Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Katolik Atmajaya Pimpinan Prof Dr dr Charles Surjadi MPH Alamat Lengkap Kompleks RS Atmajaya Gd F Lantai 1 Jl Pl
Description
Contoh Cv Manager Operational document sample
Document Sample


Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Katolik Atmajaya
Pimpinan : Prof. Dr. dr. Charles Surjadi, MPH.
Alamat Lengkap : Kompleks RS. Atmajaya Gd. F Lantai 1
Jl. Pluit Raya No. 2 Jakarta Utara
Kode Pos : 14440
Telepon : (021) 6606127 Pes. 234
Fax : (021) 6682512
Email : puslitkes@cbn.net.id ; ppk@atmajaya.ac.id
Website/Homepage : www.atmajaya.ac.id
Tahun Didirikan : 1993
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
a. Melakukan penelitian
b. Memberikan pelatihan di bidang penelitian
c. Workshop/seminar baik dilaksanakan oleh Puslitkes atau bekerjasama dengan
institusi lain
d. Publikasi
e. Pengembangan staf
Visi
Ikut kontribusi dalam upaya mengembangkan kota yang sehat sebagai bagian dari
pembangunan kota yang berkelanjutan dan menciptakan masyarakat Indonesia
yang makmur dan sejahtera fisik dan mental.
Misi
a. Melalui penelitian di bidang kesehatan fisik, lingkungan dan sosial/mental
membantu pemerintah dan masyarakat agar dapat menciptakan kota yang sehat
b. Melalui kerjasama kemitraan antara pemerintah, masyarakat dan pihak swasta
dalam menciptakan kondisi yang memungkinkan penduduk kota untuk
mencapai keadaan fisik, lingkungan dan sosial yang optimum.
Bidang Penelitian
a. Penyakit menular dan tidak menular
b. Kesehatan lingkungan
c. Epidemiologi kesehatan
d. Kesehatan reproduksi
e. Kesehatan perkotaan
f. Obat
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Kelompok Studi Kesehatan Perkotaan (KSKP) didirikan pada bulan September
1987 oleh Ford Foundation. Tujuan kelompok ini adalah untuk meningkatkan
kemampuan staf Universitas Atmajaya dalam bidang kesehatan perkotaan melalui
kegiatan penelitian dan meningkatkan kegiatan kesehatan perkotaan di Indonesia,
khususnya di Jakarta. Kelompok Studi Kesehatan Perkotaan adalah salah satu anggota
Jaringan Epidemiologi Nasional (JEN). Jaringan ini memiliki lima belas anggota dari
seluruh Indonesia (universitas dan Lembaga Swadaya Masyarakat).
Sejak tahun 1993 Kelompok Studi Kesehatan Perkotaan ditingkatkan statusnya
menjadi Pusat Studi Kesehatan yang bertanggungjawab kepada Rektor Universitas
Katolik Atmajaya melalui Lembaga Penelitian Unika Atmajaya.
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 2
D3 3
S1 5
S2 2
S3 1
Jumlah 13
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Arsiparis 3
Dokter 3
Dokter Gigi 1
Peneliti 3
Statistisi 1
Jumlah 11
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Penyakit menular dan tidak menular 2
Kesehatan lingkungan 2
Epidemiologi kesehatan 3
Kesehatan reproduksi 2
Kesehatan perkotaan 2
Obat 2
Jumlah 13
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Perpustakaan
Jenis Layanan yang diberikan :
1. Peminjaman bahan pustaka, untuk kalangan internal dan eksternal.
2. Fotokopi.
b. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Non Profit Health Provider and Non Government Organizations Providing Health
Services in Jakarta
2. Masalah Sampah di Jakarta dan Pengelolaannya
3. Crime and Violence
4. Crowding and Health in Low-Income Settlements
5. The Citizens at Risk
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
- Majalah Kesehatan Perkotaan
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri Luar Negeri
a. Jaringan Epidemiologi Nasional (JEN) a. World Health Organization (WHO)
b. Ditjen Pengawasan Obat dan Makanan b. United Nations Centre for Human
c. CARE Indonesia Settlements (UNCHS)
d. Lembaga Studi Pembangunan c. Stockholm Environment Institute (SEI-
e. Yayasan Mitayani Stockholm)
f. Persatuan Karya Dharma Kesatuan Indo- d. Consulting Engineers and Planners AS
nesia (PERDHAKI) (COWI Consult)
g. Pusat Penelitian Keluarga Sejahtera UI. e. The Ford Foundation
h. PT. Kalbe Farma f. Agency for Educational Development
(AED)
g. Institute of South Asean Studies (ISEAS)
h. World Bank
i. UNICEF
Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Universitas
Brawijaya
Pimpinan : Prof. Dr. Ir. Wani Hadi Utomo
Alamat Lengkap : Gedung Lembaga Penelitian Universitas Brawijaya
Jl. Veteran Malang
Kode Pos : 65145
Telepon : (0341) 575830
Fax : (0341) 565420
Email : psl-ub@indo.net.id
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 20 Oktober 1979
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Mengembangkan upaya dalam menyukseskan pembangunan lingkungan hidup
melalui pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Visi
Sebagai pusat penelitian dan pusat pelayanan jasa lingkungan hidup selaras dengan
Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Misi
Sebagai pusat penelitian dan pelayanan jasa lingkungan hidup terutama yang
berkaitan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, daerah pesisir dan
kelautan, kesehatan lingkungan, lingkungan pemukiman, pencemaran lingkungan,
produksi bersih melalui bentuk pendidikan dan pelatihan, penelitian, dan
pengembangan masyarakat yang ditangani secara profesional dengan
memperhatikan harapan semua pihak yang berkepentingan.
Bidang Penelitian
a. Daerah Aliran Sungai (DAS)
b. Daerah pesisir dan kelautan
c. Kesehatan lingkungan
d. Lingkungan pemukiman
e. Produksi bersih
f. Pencemaran lingkungan
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Universitas Brawijaya (PPLH UNIBRAW)
pada mulanya bernama Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Brawijaya (PSLH
UNIBRAW) didirikan pada tanggal 20 Oktober 1979 berdasarkan Keputusan Rektor
Universitas Brawijaya Nomor : 069A/SKEP/1979. Adanya proses strukturisasi maka
melalui Keputusan Rektor Universitas Brawijaya No. 030/SK/1996 tanggal 10 April
1996 secara resmi lembaga ini diberi nama : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup
Universitas Brawijaya (PPLH UNIBRAW).
Struktur Organisasi : ( Terlampir)
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 1
D3 2
S1 200
S2 150
S3 73
Profesor (guru besar) 40
Jumlah 466
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
(Khususnya Kelompok Peneliti Kesehatan Lingkungan).
Kelompok Keahlian Jumlah
Administrator Kesehatan 1
Analis Kepegawaian 1
Dokter 2
Entomolog Kesehatan 1
Epidemiolog Kesehatan 2
Nutrisionis 1
Peneliti 5
Penyuluh Kesehatan Masyarakat 1
Pranata Komputer 1
Pustakawan 1
Teknisi Penelitian dan Perekayasaan (Litkayasa) 1
Jumlah 17
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Kesehatan Masyarakat 1
Faal dan Kesehatan Lingkungan 1
Lingkungan Pemukiman 1
Kesehatan Industri 1
Toksikologi 1
Jumlah 5
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Ikut di laboratorium Fakultas MIPA/Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi)
Laboratorium Pengujian Analisis dan pemeriksaan kualitas air,
Kualitas Air, Udara dan udara, dan limbah (padat, cair, dan udara)
Limbah
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
- Jasa layanan baca , untuk staf peneliti dan mahasiswa (D3, S1, S2, S3)
Universitas Brawijaya , maupun pihak-pihak luar yang membutuhkan.
c. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Penyuluhan dengan Demonstrasi Plot Tersaring dalam Rangka Usaha Pelestarian
Tanah dan Air di Daerah Aliran Sungai Brantas Hulu.
2. Pengaruh Ratio Konsentrat dan Hijauan Pakan Ternak yang Berbeda terhadap
Penampilan Produksi Rusa Bawean
3. Potensi Hortikultura dalam Menunjang Kepariwisataan di Kabupaten Tulungagung
Jawa Timur
4. Sumberdaya Alam yang Potensial untuk Pariwisata di Kabupaten Tulungagung Jawa
Timur
5. Potensi Hortikultura dalam Menunjang Kepariwisataan di Kabupaten Blitar Jawa
Timur
6. Sumberdaya Alam yang Potensial untuk Pariwisata di Kabupaten Tulung Agung
Jawa Timur
7. Upaya Pemanfaatan Limbah Cair Fermentasi Kakao (Cacao Sweating) sebagai
Bahan Baku Pembuatan Produk Nata di Kabupaten Blitar
8. Pemanfaatan Limbah Cair dari Proses Fermentasi Cacao sebagai Bahan Pembuat
Jelly dalam Upaya Mengurangi Bahan Bahaya Pencemaran Lingkungan
9. Penghijauan dengan Pola Tanam dan Jenis Tanaman Pokok untuk Pengendalian
Erosi di Daerah Aliran Sungai Brantas
10. Pemasyarakatan Penggunaan Kertas dan Alat Sekolah Setengah Pakai Secara
Berulang
11. Pengaruh Kadar Garam dalam Pembuatan Kecap dari Limbah Cair
12. Komunitas Moluska di Perairan Pesisir Desa Tambak Rejo Kecamatan Tonggas
Kabupaten Probolinggo
13. Karakteristik Limbah Cair dari Industri yang Berpotensi terhadap Pencemaran di
Jawa Timur.
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri
a. Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup
b. BAPEDAL Pusat
c. BAPEDALDA Tingkat I
d. Pemerintah Daerah Tk I dan II
e. Departemen Dalam Negeri, Departemen Pertanian, Departemen Perindustrian,
Departemen Kehutanan dan Perkebunan, Departemen Pertambangan dan Energi,
Departemen Perhubungan
f. Lembaga Swadaya, Pencinta Alam dan Kelompok-kelompok Masyarakat
g. PSL dan Pusat-pusat Penelitian Lingkungan Hidup dari Berbagai Perguruan
Tinggi
Lembaga Penelitian Universitas Hasanuddin
Pimpinan : Prof. Dr. Ir. Badron Zakaria, M.S.
Alamat Lengkap : Jl. Perintis Kemerdekaan KM. 10 Kampus Universitas Hasanudin
Tamalanrea, Makassar
Kode Pos : 90245
Telepon : (0411) 584024.
Fax : (0411) 584024
Email : lpunhas@indosat.net.id
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 5 Maret 1983
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Melaksanakan pembinaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan
seni serta melaksanakan penelitian dengan berpedoman pada ketentuan yang
ditetapkan bagi Universitas Hasanudin.
Fungsi
a. Melaksanakan penelitian ilmiah murni, teknologi dan seni.
b. Melaksanakan penelitian ilmu pengetahuan dan seni terpakai untuk menunjang
pengembangan.
c. Melaksanakan penelitian untuk pendidikan dan pengembangan institusi
universitas.
d. Melaksanakan penelitian ilmu pengetahuan teknologi dan seni serta penelitian
untuk mengembangkan konsepsi pembangunan nasional, wilayah dan atau
daerah melalui kerja sama antar PT, dan badan lainnya di dalam dan luar negeri.
e. Melaksanakan urusan tata usaha lembaga.
Visi
Komitmen lembaga penelitian mengacu pada visi Universitas Hasanudin yang
ingin menjadikan Universitas Hasanudin sebagai pusat rujukan ilmu pengetahuan,
teknologi dan seni.
Misi
a. Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diperlukan untuk
menunjang dan mendorong kesejahteraan masyarakat Indonesia.
b. Mengadakan pengkajian secara proaktif dalam berbagai bidang ilmu guna
mengantisipasi perkembangan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.
Bidang Penelitian
a. Mikronutrien.
b. Sumberdaya hayati laut.
c. Gizi dan kesehatan.
d. Makanan tradisional.
e. Iptek kesehatan.
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Lembaga Penelitian Universitas Hasanudin didirikan berdasarkan SK Mendikbud
Nomor : 0514/O/1983 tanggal 5 Maret 1983. Lembaga Penelitian Universitas Hasanudin
didirikan sebagai salah satu unit kerja Universitas Hasanudin yang mengkoordinasi,
memantau, dan menilai pelaksanaan kegiatan penelitian yang diselenggarakan oleh pusat
penelitian serta ikut mengusahakan serta mengendalikan administrasi sumber daya yang
diperlukan.
Struktur Organisasi : (Terlampir)
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 11
D3 3
S1 14
S2 35
S3 21
Jumlah 84
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Epidemiolog Kesehatan 3
Nutrisionis 3
Peneliti 56
Pranata Komputer 5
Pranata Laboratorium Kesehatan 1
Pustakawan 3
Jumlah 71
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Mikronutrien 1
Gizi dan kesehatan masyarakat 1
Imunologi 1
Analisa dan kimia pangan 1
Analisa dan toksikologi pangan 1
Gizi klinik 1
Teknologi farmasi dan pangan 1
Toksikologi lingkungan 1
Epidemiologi gizi 1
Gizi, kesehatan ibu dan anak 1
Gizi kesehatan masyarakat dan keamanan pangan 1
Gizi dan kependudukan 1
Antropologi kesehatan 2
Pengukuran status gizi dan manajemen data 1
Jumlah 15
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Bioteknologi Parasitologi Mikroskop
Mikrobiologi Spektrofotometer
Biomolekuler PCR System
Hematologi Centrifuge
Andrologi Autoclove
ELISA Reader
Protein Elektrophoresis
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Pelayanan tertutup
Pengunjung/pemakai koleksi tidak bebas langsung memilih bahan pustaka pada
rak penyimpanan, tetapi bahan pustaka yang dibutuhkan pengunjung diambilkan
oleh petugas pustakawan.
2. Pelayanan terbuka
Pengunjung/pemakai dapat memilih langsung bahan pustaka yang dibutuhkan
untuk baca di tempat atau dipinjam selama beberapa hari.
3. Layanan informasi mengenai koleksi bahan pustaka lewat jaringan internet
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. The Problem of Protein Energy Malnutrition in Indonesia before Monetary Crisis.
2. Coastal in Eastern Part of Indonesia
3. Vitamin A Intake of Mothers and Their Children in Maluku Province Indonesia
4. Meal Frequency Among Children in Urban and Rural Areas of Indonesia
5. “Ketetapan” Penentuan Keluarga Miskin dalam Pelaksanaan Program JPS Bidang
Kesehatan di Propinsi Sulawesi Selatan
6. Pengalaman Dokter Puskesmas dalam Pelaksanaan JPS-BK : Kasus Puskesmas
Bajeng dan Puskesmas Daya di Sulawesi Selatan
7. Status Gizi Anak Balita pada Keluarga Miskin di Propinsi Sulawesi Selatan
8. Seasional Variation in Diarrheal Disease Among the Fisherman Family’s Children
in Keruak Sub-District Lombok Timur (Penyakit Diare dan Variasi Musim pada
Anak Keluarga Nelayan di Kecamatan Keruak, Lombok Timur).
9. Pedoman Penyusunan Rancangan dan Usulan Studi Evaluasi PMT-AS
10. Masalah Gizi dan Pangan dan Alternatif Pemecahannya dari Perspektif
Kemandirian Lokal
11. Pembangunan Gizi dan Pangan dari Perspektif Kemandirian Lokal
12. Food Intake in Pregnant Women in Mamuju District
13. Study on Nutritive Value, Shelf-Life and Acceptability of Lawa, Traditional Fish
Product from South Sulawesi
14. Processing of Traditional Fish Products from South Sulawesi
15. Analisis Konsumsi Zat Goitrogen dan Yodium terhadap Gangguan Akibat
Kekurangan Yodium (GAKY) di Propinsi Maluku
16. Changes of Nutritional Status at Fish Product from South Sulawesi
17. Fortifikasi of Iron on “Ragi Tempeh” and Analysis of Iron Bioavailability on
Tempeh Product
18. Hubungan antara Status Sosial Ekonomi dengan Keadaan Gizi Masyarakat
19. Dampak Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) terhadap Status Gizi Anak Balita
di Indonesia
20. Malnutrisi pada Anak 6-23 Bulan di Propinsi Sulawesi Selatan, Bali, dan Jawa
Barat pada Saat Krisis Moneter
21. Dampak Program JPS pada Status Gizi Anak Baduta di Sulawesi Selatan dan Jawa
Barat
22. Faktor yang Berhubungan dengan Malnutrisi Kronik pada Anak Baduta di
Sulawesi Selatan
23. Opportunities to Improve the Effectiveness of Posyandu in Indonesia to the
Vitamin A Supplementation and Provide Basil Health Services.
24. Keragaan Gizi dan Kesehatan Balita dan Ibu Hamil Keluarga Miskin Tahun 1999
25. Konsumsi Ikan dan Penyakit Jantung Koroner
26. Dukungan Sosial bagi Keberhasilan Pelaksanaan PMT-Program (Studi Kasus di
Puskesmas Pallangga sebagai Pelaksana Terbaik Program JPS-BK di Sulawesi
Selatan)
27. Studi Kasus “Cerita Sukses” Pelaksanaan Jaring Pengaman Sosial Bidang
Kesehatan (JPS-BK) di Propinsi Sulawesi Selatan
28. Dampak Program PMT pada Ibu Hamil JPS-BK terhadap Berat Badan Lahir di
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara
29. Fortifikasi Zat Besi pada Ragi Tempe dan Analisis Ketersediaan (Availability) Zat
Besi pada Tempe yang Dihasilkan
30. Kajian Teknologi dan Ekonomi Makanan Tradisional Hasil Perikanan Asal
Sulawesi Selatan
31. Penggunaan Kemasan dan Perbaikan Cara Penyimpanan Lawa, Makanan
Tradisional Asal Sulawesi Selatan selama Penyimpanan Dingin
32. Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Status Gizi dan Kesehatan di
Kabupaten Sinjai Tahun 1998-2000.
33. Breasfeeding and Macronutrient Intake of Children in Barru Subdistrict.
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
1. Buletin Penelitian
2. Jurnal Medika Nusantara
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri Luar Negeri
a. Badan Penelitian dan Pengembangan a. UNICEF
Kesehatan b. JICA
b. BAPPENAS c. ASA Grain
c. CHN3 Diknas d. Part Hellen Keller International/
d. BAPEDDA Propinsi Nutrition Surveillance System in South
Sulawesi
e. Konsultan HMHB Project Indonesia, Aus
AID, Kendari
Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada
Pimpinan : Ir. Bakti Setiawan, MA.,Ph.D
Alamat Lengkap : Jl. Lingkungan Budaya, Sekip Utara, Yogyakarta
Kode Pos : 55281
Telpon : (0274) 565722; 902410
Fax : (0274) 565722
Email : pplh@ugm.ac.id
Website/Homepage : www.ugm.ac.id
Tahun Didirikan : 1 April 1979
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Penelitian bidang lingkungan hidup.
Visi
PPLH-UGM merupakan institusi penelitian yang mampu melaksanakan penelitian
yang berkaitan dengan lingkungan hidup yang berguna untuk mendukung
pembangunan yang berkelanjutan dengan berwawasan kerakyatan dan
kemandirian.
Misi
Menyelenggarakan penelitian yang terkait dengan lingkungan hidup untuk
mendukung pembangunan nasional, pengabdian pada masyarakat yang selaras
dengan falsafah Universitas Gadjah Mada, membina kehidupan akademik yang
sehat serta mengembangkan dan melestarikan hasil temuan ilmu pengetahuan,
teknologi dan humaniora, dengan memaksimalkan pendayagunaan yang tersedia.
Bidang Penelitian
PPLH-UGM melaksanakan misi tersebut melalui bidang lingkungan, khususnya
pada kegiatan-kegiatan yang dititikberatkan pada :
1. Pengelolaan dan konservasi sumber daya alam
- Pengembangan institusi dan infra struktur
- Pengelolaan sumber daya air
- Pengendalian pencemaran dan pengelolaan limbah
2. Pengembangan masyarakat
3. Pengembangan lingkungan regional dan urban
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM dahulu bernama Pusat Penelitian
Lingkungan Hidup UGM (PPLH UGM) yang didirikan pada 1 April tahun 1979. Pusat
Studi Lingkungan Hidup UGM adalah salah satu pusat studi di bawah Lembaga
Penelitian UGM. dengan demikian kebijakan dan kegiatannya sesuai dengan kebijakan
Lembaga Penelitian UGM. Di samping itu, sesuai dengan fokus kegiatannya yaitu ilmu
lingkungan, maka kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Pusat Studi Lingkungan
Hidup UGM sangat dipengaruhi dan menyesuaikan dengan kebijakan-kebijakan Menteri
Negara Lingkungan Hidup dan BAPEDAL.
Struktur Organisasi
Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM dipimpin oleh seorang kepala yang dibantu
oleh seorang sekretaris dan lima kordinator bidang, yaitu untuk bidang-bidang : 1)
Penelitian Dasar, 2) Penelitian Terapan, 3) Pendidikan dan Pelatihan, 4) Kerjasama, dan
5) Dokumentasi dan Publikasi. Secara organisatoris, Pusat Studi Lingkungan Hidup
UGM mempunyai hubungan yang erat dengan fakultas-fakultas dan unit-unit di
lingkungan UGM. Sebagai konsekuensi tersebut, dalam pelaksanaan kegiatan akademik
Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM harus melakukan kerjasama dengan fakultas terkait.
Keadaan serupa juga berlaku dalam penggunaan fasilitas lainnya, misalnya peralatan
laboratorium. Sistem seperti ini memungkinkan Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM
untuk mempunyai struktur organisasi ke dalam yang cukup ramping, tetapi mempunyai
aksesibilitas yang tinggi terhadap sumberdaya yang ada di lingkungan UGM. (Struktur
organisasi terlampir)
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 18
D3 2
S1 7
S2 2
S3 5
Jumlah 34
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Peneliti 7
Pustakawan 1
Jumlah 8
c. Jumlah tenaga berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari institusi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Laboratorium Fisika- Pengukuran dan - Kualitas Air :
Kimia penelitian komponen DO meter, conductivity, pH
lingkungan meter, dll
- Kualitas Udara
PDS met, HVS, Dust
Indikator, dll
- Kualitas Biotis
Plankton net, sarber. dll
Laboratorium Sistem - Pembuatan peta digital - Komputer
Informasi Geografis untuk lingkungan - Printer
Komputerisasi - Pengolahan data dan - Plotter
analisis lingkungan - Digitizer
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Material bacaan (reading material) yang tersedia untuk pengunjung
2. Ruang reference
3. Layanan fotokopi
c. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Studi Model Pola Ruang Konsentris untuk Restrukturisasi Daerah Pinggiran Kota
di Indonesia (Studi Kasus Daerah Istimewa Yogyakarta)
2. Kajian Pemberdayaan Masyarakat pada Sektor Pertambangan di Kecamatan Pleret
dan Piyungan, Bantul
3. Studi Kajian Kerusakan Lahan Akibat Pertambangan Go. C di Kecamatan Ponjong
Gunung Kidul
4. Pengkajian Daya Tampung Beban Sungai (Code dan Opak)
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan
- Jurnal Manusia dan Lingkungan
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri Luar Negeri
a. BAPEDAL Pusat a. CEPI-UCE, Canada
b. BAPEDALDA Propinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta
c. Dinas Pertambangan Propinsi DIY
d. Departemen Pertanian
Lembaga Penelitian Universitas Lambung Mangkurat
Pimpinan : Prof. Ir. Hj. Hakimah. M.Sc. Ph.D
Alamat Lengkap : Kampus Universitas Lambung Mangkurat
Jl. Brigjen H. Hasan Basry Banjarmasin
Kode Pos : 70123
Telpon : (0511) 63240
Fax : (0511) 63240
Email : -
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 1993
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Lembaga penelitian berfungsi sebagai lembaga yang melaksanakan salah satu tugas
Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang penelitian. Dalam hal ini lembaga
penelitian merupakan unsur pelaksana di perguruan tinggi yang mengkoordinasi,
memantau dan menilai pelaksanaan kegiatan penelitian yang diselenggarakan oleh
pusat penelitian serta ikut mengusahakan serta mengendalikan administrasi sumber
daya yang diperlukan.
Visi
Sesuai dengan visi Universitas Lambung Mangkurat, maka Lembaga Penelitian
Universitas Lambung Mangkurat mengupayakan untuk dapat mencapai sebagai
Research University pada tahun 2015.
Misi
Dalam hal penelitian yang berorientasi pada pengembangan Iptek, maka peneliti
disarankan mengacu pada RENSTRA UNLAM (1996-2015) yaitu mengarahkan
penelitian dalam lingkup bidang kajian unggulan Lingkungan Pertanian Lahan
Basah.
Bidang Penelitian
a. Penelitian lingkungan hidup
b. Kependudukan
c. Peranan wanita
d. Pertanian (pertanian, perikanan, kehutanan)
e. Kedokteran/kesehatan
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Lembaga Penelitian Universitas Lambung Mangkurat dibentuk berdasarkan
peraturan Perundang-undangan yang berlaku (Kepres No.9 tahun 1985; Jo No. 29 tahun
1985; Jo No. 62 tahun 1993; serta Peraturan Pemerintah No. 15 tahun 1994). Lembaga
Penelitian UNLAM berdiri pada tanggal 27 Februari 1993 dengan SK Pembentukan No.
0103/O/1993, dimana sebelumnya merupakan Pusat Penelitian.
Struktur Organisasi
Lembaga Penelitian Universitas Lambung Mangkurat mempunyai lima pusat
penelitian, serta Pusat Kajian Rawa dan Pusat Kajian HAM sebagai berikut :
a. Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH)
b. Pusat Penelitian Peranan Wanita
c. Pusat Penelitian Pengembangan Wilayah
d. Pusat Penelitian Kependudukan
e. Pusat Penelitian Budaya dan Kemasyarakatan
f. Pusat Kajian “Acid Oil”
g. Pusat Kajian HAM
II. KETENAGAAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
1. Laboratorium
Belum ada laboratorium yang khusus di bawah Lembaga Penelitian, yang ada
adalah Laboratorium Fakultas Kedokteran.
2. Perpustakaan
Perpustakaan berada di bawah koordinasi Perpustakaan Universitas Lambung
Mangkurat
3. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
Majalah/jurnal yang diterbitkan :
- Kalimantan Science
V. KERJASAMA PENELITIAN
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala
Pimpinan : dr. Istanul Badiri, MS.,Sp.PA
Alamat Lengkap : Kampus Universitas Syiah Kuala
Darussalam-Banda Aceh
Kode Pos : 23111
Telpon : (0651) 52053
Fax : (0651) 52053
Email :-
Website/Homepage :-
Tahun Didirikan : 1981
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi, melaksanakan :
- Pendidikan
- Penelitian, dan
- Pengabdian Masyarakat
Visi
Mengembangkan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala menjadi lembaga
penghasil sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan profesional dalam bidang
kedokteran serta pusat unggulan Iptek kedokteran yang berhubungan dengan
keselamatan kerja industri.
Misi
Menghasilkan individu dokter yang mempunyai kemampuan klinik yang cukup
memadai, memegang teguh nilai-nilai profesional, berorientasi dan tanggap
terhadap kebutuhan masyarakat, mempunyai visi global, siap bersaing dan
berkolaborasi pada era globalisasi.
