Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Katolik Atmajaya Pimpinan Prof Dr dr Charles Surjadi MPH Alamat Lengkap Kompleks RS Atmajaya Gd F Lantai 1 Jl Pl

Document Sample
Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Katolik Atmajaya Pimpinan Prof Dr dr Charles Surjadi MPH Alamat Lengkap Kompleks RS Atmajaya Gd F Lantai 1 Jl Pl Powered By Docstoc
					Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Katolik Atmajaya

 Pimpinan         : Prof. Dr. dr. Charles Surjadi, MPH.
 Alamat Lengkap   : Kompleks RS. Atmajaya Gd. F Lantai 1
                    Jl. Pluit Raya No. 2 Jakarta Utara
 Kode Pos         : 14440
 Telepon          : (021) 6606127 Pes. 234
 Fax              : (021) 6682512
 Email            : puslitkes@cbn.net.id ; ppk@atmajaya.ac.id
 Website/Homepage : www.atmajaya.ac.id
 Tahun Didirikan  : 1993


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
      a. Melakukan penelitian
      b. Memberikan pelatihan di bidang penelitian
      c. Workshop/seminar baik dilaksanakan oleh Puslitkes atau bekerjasama dengan
         institusi lain
      d. Publikasi
      e. Pengembangan staf

Visi
       Ikut kontribusi dalam upaya mengembangkan kota yang sehat sebagai bagian dari
       pembangunan kota yang berkelanjutan dan menciptakan masyarakat Indonesia
       yang makmur dan sejahtera fisik dan mental.

Misi
       a. Melalui penelitian di bidang kesehatan fisik, lingkungan dan sosial/mental
          membantu pemerintah dan masyarakat agar dapat menciptakan kota yang sehat
       b. Melalui kerjasama kemitraan antara pemerintah, masyarakat dan pihak swasta
          dalam menciptakan kondisi yang memungkinkan penduduk kota untuk
          mencapai keadaan fisik, lingkungan dan sosial yang optimum.

Bidang Penelitian
       a. Penyakit menular dan tidak menular
       b. Kesehatan lingkungan
       c. Epidemiologi kesehatan
       d. Kesehatan reproduksi
       e. Kesehatan perkotaan
       f. Obat
Profil/Sejarah Singkat Lembaga

      Kelompok Studi Kesehatan Perkotaan (KSKP) didirikan pada bulan September
1987 oleh Ford Foundation. Tujuan kelompok ini adalah untuk meningkatkan
kemampuan staf Universitas Atmajaya dalam bidang kesehatan perkotaan melalui
kegiatan penelitian dan meningkatkan kegiatan kesehatan perkotaan di Indonesia,
khususnya di Jakarta. Kelompok Studi Kesehatan Perkotaan adalah salah satu anggota
Jaringan Epidemiologi Nasional (JEN). Jaringan ini memiliki lima belas anggota dari
seluruh Indonesia (universitas dan Lembaga Swadaya Masyarakat).
    Sejak tahun 1993 Kelompok Studi Kesehatan Perkotaan ditingkatkan statusnya
menjadi Pusat Studi Kesehatan yang bertanggungjawab kepada Rektor Universitas
Katolik Atmajaya melalui Lembaga Penelitian Unika Atmajaya.

II. KETENAGAAN

   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

      Jenjang Pendidikan                     Jumlah
      Di Bawah D3                               2
      D3                                        3
      S1                                        5
      S2                                        2
      S3                                        1
      Jumlah                                   13

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

     Kelompok Keahlian                       Jumlah
     Arsiparis                                  3
     Dokter                                     3
     Dokter Gigi                                1
     Peneliti                                   3
     Statistisi                                 1
     Jumlah                                    11

   c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

      Bidang Keahlian                        Jumlah
      Penyakit menular dan tidak menular       2
      Kesehatan lingkungan                     2
      Epidemiologi kesehatan                   3
      Kesehatan reproduksi                     2
      Kesehatan perkotaan                      2
      Obat                                     2
      Jumlah                                  13
III. FASILITAS YANG DIMILIKI

a. Perpustakaan

  Jenis Layanan yang diberikan :

   1. Peminjaman bahan pustaka, untuk kalangan internal dan eksternal.
   2. Fotokopi.

b. Unit Komputasi


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   1. Non Profit Health Provider and Non Government Organizations Providing Health
      Services in Jakarta
   2. Masalah Sampah di Jakarta dan Pengelolaannya
   3. Crime and Violence
   4. Crowding and Health in Low-Income Settlements
   5. The Citizens at Risk

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
   - Majalah Kesehatan Perkotaan


V. KERJASAMA PENELITIAN

 Dalam Negeri                                 Luar Negeri

 a. Jaringan Epidemiologi Nasional (JEN)      a. World Health Organization (WHO)
 b. Ditjen Pengawasan Obat dan Makanan        b. United Nations Centre for Human
 c. CARE Indonesia                                Settlements (UNCHS)
 d. Lembaga Studi Pembangunan                 c. Stockholm Environment Institute (SEI-
 e. Yayasan Mitayani                              Stockholm)
 f. Persatuan Karya Dharma Kesatuan Indo-     d. Consulting Engineers and Planners AS
    nesia (PERDHAKI)                              (COWI Consult)
 g. Pusat Penelitian Keluarga Sejahtera UI.   e. The Ford Foundation
 h. PT. Kalbe Farma                           f. Agency for Educational Development
                                                 (AED)
                                              g. Institute of South Asean Studies (ISEAS)
                                              h. World Bank
                                              i. UNICEF
Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Universitas
Brawijaya

Pimpinan          : Prof. Dr. Ir. Wani Hadi Utomo
Alamat Lengkap    : Gedung Lembaga Penelitian Universitas Brawijaya
                    Jl. Veteran Malang
 Kode Pos         : 65145
 Telepon          : (0341) 575830
 Fax              : (0341) 565420
 Email            : psl-ub@indo.net.id
 Website/Homepage : -
 Tahun Didirikan  : 20 Oktober 1979
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
     Mengembangkan upaya dalam menyukseskan pembangunan lingkungan hidup
     melalui pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Visi
       Sebagai pusat penelitian dan pusat pelayanan jasa lingkungan hidup selaras dengan
       Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Misi
       Sebagai pusat penelitian dan pelayanan jasa lingkungan hidup terutama yang
       berkaitan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, daerah pesisir dan
       kelautan, kesehatan lingkungan, lingkungan pemukiman, pencemaran lingkungan,
       produksi bersih melalui bentuk pendidikan dan pelatihan, penelitian, dan
       pengembangan masyarakat yang ditangani secara profesional dengan
       memperhatikan harapan semua pihak yang berkepentingan.
Bidang Penelitian
     a. Daerah Aliran Sungai (DAS)
     b. Daerah pesisir dan kelautan
     c. Kesehatan lingkungan
     d. Lingkungan pemukiman
     e. Produksi bersih
     f. Pencemaran lingkungan
Profil/Sejarah Singkat Lembaga

      Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Brawijaya (PPLH UNIBRAW)
pada mulanya bernama Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Brawijaya (PSLH
UNIBRAW) didirikan pada tanggal 20 Oktober 1979 berdasarkan Keputusan Rektor
Universitas Brawijaya Nomor : 069A/SKEP/1979. Adanya proses strukturisasi maka
melalui Keputusan Rektor Universitas Brawijaya No. 030/SK/1996 tanggal 10 April
1996 secara resmi lembaga ini diberi nama : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup
Universitas Brawijaya (PPLH UNIBRAW).
Struktur Organisasi : ( Terlampir)

II. KETENAGAAN

   a.   Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

         Jenjang Pendidikan                                    Jumlah

         Di Bawah D3                                              1
         D3                                                       2
         S1                                                     200
         S2                                                     150
         S3                                                      73
         Profesor (guru besar)                                   40
         Jumlah                                                 466

  b.    Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
        (Khususnya Kelompok Peneliti Kesehatan Lingkungan).

         Kelompok Keahlian                                     Jumlah

         Administrator Kesehatan                                 1
         Analis Kepegawaian                                      1
         Dokter                                                  2
         Entomolog Kesehatan                                     1
         Epidemiolog Kesehatan                                   2
         Nutrisionis                                             1
         Peneliti                                                5
         Penyuluh Kesehatan Masyarakat                           1
         Pranata Komputer                                        1
         Pustakawan                                              1
         Teknisi Penelitian dan Perekayasaan (Litkayasa)         1
         Jumlah                                                 17

    c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

            Bidang Keahlian                                Jumlah
            Kesehatan Masyarakat                           1
            Faal dan Kesehatan Lingkungan                  1
            Lingkungan Pemukiman                           1
            Kesehatan Industri                             1
            Toksikologi                                    1
            Jumlah                                         5
III. FASILITAS YANG DIMILIKI

   a. Laboratorium
      Ikut di laboratorium Fakultas MIPA/Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

      Nama Laboratorium          Kemampuan (fungsi)

      Laboratorium Pengujian     Analisis dan pemeriksaan kualitas air,
      Kualitas Air, Udara dan    udara, dan limbah (padat, cair, dan udara)
      Limbah

   b. Perpustakaan

      Jenis Layanan yang Diberikan :

         - Jasa layanan baca , untuk staf peneliti dan mahasiswa (D3, S1, S2, S3)
           Universitas Brawijaya , maupun pihak-pihak luar yang membutuhkan.


   c. Unit Komputasi

IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
  1. Penyuluhan dengan Demonstrasi Plot Tersaring dalam Rangka Usaha Pelestarian
     Tanah dan Air di Daerah Aliran Sungai Brantas Hulu.
  2. Pengaruh Ratio Konsentrat dan Hijauan Pakan Ternak yang Berbeda terhadap
     Penampilan Produksi Rusa Bawean
  3. Potensi Hortikultura dalam Menunjang Kepariwisataan di Kabupaten Tulungagung
     Jawa Timur
  4. Sumberdaya Alam yang Potensial untuk Pariwisata di Kabupaten Tulungagung Jawa
     Timur
  5. Potensi Hortikultura dalam Menunjang Kepariwisataan di Kabupaten Blitar Jawa
     Timur
  6. Sumberdaya Alam yang Potensial untuk Pariwisata di Kabupaten Tulung Agung
     Jawa Timur
  7. Upaya Pemanfaatan Limbah Cair Fermentasi Kakao (Cacao Sweating) sebagai
     Bahan Baku Pembuatan Produk Nata di Kabupaten Blitar
  8. Pemanfaatan Limbah Cair dari Proses Fermentasi Cacao sebagai Bahan Pembuat
     Jelly dalam Upaya Mengurangi Bahan Bahaya Pencemaran Lingkungan
  9. Penghijauan dengan Pola Tanam dan Jenis Tanaman Pokok untuk Pengendalian
     Erosi di Daerah Aliran Sungai Brantas
 10. Pemasyarakatan Penggunaan Kertas dan Alat Sekolah Setengah Pakai Secara
     Berulang
 11. Pengaruh Kadar Garam dalam Pembuatan Kecap dari Limbah Cair
12. Komunitas Moluska di Perairan Pesisir Desa Tambak Rejo Kecamatan Tonggas
    Kabupaten Probolinggo
13. Karakteristik Limbah Cair dari Industri yang Berpotensi terhadap Pencemaran di
    Jawa Timur.


V. KERJASAMA PENELITIAN

  Dalam Negeri

  a. Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup
  b. BAPEDAL Pusat
  c. BAPEDALDA Tingkat I
  d. Pemerintah Daerah Tk I dan II
  e. Departemen Dalam Negeri, Departemen Pertanian, Departemen Perindustrian,
     Departemen Kehutanan dan Perkebunan, Departemen Pertambangan dan Energi,
     Departemen Perhubungan
  f. Lembaga Swadaya, Pencinta Alam dan Kelompok-kelompok Masyarakat
  g. PSL dan Pusat-pusat Penelitian Lingkungan Hidup dari Berbagai Perguruan
     Tinggi
Lembaga Penelitian Universitas Hasanuddin

Pimpinan              : Prof. Dr. Ir. Badron Zakaria, M.S.
Alamat Lengkap        : Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 10 Kampus Universitas Hasanudin
                        Tamalanrea, Makassar
Kode Pos              : 90245
Telepon               : (0411) 584024.
Fax                   : (0411) 584024
Email                 : lpunhas@indosat.net.id
Website/Homepage      : -
Tahun Didirikan       : 5 Maret 1983


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
    Melaksanakan pembinaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
    seni serta melaksanakan penelitian dengan berpedoman pada ketentuan yang
    ditetapkan bagi Universitas Hasanudin.

Fungsi
     a. Melaksanakan penelitian ilmiah murni, teknologi dan seni.
     b. Melaksanakan penelitian ilmu pengetahuan dan seni terpakai untuk menunjang
        pengembangan.
     c. Melaksanakan penelitian untuk pendidikan dan pengembangan institusi
        universitas.
     d. Melaksanakan penelitian ilmu pengetahuan teknologi dan seni serta penelitian
        untuk mengembangkan konsepsi pembangunan nasional, wilayah dan atau
        daerah melalui kerja sama antar PT, dan badan lainnya di dalam dan luar negeri.
     e. Melaksanakan urusan tata usaha lembaga.

Visi
       Komitmen lembaga penelitian mengacu pada visi Universitas Hasanudin yang
       ingin menjadikan Universitas Hasanudin sebagai pusat rujukan ilmu pengetahuan,
       teknologi dan seni.

Misi
       a. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperlukan untuk
          menunjang dan mendorong kesejahteraan masyarakat Indonesia.
       b. Mengadakan pengkajian secara proaktif dalam berbagai bidang ilmu guna
          mengantisipasi perkembangan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.
Bidang Penelitian

     a.   Mikronutrien.
     b.   Sumberdaya hayati laut.
     c.   Gizi dan kesehatan.
     d.   Makanan tradisional.
     e.   Iptek kesehatan.

Profil/Sejarah Singkat Lembaga

      Lembaga Penelitian Universitas Hasanudin didirikan berdasarkan SK Mendikbud
Nomor : 0514/O/1983 tanggal 5 Maret 1983. Lembaga Penelitian Universitas Hasanudin
didirikan sebagai salah satu unit kerja Universitas Hasanudin yang mengkoordinasi,
memantau, dan menilai pelaksanaan kegiatan penelitian yang diselenggarakan oleh pusat
penelitian serta ikut mengusahakan serta mengendalikan administrasi sumber daya yang
diperlukan.

Struktur Organisasi : (Terlampir)

II. KETENAGAAN

   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

      Jenjang Pendidikan                Jumlah

      Di Bawah D3                          11
      D3                                    3
      S1                                   14
      S2                                   35
      S3                                   21
      Jumlah                               84


  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

      Kelompok Keahlian                  Jumlah

      Epidemiolog Kesehatan                 3
      Nutrisionis                           3
      Peneliti                             56
      Pranata Komputer                      5
      Pranata Laboratorium Kesehatan        1
      Pustakawan                            3
      Jumlah                               71
  c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

      Bidang Keahlian                                 Jumlah

      Mikronutrien                                       1
      Gizi dan kesehatan masyarakat                      1
      Imunologi                                          1
      Analisa dan kimia pangan                           1
      Analisa dan toksikologi pangan                     1
      Gizi klinik                                        1
      Teknologi farmasi dan pangan                       1
      Toksikologi lingkungan                             1
      Epidemiologi gizi                                  1
      Gizi, kesehatan ibu dan anak                       1
      Gizi kesehatan masyarakat dan keamanan pangan      1
      Gizi dan kependudukan                              1
      Antropologi kesehatan                              2
      Pengukuran status gizi dan manajemen data          1
      Jumlah                                            15

III. FASILITAS YANG DIMILIKI
  a. Laboratorium

     Nama Laboratorium          Kemampuan (fungsi)    Nama Peralatan Utama

     Bioteknologi               Parasitologi          Mikroskop
                                Mikrobiologi          Spektrofotometer
                                Biomolekuler          PCR System
                                Hematologi            Centrifuge
                                Andrologi             Autoclove
                                                      ELISA Reader
                                                      Protein Elektrophoresis
  b. Perpustakaan
     Jenis Layanan yang Diberikan :
       1. Pelayanan tertutup
          Pengunjung/pemakai koleksi tidak bebas langsung memilih bahan pustaka pada
          rak penyimpanan, tetapi bahan pustaka yang dibutuhkan pengunjung diambilkan
          oleh petugas pustakawan.
       2. Pelayanan terbuka
          Pengunjung/pemakai dapat memilih langsung bahan pustaka yang dibutuhkan
          untuk baca di tempat atau dipinjam selama beberapa hari.
       3. Layanan informasi mengenai koleksi bahan pustaka lewat jaringan internet
IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   1. The Problem of Protein Energy Malnutrition in Indonesia before Monetary Crisis.
   2. Coastal in Eastern Part of Indonesia
   3. Vitamin A Intake of Mothers and Their Children in Maluku Province Indonesia
   4. Meal Frequency Among Children in Urban and Rural Areas of Indonesia
   5. “Ketetapan” Penentuan Keluarga Miskin dalam Pelaksanaan Program JPS Bidang
      Kesehatan di Propinsi Sulawesi Selatan
   6. Pengalaman Dokter Puskesmas dalam Pelaksanaan JPS-BK : Kasus Puskesmas
      Bajeng dan Puskesmas Daya di Sulawesi Selatan
   7. Status Gizi Anak Balita pada Keluarga Miskin di Propinsi Sulawesi Selatan
   8. Seasional Variation in Diarrheal Disease Among the Fisherman Family’s Children
      in Keruak Sub-District Lombok Timur (Penyakit Diare dan Variasi Musim pada
      Anak Keluarga Nelayan di Kecamatan Keruak, Lombok Timur).
   9. Pedoman Penyusunan Rancangan dan Usulan Studi Evaluasi PMT-AS
  10. Masalah Gizi dan Pangan dan Alternatif Pemecahannya dari Perspektif
      Kemandirian Lokal
  11. Pembangunan Gizi dan Pangan dari Perspektif Kemandirian Lokal
  12. Food Intake in Pregnant Women in Mamuju District
  13. Study on Nutritive Value, Shelf-Life and Acceptability of Lawa, Traditional Fish
      Product from South Sulawesi
  14. Processing of Traditional Fish Products from South Sulawesi
  15. Analisis Konsumsi Zat Goitrogen dan Yodium terhadap Gangguan Akibat
      Kekurangan Yodium (GAKY) di Propinsi Maluku
  16. Changes of Nutritional Status at Fish Product from South Sulawesi
  17. Fortifikasi of Iron on “Ragi Tempeh” and Analysis of Iron Bioavailability on
      Tempeh Product
  18. Hubungan antara Status Sosial Ekonomi dengan Keadaan Gizi Masyarakat
  19. Dampak Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) terhadap Status Gizi Anak Balita
      di Indonesia
  20. Malnutrisi pada Anak 6-23 Bulan di Propinsi Sulawesi Selatan, Bali, dan Jawa
      Barat pada Saat Krisis Moneter
  21. Dampak Program JPS pada Status Gizi Anak Baduta di Sulawesi Selatan dan Jawa
      Barat
  22. Faktor yang Berhubungan dengan Malnutrisi Kronik pada Anak Baduta di
      Sulawesi Selatan
  23. Opportunities to Improve the Effectiveness of Posyandu in Indonesia to the
      Vitamin A Supplementation and Provide Basil Health Services.
  24. Keragaan Gizi dan Kesehatan Balita dan Ibu Hamil Keluarga Miskin Tahun 1999
  25. Konsumsi Ikan dan Penyakit Jantung Koroner
  26. Dukungan Sosial bagi Keberhasilan Pelaksanaan PMT-Program (Studi Kasus di
      Puskesmas Pallangga sebagai Pelaksana Terbaik Program JPS-BK di Sulawesi
      Selatan)
 27. Studi Kasus “Cerita Sukses” Pelaksanaan Jaring Pengaman Sosial Bidang
     Kesehatan (JPS-BK) di Propinsi Sulawesi Selatan
 28. Dampak Program PMT pada Ibu Hamil JPS-BK terhadap Berat Badan Lahir di
     Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara
 29. Fortifikasi Zat Besi pada Ragi Tempe dan Analisis Ketersediaan (Availability) Zat
     Besi pada Tempe yang Dihasilkan
 30. Kajian Teknologi dan Ekonomi Makanan Tradisional Hasil Perikanan Asal
     Sulawesi Selatan
 31. Penggunaan Kemasan dan Perbaikan Cara Penyimpanan Lawa, Makanan
     Tradisional Asal Sulawesi Selatan selama Penyimpanan Dingin
 32. Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Status Gizi dan Kesehatan di
     Kabupaten Sinjai Tahun 1998-2000.
 33. Breasfeeding and Macronutrient Intake of Children in Barru Subdistrict.

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
    1. Buletin Penelitian
    2. Jurnal Medika Nusantara


V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri                            Luar Negeri

    a. Badan Penelitian dan Pengembangan   a. UNICEF
       Kesehatan                           b. JICA
    b. BAPPENAS                            c. ASA Grain
    c. CHN3 Diknas                         d. Part Hellen Keller International/
    d. BAPEDDA Propinsi                       Nutrition Surveillance System in South
                                              Sulawesi
                                           e. Konsultan HMHB Project Indonesia, Aus
                                              AID, Kendari
Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Pimpinan             : Ir. Bakti Setiawan, MA.,Ph.D
Alamat Lengkap       : Jl. Lingkungan Budaya, Sekip Utara, Yogyakarta
Kode Pos             : 55281
Telpon               : (0274) 565722; 902410
Fax                  : (0274) 565722
Email                : pplh@ugm.ac.id
Website/Homepage     : www.ugm.ac.id
Tahun Didirikan      : 1 April 1979


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
      Penelitian bidang lingkungan hidup.

Visi
       PPLH-UGM merupakan institusi penelitian yang mampu melaksanakan penelitian
       yang berkaitan dengan lingkungan hidup yang berguna untuk mendukung
       pembangunan yang berkelanjutan dengan berwawasan kerakyatan dan
       kemandirian.

Misi
       Menyelenggarakan penelitian yang terkait dengan lingkungan hidup untuk
       mendukung pembangunan nasional, pengabdian pada masyarakat yang selaras
       dengan falsafah Universitas Gadjah Mada, membina kehidupan akademik yang
       sehat serta mengembangkan dan melestarikan hasil temuan ilmu pengetahuan,
       teknologi dan humaniora, dengan memaksimalkan pendayagunaan yang tersedia.

Bidang Penelitian

       PPLH-UGM melaksanakan misi tersebut melalui bidang lingkungan, khususnya
       pada kegiatan-kegiatan yang dititikberatkan pada :
               1. Pengelolaan dan konservasi sumber daya alam
                   - Pengembangan institusi dan infra struktur
                   - Pengelolaan sumber daya air
                   - Pengendalian pencemaran dan pengelolaan limbah
               2. Pengembangan masyarakat
               3. Pengembangan lingkungan regional dan urban

Profil/Sejarah Singkat Lembaga

      Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM dahulu bernama Pusat Penelitian
Lingkungan Hidup UGM (PPLH UGM) yang didirikan pada 1 April tahun 1979. Pusat
Studi Lingkungan Hidup UGM adalah salah satu pusat studi di bawah Lembaga
Penelitian UGM. dengan demikian kebijakan dan kegiatannya sesuai dengan kebijakan
Lembaga Penelitian UGM. Di samping itu, sesuai dengan fokus kegiatannya yaitu ilmu
lingkungan, maka kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Pusat Studi Lingkungan
Hidup UGM sangat dipengaruhi dan menyesuaikan dengan kebijakan-kebijakan Menteri
Negara Lingkungan Hidup dan BAPEDAL.

Struktur Organisasi

        Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM dipimpin oleh seorang kepala yang dibantu
oleh seorang sekretaris dan lima kordinator bidang, yaitu untuk bidang-bidang : 1)
Penelitian Dasar, 2) Penelitian Terapan, 3) Pendidikan dan Pelatihan, 4) Kerjasama, dan
5) Dokumentasi dan Publikasi. Secara organisatoris, Pusat Studi Lingkungan Hidup
UGM mempunyai hubungan yang erat dengan fakultas-fakultas dan unit-unit di
lingkungan UGM. Sebagai konsekuensi tersebut, dalam pelaksanaan kegiatan akademik
Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM harus melakukan kerjasama dengan fakultas terkait.
Keadaan serupa juga berlaku dalam penggunaan fasilitas lainnya, misalnya peralatan
laboratorium. Sistem seperti ini memungkinkan Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM
untuk mempunyai struktur organisasi ke dalam yang cukup ramping, tetapi mempunyai
aksesibilitas yang tinggi terhadap sumberdaya yang ada di lingkungan UGM. (Struktur
organisasi terlampir)


II. KETENAGAAN

   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

       Jenjang Pendidikan       Jumlah

       Di Bawah D3                18
       D3                          2
       S1                          7
       S2                          2
       S3                          5
       Jumlah                     34

   b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

      Kelompok Keahlian         Jumlah

      Peneliti                     7
      Pustakawan                   1
      Jumlah                       8

c. Jumlah tenaga berdasarkan bidang keahlian
   (Data tidak diperoleh dari institusi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI

   a. Laboratorium

      Nama Laboratorium         Kemampuan (fungsi)         Nama Peralatan Utama

      Laboratorium Fisika-      Pengukuran dan             - Kualitas Air :
      Kimia                     penelitian komponen          DO meter, conductivity, pH
                                lingkungan                   meter, dll
                                                           - Kualitas Udara
                                                             PDS met, HVS, Dust
                                                             Indikator, dll
                                                           - Kualitas Biotis
                                                             Plankton net, sarber. dll

      Laboratorium Sistem       - Pembuatan peta digital   - Komputer
      Informasi Geografis         untuk lingkungan         - Printer
      Komputerisasi             - Pengolahan data dan      - Plotter
                                  analisis lingkungan      - Digitizer



   b. Perpustakaan

      Jenis Layanan yang Diberikan :

       1. Material bacaan (reading material) yang tersedia untuk pengunjung
       2. Ruang reference
       3. Layanan fotokopi

   c. Unit Komputasi


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   1. Studi Model Pola Ruang Konsentris untuk Restrukturisasi Daerah Pinggiran Kota
      di Indonesia (Studi Kasus Daerah Istimewa Yogyakarta)
   2. Kajian Pemberdayaan Masyarakat pada Sektor Pertambangan di Kecamatan Pleret
      dan Piyungan, Bantul
   3. Studi Kajian Kerusakan Lahan Akibat Pertambangan Go. C di Kecamatan Ponjong
      Gunung Kidul
   4. Pengkajian Daya Tampung Beban Sungai (Code dan Opak)
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan
     - Jurnal Manusia dan Lingkungan

V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri                            Luar Negeri

   a. BAPEDAL Pusat                        a. CEPI-UCE, Canada
   b. BAPEDALDA Propinsi Daerah Istimewa
      Yogyakarta
   c. Dinas Pertambangan Propinsi DIY
   d. Departemen Pertanian
Lembaga Penelitian Universitas Lambung Mangkurat

Pimpinan             : Prof. Ir. Hj. Hakimah. M.Sc. Ph.D
Alamat Lengkap       : Kampus Universitas Lambung Mangkurat
                       Jl. Brigjen H. Hasan Basry Banjarmasin
Kode Pos             : 70123
Telpon               : (0511) 63240
Fax                  : (0511) 63240
Email                : -
Website/Homepage     : -
Tahun Didirikan      : 1993


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
    Lembaga penelitian berfungsi sebagai lembaga yang melaksanakan salah satu tugas
     Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang penelitian. Dalam hal ini lembaga
     penelitian merupakan unsur pelaksana di perguruan tinggi yang mengkoordinasi,
     memantau dan menilai pelaksanaan kegiatan penelitian yang diselenggarakan oleh
     pusat penelitian serta ikut mengusahakan serta mengendalikan administrasi sumber
     daya yang diperlukan.

Visi
       Sesuai dengan visi Universitas Lambung Mangkurat, maka Lembaga Penelitian
       Universitas Lambung Mangkurat mengupayakan untuk dapat mencapai sebagai
       Research University pada tahun 2015.

Misi
       Dalam hal penelitian yang berorientasi pada pengembangan Iptek, maka peneliti
       disarankan mengacu pada RENSTRA UNLAM (1996-2015) yaitu mengarahkan
       penelitian dalam lingkup bidang kajian unggulan Lingkungan Pertanian Lahan
       Basah.


Bidang Penelitian

   a. Penelitian lingkungan hidup
   b. Kependudukan
   c. Peranan wanita
   d. Pertanian (pertanian, perikanan, kehutanan)
   e. Kedokteran/kesehatan
Profil/Sejarah Singkat Lembaga

      Lembaga Penelitian Universitas Lambung Mangkurat dibentuk berdasarkan
peraturan Perundang-undangan yang berlaku (Kepres No.9 tahun 1985; Jo No. 29 tahun
1985; Jo No. 62 tahun 1993; serta Peraturan Pemerintah No. 15 tahun 1994). Lembaga
Penelitian UNLAM berdiri pada tanggal 27 Februari 1993 dengan SK Pembentukan No.
0103/O/1993, dimana sebelumnya merupakan Pusat Penelitian.

Struktur Organisasi

      Lembaga Penelitian Universitas Lambung Mangkurat mempunyai lima pusat
penelitian, serta Pusat Kajian Rawa dan Pusat Kajian HAM sebagai berikut :
   a. Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH)
   b. Pusat Penelitian Peranan Wanita
   c. Pusat Penelitian Pengembangan Wilayah
   d. Pusat Penelitian Kependudukan
   e. Pusat Penelitian Budaya dan Kemasyarakatan
   f. Pusat Kajian “Acid Oil”
   g. Pusat Kajian HAM


II. KETENAGAAN

   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

III. FASILITAS YANG DIMILIKI

     1. Laboratorium
        Belum ada laboratorium yang khusus di bawah Lembaga Penelitian, yang ada
        adalah Laboratorium Fakultas Kedokteran.
     2. Perpustakaan
        Perpustakaan berada di bawah koordinasi Perpustakaan Universitas Lambung
        Mangkurat
     3. Unit Komputasi


IV. PUBLIKASI

Majalah/jurnal yang diterbitkan :
  - Kalimantan Science


V. KERJASAMA PENELITIAN

( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala

Pimpinan               : dr. Istanul Badiri, MS.,Sp.PA
Alamat Lengkap         : Kampus Universitas Syiah Kuala
                         Darussalam-Banda Aceh
Kode Pos               : 23111
Telpon                 : (0651) 52053
Fax                    : (0651) 52053
Email                  :-
Website/Homepage       :-
Tahun Didirikan        : 1981



I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi

       Sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi, melaksanakan :
        - Pendidikan
        - Penelitian, dan
        - Pengabdian Masyarakat

Visi
       Mengembangkan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala menjadi lembaga
       penghasil sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan profesional dalam bidang
       kedokteran serta pusat unggulan Iptek kedokteran yang berhubungan dengan
       keselamatan kerja industri.

