Contoh Form Medical Checkup

Document Sample
Contoh Form Medical Checkup Powered By Docstoc
					                                BAB 1
                             PENDAHULUAN


      Seiring dengan perkembangan teknologi yang makin pesat, maka
dibutuhkan informasi yang lebih lengkap dan cepat, tidak terkecuali dalam
dunia kedokteran. Para dokter membutuhkan informasi medical check up
pasien dengan cepat dan mudah tanpa harus membuka arsip yang sangat
banyak. Aplikasi Praktek Dokter ini bertujuan untuk memudahkan para
dokter untuk mencari medical record para pasiennya dengan lebih cepat dan
lebih mudah. Selain itu, aplikasi ini dilengkapi dengan beberapa fasilitas
yaitu untuk:
1. membuat surat keterangan sakit, surat keterangan sehat dan surat
     rujukan lebih cepat,
2. melihat medical record berdasarkan periode dan jenis penyakit,
3. melihat data resep dengan lebih lengkap,
4. melihat pendapatan harian / periode lebih akurat,
5. fungsi utility lebih baik, keamanan data lebih terjamin serta
     backup/restore data lebih mudah.


1.   SINGLE USER / MULTI USER

     Aplikasi ini dapat digunakan pada satu komputer atau lebih, contohnya:
A.   1 komputer
     a. Administrasi aktif, Dokter pasif
          artinya yang mengoperasikan aplikasi adalah bagian administrasi,
          dokter hanya mengisi formulir (formulir catatan dokter yang
          terlampir pada buku ini).

               Registrasi                             Mengisi formulir
               Check Up                               catatan dokter




     b.   Dokter tanpa administrasi
          artinya yang mengoperasikan aplikasi adalah dokter. Jadi, yang
          melakukan semua transaksi pada aplikasi adalah dokter.


                                                     Registrasi
                                                     Check Up
                                                   Medical Record




                                                                         1
B.   2 komputer atau lebih
     a. Administrasi dan Dokter aktif
         artinya yang mengoperasikan aplikasi adalah administrasi dan
         dokter. Administrasi bertugas melakukan registrasi pasien,
         sedangkan dokter melakukan transaksi check up pasien.
         (baca: Cara Menggunakan Aplikasi Pada Lebih Dari 1
         Komputer - pada user manual)


               Registrasi                              Check Up




2.   PENGENALAN PROGRAM

     Membuka Program:
     1. Melalui Desktop, double klik icon:




            Dokter
     2.   Tunggu beberapa saat lalu akan muncul form splash.
          Form Splash adalah form yang tampil pertama kali saat program
          dijalankan, menunjukkan proses loading.




                            Gambar 1.1 Form Splash

2
3.   Sebelum login, pastikan terlebih dahulu flashdisk dongle sudah
     terpasang. Setelah itu, akan tampil form login.
     Form Login digunakan untuk mengecek user dan password.
     Isi username dan password Anda, lalu klik OK.
     Untuk pertama kali, gunakan username INTI dan password
     intikomp.




                    Gambar 1.2 Form Login
     Catatan:
     •   Password harus ditulis dengan huruf kecil
     •   Selama menjalankan aplikasi, dongle harus terpasang
     •   Dianjurkan membuat User ID baru dan menghapus User ID
         INTI pada form operator (klik tombol hapus)




           Gambar 1.3 Menghapus operator INTI
                                                                 3
    4.   Bila login berhasil, maka kita akan menuju ke form utama.
         Form ini digunakan untuk mengakses form-form lain melalui menu
         pada bagian atas aplikasi.




                            Gambar 1.4 Form Utama

    5.   Kemudian isilah parameter/identitas dokter, spesialis, alamat, no
         telp, kota dan kode pos pada Form Dokter di menu Utility.
         Perhatikan contoh berikut ini!




                           Gambar 1.5 Form Dokter

4
     Klik tombol Simpan, maka semua data identitas/parameter dokter
     akan tersimpan.

6.   Ubahlah biaya dokter pada menu Utility sesuai dengan biaya di
     tempat praktek dokter.




                     Gambar 1.6 Form Biaya Dokter

     Klik tombol Simpan, maka setiap kali melakukan check up, maka
     default biaya dokter akan berisi Rp 50.000,00. Jika pada suatu saat
     biaya dokter berubah, maka ubahlah isi form biaya dokter.

7.   Sebelum registrasi pasien, pastikan terlebih dahulu data pasien
     sudah ada pada form pasien. Jika data pasien belum ada isilah
     dahulu form pasien.




          Gambar 1.7 Cara Mengakses Form Pasien


                                                                      5
    8.   Klik tombol tambah, isi data pasien dan klik tombol Simpan Foto
         (jika ada foto pasien), kemudian klik tombol Simpan.




              Gambar 1.8 Contoh Pengisian Form Pasien

         Catatan:
         •   Kode pasien tidak boleh ada yang sama
         •   Kode pasien dan nama pasien harus diisi, data yang lain boleh
             tidak diisi
         •   Pada pengisian kode pasien, karakter pertama kode pasien
             sebaiknya sama dengan karakter pertama dari nama pasien.
             (Misal: Amir – A0001, Dodi – D0001, dst)
         •   Usia akan otomatis terisi jika kita memilih tanggal lahir
         •   Cara menyimpan foto, klik pada tombol Simpan Foto, lalu pilih
             lokasi foto pasien. (untuk mempermudah memilih foto,
             simpanlah foto pasien pada folder foto pasien di lokasi
             “C:\Program Files\Praktek Dokter”.




6
9.   Setelah data pasien tersimpan, lakukanlah proses registrasi pasien.




        Gambar 1.9 Cara Mengakses Form Registrasi

10. Klik tombol Tambah, isilah form registrasi, lalu klik tombol Simpan.




       Gambar 1.10 Contoh Pengisian Form Regitrasi

     Catatan:
     •   No Registrasi tampil secara otomatis
     •   Isi tanggal registrasi dengan tanggal pasien akan checkup.
     •   No urut akan tampil secara otomatis sesuai dengan tanggal
         registrasi
     •   Untuk mengulang nomor dari awal, klik Renew No Urut
                                                                       7
       •   Untuk mengisi kode pasien, kliklah tombol bantuan       , maka
           akan tampil:




           Isi textbox, kemudian klik tombol Cari, maka akan tampil
           daftar seperti gambar di bawah ini:




           Double klik pada salah satu pasien yang akan diregistrasi.

       •   Tekanan darah, berat dan tinggi badan pasien diisi bila
           diperlukan pada saat registasi.

    11. Untuk melakukan proses check up, pilih menu Transaksi > Check
        Up.




               Gambar 1.11 Cara Mengakses Form Check Up

8
12. Tekan Tombol Tambah, lalu isi data check up, kemudian klik
    tombol Simpan.




      Gambar 1.12 Contoh Pengisian Form Check Up

   Catatan:
   •   No Pemeriksaan terisi secara otomatis
   •   Untuk mengisi no registrasi, kliklah tombol bantuan .
   •   Untuk penulisan resep, ikuti format berikut ini:
       Propofinazon 150 mg (20 tablet)
            3 x 1 (sesudah makan)
       Parasetamol 250 mg (15 tablet)
            2 x 1 (sesudah makan)
   •   Untuk melihat rekaman medis, klik tombol Rekaman Medis.

13. Untuk mencetak resep, klik tombol Resep pada form Check Up.
    Resep akan terisi sesuai dengan kolom Pengobatan pada form
    Check Up.
                                                                9
     14. Untuk mencetak laporan, klik menu Laporan, lalu pilih salah satu
         jenis laporan.




