Rank Test. If we observe the result of research
       from information aspect, market reaction are significant about
       earning announcement from emiten. For increase earning
       announcements, market reaction positive and for decrease earning
       announcements, market reaction negative. Seeing from decision
       aspect, earning announcements from emiten it’s true. Investor get
       abnormal return from earning announcement at increase earning
       announcement and decrease earning announcement.Keyword:
       market reaction, abnormal return, increase earnings
       announcement, decrease earning announcement, efficient market.
       This study is an empirical one whose purposes are to prove if
       exchange rate risk have a positive influence return from earning
       per share alteration and cash flow alteration. Samples which are
       used in this study are 192 data of manufacturing corporations that
       listed in BEJ. The period in this study is 1998-2004. Statistic
       models which are used are simple regression and multiple
       regression analysis. There are four models used in this study.
       There are, model I and model II are used to prove if information of
       earning per share alteration and cash flow alteraton have a positive
2006
       influence for cummulaitve abnormal return. Model III and model IV
       are used to prove if exchange rate risk have a positive influence for
       earning per share alteration and cash flow alteration. The result are
       information of earning per share alteration and cash flow alteration
       have not a positive influence for cummulative abnormal return,
       exchange rate risk have not a positive influence in earning per
       share alteration, but exchange rate risk alteration have a positive
       influence for cash flow alteration. Key words: real Exchange Rate
       Risk, Earning Per Share, Cash Flow.
       This study replicated the study of Atmini(2002) about the
       association between corporate life-cycle and the incremental value-
       relevance of earnings and cash flows. Corporate life cycle consists
       of four stages: start-up, growth, mature and decline. Firms in
       different life-cycle stages have different characteristics. The
       differences in the lifecycle stages affect the usefulness of
       accounting performance measures, such as earnings and cash
       flows. Using financial data of companies listed in Jakarta Stock
       Exchange (JSE) from periods of 1993 to 2003 the study finds that
2006   stock price of start-up firms is influenced by cash flows from
       investment activities and cash flows from financing activities. In the
       second stage, stock price influenced by earnings, cash flows from
       operating activities, and cash flows from investment activities.
       Earnings and cash flows influence appear to be value-relevant in
       mature stage. In the last stage stock price influenced by cash flows
       from operating activities and cash flows from financing activities.
       Overall, this study provides evidence that corporate life-cycle
       influences the incremental value-relevance of earnings and cash
       flows.
       Penelitian ini menyelidiki apakah manajer perusahaan yang akan
       go public melakukan manajemen laba dengan menerapkan
       income-increasing discretionary accruals pada perioda satu tahun
       sebelum penawaran saham perdana dan satu tahun setelah
       penawaran saham perdana di Bursa Efek Jakarta. Pengujian
       dilakukan terhadap 84 perusahaan yang go public tahun 1995
       sampai dengan 2003 di Bursa Efek Jakarta. Model yang digunakan
       untuk menguji manajemen laba adalah model yang dikembangkan
       oleh Aharony et al (1993) dan Healy (1985). Sedangkan pengujian
       ukuran perusahaan terhadap kecenderungan manajer untuk
       melakukan manajemen laba dilakukan terhadap 70 perusahaan.
2006   Dalam penelitian ini,total asset digunakan sebagai ukuran
       perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen
       laba ditemukan pada perioda satu tahun sebelum go public dan
       satu tahun setelah go public. Hipotesis bahwa manajer melakukan
       manajemen laba dengan menerapkan incomeincreasing
       discretionary accruals untuk menaikkan tingkat laba pada perioda
       satu tahun sebelum IPO (T) dan satu tahun setelah IPO (T+1)
       terdukung.
       Sedangkan hasil penelitian untuk hipotesis kedua yang
       menyatakan manajemen laba lebih cenderung dilakukan oleh
       perusahaan kecil dibanding
       perusahaan besar untuk perioda satu tahun sebelum IPO,
       Performance measurement process can be done in management
       control. Performance measurement was meant to obtain accurate
       and valid information about organization employee’s behavior and
       performance. Balanced Scorecard is a series of integrated
       performance measurement which is degraded from company’s
       vision and strategy that support operational measurement
       objective. The objective and measurement were developed in four
       perspectives: finance’s perspective, customer’s perspective,
2006
       business process’ perspective, learns and growth’s perspective.
       The objective and measurement of those four perspectives were
       connected with the cause and effect relation hypothesis. This thing
       conceives strategy that can be tested, which gives strategic
       feedback to the managers. Based on the research that has been
       done, indicator of Key Performance Indicator (KPI) which was used
       in PT Pusri’s working unit has been arranged and related to the
       criteria of Balanced Scorecard.
       The purpose of this study is analyze dividend yield, price earning
       ratio and book value influential on stock price at growth company
       and non growth company. The samples which are used in this
       study are 317 data of manufacturing companys in Indonesia. The
       period of study is 1995-2004. The statistic model which are used
       are multiple regression analysis and T-test. The results are price
       earning ratio negative significant influential on stock price, dividend
       yield positive significant influential on stock price, book value
2006
       positive significant influential on stock price, dividend yield on stock
       price stronger for non growth company than growth company
       significant influential, price earning ratio influential on stock price
       stronger for growth company than non growth company is not
       significant and book value influential on stock price stronger for
       growth company than non growth company is not significant. Key
       words: Dividend yield, Price earning ratio, Book value, Stock price,
       Growth company and Non growth company.




2006                            Tidak ada abstraksi
       The purpose of this reseach is to examine the decisionally efficient
       market by analizing increase dividend at Jakarta Stock Exchange
       during menetary and pasca crisis. The analysis involves
       information content, speed of market reaction and accurancy of
       market reaction. The test of information content is not only done to
       increase dividend but also to constant and decrease dividend
       announcement. Samples of this research are 194 increase
       dividend announcement, 54 constant dividend and 191 sampels of
2006   decrease dividends from 1997 until 2004. We use t_test to test the
       hypotesis. The result of the study shows that there are information
       content amount for increase and constant dividen announcement.
       The result of test speed market reaction quickly in increase and
       market reaction slowly in crease dividend. Investor not have positif
       reaction to increase dividend announcement of growth firm and
       non growth firms. Keyword : decisionally efficient market,
       informationally efficient market, dividend
       announcement.


       The study is an empirical one whose purposes are to prove if
       earning and dividend information can be used to predict the future
       earning and how the stock price can express the information.
       Samples which are used in this study are 226 data of
       manufacturing corporations in Indonesia. The period of study is
       1990-2004. There are two models used, prediction model and
       pricing model. Statistic models which are used are multiple
2006
       regression analysis and joint test. The results are earning
       component has positive relation with earning expectation, dividend
       and dividend change has no positive relation with earning
       expectation, investors underweight with information which is used
       in prediction model, and stock price can express the information
       which is used in predicting the earning expectation. Key words:
       Future earning, Earning, Dividend, and Stock Price
       Praktek perataan laba merupakan fenomena yang umum dan
       dilakukan dibanyak negara. Namun demikian praktek perataan
       laba ini, jika dilakukan dengan sengaja dan dibuat-buat dapat
       menyebabkan pengungkapan laba yang tidak memadai atau
       menyesatkan. Informasi laba merupakan komponen laporan
       keuangan perusahaan yang bertujuan untuk menilai kinerja
       manajemen, membantu mengestimasi kemampuan laba,
       meramalkan laba, menaksir resiko dalam berinvestasi.
       Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah Unexpected Earning
2007   dan Unexpected Return berpengaruh terhadap tindakan perataan
       laba dan juga melihat bagaimana reaksi pasar terhadap informasi
       laba, apakah pasar reaksi terhadap informasi laba atau pasar tidak
       reaksi terhadap informasi laba
       Dari hasil pengujian yang telah dilakukan ternyata Unexpected
       Earning dan Unexpected Return berpengaruh terhadap tindakan
       perataan laba. Tetapi unexpected earning lebih dominan dalam
       mempengaruhi tindakan perataan laba. Selain itu pasar tidak
       reaksi terhadap informasi laba yang diungkapkan oleh perusahaan.


       Pengukuran kinerja yang secara tradisional dilakukan dengan
       menggunakan informasi akuntansi seperti Return on investment, Return
       on capital, Employed, Earning per share, anggaran dan analisis varian
       telah mengalami penurunan relevansi dalam era reformasi. Pengukuran
       kinerja yang semata-mata hanya mengandalkan aspek keuangan
       tersebut akan sangat menyesatkan.
       Peran aktiva tidak terwujud semakin meningkat. Aktiva tidak berwujud
       seperti hak intelektual, sumber daya manusia perusahaan, kemampuan
       perusahaan dalam memotivasi kinerja dan ketrampilan karyawan dalam
       menciptakan produk, tidak dapat diukur melalui kinerja keuangan. Hal ini
2007   merupakan salah satu kelemahan apabila pengukuran hanya didasarkan
       pada kinerja keuangan. Balanced Scorecard adalah salah satu alternatif
       pengendalian kinerja yang memungkinkan manajer dapat melihat kinerja
       perusahaan secara tepat, menyeluruh dan akurat. Adanya konsep
       Balanced Scorecard dapat menciptakan daya saing perusahaan yang
       berkelanjutan.
       Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui kemungkinan
       penerapan Balanced Scorecard berdasarkan visi, misi dan sasaran
       strategi perusahaan pada CV. Restu Yogyakarta. Data diperoleh melalui
       pedoman wawancara, telaah literature dan pengamatan. Data yang
       diperoleh dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif
       Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan persepsi
       antara mahasiswa akuntansi dengan akuntan pendidik pada kasus
       dugaan manipulasi laporan keuangan PT.KAI tahun 2005
        Data dikumpulkan dari mahasiswa akuntansi semester akhir atau
       mahasiswa akuntansi yang sudah mengambil mata kuliah Auditing dan
       Etika, serta akuntan pendidik di Perguruan Tinggi di wilayah Daerah
       Istimewa Yogyakarta, masing-masing 32 responden.
        Untuk mengetahui persepsi mahasiswa akuntansi digunakan kuesioner
       23 item dengan nilai Cronbach’s Alpha = 0,906 dan persepsi akuntan
       pendidik digunakan kuesioner 23 item dengan nilai Cronbach’s Alpha =
       0,925.
2007    Berdasarkan hasil uji beda Independent-Samples T-Test dapat
       disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan persepsi yang signifikan antara
       mahasiswa akuntansi dan akuntan pendidik terhadap etika akuntan pada
       kasus dugaan manipulasi laporan keuangan PT.KAI tahun 2005.
       Demikian juga tidak terdapat perbedaan persepsi terhadap elemen-
       elemen etika akuntan diantaranya independensi, integritas dan
       obyektivitas, standar umum dan prinsip akuntansi, kepatuhan terhadap
       standar serta tanggung jawab terhadap klien fee profesional


       Kata kunci: Persepsi, Etika akuntan, Laporan keuangan.




