Docstoc

SYIRKAH, MUKHABARAH, MUSYAQAH, MUDHARABAH

Document Sample
SYIRKAH, MUKHABARAH, MUSYAQAH, MUDHARABAH Powered By Docstoc
					            MAKALAH
             USHUL FIQH
SYIRKAH, MUKHABARAH, MUSYAQAH, MUDHARABAH




                Disusun Oleh


              1. Arisman efendi




        FAKULTAS TARBIYAH
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
  INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI
SULTHAN THAHA SYAIFUDDIN JAMBI
                  2010/2011
                                   Kata Pengantar

      Segala puji kami panjatkan kepada Allah S.W.T . semoga salawat beserta
salam selalu dilimpahkan kepada junjungan kita Nabi muhammad SAW beserta
keluarga dan sahabat serta para umat yang setia mengukuti ajarannya.
      Syukur alhamdulillah kami panjatkan kepada Allah S.W.T SWT yang telah
menganugerahkan rahmat dan nikmatnya kepada kami, sehingga kami bisa
menyelesaikan makalah kami ini dengan harapan dapat bermanfaan bagi kita semua.
Amiiin.
      Demi kesempurnaan makalah “Syirkah, Mukhabarah, Musyaqah, Mudharabah”
ini, dengan rendah hati kami menerima segala nasehat dan petunjuk dari sahabat-
sahabati dan dosen pembimbing serta dari semua pihak apabila terdapat kesalahan
pada makalah yang kami buat ini.
      Kepada sahabat-sahabati, dosen pembimbing dan semua yang membaca
makalah kami ini, kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya dan tulus dan
kesediaanyauntuk membaca dan memanfaatkan makalah kami . semoga segala upaya
dari kami berkenaan makalah kami ini decatat sebagai amal saleh dan mendapatkan
ridho Allah S.W.T swt. Amin ya robbal alamin.

                                                                       Wasalam



                                                                       Penulis
     Pendahuluan

      Syirkah, Mukhabarah, Musyaqah, Mudharabah ialah percampuran, yakni
bercampurnya satu dari dua harta dengna harta lainnya, tanpa dapat dibedakan di
antara keduanya Menurut terminologi untuk mendaya gunakan harta yang dimiliki
antara dua orang bersama-sama oleh keduanya, yaknikeduanya saling mengizinkan
kepada salahsatunya untuk mendaya gunakan harta milik keduanya, namun masung-
masing memiliki hak untuk mendayagunakannya
      Perkongsian adalah bercocok tanam” musyaqah adalah salah satu bentuk
penyirama, orang madinah menyebutnya dengan istilah muamalah akan tetapi istilah
yang lebih dikenal adalah musyaqah
satu akad dengan menberikan pohon kepada penggarap agar dikelola dan hasilnya
dibagi diantara keduanya
      Mudharabah termasuk dalam salah satu bentuk akad syirkah. Istilah ini di
gunakan oleh orang irak,sedangkan orang hijaz menyebutnya dengan istilh qiradh.
Dengan demikian mudharabah qiradh adalah dua istilah untuk maksud yang sama
       BAB II PEMBAHASAN

                  1.           Syirkah, Mukhabarah, Musyaqah, Mudharabah

                  a.           syirkah (pengongsian)

            arti, landasan syirkah.

               1.       Pengertian.
            Secara etimologi, syirkah atau pengongsian berarti:




           Artinya:
           “percampuran, yakni bercampurnya satu dari dua harta dengna harta
     lainnya, tanpa dapat dibedakan di antara keduanya”

          Menurut terminologi ulama fiqhberagam pendapat dalam
     mendefinisikannya antara lain:
          Menurut malikiyah1




           “artinya:
           “Pengongsian adalah untuk mendaya gunakan harta yang dimiliki antara
     dua orang bersama-sama oleh keduanya, yaknikeduanya saling mengizinkan
     kepada salahsatunya untuk mendaya gunakan harta milik keduanya, namun
     masung-masing memiliki hak untuk mendayagunakannya”

2.      Landasan
          landasan syirkah (perseroan) terdapat dalam al-qur‟an, al-hadits, dan ijma‟



            “mereka bersekutudalam yang sepertiga” (qs, annisa‟ :12)




       1. ad-dasuqi, asy-syarh al-kabir ma‟a ad-dsuqyi, juz III halm 348
       A. Metode transaksi ‘uqud

            Pengertian syirkah harta
            Pengongsian harta adalahadalah dua orang yang bersekutu dalam harta, dan
      menyatakan bersekutudalam harta, dan menyataka sekutu dalam menjual dan
      membeli secara bersama-sama, atau mereka memutlakkkan bentuk kerjasama
      diantara keduanya
            Pengongsian terbagi dalam dua bentuk, yakni mufawidhah dan „inan

Pengongsian inan
         Pengongsian inan adalah persekutuan antara dua orang dalam harta milik
   untuk berdagang secara bersama-sama dan membagi laba atau kerugian secara
   bersama-sama.

Pengongsian mufawidhah
           Arti dari mufawidhah menurut bahasa adalah persamaan, menurut
   istilahtransaksi antara dua orang atau lebihuntuk berserikat dengan syarat
   memiliki kesamaan dalan jumlah modal, penentuan keuntungan, pengolahan atau
   agama yang dianut.

Pengongsian wujuh
         Pengongsian wujuh adalah bersekutunya dua pemimpin dalam
   pandanganmasyarakat tanpa modal, untuk membeli barang secara tidak kontandan
   akan menjualnya secara kontan, kemudian keuntungan yang diperoleh dibagi
   diantara mereka dengan syarat tertentu.