Misi
       Menghasilkan individu dokter yang mempunyai kemampuan klinik yang cukup
       memadai, memegang teguh nilai-nilai profesional, berorientasi dan tanggap
       terhadap kebutuhan masyarakat, mempunyai visi global, siap bersaing dan
       berkolaborasi pada era globalisasi.

Bidang Penelitian

       a.   Ilmu kedokteran dasar
       b.   Ilmu kesehatan masyarakat
       c.   Ilmu kedokteran komunitas
       d.   Ilmu kedokteran klinik
Profil/Sejarah Singkat Lembaga

       Hasrat akan sebuah Fakultas Kedokteran di Daerah Istimewa Aceh sudah lama
timbul, yaitu sejak adanya Universitas Syiah Kuala. Keinginan ini sepenuhnya didukung
oleh segenap lapisan masyarakat di daerah ini.
       Untuk mewujudkan keinginan tersebut, Presidium Universitas Syiah Kuala
membentuk Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran dalam lingkungan
Universitas Syiah Kuala dengan Surat Keputusan No. 2411/Unsyiah/Up/1964, tanggal 10
Nopember 1964. Menteri Kesehatan RI menaruh perhatian yang sangat besar terhadap
adanya Fakultas Kedokteran di Universitas Syiah Kuala, hal mana terbukti dengan
suratnya untuk Panglima Komando Antar Daerah (KOANDA) seluruh Sumatera di
Medan, tanggal 3 Oktober 1967 No. Kab/BCH/249/67 yang isinya meminta KOANDA
agar dapat membantu menyiapkan RSU Banda Aceh menjadi Teaching Hospital. Oleh
karena faktor politik pada waktu itu belum mantap dan faktor-faktor penunjang lainnya
belum memadai, maka panitia belum mampu merampungkan tugasnya.
       Pada saat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Daoed Joesoef melakukan
kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Aceh tanggal 11 juni 1979, beberapa tokoh
masyarakat, Pemerintah Daerah, DPRD dan Majelis Ulama meminta agar Menteri
bersedia memberikan fasilitas dan prioritas untuk adanya Fakultas Kedokteran di daerah
Istimewa Aceh. Atas permintaan tersebut. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berkenan
menyetujuinya. Sebagai langkah pertama kearah tersebut, maka Gubernur/KDH Istimewa
Aceh waktu itu (Prof. A. Madjid Ibrahim) membentuk “Badan Persiapan Fakultas
Kedokteran Banda Aceh” dengan Surat Keputusan No. 421.5/321/1979 tanggal 23 Juni
1979. Hasil kerja Badan ini dituangkan dalam buku “Laporan tentang Persiapan
Pendirian/Pembukaan Fakultas Kedokteran di Banda Aceh” tahun 1979. Laporan ini
diserahkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta awal Agustus 1979.
Sebagai langkah selanjutnya, Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan membentuk “Team Evaluasi Pembukaan Fakultas Kedokteran Universitas
Syiah Kuala” dengan Surat Keputusan No. 028/Dj/Kep/79, tanggal 2 Oktober 1979.
Laporan team pada Dirjen Pendidikan Tinggi disampaikan bulan November 1979. Pada
bulan Januari 1980, Konsorsium Ilmu Kedokteran dari Dirjen Pendidikan Tinggi
mengeluarkan “Program Pengembangan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala”.
Agar Fakultas Kedokteran di Universitas Syiah Kuala segera terwujud, Rektor
Universitas Syiah Kuala dengan Surat Keputusan No. 20 tahun 1980, tanggal 14 Mei
1980 membentuk “Team Inti Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala”. Kemudian
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan Surat Keputusan No. 0217/O/1980 tanggal
27 Agustus 1980, menugaskan Universitas Syiah Kuala dan Konsorsium Ilmu
Kedokteran untuk mempersiapkan Pembukaan Fakultas Kedokteran Konsorsium Ilmu
Kedokteran. Sebagai realisasi dari SK. No. 0217/O/1980 tersebut, pada hari jadi
Universitas Syiah Kuala ke XIX tanggal 2 September 1980 di Gedung DPRD Istimewa
Aceh, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Daoed Joesoef telah menandatangani
Piagam Peresmian/Pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Pada saat
yang sama, Badan Persiapan Pembukaan Fakultas Kedokteran Banda Aceh menyerahkan
Fakultas Kedokteran kepada Universitas Syiah Kuala.
       Berdasarkan SK. No. 0217/O/1980 di atas, Rektor Universitas Syiah Kuala
membentuk “Panitia Persiapan Pembukaan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah
Kuala” melalui Surat Keputusan No. 05 tahun 1981 tanggal 19 Februari 1981, bersamaan
dengan pencabutan kembali Surat Keputusan Presidium Universitas Syiah Kuala No.
2411/Unsyiah/Up/1964, tanggal 10 November dan Surat Keputusan Rektor No. 20 tahun
1980, tanggal 14 Mei 1980. Pada tanggal 1 April 1982, Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Dr. Daoed Joesoef menyampaikan Keputusan Presiden RI No. 16 tahun
1982 tentang Susunan Organisasi Universitas Syiah Kuala yang diantaranya menyatakan
bahwa Universitas Syiah Kuala mencakup Fakultas Kedokteran.

Struktur Organisasi :

Dekan                : dr. Istanul Badiri, MS.,SpPA
Pembantu Dekan 1     : dr. Syahrul SpS
Pembantu Dekan 2     : dr. Mohd. Andalas, SpOG
Pembantu Dekan 3     : drh. Azmunir, M.Yc.
Pembantu Dekan 4     : drg. Saifuddin Ishak, M.Kes.


a. Program Studi Kedokteran

   Terdiri dari 23 bagian, sebagai berikut:
      1. Fisiologi                9. Ilmu Penyakit THT        17. Anestesiologi
      2. Obsgyn                  10. Ilmu Kesehatan Anak      18. Kimia
      3. Mikrobiologi            11. Ilmu Penyakit Dalam      19. Ilmu Kesehatan Jiwa
      4. Ilmu Bedah              12. Patologi Klinik          20. IKM/IKK
      5. Ilmu Penyakit Mata      13. Radiologi                21. Parasitologi
      6. Ilmu Penyakit Gigi/     14. Biologi                  22. Ilmu Penyakit Syaraf
         Mulut                   15. Fisika                   23. Anatomi
      7. Ilmu penyakit Kulit/ 16. Biokimia
         Kelamin
      8. Farmakologi


b. Program Studi Keperawatan

    Ketua Program Studi        : dr. T.H. Makmur Mohd. Zein, SKM.
    Sekretaris                 : Munardi, SKp, MNSc
    Program studi ini terdiri atas sepuluh koordinator bagian, sebagai berikut :
       1. Biomedik Dasar Keperawatan                  6. Keperawatan Jiwa
       2. Biomedik Klinik                             7. Keperawatan Komunitas
       3. Keperawatan Dasar                           8. Keperawatan Geriatrik
       4. Keperawatan Medikal Bedah                   9. Manajemen Keperawatan
       5. Keperawatan Maternitas                     10. Keperawatan Anak
II. KETENAGAAN

  a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

      Jenjang Pendidikan                              Jumlah

      Di Bawah D3                                       20
      D3                                                10
      D4                                                 8
      S1                                                44
      S2                                                40
      S3                                                 8
      Jumlah                                           130

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

    Kelompok Keahlian                                 Jumlah

    Administrator Kesehatan                             4
    Analis Kepegawaian                                  2
    Apoteker                                            2
    Arsiparis                                           6
    Asisten Apoteker                                    2
    Dokter                                             81
    Dokter Gigi                                         6
    Entomolog Kesehatan                                 1
    Epidemiolog Kesehatan                               1
    Nutrisionis                                         2
    Peneliti                                           56
    Pengawas Farmasi dan Makanan                        1
    Penyuluh Keluarga Berencana                         3
    Penyuluh Kesehatan                                  8
    Penyuluh Kesehatan Masyarakat                      10
    Perawat Gigi                                        4
    Perekayasa                                          4
    Pranata Komputer                                    6
    Pranata Laboratorium Kesehatan                      6
    Pustakawan                                          2
    Sanitarian                                          2
    Statistisi                                          2
    Teknisi Penelitian dan Perekayasaan (Litkayasa)     4
    Tenaga Perawatan                                    8
    Jumlah                                            223
   c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

         Bidang Keahlian        Jumlah

         Kedokteran Klinik           30
         Kesehatan Masy.              8
         Kedokteran Dasar            18
         Jumlah                      56


III. FASILITAS YANG DIMILIKI
    a. Laboratorium

     Nama Laboratorium              Kemampuan (fungsi)

     Mikrobiologi                   Diagnosis dan analisis
     Fisiologi                      Analisis
     Patologi Anatomi               Diagnosis dan analisis
     Patologi Klinik                Diagnosis dan analisis
     Farmakologi                    Analisis
     Biokimia                       Analisis

    b. Perpustakaan
      Jenis Layanan yang Diberikan :

        1.   Jurnal Nasional
        2.   Jurnal Internasional
        3.   Text Book
        4.   Multi Media-Internet


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
  1. Penelitian Stroke
  2. Penelitian Cedera Kepala
  3. Penelitian tentang Diare
  4. Penelitian Syndroma Guillain Barre
  5. Penelitian Patologi Anatomi dan Patologi Klinik
  6. Penelitian Status Gizi Anak
  7. Penelitian Bakteriologi
  8. Penelitian Perinatologi
  9. Penelitian Keluarga Berencana
 10. Penelitian Ginekologi
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
  - Jurnal Kedokteran Syiah Kuala

V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri                                 Luar Negeri

   a. DIKTI                                     a. WHO
   b. ARUN NGL                                  b. Universitas Malaya
   c. Pemda Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam   c. ADB
   d. BKKBN Propinsi Nanggroe Aceh              d. Island Hospital Penang
       Darussalam
   e. Dinas Kesehatan Propinsi Nanggroe Aceh
      Darussalam
   f. FK USU Medan
   g. FK UI Jakarta
   h. FK UNPAD Bandung
   i. FK UGM Yogyakarta
   J. FK UNAIR Surabaya
Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Pimpinan              :   Prof. Dr. Moch. Sofrol. Ph.D
Alamat Lengkap        :   Jl. Let. Jen. Suprapto Cempaka Putih, Jakarta
Kode Pos              :   10560
Telpon                :   (021) 4206674; 4206675; 4206676
Fax                   :   (021) 4243171
Email                 :   -
Website/Homepage      :   -
Tahun Didirikan       :   1990


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
      a. Melaksanakan koordinasi kegiatan segala jenis penelitian di lingkungan
         Universitas YARSI
      b. Menyusun kebijaksanaan dasar dan arah penelitian jangka panjang Universitas
         YARSI
      c. Mengadakan publikasi tentang kegiatan dan hasil-hasil penelitian di lingkungan
         Universitas YARSI

Fungsi
         a. Mengkoordinasikan dan melaksanakan penelitian
         b. Membina peneliti muda
         c. Menerbitkan prosiding/konferensi/seminar ilmiah, dan jurnal ilmiah
         d. Mengadakan hubungan dengan lembaga sejenis dalam dan luar negeri di
            bidang penelitian

Visi
       Yayasan YARSI berperan aktif meningkatkan taraf pendidikan, kesehatan dan
       kesejahteraan masyarakat Indonesia agar menjadi muslim yang takwa :
          - Yang tanggap dan peka terhadap perkembangan Iptek, namun
             mengimplementasikannya sesuai dengan Islam
          - Yang gigih mewujudkan masyarakat madani yang adil, makmur dan
             diridhoi oleh Allah SWT.

Misi
         a. Mengupayakan pendidikan yang unggul dan berprestasi tinggi pada setiap
            jenjang dan jenis pendidikan
                   -Pendidikan Pra Sekolah
                   -Pendidikan Dasar dan Menengah
                   -Madrasah Diniyah
                   -Pendidikan Tinggi
       b. Mengupayakan program studi pada setiap lembaga pendidikan Yayasan
          YARSI diakreditasi oleh Lembaga Akreditasi Nasional dan Internasional.
       c. Menghasilkan lulusan yang bermutu, kreatif dan inovatif dan mampu
          berkompetisi meraih peluang di tingkat Nasional dan Internasional.
       d. Mengupayakan kajian dan penelitian sehingga dihasilkan pengetahuan dan
          teknologi baru yang bermutu.
       e. Mengupayakan pelayanan berbagai bidang kepada masyarakat sesuai syariah
          Islam.

Bidang Penelitian

       a. Ilmu Kedokteran Dasar
       b. Ilmu Kedokteran Klinik
       c. Ilmu Kesehatan Masyarakat

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Struktur Organisasi : (Terlampir)

II. KETENAGAAN
   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
       Jenjang Pendidikan         Jumlah

       S1                             3
       S2                            10
       S3                             2
       Jumlah                        15

   b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

      Kelompok Keahlian           Jumlah

      Analis Kepegawaian              2
      Dokter                         18
      Jumlah                         20

 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

    Bidang Keahlian               Jumlah

    Anatomi                          1
    Biokimia                         2
    Kesehatan Masyarakat             2
    Histologi                        2
    Jantung                       1
    Farmakologi                   1
    Parasitologi                  2
    Biologi                       2
    Patologi Anatomi              1
    Mikrobiologi                  1
    Fisiologi                     1
    Akuntansi                     2
    Jumlah                       18


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

   a. Laboratorium
   b. Perpustakaan
   c. Unit Komputasi

b. Laboratorium

    No    Nama Laboratorium             Kemampuan (fungsi)
    1     Laboratorium Biokimia         Pemeriksaan Biokimia
    2     Laboratorium Biologi          Pemeriksaan Biologi
    3     Laboratorium Parasitologi     Pemeriksaan Parasitologi
    4     Laboratorium Mikrobiologi     -
    5     Laboratorium Anatomi          Identifikasi Tulang dan Gigi Geligi
    6     Laboratorium Faal             Pemeriksaan Faal Paru,
                                        Kardiovaskuler


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
    1. Pengetahuan Sikap dan Perilaku Penduduk dalam Memanfaatkan Air Sungai
       Ciliwung dan Hubungannya dengan Kesehatan Penduduk
    2. Penentuan Beberapa Parameter Semen dan Kadar Testosteron Serviks Selama
       Puasa Ramadhan pada Pria Fertile
    3. Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Perilaku Disiplin Berlalu-lintas bagi
       Pengemudi Bus Kota di Jakarta
    4. Analisis Harga Saham Perdana dengan Pendekatan P.E.R. pada Perusahaan yang
       Go Publik di BEJ
    5. Peranan Wanita dalam Meningkatkan Penghasilan Keluarga di Kelurahan Galur
       Jakarta Pusat
    6. Pengaruh Puasa Ramadhan terhadap Kelenjar Prostat pada Semen Pria Fertile
    7. Pengukuran Fungsi Kelenjar Vesika Seminalis Selama Puasa Ramadhan pada
       Semen Pria Fertile
   8. Pengetahuan Sikap dan Perilaku Pasien Rawat Inap tentang Pelaksanaan Berbagai
      Kewajiban Ibadah Selama di RSIJ
   9. Pengukuran Integritas Membran Spermatozoa dan Integritas Spermatozoa Getah
      Servik Selama Puasa Ramadhan pada Semua Normozoospora
  10. Efek Spermatosida Ekstrak Biji Oyong terhadap Beberapa Parameter Semen
      Invitro
  11. Efek Spermatosida Ekstrak Juice Buah Oyong terhadap Beberapa Parameter
      Spermatozoa
  12. Persona Perkasa Martial Art an Alternative Mode in Drug Abuse Treatment
  13. Keberadaan dan Perkembangan Telur Ascaris lumbricoides di Sungai Ciliwung
  14. Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Derajat Kesehatan Lansia Panti
      Werda Cipayung, Jakarta
  15. Pengaruh Ekstrak Bunga Hisbicus Rosa Sinensis Linn terhadap Proses
      Spermatogenesis Mencit Strain Aj dan Jumlah Anak Hasil Perkawinannya
  16. Efek Spermatisida Ekstrak Daun Kembang Sepatu terhadap Kualitas Sperma
      Manusia in Vitro
  17. Kurang Energi Protein pada Balita dan Faktor-Faktor yang Berhubungan di Desa
      Cipeiteuy Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang
  18. Pengaruh Kurkumin Sintetik terhadap Produksi Progesteron oleh Kultur Sel
      Luteal Tikus (Sprague Dawley) dengan Perangsangan Luteinizing Hormone,
      Prostaglandin-F2oc, Dibutyryl Cyclic-Amp dan Theophlyllin Sebelumnya
  19. Pengaruh Pencekokan Ekstrak Biji Luffa acutangula Roxb terhadap Fertilitas
      Mencit Betina Galur Swiss Webster
  20. Efek Spermatisida Ekstrak Daun Kemuning (Murayya paniculata Linn) Secara in
      Vitro terhadap Kualitas Sperma Manusia

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
   - Jurnal Kedokteran YARSI.


V. KERJASAMA PENELITIAN

    Dalam Negeri :

    a. Yayasan Asia
    b. Departemen Sosial
    c. Departemen Pendidikan Nasional
    d. Departemen Kesehatan
    e. ICMI
    f. BKS PTIS
    g. Pemda Jambi
    h. Pemda Magetan
Pusat Penelitian Kependudukan dan Pengembangan Sumber
Daya Universitas Udayana

Pimpinan               :   Prof . DR. Nyoman T. Suryadhi, MPH, Ph.D.
Alamat Lengkap         :   Jl. PB Sudirman Denpasar
Kode Pos               :   80232
Telpon                 :   (0361) 229508
Fax                    :   -
Email                  :   -
Website/Homepage       :   -
Tahun Didirikan        :   1979


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
     Melakukan perencanaan, pembinaan pengembangan penelitian kependudukan dan
     PSDM dan membantu pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat dalam
     bidang kependudukan dan PSDM.

Visi
       Terwujudnya pusat penelitian yang mampu mendukung pelaksanaan Tri Dharma
       Perguruan Tinggi dalam bidang kependudukan dan pengembangan SDM.

Misi
        a. Melakukan pengembangan , perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, sosialisasi,
           dan aplikasi di perguruan tinggi dan masyarakat luas, penelitian dan hasil
           penelitian kependudukan dan PSDM.
        b. Merintis, membina dan mengembangkan kerjasama dalam bidang penelitian
           kependudukan dan PSDM, baik internal di Universitas Udayana maupun
           eksternal daerah, nasional dan internasional.
        c. Membantu pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat daerah bidang
           kependudukan dan PSDM.

Bidang Penelitian

        a.   Kelahiran
        b.   Kematian
        c.   Mobilitas penduduk
        d.   Sumber daya manusia
        e.   Kualitas dan kuantitas sumber daya manusia


Profil/Sejarah Singkat Lembaga :
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
II. KETENAGAAN

 a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

     Jenjang Pendidikan         Jumlah

     S1                            25
     S2                            15
     S3                             4
     Jumlah                        44


 b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

     Kelompok Keahlian          Jumlah

     Dokter                        4
     Nutrisionis                   1
     Peneliti                     25
     Pranata Komputer              1
     Statistisi                    2
     Jumlah                       33

 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

     Bidang Keahlian            Jumlah

     Kelahiran                     6
     Kematian                      8
     Mobilitas penduduk            4
     Ketenagakerjaan               4
     Penduduk lanjut usia          3
     Kesehatan reproduksi          3
     Dinamika penduduk             4
     Jumlah                       32


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Perpustakaan
  b. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI

 a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
    masyarakat dalam lima tahun terakhir :
    1. Penelitian Analisis Dinamika Keseimbangan Penduduk Bali 2001
    2. Penelitian Evaluasi Pelatihan Keterampilan Tenaga Kerja pada Perusahaan
       Industri Kecil di Kabupaten Bangli, Tabanan, dan Kota Denpasar, 2001
    3. Penelitian Kesiapan Aparat dan Masyarakat terhadap Kebijakan Kependudukan
       Walikota Denpasar, 2001
    4. Survei Ketenagakerjaan di Masing-masing Sektor di Bali
    5. Survei Keterampilan Tenaga Kerja yang Perlu Ditingkatkan pada Perusahaan
       Industri Kecil di Bali
    6. Penelitian Profil Migran Perkotaan di Indonesia untuk Kodya Denpasar
    7. Penelitian Kesehatan Reproduksi Remaja Putri di Bali
    8. Penelitian SAKERTI 2000 di Bali
    9. Penelitian Penanganan Terpadu Masyarakat dan Instansi Terkait terhadap
       Penduduk Pendatang di Kecamatan Kuta dan Mengwi Kabupaten Badung
   10. Penelitian Kesehatan Reproduksi Wanita di Bali
   11. Penelitian PMS, HIV/AIDS di Kodya Denpasar dan Dati II Bandung
   12. Penelitian Risiko Pemijat terhadap PMS, Pantai Kuta, Bali
   13. Penelitian Pengembangan Anak Usia Dini di Bali
   14. Studi Kesehatan, Fertilitas, Mortalitas di Bali

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri :

   a. Tata Pemerintahan Propinsi
   b. Dinas Tenaga Kerja
   c. BKKBN
   d. Badan Administrasi Kependudukan
Lembaga Penelitian Universitas Sumatera Utara

Pimpinan              : Prof. Dr.dr.H.S.R. Parlindungan Sinaga
Alamat Lengkap        : Jl. Perpustakaan Kampus USU Medan
Kode Pos              : 20155
Telpon                : (061) 8211515
Fax                   : (061) 8211515
Email                 :-
Website/Homepage      :-
Tahun Didirikan       : 1982


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi

   a. Melaksanakan penelitian ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian, baik yang
      berupa ilmu murni maupun ilmu terapan untuk pengembangan konsepsi
      pembangunan nasional, wilayah dan daerah melalui kerjasama antara perguruan
      tinggi dan badan lainnya di dalam maupun di luar negeri.
   b. Melaksanakan penelitian untuk pendidikan dan pengembangan institusi
      universitas.
   c. Mengkoordinasikan, memantau dan menilai pelaksanaan kegiatan penelitian yang
      diselenggarakan atas pusat-pusat penelitian, pusat-pusat kajian dan fakultas-
      fakultas di lingkungan Universitas Sumatera Utara serta ikut mengusahakan dan
      mengelola sumberdaya yang diperlukan dalam penyelenggaraan kegiatan
      penelitian.

Visi
       Menciptakan kerjasama penelitian yang sinergis antara lembaga pemerintah, dunia
       usaha dan masyarakat dengan lembaga penelitian dan menciptakan budaya meneliti
       di lingkungan Universitas Sumatera Utara yang merupakan salah satu tugas atau
       kegiatan dari staf pengajar.

Misi
       a. Mengkoordinir kegiatan penelitian di lingkungan Universitas Sumatera Utara.
       b. Mengembangkan (membuka peluang) kerjasama penelitian dengan instansi
          pemerintah, dunia usaha dan masyarakat.
       c. Menjadikan penelitian sebagai salah satu reward bagi kalangan staf pengajar
          dan Universitas Sumatera Utara.
Bidang Penelitian

   a. Pusat Penelitian Sains dan Teknologi
      1. Penelitian dan pengembangan bidang elektronika termasuk komputer dan
         telekomunikasi.
   2. Penelitian dan pengembangan bidang teknik sipil yang meliputi konstruksi dan
      pembangunan prasarana (jalan, jembatan dan pelabuhan) .
   3. Penelitian dan pengembangan bidang kedokteran yang meliputi obat tradisional
      dan obat modern.
   4. Penelitian dan pengembangan bidang kedokteran yang meliputi berbagai jenis
      penyakit dan masalah kesehatan masyarakat lainnya.
   5. Penelitian dan pengembangan teknologi mesin dan industri selain yang
      berkaitan dengan agro industri.
   6. Penelitian dan pengembangan biologi dasar.
   7. Penelitian dan pengembangan kimia dasar.
   8. Penelitian dan pengembangan matematika dan statistika.

b. Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan
   1. Mengkaji dan mengembangkan berbagai usaha peningkatan mutu sumber daya
      manusia dalam proses pembangunan.
   2. Mengkaji dan mengembangkan berbagai pola pembangunan untuk memperkuat
      keterikatan dalam bentuk komplementer antar sektoral dalam rangka
      memperkuat upaya pengembangan sumber daya setempat dan pemerataan
      pembangunan.
   3. Mengembangkan fungsi ilmuwan sebagai katalis pembangunan untuk
      menggerakkan prakarsa dan mendayagunakan berbagai sumber daya manusia.

c. Pusat Penelitian Lingkungan
   1. Membantu pemerintah daerah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap
      lingkungan dengan segala permasalahannya.
   2. Membantu pemerintah daerah untuk menerapkan kebijakan pengelola
      lingkungan serta pemulihan kualitas lingkungan.
   3. Memberi masukan kepada pengambil keputusan dan pengelola kebijakan
      lingkungan yang mendukung kegiatan pembangunan berkelanjutan.
   4. Membantu pemerintah daerah menyiapkan dan meningkatkan kualitas SDM
      melalui kegiatan penyuluhan dan pendidikan lingkungan.
   5. Membantu anggota masyarakat melaksanakan kegiatan hemat dalam
      membangun, melalui kesadaran pemanfaatan sumber daya alam yang
      berwawasan lingkungan.
   6. Menjadi pengumpul, pengelola, dan penyedia informasi yang berkaitan dengan
      lingkungan, pembangunan dan permasalahannya.
d. Pusat Penelitian Kependudukan dan Sumber Daya
   1. Melakukan dan membina penelitian di bidang kependudukan dan sumber daya
   2. Menyebarluaskan masalah kependudukan dan informasi penelitian di bidang
      kependudukan, dan selama ini dilakukan kegiatan-kegiatan bekerjasama
      dengan instansi pemerintah, yaitu mortalitas, fertilitas, migrasi, tenaga kerja,
      proyeksi penduduk dan pendidikan.

e. Pusat Penelitian Peranan Wanita
   1. Menyiapkan data dasar mengenai Analisis Situasi Wanita (ASW) Propinsi
       Sumatera Utara yang diperbaharui secara berkala.
      2. Meningkatkan akses terhadap informasi berupa hasil-hasil penelitian/kajian,
         kebutuhan pemerintah daerah dan instansi terkait dan sumber dana.
      3. Menetapkan prioritas penelitian yang berperspektif wanita yang sesuai dengan
         kondisi dan kemampuan, kebutuhan serta potensi yang ada di Pusat Penelitian
         Peranan Wanita.
      4. Mengembangkan penelitian/kajian yang relevan dengan permasalahan
         peningkatan peranan wanita di daerah.

   F. Pusat Penelitian Agribisnis, Industri dan Pariwisata
      1. Studi teknik, teknologi dan manajemen industri.
      2. Studi strategi industri.
      3. Studi ekonomi meliputi studi misi, fungsi, dan peranan industri dalam ekonomi
         makro dan mikro.
      4. Penyuluhan, percontohan, penataran dan pelatihan di lingkungan masyarakat
         industri.
      5. Penelitian terapan di laboratorium.
   G. Pusat Penelitian Pengembangan Wilayah
      1. Pendayagunaan tata ruang.
      2. Perencanaan pengembangan dan pembangunan kota dan daerah.
      3. Transportasi.
      4. Keuangan daerah, sumber dan penggunaan.

Profil/Sejarah Singkat Lembaga

        Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 1980 kepada beberapa staf senior
Universitas Sumatera Utara telah diberi kepercayaan untuk membentuk Lembaga
Penelitian Universitas Sumatera Utara dan beberapa pusat studinya. Dalam rangka
pembentukan tersebut, telah berlangsung pertemuan beberapa kali. Dengan Surat
Keputusan Rektor USU Nomor : 371/PT/05/SK/C/82 tertanggal 24 Mei 1982 secara
resmi terbentuklah Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas
Sumatera Utara yang disingkat dengan LPPM. Dan pada tahun itu juga LPPM-USU
dipisah menjadi Lembaga Penelitian Universitas Sumatera Utara (LP-USU) dan Lembaga
Pengabdian pada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (LPPM-USU).
        Lembaga Penelitian USU semakin berkembang dengan terbentuknya beberapa
Pusat Penelitian yang secara organisatoris berada di bawah koordinasi Lembaga
Penelitian USU. Akan tetapi dalam teknis operasionalnya adalah secara otonom.
Pengembangan Lembaga Penelitian tersebut sesuai dengan tuntutan pembangunan daerah
di samping tuntutan kebutuhan hasil penelitian dan meningkatnya kualitas staf pengajar.
Pada saat ini Lembaga Penelitian USU memiliki tujuh pusat penelitian yang terdiri dari :
        1. Pusat Penelitian Sains dan Teknologi
        2. Pusat Penelitian Kependudukan dan Sumber Daya
        3. Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan
        4. Pusat Penelitian Peranan Wanita
        5. Pusat Penelitian Agribisnis, Industri dan Pariwisata
        6. Pusat Penelitian Lingkungan
        7. Pusat Penelitian Pengembangan Wilayah
Struktur Organisasi : ( Terlampir)
   Ketua                             : Prof. Dr. dr. H.S.R. Parlindungan Sinaga
   Sekretaris                        : Ir. Harmein Nasution, MSIE
   Kapuslit Sains dan Teknologi      : Prof. Dr. H. Urip Harahap. Apt
   Kapuslit Kependudukan dan
   Sumber Daya                       : Prof. Dr. dr. B. Pandapotan Panjaitan, DSFK
   Kapuslit Kemasyarakatan dan
   Kebudayaan                        : Robert Sibarani, MS
   Kapuslit Lingkungan               : Prof. Dr. Hemat R. Brahmana, M.Sc
   Kapuslit Peranan Wanita           : dr. Linda T. Maas, MPH
   Kapuslit Agribisnis, Industri dan
   Pariwisata                        : Dr. Dipl.Ing. Agr. Reynold K. Damanik
   Kapuslit Pengembangan Wilayah : Ir. Nurlisa Ginting, M.Sc
   Kepala Bagian Tata Usaha          : Hasanuddin, SE
   Kepala Sub Bagian Umum            : Rosleli, SH
   Kepala Sub Bagian Program         : Drs. Ahmad Ramli Arief
   Kepala Sub Bag. Data dan Inf. : Rosmasari br. Purba
II. KETENAGAAN
  (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

III. FASILITAS YANG DIMILIKI
  (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

IV. PUBLIKASI
  (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri :                                 Luar Negeri :

   a. Pemerintah Propinsi                         a. IRIS
   b. Bapedda Propinsi dan Kabupaten              b. JICA
   c. Dinas Perindustrian                         c. Toyota Foundation
   d. Swasta
   e. Lembaga Swadaya Masyarakat
   f. Ditbinlitabmas Ditjend Dikti Depdikbud
   g. Kantor Menristek RI
   h. Departemen Kesehatan RI
   i. Kantor Menteri BUMN
   j. Departemen Pertambangan
   k. Sumitomo Foundation
Lembaga Penelitian Universitas Malang
Pimpinan              :   DR. H. Ibrahim Bafadal. M.Pd.
Alamat Lengkap        :   Jl. Surabaya 6 Malang
Kode Pos              :   65145
Telpon                :   (0341) 551312 Pes. 432
Fax                   :   (0341) 580311
Email                 :   lemlit@malang.ac.id
Website/Homepage      :   www.malang.ac.id
Tahun Didirikan       :   1993


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
     Melaksanakan, mengkoordinasikan, memantau, dan menilai pelaksanaan kegiatan
     penelitian yang diselenggarakan oleh pusat penelitian, serta ikut mengusahakan
     serta mengendalikan administrasi sumber daya yang diperlukan.

