Contoh Proposal Seminar Pelatihan Workshop Hukum - DOC by mip16155

VIEWS: 12,732 PAGES: 98

Contoh Proposal Seminar, Pelatihan,Workshop Hukum document sample

More Info
									  EVALUASI DIRI




UNIVERSITAS BRAWIJAYA



                MALANG
                  2008
    EVALUASI DIRI
UNIVERSITAS BRAWIJAYA




              MALANG
                2008
                                           SAMBUTAN REKTOR
     Universitas Brawijaya (UB) adalah perguruan tinggi negeri yang terletak di Kota
Malang, dengan status sebagai universitas negeri melalui Ketetapan Menteri Pendidikan No.
1 tanggal 5 Januari 1963. Sebagai penyelenggara pendidikan tinggi, keberadaan UB tidak
saja bermanfaat bagi Kota Malang yang dikenal sebagai kota pendidikan, tetapi juga bagi
propinsi Jawa Timur maupun negara Indonesia. Selama jangka waktu 46 tahun, UB telah
berkembang menjadi universitas dengan reputasi nasional dan internasional.
      Evaluasi diri secara menyeluruh sampai tataran subsistem organisasi atas dasar isu-
isu strategis di bidang manajemen, seperti kapasitas perencanaan, kualitas institusi,
akuntabilitas, efisiensi, responsibilitas sosial serta keberlanjutan organisasi menunjukkan
adanya kemampuan organisasi yang sangat baik untuk tetap terus menjalankan misi dan
menggapai visinya. Namun demikian, berbagai upaya pembenahan perlu senantiasa
dilakukan untuk menjamin terselenggaranya peran yang lebih nyata di tengah perubahan
jaman dan tuntutan masyarakat yang berubah cepat. Disadari bahwa pada saat ini dan di
masa yang akan datang, universitas, fakultas dan unit kerja di lingkungan UB tengah
menghadapi situasi yang kompleks. Pertama, adanya tuntutan stakeholders akan kualitas,
transparansi, dan akuntabilitas yang tinggi. Kedua, cita-cita pemerintah untuk menjadikan
perguruan tinggi sebagai kekuatan moral dalam pembangunan mendorong transformasi
menuju tercapainya cita-cita bangsa, sekaligus menjadikan Perguruan Tinggi mampu
memberikan kontribusi dalam penciptaan national competitiveness. Ketiga, kompetisi
pendidikan tinggi yang semakin ketat di tengah arus globalisasi.
      Peningkatan kapasitas dan kemampuan manajerial pada semua tingkatan perlu
dipantau dan dievaluasi untuk terus diperbaiki dalam upaya meningkatkan kualitas UB dalam
menata masa depan melalui evaluasi diri yang lebih komprehensif dan efektif. Perbaikan dan
penataan diri harus terus dipacu agar keinginan untuk membangun dan mengembangkan
seluruh komunitas UB dapat segera tercapai sesuai dengan sasaran yang diinginkan.
       Secara pribadi saya, menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada segenap pihak
yang telah terlibat dalam persiapan dokumen evaluasi diri sebagai pendukung Akreditasi
Institusi. Saya juga sangat menghargai partisipasi segenap elemen universitas dan
dukungan mereka dalam mengembangkan institusi ini.




                                                                     Malang, 1 Nopember 2008
                                                                     Rektor,




                                                                     Prof. Dr.Ir. Yogi Sugito




     Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                    Evaluasi Diri |   i
                                                                    DAFTAR ISI
SAMBUTAN REKTOR ................................................................................................ I
DAFTAR ISI ............................................................................................................... II
RANGKUMAN ............................................................................................................III
PELAKSANAAN EVALUASI DIRI .............................................................................. V
BAB I LATAR BELAKANG ......................................................................................... 1
1.1.      Sejarah ........................................................................................................................................ 1
1.2.      Nilai dan Sikap Dasar .................................................................................................................. 2
1.3.      Visi ............................................................................................................................................... 2
1.4.      Misi .............................................................................................................................................. 2
1.5.      Rencana Strategis ....................................................................................................................... 3
a.     Bidang Organisasi dan Manajemen ................................................................................................ 3
b.     Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan ........................................................................................ 3
c.     Bidang Penelitian ............................................................................................................................ 4
d.     Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat ........................................................................................ 4
e.     Bidang Kerjasama Institusional ....................................................................................................... 4
f.     Bidang Penunjang Penyelenggaraan Universitas Brawijaya .......................................................... 4
1.6.      Beberapa Upaya Peningkatan Kinerja dan Prestasi UB ............................................................. 4
1.7.      Persiapan Otonomi PT ................................................................................................................ 6
BAB II EVALUASI PROGRAM AKADEMIK DAN SISTEM PENJAMINAN MUTU ..... 8
2.1.      Program Akademik ...................................................................................................................... 8
2.2.      Penelitian................................................................................................................................... 14
2.3.      Pengabdian Kepada Masyarakat .............................................................................................. 16
2.4.      Sistem Penjaminan Mutu .......................................................................................................... 17
BAB III EVALUASI KINERJA MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI ........................21
3.1.      Keuangan .................................................................................................................................. 21
3.2.      Sumber Daya Manusia (SDM) .................................................................................................. 25
3.3.      Fasilitas ..................................................................................................................................... 29
3.4.      Sarana dan Prasarana .............................................................................................................. 33
BAB IV PENCAPAIAN DAN PERMASALAHAN ........................................................43
BAB V INDIKATOR KINERJA ...................................................................................48
LAMPIRAN TABEL....................................................................................................52
LAMPIRAN GAMBAR ...............................................................................................79




         Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                                                  Evaluasi Diri |            ii
                                                  RANGKUMAN
      Universitas Brawijaya (UB) terus melakukan evaluasi diri secara periodik untuk
mempelajari kemajuan yang telah dicapai dan kendala yang dihadapi untuk membuat
rencana pengembangan selanjutnya secara tepat. Hal ini menjadi sangat penting dengan
perubahan dunia yang pesat belakanganan ini yang memberikan peluang dan tantangan.
Karena itu evaluasi diri pada kesempatan ini dilakukan secara komprehensif, selain untuk
memenuhi kepentingan AIPT (Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi), tetapi juga untuk
kepentingan pengembangan UB menuju Entrepreneurial University dan World Class
University sebagai perwujudan dari visi dan misi UB. Momentum dalam perjalanan panjang
UB selama lebih dari 45 tahun sejak ditetapkan sebagai universitas negeri pada 5 Januari
1963.
       Analisis evaluasi diri dibuat secara komprehensif dengan penerapan metode BSC
(Balanced Scorecard) khususnya dalam pemetaan posisi UB berdasarkan faktor internal dan
eksternal. Hasil evaluasi disajikan secara sistematis dengan harapan informasi yang
disajikan mengalir secara lancar. Penyajian diawali dengan informasi dasar (sejarah UB,
Nilai dan Sikap Dasar, visi, misi, rencana strategis), dan informasi tentang upaya
peningkatan kinerja dan prestasi UB yang menjelaskan antara lain persiapan otonomi UB.
Kemudian diikuti dengan informasi utama hasil evaluasi yang meliputi (i) Bidang Akademik
dan Penjaminan Mutu, (ii) Evaluasi Kinerja Manajemen Perguruan Tinggi, (iii) Pencapaian
dan Permasalahan, dan (v) Indikator Kinerja.
     Hasil evaluasi bidang akademik dan penjaminan mutu sudah menunjukkan ragaan
yang sangat baik dalam proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kerja keras tentu saja diperlukan untuk pengembangan selanjutnya khususnya dalam
penerapan blended learning dan peningkatan publikasi internasional dari hasil penelitian,
untuk meningkatkan kompetensi lulusan serta untuk mencapai peringkat yang lebih tinggi
dalam World Class University yang baru-baru ini menempatkan UB pada posisi 500+ THES
QS World University Rankings (versi Time Higher Education Suplement) bersama-sama 7
perguruan tinggi di Indonesia. Hasil evaluasi kinerja manajemen menunjukkan antara lain
bahwa porsi PNBP menunjukkan kecenderungan peningkatan dari tahun 2003 ke tahun
2004 sebesar 122,92%, sedangkan sampai dengan tahun 2007 mengalami peningkatan
sebesar 326,64%. Hal ini menjadi suatu potensi dari UB dalam penggalangan dana
masyarakat meskipun porsi PNBP-Akademik (yang dipungut dari mahasiswa) rata-rata
masih 60,8% dari total PNBP. Bagaimanapun juga, UB telah menunjukkan keberhasilan
dalam meningkatkan pendanaan dari dana hibah kompetisi, seperti A3, TPSDP, I-MHERE,
INHERENT, dan lainnya.
       Hasil evaluasi Pencapaian dan Permasalan dengan metode BSC dengan arahan dari
strategi pengembangan otonomi UB menunjukkan posisi UB yang sangat baik. Kenyataan
ini ditunjukkan dari hasil penilaian parameter pemetaan yang terdiri dari (i) Perspektif
Keuangan, (ii) Perspektif Stakeholders, (iii) Proses Internal, dan (iv) Inovasi (Learning &
Growth). Berdasarkan penilaian indikator ragaan kunci atau KPI (Key Performance
Indicator), UB berada pada posisi agresif dengan pengertian kekuatan yang tinggi dapat
mengatasi kelemahan internal UB, dan peluang yang tinggi dapat mengatasi ancaman
ekternal UB. Selanjutnya akan membawa pada pemilihan indikator kinerja (KPI) yang
disajikan pada bagian akhir yang dapat dibagi dua yaitu KPI upaya (input) yang mencakup
proses/program (Tabel 5.1), dan KPI luaran (output).
     Secara keseluruhan, UB telah menempatkan diri sebagai suatu universitas yang telah
mengalami perkembangan yang sangat pesat. Sekarang, UB mempunyai modal pada posisi
agresif untuk perkembangan selanjutnya, baik dalam pengembangan Entreprenurial
University maupun dalam upaya menjadi suatu universitas peringkat atas dalam World Class
University. Ini tentu memerlukan kerja keras dan komitmen dari semua warga UB serta
dukungan dari masyarakat khususnya pemerintah. Dukungan pemerintah yang diharapkan
     Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   iii
pada tahap awal berhubungan dengan perubahan status pengelolaan UB menjadi
organisasi otonom, dalam hal ini menjadi Badan Hukum Pendidikan, yang sudah disetujui
oleh Dirjen Dikti dan Badan Layanan Umum, yang telah mendapatkan persetujuan
Mendiknas.




     Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   iv
                                PELAKSANAAN EVALUASI DIRI
      Pelaksanaan evaluasi diri (ED) merupakan bagian dari sistem tata kelola di UB. ED
dilakukan oleh tim yang bekerja secara profesional, terdiri atas unsur BAPSI, BAU, BAAK
ditambah beberapa dosen yang berasal dari beberapa fakultas, pimpinan unit kerja lain,
unsur mahasiswa dan external stakeholders (alumni dan mitra kerja). Dengan demikian
evaluasi diri yang merupakan kegiatan rutin sejak tahun 2002 di bawah koordinasi Pembantu
Rektor-I dapat dilakukan secara komprehensif. Evaluasi diri dipakai sebagai pertimbangan
dalam Renstra, Program Kerja Rektor, serta berbagai kegiatan yang terkait dengan
pengembangan institusi, antara lain: usulan menjadi BHMN, usulan BLU, serta berbagai
pengajuan pendanaan kompetitif untuk pengembangan institusi seperti I-MHERE, TPSDP,
PHK Institusi, JBIC, dan kepada pihak-pihak penyandang dana lain baik swasta maupun
pemerintah, di dalam dan di luar negeri.

      Proses evaluasi diri dilakukan dengan kegiatan pengumpulan data terkonsolidasi dan
DSS (Decision Support System), yang juga dilampirkan dalam dokumen portofolio AIPT.
Disamping itu, data lain didapatkan dari berbagai sumber yang tersedia di dalam kampus,
baik yang tersedia dalam berbagai dokumen maupun hasil survai.

      Analisis dilakukan dengan metode Balanced Scorecard (BSC), SWOT Analysis dan
dikembangkan dengan mengacu pada berbagai isu strategis dan isu utama yang menjadi
perhatian dalam pengembangan universitas dan untuk peningkatan kualitas. Indikator-
indikator kinerja ditentukan dengan melihat tingkat kepentingan indikator. Target-target
capain dilakukan dengan perkiraan atas perkembangan dan perencanaan yang ada serta
mengacu kepada Rencana Strategis (Renstra) universitas dan hasil monevnya setelah satu
tahun terimplementasi.




     Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   v
                                                          BAB I
                                            LATAR BELAKANG

1.1. Sejarah

      Universitas Brawijaya (UB) adalah lembaga pendidikan tinggi negeri yang terletak di kota
Malang, Jawa Timur. Didirikan pada tahun 1957 sebagai lembaga pendidikan tinggi swasta
dengan dua fakultas yaitu Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi sebelum diubah statusnya
menjadi Universitas Negeri melalui Ketetapan Menteri Pendidikan No. 1 tanggal 5 Januari 1963.
Untuk mempersiapkan diri menjadi universitas negeri, pada tahun 1961 jumlah fakultas
ditambah menjadi empat fakultas. Dua fakultas tambahan tersebut adalah Fakultas
Ketatanegaraan dan Ketataniagaan (saat ini menjadi Fakultas Ilmu Administrasi) serta Fakultas
Pertanian. Pada tahun 1963, jumlah fakultas bertambah dua lagi, yaitu Fakultas Kedokteran
Hewan dan Peternakan (saat ini menjadi Fakultas Peternakan) dan Fakultas Teknik. Fakultas
yang didirikan setelah berstatus sebagai universitas negeri adalah, Fakultas Kedokteran (1974),
Fakultas Perikanan (1982), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (1994), Fakultas
Teknologi Pertanian (1998) dan Fakultas Ilmu Sosial (2008). Pada saat ini UB memiliki 11
fakultas dan 1 program yang melaksanakan program pendidikan, baik akademik, profesi
maupun vokasi. Pada program akademik terdapat 44 program studi strata satu (S-1), 22
program studi strata 2 (S2) dan 10 program strata tiga (S3). Sedangkan pada program
pendidikan profesi terdapat 8 program dokter spesialis-I (Sp-1), dan 4 program Doube Degree,
serta program vokasi 2 program diploma tiga (D-III).
      Sejarah universitas tersebut menunjukkan perkembangan yang dapat ditafsirkan sebagai
perubahan yang merupakan respon universitas terhadap tuntutan masyarakat. Berbagai upaya
untuk mewujudkan visinya telah membuahkan hasil antara lain bekerjasama dengan berbagai
pihak. Kerjasama dengan Keio University di Jepang telah berhasil dikembangkan sistem
pembelajaran dengan cara distance learning melalui satelit. Kegiatan semacam ini berdampak
keluar antara lain diadopsi oleh SEAMOLEC untuk pengembangan sistem pembelajaran tingkat
Asia, serta ditunjuknya UB oleh Ditjen Dikti bersama-sama 7 PTN di Indonesia yang terletak di
ibukota propinsi sebagai Simpul Daerah di bidang Teknologi Informasi Pendidikan Tinggi.
Selain itu, Fakultas Ilmu Administrasi bersama-sama UI, ITB, dan UGM bekerjasama dengan
perguruan tinggi di Jepang mulai tahun akademik 2006/2007 oleh BAPPENAS ditunjuk untuk
menyelenggarakan double degree program Business Administration. Sejak tahun 2007 UB
menyelenggarakan double degree di bidang ilmu peternakan, perikanan, bioteknologi dan
teknologi pertanian bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di Thailand dan Jepang
dengan dana berasal dari Departemen Pendidikan Nasional. Kerjasama UB dengan University
of Kentucky telah berangsung sejak tahun lalu sampai tahun 2009 dalam rangka
mempersiapkan kelas internasional. Kegiatan kerjasama ini didanai oleh USAID.
      Fakultas Peternakan UB bekerjasama dengan Louisiana State University USA dan
pemerintah Kabupaten Pasuruan, memperoleh bantuan dana hibah untuk menghasilkan sapi
potong yang dagingnya berkualitas setara daging sapi Brahman.Ternyata aktivitas ini
berdampak secara nasional sehingga UB dipercaya oleh Kementrian Riset dan Teknologi
sebagai koordinator Riset Unggulan Nasional (RUSNAS) di bidang ternak sapi. Bekerjasama
dengan International Center for Agroforestry (ICRAF) dan lembaga lembaga penelitian di luar
negeri, Fakultas Pertanian melakukan berbagai aktivitas penanganan agroforestry baik di
tingkat nasional maupun internasional. Dengan demikian baik di forum nasional maupun
internasional UB sudah memiliki reputasi yang memadai. Hal ini menunjukkan hasil kerja
penyelenggaraan universitas yang sangat baik. Saat ini UB memiliki cita-cita (visi) ingin menjadi
universitas kelas dunia, yang berarti harus mampu mempersiapkan diri terhadap medan
persaingan dalam skala yang lebih luas.
     Perubahan tatanan masyarakat yang disertai dengan perubahan keperluan jenis layanan
pendidikan yang sangat intensif serta tuntutan terhadap penyelenggaran pendidikan yang
           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   1
berkualitas, menunjukkan semakin tingginya tingkat kesulitan dalam menyelenggarakan
universitas. Semua ini mengharuskan adanya respon perubahan kinerja organisasi sesuai
dengan tuntutan saat ini. Perubahan kinerja organisasi akan dapat berjalan dengan baik apabila
organisasi tersebut memiliki otonomi dalam pengelolaannya.
       Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi sebuah perguruan tinggi yang otonom pada
tanggal 6–7 Februari 2006 diselenggarakan Sarasehan UB Menatap Masa Depan. Persetujuan
Senat UB untuk menjadi lembaga yang otonom telah diberikan pada 11 Desember 2004.
Setelah melalui proses yang cukup lama akhirnya keluar surat dari Direktur Jenderal
Pendidikan Tinggi No. 4022/D/T/2007 tanggal 29 Nopember 2007 bahwa usulan UB menjadi
BHMN sudah memenuhi syarat dan akan diproses lebih lanjut menunggu terbitnya Undang
Undang Badan Hukum Pendidikan. Namun demikian karena permasalahan Perundangan
tentang BHMN yang tidak kunjung selesai, maka melalui Rapat Pleno Senat pada 17 Maret
2008, menetapkan UB untuk membuat usulan menjadi Badan Layanan Umum (BLU) yang telah
memliki dasar hukum yang lebih jelas. Pada dasarnya, usulan ini merupakan upaya UB
memperoleh status hukum sebagai Badan yang lebih otonom khususnya dalam pengelolaan
keuangannya. Saat ini usulan UB sudah mendapatkan persetujuan Mendiknas melalui surat No
147/MPN/KU/2008 tanggal 6 Oktober 2008 dan telah diterima oleh Menkeu untuk diproses lebih
lanjut.
1.2. Nilai dan Sikap Dasar

    Dalam melaksanakan kegiatannya sivitas akademika wajib menjunjung tinggi dan
mengamalkan nilai-nilai:
a.   Ketuhanan
b.   Etika, moral, keadilan, kejujuran, kearifan dan pengabdian terbaik
c.   Keunggulan, kreativitas, inovatif, dinamis serta efisien
d.   Kepeloporan, kemandirian, dan bertanggung jawab
e.   Keterbukaan, manusiawi, berwawasan nasional dan global
f.   Aktualisasi nilai-nilai filosofis Pancasila, UUD 1945 serta hakikat penyelenggaraan
     pendidikan tinggi yang dilandasi “Ilmu amaliah, Amal ilmiah”.
g.   Mengacu pada prinsip-prinsip organisasi yang sehat dan otonom melalui program-program
     yang berkelanjutan, transparan, akuntabel dan mampu meningkatkan kesejahteraan dan
     daya saing bangsa

1.3. Visi

     Menjadi universitas unggul yang berstandar internasional dan mampu berperan aktif
dalam pembangunan bangsa melalui proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada
masyarakat.
1.4. Misi

a.   Membangkitkan kekuatan moral dan kesadaran tentang keberadaan penciptaan alam oleh
     Tuhan YME dan sadar bahwa setiap kehidupan mempunyai hak untuk dihargai.
b.   Menyelenggarakan proses pendidikan agar peserta didik menjadi manusia yang
     berkemampuan akademik dan/atau professional yang berkualitas serta berjiwa
     entrepreneur.
c.   Melakukan pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan, teknologi, humaniora
     dan seni, serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan
     masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.



            Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   2
1.5. Rencana Strategis

       Rencana Strategis lima tahun untuk pengembangan universitas mulai tahun 2006 sampai
2011 (RENSTRA 2006-2011) merupakan hasil kerja tim yang diketuai oleh Pembantu Rektor
Bidang Perencanaan dan Kerjasama (PR IV),dengan anggota wakil wakil dari Lembaga,
Pimpinan Fakultas, Senat UB, Tenaga Kependidikan dan Mahasiswa. Rapat pleno Senat UB
mengesahkan Renstra UB 2006-2011 pada tanggal 16 Desember 2006 setelah melalui
beberapa kali revisi. Tantangan, peluang dan perubahan dalam tatanan masyarakat serta
lingkungan secara umum merupakan faktor yang selalu diperhitungkan dalam penyusunan
Rencana Strategis tersebut. Disadari bahwa pada saat ini dan di masa berikutnya, universitas,
fakultas dan unit kerja di lingkungan universitas tengah menghadapi situasi yang kompleks.
Pertama, adanya tuntutan stakeholders akan kualitas, transparansi, dan akuntabilitas yang
tinggi. Kedua, cita-cita pemerintah untuk menjadikan Lembaga Pendidikan Tinggi sebagai
kekuatan moral dalam mendorong transformasi menuju tercapainya cita-cita bangsa, sekaligus
menjadikan Lembaga Perguruan Tinggi yang mampu memberikan kontribusi dalam penciptaan
national competitiveness. Ketiga, kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat di tengah arus
globalisasi. Untuk itulah pembenahan internal manajemen dirasakan sangat mendesak dan
merupakan bagian yang diprioritaskan untuk dibenahi dalam kurun waktu 2-3 tahun ke depan.
      Berbagai prestasi telah diraih, baik dari prestasi mahasiswa, prestasi dosen, prestasi
lulusan dan alumni, prestasi di bidang penelitian, prestasi di bidang kerjasama internasional,
maupun prestasi di bidang teknologi informasi dan komunikasi. Peran UB dalam kancah
nasional dan internasional juga sangat membanggakan, misalnya dalam pengembangan ilmu
dan teknologi, pemberdayaan masyarakat, penyebarluasan hasil penelitian, pengembangan
ilmu dan teknologi, serta perannya dalam menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas.
      Dalam rangka mensejajarkan dirinya di tingkat internasional dan mewujudkan peran
perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa, UB telah mencanangkan menjadi
entrepreneurial university berstandar internasional pada tahun 2007 yang lalu. Dengan
demikian, dalam era mendatang, diharapkan UB dapat menjadi salah satu universitas negeri
dari Indonesia yang bertaraf dunia dan benar-benar dapat membantu pembangunan bangsa
melalui lulusan yang berkualitas dan berjiwa entrepreneur serta IPTEK baru yang bermanfaat
bagi pembangunan. Pembenahan pengelolaan dan modernisasi fasilitas pendidikan terus
diupayakan untuk mewujudkan visi dan misi UB.
       Analisis lingkungan menunjukkan bahwa UB dalam strateginya dapat menempuh jalan
agresif. Artinya, diperlukan pembenahan pengelolaan UB guna mendukung strategi yang akan
dijalankan guna memenangkan persaingan di tingkat global. Salah satu yang dapat dilakukan
adalah perubahan menuju fleksibilitas pengelolaan keuangan dengan menonjolkan
produktivitas, efisiensi, dan efektivitas. Hal ini dimungkinkan dengan perubahan status
pengelolaan UB menjadi Badan Layanan Umum.
      Penyusunan dokumen Renstra UB adalah suatu upaya untuk memperoleh gambaran dari
suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 5 (lima) tahun
dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada atau mungkin timbul.
Dokumen ini akan menjadi arah pengelolaan dan pengembangan UB dalam kurun 5 tahun
mendatang. Berikut adalah garis besar rincian Rencana Strategis yang berupa langkah-langkah
strategis yang digolongkan dalam enam bidang garapan:
a.   Bidang Organisasi dan Manajemen
     (1)   Pengembangan Otonomi Pengelolaan
     (2)   Penyehatan Organisasi
b.   Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan
     (1)   Pengembangan Pendidikan bertaraf internasional
     (2)   Peningkatan Kesejahteraan, Prestasi dan Soft Skill Mahasiswa
     (3)   Peningkatan Peran Alumni
            Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   3
c.   Bidang Penelitian
     (1)  Peningkatan Sinergi Riset dibawah Payung Penelitian
     (2)  Pemanfaatan Hasil Penelitian untuk Pemenuhan Kebutuhan Industri dan Masyarakat
          melalui Inkubator Bisnis
     (3) Peningkatan Publikasi Ilmiah bertaraf Internasional
     (4) Pengembangan Manajemen Penelitian
     (5) Meningkatkan Pendapatan Institusi
d.   Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat
     (1). Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat
     (2). Peningkatan Kerjasama Masyarakat untuk Pendidikan dan Penelitian
e.   Bidang Kerjasama Institusional
     (1). Peningkatan Kerjasama dengan Institusi Pemerintah dan Swasta
     (2). Internasionalisasi.
f.   Bidang Penunjang Penyelenggaraan Universitas Brawijaya
     (1)   Tertib Administrasi dan Peningkatan Mutu Layanan
     (2)   Peningkatan Pengelolaan Anggaran dan Aset
     (3)   Pengembangan kuantitas dan kualitas SDM
     (4)   Peningkatan Jumlah dan Mutu Sarana dan Prasarana
     (5)   Peningkatan Kesejahteraan Dosen dan Tenaga Administrasi
     (6)   Peningkatan Keamanan, Kenyamanan, dan Keindahan Kampus
1.6. Beberapa Upaya Peningkatan Kinerja dan Prestasi UB

      Mewujudkan pelayanan prima merupakan tekad UB sebagai Center of Excellent. Selain
diwujudkan dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, pelayanan prima juga
senantiasa diwujudkan melalui penyediaan layanan akademik dan administratif yang
berkualitas, cepat, dan selalu seuai dengan tuntutan atau kebutuhan stakeholders. Muara dari
pelayanan prima ini adalah kepuasan stakeholders UB yang meliputi mahasiswa, dosen,
karyawan, pengguna lulusan, serta pengguna hasil penelitian dan pengabdian masyarakat.
       Meskipun demikian, disadari bahwa kualitas pelayanan prima terutama di era global ini
membutuhkan pendanaan yang tinggi. Pendanaan pemerintah yang terbatas bagi perguruan
tinggi telah menyebabkan perguruan tinggi harus lebih kreatif dan sekaligus mengembangkan
perencanaan strategis yang realistis, logis, dan sistematis dalam kurun waktu dua tahun
terakhir ini anggaran UB telah naik dua kali lipat, dari Rp. 190 Milyar pada tahun 2005 menjadi
Rp. 362 Milyar pada tahun 2007. Selain itu, peningkatan pelayanan prima juga membutuhkan
fleksibilitas pengelolaan keuangan, yang dibutuhkan agar UB mampu menghadapi dinamika
persaingan yang cepat.
      UB sebagai universitas yang terbesar di kota Malang tentu menjadi harapan utama untuk
mendukung realisasi kota Malang sebagai kota pendidikan bertaraf internasional. Hal ini dapat
terwujud antara lain karena prestasi UB, baik ditingkat nasional maupun internasional. Berbagai
kerjasama yang dijalin dengan lembaga di luar negeri menyebabkan banyaknya aktivitas yang
berskala internasional. Kerja sama tersebut meliputi baik di bidang pendidikan, penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat. Di bidang pendidikan, Fakultas Kedokteran UB telah
diakreditasi oleh Pemerintah Malaysia bersama sama 11 PTN di Indonesia untuk dapat
menerima mahasiwa Malaysia untuk belajar Ilmu Kedokteran. Untuk mengembangkan
pendidikan entrepreneurship, UB bekerja-sama dengan Universitas Waseda di Jepang dengan
sponsor Japan Bank for International Cooperation (JBIC) mengembangkan program pendidikan
enterpreneurship untuk perguruan tinggi level ASEAN. Sebelumnya, UB dipercaya oleh Badan
Litbang Depdiknas menjadi koordinator pengembangan inkubator bisnis untuk acuan
pengembangan program inkubator bisnis bagi 22 PTN. UB juga bekerja sama dengan
            Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   4
Louisiana State University dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan aktivitas penelitian
Usaha Peternakan (sapi potong) aliansi dengan dana hibah dari USDA. Diharapkan di masa
mendatang dari propinsi Jawa Timur akan dihasilkan sapi potong yang kualitas dagingnya
setara dengan daging sapi Brahman dari USA. Selain itu, bekerjasama dengan Internasional
Center For Research on Agroforestry (ICRAF) Fakultas Pertanian UB menangani permasalahan
Agroforestry baik di Indonesia maupun di dunia internasional. Kerjasama institusional yang
sama juga telah dibangun oleh unit-unit kerja di lingkungan UB. Mulai tahun 2007 telah dijalin
kerjasama dengan University of Kentucky untuk mempersiapkan kurikulum yang berstandar
internasional. Berbagai program kegiatan tersebut menunjukkan aktivitas UB yang nyata dalam
beberapa tahun terakhir yang dapat menjadi modal bagi pengembangan universitas
selanjutnya. Dengan demikian kerjasama-kerjasama yang bersifat institusional ini dapat
memberikan benefit atau keuntungan yang nyata pada institusi.
      Beberapa kerjasama non-institusional khususnya yang dilakukan oleh masing-masing
dosen secara individu, dipandang sebagai bagian awal dari rintisan kerjasama institusi.
Universitas akan menginventarisir seluruh kegiatan ini, dan menjadikannya bagian dari praktek
baik sivitas akademika yang akan ditindak-lanjuti dan diformalisasikan sebagai kegiatan institusi
untuk memperbesar dampaknya bagi kinerja institusi.
      Selain itu, sebagai upaya termasuk mengalokasikan dana yang cukup besar untuk
meningkatkan kinerja universitas telah dilakukan agar dapat meningkatkan daya saing, antara
lain:
a.   Kelas khusus berbahasa Inggris telah dibuka dibeberapa fakultas, misalnya Fakultas
     Kedokteran, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Administrasi. Sedangkan di fakultas-
     fakultas lain baru pada beberapa matakuliah atau dalam seminar.
b.   Program Double Degree bekerjasama dengan beberapa universitas terkemuka di Thailand,
     Jepang atas sponsor JBIC, serta Belanda, Australia, dengan sponsor BKLN Depdiknas dan
     Bappenas.
c.   Kerjasama dengan Keio University sejak tahun 2001 terus dilaksanakan Distance Learning
     melalui satelit dengan frekwensi dan topik yang terus bertambah dari tahun ke tahun.
d.   Memberikan insentif bagi dosen yang hasil penelitiannya dimuat di jurnal internasional, dan
     buku teks.
e.   Untuk meningkatkan kualitas dosen, telah dialokasikan dana sebesar 15 Milyar Rupiah per
     tahun berasal dari dana PNBP untuk studi lanjut dosen (S2 dan S3) serta sebagian untuk
     studi lanjut tenaga administrasi (S2)
f.   Untuk pengembangan kemampuan dosen, UB juga telah menganggarkan bantuan dana
     bagi dosen yang mempresentasikan hasil-hasil penelitiannya dalam seminar internasional
     baik di dalam negeri maupun luar negeri dan juga untuk kursus berbahasa Inggris, baik di
     dalam maupun di luar negeri. Selain itu juga ada alokasi pendanaan untuk kegiatan
     training.
      Berikut adalah beberapa contoh keberhasilan sivitas akademika yang diukur dengan
tercapainya berbagai prestasi nasional dan internasional:
a.   Website UB (www.brawijaya.ac.id) memperoleh peringkat ke-3 di bawah ITB dan UGM
     (berdasarkan penilaian Ditjen Dikti berdasarkan Keputusan Dirjen Dikti dalam surat nomor
     3373/D/T/2006 tentang pemenang Website, tertanggal 4 September 2006),
b.   Awal tahun 2007, UB masuk ke dalam rangking 41 Asia Tenggara menurut Webromatics
     Ranking of World Universities (www.webromatics.info) dan di Indonesia merupakan
     universitas urutan ke 5 setelah ITB, UGM, UI, Universitas Kristen Petra.
c.   Tahun 2008 UB masuk dalam ranking 500+ menurut THES QS World University Rankings.
     (Versi Time Higher Education Suplement) bersama-sama 7 perguruan tinggi di Indonesia.


            Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   5
d.   Sejak tahun 2002 sampai dengan April 2007, sebanyak 67 orang mahasiswa UB telah
     mengikuti berbagai kegiatan di Universitas Luar Negeri di berbagai benua, Asia, Afrika,
     Eropa dan Australia. Bahkan pada tahun 2004-2005 salah satu dari mahasiswa UB terpilih
     menjadi Vice President dari International Association for Agricultural Student (IAAS) dan
     tinggal di Brussel, Belgia. Satu orang mahasiswa UB dari FMIPA menjadi Finalis ISOM
     International dalam The 11th International Scientific Olympiade on Mathematics (ISOM)
     tanggal 12-14 Juli 2006 di Teheran, Iran.
e.   Dalam forum lomba robot tahun 2007 ini mahasiswa UB telah berhasil memperoleh
     predikat juara I. Di dalam forum PIMNAS, mahasiswa UB tidak pernah absen dari
     perolehan medali. Kontingen UB selalu menduduki peringkat juara dan memperoleh medali
     emas kecuali ketika di selenggarakan di Malang justru saat itu prestasi kontingen UB paling
     rendah. Prestasi meningkat lagi ketika kontingen UB pada PIMNAS tahun 2004 di Bandung
     dengan 11 emas dan tiga perak serta 6 perunggu. Prestasi tertinggi dicapai tahun 2008, di
     mana UB mampu meraih Juara Umum dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS-
     XXI).
f.   Dengan demikian, baik di forum nasional maupun internasional UB sudah memiliki reputasi
     yang sangat memadai. Hal ini menunjukkan hasil kerja penyelenggaraan universitas
     selama ini. Saat ini universitas memiliki cita-cita (visi) ingin menjadi universitas kelas dunia
     yang berarti harus mampu mempersiapkan diri terhadap medan persaingan dalam skala
     yang lebih luas. Perubahan tatanan masyarakat yang disertai dengan perubahan keperluan
     jenis layanan pendidikan yang sangat intensif serta tuntutan terhadap penyelenggaran
     pendidikan yang berkualitas, mengharuskan adanya perubahan terutama bila mengingat
     semakin tingginya tingkat kesulitan dalam menyelenggarakan universitas.
1.7. Persiapan Otonomi PT

       Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi sebuah Perguruan Tinggi yang otonom, sejak
tahun 2002 telah dibentuk Tim Persiapan Otonomi dan ditindak lanjuti dengan melakukan studi
banding ke empat Perguruan Tinggi yang telah otonom, yaitu UGM, UI, ITB dan IPB. Kegiatan
yang telah dilakukan antara lain, yaitu mengundang para pakar dari IPB dan UGM untuk
berbicara dalam workshop, mengundang Dirjen Dikti untuk memberikan penjelasan kepada
sivitas akademika UB, sosialisasi oleh Tim Persiapan ke fakultas-fakultas termasuk lembaga
kemahasiswaan, pada saat memperingati Dies Natalis UB yang ke 43 pada tanggal 6-7
Februari 2006 diselenggarakan Sarasehan UB Menatap Masa Depan, mengundang Rektor IPB
untuk berbicara tentang otonomi PT di depan para pimpinan universitas dan fakultas serta para
Guru Besar dan para pimpinan mahasiswa pada Mei 2007 serta mengundang Dirjen Dikti pada
bulan Juni 2007 dalam rangka persiapan otonomi dan sosialisasi UB untuk menuju otonomi PT.
      Persetujuan Senat UB untuk menjadi lembaga yang otonom diberikan pada 11 Desember
2004. Usulan ke Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi telah mengalami revisi sebanyak 5 kali
dan telah dikunjungi oleh tim dari komisi BHMN Dewan Pendidikan Tinggi. Melalui surat Dirjen
Dikti No. 4022/D/T/2007 tanggal 29 Nopember 2007 UB telah memenuhi syarat sebagai PT-
BHMN tetapi pelaksanaannya menunggu disahkannya UU–BHP oleh DPR-RI.
      Mengikuti perkembangan kebijakan yang ada, dan sesuai arahan Depdiknas dan
DEPKEU, maka UB pada saat ini telah mengajukan proposal untuk berubah status menjadi
BLU, yang dipandang sebagai suatu langkah strategis dalam proses menuju otonomi kampus.
Dalam rangka menyongsong perubahan menjadi PT Otonom, UB melakukan beberapa hal,
yaitu sebagai berikut:
a.   Pembenahan disertai dengan pengkajian sistem manajemen dengan dukungan pendanaan
     Bank Dunia melalui project I-MHERE. Saat ini hal yang sudah berhasil diperoleh adalah
     konsep AD dan ART. Hal-hal lain yang menyangkut sistem pelaksanaan manajemen yang
     meliputi keuangan, akademik, aset, dan lain sebagainya, dan peningkatan kapasitas sistem
     informasi masih dalam tahapan policy study yang di harapkan akan selesai akhir 2008.


            Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   6
b.   Beberapa pembenahan yang telah dilakukan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi
     manajemen, misalnya penyatuan lembaga penelitian dengan pengabdian masyarakat,
     penghapusan progrm studi yang memiliki peminat yang sangat sedikit dan menyatukan
     beberapa program studi menjadi program studi yang lebih umum (progran studi di Fakultas
     Peternakan dan Fakutas Pertanian). Namun demikian, berbagai inefisiensi masih saja
     terjadi dan perlu perbaikan, misalnya inefisiensi di dalam manajemen aset maupun proses
     pembelajaran dan efisiensi kurikulum dengan perampingan jumlah mata kuliah.
     Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu dengan mengembangkan Pusat Jaminan Mutu
     dan seluruh prosedur mutu. Penerapan sistem penjaminan mutu ini sudah mulai
     dilaksanakan dari tingkat universitas sampai jurusan.
c.   Saat ini UB berusaha mendata dan mengurus sertifikat tanah atas seluruh aset tanah.
     Pembenahan masih di perlukan untuk sistem air, kelistrikan, telepon, jaringan internet,
     maupun tempat parkir, kantin dan seluruh infrastruktur jasa. Pemanfaatan fasilitas
     laboratorium, kelas dan ruang-ruang lain masih masih belum di dukung sistem database
     yang memadai. Program I-MHERE mengembangkan kajian untuk dasar kebijakan yang
     antara lain akan berusaha menyelesaikan permasalahan manajemen aset seperti tersebut
     di atas.
d.   Membentuk manajemen teknologi informasi yang terintegrasi untuk mengkoordinasikan
     sistem teknologi informasi yang ada di UB. Untuk ini UB memperoleh dukungan pendanaan
     INHERENT K-1 dan telah di tunjuk oleh Ditjen Dikti sebagai titik simpul sistem jaringan
     internet perguruan tinggi nasional bagi perguruan tinggi di sekelilingnya. Dikombinasikan
     dengan sumber daya yang ada dan program inherent, implementasi riil terciptanya e-
     campus secara utuh akan dapat dicapai pada tahun 2008 ini.
e.   Membentuk lembaga koordinasi kegiatan bisnis dan layanan masyarakat beserta seluruh
     infrastruktur dan fasilitas yang di perlukan. Lembaga ini akan mengkoordinasikan seluruh
     kegiatan bisnis universitas baik bersifat akademik maupun non akademik untuk
     kepentingan memperoleh dana di luar SPP dan subsidi pemerintah.
f.   Membentuk Inkubator Bisnis yang berperan untuk mengkaji dan memasarkan teknologi
     baru hasil riset dosen dan mahasiswa menjadi unit bisnis dalam skala produksi.
g.   Mengangkat staf Rektor dan staf Pembantu Rektor yang mengacu kepada struktur
     organisasi PT BHP-MN.
h.   Mengajukan perubahan status menjadi PK-BLU yang saat ini sudah mendapat persetujuan
     Mendiknas.




            Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   7
                                                         BAB II
EVALUASI PROGRAM AKADEMIK DAN SISTEM PENJAMINAN MUTU

2.1. Program Akademik

      Sebagai sebuah lembaga pendidikan yang bersifat pelayanan publik, UB memiliki
tanggung jawab untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki kompetensi, daya
saing, kreatif serta inovatif. Lulusan yang berkualitas diharapkan mampu berperan dalam
pembangunan dan pemberdayaan masayarakat baik dalam kancah nasional maupun
internasional. Hal ini merupakan perwujudan dari visi dan misi yang telah dicanangkan UB.
     Lulusan yang berkualitas dipengaruhi oleh berbagai faktor utama, yaitu kualitas input
(mahasiswa yang masuk) dan kualitas proses (meliputi dosen, sarana prasarana, dan sistem
yang mendukung). Dengan demikian faktor-faktor tersebut perlu diperhatikan secara seksama
dan secara berkelanjutan dievaluasi untuk dapat memberikan umpan balik dalam upaya
peningkatan kualitas yang ingin dicapai.
      Sebagai sebuah institusi dengan kegiatan utama akademik maka salah satu aspek
penting dalam kegiatan universitas adalah sistem penerimaan mahasiswa baru. Disadari bahwa
kualitas dan kuantitas mahasiswa baru berperan cukup signifikan dalam kegiatan
penyelenggaraan universitas. Kualitas mahasiswa baru yang tinggi akan berdampak pada
kualitas penyelanggraan Tridharma. Sedangkan kuantitas yang memadai akan ikut menentukan
keberlangsungan universitas serta dalam implementasi tanggung jawab sosial dalam kaitannya
dengan aspek pemerataan kesempatan belajar dan efisiensi penyelenggaraan perguruan tinggi
itu sendiri.
      Untuk dapat menjamin kualitas proses penerimaan mahasiswa baru, maka ketersediaan
perangkat pengelolaan merupakan hal yang penting. Sistem penerimaan mahasiswa baru
tersusun atas dokumen-dokumen MP, ketersediaan sistem perangkat lunak yang memadai,
ketersediaan sumber daya manusia dan perangkat. Dukungan sistem informasi dalam proses
penerimaan mahasiswa baru dapat dilihat dari tersedianya sistem pendaftaran dan
pengumuman penerimaan.
       Dalam rangka perluasan akses masyarakat dan peran universitas dalam perluasan
kesempatan belajar, pola penerimaan mahasiswa baru melalui berbagai jalur penerimaan telah
dilakukan. Pada sisi lain penjaminan kualitas mahasiswa baru diterapkan dengan penetapan
kriteria dan mekanisme seleksi yang memadai. Dengan pola yang ada nampaknya sampai saat
ini secara efektif telah dapat menjamin mutu, ekuitas dan aksesibilitas.
      Dengan dukungan website yang ada akses lulusan SMA untuk dapat mengetahui dan
mendaftar di UB menjadi tidak terbatas. Terlebih dengan telah semakin mudahnya akses
internet di berebagai sekolah lanjutan seiring dengan kebijakan pemanfaatan TI di sekolah.
Sistem pendaftaran dengan memanfaatkan jaringan perbankan yang dikembangkan
memungkinkan lulusan-lulusan SLTA di seluruh Indonesia secara mudah mendaftarkan diri
untuk mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru UB. Sosialisasi dan promosi aktif yang
dilakukan secara rutin oleh universitas, fakultas, jurusan dan staf ke berbagai daerah dan
sekolah memberikan daya dorong dalam perluasan aksesibilitas penerimaan mahasiswa baru.
Keterlibatan dalam sistem penerimaan mahasiswa baru secara nasional yang diselenggarakan
antar perguruan tinggi semakin memperluas kesempatan belajar di UB. Namun demikian
promosi dalam bentuk berita kemajuan UB (pendidikan, penelitian dan pengabdian) melalui
jalur media masa masih perlu ditingkatkan untuk semakin memperkuat brand image UB sebagai
universitas yang berkualitas.
     Pola seleksi yang telah berjalan bertahun-tahun telah menunjukkan standar mutu
penerimaan yang cukup baik dan dapat dipertanggung jawabkan. Aspek kualitas dan kuantitas
penerimaan mahasiswa baru dapat dilihat dari data calon mahasiswa dan mahasiswa yang

          Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   8
diterima serta tingkat persaingan untuk dapat diterima. Rasio pendaftar dan yang diterima
dalam empat tahun terakhir sedikit mengalami penurunan seiring dengan peningkatan daya
tampung universitas (Tabel L.1) selain adanya kecenderungan nasional yang juga menurun.
Rasio rata-rata 1:5 pada saat ini dipandang masih cukup bagus untuk tetap memberikan
jaminan kualitas mahasiswa baru. Namun demikian dengan kecenderungan yang ada langkah
antisipasi dalam peningkatan daya saing mahasiswa baru perlu dilakukan. Perluasan informasi
dan menjaga daya tampung pada jumlah yang tidak terlalu besar dapat dilakukan. Dengan
memperhatikan luas kapasitas sarana dan prasara yang ada, hal ini dapat dilihat pada
perkembangan jumlah mahasiswa (Tabel L.2). Dengan demikian upaya menjaga kualitas dapat
difokuskan pada peningkatan persaingan.
     Perluasan cakupan penerimaan mahasiswa baru dari berbagai wilayah disamping
memberikan aspek perluasan akses diharapkan juga dapat meningkatkan kualitas mahasiswa
baru karena akan lebih meningkatkan jumlah pendaftar. Pada sisi lain upaya sistematis untuk
melakukan sosialisasi dan peran universitas berikut berbagai disiplin ilmu yang ditawarkan
kepada masyarakat perlu semakin digalakkan. Variasi pola-pola rekruitmen telah dilakukan
untuk menjaring calon-calon mahasiswa yang potensial dari sisi akademik.
       Pada saat ini, mahasiswa UB tersebar dari berbagai propinsi di Indonesia (Gambar 2.1).
Hal ini menunjukkan bahwa universitas sudah cukup dikenal di berbagai wilayah di Indonesia.
Namun demikian sebagian sangat besar masih berasal dari Jawa Timur. Selain permasalahan
penyebaran informasi kualitas universitas pada lulusan-lulusan SLTA, permasalahan sebaran
geografis ini nampaknya juga didominasi dari faktor mobilitas masyarakat (khususnya lulusan
SLTA) serta kemampuan ekonomi masyarakat. Dengan akses transportasi yang cukup mudah
antara Jawa Timur (Malang) dengan
Kalimantan Timur serta kemampuan
ekonomi daerah secara signifikan
menunjukkan               peningkatan
persentase mahasiswa dari wilayah
ini dibandingkan wilayah lain di luar
pulau Jawa. Semakin jauh dan akses
transportasi yang semakin sulit
(karena jarak dan waktu tempuh)
maka prosentase mahasiswa dari
wilayah      provinsi   bersangkutan
menjadi     semakin    kecil.  Selain
mahasiswa dari dalam negeri pada           Gambar 2.1. Sebaran asal daerah mahasiswa UB
saat ini UB telah menerima                                  2004 - 2007
mahasiswa dari luar negeri.
      Sistem penerimaan mahasiswa baru juga telah mengatur mekanisme yang
memungkinkan mahasiswa tidak mampu dan cacat fisik untuk juga mendaftar di UB. Berbagai
ragam beasiswa yang ada (lebih dari 10% mahasiswa UB menerima beasiswa, Tabel L.3.) dan
penerapan pemungutan SPP secara proporsional berdasarkan kemampuan ekonomi orang tua
mahasiswa, memungkinkan mahasiswa dari golongan tidak mampu untuk melanjutkan studi di
UB. Hal in merupakan satu aspek yang perlu ditunjukkan pada masyarakat untuk meningkatkan
kualitas input. Kerjasama kemitraan daerah dan instansi memungkinkan semakin besarnya
peluang ini disamping perluasan pemerataan daerah asal mahasiswa. Dalam konsep
pengembangan kedepan direncanakan suatu mekanisme penawaran pemberian beasiswa
pada golongan tidak mampu, jika dapat memenuhi persyaratan akademik yang ditentukan,
dapat memiliki kepastian dalam melanjutkan studi di UB. Langkah ini cukup strategis namun
perlu disinkronkan dengan upaya peningkatan penggalian sumber-sumber pembiayaan
universitas.
      Kesempatan bagi mahasiswa cacat fisik diatur dalam suatu mekansime aturan yang
memungkinakan adanya kesamaan penerimaan. Namun demikian cacat fisik yang disandang
perlu diperhatikan apakah dapat menjadi kendala utama terkait dengan bidang yang ditempuh

           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   9
atau tidak. Misalnya untuk beberapa bidang ilmu tertentu tidak memungkinkan menerima
mahasiswa buta warna, disebabkan akan menjadi kendala utama dalam studi dan kompetensi
keilmuannya. Namun bagi mahasiswa seperti ini masih diberi kesempatan studi di UB dengan
memilih program studi lain yang memungkinkan.
      Sistem pembelajaran secara lengkap merupakan suatu integrasi sistem yang mencakup
berbagai aspek dalam proses pembelajaran. Kurikulum sebagai bentuk teknis dari perwujudan
visi, misi, tujuan dari program studi yang diturunkan dari visi, misi dan tujuan universitas
merupakan satu pilar utama dalam proses pembelajaran. Kurikulum bukan hanya menentukan
kualitas pembelajaran namun memiliki dampak yang cukup luas bagi mahasiswa, dan
penyeenggara universitas, fakultas dan jurusan.
      Kurikulum di masing-masing Program Studi di UB memiliki ciri umum universitas sebagai
perwujudan dari nilai-nilai, visi dan memiliki ke khasan dari bidang ilmunya. Kurikulum disusun
secara dinamis dengan memperhatikan perkembangan iptek, sosial budaya dan kebutuhan
masyarakat. Penyempurnaan kurikulum terus dilakukan secara periodik sehingga selalu up to-
date. Dukungan kelembagaan untuk menjaga kurikulum yang baik tertuang dalam dokumen-
dokumen peraturan sampai dengan SPMA. Hal ini merupakan keunggulan yang dimiliki UB.
     Implementasi kebijakan juga didukung dengan komitmen yang cukup kuat sehingga
pengembangan kurikulum dapat terlaksana di program studi dengan ketersediaan anggaran
dan sumber daya. Pengembangan kurikulum selalu dilakukan dengan melalui proses analisis
dan kajian di masing-masing PS. Peningkatan kualitas kurikulum dapat dilihat dari data
konsistensi perbaikan kurikulum yang tertuang dimasing-masing buku pedoman akademik dari
waktu ke waktu. Dengan tersedianya manual prosedur penyusunan kurikulum memudahkan
penyusunan kurikulum dan tercapainya standar yang ditetapkan.
       Kelemahan dalam pengembangan kurikulum adalah upaya untuk melakukan resource
sharing berbagai subyek pembelajaran yang memiliki kandungan yang sama. Koordinasi antar
unit akademik dengan dukungan manajemen perlu ditingkatkan untuk mencapai efisiensi
kurikulum dan peningkatan standar kompetensi yang semakin tinggi. Upaya ini sudah mulai
dirintis melalui pelaksanaan project I-MHERE-Jurusan yang mendorong terselenggaranya
perkuliahan lintas jurusan. Dari aspek manajemen perlu dikembangkan sistem informasi
akademik dengan peraturan dan pelaksanaan teknis yang memungkinkan hal ini bisa berjalan
lebih luas serta upaya untuk membawa pola fikir sebagai satu unit besar universitas, bukan
pada bentuk primordialisme jurusan atau fakultas. Melalui pembenahan manajemen diharapkan
hal ini dapat diperbaiki.
      PJM melakukan proses monitoring dalam penyusunan kurikulum. Audit mutu akademik
yang dilakukan memberikan jaminan tercapainya standar mutu yang ditetapkan oleh
universitas. Peningkatan mutu dari waktu ke waktu bukan hanya disebabkan oleh adanya audit,
namun juga seiring dengan peningkatan kualitas SDM yang dimiliki. Dosen-dosen dengan
kompetensi yang baik diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan
kurikulum. Pertambahan jumlah dosen dengan jenjang akademik S3 dan jabatan akademik
profesor dan lektor kepala yang cukup siginifikan menunjukkan suatu potensi kekuatan sumber
daya pembelajaran yang akan menjadi tambahan kekuatan UB. Arah pengembangan kurikulum
berbasis kompetensi memungkinkan pengembangan yang dinamis dan up-to-date. Upaya-
upaya memasukkan kompetensi tambahan berupa softskill dalam disain kurikulum merupakan
usaha perbaikan berdasarkan masukan dari stakeholder.
      Sesuai dengan filosofi dan makna KBK, desain pembelajaran lebih ditekankan kepada
“active learning” yang berpusat kepada “mahasiswa”. Upaya yang dilakukan antara lain dengan
pelatihan untuk melakukan re-orientasi design pembelajaran ke arah “Student-Centered
Learning (SCL)”. Meskipun demikian, perubahan ke arah SCL masih memerlukan waktu untuk
dapat dievaluasi seberapa banyak MK dibelajarkan dengan metode SCL serta dampak
pelaksanaannya terhadap kompetensi mahasiswa peserta didik. Dari analisis kurikulum dan
pembelajaran tiap-tiap MK saat ini masih belum dapat dilakukan evaluasinya terhadap relevansi
kebutuhan stakeholders. Sebagian besar isi MK masih lebih banyak berorientasi terhadap

           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   10
pengembangan ilmu yang belum tentu relevan dengan “market signal”. Upaya penggalian
umpan balik yang lebih luas dan efektif perlu ditingkatkan.
      Mengimbangi pengembangan kurikulum yang dinamis berbasis kompetensi dengan
pendekatan pembelajaran SCL, maka diperlukan SDM, infrastruktur dan sistem yang
mendukung. Peningkatan kemampuan staf akademik dalam penguasaan metode pembelajaran
terus ditingkatkan, hal ini nampak dengan aktifnya kegiatan pelatihan oleh LP3. Pemanfaatan IT
untuk pembelajaran memberikan peluang yang lebih baik yang memungkinkan mahasiswa dan
dosen dapat beritenraksi dengan lebih dinamis dan kreatif. Pembelajaran melalui e-Learning ini
tumbuh dan menjadi salah satu kekuatan universitas. Upaya-upaya ini terus dilakukan
meskipun terdapat beberapa kendala, terutama pada sebagian kecil staf dosen yang kurang
akrab dengan teknologi informasi. Melalui Surat Edaran Rektor No. 0552/J10/AK/2007 yang
mewajibkan dosen untuk mengikuti pelatihan metode pembelajaran berbasis multimedia yang
diselenggarakan oleh LP3-UB, maka telah dilakukan 10 kali pelatihan hingga akhir tahun 2007.
Salah satu output dalam pelatihan ini adalah tersedianya materi ajar dosen dalam bentuk
multimedia yang siap untuk digunakan melalui model pembelajaran elektronik (e-Learning).
Ketersediaan infrastruktur untuk mendukung pelaksanaan e-Learning telah dimulai melalui
server pembelajaran UB (www.inherent.brawijaya.ac.id\vlm).
      Pemanfaatan IT untuk mendukung kegiatan akademik ini semakin nyata dengan
ketersediaan akses nirkabel di area kampus. Mahasiswa yang memanfaatkan akses ini dengan
menggunakan notebook semakin banyak dan secara nyata terlihat dalam keseharian
kehidupan kampus. Hal ini menjadikan nilai lebih UB. Kelemahan yang ada dalam aspek ini
adalah dukungan ketersediaan dan stabilitas pasokan energi listrik. Ketidakstabilan pasokan
energi listrik terkadang menimbulkan permasalahan kesulitan akses karena jaringan yang
tersedia tidak dapat terakses. Peningkatan infrastruktur dan manajemen sarana dan prasarana
melalui project I-MHERE dan inisiatif universitas mulai dapat memberikan solusi komprehensif.
      Umpan balik dalam proses pembelajaran secara aktif telah dilakukan oleh berbagai
jurusan baik dilakukan secara terkoordinasi oleh fakultas maupun oleh masing-masing jurusan.
Umpan balik dilakukan dengan evaluasi terhadap proses pembelajaran oleh mahasiswa.
Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan masukan terhadap proses pembelajaran sehingga
menjadi lebih baik. Berbagai aspek pembelajaran meliputi performansi pengajar, materi dan
aspek lain masuk dalam proses evaluasi ini. Dengan sifat evaluasi yang terbuka (isian anonym)
memungkinkan mahasiswa secara obyektif memberikan penilaian. Kekurangan dari mekanisme
yang bagus ini adalah masih belum adanya instrument yang dapat mengikat terhadap hasil
evaluasi ini, misalnya terkait dengan reward maupun penalty yang mungkin dapat diterapkan.
Sehingga dampak hasil evaluasi ini lebih banyak tergantung pada masing-masing individu
dosen dalam menyikapinya.
       Keberhasilan dalam proses pembelajaran dan pola rekruitmen yang dilakukan dapat
dilihat dari nilai IPK lulusan. Secara rata-rata IPK lulusan dari waktu ke waktu mengalami
kenaikan dan sampai pada nilai IPK rerata di atas 3. Angka IPK ini secara statistik dapat
dipandang sudah dalam kondisi ideal dengan pola penilaian yang ada. Meskipun demikian
masih terdapat sebaran dalam capaian IPK yang cukup lebar dengan rentang dari kurang dari
2.5 sampai dengan mendekati 4.0, sehingga pola pembelajaran, evaluasi dan pembimbingan
mahasiswa perlu dilakukan disamping upaya peningkatan standar proses penerimaan.
      Hasil monitoring PJM menyimpulkan bahwa secara umum kinerja pengajaran dan
pendidikan yang telah dilakukan oleh UB adalah sangat baik. Beberapa ukuran kinerja yang
dapat menunjukkan indikasi keberhasilan pendidikan dan pengajaran adalah meningkatnya IPK
lulusan dan angka efisiensi edukasi (AEE), serta menurunnya lama studi. Rata-rata lama studi
mahasiswa dapat dilihat pada Gambar 2.2. IPK lulusan pun juga meningkat (Gambar 2.3).




           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   11
      Dengan telah tercapainya kondisi yang
baik pada capaian IPK maka fokus perbaikan




                                                                              4.67
                                               4.70
dilakukan pada upaya pemendekan lama
                                               4.65
studi mahasiswa. Dengan berbagai upaya




                                                                                                 4.58




                                                                                                           4.56
                                               4.60
yang dilakukan proses pembelajaran menjadi




                                                                                                                       4.50
                                               4.55
lebih      efektif    dan       menunjukkan




                                                                                      4.48
                                               4.50
kecenderungan lama studi yang semakin          4.45
pendek. Berbagai upaya yang dimaksud           4.40
antara lain: meningkatkan peran dosen          4.35
Penasihat Akademik dan pembentukan Tim               2003/2004   2004/2005 2005/2006 2006/2007   2007/2008
Pemantau Tugas Akhir di setiap jurusan/        Gambar 2.2. Rata-rata Lama Studi Lulusan S-1
fakutas. Kecendeungan positif ini perlu                                    UB
disikapi dengan cermat karena masih adanya
sebaran-sebaran       dimana      mahasiswa     4.00
memerlukan waktu studi yang lebih dari 6        3.80
                                                3.60
tahun untuk menyelesaikan studi S1.
                                                3.40
Peningkatan mutu yang ada tidak terlepas        3.20
dari banyaknya Jurusan/Program Studi di UB      3.00
yang telah menerima dana peningkatan mutu       2.80
melalui       hibah      kompetisi      yang    2.60
diselenggarakan Ditjen Dikti. Pada saat ini     2.40
                                                2.20
lebih dari 90% PS/Jurusan telah menerima        2.00
hibah dari Ditjen Dikti dari berbagai pola                2005/2006        2006/2007         2007/2008
hibah yang ada. Hanya program studi atau
jurusan     baru    yang    belum     pernah   Gambar 2.3. Nilai IPK rata-rata Lulusan S-1 UB
mendapatkan dana hibah. Kemampuan
pengembangan diri yang terus meningkat sehingga dipercaya dalam mengelola dana
pengembangan yang semakin besar (Tabel L.4) dari unit-unit ini merupakan suatu keunggulan
dan perlu dijaga dengan strategi dan dukungan manajemen dengan lebih baik lagi.
      Meskipun belum sampai pada kondisi ideal, angka efisiensi edukasi (Tabel 2.1) dan
produktivitas per angkatan (Tabel L.5) juga semakin meningkat menuju suatu kondisi AEE ideal
untuk S1. Namun demikian angka ini perlu dicermati karena data di beberapa PS menunjukkan
adanya akumulasi kelulusan mahasiswa dari tahun-tahun sebelumnya sehingga jumlah
mahasiswa yang lulus lebih besar daripada yang masuk. Upaya pengawasan yang konsisten
atas penyelenggaraan kegiatan akademik perlu dilakukan agar diperoleh suatu langkah
antisipasi untuk mencari solusi. Ketersediaan DSS (Decision Support System) yang sedang
dikembangkan diharapkan ke depan dapat memberikan suatu gambaran komprehensif atas
kondisi universitas secara cepat sehingga dapat dipergunakan sebagai landasan dalam
pengembangan kebijakan, diantaranya untuk meningkatkan AEE ini.
      Suasana akademik yang sehat memberikan andil yang cukup besar dalam peningkatan
kualitas penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi. Suasana akademik yang sehat
terutama ditentukan oleh penyikapan masing-masing individu dalam berinteraksi serta
bagaimana sistem dan mekanisme di dalam uiniversitas mampu mendorong ke arah suasana
akademik yang sehat. Pada sisi lain kondisi infrastruktur dengan penataannya serta kondisi
sosial wilayah dimana universitas berada juga dapat mempengaruhi bagaimana pola hubungan
ini akan terbentuk.
Tabel 2.1. Rata-rata Angka Efisiensi Edukatif (AEE) Tahun Akademik 2003/2004 – 2007/2008

 No       Program             2003/2004             2004/2005            2005/2006           2006/2007            2007/2008
                                    (%)                  (%)                   (%)              (%)                  (%)
  1    Diploma (S-0)              29,84                33,71                 40,21             42,12                46,67
  2    Strata 1                   16,65                15,53                 16,46             23,42                23,88
  3    Strata 2                   45,29                44,24                 32,16             49,73                39,24
  4    Strata 3                    9,55                 7,59                  7,54             18,48                27,61

            Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                      Evaluasi Diri |      12
     Karakteristik lingkungan sosial Jawa Timur, Malang khususnya, yang cukup heterogen
dan terbuka ikut memberikan andil pada sikap dan perilaku sivitas akademika. Tata hubungan
masyarakat yang terbuka ikut mendorong terciptanya hubungan yang terbuka antar sivitas
akademika di dalam kampus. Komunikasi sosial dalam gaya “Kèra Ngalam (Arèk Malang =
Orang Malang)” memberikan kontribusi positif dalam penciptaan hubungan egaliter dalam
kehidupan kampus. Kota Malang yang merupakan suatu kota yang terus berkembang namun
dalam lingkup kehidupan sosial yang cukup akrab antar masyarakatnya memberikan pengaruh
dalam pola hidup sivitas akademika. Hal ini mendorong terciptanya suasana akademik yang
sehat dan merupakan suatu keuntungan dari aspek letak universitas.
      Kondisi geografis dan klimatologi yang cukup nyaman ikut memberikan andil dalam pola
kehidupan dan interaksi sosial. Landscape kampus yang tertata dengan asri dan sejuk dengan
jarak antar gedung yang cukup dekat menimbulkan suasana tenang dan kedekatan emosional
antar elemen sivitas akademika. Hal ini juga merupakan kekuatan dalam pencipataan suasana
akademik yang kondusif.
     Mahasiswa juga memiliki peran penting dalam penciptaan suasana akademik yang sehat.
Tidak pernah terdengar atau timbulnya demonstrasi, apalagi bentrokan antar mahasiswa
menunjukkan tata hubungan yang baik. Interkasi sosial mahasiswa dalam kampus, dalam
beraktivitas di unit kegiatan mahasiswa yang melibatkan berbagai unsur mahasiswa, ikut
mendorong interaksi positif dalam penciptaan suasana akademik.
      Teknologi Informasi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berekspresi melalui
forum diskusi dan berinteraksi melalui e-mail maupun sarana chatting. Kebebasan berekspresi
dan berpendapat cukup terjamin dan terakomodasi baik dalam interaksi nyata langsung
maupun melalui internet. Pernyataan sikap, demo, dialog, dan diskusi yang terbentuk dapat
dilaksanakan dengan bebas dan bertanggung jawab. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan
kampus (penelitian, pendidikan, pengabdian dan kegiatan lain) ikut mendorong hubungan yang
baik antara mahasiswa dengan dosen. Hal ini juga menumbuhkan susana akademik yang baik.
Aspek-aspek ini merupakan kekuatan UB untuk menuju universitas yang berkualitas.
     Interaksi antar dosen dan mahasiswa dalam bentuk penelitian bersama, interaksi
organisasi lintas jurusan/fakultas, kegiatan kesenian, olahraga dan berbagai kegiatan lain ikut
mendorong hubungan kerja yang semakin kondusif dan akrab. Hal ini pada akhirnya mampu
menciptakan suasana akademik yang kondusif, dan hasilnya pada tahun 2008 ini UB meraih
Juara Umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI.
       Sampai saat ini fokus penyelenggaraan pendidikan adalah pada program pendidikan S1,
dan secara bertahap ditingkatkan kapasitas penyelenggaraan program pascasarjana,
sedangkan kegiatan pendidikan program diploma semakin dikurangi, bahkan sebagian besar
diantaranya sudah dihapus dan sedang dalam proses phasing out. Dari hasil analisis yang lebih
mendalam dengan mengikut-sertakan data hasil kuisioner, disimpulkan masih andanya
inefisiensi pemanfaatan sumberdaya staf. Beberapa dosen dan tenaga non akademik terbukti
bekerja melampaui 8 jam per hari, namun sebagian besar masih berkisar antara 4-5 jam per
hari, bahkan masih terdapat dosen yang hanya memiliki beban 2-4 sks tiap semester. Ketidak
merataan beban ini jika tidak dapat disikapi dengan positif, akan berpotensi menimbulkan
permasalahan dalam hubungan kerja antar dosen yang dapat memberikan dampak negatif
pada penciptaan suasana akademik. Peningkatan tata kelola manajemen sumber daya
manusia dan sistem manajemen akademik diharapkan dapat memberikan solusi atas
permasalahan ini. Pada saat ini upaya pembenahan manajemen sumber daya manusia sedang
berjalan dan dikembangkan.
      Studi tentang profil lulusan UB telah dilakukan pada tahun 2003 untuk melihat kualitas
lulusan tahun 1998 hingga 2002. Sejak tahun 2005 studi ini menjadi agenda rektor yang
dilakukan secara rutin setiap tahun. Studi tahun 2005 dan 2006 dilakukan untuk melihat kualitas
lulusan tahun 2003 hingga 2005. Berdasarkan studi tersebut telah teridentifikasi kualitas lulusan

           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   13
di 36 kabupaten/kota di Indonesia, ditinjau dari aspek waktu tunggu bekerja, kesesuaian bidang
pekerjaan dan gaji awal yang diterima.
      Data pelacakan alumni diperoleh melalui tracer study secara sistematik dan berkala,
dilakukan melalui pengisian aktif alumni melalui halaman web. Metode tracer study juga
dilakukan melalui wawancara dengan orang tua mahasiswa. Hasil pelacakan tertuang dalam
dokumen laporan tracer study. Hasil studi pelacakan lulusan sangat bermanfaat sebagai dasar
pertimbangan dalam penyempurnaan kurikulum dan proses pembelajaran serta dalam
penentuan kebijakan akademik. Dari hasil tracer study yang dilakukan didapatkan waktu tunggu
lulusan relatif cukup pendek dengan waktu tunggu antara 4-6 bulan (Tabel L.7 – L.9). Waktu
tunggu paling panjang dialami oleh lulusan dari bidang agrokompleks. Hal ini nampaknya
berkorelasi dengan kondisi lapangan kerja. Dari data yang ada nampak bahwa lulusan memiliki
daya saing yang memadai dalam mencari pekerjaan. Namun demikian daya saing lulusan
nampaknya perlu ditingkatkan agar mereka mampu mendapatkan pekerjaan dengan imbalan
yang lebih baik. Hal ini dengan melihat bahwa kisaran gaji pertama yang diperoleh masih di
sekitar besaran UMR dan 88% lulusan memiliki gaji ≥ Rp. 1,5 juta.
       Beberapa kebijakan penyelenggaraan kegiatan akademik telah dikeluarkan menyikapi
hasil tracer study. Dorongan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Ingris dalam perkuliahan
sebagai upaya meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris. Perbaikan kurikulum
yang dilakukan secara periodik juga memperhatikan hasil dari tracer study.
     Proses umpan balik ini menunjukkan adanya suatu upaya yang sistematis dalam proses
peningkatan kualitas akademik. Dengan pola yang dikembangkan diharapkan universitas dapat
secara dinamis melakukan antisipasi perubahan pasar kerja dan sekaligus kedepan diharapkan
dapat berperan dalam penciptaan pasar kerja baru.
      Peningkatan kualitas pembelajaran disertai dengan peningkatan soft skill diharapkan
dapat tetap mempertahankan lama waktu tunggu atau bahkan dapat memperpendek waktu
tunggu lulusan. Dengan pengembangan dan strategi peningkatan kualitas yang ada diharapkan
daya kompetisi lulusan makin meningkat sehingga memberikan peluang untuk mendapatkan
pekerjaan yang lebih baik. Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dan sekaligus
peningakatn soft skill dan pemahaman kewirausahaan dalam kerangka entrepreneurial
university diharapkan juga mendorong lulusan untuk aktif dan kreatif membuka lapangan kerja
secara mandiri. Fungsi inkubator bisnis yang dikembangkan diharapkan mampu memberikan
kontribusi positif pada aspek ini.
2.2. Penelitian

      Kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu program
utama yang harus dicapai UB sebagai perguruan tinggi yang berorientasi entrepreneur. Secara
umum UB telah berhasil meningkatkan jumlah penelitian dan pengabdian masyarakat setiap
tahunnya, baik dari segi kuantitas maupun pendanaan. Bahkan, pendanaan dari pihak luar juga
terus meningkat. Usaha-usaha yang telah dilakukan UB untuk meningkatkan kinerja penelitian,
antara lain adalah:
a.   Melakukan pelatihan penulisan buku ajar dari hasil-hasil penelitian
b.   Melakukan pelatihan jurnal terkareditasi nasional dan internasional
c.   Melakukan pelatihan proposal bagi peneliti muda bidang teknik, sosial ekonomi, dan hayati
d.   Mengembangkan pusat-pusat studi baru
e.   Melakukan monitoring dan evaluasi proses penelitian
f.   Mengembangankan sistem perolehan paten dan royalti bagi riset mahasiswa dan dosen
g.   Melakukan sosialisasi hasil-hasil penelitian




            Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   14
      Usaha-usaha tersebut telah menun-jukkan
hasil yang bagus. Jumlah kegiatan penelitian dari
waktu ke waktu terus tumbuh dan berkembang.
Dalam hal kuantitas perolehan kegiatan penelitian
dan pengabdian UB termasuk dalam peringkat atas
untuk ajang nasional. Aspek ini juga menjadi salah
satu keunggulan universitas dan menunjukkan
peran    akademik      yang    semakin     menonjol.
Ketersediaan sarana dan prasarana pendukung
                                                         Gambar 2.4. Jumlah Usulan Penelitian
yang semakin berkualitas mendorong semakin
                                                            UB Tahun Anggaran 2003-2007
tumbuhnya kegiatan penelitian dan pengabdian.
Usulan penelitian, dana penelitian, dan jumlah paten juga terus meningkat. Kinerja jumlah
usulan penelitian yang telah dicapai oleh UB dapat dilihat pada Gambar 2.4. Sedangkan jumlah
hasil penelitian beserta dana dari berbagai sumber tahun 2005–2007 tercantum dalam Tabel
2.2 dan Tabel 2.3.
Tabel 2.2. Jumlah Hasil Penelitian dari Berbagai Sumber Dana (2005-2007)
             Bidang Ilmu Pengetahuan,                           Jumlah Hasil Penelitian dari Sumber
 No.            Teknologi, dan Seni                                      Biaya dari Luar        Biaya Luar
                                                       Biaya Dari PT
                      (IPTEKS)                                                  PT                Negeri
 1.         Sains dan Teknologi                              72                 56                   -
 2.         Ilmu Hayati dan Agro                            161                137                  46
 3.         Sosial dan Hukum                                353                 68                   -
            Jumlah                                          586                261                  46

      Dari data yang ada nampak kekuatan pada sisi
ilmu hayati dan agrokomplek. Sedangkan kegiatan
pada bidang sains dan teknologi masih perlu
ditingkatkan dan mendapat perhatian khusus agar
semakin berdaya.
      Jumlah paten setiap tahun juga menunjukkan
trend peningkatan begitu juga dana penelitian. Jumlah
peningkatan paten dan dana penelitian dapat dilihat
pada Gambar 2.5. dan Tabel 2.3.
                                                                                     Gambar 2.5. Perkembangan Jumlah
                                                                                            Aplikasi Paten UB

Tabel 2.3. Besarnya Dana Penelitian dari Berbagai Sumber (2005-2007)
      No.                              Sumber Dana                                          Jumlah (juta rupiah)
 1.             UB                                                                                                       3.285
 2.             Luar UB                                                                                                  8.352
 3.             Kerja sama Dalam Negeri                                                                              20.062
                Jumlah                                                                                               31.700


       Jumlah dosen dan mahasiswa yang semakin banyak terlibat dalam kegiatan penelitian
berkorelasi dengan suasana akademik yang terbangun. Angka keikutsertaan dosen maupun
jumlah anggaran yang dapat terserap dan teralokasikan menunjukkan trend positif dari waktu
ke waktu. Kekuatan ini nampak terus dijaga dengan berbagai dorongan yang lebih aktif dan
terstruktur oleh institusi. Peningkatan tata kelola yang semakin baik juga ikut mendorong
peningkatan ini.


               Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                 Evaluasi Diri |    15
       Pada sisi lain diseminasi kegiatan penelitian dan upaya pelibatan komunitas yang
semakin luas perlu semakin digalakkan. Hal ini harus dilakukan sehingga memungkinkan setiap
individu dosen selalu aktif terlibat dalam kegiatan penelitian dari waktu ke waktu. Potensi idle
capacity dosen yang masih tersisa akan dapat memberikan dorongan yang lebih kuat dalam
meningkatkan keunggulan universitas dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat.
      Persyaratan tentang angka kredit untuk kenaikan pangkat dan sekaligus tumbuhnya
budaya akademik yang sehat di kalangan dosen mendorong semakin meningkatnya karya-
karya ilmiah sebagai produk kegiatan penelitian dan pengabdian. Langkah pemberian insentif
berupa penghargaan pada dosen yang menghasilkan karya ilmiah dan dukungan universitas
dalam hal pendanaan dan komitmen lain ikut mendorong tumbuhnya prioduktivitas ilmiah dalam
bentuk karya ilmiah (Tabel L.10 & L.11.). Karya-karya publikasi dosen pada tingkat nasional
maupun internasional yang meningkat dari waktu ke waktu semakin memperkuat citra kualitas
UB dalam penyelenggaraan kegiatan akademik. Keunggulan ini perlu terus ditingkatkan dan
disinkronkan dengan manajemen sumber daya manusia sehingga akan dapat terbangun iklim
meritokrasi akademik yang sehat. Penghargaan atas karya ilmiah dosen dalam berbagai bentuk
perlu ditingkatkan sehingga semakin mendorong produktivitas karya ilmiah dalam forum yang
semakin bergengsi di tingkat internasional. Hal ini perlu diintegrasikan dengan penghargaan
yang layak dalam konteks pengembangan sumber daya manusia.
     Jumlah karya ilmiah buku yang diterbitkan terus tumbuh dari waktu ke waktu dan menjadi
salah satu kekuatan baru dan sekaligus berperan sebagai media promosi UB ke masyarakat.
Dalam hal produktivitas sektor ini penggalakan pada sektor sains dan teknologi perlu dilakukan
sehingga produktivitas karya ilmiah berupa buku menjadi lebih merata.
      Perolehan karya ber-HaKI yang relatif kecil (<50) (Gambar 2.5) dibandingkan jumlah
dosen (>1000) merupakan satu kelemahan yang telah disadari. Salah satu solusi dari
permasalahan ini adalah pengembangan fasilitas yang semakin memudahkan staf dalam
mengajukan perolehan HaKI. Penghargaan dan insentif lain untuk lebih mendorong perolehan
HAKI perlu dilakukankan. Pada sisi lain, peningkatan jumlah Guru Besar dan tenaga akademik
berkualifikasi S3 (Tabel L.14 dan Tabel L.15) diharapkan mampu memberikan dorongan lebih
besar pada jumlah dan kualitas penelitian maupun produktivitas ilmiah dosen, sehingga
diharapkan kedepan menjadi salah satu pilar kekuatan universitas.
2.3. Pengabdian Kepada Masyarakat

      Keterlibatan UB dalam pembangunan masyarakat dapat dilihat dari peran serta UB dalam
kegiatan pengabdian kepada masyarakat maupun layanan keahlian yang merupakan keluaran
dari hasil penilitian yang dilakukan. Jumlah kegiatan pengabdian dalam penerapan IPTEK
cukup mendominasi. Hal ini menunjukkan satu kekuatan adanya hubungan yang erat antara
penelitian dan kiprahnya dalam masyarakat.
      Kerjasama dalam bentuk kegiatan pengabdaian kepada masyarakat menjadi suatu
kekuatan atas eksistensi UB sebagai pelopor dan penggerak pembangunan. Peran serta
pemberdayaan masyarakat berupa KKN, KKN tematik, pemberdayaan masyarakat dan bentuk
lain semakin mengukuhkan keunggulan UB dalam fungsi sosial kemasyarakatan. Hal ini juga
ditunjang dengan semakin banyaknya keahlian dosen UB yang termanfaatkan oleh masyarakat.
Kerjasama penelitian dengan mitra di luar negeri secara aktif dilakukan oleh staf UB dan
didorong secara positif oleh institusi dengan pemberian dukungan yang memadai, baik dari
aspek finansial maupun perijinan. Dalam perencanaan kedepan diharapkan kekuatan ini
menjadi salah satu penyokong eksistensi UB dalam bentuk pemasukan finansial sehingga
proporsinya akan terus semakin besar. Namun demikian upaya ini perlu diimbangi dengan
meningkatkan monitoring dan tracer kepuasan mitra kerja sehingga akan dapat meningkatkan
efisiensi dan efektivitas kegiatan. Fungsi lembagan penelitian dan pengabdian serta
peningkatan kualitas manajemen dan pencatatan kegiatan perlu dilakukan.


