Model Bisnis Internet by abibelia

VIEWS: 149 PAGES: 11

More Info
									          E-COURSE
 SUKSES BERBISNIS DI INTERNET
        DALAM 29 HARI
           “Panduan Praktis Langkah Demi Langkah
Membangun Bisnis Internet yang Sukses dalam 29 Hari
          Apapun Produk atau Jasa yang Anda Jual!”

                       Oleh: SUKARTO dan HIANOTO SANTOSO




     Untuk Mendapatkan E-Course Sukses Berbisnis di Internet dalam 29 Hari ini
         secara GRATIS, daftarkan diri Anda di www.BelajarBisnisInternet.com
               Jika Anda terdaftar, kami akan memberitahu Anda via email
          jika ada update materi E-Course, bonus ebook atau video tambahan.




E-Course ini boleh Anda berikan secara cuma-cuma kepada teman/orang lain
   dengan format dan isi utuh seperti aslinya, tanpa perubahan apapun.




Dilarang keras untuk menjual E-Course ini atau mengutip sebagian atau seluruh materi E-Course
            untuk dijadikan artikel, ebook atau materi Anda tanpa ijin tertulis dari kami
              atau tidak mencantumkan sumbernya yaitu BelajarBisnisInternet.com

               E-Course SUKSES BERBISNIS DI INTERNET DALAM 29 HARI
                        Hak Cipta © 2008 oleh BelajarBisnisInternet.com
                  Dilindungi oleh Undang-Undang yang berlaku di Indonesia.
                       Tentang BelajarBisnisInternet.com
Kami membuat BelajarBisnisInternet.com dengan misi memberikan pendidikan tentang cara memulai bisnis
internet ke masyarakat luas agar masyarakat Indonesia melek terhadap peluang bisnis di internet. Kami yakin
asal diberi pengetahuan dan bimbingan, banyak orang Indonesia akan mampu mendapat penghasilan dollar dari
bisnis internet (pemasukan devisa nih ceritanya, masak kita yang kirim dollar terus ke luar negeri).

Di BelajarBisnisInternet.com Anda bisa mengikuti E-Course tentang “Sukses Berbisnis Internet Dalam 29 Hari”
yang mengajarkan hal-hal essential dan mendasar tentang memulai bisnis internet yang sukses. Kami melihat
begitu banyak ebooks dan course yang dijual berisi informasi yang sudah basi / out-of-date, tidak praktis dan
tidak dijelaskan dengan sistematis sehingga membingungkan. Kami tahu Anda akan belajar lebih maksimal jika
materi dijelaskan secara sistematis dan dibimbing langkah demi langkah. Itulah yang kami lakukan di E-Course
29 Hari kami yang kami jual Rp 1.500.000,- per orang. Anda akan belajar teori sekaligus langsung praktek.
UPDATE: Untuk sementara waktu, Anda bisa mendapatkan E-Course 29 Hari kami secara gratis. Buruan daftar
di BelajarBisnisInternet.com, sebelum kami berubah pikiran.

E-Course ini cocok bagi Anda yang sudah punya produk sendiri yang ingin dipasarkan ataupun bagi Anda yang
belum mempunyai produk dan ingin melakukan Affiliate Marketing atau menjual produk/jasa orang lain. Untuk
detil materi yang akan Anda pelajari, bisa lihat di homepage dari BelajarBisnisInternet.com