       The study is an empirical one whose purposes are to examines the level
       of accuracy model with permanent, transitory, and aggregate earnings
       component to forecast future earnings of the firms. The samples which
       used in this study are 160 data of manufacturing company in Indonesia.
       The period of study is 8 years during 1997-2004. The statistic methods
2007   used to test the hypothesis are simple regression.
       The result of the study shows that model with aggregate earnings
       component and model with permanent earnings component have same
       accurate to forecast future earnings.

       Key words : Permanent Earnings, Transitory Earnings, Aggregate
       Earnings, and Forecast Future Earnings.
       This research’s purpose to answer is there an influence between
       participation of Information System’s Designer with their satisfaction,
       and has the kinds of operating systems which divide in open source and
       close source moderating the relation ship between level of designer
       satisfaction. Many research before used the Information System’s
       Designer because they have competency with the source code of the
2007   computer‘s operating system. Hypothesis test did to 60 respondents in
       Jogjakarta city
       in Software Development Houses and Educational Institutions. The result
       indicate that the level of participation influence Information System’s
       Designer satisfaction, whereas the kinds of operating system was not
       moderating the relationship between influence of level participation
       with the satisfaction of Information System’s Designers.




       Etika bisnis telah menjadi isu yang menarik perhatian, baik dalam
       kalangan akademik maupun bisnis. Profesi akuntansi Indonesia pada
       masa yang akan datang menghadapi tantangan yang semakin berat,
       untuk itu kesiapan yang menyangkut profesionalisme profesi mutlak
       diperlukan. Profesionalisme suatu profesi mensyaratkan tiga hal utama
       yang harus dipunyai oleh setiap anggota profesi tersebut, yaitu keahlian,
       pengetahuan dan berkarakter (Machfoedz 1997). Karakter nenunjukan
       personality seorang profesi onal, yang diantaranya diwujudkan dalam
       sikap dan tindakan etisnya. Sikap dan tindakan etis akuntansi akan
       sangat menentukan posisinya dimasyarakat pemaki jasa profesionalnya.
       Penelitian ini betujuan untuk menguji secara empiris perbedaan persepsi
2007   para mahasiswa yang merupakan calon akuntan tentang etika bisnis dan
       mengungkap kecakupan muatan etika dalam kurikulum pendidikan tinggi
       akuntansi di UKDW Yogyakarta dengan berdasarkan pendapat
       mahasiswa.
       Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan
       signifikan antara mahasiswa semester 1 dengan mahasiswa semester 7,
       tidak terdapat perbedaan signifikan antara mahasiwa diawal kuliah etika
       dan diakhir kuliah demikin juga terhadap mahasiswa dan mahasiswi
       akuntansi. Sedangkan mengenai cakupan mata kuliah pada kurikulum
       akuntansi UKDW Yogyakarta dinggap belum cukup memberi bekal etika
       kepada mahasiswa untuk terjun kedunia kerja, walaupun beberapa mata
       kuliah yang diajarkan telah mencakup muatan etika .
       Memasuki era perdanganan bebas, banyak perusahaan nasional semakin
       dituntut untuk dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan asing
       karena perusahaan tersebut semakin bebas untuk mendirikan
       perusahaan-perusahaan di Indonesia. Salah satu cara yang dapat
       dilakukan oleh perusahaan nasional agar dapat bersaing adalah dengan
       memperbaiki kinerja mereka dengan mengevaluasi kembali sistem
       pengukuran kinerja yang selama ini diterapkan. Umumnya perusahaan
       menilai kinerja hanya berdasarkan sisi keuangan yang dapat
       menyesatkan bagi suatu perbaikan yang berkelanjutan. Pengukuran
       kinerja yang hanya menggunakan data keuangan yang ada tidak dapat
       menunjukan efisiensi perusahaan, tetapi untuk mengetahui kemampuan
       lain tersebut juga harus menggunakan data-data non keuangan seperti
2007   tingkat kepuasan konsumen, serta kemampuan sumber daya
       manusianya. Balanced Scorecard adalah salah satu alternative
       pengendalian kinerja yang memungkinkan manajer dapat melihat
       kinerja perusahaan secara tepat, menyeluruh dan akurat. Adanya konsep
       Balanced Scorecard dapat menciptakan daya saing perusahaan yang
       berkelanjutan.
       Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menerapkan dan mengukur
       kinerja perusahaan dengan menggunakan konsep Balanced Scorecard,
       sehingga Toko Buku Taman Pustaka Kristen nantinya dapat bersaing
       dalam era yang kompetitif ini.
       Dari hasil analisis yang dilakukan menunjukan bahwa berdasarkan
       perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis
       internal, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, konsep
       variabilitas earning price ratio. Metoda akuntansi persediaan yang
       digunakan adalah metoda akuntansi persediaan FIFO dan metoda
       akuntansi persediaan rata-rata. Sampel yang digunakan adalah
       perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta
       (BEJ) selama 10 tahun pengamatan dan tidak pernah mengalami
       perubahan dalam kebijakan pemakaian metoda akuntansi persediaan
       pada perioda tahun 1996-2005. Objek penelitian adalah perusahaan
       yang termasuk sektor industri manufaktur yang telah menerbitkan
2007   laporan keuangan sejak tahun 1996-2005.
       Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda.
       Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa variabilitas earning price ratio
       dengan menggunakan metoda akuntansi persediaan FIFO 28% lebih
       besar dari variabilitas earning price ratio dengan menggunakan metoda
       akuntansi persediaan metoda rata-rata.

       Keywords: inventory method choice, FIFO, Weighted average, and
       earning price ratio
       The purpose of this study is analyze influence of Asset Growth, Debt To
       Equity Ratio, Return On Equity, and Earning Per Share to systematic risk
       of stock. The samples which used in this study are 467 data of
       manufacturing company in Indonesia. The period of study is 5 years
       (2000-2004). The statistic model which used are multiple regression.

       The result for beta before corection is Asset Growth significant
2007
       influential on systematic risk of stock but Debt To Equity Ratio, Return
       On Equity and Earning Per Share is not significant. The result for beta
       after corection is Asset Growth, Debt To Equity Ratio, Return On Equity
       and Earning Per Share is not significant.

       Keywords: Risk of stock financial variables (Asset Growth, Debt to Equity
       Ratio, Return On Equity, and Earning Per Share).
       Pembayaran PBB berhubungan erat dengan pendapatan seseorang.
       Latar belakang dari pengenaan PBB adalah karena bumi dan bangunan
       akan memberikan keuntungan dan atau kontribusi kepada kondisi sosial
       ekonomi yang lebih baik bagi pihak yang memiliki hak atas bumi dan
       bangunan bersangkutan dan yang mendapat manfaat dari obyek
       bersangkutan, karena itu sudah sewajarnya jika pihak-pihak tersebut
       diwajibkan memberikan sebagian dari manfaat yang diperoleh dengan
       cara membayar pajak kepada negara. Penulis mengambil salah satu
       sampel kelurahan di daerah Surakarta yaitu kelurahan Nusukan dimana
       kelurahan tersebut terdapat banyak toko maupun orang orang yang
2007   membuka usahanya. Sehingga secara tidak langsung bumi dan bangunan
       telah memberi manfaat bagi mereka.
        Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan
       yang signifikan antara tingkat pendapatan dengan kesadaran membayar
       PBB di kelurahan Nusukan, Surakarta dengan menggunakan metode
       Korelasi Rank Spearman. Dan juga untuk mengetahui tinggi rendahnya
       tingkat kesadaran dalam membayar PBB dengan menggunakan metode
       Skala Likert.
        Hasil dari penelitian ini adalah bahwa tidak ada hubungan yang
       signifikan antara tingkat pendapatan dengan kesadaran membayar PBB
       di Kelurahan Nusukan, Surakarta. Sedangkan tingkat kesadaran
       Sistem Pengendalian Internal dirancang untuk menyediakan sebuah
       kepercayaan yang memadai berkenaan dengan pencapaian tujuan dalam
       kategori keandalan pelaporan keuangan, kepatuhan terhadap hukum
       dan peraturan yang berlaku, efektivitas dan efisiensi operasi. Sebuah
       Sistem Pengendalian Internal meliputi 5 elemen, yaitu lingkungan
       pengendalian, penilaian risiko, informasi dan komunikasi, aktivitas
       pengendalian, dan pemantauan.
        FORTUNE CELLULER merupkan salah satu perusahaan yang bergerak
       dalam usahan jual-beli handphone, service, sparepart, dan kartu perdana
       secara tunai. FORTUNE CELLULER pertama merintis bisnis jual-beli
       hanphone dari skala kecil, kemudian berkembang menjadi salah satu
2007   perusahaan pemasok di Yogyakarta. Besar tingkat atau angka penjualan,
       menyebabkan siklus perputaran barang persediaan pada FORTUNE
       CELLULER juga menjadi cepat dan bersekala besar. Melihat perputaran
       barang persediaan yang sangat cepat dan bersekala besar, maka penulis
       tertarik untuk meneliti mengenai Sistem Pengendalian Internal (SPI)
       FORTUNE CELLULER Yogyakarta, khususnya pada bagian sistem
       persediaan.
       Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar
       tingkat efektivitas SPI yang ada di FORTUNE CELLULER Yogyakarta.
       Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan hasil
       penelitian dihitung menggunakan metode prosentase. Adapun obyek
       dari penelitian ini adalah komponen dari SPI dan bukti-bukti transaksi
       persediaan.
       Pajak memiliki fungsi budgeter yaitu untuk mengisi kas negara sesuai
       dengan Undang-Undang yang berlaku dan digunakan untuk membiayai
       pengeluaran-pengeluaran negara. Berdasarkan fungsi pajak sebagai
       fungsi budgeter, maka sangat diperlukan adanya kesadaran dan
       kedisiplinan masyarakat untuk memahami dan mematuhi kewajiban
       perpajakan sebagai warga negara Indonesia. Saat ini, pemerintah
       menerapkan sistem pemungutan pajak Self Assessment System, yaitu
       sistem yang menuntut keaktifan wajib pajak dalam hal pengisian SPT,
       penghitungan pajak, penyetoran dan pelaporan pajak.
       Usaha Kecil dan Menegah (UKM), memiliki beberapa kelemahan antara
2007   lain adalah menghadapi ketidakpastian pasar, ketidakpastian dapat
       bertahan hidup atau tidak dalam tahun pertama usaha, serta adanya
       pembukuan yang tidak jelas. Kelemahan-kelemahan inilah yang bisa
       mempengaruhi pemahaman dan kewajiban setiap pengusaha UKM
       dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Mengingat pentingnya pajak
       bagi negara dan melihat kelemahan UKM, maka peneliti melakukan
       penelitian dengan topik “Analisis Tingkat Pemahaman dan Kepatuhan
       Pengusaha UKM dalam Memenuhi Kewajiban Perpajakannya”.
       Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat
       pemahaman pengusaha UKM dalam pengisian SPT, penghitungan pajak,
       penyetoran pajak, pelaporan pajak, tingkat kepatuhan dalam hal
       Pajak Penghasilan Pasal 21 atau yang sering disebut PPh 21 adalah pajak
       penghasilan yang dipungut sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan
       kegiatan yang dilakukan oleh Wajib Pajak Orang Pribadi adalah pajak atas
       penghasilan, berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran
       lain dengan nama dan dalam bentuk apa pun sehubungan dengan
       pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan. Wajib Pajak Orang Pribadi
       harus memahami hak dan kewajiban sebagai Subyek Pajak dalam
       pemenuhan kewajiban perpajakkannya. Seperti dalam sebuah organisasi
       keagamaan yang harus menjadi teladan dan contoh terhadap orang lain
       dalam kewajiban perpajakkannya.
2007
       Tujuan penelitian adalah untuk menguji sejauh mana Wajib Pajak
       memahami PPh 21 pada organisasi keagamaan yaitu pada jemaat
       gereja yang aktif dalam pelayanan.