           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   16
      Berbagai macam pengabdian masyarakat telah dilakukan oleh UB. Pengabdian kepada
masyarakat tersebut meliputi pelatihan, pelayanan masyarakat baik konsultasi bisnis maupun
teknologi tepat guna, pengembangan Desa Mitra Kerja, penerapan/pengembangan Iptek,
program Vucer, penerapan Iptek untuk memacu Ekspor Non-Migas (Vucer Multi Tahun), Unit
Jasa Usaha dan Industri (UJI), Program Pengembangan Kewirausahaan, Kuliah Kerja Usaha
(KKU), Magang Kewirausahaan (MKU), Kuliah Kewirausahaan (KWU), Wirausaha Baru, Sinergi
Pemberdayaan Masyarakat (Sibermas), Program Pengembangan Keuangan Pedesaan
Grameen Bank, Kaji Tindak melalui program kerja sama baik dengan instansi pemerintah
maupun swasta.
      Kerjasama institusi dengan masyarakat
dan lembaga-lembaga lain di dalam maupun di
luar negeri terus tumbuh dan menjadi sesuatu
yang semakin meningkatkan citra UB. Angka-
angka statistik yang menunjukkan peran serta
UB dalam pemberdayaan masyarakat melalui
kegiatan pengabdian ini cukup signifikan.
Besarnya jumlah dana yang teralokasikan
dengan       kecenderungan     yang    stabil
menunjukkan satu kekuatan dalam aspek ini.
                                                                       Gambar 2.6. Jumlah Kegiatan Pengabdian
      Jumlah kegiatan pengabdian kepada                       Kepada Masyarakat
masyarakat juga menunjukkan tren meningkat
meskipun terjadi fluktuasi terkait dengan ketersediaan sumber dana dari pemerintah. Jumlah
pengabdian masyarakat dapat dilihat pada Gambar 2.6. Adapun besaran dana yang disediakan
untuk membiayai kegiatan-kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam kurun waktu 2005-
2007 mencapai Rp.27.813.693.000,00. Dana-dana tersebut berasal baik dari dalam UB sendiri
dan juga dari luar universitas melalui kegiatan yang dikompetisikan, kerja sama, atau layanan
jasa. Jumlah ini diharapkan akan tumbuh dengan dibentuknya pusat Inkubator Bisnis yang
diharapkan dapat membuka jalinan kerjasama yang lebih luas.
Tabel 2.4. Besar Dana dan Sumber Dana Pengabdian Kepada Masyarakat
           (2005-2007)
                                                                           Besarnya Dana Pengabdian Kepada
  No.     Jenis Pengabdian kepada Masyarakat                                Masyarakat (x 1000) dari Sumber
                                                                           Biaya dari UB     Biaya dari Luar UB
  1.    Pelatihan tenaga penyuluh                                                       70.600            30.000
  2.    Konsultasi                                                                      40.000            40.000
  3.    Penerapan IPTEK untuk Industri/ Perusahaan                                     242.000         2.551.800
  4.    Penerapan IPTEK oleh pemerintah                                                155.200         2.172.600
  5.    Penerapan IPTEK untuk Masyarakat                                             1.157.700           325.000
  6.    Pelatihan pengusaha kecil/besar                                                160.800           146.000
  7.    Kaji Tindak                                                                     21.300        20.700.693
        Jumlah                                                                       1.847.600        25.966.093

2.4. Sistem Penjaminan Mutu

     Peningkatan mutu secara terus menerus menjadi fokus perhatian UB. Karena itu,
dibentuklah Pusat Jaminan Mutu (PJM) pada tanggal 12 Pebruari 2005 dengan SK Rektor No.
017A/SK/2005. Sesuai dengan ketetapan Ditjen Dikti maka tugas utama PJM adalah
memperoleh mandat dari Rektor untuk mengembangkan dan memantau implementasi sistem
jaminan mutu UB, yaitu sebagai berikut:



           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008               Evaluasi Diri |   17
a.   Mengembangkan prosedur kerja baku (Manual Prosedur/MP) untuk:
     (1) Menjamin mutu dan seleksi internal proposal Program Hibah Kompetisi (PHK) dari
         Ditjen Dikti;
     (2) Menjamin mutu pelaksanaan PHK Ditjen Dikti tersebut melalui Monitoring dan
         Evaluasi (Monev)
     (3) Pendampingan pada saat visitasi PHK dari Ditjen Dikti;
     (4) Menjamin mutu Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat;
     (5) Menjamin mutu usulan akreditasi Program Studi/Institusi melalui pendampingan
b.  Monitoring dan evaluasi uji coba serta implementasi manual mutu kegiatan akademik.
c.  Pengembangan Sistem Jaminan Mutu Akademik di UB
d.  Penyebarluasan praktek baik (good practices) dari suatu unit penerima PHK ke unit yang
    lain.
      Kelembagaan dan tugas tim diperbarui tiap tahun melalui SK Rektor sesuai dinamika UB.
Berdasarkan SK. No: 023A/SK/2006 PJM UB tanggal 13 Pebruari 2006, maka tugas PJM
diperpanjang dengan tugas pokok melanjutkan kegiatan sebelumnya.
      Untuk meningkatkan keefektifan mekanisme pengendalian mutu yang ada, universitas
telah mengadopsi „paradigma baru‟ dalam meyelenggarakan pendidikan tinggi yang dibuat oleh
Ditjen Dikti Depdiknas. Sejalan dengan pelaksanaan paradigma baru, UB telah membentuk
lembaga Benefit Monitoring Evaluation (BME) yang langsung bertanggung jawab kepada
Rektor. Pada awalnya, lembaga ini berfungsi untuk menilai keefektifan penyelenggaraan
kegiatan yang didanai oleh dana-dana hibah kompetisi dari Ditjen Dikti maupun dana-dana
internal universitas. Pada perkembangan selanjutnya BME telah diubah menjadi Pusat Jaminan
Mutu (PJM) yang bertugas memantau kinerja unit-unit di dalam universitas dalam bidang
akademik (pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat).
      Selain PJM terdapat Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) yang
bertanggung jawab di dalam kajian penyelenggaraan proses belajar mengajar. Saat ini LP3
sedang menerima proyek hibah kompetisi TPSDP untuk mendukung program-programnya.
Berbagai kegiatan kajian telah dilakukan, namun hasilnya masih belum nyata diterapkan.
Kegiatan utama LP3 selama ini adalah melakukan pelatihan Pekerti dan teknik-teknik
pembelajaran untuk dosen serta evaluasi kurikulum.
      Beberapa kelemahan di dalam program akademik adalah bahwa pada saat ini 16 PS
(50% dari keseluruhan PS yang terakreditasi di UB) mendapatkan nilai akreditasi A, 12 PS (45
%) mendapatkan nilai B dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) dan 1 PS mendapatkan nilai C
(Gambar 2.7). Dari sisi jumlah mutlak PS yang mendapatkan akreditasi A, pada tahun 2008
terdapat penurunan karena terjadi proses penggabungan dari beberapa PS yang mendapat
akreditasi A. Dengan perkembangan pembukaan PS baru yang ada komposisi PS yang belum
dan sedang menjalani proses akreditasi menjadi cukup signifikan. Untuk menjaga kualitas UB
secara        menyeluruh       maka
pembukaan PS baru perlu dianalisis
dengan       cermat   agar     dapat
memberikan konstribusi peningkatan
PS terkareditasi A pada saat
diakreditasi.
     Guna peningkatan mutu secara
berkelanjutan, maka rektor telah
memberikan mandat kepada PJM
untuk mengembangkan sistem untuk
meningkatkan kualifikasi akreditasi
PS, hingga tahun 2007, prioritas
masih diberikan pada PS S-1. Untuk
itu PJM telah menyusun Manual
Prosedur Pendampingan Pengusulan
           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   18
Akreditasi PS S-1. Sistem telah dicoba sejak tahun 2006, sejak saat itu 8 PS yang semula
terakreditasi B dan mengusulkan perbaikan, ternyata semua terakreditasi A. Upaya ini terus
ditingkatkan untuk mencapai standar minimum jumlah PS yang terakreditasi A sebesar 80%
Untuk program studi pendi-dikan kedokteran dari Fakultas Kedokteran telah mendapat akre-
ditasi internasional dari Pemerintah Malaysia.
      Sesuai Renstra UB (UB) tahun 2006-2011 dan arah kebijakan pengembangan pendidikan
tinggi yang dicanangkan oleh Ditjen Dikti dan tertuang dalam Strategi Jangka Panjang
Pendidikan Tinggi (HELTS) 2003-2010 maka UB terus berupaya berbenah diri, agar
menghasilkan lulusan yang mampu meningkatkan daya saing bangsa, dengan melaksanakan
secara sungguh-sungguh mandat otonomi pengelolaan pendidikan dan mengupayakan
peningkatan kesehatan organisasi penyelenggara pendidikannya. Sejalan dengan itu UB telah
merencanakan perubahan status menjadi Badan Hukum Milik Negara pada sejak tahun 2005.
Dengan sumber daya yang ada UB berupaya untuk mengoptimalkan pembinaan dan
pengembangan pendidikan tinggi yang mampu merangsang kinerja kolektif untuk meningkatkan
mutu yang berkelanjutan berdasarkan evaluasi diri, akses dan keadilan, serta azas otonomi.
Dana pengembangan dapat berasal dari dana rutin maupun dana Program Hibah Kompetisi
(PHK). Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir, UB telah berperan aktif dan berhasil
memperoleh berbagai PHK yang ditawarkan oleh Ditjen Dikti, antara lain Due-like, Semi Que,
TPSDP, SP4, A2, A3, ICT grant, I-MHERE sub component 2.2 dan 2.1. Pada saat ini, UB
sedang menyiapkan proposal lengkap PHK berbasis institusi tahun 2008.
       Adapun peran fungsional PJM dalam struktur organisasi UB digambarkan dalam Gambar
2.8.


                                                                       Rektor                 Senat UB
                                                                PR-I, PR-II, PR-III,



                 Pusat Jaminan Mutu


                                                      Fakultas                   Lembaga      Biro




                                                     Jurusan                          Pusat   UPT

                       Gambar 2.8. Peran Fungsional PJM dalam struktur organisasi UB

      Dalam sistem penjaminan mutu dilakukan proses penetapan dan pemenuhan standar
mutu pendidikan secara konsisten serta berkelanjutan sehingga pengguna (stakeholders)
memperoleh kepuasan. Hal ini berguna untuk menjamin keberhasilan institusi memberikan best
services, sesuai visi dan misi yang ditetapkan serta mengembalikan kepercayaan dan peran UB
sebagai entrepreneurial university dan center of excellence.
     Melalui program SP4 tentang Fungsionalisasi Jaminan Mutu Pendidikan tahun 2006,
maka kegiatan yang telah dilakukan meliputi tiga isu, yaitu isu Internal Manajemen: (I.1).
Peningkatan Baku Mutu dan Kualifikasi Borang Akreditasi, (I.2). Peningkatan Efektifitas Pusat
dan Unit Jaminan Mutu, isu Sustainabilitas: (S) Standarisasi Pembinaan dan Pemantauan
PHK, dan isu Efisiensi: (E.1). Peningkatan Pemantauan dan evaluasi PBM yang Baku, (E.2).
Penetapan Baku Mutu Pemantauan aktivitas Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.
    Prestasi Program SP4 tersebut terutama dirasakan terkait dengan keberhasilan fungsi
PJM dalam seleksi internal dan pendampingan penyusunan proposal PHK, sharing good

            Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008            Evaluasi Diri |   19
practices, monevin PHK, pendampingan penyusunan borang akreditasi maupun dalam
pengembangan sistem penjaminan mutu akademik. Hal itu didukung oleh peningkatan
kualifikasi anggota PJM tentang Sistem Penjaminan Mutu Akademik (SPMA), serta peningkatan
kepercayaan Ditjen Dikti pada implementasi PHK dan BAN PT yang ditandai oleh
meningkatnya jumlah program studi yang terakreditasi A dari 9 PS pada akhir tahun 2005
menjadi 19 PS pada akhir tahun 2007.
     Selanjutnya, PJM bekerjasama dengan Tim Koordinasi PHK dalam kegiatan Monevin
PHK (Gambar L.1.), PJM telah menggunakan dana Monev PHK 2,5% untuk standarisasi 31
orang reviewer proposal PHK dan 21 orang untuk monevin. Hal ini dapat mempercepat
peningkatan penguatan kapasitas dan kinerja PJM UB melalui konsep continuous quality
improvement.
       Sejalan dengan dinamika kondisi dan kebutuhan UB, maka SK Rektor UB No.
023A/SK/2006 tanggal 13 Pebruari 2006 tentang Pusat Jaminan Mutu (PJM) UB yang
beranggotakan tujuh (7) orang dari lima (5) Fakultas telah diperkuat dengan memasukkan
anggota baru. Hal ini dimaksudkan untuk akselarasi pengembangan SPM dan mengakomodasi
keragaman di 12 Fakultas/program di UB. Oleh karena itu, berdasarkan SK 010A/SK/2007
tanggal 15 Januari 2007 ditetapkan tim PJM yang baru beranggotakan 14 orang dengan
kualifikasi doktor, menunjukkan komitmen untuk pengembangan mutu UB, independen dan
tidak menjabat secara struktural. Untuk tugas PJM yang baru hingga 15 Januari 2008, yaitu
sebagai berikut:
a.   Mengembangkan Sistem Penjaminan Mutu Akademik dan pelaksanaan auditnya.
b.   Meningkatkan mutu usulan akreditasi Program Studi/Institusi melalui pendampingan
c.   Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Internal (Monevin) Program Hibah Kompetisi (PHK)
      Sesuai dengan kapasitas, kebutuhan internal dan tuntutan eksternal, maka diperlukan
percepatan pengembangan perangkat dan kelembagaan SPMA, tidak hanya di universitas
namun juga di fakultas/lembaga dan jurusan. Dengan berperannya GJM dan UJM di tingkat
fakultas dan jururusan (Gambar L.2) diharapkan proses penjaminan mutu bisa berjalan seiring
dengan dinamika unit kerja dari satuan terkecil. SPM yang dikembangkan masih diprioritaskan
pada bidang akademik untuk program S-1 dan belum menyentuh administrasi keuangan dan
kepegawaian. Dengan posisi dan fungsinya seperti pada struktur organisasi universitas
(Gambar L.3) pembenahan sumberdaya perlu dilakukan untuk bisa melakukan fungsi
penjaminan mutu secara komprehensif.




           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   20
                                                              BAB III
         EVALUASI KINERJA MANAJEMEN PERGURUAN TINGGI

3.1. Keuangan

     Sumber pendanaan utama UB adalah dari APBN (DIP dan DIK) dan PNBP yang
utamanya berasal dari sumbangan pendidikan mahasiswa (IOM, SPP, dan SPFP). Jumlah
perkembangan total pendanaan UB untuk kurun waktu 2003–2008 dapat dilihat pada tabel 3.1.
     Tabel 3.1.         Jumlah total pendapatan UB 2003 – 2008 dalam milyar rupiah
            Sumber                                   2003           2004             2005         2006             2007
 PNBP                                                71,96          88,45            105,81       156,15          235,05
 APBN                                                70,59          77,60            83,79        101,72          126,93
 Total Pendapatan                                    142,55         166,05           189,60       257,86          361,98

     Dari tabel 3.1. tersebut terlihat bahwa rata-rata pertumbuhan total pendanaan dari tahun
2003 hingga 2008 adalah 26,7% per tahun. Pertumbuhan total pendanaan UB dari tahun 2003
hingga 2008 disajikan dalam Gambar 3.1.


                                                PERKEMBANGAN PENDAPATAN 2003-2008

                                          160
                                                    PNBP-Akademik
                                                    PNBP-Non Akademik
                                          120
                                                    APBN
                            Jumlah dana




                                           80


                                           40


                                            0
                                                0    1        2         3    4        5       6     7

       Gambar 3.1. Pertumbuhan Total Pendapatan Tahun 2003-2008 UB (angka 1 = 2003 dan 6 =
                                    2008) dalam Milyar Rupiah
      Porsi PNBP atas total pendanaan juga menunjukkan trend meningkat dari tahun 2003 ke
tahun 2004 mencapai 122,92%, sedangkan sampai dengan tahun 2007 meningkat sebesar
322,60%. Hal ini tentunya menunjukkan potensi UB dalam penggalangan dana masyarakat
meskipun porsi PNBP-Akademik (yang dipungut dari mahasiswa) rata-rata masih 60,8% dari
total PNBP. Meskipun demikian, UB telah menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan
pendanaan dari dana hibah kompetisi, seperti A3, TPSDP, I-MHERE, INHERENT, dan lainnya.
Proporsi PNBP dan APBN dapat dilihat dalam Gambar 3.2. Kemampuan ini bukan hanya
sekedar menunjukkan peningkatan indikator kesehatan finansial namun juga menunjukkan
suatu perkembangan kualitas secara menyeluruh.
       Ke depan UB sadar bahwa porsi pendanaan dari mahasiswa, baik dari SPP, IOM maupun
SPFP harus semakin kecil. Demikian juga dengan ketergantungan terhadap dana APBN
melalui DIP dan DIK. Diakui bahwa UB belum mampu memobilisasi dana secara optimal dari
profit center-profit center yang ada meskipun sebenarnya potensi yang ada cukup besar. Oleh
karena itu, berbagai macam usaha telah dilakukan dalam meningkatkan sumber pendanaan
selain dari sumber-sumber dana yang ada. Sehubungan dengan itu, UB saat ini telah


           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                      Evaluasi Diri |   21
mengidentifikasi berbagai macam sumber yang bisa digali melalui inkubator bisnis, serta
berbagai bisnis lain yang bersifat non-akademik.




                         Gambar 3.2. Proporsi Sumber Dana UB Tahun 2003 s.d. 2008
      Saat ini UB sedang menggodok berbagai macam program dan kegiatan melalui inkubator
bisnis. Program ini tentunya perlu terus digalakkan oleh UB sebab untuk menjadikan UB
sebagai perguruan tinggi yang berstandar internasional memerlukan pendanaan yang besar
baik untuk belanja modal maupun belanja operasional. Berbagai target kinerja hanya dapat
tercapai apabila dana tersedia untuk membiayai program yang direncanakan. Sementara itu,
UB telah bertekad untuk semakin memperkecil ketergantungan terhadap dana negara melalui
APBN dan dana mahasiswa.
      Dilihat dari penggunaan anggaran PNBP di tahun 2007, porsi terbesar adalah digunakan
untuk pendidikan (40%), penelitian menyerap anggaran sebesar 12%, 10% digunakan untuk
pengabdian masyarakat, dan 38% digunakan untuk penyediaan sarana, prasarana, dan
investasi. Realisasi belanja untuk 5 tahun terakhir dapat dilihat pada Gambar 3.3. Dari tabel
nampak adanya pertumbuhan yang konsisten dari waktu ke waktu, dengan proporsi belanja
modal mengalami kenaikan signifikan pada tahun 2006-2008 yang dapat dilihat sebagai suatu
kemampuan ekspansif dari UB dalam peningkatan mutu sarana dan prasarana. Ke depan,
kualitas layanan akan semakin meningkat dan diharapkan akan berdampak langsung pada
mutu kegiatan tri dharma.




                        Gambar 3.3. Pertumbuhan Realisasi Belanja Tahun 2003-2008
     Hal krusial lain yang akan menjadi isu dalam bidang keuangan adalah sistem pengelolaan
keuangan. UB telah memiliki Manual Prosedur (MP) anggaran dan keuangan. Namun, UB
dengan statusnya sebagai PTN masih menggunakan sistem akuntansi negara yang utamanya
berbasis kas. Karena itulah, maka existing system yang berlaku di UB mempunyai banyak
kelemahan anata lain dana PNBP harus disetor ke kas negara. Saat ini UB telah rutin membuat
neraca dan laporan aktivitas melalui SAI (Sistem Akuntansi Instansi) dan SABMN (Sistem
           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   22
Akuntansi Barang Milik Negara). Namun, kedua sistem tersebut masih terdapat perbedaan
laporan, misalnya disclosure laporan keuangan yang kurang mencukupi dan ketepatan waktu
laporan yang dihasilkan. Selain itu, sistem yang ada masih dirasa kurang dalam hal assurance.
Oleh karena itu, perbaikan sistem akan menjadi salah satu prioritas UB sehingga status BLU
menjadi pilihan. Sejalan dengan itu, maka kemampuan sumber daya manusia di bagian
keuangan akan terus ditingkatkan.
      Saat ini melalui proyek I-MHERE (Indonesia Managing Higher Education for Relevance
and Efficiency) UB sedang melakukan reformasi sistem keuangan menuju sistem yang lebih
transparan dan akuntabel sesuai dengan Prinsip-prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU).
Diharapkan sistem ini dapat diterapkan di tahun 2009. Meskipun demikian, perbaikan ini akan
kurang berarti bila pengelolaan keuangan masih menggunakan sistem UB sebagai PTN. Oleh
karena itu, perubahan UB menjadi BLU betul-betul diharapkan akan dapat menciptakan sistem
pengelolaan yang lebih responsif terhadap perubahan, dilaksanakan berdasarkan PABU
sehingga akuntabilitas dan transparansi dapat terwujud.
      Berdasarkan Keputusan Mendiknas No. 080/O/2000 tentang Organisasi dan Tata Kerja
Depdiknas Inspektorat Jenderal dan berdasar surat tugas Inspektorat No.220/P/Itjen/IX/2005
pada tanggal 12 September 2005 di UB telah dilaksanakan audit keuangan oleh Itjen
Depdiknas. Hasil temuan audit tersebut telah ditindak lanjuti berdasarkan surat Rektor/KaBAUK
No. 1202/J10.11/OK/2006 tentang Tindak Lanjut Temuan Itjen Depdiknas. Tindak lanjut ini
dilakukan dalam rangka mewujudkan akuntabilitas dalam pendanaan
      Pada tahun 2006, audit keuangan dilakukan oleh pengawas dari Itjen Depdiknas secara
komprehensif mulai tanggal 2-21 Nopember 2006 ke seluruh unit kerja dan fakultas-fakultas di
lingkungan UB berdasarkan surat tugas No. 73/W/Itjen/X/2006 tanggal 17 Oktober 2006. Hasil
temuan audit tersebut telah ditindak lanjuti berdasarkan surat Rektor No.1008/J10/KU/2007
tanggal 5 April 2007, tentang Tindak Lanjut Temuan Itjen Depdiknas.
      Pemeriksaan audit keuangan pada tahun 2007 dilakukan melalui keuangan di UB oleh
Badan Pemeriksa Keuangan Negara (BPK) berdasarkan Undang-undang No.15 tahun 2006.
BPK memberi tugas kepada para auditor BPK untuk melakukan Pemeriksaan di UB
berdasarkan Surat Tugas No. 23/ST/V.XIII.2/01/2007 tanggal 15 Januari 2007. Auditor telah
mengadakan pemeriksaan mulai 15 Januari 2007 sampai kurun waktu hampir satu bulan.
Seluruh temuan BPK yang disepakati oleh pihak UB telah ditindak lanjuti UB berdasar surat
Rektor No. 1008/J10/KU/2007 tanggal 5 April 2007, tentang Tindak Lanjut Temuan Tim Badan
Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Tindak lanjut temuan ini dilakukan untuk menjamin
pertanggungjawaban secara administratif maupun secara finansial.
     Audit keuangan juga dilakukan melalui monitoring dan evaluasi. Pada tahun 2007, tanggal
12 Maret s/d 1 April 2007, dengan surat tugas No. 21/M/Itjen/II/2007 tanggal 13 Pebruari 2007.
Tim Auditor Itjen telah mengadakan monitoring dan evaluasi tentang Tindak Lanjut Hasil
Pengawasan dan Pemeriksaan yang dilakukan Itjen Depdiknas di tahun sebelumnya.
     Audit keuangan oleh Auditor Itjen Depdiknas tahun 2007 di UB telah dilaksanakan pada
tanggal 4 s/d 18 September 2007 dengan surat tugas No.163/W/Itjen/VIII/2007 tanggal 23
Agustus 2007. Hasil pemeriksaan Itjen tertuang dalam berita acara pemeriksaan dan
pemeriksaan pembukuan yang telah dilaksanakan oleh tim Auditor Itjen Depdiknas.
     Di samping audit keuangan sebagaimana dikemukakan di atas, pemeriksaan keuangan
juga dilakukan oleh Biro Keuangan Depdiknas, tanggal 24-26 September 2007 dengan surat
tugas No. 46079/ST/A303/KU/2007 tanggal 14 September 2007 untuk Monitoring dan Evaluasi
Penerimaan dan Penggunaan PNBP Triwulan II dan III tahun 2007.
      Berdasarkan pada berita acara IRJEN yang dibuat di Makassar pada tanggal 22-24
Nopember 2007, UB mendapatkan pujian sangat baik dari Itjen Dikti berkaitan dengan temuan
audit BPK tahun 2000-2002, bahwa semua temuan BPK telah selesai ditindaklanjuti oleh UB.
Tertib adminitrasi keuangan yang berjalan ini terus dijaga dengan berbagai langkah antisipasi.


           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   23
      Berdasarkan keputusan Mendiknas No. 21 tahun 2007 UB termasuk pada unit wilayah
Akuntansi Jawa Timur dimana pada setiap bulan membuat Laporan Keuangan pada wilayah
(Jatim) di Unair Surabaya dan diteruskan pada tingkat pusat (Depdiknas). Sebelum tanggal 10
setiap bulan UB diwajibkan Rekonsiliasi dengan KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan
Negara) setempat dengan melaporkan penggunaan dana yang telah dipergunakan pada saat
itu yang berupa:
a.   Realisasi Anggaran Belanja,
b.   Realisasi Anggaran Pengembalian,
c.   Realisasi Anggaran Pendapatan,
d.   Realisasi Pengembalian Pendapatan, pada setiap bulan.
      Sumber pendanaan universitas berasal dari APBN dan PNBP. Dilihat dari
perkembangannya yang semakin besar dan tumbuh sekitar 26.7% per tahun dengan nilai total
pendapatan terestimasi mendekati 0.4 Triliun pada tahun 2008 dari sebesar 142 Milyar pada
tahun 2003. Proporsi sumber pendanaan dari APBN dari waktu ke waktu semakin menurun dan
pada saat ini dalam kisaran 33% dibandingkan tahun 2003 sebesar 49.5% dari total
pendapatan UB. Hal ini menunjukkan suatu pertumbuhan yang positif dan menjadi aspek
kekuatan finansial dan modal menuju otonomi BHPMN maupun otonomi pengelolaan keuangan
dalam bentuk BLU. Ini juga menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masayarakat dan
semakin meningkatnya kualitas UB. Pada sisi lain pertumbuhan ini juga semakin menguatkan
tuntutan dalam hal akuntabilitas dan transparansi pengelolaan anggaran. Dengan demikian, di
luar audit sesuai perundangan yang ada, dalam struktur organisasi UB yang dikembangkan
posisi dan peran Satuan Pengendalian Internal (SPI) dan Monev semakin diperkuat.
      Jumlah dana yang terus bertambah menuntut pengelolaan yang semakin efektif dan
efisien. Pada saat ini pengelolaan sistem keuangan masih menggunakan sistem yang bersifat
semi manual. Neraca dan laporan keuangan dihasilkan dengan menggunakan sistem SAI dan
SABMN. Pencatatan transaksi keuangan dari masing-masing unit masih belum terintegrasi
menjadi satu. Hal ini dapat menjadi kendala dalam hal pengeolaan keuangan dan dalam hal
pengambilan keputusan manajemen yang berkaitan dengan manajemen keuangan. Solusi
sistem terus dikembangkan melalui project I-MHERE institusi dan diharapkan akan dapat
diimplementasikan pada tahun 2009. Langkah-langkah peningkatan kualitas pengelolaan juga
dilakukan dengan peningkatan kompetensi pejabat dan pengelola keuangan.
      Kesadaran sebagai suatu institusi akademik membawa pada pengalokasian anggaran UB
yang semakin difokuskan untuk kegiatan akademik dan pengembangannya. Pada saat ini
penggunaan dana PNBP dialokasikan untuk pendidikan sebesar 40% dengan porsi 12%
penelitian dan 10% pengabdian dan sisanya untuk sarana, prasarana dan investasi. Dari
keseluruhan belanja yang dilakukan sebagian besar (41%) dipergunakan untuk belanja
pegawai, 32% belanja barang, 22% belanja modal dan sisanya belanja sosial (beasiswa).
Proporsi ini menunjukkan kepedulian yang tinggi untuk pengalokasian anggaran pada kegiatan
akademik.
      Dari aspek kebijakan pengelolaan keuangan ini beberapa aspek yang dipandang masih
perlu dioptimalkan adalah terkait dengan transparansi dan akuntabilitas operasional. Dalam
implementasi kebijakan keuangan telah disusun penerapan Manual Prosedur (MP) yang
berkaitan dengan pengelolaan sumber daya keuangan serta penjelasan hak dan tanggung
jawab masing-masing pengguna dan pengelola.
      Sumber pendanaan dari PNBP porsi akademik (berasal dari biaya pendidikan
mahasiswa) masih menempati porsi yang paling besar sebagai sumber pendapatan diikuti
dengan PNBP non akademik. Terkait dengan hal ini maka pertanggung-jawaban dan kehati-
hatian dalam pengelolaan telah diterapkan sehingga tidak menimbulkan permasalahan. Dalam
proses penentuan biaya pendidikan mekanisme sosialisasi dan umpan balik dilakukan dengan
prinsip transparansi dan keadilan. Pada saat ini, dengan penetapan biaya pendidikan secara
proporsional UB menuju suatu pola pembiayaan masyarakat yang berkeadilan yang
memungkinkan terbentuknya subsidi silang secara langsung di antara peserta didik melalui
           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   24
pembiayaan pendidikan. Upaya perbaikan terus perlu dilakukan secara cermat dalam
penentuan besaran masing-masing sehingga akan mekanisme ini akan menjadi keunggulan UB
dan sekaligus juga meningkatkan keterlibatan masyarakat secara aktif dalam operasional UB.
Pertanggung jawaban pemanfaatan di antaranya terwujud dengan pemanfaatan secara
langsung anggaran yang ada dalam pengembangan mutu pendidikan dan peneltian serta
pengabdian masyarakat.
      Perkembangan penerimaan anggaran melalui hibah-hibah kompetisi yang
diselenggarakan oleh Ditjen Dikti, melalui dana penelitian dan melalui bentuk kerjasama lain
menunjukkan trend positif. Hal ini menunjukkan semakin kuatnya potensi UB dalam menuju
pengelolaan institusi yang semakin sehat dan berkualitas. Meskipun hal ini merupakan salah
satu aspek positif UB, namun UB harus terus meningkatkan kualitasnya. Hal ini disebabkan
juga dengan semakin kompetitifnya peroleh dana-dana ini. Perkembangan institusi pendidikan
lain bisa menjadi potensi ancaman yang apabila tidak disikapi dengan peningkatan mutu yang
memadai akan berubah menjadi ancaman nyata.
     Upaya mengantisipasi perkembangan ke depan dalam hal penggalangan dana dilakukan
dengan melakukan pembentukan unit-unit bisnis dan pemberdayaan produktivitas penelitian,
pengabdian dan pendidikan. Pengembangan unit-unit bisnis masih tetap mengacu dengan
kerangka peraturan yang ada sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum tanpa harus
meninggalkan ciri utama UB sebagai institusi pendidikan. Pembentukan Pusat Inkubator Bisnis
dan Layanan Masyarakat diharapkan dapat memberikan peningkatan peran UB di masyarakat
dan sekaligus sebagai media peningkatan sumber pendapatan UB.
3.2. Sumber Daya Manusia (SDM)

      Dalam lima tahun terakhir rasio dosen dengan mahasiswa (S1) dalam proses belajar
mengajar (PBM) adalah di bawah 1:20 (Tabel 3.3 dan Tabel L.12.). Rasio ini merupakan rasio
ideal yang ditetapkan oleh Ditjen Dikti. Secara total rasio mahasiswa/dosen semakin membaik
dengan bertambahnya jumlah staf. Komposisi ini perlu dijaga dengan memperhatikan
pertumbuhan mahasiswa. Jumlah mahasiswa S1 dapat ditingkatkan dengan catatan
mahasiswa diploma mengalami phasing out, dan mengembalikan bisnis utama pada kegiatan
pendidikan S1 dan pasca sarjana.
      Dosen yang menyandang gelar S2 (53,86%), minimal S2 (77,88%) dan S3 (24,02%) di
antaranya merupakan alumni luar negeri sedang sisanya berasal dari perguruan tinggi ternama
di dalam negeri (Gambar 3.4.). Proporsi dosen bergelar S3 yang relatif masih rendah ini akan
berubah secara drastis dengan banyaknya staf yang saat ini sedang menempuh program S3
baik di dalam maupun di luar negeri. Kebijakan rekruitmen yang mensyaratkan penerimaan
dosen minimal dengan jenjang S2 merupakan satu langkah maju dalam pola rekruitmen. Pada
sisi lain dorongan yang tinggi dari pimpinan untuk melanjutkan studi S3 nampak mulai
memberikan hasil pada tahun 2007 dan 2008.
      Tabel 3.3.          Rasio Jumlah Mahasiswa/Dosen
                                                                                              Ratio
                        Uraian                                   2003/       2004/      2005/      2006/     2007/        2008/
                                                                 2004        2005       2006       2007      2008         2009
 Jumlah Mahasiswa Diploma                                        3.735       3.251      2.892      2.508     1.978        1.030
 Jumlah Mahasiswa S-1                                           22.931      22.959     23.388     23.556    23.807       25.324
 Jumlah Mahasiswa Pascasarjana                                   1.915       1.884      1.877      2.274     1.687         872
 Jumlah Mahasiswa Keseluruhan                                   28.581      28.094     28.157     28.348    27.472       27.461
 Jumlah Dosen                                                    1.224       1.271      1.398      1.434     1.419        1.424
 Rasio Jumlah Mahasiswa S-1 / Dosen                               19           18         17         16       17            18
 Rasio Jumlah Mahasiswa Diploma & S-1/Dosen                       22           21         19         18       18            19
 Rasio Jumlah Mahasiswa Keseluruhan/ Dosen                        23           22         20         20       19            20



             Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                       Evaluasi Diri |   25
                    1600

                    1400
                                                 257            259            264   342
                    1200         207
                    1000

                     800                         737            763            809
                                                                                               S-3
                                 799                                                 767       S-2
                     600
                                                                                               S-1
                     400

                     200                        404            414             346   315
                                 265
                        0
                                 2004           2005           2006           2007   2008