Bidang Penelitian
a. Ilmu kedokteran dasar
b. Ilmu kesehatan masyarakat
c. Ilmu kedokteran komunitas
d. Ilmu kedokteran klinik
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Hasrat akan sebuah Fakultas Kedokteran di Daerah Istimewa Aceh sudah lama
timbul, yaitu sejak adanya Universitas Syiah Kuala. Keinginan ini sepenuhnya didukung
oleh segenap lapisan masyarakat di daerah ini.
Untuk mewujudkan keinginan tersebut, Presidium Universitas Syiah Kuala
membentuk Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran dalam lingkungan
Universitas Syiah Kuala dengan Surat Keputusan No. 2411/Unsyiah/Up/1964, tanggal 10
Nopember 1964. Menteri Kesehatan RI menaruh perhatian yang sangat besar terhadap
adanya Fakultas Kedokteran di Universitas Syiah Kuala, hal mana terbukti dengan
suratnya untuk Panglima Komando Antar Daerah (KOANDA) seluruh Sumatera di
Medan, tanggal 3 Oktober 1967 No. Kab/BCH/249/67 yang isinya meminta KOANDA
agar dapat membantu menyiapkan RSU Banda Aceh menjadi Teaching Hospital. Oleh
karena faktor politik pada waktu itu belum mantap dan faktor-faktor penunjang lainnya
belum memadai, maka panitia belum mampu merampungkan tugasnya.
Pada saat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Daoed Joesoef melakukan
kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Aceh tanggal 11 juni 1979, beberapa tokoh
masyarakat, Pemerintah Daerah, DPRD dan Majelis Ulama meminta agar Menteri
bersedia memberikan fasilitas dan prioritas untuk adanya Fakultas Kedokteran di daerah
Istimewa Aceh. Atas permintaan tersebut. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berkenan
menyetujuinya. Sebagai langkah pertama kearah tersebut, maka Gubernur/KDH Istimewa
Aceh waktu itu (Prof. A. Madjid Ibrahim) membentuk “Badan Persiapan Fakultas
Kedokteran Banda Aceh” dengan Surat Keputusan No. 421.5/321/1979 tanggal 23 Juni
1979. Hasil kerja Badan ini dituangkan dalam buku “Laporan tentang Persiapan
Pendirian/Pembukaan Fakultas Kedokteran di Banda Aceh” tahun 1979. Laporan ini
diserahkan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta awal Agustus 1979.
Sebagai langkah selanjutnya, Dirjen Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan membentuk “Team Evaluasi Pembukaan Fakultas Kedokteran Universitas
Syiah Kuala” dengan Surat Keputusan No. 028/Dj/Kep/79, tanggal 2 Oktober 1979.
Laporan team pada Dirjen Pendidikan Tinggi disampaikan bulan November 1979. Pada
bulan Januari 1980, Konsorsium Ilmu Kedokteran dari Dirjen Pendidikan Tinggi
mengeluarkan “Program Pengembangan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala”.
Agar Fakultas Kedokteran di Universitas Syiah Kuala segera terwujud, Rektor
Universitas Syiah Kuala dengan Surat Keputusan No. 20 tahun 1980, tanggal 14 Mei
1980 membentuk “Team Inti Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala”. Kemudian
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dengan Surat Keputusan No. 0217/O/1980 tanggal
27 Agustus 1980, menugaskan Universitas Syiah Kuala dan Konsorsium Ilmu
Kedokteran untuk mempersiapkan Pembukaan Fakultas Kedokteran Konsorsium Ilmu
Kedokteran. Sebagai realisasi dari SK. No. 0217/O/1980 tersebut, pada hari jadi
Universitas Syiah Kuala ke XIX tanggal 2 September 1980 di Gedung DPRD Istimewa
Aceh, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Daoed Joesoef telah menandatangani
Piagam Peresmian/Pendirian Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Pada saat
yang sama, Badan Persiapan Pembukaan Fakultas Kedokteran Banda Aceh menyerahkan
Fakultas Kedokteran kepada Universitas Syiah Kuala.
Berdasarkan SK. No. 0217/O/1980 di atas, Rektor Universitas Syiah Kuala
membentuk “Panitia Persiapan Pembukaan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah
Kuala” melalui Surat Keputusan No. 05 tahun 1981 tanggal 19 Februari 1981, bersamaan
dengan pencabutan kembali Surat Keputusan Presidium Universitas Syiah Kuala No.
2411/Unsyiah/Up/1964, tanggal 10 November dan Surat Keputusan Rektor No. 20 tahun
1980, tanggal 14 Mei 1980. Pada tanggal 1 April 1982, Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan Dr. Daoed Joesoef menyampaikan Keputusan Presiden RI No. 16 tahun
1982 tentang Susunan Organisasi Universitas Syiah Kuala yang diantaranya menyatakan
bahwa Universitas Syiah Kuala mencakup Fakultas Kedokteran.
Struktur Organisasi :
Dekan : dr. Istanul Badiri, MS.,SpPA
Pembantu Dekan 1 : dr. Syahrul SpS
Pembantu Dekan 2 : dr. Mohd. Andalas, SpOG
Pembantu Dekan 3 : drh. Azmunir, M.Yc.
Pembantu Dekan 4 : drg. Saifuddin Ishak, M.Kes.
a. Program Studi Kedokteran
Terdiri dari 23 bagian, sebagai berikut:
1. Fisiologi 9. Ilmu Penyakit THT 17. Anestesiologi
2. Obsgyn 10. Ilmu Kesehatan Anak 18. Kimia
3. Mikrobiologi 11. Ilmu Penyakit Dalam 19. Ilmu Kesehatan Jiwa
4. Ilmu Bedah 12. Patologi Klinik 20. IKM/IKK
5. Ilmu Penyakit Mata 13. Radiologi 21. Parasitologi
6. Ilmu Penyakit Gigi/ 14. Biologi 22. Ilmu Penyakit Syaraf
Mulut 15. Fisika 23. Anatomi
7. Ilmu penyakit Kulit/ 16. Biokimia
Kelamin
8. Farmakologi
b. Program Studi Keperawatan
Ketua Program Studi : dr. T.H. Makmur Mohd. Zein, SKM.
Sekretaris : Munardi, SKp, MNSc
Program studi ini terdiri atas sepuluh koordinator bagian, sebagai berikut :
1. Biomedik Dasar Keperawatan 6. Keperawatan Jiwa
2. Biomedik Klinik 7. Keperawatan Komunitas
3. Keperawatan Dasar 8. Keperawatan Geriatrik
4. Keperawatan Medikal Bedah 9. Manajemen Keperawatan
5. Keperawatan Maternitas 10. Keperawatan Anak
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 20
D3 10
D4 8
S1 44
S2 40
S3 8
Jumlah 130
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Administrator Kesehatan 4
Analis Kepegawaian 2
Apoteker 2
Arsiparis 6
Asisten Apoteker 2
Dokter 81
Dokter Gigi 6
Entomolog Kesehatan 1
Epidemiolog Kesehatan 1
Nutrisionis 2
Peneliti 56
Pengawas Farmasi dan Makanan 1
Penyuluh Keluarga Berencana 3
Penyuluh Kesehatan 8
Penyuluh Kesehatan Masyarakat 10
Perawat Gigi 4
Perekayasa 4
Pranata Komputer 6
Pranata Laboratorium Kesehatan 6
Pustakawan 2
Sanitarian 2
Statistisi 2
Teknisi Penelitian dan Perekayasaan (Litkayasa) 4
Tenaga Perawatan 8
Jumlah 223
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Kedokteran Klinik 30
Kesehatan Masy. 8
Kedokteran Dasar 18
Jumlah 56
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi)
Mikrobiologi Diagnosis dan analisis
Fisiologi Analisis
Patologi Anatomi Diagnosis dan analisis
Patologi Klinik Diagnosis dan analisis
Farmakologi Analisis
Biokimia Analisis
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Jurnal Nasional
2. Jurnal Internasional
3. Text Book
4. Multi Media-Internet
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Penelitian Stroke
2. Penelitian Cedera Kepala
3. Penelitian tentang Diare
4. Penelitian Syndroma Guillain Barre
5. Penelitian Patologi Anatomi dan Patologi Klinik
6. Penelitian Status Gizi Anak
7. Penelitian Bakteriologi
8. Penelitian Perinatologi
9. Penelitian Keluarga Berencana
10. Penelitian Ginekologi
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
- Jurnal Kedokteran Syiah Kuala
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri Luar Negeri
a. DIKTI a. WHO
b. ARUN NGL b. Universitas Malaya
c. Pemda Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam c. ADB
d. BKKBN Propinsi Nanggroe Aceh d. Island Hospital Penang
Darussalam
e. Dinas Kesehatan Propinsi Nanggroe Aceh
Darussalam
f. FK USU Medan
g. FK UI Jakarta
h. FK UNPAD Bandung
i. FK UGM Yogyakarta
J. FK UNAIR Surabaya
Lembaga Penelitian Universitas YARSI
Pimpinan : Prof. Dr. Moch. Sofrol. Ph.D
Alamat Lengkap : Jl. Let. Jen. Suprapto Cempaka Putih, Jakarta
Kode Pos : 10560
Telpon : (021) 4206674; 4206675; 4206676
Fax : (021) 4243171
Email : -
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 1990
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
a. Melaksanakan koordinasi kegiatan segala jenis penelitian di lingkungan
Universitas YARSI
b. Menyusun kebijaksanaan dasar dan arah penelitian jangka panjang Universitas
YARSI
c. Mengadakan publikasi tentang kegiatan dan hasil-hasil penelitian di lingkungan
Universitas YARSI
Fungsi
a. Mengkoordinasikan dan melaksanakan penelitian
b. Membina peneliti muda
c. Menerbitkan prosiding/konferensi/seminar ilmiah, dan jurnal ilmiah
d. Mengadakan hubungan dengan lembaga sejenis dalam dan luar negeri di
bidang penelitian
Visi
Yayasan YARSI berperan aktif meningkatkan taraf pendidikan, kesehatan dan
kesejahteraan masyarakat Indonesia agar menjadi muslim yang takwa :
- Yang tanggap dan peka terhadap perkembangan Iptek, namun
mengimplementasikannya sesuai dengan Islam
- Yang gigih mewujudkan masyarakat madani yang adil, makmur dan
diridhoi oleh Allah SWT.
Misi
a. Mengupayakan pendidikan yang unggul dan berprestasi tinggi pada setiap
jenjang dan jenis pendidikan
-Pendidikan Pra Sekolah
-Pendidikan Dasar dan Menengah
-Madrasah Diniyah
-Pendidikan Tinggi
b. Mengupayakan program studi pada setiap lembaga pendidikan Yayasan
YARSI diakreditasi oleh Lembaga Akreditasi Nasional dan Internasional.
c. Menghasilkan lulusan yang bermutu, kreatif dan inovatif dan mampu
berkompetisi meraih peluang di tingkat Nasional dan Internasional.
d. Mengupayakan kajian dan penelitian sehingga dihasilkan pengetahuan dan
teknologi baru yang bermutu.
e. Mengupayakan pelayanan berbagai bidang kepada masyarakat sesuai syariah
Islam.
Bidang Penelitian
a. Ilmu Kedokteran Dasar
b. Ilmu Kedokteran Klinik
c. Ilmu Kesehatan Masyarakat
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Struktur Organisasi : (Terlampir)
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
S1 3
S2 10
S3 2
Jumlah 15
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Analis Kepegawaian 2
Dokter 18
Jumlah 20
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Anatomi 1
Biokimia 2
Kesehatan Masyarakat 2
Histologi 2
Jantung 1
Farmakologi 1
Parasitologi 2
Biologi 2
Patologi Anatomi 1
Mikrobiologi 1
Fisiologi 1
Akuntansi 2
Jumlah 18
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
b. Perpustakaan
c. Unit Komputasi
b. Laboratorium
No Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi)
1 Laboratorium Biokimia Pemeriksaan Biokimia
2 Laboratorium Biologi Pemeriksaan Biologi
3 Laboratorium Parasitologi Pemeriksaan Parasitologi
4 Laboratorium Mikrobiologi -
5 Laboratorium Anatomi Identifikasi Tulang dan Gigi Geligi
6 Laboratorium Faal Pemeriksaan Faal Paru,
Kardiovaskuler
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Pengetahuan Sikap dan Perilaku Penduduk dalam Memanfaatkan Air Sungai
Ciliwung dan Hubungannya dengan Kesehatan Penduduk
2. Penentuan Beberapa Parameter Semen dan Kadar Testosteron Serviks Selama
Puasa Ramadhan pada Pria Fertile
3. Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Perilaku Disiplin Berlalu-lintas bagi
Pengemudi Bus Kota di Jakarta
4. Analisis Harga Saham Perdana dengan Pendekatan P.E.R. pada Perusahaan yang
Go Publik di BEJ
5. Peranan Wanita dalam Meningkatkan Penghasilan Keluarga di Kelurahan Galur
Jakarta Pusat
6. Pengaruh Puasa Ramadhan terhadap Kelenjar Prostat pada Semen Pria Fertile
7. Pengukuran Fungsi Kelenjar Vesika Seminalis Selama Puasa Ramadhan pada
Semen Pria Fertile
8. Pengetahuan Sikap dan Perilaku Pasien Rawat Inap tentang Pelaksanaan Berbagai
Kewajiban Ibadah Selama di RSIJ
9. Pengukuran Integritas Membran Spermatozoa dan Integritas Spermatozoa Getah
Servik Selama Puasa Ramadhan pada Semua Normozoospora
10. Efek Spermatosida Ekstrak Biji Oyong terhadap Beberapa Parameter Semen
Invitro
11. Efek Spermatosida Ekstrak Juice Buah Oyong terhadap Beberapa Parameter
Spermatozoa
12. Persona Perkasa Martial Art an Alternative Mode in Drug Abuse Treatment
13. Keberadaan dan Perkembangan Telur Ascaris lumbricoides di Sungai Ciliwung
14. Beberapa Faktor yang Berhubungan dengan Derajat Kesehatan Lansia Panti
Werda Cipayung, Jakarta
15. Pengaruh Ekstrak Bunga Hisbicus Rosa Sinensis Linn terhadap Proses
Spermatogenesis Mencit Strain Aj dan Jumlah Anak Hasil Perkawinannya
16. Efek Spermatisida Ekstrak Daun Kembang Sepatu terhadap Kualitas Sperma
Manusia in Vitro
17. Kurang Energi Protein pada Balita dan Faktor-Faktor yang Berhubungan di Desa
Cipeiteuy Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang
18. Pengaruh Kurkumin Sintetik terhadap Produksi Progesteron oleh Kultur Sel
Luteal Tikus (Sprague Dawley) dengan Perangsangan Luteinizing Hormone,
Prostaglandin-F2oc, Dibutyryl Cyclic-Amp dan Theophlyllin Sebelumnya
19. Pengaruh Pencekokan Ekstrak Biji Luffa acutangula Roxb terhadap Fertilitas
Mencit Betina Galur Swiss Webster
20. Efek Spermatisida Ekstrak Daun Kemuning (Murayya paniculata Linn) Secara in
Vitro terhadap Kualitas Sperma Manusia
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
- Jurnal Kedokteran YARSI.
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri :
a. Yayasan Asia
b. Departemen Sosial
c. Departemen Pendidikan Nasional
d. Departemen Kesehatan
e. ICMI
f. BKS PTIS
g. Pemda Jambi
h. Pemda Magetan
Pusat Penelitian Kependudukan dan Pengembangan Sumber
Daya Universitas Udayana
Pimpinan : Prof . DR. Nyoman T. Suryadhi, MPH, Ph.D.
Alamat Lengkap : Jl. PB Sudirman Denpasar
Kode Pos : 80232
Telpon : (0361) 229508
Fax : -
Email : -
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 1979
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Melakukan perencanaan, pembinaan pengembangan penelitian kependudukan dan
PSDM dan membantu pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat dalam
bidang kependudukan dan PSDM.
Visi
Terwujudnya pusat penelitian yang mampu mendukung pelaksanaan Tri Dharma
Perguruan Tinggi dalam bidang kependudukan dan pengembangan SDM.
Misi
a. Melakukan pengembangan , perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, sosialisasi,
dan aplikasi di perguruan tinggi dan masyarakat luas, penelitian dan hasil
penelitian kependudukan dan PSDM.
b. Merintis, membina dan mengembangkan kerjasama dalam bidang penelitian
kependudukan dan PSDM, baik internal di Universitas Udayana maupun
eksternal daerah, nasional dan internasional.
c. Membantu pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat daerah bidang
kependudukan dan PSDM.
Bidang Penelitian
a. Kelahiran
b. Kematian
c. Mobilitas penduduk
d. Sumber daya manusia
e. Kualitas dan kuantitas sumber daya manusia
Profil/Sejarah Singkat Lembaga :
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
S1 25
S2 15
S3 4
Jumlah 44
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Dokter 4
Nutrisionis 1
Peneliti 25
Pranata Komputer 1
Statistisi 2
Jumlah 33
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Kelahiran 6
Kematian 8
Mobilitas penduduk 4
Ketenagakerjaan 4
Penduduk lanjut usia 3
Kesehatan reproduksi 3
Dinamika penduduk 4
Jumlah 32
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Perpustakaan
b. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Penelitian Analisis Dinamika Keseimbangan Penduduk Bali 2001
2. Penelitian Evaluasi Pelatihan Keterampilan Tenaga Kerja pada Perusahaan
Industri Kecil di Kabupaten Bangli, Tabanan, dan Kota Denpasar, 2001
3. Penelitian Kesiapan Aparat dan Masyarakat terhadap Kebijakan Kependudukan
Walikota Denpasar, 2001
4. Survei Ketenagakerjaan di Masing-masing Sektor di Bali
5. Survei Keterampilan Tenaga Kerja yang Perlu Ditingkatkan pada Perusahaan
Industri Kecil di Bali
6. Penelitian Profil Migran Perkotaan di Indonesia untuk Kodya Denpasar
7. Penelitian Kesehatan Reproduksi Remaja Putri di Bali
8. Penelitian SAKERTI 2000 di Bali
9. Penelitian Penanganan Terpadu Masyarakat dan Instansi Terkait terhadap
Penduduk Pendatang di Kecamatan Kuta dan Mengwi Kabupaten Badung
10. Penelitian Kesehatan Reproduksi Wanita di Bali
11. Penelitian PMS, HIV/AIDS di Kodya Denpasar dan Dati II Bandung
12. Penelitian Risiko Pemijat terhadap PMS, Pantai Kuta, Bali
13. Penelitian Pengembangan Anak Usia Dini di Bali
14. Studi Kesehatan, Fertilitas, Mortalitas di Bali
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri :
a. Tata Pemerintahan Propinsi
b. Dinas Tenaga Kerja
c. BKKBN
d. Badan Administrasi Kependudukan
Lembaga Penelitian Universitas Sumatera Utara
Pimpinan : Prof. Dr.dr.H.S.R. Parlindungan Sinaga
Alamat Lengkap : Jl. Perpustakaan Kampus USU Medan
Kode Pos : 20155
Telpon : (061) 8211515
Fax : (061) 8211515
Email :-
Website/Homepage :-
Tahun Didirikan : 1982
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
a. Melaksanakan penelitian ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian, baik yang
berupa ilmu murni maupun ilmu terapan untuk pengembangan konsepsi
pembangunan nasional, wilayah dan daerah melalui kerjasama antara perguruan
tinggi dan badan lainnya di dalam maupun di luar negeri.
b. Melaksanakan penelitian untuk pendidikan dan pengembangan institusi
universitas.
c. Mengkoordinasikan, memantau dan menilai pelaksanaan kegiatan penelitian yang
diselenggarakan atas pusat-pusat penelitian, pusat-pusat kajian dan fakultas-
fakultas di lingkungan Universitas Sumatera Utara serta ikut mengusahakan dan
mengelola sumberdaya yang diperlukan dalam penyelenggaraan kegiatan
penelitian.
Visi
Menciptakan kerjasama penelitian yang sinergis antara lembaga pemerintah, dunia
usaha dan masyarakat dengan lembaga penelitian dan menciptakan budaya meneliti
di lingkungan Universitas Sumatera Utara yang merupakan salah satu tugas atau
kegiatan dari staf pengajar.
Misi
a. Mengkoordinir kegiatan penelitian di lingkungan Universitas Sumatera Utara.
b. Mengembangkan (membuka peluang) kerjasama penelitian dengan instansi
pemerintah, dunia usaha dan masyarakat.
c. Menjadikan penelitian sebagai salah satu reward bagi kalangan staf pengajar
dan Universitas Sumatera Utara.
Bidang Penelitian
a. Pusat Penelitian Sains dan Teknologi
1. Penelitian dan pengembangan bidang elektronika termasuk komputer dan
telekomunikasi.
2. Penelitian dan pengembangan bidang teknik sipil yang meliputi konstruksi dan
pembangunan prasarana (jalan, jembatan dan pelabuhan) .
3. Penelitian dan pengembangan bidang kedokteran yang meliputi obat tradisional
dan obat modern.
4. Penelitian dan pengembangan bidang kedokteran yang meliputi berbagai jenis
penyakit dan masalah kesehatan masyarakat lainnya.
5. Penelitian dan pengembangan teknologi mesin dan industri selain yang
berkaitan dengan agro industri.
6. Penelitian dan pengembangan biologi dasar.
7. Penelitian dan pengembangan kimia dasar.
8. Penelitian dan pengembangan matematika dan statistika.
b. Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan
1. Mengkaji dan mengembangkan berbagai usaha peningkatan mutu sumber daya
manusia dalam proses pembangunan.
2. Mengkaji dan mengembangkan berbagai pola pembangunan untuk memperkuat
keterikatan dalam bentuk komplementer antar sektoral dalam rangka
memperkuat upaya pengembangan sumber daya setempat dan pemerataan
pembangunan.
3. Mengembangkan fungsi ilmuwan sebagai katalis pembangunan untuk
menggerakkan prakarsa dan mendayagunakan berbagai sumber daya manusia.
c. Pusat Penelitian Lingkungan
1. Membantu pemerintah daerah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap
lingkungan dengan segala permasalahannya.
2. Membantu pemerintah daerah untuk menerapkan kebijakan pengelola
lingkungan serta pemulihan kualitas lingkungan.
3. Memberi masukan kepada pengambil keputusan dan pengelola kebijakan
lingkungan yang mendukung kegiatan pembangunan berkelanjutan.
4. Membantu pemerintah daerah menyiapkan dan meningkatkan kualitas SDM
melalui kegiatan penyuluhan dan pendidikan lingkungan.
5. Membantu anggota masyarakat melaksanakan kegiatan hemat dalam
membangun, melalui kesadaran pemanfaatan sumber daya alam yang
berwawasan lingkungan.
6. Menjadi pengumpul, pengelola, dan penyedia informasi yang berkaitan dengan
lingkungan, pembangunan dan permasalahannya.
d. Pusat Penelitian Kependudukan dan Sumber Daya
1. Melakukan dan membina penelitian di bidang kependudukan dan sumber daya
2. Menyebarluaskan masalah kependudukan dan informasi penelitian di bidang
kependudukan, dan selama ini dilakukan kegiatan-kegiatan bekerjasama
dengan instansi pemerintah, yaitu mortalitas, fertilitas, migrasi, tenaga kerja,
proyeksi penduduk dan pendidikan.
e. Pusat Penelitian Peranan Wanita
1. Menyiapkan data dasar mengenai Analisis Situasi Wanita (ASW) Propinsi
Sumatera Utara yang diperbaharui secara berkala.
2. Meningkatkan akses terhadap informasi berupa hasil-hasil penelitian/kajian,
kebutuhan pemerintah daerah dan instansi terkait dan sumber dana.
3. Menetapkan prioritas penelitian yang berperspektif wanita yang sesuai dengan
kondisi dan kemampuan, kebutuhan serta potensi yang ada di Pusat Penelitian
Peranan Wanita.
4. Mengembangkan penelitian/kajian yang relevan dengan permasalahan
peningkatan peranan wanita di daerah.
F. Pusat Penelitian Agribisnis, Industri dan Pariwisata
1. Studi teknik, teknologi dan manajemen industri.
2. Studi strategi industri.
3. Studi ekonomi meliputi studi misi, fungsi, dan peranan industri dalam ekonomi
makro dan mikro.
4. Penyuluhan, percontohan, penataran dan pelatihan di lingkungan masyarakat
industri.
5. Penelitian terapan di laboratorium.
G. Pusat Penelitian Pengembangan Wilayah
1. Pendayagunaan tata ruang.
2. Perencanaan pengembangan dan pembangunan kota dan daerah.
3. Transportasi.
4. Keuangan daerah, sumber dan penggunaan.
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 1980 kepada beberapa staf senior
Universitas Sumatera Utara telah diberi kepercayaan untuk membentuk Lembaga
Penelitian Universitas Sumatera Utara dan beberapa pusat studinya. Dalam rangka
pembentukan tersebut, telah berlangsung pertemuan beberapa kali. Dengan Surat
Keputusan Rektor USU Nomor : 371/PT/05/SK/C/82 tertanggal 24 Mei 1982 secara
resmi terbentuklah Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas
Sumatera Utara yang disingkat dengan LPPM. Dan pada tahun itu juga LPPM-USU
dipisah menjadi Lembaga Penelitian Universitas Sumatera Utara (LP-USU) dan Lembaga
Pengabdian pada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (LPPM-USU).
Lembaga Penelitian USU semakin berkembang dengan terbentuknya beberapa
Pusat Penelitian yang secara organisatoris berada di bawah koordinasi Lembaga
Penelitian USU. Akan tetapi dalam teknis operasionalnya adalah secara otonom.
Pengembangan Lembaga Penelitian tersebut sesuai dengan tuntutan pembangunan daerah
di samping tuntutan kebutuhan hasil penelitian dan meningkatnya kualitas staf pengajar.
Pada saat ini Lembaga Penelitian USU memiliki tujuh pusat penelitian yang terdiri dari :
1. Pusat Penelitian Sains dan Teknologi
2. Pusat Penelitian Kependudukan dan Sumber Daya
3. Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan
4. Pusat Penelitian Peranan Wanita
5. Pusat Penelitian Agribisnis, Industri dan Pariwisata
6. Pusat Penelitian Lingkungan
7. Pusat Penelitian Pengembangan Wilayah
Struktur Organisasi : ( Terlampir)
Ketua : Prof. Dr. dr. H.S.R. Parlindungan Sinaga
Sekretaris : Ir. Harmein Nasution, MSIE
Kapuslit Sains dan Teknologi : Prof. Dr. H. Urip Harahap. Apt
Kapuslit Kependudukan dan
Sumber Daya : Prof. Dr. dr. B. Pandapotan Panjaitan, DSFK
Kapuslit Kemasyarakatan dan
Kebudayaan : Robert Sibarani, MS
Kapuslit Lingkungan : Prof. Dr. Hemat R. Brahmana, M.Sc
Kapuslit Peranan Wanita : dr. Linda T. Maas, MPH
Kapuslit Agribisnis, Industri dan
Pariwisata : Dr. Dipl.Ing. Agr. Reynold K. Damanik
Kapuslit Pengembangan Wilayah : Ir. Nurlisa Ginting, M.Sc
Kepala Bagian Tata Usaha : Hasanuddin, SE
Kepala Sub Bagian Umum : Rosleli, SH
Kepala Sub Bagian Program : Drs. Ahmad Ramli Arief
Kepala Sub Bag. Data dan Inf. : Rosmasari br. Purba
II. KETENAGAAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
IV. PUBLIKASI
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri : Luar Negeri :
a. Pemerintah Propinsi a. IRIS
b. Bapedda Propinsi dan Kabupaten b. JICA
c. Dinas Perindustrian c. Toyota Foundation
d. Swasta
e. Lembaga Swadaya Masyarakat
f. Ditbinlitabmas Ditjend Dikti Depdikbud
g. Kantor Menristek RI
h. Departemen Kesehatan RI
i. Kantor Menteri BUMN
j. Departemen Pertambangan
k. Sumitomo Foundation
Lembaga Penelitian Universitas Malang
Pimpinan : DR. H. Ibrahim Bafadal. M.Pd.