Fungsi
     a. Melaksanakan penelitian untuk pengembangan ilmu, teknologi dan seni
     b. Melaksanakan penelitian untuk mengembangkan konsepsi dan menunjang
        pembangunan nasional, wilayah dan daerah
     c. Melaksanakan penelitian untuk memajukan pendidikan dan pengembangan
        institusi
     d. Melakukan kerjasama penelitian dengan pihak-pihak lain di dalam dan luar
        negeri
     e. Melaksanakan urusan tata usaha lembaga

Visi
       Mewujudkan lembaga sebagai pusat-pusat unggulan dan lembaga rujukan dalam
       pelaksanaan penelitian dan pengembangan Iptek dalam bidang kependidikan dan
       non kependidikan.

Misi
       a. Mewujudkan Lembaga Penelitian Universitas Malang sebagai salah satu
          lembaga penelitian terbaik di kawasan Indonesia Timur dengan melaksanakan
          penelitian dan pengembangan Iptek dalam bidang pendidikan dan non
          kependidikan yang relevan dengan kebutuhan.
       b. Mewujudkan percepatan pengembangan penelitian dalam bidang non
          kependidikan dengan tetap mempertahankan dan meningkatkan intensitas
          penelitian kependidikan yang mengacu pada perkembangan Iptek.
       c. Mengembangkan sumberdaya peneliti secara kuantitatif, kualitatif dan relevan
          dengan bidang garapan dan kebutuhan pembangunan dengan tetap
          berlandaskan pada asas manfaat dan efisiensi.
      d. Mewujudkan pengembangan pusat-pusat penelitian/kajian/studi sebagai unit
         pelaksana kegiatan penelitian berdasarkan kelompok bidang keilmuan, baik
         pendidikan maupun non kependidikan.
      e. Mewujudkan pengembangan jaringan kerjasama penelitian dengan lembaga
         pemerintah dan lembaga swasta yang relevan dan mengacu pada prinsip saling
         menguntungkan.

Bidang Penelitian
     a. Pendidikan
     b. Non kependidikan
     c. Program pembangunan nasional dan daerah

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
        Lembaga Penelitian Universitas Malang (Lemlit UM) adalah unsur pelaksana
akademik di bidang penelitian. Secara formal keberadaan Lembaga Penelitian Universitas
Malang dinyatakan dalam Statuta Universitas Malang Tahun 1999 dan disahkan dengan
Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 270/O/1999
tanggal 14 Oktober 1999 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Malang.
Lembaga Penelitian Universitas Malang berkembang dari pusat penelitian yang semula
merupakan bagian dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan pada Masyarakat (LP3M)
IKIP Malang, memisahkan diri menjadi pusat penelitian mandiri pada tahun 1993. Mulai
tahun 1999, berkaitan dengan Keputusan Presiden RI Nomor : 93 tanggal 04 Agustus
1999 tentang Perluasan Mandat IKIP Malang menjadi Universitas Malang, Lembaga
Penelitian IKIP Malang berubah menjadi Lembaga Penelitian Universitas Malang
(Lemlit UM).

Struktur Organisasi
        Unsur organisasi Lembaga Penelitian Universitas Malang terdiri atas Ketua
Lembaga, Sekretaris Lembaga, Bagian Tata Usaha, dan Pusat-pusat Penelitian/Pusat
Studi. Pusat-pusat tersebut merupakan unsur utama pelaksana akademik, dan bersama
dengan pimpinan lembaga merencanakan, melaksanakan, dan mengkordinasikan
pelaksanaan penelitian yang relevan, memantau dan mengevaluasi kegiatan penelitian,
terutama untuk penelitian antar bidang atau multi disiplin, baik kependidikan dan non
kependidikan. Koordinasi pelaksanaan penelitian mono disiplin secara teknis diserahkan
kepada fakultas, jurusan, laboratorium, bengkel/studio, dan unit-unit lain yang terkait.
Pengelolaan administrasi penelitian seluruhnya dilaksanakan oleh dan menjadi tanggung
jawab Lembaga Penelitian Universitas Malang.
        Saat ini Lembaga Penelitian Universitas Malang memiliki lima pusat
penelitian/pusat studi yang masing-masing dipimpin oleh seorang kepala pusat. Kelima
pusat tersebut adalah sebagai berikut:
    1. Pusat Penelitian Kependudukan
    2. Pusat Penelitian Teknologi dan Industri
    3. Pusat Penelitian Lingkungan Hidup
    4. Pusat Studi Wanita
    5. Pusat Penelitian Sumber daya Wilayah dan Kebudayaan

Struktur Organisasi : (terlampir)
II. KETENAGAAN

  a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

     Jenjang Pendidikan                   Jumlah

     Di Bawah D3                             5
     S1                                    349
     S2                                    484
     S3                                     75
     Jumlah                                913

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

     Kelompok Keahlian                    Jumlah

     Administrator Kesehatan                 3
     Analis Kepegawaian                      6
     Arsiparis                               1
     Dokter                                  4
     Dokter Gigi                             1
     Nutrisionis                             5
     Peneliti                              908
     Pengawas Farmasi dan Makanan            2
     Penyuluh Keluarga Berencana             4
     Penyuluh Kesehatan Masyarakat           5
     Perawat Gigi                            2
     Pranata Komputer                        3
     Pustakawan                             24
     Jumlah                                968

 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
    (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

 a. Laboratorium

  Nama Laboratorium           Kemampuan (fungsi)              Nama Peralatan Utama

  Kimia Analitik              Analisa zat-zat anorganik dan AAS, UV, IR, Water Purifier,
                              analisis limbah               Tihator.
  Kimia Organik               Analisa dan sistem senyawa GC
                              organik
Kimia Dasar              Praktikum kimia dasar              Konduktometri, Voltametri

Kimia Fisik              Praktikum Kimia Fisik              Bom Kalometer

Bio Kimia                Praktikum biokimia, analisa Elektro Foresis
                         biomolekuler

Biologi                  Mengukur kondisi lingkungan        Soil Tester Kit, Turbidometer
                                                            PH       Digital,     Thermo
                                                            Higrometer,        Barometer,
                                                            Kompas
                         Pengolahan limbah                  Waste Water Treatment
                         Pembuatan pestisida nabati         Dandang Penyuling
                         Pemisahan hewan tanah              Barles Tool Green

Fisika Material          Percobaan Difraksi Sinar X,                -
                         Efek Hall, Hukum Coulumb,
                         Efek Zeeman Kondensator Plat
                         Paralel, Kumparan Induksi,
                         Turbidimeter, Interferometer
                         Michelson, Efek Fotolistrik,
                         e/m       Elektron,   Watak
                         Magnetisasi Bahan, Gejala
                         Kelistrikan Termal, Geiger
                         Counter
Fisika Teori dan                        -             Software animasi konsep fisika
Komputasi

Elektronika        dan   Percobaan Rangkaian Analog,                        -
Instrumentasi            Digital, Sensor, Interfacing dan
                         Mikroprosesor

Fisika Dasar             Percobaan-percobaan dasar di
                         bidang fisika

Pembelajaran Fisika                     -                   Telescope,     Video,   Kamera,
                                                            Komputer

Sub. Lab. Geografi                      -                   Altimeter, Higrometer, Solari
Fisik                                                       Meter,    Kurvimeter,     Rain
                                                            Gauge, Infiltrometer, Soil Test
                                                            Kit, Soil Auger, Mineral and
                                                            Rock Collection, Rock Display

Sub. Lab. Pemetaan dan                  -                   Teodolith,          Waterpass,
Penginderaan Jauh                                           Stereoscope,        Planimeter,
                                                             Abney      Level,    Kompas,
                                                             Kompas Geologi, Altimeter,
                                                             Clinometer          Telescope,
                                                             Pantograph,       Model-model
                                                             peta.

   Sub. Lab Sistem                          -                Komputer,          Digilitizer,
   Informasi Geografis                                       Scanner,   Colour,    Printer,
   (SIG)                                                     Software Auto Cad, Arc Info,
                                                             ER Mapper.


   b. Perpustakaan

    Jenis Layanan yang Diberikan :

    1.   Pemanfaatan Laporan Hasil Penelitian
    2.   Pemanfaatan Jurnal Ilmiah
    3.   Abstrak Penelitian
    4.   Kumpulan Judul Penelitian

   c. Unit Komputasi


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   1. Pengembangan Pengajaran Pendidikan Lingkungan Hidup untuk Tingkat
      Pendidikan Dasar dalam Rangka Menunjang Pembangunan Berkelanjutan
   2. Sintesis dan Penyusunan Struktur dengan Metode Difraksi Sinar X Senyawa-
      Senyawa Kompleks dari Perak (I) (Pseudi-) Halida Dan 1, n-bis (difenil-fosfino)
      alkana (n=1-6)
   3. Peningkatan Keprofesioanalisme Guru Sains dalam Mempersiapkan Siswa Menuju
      Abad 21 Melalui Pendekatan Sains-Teknologi-Masyarakat
   4. Bekal Awal dan Hasil Belajar Mahasiswa Lembaga Pendidikan Tenaga
      Kependidikan
   5. Mendapatkan Model Media Audio-Visual Guna Meningkatkan Penguasaan
      Konsep Lingkungan Hidup dan Peningkatan Kemampuan Berfikir Kreatif dalam
      Memecahkan Masalah Lingkungan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan
   6. Pengembangan Pengajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah : Integrasi Pendekatan
      Agama dan Keterampilan Proses
   7. Pengembangan Paket Pengajaran IPA dan Buku Berbasis Keterampilan Proses
      Sains untuk Mengatasi Rendahnya Kualitas Pengajaran IPA di Sekolah Dasar
   8. Pengembangan Model Pembelajaran Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan
      Kemampuan Berpikir Siswa-siswa Sekolah Dasar
  9. Pengembangan Model Sekolah Unggul untuk Meningkatkan Penguasaan Iptek
      melalui Pengajaran Berfikir dan Pemecahan Masalah pada Pendidikan Dasar dan
      Menengah
  10. Pola Dasar dan Strategi Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS di Indonesia
  11. Pengembangan Bahan Pembelajaran dengan Model Elaborasi Pendidikan Seks,
      Penyakit Menular Seksual dan AIDS bagi Konselor untuk Siswa SMU dan SMK
  12. Pengembangan Model Intervensi Konseling untuk Mengurangi Prasangka Sosial
      antara Siswa Etnik Jawa dan Tionghoa di Propinsi Jawa Timur

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
    1. Forum Penelitian Kependidikan.
    2. Jurnal Penelitian Kependidikan.


V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri :

   a. Dirjen Dikti (DP3M)
   b. Dirjen Dikdasmen (PGSM)
   c. Menristek (RUT-LIPI)
   d. Pemda Kota Jawa Timur
Lembaga Kedokteran Gigi (LADOKGI) TNI AL R.E. Martadinata

Pimpinan              :   Kolonel Laut (K) Drg. Bas Utaryo
Alamat Lengkap        :   Jl. Farmasi No. 2 Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
Kode Pos              :   10210
Telpon                :   (021) 5733026
Fax                   :   (021) 5732701
Email                 :   -
Website/Homepage      :   -
Tahun Didirikan       :   22 Oktober 1964


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
      Berdasarkan organisasi dan prosedur Lembaga Kedokteran Gigi TNI Angkatan
      Laut. Ladokgi bertugas berkewajiban melaksanakan pembinaan kesehatan gigi
      dan mulut dalam bidang dukungan dan pelayanan spesialistik berikut pendidikan,
      penelitian dan pengembangan.

Fungsi
   a. Melaksanakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, dukungan kesehatan gigi dan
       mulut dan berperan sebagai pusat rujukan kesehatan gigi dan mulut.
   a. Melaksanakan pendidikan, latihan dan kursus-kursus kesehatan gigi dan mulut
       bagi paramedis gigi (perawat dan tekniker) dan dokter gigi
   b. Melaksanakan pembinaan penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan gigi
       baik klinik maupun laboratorium
   c. Melaksanakan koordinasi dengan lembaga-lembaga lainnya dari pemerintah
       maupun swasta yang bergerak dalam bidang kedokteran gigi, khususnya dalam
       melaksanakan fungsi pendidikan, penelitian dan pengembangan
   d. Mengawasi, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan programnya secara
       berhasil guna dan berdaya guna.

Visi
        Memantapkan Ladokgi sebagai pusat rujukan di bidang kesehatan gigi dan mulut
        dan sebagai lembaga studi serta pusat kajian ilmu kedokteran gigi.

Misi
       a. Memberikan dukungan dan pelayanan kesehatan gigi dan mulut secara
          komprehensif dan spesialistik bagi anggota TNI/POLRI dan keluarganya serta
          masyarakat umum.
       b. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi dokter gigi dan paramedis gigi
       c. Mengadakan penelitian dan pengembangan kesehatan gigi dan mulut.
Bidang Penelitian
     a. Orthodontik
     b. Periodik
     c. Oral Surgery
     d. Oral Pathology

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
        Dinas Kedokteran Gigi (DKG) secara resmi berdiri pada tahun 1950, berfungsi di
bawah Djawatan Kesehatan Angkatan Laut (DKAL) berkedudukan di Surabaya, dengan
Kepala DKG yang pertama Mayor Laut (K) drg. Soewito Martoprajogo. Tiga tahun
kemudian, DKG resmi pindah ke Jakarta dengan Mayor Laut (K) drg. M. Nainggolan
sebagai Kepala DKG. Tahun 1954 semua DKG-Komando Daerah Maritim (KDM)
berada di bawah Dinas Kesehatan (KDM) tidak berdiri sendiri.
        Pada tanggal 5 September 1953 keputusan KSAL No. C11/6/6 menyatakan,
Angkatan Laut RI memerlukan tenaga spesialis sendiri. DKAL mulai mengirimkan para
perwira dokter AL mengikuti tugas belajar spesialis karena tuntutan kebutuhan akan
tenaga spesialis dokter gigi belum ada. DKAL mengeluarkan instruksi No. P. 53/21/Kr/2
untuk mendirikan poliklinik spesialis, termasuk gigi yang berada di Jl. Elang Nomor 3,
Jakarta.
        Pada tahun 1954 pembangunan Rumah Sakit AL dimulai, dan diresmikan pada
tahun 1957. Sekarang berdiri RS TNI AL Dr. Mintohardjo di Jalan Bendungan Hilir
Jakarta Pusat. Tanggal 18 Februari 1960 dengan Keppres RI No. 21 Angkatan Laut
menjadi sebuah Departemen dan kedudukan KASAL berubah menjadi Menteri/Panglima
Angkatan Laut (Men/Pangal). Djawatan Kesehatan Angkatan Laut (DKAL) berubah
menjadi Biro Kesehatan AL (BKAL). Kemudian diubah menjadi Direktorat Kesehatan
Angkatan Laut (Ditkesal) dan Dinas Kedokteran Gigi menjadi Djawatan Kedokteran
Gigi Ditkesal.
        Pada bulan Mei 1963 Direktorat Kesehatan Angkatan Laut yang berada di Jl.
Gunung Sahari 67 Jakarta Pusat pindah ke Jl. Farmasi (Bendungan Hilir) Nomor 1. Pada
tanggal 28 Agustus 1963 keluar Keputusan Men/Pangal No. 5030.23 tentang berlakunya
struktur Kejuruan Bintara dan Tamtama Angkatan Laut, termasuk didalamnya Kejuruan
Bintara untuk kesehatan umum dan kesehatan gigi.
        Tahun 1964, sekolah perawatan gigi diresmikan menjadi Sekolah Kesehatan Gigi
Angkatan Laut (Sekesgial). Perkembangan selanjutnya, dengan Keputusan Men/Pangal
No. 5401.27 tanggal 22 Oktober 1964 dibentuk Lembaga Kedokteran Gigi TNI AL (LKG
TNI AL) yang lebih dikenal dengan sebutan Ladokgi.


Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN

  b. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

    Jenjang Pendidikan                  Jumlah

    Di Bawah D3                           114
    D3                                     13
    S1                                     32
    S2                                     26
    Jumlah                                185

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

     Kelompok Keahlian                   Jumlah

     Asisten Apoteker                        1
     Dokter Gigi                            55
     Perawat Gigi                           45
     Pranata Komputer                        5
     Pranata Laboratorium Kesehatan          2
     Pustakawan                              1
     Jumlah                                109

  c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
      (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Laboratorium

   Nama Laboratorium         Kemampuan (fungsi)           Nama Peralatan Utama

   Tehnik Gigi               Membuat Gigi Tiruan :        - Hanging Bur
                             - Acrylic                    - Furnace
                             - Steel                      - Casting Machine
                             - Porcelain                  - Sand Blaster
                                                          - Vacum Mixer
                                                          - Ultrasonic Cleaner
                                                          - Micromotor
                                                          - Pen Blaster

   Oral Patologi             Membuat & Menganalisa        Inkubator, mikroskop
                             Sediaan                      Dispenser Blok
                                                          Microtom
   b.   Perpustakaan

        Jenis Layanan yang Diberikan :

         1. Meminjamkan koleksi buku, jurnal, majalah, thesis untuk intern Ladokgi.
         2. Meminjamkan materi instruksional antara lain slide, vidio cassette untuk intern Ladokgi.
         3. Meminjamkan peralatan instruksional antara lain OHP, slide, proyektor, dll untuk intern
            Ladokgi.
         4. Melaksanakan permintaan reproduksi.
         5. Pengunjung perpustakaan (umum) diperkenankan membaca buku, jurnal, majalah,
            thesis, melihat slide, dan vidio di tempat.

   c. Unit Komputasi


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
  1. Pembagian Profil Wajah Jaringan Keras dan Lunak antara Laki-laki dan
     Perempuan Deutro-Melayu
  2. Besar dan Arah Tekanan yang Menimbulkan Rasa Sakit pada Pasien Sesaat
     sebelum Braket Dilepas.
  3. Efektifitas Irigasi Larutan Metronidazole 0,5% dan Larutan Chlohexidine 0,1 %
     pada Skaling Subgingiva Perawatan Poket Periodental.
  4. Perbedaan Penutupan Permukaan Akar pada Perawatan Resesi Gingiva dengan
     Flep Reposisi Koronal dengan dan Tanpa Guided Tissue Regenaration.
  5. Perbedaan Efek Pemakaian Metronidazole 25% dan Minoksilin 2% terhadap
     Tingkat Perlekatan Relatif pada Perawatan Poket Periodontal Secara Non Bedah.
  6. Pengaruh Pemberian Ibuprofen pada Bedah Flap Modifikasi Widman dalam
     Perawatan Peridintis khronis.
  7. Perbedaan Penutupan Permukaan Akar Flep Reposisi Koronal dengan dan Tanpa
     Free Rotated Papila Autograft pada Perawatan Resesi Gingiva.
  8. Efektifitas Larutan Irigasi Triclosan 0,3% terhadap Chlorhexidine 0,12% sebagai
     Suplemen Skaling dan Root Planning pada Perawatan Poket Priodental.
  9. Studi Banding Penggunaan Bahan Antiseptik Alkohol 70% dan Khlorheksidin
     Glukonat 4% sebagai Pembilas setelah Pencucian Tangan Ditinjau dari Jumlah
     Koloni Kuman.
 10. Perbandingan Efektifitas Sterilisasi Ulang Sarung Tangan dengan Pemanasan
     Kering dan Kimiawi Ditinjau dari Aspek Mikrobiologis.
 11. Studi Banding Penggunaan Bahan Antiseptik Alkohol 70% dan Khlorheksidin
     Glukonat 4% sebagai Pembilas Setelah Pencucian Tangan Ditinjau dari Jumlah
     Koloni Kuman
 12. Perbandingan Efektifitas Sterilisasi Ulang Sarung Tangan dengan Pemanasan
     Kering dan Kimiawi Ditinjau dari Aspek Mikrobiologis.
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan
   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri :                            Luar Negeri :
   a. Universitas Gadjah Mada                a. Royal New Zealand Dental Corps
   b. Universitas Trisakti                   b. Otago University
Pusat Penelitian Lingkungan Hidup

Pimpinan              : DR. Ir. Rudy Sayoga Gotama
Alamat Lengkap        : Jl. Sangkuriang 42 A Bandung
Kode Pos              : 40135
Telpon                : (022) 2500606
Fax                   : (022) 2504602
Email                 : pplh-itb@indo.net.id
Website/Homepage      :-
Tahun Didirikan       : 1979


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
     Penelitian untuk masukan-masukan perumusan kebijaksanaan pengelolaan
     lingkungan hidup.

Visi/Misi
      ( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Bidang Penelitian
     a. Ekologi dan Pengelolaan Lingkungan Pemukiman
     b. Ekologi dan Pengelolaan Lingkungan Industri dan Pertambangan

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
    ( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


II. KETENAGAAN

   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

    Jenjang Pendidikan       Jumlah


    Di Bawah D3                 4
    D3                          1
    S1                          5
    S2                          5
    S3                          2
    Jumlah                     17
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

 Kelompok Keahlian                                 Jumlah

 Pranata Komputer                                     2
 Pustakawan                                           2
 Statistisi                                           1
 Teknisi Penelitian dan Perekayasaan (Litkayasa)      5
 Widyaiswara                                          3
 Jumlah                                              13

 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

 Bidang Keahlian                                    Jumlah

 Pencemaran udara dan air                              1
 Tata ruang                                            1
 Pengelolaan lingkungan                                2
 Gender                                                1
 Sosial ekonomi pertanian                              1
 Antropologi                                           1
 Ekologi                                               1
 Jumlah                                                8



III. FASILITAS YANG DIMILIKI

   a. Laboratorium
      Untuk laboratorium, bergabung dengan Institut Teknologi Bandung.

   b. Perpustakaan

      Jenis Layanan yang Diberikan :

      1. Pelatihan tentang perpustakaan unit/lembaga penelitian
      2. Konsultasi tentang perpustakaan
      3. “In House Database Bibliographical Research”

   c. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI

Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   1. Penelitian Lingkungan Danau Toba, Sumatera Utara
   2. Penelitian Sistem Pengelolaan Sampah Perumahan


V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri                                       Luar Negeri

   a.   Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup   a. Beberapa lembaga internasional
   b.   BAPEDAL                                     non PBB (CIDA, GTZ, CUSO)
   c.   Beberapa Departemen Sektoral             b. Beberapa lembaga internasional
   d.   Beberapa Pemerintah Daerah                  PBB ( UNDP, UNEP, UNHCS)
   e.   Beberapa Pihak Swasta
   f.   Beberapa Universitas Dalam Negeri
Pusat Informasi dan Penelitian Obat (PIPO)

Pimpinan              : Dr. Imono Argo Donatus, S.U. Apt.
Alamat Lengkap        : Fakultas Farmasi Kampus 3 Paingan Maguwoharjo Depok
                        Sleman, Yogyakarta
Kode Pos              : -
Telpon                : (0274) 883037; 883968
Fax                   : (0274) 886529
Email                 : -
Website/Homepage      : -
Tahun Didirikan       : 1998


I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
      (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Visi
       Bertekad menjadi institusi pendidikan farmasi yang berperan aktif dalam
       mengembangkan ilmu untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui Tri
       Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas, berwawasan global serta mewujudkan
       pelayanan kefarmasian berorientasi pada penderita.
Misi
       a. Berperan menyelenggarakan pengajaran, penelitian dan pengabdian pada
          masyarakat yang berkualitas
       b. Mendorong mewujudkan pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada
          penderita
       c. Berwawasan global untuk menyiapkan sarjana yang mempunyai keunggulan
          intelektual, integritas moral, berkepribadian, profesional dan berdedikasi tinggi
          dalam pelayanan kefarmasian.
Bidang Penelitian
   a. Sosial Farmasi
   b. Teknologi Farmasi
   c. Farmakologi-Toksikologi
   d. Biologi-Fitokimia
   e. Kimia Farmasi

Profil/Sejarah Singkat :
     (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Struktur Organisasi :
     (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
II. KETENAGAAN

 a.     Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

      Jenjang Pendidikan           Jumlah

      S1                              16
      S2                              23
      S3                               2
      Jumlah                          41

   b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

      Kelompok Keahlian            Jumlah

      Apoteker                        21
      Dokter                           3
      Biologi + Farmasi + Kimia        7
      Jumlah                          31

c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
   ( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

      a. Laboratorium

         Nama Laboratorium

         1.    Farmasetika
         2.    Kimia Fisika
         3.    Teknologi Steril
         4.    Farmakologi
         5.    Biofarmasetika dan Farmakokinetika
         6.    Biokimia-Fisiologi Manusia
         7.    Mikrobiologi
         8.    Biologi Umum
         9.    Farmakognosi-Fitokimia
        10.    Kultur Jaringan Tumbuhan
        11.    Kimia Analisis
        12.    Kimia Organik
        13.    Kimia Analis Instrumentasi
 b. Perpustakaan

     Jenis Layanan yang Diberikan :

      - Peminjaman Bahan Pustaka
        Sarana yang tersedia : Buku Referens, Jurnal, CD-ROM, Majalah.

 c. Unit Komputasi


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   1. Kisaran Dosis Hepatoprotektif Gabungan Kurkuminoid dan Minyak Atsiri
      Temulawak (Curcuma xanthorrihiza Roxb) pada Tikus Putih Jantan
   2. Pembuatan Pustaka DNA Shigela Flexnery pada Bacteriofag M13 mp18
   3. Uji Potensi Beberapa Kombinasi Etambutol HCL pada Kadar Tetap dengan
      Rifampin Bervariasi terhadap Pertumbuhan Mycobacterium Tuberculosis H39RV
      Secara in Vitro
   4. Heat Shock Protein sebagai Salah Satu Cara Tanggap Khamir Saccharomyces
      cerevisiae terhadap Stress Panas
   5. Penetapan Kadar Kalsium Oksalat pada Lima Macam Sayuran yang Dikonsumsi
      Daunnya
   6. Pengaruh Kadar Alkohol sebagai Penyaring dalam Pembuatan Ekstrak Bengle
      (Zengiber purpureum Roxb) terhadap Sifat Fisisnya
   7. Perbedaan Daya Analgetik Ibuprofen pada Mencit Tukak Lambung Akibat
      Pemberian Bersama-sama dengan Antasida, Simetidin dan Sukralfat
   8. Aktifitas Antimikroba Minyak Atsiri Rimpang Dringo, Kembang Kenanga, Buah
      Kemukus
   9. Korosi Logam di Dalam Beberapa Media Cair
  10. Pestisida Alami Alternatif : Inventarisasi dan Pemanfaatannya.


  b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
     - Sigma


V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri :
   a. PT. Konimex
   b. Kopertis Wilayah V, Daerah Istimewa Yogyakarta
Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekologi Kesehatan
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Departemen Kesehatan

Pimpinan             : Drs. IB. Indra Gotama, SKM, M.Si.
Alamat Lengkap       : Jl. Percetakan Negara 29 Jakarta Pusat
Kode Pos             : 10560
Telpon               : (021) 42872393
Fax                  : (021) 42872393
Email                : ppek@litbang.depkes.go.id; gotama@litbang.depkes.go.id
Website/Homepage     : www.litbang.depkes.go.id/ekologi
Tahun Didirikan      : 1975


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
     Melaksanakan penelitian ekologi kesehatan berdasarkan kebijaksanaan teknis yang
     ditetapkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan dan
     peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Fungsi
    a. Melaksanakan tata operasional penelitian, pemberian pelayanan administrasi
       penelitian, perencanaan dan penyediaan sarana
    b. Melaksanakan penelitian ekologi kesehatan

Bidang Penelitian :
     a. Penelitian Biologi Kesehatan
     b. Penelitian Kesehatan Lingkungan
     c. Penelitian Sosial Antropologi Kesehatan
     d. Penelitian Indikator Kesehatan
     e. Penelitian Vektor Penyakit

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
        Puslitbang Ekologi Kesehatan (P3EK) adalah merupakan salah satu dari lima
Puslitbang pada Badan Litbangkes yang bertugas menyusun rancangan kebijakan umum,
menyiapkan rumusan kebijakan pelaksanaan dan merumuskan kebijakan teknis, serta
mengkoordinasikan pelaksanaan, bimbingan dan pengendalian penelitian dan
pengembangan di bidang ekologi kesehatan berdasarkan kebijakan teknis Kepala Badan
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
        P3EK berdiri tahun 1975 berdasarkan SK Menkes No.114/Menkes/XII/75 dengan
Kepala Puslitnya yang pertama Dr. B.A.Kawengian, DPH, MPH .
   Dari tahun 1975 hingga kini telah lima orang yang memimpin Puslitbang Ekologi
Kesehatan, berturut-turut adalah :
   1. Tahun 1975-1980              : Dr. B.A.Kawengian, DPH, MPH
   2. Tahun 1980-1984              : Dr. I.F. Setyadi, DPH
   3. Tahun 1984-1996              : Ir. Hj. Sri Soewasti Soesanto, MPH
   4. Tahun 1996-Juni 2000         : Soeharsono Soemantri, Ph.D
   5. Tahun Juni 2000-Sekarang     : Drs. I.B.Indra Gotama, SKM, MSi

        Dalam melaksanakan penelitian tentang biologi dan pemberantasan vektor
penyakit, PPEK mempunyai Stasiun Penelitian Vektor Penyakit (SPVP) di Salatiga yang
dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. 556/Menkes/SKVII/1987
tanggal 30 Juli 1987. SPVP berawal dari berdirinya Vektor Biology Control Research
Unit (VBCRU) yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia tahun 1972 dalam rangka
kerjasama dengan WHO, bertugas untuk mengembangkan kemampuan penelitian dan
sarana pemberantasan vektor penting seperti vektor malaria, filariasis, demam berdarah,
penyakit pes dan penyakit arbovirus. Tahun 2000 SPVP Salatiga diubah menjadi Balai
Penelitian Vektor dan Reservoir Penyakit dimana semula eselon IV menjadi eselon III
sesuai dengan SK Menkes No. 1351/Menkes/SK/XII/99.
        Awal tahun 2000 nama PPEK berubah dari puslit menjadi Puslitbang Ekologi
Kesehatan, sesuai dengan SK Menkes No. 130/Menkes/SK/I/2000 tanggal 26 Januari
2000.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )

II. KETENAGAAN
 a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

    Jenjang Pendidikan             Jumlah

    Di Bawah D3                        26
    D3                                 10
    S1                                 25
    S2                                 42
    S3                                  9
    Jumlah                            112

   b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

    Kelompok Keahlian             Jumlah

    Peneliti                           56
    Teknisi Penelitian dan             16
    Perekayasaan (Litkayasa)
    Jumlah                             72
 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

       Bidang Keahlian                       Jumlah

       Entomologi dan Moluska                   6
       Biologi Lingkungan                       2
       Binatang Mengerat dan Binatang Lain      1
       Epidemiologi                             3
       Parasitologi                             2
       Demografi                                1
       Ekologi Kesehatan                        2
       Indikator Kesehatan                      4
       Kesehatan Lingkungan                     1
       Sosial Budaya Kesehatan                 11
       Jumlah                                  33


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a.     Laboratorium

       Nama Laboratorium       Kemampuan (fungsi)                    Nama Peralatan Utama

       Laboratorium Genetika   1. Studi populasi vektor penyakit     - Mikroskop Phase Contat
       Vektor dan Entomologi   2. Inkriminasi Vektor                 - Elektrophoresis
                                                                       ELISA

       Laboratorium            1. Studi biologi-ekologi penyakit     -   Mikroskop
       Mamalogi-Akarologi         bersumber binatang mengerat        -   Disecting
       dan Koleksi Referensi      dan binatang lain                  -   Compound + Camera
                               2. Mengembangkan koleksi              -   Flourescence
                                  referensi dokumen dan spesimen
                                  sehubungan dengan studi tersebut
                                  di atas



b. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   1. Faktor Lingkungan Perumahan Penduduk Penderita TB Paru terhadap Angka
      Bakteri TB Paru di Kabupaten Tangerang
   2. Pengembangan Model Pemberantasan Malaria di Lombok, NTB
   3. Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemberantasan Pes melalui Pendekatan
      Sosioekologi
   4. Pemberdayaan Model Penanggulangan Penyakit Kusta di Daerah Endemis dengan
      Pendekatan Sosial Budaya
   5. Penelitian Pengobatan Penderita TB dengan Memberdayakan Tenaga Anggota
      Keluarga di Kabupaten Tangerang
   6. Survei Kesehatan Rumah Tangga 1995


V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri :                       Luar Negeri :

   a. Vectron                           a. IVI (International Vaccine Institute)
                                        b. Toyota Foundation Research
                                        c. ICDC
Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemberantasan Penyakit
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Departemen Kesehatan

Pimpinan             :   Dr. Agus Suwandono, MPH.
Alamat Lengkap       :   Jl. Percetakan Negara 29 Jakarta Pusat
Kode Pos             :   10510
Telpon               :   (021) 4244375; 4259860; 4244693
Fax                  :   (021) 4245386
Email                :   KP3M@litbang.depkes.go.id
Website/Homepage     :   www.litbang.depkes.go.id/p5
Tahun Didirikan      :   1999


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
      Menyusun rancangan kebijakan umum, menyiapkan rumusan kebijakan
      pelaksanaan, merumuskan kebijakan teknis, serta mengkoordinasi pelaksanaan,
      bimbingan, pengendalian penelitian dan pengembangan di bidang pemberantasan
      penyakit berdasarkan kebijakan teknis Kepala Badan Litbangkes dan peraturan
      perundang-undangan yang berlaku.
Visi
   a. Melaksanakan kegiatan penelitian di bidang penyakit menular dan tidak menular.
   b. Mendukung program pemberantasan penyakit melalui penelitian di bidang
      penyakit langsung, penyakit menular bersumber binatang, penyakit yang dapat
      dicegah dengan imunisasi dan penyakit menular lainnya serta penelitian dan
      pengembangan bioteknologi terapan.
   c. Mendukung program pemberantasan penyakit melalui penelitian di bidang
      penyakit kardiovaskuler dan degeneratif, penyakit kanker dan akibat radiasi,
      kecelakaan dan cedera, kesehatan jiwa dan panca indera serta penyakit tidak
      menular lainnya.
Misi
   a. Meningkatkan penguasaan teknologi untuk mendukung pengembangan industri
      kesehatan.
   b. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan kedokteran melalui IPTEK yang
      ada di bidang kesehatan.
   c. Menyebarluaskan informasi hasil penelitian dan mengadakan kerjasama lintas
      sektoral baik di lingkungan Badan Litbangkes maupun instansi luar Puslitbang
      Pemberantasan Penyakit.
Bidang Penelitian
1. Bidang Penelitian Penyakit Menular
    a. Bioteknologi terapan
    b. Penyakit menular langsung
    c. Penyakit bersumber binatang
    d. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
    e. Penyakit menular lainnya
2. Bidang Penelitian Penyakit Tidak Menular
    a. Penyakit kardiovaskuler dan pembuluh darah
    b. Penderita cidera dan kecelakaan
    c. Penyakit kanker dan radiasi
    d. Kesehatan jiwa dan indera
    e. Penyakit tidak menular lainnya

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
        Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan No. 130/2000 tanggal 26
Januari 2000, organisasi Pusat Penelitian Penyakit Menular dan Pusat Penelitian Penyakit
Tidak Menular dilakukan penggabungan dengan nama Pusat Penelitian dan
Pengembangan Pemberantasan Penyakit. Adanya reorganisasi dalam bentuk penyatuan
dua unit organisasi adalah untuk efisiensi organisasi yang berada di lingkungan Badan
Litbangkes. Adapun tugas pokok Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemberantasan
Penyakit adalah sebagai berikut :
     1. Melaksanakan tata operasional penelitian, yang meliputi pelayanan administrasi
         penelitian, perencanaan dan penyediaan sarana
     2. Melaksanakan kegiatan penelitian bidang penyakit menular. Kegiatan pokok
         penelitian bidang penyakit menular bertujuan untuk mendukung program
         pemberantasan penyakit melalui penelitian penyakit menular langsung, penyakit
         menular bersumber binatang, penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dan
         penyakit menular lainnya serta penelitian dan pengembangan bioteknologi
         terapan. Sedangkan kegiatan pokok penelitian penyakit tidak menular bertujuan
         untuk mendukung program pemberantasan penyakit melalui penelitian di bidang
         penyakit kardiovaskuler dan degeneratif, penyakit kanker dan akibat radiasi,
         kecelakaan dan cidera, kesehatan jiwa dan panca indera serta penyakit tidak
         menular lainnya.
     Kegiatan penelitian dan pengembangan diharapkan dapat mendukung program
pemberantasan penyakit melalui :
    1. Penelitian epidemiologi, sosiologi atau demografi untuk memperjelas magnitude
       atau besarnya masalah suatu penyakit
    2. Penelitian biomedik/laboratorik/klinik untuk memahami sebab-sebab biologik dan
       patofisiologik/imunopatologik proses terjadinya suatu penyakit
    3. Studi intervensi untuk mendapatkan metode yang terbaik untuk mengatasi/
       menanggulangi suatu penyakit
    4. Pengembangan diagnostik/obat/terapi untuk mengatasi suatu penyakit
    5. Uji coba berbagai obat/vaksin/diagnostik
   6. Penelitian operasional untuk memahami aspek manajemen, efektifitas, efesiensi
      dan sosiologi dari program penanggulangan penyakit, termasuk            “quality
      assurance”.
Sasaran program penelitian Puslitbang Pemberantasan Penyakit adalah sebagai berikut:
   1. Tersedianya Iptek di bidang kesehatan serta pengetahuan lain yang dibutuhkan
       untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan kedokteran
   2. Meningkatkan penguasaan teknologi untuk mendukung pengembangan industri
       kesehatan
   3. Tersedianya tenaga, perangkat lunak dan perangkat keras yang memadai untuk
       mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan kesehatan
Secara garis besar pelaksanaan program penelitian pemberantasan penyakit terdiri dari
dua kegiatan pokok, yaitu :
   1. Penelitian, dan
   2. Peningkatan kemampuan institusional, meliputi peningkatan sumber daya
       manusia (pegawai), peralatan laboratorium, sarana dan prasarana penelitian serta
       kerjasama ilmiah.

Struktur Organisasi : ( Terlampir )

II. KETENAGAAN
   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

       Jenjang Pendidikan         Jumlah

       Di Bawah D3                   70
       D3                            15
       S1                            51
       S2                            34
       S3                             2
       Jumlah                       172

   b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

      Kelompok Keahlian           Jumlah

      Analis Kepegawaian               1
      Arsiparis                        1
      Peneliti                        67
      Teknisi Penelitian dan          35
      Perekayasaan (Litkayasa)
      Jumlah                        104

   c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
      (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
  Laboratorium
  Nama Laboratorium   Kemampuan (Fungsi)                     Nama Peralatan Utama

  Laboratorium        1. Bidang Bakteriologi                 - Biosafety Cabinet
  Puslitbang          a.Melakukan isolasi. Identifikasi      - Incubator
  Pemberantasan         dan resistensi terhadap Entero-      - Deep freezer-700C
  Penyakit              bacteriaceae, Mycobacteriaceae,      - Autoclave
                        dan bakterio Gram positif dan        - Analitic balance
                        negatif lainnya.                     - Laminar Flow
                      b.Melakukan pemeriksaan bak-           - PH Meter
                        teriologi makanan, minuman dan       - Multi Channel pipet
                        air                                  - Pipet Washer
                      c.Melakukan penentuan LT dengan        - Freezer-200C
                        test Enzime Link Immuno              - Shaker
                        Sorbent Assay (ELISA), ST            - Waterbath
                        (Suckling mice) ETEC dan             - Microskope FA
                        sereny test                          - Refrigerator
                                                             - Centrifuge
                                                             - Oven
                      2. Bidang Virologi                     - Biosafety Cabinet
                      a.Melakukan pemeliharaan biakan        - ELISA washer & reader
                        jaringan Vero, Hep-2, RD-50,         - Inkubator CO2
                        L20B, dan B-95                       - Deep freezer-700C
                      b.Melakukan         isolasi      dan   - Autoclave
                        identifikasi virus polio, entero,    - Analitic balance
                        chikungunya, campak, dengue          - Laminar Flow
                        dan lain-lain.                       - PH Meter
                      c.Melakukan uji hemaglutinasi          - Multi Channel pipet
                        inhibisi metode microtiter untuk     - Pipet Washer
                        diagnosis      demam      berdarah   - Freezer-200C
                        dengue, Japanese enchepalitis,       - Shaker
                        chikungunya, influenza A dan         - Waterbath
                        B, hepatitis, dan rubella            - Microscope inverted
                      d.Melakukan uji ELISA untuk            - Microskope FA
                        intratypic differentiation virus     - Refrigerator
                        polio, IgM dan IgG campak,           - Centrifuge
                        Hepatitis (HbsAg, anti HbsAg,        - Oven
                        BbcAg, dan HIV                       - Incubator
                      e.Melakukan uji netralisasi untuk      - PCR Machine
                        menentukan titer antibodi polio,
                        campak, dan rotavirus.
                      f.Melakukan FA untuk rabies,
                        campak, dan DHF
3. Bidang Parasitologi                 - Mikroskop
a.Melakukan identifikasi, kultur       - Biosafety Cabinet
  dan percobaan dengan meng-           - Autoclave
  gunakan hewan untuk penyakit         - Eiquit Nitrogen Tank
  filariasis, malaria kecacingan dan   - CO2 incubator
  protozoa                             - ELISA Washer
b.Melakukan identifikasi, kultur       - Disecting Microscope
  cacing usus dan cacing lainnya,      - Centrifuge
  identifikasi schsitosomiasis dan     - Revco
  penyakit parasit lainnya             - Refrigerator
c.Melakukan test resistensi in vivo    - Washing Machine
  dan in vitro terhadap P.             - PH Meter
  falciparum                           - Analitic Balance
d.Melakukan test Enzyme Link           - PCR Machine
  Immuno Sorbent Assay (ELISA)
  dan transformasi limfosit
e.Polimerase Chain Reaction
  (PCR)

4. Bidang Imunologi dan Biotek-        - Biosafety Cabinet
   nologi                              - ReVCD
a. Melakukan uji imunologi seperti     - Freezer
    : uji Enzyme Link Immuno           - Centrifuge bath
    Sorbent     Assay      (ELISA),    - Autoclave
    Counter         electrophorosis,   - Sonicator
    Immuno Fluorescent Anti-           - PH meter
    bodytest (IFAT), presipitasi,      - Incubator
    transformasi limfosit, Radio       - Mesin PCR
    Immuno Assay (RIA), Western        - Alat elektroforesis dan
    Blot, teknik hibridoma/cloning,     wester Blot
    elusi antibodi, separasi protein   - Mesin Gen Probe
    antigen, teknik rekombinan,        - Shater
    Polimerase Chain Reaction
    (PCR), do blot hibridization,
    gen probe dan squenzing
b. Melakukan pengujian keaman-
    an dan toksisitas vaksin
c. Melakukan pemeriksaan anti-
    bodi terhadap penyakit yang
    dapat dicegah dengan immu-
    nisasi termasuk Meningitis
    meningococcus dengan cara
    ELISA, netralisasi, PHA dan
    mikroaglutinasi
d. Melakukan pemeriksaan PCR
   dan finger printing terhadap
   kuman Neisseria mengitidis
5. Bidang Vaksimologi/             - ELISA reader
   Immunologi                      - Laminarflow cal
a. Melakukan pengujian keamanan    - Safety Cabinet
   dan toksisitas vaksin           - Autoclove
b. Melakukan pemeriksaan anti-     - Freezer (20-40%)
   bodi terhadap penyakit yang     - Deep freezer (-70oC)
   dapat dicegah dengan immu-      - Refrigerator
   nisasi termasuk Meningitis      - PH Meter
   meningococcus dengan cara       - Sonicator
   ELISA, netralisasi, PHA dan     - Water bath
   mikroaglunitasi.                - Microscope
c. Melakukan pemeriksaan PCR       - Leqned Vetragen tank
   dan finger printing terhadap    - ELISA Aasher (2)
   kuman Neisseria mengitidis      - Analitic Balance
d. Melakukan pembuatan antigen     - PCR Machine
   untuk pemeriksaan antibodi      - Anarab Jz/dessicator
   verifikasi
6. Bidang Hewan Percobaan            - Kandang hewan
a. Mengembangbiakkan dan me- - Mesin Pelet
    nyediakan hewan percobaan - Freezer
    seperti tikus, mencit, marmut,
    kelinci, gerbil, hamster, angsa,
    kera dan sebagainya
b. Melakukan kontrol genetik me-
    lalui coat colour test nandible
    shape test dan biochemical
    market test
c. Melakukan uji biologis semua
     bahan biologi dengan meng-
     gunakan hewan percobaan
d. Melakukan kontrol penyakit he-
     wan percobaan konversial
e. Melakukan penelitian tentang
     kualitas makanan/nilai gizi,
     toksikologi, dan obat tradi-
     sional dengan menggunakan
     hewan percobaan
 f. Melakukan diagnosis penyakit
     percobaan
IV. PUBLIKASI

 Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
 masyarakat dalam lima tahun terakhir :
 1. Pengembangan Bioteknologi Terapan dalam Metode Diagnosis Penyakit Menular
     Bersumber Binatang
 2. Penelitian EWORS (Early Warning Outbreak Recognition System)
 3. Penelitian Pengembangan Metoda Malaria Berdasarkan Aspek Epidemiologi
 4. Penelitian Epidemiologi Malaria di Daerah Sentra Industri, dan Pertambakkan
     Rakyat
 5. Penelitian terhadap Pelaksanaan Program Imunisasi dalam Upaya Eradikasi Polio
     dan Eliminasi Tetanus Neonatorum (Program Bulan Imunisasi Anak
     Sekolah/BIAS)
 6. Penelitian Peningkatan Cakupan Imunisasi (BCG, DPT, dan campak) di Daerah
     Krantung, Kumuh dan Transmigrasi
 7. Penelitian tentang Efektifitas Vaksinasi Hepatitis B DNA Rekombinan yang akan
     Menggantikan Vaksin HB Asal Plasma
 8. Penelitian tentang Penyakit Demam Berdarah Dengue, Japanese enchepalitis, dan
     Chikungunya yang Meliputi Efesiensi Pelaksanaan program, Peran Serta
     Masyarakat, Pengobatan dan Diagnosa Dini serta Surveillans AFP
 9. Penelitian Epidmiologi tentang Penyakit Campak, Uji Coba Vaksin, Identifikasi
     Virus, dan Evaluasi Program Imunisasi Campak dan Polio.
10. Penelitian Epidemiologi, Isolasi dan Identifikasi Virus Polio
11. Penelitian terhadap Penyakit Kardiovaskuler dan Degeneratif pada Aspek
     Teknologi Tepat Guna dalam Penanganan Penyakit Jantung Iskemik, Rematik,
     Bawaan dan Pulmonik serta Stroke dan Hipertensi.
12. Penelitian Health System Research, Cost Effectiveness dan Quality Assurance pada
     Penanggulangan Penyakit Kanker
13. Penelitian Epidemiologi tentang Gangguan Jiwa di Masyarakat, Terutama terhadap
     Kelompok Tenaga Kerja, Lanjut Usia, Anak dan Remaja, Keluarga serta
     Masyarakat di Daerah Transmigrasi, Wilayah Kumuh, Desa Tertinggal, Tempat
     Terpencil dan Obyek Wisata
14. Penelitian Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Sektor Industri, Baik Masalah
     Kesehatan Maupun Produktivitas Kerja
15. Penelitian Upaya Pencegahan Karies Gigi Khususnya Gigi di Daerah Rawan
     melalui Fluoridasi Tepat Guna
16. Penelitian Pencegahan Karies Gigi Secara Komprehensif melalui Tepat Guna
     Sesuai dengan Situasi dan Kondisi Setempat.
V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri :                               Luar Negeri :

   a.Perguruan Tinggi :                         a WHO, USAID, JICA, World Bank,
    Universitas Indonesia, Universitas Gadjah     ADB, NAMRU-2, SEAMIC, Aus-AID
    Mada, Universitas Diponegoro, Universi-       dan Pathfinder
    tas Padjajaran, Universitas Airlangga,
    Universitas       Udayana,    Universitas
    Andalas, Universitas Sriwijaya, Universi-
    tas Sumatera Utara, Universitas Sam-
    ratulangi, Universitas Mataram dan
    Institut Pertanian Bogor.

   b. Lembaga Penelitian :
    Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
    (LIPI), Badan Pengkajian dan Penetapan
    Teknologi (BPPT) dan Lembaga Biologi
    Molekular Eijkman

   c. Industri :
      PT. Biofarma, PT. Kimia Farma, PT.
      Indofarma, dan PT. Krakatau Steel
Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Departemen Kesehatan

Pimpinan             : Sunarno Ranu Widjojo, SKM., MPH.
Alamat Lengkap       : Jln. Dr. Semeru No. 63 Bogor
Kode Pos             : 16122
Telpon               : (0251) 321763
Fax                  : (0251) 326348
Email                : p3gizi@indo.net.id
Website/Homepage     : www.litbang.depkes.go.id/p3gizi
Tahun Didirikan      : Sejak tahun 1950:LMR ; 1975:P3G


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
   Menyusun rancangan kebijakan umum, menyiapkan rumusan kebijakan pelaksanaan,
   bimbingan dan pengendalian penelitian dan pengembangan di bidang gizi
   berdasarkan kebijakan teknis Kepala Badan dan peraturan perundang-undangan yang
   berlaku.

Fungsi
   Menyusun rancangan kebijakan umum, penyiapkan rumusan kebijakan pelaksanaan,
   dan perumusan kebijakan teknis, serta koordinasi dan pelaksanaan penelitian dan
   pengembangan gizi. Selain itu melaksanakan tata operasional di lingkungan
   Puslitbang Gizi.

Visi
   Penyedia ilmu pengetahuan dan teknologi gizi yang berkualitas tinggi, terbaru, dan
   terpercaya bagi pelanggan.

Misi
   a. Menyusun rancangan kebijakan umum, kebijakan pelaksanaan, dan kebijakan
      teknis upaya perbaikan gizi masyarakat yang berdasarkan fakta (“evident based”)
   b. Membina kemampuan sumber daya peneliti yang lebih bermutu dalam
      mengembangkan Iptek pangan dan gizi
   c. Meningkatkan mutu produksi dan jasa penelitian dan pengembangan pangan dan
      gizi untuk menjamin kepuasan pelanggan
   d. Mendorong menguatkan jaringan kerja (network) dengan pelanggan, lembaga
      penelitian dan perguruan tinggi untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas dan
      efisiensi penelitian pangan dan gizi
   e. Menyuburkan kemitraan dan sinergi internal antara peneliti untuk meningkatkan
      produktivitas, efektivitas dan efisiensi.
Bidang Penelitian
     a. Gizi Kelompok Masyarakat Tertentu
     b. Penanggulangan Masalah Gizi Utama
     c. Ekplorasi Potensi Gizi dan Makanan
     d. Sistim Kewaspadaan Pangan dan Gizi
     e. Komunikasi, Informasi dan Edukasi

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
      Penelitian telah dilakukan sejak Lembaga Makanan Rakyat, sekitar tahun 1950-an.
Tahun 1967, secara resmi dibentuk Balai Penelitian Gizi (BP Gizi) Unit Semboja yang
merupakan Unit Pelaksanaan teknis dari Direktorat Gizi
      Tahun 1975, dibentuk Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan dipimpin
Prof. Dr. Sulianti Saroso, dan BP GIZI ditingkatkan statusnya menjadi Puslitbang Gizi.
Sejak tahun 1975 s.d 1993 Puslitbang Gizi dipimpin oleh Prof. DR. dr. Darwin Karyadi,
kemudian diteruskan oleh DR. Muhilal, M.Sc hingga tahun 1999, dan pada tahun 2000
dipimpin oleh Drs. Arum Atmawikarta, SKM, M.PH.

Struktur Organisasi : (Terlampir)

II. KETENAGAAN

  a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

    Jenjang Pendidikan                         Jumlah
    Di Bawah D3                                  86
    D3                                            9
    S1                                           27
    S2                                           27
    S3                                           14
    Jumlah                                      163

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

     Kelompok Keahlian                                      Jumlah
     Analis Kepegawaian                                        1
     Peneliti                                                 52
     Pustakawan                                                2
     Teknisi Penelitian dan Perekayasaan (Litkayasa)          32
     Jumlah                                                   87
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

      Bidang Keahlian                               Jumlah

      Ilmu Gizi                                        10
      Ilmu Pangan                                       2
      Bio Kimia                                         1
      Penyuluhan Pembangunan                            1
      Kesehatan Masyarakat                             16
      Penyuluhan Gizi                                   1
      Teknik Kimia                                      1
      Bio Teknologi                                     2
      Teknologi Makanan                                 1
      Gizi Masyarakat                                   1
      GMSK                                              3
      Biologi                                           2
      MIPA                                              1
      Pertanian                                         4
      Kedokteran Klinik                                 1
      Pendidikan                                        1
      Kesehatan Anak                                    1
      Perencanaan Gizi dan Makanan                      1
      Dokter Umum                                       1
      Teknologi Pertanian                               1
       Jumlah                                          52


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

   a. Laboratorium

       Nama Laboratorium       Kemampuan (fungsi)                Nama Peralatan Utama

       Lab. Biokimia Gizi      -Dapat melakukan analisis Vit A Alat laboratorium, bahan
                                Karotenoid Vit E dgn HPLC      baku, reagent dan Litkayasa
                               -Dapat melakukan penentuan dan sejenisnya
                                Trace elemen dengan AAS
                               -Dapat menentukan kadar mikro-
                                nutrient dlm darah (zat besi,
                                kalsium, phospor dll)

       Lab. Kimia Makanan      Melakukan analisis kimia untuk Alat laboratorium, bahan
                               KH, protein, lemak, air, abu, Vit baku, reagent dan Litkayasa
                               A, B1,C, Niacin, Fe, Ca, P,N,K,I. dan sejenisnya
                               Gula Total, Kholesterol bahan
                               makanan
                              -Melakukan separasi protein ber-
                               dasarkan BM
                              -Melakukan mikroenkapsulasi Fe,
                               Vitamin A, Yodium

      Lab. Toxicologi         - Melakukan analisis kimiawi           Alat laboratorium, bahan
                                untuk zat anti gizi seperti : anti   baku, reagent dan Litkayasa
                                trypsin, mimosin, HCN, asam          dan sejenisnya
                                Fitat

      Lab. Mikrobiologi       - Melakukan identifikasi mikroba       Alat laboratorium, bahan
                              - Melakukan mikrobiologi asai          baku, reagent dan Litkayasa
                                 untuk : Vit A, B2, B12, asam        dan sejenisnya
                                 folat
                              - Melakukan mikro asai untuk
                                cemaran mikroba seperti
                                staphylococus oureus, E coli,
                                Coliform, salmonella, Bacillus
                                cereus, Yersinia enterolytica,
                                yeast dan kapang

      Lab. Percobaan dan      - Melakukan uji cita rasa              Alat laboratorium, bahan
      Pengolahan Makanan        (Organoleptik) uji fisik,            baku, reagent dan Litkayasa
                                makanan                              dan sejenisnya
                              - Membuat makanan formula

      Lab. Potensi Gizi       Melakukan uji mutu/serangan KH         Alat lab, bahan baku, reagent
                              (Uji glikemik) makanan                 dan Litkayasa dan sejenisnya

   b. Perpustakaan

      Jenis Layanan yang Diberikan :

       1.    Pelayanan setempat :
             - Baca/Pinjam
             - CD-ROM
             - Internet
        2.   Penelusuran : Menurut permintaan/pesanan


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
  1. Vitamin A
  2. Tempe
  3.   Nutrition and Intelligence
  4.   Nutritional Indicators
  5.   Consumption Pattern
  6.   Food Composition

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
  - Penelitian Gizi dan Makanan


V. KERJASAMA PENELITIAN

Dalam Negeri                                    Luar Negeri

a.     Departemen Pertanian                     a. University of California
b.     Departemen Tenaga Kerja                  b. Iowa State University
c.     Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup   c. John Hopkins University
d.     Biro Pusat Statistik                     d. Cornell University
e.     Institut Pertanian Bogor                 e. University of Minnesota
f.     Universitas Indonesia                    f. Mahidol University
g.     Universitas Padjajaran                   g. University of Bonn
h.     Universitas Kristen Indonesia            h. University of Munster
                                                i. Wageningen University
                                                j. WHO
                                                k. UNICEF
                                                l. UNDP
                                                m. Hellen Keller International
Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan dan Teknologi
Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Departemen Kesehatan

Pimpinan            : dr. Soemartono, DHSA.
Alamat Lengkap      : Jln. Indrapura No. 17, Surabaya
Kode Pos            : 60176
Telpon              : (031) 3528748
Fax                 : (031) 3528749
Email               : sumartonomail@yahoo.com.sg
Website/Homepage    : www.litbang.depkes.go.id/p4tk
Tahun Didirikan     : 1951


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
   Melaksanakan penelitian dan pengembangan pelayanan dan teknologi kesehatan

Fungsi
   a. Penyusunan program penelitian dan pengembangan serta kerjasama di bidang
       pelayanan dan teknologi kesehatan.
   b. Pemberian pelayanan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang
       pelayanan dan teknologi kesehatan, serta urusan perpustakaan.
   c. Koordinasi dan pelaksanaan program penelitian dan pengembangan di bidang
       pelayanan dan teknologi kesehatan.
   d. Analisis dan evaluasi serta penyaluran dan pemanfaatan hasil penelitian dan
       pengembangan di bidang pelayanan dan teknologi kesehatan.
   e. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga pusat.

Visi dan Misi
   Mendukung visi dan misi Puslitbang Yantekkes untuk tercapainya Indonesia sehat
   tahun 2010 sesuai dengan kebijaksanaan Ipteknas dan Litbangkes.
   1. Meningkatkan hasil penelitian untuk perumusan kebijakan.
   2. Mengembangkan konsep dan inovasi yankes yang bermuara pada empat pilar
       pembangunan kesehatan.
   3. Meningkatkan kemampuan institusi sebagai pusat unggulan dalam bidang HSR,
       HTA, HPR, networking, pengobatan dan obat tradisional, kesehatan reproduksi,
       analisis kebijakan dan ekonomi kesehatan.

Bidang Penelitian :
     a. Ketenagaan
     b. Manajemen pelayanan kesehatan
     c. Pelayanan kesehatan
     d. Teknologi pelayanan kesehatan dan keperawatan
     e. KIE ( Komunikasi, Informasi dan Edukasi ) dan peran serta masyarakat

Profil/Sejarah Singkat Lembaga

        Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan dan Teknologi Kesehatan
didirikan pada tanggal 10 Nopember 1951 dengan nama Lembaga Penyelidikan dan
Pemberantasan Penyakit Kelamin (LP4K), kemudian tanggal 14 Februari 1965 LP4K
menjadi Lembaga Kesehatan Nasional (LKN) . Untuk menuju kesempurnaan, melalui SK
Presiden No. 44 dan 45 tahun 1974, LKN dirubah menjadi Pusat Penelitian dan
Pengembangan Pelayanan Kesehatan (P4K), dan agar dapat lebih memenuhi tuntutan era
globalisasi dalam bidang kesehatan, maka Menteri Kesehatan menerbitkan SK No.
130/Menkes/SK/I/2000 tentang perubahan nama tersebut di atas dan kemudian dirubah
lagi dengan SK No. 446 tahun 2001 menjadi Puslitbang. Pelayanan dan Teknologi
Kesehatan.