            Sekilas tentang Sukarto                               Sekilas tentang Hianoto
                         Lulus dari jurusan Teknik    Sejak lulus SMA, berbekal
                         Informatika di STTS pada     kecintaannya pada bidang
                         tahun 1995, Sukarto          Teknologi Informasi,
                         merupakan pengguna           Hianoto telah mulai bekerja
                         internet sejak tahun 1995.   sebagai Junior Programmer.
                         Belajar HTML pada tahun      Karirnya terus meningkat,
                         1998 untuk membuat           apalagi setelah lulus kuliah,
                         website untuk kebutuhan      menjadi Senior Programmer
pribadi dan kebutuhan para klien. Dan resmi sejak     Analyst dan Programming Trainer hingga berbagai
tahun 2000 mendirikan sebuah perusahaan               posisi managerial mulai dari Sales Manager hingga
pengembang website yang membangun website,            Operational Manager sebuah perusahaan komputer,
portal, aplikasi intranet serta memberikan            dan akhirnya sebagai IT Manager sebuah
konsultasi bagi para klien.                           perusahaan manufacturing terkemuka di Indonesia.

Walaupun sempat beberapa tahun ‘pindah jalur’         Sempat memiliki keraguan "apakah benar bisa
menekuni bidang lain seperti Real Estate dan          mendapat uang dari Internet"; namun pada bulan
Investasi Keuangan, kecintaannya dengan               Desember 2007 lalu, Hianoto telah melakukan
teknologi dan internet membuatnya kembali             perenungan, mendapatkan jawabannya, dan
menekuni bidang Internet Marketing dan Bisnis         akhirnya memutuskan untuk memperdalam dunia
Internet sekitar Oktober 2007 hingga sekarang.        Internet Marketing lebih serius lagi sejak saat itu.

Lebih lengkap tentang profile Sukarto bisa dibaca     Baca profile lengkap Hianoto di situs pribadinya di
di website pribadinya di Sukarto.com.                 Hianoto.net.
Materi E-Course Hari ke 3                                   Oleh : Sukarto dari BelajarBisnisInternet.com




                Memilih Model Bisnis Terbaik Buat Anda
                                           (bagian ke-2)
                                           Oleh : SUKARTO

Ini adalah bagian ke 2 yang merupakan kelanjutan pembahasan tentang berbagai model bisnis di
internet yang telah dibahas sebagian di materi hari sebelumnya yaitu Sell Your Own Products dan Sell
Your Own Services. Di materi hari ini Anda akan mempelajari 3 model bisnis yang belum dibahas
yaitu Affiliate Marketing, Contextual Advertising dan Flipping Site.

Kategori 3: Affiliate Marketing
Affiliate Marketing adalah konsep dimana Anda menjual produk atau jasa orang lain dengan
kompensasi sebuah komisi. Jika Anda masih baru tentang Affiliate Marketing, saya merekomendasikan
Anda untuk membaca artikel yang saya tulis yang berjudul Apa itu Affiliate Marketing? Agar
mengetahui lebih jelas tentang apa itu affiliate marketing dan bagaimana cara kerjanya.

Affiliate Marketing merupakan model bisnis yang menarik bagi banyak orang karena bisa
menghasilkan income/penghasilan yang besar tanpa harus susah-susah membuat produk dan mengurus
pengiriman, refund, administrasi, manajemen dan hal-hal detil lainnya. Fokus kita sebagai affiliate
hanya mengirim visitor sebanyak-banyaknya ke website merchant. That’s it! Semua order diterima dan
diproses oleh merchant, sebagai affiliate kita tinggal menunggu komisi, enak bukan? Konsepnya
sederhana, untuk sukses di model bisnis ini belajar keras dan bekerja keras di awalnya juga tetap
diperlukan.

Banyak super affiliate (sebutan bagi seseorang yang telah menjadi top affiliate) yang bisa
menghasilkan puluhan ribu bahkan ratusan ribu US Dollar per bulannya. Sebut saja Rosalind Gardner
penulis buku Super Affiliate Handbook yang pada tahun 2003 telah menghasilkan US$ 436.797 per
tahun dengan hanya menjual produk dan jasa orang lain secara online. Buku ini saya beli pada awal
tahun 2007 dan membantu saya dalam proses awal mengerti affiliate marketing. Saya sangat
merekomendasikannya ebook Rosalind Gardner ini.