Alamat Lengkap : Jl. Surabaya 6 Malang
Kode Pos : 65145
Telpon : (0341) 551312 Pes. 432
Fax : (0341) 580311
Email : lemlit@malang.ac.id
Website/Homepage : www.malang.ac.id
Tahun Didirikan : 1993
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Melaksanakan, mengkoordinasikan, memantau, dan menilai pelaksanaan kegiatan
penelitian yang diselenggarakan oleh pusat penelitian, serta ikut mengusahakan
serta mengendalikan administrasi sumber daya yang diperlukan.
Fungsi
a. Melaksanakan penelitian untuk pengembangan ilmu, teknologi dan seni
b. Melaksanakan penelitian untuk mengembangkan konsepsi dan menunjang
pembangunan nasional, wilayah dan daerah
c. Melaksanakan penelitian untuk memajukan pendidikan dan pengembangan
institusi
d. Melakukan kerjasama penelitian dengan pihak-pihak lain di dalam dan luar
negeri
e. Melaksanakan urusan tata usaha lembaga
Visi
Mewujudkan lembaga sebagai pusat-pusat unggulan dan lembaga rujukan dalam
pelaksanaan penelitian dan pengembangan Iptek dalam bidang kependidikan dan
non kependidikan.
Misi
a. Mewujudkan Lembaga Penelitian Universitas Malang sebagai salah satu
lembaga penelitian terbaik di kawasan Indonesia Timur dengan melaksanakan
penelitian dan pengembangan Iptek dalam bidang pendidikan dan non
kependidikan yang relevan dengan kebutuhan.
b. Mewujudkan percepatan pengembangan penelitian dalam bidang non
kependidikan dengan tetap mempertahankan dan meningkatkan intensitas
penelitian kependidikan yang mengacu pada perkembangan Iptek.
c. Mengembangkan sumberdaya peneliti secara kuantitatif, kualitatif dan relevan
dengan bidang garapan dan kebutuhan pembangunan dengan tetap
berlandaskan pada asas manfaat dan efisiensi.
d. Mewujudkan pengembangan pusat-pusat penelitian/kajian/studi sebagai unit
pelaksana kegiatan penelitian berdasarkan kelompok bidang keilmuan, baik
pendidikan maupun non kependidikan.
e. Mewujudkan pengembangan jaringan kerjasama penelitian dengan lembaga
pemerintah dan lembaga swasta yang relevan dan mengacu pada prinsip saling
menguntungkan.
Bidang Penelitian
a. Pendidikan
b. Non kependidikan
c. Program pembangunan nasional dan daerah
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Lembaga Penelitian Universitas Malang (Lemlit UM) adalah unsur pelaksana
akademik di bidang penelitian. Secara formal keberadaan Lembaga Penelitian Universitas
Malang dinyatakan dalam Statuta Universitas Malang Tahun 1999 dan disahkan dengan
Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 270/O/1999
tanggal 14 Oktober 1999 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Malang.
Lembaga Penelitian Universitas Malang berkembang dari pusat penelitian yang semula
merupakan bagian dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan pada Masyarakat (LP3M)
IKIP Malang, memisahkan diri menjadi pusat penelitian mandiri pada tahun 1993. Mulai
tahun 1999, berkaitan dengan Keputusan Presiden RI Nomor : 93 tanggal 04 Agustus
1999 tentang Perluasan Mandat IKIP Malang menjadi Universitas Malang, Lembaga
Penelitian IKIP Malang berubah menjadi Lembaga Penelitian Universitas Malang
(Lemlit UM).
Struktur Organisasi
Unsur organisasi Lembaga Penelitian Universitas Malang terdiri atas Ketua
Lembaga, Sekretaris Lembaga, Bagian Tata Usaha, dan Pusat-pusat Penelitian/Pusat
Studi. Pusat-pusat tersebut merupakan unsur utama pelaksana akademik, dan bersama
dengan pimpinan lembaga merencanakan, melaksanakan, dan mengkordinasikan
pelaksanaan penelitian yang relevan, memantau dan mengevaluasi kegiatan penelitian,
terutama untuk penelitian antar bidang atau multi disiplin, baik kependidikan dan non
kependidikan. Koordinasi pelaksanaan penelitian mono disiplin secara teknis diserahkan
kepada fakultas, jurusan, laboratorium, bengkel/studio, dan unit-unit lain yang terkait.
Pengelolaan administrasi penelitian seluruhnya dilaksanakan oleh dan menjadi tanggung
jawab Lembaga Penelitian Universitas Malang.
Saat ini Lembaga Penelitian Universitas Malang memiliki lima pusat
penelitian/pusat studi yang masing-masing dipimpin oleh seorang kepala pusat. Kelima
pusat tersebut adalah sebagai berikut:
1. Pusat Penelitian Kependudukan
2. Pusat Penelitian Teknologi dan Industri
3. Pusat Penelitian Lingkungan Hidup
4. Pusat Studi Wanita
5. Pusat Penelitian Sumber daya Wilayah dan Kebudayaan
Struktur Organisasi : (terlampir)
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 5
S1 349
S2 484
S3 75
Jumlah 913
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Administrator Kesehatan 3
Analis Kepegawaian 6
Arsiparis 1
Dokter 4
Dokter Gigi 1
Nutrisionis 5
Peneliti 908
Pengawas Farmasi dan Makanan 2
Penyuluh Keluarga Berencana 4
Penyuluh Kesehatan Masyarakat 5
Perawat Gigi 2
Pranata Komputer 3
Pustakawan 24
Jumlah 968
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Kimia Analitik Analisa zat-zat anorganik dan AAS, UV, IR, Water Purifier,
analisis limbah Tihator.
Kimia Organik Analisa dan sistem senyawa GC
organik
Kimia Dasar Praktikum kimia dasar Konduktometri, Voltametri
Kimia Fisik Praktikum Kimia Fisik Bom Kalometer
Bio Kimia Praktikum biokimia, analisa Elektro Foresis
biomolekuler
Biologi Mengukur kondisi lingkungan Soil Tester Kit, Turbidometer
PH Digital, Thermo
Higrometer, Barometer,
Kompas
Pengolahan limbah Waste Water Treatment
Pembuatan pestisida nabati Dandang Penyuling
Pemisahan hewan tanah Barles Tool Green
Fisika Material Percobaan Difraksi Sinar X, -
Efek Hall, Hukum Coulumb,
Efek Zeeman Kondensator Plat
Paralel, Kumparan Induksi,
Turbidimeter, Interferometer
Michelson, Efek Fotolistrik,
e/m Elektron, Watak
Magnetisasi Bahan, Gejala
Kelistrikan Termal, Geiger
Counter
Fisika Teori dan - Software animasi konsep fisika
Komputasi
Elektronika dan Percobaan Rangkaian Analog, -
Instrumentasi Digital, Sensor, Interfacing dan
Mikroprosesor
Fisika Dasar Percobaan-percobaan dasar di
bidang fisika
Pembelajaran Fisika - Telescope, Video, Kamera,
Komputer
Sub. Lab. Geografi - Altimeter, Higrometer, Solari
Fisik Meter, Kurvimeter, Rain
Gauge, Infiltrometer, Soil Test
Kit, Soil Auger, Mineral and
Rock Collection, Rock Display
Sub. Lab. Pemetaan dan - Teodolith, Waterpass,
Penginderaan Jauh Stereoscope, Planimeter,
Abney Level, Kompas,
Kompas Geologi, Altimeter,
Clinometer Telescope,
Pantograph, Model-model
peta.
Sub. Lab Sistem - Komputer, Digilitizer,
Informasi Geografis Scanner, Colour, Printer,
(SIG) Software Auto Cad, Arc Info,
ER Mapper.
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Pemanfaatan Laporan Hasil Penelitian
2. Pemanfaatan Jurnal Ilmiah
3. Abstrak Penelitian
4. Kumpulan Judul Penelitian
c. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Pengembangan Pengajaran Pendidikan Lingkungan Hidup untuk Tingkat
Pendidikan Dasar dalam Rangka Menunjang Pembangunan Berkelanjutan
2. Sintesis dan Penyusunan Struktur dengan Metode Difraksi Sinar X Senyawa-
Senyawa Kompleks dari Perak (I) (Pseudi-) Halida Dan 1, n-bis (difenil-fosfino)
alkana (n=1-6)
3. Peningkatan Keprofesioanalisme Guru Sains dalam Mempersiapkan Siswa Menuju
Abad 21 Melalui Pendekatan Sains-Teknologi-Masyarakat
4. Bekal Awal dan Hasil Belajar Mahasiswa Lembaga Pendidikan Tenaga
Kependidikan
5. Mendapatkan Model Media Audio-Visual Guna Meningkatkan Penguasaan
Konsep Lingkungan Hidup dan Peningkatan Kemampuan Berfikir Kreatif dalam
Memecahkan Masalah Lingkungan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan
6. Pengembangan Pengajaran IPA di Madrasah Ibtidaiyah : Integrasi Pendekatan
Agama dan Keterampilan Proses
7. Pengembangan Paket Pengajaran IPA dan Buku Berbasis Keterampilan Proses
Sains untuk Mengatasi Rendahnya Kualitas Pengajaran IPA di Sekolah Dasar
8. Pengembangan Model Pembelajaran Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan
Kemampuan Berpikir Siswa-siswa Sekolah Dasar
9. Pengembangan Model Sekolah Unggul untuk Meningkatkan Penguasaan Iptek
melalui Pengajaran Berfikir dan Pemecahan Masalah pada Pendidikan Dasar dan
Menengah
10. Pola Dasar dan Strategi Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS di Indonesia
11. Pengembangan Bahan Pembelajaran dengan Model Elaborasi Pendidikan Seks,
Penyakit Menular Seksual dan AIDS bagi Konselor untuk Siswa SMU dan SMK
12. Pengembangan Model Intervensi Konseling untuk Mengurangi Prasangka Sosial
antara Siswa Etnik Jawa dan Tionghoa di Propinsi Jawa Timur
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
1. Forum Penelitian Kependidikan.
2. Jurnal Penelitian Kependidikan.
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri :
a. Dirjen Dikti (DP3M)
b. Dirjen Dikdasmen (PGSM)
c. Menristek (RUT-LIPI)
d. Pemda Kota Jawa Timur
Lembaga Kedokteran Gigi (LADOKGI) TNI AL R.E. Martadinata
Pimpinan : Kolonel Laut (K) Drg. Bas Utaryo
Alamat Lengkap : Jl. Farmasi No. 2 Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
Kode Pos : 10210
Telpon : (021) 5733026
Fax : (021) 5732701
Email : -
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 22 Oktober 1964
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Berdasarkan organisasi dan prosedur Lembaga Kedokteran Gigi TNI Angkatan
Laut. Ladokgi bertugas berkewajiban melaksanakan pembinaan kesehatan gigi
dan mulut dalam bidang dukungan dan pelayanan spesialistik berikut pendidikan,
penelitian dan pengembangan.
Fungsi
a. Melaksanakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, dukungan kesehatan gigi dan
mulut dan berperan sebagai pusat rujukan kesehatan gigi dan mulut.
a. Melaksanakan pendidikan, latihan dan kursus-kursus kesehatan gigi dan mulut
bagi paramedis gigi (perawat dan tekniker) dan dokter gigi
b. Melaksanakan pembinaan penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan gigi
baik klinik maupun laboratorium
c. Melaksanakan koordinasi dengan lembaga-lembaga lainnya dari pemerintah
maupun swasta yang bergerak dalam bidang kedokteran gigi, khususnya dalam
melaksanakan fungsi pendidikan, penelitian dan pengembangan
d. Mengawasi, mengendalikan dan mengevaluasi pelaksanaan programnya secara
berhasil guna dan berdaya guna.
Visi
Memantapkan Ladokgi sebagai pusat rujukan di bidang kesehatan gigi dan mulut
dan sebagai lembaga studi serta pusat kajian ilmu kedokteran gigi.
Misi
a. Memberikan dukungan dan pelayanan kesehatan gigi dan mulut secara
komprehensif dan spesialistik bagi anggota TNI/POLRI dan keluarganya serta
masyarakat umum.
b. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan bagi dokter gigi dan paramedis gigi
c. Mengadakan penelitian dan pengembangan kesehatan gigi dan mulut.
Bidang Penelitian
a. Orthodontik
b. Periodik
c. Oral Surgery
d. Oral Pathology
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Dinas Kedokteran Gigi (DKG) secara resmi berdiri pada tahun 1950, berfungsi di
bawah Djawatan Kesehatan Angkatan Laut (DKAL) berkedudukan di Surabaya, dengan
Kepala DKG yang pertama Mayor Laut (K) drg. Soewito Martoprajogo. Tiga tahun
kemudian, DKG resmi pindah ke Jakarta dengan Mayor Laut (K) drg. M. Nainggolan
sebagai Kepala DKG. Tahun 1954 semua DKG-Komando Daerah Maritim (KDM)
berada di bawah Dinas Kesehatan (KDM) tidak berdiri sendiri.
Pada tanggal 5 September 1953 keputusan KSAL No. C11/6/6 menyatakan,
Angkatan Laut RI memerlukan tenaga spesialis sendiri. DKAL mulai mengirimkan para
perwira dokter AL mengikuti tugas belajar spesialis karena tuntutan kebutuhan akan
tenaga spesialis dokter gigi belum ada. DKAL mengeluarkan instruksi No. P. 53/21/Kr/2
untuk mendirikan poliklinik spesialis, termasuk gigi yang berada di Jl. Elang Nomor 3,
Jakarta.
Pada tahun 1954 pembangunan Rumah Sakit AL dimulai, dan diresmikan pada
tahun 1957. Sekarang berdiri RS TNI AL Dr. Mintohardjo di Jalan Bendungan Hilir
Jakarta Pusat. Tanggal 18 Februari 1960 dengan Keppres RI No. 21 Angkatan Laut
menjadi sebuah Departemen dan kedudukan KASAL berubah menjadi Menteri/Panglima
Angkatan Laut (Men/Pangal). Djawatan Kesehatan Angkatan Laut (DKAL) berubah
menjadi Biro Kesehatan AL (BKAL). Kemudian diubah menjadi Direktorat Kesehatan
Angkatan Laut (Ditkesal) dan Dinas Kedokteran Gigi menjadi Djawatan Kedokteran
Gigi Ditkesal.
Pada bulan Mei 1963 Direktorat Kesehatan Angkatan Laut yang berada di Jl.
Gunung Sahari 67 Jakarta Pusat pindah ke Jl. Farmasi (Bendungan Hilir) Nomor 1. Pada
tanggal 28 Agustus 1963 keluar Keputusan Men/Pangal No. 5030.23 tentang berlakunya
struktur Kejuruan Bintara dan Tamtama Angkatan Laut, termasuk didalamnya Kejuruan
Bintara untuk kesehatan umum dan kesehatan gigi.
Tahun 1964, sekolah perawatan gigi diresmikan menjadi Sekolah Kesehatan Gigi
Angkatan Laut (Sekesgial). Perkembangan selanjutnya, dengan Keputusan Men/Pangal
No. 5401.27 tanggal 22 Oktober 1964 dibentuk Lembaga Kedokteran Gigi TNI AL (LKG
TNI AL) yang lebih dikenal dengan sebutan Ladokgi.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
b. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 114
D3 13
S1 32
S2 26
Jumlah 185
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Asisten Apoteker 1
Dokter Gigi 55
Perawat Gigi 45
Pranata Komputer 5
Pranata Laboratorium Kesehatan 2
Pustakawan 1
Jumlah 109
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Tehnik Gigi Membuat Gigi Tiruan : - Hanging Bur
- Acrylic - Furnace
- Steel - Casting Machine
- Porcelain - Sand Blaster
- Vacum Mixer
- Ultrasonic Cleaner
- Micromotor
- Pen Blaster
Oral Patologi Membuat & Menganalisa Inkubator, mikroskop
Sediaan Dispenser Blok
Microtom
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Meminjamkan koleksi buku, jurnal, majalah, thesis untuk intern Ladokgi.
2. Meminjamkan materi instruksional antara lain slide, vidio cassette untuk intern Ladokgi.
3. Meminjamkan peralatan instruksional antara lain OHP, slide, proyektor, dll untuk intern
Ladokgi.
4. Melaksanakan permintaan reproduksi.
5. Pengunjung perpustakaan (umum) diperkenankan membaca buku, jurnal, majalah,
thesis, melihat slide, dan vidio di tempat.
c. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Pembagian Profil Wajah Jaringan Keras dan Lunak antara Laki-laki dan
Perempuan Deutro-Melayu
2. Besar dan Arah Tekanan yang Menimbulkan Rasa Sakit pada Pasien Sesaat
sebelum Braket Dilepas.
3. Efektifitas Irigasi Larutan Metronidazole 0,5% dan Larutan Chlohexidine 0,1 %
pada Skaling Subgingiva Perawatan Poket Periodental.
4. Perbedaan Penutupan Permukaan Akar pada Perawatan Resesi Gingiva dengan
Flep Reposisi Koronal dengan dan Tanpa Guided Tissue Regenaration.
5. Perbedaan Efek Pemakaian Metronidazole 25% dan Minoksilin 2% terhadap
Tingkat Perlekatan Relatif pada Perawatan Poket Periodontal Secara Non Bedah.
6. Pengaruh Pemberian Ibuprofen pada Bedah Flap Modifikasi Widman dalam
Perawatan Peridintis khronis.
7. Perbedaan Penutupan Permukaan Akar Flep Reposisi Koronal dengan dan Tanpa
Free Rotated Papila Autograft pada Perawatan Resesi Gingiva.
8. Efektifitas Larutan Irigasi Triclosan 0,3% terhadap Chlorhexidine 0,12% sebagai
Suplemen Skaling dan Root Planning pada Perawatan Poket Priodental.
9. Studi Banding Penggunaan Bahan Antiseptik Alkohol 70% dan Khlorheksidin
Glukonat 4% sebagai Pembilas setelah Pencucian Tangan Ditinjau dari Jumlah
Koloni Kuman.
10. Perbandingan Efektifitas Sterilisasi Ulang Sarung Tangan dengan Pemanasan
Kering dan Kimiawi Ditinjau dari Aspek Mikrobiologis.
11. Studi Banding Penggunaan Bahan Antiseptik Alkohol 70% dan Khlorheksidin
Glukonat 4% sebagai Pembilas Setelah Pencucian Tangan Ditinjau dari Jumlah
Koloni Kuman
12. Perbandingan Efektifitas Sterilisasi Ulang Sarung Tangan dengan Pemanasan
Kering dan Kimiawi Ditinjau dari Aspek Mikrobiologis.
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri : Luar Negeri :
a. Universitas Gadjah Mada a. Royal New Zealand Dental Corps
b. Universitas Trisakti b. Otago University
Pusat Penelitian Lingkungan Hidup
Pimpinan : DR. Ir. Rudy Sayoga Gotama
Alamat Lengkap : Jl. Sangkuriang 42 A Bandung
Kode Pos : 40135
Telpon : (022) 2500606
Fax : (022) 2504602
Email : pplh-itb@indo.net.id
Website/Homepage :-
Tahun Didirikan : 1979
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Penelitian untuk masukan-masukan perumusan kebijaksanaan pengelolaan
lingkungan hidup.
Visi/Misi
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Bidang Penelitian
a. Ekologi dan Pengelolaan Lingkungan Pemukiman
b. Ekologi dan Pengelolaan Lingkungan Industri dan Pertambangan
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 4
D3 1
S1 5
S2 5
S3 2
Jumlah 17
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Pranata Komputer 2
Pustakawan 2
Statistisi 1
Teknisi Penelitian dan Perekayasaan (Litkayasa) 5
Widyaiswara 3
Jumlah 13
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Pencemaran udara dan air 1
Tata ruang 1
Pengelolaan lingkungan 2
Gender 1
Sosial ekonomi pertanian 1
Antropologi 1
Ekologi 1
Jumlah 8
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Untuk laboratorium, bergabung dengan Institut Teknologi Bandung.
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Pelatihan tentang perpustakaan unit/lembaga penelitian
2. Konsultasi tentang perpustakaan
3. “In House Database Bibliographical Research”
c. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Penelitian Lingkungan Danau Toba, Sumatera Utara
2. Penelitian Sistem Pengelolaan Sampah Perumahan
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri Luar Negeri
a. Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup a. Beberapa lembaga internasional
b. BAPEDAL non PBB (CIDA, GTZ, CUSO)
c. Beberapa Departemen Sektoral b. Beberapa lembaga internasional
d. Beberapa Pemerintah Daerah PBB ( UNDP, UNEP, UNHCS)
e. Beberapa Pihak Swasta
f. Beberapa Universitas Dalam Negeri
Pusat Informasi dan Penelitian Obat (PIPO)
Pimpinan : Dr. Imono Argo Donatus, S.U. Apt.
Alamat Lengkap : Fakultas Farmasi Kampus 3 Paingan Maguwoharjo Depok
Sleman, Yogyakarta
Kode Pos : -
Telpon : (0274) 883037; 883968
Fax : (0274) 886529
Email : -
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 1998
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Visi
Bertekad menjadi institusi pendidikan farmasi yang berperan aktif dalam
mengembangkan ilmu untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui Tri
Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas, berwawasan global serta mewujudkan
pelayanan kefarmasian berorientasi pada penderita.
Misi
a. Berperan menyelenggarakan pengajaran, penelitian dan pengabdian pada
masyarakat yang berkualitas
b. Mendorong mewujudkan pelayanan kefarmasian yang berorientasi pada
penderita
c. Berwawasan global untuk menyiapkan sarjana yang mempunyai keunggulan
intelektual, integritas moral, berkepribadian, profesional dan berdedikasi tinggi
dalam pelayanan kefarmasian.
Bidang Penelitian
a. Sosial Farmasi
b. Teknologi Farmasi
c. Farmakologi-Toksikologi
d. Biologi-Fitokimia
e. Kimia Farmasi
Profil/Sejarah Singkat :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Struktur Organisasi :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
S1 16
S2 23
S3 2
Jumlah 41
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Apoteker 21
Dokter 3
Biologi + Farmasi + Kimia 7
Jumlah 31
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium
1. Farmasetika
2. Kimia Fisika
3. Teknologi Steril
4. Farmakologi
5. Biofarmasetika dan Farmakokinetika
6. Biokimia-Fisiologi Manusia
7. Mikrobiologi
8. Biologi Umum
9. Farmakognosi-Fitokimia
10. Kultur Jaringan Tumbuhan
11. Kimia Analisis
12. Kimia Organik
13. Kimia Analis Instrumentasi
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
- Peminjaman Bahan Pustaka
Sarana yang tersedia : Buku Referens, Jurnal, CD-ROM, Majalah.
c. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Kisaran Dosis Hepatoprotektif Gabungan Kurkuminoid dan Minyak Atsiri
Temulawak (Curcuma xanthorrihiza Roxb) pada Tikus Putih Jantan
2. Pembuatan Pustaka DNA Shigela Flexnery pada Bacteriofag M13 mp18
3. Uji Potensi Beberapa Kombinasi Etambutol HCL pada Kadar Tetap dengan
Rifampin Bervariasi terhadap Pertumbuhan Mycobacterium Tuberculosis H39RV
Secara in Vitro
4. Heat Shock Protein sebagai Salah Satu Cara Tanggap Khamir Saccharomyces
cerevisiae terhadap Stress Panas
5. Penetapan Kadar Kalsium Oksalat pada Lima Macam Sayuran yang Dikonsumsi
Daunnya
6. Pengaruh Kadar Alkohol sebagai Penyaring dalam Pembuatan Ekstrak Bengle
(Zengiber purpureum Roxb) terhadap Sifat Fisisnya
7. Perbedaan Daya Analgetik Ibuprofen pada Mencit Tukak Lambung Akibat
Pemberian Bersama-sama dengan Antasida, Simetidin dan Sukralfat
8. Aktifitas Antimikroba Minyak Atsiri Rimpang Dringo, Kembang Kenanga, Buah
Kemukus
9. Korosi Logam di Dalam Beberapa Media Cair
10. Pestisida Alami Alternatif : Inventarisasi dan Pemanfaatannya.
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
- Sigma
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri :
a. PT. Konimex
b. Kopertis Wilayah V, Daerah Istimewa Yogyakarta
Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekologi Kesehatan
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Departemen Kesehatan
Pimpinan : Drs. IB. Indra Gotama, SKM, M.Si.
Alamat Lengkap : Jl. Percetakan Negara 29 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10560
Telpon : (021) 42872393
Fax : (021) 42872393
Email : ppek@litbang.depkes.go.id; gotama@litbang.depkes.go.id
Website/Homepage : www.litbang.depkes.go.id/ekologi
Tahun Didirikan : 1975
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Melaksanakan penelitian ekologi kesehatan berdasarkan kebijaksanaan teknis yang
ditetapkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Fungsi
a. Melaksanakan tata operasional penelitian, pemberian pelayanan administrasi
penelitian, perencanaan dan penyediaan sarana
b. Melaksanakan penelitian ekologi kesehatan
Bidang Penelitian :
a. Penelitian Biologi Kesehatan
b. Penelitian Kesehatan Lingkungan
c. Penelitian Sosial Antropologi Kesehatan
d. Penelitian Indikator Kesehatan
e. Penelitian Vektor Penyakit
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Puslitbang Ekologi Kesehatan (P3EK) adalah merupakan salah satu dari lima
Puslitbang pada Badan Litbangkes yang bertugas menyusun rancangan kebijakan umum,
menyiapkan rumusan kebijakan pelaksanaan dan merumuskan kebijakan teknis, serta
mengkoordinasikan pelaksanaan, bimbingan dan pengendalian penelitian dan
pengembangan di bidang ekologi kesehatan berdasarkan kebijakan teknis Kepala Badan
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
P3EK berdiri tahun 1975 berdasarkan SK Menkes No.114/Menkes/XII/75 dengan
Kepala Puslitnya yang pertama Dr. B.A.Kawengian, DPH, MPH .