Struktur Organisasi :
      Puslitbang Pelayanan dan Teknologi Kesehatan secara struktural berada di bawah
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes), Departemen
Kesehatan RI, dan merupakan salah satu dari lima Pusat Penelitian dan Pengembangan
yang ada. (Struktur organisasi terlampir )


II. KETENAGAAN
   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

     Jenjang Pendidikan                     Jumlah

     Di Bawah D3                               69
     D3                                         4
     S1                                        38
     S2                                        32
     S3                                         7
     Jumlah                                   150


  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

    Kelompok Keahlian                      Jumlah

    Peneliti                                  40
    Pustakawan                                 2
    Teknisi Penelitian dan Perekayasaan        5
    (Litkayasa)
    Jumlah                                    47
  c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

     Bidang Keahlian                 Jumlah

     Kesehatan Masyarakat              12
     Gizi                               3
     Tanaman Obat                       1
     Administrasi Rumah Sakit           3
     Administrasi Kesehatan             2
     Manajemen Kesehatan                1
     Manajemen Perilaku                 4
     Manajemen                          1
     Biostatistik                       3
     Antropologi                        1
     Epidemiologi                       4
     Hyperkes                           1
     Demografi                          1
     Kesehatan Reproduksi               1
     Ilmu Kedokteran                    3
     Ilmu Kesehatan                     1
     Community Medicine                 1
     Matematika                         1
     Dokter                            10
     Dokter Gigi                        5
     Jumlah                            59


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Laboratorium

   Nama Laboratorium             Kemampuan (fungsi)          Nama Peralatan Utama

   Laboratorium Penelitian        - Melaksanakan pelayanan
   Pengembangan Pelayanan           pengobatan
   Pengobatan Obat                - Pelatihan
   Tradisional                    - Penelitian pelayanan
                                    pengobatan obat
                                    tradisional

   Laboratorium Penelitian       - Pelayanan penyembuhan     Foto Kerlian (swadaya)
   Pelayanan Pengobatan            tenaga dalam
   Tenaga Dalam

   Laboratorium Penelitian dan    - Pelayanan pada pasien    - Stimulator akupunktur
   Pengembangan Pelayanan         - Mengukur profil          - Lacer akupunktur
    Akupunktur                         kelistrikan tubuh manusia   - Akupunktur meter
                                     - Pelayanan pasien narkoba    - Alat peraga pendidikan
                                     - Pengembangan pendidi-       - Peralatan akupunktur lain
                                        kan

    Laboratorium Penelitian        - Analisa sperma rutin          Mikroskop, kamar hitung ,
    Pengembangan Pelayanan           pemeriksaan biokimia          maliter chamber, pipet
    Kesehatan Reproduksi             fruktosa, insiminasi intra    spectrofotometer, intrubatur
                                     uterin                        centri fugo.

   b. Perpustakaan

        Jenis Layanan yang Diberikan :

         1.   Peminjaman koleksi
         2.   Fotokopi buku
         3.   Fotokopi artikel majalah
         4.   Penelusuran manual
         5.   Penelusuran CD-ROM
         6.   Internet
         7.   Referensi
         8.   Bimbingan pengguna
         9.   Silang layan
        10.   Magang kerja


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
  1. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan.
  2. Warta Jaringan Informasi dan Promosi.


V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri :

   a.   DPD PAKSI Propinsi
   b.   Lembaga Penelitian Unair
   c.   Yayasan Satria Nusantara (Lab. P4TD)
   d.   Yayasan Kanker Wisnu Wardana
   e.   Universitas Gadjah Mada
f.   PPK Universitas Gadjah Mada
g.   Yayasan Mulia Abadi dan Kokusai Boshi-Hoken Kyokai, Japan
h.   Universitas Brawijaya
i.   Universitas Katolik Widya Madala
j.   Universitas Indonesia
k.   Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia
l.   Lembaga Demografi Universitas Indonesia
m.   Universitas Airlangga
n.   TDRC Universitas Airlangga
o.   Pusat Penelitian di Lingkungan BKKBN

Luar Negeri :

a.   WHO SEARO
b.   Chulalongkorn University
c.   Thamasat University
d.   University of Phillipines
e.   UCLA
f.   LSHTM
g.   COHRED
h.   ICHSR
i.   IHPP CDR Atlanta
j.   Harvard University
k.   New Castle University
l.   The Hasting Center
m.   The Faculty of Human Development Victory University of Technology Australia
Balai Penelitian Veteriner (BALITVET)

Pimpinan              :   Dr. Darminto
Alamat Lengkap        :   Jln. R.E. Martadinata 30, Bogor
Kode Pos              :   16114
Telpon                :   (0251) 331048; 334456
Fax                   :   (0251) 336425
Email                 :   Balitvet @ indo.net.id
Website/Homepage      :   -
Tahun Didirikan       :   1908


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
        Berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 796/-Kpts/OT.210/12/94 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Balai Penelitian, maka tugas pokok dan fungsinya adalah :
a. Penelitian veteriner dalam bidang virologi, bakteriologi, parasitologi, mikologi,
   toksikologi, patologi, epidemiologi dan bioteknologi veteriner untuk pengembangan
   produksi dan lingkungan;
b. Penelitian farmakologi dan teknik penyehatan hewan;
c. Penelitian eksplorasi, evaluasi, pelestarian dan pemanfaatan Plasma Nutfah Veteriner;
d. Penelitian memproduksi bahan-bahan biologik dalam skala terbatas;
e. Sebagai laboratorium rujukan nasional dalam diagnosa penyakit hewan;
f. Menyelenggarakan urusan tata usaha balai.

Visi
       Lembaga penelitian veteriner yang proaktif, partisipatif, antisipatif dan memiliki
       akuntabilitas yang tinggi.

Misi
       Menghasilkan inovasi teknologi untuk menunjang kesehatan hewan dan kesehatan
       masyarakat veteriner.
       a. Meningkatkan status kesehatan hewan dalam pembangunan agribisnis
       b. Meningkatkan kesehatan masyarakat : kontrol penyakit zoonosis dan keamanan
          pangan asal hewan.

Bidang Penelitian
     a. Penyakit viral
     b. Penyakit bacterial
     c. Penyakit parasiter
     d. Patologi veteriner
     e. Toksikologi veteriner
     f. Penyakit mikotik
     g. Epidemiologi veteriner
     h. Bioteknologi veteriner
     i. Penyakit eksotik dan zoonotik.

Profil/Sejarah Singkat Lembaga

      Balai Penelitian Veteriner (Balitvet) adalah unit pelayanan teknis (UPT) untuk
kegiatan penelitian veteriner yang berada di dalam jajaran Badan Penelitian dan
Pengembangan Pertanian, serta bertanggung jawab langsung kepada Pusat Penelitian dan
Pengembangan Peternakan. Balai ini didirikan pada tahun 1908 atas inisiatif Prof.
Melchior Treub dan Dr. J.K.F. de Does sebagai Veeartsenijkundig Laboratorium (V.L.),
untuk memberantas penyakit Rinderpest yang menyerang sapi dan kerbau. Pernah berada
di bawah jajaran Direktorat Jenderal Peternakan sampai dengan tahun 1974, kemudian
masuk ke dalam jajaran Badan Litbang Pertanian pada tahun 1974 dengan SK Presiden
No. 44 dan 45 tahun 1974.
      Nama-nama resmi yang pernah disandang oleh Balitvet ialah :
      1. 1908 : Veertsenijkundig Laboratorium (VL).
      2. 1927 : Veertsenijkundig Instituut (VI).
      3. 1942 : Balai Penyelidikan Penyakit Hewan (BPPH).
      4. 1947 : Veertsenijkundig Instituut (di bawah NICA).
      5. 1950 : Lembaga Penyakit Hewan (LPH).
      6. 1955 : Lembaga Pusat Penyakit Hewan (LPPH).
      7. 1962 : Lembaga Penelitian Penyakit Hewan (LPPH).
      8. 1980 : Balai Penelitian Penyakit Hewan (Bakitwan).
      9. 1984 : Balai Penelitian Veteriner (Balitvet).

Struktur Organisasi : ( Terlampir )


II. KETENAGAAN

   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

     Jenjang Pendidikan     Jumlah

     Di Bawah D3              151
     D3                         1
     D4                         4
     S1                        34
     S2                        28
     S3                        13
     Jumlah                   231
  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

  Kelompok Keahlian                      Jumlah

  Peneliti                                   56
  Pustakawan                                  2
  Teknisi Penelitian dan Perekayasaan        82
  (Litkayasa)
  Peneliti Non-Klasifikasi                  11
   Jumlah                                  151

 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

  Bidang Keahlian                          Jumlah

  Bidang Virologi                             11
  Bidang Bakteriologi                         13
  Bidang Parasitologi                         16
  Bidang Patologi                              8
  Bidang Toksikologi                          10
  Bidang Mikologi                              5
  Bidang Bioteknologi Veteriner                4
  Jumlah                                      67



III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Laboratorium

   Nama Laboratorium         Kemampuan (fungsi)              Nama Peralatan Utama

   Virologi                  Melakukan penelitian penyakit   ELISA, PCR, FAT dll.
                             viral dan pengembangan teknik
                             diagnosis serta pengembangan
                             bahan biologik untuk penyakit
                             viral, penyakit zoonotik, dan
                             penyakit eksotik pada ternak
                             dan hewan kesayangan.

   Bakteriologi              Melakukan penelitian penyakit   ELISA, FAT, SDS
                             bakterial dan pengembangan      PAGE, PCR dll.
                             teknik diagnosis serta
                             pengembangan bahan biologik
                             untuk penyakit bakterial,
                             penyakit zoonotik dan eksotik
                         pada ternak dan hewan
                         kesayangan serta penelitian
                         keamanan pangan asal ternak.
Parasitologi             Melakukan penelitian penyakit     ELISA, PCR dll.
                         parasiter dan teknik diagnosis
                         serta bahan biologik untuk
                         penyakit parasiter, penyakit
                         zoonotik dan eksotik pada
                         ternak dan hewan kesayangan.
Patologi                 Melakukan penelitian patologi     Mikroskop, peralatan
                         dan patogenesis serta             patologi.
                         pengembangan teknik diagnosis
                         penyakit pada ternak dan hewan
                         kesayangan.
Toksikologi              Melakukan penelitian              GC, AAS, HPLC, ELISA.
                         toksikologi dan pengembangan
                         teknik diagnosis/analisis untuk
                         kasus keracunan pestisida,
                         logam berat, mikotoksin,
                         tanaman beracun, residu serta
                         penelitian obat tradisional
                         alternatif serta keamanan
                         pangan asal ternak.
Mikologi                 Melakukan penelitian penyakit     Peralatan kultur jamur
                         mikotik dan pengembangan          dan kapang.
                         teknik diagnosis serta bahan
                         biologik pada ternak dan hewan
                         kesayangan.
Bioteknologi Veteriner   Melakukan penelitian              PCR, SDS-PAGE dan
                         bioteknologi veteriner untuk      ELISA.
                         pengembangan bahan biologik
                         dan teknik diagnosis penyakit
                         pada ternak dan hewan
                         kesayangan.

b. Perpustakaan
 Jenis Layanan yang Diberikan :
 1.   Penelusuran pustaka secara elektronik dengan menggunakan CD-ROM.
 2.   Penelusuran pustaka dengan menggunakan katalog.
 3.   Peminjaman buku
 4.   Fotokopi
   c.   Unit Komputasi
   d.   Unit Pelayanan Diagnostik
   e.   Unit Produksi Balitvet
   f.   Unit Balitvet Culture Collection
   g.   Unit Breeding Hewan Percobaan
   h.   Bengkel dan Peralatan


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   1. Pengembangan Vaksin ND Aktif Galur RIVS2 untuk Pengendalian Penyakit
       Newcastle Disease pada Unggas.
   2. Pengembangan Vaksin ND Inaktif Isolat Lokal untuk Pengendalian Penyakit
       Tetelo pada Unggas.
   3. Pengembangan Vaksin IB Isolat Lokal untuk Pengendalian Penyakit Infectious
       Bronchitis pada Unggas.
   4. Pengembangan Vaksin Gumboro Intermediate untuk Pengendalian Penyakit
       Gumboro pada Unggas.
   5. Pengembangan Vaksin ETEC Isolat Lokal untuk Pengendalian Penyakit
       Koliasilosis pada Babi.
   6. Pengembangan Vaksin VTEC Isolat Lokal untuk Pengendalian Penyakit
       Kolibasilosis pada Sapi.
   7. Pengembangan Vaksin IBR Isolat Lokal untuk Pengendalian Penyakit Infectious
       Bovine Rhinotracheitis pada Sapi.
   8. Pengembangan Vaksin Acrovak SE untuk Pengendalian Penyakit Septicaemia
       Epizootica pada Sapi dan Kerbau.
   9. Pengembangan Vaksin Clostvac Multi untuk Pengendalian Penyakit Klostridiosis
       pada Sapi dan Kerbau.
   10. Pengembangan Teknik Diagnosis Kertas Saring untuk Pengambilan Sampel Darah
       Penyakit Septicaemia Epizootica.
   11. Pengembangan Strategi Pengendalian Penyakit Fasciolosis Terpadu untuk
       Pengendalian Penyakit Cacing Hati pada Ternak.
   12. Antigen Bewarna Pullorum untuk Diagnosis Penyakit Pullorum pada Unggas.
   13. Antigen Bewarna Rose Bengal dan CFT untuk Diagnosis Penyakit Brucellosis
       pada Sapi.

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
  - Balitvet Newsletter.
V. KERJASAMA PENELITIAN

  Dalam Negeri :

  a.   Dinas Peternakan                     g. Departemen Kesehatan-RI
  b.   LIPI                                 h. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian
  c.   CV. Danis Food, Bandung                 Jawa Barat dan Yogyakarta
  d.   PT. Fajar Taurus, Jakarta            i. ARMP-II
  e.   IPB Bogor                            j. PAATP.
  f.   Balitnak, Bogor

  Luar Negeri :

  a.   ACIAR - Australia
  b.   Sydney University - Australia
  c.   Melbourne University - Australia
  d.   Quesensland University - Australia
  e.   Atarost GmbH - Germany
  f.   CTVM - Endenburgh - UK
  g.   DfID - United Kingdom
  h.   CSIRO - Brisbane
  i.   AQIS - Australia
Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi dan Obat
Tradisional, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Departemen Kesehatan

Pimpinan              :   Dra. Nani Sukasediati, Apt.
Alamat Lengkap        :   Jl. Percetakan Negara No. 29, Jakarta Pusat
Kode Pos              :   10560
Telpon                :   (021) 4216059
Fax                   :   (021) 4216059
Email                 :   P3FOT@litbang.depkes go.id; puslitfarm@litbang.depkes.go.id
Website/Homepage      :   www.litbang.depkes.go.id/farmasi
Tahun Didirikan       :   1975


I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
      Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi dan Obat Tradisional mempunyai
      tugas melaksanakan Penelitian dan Pengembangan Farmasi dan Obat Tradisional.
Visi
       “Menjadi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Farmasi terkemuka tahun
       2010”.
Misi
       1. Menyiapkan Iptek kefarmasian tepat guna dalam meningkatkan derajat
          kesehatan
       2. Menyiapkan Iptek kefarmasian untuk melindungi konsumen terhadap
          penggunaan sediaan farmasi, alkes makanan & minuman yang tidak memenuhi
          standar dan/atau persyaratan kesehatan.
       3. Meningkatkan kemampuan sumber daya dalam mengidentifikasi kebutuhan
          Iptek dan mengkomunikasikan hasil litbang kepada pengguna.
Bidang Penelitian
     1. Sintesa dan Analisa Farmasi
     2. Teknologi Farmasi dan Biofarmasi
     3. Manajemen Farmasi
     4. Obat Tradisional
     5. Khasiat dan Keamanan Obat
     6. Tanaman Obat

Profil/Sejarah Singkat Lembaga :
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN

  a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

     Jenjang Pendidikan         Jumlah

     Di Bawah D3                  70
     D3                            8
     S1                           30
     S2                           10
     S3                            2
     Jumlah                      120


  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

   Kelompok Keahlian           Jumlah

   Apoteker                       22
   Arsiparis                       3
   Asisten Apoteker                8
   Peneliti                       34
   Teknisi Penelitian dan         24
   Perekayasaan (Litkayasa)
   Jumlah                         91

 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

   Bidang Keahlian                                Jumlah

   Obat Asli                                         2
   Farmakologi & Toksikologi                         2
   Kimia Bahan Alam dan Medisinal                    1
   Eksperimental Farmakologi                         3
   Kimia Klinik dan Farmasi Klinik                   1
   Kimia Klinik                                      1
   Kimia Farmasi                                     2
   Obat Tradisional                                  5
   Farmakologi                                       1
   Farmasi Distribusi Obat                           1
   Pengelolaan Obat                                  3
   Farmasi                                          11
   Peraturan Perundang-undangan Kesehatan            1
   Jumlah                                           34
III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Laboratorium

    Nama Laboratorium       Kemampuan (fungsi)                  Nama Peralatan Utama

    Laboratorium Sintesa,   Memeriksa kandungan residu           GLC
    Analisa Farmasi dan     pestisida, logam berat               HPLC
    Fitokimia               hormon, BTM, aflatoksin dan          A.A.S
                            bahan berbahaya.                     Spektrophotometer
                            Memeriksa mutu penetapan             UV-vis
                            kadar sintesa dan analisa obat       Spektrophotometer IR
                            dan obat tradisional.                Densitometer
                            Memeriksa kandungan
                            golongan kimia dan minyak
                            atsiri.

    Laboratorium            Memeriksa preformulasi dan           Mikroskop
    Teknologi Farmasi       formulasi sediaan farmasi dan        PH Meter
                            obat tradisional.                    HPLC
                            Memeriksa Bioavailabilitas,          Spektrophotometer
                            Bioeqivalensi dan                    UV-vis
                            farmakokinetik.                      Spektrophotometer IR
                            Pemeriksaan uji klinik               Disolution tester
                            sediaan farmasi dan obat
                            tradisional.

    Laboratorium Khasiat    Memeriksa Toksisitas akut,           Analgesic meter
    Keamanan                sub kronik Teratogenik, efek         Pletismometer
                            antipiretik, anti inflamasi, anti    Microtome
                            diare, anti diabetes, diuretik,      Mikroscope
                            analgetik, batu kandung
                            kemih, Kardiovaskuler,
                            Hepato-protektor, Pirogen
                            efek Androgenik, Spermicid
                            dan efek pada organ
                            terisolasi.
    Laboratorium            Membuat bibit tanaman obat            Mikroskope
    Bioteknologi            dengan cara kultur jaringan.          Rotavapor
    (BPTO Tawangmangu)      Determinasi tanaman obat              Stahl destilasi
                            Budidaya tanaman obat                 Alat KLT
                            Pelestarian tanaman obat              Spectrophotometer
                            Produksi bahan baku tanaman           Laminary Air Flow
                            obat.                                 Microtome
                                                                  Autoclave
  b. Perpustakaan

    Jenis Layanan yang Diberikan :

     1.   Peminjaman buku
     2.   Melayani pengunjung, untuk membaca di ruang pustaka
     3.   Melayani pengunjung dalam mencari buku-buku yang diperlukan
     4.   Penyimpanan buku sesuai dengan kode buku


IV. PUBLIKASI

  1. Daftar Inventaris Tanaman Obat Jilid I – VIII
  2. Penelitian Tanaman Obat di Beberapa Perguruan Tinggi Indonesia, Jilid I - X


V. KERJASAMA PENELITIAN

  Dalam Negeri :                         Luar Negeri :
  a. Indofarma                           a. WHO
  b. Biofarma                            b. World Bank
  c. Kimia Farma                         c. Asian Development
  d. Universitas Gadjah Mada             d. UNDP
  e. Institut Pertanian Bogor
RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso

Pimpinan              :   Dr. Santoso Suroso, SpA, MARS
Alamat Lengkap        :   Jln. Sunter Permai Raya, Jakarta Utara
Kode Pos              :   14340
Telpon                :   (021) 6506559
Fax                   :   (021) 6401411
Email                 :   rspiss@idola.net.id
Website/Homepage      :   -
Tahun Didirikan       :   1994



I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
     a. Melaksanakan pelayanan penyembuhan pasien penyakit infeksi dan pemulihan
        kesehatan.
     b. Melaksanakan kegiatan penelitian dalam bidang penyakit infeksi dan penyakit
        menular secara menyeluruh, terpadu, berkesinambungan.
     c. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan dalam bidang penyakit infeksi dan
        penyakit menular secara menyeluruh, terpadu, berkesinambungan.

Visi
       Pusat rujukan nasional dalam tatalaksana penyakit infeksi dan penyakit menular
       lainnya.

Misi
       a. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan berkualitas.
       b. Menyelenggarakan kegiatan preventif dan promotif.
       c. Melakukan penelitian untuk mengembangkan tatalaksana penyakit infeksi dan
          penyakit menular lainnya.
       d. Melaksanakan pendidikan, pelatihan dan diseminasi informasi.

Bidang Penelitian
    a. Penelitian klinis.
    b. Penelitian epidemiologis.
    c. Penelitian manajemen kesehatan.

Profil/Sejarah Singkat Lembaga

     RS Penyakit Infeksi Prof Dr. Sulianti Saroso Jakarta diresmikan pemakaiannya pada
tanggal 21 April 1994. Rumah sakit yang cikal bakalnya dari Stasiun Karantina terletak
di Pulau Onrust Kepulauan Seribu pada zaman kolonialis Belanda yang fungsinya waktu
itu adalah tempat isolasi penderita-penderita penyakit karantina yang datang ke Indonesia
melalui kapal laut.
      Pada tahun 1958, Stasiun Karantina ini dipindahkan ke daratan, ditempatkan dalam
lingkungan pelabuhan Tanjung Priok. Secara struktur organisasi, stasiun ini berada di
bawah Direktorat Epidemiologi dan Karantina Direktorat Jenderal P4M Departemen
Kesehatan RI. Tugasnya bukan hanya mengisolasi penderita dari kapal laut, tetapi juga
menampung dan merawat penderita penyakit cacar dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Kegiatannya juga menjadi bertambah bukan hanya mengisolasi penderita, tetapi juga
sudah melaksanakan pengobatan, perawatan dan rehabilitasi.
      Berdasarkan SK Menkes Nomor: 148 tahun 1978, maka Stasiun Karantina
ditingkatkan statusnya menjadi Rumah Sakit Karantina (Tipe C) dan berada di bawah
Direktorat Epidemiologi dan Imunisasi Direktorat Jenderal P3M Departemen Kesehatan.
Kegiatannya semakin berkembang di samping kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan
di atas juga ada kegiatan penelitian/survei mencari metode baru isolasi dan penanganan
penyakit menular.
      Dalam perjalanannya, RS Karantina ini makin berkembang tidak hanya menangani
penyakit menular, tetapi juga merawat penyakit-penyakit non menular. Namun
sebaliknya, kondisi fisik dan situasi lingkungan rumah sakit sudah tidak mendukung
sebagai rumah sakit yang baik. Kebisingan pelabuhan, turun naiknya peti kemas serta
hilir mudiknya mobil-mobil tronton dengan bunyi mesin dan asap knalpot yang hitam,
sangat menganggu suasana rumah sakit. Atas bantuan hibah dari Pemerintah Jepang pada
tahun 1992, dimulai pembangunan gedung baru di wilayah Sunter Permai Jakarta Utara.
Pada tanggal 24 September 1993 gedung ini selesai dan secara resmi diserahkan kepada
Pemerintah Indonesia melalui Direktur PPM-PLP Departemen Kesehatan. Tanggal 1
Januari 1994 semua kegiatan RS Karantina dipindahkan ke gedung baru.
      Berdasarkan SK Menkes Nomor: 55 Tahun 1994 rumah sakit ini diberi nama Rumah
Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso Jakarta (Tipe Non Kependidikan). Rumah
Sakit ini berada langsung di bawah Direktur Jenderal PPM-PL Departemen Kesehatan.


Struktur Organisasi : ( Terlampir )


II. KETENAGAAN

 a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

   Jenjang Pendidikan       Jumlah

   Di Bawah D3                208
   D3                          61
   S1                          30
   S2                          27
   Jumlah                     326
  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

  Kelompok Keahlian                          Jumlah

  Administrator Kesehatan                      12
  Analis Kepegawaian                            7
  Apoteker                                      2
  Arsiparis                                     1
  Asisten Apoteker                             10
  Dokter                                       30
  Dokter Gigi                                   1
  Entomolog Kesehatan                           1
  Epidemiolog Kesehatan                         2
  Nutrisionis                                   9
  Pengawas Farmasi dan Makanan                  6
  Penyuluh Kesehatan                            3
  Perawat Gigi                                  2
  Pranata Komputer                              2
  Pranata Laboratorium Kesehatan               11
  Sanitarian                                    6
  Tenaga Perawatan                            118
  Administrasi Keuangan                         6
  Administrasi Umum                            98
  Jumlah                                      326

 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
    ( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Laboratorium

     Nama Laboratorium           Kemampuan (fungsi)

     Instalasi Laboratorium      - Mikrobiologi
                                 - Patologi Klinik

  b. Perpustakaan

      Jenis Layanan yang Diberikan :

         1 Peminjaman buku dan publikasi lainnya
         2 Ruang baca
         3 Fotokopi
   c.   Unit Komputasi
   d.   Poliklinik
   e.   Ruang Perawatan
   f.   Radiologi
   g.   Fisioterapi


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   1. Survei Epidemiologi Klinik Pnemoni
   2. Pemantauan Pengidap Salmonella typhi Pasca Rawat
   3. Survei Epidemiologi Klinik Demam Tyfoid
   4. Prevalensi dan Profil Tuberkulosis dan HIV/AIDS di RSPI-SS
   5. Prevalensi dan Profil Hepatitis di RSPI-SS
   6. Penelitian Vaksin Tyfoid

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
    1. Majalah Penyakit Infeksi Indonesia.
    2. Buletin RS Sulianti Saroso.


V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri                                Luar Negeri

   a.   Badan Litbangkes Depkes.               a. International Vaccine Institute
   b.   US NAMRU –2 Jakarta.                      (IVI)
   c.   Ditjen PPM-PL Depkes.                  b. World Bank
   d.   RS Pendidikan
   e.   FK Universitas Indonesia
   f.   FKM Universitas Indonesia
Rumah Sakit Umum Daerah Langsa

Pimpinan              :   Dr. H. Azwan Hakmi Lubis, Sp.A
Alamat Lengkap        :   Jln. Jend. Ahmad Yani No. 1 Langsa
Kode Pos              :   24416
Telpon                :   (0641) 21009; 21457; 21662
Fax                   :   (0641) 22051
Email                 .   rsud@langsa.wasantara.net.id
Website/Homepage      :   -
Tahun Didirikan       :   1915


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
      (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Visi
       a. Menjadi rumah sakit rujukan di wilayah kabupaten Aceh Timur
       b. Menjadi rumah sakit unggulan di bidang pelayanan traumatologi kebidanan dan
          anak
       c. Memperoleh ISO 9002 dalam kurun waktu 10 tahun

Misi
       Memberikan pelayanan yang bermutu, cepat, tepat, terjangkau dan bernuansa
       Islami.

Bidang Penelitian :
     (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
      Rumah Sakit Umum Daerah Langsa didirikan pada tahun 1915 oleh pemerintah
kolonial Belanda di atas areal tanah seluas 35.800 m2, merupakan rumah sakit rujukan
atau mata rantai referal system dengan klasifikasi RS Type C (SK. Men. Kes.
No.51/Men.Kes/SK/II/1979) tanggal 22 Januari 1979, dengan status kepemilikan milik
Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur. Di dalam memberikan pelayanan kesehatan
terhadap masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah Langsa mempunyai filosofi dan motto,
yaitu :
    Filosofi :
    1. Pasien adalah orang yang penting dalam pekerjaan kami.
    2. Kesembuhan dan kepuasan pasien adalah kebanggaan kami.
    Motto :
    SERAMBI : Senyum, Effisien, Ramah, Aman, Mudah, Bermutu, Islami.
    Rumah Sakit Umum Daerah Langsa pada tahun 1997 sudah menjadi RS Kelas B Non
Kependidikan dan pada tahun anggaran 1998/1999 sudah terakreditasi penuh sesuai
dengan ketentuan surat keputusan Menteri Kesehatan Nomor : YM 00.03.3.5.1132
tanggal 12 Maret 1999.


Struktur Organisasi : ( Terlampir )


II. KETENAGAAN

 a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

    Jenjang Pendidikan          Jumlah

    Di Bawah D3                     116
    D3                               34
    S1                               14
    S2                               15
    Jumlah                          179


  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

    Kelompok Keahlian       Jumlah

    Apoteker                    3

    Asisten Apoteker            5

    Dokter                     19

    Dokter Gigi                 4

    Perawat Gigi                2

    Tenaga Perawatan         120

    Jumlah                   159


 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
    ( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
III. FASILITAS YANG DIMILIKI

   Laboratorium

   Nama Laboratorium           Kemampuan (fungsi)             Nama Peralatan Utama

   Instalasi Laboratorium      Pemeriksaan :                  Mikroskop
   RSUD Langsa                 -Darah rutin, darah lengkap    Centrifuger
                               -Kimia klinik darah            Penancas air
                               -Serologi imunologi            Water Bath
                               -Urin lengkap,feces lengkap,   Lemari pendingin
                                analisa sperma, bakteri       Incubator
                                kerokan kulit (Jamur)         Photo Meter Yolo
                                                              BTR 815
                                                              Oven
                                                              Centri Fuger HT
                                                              Rak Westergen
                                                              Klinik Pipet
                                                              Tabung Reaksi
                                                              Rak Tabung


IV. PUBLIKASI

   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


V. KERJASAMA PENELITIAN

   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Rumah Sakit TK II Dr. AK Gani

Nama Pimpinan         :   Dr. Djunaedi
Alamat Lengkap        :   Jln. Dr. AK Gani No 1 Palembang
Kode Pos              :   -
Telpon                :   (0711) 354691; 354469
Fax                   :   (0711) 310672
Email                 :   -
Website/Homepage      :   -
Tahun Didirikan       :   13 Mei 1950 (diserahkan oleh pihak Belanda kepada pemerintah
                          Indonesia)

I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
     Memberikan pelayanan terbaik dan memuaskan kepada prajurit TNI AD,
     HANKAM beserta keluarganya.
Visi
       Menjadi rumah sakit TNI Tingkat II terbaik di luar Jawa tahun 2005.
Misi
    a. Memberikan pelayanan terbaik dan memuaskan kepada prajurit TNI AD,
       HANKAM beserta keluarganya
    b. Mengutamakan pelayanan yang cepat dan profesional
    c. Meningkatkan fasilitas peralatan sesuai dengan kemajuan teknologi kedokteran
Bidang Penelitian :
    (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
      Rumah Sakit Tingkat II Dr AK Gani Kesdam II/Sriwijaya adalah bangunan tua
peninggalan kolonial Belanda yang waktu itu digunakan sebagai Markas Pertahanan
Belanda untuk menghambat masuknya Tentara Indonesia (APRI), terutama serangan
yang datang dari sungai Musi.
      Pada tanggal 13 Mei 1950 diserahkan oleh Belanda kepada Pemerintah Indonesia
(APRI) dan selanjutnya digunakan oleh Pemerintah Indonesia sebagai instalasi kesehatan
TNI yang pada waktu itu dikelola oleh Yankesad dan seterusnya seiring
perkembangannya diberi nama Rumah Sakit Tingkat II Dr AK Gani/Kesdam
II/Sriwijaya. Pemberian nama tersebut didasari untuk mengenang jasa-jasa Dr. Adnan
Kapau Gani yang banyak berjuang membantu APRI melawan Kolonial Belanda. Sesuai
dengan Surat Keputusan Kasad Nomor : Skep/1210/VIII/1976 tanggal 28 Agustus 1976
maka diresmikanlah nama Rumah Sakit Tingkat II Dr AK Gani/Kesdam II/Sriwijaya.

Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN

 a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

    Jenjang Pendidikan        Jumlah

    Di Bawah D3                  67
    D3                           50
    S1                            2
    Jumlah                      119

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

    Kelompok Keahlian                      Jumlah

    Administrator Kesehatan                    1
    Apoteker                                   2
    Asisten Apoteker                           7
    Dokter                                    55
    Dokter Gigi                                4
    Nutrisionis                                4
    Peneliti                                   1
    Pengawas Farmasi dan Makanan               3
    Penyuluh Keluarga Berencana                5
    Perawat Gigi                               4
    Pranata Komputer                           1
    Pranata Laboratorium Kesehatan            12
    Pustakawan                                 2
    Sanitarian                                 1
    Tenaga Perawatan                         163
    Lain-lain                                  1
    Jumlah                                   256

 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
    (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Laboratorium

      Nama Laboratorium          Kemampuan (fungsi)                 Nama Peralatan Utama

      Laboratorium Klinik        - Memeriksa Leucosit, Eritrosit,   Microscope
                                   Diffcount, Malaria, Sedimen,
                                   Urine, Jamur, Sperma Analisa
                                - Memeriksa seluruh komponen      RA 50
                                  dalam darah, misalnya : BSS,
                                  UR, CRE, Cholesterol, Asam
                                  Urat, Trigliserida Bilirubin
                                  Total, Protein Total, Albumin
                                  Globulin, Na, K, Cl, Ca

  b. Perpustakaan

      Jenis Layanan yang Diberikan :

         - Pelayanan terbuka untuk pengunjung


IV. PUBLIKASI

   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)


V. KERJASAMA PENELITIAN

   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo

Pimpinan              :   Dr. Merdias Almatsier
Alamat Lengkap        :   Jln. Diponegoro 71 Jakarta Kotak Pos 1086
Kode Pos              :   10430
Telpon                :   (021) 31926377; 31934044
Fax                   :   (021) 3148991
Email                 :   dir_rscm@yahoo.com atau dir_rscm@hotmail.com
Website/Homepage      :   -
Tahun Didirikan       :   1919


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
     a. Pelayanan medis.
     b. Pelayanan menunjang medis dan non medis.
     c. Pelayanan dan asuhan keperawatan.
     d. Pelayanan rujukan.
     e. Pendidikan dan pelatihan.
     f. Penelitian dan pengembangan.
     g. Administrasi umum dan keuangan.

Visi
       Menjadi rumah sakit pendidikan bermutu ASEAN tahun 2003 dan bermutu Asia
       Pasifik tahun 2015.

Misi
       a. Memberikan pelayanan kesehatan paripurna, bermutu dan terjangkau oleh
          semua lapisan masyarakat.
       b. Menjadi tempat pendidikan dan pengembangan dalam rangka meningkatkan
          derajat kesehatan masyarakat.

Bidang Penelitian
     a. Kedokteran
     b. Keperawatan

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Struktur Organisasi
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
II. KETENAGAAN

     a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan


        Jenjang Pendidikan                   Jumlah
        Di Bawah D3                           3.345
        D3                                      678
        D4                                        1
        S1                                    1.210
        S2                                      901
        S3                                       52
        Jumlah                                6.187


b.    Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional


        Kelompok Keahlian                    Jumlah
        Administrator Kesehatan                 19
        Analis Kepegawaian                      35
        Apoteker                                19
        Asisten Apoteker                        42
        Dokter                               1.916
        Dokter Gigi                             87
        Epidemiolog Kesehatan                   15
        Nutrisionis                             40
        Pengawas Farmasi dan Makanan            17
        Perawat Gigi                            26
        Pranata Laboratorium Kesehatan          50
        Sanitarian                              12
        Tenaga Perawatan                     1.496
        Tenaga Keterampilan Fisik :
          Rekam Medis                           11
          Optisien                               1
          Radiografer                           76
          Lain-lain                            180

        Jumlah                               4.042


c.    Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
     ( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
III. FASILITAS YANG DIMILIKI

Laboratorium

Nama Laboratorium :

 1.   Patologi Klinik
 2.   Patologi Anatomi
 3.   Forensik Klinik
 4.   Mikrobiologi Klinik
 5.   ICU
 6.   KSMF IKA
 7.   Hematologi (P)
 8.   Diabetes dan Lipid (P)
 9.   IGD
10.   Sitologi (Obs-Gin)
11.   KSMF Kulit


IV. PUBLIKASI

Majalah/jurnal yang diterbitkan :
   1. Halo Cipto (Trimester).
   2. Buletin Gigi dan Mulut.
   3. Info Farmasi.


V. KERJASAMA PENELITIAN

Dalam Negeri :

      a.   FKM UI
      b.   FK UI
      c.   Puslitbang Gizi Bogor
      d.   Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan RI
Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo

Pimpinan                     : Dr. H. Slamet Riyadi Yuwono, DTMH, MARS.
Alamat Lengkap               : Jln. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No. 6 – 8 Surabaya
Kode Pos                     : 60286
Telpon                       : (031) 5501000
Fax                          : (031) 5028735
Email                        :-
Website/Homepage             :-
Tahun Didirikan              : 1981


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
       Melaksanakan upaya kesehatan secara berdayaguna dan berhasilguna dengan
mengutamakan upaya penyembuhan dan pemulihan yang dilaksanakan secara serasi dan
terpadu dengan upaya peningkatan, pencegahan dan menyelenggarakan upaya rujukan
serta penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengembangan kesehatan.

Fungsi
    a. Penyelenggaraan pelayanan medik
    b. Penyelenggaraan pelayanan penunjang medik dan non medik
    c. Penyelenggaraan pelayanan dan asuhan keperawatan
    d. Penyelenggaraan pelayanan rujukan
    e. Penyelenggaraan usaha pendidikan dan pelatihan paramedik
    f. Penyediaan fasilitas dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan
       bagi calon dokter dan dokter spesialis
    g. Penyelenggaraan penelitian dan pengembangan kesehatan
    h. Penyelenggaraan kegiatan ketatausahaan
    i. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Gubernur Kepala Daerah dan
       Kepala Dinas Kesehatan sesuai dengan bidang tugasnya

Visi
       Mengembangkan RSUD Dr. Soetomo sebagai rumah sakit pendidikan terbaik dan
       terpandang di Indonesia dengan ciri-ciri :
       a. Aman                        e. Bermutu
       b. Informatif                  f. Manusiawi
       c. Efektif                     g. Memuaskan
       d. Efesien

Misi
       a. Pemuka dalam pelayanan
       b. Pemuka dalam pendidikan
       c. Pemuka dalam penelitian
Bidang Penelitian
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Profil/Sejarah Singkat Lembaga

Tahun 1923: NIAS ( Nedeerlandsch Indische Artachschool) dari Jl. Kedungdoro 38
             pindah ke Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga sekarang, sebagai
             Rumah Sakit Pendidikan dipakai Rumah Sakit Simpang atau Stadsver
             Band.
Tahun 1937: oleh Kerajaan Belanda dibangun Rumah Sakit Angkatan Laut Central
             Burgerijike Ziekenhuis (CBZ) di desa Karangmenjangan.
Tahun 1943: Pada masa penjajahan Jepang pembangunan Rumah Sakit Karang-
             menjangan dilanjutkan oleh Pemerintah Jepang. Setelah selesai kemudian
             dijadikan Rumah Sakit AL
Tahun 1948: Pada tanggal 1 September 1948 oleh Pemerintah Pendudukan Belanda
             Rumah Sakit Simpang diubah menjadi Roemah Sakit Oemoem Soerabaja.
Tahun 1950: Roemah Sakit Oemoem Soerabaja di bawah Departemen Kesehatan RI,
             ditetapkan sebagai Rumah Sakit Umum Pusat
Tahun 1953 s.d 1954 sebagian pelayanan Bagian Bedah pindah ke RS Karangmenjangan
             dengan OK lama sudah dipakai (untuk operasi aktif), sedang untuk bedah
             akut (emergency) masih di RS Simpang.
Tahun 1980: Rumah Sakit Simpang di Jl. Pemuda No. 33 dijual dengan sistem tukar
             tambah. Di RS Karangmenjangan dibangun UGD dan ruangan bedah
             berlantai 3. Dengan demikian semua kegiatan pelayanan dijadikan satu di
             RS Karangmejangan/Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soetomo

Perubahan nama dan status :

Tahun 1964 : Rumah Sakit Umum Pusat Surabaya dirubah namanya menjadi Rumah
           Sakit Dokter Soetomo, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan
           RI, tanggal 20 Mei 1964 No. 26769/KAB/76
Tahun 1965 : Berdasarkan PP No. 4 Tahun 1965 pengelolaan/penyelenggaraan RSUP
           Dr. Soetomo diserahkan kepada Pemerintah Daerah Tingkat I Jawa Timur
Tahun 1979 : Sesuai dengan SK. Menkes 51/Menkes/SK/1179 RSUD Dr. Soetomo
           ditetapkan menjadi Rumah Sakit Kelas A sebagai rumah sakit pelayanan,
           pendidikan, penelitian dan pusat rujukan tertinggi untuk Wilayah
           Indonesia Timur
Tahun 1999 : Sesuai Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur
           No. 2 Tahun 1999 tentang pengelolaan keuangan RSUD Dr. Soetomo
           sebagai Unit Swadana Daerah yang mulai diberlakukan 1 April 1999

Struktur Organisasi
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
II. KETENAGAAN

  a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
     (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
     (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

  c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

  Bidang Keahlian                         Jumlah

  K3RS                                        1
  Komite Medik                                1
  Satuan Informasi Sistem (SIM)               1
  SMF. Penyakit Dalam                         1
  Kebidanan & Penyakit Kandungan              1
  Ilmu Kesehatan Anak                         1
  Bedah Umum                                  1
  Bedah Orthopedi                             1
  Bedah Plastik                               1
  Urologi                                     1
  Bedah Syaraf                                1
  Anestesiologi & Reanimasi                   1
  Penyakit jantung                            1
  Penyakit Paru                               1
  Penyakit Mata                               1
  Penyakit THT                                1
  Patologi Klinik                             1
  Patologi Anatomi                            1
  Radiologi                                   1
  Rehabilitasi Medik                          1
  Penyakit Syaraf                             1
  Penyakit Kulit dan Kelamin                  1
  Kedokteran Forensik                         1
  Kedokteran Jiwa                             1
  Kesehatan Gigi                              1
  Farmakologi Klinik                          1
  Mikrobiologi Klinik                         1
  Kedokteran Umum                             1
  Jumlah                                     28
III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Laboratorium

    Nama Laboratorium                                 Kemampuan (fungsi)

    Instalasi/Laboratorium Patologi Klinik            Fungsi pelayanan,
                                                      pendidikan dan penelitian
                                                      sesuai masing-masing
                                                      bidang
    Instalasi/Laboratorium Patologi Anatomi

    Instalasi/Laboratorium Kedokteran Forensik

    Instalasi/Laboratorium Mikrobiologi Klinik


  b. Perpustakaan


IV. PUBLIKASI

   Majalah/jurnal yang diterbitkan :
   1. Buletin Penelitian RSUD Dr. Soetomo
   2. Mimbar RSUD Dr. Soetomo
   3. Berita Instalasi Rawat Darurat


V. KERJASAMA PENELITIAN

  Dalam Negeri                               Luar Negeri

  a. Balitbangda Propinsi Jawa Timur         a. Belanda
  b. FK. Universitas Airlangga               b. Jerman
  c. Balitbangtekes                          c. Jepang
  d. Phapros
RSAB “Harapan Kita”

Pimpinan              :   dr. Trijatmo Rachimhadhi, Sp.OG
Alamat Lengkap        :   Jln. Letjan S. Parman Kav. 87 Slipi, Jakarta
Kode Pos              :   11420
Telpon                :   5668284 (Hunting)
Fax                   :   (021)-5601816
Email                 :   rsabhk@indo.net.id
Website/Homepage      :   www.rsab.harapan-kita.co.id.
Tahun Didirikan       :   1979


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
     Melaksanakan pelayanan kesehatan secara menyeluruh bagi anak serta ibu hamil
     dan ibu bersalin sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Fungsi
     a.     Melaksanakan pelayanan kesehatan anak.
     b.     Melaksanakan pelayanan ibu hamil dan bersalin.
     c.     Melaksanakan pelayanan perinatologi.
     d.     Melaksanakan pelayanan pasangan suami istri yang ingin punya anak dan
            keluarga berencana.
       e.   Melaksanakan asuhan dan pelayanan keperawatan.
       f.   Melaksanakan rujukan pasien, ilmu dan teknologi.
       g.   Melaksanakan diklat untuk medis, paramedis dan non medis.
       h.   Melaksanakan penelitian dan pengembangan.
       i.   Melaksanakan urusan umum dan keuangan.

Visi
       Memberikan pelayanan kesehatan fisik, mental dan sosial dalam rangka
       pembangunan Indonesia seutuhnya dan merupakan tempat diklat dan litbang bagi
       medis, paramedis dan nonmedis.

Misi
       a. Memberikan pelayanan pengobatan & perawatan kepada masyarakat
          khususnya anak dan ibu.
       b. Memberikan tempat pendidikan tenaga kesehatan yang terampil baik tenaga
          medis, para medis dan non medis.
       c. Menciptakan tempat penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan dan
          kedokteran dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.
Bidang Penelitian
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
       RSAB “Harapan Kita” merupakan gagasan dan dibangun oleh Yayasan Harapan
Kita yang diketuai oleh Ibu Tien Soeharto. Gagasan ini didasarkan kepada pemikiran
naluriah seorang ibu yang berkeyakinan bahwa anak-anak adalah tunas bangsa dan
generasi penerus yang dapat mengangkat bangsa Indonesia dimasa yang akan datang ke
tingkat yang lebih terhormat dan dikagumi oleh bangsa lain.
       Hal ini hanya dapat dicapai apabila kita benar-benar mempersiapkan generasi
penerus dengan penuh rasa tanggung jawab, yaitu dengan menyiapkan sarana-sarana
yang diperlukan, diantaranya adalah pembangnunan rumah sakit khusus untuk anak dan
ibu.
        Gagasan pokok yang ingin dicapai oleh pendiri rumah sakit ini adalah :
1. Ingin memberikan pelayanan, pengobatan, perawatan kepada masyarakat, khususnya
   anak dan ibu.
2. Sebagai tempat pendidikan tenaga kesehatan yang terampil, baik tenaga-tenaga medis,
   paramedis maupun non medis.
3. Sebagai tempat penelitian dan pengembangan bidang kesehatan dan kedokteran dalam
   rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.
        Lokasi dan bangunan RSAB “Harapan Kita” adalah sebagai berikut :
1. Lokasi pembangunan berada di Jalan Raya Letjen S. Parman cukup sentral dan mudah
   dicapai oleh masyarakat di Jakarta.
2. Pembangunan menempati sebidang tanah dengan luas 87.850 m2 atau hampir sembilan
   hektar dan jumlah luas lantai bangunan keseluruhan adalah 38.645 m2.

        Pada upacara peresmian RSAB Harapan Kita pada tanggal 22 Desember 1979
memutuskan untuk mempersembahkan pemilikan proyek rumah sakit kepada Negara
Indonesia melalui Bapak Presiden RI. Persembahan rumah sakit ini dituangkan dalam
Surat Keputusan Pengurus Yayasan Harapan Kita No. 11/Kpts/yhk/XI/79 tanggal 5
Nopember 1979.
        Status pemilikan RSAB Harapan Kita lebih tegas dan jelas diatur dalam
Keputusan Presiden No. 60 tahun 1979 tanggal 27 Desember 1979. Namun demikian,
agar pengelolaan dan pengembangan selanjutnya dari rumah sakit ini tetap dilakukan
dalam rangka mencapai gagasan-gagasan yang dicetuskan oleh Yayasan Harapan Kita,
serta untuk tetap memberikan kesempatan yang luas bagi partisipasi masyarakat sendiri
maka pengelolaan dari RSAB Harapan Kita diserahkan kepada Yayasan Harapan Kita
dengan bantuan dari pemerintah.
        Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus
melaksanakan misi kedua dan ketiga, maka melalui Surat Keputusan Menteri Kesehatan
RI No. 294/MenKes/SK/1985 tentang rumah sakit yang digunakan sebagai tempat
pendidikan calon dokter dan dokter spesialis dimana isinya menunjuk RSAB Harapan
Kita sebagai tempat pendidikan calon dokter dan dokter spesialis.

Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN (Sub Bagian Penelitian, RSAB Harapan Kita)

    a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

     Jenjang Pendidikan       Jumlah

     Di Bawah D3                 1
     S1                          2
     S2                          1
     Jumlah                      4

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

     Kelompok Keahlian         Jumlah

     Dokter                          1
     Dokter Gigi                     1
     Lain-lain
     S1 administrasi niaga           1
     SMEA                            1
     Jumlah                          4

  c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
     ( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Laboratorium
  b. Perpustakaan

      Jenis Layanan yang Diberikan :

        - Melayani intern RSAB Harapan Kita (untuk karyawan baik medis, para medis
          dan non medis)

  c. Unit Komputasi

IV. PUBLIKASI
 ( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

V. KERJASAMA PENELITIAN

  Dalam Negeri
  a. FKUI
Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto


Pimpinan              :   Brigjen TNI Dr. Adib Abdullah Yahya M.Sc.
Alamat Lengkap        :   Jln. Dr. Abdul Rahman Saleh No. 24, Jakarta Pusat
Kode Pos              :   10410
Telpon                :   (021) 3441008
Fax                   :   (021) 3440693
Email                 :   -
Website/Homepage      :   -
Tahun Didirikan       :   26 Juli 1950 (Serah terima dari KNIL kepada TNI)


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
      Menyelenggarakan & melaksanakan fungsi perumahsakitan tertinggi di jajaran
      TNI-AD, melalui upaya-upaya pelayanan kesehatan kuratif yang terpadu dengan
      pelaksanaan kegiatan kesehatan promotif & preventif.

Fungsi
         Pelayanan medis, penunjang medis & keperawatan, rujukan dan supervisi bagi
         rumah sakit tingkat Kodam, pendidikan dan pelatihan, riset/penelitian dan
         pengembangan, pembinaan profesi tenaga kesehatan TNI-AD dan organik militer.

Visi
         RSPAD Gatot Soebroto menjadi rumah sakit kebanggaan prajurit dan kebanggaan
         masyarakat.

Misi
         Umum :
         Ikut serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menyelenggarakan
         pelayanan kesehatan yang bermutu, menyeluruh dan terjangkau bagi masyarakat
         umum.

         Khusus :
         Mendukung tugas pokok TNI-AD dengan menyelenggarakan dan melaksanakan
         pelayanan kesehatan bagi prajurit dan PNS TNI-AD serta keluarganya dan
         memberikan dukungan kesehatan, serta menyelenggarakan dan melaksanakan
         penelitian & pengembangan di bidang kesehatan.

Bidang Penelitian :
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga

        Setelah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia tanggal 29 Desember 1949,
salah satu instalasi kesehatan militer yang diserahkan kepada tentara nasional Indonesia
ialah “Leger Hospital Batavia” . Pada tanggal 26 Juli 1950 dilaksanakan serah terima
rumah sakit dari pihak TNI diwakili Letkol Kolonel Dr. Satrio dan dari KNIL diwakili
oleh Letnan Kolonel Dr. Scheffers. Rumah sakit ini diberi nama “Rumah Sakit Tentara
Pusat” (RSTP). RSTP adalah suatu lembaga di bawah Djawatan Kesehatan Tentara
Angkatan Darat (DKTAD).
        Pada tahun 1953 sebutan DKTAD berubah menjadi DKAD. Sebutan ini
mempengaruhi juga nama RSTP menjadi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RUMKIT
PUS-AD), namun singkatan yang lebih dikenal adalah RSPAD. Nama RSPAD ini
berjalan sampai akhir 1970, untuk memberi kehormatan kepada tokoh TNI Angkatan
Darat yang banyak jasanya terhadap para prajurit yang menderita sakit yaitu Jenderal
Gatot Soebroto mantan wakil kepala staf TNI Angkatan Darat, maka kepala staf
Angkatan Darat dengan Surat Keputusannya Nomor : SKEP-582/X/1970 tanggal 22
Oktober 1970 menetapkan nama RSPAD menjadi : “Rumah Sakit Gatot Soebroto”,
disingkat Rumkit Gatot Soebroto. Akhirnya untuk membuat keseragaman sebutan nama-
nama rumah sakit di lingkungan TNI Angkatan Darat, Kajankesad dengan surat edaran
Nomor : SE/18/VIII/1977 tanggal 4 Agustus 1977 menetapkan sebutan untuk Rumah
Sakit Gatot Soebroto menjadi “Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto”
(RSPAD Gatot Soebroto).
        Berdasarkan Keputusan Presiden RI nomor KEPPRES 31 tahun 1971 tanggal 26
Mei 1971 dibentuk tim pembangunan RSPAD Gatot Soebroto dan dengan KEPPRES
nomor 64 tahun 1971 tanggal 26 Mei 1971 diangkat pimpinan dewan pengawas dan
direksi pelaksana proyek mulai saat itu dimulailah pembangunan RSPAD Gatot Soebroto
secara menyeluruh atas prakarsa Presiden RI, sebagai penghargaan atas jasa dan dharma
bakti prajurit TNI yang secara bertahap akan menjadi rumah sakit yang modern dan
memiliki sarana teknologi maju.
        Pembangunan fisik dengan anggaran Departemen Hankam seluas 13.885 ha.
Sebelum tahun 1970; Paviliun perawatan PATI (lama), unit perawatan anak, kamar
operasi kebidanan. Sesudah tahun 1970; asrama perawat wanita, flat dokter. Dengan
anggaran bantuan presiden/melalui Sekretariat Negara RI, telah dibangunnya tujuh belas
unit gedung seluas 102.948 M2 antara lain; unit perawatan umum, unit bedah, unit
rehabilitasi medik.
        Pada tanggal 22 April 1985 mulai ditanam tiang pancang pertama pembangunan
gedung poliklinik dan administrasi tahap II beserta lapangan upacara/parkir dan
peresmiannya dilaksanakan pada tanggal 17 Pebruari 1988. Pada tanggal 3 Nopember
1988 dilaksanakan peletakan batu pertama masjid “Asyifa “ RSPAD Gatot Soebroto oleh
Gubernur DKI Wiyogo Admodarminto dan tanggal 17 Nopember 1989 diresmikan
pemakaiannya oleh Pangab Jenderal TNI Try Sutrisno.
        Pada tanggal 12 Pebruari 1990 mulai ditanam tiang pancang I pembangunan
gedung unit perawatan Yankesmasum “Pavilium Kartika” dengan kapasitas 100 tempat
tidur oleh Aslog Kasad dan diresmikan pemakaiannya tanggal 16 September 1991 oleh
Bapak Presiden RI tanggal 14 Maret 1996 dibuka gedung unit perawatan Pulmonologi,
unit perawatan Keswa dan asrama putra serta gedung penunggu pasien.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )

II. KETENAGAAN

   b. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

     Jenjang Pendidikan                           Jumlah

     Di Bawah D3                                     748
     D3                                              164
     D4                                                4
     S1 (Dokter + Non Dokter)                        101
     S2                                              208
     S3                                                3
     Jumlah                                        1.228

   b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

       Kelompok Keahlian                          Jumlah

       Administrator Kesehatan (SKM)                 2
       Apoteker                                      8
       Asisten Apoteker                             95
       Dokter                                       75
       Dokter Gigi                                  21
       Nutrisionis                                   5
       Peneliti                                      3
       Perawat Gigi                                 25
       Pustakawan                                    2
       Sanitarian                                    2
       Tenaga Perawatan                            999
       Lain-lain :
        S2 Kes.Mas                                    2
        S1 Kes.Mas.                                   9
        SKp                                           7
        SPd                                           9
       Jumlah                                     1.264
 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
       Bidang Keahlian                            Jumlah

       Bedah Ortopedi                                1
       Penyakit Kulit & Kelamin                      1
       Kardiologi                                    1
       Jumlah                                        3
III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Laboratorium

    Nama Laboratorium        Kemampuan (fungsi)              Nama Peralatan Utama

    Lab. Path. Anatomi       Melaksanakan Pemeriksaan        Tissu procesor
                             Histopatologi                   (Histokinette).
                                                             Mikrotome, mikroskop, alat
                             Melaksanakan Pemeriksaan        bedah minor.
                             Sitologi meliputi :             Cytospin, sentrifus,
                             Pap Smear                       alat(bak) pulasan,
                             Sputum                          mikroskop.
                             Cairan Pleura
                             Cairan Ascitas, Urine, Liquor
                             dsb.
                             Melaksanakan pemeriksaan
                             FNAB (Biopsi aspirasi jarum
                             halus)                          Pistolet Cameco
                             Melaksanakan pemeriksaan
                             potong beku (vries coupe)       Cryostat

    Lab. Path. Klinik        Pemeriksaan Hematologi          Sysmex K 1000 cell counter
                             Klinik.                         hematologi.
                             Pemeriksaan Kimia Klinik.       Abbot spectrum CCX auto
                             Pemeriksaan Imunoserologi.      analyzer.
                             Pemeriksaan Bakteriologi        Nova 5 electrolyte analyzer.
                             Klinik.                         Rapid Lab. 248 blood gas
                             Pemeriksaan Urinalisis.         analyzer.
                             Pemeriksaan Faeces/tinja        Express plus auto analyzer.
                             Pemeriksaan Cairan Tubuh
                             Pemeriksaan Analisis Gas
                             Darah.

    Laboratorium Kesehatan   Rik. Intensitas Cahaya (Lux)    Digital Lux Meter
    Lingkungan               Rik. Indeks Panas Suhu          Area Heat Stress Monitor
                             Ruangan (WBGT in)
                             Rik. Suhu (0o) dan              Thermohygrometer
                             kelembaban ruangan (%)
                             Rik. Intensitas                 Sound Level Meter
                             suara/kebisingan (dB)
                             Rik. Gas-gas berbahaya          Air gas sampler
                             Mengukur PH (derajat            PH Meter
                             keasaman)
                             Mengukur kadar O2               Oxigen Analizer
                             (oksigen)                       Chlorinemeter
                                 Mengukur kadar chlor bebas
                                 dan clor terikat               TDS dan Conduktivity
                                 Mengukur kadar TDS dan
                                 chlor terikat (ppm)            Lux Meter
                                 Rik. Intensitas cahaya (lux)   Max-Min Hygrometer
                                 Rik. Suhu dan Kelembaban


   b. Perpustakaan

      Jenis Layanan yang diberikan :

       1     Peminjaman buku
       2     Fotokopi

   c. Unit Komputasi
   d. Komite Riset RSPAD Gatot Soebroto


IV. PUBLIKASI

 ( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


V. KERJASAMA PENELITIAN

( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
  Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi


  Pimpinan              : Dr. H. Suir Syam, M.Kes
  Alamat Lengkap        : Jln. Dr. A. Rivai-Bukittinggi
  Kode Pos              : 26114
  Telpon                : (0752) 21720; 21492; 21831; 21322
  Fax                   : (0752) 21321
  Email                 : -
  Website/Homepage      : -
  Tahun Didirikan       :. 1908

I. ORGANISASI
  Tugas Pokok
     Melaksanakan upaya kesehatan secara berdayaguna dan berhasilguna dengan
     mengutamakan upaya penyembuhan dan pemulihan yang dilaksanakan secara
     serasi dan terpadu dengan upaya peningkatan, pencegahan dan penyelenggaraan
     upaya rujukan serta penyelenggaraan pendidikan, pelatihan penelitian bagi calon
     dokter umum, dokter spesialis, tenaga paramedis dan tenaga kesehatan lainnya
     serta pengembangan di bidang kesehatan.
  Fungsi
       a. Penyelenggaraan pelayanan medis.
       b. Penyelenggaraan pelayanan penunjang medis dan non medis.
       c. Penyelenggaraan pelayanan dan asuhan keperawatan .
       d. Penyelenggaraan pelayanan rujukan.
       e. Penyelenggaraan usaha pendidikan dan pelatihan paramedis.
       f. Penyediaan fasilitas pendidikan bagi calon dokter dan dokter spesialis
       g. Penyelenggaraan penelitian dan pengembangan kesehatan
       h. Penyelenggaraan kegiatan ketatausahaan.
  Visi
         Menjadikan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi sebagai
         “Wahana Pelayanan Kesehatan Paripurna dan Terpercaya”.

  Misi
         a. Memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada seluruh lapisan
            masyarakat
         b. Memberikan pelayanan yang efisien dan efektif
         c. Menciptakan lingkungan rumah sakit yang bersih, sehat, aman dan nyaman
         d. Memberikan kepuasan kepada masyarakat dan karyawan/ti rumah sakit
         e. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan serta penelitian di bidang
            kesehatan
         f. Meningkatkan kemandirian rumah sakit dalam pengelolaan pelayanan
            kesehatan, administrasi dan manajemen .
Bidang Penelitian
     (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
        RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi adalah RS Kelas B Pendidikan yang
terletak di Kotamadya Bukittinggi yang berudara sejuk dengan ketinggian dari
permukaan laut 909-914 m dan terletak di antara (10021 BT-10025 BT), (00,76LS-00,
19LS).
        Luas areal Kotamadya Bukittinggi 25.239 Km dengan jumlah penduduk 86.038
jiwa, yang pada hari libur dan hari pasar jumlah pendatang bisa menjadi 3 kali dari
jumlah penduduk yang ada, sedangkan pekerjaan penduduk umumnya petani, pedagang,
pegawai negeri dan swasta.
        RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi merupakan Rumah Sakit Pemerintah
Daerah Tk. I yang berada di daerah Kotamadya TK. II dengan fasilitas cukup memadai
yang dapat melayani rujukan dari 7 daerah Tk. II di Sumetera Barat Bagian Utara dan
daerah-daerah perbatasan seperti Propinsi Riau, Propinsi Jambi dan Sumatera Utara
bagian Selatan.
        Di samping melakukan pelayanan serta langsung RSUD Dr. Achmad Mochtar
Bukittinggi juga melakukan pembinaan terhadap Rumah Sakit Type C dan D serta
Puskesmas yang ada di wilayah Sumatera Barat Bagian Utara dengan memberikan dokter
rujukan (Referal System) serta memberikan peningkatan ilmu terhadap dokter-dokter
rumah sakit yang bersangkutan dalam rangka peningkatan pelayanan di rumah sakit
tersebut.