Saya sangat menyenangi affiliate marketing sehingga salah satu fokus utama saya di bisnis internet
adalah affiliate marketing. Jika Anda ingin mengetahui apa saja kelebihan dari membangun affiliate
marketing yang sukses, Anda bisa membaca artikel yang saya tulis berjudul 17 Kelebihan Affiliate
Marketing

Affiliate marketing telah menjadi sebuah industri yang sangat besar. Hampir semua produk dan jasa
memiliki program affiliasi. Peluang tidak terbatas tetapi waktu kita tetap terbatas sehingga Andalah
yang perlu memilih mau mempromosikan apa. Pilihan ada dari produk physical/berwujud, produk
digital, membership, lead dan masih banyak lagi. Diperlukan strategi/tips tertentu untuk memilih yang
mana yang mau dipromosikan.

E-Course Sukses Berbisnis di Internet dalam 29 Hari                                           Halaman 3
Hak Cipta © 2008 oleh BelajarBisnisInternet.com                                      v1.0 - Agustus 2008
Materi E-Course Hari ke 3                                     Oleh : Sukarto dari BelajarBisnisInternet.com


Jenis Kompensasi di Affiliate Marketing
Jenis affiliate marketing berdasarkan kompensasi relatif hanya ada 3 macam yaitu:
• Pay Per Sale (PPS). Ini adalah model bisnis di affiliate marketing yang paling banyak dilakukan.
    PPS mewakili hampir 80% dari industri affiliate marketng. Merchant memberikan kompensasi ke
    affiliate berdasarkan penjualan yang terjadi. Ada merchant yang memberikan kompensasi berupa
    prosentase tetapi ada pula yang memberikan kompensasi berupa nominal yang sudah ditentukan.

    Contoh merchant yang membayar affiliate berdasarkan prosentase adalah PerfectMatch.com yang
    merupakan jasa biro jodoh yang populer di internet. Untuk setiap customer yang subscribe akan
    dibayar 40% dari nilai transaksi. Jika sebuah merchant memiliki banyak produk, sistem prosentase
    biasanya lebih menarik karena nilai transaksi per customer biasanya besar sehingga otomatis
    affiliate menerima komisi lebih besar.

    Sedangkan contoh merchant yang membayar kompensasi dengan nominal tertentu untuk setiap
    penjualan adalah Forbes.com sebuah majalah bisnis terkemuka yang mempunyai program affiliate
    yang membayarkan US$ 11 untuk setiap customer yang subscribe/berlangganan majalah Forbes.

•   Pay Per Lead (PPL) atau CPA (Cost Per Action) atau Pay Per Action. PPL atau CPA ini
    mewakili hampir 18% dari industri affiliate marketing. Ini adalah jenis affiliate marketing dimana
    merchant memberikan kompensasi ke affiliate bukan karena adanya transaksi di merchant tetapi
    karena adanya data prospek yang dimasukkan. Industri yang populer memberikan kompensasi
    untuk lead/prospek adalah industri kartu kredit, industri kredit rumah, industri asuransi, industri
    real estate dan lain-lain. Tetapi saat ini merchant yang membayar untuk lead/prospek sudah
    berkembang seperti perusahaan kosmetik memberikan kompensasi ke affiliate untuk setiap sample
    yang diorder oleh prospek, perusahaan software membayar kompensasi untuk setiap prospek yang
    mendownload free trial program dan masih banyak lagi.

    Sebagai contoh DiscoverCard.com yang merupakan sebuah perusahaan penerbit kartu Discover
    (semacam kartu kredit) memberikan US$ 40 untuk setiap Card yang di approved. Jadi affiliate
    tugasnya hanya mengirimkan visitor ke DiscoverCard.com lalu visitor mengisikan data-data untuk
    mendaftar kartu Discover dan bila aplikasinya di-approved maka affiliate mendapat US$ 40. Tidak
    ada penjualan yang dilakukan, cuma data prospek yang qualified saja yang dibutuhkan untuk
    mendapatkan kompensasi.