                Gambar 1.13 Cara Mengakses Laporan

     15. Contoh pada laporan data pasien:




                     Gambar 1.14 Contoh Laporan

     16. Untuk keluar dari program, keluar dari pilih Menu Exit, lalu klik
         submenu keluar.


10
3.   MENU UTAMA


Ada 5 buah menu pada Form Utama yaitu:
1. Menu Master
    Form-form master merupakan berisi data awal yang harus diisi sebelum
    melakukan transaksi.
    Terdiri dari:
    a. Submenu Pasien
        Form Pasien diisi jika ada pasien baru, yang belum pernah terdaftar
        di data pasien.
    b. Submenu Operator
        Form Operator diisi jika ada operator / pengguna baru.
    c. Submenu Hak Akses
        Form Hak Akses berfungsi mengatur akses bagi operator sesuai
        level masing-masing.
2. Menu Transaksi
    Form-form transaksi diisi jika ada transaksi registrasi dan check up.
    Terdiri dari:
    a. Submenu Registrasi
        Form registrasi digunakan untuk mencatat pendaftaran pasien.
    b. Submenu CheckUp
        Form Check Up berisi data-data hasil check up pasien.
3. Menu Surat
    Form-form surat digunakan untuk membuat surat keterangan.
    Terdiri dari:
    a. Submenu Surat Keterangan Sakit
    b. Submenu Surat Keterangan Sehat
    c. Submenu Surat Rujukan
4. Menu Laporan
    Submenu dalam menu laporan berfungsi untuk mencetak laporan-
    laporan dari hasil transaksi.
5. Menu Utility
    Menu Utility berisi fasilitas-fasilitas tambahan.
    Terdiri dari:
    a. Submenu Set Penomoran
    b. Submenu Ubah Password
    c. Submenu Back Up
    d. Submenu Restore
    e. Submenu Compact Database
    f. Submenu Dokter
    g. Submenu Biaya Dokter
    h. Submenu About Us
6. Menu Exit
    Menu exit digunakan untuk Log Off atau Keluar Program.


                                                                        11
4.   MENCARI/MEMILIH DATA



Untuk mencari/memilih data, langkah-langkah yang digunakan sama untuk
setiap form. Contoh pada Form Pasien:
Ada 3 cara yaitu:
a. dengan cara klik tombol navigasi:




                                     Untuk menuju posisi record terakhir


                                  Untuk menuju posisi record sesudah
                                 posisi data yang ditampilkan pada form


                        Menunjukkan posisi ke x dari y data
                        x = urutan record, y = total record


                Untuk menuju posisi record sebelum
               posisi data yang ditampilkan pada form


          Untuk menuju posisi record pertama

b.   dengan cara tombol Cari:
     1.   Klik tombol Cari, maka akan tampil seperti gambar di bawah ini:




          2.   Pilih kriteria untuk, lalu isi textbox, kemudian klik tombol Cari.
               Jika hanya 1 data ditemukan, maka data tersebut akan
               langsung tampil, jika lebih dari satu maka akan tampil seperti
               gambar di bawah ini:


12
     3.   Double klik pada data yang ingin dilihat/ditampilkan. Untuk
          menghilangkan daftar, tekan tombol Esc pada keyboard.
c.   dengan cara tombol Daftar:
     1.   Klik tombol Daftar, maka akan tampil daftar seperti gambar di
          bawah ini:




     2.   Double klik pada data yang ingin dilihat/ditampilkan.



5.   MELIHAT SELURUH DATA


Untuk melihat seluruh data, langkah-langkah yang digunakan sama untuk
setiap form.
1.   Klik tombol Daftar, maka akan tampil seluruh data pada suatu daftar.
2.   Jika Anda ingin menghilangkan Daftar, tekan tombol Esc pada
     keyboard.



                                                                            13
6.   MENAMBAH DATA


Untuk menambah data, langkah-langkah yang digunakan sama untuk setiap
form. Contoh pada Form Pasien:
a.   Klik tombol Tambah.
     Cara mengisi form pasien baca pada Bab 2.




             Gambar 1.15 Gambar Cara Menambah Data
b.   Isi data yang dibutuhkan.
c.   Tekan tombol Simpan.



7.   MENGEDIT DATA


Untuk mengedit data, langkah-langkah yang digunakan sama untuk setiap
form. Contoh pada Form Pasien:
a.   Pilih data yang akan diedit. (Baca: Cara Mencari/Memilih Data)

14
b.   Klik tombol Edit.
c.   Edit data yang diinginkankan.
d. Tekan tombol Simpan.




               Gambar 1.16 Gambar Cara Mengedit Data

8.   MENGHAPUS DATA



Untuk menghapus data, langkah-langkah yang digunakan sama untuk setiap
form. Contoh pada Form Pasien:
a.   Pilih data yang akan dihapus (Baca: Cara Mencari/Memilih Data)
b.   Klik tombol Hapus, maka akan tampil kotak pesan:




c.   Klik tombol Yes untuk menghapus data.
                                                                      15
9.   MENGURUTKAN DATA PADA DAFTAR



Untuk mengurutkan data pada daftar, langkah-langkah yang digunakan
sama untuk setiap form. Contoh pada Form Pasien:
1.   Klik 1 kali pada header untuk mengurutkan secara ascending (urutan
     naik)
     Klik 2 kali pada header untuk mengurutkan secara descending (urutan
     turun)




              Gambar 1.17 Gambar Cara Mengurutkan Data



10. MENUTUP FORM



     Untuk menutup form, langkah-langkah yang digunakan sama untuk
     setiap form.
     Ada 2 cara untuk menutup form pasien:
     1. Klik tombol keluar.
     2.   Klik tombol   pada kanan atas form.




16
11. GARANSI



   Garansi berlaku selama ada kesalahan yang disebabkan karena
   kesalahan coding pada program.
   Garansi dapat diperoleh di:
   INTIKOMP
   Jl. Lingkaran I No. 310 D
   Palembang 30124
   Telp (0711) 352345 / 382345, Fax (0711) 352440
   Website: www.intikomp.com
   e-mail: software@intikomp.com




                                                           17
                                 BAB 2
                                MASTER




                   Gambar 2.1 Gambar Menu Master

1.   Pasien
     Form Pasien digunakan untuk mencatat data-data pasien seperti nama
     pasien, tanggal registrasi pertama, tempat/tgl lahir, jenis kelamin,
     pekerjaan, agama, berat badan, tinggi badan, golongan darah, dll.
     Tanggal registrasi pertama agar dapat mengetahui mulai kapan pasien
     bergabung.
     Usia dihitung secara otomatis oleh komputer.
     Berat badan dan tinggi badan akan berubah sesuai dengan hasil
     pemeriksaan.

     Keterangan tombol:
     a.   Tambah          : untuk menambah data pasien.
     b.   Ubah            : untuk mengubah data pasien.
     c.   Hapus           : untuk menghapus data pasien.
     d.   Cari            : untuk mencari data pasien.
     e.   Daftar          : untuk menampilkan daftar semua pasien.
     f.   Keluar          : untuk menutup form pasien.
18
                           Gambar 2.2 Form Pasien

     Catatan:
     1.   Kode Pasien dan nama pasien harus diisi. Kode Pasien tidak boleh
          ada yang sama.
     2.   Kode Pasien akan terisi secara otomatis jika nama pasien diketik,
          yaitu nomor maksimum dari karakter pertama nama pasien.
     3.   Agar data lebih terurut dan rapi, huruf awal kode pasien dapat
          diambil dari huruf awal nama pasien, misalnya : Amir kodenya
          A00001, Chandra kodenya C00001, dst.
     4.   Pencarian data berdasarkan nama/alamat dapat berdasarkan nama
          tengah/penggalan nama/alamat.


2.   Operator
     Form Operator digunakan untuk mencatat data-data operator aplikasi
     seperti User ID untuk login aplikasi, Nama User, dan Level Operator.