Struktur Organisasi : ( Terlampir )


II. KETENAGAAN

   b. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

       Jenjang Pendidikan          Jumlah

       Di Bawah D3                   355
       D3                            851
       S1                             41
       S2                             31
       Jumlah                      1.218


   b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

       Kelompok Keahlian                    Jumlah

       Apoteker                                6
       Asisten Apoteker                       26
      Dokter                                   38
      Dokter Gigi                               5
      Nutrisionis                              10
      Penyuluh Kesehatan                        2
      Penyuluh Kesehatan Masyarakat             4
      Perawat Gigi                              9
      Pranata Laboratorium Kesehatan           10
      Sanitarian                                2
      Tenaga Perawatan                        284
      Lain-lain                               112
      Jumlah                                  508

   c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
      ( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

III. FASILITAS YANG DIMILIKI
   a. Laboratorium

      Nama Laboratorium            Kemampuan (fungsi)            Nama Peralatan Utama

      Laboratorium Klinik          Analisis Kimia, Darah         Automatic Chemical Analyzer
                                   Mikrobiologi,                 Cellconunter Automatic
                                   Immunologi
      Laboratorium Pathologi
      Anatomik
   b. Perpustakaan
      Jenis Layanan yang Diberikan :
         - Pelayanan untuk karyawan rumah sakit sendiri serta pelayanan untuk
           mahasiswa dan siswi yang praktek di rumah sakit.


IV. PUBLIKASI
 (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

V. KERJASAMA PENELITIAN

(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek

Pimpinan              :    Dr. Relliyani R.M.Kes.
Alamat Lengkap        :    Jln. Dr. Rivai No. 6 Penengahan Bandar Lampung
Kode Pos              :    35112
Telpon                :    (0721) 703312
Fax                   :    (0721) 703952
Email                 :    rsudam@indo.net.id
Website/Homepage      :    -
Tahun Didirikan       :   1914


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
     Melaksanakan upaya kesehatan secara berdayaguna dan berhasilguna dengan
     mengutamakan upaya penyembuhan dan pemulihan yang dilaksanakan secara
     serasi dan terpadu dengan upaya peningkatan dan pencegahan serta melaksanakan
     upaya rujukan.

Fungsi
     a. Melaksanakan upaya pelayanan medis.
     b. Malaksanakan upaya rehabilitasi medis.
     c. Melaksanakan pencegahan akibat penyakit dan peningkatan serta pemulihan
        kesehatan.
     d. Melaksanakan upaya perawatan.
     e. Melaksanakan upaya pendidikan dan latihan.
     f. Melaksanakan sistem rujukan.
     g. Sebagai tempat penelitian.

Visi
       Rumah Sakit Profesional Kebanggaan Masyarakat Lampung.

Misi
       Memberikan Pelayanan Prima kepada Masyarakat.


Bidang Penelitian :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Profil/Sejarah Singkat Lembaga

       RSUDAM didirikan tahun 1914 sebagai rumah sakit perkebunan Pemerintah
Hindia Belanda untuk merawat buruh perkebunannya. Pada awal berdirinya, rumah sakit
ini berkapasitas 100 tempat tidur.
     Kepemilikan rumah sakit ini terus berubah sejalan dengan perubahan
pemerintahan, sejak tahun 1942 sampai sekarang pengelolanya adalah :
      - Tahun 1942 s.d 1945 sebagai rumah sakit tempat merawat tentara Jepang
      - Tahun 1945 s.d 1950 sebagai RSU, dikelola oleh Pemerintah Pusat RI.
      - Tahun 1950 s.d 1964 sebagai RSU, dikelola oleh Pemerintah Daerah Sumatera
        Selatan
      - Tahun 1964 s.d 1965 sebagai RSU, dikelola oleh Pemerintah Kodya
        Tanjungkarang
      - Tahun 1965 s.d sekarang sebagai RSU, dikelola oleh Pemerintah Propinsi
        Lampung

      Sejak tahun 1984 berdasarkan SK. Gubernur Propinsi Lampung
No.G/180/B/HK/1984, tanggal 7 Agustus 1984 nama rumah sakit ini berganti menjadi
Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek, kemudian berdasarkan Perda.
Propinsi Lampung No. 8 tahun 1985 tanggal 27 Februari 1995, dirubah menjadi RSUD.
Dr. H. Abdul Moeloek Propinsi Daerah Tingkat I Lampung yang telah disahkan oleh
Menteri Dalam Negeri dengan SK Nomor : 139 tahun 1995 dan diundangkan dalam
Lembaran Daerah Propinsi Lampung Nomor : 173 tahun 1995, tanggal 28 November
1995.
      Sejak berdiri sampai sekarang rumah sakit ini telah mengalami tujuh belas kali
pergantian direktur, mulai dari Dr. Dam Stoh sebagai direktur pertama pada tahun 1929
sampai dengan sekarang direktur ke-17 Dr. Rellyani, M.Kes. Sedangkan nama Abdul
Moeloek diabadikan sebagai nama rumah sakit dengan berbagai pertimbangan, salah
satunya karena beliau adalah direktur ke-5 rumah sakit ini sekaligus sebagai direktur
dengan masa kepemimpinan paling panjang yaitu tahun 1942 s.d tahun 1957.
      Melalui Perda Propinsi Lampung Nomor : 12 tahun 2000, tanggal 8 Juni 2000
RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Propinsi Lampung ditetapkan sebagai Unit Swadana
Daerah, setelah mendapat persetujuan DPRD Propinsi Lampung melalui surat
persetujuan No.: 13 tahun 2000 tanggal 8 Juni 2000, sedangkan pelaksanaannya sebagai
Unit swadana Daerah diatur dengan SK Gubernur Propinsi Lampung Nomor : 25 tahun
2000 tanggal 25 Juli 2000 tentang Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Perda Propinsi
Lampung No. 12 tahun 2000.

 Struktur Organisasi
       Organisasi dan tatakerja RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Propinsi Lampung
berpedoman pada Perda. Propinsi Nomor 8 tahun 1995, tanggal 27 Februari 1995,
tentang Organisasi dan Tatakerja RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Propinsi Lampung.


II. KETENAGAAN
   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
      Jenjang Pendidikan                Jumlah

      Di Bawah D3                         11
      D3                                  67
      D4                                     1
      S1                                    68
      S2                                    46
      Jumlah                               193

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

      Kelompok Keahlian                   Jumlah

      Apoteker                               3
      Asisten Apoteker                      13
      Dokter                                33
      Dokter Gigi                            4
      Penyuluh Kesehatan Masyarakat          7
      Perawat Gigi                           5
      Sanitarian                             4
      Tenaga Perawatan                     360
      Jumlah                               429


   c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
      (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

III. FASILITAS YANG DIMILIKI
   Perpustakaan
      Jenis Layanan yang Diberikan :

        - Peminjaman Buku


IV. PUBLIKASI
Majalah/jurnal yang diterbitkan :
 a. Buleram (Buletin RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Propinsi Lampung )


V. KERJASAMA PENELITIAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
Rumah Sakit Persahabatan

Pimpinan             :   Dr. Hardi Yusa, Sp.OG, MARS
Alamat Lengkap       :   Jln. Persahabatan Raya No. 1 Jakarta
Kode Pos             :   13230
Telpon               :   (021) 4891745, 4891708
Fax                  :   (021) 4711222
Email                :   -
Website/Homepage     :   -
Tahun Didirikan      :   7 November 1963


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
     RSUP Persahabatan mempunyai tugas melaksanakan upaya kesehatan secara
     berdayaguna dan berhasilguna, dengan mengutamakan upaya penyembuhan dan
     pemulihan yang dilaksanakan secara serasi dan terpadu dengan upaya peningkatan
     dan pencegahan, serta melaksanakan upaya rujukan.

Fungsi
     a.   Menyelenggarakan pelayanan medis.
     b.   Menyelenggarakan pelayanan dan asuhan keperawatan.
     c.   Menyelenggarakan pelayanan rujukan.
     d.   Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan.
     e.   Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan.
     f.   Menyelenggarakan administrasi umum dan keuangan

Visi
       Terwujudnya rumah sakit mandiri dan prima dalam pelayanan dengan unggulan
       kesehatan respirasi.

Misi
        a. Pelayanan kesehatan profesional, bermutu dan bersahabat untuk mewujudkan
           kepuasan pelanggan, dengan menjalankan fungsi sosial.
        b. Mengembangkan jiwa (sikap mental) wirausaha dalam menyelenggarakan
           pelayanan prima yang bertumpu pada pemberdayaan seluruh potensi rumah
           sakit dan penggolongan kemitraan seluas-luasnya.
        c. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan respirasi dalam kedudukannya
           sebagai pusat rujukan nasional, pusat pendidikan dan pusat pengembangan
           keilmuan di bidang kesehatan respirasi yang bertaraf international.
        d. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan, pelatihan, penelitian dan
           pengembangan yang bermutu.
Bidang Penelitian
    a. Ilmu Kedokteran
    b. Ilmu Keperawatan
    c. Manajemen Rumah Sakit
    d. Mikrobiologi
    e. Rekam Elektrik

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
        Rumah Sakit Persahabatan adalah rumah sakit tipe B yang berlokasi di Jakarta,
Indonesia, yang secara administratif merupakan rumah sakit vertikal di bawah
Departemen Kesehatan RI, cq. Direktur Jenderal Pelayanan Medik.
        Tahun 1961 RS. Persahabatan mulai dibangun yang merupakan sumbangan dari
Pemerintah Rusia kepada pemerintah Indonesia. Penyerahan secara resmi pada tanggal 7
Nopember 1963 yang kemudian dikenal sebagai hari jadi Rumah Sakit Persahabatan
        Rumah Sakit Persahabatan merupakan Pusat Rujukan Nasional Kesehatan Paru,
serta Laboratorium Kuman Tuberkulosis dan mendapat pengakuan international
sebagai “WHO Collaborating Centre”.
        Saat ini Rumah Sakit Persahabatan sedang mempersiapkan diri untuk menjadi
Pusat Kesehatan Respirasi Nasional yang nantinya dapat menanggulangi secara aktif
masalah kesehatan respirasi di Indonesia. Selain itu juga melaksanakan pelayanan prima
di bidang kesehatan respirasi baik promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta
bersifat comprehensive and one stop service untuk berbagai disiplin terkait dengan
kesehatan respirasi. Pelayanan yang diberikan bertaraf international dan mampu
memenuhi kebutuhan konsumen dan menjawab persaingan global.
        Rumah Sakit Persahabatan merupakan rumah sakit pendidikan baik untuk
pendidikan dokter spesialis dan juga untuk tempat pendidikan dan pelatihan dokter,
perawat, petugas laboratorium, rekam medis dan petugas lain yang berasal dari berbagai
daerah.

Struktur Organisasi : ( Terlampir )


II. KETENAGAAN

   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

       Jenjang Pendidikan       Jumlah

       Di Bawah D3               1.117
       D3                          172
       D4                            2
       S1                          110
       S2                          129
       S3                            4
       Jumlah                    1.534
  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

    Kelompok Keahlian                       Jumlah

    Administrator Kesehatan                     7
    Apoteker                                    6
    Arsiparis                                   2
    Asisten Apoteker                           26
    Dokter                                    196
    Dokter Gigi                                13
    Nutrisionis                                12
    Perawat Gigi                                6
    Pranata Komputer                            2
    Pustakawan                                  1
    Sanitarian                                  2
    Tenaga Perawatan                          624
    Jumlah                                    897

  c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
     (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Laboratorium

      Nama Laboratorium           Kemampuan (fungsi)            Nama Peralatan Utama

      Instansi Mikrobiologi       - Pemeriksaan bakteri tahan   - Incubator
                                     asam, mikroorganisme,      - Alat Pewarna Otomatik
                                    Jamur (langsung, biakan     - Mikroskop
                                    resistensi)
                                  - Pemeriksaan PCR

      Instalasi Patologi Klinik   Pemeriksaan darah, urine,     Hematology automatic cell
                                  feces, analisis gas darah,    counter, automatic chemical
                                  elektrolit dll.               analyzer, blood gas analyzer,
                                                                electrolyte analyzer, urine
                                                                analyzer, immunology reader,
                                                                immunology washer,
                                                                microscop.

      Instalasi Patologi          Pemeriksaan histopatologi     - Mikroskop
      Anatomi                     sitologi                      - Mikrotome
                                                                - Alat Potong Vc
   b. Perpustakaan
       Jenis Layanan yang Diberikan :
         1 Perpustakaan Rumah Sakit
           Melayani buku-buku kedokteran, keperawatan, manajemen rumah sakit dll.
         2 Perpustakaan Bagian Pulmonologi FKUI/SMF Paru RS Persahabatan
            a. Melayani buku-buku texbook, majalah ilmiah, jurnal dll, dalam bidang
               kedokteran respirasi
            b. Pelayanan multi media (CD-ROM, Internet) dalam bidang kedokteran
               respirasi

   c. Unit Komputasi


IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
 1. Pemantauan Kadar Penanda Ganas Cyfra dan Neuron Specific Enolase (NSE) pada
     Penderita Kanker Paru yang Menjalani Radioterapi.
 2. Peranan Pemeriksaan Antibodi Igd terhadap Pathozyme – TB dan Pathozyme-Myco
     dalam Diagnosis serta Evaluasi Pengobatan Tuberkulosis Paru di RSUP
     Persahabatan
 3. Pemeriksaan Reaksi Rental Polimerase dan Hubungannya dengan Mikroskopis BTA
     & Biakan Konvensional pada Penderita Tuberkulosis Paru di RSUP Persahabatan.
 4. Epresi DNA Topoisomerase II pada Kanker Paru
 5. Hasil Terapi Konservatif pada Penderita Batuk Darah di RSUP Persahabatan
 6. Manfaat Pemberian Antagonis-H1 (Loratidin) pada Penderita Asma Alergi Persisten
     Ringan yang Mendapat Pengobatan Salbutamol Inhaler di RSUP Persahabatan
     (dengan Tinjauan Khusus Perbaikan Klinik dan Hipereaktiviti Bronkus)
 7. Pemantauan Angka Tahan Hidup Penderita Timoma yang Dibedah di RSUP
     Persahabatan dengan Tinjauan Atas Faktor-faktor yang Berpengaruh.
 8. Prevalensi Kelainan Foto Toraks dan Penurunan Faal Paru Pekerja Pabrik Semen
 9. Hubungan Kanker Paru dengan Perokok Pasif pada Perempuan
10. Efikasi Teofillin Lepas Lambat pada Penderita PPOK Derajat Sedang-Berat
11. Hubungan Merokok Kretek dengan Kanker Paru
12. Analisis Situasi Perencanaan Strategi Bisnis di Poliklinik Khusus RSUP
     Persabahatan Jakarta
13. Hubungan antara Konsumsi Zat Besi Hem dengan Kadar Hemoglobin Pasien
     Tuberkulosis Paru Rawat Jalan RSUP Persahabatan Jakarta
14. Analisa Pelaksanaan Peraturan Perundang-Undangan Rekam Medis dalam
     Pengisian Rekam Medis Instalasi Rawat Inap di RSUP Persahabatan sebagai Alat
     Bukti dalam Tuntutan Hukum
15. Analisa Pemanfaatan Laboratorium Patologi Klinik Rawat Jalan RSUP
     Persahabatan
16. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Kepatuhan Penderita Diabetes
     Mellitus Type 2 Rawat Jalan Menjalani Pengobatan di RSUP Persahabatan Jakarta.
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
   1. Jurnal Respirologi Indonesia
   2. Jurnal Persahabatan
   3. Warta Persahabatan


V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri :                        Luar Negeri :

   a.   FK. Universitas Indonesia        a. JICA ( Japan International
   b.   Fak. Keperawatan – UI               Cooperation Agency)
   c.   FK. Universitas Atma Jaya        b. WHO
   d.   Fak. MIPA – UI                   c. JATA ( Japan Anti Tuberculosis
   e.   NAMRU                              Association)
   f.   Fak. Kesehatan Masyarakat – UI   d. Royal Adelide Hospital
   g.   RS. Mawardi, Solo
   h.   RS. Ahmad Muchtar, Bukittinggi
RS. Pusat Pertamina

Pimpinan               :   Dr. Suprijanto Rijadi, MPA, Ph.D
Alamat Lengkap         :   Jln. Kyai Maja No. 43 Jakarta
Kode Pos               :   12120
Telpon                 :   (021) 7219200; 7219250; 7219202; 7219564
Fax                    :   (021) 7203540; 7209811; 7261126.
Email                  :   rspp@pdpersi.co.id
Website/Homepage       :   www.rspp.co.id
Tahun Didirikan        :   6 Januari 1972


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
     Pelayanan Kesehatan.

Visi
       Menjadi rumah sakit yang mandiri, efektif, efisien dan terbaik di Asia Tenggara.

Misi
       a. Mengelola rumah sakit, poliklinik dan fasilitas kesehatan lainnya secara mandiri,
          efektif dan efesien.
       b. Memberikan jasa layanan kesehatan bagi pekerja perminyakan dan keluarganya
          serta masyarakat luas yang berorientasi kepada kepuasan stakeholder (pelanggan,
          mitra kerja, pekerjaan dan pemegang saham).
       c. Turut serta dalam program peningkatan taraf kesehatan masyarakat.

Bidang Penelitian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Profil/Sejarah Singkat Lembaga

       RSPP didirikan atas prakarsa Bapak Dr. Ibnoe Soetowo pada tahun 1967, dimana
pada saat itu beliau menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina. Mengingat fasilitas
rumah sakit yang ada di Jakarta saat itu belum begitu baik, dibanding dengan fasilitas
rumah sakit bertaraf international dan termodern di Asia Tenggara, yang kemudian
dituangkan di dalam Surat Keputusan Direktur Utama Pertamina No. 89/KPTS/DU/1967
tanggal 23 Januari 1967. Selanjutnya pada tanggal 6 Januari 1972, RSPP diresmikan
pengoperasiannya oleh Presiden RI, Jenderal Soeharto. Secara umum RSPP menunjang
operasional Pertamina di dalam pemeliharaan kesehatan dan pengobatan karyawan dan
keluarganya. RSPP statusnya dikukuhkan menjadi rumah sakit BUMN.
       Dalam perkembangannya, RSPP harus mandiri terlepas dari induknya Pertamina
yang kembali menekankan pada usaha “ core business”-nya, maka berdasarkan pada
Surat Direktur Utama Pertamina No. 1448/C.000/97-S8 pada tanggal 7 Oktober 1997
dimana telah memperoleh persetujuan dari Dewan Komisaris Pemerintah untuk
Pertamina dengan suratnya No. 96/K/DK/1997 tanggal 27 Oktober 1997, tentang
pendirian RSPP, maka dibentuklah Perseroan Terbatas (PT) RSPP sebagai Anak
Perusahaan Pertamina. Pendirian PT. RSPP ini dikukuhkan dengan Akte Notaris Ny.
Sulami Mustafa, SH No. 30. PT. RSPP, selanjutnya mengelola beberapa unit usaha yaitu
: RSPP termasuk lima belas Poliklinik Layanan Kesehatan Jakarta, RSP Jaya, RSP
Klayan/Cirebon, RSP Balikpapan, RSP Tanjung, RSP Prabumulih dan Akademi Perawat
Pertamina.

Struktur Organisasi : ( Terlampir )


II. KETENAGAAN
   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

       Jenjang Pendidikan Jumlah
       Di Bawah D3          498
       D3                   496
       S1                    83
       S2                   127
       Jumlah             1.204

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

    Kelompok Keahlian                    Jumlah
    Administrator Kesehatan                  1
    Analis Kepegawaian                       1
    Apoteker                                 3
    Arsiparis                                7
    Asisten Apoteker                        75
    Dokter                                 154
    Dokter Gigi                              2
    Nutrisionis                              2
    Pengawas Farmasi dan Makanan             2
    Penyuluh Keluarga Berencana              4
    Perawat Gigi                            10
    Pranata Komputer                        14
    Pranata Laboratorium Kesehatan          38
    Pustakawan                               1
    Sanitarian                               3
    Statistisi                               3
    Tenaga Perawatan                       568
    Paramedis Non Perawatan                 37
    Non Medis                              279
    Jumlah                               1.204
   c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
      (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


IV. PUBLIKASI

  (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


V. KERJASAMA PENELITIAN

   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Pusat Data dan Penelitian Rumah Sakit Jantung Harapan
Kita

Pimpinan              :    Dr. dr. Fadilah Supari, SpJp.
Alamat Lengkap        :    Jln. S. Parman Kav. 87. Slipi Jakarta.
Kode Pos              :    -
Telpon                :    (021) 5684085; 5684093 (ext. 2831)
Fax                   :    (021) 56963795
Email                 :    -
Website/Homepage      :    -
Tahun Didirikan       :   1999


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
      a. Mengkoordinasi dan mengarahkan penelitian-penelitian yang berlangsung di
         Pusat Jantung Nasional Harapan Kita.
      b. Menghimpun data-data mengenai pelayanan yang telah berlangsung di Pusat
         Jantung Nasional Harapan Kita .
      c. Menghimpun data-data penelitian di bidang kardiologi.
Visi
       a. Menjadi pusat unggulan penelitian yang menunjang pelayanan dan pendidikan
          kardiovaskular nasional maupun regional.
       b. Menjadi pusat data informasi ilmiah dalam bidang kardiovaskular di
          Indonesia.
Misi
       a. Menjadikan Pusat Jantung Nasional Harapan Kita sebagai pusat rujukan
          kebijakan pencegahan dan pelajaran kardiovaskular di Indonesia.
       b. Menyelenggarakan penelitian unggulan yang relevan untuk menjawab
          masalah pencegahan dan dan pengobatan penyakit kardiovaskular .
       c. Meningkatkan kualitas publikasi ilmiah international.
       d. Menyelenggarakan kompilasi data/informasi ilmiah khususnya dalam bidang
          kardiovaskular secara sistematis.
Bidang Penelitian :
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan ).

Profil/Sejarah Singkat Lembaga :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN

  a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

      Jenjang Pendidikan            Jumlah

      S1                                1
      S3                                1
      Jumlah                            2

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

     Kelompok Keahlian             Jumlah

     Peneliti                           1
     Teknisi Penelitian dan             1
     Perekayasaan (Litkayasa)
     Jumlah                             2

 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Unit Komputasi


IV. PUBLIKASI

   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


V. KERJASAMA PENELITIAN

   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi

Pimpinan              :   Dr. H. Hentyanto Hendardji, Sp.A
Alamat Lengkap        :   Jln. Letjen Suprapto No. 31 Talanaipura
Kode Pos              :   -
Telpon                :   (0741) 61692
Fax                   :   (0741) 60014
Email                 :   rsujb@wasantara.net.id
Website/Homepage      :   -
Tahun Didirikan       :   1972


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
     Melaksanakan upaya kesehatan secara berdayaguna dan berhasilguna dengan
     mengutamakan upaya penyembuhan, pemulihan yang dilaksanakan secara serasi
     terpadu dengan upaya meningkatkan serta mencegah dan melaksanakan upaya
     rujukan.

Fungsi
     Menyelenggarakan pelayanan medis, penunjang medis non medis, asuhan
     keperawatan, rujukan, pendidikan dan latihan, penelitian dan pengembangan
     administrasi dan keuangan.

Visi
       Pelayanan prima kepada pelanggan dan kepuasan bekerja bagi karyawan RSU
       Raden Mattaher Jambi.

Misi
       a. Mandiri dalam pengelolaan manajemen dan profesional dalam pelayanan.
       b. Pelayanan emergency terbaik di Jalan Lintas Timur Sumatera Tahun 2007.

Bidang Penelitian :

(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Profil/Sejarah Singkat Lembaga :

(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN

 a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

   Jenjang Pendidikan                       Jumlah

   Di Bawah D3                              300
   D3                                       160
   D4                                         3
   S1/PTT                                    54/18
   S2                                        34
   Jumlah                                   569

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

   Kelompok Keahlian                    Jumlah

   Apoteker                                   4
   Asisten Apoteker                          26
   Dokter                                    80
   Dokter Gigi                                5
   Nutrisionis                               16
   Perawat Gigi                              12
   Pranata Komputer                           3
   Pranata Laboratorium kesehatan            21
   Sanitarian                                 3
   Tenaga Perawatan                         260
   LCPK                                     139
   Jumlah                                   569

 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Laboratorium

    Nama Laboratorium
    Patologi Klinik

  b. Perpustakaan

    Jenis Layanan Yang Diberikan :
    - Layanan peminjaman dengan sistem terbuka
IV. PUBLIKASI

   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


V. KERJASAMA PENELITIAN

   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI)

Pimpinan              :   dr. Felix Gunawan
Alamat Lengkap        :   Jln. Kramat VI/7 Jakarta
Kode Pos              :   10430
Telpon                :   (021) 3909245; 3140455
Fax                   :   (021) 326044
Email                 :   perdhaki@cbn.net.id
Website/Homepage      :   -
Tahun Didirikan       :   22 Juli 1972


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
     a. Melaksanakan koordinasi dan meningkatkan kerjasama antar anggota
     b. Merintis dan memelihara kerjasama dengan pemerintah dan semua badan-
        badan yang bertujuan sama
     c. Memberi pelayanan antara lain penerangan-penerangan, baik ke dalam maupun
        ke luar, alat-alat atau obat-obat, tenaga kerja, meningkatkan pendidikan dan
        lain-lain
     d. Memberi pengarahan dalam pelayanan kesehatan pada masyarakat dengan
        memperhatikan terutama segi-segi spiritual, moral, dan sosial
     e. Dalam pelaksanaan usaha-usaha tersebut persatuan tidak mencari keuntungan

Visi
       Terwujudnya persatuan dalam karya pelayanan kesehatan yang didasari oleh nilai-
       nilai kristiani.

Misi
       a. Mempertahankan dan memperjuangkan nilai-nilai martabat manusia dan
          keluhuran hidup dalam pelayanan kesehatan
       b. Mengupayakan agar nilai-nilai kristiani senantiasa menjiwai pelaksanaan karya
          kesehatan anggota
       c. Memberikan pelayanan kepada karya kesehatan dalam upaya meningkatkan
          mutu layanan yang menghargai martabat manusia
       d. Meningkatkan koordinasi dan kerjasama berlandaskan communio antar
          anggota dan wilayah untuk mengembangkan sistem yang mampu menjawab
          tantangan zaman
       e. Meningkatkan daya tanggap terhadap perubahan sosial politik dan teknologi
          yang berdampak kepada sektor kesehatan
       f. Mengupayakan agar anggota berperan serta aktif dalam upaya pembangunan
          kesehatan masyarakat
       g. Mengembangkan jalinan kerja sama dengan pihak lain yang terkait
Bidang Penelitian
     a. Pengembangan PHC perkotaan (operational research) di tiga propinsi
     b. Keluarga Berencana Alamiah (KBA) - efektivitas dan aseptabilitas metode
         KBA di Indonesia
     c. Pengembangan unit-unit kecil di Jawa Barat dan Jawa Tengah (operational
         research).

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
        PERDHAKI didirikan tanggal 22 Juli 1972 dengan SK Menteri Kehakiman
Nomor : Y.A.5/415/23 tanggal 6 Desember 1975. Kedudukan PERDHAKI berpusat di
Jakarta dengan pengurus wilayah regional di beberapa wilayah di Indonesia.

Struktur Organisasi : ( Terlampir )


II. KETENAGAAN

 a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

    Jenjang Pendidikan                Jumlah

    Di Bawah D3                        23
    D3                                  9
    D4                                  1
    S1                                  7
    S2                                  1
    Jumlah                             41

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

    Kelompok Keahlian                        Jumlah

    Asisten Apoteker                            3
    Dokter                                      2
    Tenaga Perawatan                            5
    Jumlah                                     10

 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI

   a. Perpustakaan

       Jenis Layanan yang Diberikan :

        - Bahan-bahan referensi untuk staf Perdhaki

   b. Unit Komputasi


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   1. Penelitian Prospektif Multisenter Tiga Cara KB Alamiah
   2. Hasrat Seksual dalam Siklus Haid
   3. Laporan Internal : Hasil Pengembangan Unit-unit Kecil (BP, RB) di Jawa Barat dan
      Jawa Tengah.

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
   1. Buletin Perdhaki.
   2. Informasi KBA dan Kesehatan.


V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri :
   a. Departemen Kesehatan RI.
   b. P.P.A. Atmajaya.
Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI)

Pimpinan              : dr. Zarfiel Tafal, MPH (Executive Director)
Alamat Lengkap        : Jln. Hang Jebat III/F3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Kode Pos              : 12120
Telpon                : (021) 7225681; 7207372
Fax                   : (021) 7394088; 7253172
Email                 : pkbinet@idola.net.id ; pkbinet@link.net.id
Website/Homepage      :-
Tahun Didirikan       : 1957


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
    ( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Visi
       Perkumpulan percaya bahwa keluarga adalah pilar utama untuk mewujudkan
       masyarakat yang sejahtera. Keluarga yang dimaksud ialah keluarga bertanggung
       jawab, yaitu keluarga yang menunaikan tanggungjawabnya dalam dimensi
       kelahiran, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan masa depan.
          Dimensi kelahiran, artinya bahwa kelahiran anak dalam setiap keluarga terjadi
            atas keinginan yang direncanakan
          Dimensi pendidikan, artinya bahwa pendidikan dalam setiap keluarga
            ditujukan seluas-luasnya untuk mengembangkan kemampuan kecerdasan dan
            kepribadian dengan memberikan kesempatan yang sama untuk setiap anggota
            keluarga serta dilaksanakan secara dialogis
          Dimensi kesehatan, artinya bahwa kesehatan keluarga ditujukan untuk
            terpenuhinya kebutuhan hidup sehat yang mengutamakan upaya pencegahan
            dan pembebasan dari ketergantungan obat-obatan kimiawi (lebih preventif
            daripada kuratif)
          Dimensi kesejahteraan, artinya bahwa kesejahteraan itu mencerminkan
            martabat manusia (human dignity) lebih dari pada pemilikan harta (not having
            but being)
          Dimensi masa depan, artinya bahwa masa depan anak itu ditentukan sendiri
            dan bukan oleh orang tua

Misi
       Memperjuangkan penerimaan dan praktek keluarga bertanggungjawab dalam
       keluarga Indonesia melalui pengembangan program, pengembangan jaringan dan
       kemitraan dengan semua pihak pemberdayaan masyarakat di bidang kependudukan
       secara umum, dan secara khusus di bidang kesehatan reproduksi yang
       berkesetaraan dan berkeadilan gender.
Bidang Penelitian
        a. Kesehatan Reproduksi dan Umum
        b. Pelayanan Kesehatan
        c. Gender dan Perempuan
        d. Organisasi dan Manajemen LSM
        e. Lembaga Keluarga Berencana dan Kontrasepsi


Profil/Sejarah Singkat Lembaga :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


II. KETENAGAAN

 a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

    Jenjang Pendidikan Jumlah

    Di Bawah D3                33
    D3                          6
    S1                         53
    S2                          6
    Jumlah                     98

   b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
      (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

 c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
    ( Jumlah peneliti tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan ).