    Contoh lain adalah perusahaan survey minuman memberikan kompensasi US$ 0.5 atau US$ 1
    untuk setiap email yang dimasukkan prospek. Visitor cuma perlu isi email maka si affiliate
    mendapat US$ 1. Uang mudah bukan?

    Model bisnis affiliate yang berdasarkan PPL atau CPA (sama saja sebenarnya, cuma berbeda
    istilah) bagi cukup banyak affiliate marketer dirasakan lebih mudah karena secara psikologis lebih
    mudah meminta prospek mengisi data tertentu (zip code, email atau data lainnya) daripada meminta
    prospek untuk membeli sesuatu.


E-Course Sukses Berbisnis di Internet dalam 29 Hari                                             Halaman 4
Hak Cipta © 2008 oleh BelajarBisnisInternet.com                                        v1.0 - Agustus 2008
Materi E-Course Hari ke 3                                      Oleh : Sukarto dari BelajarBisnisInternet.com


•   Pay Per Click (PPC). Model bisnis affiliate ini memberikan kompensasi ke affiliate untuk setiap
    klik dari website affiliate ke website merchant. Jadi merchant membayar untuk setiap visitor yang
    dikirimkan affiliate (asal visitor memenuhi kriteria yang diinginkan merchant seperti asal negara).
    Model Pay Per Click ini pernah populer tetapi akibat banyaknya fraud/penipuan yang dilakukan,
    akhirnya semakin sedikit merchant yang memberikan kompensasi untuk model pay per click ini.

Strategi dan Model Bisnis di Affiliate Marketing
Model dan strategi bisnis affiliate marketing sebenarnya sangat banyak, kreatifitas Anda dalam bisnis
Affiliate Marketing adalah sangat penting agar berbeda dengan affiliate lainnya. Saya akan berikan
beberapa contoh strategi dan model bisnis di affiliate marketing:

•   Menjadi Broker Affiliate. Cukup banyak merchant yang memiliki program affiliate dengan
    kompensasi 2-tier atau dua level. Artinya merchant juga memberikan kompensasi ke affiliate yang
    mereferensikan affiliate lain yang menghasilkan penjualan. Biasanya prosentasenya lebih kecil
    dibanding affiliate yang mereferensikan customer.

    Sebagai contoh: WayOutSoft.com sebuah perusahaan software mempunyai program affiliate 2-tier
    dimana komisi untuk level 1 adalah 20% sedangkan komisi untuk penjualan di level 2 adalah 5%.
    Artinya adalah jika seseorang affiliate mereferensikan customer yang membeli software maka
    affiliate mendapat 20%. Nah jika affiliate A merefer si B menjadi affiliate berarti affiliate B adalah
    level ke 2 dari affiliate A. Semua penjualan software yang dilakukan B akan menghasilkan 20%
    komisi bagi si B tetapi juga menghasilkan 5% komisi bagi si A. Itulah yang dimaksud 2-tier atau 2
    level.

    Ada cukup banyak affiliate marketer yang memfokuskan model bisnisnya menjadi broker affiliate
    yaitu mencari affiliate yang akan mempromosikan produk/jasa tertentu. Sehingga saat affiliate yang
    direferensikan (sering disebut sub-affiliate) berhasil melakukan penjualan, mereka juga akan
    mendapat kompensasi walaupun lebih sedikit. Untuk menerapkan strategi sebagai broker affiliate
    ini, mereka umumnya membuat directory dari affiliate program yang ada di suatu industri, sebagai
    contoh: www.associateprograms.com

    TO DO: Cari directory affiliate program di suatu industri yang Anda inginkan. Misalkan industri
    health/kesehatan, maka lakukan search di google: health affiliate program directory lalu lihatlah
    beberapa directory affiliate program. Strategi dari pemilik website itu umumnya adalah menjadi
    broker affiliate.