Dari tahun 1975 hingga kini telah lima orang yang memimpin Puslitbang Ekologi
Kesehatan, berturut-turut adalah :
1. Tahun 1975-1980 : Dr. B.A.Kawengian, DPH, MPH
2. Tahun 1980-1984 : Dr. I.F. Setyadi, DPH
3. Tahun 1984-1996 : Ir. Hj. Sri Soewasti Soesanto, MPH
4. Tahun 1996-Juni 2000 : Soeharsono Soemantri, Ph.D
5. Tahun Juni 2000-Sekarang : Drs. I.B.Indra Gotama, SKM, MSi
Dalam melaksanakan penelitian tentang biologi dan pemberantasan vektor
penyakit, PPEK mempunyai Stasiun Penelitian Vektor Penyakit (SPVP) di Salatiga yang
dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. 556/Menkes/SKVII/1987
tanggal 30 Juli 1987. SPVP berawal dari berdirinya Vektor Biology Control Research
Unit (VBCRU) yang dibentuk oleh pemerintah Indonesia tahun 1972 dalam rangka
kerjasama dengan WHO, bertugas untuk mengembangkan kemampuan penelitian dan
sarana pemberantasan vektor penting seperti vektor malaria, filariasis, demam berdarah,
penyakit pes dan penyakit arbovirus. Tahun 2000 SPVP Salatiga diubah menjadi Balai
Penelitian Vektor dan Reservoir Penyakit dimana semula eselon IV menjadi eselon III
sesuai dengan SK Menkes No. 1351/Menkes/SK/XII/99.
Awal tahun 2000 nama PPEK berubah dari puslit menjadi Puslitbang Ekologi
Kesehatan, sesuai dengan SK Menkes No. 130/Menkes/SK/I/2000 tanggal 26 Januari
2000.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 26
D3 10
S1 25
S2 42
S3 9
Jumlah 112
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Peneliti 56
Teknisi Penelitian dan 16
Perekayasaan (Litkayasa)
Jumlah 72
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Entomologi dan Moluska 6
Biologi Lingkungan 2
Binatang Mengerat dan Binatang Lain 1
Epidemiologi 3
Parasitologi 2
Demografi 1
Ekologi Kesehatan 2
Indikator Kesehatan 4
Kesehatan Lingkungan 1
Sosial Budaya Kesehatan 11
Jumlah 33
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Laboratorium Genetika 1. Studi populasi vektor penyakit - Mikroskop Phase Contat
Vektor dan Entomologi 2. Inkriminasi Vektor - Elektrophoresis
ELISA
Laboratorium 1. Studi biologi-ekologi penyakit - Mikroskop
Mamalogi-Akarologi bersumber binatang mengerat - Disecting
dan Koleksi Referensi dan binatang lain - Compound + Camera
2. Mengembangkan koleksi - Flourescence
referensi dokumen dan spesimen
sehubungan dengan studi tersebut
di atas
b. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Faktor Lingkungan Perumahan Penduduk Penderita TB Paru terhadap Angka
Bakteri TB Paru di Kabupaten Tangerang
2. Pengembangan Model Pemberantasan Malaria di Lombok, NTB
3. Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemberantasan Pes melalui Pendekatan
Sosioekologi
4. Pemberdayaan Model Penanggulangan Penyakit Kusta di Daerah Endemis dengan
Pendekatan Sosial Budaya
5. Penelitian Pengobatan Penderita TB dengan Memberdayakan Tenaga Anggota
Keluarga di Kabupaten Tangerang
6. Survei Kesehatan Rumah Tangga 1995
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri : Luar Negeri :
a. Vectron a. IVI (International Vaccine Institute)
b. Toyota Foundation Research
c. ICDC
Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemberantasan Penyakit
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Departemen Kesehatan
Pimpinan : Dr. Agus Suwandono, MPH.
Alamat Lengkap : Jl. Percetakan Negara 29 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10510
Telpon : (021) 4244375; 4259860; 4244693
Fax : (021) 4245386
Email : KP3M@litbang.depkes.go.id
Website/Homepage : www.litbang.depkes.go.id/p5
Tahun Didirikan : 1999
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Menyusun rancangan kebijakan umum, menyiapkan rumusan kebijakan
pelaksanaan, merumuskan kebijakan teknis, serta mengkoordinasi pelaksanaan,
bimbingan, pengendalian penelitian dan pengembangan di bidang pemberantasan
penyakit berdasarkan kebijakan teknis Kepala Badan Litbangkes dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Visi
a. Melaksanakan kegiatan penelitian di bidang penyakit menular dan tidak menular.
b. Mendukung program pemberantasan penyakit melalui penelitian di bidang
penyakit langsung, penyakit menular bersumber binatang, penyakit yang dapat
dicegah dengan imunisasi dan penyakit menular lainnya serta penelitian dan
pengembangan bioteknologi terapan.
c. Mendukung program pemberantasan penyakit melalui penelitian di bidang
penyakit kardiovaskuler dan degeneratif, penyakit kanker dan akibat radiasi,
kecelakaan dan cedera, kesehatan jiwa dan panca indera serta penyakit tidak
menular lainnya.
Misi
a. Meningkatkan penguasaan teknologi untuk mendukung pengembangan industri
kesehatan.
b. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan kedokteran melalui IPTEK yang
ada di bidang kesehatan.
c. Menyebarluaskan informasi hasil penelitian dan mengadakan kerjasama lintas
sektoral baik di lingkungan Badan Litbangkes maupun instansi luar Puslitbang
Pemberantasan Penyakit.
Bidang Penelitian
1. Bidang Penelitian Penyakit Menular
a. Bioteknologi terapan
b. Penyakit menular langsung
c. Penyakit bersumber binatang
d. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi
e. Penyakit menular lainnya
2. Bidang Penelitian Penyakit Tidak Menular
a. Penyakit kardiovaskuler dan pembuluh darah
b. Penderita cidera dan kecelakaan
c. Penyakit kanker dan radiasi
d. Kesehatan jiwa dan indera
e. Penyakit tidak menular lainnya
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan No. 130/2000 tanggal 26
Januari 2000, organisasi Pusat Penelitian Penyakit Menular dan Pusat Penelitian Penyakit
Tidak Menular dilakukan penggabungan dengan nama Pusat Penelitian dan
Pengembangan Pemberantasan Penyakit. Adanya reorganisasi dalam bentuk penyatuan
dua unit organisasi adalah untuk efisiensi organisasi yang berada di lingkungan Badan
Litbangkes. Adapun tugas pokok Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemberantasan
Penyakit adalah sebagai berikut :
1. Melaksanakan tata operasional penelitian, yang meliputi pelayanan administrasi
penelitian, perencanaan dan penyediaan sarana
2. Melaksanakan kegiatan penelitian bidang penyakit menular. Kegiatan pokok
penelitian bidang penyakit menular bertujuan untuk mendukung program
pemberantasan penyakit melalui penelitian penyakit menular langsung, penyakit
menular bersumber binatang, penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dan
penyakit menular lainnya serta penelitian dan pengembangan bioteknologi
terapan. Sedangkan kegiatan pokok penelitian penyakit tidak menular bertujuan
untuk mendukung program pemberantasan penyakit melalui penelitian di bidang
penyakit kardiovaskuler dan degeneratif, penyakit kanker dan akibat radiasi,
kecelakaan dan cidera, kesehatan jiwa dan panca indera serta penyakit tidak
menular lainnya.
Kegiatan penelitian dan pengembangan diharapkan dapat mendukung program
pemberantasan penyakit melalui :
1. Penelitian epidemiologi, sosiologi atau demografi untuk memperjelas magnitude
atau besarnya masalah suatu penyakit
2. Penelitian biomedik/laboratorik/klinik untuk memahami sebab-sebab biologik dan
patofisiologik/imunopatologik proses terjadinya suatu penyakit
3. Studi intervensi untuk mendapatkan metode yang terbaik untuk mengatasi/
menanggulangi suatu penyakit
4. Pengembangan diagnostik/obat/terapi untuk mengatasi suatu penyakit
5. Uji coba berbagai obat/vaksin/diagnostik
6. Penelitian operasional untuk memahami aspek manajemen, efektifitas, efesiensi
dan sosiologi dari program penanggulangan penyakit, termasuk “quality
assurance”.
Sasaran program penelitian Puslitbang Pemberantasan Penyakit adalah sebagai berikut:
1. Tersedianya Iptek di bidang kesehatan serta pengetahuan lain yang dibutuhkan
untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan kedokteran
2. Meningkatkan penguasaan teknologi untuk mendukung pengembangan industri
kesehatan
3. Tersedianya tenaga, perangkat lunak dan perangkat keras yang memadai untuk
mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan kesehatan
Secara garis besar pelaksanaan program penelitian pemberantasan penyakit terdiri dari
dua kegiatan pokok, yaitu :
1. Penelitian, dan
2. Peningkatan kemampuan institusional, meliputi peningkatan sumber daya
manusia (pegawai), peralatan laboratorium, sarana dan prasarana penelitian serta
kerjasama ilmiah.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 70
D3 15
S1 51
S2 34
S3 2
Jumlah 172
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Analis Kepegawaian 1
Arsiparis 1
Peneliti 67
Teknisi Penelitian dan 35
Perekayasaan (Litkayasa)
Jumlah 104
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (Fungsi) Nama Peralatan Utama
Laboratorium 1. Bidang Bakteriologi - Biosafety Cabinet
Puslitbang a.Melakukan isolasi. Identifikasi - Incubator
Pemberantasan dan resistensi terhadap Entero- - Deep freezer-700C
Penyakit bacteriaceae, Mycobacteriaceae, - Autoclave
dan bakterio Gram positif dan - Analitic balance
negatif lainnya. - Laminar Flow
b.Melakukan pemeriksaan bak- - PH Meter
teriologi makanan, minuman dan - Multi Channel pipet
air - Pipet Washer
c.Melakukan penentuan LT dengan - Freezer-200C
test Enzime Link Immuno - Shaker
Sorbent Assay (ELISA), ST - Waterbath
(Suckling mice) ETEC dan - Microskope FA
sereny test - Refrigerator
- Centrifuge
- Oven
2. Bidang Virologi - Biosafety Cabinet
a.Melakukan pemeliharaan biakan - ELISA washer & reader
jaringan Vero, Hep-2, RD-50, - Inkubator CO2
L20B, dan B-95 - Deep freezer-700C
b.Melakukan isolasi dan - Autoclave
identifikasi virus polio, entero, - Analitic balance
chikungunya, campak, dengue - Laminar Flow
dan lain-lain. - PH Meter
c.Melakukan uji hemaglutinasi - Multi Channel pipet
inhibisi metode microtiter untuk - Pipet Washer
diagnosis demam berdarah - Freezer-200C
dengue, Japanese enchepalitis, - Shaker
chikungunya, influenza A dan - Waterbath
B, hepatitis, dan rubella - Microscope inverted
d.Melakukan uji ELISA untuk - Microskope FA
intratypic differentiation virus - Refrigerator
polio, IgM dan IgG campak, - Centrifuge
Hepatitis (HbsAg, anti HbsAg, - Oven
BbcAg, dan HIV - Incubator
e.Melakukan uji netralisasi untuk - PCR Machine
menentukan titer antibodi polio,
campak, dan rotavirus.
f.Melakukan FA untuk rabies,
campak, dan DHF
3. Bidang Parasitologi - Mikroskop
a.Melakukan identifikasi, kultur - Biosafety Cabinet
dan percobaan dengan meng- - Autoclave
gunakan hewan untuk penyakit - Eiquit Nitrogen Tank
filariasis, malaria kecacingan dan - CO2 incubator
protozoa - ELISA Washer
b.Melakukan identifikasi, kultur - Disecting Microscope
cacing usus dan cacing lainnya, - Centrifuge
identifikasi schsitosomiasis dan - Revco
penyakit parasit lainnya - Refrigerator
c.Melakukan test resistensi in vivo - Washing Machine
dan in vitro terhadap P. - PH Meter
falciparum - Analitic Balance
d.Melakukan test Enzyme Link - PCR Machine
Immuno Sorbent Assay (ELISA)
dan transformasi limfosit
e.Polimerase Chain Reaction
(PCR)
4. Bidang Imunologi dan Biotek- - Biosafety Cabinet
nologi - ReVCD
a. Melakukan uji imunologi seperti - Freezer
: uji Enzyme Link Immuno - Centrifuge bath
Sorbent Assay (ELISA), - Autoclave
Counter electrophorosis, - Sonicator
Immuno Fluorescent Anti- - PH meter
bodytest (IFAT), presipitasi, - Incubator
transformasi limfosit, Radio - Mesin PCR
Immuno Assay (RIA), Western - Alat elektroforesis dan
Blot, teknik hibridoma/cloning, wester Blot
elusi antibodi, separasi protein - Mesin Gen Probe
antigen, teknik rekombinan, - Shater
Polimerase Chain Reaction
(PCR), do blot hibridization,
gen probe dan squenzing
b. Melakukan pengujian keaman-
an dan toksisitas vaksin
c. Melakukan pemeriksaan anti-
bodi terhadap penyakit yang
dapat dicegah dengan immu-
nisasi termasuk Meningitis
meningococcus dengan cara
ELISA, netralisasi, PHA dan
mikroaglutinasi
d. Melakukan pemeriksaan PCR
dan finger printing terhadap
kuman Neisseria mengitidis
5. Bidang Vaksimologi/ - ELISA reader
Immunologi - Laminarflow cal
a. Melakukan pengujian keamanan - Safety Cabinet
dan toksisitas vaksin - Autoclove
b. Melakukan pemeriksaan anti- - Freezer (20-40%)
bodi terhadap penyakit yang - Deep freezer (-70oC)
dapat dicegah dengan immu- - Refrigerator
nisasi termasuk Meningitis - PH Meter
meningococcus dengan cara - Sonicator
ELISA, netralisasi, PHA dan - Water bath
mikroaglunitasi. - Microscope
c. Melakukan pemeriksaan PCR - Leqned Vetragen tank
dan finger printing terhadap - ELISA Aasher (2)
kuman Neisseria mengitidis - Analitic Balance
d. Melakukan pembuatan antigen - PCR Machine
untuk pemeriksaan antibodi - Anarab Jz/dessicator
verifikasi
6. Bidang Hewan Percobaan - Kandang hewan
a. Mengembangbiakkan dan me- - Mesin Pelet
nyediakan hewan percobaan - Freezer
seperti tikus, mencit, marmut,
kelinci, gerbil, hamster, angsa,
kera dan sebagainya
b. Melakukan kontrol genetik me-
lalui coat colour test nandible
shape test dan biochemical
market test
c. Melakukan uji biologis semua
bahan biologi dengan meng-
gunakan hewan percobaan
d. Melakukan kontrol penyakit he-
wan percobaan konversial
e. Melakukan penelitian tentang
kualitas makanan/nilai gizi,
toksikologi, dan obat tradi-
sional dengan menggunakan
hewan percobaan
f. Melakukan diagnosis penyakit
percobaan
IV. PUBLIKASI
Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Pengembangan Bioteknologi Terapan dalam Metode Diagnosis Penyakit Menular
Bersumber Binatang
2. Penelitian EWORS (Early Warning Outbreak Recognition System)
3. Penelitian Pengembangan Metoda Malaria Berdasarkan Aspek Epidemiologi
4. Penelitian Epidemiologi Malaria di Daerah Sentra Industri, dan Pertambakkan
Rakyat
5. Penelitian terhadap Pelaksanaan Program Imunisasi dalam Upaya Eradikasi Polio
dan Eliminasi Tetanus Neonatorum (Program Bulan Imunisasi Anak
Sekolah/BIAS)
6. Penelitian Peningkatan Cakupan Imunisasi (BCG, DPT, dan campak) di Daerah
Krantung, Kumuh dan Transmigrasi
7. Penelitian tentang Efektifitas Vaksinasi Hepatitis B DNA Rekombinan yang akan
Menggantikan Vaksin HB Asal Plasma
8. Penelitian tentang Penyakit Demam Berdarah Dengue, Japanese enchepalitis, dan
Chikungunya yang Meliputi Efesiensi Pelaksanaan program, Peran Serta
Masyarakat, Pengobatan dan Diagnosa Dini serta Surveillans AFP
9. Penelitian Epidmiologi tentang Penyakit Campak, Uji Coba Vaksin, Identifikasi
Virus, dan Evaluasi Program Imunisasi Campak dan Polio.
10. Penelitian Epidemiologi, Isolasi dan Identifikasi Virus Polio
11. Penelitian terhadap Penyakit Kardiovaskuler dan Degeneratif pada Aspek
Teknologi Tepat Guna dalam Penanganan Penyakit Jantung Iskemik, Rematik,
Bawaan dan Pulmonik serta Stroke dan Hipertensi.
12. Penelitian Health System Research, Cost Effectiveness dan Quality Assurance pada
Penanggulangan Penyakit Kanker
13. Penelitian Epidemiologi tentang Gangguan Jiwa di Masyarakat, Terutama terhadap
Kelompok Tenaga Kerja, Lanjut Usia, Anak dan Remaja, Keluarga serta
Masyarakat di Daerah Transmigrasi, Wilayah Kumuh, Desa Tertinggal, Tempat
Terpencil dan Obyek Wisata
14. Penelitian Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Sektor Industri, Baik Masalah
Kesehatan Maupun Produktivitas Kerja
15. Penelitian Upaya Pencegahan Karies Gigi Khususnya Gigi di Daerah Rawan
melalui Fluoridasi Tepat Guna
16. Penelitian Pencegahan Karies Gigi Secara Komprehensif melalui Tepat Guna
Sesuai dengan Situasi dan Kondisi Setempat.
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri : Luar Negeri :
a.Perguruan Tinggi : a WHO, USAID, JICA, World Bank,
Universitas Indonesia, Universitas Gadjah ADB, NAMRU-2, SEAMIC, Aus-AID
Mada, Universitas Diponegoro, Universi- dan Pathfinder
tas Padjajaran, Universitas Airlangga,
Universitas Udayana, Universitas
Andalas, Universitas Sriwijaya, Universi-
tas Sumatera Utara, Universitas Sam-
ratulangi, Universitas Mataram dan
Institut Pertanian Bogor.
b. Lembaga Penelitian :
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
(LIPI), Badan Pengkajian dan Penetapan
Teknologi (BPPT) dan Lembaga Biologi
Molekular Eijkman
c. Industri :
PT. Biofarma, PT. Kimia Farma, PT.
Indofarma, dan PT. Krakatau Steel
Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Departemen Kesehatan
Pimpinan : Sunarno Ranu Widjojo, SKM., MPH.
Alamat Lengkap : Jln. Dr. Semeru No. 63 Bogor
Kode Pos : 16122
Telpon : (0251) 321763
Fax : (0251) 326348
Email : p3gizi@indo.net.id
Website/Homepage : www.litbang.depkes.go.id/p3gizi
Tahun Didirikan : Sejak tahun 1950:LMR ; 1975:P3G
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Menyusun rancangan kebijakan umum, menyiapkan rumusan kebijakan pelaksanaan,
bimbingan dan pengendalian penelitian dan pengembangan di bidang gizi
berdasarkan kebijakan teknis Kepala Badan dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Fungsi
Menyusun rancangan kebijakan umum, penyiapkan rumusan kebijakan pelaksanaan,
dan perumusan kebijakan teknis, serta koordinasi dan pelaksanaan penelitian dan
pengembangan gizi. Selain itu melaksanakan tata operasional di lingkungan
Puslitbang Gizi.
Visi
Penyedia ilmu pengetahuan dan teknologi gizi yang berkualitas tinggi, terbaru, dan
terpercaya bagi pelanggan.
Misi
a. Menyusun rancangan kebijakan umum, kebijakan pelaksanaan, dan kebijakan
teknis upaya perbaikan gizi masyarakat yang berdasarkan fakta (“evident based”)
b. Membina kemampuan sumber daya peneliti yang lebih bermutu dalam
mengembangkan Iptek pangan dan gizi
c. Meningkatkan mutu produksi dan jasa penelitian dan pengembangan pangan dan
gizi untuk menjamin kepuasan pelanggan
d. Mendorong menguatkan jaringan kerja (network) dengan pelanggan, lembaga
penelitian dan perguruan tinggi untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas dan
efisiensi penelitian pangan dan gizi
e. Menyuburkan kemitraan dan sinergi internal antara peneliti untuk meningkatkan
produktivitas, efektivitas dan efisiensi.
Bidang Penelitian
a. Gizi Kelompok Masyarakat Tertentu
b. Penanggulangan Masalah Gizi Utama
c. Ekplorasi Potensi Gizi dan Makanan
d. Sistim Kewaspadaan Pangan dan Gizi
e. Komunikasi, Informasi dan Edukasi
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Penelitian telah dilakukan sejak Lembaga Makanan Rakyat, sekitar tahun 1950-an.
Tahun 1967, secara resmi dibentuk Balai Penelitian Gizi (BP Gizi) Unit Semboja yang
merupakan Unit Pelaksanaan teknis dari Direktorat Gizi
Tahun 1975, dibentuk Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan dipimpin
Prof. Dr. Sulianti Saroso, dan BP GIZI ditingkatkan statusnya menjadi Puslitbang Gizi.
Sejak tahun 1975 s.d 1993 Puslitbang Gizi dipimpin oleh Prof. DR. dr. Darwin Karyadi,
kemudian diteruskan oleh DR. Muhilal, M.Sc hingga tahun 1999, dan pada tahun 2000
dipimpin oleh Drs. Arum Atmawikarta, SKM, M.PH.
Struktur Organisasi : (Terlampir)
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 86
D3 9
S1 27
S2 27
S3 14
Jumlah 163
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Analis Kepegawaian 1
Peneliti 52
Pustakawan 2
Teknisi Penelitian dan Perekayasaan (Litkayasa) 32
Jumlah 87
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Ilmu Gizi 10
Ilmu Pangan 2
Bio Kimia 1
Penyuluhan Pembangunan 1
Kesehatan Masyarakat 16
Penyuluhan Gizi 1
Teknik Kimia 1
Bio Teknologi 2
Teknologi Makanan 1
Gizi Masyarakat 1
GMSK 3
Biologi 2
MIPA 1
Pertanian 4
Kedokteran Klinik 1
Pendidikan 1
Kesehatan Anak 1
Perencanaan Gizi dan Makanan 1
Dokter Umum 1
Teknologi Pertanian 1
Jumlah 52
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Lab. Biokimia Gizi -Dapat melakukan analisis Vit A Alat laboratorium, bahan
Karotenoid Vit E dgn HPLC baku, reagent dan Litkayasa
-Dapat melakukan penentuan dan sejenisnya
Trace elemen dengan AAS
-Dapat menentukan kadar mikro-
nutrient dlm darah (zat besi,
kalsium, phospor dll)
Lab. Kimia Makanan Melakukan analisis kimia untuk Alat laboratorium, bahan
KH, protein, lemak, air, abu, Vit baku, reagent dan Litkayasa
A, B1,C, Niacin, Fe, Ca, P,N,K,I. dan sejenisnya
Gula Total, Kholesterol bahan
makanan
-Melakukan separasi protein ber-
dasarkan BM
-Melakukan mikroenkapsulasi Fe,
Vitamin A, Yodium
Lab. Toxicologi - Melakukan analisis kimiawi Alat laboratorium, bahan
untuk zat anti gizi seperti : anti baku, reagent dan Litkayasa
trypsin, mimosin, HCN, asam dan sejenisnya
Fitat
Lab. Mikrobiologi - Melakukan identifikasi mikroba Alat laboratorium, bahan
- Melakukan mikrobiologi asai baku, reagent dan Litkayasa
untuk : Vit A, B2, B12, asam dan sejenisnya
folat
- Melakukan mikro asai untuk
cemaran mikroba seperti
staphylococus oureus, E coli,
Coliform, salmonella, Bacillus
cereus, Yersinia enterolytica,
yeast dan kapang
Lab. Percobaan dan - Melakukan uji cita rasa Alat laboratorium, bahan
Pengolahan Makanan (Organoleptik) uji fisik, baku, reagent dan Litkayasa
makanan dan sejenisnya
- Membuat makanan formula
Lab. Potensi Gizi Melakukan uji mutu/serangan KH Alat lab, bahan baku, reagent
(Uji glikemik) makanan dan Litkayasa dan sejenisnya
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Pelayanan setempat :
- Baca/Pinjam
- CD-ROM
- Internet
2. Penelusuran : Menurut permintaan/pesanan
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Vitamin A
2. Tempe
3. Nutrition and Intelligence
4. Nutritional Indicators
5. Consumption Pattern
6. Food Composition
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
- Penelitian Gizi dan Makanan
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri Luar Negeri
a. Departemen Pertanian a. University of California
b. Departemen Tenaga Kerja b. Iowa State University
c. Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup c. John Hopkins University
d. Biro Pusat Statistik d. Cornell University
e. Institut Pertanian Bogor e. University of Minnesota
f. Universitas Indonesia f. Mahidol University
g. Universitas Padjajaran g. University of Bonn
h. Universitas Kristen Indonesia h. University of Munster
i. Wageningen University
j. WHO
k. UNICEF
l. UNDP
m. Hellen Keller International
Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan dan Teknologi
Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Departemen Kesehatan
Pimpinan : dr. Soemartono, DHSA.
Alamat Lengkap : Jln. Indrapura No. 17, Surabaya
Kode Pos : 60176
Telpon : (031) 3528748
Fax : (031) 3528749
Email : sumartonomail@yahoo.com.sg
Website/Homepage : www.litbang.depkes.go.id/p4tk
Tahun Didirikan : 1951
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Melaksanakan penelitian dan pengembangan pelayanan dan teknologi kesehatan
Fungsi
a. Penyusunan program penelitian dan pengembangan serta kerjasama di bidang
pelayanan dan teknologi kesehatan.
b. Pemberian pelayanan pelaksanaan penelitian dan pengembangan di bidang
pelayanan dan teknologi kesehatan, serta urusan perpustakaan.
c. Koordinasi dan pelaksanaan program penelitian dan pengembangan di bidang
pelayanan dan teknologi kesehatan.
d. Analisis dan evaluasi serta penyaluran dan pemanfaatan hasil penelitian dan
pengembangan di bidang pelayanan dan teknologi kesehatan.
e. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga pusat.
Visi dan Misi
Mendukung visi dan misi Puslitbang Yantekkes untuk tercapainya Indonesia sehat
tahun 2010 sesuai dengan kebijaksanaan Ipteknas dan Litbangkes.
1. Meningkatkan hasil penelitian untuk perumusan kebijakan.
2. Mengembangkan konsep dan inovasi yankes yang bermuara pada empat pilar
pembangunan kesehatan.
3. Meningkatkan kemampuan institusi sebagai pusat unggulan dalam bidang HSR,
HTA, HPR, networking, pengobatan dan obat tradisional, kesehatan reproduksi,
analisis kebijakan dan ekonomi kesehatan.
Bidang Penelitian :
a. Ketenagaan
b. Manajemen pelayanan kesehatan
c. Pelayanan kesehatan
d. Teknologi pelayanan kesehatan dan keperawatan
e. KIE ( Komunikasi, Informasi dan Edukasi ) dan peran serta masyarakat
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan dan Teknologi Kesehatan
didirikan pada tanggal 10 Nopember 1951 dengan nama Lembaga Penyelidikan dan
Pemberantasan Penyakit Kelamin (LP4K), kemudian tanggal 14 Februari 1965 LP4K
menjadi Lembaga Kesehatan Nasional (LKN) . Untuk menuju kesempurnaan, melalui SK
Presiden No. 44 dan 45 tahun 1974, LKN dirubah menjadi Pusat Penelitian dan
Pengembangan Pelayanan Kesehatan (P4K), dan agar dapat lebih memenuhi tuntutan era
globalisasi dalam bidang kesehatan, maka Menteri Kesehatan menerbitkan SK No.
130/Menkes/SK/I/2000 tentang perubahan nama tersebut di atas dan kemudian dirubah
lagi dengan SK No. 446 tahun 2001 menjadi Puslitbang. Pelayanan dan Teknologi
Kesehatan.