           Gambar 3.4. Perkembangan Jumlah Dosen Berdasarkan Gelar Akademik

     Sayangnya peningkatan pendidikan dosen melalui pendidikan pascasarjana belum
memberikan dampak pada peningkatan efisiensi proses belajar mengajar, karena angka AEE
belum mencapai optimum. Pada proses belajar mengajar yang dilaksanakan di S-1 angka AEE
yang dicapai adalah 17,42% (angka ideal adalah 25%). Hal ini disebabkan beberapa faktor,
pertama beban kerja dosen tidak menyebar dengan baik meskipun perkembangan jumlah
dosen relatif stabil, sistem manajemen belum cukup efektif dalam melakukan fungsinya untuk
mendorong tercapainya AEE yang baik. Langkah perbaikan manajemen melalui kegiatan I-
MHERE institusi diharapkan dapat memberi kontribusi positif untuk peningkatan AEE.
      Jumlah dosen yang mempunyai beban kerja kurang 12 sks per semester mencapai 56%
(27% dari sampel mempunyai beban berkisar 6-9 sks, 25% berkisar 2-6 sks dan 4 % kurang 2
sks). Dosen yang mendapatkan beban kerja berlebihan didominasi oleh dosen yunior (asisten
ahli) dengan 24% di antara mereka mendapatkan beban lebih dari 12 sks. Di sisi lain dosen
senior (lektor kepala dan profesor) yang mempunyai tanggung jawab dan kompetensi lebih,
mendapatkan beban lebih sedikit (Gambar L.4–L.6.). Mereka yang mempunyai beban lebih dari
12 sks hanya 10% sampai 15%. Hasil analisis menunjukkan bahwa dosen senior tersebut
mendapat tugas negara dan membantu masyarakat dalam pembangunan. Sementara itu,
dosen yunior yang semula kurang mempunyai kesempatan untuk mengembangkan
kemampuannya, maka pada saat ini dosen tersebut mendapat kesempatan luas untuk tugas
belajar, pelatihan dan sandwich program dari Dikti maupun UB. Persepsi dosen ini merupakan
suatu aspek positif untuk terus mendorong kemajuan relevansi pelayanan akademik. Selain itu,
hasil survai juga menunjukkan kecenderungan positif dalam perencanaan pendidikan pegawai.
Tindak lanjut perbaikan yang telah dilakukan adalah pemetaan standar kompetensi SDM sesuai
tupoksi, berdasarkan pendidikan, pelatihan, pengalaman, motivasi dan kinerja. Peningkatan
kapasitas SDM bidang akademik dan non akademik telah dirancang dan diujicobakan melalui
program I-MHERE serta menjadi konsep kebijakan tentang pengembangan SDM (Gambar L.7).
      Selanjutnya, kebijakan peningkatan kompetensi melalui pelatihan menjadi salah satu
investasi penting UB untuk menunjang ketersediaan SDM yang profesional, pelaksanaan tri
dharma bermutu dan relevansi pelayanan sarana-prasarana. Pra kondisi ini sangat dibutuhkan
untuk mencapai target manajerial dan akademik selama masa transisional. Upaya-upaya positif
dalam peningkatan kompetensi ini diapresiasi oleh staff yang memandang adanya kesesuaian
antara pelatihan dan kompetensi yang dimiliki (Gambar L.8.).
       Terlepas dari rata-rata lama studi yang lebih lama dari seharusnya (4,6 tahun), hasil
tracer study menunjukkan perkembangan kompetensi lulusan yang semakin meningkat. Dari
hasil tracer study beberapa tahun terlihat adanya perubahan signifikan pada gaji pertama yang
diterima oleh lulusan. Jika pada 4 tahun yang lalu kebanyakan lulusan mendapatkan gaji
           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008          Evaluasi Diri |   26
kurang dari 1 juta rupiah, hasil tracer study terakhir menunjukkan mayoritas lulusan (88%)
menerima gaji pertama lebih dari 1.5 juta rupiah (Tabel L.8., Tabel L.9.). Hal ini menunjukkan
peningkatan daya saing dan penghargaan dari masyarakat pengguna lulusan terhadap alumni
UB. Perlu dicatat bahwa kenaikan UMR selama 4 tahun tidak signifikan. Hal ini juga seiring
dengan peningkatan IPK lulusan. Salah satu faktor pendukung adalah peningkatan kapasitas
akademik dari dosen yang merata di seluruh fakultas yang ada (Tabel L.13. sampai dengan
Tabel L.17.).
      Persentase dosen yang bergelar S-2 dan S-3 alumni luar negeri saat ini masih 14%.
Peningkatan jumlah dosen yang mendapatkan gelar dari luar negeri mulai dirasakan sejak
periode 1981-1985. Salah satu dampak banyaknya staf yang belajar di luar negeri adalah UB
mulai melakukan kerjasama-kerjasama dengan lembaga-lembaga internasional. Puncak dosen
yang kembali dari belajar dari luar negeri pada sekitar tahun 1991-1995, setelah periode ini
terjadi penurunan lulusan yang berasal dari luar negeri dan pada saat yang bersamaan juga
terjadi penurunan kerjasama dengan lembaga-lembaga internasional. Dengan banyaknya
dosen yang saat ini sedang dan akan menempuh pendidikan (S3) di LN, maka jumlah dosen S3
lulusan LN diperkirakan akan meningkat tajam pada tahun 2011-2012.
      Dari analisa keadaan ini menunjukkan bahwa faktor alumnus luar negeri ini dianggap
faktor penting untuk meningkatkan kerjasama luar negeri di UB. Indikasi ini menunjukkan
bahwa pengembangan SDM sangat tergantung pada sumbangan luar negeri, karena sebagian
besar mereka belajar ke luar negeri karena mendapat beasiswa dari lembaga donor di luar
negeri. Universitas senantiasa tetap melanjutkan beberapa usaha untuk meningkatkan
kerjasama internasional melalui kunjungan kerjasama ke beberapa negara oleh pimpinan UB,
yang dilanjutkan dengan kunjungan-kunjungan pendek, non degree training, kontrak kerja, dan
bekerjasama untuk melaksanakan kegiatan pendidikan bersama (double degree dan linkage
program) dan pertemuan ilmiah internasional. Namun, sayangnya masih ada penandatanganan
MOU yang belum ditindak-lanjuti. Di masa lalu, lemahnya tindak lanjut ini terkait dengan
lemahnya SDM di beberapa jurusan dan fakultas serta aspek kapasitas perencanaan. Untuk itu,
maka Renstra 2006-2011 dan Program Kerja Rektor 2007-2011 telah memprioritaskan program
internasionalisasi dan mengangkat staf ahli bidang bidang kerjasama. Staf ahli tersebut
membawahi lima staf untuk mendorong program khusus kerjasama luar negeri. Hal ini menjadi
prakondisi pada masa transisi untuk mencapai standar internasional dengan menyelesaikan
masalah tersebut. Hal lain yang sangat penting adalah mendorong dosen agar mengubah
mindset jangka pendek untuk pengembangan institusi (project base approach) ke arah mindset
menyeluruh dan jangka panjang (out come base approach). Untuk itu penguatan aspek
leadership di semua lini pengambilan keputusan dan tingkat koordinasi telah ditingkatkan.
      Produktivitas penelitian, paten maupun pengabdian kepada masyarakat dari dosen
sangat baik. Selain terjadi peningkatan karya ilmiah yang telah dipatenkan, dalam kurun waktu
2005-2007, sebanyak 993 penelitian telah dilakukan oleh dosen UB. Penelitian tersebut didanai
baik oleh universitas, dana hibah kompetisi maupun dana luar negeri dengan melibatkan 965
orang dosen. Di samping itu, dalam kurun waktu yang sama 1609 dosen terlibat dalam
pengabdian kepada masyarakat. Prestasi dosen ini berdampak pada peningkatan suasana
akademik dan mendorong prestasi penalaran mahasiswa. Informasi ini menunjukkan bahwa
kemampuan sivitas akademika di UB sangat baik.
      Meskipun hasil-hasil penelitian sangat banyak, namun hasil penelitian masih kurang
dimanfaatkan untuk pengkayaan bahan ajar dan pembangunan masyarakat. Demikian pula
dengan hasil penelitian yang telah dipublikasikan dan dipatenkan, sejauh mana konstribusinya
dalam membangun citra dan revenue generation bagi UB? Evaluasi dan penanganan secara
khusus untuk hal ini sangat dibutuhkan di masa yang akan datang. Organisasi UB yang baru
terkait dengan pengembangan Pusat Inkubator Bisnis, adalah jawaban untuk menyelesaikan
problematika ini.
      Peraturan Pemerintah menyebutkan tentang syarat-syarat, prosedur pengajuan dan
jenjang kedudukan fungsional bagi staf-staf akademik. Akan tetapi, hal ini tidak diikuti dengan
peraturan pelaksana yang tegas tentang penjabaran tugas bagi semua jenjang fungsional
           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   27
secara rinci. Akibatnya, tercipta keadaan yang tidak fair, sehingga jenjang kedudukan
fungsional yang lebih tinggi seperti Guru Besar diberi beban kerja lebih sedikit daripada staf
akademik yang jenjang kedudukan fungsional-nya lebih rendah. Keadaan yang demikian ini
menunjukkan, bahwa muatan dari ketentuan pembagian tugas menciptakan iklim akademik
yang kurang kondusif. Sebagai PTN
saat ini UB mengikuti ketentuan
kepegawaian        negara      sehingga
prosedur pengajuan kenaikan jenjang
fungsional bagi staf sering terasa kaku
dan kurang mendorong semangat
berkarya di bidang akademik. Hal ini
misalnya,      adanya       persyaratan
kenaikan pangkat yang cenderung
tidak menghargai prestasi, karena
hanya membatasi tulisan di majalah
hanya dua tulisan yang diakui
(ketentuan DIKTI), sementara ada           Gambar 3.5. Perkembangan jumlah dosen berdasar
dosen yang karya ilmiahnya dapat                       jabatan fungsional
mencapai lebih dari itu di jurnal
internasional. Selain itu pengakuan terhadap karya dosen ketika sedang tugas belajar pun
mestinya perlu dipertimbangkan mengingat pada jenjang pendidikan doktor kegiatan utamanya
adalah penelitian. Dilihat dari proporsi jumlah Lektor Kepala (Gambar 3.5) yang cukup tinggi
dan jumlah dosen bergelar S3 sejumlah 24,02 % (Tabel L.15), diperkirakan akan terjadi
peningkatan jumlah guru besar yang cukup signifikan pada 2-4 tahun ke depan. Upaya
sistimatis dari universitas perlu dilakukan untuk mendorong tercapainya komposisi guru besar
yang memadai. Pada sisi lain dengan dorongan dan strategi pengembangan akademik yang
tepat maka diperkirakan jumlah guru besar akan naik secara signifikan pada beberapa tahun
kedepan. Universitas juga perlu memberikan dukungan bagi karya-karya bermutu untuk dapat
diakui untuk kenaikan pangkat, dengan argumentasi bahwa proses publikasi di jurnal
internasional bisa memakan waktu yang lama dan tidak bisa diperkirakan secara tepat periode
penerbitannya, sehingga memungkinkan beberapa karya publikasi terbit pada tahun yang
sama.
      Promosi kenaikan pangkat dan jabatan fungsional seharusnya bisa dilakukan paling tidak
setiap 4 tahun sekali. Namun, masih sekitar 46% persen dosen dapat di promosikan kenaikan
pangkatnya lebih dari 4 tahun (Gambar L.9). Sistem kenaikan pangkat di lingkungan UB
mengikuti sistem nasional sebagai tenaga pengajar di lingkungan Ditjen Dikti, yaitu didasari
oleh kemampuan mereka untuk mengumpulkan satuan kredit kenaikan pangkat tertentu
dengan dasar kegiatan yang disebut Tridharma Perguruan Tinggi dan kegiatan penunjang.
Universitas hanya mendukung dan memfasilitasi mereka untuk dilanjutkan ke BAKN.
Universitas sebenarnya hanya membantu mempromosikan mereka untuk naik pangkat,
akibatnya universitas tidak punya kewenangan sendiri untuk melakukan perencanaan
pengembangan sistem SDM sendiri secara otonom. Peningkatan profesionalisme sumberdaya
kurang bisa dilaksanakan dengan baik melalui sistem semacam ini. Kenaikan pangkat hanya
didasari sekedar memenuhi sarat administratif kenaikan pangkat, bukan karena pertimbangan
profesional.
      Kebijakan zero growth untuk penerimaan sumberdaya manusia akan menyebabkan pola
penyebaran umur tenaga akademik tidak ideal. Namun, beberapa tahun belakangan ini UB
mendapatkan tambahan dosen yang cukup signifikan. Tenaga akademik yang relatif muda (di
bawah 35 tahun) sekitar 26 % dari keseluruhan tenaga (Tabel L.16.). Selama ini perekrutan
tenaga akademik berdasarkan alokasi anggaran dari Ditjen Dikti, sedangkan universitas hanya
membantu pelaksanaan test pegawai negeri, sehingga perencanaan pengembangan
sumberdaya di lingkungan ini hanya menunggu kesempatan yang diberikan oleh Ditjen Dikti.
Berdasarkan sebaran rentang usia dapat diperkirakan bahwa UB akan tetap mampu menjaga
kualitasnya secara berkesinambungan.

           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   28
       Dosen umumnya mendukung desentralisasi manajerial sebagai bagian dari implementasi
paradigma baru perguruan tinggi. Sebagian besar diantara mereka setuju (69% - Gambar L.10)
bahwa otonomi kampus merupakan bagian dari pemecahan masalah untuk pelaksanaan “good
governance” untuk meningkatkan pencapaian kualitas akademik dari lembaga pendidikan
tinggi. Hal ini nampaknya dipandang sebagai suatu solusi atas beberapa aspek
kekurangpuasan dari staf (Gambar L.11-L.12).
      Kebijakan “zero growth” untuk penerimaan pegawai negeri baru oleh pemerintah juga
memberikan dampak pada sistem regenerasi pada tenaga non akademis (administrasi, teknisi,
pustakawan). Sebagian besar pegawai tetap (Pegawai Negeri Sipil) berumur lebih dari 40
tahun. Akibatnya UB membuat kebijakan untuk menerima tenaga honorer untuk menunjang
kegiatan-kegiatan akademik maupun non akademik. Tenaga honorer menerima gaji lebih
rendah dibanding PNS dan menggunakan anggaran universitas untuk membiayai mereka.
Sebagian besar tenaga tetap non akademik terkonsentrasi di kantor Pusat (Tabel L.19). Tenaga
tetap non akademik yang berada di kantor pusat sekitar 38% sedangkan sekitar 4 s.d. 11%
pada setiap fakultas. Promosi karir tenaga tetap non akademis (PNS) juga relatif baik
dibandingkan tenaga honorer, mereka rata-rata dapat dipromosikan kenaikan pangkatnya
sekitar 89% kurang dari 4 tahun, keadaan ini sangat berbeda dangan tenaga honorer. Padahal
pada umumnya tenaga honorer mempunyai penampilan kerja yang cukup baik, mereka
sebenarnya diperlakukan kurang adil dalam promosi karirnya.
      Apabila universitas mempunyai komitmen untuk
mengembangkan universitas ini menjadi research
university, maka pola penyebaran tenaga non
akademik juga mempunyai pola yang kurang benar,
dan sebagian besar tenaga menyebar di tenaga
administratif   sedangkan     tenaga   teknisi    dan
pustakawan kurang memadai (Gambar 3.6).
Seharusnya       universitas    menambah       tenaga
pustakawan, teknisi dan laboran, tetapi pada
kenyataannya penerimaan tenaga baru justru pada
tenaga administratif. Sebagian besar tenaga            Gambar 3.6. Proporsi Jumlah tenaga
administratif merupakan lulusan SMA hanya sedikit             kependidikan di UB
yang lulusan S2 (Tabel L.20). Sebagian besar mereka
bekerja di bawah standar kerja pegawai negeri apalagi
dibandingkan dengan tuntutan standar profesionalisme, sehingga banyak pekerjaan di mulai
tingkat jurusan, dekanat, maupun rektorat yang seharusnya dikerjakan tenaga non akademik
terpaksa harus dikerjakan tenaga akademik.
3.3. Fasilitas

       UB yang berlokasi di Jalan Veteran Kota Malang, pada awalnya termasuk pada wilayah
barat dari Kota Malang. Namun demikian, perkembangan kota yang semakin melebar
mengubah posisi kampus yang semula pada daerah pinggiran kota menjadi daerah yang
termasuk dalam wilayah tengah kota. Dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa berikut segala
aktivitas perekonomian mereka, membawa dampak perubahan sosial perekonomian
masyarakat di sekitar kampus. Hal ini berakibat pula pada perubahan kondisi fisik kampus
relatif terhadap lingkungan sekitarnya.
      Secara keseluruhan universitas memiliki aset tanah dengan cakupan seluas 1.813.664 m2
(181 ha) (Tabel L.22.). Dari luas tanah tersebut 55 ha terletak di dalam Kota Malang dan
merupakan wilayah utama kegiatan universitas. Lahan seluas 34 ha merupakan lahan
laboratorium dan lahan percobaan di Propinsi Jawa Timur di luar Kota Malang, sedangkan
sisanya terletak di Propinsi Lampung merupakan lahan percobaan pertanian. Letak, luasan dan
pengaturan lahan yang dimiliki memiliki nilai keunggulan dalam hal aksesibilitas dan
penciaptaan suasana akademik yang sehat. Namun demikian potensi ancaman atas


           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   29
ketercukupan lahan untuk kegiatan universitas mulai nampak dengan semakin berkembangnya
kebutuhan universitas.
       Tidak dapat dipungkiri bahwa UB memegang peran cukup dominan dalam mendukung
perkembangan Kota Malang menjadi salah satu kota tujuan pendidikan. Dengan keberadaan
sumberdaya manusia di universitas, berdampak pula dengan bertumbuh kembangnya
lembaga-lembaga pendidikan tinggi lain di Kota Malang. Secara psikologis maupun dari aspek
praktis pada kenyataannya banyak lembaga tinggi yang didirikan di sekitar lahan kampus
universitas. Hal ini berdampak pula terhadap nilai aset lahan kampus yang dimiliki oleh
universitas, di mana pertumbuhan nilai aset dari lahan utama kampus berikut prasarananya
tidak terlepas dari pertumbuhan universitas serta dampaknya pada pertumbuhan perekonomian
masyarakat di sekitar kampus serta Kota Malang secara keseluruhan. Hal ini menjadikan
kampus utama universitas sebagai salah satu aspek prasarana fisik yang pendukung kelayakan
finansial, jika dilihat dari nilai aset yang dimiliki.
      Namun demikian, ternyata potensi tersebut sampai saat ini masih belum optimal
termanfaatkan untuk mendapatkan nilai tambah. Proses manajemen yang telah berjalan
bahkan memunculkan kendala dengan berkurangnya lahan yang dimiliki. Pada tahun
2002/2003 (Tabel L.23) telah terjadi pengurangan aset luas tanah universitas akibat pengalihan
hak kepemilikan rumah/tanah dinas menjadi milik pribadi beberapa staf dosen yang
menempatinya. Pada sisi lain, kekurang-cermatan pencatatan kepemilikan dan batas-batas
kepemilikan pada masa lalu menyebabkan beberapa penurunan luas lahan yang dimiliki
setelah dilakukan proses sertifikasi. Namun sejak tahun anggaran 2008 ini UB telah berhasil
memperluas area kampus dengan membeli beberapa bidang tanah di sekitas kampus.
      Dinamika sosial politik dan kondisi nasional yang relatif bergejolak setelah pergantian
pimpinan pemerintahan dan perubahan iklim politik nasional menimbulkan permasalahan
tersendiri. Beberapa bagian lahan di kebun percobaan Tulungrejo dan Lampung sebagian
akhirnya diklaim oleh masyarakat sekitar menjadi taman hutan terbuka. Hal ini secara tidak
langsung juga menunjukkan kekurangan manajemen dan pengelolaan aset universitas.
      Mekanisme pengawasan dan proses audit rutin perlu dipersiapkan untuk dapat menjaga
aset-aset yang dimiliki. Pada sisi lain hasil audit juga akan dapat memberikan informasi-
informasi awal sebagai suatu peringatan dini untuk segera diantisipasi. Pengelolaan
manajemen yang transparan dan akuntabel juga memerlukan dukungan pengelolaan data dan
informasi yang akurat dan terpercaya. Upaya konsolidasi data serta penyimpanan dan
pengelolaan dengan sistem data yang berintegritas tinggi, serta konsistensi penyampaian
informasi memerlukan dukungan TI yang memadai.
      Kelemahan dalam pada aspek ketersediaan sistem informasi sarana dan prasarana yang
memadai diselesaikan melalui project I-MHERE yang sedang berjalan. Pengembangan sistem
informasi pengelolaanm sarana dan prasarana dikombinasikan dengan sistem pengadaan
melalui e-Procurement sedang dalam proses pengembangan dan uji coba. Pada sisi lain
ketersediaan MP dalam hal pemanfaatan sarana dan prasarana telah ada sehingga dapat
memudahkan dalam hal pengelolaan sarana dan prasarana.
      Pada sisi lain upaya menumbuh-kembangkan rasa kepemilikan dan perhatian terhadap
kelangsungan aset milik universitas sebagai bagian tak terpisahkan dari keberadaan dan
keberlangsungan institusi perlu dilakukan pada tingkat manajemen sampai dengan pelaksana
teknis paling bawah. Uji publik terbatas pada kalangan sivitas akademika dalam hal pelepasan
kepemilikan aset universitas harus dilakukan untuk menjamin bahwa pelepasan aset apabila
harus dilakukan telah memenuhi asas akuntabilitas dan transparansi dan mekanisme kontrol
yang memadai.
      Lahan kampus utama seluas 55 ha tersebut pada saat ini dimanfaatkan bersama untuk
kegiatan akademik dan administratif dari berbagai macam fakultas, serta kantor pusat
universitas dan kegiatan-kegiatan mahasiswa. Untuk mempermudah dalam pengelolaan
selanjutnya lahan kampus dibagi atas 13 kelompok area pengelolaan. Ke-13 kelompok tersebut
adalah Kantor Pusat Universitas/Kantor Rektorat, Program Pascasarjana, Fakultas Teknik,
           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   30
Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Peternakan, Fakultas
Perikanan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas MIPA, Fakultas
Kedokteran, Fasilitas Kampus lainnya: area terbuka kampus, area kegiatan mahasiswa,
perpustakaan, pusat komputer, ruang kuliah bersama dan lain sebagainya. Walaupun luas
lahan kampus tidak terlalu besar (hanya 55 ha), namun dengan lokasinya di tengah kota,
suasana yang nyaman dan keragaman bidang ilmu yang dimiliki mendorong UB segera
mewujudkannya sebagai kampus wisata.
      Area tertutup yang dipergunakan untuk peruntukan bangunan seluas 14 ha terbagi untuk
berbagai keperluan (Tabel L.24). Area kelas menggunakan lahan seluas 5,4 ha, laboratorium
menempati 2,9 ha, perpustakaan 0,5 ha, administrasi 3,4 ha, tanah lapang 1,7 ha dan
keperluan lain seluas 0,1 ha. Peruntukan luas gedung dan ruang (Tabel L.26 dan L.27) yang
tersebar diberbagai unit kerja telah tertata sesuai dengan keperluan dan kapasitas masing-
masing dalam memanfaatkan. Dengan memperhatikan luas area tertutup yang ada, nampak
bahwa area terbuka masih menempati proporsi yang cukup besar, yaitu sekitar 70% luas
kampus. Hal ini merupakan salah satu aspek positif untuk dapat mendukung terciptanya
suasana akademik yang kondusif. Dengan tidak tersedianya akses jalan umum yang membelah
area kampus, area kampus terbuka yang hijau dapat menjadi area kegiatan mahasiswa yang
segar di tengah pertumbuhan kota yang pesat, dan menjadi kawasan hijau perkotaan. Hal ini
tentunya berdampak positif pada kehidupan kampus secara menyeluruh.
       Lahan dan bangunan seluas tersebut di atas terasa menjadi semakin sempit dari waktu
ke waktu seiring dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa. Pada tahun akademik 2007/2008
jumlah mahasiswa UB berjumlah 27.461 orang yang terdiri dari mahasiswa berbagai strata
pendidikan. Untuk mengatasi hal tersebut, terutama untuk menjaga presentase lahan terbuka
yang tersedia, pihak manajemen universitas telah menetapkan kebijakan pengembangan
bangunan kearah vertikal dan pembangunan gedung baru haruslah minimal berlantai 7. Hal ini
selain memperhatikan kebutuhan lahan terbuka juga dilatar-belakangi pertimbangan ekonomis
dengan semakin naiknya nilai lahan per satuan luasannya. Permasalahan utama dalam
penyediaan ruang dan kebijakan pengembangan ke atas pada masa depan adalah masalah
ketersediaan sumber daya listrik dan pembudayaan untuk hemat listrik. Misalnya penggunaan
lift hanya untuk perpindahan lebih dari 3 lantai atau dalam hal untuk angkutan barang. Hal ini
perlu disikapi sejak dini dengan langkah-langkah manajemen yang baik dalam pengelolaan
energi.
      Problema lain yang terus berkembang adalah penyediaan lahan parkir untuk sivitas
akademika universitas. Faktor eksternal lemahnya layanan publik di sektor transportasi ini
disebabkan karena semakin tingginya kepemilikan kendaraan pribadi baik roda dua maupun
roda empat. Pada saat ini permasalahan penyediaan prasarana parkir sudah menjadi suatu
masalah tersendiri. Dengan membayar mahal hilangnya lahan-lahan hijau terbuka dan berubah
fungsi menjadi lahan parkir tidak sebanding dengan pendapatan tambahan dari sektor restribusi
parkir, yang juga belum sepenuhnya dikelola dengan baik. Ketenangan kampus untuk
menunjang suasana akademik serta kebutuhan udara bersih menjadi berkurang. Hal ini
tentunya akan dapat menjadi ancaman tersendiri dalam upaya mengembangkan kualitas
proses belajar mengajar dan penelitian di dalam kampus. Suatu upaya kebijakan terintegrasi
untuk menyelesaikan permasalahan dengan tanpa menambah lahan parkir kendaraan
sebaiknya segera dilakukan dan ditindaklanjuti bersama. Kepentingan-kepentingan sektoral
yang mungkin ada harus segera ditata untuk membangun suasana kampus yang kondusif dari
aspek ini, dengan melihat dampak dan keuntungan lebih luas serta dalam jangka panjang.
     Keinginan menjaga ketersediaan lahan hijau terbuka untuk menunjang suasana tenang
dan segar juga mempertimbangkan mobilitas sivitas akademika dalam aktivitasnya di kampus.
Penyediaan koridor-koridor untuk menghubungkan antar gedung agar tidak menjadi hambatan
dengan musim layak segera dilakukan. Selain untuk memberikan kemudahan akses di segala
musim, penyediaan koridor yang baik juga akan memberikan dukungan yang terbaik bagi para
penyandang cacat dalam beraktivitas di kampus.


           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   31
       Sistem drainase dalam kampus juga memerlukan perhatian serius dalam permasalahan
manajemen fisik universitas. Banyaknya area-area genangan air pada musim hujan
menunjukkan kurang tertatanya sistem drainase dan penataan ruang. Di samping
menyebabkan suasana yang kurang nyaman dari aspek estetika, kondisi banjir juga secara
signifikan menghambat kegiatan akademik pada musim hujan. Penataan sistem pembuangan
air yang komprehensif perlu dilakukan untuk mengatasi permasalahan genangan air pada
musim hujan.
       Meningkatnya aktivitas kehidupan kampus ternyata juga memperpanjang jalannya
aktivitas di dalam kampus. Kegiatan sivitas akademika di dalam kampus pada malam hari
terlihat semakin meningkat dari waktu ke waktu. Staf maupun mahasiswa mulai terbiasa untuk
meneruskan kegiatan akademik di kampus pada malam hari. Pada satu sisi, hal ini
meningkatkan pemanfaatan sumber daya fisik yang ada di kampus, walaupun harus dibayar
dengan penggunaan energi untuk penerangan. Ketersediaan penerangan dalam gedung pada
umumnya sudah memadai sehingga memungkinkan dilangsungkannya kegiatan akademik
pada malam hari. Namun demikian, ketersediaan prasarana penerangan di luar gedung masih
perlu ditata ulang untuk dapat memberikan rasa aman dalam berkegiatan pada malam hari di
dalam kampus. Selain itu ketersediaan penerangan yang mencukupi juga akan mengurangi
risiko tindak kejahatan pencurian maupun yang lain.
      Perbandingan luas bangunan terhadap jumlah mahasiswa dengan komposisi 4.74m2/mhs
masih baik. Namun demikian, apabila dilihat lebih dalam lagi peruntukannya, akan terasa
bahwa manajemen pemanfaatan ruang di dalam universitas masih belum dalam kondisi optimal
untuk mendukung kegiatan akademik yang berkualitas. Perbandingan luas bangunan
laboratorium dan perpustakaan masih berada di bawah standar yang ditetapkan dalam rencana
strategis pengembangan universitas.
      Perbandingan kebutuhan ruangan antara penggunaan administratif dan akademik dengan
perbandingan 1:2,6 menunjukkan adanya ketimpangan dalam pemanfaatan ruang. Meskipun
terdapat penggunaan ruang administratif yang termasuk ruang staf akademik, terasa bahwa
ruang yang tersedia masih perlu dioptimalkan. Pada sisi lain secara tidak langsung
perbandingan pemanfaatan ruang ini juga menunjukkan kurangnya perhatian kepada aspek
manajemen sumberdaya untuk menjalankan kegiatan akademik dan administratif kampus.
Besarnya perbandingan tersebut juga menunjukkan bahwa pengelolaan universitas dilihat dari
aspek manajemen sumberdaya terkait dengan ketersediaan ruang masih kurang efisien.
Semakin kecil perbandingan penggunaan ruang untuk administratif akan menunjukkan efisiensi
pengelolaan dan pemanfaatan untuk kegiatan akademik.
     Pada saat ini rata-rata ruang perkuliahan disediakan untuk dapat menampung mahasiswa
dalam jumlah antara 30-40. Namun demikian juga terdapat ruang-ruang besar dan kecil,
sehingga dapat dipergunakan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang. Ruang kelas
pada umumnya dipergunakan antara 3-6 shift per hari dengan hari perkuliahan sebanyak 5 hari
dalam satu minggu. Beberapa ruang termanfaatkan sampai dengan malam hari.
     Pemanfatan ruang kelas secara umum masih dalam kategori cukup. Namun demikian,
peningkatan efisiensi pemanfaatan masih terbuka luas untuk dicapai. Keseimbangan
pemanfaatan ruangan secara keseluruhan masih dalam kategori kurang baik. Kondisi-kondisi
over utilization yang dapat mempercepat proses kerusakan ruang/bangunan masih ditemui di
beberapa tempat. Pada sisi yang lain under utilization ruang kelas yang menunjukkan
rendahnya efisiensi penggunaan juga masih ditemui.
      Fasilitas pendukung pelaksanaan proses belajar mengajar di dalam ruang kelas
bervariasi dari satu lokal kelas ke lokal kelas yang lain. Manajemen pemanfaatan ruang kelas
yang tersedia diusahakan tidak bersifat sektoral berdasarkan fakultas agar tercapai resource
sharing ruang kelas. Upaya yang dilakukan adalah pengembangan suatu sistem manajemen
ruang kuliah secara terpusat dengan didukung sistem informasi manajemen ruang yang
transparan berbasiskan teknologi informasi. Dengan menghimpun dan menata ruang kelas
yang ada sebagai satu kesatuan dalam mendukung kesatuan kegiatan akademik universitas

           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   32
diyakini di kemudian hari akan memberikan dampak efisiensi pemanfaatan ruang kelas. Pada
sisi lain, sentralisasi manajemen pemanfaatan ruang kelas dan perawatannya akan
memberikan dampak efisiensi dalam pengelolaan anggaran untuk perawatan. Pendistribusian
pemanfaatan ruangan yang merata juga akan meningkatkan waktu pakai rata-rata bangunan
yang akan mengalami proses kerusakan akibat penggunaan.
      Laboratorium sebagai sistem pendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian dan
pengabdian pada masyarakat saat ini sedang diupayakan untuk lebih optimal. Permasalahan
kualitas dan kuantitas peralatan laboratorium diupayakan terus ditingkatkan. Pembenahan yang
ada akan memperhatikan dukungannya terhadap kinerja Tridharma. Dengan demikian
peralatan yang ada akan diselaraskankan agar sesuai dengan azas kemanfaatannya baik untuk
pembelajaran maupun keperluan penelitian. Hal ini menjadi salah satu faktor penting dalam
upaya pengembangan kualitas Tridharma yang pada akhirnya juga akan bermuara pada
peningkatan peran universitas.
      Peralatan baru di laboratorium yang tersedia kebanyakan merupakan pengadaan
peralatan-peralatan baru melalui proses pengadaan dari mekanisme pendanaan hibah
kompetisi yang diselenggarakan oleh Ditjen Dikti (Due-like, Semi Que, TPSDP, PHK A2, PHK
A3, SP4 dan I-MHERE). Pengadaan alat-alat mutakhir di bidang ilmu-ilmu Hayati telah
disediakan dan diletakkan di bawah manajemen Sentral Ilmu Hayati. Peralatan ini diadakan
dengan anggaran APBN tahun 2006, 2007 dan 2008. Penggalangan dana masyarakat berupa
biaya pendidikan maupun dana-dana penelitian yang dapat digalang, sebagian juga
diinvestasikan dalam bentuk peralatan laboratorium, walaupun belum cukup siginifikan.
3.4. Sarana dan Prasarana

a.   Ruang Kuliah dan Laboratorium
      Ketersediaan sarana dan prasana ruang kuliah dan laboratorium dengan jumlah yang
memadai merupakan kekuatan UB dalam penyelenggaraan pendidikan. Kualitas sarana dan
prasarana fisik yang terus ditingkatkan semakin memperkuat keunggulan ini. Ruang kelas yang
tersedia dengan rasio 1,1 m2 per mahasiswa (Tabel 3.4.) menunjukkan ketercukupan untuk
tercapainya suasana belajar yang nyaman. Ketersediaan ruang untuk dosen dengan
perbandingan 5,68 m2 per dosen memungkinkan terciptanya suasana kerja yang nyaman dan
memungkinkan interaksi antara dosen dan mahasiswa dengan baik. Ketersediaan ruang
perpustakaan sebagai salah satu aspek dalam proses pembelajaran nampak masih kurang. Hal
ini sudah diantisipasi dengan adanya pembangunan gedung baru untuk perpustakaan sehingga
rasio ruang akan meningkat (prediksi terpakai tahun 2009).
      Tabel 3.4.          Peruntukan bangunan secara spesifik dan rasio per mahasiswa
                                                                                          Jumlah
                                                                            2                                                   2
           Total Keseluruhan                            Total Dalam m                  Mahasiswa atau     Rasio Mhs/ m
                                                                                           dosen
 1   Ruang Kuliah                                                 31,468.73                     28,890                      1.1
 2   Ruang Lab/Praktikum/Bengkel                                  65,027.67                     28,890                     2.25
 3   Ruang Administrasi                                           20,260.37                     28,890                     0.70
 4   Ruang Dosen                                                    8,056.96                     1.419                     5.68
 5   Perpustakaan                                                   8,244.98                    28,890                     0.29
 6   Ruang Seminar/Sidang                                         10,641.89                     28,890                     0.37
 7   Fasilitas Umum                                               41,628.51                     28,890                     1.44
 8   Lain – lain                                                  45,098.67                     28,890                     1.56
      Rincian luas bangunan di lingkungan UB dan kondisinya disajikan dalam Tabel L.26 di
lampiran. Ketersediaan laboratorium yang bersesuaian dengan bidang-bidang pendidikan dan
penelitian memberikan suatu keunggulan untuk tercapainya kegiatan akademik yang
berkualitas. Dari tabel L.27 dapat dilihat bahwa kondisi bangunan yang digunakan baik untuk

             Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                     Evaluasi Diri |   33
laboratorium maupun yang lainnya dalam kondisi sangat baik. Artinya, bangunan tersebut dari
segi fisik maupun fasilitas/sarana yang berada di dalamnya siap digunakan untuk mendukung
proses belajar mengajar serta dalam keadaan terawat.
       Meskipun demikian, fasilitas pendukung pelaksanaan proses belajar mengajar di dalam
ruang kelas juga sangat bervariasi dari satu lokal kelas ke lokal kelas yang lain. Prasarana
pendukung minimal, seperti papan tulis, sound system, OHP, dan LCD Projector tersedia di
setiap ruang kelas. Jumlah peralatan untuk kantor/administrasi maupun perkuliahan dapat
dilihat dalam Tabel 3.5 dan 3.6.
        Tabel 3.5.        Peralatan perkuliahan
  No                   Jenis Peralatan                                    Jumlah       Kondisi Umum
 1.       LCD Projector                                                      343        Sangat Baik
 2.       Komputer                                                          1679        Sangat Baik
 3.       OHP                                                                392        Sangat Baik
 4.       Papan tulis/ White board                                          1480        Sangat Baik
 5.       Lain-lain/ nb                                                      108        Sangat Baik


        Tabel 3.6.        Peralatan kantor/administrasi
  No.                  Jenis Peralatan                                     Jumlah      Kondisi Umum
 1.       LCD Projector                                                       15        Sangat Baik
 2.       Komputer                                                            350       Sangat Baik
 3.00     OHP                                                                 12        Sangat Baik
 4.       Papan tulis/ White board                                            150       Sangat Baik
 5.       Lain-lain/ Note book                                                20        Sangat Baik


      Selain itu, UB membangun Laboratorium Sentral dan Ilmu-ilmu Hayati dengan peralatan
canggih yang diutamakan untuk kegiatan riset dosen dan mahasiswa Pascasarjana. Beberapa
fakultas yang terlibat dalam penggunaan laboratorium ini adalah: Kedokteran, Pertanian,
Peternakan, Perikanan, MIPA, dan Teknologi Pertanian.
      Kelengkapan dan kondisi laboratorium cukup terawat dengan ketersediaan peralatan
yang cukup. Luas ruangan 2.25m2 per mahasiswa memungkinkan mahasiswa beraktivitas
dengan baik. Ketersediaan sarana dan prasarana laboratorium ini memiliki dampak positif bagi
proses pembelajaran dan penelitian. Peningkatan kualitas dan kuantitas sarana laboratorium
dan ruang kuliah dipenuhi melalui dana rutin maupun dana-dana kompetitif yang diperoleh
melalui hibah kompetisi dari Ditjen Dikti. Sebagian lagi terpenuhi dari dana-dana masyarakat
(PNBP) yang dialokasikan untuk kepentingan pendidikan. Perkembangan peralatan yang
semakin meningkat dan menuju standar peralatan untuk melaksanakan kegiatan penelitian
diharapkan juga berdampak pada kualitas proses pembelajaran.
      Kualitas peralatan-peralatan di laboratorium pada umumnya dapat ditingkatkan dengan
memanfaatkan dana-dana blok grant dari pemerintah. Hal ini disebabkan oleh mahalnya harga
peralatan laboratorium. Hal ini menyebabkan peningkatan yang ada tidak bisa berjalan secara
kontinyu tetapi sangat tergantung pada seberapa aktif institusi memperoleh dana-dana hibah
yang tersedia dari pemerintah. Akibatnya di beberapa jurusan ketersediaan peralatan menjadi
kurang memadai (meskipun jumlahnya sedikit). Untuk mengatasi hal ini langkah-langkah
penggalian sumber dana untuk laboratorium perlu diperluas disamping dengan memperkuat
kemampuan masing-masing jurusan dalam berkompetisi untuk memperoleh dana hibah. Solusi
alternatif dilakukan dengan meningkatkan kemampuan pengelolaan dalam pola resource
sharing antar unit akademik.


             Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008      Evaluasi Diri |   34
     Ketersediaan informasi yang bisa diakses luas oleh sivitas akademika atas ketersediaan
sarana dan prasarana laboratorium masih sedikit. Hal ini terkait dengan masih belum
optimalnya sistem informasi manajemen sarana dan prasarana. Langkah penyelesaian dengan
mengembangkan sistem manajemen sarana dan prasarana yang dikembangkan melalui I-
MHERE institusi diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan ini. Diharapkan ke
depan pemanfaatan peralatan yang ada menjadi jauh lebih optimal dengan akses pengguna
yang semakin luas.
b.   Perpustakaan
      Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi utama di universitas.
Perpustakaan memainkan peran penting dalam penyebaran pengetahuan baik melalui cetakan
maupun elektronik yang memperkaya elemen ilmu pengetahuan. Saat ini perpustakaan UB
telah menyediakan kedua bahan informasi tersebut. Bahan informasi elektronik sudah dapat
diperoleh baik melalui CD-ROM maupun internet. Beberapa jurusan dan fakultas juga memiliki
ruang koleksi buku dan baca, yang sebagian diantaranya juga telah terhubung dengan jaringan
informasi lokal dengan perpustakaan universitas.
     Perhatian pimpinan universitas terhadap peningkatan layanan perpustakaan semakin
membaik, sebagaimana ditunjukkan oleh peningkatan anggaran untuk menambah koleksi
bahan pustaka. Kenaikan anggaran yang cukup signifkan terjadi pada tahun 1999 sampai 2008
dengan adanya pembelian beberapa jurnal dan CD ROM.
      Perpustakaan universitas saat ini juga menunjukkan sebagai perpustakaan universitas
yang progresif dengan banyak inisiatif, terutama dalam mewujudkan dan mengimplementasikan
on line library sistem. Selain itu, perpustakaan UB telah tumbuh menjadi pusat pembelajaran
dan infomasi yang dapat mendukung kebutuhan universitas.
      Perpustakaan universitas menempati bangunan yang cukup representatif dengan luas
lantai 4200 m2 dan terletak di bagian tengah dari kampus. Ruang yang tersedia dialokasikan
untuk berbagai tujuan, yang sebagian besar untuk ruang baca dan koleksi buku. Penggunaan
untuk ruang administrasi kurang dari 5% dari total luas lantai 600 m2. Hal ini semua
menunjukkan bahwa kebijakan penggunaan ruang telah menunjukkan arah yang benar.
     Staf perpustakaan terdiri dari 31 orang staf penuh dan 24 orang staf paruh waktu. Jumlah
tenaga perpustakaan sampai dengan 2008 adalah 59 orang dengan komposisi 2 orang S2, S1
13 orang (4 orang Ilmu Perpustakaan dengan bidang ilmu lain double degree dan 9 orang
bidang lain), 12 orang D2, SMU 20 orang, SLTP 2 orang dan SD 10 orang. Dua di antara staf
penuh bergelar master dalam bidang kepustakaan, sepuluh diantaranya berpendidikan D2
kepustakaan.
      Dengan jumlah 59 staf tersebut dan jumlah koleksi dan kunjungan menunjukkan, bahwa
perpustakaan memiliki kecukupan sumber daya. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi
dalam pelayanan pepustakaan telah menyentuh manajemen perpustakaan. Implementasi
teknologi informasi dan komunikasi ini makin meningkatkan efisiensi. Pemanfaatan TIK
selanjutnya ditingkatkan untuk memberikan layanan informasi.
      Koleksi buku perpustakaan universitas terbanyak dalam bidang ilmu terapan (teknik,
pertanian, teknologi pertanian) diikuti ilmu sosial dan ilmu alam. Pembagian ini terkait erat
dengan keberadaan program studi di universitas yang sebagian besar didominasi oleh ilmu
terapan dan teknik, ilmu sosial dan ilmu dasar. Koleksi bentuk pustaka lainnya, seperti CD-
ROM, jurnal juga menunjukkan kesamaan. Pada lima tahun terakhir jumlah koleksi
perpustakaan universitas menunjukkan pertumbuhan yang signifikan (Tabel L.28). Untuk
mengantisipasi kondisi ini, manajemen universitas telah membantu mengembangkan sistem
informasi guna mengelola koleksi buku menjadi bahan ajar dari staf edukatif. Strategi untuk
menjadikan tugas akhir (skripsi, thesis dan disertasi) menjadi koleksi pustaka perlu perbaikan.
    Adapun koleksi jurnal dalam CDROM (lengkap dengan artikel) secara jumlah judul jurnal
mencapai 2.118 judul jurnal luar negeri (Tabel L.29). Mulai semester ganjil 2007 Perpustakaan
UB berlangganan berbagai jurnal ilmiah untuk memenuhi kebutuhan jurusan dengan total
           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   35
sekitar 7.114 judul jurnal ilmiah internasional. Jurnal tersebut tercakup dalam beberapa basis
data seperti pada Tabel L.29.
      Jurnal on line dapat diakses diseluruh jaringan serat optik UB untuk 24 jam dan gratis.
Keberadaan jumlah judul jurnal selalu meningkat setiap saat sesuai dengan ketersediaan jurnal
di server luar`negeri yang selalu menampilkan judul artikel terbaru. On line Journal ini juga
dilengkapi dengan back up data yang berupa CDROM. Namun bedanya untuk on line datanya
selalu terkini (current). Hal ini untuk mengantisipasi bagi pengguna yang membutuhkan journal
dengan edisi lama (back issue) cukup akses via CDROM sehingga dapat meningkatkan
efisiensi pemanfaatan bandwidth internasional yang tersedia.
      Ketersediaan koleksi yang memadai ini direspon cukup positif oleh sivitas akademika.
Jumlah transaksi baik manual maupun on line dari waktu ke waktu terus meningkat (Tabel L.30
dan Tabel L.31.). Hal ini menunjukkan bahwa perpustakaan telah berkembang menjadi salah
satu kekuatan UB dalam penyelenggaraan kegiatan akademik, khususnya dalam penyediaan
informasi. Ini juga ditunjukkan dengan kinerja perpustakaan yang baik dan dapat menjadi
rujukan nasional untuk pengembangan perpustakaan.
       Terhubungnya ruang baca dengan Perpustakaan pusat semakin memudahkan para
sivitas akademika untuk mendapatkan informasi pustaka yang dibutuhkan. Dengan demikian
resources sharing dan efisiensi dapat dilakukan
      Pertukaran data antar PT (interoperability) sudah
dimulai terutama dengan PT yang besar, yaitu antara UB,
Unair, ITS, UI, & ITB dengan memanfaatkan jaringan
INHERENT. Dengan demikian, ILL (Inter Library Loan)
dan Document Delivery Services antar Perguruan Tinggi
sudah dapat terwujud walaupun masih antar PT di Jawa
Timur. Hal ini disebabkan karena faktor kesiapan PT
masing-masing dan kesiapan SDM yang mumpuni.
Perpustakaan tanpa ditunjang dengan kemampuan skill
SDM yang handal sangat sulit untuk mewujudkan layanan
kepada user yang memadai dalam kondisi keterbatasan                                       Gambar 3.12. Salah satu
dana sementara tuntutan user semakin beragam.                                        kerjasama dalam bentuk seminar
                                                                                             dan workshop
      Kerjasama dengan berbagai pihak telah diupayakan
untuk menuju kearah kemajuan, diantaranya dengan
Kantor Menteri Riset dan Teknologi untuk layanan WARINTEK (Warung Informasi Teknologi),
dengan tujuan menyebarluaskan dan memberdayakan iptek sampai ke masyarakat daerah.
UPT Perpustakaan sebagai mitra (partnership) dengan ITB dalam rangka mengembangkan
informasi digital untuk lokal materialnya masing-masing yaitu dalam wacana IDLN (International
Digital Library Network). Dalam upaya melengkapi informasi antar perguruan tinggi dan
dirasakan bahwa masing-masing perpustakaan itu tidak ada yang lengkap, perlu diadakan
kerjasama untuk silang layan diantara perpustakaan. Dalam
IDLN dikembangkan koleksi tercetak menjadi dokumen
elektronik yang akan lebih cepat diakses, lebih mudah dan
dapat diakses secara on line. Sehingga konsep perpustakaan
yang sekarang menjadi perpustakaan tanpa dinding. Untuk itu
semua koleksi UB seperti laporan penelitian, tesis, disertasi,
skripsi, hasil kegiatan ilmiah seperti workshop, lokakarya,
seminar dimasukkan dalam dokumen elektronik yang dikenal
dengan Digital Library. Kerjasama ini dilakukan tidak hanya
dalam negeri bahkan sampai ke perpustakaan maupun
sumber informasi yang diluar negeri pun dapat dilayani
asalkan pemakai mampu menanggung biaya koneksi,                     Gambar 3.13. Pelatihan
maupun pengiriman dan biaya informasi itu sendiri.                        Seminar
     Kerjasama yang lain adalah membentuk paguyuban

           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                   Evaluasi Diri |   36
forum perpustakaan dengan nama FKP2TN (Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi
Negeri) dengan lingkup se-Indonesia yang diketuai Perpustakaan UB sejak Agustus 2003.
Dengan forum tersebut terdapat layanan bahwa antar mahasiswa PTN dapat saling
menggunakan fasilitas perpustakaan dan mendapatkan layanan kartu SAKTI. UPT
Perpustakaan juga melakukan kerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan
Kesehatan RI (Balibangkes) dan Badan Tenaga Atom Nasional (Batan) dalam rangka
sosialisasi dan pemanfaatan informasi bidang kesehatan dan nuklir.
     Kerjasama dengan PT Sampoerna yang telah berjalan 4 tahun terbina dengan baik.
Sumbangan komputer, buku-buku, ruangan serta fasilitas lain termanfaatkan oleh mahasiswa
UB dengan optimal. Kerjasama dengan Perpustakaan Nasional yang rutin dilakukan setiap
tahun baik untuk pelatihan, workshop, seminar dsb. Hal ini terutama ditujukan untuk saling
memanfaatkan sumber informasi antar Perguruan Tinggi.
     Ketersediaan akses on line dan semakin berkembangnya akses IT di dalam kampus
nampaknya telah diantisipasi oleh perpustakaan. Sebagai upaya melestarikan aset UB yang
berupa laporan penelitian, tugas akhir, thesis, disertasi serta karya ilmiah lainnya seperti hasil
seminar, materi kuliah dan sebagainya, diformat dalam suatu file di server yang disebut sebagai
Brawijaya Knowledge Garden (BKG) (http://digilib.brawijaya.ac.id/), yaitu suatu perubahan
bentuk penyimpanan koleksi tercetak ke bentuk elektronik yang bertujuan agar kelestarian dan
kecepatan serta ketepatan akses informasi secara cepat, tepat dan memadai.
      Kinerja Perpustakaan UB yang selalu berkembang dengan digital library dan handal
menjadi daya tarik tersendiri bagi berbagai perpustakaan (baik dari kalangan perpustakaan
sekolah, umum, perguruan tinggi, maupun perpustakaan lainnya) untuk dijadikan sebagai
tempat pelatihan serta kunjungan maupun obyek studi banding oleh kalangan pustakawan
maupun pemegang kebijaksanaan untuk mengembangkan perpustakaan (Gambar 3.12 dan
3.13). Perpustakaan UB terus dikembangkan dan dibenahi agar menjadi perpustakaan
berstandar internasional.
c.   Fasilitas Kegiatan Mahasiswa
        Proses pendidikan di UB bukan hanya ditekankan pada aspek hard skills, namun juga
sudah memperhatikan aspek soft skills mahasiswa. Pengembangan soft skills antara lain
dilakukan melalui kegiatan-kegiatan pendidikan formal dan kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa.
Berbagai prestasi telah dicapai oleh mahasiswa UB dalam berbagai ajang kegiatan mahasiswa
pada tingkat nasional. Hal ini merupakan salah satu kekuatan yang dimiliki UB. Namun
demikian untuk mempertahankan kekuatan yang dimiliki ini, UB perlu menghadapi ancaman
dan kelemahan yang ada. Secara umum kelemahan yang dimiliki menyangkut kelengkapan
fasilitas misalnya kolam renang. Kolam renang akan dibangun di kompleks GOR tahun 2009.
Dengan demikian fasilitas yang tersedia sangat memadai. Setiap Unit Kegiatan Mahasiswa
(UKM) memiliki kantor, sarana olah raga, yaitu: lapangan sepak bola, bulu tangkis, tenis meja,
bola basket, bola voli, dan lain-lain sudah tersedia di kampus. Selain itu, tahun 2007-2008 telah
dibangun fitness center. Pada sisi lain tuntutan untuk efisiensi pembelajaran apabila tidak
dikelola dengan baik akan menjadi hambatan internal bagi kegiatan mahasiswa. Langkah-
langkah pengaturan manajemen waktu dan kegiatan mahasiswa perlu dikembangkan agar
kegiatan dapat dilakukan tanpa mengganggu aktivitas perkuliahan.
      Program pengembangan minat, bakat, penalaran dan kesejahteraan mahasiswa diwadahi
dalam organisasi UKM, dan dikelompokkan dalam berbagai bidang. Dukungan terhadap
pengembangan dan pembinaan kemampuan mahasiswa di luar bidang akademik langsung
dapat dilihat bukan hanya dari ketersediaan unit-unit kegiatan namun juga dari komitmen
dukungan dana dan prasara yang memadai. Alokasi pendanaan yang semakin besar
menunjukkan perhatian yang semakin serius. Hal ini terkait dengan kesadaran bahwa unit
kegiatan cukup signifikan dalam meningkatkan softskill mahasiswa yang pada akhirnya
berdampak pada daya saing setelah lulus.
     Prestasi dari kegiatan-kegiatan mahasiswa dari berbagai bidang merupakan salah satu
kekuatan yang dimiliki oleh UB (Tabel L.32 dan Tabel L.33.). Prestasi pada tingkat lokal,
           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   37
nasional dan internasional yang sudah dicapai cukup membanggakan dan meningkat dari
waktu ke waktu. Hal ini selain menunjukkan kualitas pembinaan yang memadai juga
menunjukkan pemanfaatan unit-unit kegiatan secara efektif oleh mahasiswa.
       Dari aspek kesejahteraan mahasiswa, UB memberikan perhatian yang sangat serius
dengan ketersediaan asrama mahasiswa yang dikelola oleh koperasi mahasiswa, ketersediaan
poliklinik dan penyediaan beasiswa (Tabel L.3). Sarana dan prasarana untuk beraktivitas juga
tersedia dengan cukup memadai untuk berekspresi dan mengembangkan diri (Tabel L.24). Hal
ini merupakan daya tarik tersendiri bagi mahasiswa baru dan sekaligus menjadi suatu kekuatan
UB dalam ikut mendukung penciptaan suasana kehidupan kampus yang kondusif dan
pembentuklan soft skill mahasiswa. Direncanakan program tersebut akan ditingkatkan dengan
pengembangan asrama berstandar internasional untuk mahasiswa baru, baik WNI maupun
WNA dengan kapasitas 7000 orang. Program telah tercatat dalam Blue Book Bappenas tahun
2008. Tujuan utama dari fasilitas ini adalah menguatkan university wide program dalam
penguatan spiritual quotion, soft skill, Bahasa Inggris dan pendidikan entrepreuneur. Sebagai
bagian dari peningkatan UB social responsibility, bagi mahasiswa lama yang kurang mampu,
UB memperoleh dana Menpera yang akan digunakan untuk merenovasi asrama yang ada dan
membangun gedung baru yang lebih sehat dan nyaman.
      Kerjasama dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan
mahasiswa sehingga memberikan kepuasan dan kenyamanan dalam studi di UB. Hal ini
menjadi bagian dari komitmen slogan join UB be the best. Ketersediaan akses informasi yang
memadai baik di perpustakaan maupun akses internet merupakan salah satu bentuk fasilitas
lain yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dalam mendukung aktivitasnya di dalam kampus.
Selain itu, pengembangan gazebo yang nyaman, kantin yang sehat dan ruang terbuka hijau
yang asri.
      Berdasarkan survai (Gambar L. 13) yang dilakukan nampak bahwa kepuasan mahasiswa
terhadap layanan kemahasiswaan secara umum sangat baik. Dari berbagai aspek sarana dan
prasarana, pengelolaan dan pembinaan mahasiswa memberikan apresiasi yang baik. Hal ini
seiring dengan prestasi yang dicapai dari kegiatan kemahasiswaan.
      Layanan pada mahasiswa tidak hanya diletakkan pada masalah kegiatan
kemahasiswaan, namun juga bagaimana memberikan kesempatan lebih baik pada mahasiswa
untuk dapat berkompetisi di pasar kerja setelah lulus. Kualitas input dan proses pembelajaran
yang baik belum sepenuhnya dapat menjamin lulusan dalam memperoleh ataupun
menciptakan lapangan kerja. Menyadari hal tersebut dan melihat hasil tracer study yang
diperoleh maka universitas mengambil langkah dengan pengembangan bimbingan karir dan
informasi kerja bagi mahasiswa dan lulusan secara sistematik. Untuk keperluan ini
pembentukan tim job placement center merupakan salah satu upaya yang cukup baik. Dengan
proram kerja yang dilakukan berupa penyelenggaraan bursa kerja secara berkala, pelatihan
melamar kerja dan layanan penempatan kerja diharapkan berdampak terjadinya pemendekan
waktu tunggu. Upaya yang sudah cukup baik ini selayaknya dilakukan justru pada saat-saat
mahasiswa masih belum menyelesaikan studi. Pelatihan dan pembekalan untuk melamar kerja
dan pengembangan kewirausahaan perlu diperkuat untuk mahasiswa yang masih belum lulus.
Hal ini untuk mendorong agar mahasiswa sudah memiliki kesiapan pada saat lulus dan
menambah keyakinan diri mahasiswa.
      Kerjasama dan kemitraan berdasarkan prinsip kualitas dan kesejajaran telah dilakukan
oleh universitas dengan perusahaan-perusahaan, baik di dalam maupun di luar negeri. Dengan
kerjasama yang dilakukan perusahaan dapat secara langsung melihat kemampuan lulusan dan
bagaimana mereka dipersiapkan untuk dapat berkarir secara proporsional. Hal ini diharapkan
dapat meningkatkan daya saing lulusan.




           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   38
d.   Teknologi Informasi untuk Kegiatan Akademik
      Ketersediaan perangkat IT untuk mendukung proses pembelajaran sudah merupakan
suatu kebutuhan dan standar minimum yang harus terpenuhi. Hal ini memungkinkan dosen
maupun mahasiswa dapat mengekspresikan ide dan inovasi dalam proses pembelajaran
dengan lebih mudah. Interaksi dosen dan mahasiswa menjadi lebih dinamis dan menumbuhkan
suasana belajar yang lebih nyaman dan menarik. Ketersediaan sarana IT dalam menunjang
interaksi pembelajaran dapat dilihat pada ketersediaannya pada bagian lain dari evaluasi diri
ini.
      Pada saat ini ketersediaan bandwidth dengan kapasitas 22 Mbps cukup memberikan
kesempatan memadai bagi mahasiswa dan dosen dalam mengakses informasi di internet.
Dengan rasio ketersediaan bandwith yang mendekati angka 1Kbps dirasa sudah cukup
memadai dalam pemenuhan standar minimum kecukupan akses. Meskipun demikian
nampaknya kebutuhan akan ketersediaan bandwidth internet ini menjadi faktor yang harus
diperhatikan dengan fakta bahwa sampai saat ini pemakaian bandwidth berada pada kondisi
maksimum dari waktu ke waktu. Ini berarti utilisasi sudah cukup tinggi (Tabel L.34.)
      Terminal komputer yang tersedia dan dapat dipergunakan oleh mahasiswa dan dosen
berada pada rasio 1:10. Pada beberapa jurusan kecukupan ketersediaan terminal sudah
memenuhi target minimal 1:5, sedangkan dosen dengan target 1:1. Akses informasi melalui
jaringan yang disediakan juga dapat dilakukan melalui akses nirkabel yang tersedia secara luas
di dalam kampus.
      Selain itu, fasilitas lain untuk mendukung proses pembelajaran berbasis multimedia
dengan teknologi informasi terus ditingkatkan penyediaannya secara menyeluruh. Sampai
sekarang wireless access point internet (hot spot) sudah terpasang di 100 titik, yang tersebar di
area kampus UB. Dengan demikian, mahasiswa yang memiliki perangkat mobile computer
(notebook/laptop) dapat melakukan akses internet di mana saja di dalam kampus. Hal ini cukup
membantu dalam meningkatkan rasio pemanfaatan IT oleh mahasiswa. Dengan ketersediaan
sarana mobile computer yang semakin terjangkau oleh mahasiswa, nampaknya ke depan rasio
ketersediaan terminal komputer tetap (desktop) tidak perlu mencapai target 1:5 mahasiswa,
karena sudah cukup untuk memenuhi keperluan praktikum.
      Dengan ketersediaan sarana dan prasarana IT untuk kegiatan akademik ini, maka salah
satu keunggulan yang diperoleh adalah bahwa lulusan UB memiliki kemampuan dasar IT yang
memadai. Kemampuan dasar untuk membuat laporan, melakukan presentasi dan melakukan
pengolahan data dapat dikuasai selama menjalani proses pendidikan di UB.
      Untuk mendukung keperluan ini, UB telah memiliki perjanjian lisensi kampus dengan
Microsoft berupa Microsoft Campus Agreement untuk dapat menggunakan sistem operasi dan
aplikasi perkantoran di lingkungan kampus secara legal. Pada sisi lain aktivitas-aktivitas yang
dilakukan untuk memanfaatkan aplikasi-aplikasi open source juga berkembang.
e.   Manajemen data dan informasi
      Kegunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam menunjang kelancaran dan
keunggulan manajemen institusi pada saat ini telah memasyarakat. Pengembangan ke arah
perbaikan TIK merupakan salah satu isu yang cukup dominan dalam mendorong terciptanya
kesehatan dan keunggulan organisasi. Berangkat dari suatu keharusan dalam penyediaan
prasarana TIK, lambat laun manajemen universitas mulai melihat bahwa TIK merupakan salah
satu isu strategis dalam upaya penyehatan organisasi.
     Sistem komunikasi (komunikasi suara dan fax) yang saat ini masih terimplementasikan di
dalam lingkungan kampus kurang berkembang dan kurang tertata dengan baik. Dari aspek
kelembagaan perkembangan sistem komunikasi suara dapat dikatakan tidak berkembang ke
arah positif. Kurangnya penataan dalam aspek manajemen pengelolaan sumber daya
komunikasi dan tidak jalannya sistem dan prosedur yang jelas dalam hal pengembangan dan

           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   39
pemanfaatan sumber daya komunikasi menyebabkan pertumbuhan prasarana komunikasi tidak
menunjukkan ke arah efisiensi dan efektivitas penggunaan teknologi komunikasi. Karena
tuntutan kebutuhan yang tidak dapat terpenuhi oleh manajemen di tingkat universitas maupun
fakultas menyebabkan masing-masing unit kerja mencari solusi alternatif teknologi komunikasi
dengan memasang sendiri-sendiri sambungan telepon ke provider komunikasi. Kesadaran
publik atas penggunaan sumber daya komunikasi juga kurang tumbuh dengan baik di kalangan
kampus.
      Pemasangan sambungan telepon langsung, penggunaan komunikasi seluler serta
ketidak-tersediaan sistem komunikasi suara internal yang memadai meningkatkan inefisiensi
penggunaan sumber daya komunikasi secara menyeluruh. Komunikasi antar staf maupun unit
yang seharusnya dapat dilakukan dengan biaya yang minimal akhirnya harus menimbulkan
biaya tambahan yang terbebankan ke institusi maupun pribadi staf.
      Dari aspek estetika dan kenyamanan kampus, maka pengembangan sistem komunikasi
yang tidak tertata dengan baik menimbulkan kesemrawutan jaringan kabel yang ada. Secara
teknis hal ini kurang baik, secara estetika menyebabkan kerapian dan kebersihan kampus
menjadi berkurang. Upaya pengembangan jaringan komunikasi internal dengan penataan yang
baik, jika memungkinkan melalui jalur bawah tanah, akan menjadi suatu solusi yang akan
meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran serta pengelolaan fisik kampus.
     Upaya-upaya awal memanfaatkan teknologi VOIP (Voice Over Internet Protocol) sudah
mulai dirintis dan dikembangkan dalam tahap eksperimental. Pemanfaatan fasilitas chatting
mulai banyak dipergunakan, namun kebanyakan masih di kalangan dosen muda dan
mahasiswa. Sedangkan kesadaran pemanfaatan e-mail sudah tumbuh cukup signifikan.
       UB telah memanfaatkan TI dalam mendukung pelaksanaan kegiatan akademik dan
administratif di dalam kampus sejak dekade tahun 1980-an. Perangkat lunak yang
dikembangkan dimulai dari perangkat lunak yang bersifat stand alone sampai kemudian
berkembang mengikuti perkembangan TI dalam sebuah sistem multi user. Komunikasi internet
telah mulai menyentuh UB pada tahun 1994. Namun demikian, pengembangan TI mengikuti
pasang-surut perhatian manajemen universitas dalam memandang kemanfaatan TI. Secara
institusional hal ini kurang positif karena pengembangan dan pemanfaatan TI dalam
mendukung manajemen universitas masih belum menjadi suatu kebutuhan secara organisasi.
Namun, dalam tahun-tahun terakhir ini manajemen universitas memberikan perhatian besar
sehingga penggunaan TI dalam manajemen universitas semakin berkembang.
      Cikal bakal pemanfaatan TI di lingkungan kampus UB tidak terlepas dari keberadaan UPT
Pusat Komputer (Puskom) yang terbentuk pada awal tahun 1980-an. Dengan semakin
berkembangnya teknologi dan kebutuhan-kebutuhan yang ada, masing-masing fakultas,
jurusan dan unit kerja yang ada mulai mengembangkan sendiri sistem informasi untuk
memenuhi kebutuhan masing-masing. Lemahnya koordinasi di tingkat universitas menimbulkan
keanekaragaman sistem yang ada. Hal ini menyebabkan inefisiensi sumber daya dan
keuangan, namun demikian di sisi lain juga berdampak positif pada perkembangan sumberdaya
yang ada di masing-masing unit.
      Menyadari semakin meningkatnya kebutuhan, maka pada awal dekade 2000-an
universitas membentuk suatu unit baru yang ditujukan untuk pengembangan dan pengkajian
internal pemanfaatan TI (UPPTI) untuk dapat mendukung dan melengkapi kekurangan yang
ada dari Puskom. Dari aspek teknis hal ini berdampak positif, namun demikian dari aspek
manajemen hal ini menimbulkan beberapa permasalahan baru terkait dengan koordinasi dan
sinkronisasi dengan unit-unit yang sudah mengembangkan. Untuk mengatasi hal ini pimpinan
membuat kebijakan integrasi sumber daya TIK. Dengan demikian kemanfaatan TI dalam
mendukung terselenggaranya organisasi yang sehat dengan transparansi dan akuntabilitas
yang tinggi akan lebih bermakna. Kecukupan fasilitas TIK akan menjadi salah satu modal bagi
budaya UB yang sehat, efisien dan berdaya saing.
    Pengembangan MIS sampai dengan saat ini terasa masih terus disempurnakan untuk
memenuhi kebutuhan sivitas akademika. Pada saat ini kurang dari 50% dosen serta kurang dari
           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   40
30% mahasiswa dapat memanfaatkan data-data internal yang ada. Hal ini berkebalikan dengan
harapan sivitas akademika yang cukup tinggi akan ketersediaan kualitas dan kuantitas data
(lebih dari 90% staf dan mahasiswa mengharapkan hal ini). Pengembangan bagian-bagian dari
MIS universitas pada saat ini masih tergolong muda, memerlukan perhatian yang serius untuk
menjadikan sebuah sistem yang handal dalam skala universitas kelas dunia serta menyediakan
kebutuhan lebih dari 30 ribu orang berikut organisasi yang ada.
     Ketersediaan sistem informasi manajemen untuk mendukung penyelenggaraan
operasional universitas terus dikembangkan dalam berbagai bentuk untuk memudahkan
manajemen pengelolaan universitas. Dari data-data yang ada selanjutnya dimanfaatkan
sebagai masukan data untuk Decision Support System (DSS) yang dikembangkan.
       Kemauan yang kuat dari pimpinan universitas ternyata telah mendorong transformasi
manajemen dengan basis teknologi informasi. Kekuatan yang ada pada beberapa unit yang
bekerja dalam sektor TI (Puskom, UPPTI, BAPSI, unit-unit fakultas) dalam waktu dekat (pada
saat UB berstatus BLU)        akan terintegrasi menjadi Direktorat TIK sebagai kekuatan
pengembangan yang TI yang kuat. Hal ini menjadi solusi strategis bagi pemecahan masalah
organisasi yang sudah teridentifikasi selama ini. Dengan demikian, kendala-kendala berupa
sekat-sekat sistem dapat teratasi. Upaya yang sistematis dan lebih mendasar untuk mengatasi
permasalahan organisasi pengembangan dan implementasi TI di dalam kampus telah menjadi
prioritas dan menjadikan TIK sebagai salah satu kekuatan universitas pada periode transisi.
       Kekuatan dalam bidang TI dengan beberapa pengakuan dalam taraf nasional maupun
internasional belum cukup tertata untuk menjadi suatu kekuatan universitas dalam transformasi
menuju institusi yang otonom. Unit pengembangan dan implementasi e-Learning merupakan
salah satu kekuatan lain dari aspek TI yang dimiliki oleh universitas. Kerjasama yang cukup
lama dengan sederet kesuksesan dalam menjalin pengembangan real time distance learning
dengan SOI (School on Internet, Jepang) menunjukkan kekuatan sumber daya yang ada.
Kepercayaan yang diberikan untuk ikut membantu pengembangan serupa di wilayah lain
Indonesia, termasuk Aceh merupakan pengakuan tersendiri atas kekuatan bidang ini.
Penguatan utilisasi dan adopsi teknologi pembelajaran mutakhir ini terus dilakukan, sehingga
terinternalisasi dalam kegiatan belajar mengajar di dalam kampus.
      Sarana pembelajaran menggunakan TI telah tersedia dan dapat diakses baik oleh dosen,
mahasiswa maupun oleh masyarakat luas baik dari dalam kampus maupun dari luar kampus
melalui jaringan internet. Ketercukupan infrastruktur perangkat keras dan sistem jaringan masih
belum secara optimal dimanfaatkan, sehingga masih terdapat kapasitas tersisa yang sebaiknya
segera dimanfaatkan. Langkah konsolidasi, sosialisasi dan pelatihan-pelatihan nampaknya
perlu ditingkatkan dan dicarikan terobosan agar dapat dipercepat. Pengembangan manajemen
dalam hal ketersediaan sumber daya untuk support teknis perlu ditingkatkan sehingga mampu
memberikan pelayanan dalam hal pengembangan dan operasional secara optimal dan dapat
memanfaatkan sarana prasarana yang ada secara optimal.
     Prestasi dalam bidang penyampaian informasi Web yang mendapat pengakuan nasional
merupakan keunggulan tambahan yang dimiliki. Sementara itu, manajemen internal
pengelolaan fasilitas internet masih terus ditingkatkan. Keleluasaan dosen untuk
mengembangkan website resmi untuk menampung kegiatan akademik dosen masih belum
sepenuhnya terwujud. Dosen secara terbatas dapat merawat data-data pribadi dan aktivitasnya
melalui website, namun sarana website mandiri dosen perlu disediakan.
      Ketersediaan terminal komputer untuk mendukung proses belajar mengajar dari waktu ke
waktu juga semakin meningkat. Kesadaran mahasiswa akan manfaat TI dalam proses
pembelajaran merupakan salah satu kekuatan lain dari aspek TI. Lebih dari 80% mahasiswa
memanfaatkan komputer untuk proses pembelajaran sehari-hari. Kesadaran staf untuk
memanfaatkan TI guna menunjang kelancaran tugas dan pekerjaan juga merupakan sisi positif
dari universitas. Lebih dari 75% tenaga kependidikan menggunakan komputer untuk menunjang
pekerjaan sehari-hari. Lebih dari 90% dosen menggunakan komputer untuk menunjang
kegiatan Tridharma. Hal ini menunjukkan kekuatan dengan tumbuhnya budaya TI dalam

           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   41
kampus. Namun demikian, kekuatan ini masih perlu didukung oleh ketersediaan sumberdaya
energi yang memadai.
      Bersamaan dengan upaya perbaikan internal sistem informasi manajemen, UB juga perlu
segera menangani potensi lain terkait TI di sekitar kampus. Posisi geografis kampus di jantung
Kota Malang merupakan salah satu kekuatan tersendiri untuk dapat dimanfaatkan untuk
menjadikan UB sebagai service provider institusi pendidikan di Malang Raya. Dengan kesiapan
SDM yang ada untuk penanganan jaringan komputer sudah terakui secara internasional, juga
merupakan kekuatan tersendiri untuk dapat menjadikan UB sebagai salah satu gerbang masuk
dan pusat kendali penyebaran internet di wilayah Indonesia Timur. Hal ini tentunya di kemudian
hari akan memberikan nilai tambah tersendiri bagi universitas sebagai suatu institusi yang
mandiri.




          Akses internet gratis di kampus, dampak positif pemanfaatan teknologi informasi




           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   42
                                                                         BAB IV
                                       PENCAPAIAN DAN PERMASALAHAN

       Pemetaan capaian dan permasalahan di UB secara komprehensif telah dilakukan dalam
menyikapi tantangan-tantangan dan perkembangan serta berbagai potensi keunggulan maupun
kelemahan. Ini akan menghasilkan posisi UB melalui suatu pengukuran yang didasarkan atas
metode BSC (Balanced Scorecard) dengan arahan dari strategi pengembangan menuju
kampus otonom. Variabel pemetaan yang diukur berdasarkan metode BSC terbagi atas empat
kelompok yaitu (i) Perspektif Keuangan, (ii) Perspektif Stakeholders, (iii) Proses Internal, dan
(iv) Inovasi (Learning & Growth) yang terkait satu sama lain dan dapat dinyatakan dalam suatu
diagram alir (Gambar 4.1).


                            Kemampuan
          Perspektif
                            mendapatkan                          Efisiensi Biaya
          Keuangan
                           dana (Revenue)




                            Kepercayaan                          Kepuasan & Kebanggaan
                            Stakeholders                              Mhs. thd. UB
          Perspektif         kepada UB
         Stakeholders
                                                                                                           Angka Efisiensi
                             Excellent           Kualitas Prestasi                                                                       Kualitas
                                                                                   Masa Tunggu             Edukatif, Masa
                            Management           Kemahasiswaan                                                                          Akademik
                                                                                                               Studi




                                                   Proses,             Sistem           Internal Kontrol                     Kualitas Riset      Kualitas Proses
            Proses           Portal Bisnis
                                                 Prosedur &          Keuangan &          & Pengukuran                        & Pengabdian       Belajar-Mengajar
           Internal              UB
                                                  Kebijakan           Pelaporan             Kinerja                           Kpd. Masy.       (termasuk inovasi)




            Inovasi                                         Peningkatan Profesionalisme                                                Peningkatan
                            Pembangunan
          (Learning &                                      SDM melalui peningkatan jiwa                                               Kualitas Sarana
                                SIM
            Growth                                                 entrepreneur                                                        & Prasarana



                           Gambar 4.1. Kerangka Konseptual Balanced Scorecard UB
     Variabel yang dilibatkan dalam metode BSC terdiri dari faktor internal dan eksternal yang
dalam analisis SWOT dikenal dengan istilah kekuatan dan kelemahan (faktor internal), peluang
dan tantangan (faktor eksternal). Setiap variabel kemudian diberi bobot dan skor yang
berimbang untuk mendapatkan nilai yang digunakan dalam analisis BSC. Skor maksimum
untuk setiap parameter adalah 4, dan bobot merupakan nilai relatif dengan total 1 (satu) untuk
masing-masing unsur kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan (Tabel 4.1).
        Tabel 4.1. Balanced Scorecard UB
        4.1. Kekuatan

   No                                             Uraian                                                                           Bobot            Skor            Nilai
    1     Komitmen UB terhadap berbagai bidang pengembangan sangat tinggi.                                                          0,06            4,00            0,24
          Memiliki 11 fakultas, 1 Program (Bastra) dan 1 Program Pascasarjana dengan 45 PS
          S1, 18 PS S2 dan 7 PS S3, 10 PS Pend. Spesialis I, dan 17 PS Diploma, yang
   2                                                                                                                                0,05            3,23            0,15
          mampu mengakomodasi variasi kebutuhan masyarakat akan berbagai jenis dan
          jenjang PT.
          Data 5 tahun terakhir menunjukkan jumlah lulusan lebih dari 5000 orang per tahun dari
          berbagai PS, dengan AEE S1 cenderung meningkat dalam kisaran lebih dari 16%,
   3      Indeks prestasi kumulatif (IPK) lulusan S1 bertahan di atas angka 3 dengan lama studi                                     0,05            3,10            0,16
          cenderung mendekati angka rata-rata 4,5 tahun. Hal ini memungkinkan lulusan S1 UB
          dapat bersaing memasuki pasar kerja yang cukup tinggi dan variatif.

                Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                                                  Evaluasi Diri |        43
No                                           Uraian                                         Bobot      Skor      Nilai
     Jumlah dosen mencapai 1424 orang (data tahun 2008) dengan 315 (22,12%)
     berkualifikasi S1; 767 (53,86%) S2, 342 (24,02%) S3 serta 94 orang guru besar dari
4                                                                                           0,08       2,50      0,20
     berbagai bidang ilmu menawarkan kualitas pendidikan bagi sejumlah besar anggota
     masyarakat yang akan memasuki PT.
     UB meningkatkan kesempatan belajar yang lebih baik bagi masyarakat dengan
     memberikan pilihan seleksi masuk dan pemberlakukan SPP secara proporsional,
5                                                                                           0,05       3,60      0,18
     memberikan beasiswa bagi sekitar 17% mahasiswa S-1, serta menerima sekitar 6000
     lebih mahasiswa S-1 per tahun.
     Peningkatan jumlah koleksi pustaka per tahun, adanya digital library, dan transaksi
6    perpustakaan on line bukan saja meningkatkan kemudahan informasi bagi segenap          0,05       3,70      0,17
     mahasiswa dan dosen tetapi juga bagi komunitas ilmiah di luar kampus.
     UB terus meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menguasai bahasa asing dan
7    teknologi informasi serta memberikan fasilitas laboratorium dan kursus tambahan        0,06       3,70      0,22
     pada kedua bidang tersebut.
     Semakin meningkatnya kualitas dosen baik dalam pencapaian gelar akademik
8    maupun sebutan profesional yang secara langsung turut berperan dalam perbaikan         0,04       2,98      0,12
     kualitas proses belajar mengajar.
     Semakin banyak Program Hibah Kompetisi yang diperoleh & digunakan bagi upaya
9                                                                                           0,05       3,35      0,17
     perbaikan proses belajar mengajar dan inovasinya
     Makin banyak kerjasama dalam & luar negeri dlm proses pengembang-an atmosfir
10                                                                                          0,04       2,78      0,11
     akademik yang ditindaklanjuti oleh fakultas & PS.
     Beberapa penelitian dilakukan dengan kualitas yang tinggi dan berpeluang memiliki
11                                                                                          0,03       2,44      0,09
     nilai tawar standar dalam kerjasama penelitian.
     Penyusunan rencana anggaran selalu dilakukan dengan mekanisme rapat kerja
12   setahun sebelum pelaksanaan yang melibatkan pimpinan UB dan fakultas serta             0,04       3,40      0,15
     beberapa unit kerja.
     Ada mekanisme pengajuan anggaran untuk jurusan/laboratorium dalam rangka
13                                                                                          0,04       3,40      0,14
     pengadaan alat-alat dan perbaikan gedung laboratorium.
14   Pembagian dana antara Rektorat dan Fakultas telah diatur secara tertulis dan jelas.    0,04       3,50      0,13
     Informasi tentang penerimaan keuangan dan penerimaan mahasiswa pada saat daftar
15   ulang dapat diakses secara on-line realtime melalui komputer pejabat terkait sampai    0,04       4,00      0,16
     ke tingkat fakultas.
     Telah ada aturan untuk penghargaan bagi penerbitan bahan ajar dan publikasi ilmiah
16                                                                                          0,04       3,50      0,12
     di jurnal internasional oleh dosen.
     Rekruitmen pegawai dan Dosen telah mengacu pada kebutuhan berdasar rasio
17   dosen:mahasiswa, dan telah melalui panitia seleksi di tingkat UB dan fakultas.         0,03       2,89      0,09

     Para pejabat dari tenaga kependidikan sebagian besar telah mengikuti pelatihan untuk
18                                                                                          0,04       3,20      0,11
     meningkatkan kemampuan diri.
     UB memiliki unit-unit dan aset yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai
19   unit penghasil tambahan dana bagi kegiatan Tridharma perguruan tinggi di samping       0,03       3,09      0,09
     potensi masyarakat yang dapat dielaborasi dan belum tersentuh selama ini.
     Aturan pemerintah bahwa semua dana-dana yang berasal dari masyarakat telah
     melalui satu pintu, yaitu rekening rektor sehingga dipantau. Pada waktu mendatang
20                                                                                          0,04       3,30      0,13
     dana-dana demikian dapat menjadi salah satu sumberdana bagi kelangsungan
     Universitas.
     Terdapat Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) yang terus
     berupaya untuk meningkatkan mutu dosen dan pengembangan model pembelajaran
21                                                                                          0,05       3,25      0,15
     agar dicapai mutu lulusan dan akan berdampak pada efisiensi dan produktivitas
     lulusan.
     Terdapat unit PJM yang terus berupaya agar penggunaan dana-dana blockgrant
22                                                                                          0,04       3,40      0,14
     dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
     Telah terjadi resource sharing pada beberapa kegiatan, misalnya saling
     memanfaatkan dosen antar fakultas dan jurusan. Beberapa Laboratorium FMIPA telah
23                                                                                          0,04       3,10      0,11
     digunakan oleh sejumlah fakultas lain dalam rangka efisiensi penggunaan
     laboratorium.
                                        Jumlah                                              1,01                 3,30



         Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008               Evaluasi Diri |   44
     4.2. Kelemahan

No                                             Uraian                                        Bobot      Skor       Nilai
       Jumlah dosen yang akan memasuki masa pensiun secara kumulatif selama lima
       tahun ke depan mencapai 10% dan 20 % lebih berumur lebih dari 55 tahun dan
1      jumlah dosen yang bergelar S1 (20%) sehingga perlu percepatan peningkatan             0,06       2,20       0,13
       kemampuan akademik dosen-dosen muda melalui studi pascasarjana di dalam dan
       di luar negeri.
       Jumlah dana pendidikan yang berkurang dapat diantisipasi dengan meningkatkan
2      kemampuan menyusun block grant untuk memperoleh dana pengembangan                     0,05       2,30       0,12
       pendidikan
       Kurikulum dan proses belajar mengajar belum sepenuhnya berorientasi kepada dunia
3                                                                                            0,06       1,50       0,09
       kerja sehingga mengurangi daya saing lulusan untuk masuk di dunia kerja.
       Jumlah lulusan yang bekerja di luar bidang studinya cukup tinggi, masa tunggu
4                                                                                            0,04       1,50       0,06
       antara 3 -6 bulan dan gaji pertama masih disekitar UMR.
       Perkembangan yang terjadi di masyarakat tidak langsung dapat segera diikuti oleh
5                                                                                            0,06       1,50       0,09
       perubahan kurikulum.
       Jumlah perolehan paten beroyalti, sitasi publikasi ilmiah, dan tulisan dalam bentuk
6                                                                                            0,05       1,50       0,09
       buku yang dipublikasi oleh penerbit nasional perlu ditingkatkan.
       Terbatasnya relevansi antara kegiatan pendidikan dengan penelitian yang berasal
7      dari permasalahan masyarakat dan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi            0,04       1,50       0,08
       penyebab lemahnya efektivitas pembelajaran mahasiswa.
       Sistem keuangan belum berorientasi pada output dan outcome, tetapi masih pada
11     input dan proses sehingga tujuan dari setiap kegiatan dalam perencanaan               0,04       2,33       0,09
       terabaikan, bahkan kadang tidak jelas.
       Pemasangan jaringan untuk teknologi informasi, listrik, telepon, dan air belum
       direncanakan menyeluruh dalam jangka panjang dan berorientasi pada kebutuhan di
13                                                                                           0,07       2,39       0,17
       masa depan sehingga banyak yang bersifat tambal sulam. Kondisi demikian
       menyebabkan kerentanan terhadap kerusakan dan tidak efisien penggunaannya.
       Rekruitmen dosen dan karyawan jumlahnya bergantung pada jatah dari Pemerintah
15                                                                                           0,06       2,40       0,14
       Pusat.
       Aspek manajemen sumberdaya manusia kurang dapat membangun efektivitas dan
18     efisiensi. Penyebab utamanya adalah ketergantungan UB pada sistem kepegawaian         0,04       2,47       0,10
       negara yang berlaku umum untuk pegawai negeri.
       Sebagai institusi pemerintah, manajemen tidak memiliki sistem akuntansi dan audit
       secara mandiri. Hal ini kurang menguntungkan bagi upaya peningkatan partisipasi
20                                                                                           0,04       2,50       0,10
       masyarakat dalam ikut mendanai kegiatan pendidikan karena tidak adanya ruang
       akuntabilitas publik terhadap keuangan UB.
       Unsur eksternal yang ikut memperlemah manajemen UB antara lain karena masih
22     banyak aturan-aturan yang tidak jelas dari Menteri Pendidikan Nasional dalam          0,05       2,22       0,11
       otonomi keuangan khususnya sistem alokasi subsidi pendanaan.
       UB memiliki otonomi yang terbatas untuk meningkatkan pendapatan (revenue) dan
       melakukan investasi. Pendapatan yang diperoleh tidak bisa diakui sebagai
23     pendapatan UB namun merupakan bagian dari pendapatan negara bukan pajak.              0,06        3,0       0,18
       Implikasinya, pola pengelolaan keuangan UB harus dilakukan di bawah aturan
       birokrasi yang kaku.
       Ketergantungan penyelenggaraan UB pada sumber pendanaan dari mahasiswa
24     (SPP, SPFP, DPP, dan lain-lain) dan belum optimalnya pemanfaatan aset UB untuk        0,05       2,00       0,14
       mendanai kegiatan pendidikan.
       Ada laboratorium dan sarana lainnya masih dimanfaatkan secara terbatas oleh
27                                                                                           0,06       2,27       0,14
       unit/jurusan/fakultas tertentu saja dengan alasan terbentur aturan pemerintah.
       Ada peralatan bengkel/laboratorium yang masih ketinggalan jaman sehingga
28                                                                                           0,06       2,27       0,14
       mengurangi produktivitas laboratorium/bengkel.
29     Resource sharing ruang kuliah dan sarana lainnya belum terlaksana secara optimal.     0,06       2,60       0,16
       Beberapa regulasi baik dalam bentuk Undang-Undang maupun Peraturan
       Pemerintah yang tidak memungkinkan UB mempunyai keleluasaan dalam mengatur
31                                                                                           0,05     2,0          0,10
       dirinya sendiri, mengingat status UB sebagai PTN yang tidak otonom, yang ternyata
       berdampak pada terbatasnya ruang gerak kemampuan berkembang UB
                                            Jumlah                                           1,00                  2,14

          Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                Evaluasi Diri |   45
     4.3. Peluang

No                                         Uraian                                     Bobot      Skor           Nilai
      Kondisi Kota Malang yang sejuk, kota pendidikan, dan kota pariwisata sangat
1                                                                                      0,14       3,60          0,50
      diminati sebagai tempat belajar.
      Di tengah keterbatasan pemerintah dalam pembiayaan pendidikan, tersurat
2     keinginan pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan anggaran                0,11       2,92          0,32
      pendidikan yang lebih rasional.
      Tawaran kerja sama dari dalam dan luar negeri yang cukup besar dalam
3     kerangka networking, benchmarking, twinning, sister university, serta double     0,11       3,24          0,36
      degree.
      Kebijakan pemerintah agar perguruan tinggi bersifat otonom telah memberi
4                                                                                      0,12       3,25          0,39
      peluang bagi UB untuk berkembang secara mandiri.
      Sumberdaya manusia dan sumber dana dari dalam dan luar negeri belum
5     banyak digali untuk dimanfaatkan semaksimal mungkin. Peluang didapatkan          0,10       3,20          0,32
      melalui Blue Book (kerjasama luar negeri melalui Bappenas)
      Demografi, geografi, dan potensi daerah Jawa Timur dan Indonesia bagian timur
6                                                                                      0,10       2,67          0,27
      cukup besar untuk bersinergi dalam pengembangan daerah.
      Akses informasi yang tak terbatas dan mudah dijangkau dengan semakin
7                                                                                      0,12       3,26          0,39
      pesatnya teknologi informasi.
      Institusi pendidikan dan riset regional maupun internasional, seperti SEAMEO,
8     ICRAF, serta publicly funded research agencies dapat dimanfaatkan bagi           0,12       2,81          0,34
      pengembangan pendidikan dan riset UB.
      Reformasi perguruan tinggi, terutama dalam kebijakan anggaran kompetisi dan
9     anggaran berbasis kinerja memberikan peluang bagi UB bersaing dengan             0,12       3,20          0,38
      perguruan tinggi lainnya.
      Undang-Undang Sisdiknas, RUU Badan Hukum Pendidikan, dan produk-produk
      hukum dan perundangan pemerintah akan mengubah secara mendasar struktur,
10                                                                                     0,10       2,75          0,27
      manajemen, dan etos kerja sehingga akan menjadikan UB lebih profesional ke
      depan.
                                       Jumlah                                         1.000                     3,040
     4.4. Ancaman

No                                         Uraian                                     Bobot      Skor           Nilai
      Perkembangan teknologi yang sangat cepat menyebabkan cepat usangnya
1                                                                                     0,35       1,70           0,60
      peralatan laboratorium dan peralatan TIK.
      Persaingan kerja lulusan yang semakin ketat terutama pada era global, bukan
4                                                                                     0,45       2,06           0,92
      hanya dengan lulusan dalam negeri, tetapi juga dengan tenaga kerja asing.
      Globalisasi dan Perdagangan bebas sangat membutuhkan kreativitas UB untuk
5                                                                                     0,20       2,66           0,54
      meningkatkan nilai jualnya di pasar bebas.
                                       Jumlah                                         1,00                      2,06




          Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008             Evaluasi Diri |    46
      Kesimpulan yang dapat ditarik dengan
analisis BSC adalah bahwa posisi UB seperti                                                                PELUANG
                                                                                                            1,2

berikut:                                                                                                    1,0
                                                                                                                                                UB


            Kekuatan – Kelemahan                                               KUADRAN II
                                                                                                            0,8
                                                                                                                            KUADRAN I
                                                                                                            0,6
              = +3,30 – 2,14 = +1,16
                                                                                                            0,4

            Peluang – Ancaman                                                                               0,2


              = 3,04 – 2,06 = +0,98                                -1,2 -1,0
                                                                  KELEMAHAN
                                                                               -0,8   -0,6   -0,4   -0,2      0      0,2   0,4   0,6   0,8   1,0 1,2
                                                                                                                                             KEKUATAN
                                                                                                           -0,2
      Pemetaan keseimbangan skor diatas                                                                    -0,4
(balanced score) menghasilkan posisi UB                                                                    -0,6
                                                                                                                            KUADRAN IV
dengan X = 1,16 dan Y = 0,98 (Gambar 4.2).                                     KUADRAN III

                                                                                                           -0,8
Ini menunjukkan bahwa UB berada pada
                                                                                                           -1,0
posisi agresif. Diagram menunjukkan UB
                                                                                                           -1,2
yang berada di kuadran I yang berarti UB                                                                   ANCAMAN

mempunyai kekuatan yang cukup signifikan                         Gambar 4.2. Posisi UB dalam kuadran Analisa
dan tidak banyak mendapatkan ancaman
eksternal.                                                                               SWOT

     Pengertian lain dari posisi tersebut adalah bahwa UB memiliki kondisi yang baik untuk
menggunakan kekuatan internalnya guna: (1) memanfaatkan peluang eksternal, (2) mengatasi
kelemahan internal, (3) menghindari ancaman ekternal. Dengan demikian, penetrasi pasar,
pengembangan pasar, pengembangan produk, integrasi, diversifikasi, maupun kombinasi dari
semuanya dapat dilakukan oleh UB.
      Oleh karena itu fokus strategi yang harus dilakukan UB adalah:
a.   Melakukan pengembangan dan inovasi layanan, seperti:
     (1) Mengembangkan pendidikan yang berkualitas sesuai dengan standar layanan
         minimum (SPM) yang ditetapkan
     (2) Membentuk kelas internasional
     (3) Mengembangan program studi baru
     (4) Mengembangkan pembelajaran berbasis TIK sehingga kualitas dan efisiensi
         pembelajaran dapat ditingkatkan
b.   Optimalisasi potensi dan sumber daya yang dimiliki universitas
     (1) Mengembangan Unit Bisnis
     (2) Membentuk mekanisme resource sharing untuk optimalisasi aset UB
     (3) Membentuk manajemen aset yang baik sehingga potensi aset UB dapat dioptimalkan
     (4) Membentuk sistem informasi aset sehingga efisiensi dan kondisi aset dapat selalu
         terpantau
c.         Meningkatkan motivasi melalui peningkatan kesejahteraan dan kualitas sumber daya
     manusia dan penanaman jiwa entrepreneur
     (1) Meningkatkan kualifikasi akademik dosen UB
     (2) Meningkatkan motivasi staf dosen dan akademik baik dengan menginkatkan
         kesejahteraan dan menanamkan jiwa entrepreneur.
d.         Meningkatkan kualitas laporan keuangan dan menyusun sistem informasi
     manajemen yang berbasis kinerja
e.         Meningkatkan standar sarana dan prasarana yang digunakan dalam proses
     pelayanan akademik




           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                                                 Evaluasi Diri |      47
                                                               BAB V
                                                 INDIKATOR KINERJA

      Indikator ragaan kunci atau KPI (Key Performance Indicator) dikembangkan berdasarkan
hasil analisis kondisi UB yang diuraikan sebelumnya. Ini terdiri dari dua kelompok yaitu KPI
upaya (input) yang mencakup proses/program (Tabel 5.1) dan KPI luaran (output). Seleksi KPI
juga mengacu kerangka konseptual analisis dengan memperhatikan dinamika perkembangan
yang sedang berjalan di UB akhir-akhir ini secara khusus dalam proses menuju otonomi
keuangan.
     Tabel 5.1. Key Performance Indicator (KPI)
                Perspektif                        Strategic Objectives                                  Measures
     Keuangan                              (1)   Meningkatkan total               Total Penerimaan atau pertumbuhan penerimaan
                                                 penerimaan                       Proporsi (%) dana sumbangan mahasiswa dari total
                                           (2)   Mengurangi tingkat               penerimaan
                                                 ketergantungan dari dana         Proporsi dana APBN dari total penerimaan
                                                 sumbangan pendidikan             Proporsi dana non-mahasiswa dari total penerimaan
                                                 mahasiswa                        Indeks Produktifitas (Revenue/total aset)
                                                                                  Rasio pendapatan pendidikan per biaya layanan
     Perspektif Stakeholders               (1)   Meningkatnya kepuasan            Indeks Kepuasan Mahasiswa
                                                 mahasiswa terhadap layanan       Indeks Kepuasan dosen terhadap layanan
                                                 akademik                         administratif
                                           (2)   Meningkatnya kepuasan            Peningkatan sarana dan prasarana akademik:
                                                 dosen terhadap layanan            Rasio luas ruang kuliah/mahasiswa
                                                 administratif                     Rasio ruang dosen/dosen
                                           (3)   Meningkatnya kepuasan             Rasio luas lab./mahasiswa
                                                 stakeholder terhadap layanan     Jumlah kelas yang berfasilitas ICT
                                                 UB                               Indeks Kepuasan Pengguna Layanan (termasuk
                                                                                  layanan bisnis) UB
                                                                                  Jumlah layanan bisnis UB
     Perspektif Proses Internal            (1)  Meningkatnya produktifitas        Jumlah dosen yang melakukan riset
                                                dosen dan karyawan                Jumlah publikasi dosen di jurnal nasional dan
                                           (2) Meningkatnya kerjasama dan         internasional
                                                kemitraan                         Jumlah MOU dengan pihak luar
                                           (3) Efisiensi prosedur administratif   Jumlah laporan keuangan yang sesuai PABU
                                           (4) Meningkatnya transparansi          Jumlah MP yang disempurnakan
                                                dan akuntanbilitas laporan        Jumlah SIM yang dibangun
                                                keuangan                          Kecepatan delivery informasi
                                           (5) Meningkatnya prestasi              Kecepatan penyelesaian pembuatan ijazah dan
                                                mahasiswa                         transkrip
                                           (6) Meningkatnya penggunaan            Tenggang waktu penerbitan ijazah dan yudisium
                                                sistem informasi                  Jumlah Prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan
                                           (7) Terwujudnya pengendalian           internasional
                                                internal yang baik                Angka Efisiensi Edukasi
                                           (8) Terwujudnya sistem                 Masa Studi
                                                perencanaan yang akuntabel,       Masa Tunggu Mahasiswa
                                                efisien, dan dapat                Persentase program studi yang terakreditasi A
                                                dipertanggungjawabkan             Jumlah Kelas Bahasa Inggris
                                           (9) Meningkatkan kualitas dan          Nilai Rata-rata TOEIC mahasiswa
                                                kuantitas mahasiswa baru          Jenis seleksi masuk mahasiswa
                                           (10) Meningkatnya proses belajar       Rasio pendaftar dan yang diterima
                                                mengajar                          Prosentase (%) minimal kehadiran dosen
                                                                                  Prosentase (%) minimal kehadiran mahasiswa
                                                                                  Ketepatan waktu dalam perkuliahan
                                                                                  Kecepatan pengumuman nilai
                                                                                  Ketersediaan kurikulum dan silabus untuk setiap
                                                                                  prodi
     Inovasi (Learning & Growth)           (1) Meningkatnya kesejahteraan         Jumlah pendidikan dan pelatihan yang dilakukan
                                               dosen dan staf administratif
                                           (2) Meningkatnya program               Jumlah beasiswa bagi dosen untuk studi lanjut
                                               pendidikan berkelanjutan bagi
                                               dosen dan staf administratif       Jumlah peserta pelatihan

            Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                           Evaluasi Diri |     48
              Perspektif                        Strategic Objectives                                   Measures
                                          (3) Meningkatnya pelatihan
                                              inovasi pembelajaran bagi          Jumlah jenis pelatihan yang dilakukan
                                              dosen
                                          (4) Meningkatnya pelatihan             Frekuensi pelatihan
                                              metoda riset
                                          (5) Meningkatnya pelatihan
                                              penggunaan ICT bagi dosen
                                              dan staf administratif
                                          (6) Meningkatnya dosen bergelar
                                              S-3


      KPI luaran (output) yang digunakan untuk mengukur keberhasilan program yang
dijalankan dari waktu ke waktu adalah sebagai berikut:
     No                                        Indikator                                             2008       2010    2012
     1.    Jumlah mahasiswa (total student body)                                                    27.472     30.791  33.541
     2.    Keketatan Persaingan Masuk (S-1) (%)                                                        19         19      17
     3.    Jumlah mahasiswa baru                                                                     6880       8015    8685
     4.    Jumlah mahasiswa asing                                                                     247        274     356
     5.    Persentase program studi yang terakreditasi A (%)                                           50         65      75
     6.    Persentase Dosen bergelar Doktor dan Master                                                 80         86      90
     7.    Persentase Guru Besar terhadap jumlah dosen                                                8,38        10      12
     8.    Rasio jumlah Dosen dan Mahasiswa (S1)                                                      1:17       1:18    1:19
     9.    Rasio Ruang Kuliah dan mahasiswa                                                            1,2        1,5     1,9
     10.   Jumlah kelas yang berfasilitas ICT (%)                                                      60         80     100
     11.   Rasio Luas Ruang Dosen dan Dosen                                                            0,5         1       2
     12.   Rasio Bahan Pustaka dan mahasiswa                                                           4:1        5:1     5:1
     13.   Jumlah Journal on CD Rom/on line                                                          7.004      7.004   7.004
     14.   Lamanya jam layanan (jam per hari)                                                          12         12      12
     15.   Jumlah transaksi on line (rata-rata per bulan)                                          292.402     400.000 500.000
     16.   Rasio luas laboratorium (m2) dan mahasiswa                                                  2,7         3      3,5
     17.   Besarnya bandwidth (Mpbs)                                                                   18         22      67
     18.   % pembiayaan dari Mahasiswa                                                               48,42      35,56   33,92
     19.   % Pembiayaan APBN                                                                         33,76        29      27
     20.   % Pembiayaan Kerjasama, hibah dll                                                         20,64      35,44   39,08
     21.   Ketersediaan kurikulum dan silabus setiap prodi (%)                                        100        100     100
     22.   Penyesuaian kurikulum yang dilakukan setiap tahun (%)                                      100        100     100
     23.   Jumlah rata-rata tatap muka per mk (%)                                                      85        100     100
     24.   % kehadiran mhs                                                                             75         85      95
     25.   Lama Pembimbingan tugas akhir (S1=bulan)                                                     8          6       6
     26.   Besarnya nilai AEE lulusan                                                                17,42       17,5     18
     27.   Rata-rata lama studi lulusan                                                               4,53        4,5     4,4
     28.   Rata-rata masa tunggu lulusan (< 6 bulan) (%)                                               NA         77      83
     29.   Nilai rata-rata TOEIC lulusan                                                              485        515     535
     30.   Besarnya IPK rata-rata Lulusan                                                             3,16       3,18     3,2
     31.   Rasio dosen terlibat penelitian dan total dosen                                           34,74      38,34   42,21
     32.   Persentase dana penelitian (PNBP dan Kerjasama), terha-dap total dana (%)                   13         16      18
     33.   Jumah dana riset per dosen (Juta Rupiah)                                                    5,5        7,57         9,16
     34.   Jumlah hasil penelitian yang diseminarkan                                                   106        115          125
     35.   Jumlah laporan penelitian yang dipublikasikan dalam bentuk buku (%)                           5          6            8
     36.   Jumlah laporan penelitian yang dipublikasikan di journal terakreditasi (%)                  100        100          100
     37.   Jumlah laporan penelitian yang dipresentasikan di forum nasional maupun                      40         50           50
           internasional (%)
     38.   Jumlah HKI /Paten yang dihasilkan                                                            37         45           49
     39.   Rasio dosen terlibat pengabdian kepada masyarakat dan total dosen (%)                        20         30           40
     40.   Persentase dana pengabdian kepada masyarakat terhadap total dana (%)                          7         10           11
     41.   Jumlah kelompok masyarakat yang dilayani dalam pengabdaian masyarakat                       238        288          348
     42. Jumlah hasil pengabdian kepada masyarakat yang diseminarkan (%)                               100        100          100
           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                           Evaluasi Diri |    49
No                                      Indikator                               2008       2010           2012
43.   Tersedianya sarana layanan administrasi akademik yang memadai (%)          100        100            100
44.   Tersedianya fasilitas ICT dalam perkuliahan (%)                             60         85             95
45.   Tersedianya pedoman dan prosedur layanan (%)                                60         70             90
46.   Kecepatan dan ketepatan waktu surat menyurat dan proses administrasi       NA           3              2
      akademik lainnya (hari)
47.   Kepuasan Mahasiswa terhadap layanan administrasi akademik (%)             NA           75            85
48.   Tersedianya sarana layanan administrasi kemahasiswaan yang memadai (%)    100         100           100
49.   Tersedianya sarana kegiatan kemahasiswaan yang memadai (olahraga,          60          65            70
      kesenian, dan kegiatan lain) (%)
50.   Tersedianya sarana pelayanan kesehatan mahasiswa – jumlah poliklinik         1          1              1
51.   Jumlah prestasi mahasiswa di tingkat nasional                               50        60,5            73
52.   Jumlah prestasi mahasiswa di tingkat internasional                          26         29             32
53.    Adanya sistem reward dan punishment (%)                                   100        100            100
54.   Jumlah beasiswa untuk mahasiswa berprestasi                               1285       1355           1476
55.   Kepuasan layanan kegiatan mahasiswa (%)                                    NA          80             90
56.   Rasio penerima beasiswa dengan jumlah mahasiswa                           10,73      11,00          11,00
57.   Tersedianya sarana layanan administrasi keuangan yang memadai (%)           70        100            100
58.   Tersedianya sarana layanan administrasi kepegawaian yang memadai (%)        75         90            100
59.   Tersedianya sistem pengembangan pegawai (%)                                 70         80             90
60.   Terlaksananya monitoring pelaksanaan penerimaan, mutasi, disiplin, dan     100        100            100
      pengembangan pegawai (%)
61.   Tersedianya data dan informasi kepegawaian (%)                            100         100           100
62.   Tersedianya sarana layanan administrasi perlengkapan yang memadai (%)     100         100           100




      Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008           Evaluasi Diri |    50
Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   51
                                      LAMPIRAN TABEL




Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   52
Tabel L.1. Rasio antara pendaftar dan yang diterima di UB
                           Jumlah Calon
                                                                   Jumlah Mahasiswa Jumlah Mahasiswa
  Tahun Akademik            Mahasiswa           Daya Tampung
                                                                        Diterima                Baru *)
                             Mendaftar
         (1)                     (2)                  (3)                   (4)                   (5)
      2003/2004                51.627                5.537            5.537 (10,72)              5.466
      2004/2005                49.263                6.889            6.889 (13,98)              5.708
      2005/2006                45.350                7.082            7.082 (15,62)              5.868
      2006/2007                44.073                7.991            7.991 (18,13)              6.043
      2007/2008                37.243                7.331            7.331 (19,68)              5.845
Keterangan: *) angka di dalam kurung pada kolom ‘jumlah mahasiswa yang diterima’ adalah persentase dihitung dari
                 jumlah mahasiswa yang mendaftar.


Tabel L. 2 Perkembangan jumlah mahasiswa UB
 No.                  Fakultas                      2004/2005       2005/2006    2006/2007   2007/2008     2008/2009
  1      Fakultas Hukum                               1.835           1.894        1.835       1.924         2.010
  2      Fakultas Ekonomi                             3.149           3.581        3.705       3.824         3.794
  3      Fakultas Ilmu Administrasi                   2.482           2.516        2.685       2.665         3.065
  4      Fakultas Pertanian                           2.571           2.309        2.060       1.814         1.643
  5      Fakultas Peternakan                          1.252           1.201        1.075       1.073         1.013
  6      Fakultas Teknik                              4.641           4.370        4.102       3.972         3,899
  7      Fakultas Kedokteran                          1.781           1.930        1.973       2.096         2.243
  8      Fakultas Perikanan & Ilmu                    1.588           1.628        1.644       1.465         1.407
         Kelautan
   9     Fakultas MIPA                                 1.588           1.764       1.834       1.954          2.186
  10     Fakultas Teknologi Pertanian                  1.594           1.618       1.548       1.589          1.728
  11     Fakultas Ilmu Sosial                           150             319         632        1.071          1.699
  12     Prog. Bahasa dan Sastra                        228             258         290         360            637
  13     Program Non Gelar (S-0)                       3.251           2.892       2.432       1.978          1.030
  14     Program Dokter Spesialis 1                     160             160         225         225            263
  15     Program Pascasarjana (S2)                     1.347           1.085       1.396        995            609
  16     Program Doktor (S3)                            377             632         756         692            235
                   Jumlah                             27,994          28.157      28.192      27.697         27.461


Tabel L. 3 Perkembangan Jumlah Mahasiswa yang Memperoleh Beasiswa
                                                                             Tahun Akademik
 No.                   Fakultas
                                                   2002/2003       2003/2004   2004/2005    2005/2006      2006/2007
   1     Hukum                                            259             263          240         232            160
   2     Ekonomi                                          510             517          499         470            355
   3     Ilmu Administrasi                                463             458          478         389            286
   4     Pertanian                                        646             660          556         550            350
   5     Peternakan                                       291             313          279         279            191
   6     Teknik                                           778             793          806         831            469
   7     Kedokteran                                       280             277          276         295            172
   8     Perikanan & Ilmu Kelautan                        386             403          336         409            243
   9     MIPA                                             441             506          512         489            417
  10     Teknologi Pertanian                              286             342          449         410            283
  11     Program Bahasa dan Sastra                         43              61           44          97             87
  12     Program Ilmu Sosial                                                                         6             32
                       Jumlah                             4.383         4.593        4.475       4.457          3.057
             % thd Jumlah Mhs D-3& S-1                  16,95%        17,27%       17,08%      16,96%         11,73%


       Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                   Evaluasi Diri |   53
Tabel L. 4. Data Perkembangan Perolehan Dana Program Hibah Kompetisi
                                              Jumlah Dana                                      %
       Jenis PHK
                                  2004           2005               2006         2004         2005            2006
  TPSDP                          4.166,63      4.083,04     3.379,13         42,59%        33,33%              18,74%
  A2/A3                          2.641,78      3.616,04     6.836,35         27,00%        29,52%              37,92%
  SP4                            2.975,00      4.550,00     5.069,30         30,41%        37,15%              28,12%
  Lainnya **                                                2.742,30          0,00%         0,00%              15,21%
  Jumlah                         9.783,41    12.249,08    18.027,07        100,00%        100,00%             100,00%
*) Data dalam juta rupiah, sudah termasuk dana pendampingan **) Inherent untuk tahun 2006


Tabel L. 5. Produktivitas per Angkatan untuk Mahasiswa S-1
 No.                 Fakultas                       2003/2004       2004/2005    2005/2006   2006/2007     2007/2008
  1      Fakultas Hukum                               61.57           69.19        90.20       78.09          82.91
  2      Fakultas Ekonomi                             55.08           70.68        62.20       63.87          88.87
  3      Fakultas Ilmu Administrasi                   64.51           74.49        83.84       75.41          80.40
  4      Fakultas Pertanian                           64.07           74.55        73.78       68.74          86.51
  5      Fakultas Peternakan                          99.58           70.26        54.76       77.02          71.91
  6      Fakultas. Teknik                             48.64           53.86        77.69       54.43          92.57
  7      Fakultas Kedokteran                          64.53           66.32        57.26       70.94         103.00
        Fakultas Perikanan & Ilmu
   8                                                  83.98            74.78       74.93       75.73          90.11
        Kelautan
   9     Fakultas Matematika & IPA                    69.17            71.61       77.99       72.41          91.84
  10     Fakultas Teknologi Pertanian                 69.12            74.91       77.88       69.43          76.50
  11     Fakultas Ilmu Sosial                           -                -           -           -             2.88
  12     Prog. Bahasa dan Sastra                        -              66.91       48.12       58.87          99.25
  13     PS Pascasarjana (S-2+S-3)                      -                -         13.23       17.19          85.90
                 Rata-rata                            68.42            69.78       65.99       65.18          80.97


Tabel L. 6. Rata-rata Lama Studi Lulusan S-1
 No.                 Fakultas                      2003/2004        2004/2005    2005/2006   2006/2007     2007/2008
  1      Fakultas Hukum                               4.41             4.17         4.55        4.32             4.14
  2      Fakultas Ekonomi                            4.68              4.58         4.20        4.19             4.17
  3      Fakultas Ilmu Administrasi                  4.34              4.20         4.23        4.00             4.35
  4      Fakultas Pertanian                           4.27             4.49         4.98        4.76             4.77
  5      Fakultas Peternakan                          4.52             4.13         4.56        4.50             4.33
  6      Fakultas. Teknik                             5.31             4.98         5.36        5.09             5.28
  7      Fakultas Kedokteran                          4.59             5.03         4.55        5.29             4.95
        Fakultas Perikanan & Ilmu
   8                                                   5.01            4.25        4.25        4.31                4.46
        Kelautan
   9     Fakultas Matematika & IPA                     4.89            4.49        4.38        4.62                4.61
  10     Fakultas Teknologi Pertanian                  4.66            4.82        5.13        4.87                4.74
  11     Fakultas Ilmu Sosial                            -               -           -           -                 3.77
  12     Prog. Bahasa dan Sastra                         -             4.12        4.22        4.17                4.46
  13     Prog. Pend. Kedokteran Hewan                    -               -           -           -               -
                 Rata-rata                             4.67            4.48        4.58        4.56            4.50




       Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                   Evaluasi Diri |   54
Tabel L. 7. Waktu tunggu lulusan UB menurut Fakultas dan Jurusan
Masa Tunggu Bidang Studi Sosial (bulan)
                                                       WAKTU TUNGGU THN 2005           WAKTU TUNGGU THN 2006
 No.                 PROGRAM STUDI
                                                        Laki-laki          Perempuan    laki-laki          perempuan
   1     Manajemen                                          5.2                 4.8       4-6                    <3
   2     Ilmu Hukum                                         5.6                 4.5       4-6                   4-6
   3     Administrasi Bisnis                               5.88                 4.5       4-6                   4-6
   4     Akuntansi                                          7.5                4.59        <3                   4-6
   5     Administrasi Publik                               4.97                  7        4-6                   4-6
   6     Ekonomi Pembangunan                                6.3                8.55       4-6                   4-6

Masa Tunggu Bidang Studi Eksakta (bulan)

  No                                                   WAKTU TUNGGU THN 2005           WAKTU TUNGGU THN 2006
                     PROGRAM STUDI
  Urut                                                  Laki-laki          Perempuan    laki-laki          perempuan
    1       Kedokteran Umum                                  3                   3        4-6                    <3
    2       Teknik Pengairan                               3.35                3.33       4-6                   4-6
    3       Kimia                                          4.13                3.75        <3                  6 - 12
    4       Matematika                                       4                 4.15       4-6                   4-6
    5       Teknik Sipil                                   4.08                4.23        <3                   4-6
    6       Teknik Elektronika                              4.5                5.06       4-6                    <3
    7       Teknik Mesin                                   5.07                 3.5       4-6                     -
    8       Biologi                                         6.3                4.39      6 - 12                 4-6
    9       Statistika                                     3.75                 5.5       4-6                   4-6
   10       Perencanaan Wilayah dan Kota                   4.73                5.77         -                     -
   11       Teknik Arsitektur                              4.22                7.17        <3                   4-6
   12       Fisika                                         5.79                5.33       4-6                   4-6

Masa Tunggu Bidang Studi Agrokompleks (bulan)
                                                       WAKTU TUNGGU THN 2005           WAKTU TUNGGU THN 2006
  No.                PROGRAM STUDI
                                                        Laki-laki          Perempuan    laki-laki          perempuan
    1       Produksi Ternak                                4.24                4.29       4-6                   4-6
    2       Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak                4.69                4.38       4-6                   4-6
    3       Teknologi Hasil Pertanian                       4.5                 4.7        <3                   4-6
    4       Teknologi Hasil Perikanan                      4.61                6.95      6 - 12                  <3
    5       Teknologi Hasil Ternak                         4.91                4.31       4-6                   4-6
    6       Hortikultura                                   3.75                5.08      6 - 12                 4-6
    7       Agronomi                                        4.9                4.33       4-6                   4-6
    8       Sosial Ekonomi Pertanian                        4.9                4.82       4-6                   4-6
    9       Sosial Ekonomi Peternakan                      4.71                5.17       4-6                    <3
   10       Sosial Ekonomi Perikanan                       5.53                  3       6 - 12                 4-6
   11       Teknologi Industri Pertanian                     5                 4.88       4-6                    <3
   12       Ilmu Tanah                                     4.36                5.65       4-6                  6 - 12
            Ilmu Hama dan Penyakit
   13                                                       3.9                6.68       4-6                   4-6
            Tumbuhan

         Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                    Evaluasi Diri |     55
                                                    WAKTU TUNGGU THN 2005           WAKTU TUNGGU THN 2006
No.              PROGRAM STUDI
                                                     Laki-laki          Perempuan    laki-laki          perempuan
14       Budidaya Perairan/Akuakultur                   5.44                5.25       4-6                   4-6
15       Pemuliaan Tanaman                               5.5                5.25         -                     -
16       Teknik Pertanian                               5.44                5.45       4-6                   4-6
17       Manajemen Sumberdaya Perairan                  5.75                5.31      6 - 12                 4-6
         Pemanfaatan Sumberdaya
18                                                      6.13                6.27        <3                  6 - 12
         Perikanan
         Penyuluhan dan Komunikasi
19                                                      7.95                    6      4-6                   4-6
         Pertanian




      Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                    Evaluasi Diri |     56
   Tabel L. 8. IPK, Lama Studi, Waktu Tunggu and Gaji Awal Hasil Penelusuran oleh UB
            (H ASIL    T RACER S TUDY TAHUN 2005 TERHADAP LULUSAN PERIODE 1998-2002)
      Program Studi             IPK rata-       Lama         Lama         Gaji pertama     Korelasi IPK & Lama Studi            Korelasi IPK & Lama mencari    Korelasi IPK & gaji pertama
                                  rata          Studi       mencari        rata-rata                                                        kerja
                                              rata-rata      kerja                        Korelasi     Sign.       Rsq         Korelasi     Sign.     Rsq     Korelasi     Sign.       Rsq
                                                            (bulan)
    EKSAKTA
Kedokteran Umum
      -    Laki-laki               2.86          48            4-6            1-2 jt       -0.204      0.319      0.041         -0.059     0.863      0.003    0.036       0.917      0.001
      -    Perempuan               2.90         39.8           <3           750 rb-1 jt     0.201      0.165      0.041          0.193     0.325      0.037    0.182       0.354      0.033
Arsitektur
      -    Laki-laki               2.92          59            <3           750 rb-1 jt    -0.138      0.668      0.019         -0.393     0.295      0.155    0.600       0.116      0.360
      -    Perempuan               3.09         55.6           4-6          750 rb-1 jt    -0.492      0.062      0.242         -0.667     0.025      0.445    -0.053      0.878      0.003
Elektro
      -    Laki-laki               3.04         64.7           4-6          750 rb-1 jt    -0.492        0        0.242         -0.117     0.497      0.014    0.259       0.128      0.067
      -    Perempuan               3.09          57            <3           750 rb-1 jt    -0.407      0.277      0.166         -0.265     0.566      0.070    0.515       0.236      0.266
Mesin
      -    Laki-laki               3.00         61.7           4-6            1-2 jt       -0.435        0        0.189         0.177      0.213      0.031    0.097       0.491      0.009
Pengairan
      -    Laki-laki               2.93         62.2           4-6          750 rb-1 jt    -0.855        0        0.732         -0.361     0.186      0.131    -0.124      0.661      0.015
      -    Perempuan               3.11         59.2           4-6            1-2 jt       -0.733      0.025      0.537          0.754     0.457      0.568       1          -          1
Sipil
      -    Laki-laki               2.99         67.7           <3           750 rb-1 jt    -0.717        0        0.515         -0.556     0.031      0.309    0.088       0.746      0.008
      -    Perempuan               3.06         62.3           4-6          750 rb-1 jt    -0.299      0.472      0.089          0.381     0.619      0.146    -0.653      0.232      0.426
Biologi
      -    Laki-laki               2.86         61.3          6-12         500-750 rb      -0.781      0.013      0.610          0.986     0.014      0.972    -0.766      0.445      0.586
      -    Perempuan               3.02         54.7           4-6         500-750 rb      -0.604      0.004      0.365         -0.335     0.264      0.112    -0.133      0.664      0.018
Fisika
      -    Laki-laki               2.80         65.5           4-6         750 rb-1 jt     -0.749      0.032      0.561          0.657     0.156      0.432    -0.307      0.616      0.094
      -    Perempuan               3.09         63.8           4-6         500-750 rb       0.009      0.985        0           -0.472     0.528      0.223    -0.015      0.985        0
Kimia
      -    Laki-laki               3.04         62.6           <3             1-2 jt        0.219      0.724      0.048          0.742     0.258      0.550    -0.950      0.050      0.902
      -    Perempuan               3.17         53.3          6-12          750 rb-1 jt    -0.545      0.019      0.297         -0.017     0.956        0      -0.242      0.425      0.059
Matematika
      -    Laki-laki               2.65         63.1           4-6         750 rb-1 jt     -0.452      0.309      0.204          0.050     0.926      0.002    0.311       0.548      0.097
      -    Perempuan               3.14         50.7           4-6         500-750 rb      -0.733      0.025      0.537         -0.298     0.626      0.089    -0.573      0.312      0.329
Stastitika
      -    Laki-laki               3.03         60.1           4-6         750 rb-1 jt     -0.605      0.203      0.366         -0.832     0.168      0.692    0.596       0.404      0.355
      -    Perempuan               3.21         56.6           4-6         500-750 rb      -0.725      0.008      0.526         -0.183     0.637      0.034    -0.038      0.923      0.001

           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                     Evaluasi Diri |    57
           SOSIAL
Administrasi Negara
     -    Laki-laki                 3.16         54.6           4-6          750 rb-1 jt   -0.624   0.007      0.389        -0.315   0.319   0.099   0.634    0.020   0.402
     -    Perempuan                 3.23         52.5           4-6            1-2 jt      -0.144   0.581      0.021        -0.461   0.251   0.212   0.321    0.438   0.103
Administrasi Niaga
     -    Laki-laki                 3.16         58.2           4-6         750 rb-1 jt    -0.149   0.425      0.022         0.120   0.595   0.014   0.418    0.053   0.175
     -    Perempuan                 3.37         53.2           4-6         500-750 rb     -0.557     0        0.310        -0.140   0.478   0.020   -0.247   0.196   0.061
Akuntansi
     -    Laki-laki                 2.94         58.9           <3             1-2 jt      -0.650     0        0.422         0.026   0.908   0.001   -0.176   0.433   0.031
     -    Perempuan                 3.06         53.1           4-6          750 rb-1 jt   -0.551     0        0.304        -0.472   0.004   0.223   0.369    0.027   0.136
Ekonomi Pembangunan
     -    Laki-laki                 2.96          55            4-6         750 rb-1 jt    -0.382   0.247      0.146        -0.324   0.434   0.105   -0.113   0.772   0.013
     -    Perempuan                 3.29         46.7           4-6         500-750 rb     -0.410   0.082      0.168        -0.422   0.345   0.178   0.452    0.309   0.204
Manajemen
     -    Laki-laki                 3.16         50.8           4-6          750 rb-1 jt   -0.740     0        0.548        -0.410   0.145   0.168   0.448    0.108   0.201
     -    Perempuan                 3.16         46.5           <3           750 rb-1 jt   -0.655     0        0.429         0.200   0.513   0.040   0.184    0.496   0.034
Ilmu Hukum
     -    Laki-laki                 2.97         56.6           4-6         500-750 rb     -0.725     0        0.526        -0.261   0.439   0.068   0.044    0.899   0.002
     -    Perempuan                 3.12         50.3           4-6         750 rb-1 jt    -0.568     0        0.323        -0.065   0.824   0.004   -0.530   0.077   0.281
      AGROKOMPLEKS
Teknik Pertanian
      -     Laki-laki               2.95         65.6           4-6         500-750 rb     -0.395   0.259      0.156        -0.314   0.449   0.098   -0.369   0.328   0.136
      -     Perempuan               3.14         59.1           4-6         500-750 rb     -0.698   0.025      0.487        -0.212   0.788   0.045   -0.962   0.009   0.926
Tek. Hasil Pertanian
      -     Laki-laki               2.81         67.1           <3          750 rb-1 jt    -0.447   0.195      0.20         -0.452   0.702   0.204     -        -       -
      -     Perempuan               2.95         61.5           4-6         500-750 rb     -0.467   0.044      0.218         0.554   0.122   0.307   0.230    0.523   0.053
Tek. Industri Pertanian
      -     Laki-laki               2.88         67.5           4-6          750 rb-1 jt   -0.862   0.138      0.743        -0.980   0.020   0.961   -0.375   0.625   0.140
      -     Perempuan               2.99          61            <3           500-750rb     -0.630   0.069      0.397        -0.522   0.478   0.273   0.905    0.095   0.818
Agrobisnis
      -     Laki-laki               2.91          59            4-6          750 rb-1 jt   -0.857   0.007      0.735        -0.287   0.639   0.083   0.356    0.488   0.127
      -     Perempuan               3.17         48.3           4-6          750 rb-1 jt   -0.257   0.289      0.066        -0.499   0.171   0.249   -0.292   0.356   0.086
Agronomi
      -     Laki-laki               2.99         54.7           4-6          750 rb-1 jt   -0.064   0.892      0.004        0.313    0.797   0.098   -0.485   0.515   0.235
      -     Perempuan               2.95         57.3           4-6          750 rb-1 jt   -0.125   0.658      0.016        0.382    0.398   0.146   0.009    0.987     0
HPT
      -     Laki-laki               3.01         62.7           4-6          <500 rb       -0.306   0.505      0.094        0.535    0.640   0.287   0.041    0.974   0.002
      -     Perempuan               3.15         57.4           4-6         500-750 rb     -0.570   0.085      0.325        0.412    0.491   0.169   0.465    0.430   0.216
Hortikultura
      -     Laki-laki               2.96         58.5          6-12         500-750 rb     -0.864   0.136      0.747        -0.501   0.499   0.251   -0.253   0.747   0.064
      -     Perempuan               3.06         58.9           4-6         500-750 rb     -0.489   0.127      0.239         0.289   0.579   0.083   -0.412   0.416   0.170

            Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                 Evaluasi Diri |    58
Ilmu Tanah
     -     Laki-laki               2.86         61.4           4-6         500-750 rb     -0.463     0.151      0.215         -0.396   0.379    0.157    -0.574    0.137   0.329
     -     Perempuan               3.09         54.5          6-12         500-750 rb      0.151     0.698      0.023          0.520   0.291    0.270    -0.484    0.330   0.235
PKP
     -     Laki-laki               2.94         53.3           4-6         500-750 rb     -0.435     0.714      0.189         -0.582   0.604    0.339    -0.092    0.941   0.009
     -     Perempuan               3.11         54.3           4-6         500-750 rb     -0.502     0.116      0.252         -0.505   0.307    0.225    -0.727    0.102   0.529
Budidaya Perairan
     -     Laki-laki               3.13          59            4-6         750 rb-1 jt    -0.331     0.384      0.110          0.358   0.385    0.128    -0.578    0.134   0.334
     -     Perempuan               3.29         55.5           4-6         500-750 rb     -0.710     0.010      0.504         -0.215   0.643    0.046    -0.529    0.222   0.280
MSP
     -     Laki-laki               3.12         62.3          6-12          750 rb-1 jt   -0.531     0.176      0.281         -0.608   0.392    0.369    0.229     0.771   0.052
     -     Perempuan               3.29         50.7           4-6          750 rb-1 jt   -0.747     0.003      0.557         -0.217   0.547    0.047    0.227     0.528   0.052
PSP
     -     Laki-laki               3.07         59.7           <3          500-750 rb     -0.493     0.261      0.243         0.202    0.745    0.041    -0.419    0.482   0.176
     -     Perempuan               3.26         56.5          6-12         750 rb-1 jt     0.354     0.491      0.125         0.982    0.121    0.964    -0.371    0.758   0.138
Sosek Perikanan
     -     Laki-laki               3.20         62.2          6-12          750 rb-1 jt   -0.734     0.060      0.539         -0.239   0.698    0.057    0.074     0.875   0.005
     -     Perempuan               3.28         54.3           4-6          750 rb-1 jt   -0.731     0.005      0.534          0.139   0.743    0.019    0.147     0.728   0.022
Tek. Hasil Perikanan
     -     Laki-laki               3.09         63.1          6-12          750 rb-1 jt   -0.822     0.023      0.675          0.990   0.091    0.980    0.736     0.264   0.541
     -     Perempuan               3.25          55            <3           750 rb-1 jt   -0.430     0.187      0.185         -0.135   0.865    0.018    0.889     0.111   0.790
NMT
     -     Laki-laki               3.04          65            4-6         500-750 rb      0.386     0.521      0.149          0.754   0.141    0.568    -0.008    0.992     0
     -     Perempuan               3.24         57.1           4-6         500-750 rb     -0.372     0.290      0.138         -0.778   0.024    0.602    0.504     0.203   0.254
Produksi Ternak
     -     Laki-laki               2.90         60.2           4-6         750 rb-1 jt    -0.677     0.003      0.458         -0.184   0.511    0.034    0.268     0.334   0.072
     -     Perempuan               2.91         56.6           4-6         500-750 rb     -0.174     0.569      0.030          0.304   0.508    0.092    0.398     0.376   0.159
Sosek Peternakan
     -     Laki-laki               2.79         61.4           4-6           1-2 jt       -0.785     0.056      0.552         -0.785   0.116    0.617    0.658     0.342   0.433
     -     Perempuan               2.88         56.2           <3          500-750 rb     -0.521     0.185      0.272          0.501   0.499    0.251    -0.776    0.069   0.603
THT
     -     Laki-laki               3.12         55.7           4-6         750 rb-1 jt    -0.644     0.168      0.415          0.317   0.683    0.101    -0.431    0.569   0.186
     -     Perempuan               3.25         53.2           4-6         500-750 rb     -0.484     0.186      0.235         -0.042   0.958    0.002    -0.862    0.138   0.743
   Keterangan :
   HPT : Hama dan Penyakit Tumbuhan                                  PKP : Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian               MSP : Manajemen Sumberdaya Perairan
   PSP : Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan                            NMT : Nutrisi dan Makanan Ternak                        THT : Teknologi Hasil Ternak




           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                   Evaluasi Diri |    59
Tabel L. 9. Hasil Tracer Study Terhadap Lulusan 2005-2007 yang dilakukan tahun 2007 (Tracer Study dilakukan
akhir tahun 2007)
Jumlah gaji pertama
                                       Lulusan bekerja sesuai                   Lulusan bekerja tidak
                 Gaji
                                            bidang studi                         sesuai bidang studi
        < 1 Juta                                    152                                 203
        1 Juta – 2 Juta                            1386                                 681
        2 Juta – 3 Juta                             289                                 115
        > 3Juta                                      62                                  20

Waktu Tunggu Mendapatkan Pekerjaan (bulan)
                                                                        AKTIFIS                NON AKTTIFIS
 NO                 PROGRAM STUDI
                                                             3-6         6-12   >12      3-6      6-12   >12
 1     Teknik Sipil                                                41       40     19          40    43     17
 2     Teknik Mesin                                                40       35     25          45    35     20
 3     Teknik Elektronika                                          45       35     20          35    45     20
 4     Teknik Pengairan                                            37       30     33          40    30     30
 5     Perencanaan Wilayah                                         36       30     34          45    25     30
 6     Teknik Arsitektur                                           36       29     35          40    30     30
 7     Kedokteran Umum                                             45       25     30          50    25     25
 8     Ilmu Keperawatan                                            39       34     28          40    35     25
 9     Ilmu Gizi                                                   29       42     29          35    45     25
 10    Statistika                                                  50       30     20          45    30     25
 11    Matematika                                                  35       30     35          30    25     45
 12    Kimia                                                       40       35     25          35    40     25
 13    Fisika                                                      22       40     39          25    40     35
 14    Biologi                                                     34       36     30          30    40     30
 15    Ilmu Komputer                                               25       30     45          35    25     45
 16    Ilmu Hukum                                                  43       26     31          45    25     30
 17    Administrasi Bisnis                                         40       35     25          41    37     22
 18    Administrasi Publik                                         43       35     22          42    35     23
 19    Manajemen                                                   38       37     25          35    40     25
 20    Akutansi                                                    46       25     29          47    26     27
 21    Ekonomi Pembangunan                                         35       40     25          33    47     20
 22    Teknologi Hasil Perikanan                                   49       26     25          46    27     27
 23    Sosial Ekonomi Perikanan                                    45       30     25          40    35     25
 24    Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan                            30       35     35          35    30     35
 25    Budidaya Perikanan/Akuakulktur                              45       30     25          45    30     25
 26    Manajemen Sumberdaya Perairan                               28       34     39          30    35     35
 27    Teknologi Industri Pertanian                                30       30     40          25    38     37
 28    Teknologi Hasil Pertanian                                   34       26     40          30    30     40
 29    Teknik Pertanian                                            27       35     39          25    40     35
 30    Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian                         45       25     30          40    25     35
 31    Pemuliaan Tanaman                                           46       30     24          47    31     22
 32    Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan                             38       36     26          35    40     25
 34    Sosial Ekonomi Pertanian                                    41       29     30          47    25     28
 35    Ilmu Tanah                                                  40       40     20          35    45     20
 36    Agronomi                                                    43       35     22          40    40     20
 37    Teknologi Hasil Ternak                                      31       25     44          35    25     40
 38    Sosial Ekonomi Peternakan                                   37       30     33          35    35     30
 39    Produksi Ternak                                             35       25     40          38    22     40
 40    Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak                             37       25     39          40    25     35
 41    Program Studi sastra Inggris                                45       30     25          50    25     24
 42    Program Ilmu Sosial                                          0         0     0           0      0     0
 43    Program Ilmu Komunikasi                                      0         0     0           0      0     0




      Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                      Evaluasi Diri |   60
Tabel L. 10. Jumlah karya publikasi yang dihasilkan menurut lingkup publikasi (nasional, internasional). Kumulatif
tahun 2006-2008.
                                                           Jumlah Penelitian yang Diterbitkan dalam Jurnal Ilmiah
            Bidang Ilmu Pengetahuan,
  No                                                                           Nasional (non         Nasional (Lemlit-
          Teknologi dan Seni (IPTEKS)(*)                Internasional*
                                                                                Lemlit-LPM)                LPM)
   1     Sains dan Teknologi                                 122                     53                     183
   2     Ilmu Hayati dan Agro                                 93                    139                     425
   3     Sosial dan Hukum                                     27                     95                      39
         Jumlah                                              242                    287                     647

Tabel L. 11. Aktivitas Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Paten oleh Dosen
                                                                                          Year
                  Faculty
                                                   2001          2002          2003            2004       2005          2006
Jumlah Pengabdian kepada Masyarakat                 151           162           165             197        205           300
Jumlah Aktivitas Penelitian                          72           444           300             244        291           52*
Jumlah Dana Penelitian (Juta Rp.)                1.757,78      4.159,40      6.808,63        3.670,96   4.673,70      5.587,00
Jumlah Paten oleh Dosen                              13            18            25              27         30            31
Jumlah Dosen                                       1.180         1.186         1.224           1.276      1.397         1.436
Rata2 Jumlah Pengab. Kpd Masy /
                                                  12,80%        13,66%           13,48%      15,44%      14,67%           20,89%
Dosen
Rata2 Jumlah Penelitian / Dosen                    6,10%        37,44%           24,51%      19,12%      20,83%           3,62%
Rata2 Dana Penelitian (juta Rp.) / Dosen           1,490         3,507            5,563       2,877       3,346           3,890
 Rata2 Jumlah paten / dosen                        1,10%         1,52%            2,04%       2,12%       2,15%           2,16%
*) Tidak termasuk dana SPP/DPP

Tabel L. 12. Ratio Mahasiswa S-1 / Dosen
                                                   Ratio Mahasiswa (S1) / Dosen pada Tahun Akademik:
          Fakultas
                                  2001/2002        2002/2003    2003/2004     2004/2005    2005/2006               2006/2007
 Hukum                                18               21           21            21           20                      19
 Ekonomi                              18               21           21            22           24                      26
 Ilmu Administrasi                    22               23           20            22           20                      21
 Pertanian                            21               19           22            19           16                      14
 Peternakan                           14               14           14            14           12                      12
 Teknik                               22               21           22            20           19                      17
 Kedokteran                           10               10           11            11           11                      12
 Perikanan & Ilmu Kelautan            17               19           19            18           17                      16
 MIPA                                 10               11           11            11           10                      10
 Teknologi Pertanian                  28               29           29            26           23                      22
 Program Bahasa dan Sastra                                                        16           10                       9
 Program Ilmu Sosial                                                                           40                      40
           Jumlah                      18              18           19            18           17                      16

Tabel L. 13. Perkembangan Jumlah Dosen menurut Fakultas
                                                                                     Tahun
               Fakultas
                                                2003           2004          2005            2006       2007              2008
 Hukum                                            88             87            96              99         97                96
 Ekonomi                                         140            142           148             145        144               145
 Ilmu Administrasi                               119            114           128             129        128               126
 Pertanian                                       130            134           146             149        149               146
 Peternakan                                       92             92            97              95         90                89
 Teknik                                          225            232           234             244        243               244
       Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                          Evaluasi Diri |    61
  Kedokteran                              145                   155           174     178         181               173
  Perikanan & Ilmu Kelautan                83                    88            98     100          98                96
  MIPA                                    146                   157           172     178         178               178
  Teknologi Pertanian                      56                    61            71      71          71                73
   Program Bahasa dan Sastra*)                                   14            25      32          32                25
   Program Ilmu Sosial*)                                                        8      16          16                33
                 Jumlah                 1.224                  1.276         1.397   1.436       1427              1424
*) Program yang akan dikembangkan menjadi Fakultas

Tabel L. 14. Jenjang Jabatan Fungsional Dosen menurut Fakultas
                                                                      2008
 No.        Fakultas            Tenaga                                       Lektor
                                              Ast. Ahli       Lektor                         Guru Besar            JML
                               Pengajar                                     Kepala
    1   FH                          7            13              21            48                 7                  96
    2   FE                          9            25              48            48                15                 145
    3   FIA                         3            37              19            54                13                 126
    4   FP                         13            29              29            49                28                 148
    5   FPT                         2             9              24            39                15                  89
    6   FTP                        17            58              82            79                 8                 244
    7   FK                         13            49              30            65                16                 173
    8   FPIK                        4            21              20            45                 5                  95
    9   FMIPA                      15            48              65            44                 6                 178
   10 FTP                           7            25              22            14                 5                  73
   11 FIS                           9            12                -            1                 1                  23
   12 BASTRA                        7            24               2             1                  -                 34
                                  106           350             362           487               119                1,424
          Jumlah
                                 7.44          24.58           25.42         34.20              8.36               100%
*) Program yang akan dikembangkan menjadi Fakultas
**) Jumlah Asisten Ahli cukup banyak karena rekruitmen baru tahun 2004 dan 2005




       Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                   Evaluasi Diri |     62
Tabel L. 15. Jumlah Dosen Berdasarkan Gelar Akademik Tertinggi Menurut Fakultas
No.       Fakultas                        2006                                  2007                                2008
                             S1     S2       S3       JML       S1       S2        S3     JML       S1       S2        S3    JML
 1    FH                      29     59       11        99        27      59        11       97       24       55       17      96
 2    FE                      35     80       30       145        30      83        31      144       23       85       37     145
 3    FIA                     34     83       12       129        22      90        14      126       22       73       31     126
 4    FP                      30     55       64       149        25      58        65      148       21       60       67     148
 5    FPT                     13     52       30        95        11      50        29       90       10       46       33      89
 6    FT                      71    152       21       244        57     162        23      242       39     171        34     244
 7    FK                      44    105       29       178        29     121        29      179       39     101        33     173
 8    FPIK                    40     51        9       100        31      56          9      96       33       44       18      95
 9    FMIPA                   55     84       39       178        51      88        39      178       47       80       51     178
 10   FTP                     23     34       14        71        23      34        14       71       20       34       19      73
 11   FIS                     11      5        -        16       11       5         -        16      11       11        1       23
 12   BASTRA                  29      3        -        32        29        3       -        32       26        8       -       34
       Jumlah                414    763      259      1,436     346      809       264    1,419     315      768       341   1,424
Tabel L. 16. Komposisi Dosen Berdasarkan Umur Menurut Fakultas
                                                                                          %
                Fakultas
                                                   <=35 tahun          >35-45 tahun           >45-55 tahun            > 55 tahun
 Hukum                                               20,20%               13,13%                 31,31%                 35,35%
 Ekonomi                                             17,93%               25,52%                 39,31%                 17,24%
 Ilmu Administrasi                                   26,36%               17,05%                 39,53%                 17,05%
 Pertanian                                           19,46%               14,77%                 46,98%                 18,79%
 Peternakan                                          11,58%               21,05%                 43,16%                 24,21%
 Teknik                                              27,87%               29,51%                 25,00%                 17,62%
 Kedokteran                                          25,28%               14,61%                 14,04%                 46,07%
 Perikanan & Ilmu Kelautan                           21,00%               28,00%                 32,00%                 19,00%
 MIPA                                                34,27%               40,45%                 21,35%                  3,93%
 Teknologi Pertanian                                 36,62%               30,99%                 28,17%                  4,23%
 Program Bahasa dan Sastra                           81,25%               12,50%                  3,13%                  3,13%
 Program Ilmu Sosial                                 93,75%                6,25%                  0,00%                  0,00%
                 Jumlah                              26,60%               23,61%                 29,74%                 20,06%
Tabel L. 17. Jumlah Dosen Berdasarkan Jenis Kelamin menurut Fakultas
 No               Fakultas                     2004               2005               2006             2007                2008
                                             L         P        L        P         L          P     L         P         L         P
 1    FH                                      63        24       69       28        69         30    68        29        64        32
 2    FE                                     105        36      109       39       107         38   107        37       106        39
 3    FIA                                     98        30      101       27        99         30    96        30        94        32
 4    FP                                      90        42      101       45       101         48    98        50        97        51
 5    FPT                                     59        33       59       38        58         37    52        38        51        38
 6    FT                                     182        49      186       48       191         53   187        55       190        54
 7    FK                                     100        55      107       67       108         70   107        72        99        74
 8    FPIK                                    54        33       60       38        63         37    59        37        59        36
 9    FMIPA                                  100        57      106       66       109         69   108        70       109        69
 10   FTP                                     38        23       44       27        44         27    45        26        45        28
 11   FIS                                      -         -        3        5         9          7     9         7        13        10

      Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                              Evaluasi Diri |   63
 12       Prog. BASTRA                                -         -        7           18          11          21          11        21       11        23
                 Jumlah                         889       382         952          446         969         467         947       472      938       486


Tabel L. 18. Prakiraan Jumlah Dosen Pensiun
                                                                                           Tahun
                Fakultas
                                         2007         2008          2009       2010        2011  2012                    2013         2014         2015
 Hukum                                          3         3             5          2           3     3                       7            4               4
 Ekonomi                                        1         1             4          2           1                             5            1               8
 Ilmu Administrasi                              5         1             2          5           2     1                       4            2
 Pertanian                                      1         3                        3           1     2                       6            3               3
 Peternakan                                     4         3               3        2           1     1                       2            3               2
 Teknik                                         1         4               3        6           8     4                       5            7               5
 Kedokteran                                     2         9               9       20           5    11                      13            5               8
 Perikanan & Ilmu Kelautan                      2         4               1        1           3                             2            1               5
 MIPA                                           1         1                        1                 1                       1            1               1
 Teknologi Pertanian                            1                                                    1                                    1
 Program Bahasa dan Sastra
 Program Ilmu Sosial
             Jumlah                           21          29          27             42           24              24          45          28             36
Tabel L. 19. Perkembangan Jumlah Staf Administrasi Menurut Fakultas
No.                      Unit Kerja/Fakultas                                  2004             2005               2006             2007           2008
 1        Kantor Pusat                                                         275              277                273              270            353
 2        Fakultas Hukum                                                        32               33                 33               34             39
 3        Fakultas Ekonomi                                                      30               35                 34               44             69
 4        Fakultas Ilmu Administrasi                                            31               33                 34               34             43
 5        Fakultas Pertanian                                                    45               44                 43               45             70
 6        Fakultas Peternakan                                                   36               36                 36               37             43
 7        Fakultas Teknik                                                       76               77                 76               75             82
 8        Fakultas Kedokteran                                                   66               65                 63               60             65
 9        Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan                                    34               37                 38               40             47
10        Fakultas Matematika & IPA                                             46               50                 51               51             73
11        Fakultas Teknologi Pertanian                                          35               38                 40               39             42
12        Fakultas Ilmu Sosial                                                       -                 -             2                2              5
13        Prog. Bahasa & Sastra                                                2                 2                   2                2              2
14        Prog. Pend. Kedokteran Hewan                                               -                 -             5                5
                           Jumlah                                             708               727                730              738            933
Tabel L. 20. Perkembangan Jumlah Staf Administrasi Menurut Pendidikan
 No.                                                       2004                    2005                2006                   2007               2008

      1    SD                                                        75                   61                  61                     60                 78
      2    SLTP                                                      69                   66                  66                     70             132
      3    SLTA                                                     358                  347                 333                   329              443
      4    DIP/SM                                                    71                   60                  71                     72                 77
      5    S-1                                                      142                  173                 178                   180              177
      6    S-2                                                        8                   18                  19                     25                 26
                 Total Tenaga Adm.                                  723                  725                 728                   736              933




          Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                                              Evaluasi Diri |     64
Tabel L. 21. Perkembangan Jumlah Staf Administrasi Menurut Golongan Kepangkatan
              Golongan/Ruang                        2004               2005              2006            2007                2008

                   Gol I                                    10                  2                  2             10                 105
                   Gol II                                  313                308               308             320                 430
                   Gol III                                 229                386               387             379                 373
                   Gol IV                                    1                 31                31              27                  25
Total Tenaga Adm                                           553                727               728             736                 933

Tabel L. 22. Data Kepemilikan Tanah UB Tahun 2008

 No.                                               Lokasi                                                             Luas
   1      Tanah dalam kampus                                                                                     516,447          m2
          Tanah diluar
   2                     1               Lab Peternakan Junrejo Dau
          kampus :                                                                  19,965    m2
                         2               Tanah Jln. Laks. Martadinata                3,310    m2
                                         Lab Perikanan Sumber
                              3
                                         Pasir, Tumpang                             11,108    m2
                                         TK Binaan Unibraw
                              4
                                         Pucangsongo, Tumpang                        1,340    m2
                                         Kebun Percobaan Jatirejo,
                              5
                                         Sumberpucung                            159,391      m2
                              6          Tanah Tegalgondo, Malang                  1,541      m2
                                         Kebun Percobaan Cangar,
                              7
                                         Batu                                       92,090    m2
                              8          Lab Perikanan Probolinggo                  54.000    m2
                                         Rumah Dinas dan Lap. Tenis
                              9
                                         Jl. Cikampek                               35,364    m2
                                                                                                              378,109             m2
   3      Tanah di Sidang Pagar, Lampung                                                                      923,400             m2
                            Jumlah luas Tanah Keseluruhan                                                   1,817,965             m2
Tabel L. 23. Perkembangan Luas Tanah (dalam M2)

                                                                                     Tahun
       Aset                  Lokasi
                                            2001            2002              2003            2004         2005          2006-2008
 Tanah dalam
 kampus              Kota Malang            560.003         560.003           550.953         551.821     551.821             551.821
 Kebun               Tulungrejo
 Percobaan           dan Jatikerto          319.980         319.980           299.196         251.481     251.481             251.481
 Lab. Perikanan      Sumberpasir             11.108          11.108            11.108           11.108     11.108              11.108
 Lab. Perikanan      Probolinggo             54.000          54.000            54.000           54.000     54.000              54.000
 Lab. Peternakan     Sumbersekar             20.205          20.205            20.205           19.961     19.961              19.961
 Tanah di luar
 kampus              Malang                      NA              NA                 NA           6.232       6.232              6.232
 Jumlah Tanah di Jawa Timur                 961,284         961.284           961.284         961.284     961.284             961.284
 Kebun             Lampung
 Percobaan         Barat                    873.400         873.400           873.400         923.400     923.400             923.400
 Jumlah                                   1.834.684        1.834.684     1.804.523           1.813.664   1.813.664           1.813.664



       Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                            Evaluasi Diri |       65
Tabel L. 24. Alokasi Peruntukan Gedung

                                                                                                    M2/mhs                 M2/mhs
                        Alokasi                           Luas (M2)                  %
                                                                                                   (s-1 reg)               (total)

    Kantor / Administrasi                                      20.984,97                  15,36                 1,27                 0,73
    Ruang Kuliah                                               24.141,24                  17,67                 1,46                 0,84
    Laboratorium                                               19.281,47                  14,11                 1,17                 0,67
    Perpustakaan                                                7.316,54                   5,36                 0,44                 0,25
    Fasilitas Umum                                             64.900,70                  47,50                 3,92                 2,25
    Jumlah                                                  136.624,92                   100,00

Tabel L. 25. Alokasi ruang tersedia bagi mahasiswa menurut Fakultas
    Fakultas                                                          Ruang Kuliah                        Laboratorium
    Hukum                                                                                         1,26                              0,02
    Ekonomi                                                                                       1,88                              0,48
    Ilmu Administrasi                                                                             1,81                              0,19
    Pertanian                                                                                     0,82                              0,85
    Peternakan                                                                                    0,69                              1,63
    Teknik                                                                                        1,65                              2,02
    Kedokteran                                                                                    1,55                              1,58
    Perikanan & Ilmu Kelautan                                                                     0,97                              0,94
    MIPA                                                                                          0,39                              1,63
    Teknologi Pertanian                                                                           0,37                              1,10
 Pascasarjana                                                                                     0,70                              0,02
Ruang/mahasiswa (M2)
Tabel L. 26. Alokasi Ruang dan Gedung pada Setiap Fakultas

    No                      Fakultas                                  Alokasi                     Luas (M2)                 %

                                                      Kantor Administrasi                                  422,81                  1,23
                                                      Ruang Kuliah                                        2.910,57                 8,45
                                                      Laboratorium                                         518,81                  1,51
1          Kantor Pusat
                                                      Perpustakaan / Ruang Baca                           5.825,44                16,91
                                                      Fasilitas Umum                                     24.771,68                71,91
                                                      Jumlah                                             34.449,31               100,00

2          Faultas Hukum                              Kantor Administrasi                                  862,15                 17,65
                                                      Ruang Kuliah                                        1.461,05                29,92
                                                      Laboratorium                                          21,60                  0,44
                                                      Perpustakaan / Ruang Baca                             49,00                  1,00
                                                      Fasilitas Umum                                      2.490,04                50,99
                                                      Jumlah                                              4.883,84               100,00

3          Fakultas Ekonomi                           Kantor Administrasi                                 1.398,05                11,62


           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                             Evaluasi Diri |    66
                                               Ruang Kuliah                    3.091,41               25,69
                                               Laboratorium                     790,26                 6,57
                                               Perpustakaan / Ruang Baca        237,44                 1,97
                                               Fasilitas Umum                  6.516,70               54,15
                                               Jumlah                         12.033,86              100,00

4   Fakultas Ilmu Administrasi                 Kantor Administrasi             1.104,15               12,80
                                               Ruang Kuliah                    2.804,18               32,50
                                               Laboratorium                     292,00                 3,38
                                               Perpustakaan / Ruang Baca        139,50                 1,62
                                               Fasilitas Umum                  4.289,10               49,71
                                               Jumlah                          8.628,93              100,00

5   Fakultas Pertanian                         Kantor Administrasi             2.383,95               24,06
                                               Ruang Kuliah                    1.842,70               18,60
                                               Laboratorium                    1.905,80               19,23
                                               Perpustakaan / Ruang Baca        120,23                 1,21
                                               Fasilitas Umum                  3.656,68               36,90
                                               Jumlah                          9.909,36              100,00

6   Fakultas Peternakan                        Kantor Administrasi             1.324,77               20,00
                                               Ruang Kuliah                     785,80                11,86
                                               Laboratorium                    1.857,63               28,05
                                               Perpustakaan / Ruang Baca        155,52                 2,35
                                               Fasilitas Umum                  2.499,27               37,74
                                               Jumlah                          6.622,99              100,00

7   Fakultas Teknik                            Kantor Administrasi             3.926,13               16,61
                                               Ruang Kuliah                    5.346,13               22,62
                                               Laboratorium                    6.526,44               27,62
                                               Perpustakaan / Ruang Baca        403,86                 1,71
                                               Fasilitas Umum                  7.430,40               31,44
                                               Jumlah                         23.632,96              100,00

8   Fakultas Kedokteran                        Kantor Administrasi             3.144,40               28,38
                                               Ruang Kuliah                    2.193,22               19,79
                                               Laboratorium                    2.232,36               20,14
                                               Perpustakaan / Ruang Baca         23,04                 0,21
                                               Fasilitas Umum                  3.488,52               31,48
                                               Jumlah                         11.081,54              100,00

9   Fakultas Perikanan dan Ilmu                Kantor Administrasi             1.383,98               18,80
    Kelautan
                                               Ruang Kuliah                    1.457,45               19,80
                                               Laboratorium                    1.415,37               19,23


    Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008        Evaluasi Diri |    67
                                                  Perpustakaan / Ruang Baca                         0,00                0,00
                                                  Fasilitas Umum                                3.104,35               42,17
                                                  Jumlah                                        7.361,15              100,00

 10    Fakultas MIPA                              Kantor Administrasi                           3.665,74               39,59
                                                  Ruang Kuliah                                   574,19                 6,20
                                                  Laboratorium                                  2.399,13               25,91
                                                  Perpustakaan / Ruang Baca                      120,17                 1,30
                                                  Fasilitas Umum                                2.500,14               27,00
                                                  Jumlah                                        9.259,37              100,00

 11    Fakultas Teknologi Pertanian               Kantor Administrasi                            546,22                12,17
                                                  Ruang Kuliah                                   436,34                 9,72
                                                  Laboratorium                                  1.287,69               28,69
                                                  Perpustakaan / Ruang Baca                       98,34                 2,19
                                                  Fasilitas Umum                                2.120,28               47,23
                                                  Jumlah                                        4.488,87              100,00

 12    Pascasarjana                               Kantor Administrasi                            822,62                19,25
                                                  Ruang Kuliah                                  1.238,20               28,98
                                                  Laboratorium                                    34,38                 0,80
                                                  Perpustakaan / Ruang Baca                      144,00                 3,37
                                                  Fasilitas Umum                                2.033,54               47,59
                                                  Jumlah                                        4.272,74              100,00



Tabel L. 27. Luas Bangunan (Kantor, ruang kelas, laboratorium, studio dsb.)
                                                                                                          Status
No                      Jenis                          Jml        Luas (m2)        Kondisi             Penguasaan/
                                                                                                       Kepemilikan
1.    Auditorium                                       15            10.505,99    Sangat Baik               UB
2.    Poliklinik                                        1               407,54    Sangat Baik               UB
3.    Internet/Computer Center                          1             2.690,06    Sangat Baik               UB
4.    Pusat Bahasa                                      1                    -    Sangat Baik               UB
5.    Ruang Praktik Ketrampilan dan                     1             2.813,15    Sangat Baik               UB
      Kemahiran Hukum
6.    Laboratorium Accounting                           1                    21   Sangat Baik                UB
7.    Laboratorium Dapur                                1                    42   Sangat Baik                UB
8.    Bar dan Restaurant                                1                    63   Sangat Baik                UB
9.    Laboratorium Hotel                                1                    42   Sangat Baik                UB
10.   Guest House                                       1                 2.300   Sangat Baik                UB
11.   Mini Office                                       1                 48,88   Sangat Baik                UB
12.   Laboratorium Sekretaris                           1                    93   Sangat Baik                UB
13.   Laboratorium Nutrisi dan Makanan                  1                 103,7   Sangat Baik                UB
      Ternak
14.   Laboratorium Hijauan Pakan ternak                 1                    36   Sangat Baik                UB
      (Rumah kaca)
15.   Lab. Lapang Peternakan                            1               21.000    Sangat Baik                UB
16.   Lab. Aneka Ternak                                 1                12,96    Sangat Baik                UB

       Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                      Evaluasi Diri |    68
                                                                                                     Status
No                     Jenis                          Jml        Luas (m2)        Kondisi         Penguasaan/
                                                                                                  Kepemilikan
17.   Lab.Ternak Perah                                 1                 86,14   Sangat Baik           UB
18.   Lab.Ternak Potong                                1                 19,52   Sangat Baik           UB
19.   Lab. Penetasan Unggas                            1                 33,58   Sangat Baik           UB
20.   Lab. Fisiologi Ternak                            1                 63,44   Sangat Baik           UB
21.   Lab. Epidemiologi                                1                 42,12   Sangat Baik           UB
22.   Lab. Reproduksi                                  1                 86,46   Sangat Baik           UB
23.   Lab. Pemuliaan                                   1                  20,0   Sangat Baik           UB
24.   Lab. Mikrobiologi Pangan                         1                  75,6   Sangat Baik           UB
25.   Lab. Kimia Pangan                                1                 193,5   Sangat Baik           UB
26.   Lab. Pengolahan Pangan                           1                 150,2   Sangat Baik           UB
27.   Lab. Pengolahan Hasil Samping                    1                  57,6   Sangat Baik           UB
28.   Kebun Praktikum Budidaya Pertanian               1                 1.500   Sangat Baik           UB
29.   Rumah kaca                                      12                   600   Sangat Baik           UB
30.   Laboratorium Sumber Daya Lingkungan              1                   108   Sangat Baik           UB
31.   Laboratorium Fisologi                            1                    45   Sangat Baik           UB
32.   Laboratorium Pemuliaan                           1                    45   Sangat Baik           UB
33.   UPT Sentral                                      1                    63   Sangat Baik           UB
34.   UPT Kultur Jaringan                              1                    55   Sangat Baik           UB
35.   Stasiun Klimatologi                              1                   400   Sangat Baik           UB
36.   UPT Ekologi                                      1                    42   Sangat Baik           UB
37.   Screen house                                     3                   180   Sangat Baik           UB
38.   Lab. Kimia Tanah                                 3                 149.4   Sangat Baik           UB
39.   Lab. Fisika Tanah                                1                  88.7   Sangat Baik           UB
40.   Lab. Biologi Tanah                               1                    65   Sangat Baik           UB
41.   Lab. Pedologi, Penginderaan Jauh dan             2                   115   Sangat Baik           UB
      Pemetaan
42.   Lab. Geographycal Information System             1                  43.7   Sangat Baik            UB
43.   Lab. Lingkungan                                  1                    65   Sangat Baik            UB

44.   Lab. Pengering                                   1                   36    Sangat Baik            UB
45.   Lab. Bioteknologi                                1                56.43    Sangat Baik            UB
46.   Lab. Bakteriologi                                1                56.43    Sangat Baik            UB
47.   Lab. Nematologi                                  1                 64.8    Sangat Baik            UB
48.   Lab. Virologi                                    1                 64.8    Sangat Baik            UB
49.   Lab. Entomologi                                  1                 64.8    Sangat Baik            UB
50.   Lab. Mikologi                                    1                 64.8    Sangat Baik            UB
51.   Lab. Pestisida                                   1                25.92    Sangat Baik            UB
52.   Lab. Umum                                        1                98.55    Sangat Baik            UB
53.   R. GC                                            1                   16    Sangat Baik            UB
54.   R. Rearing                                       1                33.48    Sangat Baik            UB
55.   Lab. Komputer                                    1               124,25    Sangat Baik            UB
56.   R. Tunggu Studio                                 1                23.13    Sangat Baik            UB
57.   R. Studio                                        1                 6.88    Sangat Baik            UB
58.   Lab. Kultur Jaringan D3                          1                   45    Sangat Baik            UB
59.   Lab. Sub Kultur Jaringan                         1                   27    Sangat Baik            UB
60.   Ruang studio landskap                            2                  135    Sangat Baik            UB
61.   Unit Agribisnis                                  1                   69    Sangat Baik            UB
62.   R. Produksi agribis                              1                   36    Sangat Baik            UB
63.   Laboratorium Kimia Dasar                         6                  360    Sangat Baik            UB
64.   Lab. Kimia Fisik                                 4                223,2    Sangat Baik            UB
65.   Lab. Kimia Analitik                              4                223,2    Sangat Baik            UB
66.   Lab. Kimia Organik                               4                223,2    Sangat Baik            UB

      Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                  Evaluasi Diri |   69
                                                                                                                 Status
No                          Jenis                          Jml        Luas (m2)              Kondisi          Penguasaan/
                                                                                                              Kepemilikan
67.       Lab. Kimia Anorganik                               3                167,4     Sangat Baik                UB
68.       Lab. Biokimia                                      3                166,0     Sangat Baik                UB
69.       Lab. Instrumentasi                                 1                 73,8     Sangat Baik                UB
70.       Lab. Lingkungan                                    1                 83,7     Sangat Baik                UB
71.       Lab. Matematika                                    1                   56     Sangat Baik                UB
72.       Lab. Statistika                                    1                   56     Sangat Baik                UB
73.       Lab. Biologi Dasar                                 3                  166     Sangat Baik                UB
74.       Lab. Ekologi dan Diversitas Hewan                  2                  117     Sangat Baik                UB
75.       Lab. Taksonomi Struktur dan                        1                   39     Sangat Baik                UB
          Perkembangan Tumbuhan
76.       Lab. Fisiologi Tumbuhan, Kultur                    1                   44     Sangat Baik                UB
          jaringan dan Mikroteknik
77.       Lab. Mikrobiologi dan Genetika                     3                  152     Sangat Baik                UB
78.       Lab. Fisiologi dan Perkembangan                    1                   12     Sangat Baik                UB
          Hewan
79.       Lab. Fisika Dasar                                  2                  120     Sangat Baik                UB
80.       Lab. Fisika lanjutan                               2                  105     Sangat Baik                UB
81.       Lab. Biofisika                                     1                   30     Sangat Baik                UB
82.       Lab. Workshop                                                          34     Sangat Baik                UB
83.       Lab. Fisika Material                               1                   38     Sangat Baik                UB
84.       Lab. Geofisika                                     2                  104     Sangat Baik                UB
85.       Lab. Instrumen & Pengukuran                        2                  123     Sangat Baik                UB
86.       Lab. Model & Simulasi                              2                  105     Sangat Baik                UB
87.       Internet (cable) and Wifi/ Computer                6                  338     Sangat Baik                UB
          Center
88.       Laboratorium Radio                                 1                27.95     Sangat Baik                UB
89.       Laboratorium TV                                    1                27.95     Sangat Baik                UB
90.       Laboratorium Sosiologi                             1                16.16     Sangat Baik                UB


Tabel L. 28. Perkembangan Jumlah Judul Bahan Pustaka

  No.                 Jumlah                     2002              2003               2004             2005             2006

      1     Judul                                   81.652            85.750            97.202          108.383         115.573
      2     Kopi                                  170.404            175.533           195.051          212.881         259.815




           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                        Evaluasi Diri |      70
Tabel L. 29. Data jumlah judul jurnal CD-ROM
                                                                                                    Mulai       Jml Judul
  No         Nama Database Bidang (Jurnal)                           Untuk Fakultas
                                                                                                    Tahun
 1          Medical Journal                         FK, Biologi, Pasca Sarjana                    1994                   316
 2          Applied Science & Technology            MIPA, FT, Pasca Sarjana                       1994                   144
 3          Business Research                       Ekonomi, Adm. Niaga, Hukum, Pasca             1994                   669
                                                    Sarjana
 4          Social Science                          Ilmu2 Sosial                                  1994                   241
 5          Agrocomplex (TEEAL = The                Pertanian, Peternakan, Perikanan,             1993                   163
            Essential Electronic Agricultural       Tehnologi Pertanian, MIPA, Pasca Sarjana
            Library)
 6          Agricola (hanya Index & Abstract) Bidang pertanian & related                          1992                   147
 7          Social Sciences Indeks            Indek artikel bidang ilmu sosial                    1992                   438
                             Jumlah journal CDROM secara keseluruhan
                                                                                                                       2.118



Tabel L. 30. Perkembangan Jumlah Peminjam Buku Pustaka

 NO                        FAKULTAS/PROGRAM STUDI                         2003        2004         2005             2006

        1            FH                                                     5.299      12.579       15.168             11.006
        2            FE                                                    11.491      24.716       31.928             24.193
        3            FIA                                                    9.517      23.616       30.882             24.989
        4            FP                                                    12.588      27.870       30.350             21.701
        5            FPT                                                    5.864      12.199       11.643              7.574
        6            FT                                                    15.550      31.020       35.937             24.293
        7            FK                                                     2.964       8.637       11.870              7.795
        8            FPIK                                                   4.890      11.468       14.785             11.670
        9            FMIPA                                                 13.225      29.572       39.524             31.100
       10            FTP                                                   10.209      22.677       24.386             16.431
       12            PPS                                                      749       2.009        2.538              1.698
       11            NON FAKULTAS                                             175       1.412        4.243              3.437
       13            KEPEGAWAIAN                                              533       1.028          651                350