•   Membuat Product Review . Ini adalah model bisnis affiliate yang paling populer yaitu
    mempromosikan produk/jasa dengan menulis review/ulasan mengenai produk yang dipromosikan.
    Bentuk review ada yang berupa artikel, seperti contoh review yang saya tulis mengenai Bluehost
    (perusahaan web hosting yang kami gunakan dan rekomendasikan). Bentuk review ada juga yang
    berupa tabel perbandingan atau comparison chart seperti www.toptenhosting.com

    TO DO: Anda bisa melihat cara product review yang dilakukan oleh para affiliate di berbagai

E-Course Sukses Berbisnis di Internet dalam 29 Hari                                              Halaman 5
Hak Cipta © 2008 oleh BelajarBisnisInternet.com                                         v1.0 - Agustus 2008
Materi E-Course Hari ke 3                                      Oleh : Sukarto dari BelajarBisnisInternet.com


    industri. Untuk mencari review site, cukup search di google, keyword yang digunakan lalu
    tambahkan kata review seperti web hosting review lalu lihatlah berbagai macam cara review yang
    dilakukan para affiliate.

•   Membuat Directory Website. Salah satu strategi dalam affiliate marketing adalah membuat
    directory merchant di suatu topik tertentu seperti www.onlinedatingsource.com

    TO DO: Cari berbagai directory di industri yang Anda inginkan. Misalkan industri penurunan berat
    badan, maka lakukan search di google: weight loss directory lalu lihatlah bagaimana bentuk
    directory yang ada. Umumnya directory ini dibuat oleh affiliate marketer.

•   Membuat Coupon Website. Salah satu strategi dalam mendatangkan pengunjung/visitor ke
    website Anda adalah dengan memberikan kode kupon untuk banyak merchant. Hampir setiap
    merchant di negara maju seperti US, Canada dan UK secara rutin menerbitkan kupon diskon yang
    bisa digunakan customer dalam belanja secara online. Jika website Anda menampilkan daftar
    coupon seperti www.FlamingoWorld.com yang dimiliki oleh seorang super affiliate, website Anda
    akan mendatangkan banyak pengunjung yang akan membeli melalui affiliate link Anda.

    TO DO: Untuk mencari coupon site, Anda cukup search di google, misalkan Anda mencari coupon
    untuk produk perawatan wajah maka ketikkan di google: skin care product coupon lalu lihatlah
    website-website yang menyediakan coupon. Beberapa diantara coupon site ini dibuat oleh affiliate
    marketer.

•   Membuat Incentive/Rebate Website. Salah satu cara untuk membuat visitor membeli produk/jasa
    melalui affiliate link Anda adalah dengan menyediakan suatu insentif/bonus, baik itu insentif
    berupa pengembalian sejumlah uang ataupun insentif yang bernilai lainnya. Tidak semua merchant
    memperbolehkan affiliate memberikan insentif berupa uang, terutama di jenis affiliate PPL atau
    CPA. Contoh insentive site yang sukses adalah www.CashBaq.com yang dimiliki oleh seorang
    super affiliate.

Pembahasan lebih mendalam mengenai affiliate marketing akan dibahas di materi hari ke 14 yaitu
tentang affiliate network, bagaimana membuat affiliate link dan hal-hal lebih detil tentang affiliate
marketing.

Kategori 4: Contextual Advertising
Jika Anda mempunyai website dengan content/isi yang menarik untuk suatu target market tertentu dan
dikunjungi oleh banyak visitor maka Anda bisa memperoleh penghasilan dengan menampilkan
contextual advertising di website Anda. Contextual advertising adalah iklan yang ditampilkan akan
relevan dengan isi/content dari website Anda. Jadi misalkan website Anda adalah website yang
menampilkan hasil pertandingan sepakbola, maka advertising/iklan yang muncul di website Anda
adalah hal-hal yang berhubungan dengan sepakbola seperti merchandise dari klub sepakbola,


E-Course Sukses Berbisnis di Internet dalam 29 Hari                                              Halaman 6
Hak Cipta © 2008 oleh BelajarBisnisInternet.com                                         v1.0 - Agustus 2008
Materi E-Course Hari ke 3                                  Oleh : Sukarto dari BelajarBisnisInternet.com


perlengkapan permainan sepakbola dan sejenisnya. Saat seseorang mengklik iklan di website Anda,
ada benefit/kompensasi yang Anda terima.