     Bidang Keahlian

   1.   Kesehatan Reproduksi
   2    Keluarga Berencana
   3.   Gizi
   4.   HIV/AIDS
   5.   Kesehatan Masyarakat
   6.   Gender
   7.   Pelayanan Medis
   8.   Manajemen
   9.   Human Resources Management
III. FASILITAS YANG DIMILIKI

   a. Laboratorium

       Nama Laboratorium           Kemampuan (fungsi)        Nama Peralatan Utama

       Klinik WKBT                 - Tes kehamilan           Stetoscope
                                   - Pap Smear               Speculum
                                   - Vasectomi tanpa pisau   Klem Uteri
                                   - Pemeriksaan sperma      Spatel lidah
                                   - Pemeriksaan HIV/AIDS    Suction
                                                             USG
                                                             Microscope

   b. Perpustakaan
       Jenis Layanan yang Diberikan :
       1. Peminjaman buku
       2. Peminjaman audio visual (kaset video, film 12 m)
       3. Fotokopi artikel/kliping

   c. Unit Komputasi

IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
    1. Seksualitas Remaja Bogor-Baseline Survei-1999
    2. Baseline Survei of Young Adult Reproductive Welfare in Indonesia-1998/1999
    3. Evaluasi Penyelenggaraan Konseling di Klinik WKBT & Youth Center- PKBI
       Bandung, Yogyakarta dan Surabaya
    4. Rintisan Kemandirian Masyarakat dalam Pelaksanaan KB-1995

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
    1. Tabloid “KABAR”.
    2. News Letter.

V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri :                      Luar Negeri :
   a. LIPI                             a. UNFPA
   b. LD UI, FISIP UI                  b. UNICEF, UNESCO
   c. IAKMI, PATH                      c. UNDP, Ford
   d. Fakultas Psikologi UI            d. WHO
Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI)

Pimpinan              : Drs. Arum Atmawikarta, MPH
Alamat Lengkap        : c/o Kampus Akademi Gizi Jakarta
                        Jln. Hang Jebat III-Blok F III Po. Box-6007 KBY Jakarta
Kode Pos              : 12120
Telpon                : (021) 7246971; 7395331
Fax                   : -
Email                 : akzijkt@centrin.net.id
Tahun Didirikan       : 13 Januari 1957


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
     (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Visi
       Mencapai status gizi masyarakat yang optimal pada tahun 2010.
       Yang dimaksud dengan status gizi masyarakat optimal adalah suatu keadaan gizi
       pada tingkat setinggi mungkin yang dapat dicapai sesuai dengan perkembangan (1)
       iptek, (2) sarana dan prasarana, dan (3) kemampuan manajemen, pada suatu kurun
       waktu tertentu.

Misi
       a. Menjadikan gizi sebagai basis paradigma sehat, basis pencerdasan bangsa dan
          basis peningkatan produktivitas.
       b. Menjadikan penduduk Indonesia memahami, menyadari dan melaksanakan pola
          makan yang beraneka ragam dan seimbang mutu gizinya sesuai dengan
          Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) yang di beberapa negara lain disebut
          “Nutritional Guidelines”.
       c. Menjadikan pelayanan gizi yang bermutu, merata dan terjangkau oleh
          masyarakat banyak sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan.
       d. Memberikan kesempatan lebih luas kepada daerah untuk menyusun kebijakan
          dan program gizi sesuai dengan masalah dan keadaan daerah masing-masing.

Bidang Penelitian
    a. Gizi masyarakat
    b. Gizi klinik
    c. Dietetik
    d. Pengembangan Makanan

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Struktur Organisasi
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


II. KETENAGAAN

   c.   Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

        Jenjang Pendidikan                Jumlah
        D3                                 2.274
        D4                                 1.525
        S1                                 2.110
        S2                                 1.727
        S3                                    27
        Jumlah                             8.636

   b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

        Kelompok Keahlian                  Jumlah
        Administrator Kesehatan               150
        Nutrisionis                         7.866
        Peneliti                               40
        Pengawas Farmasi dan                   10
        Makanan
        Dosen                                 570
        Jumlah                              8.636

   c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
      (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


III. FASILITAS YANG DIMILIKI
     (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


IV. PUBLIKASI

   Majalah Gizi Indonesia.

V. KERJASAMA PENELITIAN

    (Data tidak diisi oleh Instansi yang bersangkutan).
PT. Prodia Widyahusada/Laboratorium Klinik Prodia

Pimpinan               : Drs. Andi Wijaya
Alamat Lengkap         : Jln. Kramat Raya 150, Jakarta
Kode Pos               : 10430
Telpon                 : (021) 314 4182
Fax                    : (021) 314 4181
Email                  : prodia@prodia.co.id
Website/Homepage       : www.prodia.co.id
Tahun Didirikan        : 1973


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
      Jasa Pelayanan Kesehatan
      Sebagai Lab. Klinik, Prodia melakukan diagnosa cairan tubuh & produk tubuh
      lainnya dalam bidang hematologi, analisa (termasuk analisa faeces, batu ginjal &
      sperma), kimia klinik, Imuno-serologi, mikrobiologi & diagnostik molekular.
      Untuk mendukung misi yang akan dicapai, maka metode diagnosis yang
      ditawarkan adalah hasil dari upaya penelitian aplikatif untuk menemukan cara
      terbaik dalam diagnosa.

Visi
       a. Laboratorium klinik terbaik & terbesar di Indonesia
           - Terbaik dalam mutu dan pelayanan
           - Pemeriksaan terlengkap dan up-to-date
           - Market leader & Jaringan laboratorium terbesar
       b. Center of Excellent
           Pelapor pengembangan ilmu kedokteran laboratorium
           Pusat Informasi Diagnostik
           Laboratorium Pusat Rujukan Nasional
           Laboratorium Pusat Penunjang Penelitian
           Laboratorium Sentral untuk Uji Klinik Obat
           Laboratorium Sentral untuk Semua Bidang Kedokteran (DM, aterosklerosis,
           kanker, hematologi, penyakit infeksi, ginjal, hipertensi, osteoporosis, dll).

Misi
       Untuk diagnosa lebih baik dan untuk si Dia yang bergabung dengan Prodia.

Bidang Penelitian
     a. Diagnostik molekuler.
     b. Semua bidang lain dalam cakupan kedokteran lab.
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
        Prodia didirikan di Solo pada tahun 1973 sebagai yayasan. Sejak lahir, misi yang
diemban adalah untuk diagnosa lebih baik, sehingga segala upaya yang dilakukan adalah
untuk memenuhi misi tersebut, termasuk didalamnya penggunaan metoda yang baik
(teknologi terbaik, sensitifitas dan spesifitas tertinggi). Tahun 1975 dibuka cabang kedua
di Jakarta dan hingga kini telah memiliki 53 cabang dengan lebih dari 100 pos
pengambilan spesimen. Saat ini status Prodia sudah beralih menjadi PT dengan karyawan
lebih dari 1.600 orang.
Struktur Organisasi
     Struktur organisasi Prodia terdiri atas beberapa bidang, yakni :
   e. Bidang Operasi
      Terdiri dari Bidang Teknis dan Manajemen Mutu dan Perbekalan, Sistem
      Informasi Laboratorium, Analisis Harga Pokok dan Produktifitas Workstation,
      Serta Uji Klinik Obat.
   f. Bidang Pegembangan
      Terdiri dari Pengembangan Pemeriksaan (dahulu disebut Penelitian
      Pengembangan) dan Pengembangan Bisnis.

II. KETENAGAAN
   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

      Jenjang Pendidikan                                   Jumlah

      Di Bawah D3                                          1.002
      D3                                                     247
      S1                                                     197
      S2                                                       2
      Jumlah                                               1.448

   b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

      Kelompok Keahlian                                    Jumlah

      Apoteker                                               57
      Asisten Apoteker                                        7
      Dokter                                                 61
      Nutrisionis                                             1
      Pranata Komputer                                        8
      Pranata Laboratorium Kesehatan                        707
      Teknisi Penelitian dan Perekayasaan (Litkayasa)       767
      Tenaga Perawatan                                       63
      Jumlah                                              1.671

   g. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
      (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
  III. FASILITAS YANG DIMILIKI

  a. Laboratorium

     Nama Laboratorium         Kemampuan (fungsi)

     Litbang                   Penelitian aplikatif

  b. Perpustakaan

      Jenis Layanan yang Diberikan :

        - Layanan hanya untuk kalangan internal

  c. Unit Komputasi


IV. PUBLIKASI

 (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


V. KERJASAMA PENELITIAN

  Luar Negeri :
  a. Bioanalitycal Research.
  b. Corporation - Belgium.
Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI)

Pimpinan             : Dr. H. Samino, Sp.S (K)
Alamat Lengkap       : Bagian Neurologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo
                       Jln. Salemba Raya No. 6. Jakarta
Kode Pos             : 10430
Telpon               : (021) 3917349
Fax                  : (021) 3149424
Email                : neurona@centrin.net.id
Website/Homepage     : -
Tahun Didirikan      : 1984


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
     Organisasi ini bersifat sebagai badan kelengkapan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
     dalam menjalankan fungsi ilmiah serta pengabdiannya dan merupakan satu-satunya
     organisasi dokter spesialis saraf di Indonesia.

Visi dan Misi
      Kami dokter spesialis saraf Indonesia dalam rangka mengisi kemerdekaan demi
      tercapainya kesejahteraan rakyat Indonesia, bermaksud akan menyumbangkan
      keahlian kami dalam pembangunan bangsa dan negara, khususnya bidang
      kesehatan saraf.

Bidang Penelitian :
     (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
        Tanggal 15-16 September 1970 disuatu peristirahatan di Gombel, Semarang
berlangsung pertemuan 41 dokter ahli (Neurologi, Psikiatri dan Neurochirurgi) dari
berbagai daerah yang dipimpin oleh Prof. DR. Mahar Mardjono, dengan maksud untuk
memperluas perhimpunan yang sebelumnya hanya meliputi lingkungan FKUI/RSUP
Jakarta saja (sejak tahun 1958). Pertemuan ini membahas tentang Perhimpunan,
hubungannya dengan IDI dan perhimpunan internasional, pendidikan dokter ahli, majalah
perhimpunan, anggaran dasar, pembentukan cabang/komisariat, pemilihan pengurus baru,
perencanaan konferensi tahunan, dan sebagainya. Kemudian dibentuk susunan Pengurus
Pusat Perhimpunan Neurologi Psikiatri dan Neurochirurgi (PNPNCh). Pada kongres ini
diputuskan bahwa PNPNCh dipecah sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing, yaitu :
        a. IDASI     : Ikatan Dokter Ahli Saraf Indonesia
        b. IDAJI     : Ikatan Dokter Ahli Jiwa Indonesia
        c. IKABSI    : Ikatan Ahli Bedah Saraf Indonesia
       Pada KONAS II, IDASI berubah nama menjadi PERDOSSI sesuai saran IDI
bahwa istilah “Ikatan” hanya untuk IDI, sedang organisasi profesi di bawah naungan IDI
lainnya dianjurkan mengubah istilah “Ikatan” dengan istilah Perhimpunan atau lainnya.

Struktur Organisasi

Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia Periode 2000 - 2003

Penasehat :
   - Prof. DR. Mahar Mardjono, Sp.S(K)
   - Prof. DR. S.M. Lumbantobing, Sp.S(K)
   - Prof. DR. Djoenaedi Widjaya, Sp.S(K)
   - Prof. DR. Soemarmo Markam, Sp.S(K)

Ketua Umum                                  : Dr. H. Samino, Sp.S (K)
Ketua Bidang Pengembangan Organisasi        : Dr. H. Nizar Yamanie, Sp.S
Ketua Bid. Pengemb. IPTEK Neurologi         : Prof. DR.Dr.H.Rusdi Lamsudin, Sp.S(K),
                                              M.Med.Sc.
Ketua Bid. Pengembangan dan Pembinaan Profesi : Dr. Moh. Hasan Machfoed, Sp. S(K)
Ketua Bidang Pelatihan dan Kesejahteraan Anggota: Dr. H.Abdulbar Hamid, Sp.S(K)
Sekretaris Jenderal : Dr. H. Salim Harris, Sp.S
Wakil Sekretaris     : Dr. Eva Dewati, Sp.S
Bendahara Umum       : Dr. Hj. Lyna S. Kiemas, Sp.S, M.Epid
Wakil Bendahara      : Dr. Silvia F. Lumempouw, Sp.S


II. KETENAGAAN

   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

   Jenjang Pendidikan       Jumlah

   S1                         171
   S2                         464
   S3                          16
   Jumlah                     651

   b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
      (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

   c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
      (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI

 (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


IV. PUBLIKASI

  Majalah Neurona .


V. KERJASAMA PENELITIAN

  (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia

Pimpinan               :   Drs. Ahaditomo, MS
Alamat Lengkap         :   Jln. Wijayakusuma No. 17 Tomang, Jakarta Barat
Kode Pos               :   14410
Telpon                 :   (021) 5671800
Fax                    :   (021) 5671800
Email                  :    bppisfi@centrin.net.id
Website/Homepage       :    www.isfi.com
Tahun Didirikan        :   18 Juni 1955


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
     (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Visi
       Turut mewujudkan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk untuk mencapai derajat
       kesehatan masyarakat yang optimal.

Misi
       Meningkatkan dan mengembangkan ilmu dan kefarmasian.

Bidang Penelitian :
     (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Profil/Sejarah Singkat Lembaga :
       (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

Struktur Organisasi:
Susunan pengurus Badan Pimpinan Pusat (BPP) Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia masa
bakti tahun 2000-2004

Ketua Umum              : Drs. Ahaditomo, MS
Wakil Ketua             : Dra Azizah Nuraini, SFRS
                          Drs. Chazali Husni Situmorang, M.Kes.
                          Prof. DR. Ibnu Galib Gandjar, DEA
                          Drs. Djatmiko
                          Drs. Suko Hardjono, MS
                          Ilham Mahmud, Dipl.Sc.
Bendahara              : Drs. Arel ST S Iskandar, MM
Wakil Bendahara        : Dra. Noorlailawaty Wisnu Broto, MM
 Susunan pengurus ditambah dengan bidang-bidang sebagai berikut :
 1. Bidang Pendidikan.
 2. Bidang Pemberdayaan Profesi dan Jabatan Fungsional.
 3. Bidang Profesi Farmasis Komunitas.
 4. Bidang Profesi Farmasis Rumah Sakit.
 5. Bidang Profesi Farmasis Industri.
 6. Bidang Umum dan Pengabdian Masyarakat.
 7. Bidang Hubungan antar Lembaga dan Luar Negeri.
 8. Bidang Pengembangan dan Rekayasa Produk Farmasi.
 9. Bidang Pengkajian Mutu Proyek dan Informasi Kefarmasian.
10. Bidang Pengembangan Usaha Profesi.
11. Kelompok Kerja Program KB.
12. Kesekretariatan di Bawah Sekretaris Umum dan Wakilnya.


II. KETENAGAAN

     (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

    (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
   - Jurnal Farmasi Indonesia


V. KERJASAMA PENELITIAN

   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3)

Pimpinan             :   Renie Singgih
Alamat Lengkap       :   Jln. Cempaka Putih Timur No. 12 Jakarta Pusat
Kode Pos             :   10510
Telpon               :   (021) 4246462
Fax                  :   (021) 4205236
Email                :   lembagam3@yahoo.com
Website/Homepage     :   -
Tahun Didirikan      :   1990


I. ORGANISASI

Tugas Pokok dan Fungsi
     Menanggulangi masalah merokok melalui pendidikan, penyuluhan, penyediaan
     pusat data rokok dan advokasi.

Visi
       Hidup Sehat Tanpa Rokok

Misi
       Membina budaya dan tata krama baru dalam kebiasaan merokok melalui
       pengurangan resiko penyakit akibat rokok dan pengurangan gangguan lingkungan
       karena asap rokok dalam mendukung hak azasi bukan perokok untuk mencapai
       hidup sehat.

Bidang Penelitian
     Masalah Merokok.

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
       Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3) adalah sebuah organisasi,
didirikan pada tanggal 26 Januari 1990. LM3 didirikan oleh sekumpulan orang baik
sebagai individu maupun organisasi. Sebagai individu antara lain : Satoto Hoepodio;
Albert Hasibuan SH ; H.G. Rorimpandey; R. Sudirgo; Dr. Nurhay Abdurrahman; dr.
Hadiarto Mangunnegoro; Ir. Ira Pulungan dan Drs. Alfred Albert Ameln. Sedangkan dari
organisasi antara lain Kowani (Mien Sugandi); IDI (Karto Muhammad); PGRI (H.
Basyni Suryamihardja); Pramuka (Letjen Mashudi); MUI (H. Muhammad Subki).
       Kegiatan LM3 meliputi :
        a. Pendidikan dan penyuluhan kesehatan
        b. Penelitian dan kajian kesehatan
        c. Publikasi
        d. Penggalakkan kawasan bebas rokok
Struktur Organisasi
LM3 diketuai oleh seorang Ketua Umum dan tiga ketua yang membentuk Badan
Pimpinan. Organisasi LM3 terdiri dari 4 Bidang, yaitu :
   a. Penyuluh Masyarakat dan Humas.
   b. Organisasi, Hukum dan Advokasi.
   c. Medis, Penelitian dan Kajian, Publikasi.
   d. Pengembangan Dana.


II. KETENAGAAN

   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

      Jenjang Pendidikan            Jumlah

      Di bawah D3                      2
      D3                               1
      S1                               3
      S2                               2
      Jumlah                           8

   b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

      Kelompok Keahlian             Jumlah

      Administrator Kesehatan          1
      Dokter                           4
      Penyuluh Kesehatan               3
      Lain-lain : Jurnalis             1
      Jumlah                           9

   c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian

      Bidang Keahlian              Jumlah

      Analisa Data                     1
      Epidemiologi                     1
      Klinik                           1
      Jumlah                           3
III. FASILITAS YANG DIMILIKI

   a. Perpustakaan

     Jenis Layanan Yang Diberikan :

      1.   Baca di tempat
      2.   Penelusuran data penelitian

   b. Unit Komputasi


IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   1. Analisa Meta Pola Merokok di Empat Belas Propinsi di Indonesia
   2. Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Merokok serta Faktor yang Berhubungan
   3. Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Anak Laki-laki Usia 10-15 Tahun terhadap
      Bahaya Merokok serta Faktor yang Mempengaruhi
   4. Perilaku Merokok Sopir/Kenek di Lima Kota di Indonesia (Jakarta, Sorong,
      Denpasar, Surabaya dan Pekanbaru)
   5. Global Youth Tobacco Survey Jakarta 2000

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
   1. Buletin Rokok dan Masalahnya.
   2. Buletin Rokok dan Kesehatan.


V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri :                        Luar Negeri :
   a. FK-UI                              a. WHO
   b. UNJ
   c. FK-MUI
Yayasan Pelita Ilmu

Pimpinan               : Dr. Toha Muhaimin, M.Sc.
Alamat Lengkap          : Jln. Tebet Timur Dalam VIII Q16 Jakarta Selatan
Kode Pos               : 12820
Telpon                 : (021) 8311577; 8354691
Fax                    : (021) 8311577
Email                   : tebet@centrin.net.id, ypilmu@rad.net.id
Website/Homepage       : www.pelita-ilmu.or.id
Tahun Didirikan          : 4 Desember 1989


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
      Meningkatkan derajat kesehatan dan pendidikan masyarakat.

Visi
       Pada tahun 2005, YPI merupakan salah satu LSM peduli AIDS yang terkemuka di
       Asia Pasifik, menyelenggarakan pendidikan penyuluhan, konseling, dukungan
       ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) yang berkualitas tinggi serta berorientasi
       kepada kepentingan dan kesehatan masyarakat.

Misi
       a. Menyelenggarakan dan mengembangkan penyuluhan dan pelatihan
          HIV/AIDS yang bermutu untuk berbagai lapisan masyarakat.
       b. Menyelenggarakan dan mengembangkan tes dan konseling HIV.
       c. Menyelenggarakan dan mengembangkan program dukungan masyarakat
          untuk ODHA .
       d. Menyelenggarakan dan mengembangkan program penyuluhan dan dukungan
          mengenai napza.
       e. Menyelenggarakan dan mengembangkan organisasi dan manajemen.
       f. Menyelenggarakan dan mengembangkan program pengembangan SDM.

Bidang Penelitian
      a. HIV/AIDS.
      b. Kesehatan Reproduksi.
      c. Pemberdayaan Perempuan.
      d. Penyakit Menular Seksual (PMS) .
      e. Sosial.


Profil/Sejarah Singkat Lembaga
        Yayasan Pelita Ilmu (YPI) adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat nirlaba
yang didirikan pada tanggal 4 Desember 1989 di Jakarta atas prakarsa dua orang dokter
dan seorang Sarjana Kesehatan Masyarakat, berdasarkan pada kepedulian mereka
terhadap permasalahan kesehatan di Indonesia.
        Tujuan utama YPI adalah berpatisipasi aktif dalam mengembangkan dan
meningkatkan pengetahuan dan taraf hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Saat ini YPI menekankan kegiatannya dalam usaha pendidikan/pencegahan dam
pelayanan (care) terhadap HIV/AIDS.
        YPI memiliki beberapa program yaitu program pencegahan, program dukungan
masyarakat untuk ODHA, pusat penelitian keterampilan hidup dan klinik konsultasi dan
tes HIV serta program pendidikan bagi anak-anak putus sekolah.
        Dengan makin maraknya pengguna narkoba melalui pengguna jarum suntik yang
tidak steril, rentan menularkan HIV/AIDS. Oleh karena itu YPI memberikan perhatian
khusus pada para pengguna narkoba.
        Sampai saat ini, YPI telah bekerjasama dengan berbagai lembaga pemerintah,
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan lembaga donor. Kerjasama dilakukan dalam
bentuk yang berbeda-beda namun selalu bertujuan untuk menanggulangi HIV/AIDS dan
masalah-masalah yang terkait dengan HIV/AIDS di Indonesia. Salah satu contoh
kerjasama yang pernah dilakukan adalah program Rumah Gaul. Rumah Gaul adalah
tempat berkumpul bagi remaja (anak gaul) Blok M. Disini para remaja mendapatkan
bantuan, dapat berkonsultasi atau sekedar menjalin persahabatan. Semua ini bertujuan
untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi upaya pencegahan HIV/AIDS,
Narkoba, kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) dan kesehatan reproduksi. Program ini
dapat terselenggara berkat kerjasama yang baik antara YPI dengan LEVI’S dan PCI.


Struktur Organisasi
     Ketua                         : Dr. Samsuridjal Djauzi, Sp.PD (KHAI)
     Wakil Ketua                   : Dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD (KHOM)
                                     Dra. Soemartini
     Bendahara                     : Dr. Kasim Rasjidi, Sp.PD
                                     Suwahyu Adjie
     Seksi-seksi :
     Pencegahan                    : Sri Wahyuningsih, SKM
     Dukungan untuk ODHA           : Dra. Retno Windrati, MSc
     Konseling dan Tes HIV         : Dra. Siti Chasanah Machdi, Msi
     Pelatihan                     : Dr. Prajna Paramitha, Sp.P
     Kemitraan                     : Dr. Toha Muhaimin, MSc

     Manager Program               : Husein Habsy, SKM
                                     Usep Solehudin, SKM
                                     Kustin Kharbiati, SIP
                                     Ir. Ahmad Helmi Wardiyono
                                     M. Firdaus, SS dan Widiyatna, S.Pd
II. KETENAGAAN

   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

        Jenjang Pendidikan                  Jumlah

        Di Bawah D3                             30
        D3                                       7
        S1                                      18
        S2                                       4
        Jumlah                                  59

  b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional

        Kelompok Keahlian                   Jumlah

        Administrator Kesehatan                  2
        Dokter                                   5
        Peneliti                                 5
        Penyuluh Kesehatan                      20
        Penyuluh Kesehatan Masyarakat           10
        Pustakawan                               1
        Tenaga Perawatan                         1
        Jumlah                                  44

   c.    Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
        (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).


III. FASILITAS YANG DIMILIKI

   a. Perpustakaan

        Jenis Layanan yang Diberikan :

        1. Baca di tempat.
        2. Penelusuran koleksi dan referensi.

   b. Unit Komputasi

IV. PUBLIKASI

a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
   masyarakat dalam lima tahun terakhir :
   1. Efektifitas Berita dan Informasi tentang HIV/AIDS di Majalah Warta Propas
      terhadap Relawan Majalah Warta Propas
  2. Peran Staf Rumah Gaul dalam Menanggulangi Penyalahgunaan, Napza di
     Kalangan Remaja di Rumah Gaul YPI
  3. Dinamika Prostitusi pada Gigolo Remaja dan Dampaknya terhadap Kesehatan
     Reproduksi
  4. Peranan Petugas Outreach Rumah Gaul YPI dalam Upaya Penanggulangan
     Penyalahgunaan Napza pada Usia 13--21 Tahun di Wilayah Blok M.

b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
   1. SUPPORT.
   2. Warta Propas.
   3. Buletin Melati.
   4. Terampil.


V. KERJASAMA PENELITIAN

   Dalam Negeri :                           Luar Negeri :

   a.   Pokdisus AIDS FKUI-RSCM             a. Ford Foundation
   b.   Pemda DKI Jakarta                   b. World Population Foundation
   c.   Dinas Sosial DKI Jakarta            c. Terre Des Hommes
   d.   BKKBN                               d. Save the Children
   e.   Departemen Kesehatan                e. Family Health International –Asia
   f.   Depdiknas                           f. Becton Dickinson
Unit Transfusi Darah Pusat Palang Merah Indonesia

Pimpinan               :   DR. Auda S. Aziz
Alamat Lengkap         :   Jln. Joe (Jowe) No. 7 Lenteng Agung, Jakarta
Kode Pos               :   12610
Telpon                 :   (021) 7815464
Fax                    :   (021) 7815470
Email                  :   pmi@cbn.net.id
Website/Homepage       :   www.palang merah.org
Tahun Didirikan        :   1969


I. ORGANISASI

Tugas Pokok
      Menjalankan fungsi pelaksanaan teknis upaya kesehatan tranfusi darah di tingkat
      pusat.

Fungsi
         Mengawasi, membina, UTDD/UTDC PMI seluruh Indonesia.
         a. Melaksanakan produksi bahan-bahan/alat-alat penyediaan darah dan produk
            darah
         b. Melaksanakan pengerahan, pelestarian donor darah sukarela secara nasional
         c. Melaksanakan penyediaan logistik bahan-bahan penyediaan darah
         d. Membantu pengurus pusat PMI dalam menyiapkan pedoman/ketentuan
         e. Hubungan fungsional dengan instansi dan lembaga lain sesuai tugasnya

Visi
         Palang Merah Indonesia (PMI) diakui secara luas sebagai organisasi kemanusiaan
         yang mampu menyediakan pelayanan kepalangmerahan yang efektif, tepat waktu
         terutama kepada mereka yang paling membutuhkan, dalam semangat kenetralan
         dan kemandirian.

Misi
         a. Menyebarluaskan dan mengembangkan aplikasi prinsip dasar gerakan Palang
            Merah dan Bulan Sabit Merah serta hukum perikemanusiaan
         b. Melaksanakan pelayanan kepalangmerahan yang bermutu dan tepat waktu
            mencakup bantuan kemanusian dalam keadaan darurat, pelayanan sosial dan
            kesehatan masyarakat, upaya kesehatan transfusi darah, pembinaan generasi
            muda dalam kepalangmerahan, kesehatan dan kesejahteraan.
         c. Melakukan konsolidasi organisasi, pembinaan potensi dan peningkatan potensi
            SDM dan SPA untuk menuju PMI yang efektif dan efisien.
Bidang Penelitian
      Percobaan monoklonal untuk membuat anti A, anti B monoklonal.

Profil/Sejarah Singkat Lembaga
        Usaha Unit Transfusi Darah sudah dimulai oleh PMI pada tahun 1950 sebagai
kelanjutan usaha Transfusi Darah yang diselenggarakan oleh Palang Merah Belanda,
namun antara tahun 1950 s.d 1968 sangat sedikit kemajuan yang dicapai. Di beberapa
kota ada Dinas Transfusi Darah (DTD) yaitu di Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang,
Surabaya, Ujung Pandang, Medan dan beberapa kota lainnya yang berupa unit-unit
pendaftaran donor. Akan tetapi pada tahun itu koordinasi tidak ada, masing-masing DTD
berusaha sendiri-sendiri dan dari pusat hampir tidak ada bimbingan apapun, mungkin
karena DTD Pusat di Jakarta waktu itu terlibat dengan pekerjaan rutin yaitu mencari
darah untuk orang-orang sakit di Jakarta sendiri, jadi waktunya habis untuk usaha
pengadaan darah buat rumah sakit saja, walaupun pusat harus mengkoordinir jalannya
DTD-DTD yang lain daerah. Dengan kata lain, sampai tahun 1968, sebetulnya apa yang
disebut Blood Program dari Palang Merah itu belum ada. Hanya kegiatan cabang-cabang
secara terpisah dan memulai Transfusi Darah (TD) dengan cara yang sangat sederhana.
Secara konkrit program tingkat nasional baru kita mulai pada 1 Pebruari 1969, yaitu pada
waktu didirikannya Lembaga Pusat Transfusi Darah (LPTD) dan waktu itulah dimulai
program darah secara nasional di lingkungan Palang Merah Indonesia.

Struktur Organisasi : ( Terlampir )


II. KETENAGAAN

   a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan

     Jenjang Pendidikan Jumlah

     Di Bawah D3               74
     S1                         7
     S2                         2
     Jumlah                    83

   b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
      (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

   c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
      (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI

   a. Laboratorium

      Nama Laboratorium         Kemampuan (fungsi)           Nama Peralatan Utama

      PMLTP                     Pem. Rujukan anti HIV        Mikropipet, inkubator,
                                                             washer, reader
                                Uji banding P/HIV Hb5Ag,
                                anti HcV, sifilis
                                Kalibrasi mikropipet         Anatical bulance
                                UTDP/UTDC

      Isoserologi               Pem. AIHA/Inkompatibel       Sentrifuge,
                                Pem. HDN Post/Pri Natal      Inkubator/waterbath,
                                Pem. Paternitas              mikroskop, tabung, pipet
                                Pem. Gol. Darah ABO &        pasteur
                                Rhesus

      Uji Mutu                  Pem. Uji mutu produk         Mikroskop, inkubator,
                                UTDP/PMI                     sentrifuga
                                Pem. Uji banding reagensia
                                antisera, combs serum
                                Uji banding kantong darah
                                Ukur pH larutan


   b. Perpustakaan

       Jenis Layanan yang Diberikan :

       1.    Memberikan informasi sesuai kebutuhan humas baik nasional maupun
             International.
        2    Kalangan terbatas, siswa D1 PTTD.

   c. Unit Komputasi


IV. PUBLIKASI

   - Buletin Transfusi Darah.

V. KERJASAMA PENELITIAN
   (Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).

				
DOCUMENT INFO
Description: Contoh Cv Manager Operational document sample