                                                                            19
     Operator maksudnya orang yang nantinya akan mengoperasikan
     program ini.
     Level diisi sesuai dengan level hak akses yang akan diberikan pada
     operator, misal user akan diberi hak akses administrator maka level diisi
     dengan angka 1, jika user akan diberi hak akses administrasi maka level
     diisi dengan angka 2. Hal ini diperlukan agar setiap operator memiliki
     hak akses yang berbeda. Masing-masing operator hanya dapat memiliki
     1 level. Level hak akses dapat ditambah sesuai keinginan.




                          Gambar 2.3 Form Operator




                         Gambar 2.4 Form Hak Akses


20
     Keterangan tombol:
     a.   Add          : untuk menambah operator.
     b.   Edit         : untuk mengubah data operator.
     c.   Delete       : untuk menghapus data operator.
     d.   Browse : untuk menampilkan daftar operator.
     e.   Exit         : untuk menutup form operator.
     Catatan:
     1.   User ID, Nama User, Level, Password dan Konfirmasi Password
          harus diisi. Kode Operator tidak boleh ada yang sama.
     2.   Password dan Konfirmasi Password harus sama dan diisi dengan
          minimal 6 karakter. Level Operator akan dibahas dalam form Hak
          Akses.


3.   Hak Akses
     Form Hak Akses digunakan untuk mencatat data hak akses seperti
     level, keterangan dan hak akses menu.
     Hak akses berguna untuk keamanan data / security data karena setiap
     level memiliki hak akses masing-masing. Jadi, menu-menu tertentu
     akan tidak aktif bagi hak akses yang bukan administrator.
     Keterangan tombol:
     a.   Tambah               : untuk menambah level hak akses.
     b.   Ubah                 : untuk mengubah data level hak akses.
     c.   Hapus                : untuk menghapus data level hak akses.
     d.   Exit                 : untuk menutup form hak akses.
     e.   Expand               : untuk membuka skema hak akses menu.
     f.   Collapse             : untuk merapatkan skema hak akses menu.
     g.   Select All           : untuk memberi tanda cek √ pada semua node.
     h.   Deselect All         : untuk menghilangkan tanda cek √ pada semua
          node.




                                                                          21
                        Gambar 2.5 Form Hak Akses
     Catatan:
     1.   Level yang diisi tidak boleh sama dengan level yang sudah ada.
     2.   Beri tanda cek √ pada menu yang akan diaktifkan         untuk level
          tersebut, lalu tekan tombol Save untuk menyimpan perubahan,
          atau tekan tombol Batal untuk membatalkan perubahan. (Lihat
          Gambar 2.8)


     Note:
     Hak akses dapat ditambah menjadi beberapa level. Namun, pada
     aplikasi ini telah disediakan secara default memiliki 2 buah hak akses
     yaitu:
     1.   Administrator (Level 1):
          Level ini memiliki hak akses ke seluruh menu pada aplikasi.
     2.   Administrasi (Level 2):
          Level ini hanya memiliki hak akses ke menu-menu tertentu saja.
          Anda hanya tinggal mengedit level ini untuk menyesuaikan dengan
          penggunaan.
22
    Gambar 2.6 Cara Menambah dan Mengedit Hak Akses


Aplikasi ini memerlukan minimal 1 level hak akses.
Contoh pemakaian:
•    1 dokter
     Jika aplikasi ini dipakai hanya dokter saja, maka hanya dibutuhkan
     1 level hak akses, yaitu administrator.
•    1 administrasi dan 1 dokter
     Jika aplikasi dipakai untuk 1 bagian administrasi dan 1 dokter,
     maka dibutuhkan 2 level hak akses, yaitu:
     Dokter sebagai administrator (level1) sedangkan bagian registrasi
     sebagai administrasi (level 2).
•    2 administrasi dan 1 dokter
     Jika aplikasi dipakai untuk 2 bagian administrasi dan 1 dokter,
     maka dibutuhkan minimal 2 level hak akses, yaitu:
                                                                    23
         Dokter sebagai administrator (level1) sedangkan 2 orang bagian
         registrasi sebagai administrasi (level 2).


     Note:
     Satu level hak akses dapat digunakan pada banyak operator, sedangkan
     satu operator hanya dapat memiliki 1 level hak akses saja. Dengan kata
     lain, operator-operator yang memiliki level sama maka menu-menu
     yang dapat dibuka juga sama.




24
                                 BAB 3
                               TRANSAKSI




               Gambar 3.1 Gambar Menu Transaksi

1.   Registrasi Pasien
     Form Registrasi Pasien digunakan untuk mencatat registrasi pasien
     pada hari tersebut. (pendaftaran pasien yang datang untuk berobat)




                    Gambar 3.2 Form Registrasi Pasien

                                                                          25
     Keterangan tombol:
     a.   Tambah            : untuk menambah data registrasi pasien.
     b.   Ubah              : untuk mengubah data registrasi pasien.
     c.   Hapus             : untuk menghapus data registrasi pasien.
     d.   Cari              : untuk mencari data registrasi pasien.
     e.   Daftar            : untuk menampilkan registrasi semua pasien.
     f.   Keluar            : untuk menutup form registrasi pasien.


     Catatan:
     1.   No Registrasi, No Urut dan Kode Pasien harus diisi.
     2.   No Registrasi tidak boleh sama.
     3.   Nomor urut adalah nomor urutan pemanggilan pasien. Apabila
          dokter memiliki lebih dari 1 tempat praktek, tombol Renew Nomor
          urut digunakan untuk mengembalikan urutan panggil ke 0001.
     4.   Tekanan darah, tinggi dan berat badan tidak harus diisi.
     5.   Anda harus memastikan terlebih dahulu apakah pasien sudah
          terdapat di dalam form pasien. Jika belum, anda harus menginput
          data pasien tersebut terlebih dahulu melalui Form Pasien.

     6.   Anda dapat memilih data pasien dengan cara klik tombol        .
     7.   Jika anda ingin menyimpan data registrasi, klik tombol Simpan,
          maka data registrasi akan tersimpan. Jika anda ingin membatalkan
          penyimpanan, klik tombol Batal.
     8.   Total Biaya tidak perlu diisi karena tampil secara otomatis jika
          check up telah dilakukan.
     9.   Jika pasien mendaftar untuk kemudian hari, maka nomor urut akan
          menyesuaikan dengan jumlah registrasi pada hari yang dipilih itu.
     10. Anda hanya dapat mengubah data yang belum ada data check-up-
          nya. Jika sudah ada data check-up maka data registrasi tidak dapat
          diubah lagi.




26
2.   Pemeriksaan – Check Up
     Form Check Up digunakan untuk mencatat data hasil pemeriksaan
     dokter terhadap pasien, termasuk menampilkan daftar rekaman medis
     pasien, mencatat besarnya biaya pemeriksaan dan mencetak resep.




                   Gambar 3.3 Form Pemeriksaan – Check Up
     Keterangan tombol:
     a.   Tambah       : untuk menambah data pemeriksaan pasien.
     b.   Ubah         : untuk mengubah data pemeriksaan pasien.
     c.   Hapus        : untuk menghapus data pemeriksaan pasien.
     d.   Cari         : untuk mencari data pemeriksaan pasien.
     e.   Daftar       : untuk menampilkan daftar pemeriksaan pasien.

                                                                        27
     f.   Keluar        : untuk menutup form pemeriksaan pasien.
     g.   Rekaman Medis: menampilkan history catatan kesehatan pasien.
          Bila pasien baru pertama kali berobat, rekaman medis pasien
          belum ada.
     Catatan:
     1.   No Registrasi harus diisi. Nomor Pemeriksaan tidak boleh ada yang
          sama.