       Dari hasil pengolahan data dan analisis menunjukkan responden wajib
       pajak tidak paham akan hak dan kewajibannya sebagai wajib pajak PPh
       21. Hal ini disebabkan karena tidak adanya atau kurangnya pengetahuan
       tentang pajak, tidak adanya sosialisasi tentang pajak di mana perusahaan
       tempat mereka bekerja, kurangnya pengajaran tentang pajak sehingga
       mempengaruhi pemahaman mereka tentang kewajibannya dalam
2007                             Tidak Ada Abstraksi




       Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara
       informasi akuntansi dan informasi non-akuntansi dengan underpricing.
       Penelitian ini menggunakan 72 sampel perusahaan dari perusahaan
       manufaktur dan non-manufaktur yang listed di Bursa Efek Jakarta tahun
       1990-2004, dan perusahaan tersebut mengalami underpricing. Variabel
       independen dalam penelitian ini adalah informasi akuntansi yang
       meliputi ukuran perusahaan, EPS, PER, dan tingkat leverage, dan
       informasi non-akuntansi yang meliputi jenis industri, umur perusahaan,
       dan persentase saham yang ditawarkan ke publik. Penelitian ini
       menggunakan model regresi berganda untuk menguji hubungan variabel
2007   dependen dan independen.
       Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa variabel EPS, PER, dan
       persentase saham yang ditawarkan ke publik memilki hubungan
       signifikan dengan terjadinya underpricing. Tingkat leverage mempunyai
       hubungan yang signifikan dengan underpricing, tetapi memiliki korelasi
       yang berbeda dengan hipotesis penelitian ini. Dalam penelitian ini juga
       terjadi gangguan heterokedastisitas yang berarti adanya perbedaan
       variance dari satu pengamatan ke pengamatan lainnya.


       Kata kunci : Underpricing, IPO, Ukuran Perusahaan, EPS, PER, Tingkat
       Leverage, Jenis Industri, Umur Perusahaan, Persentase Saham yang
       The purpose of this study is analyze influence of Return On Equity (ROE),
       Return On Asset (ROA), and Return On Invested Capital (ROIC) on stock
       price and stock return. The samples which used in this study are 379 data
       of manufacturing company in Indonesia. The period of study is 10 years
       (1995-2004). The statistic model which used is multiple regression and T-
       test.

2007   The result shows that Return on Equity (ROE) and Return on Invested
       Capital (ROIC) significant influential on stock price but Return on Asset
       (ROA) is not significant. Return on Equity (ROE), Return on Asset (ROA),
       and Return on Invested Capital (ROIC) is not significant on stock return.
       The result of T-test shows ROIC is stronger influential.

       Keywords: Return On Equity (ROE), Return on Asset (ROA), Return on
       Invested Capital (ROIC), Stock price, and Stock Return.
       Abstrak

       Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian Soepratikno dan
       Hartono (2005) mengenai pengaruh atribut perusahaan terhadap
       relevansi laba dan arus kas. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini
       adalah ukuran perusahaan yang didasarkan pada total aset dan tingkat
       hutang yang didasarkan pada tingkat leverage. Sampel yang
       digunakannya dalam penelitian ini menggunakan perusahaan
       manufaktur yang telah terdaftar di Bursa Efek Jakarta dengan jumlah 129
       data untuk masing-masing perusahaan, dengan perioda waktu tahun
       2001 sampai dengan 2005.
2007   Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan kecil dan perusahaan
       besar mempunyai pengaruh yang sama secara signifikan terhadap
       relevansi laba dalam menjelaskan return saham. Perusahaan tingkat
       leverage rendah dan perusahaan tingkat leverage tinggi mempunyai
       pengaruh yang tidak berbeda secara signifikan terhadap tingkat laba
       tetapi mempunyai pengaruh yang berbeda terhadap perubahan laba
       dalam hal ini perusahaan tingkat leverage tinggi lebih relevan
       dibandingkan perusahaan tingkat leverage rendah dalam menjelaskan
       return saham. Informasi arus kas di perusahaan kecil, perusahaan besar,
       perusahaan tingkat leverage rendah, dan perusahaan tingkat leverage
       tinggi tidak dapat memberi nilai tambah dalam menjelaskan return
       saham
       Sistem Pengendalian Internal dirancang untuk menyediakan sebuah
       kepercayaan yang memadai berkenaan dengan pencapaian tujuan dalam
       kategori keandalan pelaporan keuangan, kepatuhan terhadap hukum
       dan peraturan yang berlaku, efektivitas dan efisiensi operasi. Sebuah
       Sistem Pengendalian Internal meliputi 5 elemen, yaitu lingkungan
       pengendalian, penilaian risiko, informasi dan komunikasi, aktivitas
       pengendalian, dan pemantauan.
       PT TIGA FURNITURE merupakan salah satu perusahaan manufakur yang
       memproduksi permebelan yang dimulai dari skala pangsa pasar yang
       kecil sampai sekarang ini memiliki skala pangsa pasar besar dengan cara
       mengekspor hasil produksi mebelnya ke luar negeri seperti Belanda,
2007   Jepang, Malaysia, Belgia, Hongkong, Brunei. Sampai pada sekarang ini
       produksi mebelnya ini hanya dilakukan dengan cara mengekspor ke luar
       negeri saja. Melihat hubungan bisnis yang di mana konsentrasinya hanya
       pada pangsa pasar luar negeri, maka penulis tertarik untuk meneliti
       mengenai Sistem Pengendalian Internal (SPI) PT TIGA FURNITURE
       Yogyakarta, khususnya pada bagian sistem penjualan tunai.
       Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar
       tingkat efektivitas SPI yang ada di PT TIGA FURNITURE Yogyakarta.
       Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan hasil
       penelitian dihitung menggunakan metoda uji validitas, uji reliabilitas,
       skala likert, dan prosentase. Adapun obyek dari penelitian ini adalah
       komponen dari SPI dan bukti-bukti transaksi penjualan tunai.
       Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa SPI pada sistem penjualan
       Tujuan investor menanamkan modalnya adalah untuk mendapatkan
       keuntungan. Oleh karena itu para investor memerlukan informasi yang
       dapat menggambarkan kondisi perusahaan. Laporan Keuangan
       merupakan gabungan pengetahuan, perencanaan bisnis, ramalan pasar,
       dan karakter manajemen, yang dapat membantu investor dalam
       memperkirakan pengembalian di masa yang akan datang dan risiko yang
       dihadapi.

       Akan tetapi, seringkali para investor hanya memfokuskan pada laba
       dalam laporan laba-rugi. Dalam PSAK No.1 (IAI 2002) menyatakan secara
       implisit, bahwa laporan laba rugi harus memuat informasi: laba kotor,
2007   laba operasional, dan laba bersih. Laba kotor adalah selisih dari
       pendapatan perusahaan dikurangi dengan kos barang terjual. Laba
       operasional adalah selisih laba kotor dengan biaya-biaya operasional.
       Laba bersih adalah angka yang menunjukkan selisih seluruh pendapatan
       yang operatif maupun tidak dan seluruh biaya operatif maupun tidak.

       Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kualitas informasi laba,
       antara laba kotor, laba operasional, dan laba bersih bagi investor.
       Penelitian ini menggunakan kumulatif return abnormal (Cummulative
       Abnormal Return/CAR) sebagai variabel dependen. Sedangkan variabel
       independennya adalah laba kotor kejutan, laba operasional kejutan, laba
       bersih kejutan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari
       perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta
       (BEJ) pada perioda 1998 sampai dengan 2005.
       Abstract
       This research objective is to examine empirically the influences of
       auditor’s professionalism on level of materiality in course of financial
       statement audit. Professionalism of auditor which estimate can influence
       level of materiality is devotion of at profession, social obligation,
       independence, belief of at profession, and relation with humanity of
       friend profession. Data is selected using purposive sampling. The analysis
       units for responses of 58 auditors in 10 Public Accountant Offices and 1
       audit service cooperation. The data collection is performed directly. The
2007
       statistic method used to test the hypotheses is multiple regressions.
       The analysis indicated that by using five dimension of professionalism
       that is: devotion of at profession, social obligation, independence, belief
       of at profession, and relation with humanity of friend profession can not
       influence external auditors in considering storey level materiality.
       Consideration mount materiality did not influence by the
       professionalism, not consistence with the result of previous research.