Pengongsian a’mal atau abdan
         Pengongsian a‟mal atau abdan adalahpersekutuan dua orang yang
   menerima pekerjaanyang akan dikerjakan secara bersama-sama, kemudian
   keuntungan dibagi diantara keduanyadengan menetapkan persyaratan tertentu.



 B.      Syarat syirkah ‘uqud

Syarat umum
   a. Dapat dipandang sebagai perwakilan
   b. Ada kejelasan dalam penbagian keuntungan
   c. Laba merupakan bagian umum dari jumlah

Syarat khusus
   a. Modal syrikah harus ada dan jelas
   b. Modal harus bernilai atau berharga secara mutlak
   c. dll
b.        mukhabarah

a.        arti, landasan

1.      Arti
      Arti mukhabarah menurut bahasa mujara‟ah (        ) adalah wajan
dari kata      yang artinya sama dengan         (menumbuhkan) sedangkan secara
terminologi syara‟, ulama malikiyah 2




        Artinya”
        “perkongsian adalah bercocok tanam”

2.      Landasan
           Ulama hanafi dan ja‟far tidak mengakui keberadaan mujara‟ah dan
     menganggapnya fasid. Begitu pula imam syafi‟I, tetapi sebagian ulama syafi‟iyah
     mengakuinya dan mengaitkannya musyaqqah (pengelolaan kebun) dengan alasan
     memenuhi kebutuhan, tetapi mereka tidak membolahkan mukhabarahsebab tidak
     ada landasan yang membolehkannya

3.        Syarat-syarat mujara‟ah

1.        syarat aqid (orang yang melangsungkan aqad
2.        syarat tanaman
3.        syarat garapan
4.        syarat tanaman yang dihasilkan
5.        tujuan aqad
6.        syarat alat bercocok tanam
7.        syaran mujara‟ah

c.        Musyaqah

1.        arti, landasan, rukun musyaqah

a.    arti musyaqah
     Menurut bahasa, musyaqah adalah salah satu bentuk penyirama, orang madinah
menyebutnya dengan istilah muamalah akan tetapi istilah yang lebih dikenal adalah
musyaqah
     sedangkan menurut terminologi islam, antara lain:
 2. ibn qudamah, asy-syarh al-kabir, juz III, hlm, 372
      artinya:
      “ satu akad dengan menberikan pohon kepada penggarap agar dikelola dan
hasilnya dibagi diantara keduanya:.

b.       Landasan musyaqah
       Musyaqah menurut ulama hanafiyah sama seperti mujara‟ah, baik dalan hukum
dan persyaratan yang memungkinkan terjadinya musyaqah, abu hanifah dan inbu
ja‟far tidak membolehkannya dengan mendasarkan pendapatnya pada hasits:




      “ barang siapa yang maemiliki tanah, hendaklah mengelolanga, tidak boleh
menyewanya dengansepertida atau seperempat, dan tidak pula dengan makanan
yang telah ditentukan.”

c.     Syarat musyaqah

      1.      ahli dalam akad
      2.      menjelaskan bagian penggarap
      3.      membebaskan pemilik dari pohon
      4.      hasil dari pohon debagi antara dua orang yang melangsungkan akad
      5.      sampai batas akhir, yakni menyeliruh sampai akhir.

d.      Rukun Musyaqah
     1. Dua orang yang akad
     2. Objek musyaqad
     3. Buah
     4. Pekerjaan
     5. Sighat


d.     Mudharabah

a.     arti, landasan dan rukun mudharabah

1.     arti mudharabah
      Mudharabah termasuk dalam salah satu bentuk akad syirkah. Istilah ini di
gunakan oleh orang irak,sedangkan orang hijaz menyebutnya dengan istilh qiradh.
Dengan demikian mudharabah qiradh adalah dua istilah untuk maksud yang sama.
      Menurut bahasa qiradh (        ) diambil dari kata          yang berarti
(potongan), sebab pemilik memberikan potongan dari hartanya untuk diberikan
kepada pengusaha agar mengusahakan harta tersebut, dan pengusaha akan
memberikan potongan dari laba yang diperoleh

2.     landasan hokum

Alqur‟an




      “apabila telah ditunaikan shalat, bertebarlah kamu di muka bumi dan carilah
karunia allah”

As-sunah




     “ tiga perkara yang mengandung berkah adalah jual beli yang ditangguhkan,
melakukan qiradh (memberi modal kepada orang lain) dan mencampurkan gandung
dengan jelas untuk keluarga dan bukan untuk diperjual belikan”

Perkara yang membatalkan mudharabah

1.     pembatalan, larangan berusaha, dan pemecatan
2.     salah seorang aqid meninggal dunia
3.     salah seorang aqid gila
4.     pemilik modal murtad
5.     modal rusak di tangan pengusaha
                                BAB III PENUTUP
Demikianlah makala yang kami buat ini untuk memenuhi tugas yang diberikan
kepada kami sebagai kelompok ke II pada mata pelajaran fiqh ini yang berjudul
“Syirkah, Mukhabarah, Musyaqah, Mudharabah” yang mana makalah yang kami buat
ini sangat berhubungan sekali dengan kegiatan masyarakat kita terutama pada masa
sekarang ini, dengan demikian untuk mengurangi kesalahan pada makalah dan dapat
membuat masyarakat
 Dengan demikian kami hanya meminta tanggapan dan kritik yang menbangun untuk
kesempurnaan makalah yang kami buat, akhirul kallan
 Wassalamu‟alaikum warohmatullahi wabarokatuh

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Stats:
views:6098
posted:1/16/2011
language:Indonesian
pages:9
Description: SYIRKAH, MUKHABARAH, MUSYAQAH, MUDHARABAH