                               TOTAL                                       93.054     208.803      253.905          186.237



Tabel L. 31. Perkembangan Jumlah Transaksi On line

                                                                                      Tahun
      NO.                      BULAN
                                                                2004                  2005                   2006
       1           Januari                                             121295            170661                     281.840
       2           Pebruari                                            166835            159891                     281.478
       3           Maret                                               142975            215788                     330.008
       4           April                                               161547            225853                     470.854
       5           Mei                                                 186551            209225                     345.457
       6           Juni                                                171014            171014                     345.457
           Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                   Evaluasi Diri |     71
                                                                                         Tahun
       NO.                      BULAN
                                                                  2004                   2005                         2006
        7           Juli                                                 140877             171655                           566.138
        8           Agustus                                              114591             262021                           398.102
        9           September                                            159775             277314                           532.604
       10           Oktober                                              132746             282594                           391.432
       11           Nopember                                              97873             100544                           641.489
       12           Desember                                             157708                      0                                  0
                           TOTAL                                      1753787              2246560                           4584859
                  Rata-rata perbulan                                     146149             204232                               416805
                   Rata-rata perhari                                       5846                  6900                             13893



Tabel L. 32. Partisipasi dan Prestasi Mahasiswa dalam Kegiatan Pekan ilmiah Mahasiswa dan Kegiatan
Inovatif-Produktif Lainnya Tingkat Nasional dan Internasional, dalam Tiga Tahun Terakhir
                                                                                Tingkat Kejuaraan
 No               Jenis Kegiatan
                                                  2005                      2006                 2007                        2008
 (1)                    (2)                        (3)                       (4)                  (5)                         (6)
  1         Pekan Ilmiah Mahasiswa               Juara III                4 Perak, 5           Juara III                  Juara
            Tk. Nasional ( PIMNAS )           2 Emas, 3 Perak             Perunggu           2 Ems, 4 Prk
                                                                                               & 1 Perg                   Umum
  2         Lomba Karya Tulis                                                                                             Juara I
            Mahasiswa Tingkat                                                                                        LKTI Hari Dharma
            Nasional ( LKTM )                                                                                         Samudra 2008
            a. LKTM Bidang IPA                                              Juara II             Juara II               Juara I & II
                                                                            Bid. IPA            Bid. IPA                Bidang IPA
            b. LKTM Bidang Seni                    Juara I                  Juara II            Juara III
            c. LKTM - Lingkungan                   Juara III                 Juara I         4 Finalis baru            Juara III Bidang
               Hidup                                                      Bid. Sosek          akan lomba                    Biotis
                                                                           & Juara III      tgl. 4-6 Des 07
                                                                         Bid. Geofisik          di Bogor
            d. Kompetisi Pemikiran                  Juara I                 Juara III            Juara II
               Kritis Mahasiswa                  Bid. Kesra &            Bid. Polkam &        Bid. Polkam                Juara I Bid.
               (KPKM)                              Juara III             Bid. Ekonomi                                     Ekonomi
                                                 Bid. Polkam
            e. Pemilihan Peneliti                   Juara I                Juara I                Juara I
                                                                                                                       Juara I Bid. IPA
               Remaja Indonesia                   Bid. IPS &               Bid. IPA              Bid. IPA &
                                                                                                                       Juara I Bid. IPS
               (PPRI)                            Juara II & III                                 Juara I Bid.
                                                                                                                      Juara III Bid. IPS
                                                   Bid. IPA                                      Teknologi
            f. LKTM -                                                       Juara I
               Ketenagalistrikan (HLN
               ke 61)
            g. LKTM - Indocement                                                                 Juara I
            h. Lomba Bisnis Plan                                                                 Juara II
               Pemuda Tk.Nasional
               (Menpora)
            i. Student                                                                            Juara I
               Technoprenurship
               Program
            j. Lomba Hasil Penelitian                                                            Juara II
               Unggulan Terpadu

            Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                            Evaluasi Diri |     72
                                                                             Tingkat Kejuaraan
 No          Jenis Kegiatan
                                                2005                     2006                2007                              2008
 (1)                 (2)                         (3)                      (4)                 (5)                               (6)
          (Depkominfo)
  3    Lomba Karya Inovatif Mhs.
       Tingkat Nasional
       a. Kontes Robot Cerdas                                                                   Juara I
          Indonesia (KRCI)                                                                    Seni Beroda
       b. Lomba Cipta Elektronik                                                                Juara I                  Juara I Gemas
          Nas. (LCEN)                                                                                                         TIK
       c. Program Kreativitas                                                                       Juara I
          Mahasiswa ( PKM ) Bid.
          Pengab. Masy.
       d. Program Kreativitas               Juara I & II                Juara III                   Juara I
          Mahasiswa (PKM) Bid.
          Penulisan Ilmiah
       e. Program Kreativitas                                           Juara III                   Juara II
          Mahasiswa (PKM) Bid.
          Teknologi
       f. Program Kreativitas                                       Juara II & III                  Juara II
          Mahasiswa (PKM) Bid.
          Penelitian


Tabel L. 33.    Partisipasi dan Prestasi Mahasiswa dalam Bidang Minat dan Bakat Tingkat Nasional
dan Internasional

 No.                           Jenis Kegiatan                                                  Tingkat Kejuaraan
 (1)                                  (2)                                                                  (3)
        International Championship for Jogja, tanggal 2 - 7 Juli 2005
 1.                                                                         Juara I Kerapian Teknik Beregu Komb. Putra
        (Perisai Diri) di Yogyakarta
        International Championship for Jogja, tanggal 2 - 7 Juli 2005       Juara I Kerapian Tehnik Berpasangan Tangan Kosong
 2.
        (Perisai Diri) di Yogyakarta                                        Putri
        International Championship for Jogja, tanggal 2 - 7 Juli
 3.                                                                         Juara II Kerapihan Teknik Berpasangan Senjata Putri
        2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta
        International Championship for Jogja, tanggal 2 - 7 Juli
 4.                                                                         Juara I Kerapian Teknik Beregu Komb. Putra
        2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta
        International Championship for Jogja, tanggal 2 - 7 Juli
 5.                                                                         Juara III Kerapihan Teknik Beregu Teknik Asli Putri
        2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta
        International Championship for Jogja, tanggal 2 - 7 Juli
 6.                                                                         Juara I Kerapian Teknik Beregu Komb. Putra
        2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta
        International Championship for Jogja, tanggal 2 - 7 Juli            Juara I Kerapian Tehnik Berpasangan Tangan Kosong
 7.     2005 (Perisai Diri) di Yogyakarta                                   Putri
        Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) IX,
 8.                                                                         Juara II Seni Tunggal Putra
        tanggal 26 Juli - 3 Agustus 2005 di Bandung
        Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) IX,
 9.                                                                         Juara III Klas Bebas Putra
        tanggal 26 Juli - 3 Agustsu 2005 di Bandung
        Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Achmad Dahlan Cup
 10.                                                                        Juara I Klas Tanding Perorangan
        III, tanggal 12 - 18 Maret 2006
        Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Achmad Dahlan Cup
 11.                                                                        Juara II Klas Tanding Perorangan
        III, tanggal 12 - 18 Maret 2006
        Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Achmad Dahlan Cup
 12.                                                                        Juara II Klas Bebas Beregu Pa
        III, tanggal 12 - 18 Maret 2006
        Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Achmad Dahlan Cup
 13.                                                                        Juara III Klas Tanding Perorangan
        III, tanggal 12 - 18 Maret 2006
        Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Achmad Dahlan Cup
 14.    III, tanggal 12 - 18 Maret 2006
                                                                            Pesilat Terbaik Putri
        Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) VIII, tanggal, 12
 15.                                                                        Juara I Baca Puisi Putri Peksiminal
        - 16 September 2006 di Makasar
 16.    Liga Bola Basket (LIBAMA) Divisi I Nasional, tanggal 22 – 31        Juara II LIBAMA DIVISI I Nasional

       Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                                   Evaluasi Diri |   73
No.                           Jenis Kegiatan                                                  Tingkat Kejuaraan
(1)                                  (2)                                                                 (3)
       Agustus di Semarang
       Festival Paduan Suara XX ITB 2006, tanggal 11 - 17 September
17.                                                                       Juara II Katagori Putri
       2006 di ITB Bandung
       Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Achmad Dahlan Cup
18.                                                                       Juara I Klas Tanding Perorangan
       III, tanggal 12 - 18 Maret 2006
       Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Achmad Dahlan Cup
19.                                                                       Juara II Klas Tanding Perorangan
       III, tanggal 12 - 18 Maret 2006
       Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Achmad Dahlan Cup
20.                                                                       Juara II Klas Bebas Beregu Pa
       III, tanggal 12 - 18 Maret 2006
       Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Achmad Dahlan Cup
21.    III, tanggal 12 - 18 Maret 2006
                                                                          Juara III Klas Tanding Perorangan
       Invitasi Nasional Tapak Suci Rektor Univ. Achmad Dahlan Cup
22.                                                                       Pesilat Terbaik Putri
       III, tanggal 12 - 18 Maret 2006
       Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) VIII, tanggal, 12
23.                                                                       Juara I Baca Puisi Putri Peksiminas
       - 16 September 2006 di Makasar
       Liga Bola Basket Mahasiswa (LIBAMA) Divisi I Nasional,
24.                                                                       Juara II LIBAMA DIVISI I Nasional
       tanggal 22 - 31 Agustus 2006 di Semarang
       Festival Paduan Suara XX ITB 2006, tanggal 11 - 17
25.                                                                       Juara II Katagori Putri
       September2006 di ITB Bandung
       Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II, tanggal
26.                                                                       Medali Perak Klas Seni Tunggal Putra
       23 - 31 Maret 2007 di Univ. Wijaya Kusuma Surabaya
       Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II, tanggal
27.                                                                       Medali Perunggu Klas J Putra
       23 - 31 Maret 2007 di Univ. Wijaya Kusuma Surabaya
       Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II, tanggal
28.    23 - 31 Maret 2007 di Univ. Wijaya Kusuma Surabaya
                                                                          Medali Perunggu Klas G Putra
       Kejuaraan Nasional Pencap Silat Antar Mahasiswa II, tanggal
29.                                                                       Medali Perunggu Klas E Putri
       23 - 31 Maret 2007 di Univ. Wijaya Kusuma Surabaya
       Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada
30.                                                                       Juara I Ganda Putra
       tanggal 21 - 26 Mei 2007 di UB
       Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada
31.                                                                       Juara I Ganda Campuran
       tanggal 21 - 26 Mei 2007 di UB
       Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada
32.                                                                       Juara II Tunggal Putra
       tanggal 21 - 26 Mei 2007 di UB
       Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada
33.                                                                       Juara III Tunggal Putra
       tanggal 21 - 26 Mei 2007 di UB
       Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada
34.                                                                       Juara III Ganda Putra
       tanggal 21 - 26 Mei 2007 di UB
       Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada
35.    tanggal 21 - 26 Mei 2007 di UB
                                                                          Juara III Ganda Putri
       Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada
36.                                                                       Juara I beregu Putra
       tanggal 21 - 26 Mei 2007 di UB
       Kejuaraan Nasional antar mahasiswa " Brawijaya Cup V ' pada
37.                                                                       Juara III Beregu Putri
       tanggal 21 - 26 Mei 2007 di UB
       Kejuaraan Nasional Panahan Indoor Terpadu VII 2007, tanggal        Juara I Perorangan Putra B Kualifikasi Jarak 18 M dan
38.
       2 -7 Maret 2007 di IPB Bogor                                       Juara II Perorangan Putra B Olympic Round Jarak 18 M
       Kejuaraan Nasional Panahan Indoor Terpadu VII 2007, tanggal
39.                                                                       Juara III Perorangan Putra B Kualifikasi Jarak 18 M
       2 -7 Maret 2007 di IPB Bogor
       Kejuaraan Nasional Pencak Silat Antar Perguruan Tinggi II
40.    2007, tanggal 26 - 31 Maret 2007 di Univ. Wijaya Kusuma            Juara II Versi Jurus Tunggal
       Surabaya
       Kejuaraan Nasional Pencak Silat Antar Perguruan Tinggi II
41.    2007, tanggal 26 - 31 Maret 2007 di Univ. Wijaya Kusuma            Juara III Klas E Putri versi IPSI
       Surabaya
       Perisai Diri International Championship V 2007, tanggal 2-7 Juli
42.                                                                       Juara I Berpasangan Senjata Putri
       2007 di Bandung
       Perisai Diri International Championship V 2007, tanggal 2-7 Juli   Juara I Berpasangan Tangan Kosong
43.
       2007 di Bandung                                                    Putra
       Perisai Diri International Championship V 2007, tanggal 2-7 Juli   Juara II Beregu Teknik Senjata Bebas
44.
       2007 di Bandung                                                    Beregu Putra
       Perisai Diri International Championship V 2007, tanggal 2-7 Juli
45.    2007 di Bandung
                                                                          Juara I Serang Hindar Putri


      Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                                  Evaluasi Diri |   74
No.                           Jenis Kegiatan                                                 Tingkat Kejuaraan
(1)                                  (2)                                                                (3)
       Perisai Diri International Championship V 2007, tanggal 2-7 Juli
46.                                                                       Juara II Versi Jurus Tunggal Putra
       2007 di Bandung
       Perisai Diri International Championship V 2007, tanggal 2-7 Juli   Juara III Teknik Senjata Wajib
47.
       2007 di Bandung                                                    Beregu Putra
       Perisai Diri International Championship V 2007, tanggal 2-7 Juli
48.                                                                       Juara III Klas B Putra Versi IPSI
       2007 di Bandung
       Mengikuti Kompetisi Paduan Suara Univ. Katolik Parahyangan
49.    IV (KPS UNPAR IV), tanggal 28 Agt s/d 3 September 2007 di          Juara II katagori Popule
       Bandung
        Lomba Karya Tulis Ilmiah Hari Dharma Samudra, pada tanggal
50.                                                                       Juara I LKTI Hari Dharma Samudra 2008
        15 Januari 2008 di Markas Besar Angkatan Laut Jakarta
        Kompetisi karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang IPA, IPS
51.                                                                       Juara I KKTM Bidang IPA
        dan Ilmu Pendidikan, tanggal 28 - 29 Maret 2008 di UB
        Kompetisi karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang IPA, IPS
52.                                                                       Juara I KKTM Bidang IPS
        dan Ilmu Pendidikan, tanggal 28 - 29 Maret 2008 di UB
        Kompetisi karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang IPA, IPS
53.                                                                       Juara I KKTM Bidang Pendidikan
        dan Ilmu Pendidikan, tanggal 28 - 29 Maret 2008 di UB
        Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. Nasional
54.     Pada Tanggal 17 - 19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya
                                                                          Finalis KPKM Bidang Polkam
        Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. Nasional
55.                                                                       Finalis KPKM Bidang Polkam
        Pada Tanggal 17 - 19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya
        Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. Nasional
56.                                                                       Juara I KPKM Bidang Ekonomi
        Pada Tanggal 17 - 19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya
        Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. Nasional
57.                                                                       Finalis KPKM Bidang Ekonomi
        Pada Tanggal 17 - 19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya
        Kompetisi Pemikiran Kritis Mahasiswa (KPKM) Tk. Nasional
58.                                                                       Finalis KPKM Bidang Kesra
        Pada Tanggal 17 - 19 Mei 2008 di STIESIA Surabaya
        Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008
59.     Bidang IPA,IPS, Pend, Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 -         Juara I KKTM Maba Bid. IPA
        17 Mei 2008
        Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008
60.     Bidang IPA,IPS, Pend, Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 -         Juara I KKTM Maba Bid. IPS
        17 Mei 2008
        Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008
61.     Bidang IPA,IPS, Pend, Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 -         Juara I KKTM Maba Bid. Pend.
        17 Mei 2008
        Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008
62.     Bidang IPA,IPS, Pend, Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 -         Juara I KKTM Maba Bid. Seni
        17 Mei 2008
        Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Maba 2007/2008
63.     Bidang IPA,IPS, Pend, Seni dan Alqur'an pada tanggal 16 -         Juara I KKTM Maba Bid. Alqur'an
        17 Mei 2008
       Seleksi tahap I Internasional Mathematic Competition For
        University Students (IMC) dan International Scientific
64.                                                                       Peringkat I Wilayah VII Jawa Timur
        Olympiad on Mathematic (ISOM), tanggal 12-13 Mei 2008
        di UB
       Seleksi tahap I Internasional Mathematic Competition For
        University Students (IMC) dan International Scientific
65.                                                                       Peringkat IV
        Olympiad on Mathematic (ISOM), tanggal 25 Mei s/d
        19 Juni 2008 di Cisarua Bogor
       Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) VII Tahun 2008
66.    Bidang IPA, tangal 6 - 9 Juli 2008 di LIPI Jakarta
                                                                          Juara I PPRI VII Bid. IPA
       Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) VII Tahun 2008
67.                                                                       Juara I PPRI VII Bid. IPS
       Bidang IPS, tangal 6 - 9 Juli 2008 di LIPI Jakarta
       Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) VII Tahun 2008
68.                                                                       Juara III PPRI VII Bid. IPS
       Bidang IPS, tangal 6 - 9 Juli 2008 di LIPI Jakarta
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
69.                                                                       Juara I Penyaji PKM - K
       14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
70.    14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
                                                                          Juara I Penyaji PKM - T
71.    Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal              Juara I Poster PKM - M

      Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                                 Evaluasi Diri |   75
No.                           Jenis Kegiatan                                                  Tingkat Kejuaraan
(1)                                  (2)                                                             (3)
       14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
72.                                                                      Juara I Poster PKM - P
       14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
73.                                                                      Juara II Penyaji PKM - K
       14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
        Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
74.                                                                       Juara II Penyaji PKM - P
       14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
75.                                                                      Juara II Poster PKM - M
       14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
76.    14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
                                                                         Finalis PKM - K
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
77.                                                                      Finalis PKM - K
       14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
78.                                                                      Finalis PKM - P
       14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
79.                                                                      Finalis PKM – T
       14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
80.                                                                      Finalis PKM – T
       14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
81.                                                                      Finalis PKMI
       14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
82.                                                                      Finalis PKMI
       14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
83.    14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
                                                                         Finalis PKMI
       Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) XXI, tanggal
84.                                                                      Finalis PKMI
       14 - 19 Juli 2008 di Univ. Islam Sultan Agung Semarang
       Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang Seni
85.                                                                      Finalis KKTM Seni 2008
       tanggal 25 - 28 Agustus 2008 di Yogjakarta
       Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang Seni                Finalis KKTM Seni 2008
86.
       tanggal 25 - 28 Agustus 2008 di Yogjakarta
       Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Bidang Seni
87.                                                                      Finalis KKTM Seni 2008
       tanggal 25 - 28 Agustus 2008 di Yogjakarta
       Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) Jatim, tgl.
88.                                                                      Juara I Bidang IPS
       15 - 16 Agustus 2008 di Depdikbud. Jatim
       Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) Jatim, tgl.
89.                                                                      Juara II Bidang IPS
       15 - 16 Agustus 2008 di Depdikbud. Jatim
       Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa (LKTIM) Jatim, tgl.
90.    15 - 16 Agustus 2008 di Depdikbud. Jatim
                                                                         Juara III Bidang IPS
       Lomba Karya Inovatif Mhasiswa (LKTIM) Jatim, tgl. 15 - 16
91.                                                                      Juara I Bidang IPA
       Agustus 2008 di Depdikbud. Jatim
       Lomba Karya Inovatif Mhasiswa (LKTIM) Jatim, tgl. 15 - 16
92.                                                                      Juara II Bidang IPA
       Agustus 2008 di Depdikbud. Jatim
        Pemilihan Kampus Prima Olahraga Katagori Peduli Prestasi
        tahun 2008 yang diselenggarakan oleh Kementrian Olahraga         Juara III Pemilihan Kampus Prima Olahraga Katagori
93.
        dan Pemuda (MENPORA) Jakarta.                                    Peduli Prestasi

       Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional
94.    (Peksiminal) Tangkai Lomba POP pada tanggal 26 - 29 Mei           Juara I Tangkai Lomba POP Pi Peksiminal Jatim
       2008 di Univ. Negeri Malang
       Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional
95.    (Peksiminal) Tangkai Lomba Seriosa pada tanggal 26 - 29 Mei       Juara I Tangkai Lomba Seriosa Pi Peksiminal Jatim
       2008 di Univ. Negeri Malang
       Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional
96.    (Peksiminal) Tangkai Lomba Seriosa pada tanggal 26 - 29 Mei       Juara II Tangkai Lomba Seriosa Pa Peksiminal Jatim
       2008 di Univ. Negeri Malang
       Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional
97.    (Peksiminal) Tangkai Lomba Vokal Group pada tanggal 26 -          Juara III Tangkai Lomba Vokal Group Pa Peksiminal Jatim
       29 Mei 2008 di Univ. Negeri Malang
       Seleksi Daerah Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Regional
98.                                                                      Juara III Tangkai Lomba Keroncong Pi Peksiminal Jatim
       (Peksiminal) Tangkai Lomba Keroncong pada tanggal 26 -

      Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                              Evaluasi Diri |   76
 No.                            Jenis Kegiatan                                                 Tingkat Kejuaraan
 (1)                                   (2)                                                               (3)
          29 Mei 2008 di Univ. Negeri Malang
          Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Tk. Nasional (Peksiminas) IX
 99.     Tangkai Lomba POP Hiburan pada tgl. 24 - 30 Juli 2008              Juara II Tangkai Lomba POP Pi Peksiminas IX
          di Jambi
          Pekan Seni Mahasiswa Indonesia Tk. Nasional (Peksiminas)
 100.    IX Tangkai Lomba Seriosa Putri pada tgl. 24 - 30 Juli 2008         Juara III Tangkai Lomba Seriosa Pi Peksiminas IX
          di Jambi
         Pekan Integrasi Nasional Menwa Manunggal Cakti, tanggal
 101.                                                                       Juara II Napak Tilas 67 Km
         8 - 9 Agustus 2008 di Semarang
         Lomba Cipta Elektroteknik Nasional (LCEN) tanggal
 102.    di ITS Surabaya Kontes Robot Indonsesia (KRI) tahun 2008 di        Juara II Bid. Telematika Juara II KRI
         UI Jakarta
         Kejurnas Bulutangkis UNJ Cup II Antar mahasiswa se Indone
                                                                            Juara I ganda Putra UNJ Cup II Juara III Tunggal Putra
 103.    sia, tanggal 28 Juli - 2 Agustus 2008 Festival Paduan Suara XXI
                                                                            UNJ Cup II Juara I Katagori Lagu Rakyat Indonesia
         ITB 2008




Tabel L. 34. Persepsi Mahasiswa berkait dengan pengelolaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi)
 Penggunaan komputer untuk belajar                     Tiap hari    Kadang               < 1x/minggu Tak pernah
                                                                386         538                    204         17
 Keperluan penggunaan                                Tugas kuliah Main game                Lain-lain
                                                                882         149                    103
 Ketersediaan komputer di kampus                          Ya         Tidak
                                                                655         461
 Akses internet di kampus                              Tiap hari    Kadang               < 1x/minggu Tak pernah
                                                                  89        398                   373          277
 Keperluan akses di kampus                              Kuliah       Email               Baca berita     Fun
                                                                873          89                     48          61
 Penggunaan Email kampus                               Tiap hari    Kadang               < 1x/minggu Tak pernah
                                                                  55        286                   308          455
 Penggunaan data digital                               Tiap saat    Kadang                  Jarang    Tak pernah
                                                                  85        240                   345          421
 Perlu data/informasi cepat                               Ya         Tidak
                                                               1027          52
 Kepentingan basis data                                 Sangat      Penting                 Tidak     Tidak tahu
                                                         penting960         101             penting 34          11
 Layanan internet/email                                Terpadu      Fakultas               Jurusan    Tak perlu
                                                                220         299                   573           11
 Penyediaan data digital                              Universitas   Fakultas               Jurusan Manual saja
                                                                456         187                   436           10
 Unit pengelola                                       PUSKOM         BAPSI                  UPPTI      Lainnya    Semua
                                                                473          21                   152          113    224
 Pengembangan prasarana Tl                           Sangat baik      Baik                 Kurang       Sangat
                                                                  97        275                   532 kurang   173
 Tl terpadu                                              Setuju           Tak setuju     Tak
                                                                   816            164 berpendapat
                                                                                               95




        Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                                Evaluasi Diri |   77
Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   78
                                         LAMPIRAN GAMBAR




Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   79
                                                   Penanggungjawab


                                                           Rektor
                                                                                                 Pusat Jaminan Mutu

                                                                                            Prof. Dr. Ir. Soebarinoto
                                                                                            Prof. Dr. Ir. Jody Moenandir
                                                                                            Dr. Endang Arisoesilaningsih
                                                             PR I                           Dr. Surahman, MSIE
                                                                                            Dr. Ir. M. Bisri, MS
                                                   Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito                Dr. Unti Ludigdo
                                                                                            Dr. M.Nurhuda



            Dekan yang terkait                            Koordinator

                                                       Prof. Sutiman B.S.                    Reviewer Proposal/Monevin
                                                                                                  Asesor internal




                                 Koor. Bid. Akademik                    Koor. Bid. Adm & Keu

                          Ir. Sudarminto S.Y, M.App.Sc                   Ir. Yulia Nuraini, MS             Staf Adm & Keu
Staf Akademik
                                                                                                              Drs. Djaelani
   Femy



  Dra. Siti Romlah          Sri Lestariningsih,                 Ir. Sudarminto S.Y,,                Drs. Johan A.E. Noor,
    Koordinator                   SH, MH                              M.App.Sc                              M.Sc
        SP-4               Koordinator Hibah A2                  Koordinator Hibah                  Koordinator TPSDP/
                                   & A3                              Universitas                          I-MHERE




  Gambar L.1. Integrasi Peran PJM dan Tim Koordinasi PHK dalam Monevin UB
              dan Peningkatan Daya Saing Proposal PHK Tahun 2005-2006.




                                             Pimpinan Fakultas
         Senat
                                                  DEKAN
        Fakultas
                                         Pembantu Dekan/Sekretaris
                                                 Fakultas



                                                                                                        GJM
          GJM
                                                               Ketua Jurusan
                                                                Ketua Jurusan
      Organisasi Fakultas                                        Ketua Jurusan
      pelaksana akademik                                                                                UJM

          Ketua Program Studi                                                   Ketua Jurusan
                                                                               Ketua Program Studi



          Ketua Laboratorium                                                       Ketua Jurusan
                                                                                  Ketua Laboratorium




                          Gambar L.2. GJM dan UJM di Fakultas dan Jurusan
  Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                                   Evaluasi Diri |   80
                             Struktur Organisasi UB PKBLU
             Senat                                                                                        Dewan
           Universitas                                    REKTOR                                         Pengawas
                                           PR-I            PR-II              PR-III

                                                           Pemimpin BLU
                          Ka. PJM         Ka. SPI
                          Institusi Fungsional
                                                                Ka.      Ka.            Ka.        Ka.
                                                               BAU      BAAK           BAPSI       BAK
                             Ka.         Ka.
                            LPPM         LP3                          Biro, Unsur Pelaksana Administrasi
                                Lembaga
                                                              Ka.       Ka.       Ka.       Ka.         Ka.        Ka.          Ka.
                                                            Perpus     LSIH      UTIK      InBis       LMKU       Pusat        Pusat
                   Ka          Ka         Ka                takaan                                               Bahasa       Usaha
                 Asrama       PPA      Penerbitan
                                                                                       Unsur Penunjang                       Komersial
                    Unsur Pelayanan Umum


Dekan   Dekan     Dekan      Dekan     Dekan      Dekan    Dekan      Dekan      Dekan         Dekan     Dekan      Kaprog        Dir.
 FH      FE        FIA        FP        FT         FPt      FK        FPIK       FMIPA          FTP       FIS       Bahasa       prog
                                                                                                                                 Pasca
                                    Fakultas /Program, Unsur Pelaksana Akademik                                                 sarjana


            Telah ada saat ini             Ditata sesuai kebutuhan BLU                  Baru dibentuk pada saat BLU



                    Gambar L.3 Struktur Organisasi UB dalam Bentuk BLU




   Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                                    Evaluasi Diri |   81
     40%
                  Assisten ahli         Lektor
     35%          Lektor kepala         Guru besar

     30%


     25%


     20%


     15%


     10%


      5%


      0%
              No coment           < 2sks          2 - 6 sks        6 - 9 sks         9 -12 sks     > 12sks



Gambar L.4 Distribusi beban kerja dosen dalam pengajaran (sampling staf)

  25%
                                  Assisten ahli   Lektor      Lektor kepala       Guru besar


  20%



  15%



  10%



   5%



   0%
               < 1 hour           1 - 5 hour(s)        5 - 10 hours            10 - 20 hours     > 20 hours



Gambar L.5 Distribusi beban kerja dosen dalam penelitian (sampling staf)




Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                            Evaluasi Diri |   82
          25%
                      Assisten ahli   Lektor   Lektor kepala    Guru besar


          20%



          15%



          10%



           5%



           0%
                      < 1 hour         1 - 5 hour(s)       5 - 10 hours       10 - 20 hours   > 20 hours



     Gambar L.5 Distribusi beban kerja dosen dalam pengabdian masyarakat




Gambar L.7 Pandangan Dosen dan Tenaga Pendidikan terhadap Pengembangan SDM




    Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                      Evaluasi Diri |   83
Gambar L.8 Pandangan dosen/tenaga kependidikan pada kesesuaian pendidikan dan
           latihan dengan kompetensi




        Gambar L.9 Lama waktu promosi dosen ke pangkat yang lebih tinggi




    Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008   Evaluasi Diri |   84
 90%
                                               Abstain    Setuju       Tidak
 80%

 70%

 60%

 50%

 40%

 30%

 20%

 10%

  0%
               Assisten ahli              Lektor                Lektor kepala             Guru besar


        Gambar L.10 Pandangan dosen terhadap desentralisasi manajemen
                                 keuangan



90%
                                    Dosen       Teknisi/Lab/UPT         Administrasi
80%

70%

60%

50%

40%

30%

20%

10%

0%
                               i
          ir




                                                                                                    s
                                              rja




                                                                                     ai
                                                                   n
                            aj




                                                                                                   ita
          r




                                                                na




                                                                                    w
       Ka




                           G




                                           ke




                                                                                  ga




                                                                                                al
                                                              pi




                                                                                              Ku
                                         an




                                                           im




                                                                                pe
                                                          m
                                       ur




                                                                              n
                                                         pe
                                     At




                                                                           ra
                                                                            u
                                                     Ke




                                                                         At




        Gambar L.11 Pandangan staf terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki




 Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                            Evaluasi Diri |   85
60%
                                    Dosen     Teknisi/Lab/UPT       Administrasi

50%


40%


30%


20%


10%


 0%
                   Abstain                             Puas                        Tidak puas

      Gambar L.12 Kepuasan staf terhadap kebijakan dan aturan yang ada




Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                         Evaluasi Diri |   86
 Pengetahuan Mahasiswa tentang Keberadaan Biro                        Manfaat PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) bagi
                                                                                        Mahasiswa
   Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan
                                                                                     Kurang
              Kurang                                                              Bermanfaat, 4
                                                                         Cukup         %
             Baik, 13%                                                Bermanfaat, 1
                                                                                                                   Sangat
 Cukup                                                                    8%
                                                                                                                Bermanfaat, 4
Baik, 13%                                                                                                            0%

                                                   Sangat
                                                  Baik, 53%

 Baik, 21%                                                             Bermanfaat, 3
                                                                           8%


Pengetahuan Mahasiswa tentang Keberadaan Biro                       Manfaat PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) bagi
   Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan
   Manfaat Kegiatan LKTM dan LKTI bagi Mahasiswa                         Sistem Pelayanan di Perpustakaan UB
                                                                                       Mahasiswa
                 Kurang
              Bermanfaat, 5                                                          Kurang
    Cukup          %
                                                 Sangat                      Cukup Baik, 8%
 Bermanfaat, 2
                                              Bermanfaat, 3                 Baik, 9%
     3%                                                                                                               Sangat
                                                   8%
                                                                                                                     Baik, 43%




         Bermanfaat, 3                                                Baik, 40%
             4%


              Manfaat Kegiatan LKTM dan LKTI bagi                           Kinerja BEM Universitas atau Fakultas
                      Mahasiswa                                                 Sistem Pelayanan di Perpustakaan UB
      Kelengkapan Buku-buku atau Fasilitas dalam
                  Perpustakaan UB                                                      Kurang
                                                                                       Baik, 8%
                Tidak                                                    Cukup
              Tahu, 13%                                                 Baik, 13%                                     Sangat
                                                                                                                     Baik, 38%

                                                Sudah, 48%



Belum, 39%
                                                                           Baik, 41%


              Kelengkapan Buku-buku atau Fasilitas
      Kinerja DPM Universitas atau Fakultas                             Kinerja HimpunanUniversitasJurusan/PS di Fakultas
                dalam Perpustakaan UB                                      Kinerja BEM Mahasiswa atau Fakultas

                   Kurang                                                                Kurang
                   Baik, 4%                                                             Baik, 11%
   Cukup                                       Sangat                                                             Sangat
  Baik, 24%                                   Baik, 34%                                                          Baik, 29%
                                                                         Cukup
                                                                        Baik, 26%




               Baik, 38%                                                                                 Baik, 34%


                                                                         Kinerja Himpunan Mahasiswa Jurusan/PS di
       Kinerja DPM Universitas atau Fakultas                                             Fakultas




      Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                        Evaluasi Diri |    87
 Sistem Pelayanan Koperasi Mahasiswa (KOPMA)
                                                                           Pelayanan Kantin pada Tiap-tiap Fakultas

                     Kurang
                     Baik, 4%                                                      Kurang
      Cukup
                                                                                  Baik, 12%
     Baik, 16%                                   Sangat                    Cukup
                                                                          Baik, 7%                                Sangat
                                                Baik, 37%
                                                                                                                 Baik, 38%




     Baik, 43%                                                             Baik, 43%


      Pelayanan Fotokopi pada Tiap-tiap Fakultas               Pengetahuan Mahasiswa tentang Program Beasiswa bagi
 Sistem Pelayanan Koperasi Mahasiswa (KOPMA)                           Pelayanan Kantin pada Tiap-tiap Fakultas
                                                                     Mahasiswa Berprestasi atau Teladan di UB
                                                                            Tidak
                                                                         Bermanfaat, 1
           Kurang
                                                                             6%
          Baik, 19%                              Sangat
    Cukup                                       Baik, 35%
   Baik, 6%




                                                                                                                Sangat
                Baik, 40%                                                                                     Bermanfaat,
                                                                                                                 84%

    Pelayanan Fotokopi pada Tiap-tiap Fakultas
Manfaat Beasiswa bagi Kelancaran Studi Mahasiswa                      Pengetahuan Mahasiswa tentang Program Beasiswa
                                                                     Pengetahuan Mahasiswa tentang Program Pertukaran bagi
                                                                                  Mahasiswa ke Luar Negeri
                                                                              Mahasiswa Berprestasi atau Teladan

         Tidak
       Tahu, 19%                                                          Tidak
                                                                       Bermanfaat,
                                                 Sudah, 43%                35%


                                                                                                                   Sangat
                                                                                                                 Bermanfaat,
 Belum, 38%                                                                                                         65%



Manfaat Beasiswa bagi Kelancaran Studi Mahasiswa                       Pengetahuan Mahasiswa tentang Program Pertukaran
                                                                                   Mahasiswa ke Luar Negeri
                                                                                Manfaat Krida Mahasiswa (KRIMA)
               Manfaat PK2MABA bagi Mahasiswa
                  Kurang                                                           Kurang
                Bermanfaat,                                                      Bermanfaat,
                   11%                                                              16%                            Sangat
                                                   Sangat
   Cukup                                         Bermanfaat,                                                     Bermanfaat,
 Bermanfaat,                                        37%                                                             37%
    25%

                                                                          Cukup
                                                                        Bermanfaat,
                                                                           36%
                            Bermanfaat,                                                                    Bermanfaat,
                               27%                                                                            11%




          Manfaat PK2MABA bagi Mahasiswa                                         Manfaat Krida Mahasiswa (KRIMA)




       Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                       Evaluasi Diri |     88
   Kelengkapan Fasilitas Olah Raga Permainan yang                   Teknik Pengajaran Olahraga Beladiri yang Tersedia di
             Disediakan oleh Kampus                                                      Kampus

                      Kurang                                                         Kurang
                     Baik, 7%                                                Cukup Baik, 8%
                                                Sangat
    Cukup                                                                   Baik, 9%                                Sangat
                                               Baik, 31%
   Baik, 23%                                                                                                       Baik, 37%




                                                                         Baik, 46%
                             Baik, 39%


   Kelengkapan Fasilitas Olah Raga Ada di Kampus
  Metode Pengajaran Kesenian yangPermainan yang                         Teknik Pengajaran Olahraga Beladiri yang Tersedia di
                                                                        Metode yang Diterapkan oleh Unitas Penalaran terhadap
             Disediakan oleh Kampus                                                          Kampus
                                                                           Perkembangan Kemampuan Penalaran Mahasiswa
                                                                                    Kurang
                  Kurang                                                         Berkembang,
                 Baik, 12%                                                           16%                              Sudah
      Cukup                                                               Cukup
                                                                                                                   Berkembang,
     Baik, 9%                                     Sangat               Berkembang,
                                                                                                                       38%
                                                 Baik, 41%                 11%




      Baik, 38%                                                                  Berkembang
                                                                                    , 35%

                                                                      Metode yang Diterapkan oleh Unit Aktivitas Mahasiswa
 Metode yang Diterapkan oleh Unitas Kerohanian untuk                    Penalaran terhadap dan Bakat Bagi Pengembangan
                                                                        Manfaat Unitas Minat Perkembangan Kemampuan
     Peningkatan Kecerdasan Spiritual Mahasiswa
Metode Pengajaran Kesenian yang Ada di Kampus                                         Kreativitas Mahasiswa
                                                                                     Penalaran Mahasiswa
                  Kurang
          Cukup Baik, 8%
         Baik, 9%
                                                 Sangat
                                                Baik, 43%              Belum, 48%

                                                                                                                        Sudah, 52%


     Baik, 40%



  Metode yang Diterapkan oleh Unit Aktivitas                               Manfaat Unitas Minat dan Bakat Bagi
  Mahasiswa Kerohanian untuk Peningkatan
  Penataan Taman di UB untuk Mendukung Suasana                             Pengembangan Kreativitas Mahasiswa
      Kecerdasan Spiritual Mahasiswa
                 Akademik di UB

                    Kurang
                   Baik, 10%
     Cukup                                           Sangat
    Baik, 17%                                       Baik, 39%




               Baik, 34%


     Penataan Taman di UB untuk Mendukung
            Suasana Akademik di UB


                      Gambar L.13 Hasil Survey Kepuasan Mahasiwa Terhadap Layanan
                                                  Kemahasiswaan
       Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                        Evaluasi Diri |     89
                                     Tak pernah
                                       1.9%
                              < 1/minggu
                                 4.6%



                  Kadang
                  21.3%




                                                                             Tiap hari
                                                                              72.2%




              Gambar L.14. Frekwensi penggunaan TIK oleh dosen dan
                           staf administrasi di UB




      80%
                                              Abstain      Memadai    Tidak memadai
      70%

      60%

      50%

      40%

      30%

      20%

      10%

        0%
                   Assisten ahli                  Lektor              Lektor kepala      Guru besar


             Gambar L.15. Persepsi dosen tentang infrastruktur TIK di UB




Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Brawijaya 2008                   Evaluasi Diri |   90

								
To top