       Keywords: professionalism and materiality.
       merupakan faktor yang sangat menentukan terhadap keandalan laporan
       keuangan yang di hasilkan oleh perusahaan. Sebelum auditor melakukan
       audit secara mendalam terhadap semua informasi yang tercantum pada
       laporan keuangan, standar pekerjaan lapangan kedua mengharuskan
       auditor untuk memahami pengendalian internal yang diberlakukan di
       perusahaan tersebut.
        Sistem Pengendalian Internal dibuat untuk memberikan keyakinan
       dalam pencapaian tiga golongan tujuan, yaitu : (1) Keandalan informasi
       laporan keuangan, (2) Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang
       berlaku, (3) Efektivitas dan Efisiensi Operasi. Sistem Pengendalian
       Internal memiliki 5 unsur yaitu : Unsur Lingkungan Pengendalian, Unsur
       Penilaian Risiko, Unsur Informasi dan Komunikasi, Unsur Aktivitas
2007   Pengendalian, Unsur Pemantauan.
        Penulis melakukan penelitian tentang Sistem Pengendalian Internal (SPI)
       pada GRAHA MOTOR PERWITA DAIHEYO yang merupakan anak cabang
       dari PT. Perwita Karya untuk divisi otomotif yang menyediakan servis dan
       jual beli motor. PT. Perwita Karya sejak tahun 2000 telah menjalin
       kerjasama dengan produk merek motor luar negeri yang terkenal yaitu
       Zhongzen Hongkong. Objek penelitian ini meliputi pengujian atas unsur-
       unsur dari Sistem Pengendalian Internal dan pengujian terhadap bukti-
       bukti transaksi.
        Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kelayakan Sistem
       Pengendalian Internal dan efektivitas operasional dari GRAHA MOTOR
       PERWITA DAIHEYO. Penelitian ini mengunakan pendekatan metode
       deskriptif kualitatif dan dari data yang didapat dihitung dengan
       Penelitian ini bertujuan untuk menguji relevansi informasi akuntansi
       yang berupa laba, perubahan laba, arus kas dan discretionary accrual
       untuk memprediksi tingkat return saham. Jumlah data yang digunakan
       sebagai sampel adalah 425 data perusahaan manufaktur. Sampel yang
       dipilih adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ selama lima
       tahun beturut-turut dalam perioda 2001 sampai dengan tahun 2005.
       Penelitian ini juga membandingkan kedua model regresi yaitu model
       regresi nonlinier dan model regresi linier dengan menggunakan model F
       test.
       Hasil penelitian pada model regresi linier menunjukkan bahwa laba (E)
2007   berpengaruh positif terhadap return saham, perubahan laba (∆E)
       berpengaruh negatif terhadap return saham, dan arus kas (CF),
       discretionary accrual (DA/TA), dan nondiscretionary accrual (NDA/TA)
       tidak berpengaruh terhadap return saham. Kemudian hasil penelitian
       pada model regresi nonlinier menunjukkan bahwa arus kas kuadrat
       (CF2), perubahan laba (∆E), discretionary accrual (DA/TA) dan
       discretionary accrual kuadrat (DA/TA)2 berpengaruh negatif terhadap
       return saham, sedangkan variabel lain tidak berpengaruh terhadap
       return saham.
       Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa model regresi linier lebih
       baik dibandingkan dengan model regresi nonlinier dalam menjelaskan
       return saham. Tetapi bukan berarti model regresi nonlinier tidak dapat
       Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian yang dilakukan oleh
       Muawanah dan Indriantoro (2001). Muawanah dan Indriantoro (2001)
       menguji pengaruh interaksi antara variabel personalitas (locus of control,
       dan komitmen profesi) dengan variabel cognitive style (kesadaran etis)
       terhadap pengambilan keputusan auditor dalam situasi konflik. Yang
       membedakan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya ialah
       penambahan dua variabel personalitas yang lain, yaitu gender dan lama
       pengalaman kerja. Perbedaan kedua, sampel penelitian ini diperluas
       tidak hanya pada auditor eksternal, tetapi juga pada auditor internal.
2007   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kembali pengaruh
       interaksi antara variabel personalitas (locus of control, komitmen profesi,
       gender, dan lama pengalaman kerja) dengan variabel cognitive style
       (kesadaran etis) terhadap pengambilan keputusan auditor dalam situasi
       konflik. Data diperoleh dengan cara menyebarkan kuesioner, baik secara
       langsung maupun melalui teman (koneksi) kepada KAP-KAP di DIY dan
       kepada auditor internal perusahaan di DIY. Alat analisis yang digunakan
       dalam penelitian ini adalah multiple regression.
       Dari hasil pengujian pada penelitian ini, diperoleh hasil yang berbeda
       dengan penelitian yang sebelumnya, yaitu hasil penelitian ini tidak
       mendukung hipotesis yang dilakukan. Dengan p < 0,05 maka diambil
       Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman dan
       kepatuhan pemegang franchise sebagai wajib pajak dalam
       memenuhi kewajiban perpajakannya di kota Yogyakarta dan
       menganalisis apakah ada pengaruh antara lamanya pengalaman
       bisnis yang dijalankan oleh pemegang franchise dengan
       pemahaman dan kepatuhan wajib pajak di kota Yogyakarta.
       Penelitian ini dilakuakan dengan menyebar kuesioner kepada
       pemegang franchise. Dimana metode sampel yang diambil adalah
       conveniance sampling yaitu mengambil sampel wajib pajak
       dengan kriteria : memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP),
       penelitian hanya dilakukan pada wajib pajak yang bergerak dalam
2007   dunia bisnis franchise, yang akan disebar di jalan Adi Sucipto,
       Malioboro, Mrican, Babarsari, Urip Sumoharjo. Adapun alat uji
       yang digunakan adalah validitas, reliabilitas, dan uji Chi-Square. Uji
       ini menggunakan analisis faktor dengan bantuan program aplikasi
       SPSS ( Statistic Product and Service Solution) versi 14.0 for
       windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa 65.417% responden
       sebagai wajib pajak paham dalam memenuhi kewajiban
       perpajakannya di kota Yogyakarta, sedangkan pada analisis
       kepatuhan di dapat 68.148% responden patuh dalam memenuhi
       kewajiban perpajakannya dikota Yogyakarta. Untuk analisa tidak
       ada perbebedaan menunjukan tidak signifikan yang artinya bahwa
       tidak ada perbedaan pemahaman dan kepatuhan dengan lamanya
       Perkembangan Perusahaan semen di Indonesia sangat pesat dan
       mempunyai peranan yang sangat penting dalam pembangunan.
       Banyaknya perusahaan semen yang yang ada di Indonesia
       membuat persaingan pasar semakin ketat. PT. Indocement
       Tunggal Prakarsa, Tbk merupakan salah satu perusahaan semen
       terbesar di Indonesia. Penelitian ini merupakan studi kasus pada
       PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk dengan menghitung
       kinerja keuangan menggunakan alat analisis Du-pont. Dengan
2008
       mengetahui ROA (Return on Asset) serta ROE (Return on Equity)
       PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk selama tiga tahun yakni
       mulai tahun 2003-2005, kita dapat mengetahui kinerja keuangan
       yang ada di perusahaan tersebut. Selama tiga tahun terakhir yakni
       tahun 2003-2005, kinerja keuangan PT. Indocement Tunggal
       Prakarsa, Tbk dalam keadaan baik, sehingga dapat menarik para
       investor untuk menanamkan modalnya di PT. Indocement Tunggal
       Prakarsa, Tbk.
       Pemotong pajak adalah salah profesi yang memegang peranan
       penting dalam sistem perpajakan di Indonesia. pemotong pajak
       pajak bertugas memotong, menyetor dan melaporkan PPh 21
       karyawan. Pemahaman akan pelaksanaan hak dan kewajiban
       pemotong pajak menjadi sangat penting. Pemotong pajak dalam
       perusahaan yang benar-benar memahami akan pelaksanan hak
       dan kewajibanya sehingga terjadinya kesalahan dalam
       penghitungan, pembayaran dan pelaporan pajak sebagai sebuah
2008   konsekuensi pemenuhan perpajakan data dihindari.
        Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari sampai sejauhmana
       pemahaman pemotong pajak terhadap pelaksanaan hak dan
       kewajiban. Dari kajian yang telah dilakukan menghasilkan
       kesimpulan bahwa pemotong pajak telah memahami
       sebagaimana pelaksanaan hak dan kewajiban mereka sesuai
       dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan
       yang berlaku.

       Penilaian kinerja keuangan perusahaan menggunakan metode
       kontemporer merupakan suatu usaha penyempurnaan dari metode
       konvensional, karena instrumen pengukur kinerja keuangan
       metode konvensional memiliki kelemahan. Kelemahan pengukur
       kinerja keuangan konvensional antara lain adalah mengabaikan
       adanya biaya modal, sehingga sulit diketahui apakah suatu
       perusahaan telah menciptakan nilai bagi perusahaan/pemegang
       saham atau belum.
       Masalah yang di bahas dalam penelitian ini adalah mengukur
       kinerja keuangan perusahaan dengan pendekatan Economic
       Value Added atau EVA. Penelitian ini meneropong kinerja
       keuangan perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, periode
2008   pengamatan 2004 sampai dengan 2006. Pertimbangan memilih
       perusahaan ini sebagai obyek penelitian karena pertimbangan
       perusahaan ini telah go public, sehingga eksisistensinya sebagai
       pemain di pasar modal layak diperhitungkan investor maupun
       calon investor. Dengan demikian, hasil dari penelitian ini
       diharapkan dapat membantu investor dalam mengambil keputusan
       investasi.
       Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah aplikasi
       dari rumus standar EVA, meliputi : (a) Menghitung biaya hutang,
       (b) Menghitung biaya modal sendiri, (c) Menghitung struktur
       permodalan, (d) Menghitung biaya penggunaan modal secara rata-
       rata tertimbang dan selanjutnya mencari besarnya nilai EVA.
       Kesimpulan penelitian menunjukkan hasil pengukuran EVA PT.
       Indofood Sukses Makmur pada tahun 2004, 2005 dan 2006
       Pada penelitian ini menganalisis pengaruh moderasi aliran kas
       bebas, rasio pembayaran dividen dan pengeluaran modal
       terhadap earnings response coefficients. Penelitian ini
       menggunakan 39 perusahaan dengan 117 data dari perusahaan
       manufaktur dan nonmanufaktur yang terdaftar di BEJ (Bursa Efek
       Jakarta). Penelitian ini menggunakan aliran kas bebas sebagai
       moderasi pada rasio pembayaran deviden, pengeluaran modal,
       dan earnings response coefficients.
       Aliran kas pada suatu perusahaan dapat diretribusikan kepada
2008   investor atau kreditor yang tidak digunakan sebagai modal kerja
       perusahaan. Pada penelitian ini rasio pembayaran dividen dan
       pengeluaran modal tidak dapat berpengaruh positif terhadap
       earnings response coefficients. Penelitian ini menggunakan uji 2
       steps regression unutk uji multikolinieritas.