     2.   Anda dapat memilih data registrasi dengan cara klik tombol      ,
          lalu double klik data registrasi pada daftar.
     3.   Pengisian kolom hasil diagnosa suatu penyakit harus lengkap agar
          tercantum saat menampilkan laporan jenis penyakit.
     4.   Pengisian kolom pengobatan/resep harus lengkap agar tercantum
          saat menampilkan laporan per obat per periode.
     5.   Tombol Rekaman Medis akan aktif jika No Registrasi telah diisi.
          Untuk melihat rekaman medis pasien, tekan tombol Rekaman
          Medis. Rekaman Medis di-sort secara descending.




     6.   Untuk membuat/mencetak resep, klik tombol Resep. Penulisan
          pada kolom pengobatan, contohnya:


             Propifenazon 250 mg (20 tablet)
                   1 x 3 sehari (sesudah makan)
             Parasetamol 500 mg (30 tablet)
                   1 x 2 sehari (sesudah makan)




28
7.   Untuk membuat Surat Keterangan Sakit, klik tombol Surat
     Keterangan Sakit. Kemudian isi tanggal istirahat dari, sampai dan
     keterangan, lalu klik tombol Cetak.




     Keterangan dapat diubah sesuai dengan kebutuhan.
8.   Untuk membuat Surat Keterangan Rujukan, klik tombol Surat
     Rujukan maka akan tampil frame berikut ini:




     Klik tombol Cetak maka akan tampil surat rujukan.




     Hasil diagnosa pada surat rujukan sama dengan kolom hasil
     diagnosa pada form Check Up.

                                                                   29
                                    BAB 4
                                    SURAT




                     Gambar 4.1 Gambar Menu Surat


1.   Surat Keterangan Sakit
     digunakan untuk membuat surat keterangan sakit.
     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu surat keterangan sakit.
     2.   Data yang harus diisi yaitu tanggal surat, kode pasien, istirahat dari
          tanggal, keterangan dan sampai tanggal. Pilih kode pasien dengan

          cara klik tombol   , maka akan tampil seperti gambar di bawah ini:




30
     Pilih salah satu pasien yang diinginkan dengan cara double klik.
3.   Klik tombol Cetak.




           Gambar 4.2 Form Surat Keterangan Sakit


Catatan:
1.   Jika istirahat pasien pada satu hari, maka pilihlah tanggal awal
     sama dengan tanggal akhir.


Hasil:




                                                                        31
                   Gambar 4.3 Surat Keterangan Sakit


     Surat Keterangan Sakit dapat dicetak berulang kali dengan cara
     menginput ulang seperti langkah-langkah di atas.


2.   Surat Keterangan Sehat
     digunakan untuk membuat surat keterangan sehat.
     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu surat keterangan sehat.
     2.   Data yang harus diisi yaitu tanggal surat, kode pasien dan

          keterangan. Pilih kode pasien dengan cara klik tombol        , maka
          akan tampil seperti gambar di bawah ini:




          Klik tombol Cari, akan tampil daftar seperti gambar di bawah ini:


32
     Pilih salah satu pasien yang diinginkan dengan cara double klik.
3.   Klik tombol Cetak.




          Gambar 4.4 Form Surat Keterangan Sehat
Hasil:




                Gambar 4.5 Surat Keterangan Sehat
                                                                        33
     Surat Keterangan Sehat dapat dicetak berulang kali dengan cara
     menginput ulang seperti langkah-langkah di atas.


3.   Surat Rujukan
     digunakan untuk membuat surat rujukan ke rumah sakit.
     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu surat rujukan.
     2.   Data yang harus diisi yaitu tanggal surat, nomor pemeriksaan dan
          rumah sakit tujuan. Pilih nomor pemeriksaan dengan cara klik

          tombol     , maka akan tampil seperti gambar di bawah ini:




          Klik tombol Cari, akan tampil daftar seperti gambar di bawah ini:




          Pilih salah satu nomor pemeriksaan yang diinginkan dengan cara
          double klik.
     3.   Lalu tekan tombol Cetak.




34
                      Gambar 4.6 Form Surat Rujukan




     Hasil:




                        Gambar 4.7 Surat Rujukan
     Surat Rujukan dapat dicetak berulang kali dengan cara menginput ulang
     seperti langkah-langkah di atas.


4.   Resep
     digunakan untuk membuat/mencetak resep dokter. Resep dapat dicetak
     berulang kali.
     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu resep.

                                                                       35
     2.   Pilih tanggal registrasi pasien, kemudian pilih nomor registrasi

          dengan cara klik tombol    . Jika muncul daftar registrasi, double
          klik pada registrasi yang akan dicetak resepnya. Lalu tekan tombol
          Cetak.




                         Gambar 4.8 Form Resep

     Hasil:




                              Gambar 4.9 Resep




36
                                   BAB 5
                                 LAPORAN




                 Gambar 5.1 Gambar Menu Laporan
1.   Laporan Data Pasien
     untuk menampilkan laporan data pasien.


     Cara menampilkan:
     1.   Klik menu Laporan, lalu pilih submenu Laporan Data Pasien.
     Hasil:




                      Gambar 5.2 Laporan Data Pasien
                                                                       37
2.   Laporan Data Pasien Per Periode
     untuk menampilkan laporan data pasien per periode berdasarkan
     tanggal registrasi pertama.


     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu laporan data pasien per
          periode.
     2.   Pilih periode tanggal seperti gambar di bawah ini:




                  Gambar 5.3 Form Data Pasien Per Periode
     3.   Klik tombol Cetak untuk mencetak, atau klik tombol Batal untuk
          membatalkan.
     Hasilnya:




                 Gambar 5.4 Laporan Data Pasien Per Periode


3.   Laporan Statistik Pasien Baru
     untuk menampilkan grafik yang menunjukkan jumlah pasien baru tiap
     bulan pada dalam tahun tertentu.
38
Cara menampilkan:
1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu laporan statistik pasien
     baru.
2.   Pilih tahun yang ingin dilihat statistiknya.




               Gambar 5.5 Form Statistik Pasien Baru
Hasilnya:




             Gambar 5.6 Laporan Statistik Pasien Baru
                                                                 39
4.   Laporan Statistik Pasien (Check Up) Per Periode
     untuk menampilkan grafik yang menunjukkan jumlah pasien yang check
     up per periode tertentu.
     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu laporan statistik pasien
          (check up) per periode.
     2.   Pilih periode tanggal yang ingin dilihat statistiknya.




          Gambar 5.7 Form Statistik Pasien (Check Up) Per Periode
     Hasilnya:




     Gambar 5.8 Laporan Statistik Pasien (Check Up) Per Periode
40
5.   Laporan Statistik Pasien (Check Up) Per Bulan
     untuk menampilkan grafik yang menunjukkan jumlah pasien yang check
     up per bulan.
     Cara menampilkan:
     1.    Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu laporan statistik pasien
           (check up) per bulan.
     2.    Pilih tahun yang ingin dilihat statistiknya.




          Gambar 5.9 Form Statistik Pasien (Check Up) Per Bulan
     Hasilnya:




      Gambar 5.10 Laporan Statistik Pasien (Check Up) Per Bulan
                                                                       41
6.   Laporan Registrasi Per Tanggal
     untuk menampilkan data registrasi pada tanggal tertentu.


     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu laporan medical record
          pasien.
     2.   Pilih tanggal yang akan dilihat registrasinya.
     3.   Klik Cetak untuk melihat laporan regitrasi per tanggal.
          Klik Batal untuk membatalkan.




               Gambar 5.11 Form Registrasi Per Tanggal


     Hasil:




                Gambar 5.12 Laporan Registrasi Per Tanggal


7.   Laporan Medical Record Pasien
     untuk menampilkan laporan hasil pemeriksaan kesehatan pasien yang
     bersangkutan.