Jadi untuk model bisnis menggunakan contextual advertising, fokus utama adalah membuat website
dengan content/isi yang menarik. Blog adalah salah satu diantara contoh website yang banyak
menggunakan contextual advertising.

Saat ini blogging sedang tren, puluhan ribu orang setiap harinya memulai sebuah blog mengenai suatu
topik. Blog adalah cara membuat content website yang mudah. Blog yang diisi content baru dan unik
secara kontinyu, akan mendatangkan pembaca setia dari seluruh dunia. Blog yang high traffic visitor
akan dapat mendatangkan uang iklan yang banyak sekali. Lihat contohnya John Chow Dot Com di
http://johnchow.com yang tiap bulannya memiliki penghasilan lebih dari US$ 30.000 yang sebagian
besar berasal dari advertising.

Banyak perusahaan/network yang saat ini menyediakan contextual advertising. Tapi yang paling
pertama dan paling populer hingga saat ini adalah Google Adsense. Anda pasti pernah melihatnya di
banyak website yang Anda kunjungi. Mari kita lihat website http://www.appleiphonereview.com/ yang
isinya review mengenai Apple iPhone yang populer itu.




E-Course Sukses Berbisnis di Internet dalam 29 Hari                                          Halaman 7
Hak Cipta © 2008 oleh BelajarBisnisInternet.com                                     v1.0 - Agustus 2008
Materi E-Course Hari ke 3                                   Oleh : Sukarto dari BelajarBisnisInternet.com




Iklan Google Adsense ada dipasang di 3 lokasi website yang saya beri kotak warna merah. Kalau Anda
lihat iklan yang tampil sangat relevan dengan isi website yaitu tentang iPhone. Jadi peluang iklan
tersebut dilihat oleh si pengunjung adalah besar karena masih berhubungan dengan apa yang dia baca
di website ini. Itulah sebabnya disebut contextual advertising yaitu iklan yang sesuai dengan konteks
website. Ini sesuatu yang jauh lebih maju dibanding mekanisme iklan yang tidak relevan dengan isi
website.

Jika iklan teks dari Google yang ada di website Anda klik maka biaya iklan akan muncul dan
dibebankan ke si pemasang iklan. Tetapi karena iklan ini di klik saat muncul di website
AppleiPhoneReview.com maka biaya iklan di split atau dibagi antara Google dan pemilik website ini.


E-Course Sukses Berbisnis di Internet dalam 29 Hari                                           Halaman 8
Hak Cipta © 2008 oleh BelajarBisnisInternet.com                                      v1.0 - Agustus 2008
Materi E-Course Hari ke 3                                     Oleh : Sukarto dari BelajarBisnisInternet.com


Itulah cara kerja umumnya contextual advertising.

Ada banyak contextual advertising network yang bisa Anda tampilkan di website, diantaranya:
BidClix, ContextCash, Clicksor, Kontera, ValueClick dan masih banyak lagi. Bagaimana cara
menampilkan contextual advertising akan dibahas di materi ecourse sekitar hari ke 16.

Kategori 5: Flipping Site
Flipping Site pada intinya adalah bisnis jual beli website. Website adalah sebuah aset sehingga seperti
rumah, jual beli website adalah sesuatu yang lumrah terjadi dan mulai sering dilakukan. Website yang
dijual umumnya memiliki suatu value/nilai seperti:
    • Website menghasilkan income rutin per bulan baik untuk dari contextual advertising seperti
        Google Adsense ataupun income dari affiliate.
    • Website menempati halaman 1 di search engine untuk keyword yang high search volume.
    • Website dengan content dan domain age atau umur domain yang cukup lama (> 3 tahun)
        sehingga akan mudah menempati rangking dengan SEO.
    • Dan lain-lain.