Struktur Organisasi :
Puslitbang Pelayanan dan Teknologi Kesehatan secara struktural berada di bawah
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes), Departemen
Kesehatan RI, dan merupakan salah satu dari lima Pusat Penelitian dan Pengembangan
yang ada. (Struktur organisasi terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 69
D3 4
S1 38
S2 32
S3 7
Jumlah 150
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Peneliti 40
Pustakawan 2
Teknisi Penelitian dan Perekayasaan 5
(Litkayasa)
Jumlah 47
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Kesehatan Masyarakat 12
Gizi 3
Tanaman Obat 1
Administrasi Rumah Sakit 3
Administrasi Kesehatan 2
Manajemen Kesehatan 1
Manajemen Perilaku 4
Manajemen 1
Biostatistik 3
Antropologi 1
Epidemiologi 4
Hyperkes 1
Demografi 1
Kesehatan Reproduksi 1
Ilmu Kedokteran 3
Ilmu Kesehatan 1
Community Medicine 1
Matematika 1
Dokter 10
Dokter Gigi 5
Jumlah 59
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Laboratorium Penelitian - Melaksanakan pelayanan
Pengembangan Pelayanan pengobatan
Pengobatan Obat - Pelatihan
Tradisional - Penelitian pelayanan
pengobatan obat
tradisional
Laboratorium Penelitian - Pelayanan penyembuhan Foto Kerlian (swadaya)
Pelayanan Pengobatan tenaga dalam
Tenaga Dalam
Laboratorium Penelitian dan - Pelayanan pada pasien - Stimulator akupunktur
Pengembangan Pelayanan - Mengukur profil - Lacer akupunktur
Akupunktur kelistrikan tubuh manusia - Akupunktur meter
- Pelayanan pasien narkoba - Alat peraga pendidikan
- Pengembangan pendidi- - Peralatan akupunktur lain
kan
Laboratorium Penelitian - Analisa sperma rutin Mikroskop, kamar hitung ,
Pengembangan Pelayanan pemeriksaan biokimia maliter chamber, pipet
Kesehatan Reproduksi fruktosa, insiminasi intra spectrofotometer, intrubatur
uterin centri fugo.
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Peminjaman koleksi
2. Fotokopi buku
3. Fotokopi artikel majalah
4. Penelusuran manual
5. Penelusuran CD-ROM
6. Internet
7. Referensi
8. Bimbingan pengguna
9. Silang layan
10. Magang kerja
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
1. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan.
2. Warta Jaringan Informasi dan Promosi.
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri :
a. DPD PAKSI Propinsi
b. Lembaga Penelitian Unair
c. Yayasan Satria Nusantara (Lab. P4TD)
d. Yayasan Kanker Wisnu Wardana
e. Universitas Gadjah Mada
f. PPK Universitas Gadjah Mada
g. Yayasan Mulia Abadi dan Kokusai Boshi-Hoken Kyokai, Japan
h. Universitas Brawijaya
i. Universitas Katolik Widya Madala
j. Universitas Indonesia
k. Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia
l. Lembaga Demografi Universitas Indonesia
m. Universitas Airlangga
n. TDRC Universitas Airlangga
o. Pusat Penelitian di Lingkungan BKKBN
Luar Negeri :
a. WHO SEARO
b. Chulalongkorn University
c. Thamasat University
d. University of Phillipines
e. UCLA
f. LSHTM
g. COHRED
h. ICHSR
i. IHPP CDR Atlanta
j. Harvard University
k. New Castle University
l. The Hasting Center
m. The Faculty of Human Development Victory University of Technology Australia
Balai Penelitian Veteriner (BALITVET)
Pimpinan : Dr. Darminto
Alamat Lengkap : Jln. R.E. Martadinata 30, Bogor
Kode Pos : 16114
Telpon : (0251) 331048; 334456
Fax : (0251) 336425
Email : Balitvet @ indo.net.id
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 1908
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Berdasarkan SK Menteri Pertanian No. 796/-Kpts/OT.210/12/94 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Balai Penelitian, maka tugas pokok dan fungsinya adalah :
a. Penelitian veteriner dalam bidang virologi, bakteriologi, parasitologi, mikologi,
toksikologi, patologi, epidemiologi dan bioteknologi veteriner untuk pengembangan
produksi dan lingkungan;
b. Penelitian farmakologi dan teknik penyehatan hewan;
c. Penelitian eksplorasi, evaluasi, pelestarian dan pemanfaatan Plasma Nutfah Veteriner;
d. Penelitian memproduksi bahan-bahan biologik dalam skala terbatas;
e. Sebagai laboratorium rujukan nasional dalam diagnosa penyakit hewan;
f. Menyelenggarakan urusan tata usaha balai.
Visi
Lembaga penelitian veteriner yang proaktif, partisipatif, antisipatif dan memiliki
akuntabilitas yang tinggi.
Misi
Menghasilkan inovasi teknologi untuk menunjang kesehatan hewan dan kesehatan
masyarakat veteriner.
a. Meningkatkan status kesehatan hewan dalam pembangunan agribisnis
b. Meningkatkan kesehatan masyarakat : kontrol penyakit zoonosis dan keamanan
pangan asal hewan.
Bidang Penelitian
a. Penyakit viral
b. Penyakit bacterial
c. Penyakit parasiter
d. Patologi veteriner
e. Toksikologi veteriner
f. Penyakit mikotik
g. Epidemiologi veteriner
h. Bioteknologi veteriner
i. Penyakit eksotik dan zoonotik.
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Balai Penelitian Veteriner (Balitvet) adalah unit pelayanan teknis (UPT) untuk
kegiatan penelitian veteriner yang berada di dalam jajaran Badan Penelitian dan
Pengembangan Pertanian, serta bertanggung jawab langsung kepada Pusat Penelitian dan
Pengembangan Peternakan. Balai ini didirikan pada tahun 1908 atas inisiatif Prof.
Melchior Treub dan Dr. J.K.F. de Does sebagai Veeartsenijkundig Laboratorium (V.L.),
untuk memberantas penyakit Rinderpest yang menyerang sapi dan kerbau. Pernah berada
di bawah jajaran Direktorat Jenderal Peternakan sampai dengan tahun 1974, kemudian
masuk ke dalam jajaran Badan Litbang Pertanian pada tahun 1974 dengan SK Presiden
No. 44 dan 45 tahun 1974.
Nama-nama resmi yang pernah disandang oleh Balitvet ialah :
1. 1908 : Veertsenijkundig Laboratorium (VL).
2. 1927 : Veertsenijkundig Instituut (VI).
3. 1942 : Balai Penyelidikan Penyakit Hewan (BPPH).
4. 1947 : Veertsenijkundig Instituut (di bawah NICA).
5. 1950 : Lembaga Penyakit Hewan (LPH).
6. 1955 : Lembaga Pusat Penyakit Hewan (LPPH).
7. 1962 : Lembaga Penelitian Penyakit Hewan (LPPH).
8. 1980 : Balai Penelitian Penyakit Hewan (Bakitwan).
9. 1984 : Balai Penelitian Veteriner (Balitvet).
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 151
D3 1
D4 4
S1 34
S2 28
S3 13
Jumlah 231
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Peneliti 56
Pustakawan 2
Teknisi Penelitian dan Perekayasaan 82
(Litkayasa)
Peneliti Non-Klasifikasi 11
Jumlah 151
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Bidang Virologi 11
Bidang Bakteriologi 13
Bidang Parasitologi 16
Bidang Patologi 8
Bidang Toksikologi 10
Bidang Mikologi 5
Bidang Bioteknologi Veteriner 4
Jumlah 67
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Virologi Melakukan penelitian penyakit ELISA, PCR, FAT dll.
viral dan pengembangan teknik
diagnosis serta pengembangan
bahan biologik untuk penyakit
viral, penyakit zoonotik, dan
penyakit eksotik pada ternak
dan hewan kesayangan.
Bakteriologi Melakukan penelitian penyakit ELISA, FAT, SDS
bakterial dan pengembangan PAGE, PCR dll.
teknik diagnosis serta
pengembangan bahan biologik
untuk penyakit bakterial,
penyakit zoonotik dan eksotik
pada ternak dan hewan
kesayangan serta penelitian
keamanan pangan asal ternak.
Parasitologi Melakukan penelitian penyakit ELISA, PCR dll.
parasiter dan teknik diagnosis
serta bahan biologik untuk
penyakit parasiter, penyakit
zoonotik dan eksotik pada
ternak dan hewan kesayangan.
Patologi Melakukan penelitian patologi Mikroskop, peralatan
dan patogenesis serta patologi.
pengembangan teknik diagnosis
penyakit pada ternak dan hewan
kesayangan.
Toksikologi Melakukan penelitian GC, AAS, HPLC, ELISA.
toksikologi dan pengembangan
teknik diagnosis/analisis untuk
kasus keracunan pestisida,
logam berat, mikotoksin,
tanaman beracun, residu serta
penelitian obat tradisional
alternatif serta keamanan
pangan asal ternak.
Mikologi Melakukan penelitian penyakit Peralatan kultur jamur
mikotik dan pengembangan dan kapang.
teknik diagnosis serta bahan
biologik pada ternak dan hewan
kesayangan.
Bioteknologi Veteriner Melakukan penelitian PCR, SDS-PAGE dan
bioteknologi veteriner untuk ELISA.
pengembangan bahan biologik
dan teknik diagnosis penyakit
pada ternak dan hewan
kesayangan.
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Penelusuran pustaka secara elektronik dengan menggunakan CD-ROM.
2. Penelusuran pustaka dengan menggunakan katalog.
3. Peminjaman buku
4. Fotokopi
c. Unit Komputasi
d. Unit Pelayanan Diagnostik
e. Unit Produksi Balitvet
f. Unit Balitvet Culture Collection
g. Unit Breeding Hewan Percobaan
h. Bengkel dan Peralatan
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Pengembangan Vaksin ND Aktif Galur RIVS2 untuk Pengendalian Penyakit
Newcastle Disease pada Unggas.
2. Pengembangan Vaksin ND Inaktif Isolat Lokal untuk Pengendalian Penyakit
Tetelo pada Unggas.
3. Pengembangan Vaksin IB Isolat Lokal untuk Pengendalian Penyakit Infectious
Bronchitis pada Unggas.
4. Pengembangan Vaksin Gumboro Intermediate untuk Pengendalian Penyakit
Gumboro pada Unggas.
5. Pengembangan Vaksin ETEC Isolat Lokal untuk Pengendalian Penyakit
Koliasilosis pada Babi.
6. Pengembangan Vaksin VTEC Isolat Lokal untuk Pengendalian Penyakit
Kolibasilosis pada Sapi.
7. Pengembangan Vaksin IBR Isolat Lokal untuk Pengendalian Penyakit Infectious
Bovine Rhinotracheitis pada Sapi.
8. Pengembangan Vaksin Acrovak SE untuk Pengendalian Penyakit Septicaemia
Epizootica pada Sapi dan Kerbau.
9. Pengembangan Vaksin Clostvac Multi untuk Pengendalian Penyakit Klostridiosis
pada Sapi dan Kerbau.
10. Pengembangan Teknik Diagnosis Kertas Saring untuk Pengambilan Sampel Darah
Penyakit Septicaemia Epizootica.
11. Pengembangan Strategi Pengendalian Penyakit Fasciolosis Terpadu untuk
Pengendalian Penyakit Cacing Hati pada Ternak.
12. Antigen Bewarna Pullorum untuk Diagnosis Penyakit Pullorum pada Unggas.
13. Antigen Bewarna Rose Bengal dan CFT untuk Diagnosis Penyakit Brucellosis
pada Sapi.
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
- Balitvet Newsletter.
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri :
a. Dinas Peternakan g. Departemen Kesehatan-RI
b. LIPI h. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian
c. CV. Danis Food, Bandung Jawa Barat dan Yogyakarta
d. PT. Fajar Taurus, Jakarta i. ARMP-II
e. IPB Bogor j. PAATP.
f. Balitnak, Bogor
Luar Negeri :
a. ACIAR - Australia
b. Sydney University - Australia
c. Melbourne University - Australia
d. Quesensland University - Australia
e. Atarost GmbH - Germany
f. CTVM - Endenburgh - UK
g. DfID - United Kingdom
h. CSIRO - Brisbane
i. AQIS - Australia
Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi dan Obat
Tradisional, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Departemen Kesehatan
Pimpinan : Dra. Nani Sukasediati, Apt.
Alamat Lengkap : Jl. Percetakan Negara No. 29, Jakarta Pusat
Kode Pos : 10560
Telpon : (021) 4216059
Fax : (021) 4216059
Email : P3FOT@litbang.depkes go.id; puslitfarm@litbang.depkes.go.id
Website/Homepage : www.litbang.depkes.go.id/farmasi
Tahun Didirikan : 1975
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi dan Obat Tradisional mempunyai
tugas melaksanakan Penelitian dan Pengembangan Farmasi dan Obat Tradisional.
Visi
“Menjadi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Farmasi terkemuka tahun
2010”.
Misi
1. Menyiapkan Iptek kefarmasian tepat guna dalam meningkatkan derajat
kesehatan
2. Menyiapkan Iptek kefarmasian untuk melindungi konsumen terhadap
penggunaan sediaan farmasi, alkes makanan & minuman yang tidak memenuhi
standar dan/atau persyaratan kesehatan.
3. Meningkatkan kemampuan sumber daya dalam mengidentifikasi kebutuhan
Iptek dan mengkomunikasikan hasil litbang kepada pengguna.
Bidang Penelitian
1. Sintesa dan Analisa Farmasi
2. Teknologi Farmasi dan Biofarmasi
3. Manajemen Farmasi
4. Obat Tradisional
5. Khasiat dan Keamanan Obat
6. Tanaman Obat
Profil/Sejarah Singkat Lembaga :
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 70
D3 8
S1 30
S2 10
S3 2
Jumlah 120
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Apoteker 22
Arsiparis 3
Asisten Apoteker 8
Peneliti 34
Teknisi Penelitian dan 24
Perekayasaan (Litkayasa)
Jumlah 91
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Obat Asli 2
Farmakologi & Toksikologi 2
Kimia Bahan Alam dan Medisinal 1
Eksperimental Farmakologi 3
Kimia Klinik dan Farmasi Klinik 1
Kimia Klinik 1
Kimia Farmasi 2
Obat Tradisional 5
Farmakologi 1
Farmasi Distribusi Obat 1
Pengelolaan Obat 3
Farmasi 11
Peraturan Perundang-undangan Kesehatan 1
Jumlah 34
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Laboratorium Sintesa, Memeriksa kandungan residu GLC
Analisa Farmasi dan pestisida, logam berat HPLC
Fitokimia hormon, BTM, aflatoksin dan A.A.S
bahan berbahaya. Spektrophotometer
Memeriksa mutu penetapan UV-vis
kadar sintesa dan analisa obat Spektrophotometer IR
dan obat tradisional. Densitometer
Memeriksa kandungan
golongan kimia dan minyak
atsiri.
Laboratorium Memeriksa preformulasi dan Mikroskop
Teknologi Farmasi formulasi sediaan farmasi dan PH Meter
obat tradisional. HPLC
Memeriksa Bioavailabilitas, Spektrophotometer
Bioeqivalensi dan UV-vis
farmakokinetik. Spektrophotometer IR
Pemeriksaan uji klinik Disolution tester
sediaan farmasi dan obat
tradisional.
Laboratorium Khasiat Memeriksa Toksisitas akut, Analgesic meter
Keamanan sub kronik Teratogenik, efek Pletismometer
antipiretik, anti inflamasi, anti Microtome
diare, anti diabetes, diuretik, Mikroscope
analgetik, batu kandung
kemih, Kardiovaskuler,
Hepato-protektor, Pirogen
efek Androgenik, Spermicid
dan efek pada organ
terisolasi.
Laboratorium Membuat bibit tanaman obat Mikroskope
Bioteknologi dengan cara kultur jaringan. Rotavapor
(BPTO Tawangmangu) Determinasi tanaman obat Stahl destilasi
Budidaya tanaman obat Alat KLT
Pelestarian tanaman obat Spectrophotometer
Produksi bahan baku tanaman Laminary Air Flow
obat. Microtome
Autoclave
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Peminjaman buku
2. Melayani pengunjung, untuk membaca di ruang pustaka
3. Melayani pengunjung dalam mencari buku-buku yang diperlukan
4. Penyimpanan buku sesuai dengan kode buku
IV. PUBLIKASI
1. Daftar Inventaris Tanaman Obat Jilid I – VIII
2. Penelitian Tanaman Obat di Beberapa Perguruan Tinggi Indonesia, Jilid I - X
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri : Luar Negeri :
a. Indofarma a. WHO
b. Biofarma b. World Bank
c. Kimia Farma c. Asian Development
d. Universitas Gadjah Mada d. UNDP
e. Institut Pertanian Bogor
RS Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso
Pimpinan : Dr. Santoso Suroso, SpA, MARS
Alamat Lengkap : Jln. Sunter Permai Raya, Jakarta Utara
Kode Pos : 14340
Telpon : (021) 6506559
Fax : (021) 6401411
Email : rspiss@idola.net.id
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 1994
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
a. Melaksanakan pelayanan penyembuhan pasien penyakit infeksi dan pemulihan
kesehatan.
b. Melaksanakan kegiatan penelitian dalam bidang penyakit infeksi dan penyakit
menular secara menyeluruh, terpadu, berkesinambungan.
c. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan dalam bidang penyakit infeksi dan
penyakit menular secara menyeluruh, terpadu, berkesinambungan.
Visi
Pusat rujukan nasional dalam tatalaksana penyakit infeksi dan penyakit menular
lainnya.
Misi
a. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan berkualitas.
b. Menyelenggarakan kegiatan preventif dan promotif.
c. Melakukan penelitian untuk mengembangkan tatalaksana penyakit infeksi dan
penyakit menular lainnya.
d. Melaksanakan pendidikan, pelatihan dan diseminasi informasi.
Bidang Penelitian
a. Penelitian klinis.
b. Penelitian epidemiologis.
c. Penelitian manajemen kesehatan.
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
RS Penyakit Infeksi Prof Dr. Sulianti Saroso Jakarta diresmikan pemakaiannya pada
tanggal 21 April 1994. Rumah sakit yang cikal bakalnya dari Stasiun Karantina terletak
di Pulau Onrust Kepulauan Seribu pada zaman kolonialis Belanda yang fungsinya waktu
itu adalah tempat isolasi penderita-penderita penyakit karantina yang datang ke Indonesia
melalui kapal laut.
Pada tahun 1958, Stasiun Karantina ini dipindahkan ke daratan, ditempatkan dalam
lingkungan pelabuhan Tanjung Priok. Secara struktur organisasi, stasiun ini berada di
bawah Direktorat Epidemiologi dan Karantina Direktorat Jenderal P4M Departemen
Kesehatan RI. Tugasnya bukan hanya mengisolasi penderita dari kapal laut, tetapi juga
menampung dan merawat penderita penyakit cacar dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Kegiatannya juga menjadi bertambah bukan hanya mengisolasi penderita, tetapi juga
sudah melaksanakan pengobatan, perawatan dan rehabilitasi.
Berdasarkan SK Menkes Nomor: 148 tahun 1978, maka Stasiun Karantina
ditingkatkan statusnya menjadi Rumah Sakit Karantina (Tipe C) dan berada di bawah
Direktorat Epidemiologi dan Imunisasi Direktorat Jenderal P3M Departemen Kesehatan.
Kegiatannya semakin berkembang di samping kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan
di atas juga ada kegiatan penelitian/survei mencari metode baru isolasi dan penanganan
penyakit menular.
Dalam perjalanannya, RS Karantina ini makin berkembang tidak hanya menangani
penyakit menular, tetapi juga merawat penyakit-penyakit non menular. Namun
sebaliknya, kondisi fisik dan situasi lingkungan rumah sakit sudah tidak mendukung
sebagai rumah sakit yang baik. Kebisingan pelabuhan, turun naiknya peti kemas serta
hilir mudiknya mobil-mobil tronton dengan bunyi mesin dan asap knalpot yang hitam,
sangat menganggu suasana rumah sakit. Atas bantuan hibah dari Pemerintah Jepang pada
tahun 1992, dimulai pembangunan gedung baru di wilayah Sunter Permai Jakarta Utara.
Pada tanggal 24 September 1993 gedung ini selesai dan secara resmi diserahkan kepada
Pemerintah Indonesia melalui Direktur PPM-PLP Departemen Kesehatan. Tanggal 1
Januari 1994 semua kegiatan RS Karantina dipindahkan ke gedung baru.
Berdasarkan SK Menkes Nomor: 55 Tahun 1994 rumah sakit ini diberi nama Rumah
Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso Jakarta (Tipe Non Kependidikan). Rumah
Sakit ini berada langsung di bawah Direktur Jenderal PPM-PL Departemen Kesehatan.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 208
D3 61
S1 30
S2 27
Jumlah 326
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Administrator Kesehatan 12
Analis Kepegawaian 7
Apoteker 2
Arsiparis 1
Asisten Apoteker 10
Dokter 30
Dokter Gigi 1
Entomolog Kesehatan 1
Epidemiolog Kesehatan 2
Nutrisionis 9
Pengawas Farmasi dan Makanan 6
Penyuluh Kesehatan 3
Perawat Gigi 2
Pranata Komputer 2
Pranata Laboratorium Kesehatan 11
Sanitarian 6
Tenaga Perawatan 118
Administrasi Keuangan 6
Administrasi Umum 98
Jumlah 326
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi)
Instalasi Laboratorium - Mikrobiologi
- Patologi Klinik
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1 Peminjaman buku dan publikasi lainnya
2 Ruang baca
3 Fotokopi
c. Unit Komputasi
d. Poliklinik
e. Ruang Perawatan
f. Radiologi
g. Fisioterapi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Survei Epidemiologi Klinik Pnemoni
2. Pemantauan Pengidap Salmonella typhi Pasca Rawat
3. Survei Epidemiologi Klinik Demam Tyfoid
4. Prevalensi dan Profil Tuberkulosis dan HIV/AIDS di RSPI-SS
5. Prevalensi dan Profil Hepatitis di RSPI-SS
6. Penelitian Vaksin Tyfoid
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
1. Majalah Penyakit Infeksi Indonesia.
2. Buletin RS Sulianti Saroso.
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri Luar Negeri
a. Badan Litbangkes Depkes. a. International Vaccine Institute
b. US NAMRU –2 Jakarta. (IVI)
c. Ditjen PPM-PL Depkes. b. World Bank
d. RS Pendidikan
e. FK Universitas Indonesia
f. FKM Universitas Indonesia
Rumah Sakit Umum Daerah Langsa
Pimpinan : Dr. H. Azwan Hakmi Lubis, Sp.A
Alamat Lengkap : Jln. Jend. Ahmad Yani No. 1 Langsa
Kode Pos : 24416
Telpon : (0641) 21009; 21457; 21662
Fax : (0641) 22051
Email . rsud@langsa.wasantara.net.id
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 1915
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Visi
a. Menjadi rumah sakit rujukan di wilayah kabupaten Aceh Timur
b. Menjadi rumah sakit unggulan di bidang pelayanan traumatologi kebidanan dan
anak
c. Memperoleh ISO 9002 dalam kurun waktu 10 tahun
Misi
Memberikan pelayanan yang bermutu, cepat, tepat, terjangkau dan bernuansa
Islami.
Bidang Penelitian :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Rumah Sakit Umum Daerah Langsa didirikan pada tahun 1915 oleh pemerintah
kolonial Belanda di atas areal tanah seluas 35.800 m2, merupakan rumah sakit rujukan
atau mata rantai referal system dengan klasifikasi RS Type C (SK. Men. Kes.
No.51/Men.Kes/SK/II/1979) tanggal 22 Januari 1979, dengan status kepemilikan milik
Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Timur. Di dalam memberikan pelayanan kesehatan
terhadap masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah Langsa mempunyai filosofi dan motto,
yaitu :
Filosofi :
1. Pasien adalah orang yang penting dalam pekerjaan kami.
2. Kesembuhan dan kepuasan pasien adalah kebanggaan kami.
Motto :
SERAMBI : Senyum, Effisien, Ramah, Aman, Mudah, Bermutu, Islami.
Rumah Sakit Umum Daerah Langsa pada tahun 1997 sudah menjadi RS Kelas B Non
Kependidikan dan pada tahun anggaran 1998/1999 sudah terakreditasi penuh sesuai
dengan ketentuan surat keputusan Menteri Kesehatan Nomor : YM 00.03.3.5.1132
tanggal 12 Maret 1999.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 116
D3 34
S1 14
S2 15
Jumlah 179
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Apoteker 3
Asisten Apoteker 5
Dokter 19
Dokter Gigi 4
Perawat Gigi 2
Tenaga Perawatan 120
Jumlah 159
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Instalasi Laboratorium Pemeriksaan : Mikroskop
RSUD Langsa -Darah rutin, darah lengkap Centrifuger
-Kimia klinik darah Penancas air
-Serologi imunologi Water Bath
-Urin lengkap,feces lengkap, Lemari pendingin
analisa sperma, bakteri Incubator
kerokan kulit (Jamur) Photo Meter Yolo
BTR 815
Oven
Centri Fuger HT
Rak Westergen
Klinik Pipet
Tabung Reaksi
Rak Tabung
IV. PUBLIKASI
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
V. KERJASAMA PENELITIAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Rumah Sakit TK II Dr. AK Gani
Nama Pimpinan : Dr. Djunaedi
Alamat Lengkap : Jln. Dr. AK Gani No 1 Palembang
Kode Pos : -
Telpon : (0711) 354691; 354469
Fax : (0711) 310672
Email : -
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 13 Mei 1950 (diserahkan oleh pihak Belanda kepada pemerintah
Indonesia)
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Memberikan pelayanan terbaik dan memuaskan kepada prajurit TNI AD,
HANKAM beserta keluarganya.
Visi
Menjadi rumah sakit TNI Tingkat II terbaik di luar Jawa tahun 2005.
Misi
a. Memberikan pelayanan terbaik dan memuaskan kepada prajurit TNI AD,
HANKAM beserta keluarganya
b. Mengutamakan pelayanan yang cepat dan profesional
c. Meningkatkan fasilitas peralatan sesuai dengan kemajuan teknologi kedokteran
Bidang Penelitian :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Rumah Sakit Tingkat II Dr AK Gani Kesdam II/Sriwijaya adalah bangunan tua
peninggalan kolonial Belanda yang waktu itu digunakan sebagai Markas Pertahanan
Belanda untuk menghambat masuknya Tentara Indonesia (APRI), terutama serangan
yang datang dari sungai Musi.