42
     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu laporan medical record
          pasien.
     2.   Data yang harus diisi yaitu kode pasien. Pilih kode pasien dengan

          cara klik tombol   . Lalu tekan tombol Cetak.




                    Gambar 5.13 Form Medical Record Pasien


     Hasil:




                Gambar 5.14 Laporan Medical Record Pasien


8.   Laporan Foto
     digunakan untuk menampilkan foto hasil pemeriksaan pasien pada
     periode tertentu.
     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu laporan foto.

                                                                        43
     2.   Data yang harus diisi yaitu kode pasien. Pilih kode pasien dengan

          cara klik tombol     , maka akan tampil seperti gambar di bawah ini:




          Klik tombol Cari, akan tampil daftar seperti gambar di bawah ini:




          Pilih salah satu nomor pemeriksaan yang diinginkan dengan cara
          double klik.
     3.   Lalu tekan tombol Cetak.




                             Gambar 5.15 Form Foto




44
     Hasil:




                             Gambar 5.16 Laporan Foto


9.   Informasi Check Up Per Periode
     digunakan untuk menampilkan semua data hasil pemeriksaan pasien
     per periode tertentu.


     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih Informasi Check Up Per Periode.
     2.   Pilih periode bulan yang akan dicetak. Lalu tekan tombol Cetak.




              Gambar 5.17 Form Informasi Check Up Per Periode




                                                                            45
     Hasil:




          Gambar 5.18 Laporan Informasi Check Up Per Periode


10. Laporan Detail Pendapatan
     untuk menampilkan laporan pendapatan harian.
     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu laporan detail pendapatan.
     2.   Pilih tanggal yang ingin dilihat pendapatannya. Lalu tekan tombol
          Cetak.




               Gambar 5.19 Form Laporan Detail Pendapatan




46
   Hasil:




                Gambar 5.20 Laporan Detail Pendapatan


11. Laporan Rekap Pendapatan
   untuk menampilkan laporan rekap pendapatan.
   Cara menampilkan:
   1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu laporan rekap pendapatan.
   2.   Pilih periode tanggal yang ingin dilihat pendapatannya. Lalu tekan
        tombol Cetak.




            Gambar 5.21 Form Laporan Rekap Pendapatan




                                                                       47
     Hasil:




                Gambar 5.22 Laporan Rekap Pendapatan


12. Laporan Jenis Penyakit
     untuk menampilkan data hasil pemeriksaan berdasarkan jenis penyakit
     tertentu dengan periode tertentu. Pencarian jenis penyakit pada laporan
     ini berdasarkan hasil diagnosa.
     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu laporan jenis penyakit.
     2.   Pilih periode tanggal yang ingin dilihat. Jika Anda ingin melihat
          kolom pengobatan, beri tanda cek pada kotak Lihat Kolom
          Pengobatan.
     3.   Klik tombol Cetak untuk melihat laporan atau Batal untuk
          membatalkan.




                 Gambar 5.23 Form Laporan Jenis Penyakit
48
   Hasil:




                   Gambar 5.24 Laporan Jenis Penyakit


13. Laporan Per Obat Per Periode
   Untuk menampilkan obat yang digunakan dalam periode tertentu. Hal
   ini berguna bagi para dokter untuk mengetahui berapa banyak
   intensitas penggunaan obat tertentu yang digunakan pada periode
   tertentu.


   Cara menampilkan:
   1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu laporan per obat per
        periode.
   2.   Isi nama obat dan pilih tanggal yang ingin dilihat. Lalu tekan
        tombol Cetak untuk melihat laporan atau tekan tombol Batal untuk
        membatalkan.




            Gambar 5.25 Form Laporan Per Obat Per Periode



                                                                     49
     Hasil:




                 Gambar 5.26 Laporan Per Obat Per Periode


14. Laporan Per Resep Per Periode
     Untuk mengetahui resep yang diberikan kepada pasein pada periode
     tertentu.


     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu laporan per resep per
          periode.
     2.   Pilih tanggal yang ingin dilihat. Lalu tekan tombol Cetak untuk
          melihat laporan atau tombol Batal untuk membatalkan.




              Gambar 5.27 Form Laporan Per Resep Per Periode




50
   Hasil:




              Gambar 5.28 Laporan Per Resep Per Periode


15. Laporan Resep Detail Per Periode
   Untuk mengetahui resep yang diberikan kepada pasein tertentu pada
   periode tertentu.


   Cara menampilkan:
   1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu laporan resep detail per
        periode.
   2.   Isi kode pasien dan pilih tanggal yang ingin dilihat. Lalu tekan
        tombol Cetak atau tekan tombol Batal untuk membatalkan.




        Gambar 5.29 Form Laporan Resep Detail Per Periode




                                                                     51
     Hasil:




              Gambar 5.30 Laporan Resep Detail Per Periode


16. Daftar Surat Keterangan Sakit
     Untuk menampilkan surat keterangan sakit yang pernah dibuat
     berdasarkan periode tertentu.


     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu daftar surat keterangan
          sakit.
     2.   Pilih periode tanggal yang ingin dilihat. Lalu tekan tombol Cetak.




              Gambar 5.31 Form Daftar Surat Keterangan Sakit




52
   Hasil:




             Gambar 5.32 Daftar Surat Keterangan Sakit


17. Daftar Surat Keterangan Sehat
   Untuk menampilkan surat keterangan sehat yang pernah dibuat
   berdasarkan periode tertentu.
   Cara menampilkan:
   1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu daftar surat keterangan
        sehat.
   2.   Pilih periode tanggal yang ingin dilihat. Lalu tekan tombol Cetak.




            Gambar 5.33 Form Daftar Surat Keterangan Sehat




                                                                             53
     Hasil:




                Gambar 5.34 Daftar Surat Keterangan Sehat


18. Daftar Surat Rujukan
     Untuk menampilkan surat rujukan yang pernah dibuat berdasarkan
     periode tertentu.
     Cara menampilkan:
     1.   Pilih Menu Laporan, lalu pilih submenu daftar surat rujukan.
     2.   Pilih periode tanggal yang ingin dilihat. Lalu tekan tombol Cetak.




                  Gambar 5.35 Form Daftar Surat Rujukan


     Hasil:




                      Gambar 5.36 Daftar Surat Rujukan

54
                                   BAB 6
                                 UTILITY




           Gambar 6.1 Menu Utility Aplikasi Praktek Dokter


1.   Set Penomoran
     untuk mengatur urutan penomoran otomatis yang digunakan pada

     aplikasi seperti No Registrasi dan No Pemeriksaan.




                         Gambar 6.2 Set Penomoran



                                                              55
     Set penomoran tidak harus dilakukan. Set penomoran dilakukan jika
     Anda hendak memulai no registrasi dan no pemeriksaan mulai dari
     nomor tertentu.
     No Registrasi harus diisi dengan 9 karakter angka. (2 karakter pertama
     adalah singkatan tahun, 2 karakter kedua adalah singkatan bulan)
     No Pemeriksaan harus diisi dengan 11 karakter. (harus diawali CU, 2
     karakter kedua adalah singkatan tahun, 2 karakter ketiga adalah
     singkatan bulan)


2.   Ubah Password
     digunakan untuk mengubah password user Anda. Ubah Password
     diperlukan apabila password lama sudah diketahui orang lain.




                        Gambar 6.3 Form Ubah Password
     Masukkan password lama Anda, lalu masukkan password baru Anda.
     Konfirmasi isikan sama dengan password baru Anda.
     Agar keamanan lebih terjamin, password diiisi minimal 6 karakter.
     Jika Anda lupa password, Anda tidak dapat langsung melihat di
     database karena password di database sudah di-enkripsi ke dalam
     bentuk karakter lain.
     Sebaiknya, jika anda lupa password, hubungi layanan purna jual. (lihat
     Lampiran)


3.   Back Up
     digunakan untuk melakukan backup data. Back Up diperlukan apabila
     terjadi kerusakan pada database atau media penyimpanan, maka masih
     bisa di-restore.