Mengapa ada orang mau menjual websitenya? Ya, banyak alasannya. Yang pasti adalah untuk
menghasilkan uang cukup banyak untuk keperluan pribadi, untuk membiayai project website
berikutnya, untuk membayar hutang dan masih banyak alasan lainnya.

Siapa yang mau membeli website? Umumnya ini adalah orang yang melihat website yang dia beli bisa
ditingkatkan dan dijual dengan harga yang lebih tinggi. Ada juga yang membeli website untuk
ditingkatkan sehingga menghasilkan income jauh lebih besar untuk cash flow, bukan untuk dijual lagi.
Banyak alasan lainnya.

Tempat jual beli website yang paling populer ada di dua tempat ini:
• http://forums.digitalpoint.com
• http://www.sitepoint.com/marketplace/

Kalau Anda ingin tahu website apa saja yang dijual saat ini dan berapa harganya, bisa lihat ke:
http://forums.digitalpoint.com/forumdisplay.php?f=52

Model bisnis dari flipping site umumnya antara dua:
• Model bisnis buat banyak low end content sites untuk dijual. Ada marketer yang memfokuskan
  untuk membuat low end content sites, langsung dijual dengan harga relatif murah (< US$ 500)
  untuk mendapatkan cash dengan cepat. Jenis low end content site ini umumnya dijual di Digital
  Point.
• Model bisnis buat high end content sites untuk dijual. Umumnya high end content sites memiliki
  banyak unique content, banyak visitor dan menempati rangking tertentu di search engine. High end
  content sites umumnya dijual di Site Point.


E-Course Sukses Berbisnis di Internet dalam 29 Hari                                             Halaman 9
Hak Cipta © 2008 oleh BelajarBisnisInternet.com                                        v1.0 - Agustus 2008
Materi E-Course Hari ke 3                                     Oleh : Sukarto dari BelajarBisnisInternet.com


Jadi jika Anda ingin menghasilkan cash dengan cepat, mungkin strategi membuat website lalu dijual
merupakan suatu model bisnis yang cocok bagi Anda. Tetapi ingat, model bisnis seperti ini tidak akan
menghasilkan cash flow atau penghasilan secara kontinyu jika Anda berhenti bekerja.

Penutup
Penjelasan selama dua hari ini mengenai berbagai model bisnis di internet ini bertujuan agar Anda bisa
menentukan pilihan yang terbaik buat Anda. Yang terbaik buat orang lain, tidak selalu terbaik buat
Anda. Ada orang menghasilkan banyak sekali uang dengan menjual produk melalui online store/toko
online barang-barang yang dia import dari China. Tetapi bila Anda yang membuatnya mungkin bisnis
itu tidak akan berjalan karena Anda lebih suka duduk sendiri dan menulis topik yang Anda senangi,
bukan menerima order, melakukan pengiriman, mengurus administrasi, melakukan pembelian baru
barang, stock opname dan hal-hal detil lainnya yang perlu Anda urus jika membuat online store.

Jika Anda adalah orang yang cenderung tidak suka mengambil resiko dan tidak pintar dalam negosiasi,
mungkin model bisnis Flipping Site atau jual beli website bukan sesuatu yang ingin Anda lakukan. Saat
membeli website, selalu ada resiko Anda membeli website yang salah atau terlalu mahal sehingga
akhirnya sulit untuk dijual kembali. Walaupun dengan belajar secara mendalam tentang flipping site
akan membuat Anda bisa mengurangi resiko membeli website yang salah.