Pada tanggal 13 Mei 1950 diserahkan oleh Belanda kepada Pemerintah Indonesia
(APRI) dan selanjutnya digunakan oleh Pemerintah Indonesia sebagai instalasi kesehatan
TNI yang pada waktu itu dikelola oleh Yankesad dan seterusnya seiring
perkembangannya diberi nama Rumah Sakit Tingkat II Dr AK Gani/Kesdam
II/Sriwijaya. Pemberian nama tersebut didasari untuk mengenang jasa-jasa Dr. Adnan
Kapau Gani yang banyak berjuang membantu APRI melawan Kolonial Belanda. Sesuai
dengan Surat Keputusan Kasad Nomor : Skep/1210/VIII/1976 tanggal 28 Agustus 1976
maka diresmikanlah nama Rumah Sakit Tingkat II Dr AK Gani/Kesdam II/Sriwijaya.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 67
D3 50
S1 2
Jumlah 119
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Administrator Kesehatan 1
Apoteker 2
Asisten Apoteker 7
Dokter 55
Dokter Gigi 4
Nutrisionis 4
Peneliti 1
Pengawas Farmasi dan Makanan 3
Penyuluh Keluarga Berencana 5
Perawat Gigi 4
Pranata Komputer 1
Pranata Laboratorium Kesehatan 12
Pustakawan 2
Sanitarian 1
Tenaga Perawatan 163
Lain-lain 1
Jumlah 256
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Laboratorium Klinik - Memeriksa Leucosit, Eritrosit, Microscope
Diffcount, Malaria, Sedimen,
Urine, Jamur, Sperma Analisa
- Memeriksa seluruh komponen RA 50
dalam darah, misalnya : BSS,
UR, CRE, Cholesterol, Asam
Urat, Trigliserida Bilirubin
Total, Protein Total, Albumin
Globulin, Na, K, Cl, Ca
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
- Pelayanan terbuka untuk pengunjung
IV. PUBLIKASI
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
V. KERJASAMA PENELITIAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo
Pimpinan : Dr. Merdias Almatsier
Alamat Lengkap : Jln. Diponegoro 71 Jakarta Kotak Pos 1086
Kode Pos : 10430
Telpon : (021) 31926377; 31934044
Fax : (021) 3148991
Email : dir_rscm@yahoo.com atau dir_rscm@hotmail.com
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 1919
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
a. Pelayanan medis.
b. Pelayanan menunjang medis dan non medis.
c. Pelayanan dan asuhan keperawatan.
d. Pelayanan rujukan.
e. Pendidikan dan pelatihan.
f. Penelitian dan pengembangan.
g. Administrasi umum dan keuangan.
Visi
Menjadi rumah sakit pendidikan bermutu ASEAN tahun 2003 dan bermutu Asia
Pasifik tahun 2015.
Misi
a. Memberikan pelayanan kesehatan paripurna, bermutu dan terjangkau oleh
semua lapisan masyarakat.
b. Menjadi tempat pendidikan dan pengembangan dalam rangka meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat.
Bidang Penelitian
a. Kedokteran
b. Keperawatan
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Struktur Organisasi
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 3.345
D3 678
D4 1
S1 1.210
S2 901
S3 52
Jumlah 6.187
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Administrator Kesehatan 19
Analis Kepegawaian 35
Apoteker 19
Asisten Apoteker 42
Dokter 1.916
Dokter Gigi 87
Epidemiolog Kesehatan 15
Nutrisionis 40
Pengawas Farmasi dan Makanan 17
Perawat Gigi 26
Pranata Laboratorium Kesehatan 50
Sanitarian 12
Tenaga Perawatan 1.496
Tenaga Keterampilan Fisik :
Rekam Medis 11
Optisien 1
Radiografer 76
Lain-lain 180
Jumlah 4.042
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
Laboratorium
Nama Laboratorium :
1. Patologi Klinik
2. Patologi Anatomi
3. Forensik Klinik
4. Mikrobiologi Klinik
5. ICU
6. KSMF IKA
7. Hematologi (P)
8. Diabetes dan Lipid (P)
9. IGD
10. Sitologi (Obs-Gin)
11. KSMF Kulit
IV. PUBLIKASI
Majalah/jurnal yang diterbitkan :
1. Halo Cipto (Trimester).
2. Buletin Gigi dan Mulut.
3. Info Farmasi.
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri :
a. FKM UI
b. FK UI
c. Puslitbang Gizi Bogor
d. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan RI
Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo
Pimpinan : Dr. H. Slamet Riyadi Yuwono, DTMH, MARS.
Alamat Lengkap : Jln. Mayjen Prof. Dr. Moestopo No. 6 – 8 Surabaya
Kode Pos : 60286
Telpon : (031) 5501000
Fax : (031) 5028735
Email :-
Website/Homepage :-
Tahun Didirikan : 1981
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Melaksanakan upaya kesehatan secara berdayaguna dan berhasilguna dengan
mengutamakan upaya penyembuhan dan pemulihan yang dilaksanakan secara serasi dan
terpadu dengan upaya peningkatan, pencegahan dan menyelenggarakan upaya rujukan
serta penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, penelitian dan pengembangan kesehatan.
Fungsi
a. Penyelenggaraan pelayanan medik
b. Penyelenggaraan pelayanan penunjang medik dan non medik
c. Penyelenggaraan pelayanan dan asuhan keperawatan
d. Penyelenggaraan pelayanan rujukan
e. Penyelenggaraan usaha pendidikan dan pelatihan paramedik
f. Penyediaan fasilitas dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan
bagi calon dokter dan dokter spesialis
g. Penyelenggaraan penelitian dan pengembangan kesehatan
h. Penyelenggaraan kegiatan ketatausahaan
i. Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Gubernur Kepala Daerah dan
Kepala Dinas Kesehatan sesuai dengan bidang tugasnya
Visi
Mengembangkan RSUD Dr. Soetomo sebagai rumah sakit pendidikan terbaik dan
terpandang di Indonesia dengan ciri-ciri :
a. Aman e. Bermutu
b. Informatif f. Manusiawi
c. Efektif g. Memuaskan
d. Efesien
Misi
a. Pemuka dalam pelayanan
b. Pemuka dalam pendidikan
c. Pemuka dalam penelitian
Bidang Penelitian
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Tahun 1923: NIAS ( Nedeerlandsch Indische Artachschool) dari Jl. Kedungdoro 38
pindah ke Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga sekarang, sebagai
Rumah Sakit Pendidikan dipakai Rumah Sakit Simpang atau Stadsver
Band.
Tahun 1937: oleh Kerajaan Belanda dibangun Rumah Sakit Angkatan Laut Central
Burgerijike Ziekenhuis (CBZ) di desa Karangmenjangan.
Tahun 1943: Pada masa penjajahan Jepang pembangunan Rumah Sakit Karang-
menjangan dilanjutkan oleh Pemerintah Jepang. Setelah selesai kemudian
dijadikan Rumah Sakit AL
Tahun 1948: Pada tanggal 1 September 1948 oleh Pemerintah Pendudukan Belanda
Rumah Sakit Simpang diubah menjadi Roemah Sakit Oemoem Soerabaja.
Tahun 1950: Roemah Sakit Oemoem Soerabaja di bawah Departemen Kesehatan RI,
ditetapkan sebagai Rumah Sakit Umum Pusat
Tahun 1953 s.d 1954 sebagian pelayanan Bagian Bedah pindah ke RS Karangmenjangan
dengan OK lama sudah dipakai (untuk operasi aktif), sedang untuk bedah
akut (emergency) masih di RS Simpang.
Tahun 1980: Rumah Sakit Simpang di Jl. Pemuda No. 33 dijual dengan sistem tukar
tambah. Di RS Karangmenjangan dibangun UGD dan ruangan bedah
berlantai 3. Dengan demikian semua kegiatan pelayanan dijadikan satu di
RS Karangmejangan/Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soetomo
Perubahan nama dan status :
Tahun 1964 : Rumah Sakit Umum Pusat Surabaya dirubah namanya menjadi Rumah
Sakit Dokter Soetomo, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan
RI, tanggal 20 Mei 1964 No. 26769/KAB/76
Tahun 1965 : Berdasarkan PP No. 4 Tahun 1965 pengelolaan/penyelenggaraan RSUP
Dr. Soetomo diserahkan kepada Pemerintah Daerah Tingkat I Jawa Timur
Tahun 1979 : Sesuai dengan SK. Menkes 51/Menkes/SK/1179 RSUD Dr. Soetomo
ditetapkan menjadi Rumah Sakit Kelas A sebagai rumah sakit pelayanan,
pendidikan, penelitian dan pusat rujukan tertinggi untuk Wilayah
Indonesia Timur
Tahun 1999 : Sesuai Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Timur
No. 2 Tahun 1999 tentang pengelolaan keuangan RSUD Dr. Soetomo
sebagai Unit Swadana Daerah yang mulai diberlakukan 1 April 1999
Struktur Organisasi
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
K3RS 1
Komite Medik 1
Satuan Informasi Sistem (SIM) 1
SMF. Penyakit Dalam 1
Kebidanan & Penyakit Kandungan 1
Ilmu Kesehatan Anak 1
Bedah Umum 1
Bedah Orthopedi 1
Bedah Plastik 1
Urologi 1
Bedah Syaraf 1
Anestesiologi & Reanimasi 1
Penyakit jantung 1
Penyakit Paru 1
Penyakit Mata 1
Penyakit THT 1
Patologi Klinik 1
Patologi Anatomi 1
Radiologi 1
Rehabilitasi Medik 1
Penyakit Syaraf 1
Penyakit Kulit dan Kelamin 1
Kedokteran Forensik 1
Kedokteran Jiwa 1
Kesehatan Gigi 1
Farmakologi Klinik 1
Mikrobiologi Klinik 1
Kedokteran Umum 1
Jumlah 28
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi)
Instalasi/Laboratorium Patologi Klinik Fungsi pelayanan,
pendidikan dan penelitian
sesuai masing-masing
bidang
Instalasi/Laboratorium Patologi Anatomi
Instalasi/Laboratorium Kedokteran Forensik
Instalasi/Laboratorium Mikrobiologi Klinik
b. Perpustakaan
IV. PUBLIKASI
Majalah/jurnal yang diterbitkan :
1. Buletin Penelitian RSUD Dr. Soetomo
2. Mimbar RSUD Dr. Soetomo
3. Berita Instalasi Rawat Darurat
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri Luar Negeri
a. Balitbangda Propinsi Jawa Timur a. Belanda
b. FK. Universitas Airlangga b. Jerman
c. Balitbangtekes c. Jepang
d. Phapros
RSAB “Harapan Kita”
Pimpinan : dr. Trijatmo Rachimhadhi, Sp.OG
Alamat Lengkap : Jln. Letjan S. Parman Kav. 87 Slipi, Jakarta
Kode Pos : 11420
Telpon : 5668284 (Hunting)
Fax : (021)-5601816
Email : rsabhk@indo.net.id
Website/Homepage : www.rsab.harapan-kita.co.id.
Tahun Didirikan : 1979
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Melaksanakan pelayanan kesehatan secara menyeluruh bagi anak serta ibu hamil
dan ibu bersalin sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Fungsi
a. Melaksanakan pelayanan kesehatan anak.
b. Melaksanakan pelayanan ibu hamil dan bersalin.
c. Melaksanakan pelayanan perinatologi.
d. Melaksanakan pelayanan pasangan suami istri yang ingin punya anak dan
keluarga berencana.
e. Melaksanakan asuhan dan pelayanan keperawatan.
f. Melaksanakan rujukan pasien, ilmu dan teknologi.
g. Melaksanakan diklat untuk medis, paramedis dan non medis.
h. Melaksanakan penelitian dan pengembangan.
i. Melaksanakan urusan umum dan keuangan.
Visi
Memberikan pelayanan kesehatan fisik, mental dan sosial dalam rangka
pembangunan Indonesia seutuhnya dan merupakan tempat diklat dan litbang bagi
medis, paramedis dan nonmedis.
Misi
a. Memberikan pelayanan pengobatan & perawatan kepada masyarakat
khususnya anak dan ibu.
b. Memberikan tempat pendidikan tenaga kesehatan yang terampil baik tenaga
medis, para medis dan non medis.
c. Menciptakan tempat penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan dan
kedokteran dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.
Bidang Penelitian
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
RSAB “Harapan Kita” merupakan gagasan dan dibangun oleh Yayasan Harapan
Kita yang diketuai oleh Ibu Tien Soeharto. Gagasan ini didasarkan kepada pemikiran
naluriah seorang ibu yang berkeyakinan bahwa anak-anak adalah tunas bangsa dan
generasi penerus yang dapat mengangkat bangsa Indonesia dimasa yang akan datang ke
tingkat yang lebih terhormat dan dikagumi oleh bangsa lain.
Hal ini hanya dapat dicapai apabila kita benar-benar mempersiapkan generasi
penerus dengan penuh rasa tanggung jawab, yaitu dengan menyiapkan sarana-sarana
yang diperlukan, diantaranya adalah pembangnunan rumah sakit khusus untuk anak dan
ibu.
Gagasan pokok yang ingin dicapai oleh pendiri rumah sakit ini adalah :
1. Ingin memberikan pelayanan, pengobatan, perawatan kepada masyarakat, khususnya
anak dan ibu.
2. Sebagai tempat pendidikan tenaga kesehatan yang terampil, baik tenaga-tenaga medis,
paramedis maupun non medis.
3. Sebagai tempat penelitian dan pengembangan bidang kesehatan dan kedokteran dalam
rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.
Lokasi dan bangunan RSAB “Harapan Kita” adalah sebagai berikut :
1. Lokasi pembangunan berada di Jalan Raya Letjen S. Parman cukup sentral dan mudah
dicapai oleh masyarakat di Jakarta.
2. Pembangunan menempati sebidang tanah dengan luas 87.850 m2 atau hampir sembilan
hektar dan jumlah luas lantai bangunan keseluruhan adalah 38.645 m2.
Pada upacara peresmian RSAB Harapan Kita pada tanggal 22 Desember 1979
memutuskan untuk mempersembahkan pemilikan proyek rumah sakit kepada Negara
Indonesia melalui Bapak Presiden RI. Persembahan rumah sakit ini dituangkan dalam
Surat Keputusan Pengurus Yayasan Harapan Kita No. 11/Kpts/yhk/XI/79 tanggal 5
Nopember 1979.
Status pemilikan RSAB Harapan Kita lebih tegas dan jelas diatur dalam
Keputusan Presiden No. 60 tahun 1979 tanggal 27 Desember 1979. Namun demikian,
agar pengelolaan dan pengembangan selanjutnya dari rumah sakit ini tetap dilakukan
dalam rangka mencapai gagasan-gagasan yang dicetuskan oleh Yayasan Harapan Kita,
serta untuk tetap memberikan kesempatan yang luas bagi partisipasi masyarakat sendiri
maka pengelolaan dari RSAB Harapan Kita diserahkan kepada Yayasan Harapan Kita
dengan bantuan dari pemerintah.
Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus
melaksanakan misi kedua dan ketiga, maka melalui Surat Keputusan Menteri Kesehatan
RI No. 294/MenKes/SK/1985 tentang rumah sakit yang digunakan sebagai tempat
pendidikan calon dokter dan dokter spesialis dimana isinya menunjuk RSAB Harapan
Kita sebagai tempat pendidikan calon dokter dan dokter spesialis.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN (Sub Bagian Penelitian, RSAB Harapan Kita)
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 1
S1 2
S2 1
Jumlah 4
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Dokter 1
Dokter Gigi 1
Lain-lain
S1 administrasi niaga 1
SMEA 1
Jumlah 4
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
- Melayani intern RSAB Harapan Kita (untuk karyawan baik medis, para medis
dan non medis)
c. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri
a. FKUI
Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto
Pimpinan : Brigjen TNI Dr. Adib Abdullah Yahya M.Sc.
Alamat Lengkap : Jln. Dr. Abdul Rahman Saleh No. 24, Jakarta Pusat
Kode Pos : 10410
Telpon : (021) 3441008
Fax : (021) 3440693
Email : -
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 26 Juli 1950 (Serah terima dari KNIL kepada TNI)
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Menyelenggarakan & melaksanakan fungsi perumahsakitan tertinggi di jajaran
TNI-AD, melalui upaya-upaya pelayanan kesehatan kuratif yang terpadu dengan
pelaksanaan kegiatan kesehatan promotif & preventif.
Fungsi
Pelayanan medis, penunjang medis & keperawatan, rujukan dan supervisi bagi
rumah sakit tingkat Kodam, pendidikan dan pelatihan, riset/penelitian dan
pengembangan, pembinaan profesi tenaga kesehatan TNI-AD dan organik militer.
Visi
RSPAD Gatot Soebroto menjadi rumah sakit kebanggaan prajurit dan kebanggaan
masyarakat.
Misi
Umum :
Ikut serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan menyelenggarakan
pelayanan kesehatan yang bermutu, menyeluruh dan terjangkau bagi masyarakat
umum.
Khusus :
Mendukung tugas pokok TNI-AD dengan menyelenggarakan dan melaksanakan
pelayanan kesehatan bagi prajurit dan PNS TNI-AD serta keluarganya dan
memberikan dukungan kesehatan, serta menyelenggarakan dan melaksanakan
penelitian & pengembangan di bidang kesehatan.
Bidang Penelitian :
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Setelah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia tanggal 29 Desember 1949,
salah satu instalasi kesehatan militer yang diserahkan kepada tentara nasional Indonesia
ialah “Leger Hospital Batavia” . Pada tanggal 26 Juli 1950 dilaksanakan serah terima
rumah sakit dari pihak TNI diwakili Letkol Kolonel Dr. Satrio dan dari KNIL diwakili
oleh Letnan Kolonel Dr. Scheffers. Rumah sakit ini diberi nama “Rumah Sakit Tentara
Pusat” (RSTP). RSTP adalah suatu lembaga di bawah Djawatan Kesehatan Tentara
Angkatan Darat (DKTAD).
Pada tahun 1953 sebutan DKTAD berubah menjadi DKAD. Sebutan ini
mempengaruhi juga nama RSTP menjadi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RUMKIT
PUS-AD), namun singkatan yang lebih dikenal adalah RSPAD. Nama RSPAD ini
berjalan sampai akhir 1970, untuk memberi kehormatan kepada tokoh TNI Angkatan
Darat yang banyak jasanya terhadap para prajurit yang menderita sakit yaitu Jenderal
Gatot Soebroto mantan wakil kepala staf TNI Angkatan Darat, maka kepala staf
Angkatan Darat dengan Surat Keputusannya Nomor : SKEP-582/X/1970 tanggal 22
Oktober 1970 menetapkan nama RSPAD menjadi : “Rumah Sakit Gatot Soebroto”,
disingkat Rumkit Gatot Soebroto. Akhirnya untuk membuat keseragaman sebutan nama-
nama rumah sakit di lingkungan TNI Angkatan Darat, Kajankesad dengan surat edaran
Nomor : SE/18/VIII/1977 tanggal 4 Agustus 1977 menetapkan sebutan untuk Rumah
Sakit Gatot Soebroto menjadi “Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto”
(RSPAD Gatot Soebroto).
Berdasarkan Keputusan Presiden RI nomor KEPPRES 31 tahun 1971 tanggal 26
Mei 1971 dibentuk tim pembangunan RSPAD Gatot Soebroto dan dengan KEPPRES
nomor 64 tahun 1971 tanggal 26 Mei 1971 diangkat pimpinan dewan pengawas dan
direksi pelaksana proyek mulai saat itu dimulailah pembangunan RSPAD Gatot Soebroto
secara menyeluruh atas prakarsa Presiden RI, sebagai penghargaan atas jasa dan dharma
bakti prajurit TNI yang secara bertahap akan menjadi rumah sakit yang modern dan
memiliki sarana teknologi maju.
Pembangunan fisik dengan anggaran Departemen Hankam seluas 13.885 ha.
Sebelum tahun 1970; Paviliun perawatan PATI (lama), unit perawatan anak, kamar
operasi kebidanan. Sesudah tahun 1970; asrama perawat wanita, flat dokter. Dengan
anggaran bantuan presiden/melalui Sekretariat Negara RI, telah dibangunnya tujuh belas
unit gedung seluas 102.948 M2 antara lain; unit perawatan umum, unit bedah, unit
rehabilitasi medik.
Pada tanggal 22 April 1985 mulai ditanam tiang pancang pertama pembangunan
gedung poliklinik dan administrasi tahap II beserta lapangan upacara/parkir dan
peresmiannya dilaksanakan pada tanggal 17 Pebruari 1988. Pada tanggal 3 Nopember
1988 dilaksanakan peletakan batu pertama masjid “Asyifa “ RSPAD Gatot Soebroto oleh
Gubernur DKI Wiyogo Admodarminto dan tanggal 17 Nopember 1989 diresmikan
pemakaiannya oleh Pangab Jenderal TNI Try Sutrisno.
Pada tanggal 12 Pebruari 1990 mulai ditanam tiang pancang I pembangunan
gedung unit perawatan Yankesmasum “Pavilium Kartika” dengan kapasitas 100 tempat
tidur oleh Aslog Kasad dan diresmikan pemakaiannya tanggal 16 September 1991 oleh
Bapak Presiden RI tanggal 14 Maret 1996 dibuka gedung unit perawatan Pulmonologi,
unit perawatan Keswa dan asrama putra serta gedung penunggu pasien.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
b. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 748
D3 164
D4 4
S1 (Dokter + Non Dokter) 101
S2 208
S3 3
Jumlah 1.228
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Administrator Kesehatan (SKM) 2
Apoteker 8
Asisten Apoteker 95
Dokter 75
Dokter Gigi 21
Nutrisionis 5
Peneliti 3
Perawat Gigi 25
Pustakawan 2
Sanitarian 2
Tenaga Perawatan 999
Lain-lain :
S2 Kes.Mas 2
S1 Kes.Mas. 9
SKp 7
SPd 9
Jumlah 1.264
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Bedah Ortopedi 1
Penyakit Kulit & Kelamin 1
Kardiologi 1
Jumlah 3
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Lab. Path. Anatomi Melaksanakan Pemeriksaan Tissu procesor
Histopatologi (Histokinette).
Mikrotome, mikroskop, alat
Melaksanakan Pemeriksaan bedah minor.
Sitologi meliputi : Cytospin, sentrifus,
Pap Smear alat(bak) pulasan,
Sputum mikroskop.
Cairan Pleura
Cairan Ascitas, Urine, Liquor
dsb.
Melaksanakan pemeriksaan
FNAB (Biopsi aspirasi jarum
halus) Pistolet Cameco
Melaksanakan pemeriksaan
potong beku (vries coupe) Cryostat
Lab. Path. Klinik Pemeriksaan Hematologi Sysmex K 1000 cell counter
Klinik. hematologi.
Pemeriksaan Kimia Klinik. Abbot spectrum CCX auto
Pemeriksaan Imunoserologi. analyzer.
Pemeriksaan Bakteriologi Nova 5 electrolyte analyzer.
Klinik. Rapid Lab. 248 blood gas
Pemeriksaan Urinalisis. analyzer.
Pemeriksaan Faeces/tinja Express plus auto analyzer.
Pemeriksaan Cairan Tubuh
Pemeriksaan Analisis Gas
Darah.
Laboratorium Kesehatan Rik. Intensitas Cahaya (Lux) Digital Lux Meter
Lingkungan Rik. Indeks Panas Suhu Area Heat Stress Monitor
Ruangan (WBGT in)
Rik. Suhu (0o) dan Thermohygrometer
kelembaban ruangan (%)
Rik. Intensitas Sound Level Meter
suara/kebisingan (dB)
Rik. Gas-gas berbahaya Air gas sampler
Mengukur PH (derajat PH Meter
keasaman)
Mengukur kadar O2 Oxigen Analizer
(oksigen) Chlorinemeter
Mengukur kadar chlor bebas
dan clor terikat TDS dan Conduktivity
Mengukur kadar TDS dan
chlor terikat (ppm) Lux Meter
Rik. Intensitas cahaya (lux) Max-Min Hygrometer
Rik. Suhu dan Kelembaban
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang diberikan :
1 Peminjaman buku
2 Fotokopi
c. Unit Komputasi
d. Komite Riset RSPAD Gatot Soebroto
IV. PUBLIKASI
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
V. KERJASAMA PENELITIAN
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi
Pimpinan : Dr. H. Suir Syam, M.Kes
Alamat Lengkap : Jln. Dr. A. Rivai-Bukittinggi
Kode Pos : 26114
Telpon : (0752) 21720; 21492; 21831; 21322
Fax : (0752) 21321
Email : -
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan :. 1908
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Melaksanakan upaya kesehatan secara berdayaguna dan berhasilguna dengan
mengutamakan upaya penyembuhan dan pemulihan yang dilaksanakan secara
serasi dan terpadu dengan upaya peningkatan, pencegahan dan penyelenggaraan
upaya rujukan serta penyelenggaraan pendidikan, pelatihan penelitian bagi calon
dokter umum, dokter spesialis, tenaga paramedis dan tenaga kesehatan lainnya
serta pengembangan di bidang kesehatan.
Fungsi
a. Penyelenggaraan pelayanan medis.
b. Penyelenggaraan pelayanan penunjang medis dan non medis.
c. Penyelenggaraan pelayanan dan asuhan keperawatan .
d. Penyelenggaraan pelayanan rujukan.
e. Penyelenggaraan usaha pendidikan dan pelatihan paramedis.
f. Penyediaan fasilitas pendidikan bagi calon dokter dan dokter spesialis
g. Penyelenggaraan penelitian dan pengembangan kesehatan
h. Penyelenggaraan kegiatan ketatausahaan.
Visi
Menjadikan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi sebagai
“Wahana Pelayanan Kesehatan Paripurna dan Terpercaya”.
Misi
a. Memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada seluruh lapisan
masyarakat
b. Memberikan pelayanan yang efisien dan efektif
c. Menciptakan lingkungan rumah sakit yang bersih, sehat, aman dan nyaman
d. Memberikan kepuasan kepada masyarakat dan karyawan/ti rumah sakit
e. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan serta penelitian di bidang
kesehatan
f. Meningkatkan kemandirian rumah sakit dalam pengelolaan pelayanan
kesehatan, administrasi dan manajemen .
Bidang Penelitian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi adalah RS Kelas B Pendidikan yang
terletak di Kotamadya Bukittinggi yang berudara sejuk dengan ketinggian dari
permukaan laut 909-914 m dan terletak di antara (10021 BT-10025 BT), (00,76LS-00,
19LS).
Luas areal Kotamadya Bukittinggi 25.239 Km dengan jumlah penduduk 86.038
jiwa, yang pada hari libur dan hari pasar jumlah pendatang bisa menjadi 3 kali dari
jumlah penduduk yang ada, sedangkan pekerjaan penduduk umumnya petani, pedagang,
pegawai negeri dan swasta.
RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi merupakan Rumah Sakit Pemerintah
Daerah Tk. I yang berada di daerah Kotamadya TK. II dengan fasilitas cukup memadai
yang dapat melayani rujukan dari 7 daerah Tk. II di Sumetera Barat Bagian Utara dan
daerah-daerah perbatasan seperti Propinsi Riau, Propinsi Jambi dan Sumatera Utara
bagian Selatan.
Di samping melakukan pelayanan serta langsung RSUD Dr. Achmad Mochtar
Bukittinggi juga melakukan pembinaan terhadap Rumah Sakit Type C dan D serta
Puskesmas yang ada di wilayah Sumatera Barat Bagian Utara dengan memberikan dokter
rujukan (Referal System) serta memberikan peningkatan ilmu terhadap dokter-dokter
rumah sakit yang bersangkutan dalam rangka peningkatan pelayanan di rumah sakit
tersebut.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
b. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 355
D3 851
S1 41
S2 31
Jumlah 1.218
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Apoteker 6
Asisten Apoteker 26
Dokter 38
Dokter Gigi 5
Nutrisionis 10
Penyuluh Kesehatan 2
Penyuluh Kesehatan Masyarakat 4
Perawat Gigi 9
Pranata Laboratorium Kesehatan 10
Sanitarian 2
Tenaga Perawatan 284
Lain-lain 112
Jumlah 508
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Laboratorium Klinik Analisis Kimia, Darah Automatic Chemical Analyzer
Mikrobiologi, Cellconunter Automatic
Immunologi
Laboratorium Pathologi
Anatomik
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
- Pelayanan untuk karyawan rumah sakit sendiri serta pelayanan untuk
mahasiswa dan siswi yang praktek di rumah sakit.