56
                            Gambar 6.4 Form Back Up
     Tekan tombol Save untuk menyimpan file backup.
     Selama proses backup, jika ada komputer lain yang menggunakan
     aplikasi harus keluar dari aplikasi.
     Agar lebih teratur, simpanlah back up Anda ke folder Back Up.
     Anda juga dapat penyimpan Back Up ke media penyimpanan lain,
     misalnya flashdisk.


4.   Restore
     Untuk melakukan restore data apabila terjadi gangguan pada database.
     Perhatian!
     Sebelum melakukan restore, Anda sebaiknya melakukan backup data
     terlebih dahulu. Hal ini dilakukan karena jika Anda melakukan restore
     maka data yang ada di database akan ditimpa dengan data hasil
     restore.




                           Gambar 6.5 Informasi Restore



                                                                       57
     Pilih yes, jika sudah melakukan backup data, maka akan tampil jendela
     restore seperti pada gambar di bawah ini. Lalu tekan tombol Open.




                               Gambar 6.6 Form Restore


5.   Compact Database
     Fasilitas ini digunakan untuk mengubah ukuran database menjadi lebih
     kecil, apabila ukuran database sudah sangat besar. Selain itu, compact
     database juga berfungsi membuat performance database menjadi
     optimal. Pada saat melakukan compact database, Microsoft Access akan
     menghapus file semula dan menggantinya dengan file hasil proses
     compact.
     Catatan:
     Pada saat melakukan compact database, semua aplikasi dokter pada
     komputer lain harus ditutup terlebih dahulu.


     Caranya:
     1.   Pilih menu Utility
     2.   Pilih submenu Compact Database


6.   Dokter
     Digunakan untuk mencatat informasi tentang dokter, seperti nama
     dokter, spesialis, alamat dan no telp. Informasi ini diperlukan untuk

58
     menampilkan identitas dokter pada kop surat laporan, seperti surat
     keterangan sakit, surat keterangan sehat, dan surat rujukan.




                          Gambar 6.7 Form Dokter
7.   Biaya Dokter
     Digunakan untuk mencatat biaya dokter tiap pemeriksaan.




                        Gambar 6.8 Biaya Dokter


8.   About Us




                          Gambar 6.9 About Us



                                                                    59
                                     BAB 7
                                    KELUAR




            Gambar 7.1 Menu Exit Aplikasi Praktek Dokter

1.   Log Off
     digunakan untuk keluar dari program dan mengganti dengan operator
     program lain.




                           Gambar 7.2 Form Log Off

     Pilih Yes, bila Anda ingin Log Off.

2.   Keluar
     digunakan untuk menutup program.
60
                            INSTALASI APLIKASI


Langkah-langkah Instalasi Program Praktek Dokter:
1.   Pasang flashdisk dongle untuk instalasi.
2.   Pilih Start > Settings > Control Panel.
3.   Pilih Add or Remove Programs.
4.   Pilih Add New Programs.
5.   Klik tombol CD or Floppy, klik tombol Next, dan klik tombol Browse.
6.   Pilih drive flashdisk, pilih Aplikasi Dokter Setup, lalu klik Open.
7.   Jika muncul jendela Program Dokter 1.0, klik tombol Next.
8.   Jika muncul jendela License Agreement, pilih I agree to the terms of
     this license agreement.
9.   Pada jendela User Information, masukkan User dan Company Anda.
10. Pada jendela Serial Number, masukkan serial number yang ada di
     dalam flashdisk dongle Anda.
11. Jika muncul jendela Installation Folder, klik tombol Next.
12. Jika muncul jendela Shortcut Folder, klik tombol Next.
13. Jika muncul jendela Ready To Install, klik tombol Next, maka proses
     installasi berlangsung.
14. Pada jendela Restart Computer, klik tombol Finish, maka proses
     installasi selesai. (Anda tidak perlu me-restart komputer Anda)


Untuk membuka program, ada 2 cara:
1.   Pilih Start > Programs > Program Dokter > Dokter.exe.
2.   Melalui dekstop, pilih icon Dokter.exe.


Sesudah program terinstall, untuk login pertama gunakan:
Username = INTI
Password = intikomp
Catatan : Password harus ditulis dengan huruf kecil.



                                                                           61
Setelah itu, Anda dapat membuat username dan password dengan cara:
1.   Klik menu Master.
2.   Pilih Submenu Operator.
3.   Bacalah User Manual untuk membuat Operator.


Catatan:
Setelah user administrator terbentuk, hapuslah operator INTI, agar user
lain tidak dapat masuk dengan menggunakan user tersebut.


Kemudian, ubahlah nama dokter dan alamat dokter dengan cara:
1.   Klik menu Utility
2.   Pilih submenu Dokter
3.   Ubah nama dokter dan alamat
4.   Tekan tombol Simpan


Sebagai petunjuk cara penggunaan program, bacalah User Manual yang
menyertai media Installer ini.




62
                     PENGGUNAAN APLIKASI PADA
          LEBIH DARI 1 KOMPUTER (CLIENT DAN SERVER)




Aplikasi Praktek Dokter ini dapat digunakan pada sistem multi user. Yang
harus dilakukan pertama kali adalah pastikan terlebih dahulu semua
komputer terhubung melalui jaringan.
Jika komputer dokter (server) belum memiliki nama, ubahlah nama
komputer anda.
Cara:
1.   Klik kanan pada My Computer di desktop
2.   Pilih properties, maka akan tampil seperti gambar di bawah ini:




3.   Klik tombol Change, ubahlah Computer Name, misal DOKTER.
     Catatan: pemberian nama bebas (tidak ada aturan)
4.   Kemudian tekan tombol OK.


                                                                       63
Langkah-langkah yang harus dilakukan pada komputer server:
(Asumsikan server sebagai komputer/laptop dokter)
1.   Dari My Computer, pilih drive C dan double klik Program Files.
2.   Klik kanan pada folder Program Dokter.
3.   Pilih Sharing and Security.

4.   Pada tab Sharing, beri tanda cek() seperti di bawah ini:

        Share this folder on the network.
        Allow network users to change my files.
     Selain kedua hal di atas, yang lain dibiarkan saja.
5.   Tekan tombol Apply.
Langkah di atas dilakukan untuk membuat sharing antara komputer server
dan client.


Langkah-langkah yang harus dilakukan pada komputer client:
(Asumsikan komputer client sebagai komputer bagian registrasi)
1.   Pilih My Computer, double klik drive C, double klik Program Files, dan
     double klik Program Dokter.
2.   Double klik pada file Set Data, ubahlah set data seperti pada gambar di
     bawah ini:




64
     Keterangan: DOKTER adalah komputer server.(jika nama komputer
     server bukan DOKTER, maka ubahlah tulisan di atas dengan nama
     komputer anda)
3.   Kemudian simpan dengan cara pilih menu File lalu pilih Save. (atau
     tekan tombol Ctrl dan S pada keyboard)
4.   Tutup file Set Data.
5.   Untuk mengatur DSN:
     Cara 1:
     Lalu masuklah ke C:\Program Files\Program Dokter, double klik pada
     file RegDSNClient
     Cara 2:
     Pilih Start pada kiri bawah jendela, pilih All Program, pilih Program
     Dokter, klik RegDSNClient.exe
     Langkah di atas memang tidak menunjukkan reaksi apa-apa, tapi DSN
     sudah selesai di buat.
6.   Silahkan buka program praktek dokter pada komputer client, maka
     komputer client sudah terhubung ke server.


Selamat Mencoba!