       Kata Kunci: Aliran Kas Bebas, Rasio Pembayaran dividen,
       pengeluaran Modal, Earnings
            Response Coeffients.

       Perlakuan akuntansi yang timbul dari hubungan transaksi antara
       koperasi dengan anggotanya dan transaksi lain yang spesifik pada
       badan usaha koperasi berpedoman pada PSAK No. 27. Dengan
       standar tersebut, pihak penyaji informasi laporan keuangan dapat
       mengetahui segala ketentuan yang harus dipenuhi dalam
       pelaporan keuangan koperasi.
       Penulis melakukan penelitian tentang kepatuhan perlakuan
       akuntansi koperasi sesuai dengan PSAK No. 27 pada Koperasi
       Serba Usaha Artha Kusuma yang bergerak dalam bidang jasa
       simpan pinjam pada khususnya serta melayani kredit barang
       elektronik, hand phone, meubel dan kebutuhan lainnya. Penelitian
2008   ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah Koperasi Serba
       Usaha Artha Kusuma dalam melaksanakan pelaporannya telah
       mematuhi standar pelaporan koperasi yang sesuai dengan PSAK
       No. 27 dan untuk mengetahui apakah kepatuhan tersebut
       berpengaruh terhadap penyertaan modal dan pinjaman anggota.
       Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif
       kualitatif.
        Berdasarkan hasil identifikasi dan uji kepatuhan terhadap
       pelaporan yang ada di koperasi, maka diperoleh kesimpulan
       bahwa Koperasi Serba Usaha Artha Kusuma hanya mematuhi
       sebagian dari standar pelaporan koperasi yang sesuai dengan
       PSAK No. 27 dan hal tersebut tidak memberikan pengaruh
       Adanya sistem pengendalian manajemen diharapkan dapat
       membantu proses kerja perusahaan untuk menciptakan kinerja
       perusahaan yang efektif dan efisien. Pentingnya sebuah
       pengendalian manajemen pada perusahaan sangat berpengaruh
       bagi kelangsungan perusahaan itu sendiri. Dengan dukungan yang
       baik serta kerjasama antara satu pihak dengan pihak yang lain
       akan dapat mendukung kelangsungan perusahaan. Pamahaman
       sistem pengendalian manajemen yang memadai dapat membentu
       auditor dalam melakukan proses pemeriksaan mencakup elemen
       sistem pengendalian manajemen.
2008   Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan pengujian atas
       pendapatan yang berfluktuatif dan tidak teratur pada CV. Carbon
       Advertising untuk mengetahui sejauh mana perusahaan dapat
       mengendalikan perusahaanya untuk dapat terus beroperasi serta
       terhadap efektivitas dan efisiensi kerja perusahaan. Penelitian ini
       menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif, dimana
       penjelasan atas hasil analisis dilakukan dengan cara memaparkan
       dalam bentuk narasi.
       Dari hasil pengujian yang dilakukan pada CV. Carbon Advertising
       Yogyakarta maka sistem pengendalian manajemen yang dilakukan
       pada perusahaan tersebut sudah berjalan dengan baik secara
       Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu elemen
       pendukung dalam pendapatan pajak daerah. Besar kecilnya
       jumlah pendapatan pajak daerah akan berpengaruh pada jumlah
       pendapatan pajak daerah.
       Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi pajak
       kendaraan bermotr di provinsi DIY tahun 2001-2006, mengetahui
       indeks pertumbuhan pajak kendaraan bermotor dan mengetahui
       trend pajak kendaraan bermotor di masa mendatang dan
       mengetahui kontribusi pajak kendaraan bermotor dari tahun 2001-
2008
       2006.
       Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan
       beberapa metoda yang sesuai, pajak kendaraan bermotor di
       provinsi DIY dari tahun 2001-2006 adalah efisien, indeks
       pertumbuhan pajak kendaraan bermotor di provinsi DIY mengalami
       peningkatan, trend pajak kendaraan bermotor di provinsi DIY dari
       tahun 2001-2006 di masa mendatang mengalami peningkatan,
       kontribusi pajak kendaraan bermotor terhadap PAD di provinsi DIY
       dari tahun 2001-2006 juga mengalami peningkatan.
       Penetapan cukai rokok selain sebagai sumber pendapatan negara
       adalah dimaksudkan untuk mengurangi jumlah perokok. Hal ini
       dikarenakan untuk alasan kesehatan. Fungsi pajak ini disebut juga
       sebagai fungsi regulerend yaitu pajak mempunyai fungsi pengatur.
       Tujuan dilaksanakannya penelitian terhadap mahasiswa prodi
       Akuntansi di Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta ini
       adalah untuk menganalisis pengaruh cukai rokok terhadap minat
       beli rokok pada mahasiswa di Universitas Kristen Duta Wacana.
       Selain itu juga dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisis
       respon mahasiswa terhadap cukai rokok, bagaimana mahasiswa
       memahami tentang pengertian, manfaat, pengaruh dari cukai
2008   rokok.
       Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan model regresi
       sederhana, menunjukkan bahwa cukai rokok berpengaruh
       signifikan terhadap minat beli rokok mahasiswa. Begitu juga
       dengan menggunakan model aritmatik mean menunjukkan bahwa
       respon mahasiswa terhadap cukai rokok tergolong tinggi yang
       berarti mahasiswa memahami tentang pengertian, manfaat, dan
       pengaruh dari cukai rokok. Hasil penelitian ini diharapkan dapat
       memberi data tambahan atau bahan pembelajaran tambahan
       terhadap ilmu pengetahuan yang bersangkutan.

       Kata Kunci: Cukai rokok, minat beli.
       Pajak daerah adalah merupakan salah satu Pendapatan Asli
       Daerah (PAD) yang dapat dimanfaatkan pemerintah untuk
       memenuhi kebutuhan operasionalnya. Pajak daerah terdiri dari
       pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak
       penerangan jalan, pajak pengambilan bahan galian golongan C,
       dan pajak parkir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji
       potensi pajak daerah di Kabupaten Bantul dengan tahun 2000-
       2006 kecuali pajak hotel dan restoran dimulai tahun 2002-2006,
       menguji tingkat pertumbuhan pajak dearah, menguji trend pajak
       daerah untuk masa lima tahun kedepan 2007-2011, dan menguji
       kontribusi pajak daerah terhadap PAD.
2008   Untuk analisis potensi pajak daerah penulis menggunakan dua
       variabel yaitu variabel Pajak Daerah dan variabel Pendapatan Asli
       Daerah (PAD) dengan metoda tingkat pertumbuhan, tingkat
       kontribusi dan trend dari tahun 2000-2006 di daerah Kabupaten
       Bantul menunjukan tingkat pertumbuhan negatif, tingkat kontribusi
       mengalami penurunan dan sedangkan trend pajak daerah positif
       kecuali pajak hotel trend negatif untuk lima tahun kedepan. Jenis
       pajak memberikan kontribusi yang besar pada PAD, dari ke enam
       jenis pajak daerah yang diteliti adalah pajak penerangan jalan.