IV. PUBLIKASI
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
V. KERJASAMA PENELITIAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek
Pimpinan : Dr. Relliyani R.M.Kes.
Alamat Lengkap : Jln. Dr. Rivai No. 6 Penengahan Bandar Lampung
Kode Pos : 35112
Telpon : (0721) 703312
Fax : (0721) 703952
Email : rsudam@indo.net.id
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 1914
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Melaksanakan upaya kesehatan secara berdayaguna dan berhasilguna dengan
mengutamakan upaya penyembuhan dan pemulihan yang dilaksanakan secara
serasi dan terpadu dengan upaya peningkatan dan pencegahan serta melaksanakan
upaya rujukan.
Fungsi
a. Melaksanakan upaya pelayanan medis.
b. Malaksanakan upaya rehabilitasi medis.
c. Melaksanakan pencegahan akibat penyakit dan peningkatan serta pemulihan
kesehatan.
d. Melaksanakan upaya perawatan.
e. Melaksanakan upaya pendidikan dan latihan.
f. Melaksanakan sistem rujukan.
g. Sebagai tempat penelitian.
Visi
Rumah Sakit Profesional Kebanggaan Masyarakat Lampung.
Misi
Memberikan Pelayanan Prima kepada Masyarakat.
Bidang Penelitian :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
RSUDAM didirikan tahun 1914 sebagai rumah sakit perkebunan Pemerintah
Hindia Belanda untuk merawat buruh perkebunannya. Pada awal berdirinya, rumah sakit
ini berkapasitas 100 tempat tidur.
Kepemilikan rumah sakit ini terus berubah sejalan dengan perubahan
pemerintahan, sejak tahun 1942 sampai sekarang pengelolanya adalah :
- Tahun 1942 s.d 1945 sebagai rumah sakit tempat merawat tentara Jepang
- Tahun 1945 s.d 1950 sebagai RSU, dikelola oleh Pemerintah Pusat RI.
- Tahun 1950 s.d 1964 sebagai RSU, dikelola oleh Pemerintah Daerah Sumatera
Selatan
- Tahun 1964 s.d 1965 sebagai RSU, dikelola oleh Pemerintah Kodya
Tanjungkarang
- Tahun 1965 s.d sekarang sebagai RSU, dikelola oleh Pemerintah Propinsi
Lampung
Sejak tahun 1984 berdasarkan SK. Gubernur Propinsi Lampung
No.G/180/B/HK/1984, tanggal 7 Agustus 1984 nama rumah sakit ini berganti menjadi
Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek, kemudian berdasarkan Perda.
Propinsi Lampung No. 8 tahun 1985 tanggal 27 Februari 1995, dirubah menjadi RSUD.
Dr. H. Abdul Moeloek Propinsi Daerah Tingkat I Lampung yang telah disahkan oleh
Menteri Dalam Negeri dengan SK Nomor : 139 tahun 1995 dan diundangkan dalam
Lembaran Daerah Propinsi Lampung Nomor : 173 tahun 1995, tanggal 28 November
1995.
Sejak berdiri sampai sekarang rumah sakit ini telah mengalami tujuh belas kali
pergantian direktur, mulai dari Dr. Dam Stoh sebagai direktur pertama pada tahun 1929
sampai dengan sekarang direktur ke-17 Dr. Rellyani, M.Kes. Sedangkan nama Abdul
Moeloek diabadikan sebagai nama rumah sakit dengan berbagai pertimbangan, salah
satunya karena beliau adalah direktur ke-5 rumah sakit ini sekaligus sebagai direktur
dengan masa kepemimpinan paling panjang yaitu tahun 1942 s.d tahun 1957.
Melalui Perda Propinsi Lampung Nomor : 12 tahun 2000, tanggal 8 Juni 2000
RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Propinsi Lampung ditetapkan sebagai Unit Swadana
Daerah, setelah mendapat persetujuan DPRD Propinsi Lampung melalui surat
persetujuan No.: 13 tahun 2000 tanggal 8 Juni 2000, sedangkan pelaksanaannya sebagai
Unit swadana Daerah diatur dengan SK Gubernur Propinsi Lampung Nomor : 25 tahun
2000 tanggal 25 Juli 2000 tentang Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Perda Propinsi
Lampung No. 12 tahun 2000.
Struktur Organisasi
Organisasi dan tatakerja RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Propinsi Lampung
berpedoman pada Perda. Propinsi Nomor 8 tahun 1995, tanggal 27 Februari 1995,
tentang Organisasi dan Tatakerja RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Propinsi Lampung.
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 11
D3 67
D4 1
S1 68
S2 46
Jumlah 193
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Apoteker 3
Asisten Apoteker 13
Dokter 33
Dokter Gigi 4
Penyuluh Kesehatan Masyarakat 7
Perawat Gigi 5
Sanitarian 4
Tenaga Perawatan 360
Jumlah 429
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
- Peminjaman Buku
IV. PUBLIKASI
Majalah/jurnal yang diterbitkan :
a. Buleram (Buletin RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Propinsi Lampung )
V. KERJASAMA PENELITIAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
Rumah Sakit Persahabatan
Pimpinan : Dr. Hardi Yusa, Sp.OG, MARS
Alamat Lengkap : Jln. Persahabatan Raya No. 1 Jakarta
Kode Pos : 13230
Telpon : (021) 4891745, 4891708
Fax : (021) 4711222
Email : -
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 7 November 1963
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
RSUP Persahabatan mempunyai tugas melaksanakan upaya kesehatan secara
berdayaguna dan berhasilguna, dengan mengutamakan upaya penyembuhan dan
pemulihan yang dilaksanakan secara serasi dan terpadu dengan upaya peningkatan
dan pencegahan, serta melaksanakan upaya rujukan.
Fungsi
a. Menyelenggarakan pelayanan medis.
b. Menyelenggarakan pelayanan dan asuhan keperawatan.
c. Menyelenggarakan pelayanan rujukan.
d. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan.
e. Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan.
f. Menyelenggarakan administrasi umum dan keuangan
Visi
Terwujudnya rumah sakit mandiri dan prima dalam pelayanan dengan unggulan
kesehatan respirasi.
Misi
a. Pelayanan kesehatan profesional, bermutu dan bersahabat untuk mewujudkan
kepuasan pelanggan, dengan menjalankan fungsi sosial.
b. Mengembangkan jiwa (sikap mental) wirausaha dalam menyelenggarakan
pelayanan prima yang bertumpu pada pemberdayaan seluruh potensi rumah
sakit dan penggolongan kemitraan seluas-luasnya.
c. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan respirasi dalam kedudukannya
sebagai pusat rujukan nasional, pusat pendidikan dan pusat pengembangan
keilmuan di bidang kesehatan respirasi yang bertaraf international.
d. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan, pelatihan, penelitian dan
pengembangan yang bermutu.
Bidang Penelitian
a. Ilmu Kedokteran
b. Ilmu Keperawatan
c. Manajemen Rumah Sakit
d. Mikrobiologi
e. Rekam Elektrik
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Rumah Sakit Persahabatan adalah rumah sakit tipe B yang berlokasi di Jakarta,
Indonesia, yang secara administratif merupakan rumah sakit vertikal di bawah
Departemen Kesehatan RI, cq. Direktur Jenderal Pelayanan Medik.
Tahun 1961 RS. Persahabatan mulai dibangun yang merupakan sumbangan dari
Pemerintah Rusia kepada pemerintah Indonesia. Penyerahan secara resmi pada tanggal 7
Nopember 1963 yang kemudian dikenal sebagai hari jadi Rumah Sakit Persahabatan
Rumah Sakit Persahabatan merupakan Pusat Rujukan Nasional Kesehatan Paru,
serta Laboratorium Kuman Tuberkulosis dan mendapat pengakuan international
sebagai “WHO Collaborating Centre”.
Saat ini Rumah Sakit Persahabatan sedang mempersiapkan diri untuk menjadi
Pusat Kesehatan Respirasi Nasional yang nantinya dapat menanggulangi secara aktif
masalah kesehatan respirasi di Indonesia. Selain itu juga melaksanakan pelayanan prima
di bidang kesehatan respirasi baik promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta
bersifat comprehensive and one stop service untuk berbagai disiplin terkait dengan
kesehatan respirasi. Pelayanan yang diberikan bertaraf international dan mampu
memenuhi kebutuhan konsumen dan menjawab persaingan global.
Rumah Sakit Persahabatan merupakan rumah sakit pendidikan baik untuk
pendidikan dokter spesialis dan juga untuk tempat pendidikan dan pelatihan dokter,
perawat, petugas laboratorium, rekam medis dan petugas lain yang berasal dari berbagai
daerah.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 1.117
D3 172
D4 2
S1 110
S2 129
S3 4
Jumlah 1.534
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Administrator Kesehatan 7
Apoteker 6
Arsiparis 2
Asisten Apoteker 26
Dokter 196
Dokter Gigi 13
Nutrisionis 12
Perawat Gigi 6
Pranata Komputer 2
Pustakawan 1
Sanitarian 2
Tenaga Perawatan 624
Jumlah 897
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan)
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Instansi Mikrobiologi - Pemeriksaan bakteri tahan - Incubator
asam, mikroorganisme, - Alat Pewarna Otomatik
Jamur (langsung, biakan - Mikroskop
resistensi)
- Pemeriksaan PCR
Instalasi Patologi Klinik Pemeriksaan darah, urine, Hematology automatic cell
feces, analisis gas darah, counter, automatic chemical
elektrolit dll. analyzer, blood gas analyzer,
electrolyte analyzer, urine
analyzer, immunology reader,
immunology washer,
microscop.
Instalasi Patologi Pemeriksaan histopatologi - Mikroskop
Anatomi sitologi - Mikrotome
- Alat Potong Vc
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1 Perpustakaan Rumah Sakit
Melayani buku-buku kedokteran, keperawatan, manajemen rumah sakit dll.
2 Perpustakaan Bagian Pulmonologi FKUI/SMF Paru RS Persahabatan
a. Melayani buku-buku texbook, majalah ilmiah, jurnal dll, dalam bidang
kedokteran respirasi
b. Pelayanan multi media (CD-ROM, Internet) dalam bidang kedokteran
respirasi
c. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Pemantauan Kadar Penanda Ganas Cyfra dan Neuron Specific Enolase (NSE) pada
Penderita Kanker Paru yang Menjalani Radioterapi.
2. Peranan Pemeriksaan Antibodi Igd terhadap Pathozyme – TB dan Pathozyme-Myco
dalam Diagnosis serta Evaluasi Pengobatan Tuberkulosis Paru di RSUP
Persahabatan
3. Pemeriksaan Reaksi Rental Polimerase dan Hubungannya dengan Mikroskopis BTA
& Biakan Konvensional pada Penderita Tuberkulosis Paru di RSUP Persahabatan.
4. Epresi DNA Topoisomerase II pada Kanker Paru
5. Hasil Terapi Konservatif pada Penderita Batuk Darah di RSUP Persahabatan
6. Manfaat Pemberian Antagonis-H1 (Loratidin) pada Penderita Asma Alergi Persisten
Ringan yang Mendapat Pengobatan Salbutamol Inhaler di RSUP Persahabatan
(dengan Tinjauan Khusus Perbaikan Klinik dan Hipereaktiviti Bronkus)
7. Pemantauan Angka Tahan Hidup Penderita Timoma yang Dibedah di RSUP
Persahabatan dengan Tinjauan Atas Faktor-faktor yang Berpengaruh.
8. Prevalensi Kelainan Foto Toraks dan Penurunan Faal Paru Pekerja Pabrik Semen
9. Hubungan Kanker Paru dengan Perokok Pasif pada Perempuan
10. Efikasi Teofillin Lepas Lambat pada Penderita PPOK Derajat Sedang-Berat
11. Hubungan Merokok Kretek dengan Kanker Paru
12. Analisis Situasi Perencanaan Strategi Bisnis di Poliklinik Khusus RSUP
Persabahatan Jakarta
13. Hubungan antara Konsumsi Zat Besi Hem dengan Kadar Hemoglobin Pasien
Tuberkulosis Paru Rawat Jalan RSUP Persahabatan Jakarta
14. Analisa Pelaksanaan Peraturan Perundang-Undangan Rekam Medis dalam
Pengisian Rekam Medis Instalasi Rawat Inap di RSUP Persahabatan sebagai Alat
Bukti dalam Tuntutan Hukum
15. Analisa Pemanfaatan Laboratorium Patologi Klinik Rawat Jalan RSUP
Persahabatan
16. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Kepatuhan Penderita Diabetes
Mellitus Type 2 Rawat Jalan Menjalani Pengobatan di RSUP Persahabatan Jakarta.
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
1. Jurnal Respirologi Indonesia
2. Jurnal Persahabatan
3. Warta Persahabatan
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri : Luar Negeri :
a. FK. Universitas Indonesia a. JICA ( Japan International
b. Fak. Keperawatan – UI Cooperation Agency)
c. FK. Universitas Atma Jaya b. WHO
d. Fak. MIPA – UI c. JATA ( Japan Anti Tuberculosis
e. NAMRU Association)
f. Fak. Kesehatan Masyarakat – UI d. Royal Adelide Hospital
g. RS. Mawardi, Solo
h. RS. Ahmad Muchtar, Bukittinggi
RS. Pusat Pertamina
Pimpinan : Dr. Suprijanto Rijadi, MPA, Ph.D
Alamat Lengkap : Jln. Kyai Maja No. 43 Jakarta
Kode Pos : 12120
Telpon : (021) 7219200; 7219250; 7219202; 7219564
Fax : (021) 7203540; 7209811; 7261126.
Email : rspp@pdpersi.co.id
Website/Homepage : www.rspp.co.id
Tahun Didirikan : 6 Januari 1972
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Pelayanan Kesehatan.
Visi
Menjadi rumah sakit yang mandiri, efektif, efisien dan terbaik di Asia Tenggara.
Misi
a. Mengelola rumah sakit, poliklinik dan fasilitas kesehatan lainnya secara mandiri,
efektif dan efesien.
b. Memberikan jasa layanan kesehatan bagi pekerja perminyakan dan keluarganya
serta masyarakat luas yang berorientasi kepada kepuasan stakeholder (pelanggan,
mitra kerja, pekerjaan dan pemegang saham).
c. Turut serta dalam program peningkatan taraf kesehatan masyarakat.
Bidang Penelitian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
RSPP didirikan atas prakarsa Bapak Dr. Ibnoe Soetowo pada tahun 1967, dimana
pada saat itu beliau menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina. Mengingat fasilitas
rumah sakit yang ada di Jakarta saat itu belum begitu baik, dibanding dengan fasilitas
rumah sakit bertaraf international dan termodern di Asia Tenggara, yang kemudian
dituangkan di dalam Surat Keputusan Direktur Utama Pertamina No. 89/KPTS/DU/1967
tanggal 23 Januari 1967. Selanjutnya pada tanggal 6 Januari 1972, RSPP diresmikan
pengoperasiannya oleh Presiden RI, Jenderal Soeharto. Secara umum RSPP menunjang
operasional Pertamina di dalam pemeliharaan kesehatan dan pengobatan karyawan dan
keluarganya. RSPP statusnya dikukuhkan menjadi rumah sakit BUMN.
Dalam perkembangannya, RSPP harus mandiri terlepas dari induknya Pertamina
yang kembali menekankan pada usaha “ core business”-nya, maka berdasarkan pada
Surat Direktur Utama Pertamina No. 1448/C.000/97-S8 pada tanggal 7 Oktober 1997
dimana telah memperoleh persetujuan dari Dewan Komisaris Pemerintah untuk
Pertamina dengan suratnya No. 96/K/DK/1997 tanggal 27 Oktober 1997, tentang
pendirian RSPP, maka dibentuklah Perseroan Terbatas (PT) RSPP sebagai Anak
Perusahaan Pertamina. Pendirian PT. RSPP ini dikukuhkan dengan Akte Notaris Ny.
Sulami Mustafa, SH No. 30. PT. RSPP, selanjutnya mengelola beberapa unit usaha yaitu
: RSPP termasuk lima belas Poliklinik Layanan Kesehatan Jakarta, RSP Jaya, RSP
Klayan/Cirebon, RSP Balikpapan, RSP Tanjung, RSP Prabumulih dan Akademi Perawat
Pertamina.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 498
D3 496
S1 83
S2 127
Jumlah 1.204
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Administrator Kesehatan 1
Analis Kepegawaian 1
Apoteker 3
Arsiparis 7
Asisten Apoteker 75
Dokter 154
Dokter Gigi 2
Nutrisionis 2
Pengawas Farmasi dan Makanan 2
Penyuluh Keluarga Berencana 4
Perawat Gigi 10
Pranata Komputer 14
Pranata Laboratorium Kesehatan 38
Pustakawan 1
Sanitarian 3
Statistisi 3
Tenaga Perawatan 568
Paramedis Non Perawatan 37
Non Medis 279
Jumlah 1.204
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
IV. PUBLIKASI
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
V. KERJASAMA PENELITIAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Pusat Data dan Penelitian Rumah Sakit Jantung Harapan
Kita
Pimpinan : Dr. dr. Fadilah Supari, SpJp.
Alamat Lengkap : Jln. S. Parman Kav. 87. Slipi Jakarta.
Kode Pos : -
Telpon : (021) 5684085; 5684093 (ext. 2831)
Fax : (021) 56963795
Email : -
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 1999
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
a. Mengkoordinasi dan mengarahkan penelitian-penelitian yang berlangsung di
Pusat Jantung Nasional Harapan Kita.
b. Menghimpun data-data mengenai pelayanan yang telah berlangsung di Pusat
Jantung Nasional Harapan Kita .
c. Menghimpun data-data penelitian di bidang kardiologi.
Visi
a. Menjadi pusat unggulan penelitian yang menunjang pelayanan dan pendidikan
kardiovaskular nasional maupun regional.
b. Menjadi pusat data informasi ilmiah dalam bidang kardiovaskular di
Indonesia.
Misi
a. Menjadikan Pusat Jantung Nasional Harapan Kita sebagai pusat rujukan
kebijakan pencegahan dan pelajaran kardiovaskular di Indonesia.
b. Menyelenggarakan penelitian unggulan yang relevan untuk menjawab
masalah pencegahan dan dan pengobatan penyakit kardiovaskular .
c. Meningkatkan kualitas publikasi ilmiah international.
d. Menyelenggarakan kompilasi data/informasi ilmiah khususnya dalam bidang
kardiovaskular secara sistematis.
Bidang Penelitian :
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan ).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
S1 1
S3 1
Jumlah 2
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Peneliti 1
Teknisi Penelitian dan 1
Perekayasaan (Litkayasa)
Jumlah 2
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
V. KERJASAMA PENELITIAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi
Pimpinan : Dr. H. Hentyanto Hendardji, Sp.A
Alamat Lengkap : Jln. Letjen Suprapto No. 31 Talanaipura
Kode Pos : -
Telpon : (0741) 61692
Fax : (0741) 60014
Email : rsujb@wasantara.net.id
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 1972
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Melaksanakan upaya kesehatan secara berdayaguna dan berhasilguna dengan
mengutamakan upaya penyembuhan, pemulihan yang dilaksanakan secara serasi
terpadu dengan upaya meningkatkan serta mencegah dan melaksanakan upaya
rujukan.
Fungsi
Menyelenggarakan pelayanan medis, penunjang medis non medis, asuhan
keperawatan, rujukan, pendidikan dan latihan, penelitian dan pengembangan
administrasi dan keuangan.
Visi
Pelayanan prima kepada pelanggan dan kepuasan bekerja bagi karyawan RSU
Raden Mattaher Jambi.
Misi
a. Mandiri dalam pengelolaan manajemen dan profesional dalam pelayanan.
b. Pelayanan emergency terbaik di Jalan Lintas Timur Sumatera Tahun 2007.
Bidang Penelitian :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 300
D3 160
D4 3
S1/PTT 54/18
S2 34
Jumlah 569
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Apoteker 4
Asisten Apoteker 26
Dokter 80
Dokter Gigi 5
Nutrisionis 16
Perawat Gigi 12
Pranata Komputer 3
Pranata Laboratorium kesehatan 21
Sanitarian 3
Tenaga Perawatan 260
LCPK 139
Jumlah 569
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium
Patologi Klinik
b. Perpustakaan
Jenis Layanan Yang Diberikan :
- Layanan peminjaman dengan sistem terbuka
IV. PUBLIKASI
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
V. KERJASAMA PENELITIAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI)
Pimpinan : dr. Felix Gunawan
Alamat Lengkap : Jln. Kramat VI/7 Jakarta
Kode Pos : 10430
Telpon : (021) 3909245; 3140455
Fax : (021) 326044
Email : perdhaki@cbn.net.id
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 22 Juli 1972
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
a. Melaksanakan koordinasi dan meningkatkan kerjasama antar anggota
b. Merintis dan memelihara kerjasama dengan pemerintah dan semua badan-
badan yang bertujuan sama
c. Memberi pelayanan antara lain penerangan-penerangan, baik ke dalam maupun
ke luar, alat-alat atau obat-obat, tenaga kerja, meningkatkan pendidikan dan
lain-lain
d. Memberi pengarahan dalam pelayanan kesehatan pada masyarakat dengan
memperhatikan terutama segi-segi spiritual, moral, dan sosial
e. Dalam pelaksanaan usaha-usaha tersebut persatuan tidak mencari keuntungan
Visi
Terwujudnya persatuan dalam karya pelayanan kesehatan yang didasari oleh nilai-
nilai kristiani.
Misi
a. Mempertahankan dan memperjuangkan nilai-nilai martabat manusia dan
keluhuran hidup dalam pelayanan kesehatan
b. Mengupayakan agar nilai-nilai kristiani senantiasa menjiwai pelaksanaan karya
kesehatan anggota
c. Memberikan pelayanan kepada karya kesehatan dalam upaya meningkatkan
mutu layanan yang menghargai martabat manusia
d. Meningkatkan koordinasi dan kerjasama berlandaskan communio antar
anggota dan wilayah untuk mengembangkan sistem yang mampu menjawab
tantangan zaman
e. Meningkatkan daya tanggap terhadap perubahan sosial politik dan teknologi
yang berdampak kepada sektor kesehatan
f. Mengupayakan agar anggota berperan serta aktif dalam upaya pembangunan
kesehatan masyarakat
g. Mengembangkan jalinan kerja sama dengan pihak lain yang terkait
Bidang Penelitian
a. Pengembangan PHC perkotaan (operational research) di tiga propinsi
b. Keluarga Berencana Alamiah (KBA) - efektivitas dan aseptabilitas metode
KBA di Indonesia
c. Pengembangan unit-unit kecil di Jawa Barat dan Jawa Tengah (operational
research).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
PERDHAKI didirikan tanggal 22 Juli 1972 dengan SK Menteri Kehakiman
Nomor : Y.A.5/415/23 tanggal 6 Desember 1975. Kedudukan PERDHAKI berpusat di
Jakarta dengan pengurus wilayah regional di beberapa wilayah di Indonesia.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 23
D3 9
D4 1
S1 7
S2 1
Jumlah 41
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Asisten Apoteker 3
Dokter 2
Tenaga Perawatan 5
Jumlah 10
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
- Bahan-bahan referensi untuk staf Perdhaki
b. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Penelitian Prospektif Multisenter Tiga Cara KB Alamiah
2. Hasrat Seksual dalam Siklus Haid
3. Laporan Internal : Hasil Pengembangan Unit-unit Kecil (BP, RB) di Jawa Barat dan
Jawa Tengah.
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
1. Buletin Perdhaki.
2. Informasi KBA dan Kesehatan.
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri :
a. Departemen Kesehatan RI.
b. P.P.A. Atmajaya.
Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI)
Pimpinan : dr. Zarfiel Tafal, MPH (Executive Director)
Alamat Lengkap : Jln. Hang Jebat III/F3 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Kode Pos : 12120
Telpon : (021) 7225681; 7207372
Fax : (021) 7394088; 7253172
Email : pkbinet@idola.net.id ; pkbinet@link.net.id
Website/Homepage :-
Tahun Didirikan : 1957
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
( Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Visi
Perkumpulan percaya bahwa keluarga adalah pilar utama untuk mewujudkan
masyarakat yang sejahtera. Keluarga yang dimaksud ialah keluarga bertanggung
jawab, yaitu keluarga yang menunaikan tanggungjawabnya dalam dimensi
kelahiran, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan masa depan.
Dimensi kelahiran, artinya bahwa kelahiran anak dalam setiap keluarga terjadi
atas keinginan yang direncanakan
Dimensi pendidikan, artinya bahwa pendidikan dalam setiap keluarga
ditujukan seluas-luasnya untuk mengembangkan kemampuan kecerdasan dan
kepribadian dengan memberikan kesempatan yang sama untuk setiap anggota
keluarga serta dilaksanakan secara dialogis
Dimensi kesehatan, artinya bahwa kesehatan keluarga ditujukan untuk
terpenuhinya kebutuhan hidup sehat yang mengutamakan upaya pencegahan
dan pembebasan dari ketergantungan obat-obatan kimiawi (lebih preventif
daripada kuratif)
Dimensi kesejahteraan, artinya bahwa kesejahteraan itu mencerminkan
martabat manusia (human dignity) lebih dari pada pemilikan harta (not having
but being)
Dimensi masa depan, artinya bahwa masa depan anak itu ditentukan sendiri
dan bukan oleh orang tua
Misi
Memperjuangkan penerimaan dan praktek keluarga bertanggungjawab dalam
keluarga Indonesia melalui pengembangan program, pengembangan jaringan dan
kemitraan dengan semua pihak pemberdayaan masyarakat di bidang kependudukan
secara umum, dan secara khusus di bidang kesehatan reproduksi yang
berkesetaraan dan berkeadilan gender.
Bidang Penelitian
a. Kesehatan Reproduksi dan Umum
b. Pelayanan Kesehatan
c. Gender dan Perempuan
d. Organisasi dan Manajemen LSM
e. Lembaga Keluarga Berencana dan Kontrasepsi
Profil/Sejarah Singkat Lembaga :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 33
D3 6
S1 53
S2 6
Jumlah 98
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
( Jumlah peneliti tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan ).
Bidang Keahlian
1. Kesehatan Reproduksi
2 Keluarga Berencana
3. Gizi
4. HIV/AIDS
5. Kesehatan Masyarakat
6. Gender
7. Pelayanan Medis
8. Manajemen
9. Human Resources Management
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
Klinik WKBT - Tes kehamilan Stetoscope
- Pap Smear Speculum
- Vasectomi tanpa pisau Klem Uteri
- Pemeriksaan sperma Spatel lidah
- Pemeriksaan HIV/AIDS Suction
USG
Microscope
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Peminjaman buku
2. Peminjaman audio visual (kaset video, film 12 m)
3. Fotokopi artikel/kliping
c. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Seksualitas Remaja Bogor-Baseline Survei-1999
2. Baseline Survei of Young Adult Reproductive Welfare in Indonesia-1998/1999
3. Evaluasi Penyelenggaraan Konseling di Klinik WKBT & Youth Center- PKBI
Bandung, Yogyakarta dan Surabaya
4. Rintisan Kemandirian Masyarakat dalam Pelaksanaan KB-1995
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
1. Tabloid “KABAR”.
2. News Letter.
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri : Luar Negeri :
a. LIPI a. UNFPA
b. LD UI, FISIP UI b. UNICEF, UNESCO
c. IAKMI, PATH c. UNDP, Ford
d. Fakultas Psikologi UI d. WHO
Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI)
Pimpinan : Drs. Arum Atmawikarta, MPH
Alamat Lengkap : c/o Kampus Akademi Gizi Jakarta
Jln. Hang Jebat III-Blok F III Po. Box-6007 KBY Jakarta
Kode Pos : 12120
Telpon : (021) 7246971; 7395331
Fax : -
Email : akzijkt@centrin.net.id
Tahun Didirikan : 13 Januari 1957
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Visi
Mencapai status gizi masyarakat yang optimal pada tahun 2010.