Jika Anda mengalami masalah dalam hal di atas, Anda dapat menghubungi
bagian layanan purna jual kami. (lihat Lampiran)



Flashdisk / Keylock:
–    Program aplikasi khususnya medical check up hanya bisa berfungsi bila
     flashdisk terpasang.
–    Bagian administrasi dapat menerima registrasi atau mencetak laporan
     tanpa memerlukan flashdisk tersebut.
–    1 dokter cukup hanya memiliki 1 aplikasi walaupun ybs praktek di
     banyak tempat. Untuk itu, flashdisk harus dibawa oleh ybs.



                                                                       65
                               REINSTALL




Jika program Anda mengalami kerusakan, anda dapat melakukan install
ulang aplikasi.


Pada Komputer Server, langkah-langkahnya:
1.   Copy database Anda pada lokasi C:/Program Files/Program Dokter ke
     lokasi lain, misalnya MyDocument atau flashdisk Anda.




66
2.   Paste-kan database Anda pada MyDocument atau lokasi lain.




3.   Pilih Start > All Programs > Program Dokter > UnInstall Program
     Dokter.
4.   Kemudian install lagi Program Dokter. (baca petunjuk installasi)
5.   Copy database yang ada pada MyDocument (Dokter.mdb).
6.   Pastekan database pada lokasi C:\Program Files\Program Dokter.


Pada Komputer , langkah-langkahnya:
1.   Pilih Start > All Programs > Program Dokter > UnInstall Program
     Dokter.
2.   Kemudian install lagi Program Dokter. (baca petunjuk installasi)




                                                                        67
             MEMILIH PRINTER DAN MENCETAK REPORT



1.   Untuk memilih printer, ukuran kertas dan portrairt/landscape , klik
     tombol   pada bagian atas report. Setelah itu, klik tombol OK.




                Cara Memilih Printer dan Jenis Kertas

2.   Untuk mencetak laporan, klik tombol   pada bagian atas report.




                        Cara Mencetak Laporan

         Catatan:
         •   Pilih All jika Anda ingin mencetak semua halaman
         •   Pilih Pages From .... to .... jika anda ingin mencetak dari
             halaman tertentu sampai halaman tertentu.
         •   Jika Anda ingin mencetak lebih dari 1 rangkap, ubahlah isi
             pada box Copies.

3.   Setelah itu, klik tombol OK jika Anda ingin mencetak, atau tombol
     Cancel jika Anda ingin membatalkan proses mencetak.

68
                         SPESIFIKASI TEKNIS


1.   Hardware
     Harddisk 2 GB
     RAM 128 MB
     Processor Pentium II Or Above


2.   Lain-Lain
     Sistem Operasi : Windows 98, 2000, dan XP




                                                 69
                    BASIS DATA


1.   Biaya

     BiDokter      Double


2.   CheckUp

     NoPeriksa     Text           11 Primary Key
     TglPeriksa    Date/Time
     NoReg         Text           10
     HslDiagnosa   Memo
     Pengobatan    Memo
     Catatan       Memo
     BiayaDokter   Double
     BiayaLL       Double
     TotalBiaya    Double
     Tensi         Text           15
     Keluhan       Memo
     Foto1         Text           50
     Foto2         Text           50
     Foto3         Text           50
     Foto4         Text           50


3.   Dokter

     NmDokter      Text           50 Primary Key
     Spesialis     Text          100
     Alamat        Text          250
     Telp          Text           30
     Kota          Text           20
     KdPos         Text           15


4.   LevelM

     Level         Text            2

70
     HakAksesMenu   Memo
     HakPerintah    Text        100
     Keterangan     Text        20


5.   MenuID

     MenuID         Text          8
     MenuName       Text        100
     MenuLevel      Text          1
     MenuParent     Text          8


6.   Operator

     KdOpr          Text          5 Primary Key
     NmOpr          Text        50
     PwdOpr         Text        20
     LevelOpr       Text          2


7.   Pasien

     KdPasien       Text        10 Primary Key
     NmPasien       Text        50
     TmpLahir       Text        50
     TglLahir       Date/Time
     JnsKel         Integer
     Alamat         Text        150
     Kota           Text        50
     Propinsi       Text        100
     KodePost       Text          7
     Telp           Text        35
     Pekerjaan      Text        50
     Agama          Text        50
     BB             Double
     TB             Double
     GolDrh         Text          5
     Alergi         Text        255


                                                  71
     TglRegPertama   Date/Time
     RiwayatKel      Memo
     Foto            Text        50


8.   Registrasi

     NoReg           Text        10 Primary Key
     KdPasien        Text        10
     TtlBiaya        Double
     TglReg          Date/Time
     StsReg          Integer
     Tensi           Text        10
     TB              Single
     BB              Single
     NoUrut          Text         4
     FlagUrut        Integer
     FlagPeriksa     Integer


9.   SKH

     KdPasien        Text        10
     TglSurat        Date/Time
     Keterangan      Memo


10. SKS

     KdPasien        Text        10
     TglSurat        Date/Time
     Keterangan      Memo
     TglMulai        Date/Time
     TglSelesai      Date/Time


11. SR

     TglSurat        Date/Time
     NmrPeriksa      Text        11
     RS              Text        50


72
12. TabelNo

    NoReg          Text          9
   NoPeriksa       Text         11


13. TmpCheckUp

   NoPeriksa       Text         11
   TglPeriksa      Date/Time
   NoReg           Text         10
   HslDiagnosa     Memo
   Pengobatan      Memo
   Catatan         Memo
   Keluhan         Memo


14. TmpFoto

   NoPeriksa       Text         20
   TglPeriksa      Date/Time
   NmPasien        Text         50
   Umur            Text         50
   Sex             Text         50
   NoReg           Text         20
   HslDiag         Memo
   Pengobatan      Memo
   Foto1           OLE Object
   Foto2           OLE Object
   Foto3           OLE Object
   Foto4           OLE Object


15. TmpJmlPasien

   Tgl             Date/Time
   TotalPasien     Number
   LakiLaki        Number
   Perempuan       Number




                                     73
16. TmpPendapatan

     Tgl            Date/Time
     JmlPasien      Number
     BiDokter       Number
     BiLL           Number
     TotBiaya       Number
     LakiLaki       Number
     Perempuan      Number


17. TmpStatistik

     Bulan          Text        50
     Jumlah         Number




74
                           DAFTAR MODUL



A. Master
   1. Pasien
   2. Operator
   3. Hak Akses
B. Transaksi
   1. Registrasi Pasien
   2. Pemeriksaan / Check Up
C. Surat
   1. Surat Keterangan Sakit
   2. Surat Keterangan Sehat
   3. Surat Rujukan
   4. Resep
D. Laporan
   1. Laporan Data Pasien
   2. Laporan Data Pasien Per Periode
   3. Laporan Statistik Pasien Baru
   4. Laporan Statistik Pasien (Check Up) Per Periode
   5. Laporan Statistik Pasien (Check Up) Per Bulan
   6. Laporan Medical Record Pasien
   7. Laporan Foto Rontgen
   8. Informasi Check Up Per Periode
   9. Laporan Detail Pendapatan
   10. Laporan Rekap Pendapatan
   11. Laporan Jenis Penyakit
   12. Laporan Per Obat Per Periode
   13. Daftar Surat Keterangan Sakit
   14. Daftar Surat Keterangan Sehat
   15. Daftar Surat Rujukan
   16. Laporan Per Resep Per Periode
   17. Laporan Resep Detail Per Periode
E. Utility
   1. Set Penomoran
   2. Ubah Password
   3. Backup
   4. Restore
   5. Compact Database
   6. Dokter
   7. Biaya Dokter
   8. About Us
F. Exit
   1. Log Off
   2. Keluar

                                                        75
                            LAYANAN PURNA JUAL


Layanan Pelanggan Intikomp
Bila anda memiliki pertanyaan mengenai program praktek dokter ini, atau
bila anda ingin menghubungi Intikomp untuk hal-hal lain, silahkan hubungi:
INTIKOMP
Jl. Lingkaran I No. 310 D
Palembang 30124
Telp (0711) 352345 / 382345, Fax (0711) 352440
Website: www.intikomp.com
e-mail: software@intikomp.com




                            LICENSE AGREEMENT


PERHATIAN BAGI PARA PENGGUNA :
BACALAH DENGAN SEKSAMA LICENSE AGREEMENT BERIKUT. LISENSI
ATAS SOFTWARE AKAN DIBERIKAN BILA ANDA TELAH MENYETUJUI SEMUA
KONDISI YANG TERCANTUM DALAM LICENSE AGREEMENT INI.