       Kata Kunci: PAD, Pajak Daerah, tingkat pertumbuhan, tingkat
       kontribusi, Trend.
       Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah kecerdasan emosianal
        mempengaruhi tingkat pemahaman akuntansi. Kecerdasan
       emosional diukur dengan pengenalan emosi diri, mengelola emosi,
       memotivasi diri sendiri, empati dan membina hubungan.
       Sedangkan pemahaman akuntansi diukur dengan Indeks Prestasi
       Kumulatif (IPK). Kuesioner yang disebarkan terdiri dari 50
       pernyataan komponen kecerdasan emosional, dan Skala
       pengukuran kuesioner dalam penelitian ini menggunakan skala
       likert. Sedangkan responden dalam penelitian ini adalah
       mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Duta
       Wacana yang aktif yaitu; mahasiswa yang sudah menempuh
2008   minimal 120 SKS.
       Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi
       linier berganda. Hasil analisis menujukkan Adjusted R Square
       diperoleh sebesar 0,039, yang berarti hanya 3,9% perubahan
       tingkat pemahaman akuntansi dipengaruhi oleh variabel
       pengenalan emosi diri, mengelola emosi, memotivasi diri sendiri,
       empati dan membina hubungan, atau 96,1% dijelaskan oleh
       variabel lain. Sehingga dapat disimpulkan pengaruh kecerdasan
       emosional secara statistik tidak berpengaruh secara signifikan
       terhadap tingkat pemahaman akuntansi. Hasil penelitian ini sesuai
       dengan Trisniwati dan Suryaningsum (2003) yang menyatakan
       bahwa hubungan antara kecerdasan emosional dan tingkat
       Pengendalian intern sangat dibutuhkan oleh manajemen, para
       auditor, dan pihak eksternal lainya guna menyediakan keyakinan
       memadai yang berkaitan dengan pencapaian tujuan dalam
       kategori keandalan laporan keuangan, kepatuhan terhadap hukum
       dan peraturan yang berlaku, efektivitas dan efisiensi operasi.
       Pamahaman pengendalian intern yang memadai digunakan
       auditor dalam merencanakan audit yang meliputi empat keputusan
       penting tentang lingkup dan pelaksanaan audit.
       Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kelayakan dan pengujian
       efektivitas pengendalian intern penjualan kredit P.D Anugerah
       Jaya Yogyakarta serta mengimplementasikan hasil penelitian
2008   tersebut terhadap keputusan penting tentang lingkup dan
       pelaksanaan audit. Penelitian ini menggunakan pendekatan
       analisis deskriptif kualitatif dan hasil penelitian dihitung
       menggunakan analisis likert scale.
       Dari hasil penilaian kelayakan dan pengujian pengendalian
       menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern penjualan kredit
       P.D Anugerah Jaya Yogyakarta dinyatakan layak dan efektif.
       Dengan sistem pengendalian intern yang layak dan efektif maka
       prosedur audit yangg digunakan adalah pengujian subtantif,
       dilakukan pada tanggal neraca dan tanggal setelah neraca dengan
       jumlah sampel sebanyak 242 sampel. Staf audit yang ditugaskan
       adalah seorang manajer audit, auditor senior, auditor junior.
       Sistem Pengendalian Internal dirancang untuk menyediakan
       sebuah kepercayaan yang memadai berkenaan dengan
       pencapaian tujuan dalam kategori keandalan pelaporan keuangan,
       kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku, efektivitas
       operasi. Sebuah Sistem Pengendalian Internal meliputi 5 elemen,
       yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, informasi dan
       komunikasi, aktivitas pengendalian, dan pemantauan.
       Penulis melakukan penelitian tentang Sistem Pengendalian
       Internal (SPI) pada CV. Puspita Komunikasi yang merupakan
       perusahaan yang bergerak dalam bidang percetakan, perusahaan
       ini didirikan pada tanggal 27 Februari 2000. Usaha ini berlokasi di
       JL. Minggiran Baru 37 A Yogyakarta. Objek penelitian ini meliputi
2008   pengujian atas unsur-unsur dari Sistem Pengendalian Internal dan
       pengujian terhadap bukti-bukti transaksi serta dampaknya
       terhadap keputusan lingkup audit.
       Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Sistem
       Pengendalian Intern pada kegiatan operasional CV. Puspita
       Komunikasi dan dampaknya terhadap keputusan lingkup audit.
       Data yang didapat dalam penelitian ini dihitung dengan
       menggunakan perhitungan likert.
       Dari hasil perhitungan secara keseluruhan dan pengujian terhadap
       bukti-bukti transaksi, diperoleh kesimpulan bahwa Sistem
       Pengendalian Internal (SPI) di CV. Puspita Komunikas telah layak
       sekali dan kegiatan operasionalnya telah efektif.
       Keunggulan bersaing yang dimiliki sebuah perusahaan merupakan
       faktor yang sangat berperan dalam mempertahankan eksistensi
       perusahaan di dunia persaingan. Semakin tajam persaingan,
       diperlukan upaya untuk membentuk dan mempertahankan
       keunggulan perusahaan. Oleh karena itu pimpinan harus selalu
       mengevaluasi keunggulannya. Evaluasi tersebut antara lain
       dilakukan melalui audit manajemen
       Empat faktor yang membangun keunggulan bersaing diataranya
       adalah : (1) Kualitas, (2) Efisiensi, (3) Inovasti , (4) Responsi
       Konsumen.
       Penulis melakukan penelitian tentang Audit Manajemen dan
       Analisis Keberlanjutan atas Unsur-unsur yang menjadi pembentuk
2008   keunggulan bersaing pada SOLARIA RESTAURANT di
       Ambarukmo Plaza yang merupakan cabang dari Solaria
       Restaurant Lippo Cikarang-Bekasi. Penelitian ini meliputi verifikasi
       atas unsur-unsur yang menjadi pembentuk keunggulan bersaing
       dari Solaria Restaurant, kemudian melakukan analisis
       keberlanjutan terhadap unsur-unsur yang menjadi pembentuk
       keunggulan bersaing tersebut.
        Untuk memperoleh data, penulis menyebarkan kuisioner yang
       diberikan kepada konsumen dan pihak manajemen Solaria.
       Metode penelitian ini menggunakan analisis persentase, validitas
       dan reabilitas, analisis lingkungan internal (IFAS), analisis
       lingkungan eksternal (EFAS), dan analisis dampak silang (Cross
       Impact)
        Hasil penelitian secara keseluruhan dan hasil pengujian terhadap
       Penelitian ini menganalisis pengaruh pendapat selain wajar tanpa
       pengecualian terhadap pergantian auditor yang dilakukan oleh
       perusahaan. Pihak perusahaan ataupun pihak para pemegang
       saham dan manajemen perusahaan sangat membutuhkan jasa
       auditor. Auditor merupakan pihak ketiga yang independen. Pihak
       investor dapat dengan aman menginvestasikan modal mereka
       pada perusahaan yang mempunyai kinerja yang baik. Kinerja
       perusahaan disini dapat dilihat dari laporan keuangan yang
       disajikan oleh manajer. Laporan keuangan dapat dikatakan baik
       apabila telah mendapatkan unqualified opinion oleh auditor.
       Namun, yang terjadi pada akhir-akhir ini adalah perusahaan
       seringkali mencari cara untuk mendapatkan opini unqualified
2008   dengan cara melakukan perpindahan auditor dimana auditor
       sebelumnya memberikan mereka pendapat selain unqualified
       opinion.
       Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh
       perusahaan go public yang terdaftar pada Bursa Efek Jakarta dan
       yang mengganti auditornya pada tahun 1997-2001. Penelitian ini
       hanya meneliti faktor opini audit sebagai faktor perpindahan
       auditor.
       Dari analisis hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa opini
       auditor selain wajar tanpa pengecualian berpengaruh secara
       signifikan terhadap pergantian auditor.

       Kata kunci : audit, pergantian auditor, unqualified opinion
       Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar potensi
       yang dimiliki pajak daerah khususnya pajak pengambilan dan
       pengolahan bahan galian golongan C sebagai sumber pemasukan
       atau pendapatan bagi Pendapatan Asli Daerah. Selain itu
       penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui potensi efisiensi
       dari pajak pengambilan dan pengolahan bahan galian golongan C
       di Propinsi DIY, mengetahui potensi pertumbuhan dari pajak
       pengambilan dan pengolahan bahan galian golongan C di Propinsi
       DIY, mengetahui potensi keunggulan daerah dalam sektor pajak
       pengambilan dan pengolahan bahan galian golongan C di Propinsi
       DIY, mengetahui kondisi matriks potensi dari pajak pengambilan
       dan pengolahan bahan galian golongan C di propinsi DIY,
2008   mengetahui perkembangan pajak pengambilan dan pengolahan
       bahan galian golongan C di Propinsi DIY untuk periode yang akan
       datang.

         Data yang digunakan adalah jenis data sekunder yang
       bersumber dari Laporan Target dan Realisasi PAD dan Laporan
       Anggaran dan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-
       masing kabupaten di propinsi DIY dari tahun 2000-2005. Analisis
       yang dilakukan yaitu analisis efisiensi, analisis pertumbuhan,
       analisis location quotient, analisis matiks potensi dan analisis trend.

       Hasil analisis menunjukan bahwa daerah-daerah di Propinsi DIY
       mempunyai tingkat efisiensi yang tinggi, tingkat pertumbuhan pajak
       Pajak Daerah adalah pajak yang dipungut oleh pemerintah daerah
       baik pemerintah kota maupun pemerintah kabupaten. dalam
       pelaksanaannya dilakukan oleh Dinas Pendapatan Daerah. Pajak
       daerah merupakan komponen yang paling penting dari
       Pendapatan Asli Daerah dan memiliki prospek yang sangat baik
       untuk dikembangkan.
        Kabupaten Tana Toraja merupakan salah satu daerah di
       Indonesia yang sedang giat berusaha meningkatkan pendapatan
       daerahnya, baik dari segi pajak maupun retribusi daerah.
       Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar
2008   kontribusi pajak potong hewan terhadap Pendapatan Asli Daerah
       Tana Toraja. Data yang digunakan adalah jenis data sekunder
       yang bersumber dari realisasi pajak potong hewan dan realisasi
       PAD dari tahun 2001-2006. Analisis yang dilakukan yaitu analisis
       kontribusi, analisis pertumbuhan, dan analisis trend.
       Hasil analisis menunjukan bahwa tingkat kontribusi pajak potong
       hewan pada tahun anggaran 2001-2006 tidak potensial terhadap
       Pendapatan Asli Daerah. Kemudian pertumbuhan dari pajak
       potong hewan adalah positif dan trend pajak potong hewan untuk
       masa mendatang mengalami penurunan. Ini disebabkan karena
       makin kurangnya pelaksanaan upacara-upacara adat Rambu
       Tuka' dan Rambu Solo'.
       Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan wajib pajak
       penghasilan orang pribadi di Dili.Teknik pengumpulan data yang
       digunakan dalam penelitian ini adalah penyebaran kuesioner
       kepada responden secara langsung di tempat usahanya masing-
       masing dan menanyakan kepada responden apakah bersedia
       mengisisi kuesioner yang dibagikan. Pengambilan sampel
       dilakukan dengan metoda convinience sampling. Sampel dari
       penelitian ini adalah wajib pajak penghasilan orang pribadi di Dili,
       Timor Leste.