Yang dimaksud dengan status gizi masyarakat optimal adalah suatu keadaan gizi
pada tingkat setinggi mungkin yang dapat dicapai sesuai dengan perkembangan (1)
iptek, (2) sarana dan prasarana, dan (3) kemampuan manajemen, pada suatu kurun
waktu tertentu.
Misi
a. Menjadikan gizi sebagai basis paradigma sehat, basis pencerdasan bangsa dan
basis peningkatan produktivitas.
b. Menjadikan penduduk Indonesia memahami, menyadari dan melaksanakan pola
makan yang beraneka ragam dan seimbang mutu gizinya sesuai dengan
Pedoman Umum Gizi Seimbang (PUGS) yang di beberapa negara lain disebut
“Nutritional Guidelines”.
c. Menjadikan pelayanan gizi yang bermutu, merata dan terjangkau oleh
masyarakat banyak sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan.
d. Memberikan kesempatan lebih luas kepada daerah untuk menyusun kebijakan
dan program gizi sesuai dengan masalah dan keadaan daerah masing-masing.
Bidang Penelitian
a. Gizi masyarakat
b. Gizi klinik
c. Dietetik
d. Pengembangan Makanan
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Struktur Organisasi
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
II. KETENAGAAN
c. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
D3 2.274
D4 1.525
S1 2.110
S2 1.727
S3 27
Jumlah 8.636
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Administrator Kesehatan 150
Nutrisionis 7.866
Peneliti 40
Pengawas Farmasi dan 10
Makanan
Dosen 570
Jumlah 8.636
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
IV. PUBLIKASI
Majalah Gizi Indonesia.
V. KERJASAMA PENELITIAN
(Data tidak diisi oleh Instansi yang bersangkutan).
PT. Prodia Widyahusada/Laboratorium Klinik Prodia
Pimpinan : Drs. Andi Wijaya
Alamat Lengkap : Jln. Kramat Raya 150, Jakarta
Kode Pos : 10430
Telpon : (021) 314 4182
Fax : (021) 314 4181
Email : prodia@prodia.co.id
Website/Homepage : www.prodia.co.id
Tahun Didirikan : 1973
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Jasa Pelayanan Kesehatan
Sebagai Lab. Klinik, Prodia melakukan diagnosa cairan tubuh & produk tubuh
lainnya dalam bidang hematologi, analisa (termasuk analisa faeces, batu ginjal &
sperma), kimia klinik, Imuno-serologi, mikrobiologi & diagnostik molekular.
Untuk mendukung misi yang akan dicapai, maka metode diagnosis yang
ditawarkan adalah hasil dari upaya penelitian aplikatif untuk menemukan cara
terbaik dalam diagnosa.
Visi
a. Laboratorium klinik terbaik & terbesar di Indonesia
- Terbaik dalam mutu dan pelayanan
- Pemeriksaan terlengkap dan up-to-date
- Market leader & Jaringan laboratorium terbesar
b. Center of Excellent
Pelapor pengembangan ilmu kedokteran laboratorium
Pusat Informasi Diagnostik
Laboratorium Pusat Rujukan Nasional
Laboratorium Pusat Penunjang Penelitian
Laboratorium Sentral untuk Uji Klinik Obat
Laboratorium Sentral untuk Semua Bidang Kedokteran (DM, aterosklerosis,
kanker, hematologi, penyakit infeksi, ginjal, hipertensi, osteoporosis, dll).
Misi
Untuk diagnosa lebih baik dan untuk si Dia yang bergabung dengan Prodia.
Bidang Penelitian
a. Diagnostik molekuler.
b. Semua bidang lain dalam cakupan kedokteran lab.
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Prodia didirikan di Solo pada tahun 1973 sebagai yayasan. Sejak lahir, misi yang
diemban adalah untuk diagnosa lebih baik, sehingga segala upaya yang dilakukan adalah
untuk memenuhi misi tersebut, termasuk didalamnya penggunaan metoda yang baik
(teknologi terbaik, sensitifitas dan spesifitas tertinggi). Tahun 1975 dibuka cabang kedua
di Jakarta dan hingga kini telah memiliki 53 cabang dengan lebih dari 100 pos
pengambilan spesimen. Saat ini status Prodia sudah beralih menjadi PT dengan karyawan
lebih dari 1.600 orang.
Struktur Organisasi
Struktur organisasi Prodia terdiri atas beberapa bidang, yakni :
e. Bidang Operasi
Terdiri dari Bidang Teknis dan Manajemen Mutu dan Perbekalan, Sistem
Informasi Laboratorium, Analisis Harga Pokok dan Produktifitas Workstation,
Serta Uji Klinik Obat.
f. Bidang Pegembangan
Terdiri dari Pengembangan Pemeriksaan (dahulu disebut Penelitian
Pengembangan) dan Pengembangan Bisnis.
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 1.002
D3 247
S1 197
S2 2
Jumlah 1.448
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Apoteker 57
Asisten Apoteker 7
Dokter 61
Nutrisionis 1
Pranata Komputer 8
Pranata Laboratorium Kesehatan 707
Teknisi Penelitian dan Perekayasaan (Litkayasa) 767
Tenaga Perawatan 63
Jumlah 1.671
g. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi)
Litbang Penelitian aplikatif
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
- Layanan hanya untuk kalangan internal
c. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
V. KERJASAMA PENELITIAN
Luar Negeri :
a. Bioanalitycal Research.
b. Corporation - Belgium.
Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI)
Pimpinan : Dr. H. Samino, Sp.S (K)
Alamat Lengkap : Bagian Neurologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo
Jln. Salemba Raya No. 6. Jakarta
Kode Pos : 10430
Telpon : (021) 3917349
Fax : (021) 3149424
Email : neurona@centrin.net.id
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 1984
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Organisasi ini bersifat sebagai badan kelengkapan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
dalam menjalankan fungsi ilmiah serta pengabdiannya dan merupakan satu-satunya
organisasi dokter spesialis saraf di Indonesia.
Visi dan Misi
Kami dokter spesialis saraf Indonesia dalam rangka mengisi kemerdekaan demi
tercapainya kesejahteraan rakyat Indonesia, bermaksud akan menyumbangkan
keahlian kami dalam pembangunan bangsa dan negara, khususnya bidang
kesehatan saraf.
Bidang Penelitian :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Tanggal 15-16 September 1970 disuatu peristirahatan di Gombel, Semarang
berlangsung pertemuan 41 dokter ahli (Neurologi, Psikiatri dan Neurochirurgi) dari
berbagai daerah yang dipimpin oleh Prof. DR. Mahar Mardjono, dengan maksud untuk
memperluas perhimpunan yang sebelumnya hanya meliputi lingkungan FKUI/RSUP
Jakarta saja (sejak tahun 1958). Pertemuan ini membahas tentang Perhimpunan,
hubungannya dengan IDI dan perhimpunan internasional, pendidikan dokter ahli, majalah
perhimpunan, anggaran dasar, pembentukan cabang/komisariat, pemilihan pengurus baru,
perencanaan konferensi tahunan, dan sebagainya. Kemudian dibentuk susunan Pengurus
Pusat Perhimpunan Neurologi Psikiatri dan Neurochirurgi (PNPNCh). Pada kongres ini
diputuskan bahwa PNPNCh dipecah sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing, yaitu :
a. IDASI : Ikatan Dokter Ahli Saraf Indonesia
b. IDAJI : Ikatan Dokter Ahli Jiwa Indonesia
c. IKABSI : Ikatan Ahli Bedah Saraf Indonesia
Pada KONAS II, IDASI berubah nama menjadi PERDOSSI sesuai saran IDI
bahwa istilah “Ikatan” hanya untuk IDI, sedang organisasi profesi di bawah naungan IDI
lainnya dianjurkan mengubah istilah “Ikatan” dengan istilah Perhimpunan atau lainnya.
Struktur Organisasi
Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia Periode 2000 - 2003
Penasehat :
- Prof. DR. Mahar Mardjono, Sp.S(K)
- Prof. DR. S.M. Lumbantobing, Sp.S(K)
- Prof. DR. Djoenaedi Widjaya, Sp.S(K)
- Prof. DR. Soemarmo Markam, Sp.S(K)
Ketua Umum : Dr. H. Samino, Sp.S (K)
Ketua Bidang Pengembangan Organisasi : Dr. H. Nizar Yamanie, Sp.S
Ketua Bid. Pengemb. IPTEK Neurologi : Prof. DR.Dr.H.Rusdi Lamsudin, Sp.S(K),
M.Med.Sc.
Ketua Bid. Pengembangan dan Pembinaan Profesi : Dr. Moh. Hasan Machfoed, Sp. S(K)
Ketua Bidang Pelatihan dan Kesejahteraan Anggota: Dr. H.Abdulbar Hamid, Sp.S(K)
Sekretaris Jenderal : Dr. H. Salim Harris, Sp.S
Wakil Sekretaris : Dr. Eva Dewati, Sp.S
Bendahara Umum : Dr. Hj. Lyna S. Kiemas, Sp.S, M.Epid
Wakil Bendahara : Dr. Silvia F. Lumempouw, Sp.S
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
S1 171
S2 464
S3 16
Jumlah 651
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
IV. PUBLIKASI
Majalah Neurona .
V. KERJASAMA PENELITIAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia
Pimpinan : Drs. Ahaditomo, MS
Alamat Lengkap : Jln. Wijayakusuma No. 17 Tomang, Jakarta Barat
Kode Pos : 14410
Telpon : (021) 5671800
Fax : (021) 5671800
Email : bppisfi@centrin.net.id
Website/Homepage : www.isfi.com
Tahun Didirikan : 18 Juni 1955
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Visi
Turut mewujudkan untuk hidup sehat bagi setiap penduduk untuk mencapai derajat
kesehatan masyarakat yang optimal.
Misi
Meningkatkan dan mengembangkan ilmu dan kefarmasian.
Bidang Penelitian :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Profil/Sejarah Singkat Lembaga :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Struktur Organisasi:
Susunan pengurus Badan Pimpinan Pusat (BPP) Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia masa
bakti tahun 2000-2004
Ketua Umum : Drs. Ahaditomo, MS
Wakil Ketua : Dra Azizah Nuraini, SFRS
Drs. Chazali Husni Situmorang, M.Kes.
Prof. DR. Ibnu Galib Gandjar, DEA
Drs. Djatmiko
Drs. Suko Hardjono, MS
Ilham Mahmud, Dipl.Sc.
Bendahara : Drs. Arel ST S Iskandar, MM
Wakil Bendahara : Dra. Noorlailawaty Wisnu Broto, MM
Susunan pengurus ditambah dengan bidang-bidang sebagai berikut :
1. Bidang Pendidikan.
2. Bidang Pemberdayaan Profesi dan Jabatan Fungsional.
3. Bidang Profesi Farmasis Komunitas.
4. Bidang Profesi Farmasis Rumah Sakit.
5. Bidang Profesi Farmasis Industri.
6. Bidang Umum dan Pengabdian Masyarakat.
7. Bidang Hubungan antar Lembaga dan Luar Negeri.
8. Bidang Pengembangan dan Rekayasa Produk Farmasi.
9. Bidang Pengkajian Mutu Proyek dan Informasi Kefarmasian.
10. Bidang Pengembangan Usaha Profesi.
11. Kelompok Kerja Program KB.
12. Kesekretariatan di Bawah Sekretaris Umum dan Wakilnya.
II. KETENAGAAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
- Jurnal Farmasi Indonesia
V. KERJASAMA PENELITIAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3)
Pimpinan : Renie Singgih
Alamat Lengkap : Jln. Cempaka Putih Timur No. 12 Jakarta Pusat
Kode Pos : 10510
Telpon : (021) 4246462
Fax : (021) 4205236
Email : lembagam3@yahoo.com
Website/Homepage : -
Tahun Didirikan : 1990
I. ORGANISASI
Tugas Pokok dan Fungsi
Menanggulangi masalah merokok melalui pendidikan, penyuluhan, penyediaan
pusat data rokok dan advokasi.
Visi
Hidup Sehat Tanpa Rokok
Misi
Membina budaya dan tata krama baru dalam kebiasaan merokok melalui
pengurangan resiko penyakit akibat rokok dan pengurangan gangguan lingkungan
karena asap rokok dalam mendukung hak azasi bukan perokok untuk mencapai
hidup sehat.
Bidang Penelitian
Masalah Merokok.
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Lembaga Menanggulangi Masalah Merokok (LM3) adalah sebuah organisasi,
didirikan pada tanggal 26 Januari 1990. LM3 didirikan oleh sekumpulan orang baik
sebagai individu maupun organisasi. Sebagai individu antara lain : Satoto Hoepodio;
Albert Hasibuan SH ; H.G. Rorimpandey; R. Sudirgo; Dr. Nurhay Abdurrahman; dr.
Hadiarto Mangunnegoro; Ir. Ira Pulungan dan Drs. Alfred Albert Ameln. Sedangkan dari
organisasi antara lain Kowani (Mien Sugandi); IDI (Karto Muhammad); PGRI (H.
Basyni Suryamihardja); Pramuka (Letjen Mashudi); MUI (H. Muhammad Subki).
Kegiatan LM3 meliputi :
a. Pendidikan dan penyuluhan kesehatan
b. Penelitian dan kajian kesehatan
c. Publikasi
d. Penggalakkan kawasan bebas rokok
Struktur Organisasi
LM3 diketuai oleh seorang Ketua Umum dan tiga ketua yang membentuk Badan
Pimpinan. Organisasi LM3 terdiri dari 4 Bidang, yaitu :
a. Penyuluh Masyarakat dan Humas.
b. Organisasi, Hukum dan Advokasi.
c. Medis, Penelitian dan Kajian, Publikasi.
d. Pengembangan Dana.
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di bawah D3 2
D3 1
S1 3
S2 2
Jumlah 8
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Administrator Kesehatan 1
Dokter 4
Penyuluh Kesehatan 3
Lain-lain : Jurnalis 1
Jumlah 9
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
Bidang Keahlian Jumlah
Analisa Data 1
Epidemiologi 1
Klinik 1
Jumlah 3
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Perpustakaan
Jenis Layanan Yang Diberikan :
1. Baca di tempat
2. Penelusuran data penelitian
b. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Analisa Meta Pola Merokok di Empat Belas Propinsi di Indonesia
2. Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Merokok serta Faktor yang Berhubungan
3. Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Anak Laki-laki Usia 10-15 Tahun terhadap
Bahaya Merokok serta Faktor yang Mempengaruhi
4. Perilaku Merokok Sopir/Kenek di Lima Kota di Indonesia (Jakarta, Sorong,
Denpasar, Surabaya dan Pekanbaru)
5. Global Youth Tobacco Survey Jakarta 2000
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
1. Buletin Rokok dan Masalahnya.
2. Buletin Rokok dan Kesehatan.
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri : Luar Negeri :
a. FK-UI a. WHO
b. UNJ
c. FK-MUI
Yayasan Pelita Ilmu
Pimpinan : Dr. Toha Muhaimin, M.Sc.
Alamat Lengkap : Jln. Tebet Timur Dalam VIII Q16 Jakarta Selatan
Kode Pos : 12820
Telpon : (021) 8311577; 8354691
Fax : (021) 8311577
Email : tebet@centrin.net.id, ypilmu@rad.net.id
Website/Homepage : www.pelita-ilmu.or.id
Tahun Didirikan : 4 Desember 1989
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Meningkatkan derajat kesehatan dan pendidikan masyarakat.
Visi
Pada tahun 2005, YPI merupakan salah satu LSM peduli AIDS yang terkemuka di
Asia Pasifik, menyelenggarakan pendidikan penyuluhan, konseling, dukungan
ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) yang berkualitas tinggi serta berorientasi
kepada kepentingan dan kesehatan masyarakat.
Misi
a. Menyelenggarakan dan mengembangkan penyuluhan dan pelatihan
HIV/AIDS yang bermutu untuk berbagai lapisan masyarakat.
b. Menyelenggarakan dan mengembangkan tes dan konseling HIV.
c. Menyelenggarakan dan mengembangkan program dukungan masyarakat
untuk ODHA .
d. Menyelenggarakan dan mengembangkan program penyuluhan dan dukungan
mengenai napza.
e. Menyelenggarakan dan mengembangkan organisasi dan manajemen.
f. Menyelenggarakan dan mengembangkan program pengembangan SDM.
Bidang Penelitian
a. HIV/AIDS.
b. Kesehatan Reproduksi.
c. Pemberdayaan Perempuan.
d. Penyakit Menular Seksual (PMS) .
e. Sosial.
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Yayasan Pelita Ilmu (YPI) adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat nirlaba
yang didirikan pada tanggal 4 Desember 1989 di Jakarta atas prakarsa dua orang dokter
dan seorang Sarjana Kesehatan Masyarakat, berdasarkan pada kepedulian mereka
terhadap permasalahan kesehatan di Indonesia.
Tujuan utama YPI adalah berpatisipasi aktif dalam mengembangkan dan
meningkatkan pengetahuan dan taraf hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Saat ini YPI menekankan kegiatannya dalam usaha pendidikan/pencegahan dam
pelayanan (care) terhadap HIV/AIDS.
YPI memiliki beberapa program yaitu program pencegahan, program dukungan
masyarakat untuk ODHA, pusat penelitian keterampilan hidup dan klinik konsultasi dan
tes HIV serta program pendidikan bagi anak-anak putus sekolah.
Dengan makin maraknya pengguna narkoba melalui pengguna jarum suntik yang
tidak steril, rentan menularkan HIV/AIDS. Oleh karena itu YPI memberikan perhatian
khusus pada para pengguna narkoba.
Sampai saat ini, YPI telah bekerjasama dengan berbagai lembaga pemerintah,
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan lembaga donor. Kerjasama dilakukan dalam
bentuk yang berbeda-beda namun selalu bertujuan untuk menanggulangi HIV/AIDS dan
masalah-masalah yang terkait dengan HIV/AIDS di Indonesia. Salah satu contoh
kerjasama yang pernah dilakukan adalah program Rumah Gaul. Rumah Gaul adalah
tempat berkumpul bagi remaja (anak gaul) Blok M. Disini para remaja mendapatkan
bantuan, dapat berkonsultasi atau sekedar menjalin persahabatan. Semua ini bertujuan
untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi upaya pencegahan HIV/AIDS,
Narkoba, kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) dan kesehatan reproduksi. Program ini
dapat terselenggara berkat kerjasama yang baik antara YPI dengan LEVI’S dan PCI.
Struktur Organisasi
Ketua : Dr. Samsuridjal Djauzi, Sp.PD (KHAI)
Wakil Ketua : Dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD (KHOM)
Dra. Soemartini
Bendahara : Dr. Kasim Rasjidi, Sp.PD
Suwahyu Adjie
Seksi-seksi :
Pencegahan : Sri Wahyuningsih, SKM
Dukungan untuk ODHA : Dra. Retno Windrati, MSc
Konseling dan Tes HIV : Dra. Siti Chasanah Machdi, Msi
Pelatihan : Dr. Prajna Paramitha, Sp.P
Kemitraan : Dr. Toha Muhaimin, MSc
Manager Program : Husein Habsy, SKM
Usep Solehudin, SKM
Kustin Kharbiati, SIP
Ir. Ahmad Helmi Wardiyono
M. Firdaus, SS dan Widiyatna, S.Pd
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 30
D3 7
S1 18
S2 4
Jumlah 59
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
Kelompok Keahlian Jumlah
Administrator Kesehatan 2
Dokter 5
Peneliti 5
Penyuluh Kesehatan 20
Penyuluh Kesehatan Masyarakat 10
Pustakawan 1
Tenaga Perawatan 1
Jumlah 44
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Baca di tempat.
2. Penelusuran koleksi dan referensi.
b. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
a. Laporan penelitian unggulan yang hasilnya dapat dimanfaatkan untuk program dan
masyarakat dalam lima tahun terakhir :
1. Efektifitas Berita dan Informasi tentang HIV/AIDS di Majalah Warta Propas
terhadap Relawan Majalah Warta Propas
2. Peran Staf Rumah Gaul dalam Menanggulangi Penyalahgunaan, Napza di
Kalangan Remaja di Rumah Gaul YPI
3. Dinamika Prostitusi pada Gigolo Remaja dan Dampaknya terhadap Kesehatan
Reproduksi
4. Peranan Petugas Outreach Rumah Gaul YPI dalam Upaya Penanggulangan
Penyalahgunaan Napza pada Usia 13--21 Tahun di Wilayah Blok M.
b. Majalah/jurnal yang diterbitkan :
1. SUPPORT.
2. Warta Propas.
3. Buletin Melati.
4. Terampil.
V. KERJASAMA PENELITIAN
Dalam Negeri : Luar Negeri :
a. Pokdisus AIDS FKUI-RSCM a. Ford Foundation
b. Pemda DKI Jakarta b. World Population Foundation
c. Dinas Sosial DKI Jakarta c. Terre Des Hommes
d. BKKBN d. Save the Children
e. Departemen Kesehatan e. Family Health International –Asia
f. Depdiknas f. Becton Dickinson
Unit Transfusi Darah Pusat Palang Merah Indonesia
Pimpinan : DR. Auda S. Aziz
Alamat Lengkap : Jln. Joe (Jowe) No. 7 Lenteng Agung, Jakarta
Kode Pos : 12610
Telpon : (021) 7815464
Fax : (021) 7815470
Email : pmi@cbn.net.id
Website/Homepage : www.palang merah.org
Tahun Didirikan : 1969
I. ORGANISASI
Tugas Pokok
Menjalankan fungsi pelaksanaan teknis upaya kesehatan tranfusi darah di tingkat
pusat.
Fungsi
Mengawasi, membina, UTDD/UTDC PMI seluruh Indonesia.
a. Melaksanakan produksi bahan-bahan/alat-alat penyediaan darah dan produk
darah
b. Melaksanakan pengerahan, pelestarian donor darah sukarela secara nasional
c. Melaksanakan penyediaan logistik bahan-bahan penyediaan darah
d. Membantu pengurus pusat PMI dalam menyiapkan pedoman/ketentuan
e. Hubungan fungsional dengan instansi dan lembaga lain sesuai tugasnya
Visi
Palang Merah Indonesia (PMI) diakui secara luas sebagai organisasi kemanusiaan
yang mampu menyediakan pelayanan kepalangmerahan yang efektif, tepat waktu
terutama kepada mereka yang paling membutuhkan, dalam semangat kenetralan
dan kemandirian.
Misi
a. Menyebarluaskan dan mengembangkan aplikasi prinsip dasar gerakan Palang
Merah dan Bulan Sabit Merah serta hukum perikemanusiaan
b. Melaksanakan pelayanan kepalangmerahan yang bermutu dan tepat waktu
mencakup bantuan kemanusian dalam keadaan darurat, pelayanan sosial dan
kesehatan masyarakat, upaya kesehatan transfusi darah, pembinaan generasi
muda dalam kepalangmerahan, kesehatan dan kesejahteraan.
c. Melakukan konsolidasi organisasi, pembinaan potensi dan peningkatan potensi
SDM dan SPA untuk menuju PMI yang efektif dan efisien.
Bidang Penelitian
Percobaan monoklonal untuk membuat anti A, anti B monoklonal.
Profil/Sejarah Singkat Lembaga
Usaha Unit Transfusi Darah sudah dimulai oleh PMI pada tahun 1950 sebagai
kelanjutan usaha Transfusi Darah yang diselenggarakan oleh Palang Merah Belanda,
namun antara tahun 1950 s.d 1968 sangat sedikit kemajuan yang dicapai. Di beberapa
kota ada Dinas Transfusi Darah (DTD) yaitu di Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang,
Surabaya, Ujung Pandang, Medan dan beberapa kota lainnya yang berupa unit-unit
pendaftaran donor. Akan tetapi pada tahun itu koordinasi tidak ada, masing-masing DTD
berusaha sendiri-sendiri dan dari pusat hampir tidak ada bimbingan apapun, mungkin
karena DTD Pusat di Jakarta waktu itu terlibat dengan pekerjaan rutin yaitu mencari
darah untuk orang-orang sakit di Jakarta sendiri, jadi waktunya habis untuk usaha
pengadaan darah buat rumah sakit saja, walaupun pusat harus mengkoordinir jalannya
DTD-DTD yang lain daerah. Dengan kata lain, sampai tahun 1968, sebetulnya apa yang
disebut Blood Program dari Palang Merah itu belum ada. Hanya kegiatan cabang-cabang
secara terpisah dan memulai Transfusi Darah (TD) dengan cara yang sangat sederhana.
Secara konkrit program tingkat nasional baru kita mulai pada 1 Pebruari 1969, yaitu pada
waktu didirikannya Lembaga Pusat Transfusi Darah (LPTD) dan waktu itulah dimulai
program darah secara nasional di lingkungan Palang Merah Indonesia.
Struktur Organisasi : ( Terlampir )
II. KETENAGAAN
a. Jumlah tenaga berdasarkan tingkat pendidikan
Jenjang Pendidikan Jumlah
Di Bawah D3 74
S1 7
S2 2
Jumlah 83
b. Jumlah tenaga berdasarkan jenjang fungsional
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
c. Jumlah peneliti berdasarkan bidang keahlian
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
III. FASILITAS YANG DIMILIKI
a. Laboratorium
Nama Laboratorium Kemampuan (fungsi) Nama Peralatan Utama
PMLTP Pem. Rujukan anti HIV Mikropipet, inkubator,
washer, reader
Uji banding P/HIV Hb5Ag,
anti HcV, sifilis
Kalibrasi mikropipet Anatical bulance
UTDP/UTDC
Isoserologi Pem. AIHA/Inkompatibel Sentrifuge,
Pem. HDN Post/Pri Natal Inkubator/waterbath,
Pem. Paternitas mikroskop, tabung, pipet
Pem. Gol. Darah ABO & pasteur
Rhesus
Uji Mutu Pem. Uji mutu produk Mikroskop, inkubator,
UTDP/PMI sentrifuga
Pem. Uji banding reagensia
antisera, combs serum
Uji banding kantong darah
Ukur pH larutan
b. Perpustakaan
Jenis Layanan yang Diberikan :
1. Memberikan informasi sesuai kebutuhan humas baik nasional maupun
International.
2 Kalangan terbatas, siswa D1 PTTD.
c. Unit Komputasi
IV. PUBLIKASI
- Buletin Transfusi Darah.
V. KERJASAMA PENELITIAN
(Data tidak diperoleh dari instansi yang bersangkutan).
Related docs
Other docs by mjo20472
Get documents about "