Lisensi
Software yang disertakan dalam lisensi ini merupakan milik Intikomp dan
dilindungi oleh undang-undang hak cipta. Hak dan kewajiban anda untuk
menggunakan Software ini adalah sebagai berikut :


Anda berhak :
(i) menggunakan Software ini pada satu komputer atau lebih pada
perusahaan anda.
(ii) menggunakan Software untuk dipakai oleh banyak user dalam satu
lingkungan jaringan internal perusahaan yang sama.


76
Anda tidak berhak :
(i) memperbanyak Software dan menggunakan Software untuk pihak lain
tanpa ijin dari Intikomp.
(ii) memodifikasi Software untuk kepentingan pihak lain tanpa ijin dari
Intikomp.
(iii) membuat copy dokumentasi yang menyertai Software ini.


Perhatian !
Intikomp tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan data
yang timbul selain yang disebabkan oleh kesalahan Software yang
bersangkutan.




                  FORMULIR UNTUK CATATAN DOKTER




Jika dokter tidak memungkinkan mengisi data secara langsung pada
program, dokter dapat mengisi form berikut ini terlebih dahulu, kemudian
data diinput setelah dokter selesai praktek. (atau diserahkan kepada asisten
untuk mengentry/menginput data tersebut)


Alternatif pengisian/penggunaan formulir:
1.   Formulir besar dipakai agar data lebih lengkap/detail.
2.   Formulir kecil dipakai untuk mencatat resep.




                                                                         77
                     No Registrasi : ......................

                 Tanggal Registrasi : ...........................

             Nama Lengkap Pasien : .................................

 Alergi:




 Keluhan:




 Diagnosa:




 Pengobatan:




78
Surat Keterangan Sakit

Istirahat        : ............................ s/d ............................

Keterangan : ...............................................................




Surat Keterangan Sehat

Keterangan : ...............................................................




Surat Rujukan

Dirujuk ke : ...............................................................




                                                                                   79
                           No Registrasi : ......................

                       Tanggal Registrasi : ...........................

                  Nama Lengkap Pasien : .................................
Alergi:



Keluhan:



Diagnosa:




Pengobatan:




Surat Keterangan Sakit

Istirahat        : ............................ s/d ............................

Keterangan : ...............................................................
Surat Keterangan Sehat

Keterangan : ...............................................................


Surat Rujukan

Dirujuk ke : ...............................................................
80
                           INFO PRODUK LAIN




•   EZ - Q
    EZ- Q merupakan alat untuk pencacah (counter/penghitung) dari
    001 sampai 999. Ukuran display 2,3“ (depan) dan 1,5”
    (belakang). Infrared remote control dari arah depan maupun dari
    arah belakang. Ukuran fisik (tanpa braket) 24,3 cm x 2,9 cm x 13
    cm. Berat (tanpa braket) 650 gram.
    Keunggulan:
    1. Nomor antrian tetap ada walaupun unit dimatikan/listrik mati.
    2. Beberapa unit display bisa dioperasikan secara seri dengan
        nomor antrian yang sama/sinkron.
    3. Satu unit display dapat dioperasikan oleh beberapa
        operator/teller.
    EZ-Q cocok digunakan pada sistem antrian, misalnya di bank, dokter
    praktek, loket pembelanjaan, dll.
    Gambar:




                                                                   81
Kunjungi situs:

              www.intikomp.com

Dapatkan berbagai produk dengan harga spesial.
(bahkan gratis)




82
                   LAMPIRAN EDISI KHUSUS


MENYIMPAN FOTO

   1.   Untuk menyimpan foto hasil rontgen, klik tombol Simpan Foto
        maka akan tampil form seperti pada gambar di bawah ini:




   2.   Aplikasi ini dapat menyimpan 4 buah foto rontgen. Untuk memilih
        foto 1, klik tombol FOTO 1, maka akan tampil:




                                                                    83
     3.   Jika anda menyimpan foto pada lokasi C:\Program Files\Praktek
          Dokter\Foto, Anda dapat langsung memilih foto. Jika Anda
          menyimpan foto pada lokasi lain, ubahlah lokasi dengan cara klik
          pulldown Look in, lalu pilih lokasi tempat Anda menyimpan foto
          (sesuai gambar 1.14).

     4.   Pilihlah file dengan cara double klik pada file tersebut.
          Catatan:
          ✔ Jika anda memilih foto pada lokasi selain di folder Foto, maka
                gambar tersebut akan otomatis berpindah ke folder Foto.
          ✔ Nama file foto akan berubah sesuai dengan kode pasien,
                misalnya:
                File foto1.jpg maka akan berubah menjadi K0001_foto1.jpg
                (jika kode pasien K0001)

     5.   Setelah itu, akan tampil seperti gambar di bawah ini:




84
         Catatan:
         ○ Untuk menghilangkan foto, klik tombol FOTO 1, kemudian klik
             tombol Cancel.
         ○ Anda tidak perlu mengisi semua foto. (jika foto rontgen yang
             dimiliki hanya 1 foto, maka foto yang lain tidak perlu diisi)
         ○ Foto yang disimpan tidak boleh ada yang sama, misal:
             Foto yang digunakan pada FOTO 1 tidak boleh dipakai pada
             FOTO 2, FOTO 3 maupun FOTO 4.
         ○ Untuk melihat foto dalam ukuran yang lebih besar, klik tombol
             ZOOM.
         ○ Tombol ZOOM akan aktif apabila foto telah terisi. Tombol
             ZOOM tidak aktif jika foto belum terisi.
    6.   Sesudah memilih foto, klik tombol OK.
    7.   Kemudian klik tombol Simpan pada Form Check Up.

MENGEDIT FOTO

Ada 2 cara untuk mengedit foto:
    1. Melalui tombol Simpan Foto
        Cara:
        a. Klik tombol Edit pada Form Check Up, kemudian tombol Simpan
           Foto, maka akan tampil form foto:
                                                                       85
          b. Pilih foto yang ingin diubah, lalu klik tombol OK.
          c. Setelah itu pada form Check Up, pilih tombol Simpan.

     2.   Melalui tombol Rekaman Medis
          Cara:
          a. Klik tombol Edit pada Form Check Up, kemudian tombol
             Rekaman Medis, maka akan tampil form foto:




          b. Data yang dapat diedit hanya data yang sesuai dengan nomor
             pemeriksaan.
86
  Catatan:
- Data yang yang berwarna merah, berarti data tersebut
  mempunyai foto.
- Data yang yang berwarna hitam, berarti data tersebut tidak
  mempunyai foto.
- Data yang memiliki foto dapat dizoom dengan cara klik tombol
  ZOOM:




  Untuk menutup foto ukuran besar, klik ZOOM OUT.

c. Ubahlah foto yang hendak diubah, klik tombol OK.
d. Kemudian klik tombol Simpan pada Form Check Up.




                                                             87

				
DOCUMENT INFO
Shared By:
Categories:
Tags:
Stats:
views:13711
posted:1/13/2011
language:Indonesian
pages:87
Description: Contoh Form Medical Checkup document sample