2008   Berdasarkan hasil pengolahan data maka didapat hasil analisis
       persentasi profil responden bahwa identitas responden di ibukota
       Dili meliputi usia yang paling banyak adalah usia antara 31 – 40
       tahun yaitu sebesar 47.5%, Jenis usaha responden yang paling
       banyak adalah jenis usaha penyewaan yaitu sebesar 18.8%,
       Pendapatan responden yang paling banyak adalah antara $500.00
       - $1000.00 yaitu sebesar 50%, Lama berdirinya usaha responden
       yang paling banyak adalah antara 4 – 6 tahun yaitu sebesar
       41.3%, dan Jumlah karyawan responden yang paling banyak
       adalah antara 6 – 10 orang yaitu sebesar 37.5%. Berdasarkan
       hasil perhitungan dari Distribusi Frekuensi Relatif di peroleh hasil
       Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu daerah
       tujuan wisata dari manca negara dan domestik memiliki banyak
       sarana pendukung seperti hotel dan restoran, berkaitan dengan
       UU no. 34 Tahun 2000 tentang Pajak Daerah, maka di Propinsi
       DIY terdapat potensi pajak pada sektor hotel dan restoran yang
       sangat besar.
        Dari potensi pajak hotel yang ada diketahui bahwa untuk kelima
       daerah tingkat dua memiliki efisiensi yang tinggi dalam
       melaksanakan pajak hotel dan restoran yaitu lebih dari 100%,
2008   indeks laju pertumbuhan Kotamadya Yogyakarta 7,6%, Kabupaten
       Sleman 6,31%, Kabupaten Kulon Progo 17,53%, Kabupaten
       Gunung Kidul 4,80% dan Kabupaten Bantul - 5,89%. Pertumbuhan
       terbesar terdapat di Kabupaten Kulon Progo sementara terendah
       di Kabupaten Bantul. LQ (location quantient )untuk Propinsi DIY
       adalah lebih kecil dari 1, sehingga matriks potensinya berkenbang.
       Tingkat kontribusi (C) Propinsi DIY 20,44%, maka dapat dikatakan
       prima.
        Untuk Kotamadya Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten
       Kulon Progo trend pajak hotel dan restoran untuk masa yang akan
       datang adalah meningkat sementara untuk Kabupaten Bantul dan

       Motivasi adalah determinan terpenting bagi performance individu.
       Dengan adanya motivasi yang tinggi dalam hal belajar, mahasiswa
       diharapkan dapat mengoptimalkan performancenya. Penelitian ini
       meneliti mengenai pengaruh motivasi terhadap performance
       mahasiswa akuntansi yang mengambil matakuliah Akuntansi
       Manajemen di Universitas Kristen Duta Wacana dengan effort
       (upaya) sebagai variabel mediasinya.
       Penelitian ini dilakukan di Universitas Kristen Duta Wacana
       kepada mahasiswa Akuntansi yang mengambil matakuliah
2008   Akuntansi Manajemen pada semester ganjil tahun ajaran
       2007/2008. Dari hasil penelitian ini maka didapat bahwa motivasi
       tidak begitu berpengaruh terhadap effort karena ditunjukkan

       (0,976) > 0,05. Dan untuk uji hipotesis yang kedua juga dapat kita
       lihat bahwa Motivasi melalui effort berpengaruh besar pada
       performance mahasiswa akuntansi Universitas Kristen Duta

       performance (0,394) signifikan karena p-value < 0,05.
       Penelitian ini bersifat studi kasus, mengenai kasus utang
       PT.Sumalindo Lestari Jaya Tbk (PT. SLJ). Penelitian ini dilakukan
       selama 8 perioda, dari tahun1998 sampai tahun 2004. Penelitian
       ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan debt to equity
       ratio (DER) terhadap nilai perusahaan PT. SLJ. DER PT.SLJ
       berfluktutif dari tahun 1998 sampai 2004. DER PT. SLJ mengalami
       peningkatan yang signifikan dari tahun 2000 yang hanya sebesar
       7,45 menjadi 25,45 pada tahun 2004.
        Hasil penelitian ini menyatakan bahwa PT.SLJ menaikkan nilai
       utangnya pada PT.Pamolite dikarenakan PT.SLJ mengalami
2008
       kondisi keuangan yang kurang baik. Dibuktikan dengan PT.SLJ
       pada tahun 2004 menerbitkan tambahan saham baru. Dampak
       kenaikan DER ini membuat harga saham PT. SLJ mengalami
       peningkatan. Harga saham akan semakin naik seiring dengan
       naiknya rasio utang. Diestimasi pula bahwa harga saham akan
       maksimal dan biaya modal akan minimal pada rasio utang 40%
       dari total aktiva.

       Kata Kunci: debt to equity ratio (DER), harga saham, earning per
       share (EPS), beta, WACC.
       Bank Mandiri merupakan bank pemerintah yang terbesar di
       Indonesia dalam jumlah aktiva maupun dalam hal penyaluran
       kreditnya, dalam hal ini Bank Mandiri menguasai Rp265 triliun atau
       hampir 20 persen dari total aset perbankan. Bank Mandiri juga
       menjadi sumber dan bagi debitur besar dan proyek-proyek raksasa
       seperti infrastuktur jalan tol dan pembangkit listrik. Pada tahun
       2005, Bank Mandiri mengalami masalah yang sangat signifikan
       yaitu tingginya jumlah kredit bermasalah (NPL) yang pada akhirnya
       berdampak pada penurunan laba bersih Bank Mandiri yang sangat
       drastis. Masalah yang dihadapi oleh Bank Mandiri ini terutama
       disebabkan karena pada tanggal 20 Januari 2005, Bank Indonesia
       mengeluarkan suatu regulasi baru yang disebut dengan Peraturan
2008   Bank Indonesia No.7/2/PBI/2005 tentang Penilaian Kualitas Aktiva
       Bank Umum. Peraturan ini mengatur penyeragaman kualitas aktiva
       bank umum (uniform clasification), dalam hal ini setiap bank harus
       mengakui kualitas aktiva debiturnya menurut kolektibilitas terendah
       dari debitur tersebut di bank lain. Penelitian ini bertujuan untuk
       menganalisis dampak diberlakukannya Peraturan Bank Indonesia
       No.7/2/PBI/2005 terhadap nilai NPL (Non Performing Loans) dan
       laba bersih Bank Mandiri.
       Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari laporan
       keuangan Bank Mandiri periode 31 Desember 2003 sampai
       dengan 30 September 2007, dalam hal ini laporan keuangan yang
       digunakan adalah Laporan Laba Rugi, Laporan Neraca, Laporan
       Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum, dan Catatan
       This study aims examining influence of leverage ratio to profitability
       at growth and ungrowth firm in manufactur sector in Indonesia.The
       study uses financial report from manufactur sector especially in
       food and beverages, from 2001 until 2005 for 21 firms. Results of
       this study are : first, Debt Total Asset (DTA) influence significantly
       Return on Assets (ROA) at growth firms, meanwhile Debt Equity
       Ratio (DER) do not influence to Return on Assets (ROA) at growth
       firms. Second, Debt Total Assets and Debt Equity Ratio (DER) do
       not influence to Return On Equity (ROE). Third, Debt Total Asset
2008
       (DTA) influence significantly Return on Assets (ROA) at ungrowth
       firms, meanwhile Debt Equity Ratio (DER) do not influence to
       Return on Assets (ROA) at ungrowth firms. Fourth, Debt Total
       Asset (DTA) do not influence to Return on Equity (ROE) at
       ungrowth firms, meanwhile Debt Equity Ratio (DER) influence
       significantly Return on Equity (ROE) at ungrowth firms.

       Keywords: ROA, ROE, Leverage Ratio.

       PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. merupakan perusahaan
       penyelenggara informasi dan telekomunikasi (infocomm) serta
       penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full
       service and network provider) yang terbesar di Indonesia. Pada
       tahun 1999 ditetapkan Undang-undang Nomor 36 Tahun 1999
       tentang Penghapusan Monopoli Penyelenggaraan Telekomunikasi.
       Sebelum adanya UU No. 36 Tahun 1999, PT Telkomunikasi
       Indonesia Tbk. merupakan perusahaan telekomunikasi yang
       memonopoli penyelenggaraan telekomunikasi di Indonesia. PT
       Telkom memegang peranan yang penting dalam penyelenggaraan
       telekomunikasi di Indonesia. Terlebih lagi PT Telkom juga
       diberikan hak eksklusivitas untuk menyelenggarakan SLJJ dan
2008   telekomunikasi lokal. PT Telkom pada saat itu masih dominan dan
       menguasai pasar telekomunikasi. Sejak diberlakukannya UU
       No.36 Tahun 1999 maka PT Telkom tidak lagi dapat memonopoli
       dalam penyelenggaraan telekomunikasi. Tujuan dari penelitian ini
       adalah untuk menganalisis secara mendalam tentang dampak
       diberlakukannya UU No. 36 Tahun 1999 terhadap kinerja PT
       Telekomunikasi Indonesia Tbk.
       Data yang digunakan adalah data dari perusahaan berupa data
       laporan keuangan terdiri dari Laporan Laba Rugi, Laporan Neraca
       dan Catatan Atas Laporan Keuangan PT Telekomunikasi
       Indonesia perioda 1997 sampai 2004. Metoda analisis data dalam
       penelitian ini yaitu menggunakan analisis SWOT, analisis rasio
       profitabilitas dan analisis EVA(Economic Value Added).
       Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan persepsi
       mahasiswa akuntansi terhadap etika penyusunan laporan
       keuangan, antara mahasiswa yang sudah mengambil mata kuliah
       pendidikan etika dengan mahasiswa yang belum mengambil mata
       kuliah pendidikan etika. Analisis didasarkan pada data dari 134
       responden penelitiaan yang pengumpulannya melalui kuesioner.
       Metode yang digunakan oleh peneliti adalah uji Mann Whitney
       yang digunakan untuk menguji perbedaan persepsi mahasiswa
       terhadap penyusunan laporan keuangan dan menguji tanggung
       jawab mahasiswa terhadap pelaporan keuangan, sedangkan uji T-
       Test digunakan untuk menguji perbedaan persepsi antara pria dan
2008   wanita.
        Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang
       signifikan antara mahasiswa yang sudah mengambil pendidikan
       etika dengan mahasiswa yang belum mengambil pendidikan etika,
       dimana mahasiswa yang sudah mengambil pendidikan etika
       memiliki persepsi yang baik terhadap etika penyusunan laporan
       keuangan dibandingkan dengan mahasiswa yang belum
       mengambil pendidikan etika. Sedangkan mengenai tanggung
       jawab terhadap pelaporan informasi keuangan mahasiswa yang
       belum mengambil pendidikan etika lebih tinggi dari pada
       mahasiswa yang belum mengambil pendidikan etika. Hal ini berarti
       kurikulum Akuntansi UKDW Yogyakarta dianggap belum cukup
       memberi bekal etika kepada mahasiswa untuk terjun ke dunia
       Praktik perataan laba merupakan fenomena yang umum dan
       dilakukkan di banyak Negara. Namun demikian praktik perataan
       laba , jika dilakukan dengan sengaja dapat menyebabkan
       pengungkapan laba yang meyesatkan. Akibatnya investor tidak
       mempunyai informasi yang ukuran mengenai laba untuk
       mengevaluasi porfofolio mereka. Informasi laba merupakan
       komponen laporan keuangan perusahaan yang bertujuan untuk
       menilai kinerja manajemen, meramalkan laba yang akan datang
       dan menaksir resiko dalam berinvestasi.
       Pengklasifikasian perusahaan kedalam kelompok perata laba dan
       bukan kelompok perata menggunakan indeks Eckel(1981). Pada
2008   dasar klasifikasi koefisien variasi penghasilan operasi (CVpo),
       besaraan perusahaan tidak mempengaruhi tindakan perataan
       laba. Sedangkan variabel yang lain terbukti berpenagruh. Pada
       penggunaan dua dasar klasifikasi lainnya koefisien variasi
       penghasilan sebelum pajak (CVpsp) dan koefisien variasi
       penghasilan bersih sesudah pajak (CVpbsp) variabel besaraan
       perusahaan dan winner/losser stocks yang mempengaruhi
       tindakan perataan laba. Sedangkan variabel net profit margin
       terbukti tidak mempengaruhi tindakan perataan laba.
       Pada dasar klasifikasi koefisien variasi penghasilan operasi
       (CVpo) terdapat perbedaan return, sedangkan pada dua dasar
       klasifikasi lainnya tidak terdapat perbedaan return. Pada pengujian
       untuk resiko setiap dasar klasifikasi tidak memperlihatkan adanya
       Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh bukti empiris mengenai
       reaksi pasar dan manajemen laba yang terjadi pada perusahaan
       yang mengubah debt to equity ratio (DER) serta menguji
       perbedaan besaran reaksi pasar pada perusahaan yang DER-nya
       menurun dengan besaran reaksi pasar pada perusahaan yang
       DER-nya meningkat. Metoda pengumpulan sampel dalam
       penelitian ini menggunakan purposive sampling dari 159
       perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta,
       mulai dari tahun 2000-2006.
       Penelitian ini mendeteksi adanya reaksi pasar yang positif atau
       negatif dengan menggunakan abnormal return yang terjadi di
       sekitar perioda pengamatan. Abnormal return yang diamati dibagi
2008   menjadi dua, yaitu abnormal return pada saat perusahaan
       mempublikasikan DER menurun dan abnormal return pada saat
       perusahaan mempublikasikan DER meningkat. Adanya praktik
       manajemen laba yang terjadi pada perusahaan yang DER-nya
       meningkat dideteksi dengan adanya discretionary accruals
       menggunakan model modified Jones.
        Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar bereaksi positif
       signifikan pada perusahaan yang DER-nya menurun dan pasar
       bereaksi negatif signifikan pada perusahaan yang DER-nya
       meningkat di sekitar perioda pengamatan. Besaran reaksi pasar
       pada perusahaan yang DER-nya menurun tidak berbeda dengan
       besaran reaksi pasar pada perusahaan yang DER-nya meningkat.
       Perusahaan yang DER-nya meningkat diikuti dengan adanya
       Penelitian ini meneliti tentang opini audit yang dikeluarkan auditor
       khususnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified Opinion)
       untuk melihat pengaruh rasio likuiditas, profitabilitas, dan
       solvabilitas terhadap opini audit going concern khususnya
       perusahaan perbankan.
        Variabel independen penelitian ini adalah likuiditas, profitabilitas,
       dan solvabilitas. Sedangkan, variabel dependennya adalah
       variabel dummy untuk menentukan opini audit. going concern
       suatu perusahaan. Likuiditas di ukur dengan: Quick Ratio (QR) dan
       Banking Ratio (BR). Profitabilitas di ukur dengan: Return on Assets
2008
       dan Interest Margin of Loans (IML). Solvabilitas di ukur dengan:
       Capital Ratio (CR) dan Capital Adequacy Ratio (CAR).
        Hasil penelitian menunjukkan yang berpengaruh terhadap opini
       audit going concern adalah profitabilitas dan solvabilitas.
       Sedangkan yang tidak berpengaruh terhadap opini audit going
       concern adalah likuiditas.

       Kata kunci: Likuiditas, Profitabilitas, Solvabilitas, Going Concern,
       Regresi     Logistik Berganda.
       Motivasi merupakan dorongan semangat dalam usaha
       peningkatan kemajuan individu dalam melaksanakan tugasnya.
       Mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan prestasi sebagai hasil
       dari usaha yang dilakukan. Pada ilmu pendidikan akuntansi di
       Universitas Kristen Duta Wacana memiliki keterkaitan dengan
       teknologi Sistem Informasi (SI), dimana mahasiswa diajarkan
       untuk mempelajari hal-hal yang praktis dan berbasis SI untuk
       meningkatkan kemampuan dan ketrampilannya di masa yang akan
       datang. Diharapkan dengan adanya SI pada mata kuliah akuntansi
       mahasiswa dapat termotivasi untuk melakukan suatu usaha yang
       akhirnya dapat meningkatkan prestasi dikelas ataupun di masa
2008   yang akan datang.
             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah variabel
       motivasi dan muatan SI dapat mempengaruhi prestasi mahasiswa
       dengan dikaitkan adanya effort (usaha) sebagai variabel mediasi
       terhadap prestasi belajar mahasiswa akuntansi. Untuk mengetahui
       simultan yang dibutuhkan dalam meningkatkan prestasi
       mahasiswa akuntansi berkaitan dengan penyatuan adanya
       variabel baru muatan SI. Respondennya adalah mahasiswa
       akuntansi UKDW yang sedang mengambil mata kuliah yang
       berkaitan dengan SI yaitu mata kuliah praktika Visual Basic dan
       praktika Pengantar Apliklasi Komputer, jumlah responden 104
       orang. Penelitian menggunakan regresi berganda dan regresi
       sederhana dengan pemilihan purposive sampling. Hasil penelitian
       Pajak Pertambahan Nilai (PPN) merupakan salah satu
       penyumbang iuran negara dalam bentuk pajak yang digunakan
       untuk membiayai seluruh kepentingan umum dan pengeluaran
       utama negara, pengeluaran utama tersebut adalah untuk
       pengeluaran rutin seperti biaya gaji pegawai negeri, subsidi, utang,
       bunga dan cicilannya.
            Kendaraan bekas merupakan salah satu yang menjadi objek
       PPN yang jumlah penjualannya dari tahun ke tahun juga
       menunjukkan angka yang semakin meningkat, berkembang
       menjadi bisnis yang menguntungkan banyak pihak.
       Berkembangnya perusahaan penjualan kendaraan bekas di
       indonesia memberikan harapan yang lebih bagi para konsumen
2008   kendaraan bekas, konsumen tidak hanya terfokus pada satu
       pilihan saja tetapi saat ini konsumen dihadapkan dengan banyak
       pilihan, selain itu bagi perusahaan sendiri PPN kendaraan bekas
       yang memiliki tarif tunggal sebesar 10% menjadikan industri ini
       masih memiliki prospek bagi industri tersebut di Indonesia.
       Berdasarkan hal tersebut maka dalam penelitian ini penulis
       mengambil judul “Pengaruh PPN terhadap Minat Beli Konsumen
       Kendaraan Bekas di Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa
       Yogyakarta”.
            Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah
       persepsi PPN berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli
       konsumen kendaraan bekas di Kabupaten Sleman Provinsi
       Daerah Istimewa Yogyakarta dan untuk mengetahui respon
       Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah ada
       pengaruh perubahan Earning Per Share, Price Earning Ratio, dan
       Return On Equity terhadap perubahan harga saham. Penelitian ini
       mengambil sampel dari laporan keuangan perusahaan Farmasi
       yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta selama kurun waktu dari
       tahun 2000 sampai tahun 2005. Data yang dikumpulkan berasal
       dari Indonesian Capital Market Directory.
        Hasil penelitian ini membuktikan bahwa hanya perubahan Price
       Earning Ratio yang berpengaruh terhadap perubahan harga
       saham, sedangkan perubahan Earning Per Share dan perubahan
       Return On Equity dalam penelitian ini tidak signifikan yang artinya
2008   perubahn Earning Per Share dan perubahan Return On Equity
       tidak berpengaruh terhadap perubahan harga saham (price).
       Investor bila melakukan transaksi tidak mempertimbangkan
       perubahan Earning Per Share dan perubahan Return On Equity,
       investor hanya memperhatikan dan mempertimbangkan
       perubahan Price Earning Ratio. Perubahan Price Earning Ratio
       sebagai gambaran harga saham dan investor mempertimbangkan
       diaman yang harus diinvestasikan untuk mendapat earning
       perusahaan.

       Keywords: Closing price, EPS, PER, ROE.


       Peningkatan pelayanan merupakan upaya yang dilakukan dalam
       rangka meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Peningkatan
       pelayanan ini salah satunya dilakukan dengan cara modernisasi
       pajak. Modernisasi pajak ini meliputi: e-registration, e-SPT dan e-
       payment. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
       penerapan e-registration, e-SPT dan e-payment terhadap tingkat
       kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.
       Obyek dalam penelitian ini adalah wajib pajak badan yang ada di
       Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya wilayah Bantul, Sleman,
2008   dan Kota Yogyakarta. Responden dalam penelitian ini berjumlah
       300 responden. Metode yang digunakan dalam pemilihan sampel
       adalah convinience sampling.
       Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi
       linier sederhana. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah
       adanya proses modernisasi pejak berpengaruh terhadap tingkat
       kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

       Kata kunci: e-registration, e-SPT, e-payment dan kepatuhan.

						
Related docs
Other docs by hsb18101
Data Stage Resumes
Views: 2  |  Downloads: 0
Data Structure Question Bank
Views: 13  |  Downloads: 0
Data Sheet for Tax Client New
Views: 102  |  Downloads: 0
Data Safety Contract
Views: 4  |  Downloads: 0
Data Restore Template
Views: 9  |  Downloads: 0
Data Security Officers
Views: 149  |  Downloads: 0
Data Storge Sales Training
Views: 12  |  Downloads: 0
Data Scanning Project Profile
Views: 2  |  Downloads: 0
Data Stage Cost (Excel)
Views: 33  |  Downloads: 0