Jadi pelajari baik-baik setiap model bisnis, riset lebih jauh di internet, bayangkan apa yang diperlukan
untuk melakukan model bisnis tersebut. Jika Anda senang membuat produk, mungkin affiliate
marketing tidak akan menyenangkan bagi Anda. Jika Anda tidak senang mengurus produksi dan
melakukan customer service, affiliate marketing mungkin adalah solusi terbaik bagi Anda.

Jika Anda senang melakukan disain atau membuat program dan Anda butuh cash yang cepat, mungkin
menjual jasa Anda melalui outsource marketplace website akan membuat Anda mendapatkan klien-
klien yang bersedia membayar jasa Anda. Sambil mengumpulkan modal, Anda bisa menciptakan
produk yang berhubungan dengan keahlian Anda tersebut.

Pesan saya adalah jika Anda baru memulai, pilihlah satu model bisnis terlebih dahulu, kuasai dan
lakukan action agar Anda menjalani prosesnya sampai selesai. Melakukan dua model bisnis seringkali
membuat Anda bingung, tidak fokus dan akhirnya frustasi.

Di e-course ini sendiri kami akan lebih menitik-beratkan pembahasan mengenai kategori model bisnis
ke 1 Sell Your Own Product, kategori ke 3 Affiliate Marketing dan kategori ke 4 Contextual
Advertising. Sedangkan untuk Sell Your Own Services dan Flipping Sites tidak kami jelaskan lebih
jauh mengingat cara kerja dan mekanisme yang agak berbeda serta keterbatasan waktu yang kami
miliki di e-course 29 hari ini. Di materi selanjutnya jika kami menyebut bisnis internet, umumnya kami
sedang merujuk pada kategori model bisnis Sell Your Own Product, Affiliate Marketing dan
Contextual Advertising.




E-Course Sukses Berbisnis di Internet dalam 29 Hari                                           Halaman 10
Hak Cipta © 2008 oleh BelajarBisnisInternet.com                                        v1.0 - Agustus 2008
Materi E-Course Hari ke 3                                   Oleh : Sukarto dari BelajarBisnisInternet.com


Saya berharap pembahasan mengenai berbagai model bisnis di internet dapat memberikan gambaran
bagi Anda tentang berbagai cara menghasilkan uang di internet. Pelajari, evaluasi dan putuskan model
bisnis yang ingin Anda fokuskan saat ini.

Ingat: setelah memilih yang ingin Anda fokuskan, pelajari informasi/tools yang akan mendukung fokus
Anda. Abaikan hal-hal lain karena hal-hal lain akan menganggu konsentrasi dan fokus Anda. Tanpa
fokus ke model bisnis yang Anda pilih, akan sulit membuat momentum kesuksesan Anda. Setelah
Anda sukses dengan satu model bisnis, Anda boleh mencoba model bisnis lain.

Hari berikutnya adalah memilih niche atau ceruk-pasar untuk bisnis internet Anda. Setelah menentukan
model bisnis yang Anda ingin fokuskan, Anda perlu menentukan di niche atau market apa Anda ingin
terjuni. Memilih niche adalah suatu hal yang sangat penting yang menentukan sukses tidaknya Anda di
bisnis internet.

Anda bisa berdiskusi dengan sesama peserta E-Course tentang materi E-Course ini di Forum
BelajarBisnisInternet.com

Jika Anda merasa materi E-Course ini bermanfaat bagi Anda, Anda bisa email ebook/PDF ini ke
teman Anda. Mereka akan berterima-kasih sekali pada Anda karena telah membuka wawasan mereka.

Jika Anda ingin memberikan testimonial/pendapat/komentar Anda mengenai materi E-Course ini,
silakan isi di halaman Testimonial kami. Anda bisa mencantumkan alamat website Anda di halaman
testimonial ini.




E-Course Sukses Berbisnis di Internet dalam 29 Hari                                         Halaman 11
Hak Cipta © 2008 oleh BelajarBisnisInternet.com                                      v1.0 - Agustus 2008

								
To top